Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:08 [musik] 0:12 Brail [musik] TV. 0:19 Bismillahirrahmanirrahim. 0:21 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:23 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:25 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:27 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:29 akhwat pendengar Radio Silaturahim dan 0:31 juga pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 0:34 Allah. Alhamdulillah saya Fahri ditemani 0:36 Yusuf Subangkit dan juga Ondi hadir di 0:39 hari ini di malam hari ini hari Selasa 0:41 hari yang ke-7 Zulhijah 1441 Hijriah 0:45 atau 28 Juli 2020 hadir di acara 0:49 renungan Qolbu bersama Ustaz 0:51 Rahmatullah. Alhamdulillah beliau telah 0:53 hadir di studio. Kita sapa saja ikhwan 0:55 akhwat. Asalamualaikum warahmatullahi 0:57 wabarakatuh, Pak Ustaz. 0:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00 wabarakatuh. 1:00 Sehat ya kabarnya ya? 1:01 Alhamdulillah. 1:02 Alhamdulillah sehat. Kita masih membahas 1:05 langkah-langkah setan, Ustaz, ya dengan 1:07 subtemanya manusia meminta pertolongan 1:10 kepada jin. Ini bagian yang kedua 1:13 ya. Karena banyak di ee negara kita ya, 1:17 masyarakat kebanyakan percaya bahwa 1:19 orang yang memiliki jin atau orang yang 1:22 bisa berkomunikasi dengan jin itu orang 1:23 hebat, 1:24 orang keren. Akhirnya mereka 1:27 terpesona dan meminta pertolongan juga 1:29 sama orang tersebut. Ustaz, itu 1:31 bagaimana? Apakah 1:32 ee ini menjadi hal yang memang mereka 1:34 belum tahu? Apakah memang ee seperti 1:37 itu? Kita terlalu apa sih namanya? Oh, 1:40 orang hebat nih, orang keren nih. Gitu. 1:41 H 1:42 akhirnya terjerumus kepada kemusyrikan 1:44 itu ya, Ustaz ya. 1:45 Iya, ya. Karena memang ee masyarakat 1:50 awam itu 1:52 yang dilihat adalah ee oh ini katakanlah 1:56 oh ini seorang kiai, oh ini seorang 1:59 ustaz. H. 2:01 Jadi yang yang dilihat oleh masyarakat 2:03 awam itu itu sehingga simbol kiai, 2:06 simbol ustaz itu menjadi satu 2:11 ee simbol 2:13 kebenaran gitu. 2:15 Nah, ini yang sesungguhnya 2:17 ee apa namanya? Sangat fatal ya. Sangat 2:20 fatal. Padahal sesungguhnya 2:23 ee simbol ee kebenaran itu adalah 2:27 Al-Qur'anul Karim. sehingga semuanya 2:29 harus ee 2:32 kita ukur kebenaran itu dengan 2:34 Al-Qur'an. 2:35 Iya. 2:36 Karena mereka itu ee melakukan hal-hal 2:39 yang semacam itu memang bukan hanya 2:43 sekedar ee dia berpendapat, 2:46 tetapi dari apa yang mereka lakukan itu 2:50 mereka ee dapat meraih keuntungan ee 2:56 materi ya. 2:58 Dari situ yang membuat mereka itu ee 3:04 sehingga kata Allah di dalam Al-Qur'anul 3:06 Karim, ulaikalladzinaalata 3:09 bil huda gitu. 3:11 Jadi membeli kesesatan itu dengan 3:14 kebenaran 3:16 karena memang mereka sudah kadung 3:18 nyaman, sudah kadung menikmati hasil 3:22 kerja sama antara jin dan manusia itu 3:24 timba balik ada keuntungan di 3:26 sehingga sehingga ee semua ee apa 3:30 namanya 3:31 dasar-dasar yang dia pakai untuk 3:34 melegitimasi 3:37 ee apa yang dia lakukan ya dia cari dari 3:40 analogi-analogi 3:42 ya yang membenarkan apa yang dia 3:45 lakukan. 3:47 Hm. Sementara yang namanya masyarakat 3:50 itu 3:52 ee yang dilihat adalah ee 3:55 figur seseorang 3:59 sehingga 4:00 kesesatan itu menjadi satu kesesatan 4:04 yang berjemaah gitu ya. Rombongan ya. 4:08 Rombongan itu yang dikhawatirkan. itu 4:10 yang sangat yang sangat ee fatal ya. He. 4:14 Sehingga memang ee ya memang harus harus 4:19 gencar ya. Ya. Dakwah bil Quran itu 4:22 memang harus tidak ada jalan lain karena 4:25 itulah ukuran kebenaran bukan ukuran 4:28 atau pendapat ee manusia ya. 4:32 Sementara orang awam itu yang dilihat 4:34 adalah figur tokoh seseorang. 4:38 H. Nah, itu yang sangat berbahaya 4:42 sehingga melalui ee 4:45 dakwah rasil ini 4:48 ya mudah-mudahan 4:50 ya ada satu ee perubahan ya 4:54 karena ini betul-betul akan sangat fatal 4:57 ya. 4:58 Akan sangat fatal yang tidak bisa 5:01 [berdehem] diperbaiki lagi ya. Walaupun 5:05 anak ee keturunannya itu mendoakan yang 5:08 sudah meninggal itu ya karena itu 5:11 merupakan satu perbuatan kemusyrikan. 5:14 Kalau belum bertobat itu akan fatal di 5:16 akhirat nanti ya. 5:17 Sangat fatal sekali kecuali sebelum 5:20 sakaratul maut dia bertobat kepada Allah 5:22 Subhanahu wa taala. Ya 5:23 lagi dia [mendengus] mempengaruhi banyak 5:25 orang juga ya. 5:25 Iya. 5:27 Sehingga barangkali apa yang disampaikan 5:30 melalui corong rasil ini ya banyak juga 5:33 orang yang tidak sependapat 5:37 ya karena mereka dasarnya itu adalah ee 5:42 logika ya logika 5:45 yang tidak bisa dijadikan ukuran satu 5:48 kebenaran gitu 5:52 ya. Ya, kita tampilkan saja apa yang 5:55 benar. bahwa yang benar itu adalah 5:56 benar, yang salah adalah yang salah, 5:59 gitu. 6:01 Karena yang ee sangat kita garis bawahi 6:04 itu adalah resiko yang sangat-sangat 6:07 fatal gitu. 6:08 Anaru maswakum khidina fiha. 6:12 Neraka itulah tempat tinggalmu dan kamu 6:14 kekal di dalamnya. 6:17 Ya, kalau sudah kekal di dalamnya, 6:19 sekali masuk gak bisa keluar lagi. Dari 6:22 mana ini? mau mau mau kita tebus dosa 6:25 yang yang sangat fatal ini. 6:29 Ya, bahkan 6:32 ee Allah Subhanahu wa taala melarang 6:35 ya keluarganya, anak cucunya mendoakan 6:38 orang yang sudah melakukan kemusyrikan. 6:42 Nauzubillah. 6:43 Nauzubillah minzalik ya. 6:45 Naubillahik. 6:47 Baik, Ustaz. Ee dan Iwan Nawat yang 6:49 ingin nanti bergabung seperti biasa Anda 6:51 bisa bergunakan WhatsApp kami di 6:52 0811999720 6:56 ataupun Anda yang bergabung via 6:58 teleponnya silakan di 0218451512. 7:01 Malam hari ini renungan kalbu bersama 7:03 Ustaz Rahmatullah dengan tema manusia 7:05 meminta pertolongan kepada jin. Bagian 7:08 yang kedua ya. Silakan Ustaz. 7:11 Baik terima kasih Kang Bari. 7:15 Maaf. 7:17 Bismillahirrahmanirrahim. 7:19 Asalamualaikum warahmatullahi 7:21 wabarakatuh. 7:24 [mendengus] 7:25 Alhamdulillah. 7:28 Alhamdulillahilladzi 7:29 khalaqal mauta wal hayata liyabaluakum 7:32 ayyukum ahsanu amala wahuwal azizul 7:34 gfur. 7:36 Ashadu alla ilahaillallah wa ashadu anna 7:39 muhammadan abduhu wa rasuluh. 7:42 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 7:44 Muhammad wa ala ali Muhammad wa ba'd. 7:48 Pendengar Radio Rasil serta TV Rasil 7:51 yang dimuliakan Allah subhanahu wa 7:54 taala. 7:58 Terlebih dahulu marilah kita 8:01 memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah 8:04 Subhanahu wa taala. 8:09 Selawat serta salam semoga 8:12 Allah limpahkan kepada junjungan kita 8:15 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 8:16 wasallam, 8:18 keluarga beliau, para sahabatnya, dan 8:20 kepada kita sekalian. Amin ya rabbal 8:22 alamin. [berdehem] 8:26 Pada kesempatan kali ini kita 8:29 [berdehem] 8:30 masih 8:32 akan membahas tentang 8:36 ee 8:38 manusia meminta pertolongan kepada jin 8:41 pada 8:42 episode yang kedua. 8:46 Karena begitu pentingnya 8:49 topik ini, oleh karena di kalangan 8:52 masyarakat itu sudah dianggap wajar 8:55 dan boleh. 8:58 Padahal sesungguhnya 9:01 di hadapan Allah Subhanahu wa taala ini 9:03 adalah merupakan satu perbuatan 9:06 kemusyrikan. 9:11 Ada beberapa satu ungkapan di kalangan 9:14 masyarakat awam. 9:19 Antara lain ungkapan mereka adalah 9:23 bagaimana kalau 9:26 kita minta tolong kepada jin muslim? 9:35 Kan sama saja kita ini minta tolong 9:39 kepada sesama manusia. 9:44 Ya, yang kita yang kita ketahui bahwa 9:47 minta tolong kepada sesama manusia ini 9:50 [mendengus] 9:52 saling tolong-menolong itu sudah 9:56 ee wajar ya. 9:59 Saling tolong-menolong ya. Fastabiqul 10:02 khairat ya. Berlomba-lomba 10:06 berbuat kebajikan. 10:09 Bahkan 10:11 tolong-menolong ini tidak terbatas hanya 10:14 kepada 10:17 orang muslim saja, 10:20 tapi kepada nonmuslim pun. 10:24 Tapi tolongmenolong di dalam hal ini 10:28 secara kemanusiaan 10:31 [mendengus] 10:32 berbisnis dengan nonmuslim itu boleh itu 10:36 minta tolong secara kemanusiaan boleh 10:39 kepada non muslim 10:44 dan itu dijadikan satu 10:47 landasan. 10:50 Mereka mengatakan karena itu boleh. Ya 10:52 tentu saja minta tolong kepada jin yang 10:54 muslim boleh. 10:58 Itu merupakan satu 11:02 keyakinan di kalangan masyarakat awam 11:07 yang ada seperti itu. 11:11 Bahkan mereka mengatakan, 11:14 "Coba, bagaimana itu dengan Nabi 11:16 Sulaiman? 11:19 Nabi Sulaiman itu tentaranya adalah 11:23 dari jin ya. 11:26 Bahkan bukan hanya dari jin saja 11:31 ya, dari burung 11:33 ya. 11:37 Nah, 11:39 bagaimana pendapat-pendapat yang semacam 11:41 ini? 11:44 Apakah benar atau salah? 11:49 Kalau kita mendengar artinya secara 11:52 logika, logika manusia, 11:56 apa yang selama ini mereka yakini 12:03 bisa dipastikan bahwa 12:06 ya itu benar 12:09 secara logika, secara pikiran. 12:14 [mendengus] 12:16 Tapi secara akal. Nah, secara akal itu 12:20 tidak masuk akal. 12:23 Nah, sekaligus di sini adalah pendapat 12:25 pikiran dengan akal itu. 12:28 Inilah sesungguhnya. Karena pendapat 12:31 akal itu adalah sesungguhnya pendapat 12:33 Al-Qur'an. 12:36 Jadi, orang yang berakal itu orang yang 12:38 memahami Al-Qur'an. 12:41 Jadi kalau di dalam surah Yusuf ayat 2 12:43 itu, inna anzalnahu quranan arabian 12:46 laallakum taqlun. 12:49 Kami turunkan Al-Qur'an itu dalam bahasa 12:51 Arab supaya kalian berakal. 12:55 Diturunekannya ke mana? Sebagaimana 12:58 malaikat Jibril menurunkan Al-Qur'an tuh 13:00 ke dalam kalbu Rasulullah sallallahu 13:02 alaihi wasallam. 13:07 Jadi orang yang berakal itu pasti benar. 13:12 He karena semuanya itu akan didasarkan 13:14 kepada Al-Qur'anul Karim. 13:19 Nah, fenomena di masyarakat yang 13:21 mempunyai keyakinan 13:24 sebagaimana yang kita sebutkan tadi 13:28 kalau didasarkan kepada logika, oh iya 13:30 ya iya enggak apa-apa sesungguhnya. 13:34 Misalnya seperti Nabi Sulaiman. Nabi 13:36 Sulaiman itu kan tentaranya mau nabi 13:38 saja. 13:40 Boleh, 13:40 boleh gitu. 13:42 Noh, Nabi itu kan uswatun hasanah gitu. 13:48 Hm. 13:49 Apalagi minta tolong kepada jin yang 13:51 muslim. Iya, tentu saja boleh. 13:55 Orang kita sesama manusia diperintahkan 13:58 oleh Allah dan rasulnya suluh 14:00 tolong-menolong. 14:04 Maka keyakinan-keyakinan yang semacam 14:07 itu di kalangan masyarakat 14:09 kalau kita menerimanya secara logika 14:12 maka itu adalah benar. 14:19 Dan kebenaran itu harus diukur dengan 14:21 Al-Qur'anul Karim. Ah, itu yang namanya 14:24 akal. 14:25 Seb sebagaimana kita sebutkan tadi, inna 14:28 anzalnahu quranan arabiakum. 14:33 Mari kita akan menjawab bagaimana 14:37 keyakinan-keyakinan masyarakat awam yang 14:39 semacam itu. 14:43 Yang pertama adalah 14:48 sebagaimana di dalam Allah berfirman di 14:51 dalam surah Azzariyat pada ayat 51. 14:53 Surat 51 ayat 56. 14:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 14:59 Wama khalaqtul jin wal insa illa 15:02 liya'budun. 15:05 Tidak aku ciptakan jin dan manusia 15:08 melainkan supaya itu mengabdi kepadaku. 15:13 Menghambakan diri kepada Allah Subhanahu 15:16 wa taala. 15:17 Jadi dari ayat ini sesungguhnya status 15:20 manusia dan jin itu di hadapan Allah 15:23 sama-sama sama-sama menghambakan diri 15:25 kepada Allah Subhanahu wa taala. H. 15:34 Kemudian yang kedua 15:38 di dalam surah Aljin pada ayat yang 15:41 kesatu sampai dengan yang kedua Allah 15:44 menyebutkan 15:48 azubillahiminasyaitanirrajim 15:51 qul uhiya ilaiya annah 15:56 nafarum minal jinni faqu Q inna samna 16:01 quranan ajaba 16:05 yahdi ilar rusdi 16:10 faaman biihi 16:15 wala nusyrika birabbina ahada. 16:22 Qul katakanlah Muhammad, 16:27 telah diwahyukan kepadamu 16:31 bahwasanya 16:32 telah mendengarkan 16:34 sekumpulan jin 16:37 akan Al-Qur'anul Karim. 16:43 Kemudian mereka mengatakan, 16:47 "Sesungguhnya 16:48 kami telah mendengarkan Al-Qur'an yang 16:52 menakjubkan." 16:56 Jadi, jin di situ takjub kepada 16:57 Al-Qur'anul Karim 17:03 yang memberikan petunjuk ke jalan yang 17:05 benar. 17:11 Lalu kami beriman kepadanya. 17:15 Jadi jin di sini 17:19 takjub kepada Al-Qur'anul Karim kemudian 17:22 beriman kepada Al-Qur'anul Karim. 17:24 [mendengus] 17:28 Dan kami sekali-kali tidak akan 17:30 mempersekutukan 17:32 seorang pun dengan Tuhan kami. 17:36 Ini luar biasa. 17:38 Jadi jin itu sekumpulan jin. Ada 17:41 sekelompok jin yang takjub kepada 17:44 Al-Qur'an, beriman kepada Al-Qur'an 17:48 dan dia berjanji tidak akan melakukan 17:51 perbuatan kemusyrikan kepada Allah 17:54 Subhanahu wa taala. 17:59 Jadi pada konteks ini sesungguhnya 18:02 di antara 18:04 kelompok mereka ya kelompok jin mereka 18:08 sama dengan kita sebagai manusia 18:11 ya. Takjub kepada Quran sama 18:15 kita beriman kepada Al-Qur'anul Karim. 18:21 Kemudian kita 18:24 tidak akan melakukan perbuatan 18:25 kemusyrikan. kepada Allah subhanahu wa 18:27 taala. 18:30 Jadi pada konteks ini sesungguhnya 18:32 adalah antara manusia dan jin itu sama. 18:37 Wama khalaqtul jinna wal insa illa 18:39 liya'budun. 18:47 Kemudian yang ketiga, 18:49 mari kita lihat di dalam surah Al-Akhaf, 18:54 surah yang ke-46 pada ayat yang ke-29. 19:02 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:06 Waidfna 19:08 ilaika nafar minal jin 19:12 yastamiunal 19:14 qurana. 19:16 Falamma 19:17 hadaruhu faqalu 19:22 ansitu 19:24 falamma 19:25 quya 19:27 walau wallau ila qumihim 19:32 munzirin. 19:37 Dan ingatlah ketika kami hadapkan 19:40 serombongan jin 19:43 kepadamu yang mendengarkan Al-Qur'anul 19:46 Karim. 19:50 Maka tatkala mereka menghadiri 19:52 pembacaannya, 19:54 lalu mereka berkata, 19:56 "Diamlah kamu, 20:00 ansitu 20:03 diamlah kamu 20:07 untuk mendengarkan." 20:09 Ketika pembacaan telah selesai, mereka 20:13 kembali kepada kaumnya untuk memberi 20:16 peringatan. 20:20 Jadi dari ayat ini sesungguhnya di 20:22 antara mereka itu sama dengan manusia. 20:28 Setelah memahami Al-Qur'an dia 20:29 menyampaikan peringatan-peringatan yang 20:31 ada di dalam Al-Qur'anul Karim. 20:34 Berdakwah ya dakwah bil Quran itu 20:37 dalam konteks ini adalah 20:41 antara jin dengan manusia sama melakukan 20:44 hal yang sama. Taat kepada Allah. 20:52 Kemudian 20:54 di pada ayat yang ke-30-nya 20:59 masih pada surah Al-Aqaf. 21:03 Qolu 21:05 ya qumana 21:07 inna samna kitaban 21:11 unzila mim ba'di Musa 21:14 musaddiq lima baina yadaihi 21:18 yahadiya 21:20 ilal haq waila thqi mustaqim. 21:28 Kemudian mereka berkata, "Wahai kaum 21:30 kami." Jadi ini jin yang bangsa jin 21:34 mengatakan kepada 21:37 bangsanya, bangsa jin. Jadi berdakwah, 21:42 "Sesungguhnya kami telah mendengarkan 21:45 Al-Qur'anul Karim 21:47 yang di yang telah diturunkan sesudah 21:51 Musa 21:56 yang membenarkan kitab-kitab yang 21:57 sebelumnya 22:01 dan memimpin kepada kebenaran dan kepada 22:05 jalan yang lurus. 22:13 Kemudian pada ayat yang ke-31, 22:18 ya quumana 22:21 ajibu 22:23 daiallahi 22:24 wa aminu bihi. 22:27 Yagfir lakum min dzunubikum 22:31 waujirkum min adzabin alim. 22:36 Wahai kaum kami, 22:39 terimalah seruan orang yang menyeru 22:41 kepada Allah dan berimanlah kepadanya. 22:47 Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa 22:50 kamu dan melepaskan kamu dari azab yang 22:55 sangat pedih. 22:58 Jadi sesungguhnya apa yang dilakukan 23:00 oleh jin kepada kaumnya itu persis sama 23:04 dengan yang dilakukan oleh manusia 23:07 sama-sama berdakwah 23:10 gitu. 23:14 Jadi ini adalah 23:16 dasar-dasar bahwa 23:21 di antara jin dan manusia sama ada yang 23:24 beriman kepada Allah, manusia juga 23:26 begitu beriman kepada Allah. 23:33 Nah, kemudian yang 23:35 poin yang kedua, bagaimana ketika orang 23:39 itu 23:40 menganalogikan, 23:44 memberikan contoh 23:47 Nabi Sulaiman saja tantaranya jin, masa 23:51 kita enggak boleh. Nah, 23:53 ya. 23:55 Mari kita ee lihat di dalam 23:59 Al-Qur'anul Karim artinya apa? Apakah 24:02 persepsi yang semacam ini benar gitu? 24:07 Benar dalam artian fid dunia wal 24:09 akhirah. Bukan hanya benar di dunia 24:11 saja, tapi di akhirat celaka. 24:14 Tapi kebenaran di sini adalah ukurannya 24:16 adalah benar di dunia dan benar di 24:18 akhirat. 