Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:19 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:24 akhwat, pendengar ada silaturahim dan 0:26 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:28 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:29 berjumpa Iwan Akhwat di Rabu sore hari 0:31 ini tanggal 19 Julidah 1447 Hijriah atau 0:35 tanggal 6 Mei 2026 kita kembali hadir di 0:40 acara tausiah sore bersama Ustaz Ahmad 0:43 Zazuli Khalil yang alhamdulillah telah 0:45 bergabung bersama kami dan kita live 0:47 aplikasi Zoom Iwan Ahmad. Kita sapa 0:49 Ustaz terlebih dahulu. Asalamualaikum 0:51 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 0:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:56 wabarakatuh. Kabar sehat, Ustaz? Ya, 1:00 alhamdulillah. 1:01 Alhamdulillah. Tema yang akan Ustaz 1:03 sampaikan kita ya ee bersama-sama simak 1:06 tema tidur yang menyibak atau membuka 1:10 keadaan orang yang sudah mati. 1:13 Kita akan bersama-sama simak dan nanti 1:15 yang ingin bergabung bertanya silakan 1:17 Anda bisa kirimkan melsapp kami di 1:18 0811999720. 1:23 Ustaz 1:26 asalamualaikum warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:33 Alfadil hadrati sayidina 1:37 Abdillah sallallahu alaihi wasallam waa 1:40 alihi wawalinabiidinar 1:56 bin Abdurahman humaidullah Irfan Haji 1:59 Marid 2:01 Rais Kiai Syafi 2:03 K Ahmad Halwani Nawawi Rais Akbar 2:07 Kiai Haji Muhammad Hasyim Asari Waris 2:10 Akbal Jam Muhammad KJ Ahmad Dahlanwaj 2:21 Muslimin muslimat [mendengus] wal 2:23 mukmininah 2:25 fatihah. 2:29 Auzubillahiminasyaitanirjim. 2:32 Bismillahirrahmanirrahim. 2:34 Alhamdulillahiabbilikiin [mendengus] 2:39 iyaka na'budu wa iyaka nasta' 2:41 ihdinasiratal mustaqimathalladzina 2:45 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 2:48 waladin. 2:50 Amin. Bismillahirrahmanirrahim. 2:53 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 2:56 wasalamu ala asrofil mursalin sayyidina 2:59 wa maulana Muhammadin 3:02 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Amma ba'd 3:08 taala wakha wiral hadi hadi Muhammadin 3:11 shallallahu alaihi wasallamarul 3:13 umur muhdatha waulla muhdatin bidah 3:18 waulla bidatin dolalah wa dolatin finar. 3:22 Para pendengar radio silaturahim dan 3:26 pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 3:28 Alhamdulillah kembali kita dipertemukan 3:32 Allah Subhanahu wa taala dalam keadaan 3:35 sehat walafiat 3:39 dalam rangka menjalankan salah satu 3:42 kewajiban kita menuntut ilmu yang 3:44 insyaallah pada ee sore ini kita akan 3:49 membahas tentang tidur yang bisa 3:51 menyibak, mengungkap atau membuka 3:55 keadaan orang yang mati setelah kita 3:57 sebelumnya nya 4:00 menerangkan tentang ee keadaan tentang 4:04 kematian dan dilanjutkan di 4:09 apa namanya alam kubur. 4:12 ee ini perlu disampaikan karena tidak 4:16 sedikit ya jangankan e di antara kita 4:20 kaum muslimin itu ada yang tidak percaya 4:23 adanya adab gugur siksa kubur atau 4:28 nikmat kubur dengan alasan karena apa? 4:32 bahwa bagaimana orang mau disiksa, 4:36 mau diberikan 4:39 adilan Allah belum ada. Ya, jadi untuk 4:44 menentukan orang ini disiksa atau 4:46 mendapat kenikmatan itu kan setelah 4:49 diponis oleh Allah ini banyak dosanya 4:52 atau banyak pahalanya surga atau neraka. 4:57 Demikian. Nah, selanjutnya juga ee 5:02 apa namanya? bagaimana kita bisa ee 5:06 tambah 5:10 kehidupan sesudah ee kematian ini. 5:13 Selawat dan salam semoga selalu tercurah 5:15 atas junjungan kita Nabi Muhammad 5:17 sallallahu alaihi wasallam beserta 5:20 keluarganya, para sahabatnya, para 5:22 pengikut dan pengamal sunahnya. 5:26 Para pendengar hadia silaturahim 5:28 rahimakumullah. 5:30 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 5:33 bersabda, 5:35 "Ya Rasulullah sallallahu alaihi 5:37 wasallam ber 5:41 a fi naumihi 5:43 faqod roani haqon fainnya la yatamsalu 5:49 bi." 5:50 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 5:52 bersabda, "Barang siapa yang melihat aku 5:55 dalam tidurnya, 5:57 sesungguhnya dia benar-benar melihat 5:59 aku. 6:02 Karena setan itu tidak bisa menjelma 6:05 wujudku." 6:11 Saya pernah menyampaikan 6:15 di forum ini bahwa 6:18 menjelang datangnya hari kiamat 6:19 [berdehem] 6:20 itu akan muncul makhluk yang namanya 6:24 Dajjal, 6:26 ya. Kemudian Dajjal ini digambarkan dia 6:30 bahwa dia ini mempunyai mata satu. 6:34 Yang dimaksud mata satu itu bukan 6:37 matanya satu 6:41 kemudian keningnya seperti mungkin 6:44 pendengar pernah melihat di YouTube itu 6:47 bohong. Itu enggak benar. 6:50 Ya, yang dimaksud matanya satu itu 6:53 adalah matanya sama dengan kita begini. 6:56 mukanya cuma matanya picek sebelah 7:00 sehingga yang melihat itu cuma satu. 7:04 Mungkin karena 7:06 ee 7:08 [berdehem] salah paham 7:11 lihat matanya satu itu adalah matanya 7:14 cuma satu padahal enggak demikian. Sama 7:17 saja dengan mata kita begini ya karena 7:20 dajal itu adalah manusia 7:23 ya. Nah, kemudian ee cuma matanya sekali 7:27 lagi picek sebelah. 7:30 Dajjal itu sendiri artinya adalah 7:32 kadzab, pembohong besar, pendusta besar. 7:35 Itu dajal. 7:37 Nah, selanjutnya para ulama 7:42 insyaallah itu dijelaskan bahwa di 7:46 manaun 7:47 ya permukaan bumi yang di situ ada 7:50 penduduknya 7:52 maka akan didatangi oleh Dajjal. 7:56 Timbul kemudian orang ini bertanya tanya 8:01 lalu memandangnya dengan logikanya. Apa? 8:04 Iya, seperti itu. 8:07 Sehingga kemudian orang 8:13 sehingga ada yang mengatakan dajal itu 8:15 katanya ada dua, ada dajal kecil, ada 8:19 dajal besar. 8:22 Dajal kecil itu adalah ya siapa saja 8:26 tukang bohong itu namanya Dajjal. 8:29 Artinya berarti bahwa kebohongan itu 8:33 bukan hanya ada di kota-kota, tapi juga 8:36 ke pelosok pelosok. Itu pembohong itu 8:38 ada. 8:43 Dajjal masuk ke setiap pelosok. 8:47 Ni dajal kecil. Adapun dajal besar nanti 8:51 menjelang hancurnya alam semesta ini. 8:56 Kemudian dajal ini 9:00 bersamanya ada setan yang menjelma 9:05 wujud 9:08 orang-orang yang sangat di 9:13 ditaati dijadikan panutan. 9:17 Misalnya di wilayah ee Fahri ya, 9:22 diwilayah Fahri itu orang yang ee orang 9:26 yang menjadi panutan masyarakat adalah 9:29 ente Fahri. Apapun kata Fahri masyarakat 9:33 itu akan ikut karena memang menjadi 9:37 panutian. Nah, itu nanti Dajjal itu 9:40 kalau mau datang ke 9:43 setan itu menjelma wujud NT. 9:48 Sehingga orang-orang di kampung situ 9:50 melihat ente masuk apa namanya ikut 9:52 mengikuti Dajjal, maka mereka juga pada 9:56 ikut. Kenapa? Panutannya ada di sana. 9:59 Berarti benar itu. 10:01 Inilah makanya saya sering katakan 10:05 ya, fanatik Islam itu wajib. 10:10 Tapi fanatik 10:14 ni ya asobiah atau taasub itu akan 10:19 menjadi hijab. 10:21 Jadi kita jangan fanatik kepada mazhab, 10:24 jangan fanati kepada kiai, fanati kepada 10:28 guru. 10:31 Kita ikuti guru kita, kiai kita, habib 10:35 kita kalau mereka berada di jalan yang 10:38 benar. 10:40 Ya, kita tinggal 10:44 kalau mereka sudah menyimpang dari jalan 10:47 yang benar. Jadi, kita ngikut habib, 10:50 ngikut kiai, ngikut ustaz bukan karena 10:53 dia habib, 10:55 bukan karena dia kiai, bukan karena dia 10:58 ustaz, tapi karena dia benar. 