Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 [musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:21 rahimakumullah. 0:23 Alhamdulillah wasyukurillah kita 0:24 dikaruniai kesempatan untuk bersama-sama 0:27 di tausiah pagi radio silaturahim yang 0:31 mudah-mudahan 0:33 mempersuasi kita dan memotivasi kita 0:35 semuanya untuk bisa melangkah lebih 0:39 ringan menjalankan sesuatu yang membuat 0:43 kita bisa menggapai rida Allah. Amin. 0:46 Allahumma amin. Sehat semua kan? Ya, 0:48 alhamdulillah. Dan 0:51 hari ini Ustaz Abul Hidayah Seroji sudah 0:54 hadir bersama kita tadi sebelum on air 0:59 ini bulan banyak sekali doa-doa yang 1:01 harus disampaikan apalagi kalau kita 1:04 sedang berjalan jauh dari rumah ya kita 1:07 sapa beliau. Asalamualaikum 1:08 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:12 wabarakatuh. 1:13 Alhamdulillah bicara soal doa. Doa apa 1:17 persisnya yang akan jadi bahasan kita? 1:18 Iya. Bahkan ini kita masih membahas buku 1:21 agenda harian. 1:24 Berarti 1:25 he 1:25 kalau bisa dinamika ke aktivitas kita 1:30 teragenda. Nah, kalau kita tiap hari kan 1:32 pergi 1:33 iya 1:33 keluar rumah bekerja keperluan. Nah, di 1:38 situ kadang-kadang kita lupa doa apa 1:41 yang mesti kita baca supaya dalam 1:44 perjalanan itu membawa berkah dan 1:47 manfaat. Masyaallah. 1:49 Doa safar. 1:51 Oh, persisnya doa safar. Ikhwan akhwat. 1:54 Ee mari kita simak. Silakan, Ustaz. 1:57 Bismillahirrahmanirrahim. 2:01 Asalamualaikum warahmatullahi 2:03 wabarakatuh. 2:04 Waalaikumsalam. Alhamdulillah 2:07 nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa 2:11 nauzubillah min syururi anfusina wamin 2:15 sayiati a'malina 2:17 may yahdillah fala mudilalah wam yudlil 2:20 fala hadiyaalah. Ashadu alla 2:22 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 2:26 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 2:28 rasuluhu la nabiya ba'dah. 2:31 Allahumma sholli wasallim ala sayyidina 2:34 Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi 2:37 waman tabiahum biisanin ila yaumil 2:40 qiamah. Masyaallahu kan wama lam yasya 2:43 lam yakun la haula wala quwwata illa 2:47 billah. Amma ba'd. 2:50 Ayyuhal ikhwah rahimakumullah. 2:51 Saudara-saudaraku kaum muslimin muslimat 2:54 di mana pun berada. Semoga 2:58 hari ini hari yang diberkati oleh Allah 3:01 subhanahu wa taala. Amin. Allah. 3:03 Teriring doa kami untuk 3:06 kalian ataukah ke antum semuanya dan 3:10 kita semua. Mudah-mudahan 3:13 Allah berikan kemudahan dari 3:17 masalah yang sedang kita hadapi. 3:20 Diberikan solusi dari problem yang 3:23 mungkin juga sedang kita hadapi. 3:27 Tapi yang jelas mudah-mudahan iman Islam 3:30 diperkuatkan oleh Allah Subhanahu wa 3:31 taala. 3:33 diberikan kesehatan jasmani rohani, 3:36 dimudahkan urusannya 3:38 dan 3:40 lebih jauh dari itu mudah-mudahan Allah 3:43 selalu rida kepada kita semuanya. Amin. 3:46 Allahumma amin. 3:49 Ayyuhal ikhwah rahimakumullah. 3:52 Seperti yang sudah sering kita bahas 3:54 bahwa 3:56 orang beriman menjadikan atau 4:00 menjadikan atau 4:04 menetapkan motivasi hidup adalah 4:08 perjalanan pengabdian. 4:12 Pengabdian dalam pengertian yang khusus 4:15 adalah berarti ibadah. 4:18 baik ibadah mahdoh maupun ghairu mahdoh. 4:23 Jadi kesimpulannya adalah sebagai 4:25 motivasi hidup orang beriman bahwa hidup 4:27 itu ibadah. He 4:30 rentang perjalanan seumur yang Allah 4:33 berikan pada kita, itulah sebenarnya 4:37 harus bernilai ibadah. 4:40 Dalam hal ibadah mahdah sudah jelas 4:43 karena itu sudah ketetapan dari Allah 4:45 Subhanahu wa taala. 4:47 Tetapi bagaimana aktivitas kegiatan kita 4:51 hari-hari yang kita lakukan 4:56 semua bisa menjadi ibadah. Nah, ini 4:58 tergantung niat. Yang kedua, 5:02 bentuk aktivitas dan kegiatan kita. 5:06 Kemudian 5:08 kita persembahkan 5:10 sebagai wujud pengabdian kita kepada 5:12 Allah Subhanahu wa taala. 5:14 Hal-hal yang sifatnya mubah bisa menjadi 5:16 ibadah. 5:18 Capeknya, lelahnya, susahnya 5:22 itu akan bernilai di sisi Allah 5:23 Subhanahu wa taala. 5:25 Sehingga kesimpulan dari seluruh 5:28 aktivitas dinamika hidup kita 5:32 menjadi bernilai ibadah kepada Allah 5:36 Subhanahu 5:37 wa taala. Ini yang dimaksud. Oleh 5:41 karenanya semua harus di-manage, 5:45 semua harus diagendakan, 5:48 semua harus kita rancang sebaik-baiknya 5:51 supaya kegiatan kita menjadi tidak 5:53 menjadi sia-sia 5:56 dan hidup kita menjadi bermakna, 6:00 berkualitas. 6:02 Ada nilai utama, nilai yang bisa kita 6:06 persembahkan bagi Allah Subhanahu wa 6:08 taala 6:09 sehingga akhir kehidupan yang kita 6:11 lakukan di dunia 6:14 itu punya nilai positif. 6:17 Mudah-mudahan bisa mengantar kita bisa 6:20 mendapatkan satu obsesi terbesar bagi 6:23 setiap mukmin adalah mendapatkan husnul 6:27 khatimah. 6:28 Sebab husnul khatimah tidak serta-merta 6:31 seperti membalikkan tangan, tetapi 6:33 memang harus diperjuangkan. 6:37 Oleh karenanya setiap kegiatan yang kita 6:40 lakukan mesti kita manage betul, kita 6:43 perhatikan betul untuk apa, mau apa, 6:47 harus bagaimana 6:50 sehingga nilai-nilai itu aktivitas 6:53 kegiatan kita itu bernilai ibadah kepada 6:56 Allah Subhanahu wa taala. 6:59 Misalnya 7:02 kita keluar rumah. 7:05 Keluar rumah itu untuk apa? Tentu orang 7:07 beriman akan 7:09 menghitungnya. Untuk apa? Orang beriman 7:12 akan senantiasa memperhatikan 7:15 agar aktivitas kegiatan itu menjadi 7:18 punya nilai. 7:19 Lebih dari itu adalah kalau di-manage 7:22 dengan niat yang baik menjadi motivasi 7:24 hidup sebagai wujud pengabdian kepada 7:27 Allah itu semuanya akan bernilai ibadah 7:32 kepada Allah Subhanahu wa taala. 7:34 [mendengus] Orang yang bekerja mencari 7:36 nafkah 7:38 ya dia bisa mendapatkan rezeki, bisa 7:42 mendapatkan uang, 7:44 bisa mendapatkan apa yang diharapkan. 7:47 Tapi dengan dimanage atau dijadikan 7:52 menjadikan motivasi 7:55 pengabdian dengan niat ibadah 8:01 tidak hanya sekadar tapi juga 8:03 mendapatkan 8:05 pahala dari Allahung pahala kemudian 8:10 lelahnya akan mampu meng gugurkan 8:13 dosa-dosa. 8:15 kemudian keberkahan akan turun dan 8:17 sebagainya. 8:19 Nah, oleh karenanya innamal a'malu. 8:22 Sesungguhnya setiap pekerjaan amal 8:24 apapun tergantung daripada niat. 8:27 Sekalipun kelihatannya niat 8:29 amalan-amalan ibadah, tetapi kalau 8:32 niatnya salah maka menjadi sia-sia. 8:37 Sebaliknya, sekalipun pekerjaan itu 8:40 pekerjaan dunia, tapi karena di-manage, 8:42 diagendakan, 8:45 kemudian diberikan menjadi motivasi 8:48 pengabdian kita kepada Allah. Dengan 8:50 kata lain, niatnya ibadah, maka 8:53 pekerjaan dunia itu ee sekaligus 8:56 mendapatkan nilai dunia dan juga pahala 8:59 dari Allah Subhanahu wa taala. Dan 9:01 kegiatan itu dinilai ibadah kepada Allah 9:04 Subhanahu wa taala. Nah, untuk itu maka 9:08 kita kembali pada setiap kegiatan kita 9:10 mulai dengan ingat kepada Allah, zikir 9:14 kepada Allah. 9:17 Kenapa zikir dengan zikir dalam arti 9:21 ingat kepada Allah Subhanahu wa taala 9:25 ini adalah terhubungnya 9:30 jiwa seseorang kepada Allah pada setiap 9:32 kesempatan. 9:36 Dengan demikian sekaligus menghindari 9:39 menjadi manusia yang lupa kepada Allah. 9:42 Apapun yang kita lakukan, kita sandarkan 9:44 kepada Allah, 9:47 maka keberhasilan yang didapat, 9:50 dia akan selalu ingat bahwa keberhasilan 9:52 itu atas pertolong pertolongan Allah. 9:56 Demikian juga dalam hal yang kurang 9:58 menyenangkan itu pun selalu dihubungkan 10:00 kepada Allah. 10:02 berarti ada sesuatu 10:05 hikmah di balik peristiwa yang 10:08 sedang kita jalani. 10:10 Maka antara lain untuk bisa menjadikan 10:14 satu terhubungnya kita selalu pada Allah 10:17 dalam setiap kegiatan kita selain zikir 10:21 adalah doa. 10:24 Ketika kita akan keluar rumah, 10:28 namanya keluar berarti kan kita tidak 10:30 tahu 10:32 apa yang akan terjadi 10:34 dalam perjalanan. 10:38 Di perjalanan lalu lintas saja kita ini 10:41 kan 10:43 seolah-olah k apa antara hidup dan mati 10:46 itu hanya tipis sekali. 10:49 Bisa saja ketika kita berkendaraan 10:52 tahu-tahu kita tidak nabrak ditabrak 10:54 orang 10:56 atau ada halangan-halangan lain. 11:00 Maka di sinilah perlu sejenak ketika 11:03 kita akan berangkat mau keluar rumah 11:05 pertama memantapkan niat untuk apa kita 11:08 keluar. 11:10 Kalau sudah niat ibadah ma sudah jelas 11:12 dimantapkan lillahi taala karena Allah. 11:15 Jangan karena orang. Jangan karena tidak 11:17 enak, jangan karena maksud-maksud lain, 11:20 tapi karena Allah semata. Kalau 11:22 urusan-urusan yang bersifat dunia yang 11:24 tadinya mubah, bagaimana hal-hal yang 11:27 mubah itu supaya bernilai ibadah? Kita 11:30 niatkan ibadah. 11:32 He. [mendengus][tertawa] 11:33 Dalam arti bahwa kegiatan yang dia 11:36 lakukan itu dia niatkan sebagai wujud 11:39 pengabdian bakti diri sebagai makhluk 11:42 terhadap sang pencipta. 11:47 Mangawulo Gusti. Dia lakukan itu sebagai 11:50 hamba yang tunduk dan patuh melaksanakan 11:54 titah dan perintah Allah. Mencari nafkah 11:57 kewajiban seorang suami. Bismillah 12:00 karena Allah. Allah menyuruh saya. Allah 12:03 memerintahkan, maka saya lakukan ini 12:05 sebagai wujud pengabdian mangawulo 12:08 dumateng Gusti Agung. Jadi berjalannya 12:11 seorang bapak, seorang suami bekerja 12:15 dengan susah payah, 12:18 terik matahari, capek, lelah, dan 12:21 seterusnya itu bernilai ibadah. 12:25 Dan ngitungnya bukan ngitungan 12:27 gelondongan begitu. Perdebu yang melekat 12:30 dirinya, keringat yang menetes dari 12:32 tubuhnya, itu semua bernilai ibadah. 12:36 capeknya akan menggugurkan dosa. 12:40 Keberkahan yang diperoleh dari 12:41 keuntungan itu akan bawa manfaat kepada 12:44 keluarga dan sebagainya. Karena memang 12:46 semua diniatkan karena ibadah. 12:48 Nah, Rasulullah sallallahu alaihi 12:50 wasallam 12:52 yang masih punya buku meneliti Jalan ke 12:56 Surga, Agenda Harian Seorang Muslim itu 12:59 bisa dilihat pada halaman 13:03 84. 13:07 Ya, bahkan dimulai dari 82 doa 13:10 berkendaraan. 13:12 Karena kita keluar biasanya dengan 13:14 kendaraan. Kalau zaman dulu tuh melaku 13:17 jalan 13:18 ke mana-mana jalan. Nah, sekarang pergi 13:20 ke masjid aja pakai motor, pakai mobil. 13:23 Makanya kakinya kecil-kecil orang 13:25 sekarang [mendengus] 13:26 yang besar kepalanya. 13:29 Asal jangan besar kepala aja. Tapi kalau 13:31 orang dulu mah masyaallah sehat. 13:34 Jalan ke mana-mana, ke ladang, ke pasar, 13:37 ke mana, sekolah jalan kaki. Nah, 13:39 sekarang berkendaraan. 13:42 Dari satu riwayat Abdullah bin Umar 13:45 radhiallahu anh 13:47 beliau meriwayatkan, "Sesungguhnya Nabi 13:51 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 13:52 apabila telah duduk mapan di atas 13:56 untanya untuk safar menuju ke satu 14:00 perjalanan, 14:02 beliau bertakbir tiga kali." 14:05 H 14:06 satu ini kadang-kadang kita main semplak 14:09 aja naik motor terus digas ngeng aja 14:12 giliran sudah nabrak baru 14:14 astagfirullahalazim 14:16 padahal mah nah itu kendaraannya 14:19 dipanaskan sambil takbir tiga kali 14:22 Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar 14:26 tuh itu aja diingatkan kan kalau enggak 14:29 kan lupa. Mobilnya bagus, tapi 14:31 kadang-kadang ya bismillah aja lupa. 14:33 Apalagi takbir, apalagi enak mobilnya 14:37 sudah main lonong aja. Nah, padahal 14:41 etika kita seorang makhluk hamba yang 14:44 diberikan kemudahan oleh Allah Subhanahu 14:46 wa taala, punya kendaraan, bisa 14:49 dikendarai, bisa mempercepat 14:53 apa namanya? 14:55 Mempercepat perjalanan, jarak yang jauh 14:57 bisa menjadi dekat dan seterusnya. Ini 15:00 kan anugerah Allah Subhanahu wa taala. 15:01 Mboyo eling karo Gusti Allah sing gawe 15:03 itu. L woh itu kan karena saya ini orang 15:07 pintar, saya bisa beli mobilah pinter. 15:10 Pintermu kui ya soko Gusti Allah to ne 15:12 ora dikasih ilmu Gusti Allah ya kita 15:16 oleh-oleh gak ngerti apa-apa. Jadi ini 15:19 maksudnya jadi ingat kepada Allah. 15:22 Nikmat yang Allah anugerahkan pada kita. 15:24 Kita punya kendaraan kita hubungkan 15:27 kepada Allah. [berdehem] 15:28 Takbir. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 15:31 Allahu Akbar. Itu satu. Kemudian 15:35 beliau melanjutkan dengan doa. Ini mesti 15:38 apaal nih? Mestinya ya doa safar. 15:41 Apalagi percaya mau jauh kita gak tahu 15:44 apa yang akan terjadi naik pesawat apa 15:47 sampai apa tidak. Kan rawan sekali. 15:50 Kereta api, pesawat, 15:53 kapal laut itu kan rawan sekali. Kalau 15:55 Allah tidak melindungi, tidak menolong, 15:58 ah gampang sekali. Oleh burung aja 16:00 pesawat bisa jatuh. Heeh. He 16:03 ya. Oleh kendaraan, kereta apalagi 16:07 kecepatan begitu rupa. Remnya enggak 16:10 tahu ada rem apa enggak itu kereta api. 16:12 Kalau nabrak nabrak aja. Jadi kita mohon 16:17 hubungkan kita ini pada Allah supaya 16:20 niatnya menjadi ibadah, perjalannya 16:23 diberkati oleh Allah, dilindungi dan 16:25 ditolong dan sebagainya. 16:27 Maka Rasulullah kemudian mengajarkan 16:29 atau membaca subhanalladzi sakro lana 16:33 hadza wama kunna lahu muqrinin wa inna 16:37 ilaina 16:39 lamunqolibun. 16:42 Tu bacanya. Jadi jangan sereng langsung 16:44 berangkat baca doa dulu. 16:46 Kemudian Allahumma inna nasaluka fi 16:50 safarinaal bir wat taqwa waminal amali 16:53 ma tard. Allahumma hawin alaina safaron 16:58 safarana h watwi anna buah. Allahumma 17:02 antahibu fari walfatu fil ahl. Allahum 17:07 inniubikafar 17:12 waabatil 17:13 wasil munqab fil mali wal 17:18 panjang doanya 17:20 yang artinya 17:22 subhanalladzi maha suci Allah alladzi 17:25 sakhar lana hadza yang telah Allah 17:28 memberikan kemampuan 17:30 bisa menundukkan 17:33 ataupun 17:34 mengendalikan 17:36 Hza ini tunggangan. Kalau dulu unta atau 17:41 kuda menjadi jinak, menjadi manut, 17:45 disuruh belok-belok, suruh 17:46 berhenti-berhenti. Itu kan dengan izin 17:48 Allah. 17:50 Wama kunna lahum mukrinin. Padahal dulu 17:52 kami gak mampu, gak bisa oleh Allah 17:56 belum diberikan kemampuan untuk bisa 17:58 menundukkan. Ya gak bisa kita dulu 18:01 enggak bisa tapi sekarang Allah berikan 18:04 anugerah kuda, binatang dengan izin 18:08 Allah bisa ditundukkan, bisa dikendarai, 18:11 bisa menjadi kendaraan. Mobil juga 18:13 demikian. Mesin itu pun Allah yang 18:16 menggerakkan. 18:17 Bukan karena mesinnya, tapi Allah 18:19 memberikan kekuatan, energi dan 18:21 seterusnya sehingga bisa dikendalikan 18:23 dengan izin Allah Subhanahu wa taala. Wa 18:25 inna ilabina lamunqolibun. Dan 18:28 sesungguhnya kami kepada Allah Tuhanku 18:31 kita akan kembali kepadanya. Tuh 18:33 diingatkan baru mau berangkat saja bisa 18:36 diingatkan eling nanti pada saatnya kamu 18:39 akan kembali kepada Allah. Berarti di 18:42 dalamnya ojo werno-werno. Jangan 18:45 macam-macam 18:46 jangan pedita-peditik. Jangan 18:49 gembelengan. Jangan lupa Allah. Jangan 18:52 lupa diri. Itu maksudnya luar biasa. 18:54 Masyaallah. Jadi dalam doa ini saja kita 18:57 sudah diingatkan. Pertama ingat pada 19:00 Allah. Allah maha suci, maha kuasa yang 19:03 menundukkan kendaraan untuk kita dan 19:07 bisa melaju padahal kita tidak ada 19:09 kemampuan sebenarnya. Kalau rusak dikit 19:12 aja enggak ada oksigennya aja, kurang 19:16 air saja akan masalah dalam kendaraan 19:18 kita. Kemudian kepadanya nanti pada saat 19:23 kita akan kembali kita diingatkan kan 19:26 kembali walaupun apalagi mau maju perang 19:30 ya mau maju perang mau apa segala macam 19:32 itu itu mesti diingatkan satu. Yang 19:35 kedua, Allahumma inna nas'aluka fi 19:39 safarina hadal birro wat taqwa waminal 19:42 amali ma tard. Ya Allah, ya Tuhan kami, 19:45 sesungguhnya kami mohon pada-Mu ya 19:47 Allah, dalam perjalananku ini perjalanan 19:52 yang membawa kebaikan dan takwa. 19:55 Eh, jadi bukan perjalanan ngelencer, 19:58 bukan perjalanan maksiat, bukan 20:01 perjalanan yang kezaliman, bukan 20:04 perjalanan yang bisa membuat kerusakan, 20:05 merugikan orang lain dan sebagainya, 20:07 tapi perjalanan yang baik yang bernilai 20:11 takwa. 20:13 waminal amali ma tard dan perjalanan 20:16 yang bisa membawa amal yang Allah rida 20:20 kepada kita tuh itu yang kedua. Jadi 20:24 minta supaya nilai-nilai kebaikan dalam 20:27 perjalanan kalau dia seorang berilmu, 20:31 ilmunya nanti akan banyak manfaat. 