24:24 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 24:27 berfirman di dalam surah An-Naml pada 24:29 surah yang ke-27 pada ayat yang ke-17. 24:33 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 24:38 Wahusyira 24:40 lulaimana 24:42 junuduhu 24:44 minal jin wal ins wat thiri fahum 24:51 yuzzaun. 24:55 Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentara 24:59 dari jin, 25:02 manusia 25:04 dan buruk. 25:07 Lalu mereka itu diatur dengan tertib. 25:13 Jadi pasukannya Nabi Sulaiman itu ada 25:15 dari manusia, ada dari jin, ada dari 25:17 burung. 25:24 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 25:28 menyatakan di dalam surah Saba pada 25:31 surah yang ke-34 25:33 pada ayat yang ke 12. 25:38 [mendengus] 25:38 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 25:43 Wali sulaimanarha 25:46 guduha syahru 25:49 warahuha syahrun. 25:55 Wa asalna lahu ainal qitr 26:00 waminal jinni 26:03 yaamalu baina yadaihi biidnbihi 26:09 wam yazig minhum an amarina 26:13 nuzihu minabir 26:19 dan kami tundukkan angin bagi Sulaiman 26:24 yang perjalanannya dari waktu pagi 26:28 sama dengan perjalanan sebulan 26:33 dan perjalanannya di waktu sore sama 26:36 dengan perjalanan sebulan pula. 26:40 Dan kami alirkan cairan tembaga baginya. 26:48 Dan sebagian dari jin yang ada bekerja 26:53 di hadapannya 26:55 di bawah kekuasaan Sulaiman ya biidzibhi 27:01 dengan seizin Tuhannya. 27:05 Nah, ini yang perlu digaris bawahi. 27:07 Artinya dengan seizin Tuhan. 27:10 [mendengus] 27:12 Dan siapa yang menyimpang di antara 27:14 mereka dari perintah Kami, kami rasakan 27:17 kepadanya azab neraka yang apinya 27:20 menyala-nyala. 27:22 Jadi, semua apa yang diizinkan oleh 27:24 Allah Subhanahu wa taala itu artinya 27:26 apa? Sulaiman mengikuti perintah Allah, 27:32 tidak berani melanggar 27:35 apa yang sudah digariskan oleh Allah 27:38 Subhanahu wa taala. 27:40 Jadi dari ayat ini sesungguhnya 27:43 tidak bisa dijadikan dijadikan satu 27:46 pegangan bahwa kita harus mengikuti Nabi 27:50 Sulaiman. 27:51 Kemudian ee kalau Nabi Sulaiman punya 27:55 tentara jin ya masa kita enggak boleh. 27:59 Jangan lupa bahwa di sini adalah 28:01 dikatakan biidni rabbih. 28:05 Jadi dengan seizin Allah ya. 28:09 Hm. 28:12 Ya, kalau begitu sekalian saja kita 28:14 misalnya punya ee tentara jin sekalian 28:17 juga ngikuti Nabi Sulaiman punya tentara 28:19 burung misalnya bisa enggak gitu. 28:25 Jadi ini merupakan satu mukjizat dari ee 28:30 Nabi Sulaiman. Artinya sesungguhnya 28:33 Allah ingin 28:35 ingin memberikan satu ayat-ayat 28:37 kauniahnya bahwa begitulah kekuasaan 28:41 Allah itu yang dititipkan kepada Nabi 28:44 Allah Sulaiman Alaih Salam. 28:51 Kemudian pada ayat yang surah Saba pada 28:54 ayat yang ke-13-nya disebutkan 28:57 yauna lahu ma yasyau 29:01 mim mahariba 29:03 watamasila 29:06 wa jifanin kal jawabi 29:09 wauri 29:11 ratalu 29:17 ala dawuda 29:26 Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa 29:29 yang dikehendakinya 29:32 dari gedung-gedung yang tinggi, 29:35 piring-piring yang besar 29:38 dari kolam dan periuk 29:42 yang berada di atas tungku. Ya, 29:46 bekerjalah. Hai keluarga Daud untuk 29:49 bersyukur kepada Allah 29:52 dan sedikit sekali di antara 29:54 hamba-hambaku yang berterima kasih. 30:00 Jadi ini artinya bahwa ketika Allah 30:03 Subhanahu wa taala memberikan mukjizat 30:05 kepada Nabi Sulaiman, 30:07 ditundukkan semuanya bangsa jin. 30:12 Kalau kita lihat bahwa bangsa jin ini 30:15 kan sesungguhnya makhluk yang lebih 30:18 senior dari 30:20 manusia. 30:23 Jadi dia terlebih dahulu di ciptakan 30:26 oleh Allah Subhanahu wa taala. 30:29 baru belakangan manusia. 30:32 Tapi dengan kekuasaan Allah Subhanahu wa 30:34 taala, Allah tunjukkan bahwa ternyata 30:37 memang jin itu tunduk kepada manusia. 30:40 Buktinya Nabi Sulaiman tadi. 30:45 Jadi itu adalah 30:48 biidnillah dengan seizin Allah Subhanahu 30:50 wa taala. 30:56 Kemudian dari semua yang sudah 30:58 dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa 31:00 taala, 31:02 maka 31:05 di sini Allah 31:08 mempunyai larangan ya. 31:13 Jadi melarang melarang manusia meminta 31:16 tolong meminta pertolongan kepada jin. 31:21 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 31:23 Wa annahuana rijalum minal ins 31:27 yauduna 31:29 birijalim minal jins fazaduhum 31:32 rahaq. 31:35 Dan bahwasanya ada beberapa orang 31:38 laki-laki di antara manusia 31:42 meminta 31:44 perlindungan atau meminta pertolongan 31:47 kepada beberapa laki-laki di antara jin. 31:54 Maka jin-jin itu menambah bagi mereka 31:59 dosa dan kesalahan. 32:06 Di sinilah sesungguhnya 32:08 larangan Allah. 32:11 Tidak boleh yang namanya manusia itu 32:13 meminta pertolongan kepada jin. Karena 32:16 perbuatan itu akan menambah dosa dan 32:19 kesalahan. 32:23 Berbeda dengan 32:25 Nabi Sulaiman. 32:27 Nabi Sulaiman itu biidnillah dengan 32:30 seizin Allah. 32:34 Jadi Nabi Sulaiman itu mempunyai tentara 32:37 jin itu itu karena memang diizinkan oleh 32:40 Allah Subhanahu wa taala. Tapi sebab 32:43 kita sebagai umat Muhammad Rasulullah 32:45 sallallahu alaihi wasallam, 32:48 kita dilarang 32:50 untuk meminta pertolongan kepada jin. 32:53 Itu 32:55 jadi jelas di sini 32:58 karena 33:00 perbuatan yang seperti itu akan menambah 33:03 dosa dan kesalahan. 