11:01 Jadi berarti yang diikutinya adalah 11:03 benarnya. 11:06 Ya, saya ngikuti Kiai NU bukan karena 11:09 kiainya, 11:11 karena benarnya 11:14 kiai-kiai Muhammadiyah. Bukan karena dia 11:17 orang Muhammadiyah, tapi karena 11:19 benarnya. 11:21 Saya ngikuti Habib 11:23 walaupun banyak orang sekarang ini 11:26 enggak suka Habib, bagi saya enggak ada 11:29 urusan. 11:30 Saya tetap akan ikuti itu Habib kalau 11:33 habib itu benar. 11:36 Tapi kalau enggak benar, mau habib mau 11:39 siapa, ya tidak akan saya ikuti 11:45 seorang. Sebab ini ni nanti fitnahnya 11:48 menjadi besar sekali. Fanatik mazhab 11:52 ya. Kita enggak mau sekarang mendukung 11:55 apa namanya Iran. Kenapa? Karena dia 11:59 adalah mazhab Syiah. 12:01 Syiah itu adalah begini begini begini. 12:06 Ya, kalau saya sih sederhana saja. Syiah 12:10 itu 12:12 Tuhannya, 12:16 nabinya sama, kitab sucinya sama, 12:19 kiblatnya juga sama. 12:23 Ya, saudara kitalah. Adapun kemudian 12:26 nanti bagaimana dia itu urusan dia 12:29 ya. Sementara sekarang Donald Trump 12:33 ya Benyam 12:37 Tuhannya dengan kita beda, Nabinya beda, 12:41 kitab sucinya beda, 12:46 mengikuti orang kafir 12:49 terlepas dari itu semua, ya. Makanya 12:52 tadi saya katakan jangan fanatik mazhab. 12:58 Nah, setan itu bisa menjelma siapapun. 13:04 Sebagaimana malaikat bisa menjelma 13:07 siapapun dan bisa menjelma apapun. 13:12 Hanya satu yang tidak 13:16 wujudnya rupanya yaitu Nabi Muhammad 13:20 sallallahu alaihi wasallam. Fainnasitana 13:24 la yatamalu bi. Kata Nabi, karena setan 13:28 itu 13:30 tidak bisa menjelma wujudku. 13:33 Namun para pendengar rahimakumullah 13:38 ya, awas hati-hati harus kita bedakan 13:47 nabi dengan orang yang mimpi melihat 13:50 orang yang ngaku nabi. Jelas itu berbeda 13:56 ya. Nah, sekali lagi orang yang mimpi 14:00 melihat Nabi dengan mimpi melihat orang 14:05 yang ngaku nabi itu jelas berbeda. 14:09 Kita ini bisa ditipu semuanya oleh iblis 14:13 ya, bisa 14:17 ditipu. 14:19 Nah, kalau iblis kemudian masuk ke dalam 14:22 mimpi kita, lalu dia berpakaian serba 14:25 putih. 14:27 sorbannya, gamisnya, udeng-udengnya, 14:32 mukanya muka Arab, ganteng sekali ya. 14:36 Lalu kemudian kalimat ngajarin yang 14:39 baik, 14:40 pesan kepada kita, wasiat kepada kita 14:43 yang luar biasa. 14:48 Anda ini siapa, Syekh? Lalu dia 14:50 mengatakan, "Saya adalah Muhammad bin 14:53 Abdillah, Rasulullah." Ya, saya 14:56 Rasulullah Muhammad bin Abdillah itu 14:59 namanya Bapak mimpi ketemu orang yang 15:03 ngaku Rasulullah. 15:05 Apakah pasti itu Rasulullah? Belum 15:07 tentu. 15:11 Tapi kalau orang mimpi ketemu 15:13 Rasulullah, pasti Rasul. Bagaimana? 15:18 Di sinilah makanya [berdehem] 15:21 kita itu wajib harus mengenal Allah. 15:25 Harus mengenal malaikat, harus mengenal 15:29 para rasul. Harus juga kita wajib 15:32 mengenal setan. 15:35 Sekarang setan bisa menjelma Ahmad 15:38 Jazuli. 15:40 Malaikat juga bisa menjelma Ahmad 15:42 Jazuli. 15:44 Pendengar bisa enggak membeda 15:48 setan dengan Ahmad Jazuli jelmaan 15:51 malaikat? 15:52 Ya, kalau orang-orang yang benar-benar 15:55 beriman bisa dia membedakannya. 15:59 bisa membedakan saat melihat rupanya 16:02 enggak, tapi nanti dia akan bisa 16:04 mengetahui. Nah, begitulah setan yang 16:07 menjelma panutan kita 16:11 ketika bersama dengan apa namanya dengan 16:15 ini dengan 16:18 orang-orang yang beriman tahu kalau itu 16:21 bukan gurunya, tapi itu setan yang 16:24 menjelma gurunya menjadi orang menjadi 16:27 panutannya. 16:29 Makanya kita kalau belajar dulu di 16:32 pondok awalu wajibin alal insani 16:35 makrifatul 16:36 ilahi bilqon 16:38 yang pertama wajib diketahui oleh 16:41 manusia mengenal Tuhan 16:46 kalau sudah 16:49 nabi mengenal malaikat mengenal para 16:53 rasul 16:56 para jemaah dirahimakumullah jadi kita 16:58 Semua bisa dibohong, bisa dibohongi oleh 17:01 iblis dalam mimpi. Bagaimana Lia Eden? 17:05 Dia yakin betul yang bersamanya itu 17:08 malaikat Jibril. Kenapa? Karena dia 17:10 tidak kenal malaikat Jibril. 17:13 Musoddiq sampai kemudian ngaku menjadi 17:16 nabi karena 17:19 menerima wahyu. Ya, kenapa bisa begitu? 17:22 Karena dia tidak kenal Jibril. 17:27 Nah, tidak kenal malaikat. 17:30 Saya mungkin pernah cerita ya, saya itu 17:34 punya murid eh punya teman. Dia ahli 17:37 hikmah. 17:39 Dia punya murid, muridnya digembleng 17:42 sama dia dalam bidang hikmah. Hikmahnya 17:44 ini hikmah tibiyah. Karena ada hikmah 17:46 tibiyah, ada hikmah. 17:51 Jadi khusus dalam masalah pengobatan 17:54 ya, dia menggunakan metode mentransfer 17:58 penyakit itu ke kelinci 18:02 ya. Satu hari dia datang ke saya 18:06 ya, datang ke saya kata saya, "Tumben, 18:08 ada apa nih?" "Saya kena musibah," 18:11 katanya Mat Jazuli. 18:13 Kata musibah kenapa? 18:16 Ya, anak saya, murid saya 18:20 enggak salat, enggak puasa. Maka saya 18:23 candain, "Wah, cakep itu kalau gitu 18:26 berarti murid ente sudah lebih hebat 18:28 dari Rasulullah." 18:31 Ya memang salah saya juga sih. Katanya 18:33 saya gembleng dia di bidang apa namanya? 18:37 Hikmah tibiahnya tapi akidahnya 18:41 ya tidak. Nah, 18:44 bagaimana ceritanya kata saya 18:48 kalau anak saya ini apa nam dalam 18:51 bahaya. 18:53 Karena itu makanya saya segera meluncur 18:56 ya dari Brebes itu ke sini ke Jakarta 19:00 begitu ketemu dengan anaknya. 19:03 Kapan kamu terakhir? Katanya masuk 19:05 khalwat. 19:07 Ya, sebutkan bapa. 19:09 Apakah ketika kamu berkhalwat itu aku 19:11 datang? Kata gurunya, "Iya, Syekh. 19:15 Apa pesanaku? 19:17 Engkau katanya Syekh berkata begini, 19:21 anak itu namanya Kamali. Kamali 19:25 e aku bangga, aku bahagia karena Allah 19:29 sudah rida kepadamu. 19:32 Nah, karena Allah sekarang sudah rida, 19:36 maka kamu boleh enggak salat, enggak 19:39 puasa. Cukup salatnya di dalam hati 19:41 saja. 19:43 Cuma ya ini bukan harus boleh kamu salat 19:49 di hati saja tapi awas kamali kamu 19:53 jangan cerita-cerita sama orang lain 19:56 sebab ini bisa menjadi fitnah buat 19:59 orang-orang awam jadi sudah kamu diam 20:02 aja coba pintarnya kan begitu itu setan 20:07 jadilah dia enggak salat enggak puasa. 20:10 Oh, jadi begitu aku ngomong kepada kamu. 20:14 Artinya aku ini adalah menyuruh kamu 20:17 berbuat maksiat kepada Allah. Nah, kalau 20:20 sudah seperti itu, jelmaan malaikat apa 20:23 jelmaan setan? 20:25 Di sini maksud saya kita bisa tahu kalau 20:28 ini jelmaan setan atau jelmaan malaikat 20:30 itu apa yang disuruh, apa yang dilakukan 20:35 ya sesuai dengan perintah Allah atau 20:37 justru bertentangan dengan perintah 20:39 Allah 20:41 itu menjadi tolok ukurnya. 20:47 Maka beliau kemudian mengatakan, "Qadain 20:49 puasamu, qadain [berdehem] salat kamu. 20:52 Karena yang datang itu adalah setan dan 20:55 menjelma wujud akhir." 20:58 Begitu jugalah contohnya siapa? Ali Eden 21:02 lain dia lain Syekh Abdul Qadir Jailani. 21:05 Syekh Abdul Qadir Jailani ketika beliau 21:08 ini safar jalan, awan itu menaungi 21:11 beliau. 