20:34 seorang guru, seorang dosen, seorang 20:37 kiai umpamanya pencerah memberikan 20:39 pencerahan pada umat yang bermanfaat, 20:42 bernilai ibadah, bernilai takwa, 20:45 kemudian amal yang kita lakukan diridai 20:49 oleh Allah. 20:51 Ada ilmu tapi enggak diridai oleh Allah. 20:53 Mungkin karena popularitas, mungkin 20:55 karena pamer, mungkin karena ada 20:57 congkak, mungkin ada sombong, ya menjadi 20:59 sia-sia. Tapi amal yang akan kita 21:02 kerjakan ini amal yang betul-betul 21:04 bersih 21:06 menjadi sebab turunnya rida Allah 21:08 subhanahu wa taala. Allahumma inna 21:12 nas'aluka fi safarinaal birro wat taqwa 21:16 waminal amali ma tard. Tuh yang kedua. 21:20 Masyaallah. Jadi sama-sama jalan tapi 21:23 kan berbeda kualitas dan nilainya. 21:26 Yang jalan ngelunyut saja ya enggak 21:28 dapat [berdehem] apa-apa. 21:30 Ya. Tapi kalau disertai dengan niat 21:32 ibadah, disertai dengan mengikuti sunah 21:35 nabinya, dia takbir, dia berdoa, dia 21:40 membaca dan seterusnya itu akan menjadi 21:44 sebab insyaallah turunnya berkah dan 21:46 ampunan dari Allah. 21:49 Kemudian yang ketiga, Allahumma hawin 21:52 alaina safarana hadza watwi anta. 21:56 Allahumma anta shohibu ffarina hadza wal 22:01 khalifatu fil ah. Ya Allah, ya Tuhan 22:03 kami, mudahkanlah perjalanan kami. 22:08 Jadi, minta di mudahkan perjalanan. 22:13 Kemudian perjalanan yang jauh ya 22:17 dekatkan perjalanan yang jauh disingkat 22:21 ya sehingga perjalanan yang jauh pun 22:23 akan terasa dekat karena didekatkan oleh 22:25 Allah Subhanahu wa taala. Dan mohon pada 22:28 Allah agar yang menemani perjalanan itu 22:31 adalah Allah. Subhanahu wa taala. 22:34 Artinya senantiasa dalam pertolongan, 22:36 perlindungan Allah Subhanahu wa taala. 22:39 Fafari dalam perjalanan ini wal 22:42 khalifatu filhl dan menjadi pelindung 22:45 dari keluarga 22:47 dan harta yang kita tinggalkan. 22:51 Masyaallah nikmat benar. Sudah 22:53 komunikasi sudah titip pada Allah. 22:55 Selamat perjalanan, kemudahan, 22:59 jauh dari masalah. 23:01 Kemudian perlindungan untuk keluarga, 23:04 harta yang kita tinggalkan dan 23:05 seterusnya. Dan yang terakhir adalah 23:08 Allahumma inni azubika 23:13 wasya safar waabatil maduil munqab fil 23:17 maq. Ya Allah, ya Tuhan kami, 23:20 sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu 23:22 ya Allah dari kesulitan, 23:27 dari kepayahan perjalanan. 23:30 dan sayunya 23:33 kesayuan dalam pandangan. Jadi orang 23:36 berjalan kan capek, lelah jadi kelihatan 23:39 capek, kelihatan sayu, kelihatan gak 23:42 bersemangat dan sebagainya. Kemudian 23:44 wasuil munqol fil mali wal ahl. Dan kami 23:48 berlindung kepada-Mu ya Allah dari 23:50 buruknya kembali dalam urusan harta dan 23:54 keluarga. 23:55 sampai rumah keluarga sehat walafiat, 23:58 segarbugar, 24:00 aman, nyaman, kita pun dalam keadaan 24:03 segar pulang dari perjalanan. Inilah 24:06 antara lain doa safar yang diajang oleh 24:09 Rasulullah. Tentu mesti dihafal ini. 24:12 Subhanalladzi 24:14 sakar lana hadza wama kunna lahu 24:16 mukrinin wa inna ilabbina lamunqolibun. 24:19 dan seterusnya. Beberapa poin antara 24:21 lain empat poin besar tadi. Mulai dengan 24:24 takbir tiga kali, kemudian baca doa 24:26 empat poin besar tadi. Kemudian mulai 24:29 kita bergerak keluar menuju kepada 24:32 tujuan yang sabar yang kita kehendaki. 24:35 Insyaallah mudah-mudahan Allah berkah 24:38 dan berikan pertolongan, perlindungan. 24:40 Amin ya rabbal. 24:40 Amin. Allahumma amin. 24:42 Asalamualaikum warahmatullahi 24:43 wabarakatuh. 24:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 24:45 wabarakatuh. untuk pembukaan yang luar 24:47 biasa ya ikhwan akhwat. Jadi dari buku 24:52 Agenda Harian Seorang Muslim itu ada 24:55 informasinya tadi di halaman 82 ya. 24:58 Mudah-mudahan buku tersebut sudah ada 25:00 bersama Anda. Ustaz boleh langsung ke 25:03 pertanyaan Ustaz. 25:05 Silakan. 25:07 Ini ngomongin soal perjalanan, Ustaz. 25:10 Kalau pas macet ada enggak sih doa 25:12 tertentu? Terima kasih. Ya itu tadi miwa 25:17 safar. Ya Allah kami berlindung 25:19 kepada-Mu dari kepayahan dalam 25:21 perjalanan. 25:22 Macet itu payah ya. 25:23 Yang macet itu papi kita tetap diberikan 25:25 kesegaran. 25:27 Kalau ada problem diberikan solusi. 25:31 Ada aja pertolongan-pertolongan Allah. 25:32 Tetapi jangan lupa bahwa setiap dalam 25:37 perjalanan pun itu ada ujian-ujianujian 25:40 kesabaran. Jadi kalau gitu 25:42 masalah ya kita hadapi dengan kesabaran. 25:44 dan tawakal kepada Allah subhanahu wa 25:46 taala. Insyaallah Allah memberikan 25:48 solusi dari problem masalah yang kita 25:50 hadapi. Ada aja solusinya. [mendengus] 25:53 Bukan cuman macet misalnya ban tiba-tiba 25:56 bocor padahal jauh dari bengkel. 25:58 Iya. Ada ada pertolongan di luar dugaan 26:01 kadang. 26:02 He. 26:02 Misalnya ban bocor tapi pas bocornya 26:05 depan bank depan tambal antara lain atau 26:09 tidak jauh dari situ ada 26:11 pertolongan-pertolongan yang 26:12 kadang-kadang di luar dugaan kita. 26:14 Insyaallah. 26:15 Iya, Ikhwan Akhwat. Karena ini live 26:18 langsung bisa telepon ya. Jadi telepon 26:21 ke Rasil untuk bertanya bukan hanya 26:25 lewat WA karena acara ini siaran 26:27 langsung. Ini ada pertanyaan berikutnya. 26:31 Kalau kita memang terburu-buru 26:35 dan jalanan 26:37 membuat kita jadi ngebut itu adakah 26:42 aturan kita untuk peduli pada pengendara 26:46 lain atau mengutamakan kebutuhan kita? 26:50 Astagfirullah. 