oleh

Masjid Istiqlal Kini Semakin Keren Semakin Ramah Lingkungan

Masjid Istiqlal Kini Semakin Keren Semakin Ramah Lingkungan

Jakarta, Rasilnews – Masjid Istiqlal, sebagai masjid kebanggaan Muslim Indonesia telah kokoh berdiri sejak 43 tahun yang lalu. Setahun lalu,Presiden Jokowi meresmikan Renovasi Besar Masjid Istiqlal diberi nama “The New Istiqlal”. Terlebih Ditengah syahdunya bulan suci Ramadhan, Masjid Istiqlal kini nampak menarik.

Masjid Istiqlal yang dibangun sejak tahun 1978, kini teleh selesai dipoles dan semakin anggun. Apalagi kini Masjdi Istiqlal menjadi tempat ibadah pertama di dunia yang mendapatkan Sertifikat Final dari sistem EDGE yaitu Masjid yang telah melalui proses peremajaan ramah lingkungan yang terbukti menurunkan jejak karbon secara signifikan sekaligus.

Pekerjaan yang dilakukan di Masjid Istiqlal ini tidak hanya dilihat sebagai respon terhadap upaya memerangi perubahan iklim tetapi juga sebagai contoh yang akan mendorong penerapan praktik desain bangunan hijau di Indonesia dan di tempat lain.

“Penting bagi umat Islam untuk mewujudkan Masjid Hijau yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta menghormati kepemimpinan Rasulullah SAW yang sangat peduli terhadap alam. Oleh sebab itu, pembangunan kembali dan merevitalisasi peran Masjid sebagai pusat pencerahan pelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas kami,” ucap Prof. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal.

Pekerjaan besar ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia bermitra dengan IFC, dan anggota Kelompok Bank Dunia. Instansi tersebut merenovasi beberapa bagian dari Masjid Istiqlal dengan menambahkan fitur ramah lingkungan yang akan meningkatkan efisiensi air dan energi dari bangunan ikonik tersebut.

“Penting bagi umat Islam untuk mewujudkan Masjid Hijau yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta menghormati kepemimpinan Rasulullah SAW yang sangat peduli terhadap alam. Oleh sebab itu, pembangunan kembali dan merevitalisasi peran Masjid sebagai pusat pencerahan pelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas kami,” ujar mantan wakil Menteri Agama Republik Indonesia periode 2011-2014.

Sebagai negara yang concern terhadap perubahan iklim, tentu ini menjadi langkah yang baik dan mendukung pemerintah terhadap langkah tersebut, “Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi Masjid pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Final EDGE. Pencapaian yang luar biasa ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk mendukung kelestarian lingkungan baik di kawasan Masjid Istiqlal maupun di seluruh negeri.”

Dengan menggunakan cat reflektif untuk atap dan dinding bagian luar, pencahayaan hemat energi di ruang internal dan eksternal, pengukur energi pintar (smart energy meters) dan panel surya yang akan mencakup lebih dari 13 persen konsumsi listrik, diharapkan Masjid Istiqlal akan mampu menghemat energi hingga 23 persen. Dengan penggunaan keran air beraliran rendah, pengolahan dan daur ulang air buangan serta langkah-langkah efisiensi lainnya, secara keseluruhan konsumsi air akan berkurang sebanyak 36 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed