Negeri Tidak Baik-Baik Saja, Geiz Halifah: “Tetap Optimis, Tapi Jangan Hentikan Kritik kepada Pemerintah”

Jakarta, Rasilnews – Situasi negeri dinilai sedang tidak baik-baik saja. Hal ini disampaikan oleh pengamat politik sekaligus pegiat musik melayu, Geiz Halifah, kepada Radio Silaturahim, Jumat (29/8).

Gez Halifah menilai bahwa berbagai peristiwa yang menelan korban jiwa di Indonesia bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan sebuah keberlanjutan dari pola yang sama sejak lama. Ia menyinggung kasus penembakan remaja berusia 15 tahun, Harun al-Rashid, serta tragedi KM 50 yang menewaskan enam anggota laskar FPI.

“Yang sekarang terlindas adalah – Driver ojek online (ojol) – Affan Kurniawan (20) dan satu lagi Umar. Ini tidak berbeda, karena memang yang diusung adalah keberlanjutan. Beginilah, nyawa manusia menjadi murah di rezim keberlanjutan,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tetap berpikir logis dan menjaga keteguhan hati. “Apapun ceritanya, ikhtiar semacam ini bukan hanya kita. Di seluruh dunia orang mengalaminya. Tugas kita semata-mata ikhtiar, selebihnya tawakal,” tegasnya.

Gez juga memberi pesan kepada para pendengar Rasil yang tersebar di 32 negara, termasuk Amerika. Ia menekankan pentingnya menjaga stamina dan sikap optimis meski kondisi ekonomi semakin berat.

“Situasi akan memaksa kita bekerja dua kali lipat dari biasanya. Tapi rumusnya jelas, di tengah kesulitan itu ada kemudahan. Perspektif kita harus tetap optimis,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Gez Halifah menekankan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal yang sangat penting. “Harus tetap berani kritis terhadap pemerintahan, karena tanpa kritik, pemerintahan akan berjalan semena-mena. Dan kalau sudah semena-mena, kitalah yang jadi korbannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *