Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] Brail TV. 0:19 [musik] 0:24 [musik] 0:33 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:34 warahmatullahi wabarakatuh. 0:36 Waalaikumsalambilamin 0:38 wabun 0:40 wasatu wasalam asya wal mursalin wa 0:43 alihi was rbi zidni ilma warzuqni fahma 0:46 wikna masih dipancaruaskan dari jalan 0:49 masjid silaturahim nomor 36 Kalimagis 0:50 Cibubur inilah radio silaturahim untuk 0:53 Islam yang satu Indonesia bersatu apa 0:56 kabar semua ikhwan dan akhwat di mana 0:57 pun Anda berada lama kita tidak berjumpa 1:01 mungkin terakhir siaran 2 tahun atau 2 1:03 tahun setengah yang lalu. Alhamdulillah 1:05 hari ini saya Muhammad Musa kembali 1:08 hadir menemani ikhwan dan akhwat bersama 1:10 guru kita Ustaz Husein Alatas di siang 1:12 hari di acara tanya jawab. Jadi untuk 1:15 ikhwan dan akhwat yang mungkin ingin 1:16 bertanya bisa langsung kirimkan WhatsApp 1:18 ke 0811999720. 1:22 081199720. 1:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh. 1:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:29 Sehat, Ustaz? 1:29 Alhamdulillah wasyukrillah. 1:31 Alhamdulillah. 1:31 Alhamdulillah. Kita kembali berjumpa ini 1:33 bersama Akmusa 1:35 setelah kembali dari trim [tertawa] 1:38 bersama keluarga dalam rangka menuntut 1:40 ilmu. Insyaallah. 1:41 Ya Allah. Ana deg-degan ustaz [tertawa] 1:43 agak grogi nih setelah setelah tidak 1:45 bertemu mic selama 2 tahun. 1:49 Ee Ustaz di sambil menunggu pertanyaan 1:52 teman-teman pendengar hasil yang lain, 1:55 sekarang ini kan Ustaz di media sosial, 1:58 di portal berita, di Instagram, di 2:01 Twitter, di YouTube semuanya banyak 2:04 berita-berita bermasukan Ustaz. Kita 2:07 akhirnya bingung menyeleksi mana berita 2:09 yang benar, mana berita yang salah. 2:10 Bukan cuma tentang politik, Ustaz. Ada 2:12 tentang agama. Tentang agama ada tentang 2:15 akidah, tentang fikih. Akhirnya sebagai 2:17 orang beriman, 2:19 sebagai orang beriman kan kita juga 2:20 harus kembali kepada Al-Qur'an. Nah, 2:22 pertanyaannya Ustaz, bagaimana ee peran 2:26 hadis-hadis Nabi terhadap Al-Qur'an dan 2:29 juga terhadap fenomena fenomena-fenomena 2:30 ini, Ustaz? [berdehem] 2:33 Bismillahirrahmanirrahim. 2:34 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 2:38 sholli wasallim wabarik ala abdika wa 2:41 rasulika sayyidina wa nabiyana 2:44 Muhammadin wa alihi wasohbihi wasallim. 2:50 Rabbana zidna ilman wa alhikna shihin. 2:55 Di tengah-tengah 2:57 tantangan 3:00 badai. 3:03 Begitu pula dan godaan 3:06 yang banyak memalingkan kita dari tujuan 3:10 hidup kita. Manusia pada saat ini banyak 3:12 mengalami kebingungan. 3:14 Seolah-olah mereka hidup di 3:16 tengah-tengah kegelapan yang 3:17 berlapis-lapis. 3:21 Allah Subhanahu wa taala tidak pernah 3:23 meninggalkan kita. 3:25 Allah Subhanahu wa taala mengutus 3:27 rasulnya Muhammad sallallahu alaihi wa 3:30 alihi wasallam. 3:32 dengan menurunkan kitab suci Al-Qur'an 3:35 kepadanya dalam rangka mengeluarkan 3:37 manusia dari kegelapan hidup yang 3:40 bermacam-macam ini menuju kehidupan yang 3:43 terang-menerang di bawah penerangan 3:45 cahaya Allah Subhanahu wa taala. 3:49 Nabi sepanjang hidupnya dengan setia 3:51 menyampaikan ayat-ayat Allah, memberikan 3:55 penerangan kepada mereka, mengajak 3:57 manusia kembali kepada Allah, mengajak 4:00 juga manusia untuk bersatu di jalan 4:03 Allah Subhanahu wa taala. 4:06 Allah berfirman pada ayat pertama dalam 4:09 surah Ibrahim. 4:11 Bismillahirrahmanirrahim. 4:12 Alif lam ra. 4:16 Kitabun anzalnahu ilaika litukhrijanasa 4:20 minadulumati ilan nur 4:24 biidnib rabbihim ilaatil azizil ham. 4:28 [mendengus] 4:29 Alif lam ro. 4:31 pembukaan 4:34 yang mengajak kita untuk 4:38 memperhatikan 4:40 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 4:44 terangkan berikutnya. 4:46 Alif lam ro, begitu pula Yasin, 4:50 Thaha, alif lam mim. Huruf-huruf semacam 4:53 ini. Setelah itu selalu diiringi dengan 4:58 menunjuk kepada Al-Qur'an. 5:01 Alif lam mim dalikal kitab Yasin wal 5:05 quranil hakim thaha ma anzalna alaikal 5:09 kitaba 5:12 ma anzalna alaikal kitaba litasq 5:15 begitu juga hamim tanzilul kitabi 5:18 minallahil azizil hakim selalu setelah 5:22 huruf-huruf ini ya yang mengingatkan 5:25 kepada kita walaupun Al-Qur'an 5:28 diturunkan dalam bahasa bahasa Arab 5:31 mempergunakan juga kata-kata, 5:34 huruf-huruf yang mereka pergunakan. 5:37 Tapi kitab yang datang dari sisi Allah 5:39 berbeda dengan kitab ya hasil karya 5:43 manusia. Ilmu yang datang dari Allah 5:47 yang dipastikan kebenarannya tidak 5:49 meragukan. Sedangkan pengetahuan manusia 5:52 berasal dari analisis 5:54 penelitian sesuai dengan kemampuan 5:57 mereka yang terbatas. 5:59 Oleh karena itu, untuk tidak [berdehem] 6:02 membiarkan manusia dalam kebimbangan, 6:05 keraguan, Allah Subhanahu wa taala 6:08 turunkan kitabnya sebagai nur yang 6:11 menerangi kegelapan mereka. Allah 6:14 Subhanahu wa taala antarkan mereka 6:16 menuju kehidupan yang terang-berang 6:18 hingga mereka dapat melihat segala 6:19 sesuatu dengan jelas. 6:22 Oleh karena itu Allah terangkan 6:23 sebagaimana Allah yang menerangi langit 6:26 dan bumi 6:28 yang mengendalikan segala sesuatu dengan 6:30 penuh keseimbangan sebagaimana Allah 6:33 menciptakan alam semesta 6:36 juga menempatkan bintang-bintang pada 6:39 tempatnya dalam galaksinya lalu 6:42 menempatkan juga planet-planet kita pada 6:46 salah satu bintangnya yaitu tata surya 6:50 kita yang mengitari mata Matahari kita 6:52 bersama matahari mengitari pusat 6:54 galaksinya dengan penuh keharmonian dan 6:56 keseimbangan. 6:58 Allah Subhanahu wa taala turunkan kitab 7:00 sucinya memberikan bimbingan, petunjuk 7:03 dan penerangan bagi umat manusia 7:05 menjelaskan dari mana asal-usul mereka. 7:10 Kemudian untuk apa mereka diciptakan di 7:12 muka bumi ini, lalu ke mana mereka akan 7:15 pergi? Bagaimana cara hidup yang benar 7:19 agar mereka betul-betul dapat sukses dan 7:22 lulus dari ujian dalam kehidupan dunia 7:24 ini. Al-Qur'an menjawab semua itu dengan 7:27 terang dan jelas tanpa ada kebimbangan 7:29 maupun keraguan. [berdehem] 7:33 Alif lam ro kitabun anzalnahu ilaika 7:38 litukhrijanasa minadulumati. 7:41 Ini merupakan sebuah kitab yang lain 7:43 dari yang lain berbeda dengan karya 7:46 manusia. Ini kitab yang berasal dari 7:48 ilmu Allah Subhanahu wa taala. Kami 7:51 turunkan kepadamu wahai Rasulullah agar 7:53 kamu mengeluarkan manusia dari kegelapan 7:57 yang bermacam-macam menuju kehidupan 8:00 yang terang-menerang di bawah penerangan 8:03 cahaya Allah. Kegelapan di sini salah 8:05 satunya kebodohan 8:06 h 8:08 yang menyebabkan manusia mengalami 8:09 kebingungan, terlunta-lunta 8:13 dalam ketidakjelasan. 8:15 Dan di antara makna adzulumat di sini 8:18 hawa nafsu 8:20 yang membuat manusia akhirnya hidupnya 8:22 sengsara, 8:25 hidupnya menderita bersama dirinya juga 8:27 membawa penderitaan bagi masyarakat 8:29 banyak. 8:30 Begitu pula 8:33 asyirik merupakan 8:36 kegelapan yang amat pekat yang membuat 8:38 manusia tidak tahu ke mana mereka harus 8:40 berpegang, ke mana mereka harus 8:42 berlindung, ke mana mereka harus menuju. 8:44 Tapi dengan ajaran tauhid mereka tahu ke 8:47 mana mereka harus kembali, ke mana 8:49 mereka harus berlindung, ke mana mereka 8:51 harus berlandung, 8:53 ke mana mereka harus melabuhkan hidup 8:55 mereka. Maka dengan ajaran tauhid ini 8:59 Allah keluarkan manusia dari kegelapan 9:01 syirik yang membuat mereka akhirnya 9:03 terjerumus dalam perbuatan-perbuatan 9:06 rendah hina menyembah 9:09 Tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan. 9:10 Bukan Tuhan yang menciptakan mereka 9:13 hingga membuat mereka memiliki 9:15 betul-betul 9:17 pegangan dan tujuan hidup yang jelas. 9:20 Kemudian hawa nafsu yang menenggelamkan 9:22 manusia dalam kepedihan dan penderitaan. 9:26 Begitu pula [berdehem] 9:27 [batuk] 9:29 ego dan fanatisme juga yang membuat 9:32 manusia berpegang kepada hal yang tidak 9:34 benar hanya disebabkan karena 9:36 fanatismenya dan mengikuti hawa 9:37 nafsunya. Dan berbagai macam kerusakan 9:40 yang berlangsung di muka bumi ini semua 9:42 berasal dari apa? Jiwa yang gelap. Maka 9:45 berbeda orang yang beriman yang 9:46 diterangi jiwanya, yang ditunjukkan 9:48 jalannya, mengenali tujuan hidupnya dan 9:51 tahu bagaimana cara hidup yang benar. 9:55 Oleh karena itu, dengan tegas Allah 9:56 mengatakan bahwasanya 9:59 ini sebuah kitab yang kami turunkan 10:02 kepadamu wahai Rasulullah agar kamu 10:04 mengeluarkan umat manusia dari kegelapan 10:06 yang bermacam-macam menuju kehidupan 10:08 yang terberang. Kegelapan di sini dalam 10:11 bentuk jamak. 10:12 Karena zulumat jamak dari zulmah. 10:15 Sedangkan nur bentuk mufrad. 10:17 Oh. 10:18 Nur hanya datang dari Allah. H 10:20 kegelapan ini yang menyelimuti manusia 10:22 karena meninggalkan cahaya Allah 10:24 Subhanahu wa taala. 10:26 Biidbihim 10:29 dengan seizin Tuhan mereka. Karena tidak 10:31 setiap orang atau semau dia untuk 10:33 mendapatkan petunjuk dari Allah. Hanya 10:36 orang yang mau menyesuaikan dirinya 10:37 dengan petunjuk Allah mengikuti 10:39 keridaannya. Adapun orang yang mengikuti 10:41 hawa nafsunya tertutup pintu hidayah dan 10:45 cahaya Allah Subhanahu wa taala. 10:48 Jadi biidnihim ilatil azizil hamid. 10:52 Dengan seizin Tuhan mereka menuju jalan 10:55 Allah Subhanahu wa taala yang maha 10:58 perkasa lagi maha terpuji. Di saat 11:01 seorang hamba mengikuti petunjuk Allah 11:03 berjalan di atas jalannya maka Allah 11:05 yang maha perkasa akan melindungi 11:06 dirinya. 11:08 Sedangkan Allah yang maha terpuji akan 11:10 menghiasi dirinya dengan makarimul 11:12 akhlak, dengan pekerjaan, pekerti yang 11:14 amat luhur yang membuat dia menjadi 11:16 manusia terpuji di bawah bimbingan Allah 11:18 Subhanahu wa taala. 11:21 Oleh karena itu, dengan tegas Allah 11:23 menegaskan kepada kita semua, 11:27 alhaqqu mirbika fala takunanna minal 11:30 muntarin. Kalau kamu ingin tahu alhaq, 11:33 kebenaran yang pasti yang tidak 11:35 meragukan, yang datang dari Tuhan. 11:38 Maka jangan sekali-kali kamu bimbang dan 11:40 ragu. Dalam suratul An'am [berdehem] 11:43 Allah Subhanahu wa taala berfirman 11:48 itu pada ayat 11:50 ee 10 114 dari suratul An'am. Allah 11:55 berfirman, [berdehem] 11:57 "Afaghairallahi 11:58 abtagi hakaman wahualladzi anzala 12:02 ilaikumul kitaba mufassa. 12:06 Apakah selain Allah yang aku jadikan 12:08 sebagai hakim dalam hidup ini yang 12:10 memutuskan 12:12 berbagai macam urusanku dan perkaraku?" 12:16 Wahualladzi anzala ilaikumul kitaba 12:18 mufas. 12:20 Sedangkan dia itu Allah yang menurunkan 12:23 kepada kalian Alkitab secara terperinci 12:27 menerangkan, menjelaskan apa yang perlu 12:30 kita ketahui dalam hidup ini sebagai 12:32 khalifah Allah Subhanahu wa taala di 12:34 atas muka bumi hingga dapat betul-betul 12:38 berjalan dengan jelas dan terang 12:42 sebagaimana yang Allah Subhanahu wa 12:44 taala inginkan dari kehidupan kita di 12:46 atas muka bumi. 12:54 Dan orang-orang yang telah kami berikan 12:56 Alkitab sebelum Rasulullah, mereka 12:59 benar-benar yakin dan tahu bahwa 13:01 kitabnya diturunkan dari Tuhanmu wahai 13:03 Rasulullah. 13:07 Munazzalum mirbika bilhaq. Diturunkan 13:10 dari sisi Tuhanmu dengan hak. Fala 13:12 takunanna minal muntarin. Maka janganlah 13:15 sekali-kali engkau termasuk dari orang 13:16 yang bimbang dan ragu. Watat 13:19 kalimatikaidq 13:21 wa. Dan telah sempurna kalimat Tuhanmu 13:26 sidqon dalam kebenarannya yang tidak 13:28 meragukan. Waadla begitu pula dalam 13:30 keadilannya. La mubaddila likalimatihi 13:34 wahu samiul alim. Tak akan pernah ada 13:36 perubahan pengganti bagi kalimat Allah 13:40 dan dia maha mendengar lagi maha tahu. 13:43 Kalau analisis manusia 13:46 apa-apa yang mereka temukan dan mereka 13:48 tetapkan bisa saja 13:50 salah 13:51 esok berubah. 13:51 Betul. 13:52 Karena apa? Karena manusia melihat 13:54 sesuatu hanya dari satu sudut. 13:57 Sedangkan Allah ilmunya meliputi segala 14:00 sesuatu. Baik yang lahir 14:02 maupun yang batil. 14:03 Baik yang kini maupun yang akan datang. 14:06 Manusia pengetahuannya hanya terbatas 14:08 [berdehem] apa yang berada di 14:10 hadapannya. Artinya analisis manusia ini 14:12 terus mengalami penyempurnaan. 14:14 Nah, kalau manusia diatur oleh manusia, 14:17 maka sesama manusia akan menjadi kelinci 14:19 percobaan. 14:21 Iya, 14:21 betul gak? Oh, ini ada yang perlu 14:23 dikoreksi. Tapi kalau yang datang dari 14:25 Allah Subhanahu wa taala yang maha tahu 14:27 dan Dia Maha Pengasih lagi maha 14:29 penyayang lagi maha bijaksana, 14:31 apa yang ditetapkan Allah itulah yang 14:33 paling sesuai dengan manusia. Kalau 14:36 seandainya kita katakan Ahmusa membeli 14:40 ee sebuah kendaraan katakanlah Mercy, 14:45 waktu katakan dia mengalami kerusakan 14:48 atau ada yang harus diganti sparepnya, 14:50 H 14:51 kira-kira kita akan bawa ke bengkel 14:53 Mercy apa bengkel Honda? 14:54 Mercy. 14:56 Karena dari sana kan 14:57 betul 14:57 dia berasal. Nah, sekarang manusia yang 14:59 diciptakan Allah Subhanahu wa taala 15:02 apabila terjadi sesuatu ya pada manusia, 15:08 dia mengalami kebingungan, mengalami 15:09 kegelisahan 15:11 atau dalam keadaan sakit jiwanya, 15:14 tak mungkin selain dari Allah Subhanahu 15:17 wa taala mampu untuk memulihkan dirinya 15:19 kembali. Kalau secara fisik katakan dia 15:22 sakit, dia berobat kepada dokter dalam 15:24 bidang yang berhubungan dengan 15:26 penyakitnya. Tapi kalau jiwanya, betul. 15:28 Dan kita temukan ternyata dokter-dokter 15:31 jiwa mereka bisa memberikan katakan 15:34 penenang buat menenangkan mereka yang 15:36 mengalami apa? Yang mengalami 15:38 kebingungan, yang mengalami stres, yang 15:40 mengalami tekanan dan lain sebagainya. 15:43 Tapi obat tersebut tidak sama sekali 15:45 mengobati penyakit dari dasarnya. 15:48 Tapi di saat seorang manusia mengalami 15:51 kondisi seperti ini, kembali pada Allah 15:54 kemudian berupaya untuk mengikuti 15:56 petunjuk Allah, perlahan-lahan dia akan 15:58 kembali pulih seperti dalam keadaan dia 16:02 untuk pertama kalinya. 