21:14 ya awan terus menungi jalan beliau. Nah, 21:17 ini namanya karamah. 21:21 Para pendengar yang saya hormati, 21:25 Anda yang mendengar boleh tidak percaya 21:29 karamah yang saya ceritakan ini, 21:33 tapi Anda wajib percaya adanya karamah. 21:38 Tapi percaya terhadap karamahnya seorang 21:41 wali tidak wajib. 21:45 Ya, tidak wajib dan tidak berbahaya. 21:49 Tapi kalau saudara tidak percaya adanya 21:53 karamah, ah ini bisa berbahaya terhadap 21:55 akidah saudara. Karena apa? Al-Qur'an 21:59 bicara. Al-Qur'an menyontohkan bagaimana 22:02 karamahnya Siti Maryam, 22:05 karamahnya Nabi Hidir, karamahnya siapa 22:10 lagi ya? 22:12 Banyak sekali. 22:15 Nah, menaungi 22:18 kemudian 22:20 ee tiba-tiba awan itu menurunkan hujan. 22:24 Ah, beliau tu tengadah pengin minum. 22:27 pengin minum. Begitu dilihat di bawah 22:31 awan itu ada sinar yang ya cahaya yang 22:35 luar biasa. Dari cahaya itu keluar 22:38 kemudian kalimat Abdul Qadir 22:41 menggema suara itu. Abdul Qadir 22:46 kamu. 22:48 Karena itu mulai saat ini aku halalkan 22:51 kepada kamu apa yang dulu aku haramkan. 22:57 Ya, 22:59 begitu mendengar kalimat ini, Syekh 23:01 Abdul Qadir Jalilin langsung mengatakan, 23:04 "Menyingkirlahlah wahai makhluk yang 23:06 dikutuk, yang dilaknat oleh Allah." 23:10 Ya, kaget juga rupanya itu sinar itu 23:13 adalah jelmaan dari iblis. 23:17 Lalu iblis itu berkata, 23:20 "Abdul Qadir, bagaimana kau bisa tahu 23:22 kalau ini aku? 23:24 Padahal dengan cara ini puluhan ratusan 23:27 orang yang model kamu aku sudah 23:30 sesatkan. 23:32 Ya, bagaimana kamu bisa tahu kalau ini 23:35 adalah kalau ini adalah aku? Kata Syekh 23:37 Abdul Qari Jailani, pertama 23:40 Allah itu kalau berfirman tidak 23:43 bersuara, tidak berhuruf. 23:46 nih ketika pendengar sekarang tiba-tiba 23:50 mendengarkan apa namanya tausiah ini 23:54 sebelumnya kan saudara sudah diingatkan 23:56 oleh Allah heh ini hari Rabu jam .00 ada 24:02 taliahnya Ahmad Jazili Khalil itu Allah 24:06 yang mengilhamkan yang bicara kepada 24:09 jiwa Anda. Faalhamaha fujuroha wa 24:12 taqwaha. Apakah saudara dengar suara itu 24:16 dari Allah? Tidak. Tapi saudara jadi 24:18 tahu. Siapa yang memberitahu? Allah. 24:21 Karena Allah berfirman. 24:25 Ya. 24:27 Nah, jadi Allah berfirman, "Tidak 24:29 bersurat, tidak berhuruf sementara 24:30 kamu." Jelas sekali suara itu terdengar 24:34 ya 24:36 rangkaian huruf-huruf. 24:39 Berarti kau bukan Allah. 24:41 Yang pertama. Yang kedua, Allah itu 24:44 tidak berhubungan dengan arah. Allah 24:47 enggak di atas, Allah enggak di bawah, 24:49 enggak di samping, enggak di kanan, 24:51 enggak di kiri. 24:53 Ya, mukhalafatun lil hawadis. 24:57 Itu Allah tidak hubungan dengan arasy. 25:00 Allah tidak di arasy, tidak di langit. 25:03 Ya. 25:05 Lalu bagaimana dengan firman Allah yang 25:07 mengatakan sendiri Allah itu ada di aras 25:09 Allah ada di langit? Itu ditakwil. 25:13 Dalam ikat ahli sunah wal jamaah berbeda 25:16 dengan pemahaman orang Wahabi Salafi. 25:19 Kalau orang Wahabi Salafi memang Allah 25:22 ada di Arasy tapi Allah juga ada di 25:25 langit. 25:27 ya. Nah, kenapa orang-orang ahli sunah 25:31 wal jamaah itu tidak tidak ee sejalan 25:34 dengan Wahabi? Karena Allah itu adalah 25:39 laisa kamlihi saai. 25:42 Hm. Kalau Allah di arasy, arasy itu yang 25:46 menciptakan Allah. 25:49 Lalu sebelum arasy itu diciptakan, Allah 25:51 ada di mana? 25:53 Allah di langit. Langit itu adalah 25:55 makhluk. 25:57 yang menciptakan Allah sebelum 25:59 diciptakan langit enggak ada. Jadi 26:02 sebelum Allah menciptakan langit, Allah 26:04 menciptakan arasy, Allah ada di mana? 26:09 Lalu kapan mulai pindah ke arasy dan 26:11 pindah ke langit ahli sunah wal jamaah? 26:14 Tidak seperti itu. Yang ketiga, 26:18 laudrikul absor wahua yudrul absar wah 26:21 latiful khir. Allah itu tidak bisa 26:24 dilihat 26:26 dengan mata ini. Sedangkan kamu jelas 26:29 sekali kelihatan berarti kamu bukan 26:31 Allah. 26:33 Yang keempat dan Allah itu tidak 26:35 menyerupai sesuatu tidak diserupai. 26:38 Sedangkan kamu itu cahaya serupa dengan 26:42 pelita, dengan lampu, cahaya yang ada di 26:45 rumahku, 26:46 di tempat-tempat lain. Berarti engkau 26:49 adalah bukan Allah. Yang kelima, Allah 26:53 itu kalau sudah mengharamkan sesuatu ya 26:56 selamanya haram. 26:58 Enggak. Allah enggak akan menghalalkan 27:01 apa yang diharamkan. Begitu juga 27:03 sebaliknya. 27:04 yang suka menghalalkan apa yang 27:07 diharamkan Allah atau sebaliknya itu 27:09 adalah kamu iblis. Nah, di sinilah 27:12 namanya kenal iblis. 27:16 Walaupun dia itu mengaku Allah tapi 27:20 menghalalkan apa yang diharamkan, jelas 27:22 ini bukan bukan sifatnya Allah, itu 27:26 sifatnya iblis 27:28 ya. mengajak kepada kejahatan 27:32 itu bedanya yang tidak kenal Allah 27:34 dengan yang kenal Allah, yang tidak 27:36 kenal malaikat dengan yang kenal 27:38 malaikat. 27:41 Baik, [berdehem] para pendengar 27:43 silaturahim 27:45 rahimakumullah. 27:49 Nah, jadi kita ini mungkin saja kalau 27:51 kita mimpi ketemu dengan orang yang 27:54 ngaku nabi, boleh jadi itu sebenarnya 27:57 bukan nabi. 28:00 Hanya dua orang yang tidak bisa ditipu 28:03 oleh iblis dalam masalah ini. Yang 28:06 pertama adalah sahabat. 28:09 Jadi kalau iblis menjelma 28:12 ya wujud seseorang 28:16 lalu masuk ke dalam mimpi sahabat Nabi 28:20 dan dia mengaku nabi ditertawakan oleh 28:24 para sahabat. Kenapa? Karena sahabat 28:27 pernah melihat Rasulullah. 28:30 kayak apa mukanya Rasul, 28:34 tubuhnya Rasul lah. Sekarang iblis 28:38 apa namanya? Niru-niru yang enggak 28:41 mungkin bisa wujud Rasul dipinjam. Jelas 28:45 malaikat enggak mungkin bisa dibohongi 28:48 karena pernah melihat Rasul. Lalu kita 28:52 pernah melihat Rasul. 28:55 Nah, yang kedua adalah ulama. 29:00 yang tahu persis ciri-ciri Rasulullah. 29:06 2 tahun setelah wafatnya Rasulullah, 29:09 sahabat Bilal pergi ke Saf ikut 29:11 berjuang, berdakwah ya, berjihad 29:15 fisabilillah. 29:17 Suatu malam dia ditemui oleh Rasulullah. 29:22 Rasulullah kemudian kenapa kamu tidak 29:24 mengunjungi aku? Ya Allah, Bilal takut. 29:29 dikira enggak mau apa namanya enggak mau 29:32 nemuin rasul. 29:34 Takut ditinggal rasul, dijai rasul, maka 29:37 dia menangis buru-buru bergegas dia 29:40 berangkat ke Madinah. 29:43 Ya, 29:45 satu tujuan 29:47 yaitu mau bertemu Rasulullah. Pada saat 29:50 itu Rasulullah sudah wafat. 29:54 Sudah wafat ya. Apa yang siapa yang 29:58 ditemui oleh Bilal? Ya, kuburnya Rasul. 30:01 Dipeluknya kuburan Rasul. 30:05 Sahabat Umar melihat pemandangan ini, 30:08 "Wah, ini berbahaya. Ini berbahaya kata 30:10 sahabat Umar." Maka beliau segera 30:13 ngambil cambuk. 30:16 Ambil cambuk. Mau dicambuk karena apa? 30:19 Itu adalah perbuatan mungkar. 30:24 Ya, perbuatan mungkar. 30:27 Begitu beliau mau mencambuk, dilihat 30:29 ternyata sahabat Bilal. 30:33 Maka enggak jadi sahabat Umar mencabuk. 30:35 Kenapa? Enggak mungkin, 30:39 ya. Enggak mungkin orang sekelas Bilal 30:42 melakukan perbuatan syirik. 30:45 Walaupun perbuatan seperti itu bisa jadi 30:48 berbahaya kalau dilakukan oleh orang 30:51 lain. Makanya sahabat Umar bawa cambuk. 