Jakarta, Rasilnews — Masjid Istiqlal Jakarta, Senin malam, menjadi pusat perhatian publik saat ribuan peserta, tokoh nasional, dan perwakilan resmi Palestina menghadiri acara penutupan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2025 yang diselenggarakan oleh Aqsa Walking Group (AWG). Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan solidaritas yang berlangsung sepanjang November, namun sekaligus menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dan pembebasan Masjidil Aqsa.
Ruang utama Masjid Istiqlal dipenuhi masyarakat dari berbagai daerah yang hadir untuk menunjukkan dukungan moral dan kemanusiaan. Suasana penuh kehangatan solidaritas tersebut semakin kuat dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional lintas sektor. Di antaranya adalah Pembina Utama AWG Syekh Drs. Yang Allah Mansur, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Deputi Armada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denny Hendrata, Ketua BKSP DPR RI Syahrul Aidin, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Sun.
Ketua Presidium AWG Mansurullah dan Ketua BSP 2025 Nur Hadis turut menghadiri acara tersebut. Doa pembuka dipimpin oleh Ustadz Abdul Hidayat, sementara Insinyur Sony Suryanti Hamidi menyampaikan laporan terkait perkembangan pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak Indonesia di Gaza.
Dalam sambutannya, Ketua BSP 2025 Nur Hadis menegaskan bahwa penutupan BSP bukanlah akhir dari dukungan Indonesia terhadap Palestina. Menurutnya, pemilihan Masjid Istiqlal sebagai lokasi penutupan memiliki makna penting, yakni memperkuat kesadaran umat mengenai penderitaan rakyat Palestina serta pentingnya konsistensi dalam perjuangan kemanusiaan.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran para tokoh negara dan ribuan masyarakat mencerminkan kokohnya solidaritas bangsa Indonesia dalam mendukung rekonstruksi Gaza dan perjuangan menuju kemerdekaan Palestina. Nur Hadis mengajak generasi muda—pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda di seluruh Indonesia—untuk terus aktif dalam agenda kemanusiaan global.
Acara penutupan BSP 2025 turut menampilkan rangkaian agenda khusus, termasuk pengumuman pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah BSP PP Indonesia, penayangan video penghormatan bagi almarhum Nur Ikhwan Abadi selaku purna Ketua Presidium AWG, serta pemutaran kompilasi perjalanan BSP 2025 yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Penutupan BSP 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum kolektif bagi masyarakat Indonesia untuk memperkuat advokasi, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi rakyat Palestina. Hal ini sejalan dengan tema besar BSP tahun ini: “Bergerak Demi Pembebasan Masjidil Aqsa dan Kemerdekaan Palestina.”