16:04 Ini seharusnya manusia pada saat dia 16:06 mengalami 16:08 katakan gangguan, 16:10 rasa tidak bahagia, tidak tenang, atau 16:13 merasakan dalam kehidupan berbangsa, 16:15 bernegaranya juga mengalami kebingungan 16:17 di mana 16:19 kendali lebih [berdehem] banyak 16:20 dikendalikan oleh hawa, nafsu, ambisi, 16:24 keserakahan. Jalan yang paling baik 16:26 untuk mengatur kehidupan manusia agar 16:28 mereka dapat hidup harmoni sebagaimana 16:30 alam semesta berjalan dengan penuh 16:32 keharmonian. Sebagaimana juga 16:34 organ-organ tubuh kita bekerja dengan 16:36 baik di luar kendali kita. Bagaimana 16:38 kalau hidup kita kita kembalikan pada 16:39 Allah? Kita serahkan Allah untuk 16:41 mengaturnya. Jadi watamat kalimatubika 16:44 sidqan wa telah sempurna kalimat 16:46 Tuhanmu. Tidak perlu mengalami revisi, 16:49 tidak perlu mengalami perubahan baik 16:51 dalam kebenaran maupun dalam keadilan 16:53 yang tidak meragukan. Wahu samiul alim. 16:55 Dan dia maha mendengar lagi maha tahu. 16:58 Ayat berikutnya. Waain tut aksar fil 17:01 ardhi yudillukail. 17:04 Kalau engkau wahai manusia mengikuti 17:06 kemauan keinginan orang-orang yang di 17:08 bumi ini, mereka akan membingungkan 17:11 kamu, menyesatkan kamu dari jalan Allah. 17:13 Kenapa? In yattabiuna illna wainhum illa 17:16 yaklusun. Karena mereka hanya 17:17 menduga-duga 17:19 dan meraba-raba. 17:23 Jadi kalau kita ikuti kemauan manusia, 17:25 apa yang bakal terjadi? Sampai Allah 17:27 mengatakan, 17:29 "Kalau seandainya kebenaran harus 17:31 mengikuti hawa nafsu manusia ya apa yang 17:35 bakal terjadi? 17:36 Kehancuran. 17:36 Langit bumi akan mengalami kehancuran." 17:40 Karena apa? Setiap manusia kan punya 17:42 interest, punya kepentingan. 17:44 Betul. Nah, kalau mengikuti hawa nafsu 17:46 manusia, niscaya kehidupan manusia akan 17:49 mengalami kerusakan. Tapi dengan 17:51 keadilan yang datang dari Allah, Allah 17:54 tegakkan keadilan. Orang-orang yang 17:56 berbuat aniaya, yang melampaui batas 17:59 dihentikan oleh Allah. Orang-orang yang 18:01 teraniaya dikembalikan hak mereka oleh 18:03 Allah. Baik mereka suka atau tidak. 18:06 Keadilan Allah Subhanahu wa taala tidak 18:08 bersikap diskriminatif tanpa memandang 18:10 suku, memandang bangsa, memandang kelas. 18:14 Itulah yang dinamakan kebenaran datang 18:16 dari Tuhanmu. Janganlah sekali-kali 18:18 engkau tergolong dari orang-orang yang 18:19 merugi. Jadi kalau kamu ikuti hawa nafsu 18:22 kebanyakan manusia, mereka akan 18:24 menyesatkan kamu dari jalan Allah. 18:26 Karena mereka hanya menduga-duga, 18:28 meraba-raba, bukan tegak di atas 18:30 kebenaran yang pasti. 18:34 Dalam suratul Kahfi, 18:37 watlu ma uh uhiya ilaika min kitabbika 18:42 la mubaddila likalimatihi. 18:47 Eh watlu ma uhiya ilaika min kitabbik 18:52 la mubaddila likalimatihi walan tajida 18:55 min dunihi multahad. 19:00 Ikutilah ya e bacalah dan renungkan apa 19:03 yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. 19:08 Ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu 19:11 oleh Tuhanmu. La mubaddilaimati. 19:15 Tak akan ada perubahan bagi kalimat 19:17 Allah karena dia berasal dari yang maha 19:20 tahu lagi maha bijaksana. Walan tajida 19:24 minunihi multahada. Dan kau takkan 19:27 menjumpai 19:29 selain dari Allah, selain dari 19:31 petunjuknya jalan yang lain. Tempat yang 19:34 aman bagimu berlindung, tempat yang 19:36 menjadi pegangan kamu, engkau tak akan 19:38 menjumpai selain dari Allah kitab dan 19:41 petunjuknya. 19:44 Lalu setelah itu Allah Subhanahu wa 19:45 taala memberikan bimbingan yang amat 19:47 indah. 19:49 Wasbir nafsaka maalladina yadunabbahum 19:52 bildati wal asiduna 19:56 waj. Hendaklah engkau bersabar wahai 19:58 Rasulullah berkumpul bersama mereka yang 20:01 selalu memohon kepada Allah pagi dan 20:03 petang [mendengus] mengharapkan rida 20:06 Allah. Mereka tidak mengharapkan kecuali 20:08 hanya Allah. Hingga hidup mereka ini 20:10 semua apa? Dikendalikan oleh harapan 20:14 untuk merindukan Allah, 20:16 merindukan ampunannya. merindukan juga 20:19 rahmatnya bersama dirinya, bersama 20:21 keluarganya, bersama masyarakatnya dalam 20:23 kehidupan berbangsa, bernegara yang 20:25 mereka harapkan adalah Allah dan 20:27 keridaan. [mendengus] 20:28 Kira-kira hidupnya akan lurus gak 20:30 lurus? 20:31 Tidak ada interest kepentingan ya 20:33 betul 20:34 yang mengendalikan mereka tapi 20:35 mengharapkan rida Allah. 20:36 Betul. 20:38 Bukan berarti mereka tidak punya 20:39 interest kepentingan. Mereka punya. 20:41 Tapi mereka kendalikan sesuaikan dengan 20:43 keridaan Allah. 20:46 Kemudian apa? 20:48 Wasbir nafsaka maadina yadunahum bilati 20:52 walid 20:54 wajahun. 21:00 Jadi hendaklah kamu bersabar berkumpul 21:03 bersama mereka yang selalu memohon 21:05 kepada Tuhan mereka pagi dan petang 21:08 mengharapkan Allah. 21:10 Kemudian jangan biarkan sekali-kali 21:13 pandangan matamu beralih dari mereka 21:16 menuju kepada mereka mereka yang sibuk 21:21 untuk mengejar hiasan dunia ini. 21:24 Wala tut man agfalna qbahuikrina. Jangan 21:28 kamu turuti, taati orang yang kami 21:30 lalaikan hatinya untuk mengingat kami. 21:32 Karena begitu orang asyik dengan dunia 21:34 pasti lalai dari Allah. 21:36 Iya. 21:36 Betul enggak? 21:37 Betul. 21:39 Wiu 21:42 haw dan dia mengikuti hawa nafsunya. 21:46 Dan keadaannya betul-betul amat kritis 21:49 dan amat berbahaya sekali seperti orang 21:51 yang berada di tepi jurang. 21:54 Jadi untuk betul-betul kita dapat 21:57 berjalan hidup dengan damai dan tenang 21:59 tanpa ada keraguan, kebimbangan, dan 22:01 kegelisahan, kita punya pedoman hidup 22:04 Al-Qur'an. Rasul dalam menyampaikan 22:07 dakwahnya mengajak manusia keluar dari 22:08 kegelapan dengan menyampaikan Al-Qur'an. 22:11 Sampai ketika Rasul ditanya bagaimana 22:13 akhlak Rasulullah? Istri beliau ditanya 22:16 Sayidah Aisyah beliau mengatakan kana 22:17 khuluquul Quran. Akhlak Nabi adalah Qur 22:20 artinya Nabi refleksi dari Al-Qur'an. 22:23 Quran yang berjalan di tengah-tengah 22:24 mereka semuanya. 22:26 Jadi atas dasar ini kalau kita kembali 22:29 kepada Al-Qur'an kemudian kita juga 22:32 berusaha untuk mempelajari mengenal 22:35 Rasul dari dekat melalui akhlak dan 22:37 kepribadiannya yang merupakan refleksi 22:39 dari Al-Qur'an dan kita betul-betul 22:42 dalam hidup ini pandangan kita tertuju 22:45 kepada Allah mengharapkan wajah Allah 22:46 Subhanahu wa taala 22:49 tidak berkumpul dan mengikuti 22:51 orang-orang yang lalai hatinya untuk 22:52 mengingat Allah hidupnya terjerumus 22:55 mengikuti hawa nafsunya, maka insyaallah 22:58 Allah Subhanahu wa taala akan masukkan 23:01 kita ke dalam orang-orang yang hidupnya 23:03 tenang di dunia, yakin akan apa yang 23:06 dilakukan dan dia akan berkumpul bersama 23:09 Nabinya Muhammad sallallahu alaihi 23:10 wasallam. Karena walaupun orang katakan 23:14 memiliki pengetahuan, 23:16 hafal Al-Qur'an, memahami ayat-ayat 23:18 Allah, tapi begitu jiwanya dikuasai oleh 23:21 kecintaan pada dunia, mengikuti hawa 23:22 nafsunya, ilmunya tidak akan mampu lagi 23:25 untuk apa? Untuk menerangi dirinya. 23:27 Karena jiwanya diselimuti oleh apa? 23:30 Hawa nafsu. 23:31 Dalam surat Aljafiah Allah berfirman, 23:34 "Afaroita manitakza ilahahu hawa?" 23:38 Apakah kamu melihat orang yang 23:40 menjadikan Tuhannya hawa nafsunya? 23:44 Waallahullahu ala ilmin. 