30:54 Tapi kalau sahabat Bilal yang melakukan 30:57 enggak mungkin sampai ke arah sana. 31:00 Manusia yang alim yang didik yang 31:03 dididik langsung oleh sang maha guru 31:07 yang luar biasa. Enggak. Jadi 31:12 [berdehem] 31:14 di sini juga makanya kita ini begini, 31:16 Pak. 31:18 Kalau ada satu kebaikan dilakukan oleh 31:22 orang, 31:24 maka 31:25 kita jangan ngelihat 31:28 yang melakukan siapa. 31:31 Yang jelas itu baik. 31:34 Maka kita hargai, kita hormati, kita 31:36 dukung. 31:39 Kalau itu adalah kebaikan sekalipun yang 31:42 melakukan itu adalah orang gila. Kalau 31:45 kebaikan harus kita katakan baik. Karena 31:48 yang kita lihat bukan siapa yang 31:50 melakukannya tapi lihat apa yang 31:53 dilakukannya. 31:55 Bukan siapa yang mengucapkan tapi apa 31:59 yang diucapkannya. 32:01 Ini yang kata Sayidina Ali. Unzur maqola 32:04 wala tandur manqola. 32:08 Tapi kalau yang dilakukan itu adalah 32:12 satu kemungkaran dalam pandangan kita, 32:16 apakah kalau kita menganggap itu 32:18 kemungkaran? Pasti mungkar. 32:21 Kalau seseorang memandang bahwa ini 32:24 sebuah kemungkaran, apakah pasti itu 32:27 suatu kemungkaran? Belum tentu. 32:30 Maka jika itu kemungkaran, kita harus 32:33 lihat siapa yang melakukannya. 32:38 Ya, sebab perbuatan tadi 32:42 dalam pandangan sahabat Umar apa yang 32:45 dilakukan oleh apa oleh Bilal ini itu 32:48 berbahaya ini kemungkaran ini. Tapi 32:51 ketika sahabat Umar melihat yang 32:53 melakukannya 32:55 yaitu Bilal, diam enggak jadi menghukum. 32:58 Kenapa? Enggak mungkin sahabat Bilal 33:02 melakukan perbuatan yang bisa merusak 33:05 akidah. 33:08 Nah, kenapa? Karena dia tahu kualitas 33:12 keilmuan sahabat Bilal. 33:19 Nabi Musa alaihialatu wasalam 33:24 bertanya kepada Allah subhanahu wa 33:26 taala, "Ya Allah, apakah di bumi ini, di 33:30 muka bumi ini ada orang yang lebih alim 33:33 dari saya, lebih pintar dari saya? 33:35 Sebenarnya kalimat itu kan kalimat ee 33:39 kalimat takabur ya. 33:42 Kalimat-kalimat. Kalau saya umpamanya 33:45 mengatakan begini 33:47 ya, apa ada ya di apa namanya 33:52 ee guru-guru yang di apa itu yang 33:55 dihasil ini yang lebih pintar dari saya. 34:00 Ah, pasti orang kan bereaksi sombong 34:02 amat itu orang. Nah, [berdehem] kenapa 34:04 ya? 34:07 Ayo, apa bedanya dengan yang diucapkan 34:08 oleh Nabi Musa? 34:11 Ya, apakah berarti Nabi Musa itu 34:14 takabur? Tidak. 34:16 Nabi juga pernah mengatakan, "Adakah 34:18 yang lebih ngerti tentang Al-Qur'an 34:21 daripada kitab?" 34:24 Ya, apa nabi takabur begitu? "Tidaklah. 34:31 Nabi Musa itu 34:33 orang yang sangat cinta ilmu. 34:38 Dia minta petunjuk kepada Allah. Kalau 34:41 ada 34:43 tunjukkan beritahu siapa orangnya, di 34:46 mana orangnya. Karena Nabi Musa pengin 34:49 [mendengus] belajar. 34:51 Ya, bagaimana mau belajar kalau orangnya 34:54 tidak lebih pintar dari Nabi Musa? Buat 34:57 apa belajar sama orang yang lebih bodoh? 34:59 Harus yang lebih pintar. Dan yang tahu 35:02 itu cuma Allah. 35:05 Makanya Nabi Musa bertanya seperti itu. 35:08 Walaupun sepintas kayanya takabur gitu 35:11 ya, 35:13 tapi itu bukan takabur buat dia. Tapi 35:16 kalau ada orang lain mengucapkan kalimat 35:19 seperti itu, bisa jadi itu adalah 35:22 merupakan ee apa? Tanda-tanda takabur. 35:28 Maka diunjukkan oleh Allah Subhanahu wa 35:30 taala 35:33 di tempat anu. Maka berangkatlah Nabi 35:35 Musa bersama Nabi Yusa. Rupanya yang 35:38 ditemui oleh beliau ini adalah Nabi 35:42 Khidir. Fawaajada abdan min ibadina 35:46 atainahu rahmatan minina faallamnahu 35:50 ladunna ilma. Bertemulah Nabi Musa ini 35:53 dan Nabi Yusa ini bersama ee bertemu 35:57 dengan seorang hamba Allah yang telah 36:00 dikaruniai oleh Allah rahmat dan 36:03 dikaruniakan kepadanya ilmu, 36:07 yaitu Nabi Hidir. 36:10 Maka Nabi Musa minta kepada Nabi Hidir 36:13 ya hal attaquimani 36:17 mimmaimusta. 36:19 Maukah boleh? Apakah boleh aku mengikuti 36:22 engkau? Maksudnya kan ingin belajar 36:25 ya. Untuk apa? Agar engkau mengajarkan 36:29 kepadaku ilmu yang Allah karuniakan 36:32 kepadamu. 36:34 Yang Nabi Musa berarti enggak tahu. Nabi 36:37 Musa adalah ulama pada waktu itu ulama 36:41 syariah. 36:43 Nabi Hidir bukan ulama syariah. Nih 36:46 hakikah nih ya. 36:49 hakikat. 36:52 Maka kata Nabi Khidir begini, 36:55 innaka tastati mayobro 37:00 kamu ya engkau tidak akan sanggup sabar 37:04 bersamaku. 37:06 Waifa tasbiru alam. 37:10 Dan bagaimana engkau akan dapat bersabar 37:12 atas sesuatu sedang kau belum mempunyai 37:14 pengetahuan yang cukup tentang hal itu. 37:17 Tu mau mempelajari ilmu yang belum 37:19 pernah dipelajari. 37:22 Tapi kata Nabi Musa, satajudun 37:25 insyaallah shobiro wa asilak amro. 37:27 Insyaallah sabar katanya saya. Baik kata 37:31 Nabi Idir, kau boleh mengikuti aku ya. 37:35 Tapi ada satu syarat, jangan engkau 37:39 bertanya menanyakan apapun yang aku 37:42 lakukan 37:44 sampai nanti aku beritahukan kepadamu. 37:48 Ya. Baik. Kata Nabi Musa. 37:52 Maka berangkat ya pantolaqo hatta idiba 37:56 fisfinati khoroqoha. 38:00 Ya. Naik perahu 38:04 ya. Begitu sudah tinggal sedikit lagi ke 38:07 apa namanya? Ke pantai yang dituju itu 38:11 perahu dilubangi oleh Nabi Hidir. 38:15 Nih perbuatan Nabi Hidir ini adalah 38:18 perbuatan mungkar. 38:22 Sudahlah Nabi Idi itu naik perahu enggak 38:24 bayar. 38:25 Kata Nabi Musa lah ini malah ngerusak 38:29 lagi. 38:31 Makanya Nabi Musa langsung berkata, 38:35 "Ahalahaqan 38:37 imro." Ya, apa kamu pengin supaya apa 38:42 namanya? penumpang ini pada tenggelam 38:43 semua kok benar-benar sudah melakukan 38:46 perbuatan yang salah. 38:49 Apa kata Nabi Hidir? Alam inakro. 38:55 Bukankah sudah saya bilang, sudah saya 38:57 katakan, "Kamu enggak akan sabar 39:00 mengikuti saya. Wong yang kamu saksikan 39:03 ini itu kamu enggak ngerti. 39:07 Padahal itu ilmu yang sedang ditunjukkan 39:09 oleh Nabi Hidir. 39:13 Tapi Nabi Musa itu wajib berbuat seperti 39:16 itu." Kenapa? Kata Nabi, minkumkaru 39:21 biyadi faillamati 39:23 waamatiqih. 39:27 Karena di mata Nabi Musa sebagai ulama 39:30 syariat atau nabi syariat waktu itu 39:34 perbuatan mungkar maka harus dirobah, 39:37 harus dicegah. 39:40 Nah, sementara di balik itu kemungkaran 39:44 ada apa? 39:45 Beliau tidak tahu kayak model politik 39:48 begitu 39:51 karena belum mempelajari ilmu hakikat 39:54 tadi. 39:56 Dan ini tidak sedikit di antara kita. 39:59 Bahkan justru orang-orang yang kayak 40:01 Nabi ini dianggap mempelajari ilmu yang 40:04 tidak ada di dalam Islam dan itu syirik 40:07 dan itu kafir keluar dari Islam. Ya, 40:12 Nabi Idin senyum aja ya. orang yang 40:15 mengkafir-kafirkan beliau 40:19 atau orang yang kayak Nabi Khidir. 40:23 Jadi itu perbuatan kemungkaran. 40:25 Oke. Jalan lagi bertemu dengan anak 40:28 kecil dicek. 40:30 Wuh ini lebih lebih buruk lagi. Muat 40:34 selagi Nabi Musa. 40:36 Ya sampai beberapa contoh tigal lah 40:39 kalau dalam Al-Qur'an dicontohkan ya. 40:43 Nah. 40:44 Akhirnya Nabi Hidir alaihi salam 40:46 menjelaskan, "Musa 40:50 tuh 40:51 yang punya perahu itu orangnya sudah 40:55 mati. Jadi sekarang ini tu yang membawa 40:58 adalah anak tertua. 