33:08 sehingga tidak bisa 33:11 dasar-dasar logika ya secara logika 33:14 diterima dengan logika. Oh iya ya iya 33:17 juga ya benar juga ya. 33:20 Jadi logika ini tidak bisa dijadikan 33:23 dasar hukum 33:25 maka harus kembalikan kepada Al-Qur'anul 33:28 Karim. Maka Al-Qur'an menyatakan jangan 33:33 melakukan perbuatan meminta pertolongan 33:36 kepada jin karena itu merupakan satu 33:39 perbuatan yang akan menambah dosa dan 33:42 kesalahan. 33:45 Jadi jelas kan larangannya jelas dari 33:47 Allah Subhanahu wa taala. 33:51 Kemudian yang kedua, kalau tadi itu 33:53 larangan, nah sekarang resiko yang bakal 33:57 akan dihadapi ketika orang itu meminta 34:00 pertolongan kepada jin. 34:03 Di dalam surah Al-Anam pada ayat yang 34:06 ke-128. 34:10 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 34:13 Wauma yahyuruhum jamian. 34:17 Yaaral jin 34:19 qodaksartum minal ins waqala 34:24 aulium minal insbastam 34:28 ba'una 34:30 wagna 34:32 ajlanadzi ajaltaana 34:35 qala 34:37 anaru maswakum khidina fiha 34:41 illa masyaallah 34:43 inna rabbaka hakimun alim 34:48 Dan ingatlah di waktu Allah Subhanahu wa 34:50 taala menghimpun mereka semuanya. 34:56 Jadi manusia dikumpulkan, jin 34:58 dikumpulkan, di mana mereka itu 35:03 saling meminta pertolongan pada waktu 35:07 berada di dunia. 35:10 Kemudian Allah berfirman, 35:13 "Yaal jin, wahai golongan jin, 35:16 sesungguhnya kamu telah banyak 35:18 menyesatkan manusia." 35:21 Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari 35:24 golongan manusia, 35:26 "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebagian 35:31 daripada kami telah dapat kesenangan 35:35 dari sebagian yang lain 35:39 dan kami telah sampai kepada waktu yang 35:43 telah Engkau tentukan bagi kami." 35:48 Allah Allah berfirman, "Anaru matakum 35:52 khidina fiha." 35:54 Neraka itulah tempat tinggal kamu, 35:56 sedangkan kamu kekal di dalamnya, 36:00 kecuali kalau Allah menghendaki yang 36:02 lain. Sesungguhnya 36:05 Tuhanmu maha bijaksana lagi maha 36:09 mengetahui. 36:11 Jadi jelas di sini bahwa 36:14 larangannya jelas, ancamannya jelas. 36:18 Jadi sesungguhnya 36:20 apa yang sementara ini diyakini oleh 36:24 masyarakat awam analogi-analogi 36:27 secara pikiran 36:30 secara pikiran benar tapi 36:34 Al-Qur'an menyatakan bahwa itu adalah 36:37 merupakan satu perbuatan kemusyrikan. 36:42 Jadi dilarang oleh Allah Subhanahu wa 36:44 taala. 36:47 Apapun alasannya 36:50 maka firman Allah inilah sesungguhnya 36:54 yang menjadi pegangan kita, yang 36:57 menyelamatkan kita. Jangan sampai kita 37:01 mencari-cari analogi pembenaran 37:05 yang sesungguhnya itu adalah menjadi 37:09 resiko di akhirat. 37:11 yang sangat fatal 37:14 bahwa perbuatan kemusyrikan itu satu 37:17 perbuatan yang tidak pernah akan 37:20 diampuni oleh Allah Subhanahu wa taala. 37:23 Barangkali itu. Wallahuam. 37:25 Baik, Iwat. Demikian [berdehem] 37:27 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 37:29 mengenai manusia meminta pertolongan 37:31 kepada jin. Ini bagian yang kedua. Dan 37:34 yang Anda ingin bergabung, yang ingin 37:36 bertanya, berkomentar, silakan dan bisa 37:38 menggunakan WhatsApp kami di 0811999720 37:44 ataupun telepon kami di 0218451512. 37:48 kami 37:57 [musik] 37:59 berasil TV 38:05 Radio Rasil untuk Islam yang satu masih 38:07 bersama kami ikhwan akhwat di acara 38:09 renungan QBUbu bersama Ustaz Rahmatullah 38:12 kita membahas mengenai manusia meminta 38:14 pertolongan kepada jin ee karena memang 38:17 memang banyak di ee masyarakat kita yang 38:22 masih meminta bantuan kepada orang-orang 38:26 yang memang memiliki kemampuan untuk 38:28 berinteraksi dengan jin, Pak. Ya, Pak 38:30 Ustaz ya. 38:30 Iya. 38:31 Dan yang sangat disayangkan 38:32 kadang-kadang berlabel kiai atau 38:35 orang-orang yang memang 38:36 dicap masyarakat orang alim gitu ya. 38:39 Iya. Iya. 38:40 Dan ee ciri seorang yang membuka praktik 38:45 seperti itu itu seperti apa, Ustaz? 38:47 Apakah berpenampilan layaknya 38:50 ee seorang yang dihormati ataupun 38:53 mungkin kita tahu mendek seperti apa 38:55 gitu orang yang menggunakan 38:57 perantara jin untuk menolong seseorang 38:59 itu seperti apa, Ustaz? Biasanya kalau 39:01 biar kita enggak salah gitu kalau minta 39:03 bantuan tentang apa gitu, Ustaz? 39:05 Konsultasi apa gitu? 39:06 Iya. Iya. Sesungguhnya sesungguhnya 39:09 sudah jelas ya. 39:11 Jadi 39:13 kalau orang itu misalnya datang ke 39:16 seorang kiai, katakanlah seperti itu, 39:18 minta nasihat atau minta 39:19 minta nasihat 39:22 didengarkan saja nasihatnya. 39:25 Jadi, oh ini nasihat dari Al-Qur'an, ini 39:28 nasihat dari sunah Rasul. Kan jelas itu. 39:31 Heeh. 39:34 Tapi kalau orang misalnya ee 39:39 datang 39:40 ke seorang kiai atau siapapun 39:45 kemudian katakanlah 39:49 ee kena sihir atau kesurupan nanti 39:55 orang-orang yang menggunakan jin itu 39:59 pasti berbeda 40:01 penanganan gitu 40:02 penanganannya akan berbeda. 40:03 Iya. 40:04 Nah, kalau di dalam agama kita kan 40:06 dengan cara rukyah semuanya jelas bacaan 40:10 bacaannya semuanya dalam Al-Qur'anul 40:12 Karim. Bagaimana ee ketika Nabi 40:16 sallallahu alaihi wasallam mengajarkan 40:17 rukyah kepada kita gitu 40:19 jelas gitu. 40:21 Ada pantunnya ya. 40:22 Iya. Tapi kalau orang-orang yang semacam 40:24 itu akan berbeda sama sekali. 