23:47 Allah biarkan dia tersesat ala ilmin. 23:50 Padahal dia tahu. 23:51 Padahal dia 23:52 bukan dalam keadaan bodoh. 23:53 Oh. 23:55 Jadi dia 23:56 he 23:56 karena menjadikan Tuhannya hawa 23:58 nafsunya. 23:58 He. 23:59 Walaupun dia menguasai dan mengetahui 24:01 kebenaran bahkan seorang alim. He. 24:03 Tapi karena dia mengikuti hawa nafsunya, 24:06 pada saat bertemu dengan kebenaran yang 24:08 bertentangan dengan hawa nafsunya, siapa 24:09 yang diikuti? 24:10 Hawa nafsu. 24:12 Jadi Allah biarkan dia tersesat 24:14 ilmaihian 24:17 dalam keadaan tahu, bukan dalam keadaan 24:19 bodoh. Wama alai samihi waqbih. Akhirnya 24:23 hawa nafsu yang diikuti ini membuat apa? 24:26 Membuat akhirnya pendengarannya 24:27 tertutup. 24:29 Begitu juga hatinya. 24:32 Kemudian wala alwa Allah letakkan juga 24:35 tabir yang menutupi matanya. Semua itu 24:37 berasal dari hawa nafsu. 24:41 Siapa lagi yang akan kuasa memberikan 24:44 hidayah pada orang semacam ini setelah 24:46 Allah meninggalkan dirinya? Afala 24:47 tadakarun? Apa kalian tidak sadar, tidak 24:50 belajar dari peristiwa? 24:52 Jadi pertama kita kalau ingin berjalan 24:54 dalam kebenaran tanpa keraguan, kita 24:57 harus kembali kepada kitab yang tidak 24:59 diragukan kebenarannya itu Al-Qur'an. 25:01 Alquran. 25:02 kemudian menjadikan Rasul sebagai 25:04 tauladan dalam hidup ini. Kemudian ingat 25:09 kita harus menyesuaikan hawa nafsu kita 25:11 dengan keridaan Allah. Jangan sebaliknya 25:14 keridaan Allah kita sesuaikan dengan 25:15 hawa nafsu. 25:17 Ini merupakan jalan terang. Nah, pada 25:19 saat kita bergaul di tengah-tengah 25:21 manusia dengan katakan pedoman 25:25 Al-Qur'an, kita bisa melihat mana yang 25:26 benar, mana yang salah. 25:28 Hmm. 25:28 Betul enggak? Dengan Al-Qur'an. He. 25:30 Oleh karena itu, setiap mukmin itu 25:32 seharusnya mempelajari Alquran dan 25:34 ulama-ulama seharusnya sebagaimana Rasul 25:36 menerangkan Quran, mereka juga 25:38 menerangkan Al-Quran kepada masyarakat 25:40 dari mulai Al-Fatihah hingga akhir surah 25:43 dalam Al-Qur'an agar Al-Qur'an 25:45 betul-betul dipahami, bukan hanya 25:47 dibaca, bukan hanya dihafal, bukan hanya 25:50 sekedar dijadikan sebagai bacaan imam, 25:52 tapi betul-betul menyatu dengan 25:54 kehidupan mereka. 25:56 Masyarakat awam butuh ulama yang 25:57 menjelaskan. 25:58 Betul. 25:59 Betul enggak? 25:59 Betul. Tapi sayangnya Quran disisihkan 26:02 dari kehidupan dengan alasan bahwa 26:04 ulama-ulama kita telah menjelaskan isi 26:07 Al-Qur'an melalui kitab mereka. Apakah 26:08 benar? Tidak benar sama sekali. Karena 26:12 kita temukan banyak perbedaan antara apa 26:14 yang ditulis oleh para ulama dengan 26:17 Al-Qur'an. Al-Qur'an mengajak kita 26:18 bersatu. 26:20 Tulisan dan buku para ulama banyak yang 26:22 memecah belah umat hingga 26:24 bergolong-golongan. Betul gak? 26:25 Masing-masing mengklaim bahwa apa? Diri 26:27 mereka orang yang berjalan dalam 26:28 kebenaran. 26:30 Nah, untuk membuktikan benar salahnya 26:32 kembali kepada kitab Allah. Imam Ali 26:35 pernah mengatakan apa 26:37 ketika pada masa beliau kan banyak 26:40 sahabat Nabi masih ada. 26:41 H 26:42 kemudian terjadi pertentangan di antara 26:45 umat, 26:46 perselisihan. 26:47 Nah, masing-masing menjadikan tokoh 26:49 mereka sebagai apa? Tolok ukur. 26:52 Tolok ukur. 26:54 Imam Ali langsung mengatakan, "Innal 26:56 haqqo wal batil la yani biqdar rijal." 27:00 Sesungguhnya yang hak ya kebenaran yang 27:03 pasti wal batil yaitu kebatilan yang 27:06 pasti tidak dapat diukur dengan 27:08 kedudukan manusia. 27:12 Kalau diukur dengan kedudukan manusia 27:13 akhir kebenaran bermacam-macam. 27:16 Betul gak? 27:16 Betul. 27:17 Padahal kata hak itu yang pasti. 27:19 Hm. Al-Haq itu artinya kebenaran yang 27:21 pasti 27:22 dan itu yang datang dari Allah. Maka 27:25 Imam Ali mengatakan, "I'rifil haqq." 27:27 Pelajari apa itu yang hak 27:29 yang datang dari 27:30 Allah. 27:31 Takrif akhlak. Kamu tahu nanti siapa 27:33 orang yang berada dalam kebenaran. 27:35 Wa arifil batil. Pelajari yang batil. 27:38 Kamu akan tahu siapa yang berbuat batil. 27:40 Kalau sekarang keadaan dibalik manusia 27:43 di depan, kebenaran di belakang. Guru 27:45 saya mengatakan begini. 27:47 Oh. 27:47 Ustaz saya mengatakan begini. Akhirnya 27:49 takut 27:49 golongan saya mengatakan begini. 27:51 Jadi akhirnya Quran maupun Rasul bukan 27:54 sebagai tolak ukur tapi diukur dengan 27:57 apa? Dengan doktrin-doktrin dari setiap 27:59 kelompok. 28:01 Sampai kalau seandainya mereka temukan 28:04 ucapan ulama mereka yang bertentangan 28:06 dengan Quran, mereka mengatakan apa? 28:08 Masa ulama kita enggak tahu tentang ini? 28:11 Pasti mereka tahu dan mereka lebih tahu 28:13 dari Al-Qur'an. Kita ikuti mereka saja 28:15 selamat. itu hampir merupakan pernyataan 28:19 dari setiap apa? Setiap kelompok. 28:21 Sebagai contoh 28:24 dalam Al-Qur'an jelas-jelasan Allah 28:26 berfirman, "Atiullah wa atiur rasul." 28:30 Begitu juga wama atakumur rasulu fahudu 28:32 w nahakumu. 28:36 Tapi yang terjadi 28:38 bukan mereka mengikuti Allah dan 28:40 mengikuti rasul-Nya. yang terjadi pada 28:43 saat ini. 28:45 Mereka menyesuaikan Al-Qur'an 28:49 dan juga apa yang diriwayatkan dari 28:51 Rasul sesuai dengan pemahaman salaf 28:53 mereka masing-masing. 28:55 Hm. 28:56 J mereka mengatakan kita wajib kembali 28:58 kepada Al-Qur'an dan sunah tapi sesuai 29:00 dengan pemahaman salaf. Artinya dibatasi 29:03 dengan pemahaman salaf. 29:04 Salaf 29:05 siapa itu salaf? Salaf adalah 29:07 sahabat-sahabat Nabi. 29:09 H. 29:10 Nah, bagaimana kalau sahabat Nabi 29:11 berbeda-beda? 29:14 Betul. Mereka mengatakan, "Kami 29:16 ahlusunah yang mengikuti salaf asaleh 29:20 itu para sahabat Nabi yang lebih tahu 29:21 mengenal Al-Qur'an." Nah, bagaimana 29:23 seandainya riwayat dari sahabat 29:25 bertentangan dengan Quran 29:28 atau perbuatan yang dikatakan sebagai 29:31 sahabat 29:32 menjungkir balikkan sunah Rasulullah? 29:34 Sebagai contoh umpamanya 29:37 [berdehem] 29:38 mereka menganggap ya apa yang dilakukan 29:43 oleh Muawiyah bin Abi Sufyan itu ya itu 29:47 merupakan 29:49 apa-apa yang berasal dari sahabat Nabi 29:53 dan apa yang dilakukan oleh beliau itu 29:55 merupakan hal yang benar. Oleh karena 29:57 itu ketika beliau mengubah khilafah 29:59 menjadi kerajaan yang diwariskan 30:01 turun-menurun, mengangkat Yazid seorang 30:04 peminum, seorang penzina, seorang yang 30:06 melakukan kerusakan yang membatalkan 30:09 hududullah sebagai penggantinya. Padahal 30:12 banyak sahabat Nabi dan orang-orang yang 30:14 lebih mulia. Kemudian beliau melakukan 30:17 pembantaian terhadap keluarga Rasul dan 30:20 melakukan penghalalan terhadap kota suci 30:23 Madinah. Begitu juga menghal suci Makkah 30:27 dilakukan oleh mereka. Apakah ini 30:31 menjadi apa? Menjadi 30:34 ukuran 30:35 h 30:35 tolok ukur benar yang mengukur kebenaran 30:39 kemudian Al-Qur'an dikembalikan 30:41 kepadanya. 30:42 Jadi walaupun dia melakukan kerusakan, 30:45 melakukan perbuatan-perbuatan yang bejat 30:49 karena dia sahabat Nabi, kita terima 30:50 perbuatannya. 