Tajuk

Pemimpin yang Zalim

Posted: 14/11/2017 at 09:00   /   by   /   comments (0)

Setiap orang pasti mendambakan pemimpin yang dalam jiwanya mengalir nilai-nilai kemanusian, kebenaran dan keadilan. Sebab pemimpin merupakan penentu corak hidup masyarakat dan pola perilaku mereka. Di tangan pemimpinlah warna kehidupan bangsa sangat tergantung. Jika seorang pemimpin adil, keadilan akan dengan sangat gampang menyerap dalam kehidupan bangsa. Jika amanah mendarah daging dalam jiwa seorang pemimpin maka pengkhianatan akan surut. Jika cinta pada sesama mengakar dalam nurani seorang pemimpin maka damai akan terasa denyutnya.

Pemimpin adil adalah pemimpin yang senantiasa menjadikan kemaslahatan manusia di atas kepentingan dirinya. Dia senantiasa mengikuti semua perintah Allah dan meletakkan segala sesuatu tepat pada porsinya. Pemimpin adil memiliki posisi yang demikian tinggi di sisi Allah. Mereka akan berada di atas mimbar yang bertabur cahaya di sisi Allah Sang Maha Pengasih. Mereka akan mendapatkan naungan Allah di hari kiamat, saat manusia yang lain tidak mendapatkannya.

Doa pemimpin yang adil adalah doa yang akan diijabah oleh Allah. Semua itu didapatkan karena mereka telah mampu membendung arus hawa nafsunya, menahan rasa tamak dan hasratnya. Dalam jiwanya tertanam rasa takut yang besar kepada Allah. Jiwanya diliputi cahaya Allah yang menggerakkan semua gerak dan aksinya.

Dalam riwayat Muslim disebutkan bahwa ada tiga golongan yang akan menjadi penghuni surga, ”Penguasa yang adil, seseorang yang berhati lembut pada kaum kerabat dan kepada setiap muslim, dan seorang kaya yang menjaga kehormatannya serta rajin sedekah."

Sebaliknya setiap manusia pasti tidak akan pernah membayangkan, menginginkan dan mendambakan pemimpin yang keji, kejam, jahat, culas, khianat dan zalim. Kehadiran pemimpin model ini hanya melahirkan kekeruhan dan kekumuhan. Baik kekeruhan sosial, ekonomi, politik dan budaya serta peradaban. Mereka hanya menghadirkan kerusakan yang senantiasa bergulir semakin besar dari hari ke hari.

Fir'aun adalah gambaran sosok pemimpin yang Allah murkai. Dalam dirinya terakumulasi semua sifat dan sikap yang merusak. Sikap sewenang-wenang dan melampaui batas. Kesombongan, keangkuhan, menjadi cirinya saat berjalan.

"Ada empat golongan yang paling Allah benci, pedagang yang banyak bersumpah, orang fakir yang sombong, orang tua yang berzina, dan seorang pemimpin (penguasa) yang zalim.” (HR An-Nasai)

Kezaliman adalah perbuatan paling berbahaya. Kebijakan dan kejernihan berpikir tidak mungkin ada tempatnya dalam kezaliman. Keterbukaan tidak akan pernah didapatkan pada diri pemimpin zalim. Objektivitas pasti tidak akan mendapatkan ruang, kebebasan berekspresi pasti akan disumbat.

Pemimpin adil menghadirkan manfaat, pemimpin zalim melahirkan mudharat. Pemimpin adil menghadirkan maslahat, pemimpin zalim menghadirkan mafsadat. Pemimpin adil menghadirkan amanat, pemimpin zalim menebarkan khianat. Pemimpin adil menghadirkan aman dan damai, pemimpin zalim menghidangkan kekacauan dan keresahan. Pemimpin adil melahirkan cahaya, pemimpin zalim menyuguhkan gulita. Pemimpin yang adil melahirkan rahmat. Pemimpin zalim mengundang azab.

Kekuasaan memang demikian menggoda dan banyak orang yang tidak sanggup mengendalikannya. Kekuasaan sering mendorong seseorang untuk melakukan tindakan-tindakan jahat dan kejam. Maka seringkali kekuasaan membuat tangan seorang pemimpin berlumur darah bergelimang kejahatan.

Salah satu ciri pemimpin yang sangat mungkin untuk melakukan penyimpangan-penyimpangan adalah seorang pemimpin yang dengan sengaja dan ambisius berburu kekuasaan. Seluruh geraknya adalah tipu muslihat dan makar. Semoga Allah menghadirkan pemimpin adil di tengah kita dan menjauhkan pemimpin yang Allah murkai dari tengah-tengah kita. Dan kita sendiri harus pula berupaya melahirkan pemimpin-pemimpin yang hanya taat kepada Allah saja!

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website

*