40:27 Maka dia akan panggil jinnya itu 40:29 berdialog g. 40:31 Heeh. Ee bisa jadi misalnya dia masuk ee 40:34 ke kamar panggil jinnya, "Saya mau 40:37 mengobati orang." Bisa saja nanti jinnya 40:39 masuk ke dalam dirinya, gitu. 40:41 Hm. Karena kata Nabi, setan itu akan 40:44 masuk melalui jalan darah, gitu. H. Maka 40:48 nanti ketika jin itu masuk ke dalam 40:50 tubuhnya itu, katakanlah ke tubuhnya 40:53 sang kiai misalnya, maka suaranya akan 40:55 menjadi berbeda. 40:56 Heeh. Heeh. Nah, itu suara itu suara 40:58 jin. 40:58 Suara jin. 41:00 Maka jangan sekali-kali mendekat kepada 41:02 orang-orang yang seperti itu. H. Karena 41:06 kalau kita sudah mendekat, artinya ee 41:09 kita sudah siap untuk meminta 41:11 pertolongan kepada orang-orang semacam 41:13 itu. Itu jin itu pasti akan bisa 41:16 menguasai kita. 41:18 Bisa menguasai diri kita. Ya. 41:19 Iya. Bisa menguasai diri kita. Karena 41:21 kita sudah datang. 41:22 Heeh. 41:22 Datang kepada orang itu artinya apa? 41:24 menyatakan bahwa k siap untuk di 41:27 dikendalikan oleh mereka. H 41:31 pasti itu gitu. 41:33 Hmm. Sehingga 41:36 ee berhati-hatilah 41:38 menghadapi orang-orang yang semacam itu. 41:41 Karena itu adalah satu perbuatan yang 41:45 sangat fatal sekali gitu. 41:49 Saya juga ee enggak habis pikir ya, 41:53 bagaimana Allah sudah terang-benerang di 41:56 dalam Al-Qur'an itu, baik Allah berupa 41:59 larangan maupun ancamannya sudah jelas. 42:03 Tetapi ada seorang kiai melakukan 42:06 perbuatan yang semacam itu, 42:09 [mendengus] 42:10 gitu. 42:11 Nah, sementara masyarakat awam itu yang 42:14 dilihat adalah oh kiai enggak apa-apa 42:16 orang kiai begitu kok. 42:19 kita kan ngikutin kiai ya sudah kalau 42:21 kiainya nanti masuk neraka, dia masuk 42:23 neraka juga. 42:25 Nah, ini yang yang sesungguhnya 42:28 ee terjadi manipulasi di kalangan 42:32 keumatan itu yang dipimpin oleh ee oknum 42:35 kiai tadi. 42:38 Karena tidak didasarkan kepada 42:41 Al-Qur'an, didasarkan hanya kepada 42:43 logika-logika, mantik-mantik yang tidak 42:45 jelas. itu analogi-analogi yang ya yang 42:49 berkeliraan sehari-hari itu dianggap dia 42:52 dianalogikan. Masyarakat mesti percaya 42:56 karena yang menerima analogi tadi ya 42:59 logika juga. 43:02 Tapi kalau yang menerima akal yang 43:05 diqalbu di mana akal itu sesungguhnya 43:07 yang dinamakan akal ini ukurannya adalah 43:09 Al-Qur'an. 43:12 Jadi kalau Al-Qur'an mengatakan oh iya 43:14 samna wahanna gitu. 43:17 H apapun yang dilakukan oleh mereka 43:19 analogi-analogi yang secara logika juga 43:23 mengatakan benar tapi Al-Qur'an 43:25 menyatakan salah maka kita samna watna 43:28 kepada Al-Qur'anul Karim. 43:33 Dan ini banyak sekali di kalangan 43:35 masyarakat yang seperti ini. 43:38 Celakanya itu karena ada konom kiai itu. 43:40 Heeh. 43:43 Hm. 43:44 sehingga sesungguhnya 43:46 ya memang 43:49 ee apa di kalangan mereka itu bahkan 43:52 kalau kita melihat ke bawah itu ee 43:56 mayoritas 43:58 porsinya itu mayor mayoritas masyarakat 44:01 yang mempunyai keyakinan yang semacam 44:04 itu. 44:06 Hm. 44:07 yang dijadikan pegangan mereka itu 44:09 adalah ya karena oknom kiai tadi 44:13 kan sangat berbahaya itu fatal sekali 44:19 anaruakum khidina fiha itu enggak 44:22 main-main 44:23 kalau kita sudah mati dalam keadaan 44:26 kemusyrik 44:28 maka anak cucunya dilarang untuk 44:31 mendoakan orang yang musyrikin 44:35 dan itu dibuat main-main gitu. 44:39 Dibuat remeng-remeng bukan hanya 44:41 remeng-remeng maka semua dijadikan 44:44 analogi-analogi konyol tadi menjadi 44:46 sebuah kebenaran yang diyakini oleh 44:48 masyarakat awam. [mendengus] 44:51 Dan ini sangat berbahaya 44:55 karena nanti tidak ada jaminan kalau 44:57 ngikutin kiai. Nanti kiainya di sana ee 45:01 membela kita enggak ada. 45:04 Bahkan nanti kita dikumpulkan sama 45:06 mereka itu walaupun mereka ee mereka itu 45:11 ee sudah protes sana sini, 45:14 protes kepada yang membawa, ya sudah 45:17 dua-duanya itu dikumpulkan sama Allah 45:19 Subhanahu wa taala. 45:22 Nah, ini yang harus kita berhati-hati. 45:25 Baik, sudah banyak WhatsApp ya masuk 45:28 yang ingin bertanya di malam hari ini, 45:30 Pak Ustaz. Iya. 45:31 Saya bacakan. [berdehem] 45:33 Yang pertama ini pertanyaan 45:36 dari 45:40 ee jangan lupa untuk mengetik namanya ya 45:44 dari Bapak 45:46 Ishal di Bekasi. Asalamualaikum 45:49 warahmatullahi wabarakatuh. 45:50 Waalaikumsalam warahmatullah. Pak Ustaz, 45:52 betul sekali di kampung saya di daerah 45:54 Kuningan, Jawa Barat ada kiai 45:57 dan konon katanya dia punya jin. Suatu 46:01 saat dia keluar kota dan 46:04 istrinya berhubungan dengan jin 46:07 tersebut, Pak Ustaz. Dan akhirnya 46:08 melahirkan anak jin tersebut. 46:12 Nah, apakah benar bisa terjadi hal 46:15 seperti itu, Pak Ustaz? Jin bisa 46:16 berhubungan dengan manusia. Mohon 46:18 pencerahannya, Pak Ustaz. 46:19 Iya. 46:20 Ya, nih. Baik. Ini ini ini. Jadi artinya 46:24 apa yang saya sampaikan itu ternyata ada 46:27 satu pembenaran dari pendengar asil yang 46:29 namanya Pak Ishal 46:32 ee orang Bekasi bahwa di Kuningan 46:34 terjadi semacam itu dan itu adalah 46:36 seorang kiai. 46:38 Jadi apa yang saya katakan itu 46:40 sesungguhnya bukan isapan jempol. 