30:54 Di hadapan Al-Qur'an 30:57 tidak ada bedanya orang yang hidup 30:58 bersama Rasul maupun orang yang hidup 31:00 setelah Rasul. Yang benar-benar, yang 31:03 salah itu sah. 31:04 Jadi jangan karena salaf 31:06 akhirnya kebenaran yang datang dari 31:08 Al-Qur'an kita sesuaikan dengan perilaku 31:09 salaf. 31:10 Bisa makan sayur. 31:11 Seharusnya perilaku salaf itu yang 31:13 disesuaikan dengan Al-Qur'an. 31:15 Al-Qur'an. 31:16 Betul gak? 31:16 Betul. Nah, Nabi kita Muhammad 31:18 sallallahu alaihi wasallam setiap ada 31:20 perintah Al-Qur'an beliau yang terdepan. 31:23 Setiap ada larangan Al-Qur'an, beliau 31:25 orang yang paling jauh dari larangan 31:26 Al-Qur'an. 31:28 Itu yang dilakukan Rasul. Maka setiap 31:30 ada seruan, "Ya ayyuhalladzina amanu, 31:32 ada perintah dari Allah, Nabi itu selalu 31:34 orang yang terdepan." 31:37 Tidak pernah sama sekali nabi mengajak 31:40 umat melakukan sesuatu sedangkan beliau 31:42 di belakang. Tidak pernah. Nah, kita 31:44 bertanya bagaimana kira-kira ayat yang 31:46 memerintahkan kita untuk 31:49 tidak berburuk sangka bersama-sesama 31:51 kaum muslimin, tidak mencaci mereka, 31:55 tidak mengumpat mereka, tidak 31:57 mencari-cari kesalahan mereka, tidak 31:59 memberikan julukan-julukan yang buruk. 32:02 Nabi pasti yang terdepan dalam 32:04 menjauhkan semua ini. 32:06 Hm. Tapi ternyata banyak orang yang 32:08 mengaku sebagai ahlusunah, 32:09 tapi dakwah mereka menyerang sana, 32:11 menyerang sini, memfitnah sana, 32:13 memfitnah sini, memecah belah umat 32:14 Islam. 32:15 Kemudian yang paling unik, menghakimi 32:17 apa yang di hati manusia. 32:20 [berdehem] 32:20 Artinya apa? Setiap orang mengajak pada 32:23 kebaikan, mereka bilang itu takqiah. 32:25 Jadi menurut mereka hatinya tidak sesuai 32:28 dengan mulutnya. Jadi mereka sudah 32:30 terlibat untuk mengadi hati manusia 32:32 hanya diketahui oleh 32:33 Allah. Pu Sayidina Umar ibn Khattab 32:35 mengatakan, 32:36 "Kami hanya menghukum apa yang nampak di 32:39 hadapan kami. 32:40 Adapun urusan rahasia itu menjadi apa? 32:42 Tanggung jawab Allah Subhanahu wa taala. 32:44 Tapi mereka-mereka yang mengaku sebagai 32:46 pengikut salaf, h 32:48 mereka menyebarkan ajaran mereka, 32:50 memaksa bahkan mengancam, kemudian 32:53 menyesatkan orang yang tidak sejalan 32:55 dengan mereka. He. 32:56 Lalu kalau ada menentang mereka, mereka 32:57 mengatakan itu ucapannya takiah 33:01 merupakan taki 33:02 ini kan enggak sesuai dengan ajaran Nabi 33:04 kita Muhammad sallallahu alaihi 33:05 wasallam. Jadi kesimpulannya akhl Musa 33:07 di tengah kebingungan seperti ini 33:11 untuk hidup betul-betul sejalan dengan 33:14 keridaan Allah hanya dengan kita kembali 33:16 kepada kitab Allah kemudian kita 33:19 langsung berhubungan dengan Rasul 33:22 melalui kehidupan beliau sebagai 33:25 tauladan. 33:27 Kemudian kalau kita mendengar satu 33:29 riwayat dari Nabi kita Muhammad 33:30 sallallahu alaihi wasallam karena kita 33:32 enggak tidak mendengar langsung dari 33:34 Rasulullah, [berdehem] 33:35 kita harus hati-hati. Karena kalau 33:37 dengan mudah kita mengatakan qala 33:39 Rasulullah 33:40 atau menganggap bahwa ini ucapan Rasul, 33:43 ternyata dia bukan dari Rasul, berarti 33:45 kita berbohong atas nama Rasul. 33:47 Oleh karena itu, kita harus cocokkan 33:49 dengan Al-Qur'an. Nabi merupakan 33:51 refleksi dari Al-Qur'an. Nabi orang yang 33:54 terdepan dalam mengamalkan Al-Qur'an. 33:56 Mustahil apa yang dilakukan Nabi, 33:58 diucapkan Nabi bertentangan dengan 34:00 Al-Qur'an. Alquran. 34:01 Jadi kalau ada riwayat-riwayat yang 34:02 bertentangan dengan Al-Qur'an, kita 34:05 pastikan bahwa ini kebohongan atas nama 34:06 Rasul. Jadi dalam membaca buku-buku dan 34:10 referensi hadis, kita bukan hanya 34:12 melihat sanadnya, 34:13 bukan juga hanya melihat kitabnya, 34:15 mentang-mentang terdapat di Bukhari atau 34:16 Muslim, kita terlalu gak? H 34:19 atau mentang-mentang katakan seperti 34:20 kalangan Syiah datang di Alkahfi 34:22 langsung diterima. Tidak. Kita akan 34:24 lihat cocok enggak dengan Al-Qur'an. 34:26 Karena al-Haq yang sebenarnya adalah 34:28 datang dari 34:29 Allah. 34:29 Dia merupakan hal yang pasti dari Allah. 34:31 Kalau hadis, 34:32 Iya. 34:33 Ulama bersepakat bahwa al hadis itu 34:35 donniyutubut. 34:37 Artinya kepastiannya datang dari 34:39 Rasulullah itu bersifat doni dugaan. 34:41 Hm. 34:42 Karena dikumpulkan setelah 100 tahun 34:44 lebih wafatnya Rasul. 34:46 Kemudian kita tahu bagaimana pertikaian 34:48 di antara kaum muslimin setelah wafatnya 34:50 Rasul. Maka adanya kebohongan itu 34:52 merupakan hal apa? 34:54 Kemungkinan besar 34:54 yang mungkin terjadi. 34:56 Sedangkan pada masa Rasul ada 34:57 kebohongan. Sampai Nabi mengatakan, "Man 35:00 kadaba alaiya falyat maqadahu minar." 35:04 Siapa yang berdusta atas namaku, silakan 35:06 siapkan tempatnya dalam. 35:08 Astagfirullahalazim. Jadi jangan sampai 35:10 kita ikut menyebarkan kebohongan, tapi 35:12 hati-hati. Tetapi yang benar-benar 35:15 sejalan dengan kitab Allah 35:17 ya yang sejalan seiring dengan kitab 35:19 Allah kita sambut dengan gembira dan 35:22 kita mengatakan samina wa atna. Karena 35:26 kewajiban taat pada Allah dan rasulnya 35:28 merupakan kewajiban yang tidak ada 35:31 tawar-menawar. Qul atiullah 35:33 wa rasul 35:34 wa atiur rasul wa ulil amri minkum. 35:37 Ketaatan pada ul amri tergantung 35:39 ketaatan mereka pada Allah dan 35:40 rasul-Nya. Jadi sebelum kita menerima 35:44 mengatakan bahwa ini ucapan dari Rasul, 35:48 kita cocokkan dengan kitab Allah. Jadi 35:51 tidak akan lagi ada kebingungan, tidak 35:53 akan lagi perbedaan yang bermacam-macam. 35:56 Semua dikembalikan pada kitab Allah 35:59 Subhanahu wa taala. Jadi kalau kita 36:02 mendengarkan [berdehem] ajakan dari sana 36:04 sini mengajak kita untuk bergabung 36:05 dengan kelompoknya, dengan golongannya, 36:07 kita katakan kita sebagai seorang 36:09 muslim, seorang mukmin rukun iman kita 36:12 jelas, 36:13 rukun Islam kita jelas, pedoman hidup 36:16 kita jelas, 36:17 dan rasul kita adalah nabi kita 36:19 Muhammad. 36:19 Allahum billahi rabban wabil islami 36:23 dinan wabi Muhammadin 36:25 nabiya wa rasula. Adapun selain dari 36:27 rasul, kita cocokkan dengan Quran dan 36:30 rasul. 36:32 Kalau ada perbedaan dalam analisis, kita 36:34 saling menghormati, saling menghargai. 36:35 Ada perbedaan antara Syafi'i, Maliki, 36:38 Hambali, Hanafi. Itu kan analisis 36:39 manusia. 36:40 Betul? 36:41 Bukan merupakan keputusan Allah dan 36:43 Rasul-Nya. Itu merupakan ijtihad mereka 36:45 dalam memahami nas. Bisa benar, bisa 36:48 salah, bisa cocok dulu, 36:49 H, 36:50 tapi tidak cocok saat ini. Karena 36:52 perkembangan zaman yang begitu pesat, 36:54 bisa saja pendapat mereka [berdehem] 36:56 sesuai untuk masa mereka. 36:58 Iya. Tapi masa kini 36:59 enggak relevan, 37:00 tidak cocok. Jadi [berdehem] seperti 37:02 penutup seperti Imam Ali ketika 37:05 menyaksikan pertentangan di antara 37:07 sahabat pada saat itu. 37:10 Di Masjid Kufah orang mulai bertengkar, 37:12 berselisih. 37:13 H 37:14 mereka memperdebatkan [berdehem] 37:15 di antaranya masalah hadis. 