41:00 Jadi dia sekarang dia ini menjadi 41:02 pengganti bapaknya 41:05 untuk menafkahi ibunya dan adik-adiknya 41:10 ya. Dan itulah satu-satunya kekayaan dia 41:14 perahu. 41:16 Sementara tadi di sana kita berlabu 41:21 ya, di situ ada malikun yaudu kulla 41:24 safinatin gasba. 41:27 Di sana ada seorang tuan tanah atau raja 41:32 ya yang dia enggak boleh melihat perahu 41:35 bagus. Kalau dia lihat ada perahu bagus 41:38 akan dirampasnya. 41:40 Nah, Musa, 41:42 kalau perahu itu dirampas, 41:46 maka anak muda si tukang perahu ini 41:50 untuk mendapatkan perahu kembali, 41:53 berarti dia membutuhkan biaya yang 41:56 besar. 41:59 Tapi kalau saya lubangi enggak dirampas 42:04 dia, si tukang perahu cukup hanya 42:07 menambalnya saja. 42:11 Sekarang aku bertanya, [berdehem] 42:14 hukum aku melubangi itu apa? 42:18 Menurut ilmu syariat atau menurut fikih? 42:22 Apa kata Nabi Musa? Wajib. Yang tadinya 42:25 mungkar, sekarang justru kemungkaran itu 42:28 wajib dilakukan setelah tahu di balik 42:31 kemungkaran itu ada apa. 42:37 Ini nih, jemaah raimullah ya. 42:40 Baiklah. 42:44 Jadi lalu yang berikutnya dari dari 42:48 sahabat ee begitu sahabat ee sahabat ee 42:52 Bilal ya ee datang memeluk perbuatan itu 42:57 karena tidak salah. 43:00 Kemudian 43:02 ee 43:03 beliau ini didatangi oleh sahabat Umar. 43:07 Sahabat Umar minta kepada sahabat Bilal 43:10 ni mumpung mumpung ada Bilal 43:13 minta di ya pakai aja tapi jangan di 43:20 ee sahabat Bilal lagi 43:24 ee diminta untuk azan tapi sahabat Bilal 43:27 enggak mau. 43:29 Tiba-tiba datang dua cucunya Nabi, 43:32 Sayidina Hasan dan Sayidina Husein. 43:36 Begitu datang Sayidina Hasan dan 43:38 Sayidina Husein, dipeluknya dua cucu 43:41 Nabi itu oleh sahabat Bilal. 43:44 Ditatapnya wajah Sayidina Hasan. 43:48 Dilihatnya kaki Sayidina Husein. 43:51 Karena dari puser ke atas Rasulullah itu 43:54 sama dengan Sayidina Hasan. Jadi 43:56 Sayidina Hasan itu wajahnya kayak wajah 43:58 Rasulullah. Makanya sahabat Bilal terus 44:02 menatap wajahnya Sayidina Hasan. Begitu 44:04 juga para sahabat. 44:06 Ya, kalau memandang wajah Sayidina Hasan 44:09 kayak memandang wajahnya Rasulullah. 44:12 Tapi kalau Sayidina Husein yang sama tuh 44:14 dari puser ke bawah. Makanya kakinya 44:17 Sayidina Husein tuh sama persis kayak 44:20 kakinya Rasulullah. Kalau Bapak-bapak 44:23 sudah pernah melihat makam Ibrahim, di 44:27 sana ada dua telapak kaki ya Nabi 44:29 Ibrahim ya. Begitu napak semuanya. 44:33 Seperti itulah kakinya Nabi Muhammad dan 44:36 juga kaki telapak kakinya Sayidina 44:39 Husein. 44:41 Nah, ini artinya apa marimullah? 44:44 Artinya bahwasanya 44:48 orang itu punya ciri-ciri 44:51 termasuk Rasulullah. Ciri-cirinya maka 44:54 dijelaskan di dalam buku-buku kitab, 44:57 buku-buku tarikh maupun hadis. Bagaimana 45:00 rambutnya Rasul, alisnya Rasul, 45:03 keningnya Rasul, matanya Rasul, 45:05 kupingnya semuanya giginya Rasul. Sampai 45:08 saya pernah baca ada yang menyebutkan 45:12 bahwa jenggot Rasulullah itu jumlahnya 45:14 ada 124.000. 45:18 Saya waktu itu merenung, kata saya ini 45:21 siapa yang kurang ajar ngitung-ngitung 45:23 jenggotnya Rasul ya [berdehem] begitu 45:27 ya. 45:29 Tapi ya enggak apa-apalah namanya 45:31 namanya siapa tahu ada orang yang 45:34 ngitung jenggotnya Nabi. Cuma kata saya 45:36 kalau kalau ada ini sombong banget 45:38 jenggot Nabi pakai dihitung-hitung 45:42 ya. Ciri-cirinya ada. 45:45 He ya Allah. Maka sekali lagi, satu 45:49 orang yang tidak bisa dibohongi oleh 45:52 setan lewat mimpi tadi adalah pertama 45:55 adalah sahabat Nabi. Yang kedua para 45:58 ulama yang tahu ciri-cirinya Rasulullah. 46:02 Bagaimana rambutnya, bagaimana 46:05 keningnya, bagaimana ya? 46:10 Ya, banyak yang cerita ya. 46:15 Orang kalau mimpi ketemu Rasulullah, 46:19 begitu dia bangun ruangan itu 46:23 ya bau minyak kasturi, minyak misik 46:28 ya. ruangan tempat tempat orang yang 46:32 mimpi tadi. 46:34 Kalau saat dia mimpi bertemu Rasul, 46:37 kemudian dia sempat bersalaman dengan 46:39 Rasulullah, begitu bangun dicium 46:42 tangannya, tangannya akan wangi minyak 46:46 misik, minyak kasturi. 46:49 Ada tanda-tandanya. 46:51 Jadi kalau sampean umpamanya mimpi 46:54 ketemu 46:56 ya ketemu ngakunya ketemu Rasulullah 47:00 apalagi sampean sempat salamat cium. 47:05 Kalau ternyata wangi kasri iya 47:07 Rasulullah 47:10 tapi kalau ternyata bau terasi ah tukang 47:13 gado-gado kali itu 47:15 ya. Ah iya 47:19 ada tandanya. 47:21 Kemudian para ulama itu kalau mimpi 47:23 ketemu Rasulullah 47:26 biasanya enggak mau cerita. 47:30 Justru para kiai ini suka mempertanyakan 47:33 kalau ada orang cerita ngimpi ketemu 47:36 Rasulullah. 47:38 Sebab kebiasaan para ulama enggak 47:41 begitu. 47:43 Enggak begitu. Enggak mau cerita kalau 47:45 mimpi ketemu Rasulullah. 47:47 [berdehem] 47:48 Ya enggak saya enggak tahu ya. Mungkin 47:50 karena tawadunnya mereka menganggap apa? 47:53 Iya, saya ini pantes ketemu Rasulullah 47:58 gitu ya. Selanjutnya para pendengar 48:00 hadiah silaturahim dan pemirsa Rasil TV 48:02 rahimakumullah. 48:04 [berdehem] Karena itu hati-hati kalau 48:06 kita mimpi ketemu seseorang yang mengaku 48:09 rasul. Awas jangan dulu kita ger ya. 48:14 Nah, coba intropeksi 48:17 ya. Kemudian bertanya kepada ulama. 48:22 Imam Aljauzi di dalam kitab Arruhnya 48:26 beliau mengatakan 48:30 roh orang yang hidup 48:33 itu bisa bertemu dengan roh orang yang 48:36 hidup. 48:38 Ya. 48:40 Nah, saya bertemu dengan Fahri. Ya, ruh 48:44 saya ketemulah dengan rohnya Fahri. 48:48 Ini cara pertama. 48:51 Cara yang kedua sekarang 48:55 satu hari seorang ulama namanya Syekh 48:58 Hisyam. Beliau mendengar Rasulullah 49:01 sallallahu alaihi wasallam bersabda 49:04 kepada sahabat Umar bin Khattab dan Ali 49:06 bin Abi Thalib radhiallahu anhuma. 49:10 Umar Ali bahasa bebasnya nih ya. Kalau 49:14 kalau kalian ketemu dengan anak muda 49:19 dari Yaman, 49:21 ciri-cirinya begini begini begini 49:23 begini. Namanya Uwais al-Qarni. 49:27 Maka mintalah 49:29 didoakan olehnya, minta doa kepadanya. 49:33 Karena doa dia dengan aras itu tidak ada 49:37 hijab. 49:38 Luar biasa ini ya. Orang sekelas sahabat 49:42 Umar dan Ali suruh minta doa kepada 49:46 Uwais Alqarni. 49:50 Ya, luar biasa. Jangan lantas kemudian 49:53 mengatakan, "Berti Sayidina Ali ini 49:55 kelasnya di bawah US." Ya, enggak 49:57 begitu. Rasulullah juga pernah minta doa 50:00 kepada sahabat Umar ya. Ketika sahabat 50:04 Umar mau pergi umrah, "Ya Umar syarikni 50:07 fiddua." Umar libatkan aku di setiap 50:11 doa. Kata 50:14 gitu. Itu ngajarin kepada kita agar kita 50:17 ini ya jangan merasa udah udah hebat 50:22 kemudian enggak butuh doa dari orang 50:24 lain. 50:27 Nah, 50:29 karena itulah makanya UES mencari 50:35 informasi. Akhirnya ditemukanlah 50:38 pas waktu itu Uwais Alqarni ini lagi 50:42 salat, 50:44 lagi duduk tahiyat tahiyat akhir. 50:48 Dia enggak tahu mengucapkan salam. Ya 50:50 enggak dijawab boleh wis. Begitu selesai 50:53 salat langsung dijawab waalaikumsalam. 