46:41 Artinya di kalangan ee grace root ya 46:45 masyarakat awam itu terjadi hal yang 46:47 semacam itu. Hm. 46:51 Karena ini yang melakukan itu adalah 46:52 kiai, maka masyarakat sekitarnya itu 46:55 menganggap bahwa itu adalah benar. 46:56 Padahal ini merupakan perbuatan yang 46:59 sangat berbahaya. 47:02 [mendengus] Hm. Kenapa sih kok kita 47:05 minta tolong kepada makhluk? Kenapa kok 47:07 kita tidak minta tolong kepada yang 47:10 pencipta kita aja gitu. 47:13 H 47:15 N kalau tadi ya dikatakan Pak Isal ee 47:20 ya bisa jadi karena ee katakanlah 47:23 misalnya ee 47:26 orang berhubungan badan ya 47:29 misalnya jin masuk ke dalam tubuh 47:32 suaminya kan ikut ngicipin juga itu 47:35 sama seperti jin juga ngikutin. 47:37 Iya. Jadi yang untung siapa gitu? Yang 47:40 rugi siapa? 47:42 Padahal sudah dilarang sama Allah akan 47:45 menambah kesalahan dan dosa. Kata Allah 47:47 jangan. Karena itu setan gitu. 47:51 Kalau jin yang bertakwa kepada Allah gak 47:53 mau begitu. 47:55 Karena sudah tahu di dalam Al-Qur'an 47:57 bahwa jin itu tidak boleh kerja sama 48:00 dengan manusia. Kalau jin betul-betul 48:03 bertakwa kepada Allah, beriman dan 48:05 bertakwa kepada Allah, pasti jin yang 48:07 beriman dan bertakwa kepada Allah tidak 48:09 mau. Karena itu merupakan larangan dari 48:11 Allah Subhanahu wa taala di dalam 48:13 Al-Qur'anul Karim. 48:16 Sehingga yang mereka yang mereka datang 48:19 ee bekerja sama dengan manusia itu 48:21 sesungguhnya setan berupa jin. Jin itu 48:24 kan minal jinati was. Jadi manusianya 48:26 setan, jinnya juga setan. Sudah klop 48:28 itu. 48:31 Hm. [mendengus] Kalau orang yang beriman 48:32 dan bertakwa kepada Allah, manusianya 48:35 beriman dan bertakwa kepada Allah, 48:37 pegangannya Al-Qur'an. Jinnya juga kalau 48:40 tadi kita sudah jelaskan bagaimana jin 48:42 itu takjub kepada Al-Qur'an dan beriman 48:45 kepada Al-Qur'an, tidak akan mungkin mau 48:47 melakukan kerja sama dengan manusia 48:49 karena sudah tahu jelas bahwa itu 48:51 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. 48:54 Jadi jin-jin yang gentayangan begitu itu 48:56 sesungguhnya ee jin-jin yang yang anak 49:00 buahnya iblis 49:02 yang mau merusak manusia gitu. 49:06 H 49:07 yang kita paling sangat fatal itu tadi 49:10 di surat Al-An'am ayat 128. Anaru 49:14 maflakum khidina fiha 49:17 masuk neraka dan kekal di dalamnya. 49:21 Jadi artinya apa? 49:23 Mari kita kembali kepada Al-Qur'anul 49:25 Karim. Jangan jadikan kiai, jangan 49:28 jadikan ustaz itu jadikan pegangan. 49:31 Silakan kiai, ustaz jadikan pegangan. 49:34 Kalau kiai dan ustaz itu sesuai dengan 49:37 Al-Qur'anul Karim dan sunah Rasul. 49:40 Kalau logika-logika konyol yang mereka 49:43 sampaikan itu 49:46 ya, cuma memang permasalahannya ini 49:49 adalah 49:50 orang awam ya 49:54 sejauh mana sesungguhnya Al-Qur'an itu 49:57 menjadi pegangan. Ini juga masalah yang 50:01 tidak semudah membalik telapak tangan. 50:05 Artinya perjuangan 50:09 kita ya termasuk perjuangan rasil ini 50:11 masih 50:15 masih perlu ya perlu selalu kita 50:18 gaungkan 50:21 karena ini ee apa namanya perbuatan yang 50:25 sangat berbahaya yang kita khawatirkan 50:27 kita sudah merasa dengan susah payah 50:30 berzikir salat malam meminta kepada 50:33 Allah. Tapi kita minta pertolongan 50:35 kepada jin. 50:38 Tiba-tiba nanti di akhirat semua amalan 50:41 kita tidak diterima oleh Allah Subhanahu 50:43 wa taala. Bagaimana rasa kecewa kita 50:45 itu? 50:47 I kemudian diputuskan oleh Allah bahwa 50:51 itu adalah merupakan satu perbuatan 50:53 kemusyrikan. Anaru maswakum khidina fiha 50:57 kan celaka. Ini artinya apa? Ini 51:00 perbuatan yang harus kita ekstra 51:03 hati-hati. 51:05 Di mana di kalangan masyarakat awam kita 51:08 ngomong ekstra hati-hati 51:11 masyarakat awam itu mengatakan, "Oh, 51:13 enggak apa-apa, boleh saja. Ini kan 51:16 cilaka namanya itu." 51:20 Sementara mereka itu berada pada porsi 51:22 yang mayoritas. 51:25 Hm. 51:27 Salah-salah bisa dakwah kita ini. Ah, 51:31 apa itu? Apa itu rasil kan itu. 51:36 Iya ya. Kita kita siap mau kita 51:38 menyampaikan Al-Qur'an kok. 51:42 Kita hanya sekedar menyampaikan saja. 51:46 Jangankan kita Rasulullah sendiri, "Ya 51:48 Muhammad, kamu itu cuma bisa nyampaikan 51:51 saja. Adapun orang itu mau beriman 51:54 atau mau durhaka, 51:57 itu urusan Allah. Hidayah itu 52:01 Nabi Muhammad tidak bisa memberikan 52:02 hidayah. Yang kasih hidayah itu adalah 52:04 Allah. Hanya sekedar menyampaikan sama 52:07 kita ini ngikutin Nabi cuma nyampaiin 52:10 saja. 52:14 Kita tidak punya target bahwa orang itu 52:16 harus percaya atau tidak. Itu urusan 52:18 Allah, kaplingnya Allah itu. I 52:21 kita hanya sekedar menyampaikan bahwa 52:23 ini loh menurut Al-Qur'an itu bahwa ini 52:25 salah sangat fatal. Bukan salah salah 52:28 ringan ini salah fatal luar biasa 52:32 lah. Kalau sudah masuk neraka gak keluar 52:34 lagi dari neraka itu kan luar biasa. Itu 52:37 yang sementara masyarakat awam 52:39 menganggap bahwa itu yang biasa-biasa. 52:41 Bahkan ini tidak apa-apa. Nabi Sulaiman 52:44 ada tentaranya. 