26:51 Iya. Dalam hal ini jangan lupa seorang 26:54 mukmin itu di manaun tetap dia gunakan 26:57 akhlak. He he. 26:59 Yang prinsipnya pada akhlak itu kita 27:02 jangan sampai mengganggu orang lain. 27:05 Memang kita tidak mau diganggu, tapi 27:07 jangan mengganggu orang lain. 27:09 He. 27:09 Jangan menjadikan orang lain susah, 27:12 apalagi membahayakan orang lain. Jadi 27:15 silakan aja ngebut tapi tentu penuh 27:17 perhitungan. 27:18 Jangan sampai merugikan orang lain. 27:20 Jangan lain orang lain menjadi 27:22 terhambat. Kita cepat tapi orang lain 27:24 terhalang. Dan yang kedua, jaga akhlak. 27:27 Akhlak orang beriman itu di manaun. 27:30 Berkendaraan, berjalan, 27:33 di rumah, di luar, dan seterusnya itu 27:36 ada unggah-ungguhnya. 27:38 Heeh. 27:38 Dan mengikuti aturan-aturan yang sudah 27:42 dibuat, disepakati bersama. Karena 27:44 aturan yang dibuat, aturan lalu lintas 27:46 itu adalah untuk keselamatan bersama. 27:50 Kadang-kadang kita lupa mentang-mentang, 27:52 ya. He. 27:52 Mentang-mentang pejabat, 27:55 mentang-mentang dia pintar bawa 27:56 kendaraan mobil terus enaknya nyerempet 27:59 sana, nyerempet sini, motong sana motong 28:02 sini. Kan ada orang yang tentu saja 28:04 dirugikan. 28:05 Terzalimi 28:06 yang terzalimi. Nah, yang susahnya kan 28:08 kalau sampai membuat orang kesal, 28:11 kita enggak kerasa padahal orang itu 28:13 kesal. Nah, ini jadi urusan nanti. 28:16 H 28:16 berarti kita telah mengganggu, mengusik 28:18 hak Adam pada sesama. Kalau tidak 28:21 selesai di dunia, di akhirat nanti 28:23 diadili kan repot jadi kita susah. Kalau 28:26 bisa kita membuat senang orang lain, 28:28 jangan membuat susah. Paling tidak kita 28:32 tidak menjadikan sebagai gangguan 28:35 terhadap orang lain. Wallahualam. 28:38 Ustaz, kalau ee ada aturannya untuk di 28:40 jalan dengan kendaraan gitu, kalau 28:43 misalnya keluar dari rumah dan hanya 28:46 jalan kaki, itu ada doa tertentu atau 28:50 kurang lebih 28:51 ya doanya kemarin doa keluar rumah. 28:53 Bismillahi tawakaltu alallah la haula 28:57 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 29:01 Ini doa kendaraan. Doa perkendaraan. 29:05 Jadi mau jalan kaki juga. 29:07 Ya, tetap keluar rumah baca itu. 29:10 Bismillahi tawakaltu Allah 29:12 la haula wala quwwata illa billah. 29:14 Insyaallah sepanjang perjalanan Allah 29:17 akan memberikan perlindungan kepada 29:19 hamba yang selalu tawakal kepada Allah 29:21 subhanahu wa taala. Urusan menjadi 29:23 urusan Allah. Wallahualam. 29:26 Itu kalau misalnya kendaraannya enggak 29:28 di ee daratan, tapi di lautan juga sama. 29:33 Eh, sama aja. He. 29:34 Kalau kendaraan sama kendaraan di udara, 29:37 di laut, di darat, doanya sama. 29:39 Pesawat sama aja ya. Yang penting adalah 29:42 berdoa. 29:44 Sambil menunggu masuknya pertanyaan 29:47 lain, silakan kalau ada yang perlu 29:48 ditambahkan. Ustaz. 29:49 Iya. 29:51 Ayu al ikhwah rahimakumullah. 29:56 Inilah ajaran Islam yang mengajarkan 29:58 kepada kita. 30:00 Karena ciri khas daripada agama Islam 30:02 adalah sumuliah wa takamuliah. Mencakup 30:06 berbagai persoalan 30:08 sampai persoalan-persoalan yang detail, 30:10 perincian itu diajarkan oleh baginda 30:13 Nabi. 30:15 Sehingga dinamika, kehidupan, napas, 30:20 aktivitas semuanya ada bimbingan dan 30:23 petunjuk dari Rasulullah sallallahu 30:24 alaihi wasallam. Heeh. 30:26 Sehingga satu 30:28 bernilai ibadah, yang kedua untuk 30:32 kebaikan dan keutamaan kita, dan yang 30:35 ketiga menghindari dari hal yang 30:36 menjadikan kita lupa kepada Allah 30:38 Subhanahu wa taala. Jadi selalu bernilai 30:41 ibadah diamnya orang beriman yang dia 30:44 ngerti yang disertai dengan bimbingan 30:46 dan petunjuk-petunjuk 30:48 Rasulullah dalam hidup ini dengan niat 30:51 yang baik itu akan berbeda dengan orang 30:53 yang sama sekali enggak ngerti. 30:56 Karena orang beriman tuh tahu persis ke 30:58 mana sih sebenarnya hidup ini dan harus 31:00 bagaimana. 31:01 Jadi duduknya, berjalannya, 31:04 bekerjanya apalagi dan seterusnya semua 31:08 diniatkan sebagai wujud pengabdian 31:10 kepada Allah Subhanahu wa taala sehingga 31:12 bernilai ibadah. 31:15 Maka berbeda diamnya orang 31:18 beriman 31:20 yang mengikuti petunjuk Rasul dengan 31:22 diamnya orang yang tidak disertai dengan 31:26 motivasi dan arah serta tujuan. Tujuan 31:31 khusus yang dibimbing oleh Allah dan 31:33 Rasul-Nya tentu akan berbeda. Bisa saja 31:37 pekerjaan-pekerjaan itu bisa menjadi 31:39 sia-sia, 31:41 bisa menjadi pekerjaan yang mubah, 31:44 bahkan apalagi kalau dia lupa diri ya 31:47 bisa melanggar pada syariat. Tapi yang 31:50 diwarnai dengan arah dan tujuan hidup 31:52 yang benar, apalagi disertai dengan 31:55 doa-doa dan mohon kepada Allah Subhanahu 31:58 wa taala. Insyaallah setiap langkahnya, 32:00 setiap debu yang kita lewati, setiap 32:04 susah dan payahnya itu akan bernilai 32:06 ibadahnya Allah Subhanahu wa taala. 32:09 Seorang laki-laki atau seorang suami 32:11 yang bekerja keras, 32:14 jatuhnya keringat, debu yang menempel 32:17 pada tubuhnya itu bisa menjadi dinding 32:19 api neraka. 32:22 Rasulullah pernah memegang tangan 32:24 sahabat yang kapalen. 32:27 Kapalan bukan punya kapal bukan kapalan 32:29 tuh tangannya karena kerja keras. 