50:56 Ya, Uwais bin Kullan. Disebutin bapaknya 51:00 kaget itu ya. Kaget ini Hisyam ini 51:04 kok bisa tahu nama saya dari mana? 51:08 Makanya dia nanya, "Wahai Syekh, 51:11 bagaimana engkau bisa tahu katanya 51:13 namaku? 51:15 Padahal kan kita baru pertama ini kita 51:18 bertemu. 51:20 Kata beliau, 51:22 "Aku mengetahui namamu, 51:25 nama bapakmu, nama kakekmu, tempat 51:29 tinggalmu, pekerjaanmu. Orang kayak aku 51:32 tahu." 51:34 Bagaimana itu bisa tahu? Katanya Syekh, 51:37 "Jadi sebelum fisik kita bertemu, roh 51:41 aku sudah bertemu dengan rohmu." Lalu 51:44 rohku bertanya kepada rohmu, "Siapa 51:48 namamu? Ya, orang tuamu, tinggalnya di 51:52 mana?" Ah, tahu semua. Nah, itu 51:55 pertemuan roh orang yang hidup dengan 51:58 orang yang hidup ya. Tapi dalam versi 52:01 yang kedua, 52:06 yang ketiganya 52:09 eh maaf yang keduanya adalah roh orang 52:12 yang hidup bisa bertemu kata beliau 52:15 dengan roh orang yang sudah mati. 52:19 Ya, yang pertama bisa karena lewat 52:24 mimpi. Kita bertemu dengan roh kita 52:28 bertemu dengan roh bapak kita dalam 52:30 mimpi 52:32 atau seperti tadi dengan Rasulullah. 52:36 Ya. Yang keduanya, nah ini ada kisah 52:39 yang menarik versi yang keduanya 52:43 di ya kita tahu ya ketua 52:48 Jamiah 52:51 ini Triqoh Qadiriah Naksqsabandiyah. Kek 52:54 beliau itu namanya 52:57 Kiai Zarkasi. 52:59 Beliau ini pergi haji. 53:03 Pergi haji. Kemudian di sana ketemu 53:06 dengan seorang 53:08 ya dari kampung Ngadi Wongso, Ngadirejo, 53:13 Salaman 53:16 apa namanya? Ee Magelang, 53:20 Kecamatan Salaman, Magelang. 53:23 Namanya Kiai Nur Muhammad. 53:27 Nah, ya namanya dari apa namanya? Dari 53:32 tempat beliau ini ke Salaman enggak 53:35 jauh. Tetanggalah walaupun tetangga 53:38 kabupaten ya karena ini kan Purworejo 53:41 beliau ini. 53:44 Nah, ngobrol 53:47 akhirnya menceritakanlah 53:49 beliau Kiai Zar Kasih ini beliau pengin 53:53 punya pondok. Kata Kiai Nur Muhammad, 53:56 "Ya kalau kamu pengin punya pondok, 53:58 datang aja ke rumah." 54:01 Kira-kira begitulah obrolan itu. 54:04 Bebahasa bebasnya. Mungkin dalam 54:07 anggapan beliau, "Oh, ini orang berarti 54:09 ini orang kaya nih." 54:12 Sepulang haji, beliau minta diantar oleh 54:14 anaknya, "Ayo, aku pengin ketemu dengan 54:17 sahabatku yang bertemu waktu haji." 54:20 Berangkat ke Salaman, ditemui oleh 54:23 anaknya, ngobrol dengan anaknya, tapi 54:25 bapaknya enggak keluar-keluar. 54:28 Akhirnya karena sudah lama, beliau 54:30 kemudian bertanya, "Bisakah saya bertemu 54:32 dengan Abah Jenengan?" 54:34 Oh, katanya mohon maaf ya. Iya, Abah 54:37 saya kan sudah meninggal udah lama 54:41 lah. Jadi kalau gitu yang di yang 54:43 ngobrol dengan dia waktu di Makkah itu 54:45 siapa 54:48 ya? 54:50 di kalangan orang-orang NU sudah enggak 54:52 enggak apa namanya enggak asing lagi. 54:54 Bagaimana ceritanya tentang Gusni 54:59 yang menyadarkan para preman di Tanjung 55:02 Periuk padahal orangnya sudah lama 55:05 wafat. 55:07 Ya, 55:09 kalau kita melihat sabda Nabi sallallahu 55:12 alaihi wasallam, "Man roani 55:15 fil manam fasayaroni fil yaqd." Barang 55:18 siapa yang melihat aku di waktu tidur, 55:22 nanti dia akan bisa melihat aku di waktu 55:25 jaga, di waktu sadar, enggak tidu. Tapi 55:29 enggak pernah mimpi dulu ketemu Rasul. 55:33 Apakah khususnya hal-hal yang begini ada 55:36 hanya pada rasul? Kalau rasul saja bisa, 55:39 apalagi yang bukan rasul. 55:42 Nah, ini namanya roh orang yang hidup 55:44 bertemu dengan roh orang yang sudah 55:46 mati. Dalam versi yang kedua. 55:50 Yang ketiganya adalah roh orang yang 55:52 mati bertemu dengan ruh orang yang sudah 55:56 mati. Nanti di sana 55:58 apa namanya di alam surga ya. 56:01 Baik, saya para pendengar ini dulu. 56:04 Nanti selanjutnya kita akan bahas pada 56:07 pertemuan yang akan datang masih 56:09 kaitannya dengan tema ini ya. 56:11 Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan 56:13 ini bisa dipahami dan ee ada manfaatnya. 56:17 Wallahuam. 56:19 Baik, jazak ustaz atas tausiahnya di 56:21 sore hari ini dan alhamdulillah telah 56:22 kita bersama-sama simak Iwan akhwat dan 56:24 yang ingin bergabung bertanya silakan 56:25 Anda bisa pergunakan WhatsApp kami di 56:28 0811999720. 56:32 Kami segera kembali 56:36 dulu, Pak. kita. Jadi 56:50 hasil untuk Islam yang satu masih 56:51 bersama kami ikhwan akhwat di acara 56:53 tausiah sore bersama Ustaz Ahmad Zazuli 56:55 Kholil. Tema yang disampaikan adalah 56:57 mengenai tidur yang menyibak atau 56:59 membuka keadaan orang yang sudah mati. 57:03 Sudah banyak yang masuk, Ustaz, di 57:04 WhatsApp Rasil yang menyapa dan juga 57:07 yang bertanya. Ini sapan-sapaan yang 57:08 masuk datang dari Ibu Saidah yang sedang 57:12 menyimak. Terima kasih Ustaz atas 57:14 tausiah dan nasihatnya. Juga ada Ibu 57:16 Anicani Hudaifah yang setia menyimak 57:18 hasil. Pak Arwin juga ada Bapak Yudi di 57:21 Bogor, Ibu Retno ada juga Bapak Apandi, 57:24 Ibu Sundari juga sedang menyimak. Ibu L 57:27 juga ya menyimak rahasil Pakahian 57:29 Rohili, Tuan Barwi juga sedang menyimak. 57:32 Ada Ibu Yuli Lestari, Bapak Ansori, 57:36 Bapak Ruskandar, Bapak Fajar, Ibu 57:39 Maryati, dan masih banyak lagi. 57:42 Pertanyaan pertama yang masuk Ustaz saya 57:43 bacakan ini datangnya 57:46 dari 57:47 Pak Sahyan Rohili dan juga Bapak Yudi 57:50 karena sama ini pertanyaannya. 57:52 Asalamualaikum warahmatullahi 57:53 wabarakatuh, Ustaz. 57:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:56 wabarakatuh. 57:57 Ustaz, bagaimana jika kita bermimpi 58:00 ketemu orang yang sudah meninggal dunia? 58:03 Apakah benar orang yang dimimpikan itu 58:05 meminta didoakan? Dan yang kedua, kalau 58:08 kita mimpi ketemu orang tua kita yang 58:10 sudah meninggal, apakah itu dari jin 58:12 ataukah dari makhluk lain? Demikian, 58:14 Ustaz. 58:17 Bismillahirrahmanirrahim. 58:22 Ee 58:24 kalau kita mimpi bertemu dengan 58:26 seseorang dalam mimpi kita, apakah itu 58:30 dari jin atau dari setan 58:33 atau itu adalah 58:35 memang rukbiyah atau ee merupakan 58:38 jelmaan malaikat? 58:40 Heeh. 58:41 tadi begini ya, 58:44 malaikat itu sudah dijelaskan oleh Allah 58:49 yaitu 58:51 la ya'sunallah ma amarahum waaf'aluna ma 58:54 yukmarun. Malaikat itu enggak pernah 58:57 durhaka kepada Allah. 59:00 Malaikat selalu melakukan apa yang Allah 59:03 perintahkan 59:05 itu malaikat 59:07 patuh 59:08 ya. Jadi selalu beliau ini mereka ini 59:12 adalah ee taat kepada Allah. 59:16 Maka kalau sekarang malaikat menjelma 59:20 wujud seseorang entah dalam mimpi atau 59:23 bukan 59:25 kemudian menyuruh kita pasti yang 59:29 disuruhnya itu kebaikan. 59:31 Iya 59:32 ya. Pasti kebaikan. 59:35 Nah, sekarang tadi saya katakan juga 59:37 setan juga bisa menjelma bapak kita yang 59:40 sudah meninggal. Ya, 59:44 maka kita lihat sekarangah 59:48 kalau dia berpesan pesannya apa 59:53 itu? Jadi jangan melihat 59:55 ee 59:57 jelmaannya, 59:59 tapi pesannya apa? 1:00:03 Kalau sekarang menjelma ibu kita, lalu 1:00:06 ibu kita ini pesan. 1:00:09 Nah, umpamanya gitu ya. 1:00:13 Hm. 1:00:14 Nyuruh berbuat maksiat. 1:00:17 Nah, itu berarti jelas itu bukan bukan 1:00:20 apa namanya orang tua kita bukan jelmaan 1:00:23 malaikat. Itu setan yang menjelma orang 1:00:25 tua kita 1:00:28 ya. 1:00:31 pesan kalau nanti Bapak mati jangan 1:00:34 dikubur tapi dibakar aja lalu abunya 1:00:38 lemparkan ke mana jangan seperti itu 1:00:41 dilaksanakan 1:00:44 ya jadi begitulah kayak tadi itu 1:00:49 bagaimana Syekh Abdul Qadir Jailani 1:00:51 ketika ya mendengar ucapan dari iblis 1:00:55 aku halalkan kepadamu apa yang selama 1:00:58 ini haramkan Kan jelas ngerti kalau ini 1:01:02 adalah setan gitu. Jangan karena dia 1:01:06 ngaku Allah lalu wga 1:01:09 ya pede banget gitu. Aku sudah ditemui 1:01:12 oleh Allah langsung Allah berfirman. Nah 1:01:15 inilah nanti nasibnya bagaimana Eden 1:01:18 Heeh. 1:01:19 Musaddiq itu seperti itu. 1:01:22 Nah tinggal sekarang minta didoakan. 1:01:26 Kalau minta didoakan itu bagus. 1:01:29 Doakan. 1:01:30 Heeh. 1:01:31 Walaupun tidak minta didoakan, 1:01:35 kewajiban bagi seorang anak itu adalah 1:01:38 mendoakan orang tuanya. 1:01:41 Iya. 1:01:42 Ya. Kewajibannya. Sudah. 1:01:47 Memang ada yang matan begini, kalau kita 1:01:51 enggak pernah mimpi ketemu dengan ee 1:01:54 orang tua, itu tandanya karena kamu 1:01:58 sering doain mereka, 1:02:01 bacain Fatihah umpamanya ya. Tapi kalau 1:02:05 tiba-tiba datang itu berarti kamu enggak 1:02:09 pernah 1:02:10 apa namanya hati-hati 1:02:14 dasarnya. 1:02:15 itu ya. 1:02:18 Jadi begitu ya ee Pak penanya tadi 1:02:21 kalau kita jangan ngelihat jelmaan 1:02:25 siapa, tapi kalau dia menyuruh 1:02:28 nah suruhannya pesannya apa? Itu yang 1:02:32 harus kita lihat. 1:02:34 Wallahualam. 1:02:35 Dan apakah setiap kita bermimpi itu 1:02:37 apakah sebuah pertanda dia itu minta 1:02:39 didoakan atau bagaimana, Ustaz? 1:02:42 Oh, enggak 1:02:44 enggak selalu ya? 1:02:45 Enggak enggak apa namanya? Enggak 1:02:46 seperti itu. Kalau mungkin sih mungkin 1:02:48 saja. 1:02:49 Heeh. 1:02:50 Kalau bicara seperti ini gitu kan ya ee 1:02:55 apa ee ya perlu ada petunjuk ya. Saya 1:03:00 juga sama mendengar yang seperti itu. 1:03:03 He 1:03:03 ya. Tapi saya tidak mengatakan itu 1:03:06 sebagai pertanda bahwa dia minta didoa 1:03:08 minta didoakan. Seolah-olah kan kalau 1:03:12 enggak pernah ketemu 1:03:14 itu dia enggak minta didoakan. 1:03:17 Heeh. 1:03:17 Ya. Padahal minta enggak minta sudah 1:03:21 menjadi kewajiban kita sebagai anak 1:03:23 adalah 1:03:24 iya gitu ya. Jadi kita itu mendoakan 1:03:27 bukan karena diminta, karena memang 1:03:30 kesadaran kita sebagai anak untuk 1:03:33 berbuat baik kepada orang tua gitu ya. 1:03:36 Allah 1:03:38 dari Bapak Hendra di Sukabumi. Ustaz, 1:03:40 asalamualaikum warahmatullahi 1:03:41 wabarakatuh. 1:03:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:44 wabarakatuh. 1:03:45 Ustaz, kenapa ada orang yang tidurnya 1:03:47 itu nyenyak sekali, ada juga orang yang 1:03:50 sering gelisah bahkan mimpi buruk. 1:03:52 Apakah itu ada kaitannya dengan 1:03:55 amalan-amalan ataukah kondisi hati 1:03:56 seseorang tersebut, Pak Ustaz? Mohon 1:03:58 pencerahannya. Demikian. 1:04:00 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:04:05 Saya rasa kalau itu adalah kaitannya 1:04:07 dengan masalah kesehatan, 1:04:09 baik kesehatan fisik maupun kesehatan 1:04:12 rohani, terutama kesehatan fisik ya. 1:04:16 Orang kalau sudah lanjut usia ya kayak 1:04:20 saya begini ee tidur enggak bisa lama, 1:04:23 bangun lagi gitu kan. 1:04:26 Bangun lagi e sejam 2 jam sudah bangun. 1:04:31 Padahal dulu lagi muda. Kalau sekali 1:04:33 tidur bisa berjam-jam ya. 1:04:35 Nah, ini sudah menjadi ee menjadi 1:04:38 fitrahnya manusia lah karena fisiknya 1:04:41 juga sudah lain. 1:04:42 Iya. Nah, namun saya ingin menyampaikan 1:04:45 begini. Mimpi itu 1:04:48 ada tiga ya. Satu, mimpi yang baik dari 1:04:52 Allah 1:04:54 gitu. Mimpi yang baik dari Allah. Yang 1:04:56 keduanya mimpi yang buruk itu dari 1:04:59 setan. 1:05:00 H. 1:05:01 Nah, yang ketiga mimpi dari pikiran. 1:05:04 Jadi sebelum kita tidur kita ini 1:05:07 mengkhayal dan kebawa tuh ke dalam tidur 1:05:11 ya. 1:05:12 Tapi juga kadang kita ini punya 1:05:15 pandangan bahwa 1:05:18 punya ee apa namanya? Bisa jadi kita 1:05:21 keliru bahwa apa yang kita anggap buruk 1:05:26 itu 1:05:28 ee belum tentu buruk. 1:05:31 Sebagaimana apa yang kita anggap baik 1:05:34 belum tentu itu mimpi baik. 1:05:36 Bagi anak muda mungkin kalau 1:05:41 ya padahal kan pacaran itu jelas itu 1:05:44 perbuatan maksiat itu dari dari setan 1:05:47 yang begitu. 1:05:48 Heeh. 1:05:49 Ee ketika 1:05:52 Sayidah Fatimah lagi hamil Sayidina 1:05:54 Hasan, 1:05:56 nah ini pembantunya ini nangis. Ummu 1:06:01 Aiman itu menangis kepada Rasulullah. Ya 1:06:04 Rasulullah, celaka katanya celaka. Saya 1:06:07 mimpi buruk sekali. 1:06:09 Kenapa? Kata Rasulullah, saya mimpi 1:06:13 bagian daging bagian dari tubuhmu itu 1:06:16 jatuh ke pangkuan saya. 1:06:20 Itu jatuh ke pangkuan saya. Ya, coba 1:06:24 dagingnya Rasul copot gitu jatuh ke 1:06:27 pangkuan ee Umiman. 1:06:31 Ya, makanya dia nangis kok mimpi begini. 1:06:34 Rasulullah senyum 1:06:37 ya, Aiman katanya ya ee daging itu 1:06:42 adalah bagian dari aku. Fatimah itu 1:06:46 adalah bagian dari aku. Sekarang Fatimah 1:06:49 itu lagi hamil. 1:06:51 Tah itu anaknya itu nanti akan lahir 1:06:56 lepas dari tubuhnya Siti Fatimah. 1:07:00 Nanti yang mangku bayi itu adalah kamu. 1:07:04 Katanya apa kamu enggak mau? Katanya 1:07:06 mangku cucuku. Cucuku itu Hasan itu 1:07:08 bagian dari aku. Kata Rasulullah begitu. 1:07:12 Jadi ee akhirnya senang sekali tuh si 1:07:15 Ummu Aiman ini 1:07:16 ya girang sekali karena dia diberi 1:07:20 kehormatan yang memangku Sayidina Hasan 1:07:23 nantinya. Dan memang kenyataannya 1:07:25 seperti itu. Nah, jadi di sini menurut 1:07:29 Ummu Aiman tuh mimpi itu jelek 1:07:32 padahal itu mimpi bagus gitu. 1:07:35 Dan kata Rasulullah sallallahu alaihi 1:07:37 wasallam, mimpinya seorang mukmin itu 1:07:41 adalah satu bagian dari 40 eh dari 46 1:07:48 nubuwah. 1:07:49 Heeh. 1:07:50 Gitu ya. Dibagi ya. Jadi satu juz dari 1:07:54 46 juz nubuwah. 1:07:58 Makanya mimpinya orang mukmin ini banyak 1:08:00 benarnya ya. Tidak semuanya benar, ada 1:08:03 juga yang enggak benar. Nah, apalagi 1:08:06 kalau umpamanya biasanya orang yang 1:08:09 benar ini yang tidurnya kita ngikuti 1:08:13 sunah-sunah Rasul ya. Yang dalam agama 1:08:16 gimana sih? dalam keadaan wudu. 1:08:19 He 1:08:19 lah mimpi saya kok seram begini-gini. 1:08:22 Nah, itu karena ee kalau kita ngikuti 1:08:25 petunjuk Rasulullah insyaallah enggak 1:08:28 ya. Ya. Ada orang mimpi katanya mimpi 1:08:32 seram karena tidur di bawah balok. 1:08:34 He. 1:08:35 Saya pernah tuh dulu tuh dengan apa 1:08:38 sepupu saya ya direb-erep karena 1:08:41 tidurnya di bawah balok. 1:08:43 ya. Akhirnya kata saya begini, ini bukan 1:08:47 masalah sampean di tidurnya di bawah 1:08:49 balok atau ee tidak dibawa balok ya. 1:08:53 Tapi karena sampean mau tidur enggak 1:08:55 ingat Allah sudah saya sekarang mau 1:08:57 tidur di bawah balok 1:08:59 ya. Akhirnya saya tidur di bawah balok. 