Tajuk

Mengatasi Rasa Kesepian

Posted: 17/07/2018 at 08:00   /   by   /   comments (0)

Dalam hidup ini, banyak perasaan negatif yang dapat membuat hidup orang hancur berkeping-keping. Salah satunya adalah rasa kesepian. Kesepian adalah salah satu perasaan paling tidak nyaman yang dapat dialami oleh seseorang. Kadang-kadang mungkin kita merasa bahwa tidak seorangpun yang mengasihi kita, bahkan tidak ada seorangpun peduli dengan keberadaan kita.

Rasa kesepian merupakan sebuah kondisi umum yang saat ini menjangkiti satu dari tiap tiga orang dewasa di dunia. Angka ini tidak dapat dipandang sebelah mata, karena menurut situs sciencealert.com, rasa kesepian dapat menyebabkan kerusakan pada otak, sistem kekebalan tubuh, dan dapat berdampak pada depresi dan bunuh diri.

Mengapa ini terjadi? Karena ketika kita selalu merasa kesepian, kita akan cenderung untuk merasa lebih stress ketika berada di berbagai situasi yang sebenarnya ada jalan keluarnya, dan walaupun mungkin kita tidur dengan porsi yang cukup, hampir dapat dipastikan bahwa kita akan merasa lelah sepanjang hari.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan rasa kesepian? Apakah itu dapat didefinisikan sebagai sebuah rasa yang timbul akibat dari sedikitnya jumlah teman? Ternyata tidak. Karena sebenarnya, kita bisa saja dikelilingi oleh begitu banyak orang, akan tetapi jika rasa kesepian itu ada, maka kita akan tetap merasa kesepian di tengah keramaian. Rasa kesepian lebih condong kepada bagaimana kita melihat dunia ini.

Ketika kita merasa kesepian, maka kita akan cenderung melihat dunia dengan kacamata yang berbeda. Singkatnya kita akan cenderung berpikiran negatif terhadap orang-orang dan lingkungan sekitar kita serta dunia pada umumnya, su`udzon terhadap apapun. Orang-orang yang tertipu oleh kehidupan dunia ini berupaya menghilangkan rasa kesepiannya dengan mencari jalan di luar zikir kepada Allah SWT. Mereka mengandalkan akalnya yang terbatas dan perasaannya yang dilingkupi nafsu untuk keluar dari kesepian.

Subhanallah, Islam datang sebagai agama yang menyelamatkan ummatnya dari rasa kesepian. Begitu banyak ajakan dalam Islam untuk berkumpul dan berjamaah. Nabi bersabda dalam haditsnya bahwa “Shalat berjamaah lebih baik 27 derajat dibanding shalat sendirian” (hadits riwayat Bukhari no 645 dan Muslim no 650).

Bukan hanya dalam shalat, dalam makan pun Nabi Muhammad saw mengajarkan ummatnya untuk makan berjamaah. Diceritakan dalam sebuah hadis bahwa ada yang mendatangi Rasulullah dan bertanya, “ Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan kami tidak merasa kenyang?” Beliau bersabda, “kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya. “ (Hadis riwayat Abu Daud no 3764).

Tidak hanya dalam masalah makan dan shalat, bahkan dalam memastikan keamanan negara dan umat Islam secara keseluruhan pun, Allah menjelaskan dalam Al quran dengan berfirman dalam surat Al Hasyr ayat 14, yang artinya “Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu…..”

Sebelum ilmu pengetahuan menemukan bahaya dari rasa kesepian, Islam telah hadir untuk menyelamatkan hati-hati ummatnya, dan memberikan cara untuk mengamankan umat secara keseluruhan. Jika kita ingin terhindar rasa sepi, dekatilah Allah yang memiliki hati kita. Bermesraanlah dengan Allah dan nikmati kebersamaan dengan sesama muslim yang beriman.

Pertanyaannya sekarang adalah, apakah kita akan selalu patuh dalam mengikuti ajaran ini?

Wallohu’alam bishowab….

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website

*