32:33 Apa kata Nabi itu? Tangan-tangan itu di 32:37 diciumi oleh Rasulullah sallallahu 32:38 alaihi wasallam. Padahal tangan sahabat 32:40 ini yang tangan berkah dari tangan kerja 32:43 keras itulah menghidupi keluarga dan 32:46 anak-anaknya. Jadi bekerja itu sendiri 32:49 yang diatkan, 32:51 dimotivasi karena ibadah pada Allah ya 32:55 itu insyaallah bernilai ibadah dan mulia 32:57 Allah Subhanahu wa taala. Dan malah 33:00 dikategorikan seorang laki-laki, seorang 33:02 suami yang bekerja dengan susah payah 33:05 mencari nafkah untuk keluarga itu dalam 33:09 perjalanannya dihitung sebagai jihad 33:11 fisabilillah. 33:14 Ketika dia mendapatkan uang kemudian 33:17 diberikan pada keluarga untuk belanja 33:20 keluarga itu menjadi nilai ibadah. Kalau 33:24 digunakan untuk ibadah kepada 33:26 keluarganya atau disedekah kepada orang 33:29 lain dan ketika apa yang diberikan itu 33:32 dimanfaatkan oleh orang bersangkutan 33:35 maka dia mendapat pahala. Itulah disebut 33:37 dengan amal jariah. Kita belikan baju 33:40 tetangga kita yang fakir atau fuqarah 33:44 apalagi yatim piatu. Kemudian dia 33:47 gunakan untuk ibadah untuk salat kita 33:49 akan dapat pahala sepanjang baju itu 33:51 masih dipakai. 33:52 Masyaallah. untuk ibadah kepadanya. Oleh 33:54 karenanya senanglah bersedekah, 33:57 bersedekah, care, peduli terhadap orang 33:59 lain. Jangan di rumah ngumpuk itu lemari 34:04 sampai berapa kodi itu pakaiannya. Udah 34:06 ambil aja bersih apa cuci gudang, cuci 34:11 cuci lemari itu bagikan pada yang orang 34:14 sangat memerlukan. Bisa jadi orang untuk 34:16 membeli satu potong baju itu belum tentu 34:19 bisa setiap saat. Ada aja kesulitan 34:22 kecuali dan nabung dulu dan sebagainya. 34:25 Ada yang kebeli baju itu kalau satu 34:27 lebaran sekali dan seterusnya. Nah, 34:29 sedangkan kita berlebihan 34:31 sampai enggak kepakai enggak apa lebih 34:33 baik kita sedekahkan pada yang masih 34:35 memerlukan insyaallah. Nah, inilah 34:37 antara lain jadi bekerja itu ternyata 34:40 dampaknya luar biasa. Asal saja 34:43 diniatkan ibadah pada Allah dan 34:45 mengikuti prosedur. Kalau mencari 34:48 nafkah, keluar rumah, niatnya ibadah, 34:52 tentu dalam perjalanan dia akan jaga. 34:57 Jaga apanya? Jaga agar kegiatan yang dia 35:00 lakukan itu tidak nyimpang dari ibadah. 35:03 Lah kalau ibadah kan syaratnya mesti 35:05 benar. He. 35:06 Moso ibadah nyopet 35:08 tidak mungkin. Oh, ini saya niatnya 35:10 ibadah kok cari nafkah. Atau ketika 35:13 mendapatkan sesuatu antara syubhat halal 35:16 dan haram, dia akan memilih yang halal. 35:19 Dia tinggalkan yang haram. Nah, itu 35:21 karena sudah motivasinya wujud 35:23 pengabdian pada Allah Subhanahu wa taala 35:25 dan dia niatkan apa yang dia dapatkan 35:28 itu untuk keluarga. Sudah barang tentu 35:30 keluarga yang sangat kita cintai itu 35:32 tidak mungkin kita berikan makan dari 35:34 barang yang haram. Oleh karenanya 35:36 perjalanannya adalah perjalanan yang 35:39 selalu terbimbing dan terarah pada jalan 35:42 yang benar. 35:44 Wallahuam. 35:45 Oke, Ustaz. Ini ada yang bertanya 35:47 terkait dengan kalau kerja itu jadi 35:51 ibadah, pas waktunya salat tugasnya 35:55 masih tegang banget, penting banget, 35:58 tertunda. Jadi apakah masih bisa 36:01 dihitung ibadah kalau menomor duakannya? 36:05 salat. Terima kasih. Iya. 36:07 Di dalam Islam, Islam itu bersifat apa 36:11 ya? Albasatah. Simpel. 36:17 Ketika salat berjamaah ditekankan pada 36:20 muslimin untuk salat lima waktu. 36:22 He. 36:23 Tapi ketika hujan, muadin akan 36:25 mengatakan, 36:27 "Sollu fi buyutikum." Salatlah kamu di 36:29 rumahmu. 36:31 Tuh. Jadi salat di rumah. 36:35 Jadi ada ada ruksah. Ada ruksah. 36:39 Ketika kita dalam perjalanan tidak 36:41 mungkin kita bisa lakukan seperti salat 36:44 atau kegiatan ibadah kita di rumah bisa 36:46 salat duha, bisa baca Quran, bisa dan 36:49 sebagainya. Karena namanya dalam 36:51 perjalanan. Maka seseorang yang aktif di 36:55 rumah dengan ibadah salat duha, salat 36:57 malam dan sebagainya, tapi dalam 36:59 perjalanan tidak mungkin dia bisa 37:01 lakukan karena keterbatasannya itu, 37:04 maka dia tetap mendapat pahala seperti 37:07 kegiatan dia di rumah, ibadah dia di 37:10 rumah. Dan dalam perjalanan ada salat 37:15 yang lima waktu dengan dijamak dan 37:19 qasar. dijamak artinya disatukan waktu 37:23 dua waktu salat zuhur sama asar, magrib 37:26 sama isya itu jamak namanya. Bahkan yang 37:29 empat rakaat itu qasar menjadi dua 37:32 diringankan tapi tidak mengurangi 37:35 daripada nilai kualitas ibadahnya itu 37:38 sendiri. 37:40 Nah, jadi Islam itu lues. Kalau memang 37:42 terpaksa gak bisa tidak ya bisa diundur, 37:46 bisa dijamak. 37:49 Jadi waktu zuhur wah gak mungkin bahaya 37:50 kalau saya berhenti ini akan 37:52 membahayakan dan sebagainya. Islam 37:55 simpel dan berikan kemudahan ya. Maka 37:59 dia boleh nanti di apa ulur waktunya. 38:04 Karena waktu salat itu adalah waktu 38:05 utama ya, waktu pertengahan dan waktu 38:07 akhir. Jadi insyaallah mastatum apa yang 38:12 kamu mampu yang bisa dilakukan yang 38:15 tidak menimbulkan mudarat. Kalau sudah 38:17 mudarat, maka dalam Islam ada ruksah dan 38:21 ada keringanan untuk bisa menghindari 38:24 kemudaratannya itu. Wallahuam. 38:28 Perjalanan memang banyak catatan ini, 38:30 Ustaz. Kalau misalnya salatnya qasar 38:32 yang tadi empat jadi dua itu bisa 38:36 berjamaah atau harus sendiri? Terima 38:39 kasih. Ya. 38:40 Ya. Berjamaah itu sepanjang kita masih 38:44 bisa bersama-sama ya. berjamaah jangan 38:47 masing-masing. 38:49 Tiga orang berjalan terus salatnya 38:51 masing-masing. Jangan kita upayakan. 38:54 Karena nilai salat berjamaah itu adalah 38:57 pahalanya dilipat gandakan 27 derajat. 39:02 Sahihnya eh fasihnya imam, bacaannya 39:05 kita dapat makmum, dapat pahala. Jadi 39:08 sebaiknya tetap dilakukan walaupun dalam 39:11 musafir selama bisa maka kita lakukan 39:14 dengan berjamaah. Ayo kita salat dulu. 39:16 Nah, kita qasar, kita jamak bisa diatur 39:20 sedemikian rupa. Wallahualam. 39:22 Kalau di tempat istirahat kita salat itu 39:25 sudah ada orang salat juga, apakah itu 39:28 pasti mereka juga qasar atau gimana? 39:31 Nah, ketika kita datang misalnya dalam 39:34 perjalanan kita mampir ke masjid atau ke 39:36 mana satu tempat 39:38 kemudian ternyata di situ ada orang yang 39:40 memang tidak musafir, mukim, kita 39:43 mengikuti salatnya. Mukim. Mukim itu 39:46 orang yang memang bukan musafir. 39:49 He 39:49 kita ikuti kalau empat rakaat ya ikut 39:51 empat rakaat. Jangan maksakan diri dua 39:54 ya. Ikut-ikut. Tapi kecuali kalau memang 39:58 yang salat itu musafir ya kita ambil 40:00 safar yang dua. Jadi ngikuti. Kalau 40:03 makmum itu ngikuti imam. Kalau imamnya 40:05 mukim 4 rakaat walaupun kita musafir 40:08 kita lakukan empat rakaat seperti yang 40:11 dilakukan oleh imamnya. 40:15 Iya. Jadi kalau kita tahu bahwa dia juga 40:18 qasar enggak apa-apa ya. Tapi kalau 40:20 enggak tahu ikut 40:21 ikuti saja. 40:22 Iya. 40:23 Dengan niat 40:24 niatnya niat kita tetap yang mukim 40:28 berarti ngikuti mukim. Oke. 40:30 Salat. 40:30 Iya. Kadang-kadang enggak terpikirkan 40:32 juga sih ya ikhwan akhwat. 40:34 Iya. 40:35 Emm belum ada lagi nih pertanyaan, 40:37 Ustaz. Tambahkan sesuatunya. 40:39 Baik. Rupanya rupanya doa ini memang 40:42 doanya juga panjang memang memerlukan 40:45 apa ya harus ditelaah harus dibaca tapi 40:48 ini penting sekali 40:51 jangan nanti kalau sudah ada masalah 40:53 baru kita merengek-rengek berdoa justru 40:56 sebelumnya kita sudah mempersiapkan 40:58 dengan doa-doa itu sebagai wujud 41:00 pendekatan kita kepada Allah Subhanahu 41:02 wa taala dan kepasrahan diri kepada 41:05 Allah. Kalau kita sudah pasrah dan 41:07 memohon kepada Allah Subhanahu wa taala 41:09 apalagi dengan tawakal kepada Allah maka 41:13 urusan itu menjadi urusan Allah. 41:17 Urusan Allah karena kita percaya kepada 41:19 Allah. Hasbunallah wanikmal wakil. 41:23 Nikmal maula wikman nasir. La haula wala 41:26 quwwata illa billah. sudah berarti itu 41:29 nanti Allah yang akan mengurus semua 41:31 dalam persoalan itu. Dalam hal ini 41:34 memang ya mari kita buka telaah 41:39 doa-doa yang diajarkan oleh para nabi 41:43 yang diajarkan oleh para ulama kita. 41:47 Kita hafal supaya dalam perjalanan kita 41:50 kan tiap hari kita mesti keluar jalan 41:53 jalan ke mana, ke mana dan sebagainya. 41:55 Insyaallah dengan perjalanan itu kita 41:57 akan mendapatkan berkah dan pertolongan 42:00 dari Allah Subhanahu wa taala. 42:02 Wallahuam. 42:04 Ikhwan akhwat, kita jeda sejenak. Tapi 42:08 sebelumnya ada informasi yang ingin kami 42:10 sampaikan. 42:12 Jadi untuk sahabat-sahabat Rasil yang 42:14 dirahmati Allah, akan diselenggarakan 42:17 insyaallah 42:19 acara Temu Pendengar Jemah Tahsin 42:21 bersama narasumber Syekh Dr. Kholil 42:24 Ibrahim. 42:25 Kegiatan ini akan berlangsung pada hari 42:29 Ahad tanggal 12 Juli 2026 dari jam 0.30 42:34 sampai jam 11.00 waktu Indonesia Barat. 42:38 Tempatnya seperti biasa di Masjid 42:40 Silaturahim di Taman Kalimanggis Jakarta 42:44 Cibubur. Yuk hadir untuk pererat 42:47 silaturahim dan menambah ilmu serta 42:50 meningkatkan kecintaan kita kepada 42:53 Al-Qur'an. Kami kembali sesudah jeda 42:56 sejenak. Terima kasih masih bersama 42:59 Rasil untuk Islam yang satu bersama 43:01 Ustaz Abul Hidayat Siroji di tausiah 43:04 Pagi. Kita lanjut dengan pertanyaan dari 43:08 Pak Akim ya dan 43:12 ini ee di penghujung. Jadi 43:15 Asalamualaikum Ustaz bisa 43:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:18 wabarakatuh. Pertanyaannya terkadang tuh 43:21 kita sering lupa baca doa pada waktu 43:23 berangkat. Pas ingat udah di jalan baru 43:26 baca deh doanya. Itu gimana, Ustaz? 43:29 Mohon pencerahannya. Waalaikumsalam. 43:33 Iya. 43:34 Ya, namanya orang lupa. 43:36 Orang lupa itu enggak dosa sekalipun 43:39 yang wajib. Ya, jadi ya betul. tadi 43:43 begitu ingat ya terus baca doa 43:46 insyaallah gak masalah sih karena ini 43:49 satu keutamaan bukan satu hal yang wajib 43:52 ya kalau menimbulkan dosa kalau tidak 43:55 dilakukan 43:56 tapi memang sebaiknya sebagai seorang 43:58 muslim ya tentu mengikuti 44:02 bimbingan petunjuk Rasulullah sallallahu 44:05 alaihi wasallam artinya di manapun 44:08 kegiatan apapun kita selalu ingat kepada 44:11 Allah. Setiap kegiatan dimulai 44:13 bismillah, kemudian doa yang diajarkan 44:16 di tengah perjalanan pun walaupun di 44:18 tengah perjalanan 44:20 ya itu kita tetap perbanyak zikir, 44:23 banyak tasbih subhanallah walhamdulillah 44:27 walailahaillallah wallahu akbar tuh. 44:31 Kemudian baca selawat, 44:34 baca istigfar itu dianjurkan. Memang 44:37 zikir kita itu dianjurkan agar kita 44:41 basahi bib lisanmu dengan zikir di 44:45 manaun apalagi dalam perjalanan. 