1:09:01 Ya enggak apa-apa. 1:09:02 Iya 1:09:03 ya. Karena kita baca dulu ini ini nih 1:09:07 ya. Sebagaimana petunjuklah sunahnya 1:09:09 orang kalau mau tidur gitu ya. Jadi 1:09:11 jangan balok disalah-salahin ya. 1:09:14 Wallahualam. 1:09:16 Dari Bapak Yusman. Asalamualaikum 1:09:18 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:09:21 He 1:09:21 bagaimana agar kita mimpi bertemu Nabi 1:09:24 Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi 1:09:25 wasallam? Apakah ada doa-doa dan amalan 1:09:28 tertentu, Pak Ustaz? Saya ingin sekali 1:09:31 jumpa Rasulullah. 1:09:33 Demikian. 1:09:36 Bismillahirrahmanirrahim. 1:09:38 memang ada amalan-amalan 1:09:41 yang seperti itu ya. Bagaimana supaya 1:09:44 mimpi ketemu Rasulullah dulu juga ee 1:09:48 saya pengin sekali ya. 1:09:50 He. 1:09:51 Cuma akhirnya saya mikir kalau saya 1:09:54 mimpi ketemu Rasulullah kemudian 1:09:57 Rasulullah merengut melihat saya. 1:10:00 [tertawa] 1:10:01 Kemudian apakah pantas saya ini bertemu 1:10:03 dengan Rasulullah? saya itu akhirnya 1:10:05 saya enggak enggak mau ya. Banyak amalan 1:10:09 untuk itu tuh banyak. Bapak coba lihat 1:10:12 di dalam kitab ee Sawahidul Haq ya. Itu 1:10:18 di dalam kitab Sawahidul Haq itu banyak 1:10:20 sekali amalan-amalan 1:10:23 agar kita bisa mimpi ketemu Rasulullah. 1:10:26 Ya, saya enggak mau ee apa namanya 1:10:30 mengajarkan kepada Bapak karena begini. 1:10:35 Tentu kan nanti akan Bapak bertanya ya. 1:10:37 He 1:10:38 bertanya gimana nih Ustaz Jazulinya 1:10:41 sudah ngimpi belum? 1:10:42 Ya belum orang belum pernah mimpi ketemu 1:10:45 Rasul sudah ngajarin orang supaya ketemu 1:10:47 Rasul. 1:10:49 Ya saya enggak mau kayak orang apa 1:10:52 namanya orang botak jualan ee apa 1:10:55 namanya obat penumbuh rambut. 1:10:58 Ya. Jadi, Bapak mintanya kepada 1:11:00 orang-orang saleh yang pernah ketemu 1:11:03 Rasulullah 1:11:05 misalnya ya kepada Habib Husein itulah 1:11:08 orang-orang saleh, Ustaz Abul Hidayah 1:11:11 jangan ke saya ya salah alamak mintanya 1:11:15 kepada saya. 1:11:16 Wallahuam. 1:11:18 Baik, Ustaz. 1:11:18 Ya, satu lagi 1:11:19 ini di luar tema Pak Ustaz ya. Dari 1:11:21 Bapak Apandi mohon maaf Ustaz di luar 1:11:22 tema. Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:24 wabarakatuh. mengenai 1:11:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11:26 wabarakatuh. 1:11:27 Ibadah korban, Pak Ustaz, kalau kita 1:11:29 kurban satu kambing niatnya untuk diri 1:11:32 kita sendiri apakah untuk sekeluarga? 1:11:35 Demikian, Pak Ustaz. 1:11:37 Baik. 1:11:39 Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:42 Sahabat Abi Said Alkudri radhiallahu 1:11:45 anhu 1:11:46 itu beliau mengatakan ya 1:11:50 dari dulu di zaman Nabi sallallahu 1:11:52 alaihi wasallam 1:11:54 itu kalau korban itu satu kambing untuk 1:11:59 satu keluarga. 1:12:00 Hm. 1:12:02 Ya begitulah. Terus sampai sekarang ini 1:12:06 kalian lihat orang bermegah-megahan 1:12:09 dalam berkorban. 1:12:13 Ya. Jadi [berdehem] 1:12:15 kalau umpamanya nih tadi pernah siapa 1:12:18 namanya Pak itu? 1:12:19 Pak Apandi. 1:12:20 Apandi. 1:12:22 Pak Apandi. 1:12:22 Iya. 1:12:23 Iya. Ya. Pak Apandi punya anak misalnya 1:12:27 ya lima 1:12:29 masih ee istri satu berarti kan tujuh 1:12:33 tuh ya. 1:12:34 Heeh. Nah, itu Pak Fandi kalau mau 1:12:36 korban ya cukup satu kambing itu untuk 1:12:41 tujuh orang. 1:12:42 Hm. 1:12:44 Ya. Nah, jadi enggak 1:12:49 I. 1:12:51 Halo, Ustaz. 1:12:54 Mohon maaf sepertinya terputus 1:12:57 jaringannya 1:12:58 karena kita live di aplikasi Zoomi. 1:13:00 Wwat. 1:13:01 Halo. Halo. Ada 1:13:03 ya? Ada. Ada lagi ya. Alhamdulillah 1:13:04 tergabung ya. Ada, ada, Ustaz. Baik, 1:13:06 Ustaz. Lanjut, Ustaz. 1:13:07 Jadi, jangan ee enggak usah sapi, cukup 1:13:10 satu kambing saja. 1:13:12 Hm. 1:13:13 Ya. Nah, itu begitu. Jadi, satu kambing 1:13:16 ini untuk bapak, istri, dan lima anak. 1:13:20 Namanya mau bapak boleh, mau nama istri 1:13:24 boleh, mau nama anak boleh. dengan 1:13:27 catatan atau saran yang ditanggung yang 1:13:31 di apa digabungkan ini 1:13:33 satu adalah orang-orang yang nafkahnya 1:13:37 masih menjadi tanggung jawab bapak. 1:13:40 Iya. 1:13:41 Ya. Nih yang lima anak ini masih 1:13:43 tanggung jawab Bapak. Yang keduanya 1:13:45 hidup seatap dengan bapak 1:13:47 serumah ya 1:13:48 gitu. Maka kalau lima anak ini sudah 1:13:51 pada berkeluarga ya misa sudah masak 1:13:55 sendiri atau ngumpul satu atap tapi 1:13:58 masaknya sudah sendiri karena sudah 1:14:00 punya anak punya punya istri lah itu 1:14:02 enggak bisa digabungkan tadi dia sendiri 1:14:04 nantinya korbannya 1:14:07 gitu ya. Nah kemudian jadi cukup satu 1:14:11 gitu enggak enggak harus sapi enggak ya. 1:14:16 Nah, kamu selanjutnya 1:14:19 kalau umpamanya saya penginnya sapi, 1:14:22 bagaimana, Pak Ustaz? Silakan. Kalau 1:14:24 penginnya sapi, kalau rezekinya ada, ah 1:14:28 penginnya sapi. Tapi niatnya, 1:14:32 niatnya adalah bukan pengin apa namanya 1:14:36 ee wah gitu ya. 1:14:38 Iya. 1:14:39 Sapi gitu. Tidak. 1:14:41 Niatnya memang pengin lebih banyak lagi 1:14:44 saya bisa membantu orang lain. H. 1:14:48 Jadi awas niatnya yang yang lurus ya. 1:14:52 Sebab bisa jadi sekarang begini 1:14:55 orang pada korban kambing misalkan lalu 1:14:58 kita ngelihat ya kata istri kita, "Pak, 1:15:02 kambing kita tuh ya yang paling gede 1:15:04 katanya Pak ya." Hah? Nah, itu kalimat 1:15:07 itu hati-hati 1:15:08 kalimat seperti itu. Enggak salah 1:15:11 ngomong paling gede itu. Tapi ketika 1:15:14 merasa dengan mengucapkan kambing kita 1:15:16 yang paling gede, yang paling bagus itu 1:15:19 adalah ada semacam ujub gitu ya. Nah, 1:15:22 ini bisa menghancurkan nilai-nilai 1:15:24 korban kita. 1:15:26 Mungkin itu saja 1:15:29 ee kepada para pendengar. Mudah-mudahan 1:15:31 Allah Subhanahu wa taala panjangkan umur 1:15:33 kita dalam taat kepadanya. Amin. 1:15:35 Allah kita ke jalan yang dictainya. 1:15:39 Allah [mendengus] 1:15:40 kita dengan akhlak yang mulia. Allah 1:15:42 bersihkan hati kita dari akhlak yang 1:15:44 hina. Allah limpahkan rahmat, taufik, 1:15:47 dan hidayah kepada kita anak cucu kita 1:15:49 sehingga selama hidup kita istikamah 1:15:51 menjalankan perintahnya menjadi 1:15:53 larangannya. Dan manakala wafat semoga 1:15:55 Allah wafatkan kita semua dalam keadaan 1:15:57 husnul ktimah. Am amahilanafana 1:16:18 maanaid 1:16:21 muhammadin 1:16:23 wasamhamdulillahaminalamualaikum 1:16:26 warahmatullah wabarakatuh 1:16:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:16:30 wabarakatuh. Demikian telah kita 1:16:31 bersama-sama simak tausiah sore yang 1:16:33 telah disampaikan oleh Ustaz Ahmad 1:16:34 Zazuli Kholil. Tidur yang menyibak atau 1:16:37 membuka keadaan orang yang sudah mati. 1:16:39 Semoga apa yang telah tadi ustaz 1:16:41 sampaikan banyak manfaat untuk Iwan 1:16:44 Awat. Saya yang bertugas pahri ditemani 1:16:46 Neza dan juga Yusuf Subamit. 1:16:48 Subhanakallahum wabihamdika asadu alla 1:16:51 ilahailla anta astagfiruka waubu ilaik. 1:16:53 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:16:55 wabarakatuh.