37:18 Ketika 37:20 seorang sahabat beliau datang kepada 37:22 Amir mengatakan, "Ya Amirul Mukminin, 37:25 saya menyaksikan ternyata mereka sedang 37:27 ribut dalam masjid bertentangan dan 37:31 mulai berbicara di seputar riwayat." 37:33 [berdehem] Imam Ali mengatakan, "Awaqad 37:35 fa'alu apakah mereka telah melakukan 37:40 awa fa'alu?" Dijawab, "Benar." Imam Ali 37:43 langsung mengatakan 37:44 bahwa samu Rasulullah sallallahu alaihi 37:47 wasallam. [berdehem] 37:49 Aku mendengar Rasulullah bersabda 37:51 satakunu fitan. 37:53 Bakal datang fitnah huruharak 37:57 kaq lail mud bagaikan gelap guritanya 38:00 malam. 38:02 Para sahabat bertanya, "Quamal makhraju 38:04 minha." Bagaimana jalan keluar 38:06 daripadanya wahai Rasulullah? Dijawab 38:08 oleh Rasulullah, "Alaikum bikitabillah." 38:10 Hm. Hendaklah kalian kembali pada kitab 38:14 Allah pada saat kalian mengalami 38:15 kebingungan. Kalau orang di kapal 38:18 beramai-ramai, [berdehem] mereka tidak 38:20 mengetahui arah, 38:22 H 38:23 lalu mereka memiliki kompas yang 38:25 menunjukkan arah mereka. 38:27 Kita akan ikuti kompas apa ikuti 38:28 perdebatan 38:29 di antara para penumpang yang tidak tahu 38:31 kompas. 38:32 Betul. 38:32 Quran 38:33 merupakan pedoman hidup yang tidak 38:36 meragukan. Jadikanlah dia sebagai 38:39 pedoman hidup kita. Kemudian Rasul 38:42 sebagai suri tauladan kita yang 38:44 merupakan rahmatan lil alamin. Bukan 38:47 menyebarkan fitnah, pertentangan, 38:49 kebencian, tapi mengajak umat bersatu di 38:52 jalan Allah. Jadi kalau ada 38:53 dakwah-dakwah yang mengajak kita 38:54 berpecah belah, yakin bukan dari Rasul, 38:56 bukan dari Allah, dari setan. Cuma 38:59 mengatasnamakan 39:01 agama Allah Subhanahu wa taala. 39:03 Ustaz, [berdehem] ee pertanyaan 39:05 lanjutannya, Ustaz. Iya. 39:06 Untuk kami-kami yang orang awam ini, 39:08 Ustaz, bagaimana caranya kita tahu bahwa 39:11 oknum-oknum kan ada oknum-oknum ulama 39:14 yang menyampaikan sesuatu [berdehem] 39:16 seakan-akan itu dari Quran sumbernya 39:18 padahal itu pesanan dari kelompok 39:20 tertentu untuk kepentingannya [berdehem] 39:22 pribadi gitu. 39:24 Gimana? Ada adakah panduan praktis untuk 39:26 kami-kami yang masih [berdehem] awam 39:27 tentang isi Al-Qur'an secara sepenuhnya, 39:29 Ustaz? 39:31 Bismillahirrahmanirrahim. 39:33 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 39:35 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 39:40 Memang tidak diragukan lagi. Di samping 39:41 ada ulama-ulama 39:44 yang bertugas untuk menyampaikan amanat 39:46 Allah, menyampaikannya dengan jujur dan 39:48 amanat, ada juga ulama-ulama su dan 39:52 Rasulullah telah mengingatkan kita akan 39:54 bahaya ulama su ini. 39:57 Mereka menempatkan ayat-ayat Allah bukan 40:00 pada tempatnya. Seperti yang dilakukan 40:01 orang-orang Yahudi dulu. 40:05 Mereka menyelewengkan 40:08 nasnya nas. Nas apa? Nas Alkitab. Tapi 40:11 mereka selewengkan, mereka tempatkan 40:13 bukan pada tempat. Sebagai contoh yang 40:16 tadi kita sampaikan. [berdehem] 40:19 Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina 40:21 amanu atiullah wa ati rasul waulil amri 40:24 minkum." 40:26 Wahai orang-orang yang beriman, 40:28 [berdehem] taatilah Allah dan taatilah 40:30 Rasul. 40:33 Dan para ulil amri dari kalangan kalian. 40:36 [berdehem] 40:40 Orang-orang yang menyimpangkan ayat ini 40:41 mengatakan bahwa [berdehem] ketaatan 40:44 kepada ulri itu bersifat mutlak. 40:46 Hm. 40:47 Wajib kita taati mereka. 40:50 Walaupun mereka katakan menentang Allah 40:53 Rasulnya, melakukan kerusakan, 40:56 bahkan melakukan dosa-dosa besar, 40:58 ketaatan kepada mereka mutl 41:00 mutlak. 41:02 Padahal kalau mereka membaca ayat ini 41:04 dengan sempurna, mereka akan temukan 41:07 bahwa ini merupakan keterangan yang 41:09 bertentangan dengan apa yang Allah 41:11 Subhanahu wa taala turunkan. 41:13 H 41:14 kalau kita mentaati ulul amri [berdehem] 41:19 dalam kemaksiatan kepada Allah, 41:23 mengajak kita juga untuk melakukan 41:24 perbuatan yang tidak benar, berarti kita 41:27 menentang Allah, menentang Rasul-Nya. 41:29 Berarti kita mengutamakan dan 41:30 mengedepankan ulri daripada siapa? 41:33 Daripada Allah dan Rasulnya. 41:36 Betul gak? 41:37 Betul. 41:37 Kalau kita lanjutkan ayat ini, fain 41:39 tanaz'tum fai. Kalau kalian berselisih 41:41 berbeda pendapat 41:43 baik antara yang memimpin atau katakan 41:46 antara rakyat dan pemimpinnya. 41:52 Kembalikan pada Allah dan rasulnya. 41:54 Inuntum tumminuna billah wal yaumil 41:57 akhir. Kalau kalian mengaku beriman 41:59 kepada Allah dan rasulnya. 42:02 Wa ahsanut takwil itu akan lebih baik 42:05 dan juga akan membawa akibat yang lebih 42:08 betul-betul apa? Lebih sempurna dan 42:12 lebih baik. 42:14 Jadi mereka menggunakan ayat ini untuk 42:17 memaksakan rakyat tunduk pada ulul amri 42:20 walaupun mereka melakukan penyimpangan, 42:23 walaupun mereka menentang Allah 42:25 Subhanahu wa taala dan Rasulnya. Padahal 42:28 kewajiban rakyat pada saat itu untuk 42:30 mengingatkan ulri. 42:32 Hm. 42:33 Menegur mereka, mengingatkan mereka. 42:35 Nah, dalam 42:37 aturan demokrasi saat ini, 42:40 pemimpin yang dipilih oleh rakyat kalau 42:43 tidak mengikuti 42:45 apa-apa yang mereka janjikan sesuai 42:47 dengan garis besar haluan negara, 42:49 seharusnya mereka bisa diminta mundur. 42:52 Kan yang mengangkat mereka rakyat. 42:53 Betul. 42:53 Rakyat berhak untuk menuntut mereka agar 42:56 turun. 42:56 Betul. 42:57 Digantikan dengan orang-orang yang bisa 42:59 diberikan kepercayaan oleh rakyat. 43:02 Tapi ustaz-ustaz, ulama-ulama yang 43:05 menjilat 43:06 yang ingin mendapatkan 43:08 hiasan dunia demi menyenangkan para 43:10 penguasa di atas, mereka menempatkan 43:13 ayat-ayat Allah yang bukan pada 43:15 tempatnya. 43:17 Mereka berdalil dengan sebuah hadis yang 43:19 diriwayatkan oleh Muslim. 43:21 H 43:21 bahwa kalian wajib taat kepada pemimpin 43:24 kalian walaupun punggung kalian 43:26 dicambuk, harta kalian dirampas. 43:28 Ya Allah. Padahal hadis ini rawinya, 43:31 rawinya yang meriwayatkan hadis ini 43:33 tidak berjumpa dengan rawi sebelumnya. 43:35 Iya. 43:36 Hadis ini hadis yang munqati. 43:38 He. 43:39 Padahal tidak memenuhi persyaratan 43:42 sehatnya hadis. Karena hadis di antara 43:45 syarat sahnya hadis itu anyyakuna 43:48 muttasilan. Sanadnya muttasil. 43:50 Betul. Tersambung. Diriwayatkan oleh 43:52 orang yang terpercaya, 43:55 yang adil dan cermat, yang tidak suka 43:57 lupa. Kemudian 43:59 makna dari hadis ini tidak bersifat 44:02 mungkar, bertentangan dengan yang lebih 44:04 kuat. Nah, hadis ini bertentangan dengan 44:06 Al-Qur'an 44:07 yang memerintahkan kita taat pada Allah 44:08 dan Rasul-Nya. Taat kita pada ulul amri 44:11 karena taat pada Allah dan Rasul-Nya. 44:12 Kalau mereka menentang Allah dan 44:14 Rasul-Nya, 44:14 betul 44:15 tidak wajib untuk kita taariat. Jadi 44:17 kesimpulannya pada saat ulama-ulama su 44:21 menempatkan ayat-ayat Allah bukan pada 44:24 tempatnya, maka wajib ulama-ulama 44:27 ya untuk melakukan amar makruf nahi 44:29 mungkar bukan menyerang menjelaskan 44:32 kebatilan dari penafsiran tersebut. Itu 44:35 harus 44:36 h 44:37 kalau dia melakukan kerusakan yang lain 44:40 berdiam maka semuanya akan bertanggung 44:42 jawab di hadapan Allah Subhanahu wa 44:43 taala. Jadi ulama-ulama yang berjalan 44:47 dalam kebenaran harus mengingatkan umat 44:50 akan penyimpangan-penyimpangan, 44:52 penyelewengan yang dilakukan oleh 44:54 mereka-mereka 44:56 yang menyimpangkan agama Allah. Dalam 44:58 sebuah riwayat Musa, 45:00 Rasul menggambarkan 45:03 tentang orang-orang yang menjadi 45:04 penerusnya. 