Diplomat Iran Untuk Indonesia Mohsen Najafi : Situasi Iran Stabil dan Tekanan Barat akan Gagal

Jakarta, Rasilnews — Kepala Bagian Diplomasi Umum Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Mohsen Najafi menegaskan bahwa sanksi sepihak dan intervensi asing terhadap Iran terbukti tidak mampu melemahkan negara tersebut. Sebaliknya, situasi di Iran kini berada dalam kondisi stabil, menandai kegagalan strategi tekanan yang selama ini dijalankan oleh aktor-aktor eksternal tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mr. Najafi dalam acara Milad ke-13 Media Independen Nasional (MINA) yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Jihad Ma’arifi dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Palestina serta Rahasia Pengetahuan Surah At-Tin, Selasa (14/1).

Menurut Mr. Najafi, dinamika yang terjadi di Iran saat ini tidak dapat dipisahkan dari perang multidimensi yang dilancarkan melalui tekanan ekonomi, operasi hibrida, dan manipulasi opini publik global.

“Yang terjadi hari ini bukan semata persoalan Iran, tetapi pertarungan tentang sejarah dan masa depan umat manusia,” ujar Najafi.

Ia menegaskan, Iran telah menyiapkan diri menghadapi seluruh skenario yang mungkin terjadi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ketidakstabilan yang dipaksakan terhadap Iran tidak akan berdampak lokal semata.

“Setiap instabilitas yang dipaksakan terhadap Iran pasti akan menjalar ke banyak negara lain, khususnya negara-negara yang menjaga independensinya,” tegasnya.

Dalam konteks global, Najafi menyerukan pentingnya kesadaran dan persatuan bangsa-bangsa merdeka untuk menghadapi dominasi dan arogansi kekuatan besar.

“Kami yakin akan keluar sebagai pemenang. Sejarah akan kembali mencatat runtuhnya kesombongan dan kekuatan semu,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Najafi juga menyinggung isu Palestina dan Al-Quds sebagai simbol utama perlawanan terhadap ketidakadilan global. Ia menyampaikan harapan agar pembebasan Palestina dapat segera terwujud.

“Saya berharap, dalam waktu yang tidak lama lagi, dunia akan menyaksikan kemerdekaan Palestina dan kita dapat kembali berdoa di Masjid Al-Aqsa,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Najafi mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an sebagai landasan spiritual perjuangan.

“Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu,” pungkasnya, mengutip QS. Muhammad ayat 7.

Acara Milad ke-13 MINA berlangsung khidmat dan dihadiri oleh insan pers, akademisi, serta pemerhati isu Palestina, sekaligus menegaskan peran media independen dan literasi sebagai garda depan perjuangan narasi melawan ketidakadilan global.

Comments (0)

Your email address will not be published. Required fields are marked *