44:47 Perjalanan itu kan setengah daripada 44:49 azab dalam perjalanan itu. Maka kita 44:53 mendekat kepada Allah subhanahu wa 44:55 taala. Jadi tidak hanya lupa, bahkan 44:57 ketika kita lupa pun kemudian ingat ya 45:00 baca doa. Bahkan yang sudah baca pun 45:02 selalu di perjalan itu disertai dengan 45:05 zikir, disertai dengan doa, disertai 45:08 dengan istigfar, disertai dengan 45:11 selawat. Bahkan ketika kita ingat 45:14 anak-anak kita yang sedang belajar, yang 45:17 sedang sekolah, mungkin merantau jauh di 45:19 sana, menuntut ilmu, kawal kita kirim 45:23 doa dari kejauhan ketika kita musafir. 45:26 Itu orang tua yang masyaallah. Jadi 45:29 tidak hanya dikasih duit saja, dibekali, 45:32 dicukupkan, kemudian dikawal dengan 45:35 doa-doa. Kapan doa itu? Ketika kita 45:38 ingat pada anak-anak di dalam perjalanan 45:40 sekalipun kita ngelantunkan doa, "Ya 45:43 Allah ampuni dosa anak-anakku, 45:46 mantapkan iman Islamnya, beri kemudahan 45:49 dari segala problem dan masalah yang 45:51 sedang dihadapi. Mudahkan segala 45:53 urusannya." Kita lantunkan. Dan doa yang 45:56 termasuk diijabah oleh Allah Subhanahu 45:59 wa taala antara lain adalah doa dua 46:03 orang atau seseorang yang di luar atau 46:09 dalam keadaan yang jauh. 46:11 Itu doa yang dikabulkan. Makanya 46:14 sering-sering ingat istri itu dari jauh 46:16 kita sedang di perjalanan ingat istri di 46:18 rumah kita lantunkan doa. Ya Allah 46:21 mudah-mudahan istri saya sehat walafiat 46:23 dan seterusnya. Demikian juga seorang 46:26 istri yang suaminya kerja tiap pagi 46:29 berangkat pulang malam dan seterusnya. 46:31 Kita lantunkan doa-doa kita. Nah, ini 46:33 antara memang sikap jadi hubungan batin 46:36 selalu terhubung yang selalu dihubungkan 46:38 kepada Allah Subhanahu wa taala. 46:40 Insyaallah coba dipraktikkan. Insyaallah 46:42 akan berikan kemudahan-kemudahan tidak 46:44 pusing mikirin hutang macam-macam itu 46:47 nanti dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa 46:49 taala. Jadi banyak berdoa itu 46:51 insyaallah. Apalagi dua orang dalam 46:53 perjalanan. 46:56 Seorang yang akan mengunjungi saudaranya 46:58 yang jauh bukan karena siapa-siapa, 47:02 tetapi karena rindu, karena kasih sayang 47:04 semata-mata. 47:06 Maka 47:08 dia akan didoakan 70.000 malaikat 47:10 mendoakannya. 47:12 Dan doanya doa dikabulkan oleh Allah 47:15 Subhanahu wa taala. Jadi ini dalam 47:18 perjalanan komunikasi antara seorang 47:20 hamba kepada Allah, antara seorang hamba 47:23 dengan hamba yang lain, gelombangnya 47:24 akan nyaut. Makanya selalu hubungkan 47:27 melewati zikir pada Allah dan kita 47:29 hubungkan kepada sesama dalam mengaian 47:31 doa-doa yang mengawal orang-orang yang 47:34 kita cintai. 47:36 Satu lagi sebagai penutup saya sampaikan 47:39 yang sering lupa juga kita. He. 47:42 Rasul mengajarkan para sahabat itu kalau 47:44 dalam perjalanan ketika jalan mendaki 47:48 ada bacaan tertentu. 47:49 Nah, itu kita takbir. 47:51 Heeh. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu 47:54 Akbar. 47:55 Ketika jalan menurun, bacalah tasbih. 47:57 Subhanallah, 47:59 walhamdulillah, walailahaillallah, 48:01 wallahu akbar. 48:03 Iya, Ustaz. Tapi ee sebelum diakhiri ini 48:06 ada pertanyaan yang bisa jaj mewakilin 48:09 yang lain. Bagaimana Ustaz memberikan 48:13 nasehat untuk anak-anak yang menyukai 48:15 musik saat perjalanan berkendaraan 48:17 mereka suka bernyanyi. 48:19 Terima kasih. 48:21 Iya. Kita 48:24 musik itu kan walaupun 48:27 apa ikhtilaf ya ada yang mengharamkan 48:31 haram. 48:33 Kemudian ada yang bolehkan 48:35 tapi dengan bersyarat dan sebagainya. 48:39 Kalau menurut saya ya si 48:42 setiap bentuk keindahan apapun bentuknya 48:46 apa suara apakah gambar apa sepanjang 48:50 itu tidak maksiat tidak menjadikan 48:52 maksiat 48:54 tidak menjadikan orang lupa diri kepada 48:56 Allah tidak menjadikan orang kemudian 48:57 terdorong pada dosa. Menurut saya sih 49:00 mubah. 49:02 Bahkan banyak orang tersentuh oleh 49:03 karena irama, karena keindahan dia 49:06 menjadi sadar diri kemudian dia 49:08 bertobat. Itu banyak juga. 49:09 Masyaallah. 49:10 Ada kadang-kadang tersentuh hati kita 49:12 menjadi lembut. Kita menangis karena 49:14 mengenang keburukan diri 49:17 atau kekurang syukurannya pada dirinya 49:19 melewati sebuah untaian lagu yang 49:21 syairnya syair menggugah kebaikan. 49:23 Masyaallah. 49:24 Saya kira. Nah, cuma masalahnya tentu 49:27 pada tempatnya dalam perjalanan itu 49:29 sebaiknya memang banyak ingat Allah 49:32 ya. Lagu-lagu yang diunin adalah 49:34 lagu-lagu yang memang ada 49:38 manfaatnya. [mendengus] 49:39 Bukan lagu hura-hura, lagu metal 49:40 kemudian jingkrak-jingkrak. Oh, nabrak 49:42 pisan malah jadi masalah. Jadi sebaiknya 49:45 begitu. Jadi ketika jalan mendaki kita 49:49 bertakbir, ketika jalan menurun kita 49:51 bertasbih. Insyaallah. 49:54 [menghela napas] 49:54 Baik, saya kira ini yang bisa saya 49:56 sampaikan dalam kesempatan ini. 49:57 Mudah-mudahan ada manfaatnya. Mohon maaf 50:00 segala kekeliruan, kekurangannya. 50:02 Wabillahi taufik wal hidayah. 50:03 Asalamualaikum warahmatullahi 50:05 wabarakatuh. 50:06 Waalaikumsalam warahmatullah 50:09 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Abu dan 50:13 yang bersama-sama acara tausiah pagi 50:16 mudah-mudahan terinspirasi untuk tidak 50:20 pernah tidak mengucapkan doa di mana pun 50:23 kapanpalagi kalau mau jalan jauh ya. 50:25 Baiklah sekali lagi mudah-mudahan kita 50:29 jumpa kembali di Kamis yang ee hari Rabu 50:32 yang akan datang ya. Billahi taufik wal 50:34 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 50:36 wabarakatuh. 50:37 Waalaikumsalam.