45:05 yah 45:10 yang akan membawa ilmu ini, agama ini 45:12 yang Allah amanatkan dari setiap penerus 45:15 orang-orang yang adil. 45:19 Membersihkan dari agama ini 45:21 penyimpangan-penyimpangan, 45:23 penyelewengan yang dilakukan oleh kaum 45:24 gulat, 45:25 kaum ekstremis. 45:27 Kemudian mubtilin kebohongan yang 45:30 diada-adakan oleh ahlul batil watwilal 45:33 jahilin dan juga takwil yang dilakukan 45:35 orang-orang bodoh. 45:38 Jadi yang membawa agama ini yang 45:40 melakukan tiga hal di samping 45:42 menyampaikan yang benar, 45:45 membersihkan agama Allah dari 45:46 penyelewengan-penyelewengan orang yang 45:48 menyeleweng dan ekstrem. Kemudian 45:53 membersihkan kebohongan-kebohongan yang 45:55 diada-adakan. 45:57 Yang ketiga, meluruskan takwilnya 46:00 orang-orang yang bodoh. Karena kan yang 46:02 beredar sekarang ini kan kalau kita 46:04 perhatikan banyak orang bicara tentang 46:06 agama Allah tapi enggak mau punya 46:07 pengetahuan agama. 46:08 Betul. 46:09 Akhirnya membenturkan ayat dengan ayat, 46:13 hadis rasul atau rasul dengan Al-Qur'an. 46:15 Padahal semuanya 46:18 kembali kepada Allah. Itu yang harusnya 46:21 kita lakukan. Rasul sendiri tidak berani 46:23 mengada-adakan kebohongan. Beliau 46:26 menyampaikan apa adanya 46:28 sampai Allah memberikan ancaman sebagai 46:30 peringatan buat kita bukan buat Rasul. 46:32 Karena Allah yang memilih Rasul tahu 46:34 Rasul tidak mungkin berbohong. WQaminq. 46:41 Kalau Nabi Muhammad berani 46:43 mengada-adakan kebohongan atas nama 46:44 kami, kami langsung akan apa? Akan 46:47 cengkeram diri dengan tangan kanan kami. 46:49 Kemudian kami akan putuskan pembudara 46:51 jantungnya. 46:53 Rasul enggak mungkin melakukan. Tapi 46:55 maksudnya 46:56 Allah menegaskan bahwa Al-Qur'an ini 46:58 betul-betul merupakan firmannya tidak 47:01 sama sekali bercampur dengan kebohongan. 47:03 Dan Nabi manusia tidak pernah berbohong. 47:05 Wanti hawa inua illa wahyun. 47:08 Nah, manusia ini sudah diberikan 47:10 petunjuk yang begitu jelas. 47:12 Masih berupaya mengaburkan manusia dari 47:14 jalan Allah. Waasuddunailillahunaha 47:18 iwaja. Mereka ingin memalingkan orang 47:20 dari jalan Allah dan membuat jalan Allah 47:22 menjadi kabur dengan mulut mereka. Jadi 47:25 kita kembali pada Allah kalau melihat 47:29 ada penyimpangan, penyelewengan tanya 47:30 pada orang-orang yang ahli. 47:32 Hm. 47:32 Dan enggak boleh orang-orang yang ahli 47:34 berdiam di hadapan kebohongan yang 47:37 diada-adakan manusia. 47:38 Betul. 47:39 Karena orang-orang yang mengutamakan 47:41 dunia pada saat ini banyak h 47:43 menjadi agen Zionis. Betul. 47:45 Seperti kita lihat umpamanya ada seorang 47:47 yang bernama Yasir Habib di Inggris. 47:50 Hm. 47:51 Dia merupakan ee seorang yang berasal 47:53 dari kalangan Syiah, Syiah atau Syiah 47:55 London. Dia termasuk orang yang 47:58 menyebarkan fitnah pecah belah di antara 48:00 Ahlusunah dan Syiah. He. 48:02 Akhirnya setiap kelompok kelompok yang 48:05 ingin menyerang Syiah menjadikan 48:07 perbuatan-perbuatan Yasir Habib dan 48:09 rombongannya ini sebagai contoh. Tuh 48:11 lihat 48:11 bagaimana Syiah melakukan ini. Syiah 48:13 melakuk Syiah juga menyerang Sayidah 48:15 Aisyah. Syiah juga menyerang 48:17 sahabat-sahabat Nabi. Padahal Sayid Ali 48:19 Khamnai H 48:21 dan Imam Khumaini sebelumnya telah 48:22 mengharamkan untuk mencaci sahabat 48:25 termasuk istri Rasul. 48:26 Hm. 48:27 Tapi orang-orang yang membenci Syiah 48:29 bukan menjadikan mereka sebagai apa? 48:31 Sebagai contoh, tapi menjadikan Yasir 48:34 Habib sebagai contoh. Kenapa? Karena 48:37 mereka juga yang melakukan fitnah ini 48:39 dibayar. 48:39 Oh. 48:40 Dari Syiahnya maupun dari ahlusunahnya. 48:42 Di belakangnya terdapat netanyahu. Hmm. 48:45 He 48:45 maksudnya orang-orang Yahudi yang 48:47 membiayai mereka untuk menimbulkan 48:48 fitnah agar umat Islam tercabelah dan 48:52 dapat dikendalikan. 48:54 Jadi di sini kewajiban setiap muslim 48:58 untuk bisa memahami Al-Qur'an. Nah, 49:00 tugas para ulama untuk mengajarkan 49:02 Al-Qur'an pada mereka. Sampai Imam Ali 49:04 mengatakan sebelum Allah bertanya pada 49:07 orang-orang bodoh, 49:08 H 49:09 mengapa mereka tidak belajar? Allah akan 49:11 memanggil ulama bertanya kepada mereka 49:14 kenapa mereka tidak mengajarkan ilmu 49:16 mereka mengajarkan 49:18 orang kayak kita ini yang bakal 49:20 dipanggil lebih dulu, 49:22 yang bakal bertanggung jawab di hadapan 49:24 Allah. Jadi bukan kebanggaan menjadi 49:26 seorang ustaz tapi tanggung jawab yang 49:29 besar. 49:31 Sudah ya cukup Ustaz ee penasaran 49:34 sedikit aja Ustaz ini pertanyaannya agak 49:36 agak agar agak remeh mungkin. Ustaz, 49:38 awalnya hadis-hadis yang tidak muttasil 49:41 nih, ceritanya seperti apa, Ustaz? 49:42 Kenapa hadis-hadis ini muncul? Apakah 49:45 zaman dulu ini hadis-hadis merupakan 49:46 pesanan pimpinan-pimpinan zalim pada 49:48 saat itu atau seperti apa, Ustaz? 49:52 Semenjak wafatnya Nabi, [berdehem] kita 49:54 akan tahu bagaimana khulafa rasyidin 49:56 memerintah 49:58 kembali kepada kitab Allah, 49:59 bermusyawarah di antara para sahabat. 50:03 Sampai pada masa Sayyidina Utsman Ibnu 50:05 Affan, dia seorang yang baik dan saleh. 50:08 Tapi kecintaan pada keluarganya ini yang 50:10 besar membuat dia menempatkan orang yang 50:13 bejat, yang bobrok, Marwan bin Hakam 50:16 sebagai pendamping atau sekretaris. 50:18 Hm. 50:19 Menyalahgunakan 50:22 wewenang yang diberikan kepadanya sampai 50:24 menimbulkan fitnah besar. H 50:27 yang berakhir-akhir dengan terbunuhnya 50:28 Sayidina Utsman Ibnu Affan di tangan 50:31 para apa? Para pemberontak. 50:35 Dan ini semua terjadi bukan karena 50:37 [mendengus] 50:37 bukan tanpa sebab. 50:40 Sebabnya 50:42 Marwan bin Hakam ya ketika diminta oleh 50:46 [berdehem] 50:47 orang-orang dari Mesir ya untuk 50:50 mencopot jabatan 50:53 penguasa Mesir pada saat tersebut. 50:54 Gubernur yang berasal dari Bani Umay 50:56 yang dianggap merusak. 50:57 H 50:58 Marwan bin Hakam mengirimkan surat ke 51:01 tangan mereka bahwasanya surat ini 51:03 memerintahkan hakim yang di Mesir untuk 51:06 turun. 51:07 Di tengah jalan mereka-mereka ini 51:10 waswas. 51:12 Mereka buka suratnya tapi ternyata 51:14 isinya memerintahkan hakim Mesir untuk 51:16 membunuh mereka semuanya. 51:18 Oh. 51:19 Mereka balik ke Madinah. Mereka 51:22 melaporkan kepada para sahabat di 51:24 Madinah sampai terjadi akhirnya 51:27 keributan 51:28 yang mengantarkan 51:30 akhirnya umat ke dalam keadaan yang amat 51:34 tragis membunuh Utsman bin Affan. 51:38 Membunuh Utsman 51:39 bin Affan. 51:40 bin Affan. Kemudian dengan alasan 51:42 kematian Sayyidina Utsman, Muawiyah dari 51:45 Syam mengarahkan pasukan menuntut 51:47 darahnya pembunuh Utsman. 51:50 Karena Utsman dari Bani Umayyah. 51:52 Muawiyah menuntut darahnya Utsman minta 51:55 para pembunuhnya diserahkan. 52:00 Akhirnya terjadi keributan besar. 52:02 Muawiyah melakukan hal ini ya untuk 52:04 ambisinya. 52:04 Hm. 52:05 Seharusnya kan datang dengan baik-baik 52:08 ke hadapan Imam Ali sebagai orang yang 52:10 diangkat pada saat itu dan dia pun 52:12 sebenarnya menolak tadinya. 52:13 Pilih orang yang kalian pilih saya akan 52:14 lebih taat padanya. 52:16 Karena sudah melihat umat ini terpecah 52:17 belah pada saya. itu bukan lagi 52:19 menginginkan Allah dan Rasul-Nya. H 52:22 Muawiyah bukan datang dengan baik malah 52:25 mengerahkan pasukannya sampai akhirnya 52:27 terjadi pertikaian yang berkecamuk. 52:30 Akhirnya 52:32 Imam Ali juga terbunuh di tangan 52:35 Abdurrahman bin Muljam ketika sedang 52:37 meredam pertentangan dan perselisihan. 52:40 Nah, perpecahan ini bukan hanya sekedar 52:43 menimbulkan perselisihan, pertentangan, 52:46 dan pertumpahan darah, tapi juga mulai 52:48 setiap kelompok akhirnya mengada-adakan 52:51 kebohongan atas nama Rasul 52:53 untuk membenarkan. 52:55 Membenarkan apa? Membenarkan sikap dan 52:58 perbuatan mereka. Ini merupakan awal 53:00 fitnah. Oleh karena itu, di antara sebab 53:04 terjadinya kebohongan atas nama Rasul 53:06 atau terjadinya atau lahirnya 53:08 hadis-hadis palsu adalah Anniza asiyasi, 53:11 pertarungan politik. 53:13 Kemudian juga annu 53:16 pertentangan perselisihan mazhab yang 53:19 mendorong akhlnya setiap kelompok untuk 53:22 mengada-adakan hadis atas nama Nabi kita 53:24 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dan 53:27 banyak orang-orang yang siap untuk 53:29 dibayar mengada-adakan kebohongan. 53:32 Bahkan di antara mereka ada yang 53:34 berbohong dengan tujuan supaya orang 53:37 rajin membaca Al-Qur'an. 53:40 Oh, bohong untuk orang membaca 53:42 Al-Qur'an. 53:43 Sebelum orang ini meninggal dunia, ini 53:44 orang cukup terkenal sebelum meninggal 53:46 dunia dia mengatakan, "Saya telah 53:47 membuat hadis-hadis untuk keutamaan 53:50 Al-Qur'an." Karena saya melihat orang 53:52 telah mulai sibuk dengan fikihnya Abu 53:54 Hanifah dan maghazinya Ibnu Ishaq. Maka 53:58 karena mereka berpaling dari kitab 53:59 Allah, saya sengaja buat hadis-hadis 54:01 palsu. Hisbatan mengharapkan keridaan 54:04 Allah supaya orang jangan berpaling dari 54:06 Quran. 54:07 Iya. Niatnya bagus. 54:08 Tapi tetap niatnya bagus tapi caranya 54:09 salah kan. 54:10 Iya. Iya. 54:11 Ini kebohongan atas nama Rasul. Oleh 54:13 karena itu muncul hadis-hadis dalam 54:14 fadil Quran yang amat banyak. Hm. 54:17 Dan kebanyakannya hasil buatan orang 54:18 tersebut dengan mengharapkan rida Allah. 54:20 Padahal itu merupakan kebohongan. 54:22 H. 54:23 Nah, orang-orang Syiah yang ghulat 54:25 mereka juga mengada-adakan hadis untuk 54:27 membela apa? 54:28 Golongannya, 54:29 kelompok mereka. Pemerintah juga 54:31 penguasa membuat juga hadis-hadis palsu 54:34 yang beredar. Akhirnya kebenaran 54:37 tertimbun oleh kebohongan yang 54:39 disebarkan. 54:40 Nah, yang di bawah ini semakin hari apa? 54:43 Semakin berfanatik terhadap kebohongan 54:45 tersebut. Nah, kalau kita lanjutkan 54:47 semua ini, akhirnya kita satu pun enggak 54:49 ada yang berjalan di jalan Allah. 54:51 Iya. 54:52 Maka untuk mengembalikan kita jalan 54:54 satu-satunya kitab Allah. Jadi kalau 54:57 pendapat kita, kelompok kita, golongan 54:59 kita tidak sejalan dengan kitab Allah, 55:01 sesuaikan dong dengan Al-Qur'an. Jangan 55:03 Quran disesuaikan dengan apa? 55:05 Dengan salaf-salaf mereka, dengan ulama 55:07 mereka, dengan tokoh mereka. 55:09 Betul. Betul. 55:10 Ini yang berbahaya. Jadi hadis-hadis 55:12 Rasul ini 55:14 Ak Musa kalau dikumpulkan atau kalau 55:17 seandainya berdasarkan perhitungan Al 55:19 Imam Almanawi gurunya Siuti 55:21 H 55:21 yang berulang dan tidak berulang 55:23 jumlahnya 200.000. 55:25 Oh masyaallah 55:26 2/3 dari 200.000 Ini hadis-hadis palsu. 55:29 Palsu 55:30 yang sepertiga tingkatnya berbeda-beda. 55:33 H. 55:33 Sedangkan hadis yang mutawatir lafaznya 55:36 h 55:36 dan maknanya hanya satu, yaitu man 55:39 kadaba alaiya fataba minar. Siapa yang 55:43 berdusta atas namaku, silakan siapkan 55:45 tempatnya dalam api neraka. 55:48 Sedangkan sebagian besar hadis ahad dan 55:52 bersifat doni dugaan kebenarannya beda 55:54 dengan kitab Allah. He. 55:56 Maka seharusnya yang kita kembalikan 55:58 kepada yang qi yang pasti bukan yang qi 56:00 dikembalikan kepada yang doni. Betul 56:02 gak? 56:02 Betul. 56:03 Jadi sayang sungguh sayang karena kita 56:05 masih banyak bersikukuh berpegang teguh 56:08 kepada yang doni mengabaikan yang qat'i. 56:11 Akhirnya kebenaran tertimbun dalam 56:13 kebohongan. 56:14 Umat Islam berpecah belah. Nah, kita 56:16 harapkan mudah-mudahan 56:18 kita bisa bersama-sama dengan 56:20 mengharapkan rida Allah kembali pada 56:22 kebenaran. Contohnya kalau seandainya 56:24 ada pendapat saya katakan atau pendapat 56:28 ee katakan guru-guru kita yang 56:30 bertentangan dengan Quran dengan legowo 56:32 kita tinggalkan pendapat tersebut 56:35 kembali pada kitab Allah. Sewaktu 56:36 ditanya di hadapan Allah kita katakan, 56:39 "Ya Allah, kami mengikuti apa yang ada 56:41 dalam kitabmu. Kami meninggalkan bahkan 56:44 semua pendapat-pendapat yang pernah kami 56:46 pelajari hanya dengan mengharapkan 56:48 rida." 56:49 Kan indah sekali, kan? 56:50 Betul. Betul. Tapi kalau datang ke 56:51 hadapan Allah, yang kamu lakukan 56:54 dasarnya apa? Saya ikut Imam Syafi'i 56:56 atau Imam Ahmad bin Hambal. Kan Quran 57:00 menerangkan berbeda. Ya, saya pikir apa 57:02 yang mereka terangkan itu merupakan 57:05 pendapat yang benar. Kita enggak punya 57:06 alasan di hadapan Allah. Tapi bukan 57:08 berarti Imam Syafi'i menentang 57:10 Al-Qur'an. 57:10 H 57:11 atau Ahmad bin Hambal dan lain 57:12 sebagainya. Arti pendapat manusia itu 57:15 bisa saja 57:16 setelah penelitian yang lebih luas 57:18 ternyata enggak sesuai. Nah, Syafi'i 57:20 mengatakan, "Pendapat saya itu yang 57:23 sesuai dengan hadis yang benar. Yang 57:25 tidak sesuai kalian lemparkan ke 57:27 dinding. 57:29 Enggak ada satuun dari mereka kecuali 57:31 siap dikoreksi dan mengingatkan umat 57:34 untuk tidak bertaklid buta kepada 57:36 mereka. 57:37 Ikuti yang benar." 57:39 Jadi kita ingin sekarang bukan hanya 57:40 mengklaim sebagai ahlusunah atau 57:43 mengklaim sebagai pengikut keluarga 57:45 Nabi. Sesuaikan apa yang kita lakukan 57:48 dengan petunjuk yang datang dari Allah. 57:50 Karena keluarga Nabi maupun sahabat Nabi 57:52 semua kembali kepada Al-Qur'an. 57:54 Betul. 57:54 Jadi jangan kita masing-masing merasa 57:56 bangga dengan pendapat kita. Karena 57:58 manusia pengetahuannya sedikit sekali 58:01 dibandingkan apa yang dia tidak tahu. 58:04 Subhanakallah. 58:08 Terima kasih banyak, Ustazin. Terima 58:10 kasih banyak juga semua ikhwan dan 58:11 akhwat yang telah e bersama kami 1 jam 58:13 ke belakang. Insyaallah kita ketemu lagi 58:15 di kesempatan berikutnya. Wabillahi 58:16 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 58:18 warahmatullahi wabarakat. 58:18 Waalaikumsalam warahmatullah.