52:47 Jin kok 52:49 nabi begitu ya. Kita kita kan beriman 52:52 juga kepada nabi-nabi yang 52:56 selain Rasulullah. Nah, itu kan 52:59 sebenarnya logika-logika yang kalau kita 53:02 tidak berpegang kepada Al-Qur'an, 53:04 kita bisa percaya juga yang seperti itu, 53:07 gitu. 53:09 Hm. 53:12 Sehingga ya kepada Bapak Isal itu 53:16 walaupun di Kuningan ya katakanlah Kiai 53:21 itu adalah merupakan 53:23 sebuah pelanggaran besar di hadapan 53:26 Allah Subhanahu wa taala di mana mereka 53:28 itu 53:30 menganggap bahwa perbuatannya 53:33 sendiri itu tidak apa-apa legal. Ini 53:37 yang sangat berbahaya. Barangkali itu, 53:39 wallahuam. 53:40 Baik, 53:42 pokoknya jangan sampai percaya sama 53:45 seseorang yang memiliki jin yang bisa 53:46 menolong manusia gitu ya, Pak Ustaz ya. 53:49 Karena tidak ada jin yang bisa menolong 53:50 manusia. Tidak ada sama sekali. 53:52 Gak ada. Tidak kan episode yang 53:55 yang 53:56 pekan yang lalu kan sudah kita 53:58 sampaikan. 54:00 Oh, jangan jangan khawatir aku yang akan 54:02 bantu gitu. Begitu berhadapan dua 54:04 pasukan 54:05 kabur. 54:06 Satu pasukan yang beriman, satu pasukan 54:08 kemusyrikan. Akhirnya apa? Itu setan 54:11 yang membela kaum musyrik ngibrit ke 54:14 belakang ke belakang lari. Aku enggak 54:16 enggak enggak enggak mau ikut-ikut 54:18 katanya begitu 54:20 ya. Aku aku tidak tanggung jawab. Setan 54:23 ngomong begitu ya. Karena aku tahu apa 54:26 yang kamu tidak tahu. 54:28 Apa yang kamu yang aku lihat kamu tidak 54:30 bisa lihat. Aku lari aja kayak gitu. 54:33 Lah sudah jelas seperti itu. Sementara 54:37 orang yang beriman itu Allah turunkan 54:39 tentara langit itu yang berupa malaikat. 54:42 Turunnya malaikat membantu orang-orang 54:45 yang beriman [mendengus] itu setan tahu 54:49 melihat. Karena itulah dia takut. 54:53 Bahkan sampai setan mengatakan inni 54:55 akhafulah. 54:57 Aku takut kepada Allah. 55:00 Saya membaca ayat itu anu termenung ini. 55:03 Ini gimana nih ngomong takut sama Allah 55:08 tapi kok malah nekad gitu. 55:12 Ini kan 55:15 ya memang 55:18 makhluk secara logika saja 55:22 enggak masuk enggak luhis gitu. 55:25 Bagaimana orang yang sudah jelas-jelas 55:27 mau masuk neraka? Dia berjuang 55:29 sungguh-sungguh berdakwah untuk mau 55:31 masuk ke neraka. 55:36 Itu makhluk yang kebolak-balik gitu. 55:39 Gitu. 55:41 Dan celakanya lagi mereka berdakwah 55:45 untuk mengajak ya untuk mengajak teman 55:48 masuk neraka itu mereka tidak pernah 55:51 putus asa. 55:53 Hebat enggak tuh? 55:56 Sementara kita sudah dijamin sama Allah 55:58 ya kan. Ini loh kalau kamu ke sini 56:01 melakukan ini, kamu masuk surga. Dijamin 56:04 sama Allah. 56:06 Itu pun juga masih ada lemas-lemasnya 56:09 juga. Putus putus asa kadang-kadang 56:11 gitu. Sementara setan yang sudah jelas 56:15 mau masuk neraka dia tidak pernah putus 56:17 asa. 56:19 H 56:21 barangkali itu. Wallahuam. 56:23 Baik. 56:24 Selanjutnya pertanyaan yang masuk dari 56:28 Ibu 56:31 siapa? Sebentar ya. Iya, banyak sekali 56:34 ini masuk jadi agak sedikit nge-heng. 56:36 [tertawa] 56:37 Ee Ibu Tini di Bekasi. Asalamualaikum 56:40 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 56:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:42 wabarakatuh. Apakah ee bangsa jin yang 56:45 Allah tundukkan untuk Nabi Sulaiman 56:47 alaihi salam sama dengan bangsa jin yang 56:49 durhaka kepada Allah dan yang sering 56:52 digunakan oleh orang yang katanya pintar 56:55 untuk 56:57 mem apa? membantu orang-orang. 57:00 Iya. 57:03 Baik. Kepada Ibu Tini di Bekasi terima 57:05 kasih. 57:07 Samakah mereka itu ee jin-jin yang 57:14 ee menjadi tentaranya Nabi Sulaiman 57:17 dengan jin-jin yang di ee pakai oleh 57:21 kiai? Kira-kira begitulah ekstremnya ya. 57:25 Ya, pasti tidak sama. 57:27 Tidak sama 57:28 gitu. 57:30 Karena jin-jin yang menjadi tentaranya 57:32 Nabi Sulaiman itu ya dia tunduk kepada 57:36 perintah Sulaiman. Artinya Nabi Sulaiman 57:39 itu mempunyai tentara. Artinya harus 57:42 baca dua kalimat syahadat juga. 57:46 H ketika dia taat kepada perintah 57:48 Sulaiman, taat kepada Allah, artinya itu 57:52 sudah bersyahadah 57:54 kepada syariatnya ee masuk agama Islam 57:57 yang dibawa oleh Nabi Sulaiman. Artinya 57:59 dia tunduk [mendengus] 58:02 gitu. 58:06 Jadi ee bagaimana ceritanya Nabi 58:09 Sulaiman ketika ee dengan Ratu Balqis 58:12 itu ya kan? 58:15 Jadi, Nabi Sula Nabi Sulaiman itu 58:17 artinya Nabi ee Ratu Balqis itu harus 58:19 tunduk kepada 58:21 syariat ya, syariat Islam yang dibawakan 58:25 oleh Nabi Allah Sulaiman Alaih Salam. 58:29 Jadi mereka semua tentara jin ya yang 58:36 menjadi pembantu Sulaiman 58:39 itu semuanya adalah tentara-tentara yang 58:43 tunduk kepada Nabi Allah Sulaiman Alaih 58:46 Salam. 58:48 Ya. Jadi ee di situ karena tunduk dia 58:52 mengakui 58:54 mengakui kenabian ee Sulaiman. 58:58 H. 58:59 Dan Nabi Sulaiman itu 59:02 mempunyai tentara berupa jin dan burung 59:05 tadi itu biidnillah dengan izin Allah 59:08 Subhanahu wa taala. 59:11 Dan Nabi Sulaiman itu adalah seorang 59:13 nabi yang mempunyai mukjizat. 59:16 Iya. 59:18 Oh tahu. Oh ini jin. Oh ya ini jin ya. 59:21 Taat kepada Allah. Kalau kita sebagai 59:24 manusia kan enggak bisa. 59:28 Oh, tahu. Oh, ini jahat. Oh, ini ee apa 59:32 namanya? Bertakwa kan enggak tahu. 59:35 Iya. 59:38 Nah, berbeda dengan seorang nabi kan. 59:40 Jangankan itu, mau pembicaraan semut aja 59:42 sama Nabi Sulaiman didengar kan. 59:44 Heeh. 59:45 Karena mukjizat dari 59:46 karena mukjizat dari Nabi Sulaiman 59:50 ya. Semut ngomong, Nabi Sulaiman dengar 59:52 dari mana itu? Ya dari Allah. mukjizat 59:55 Allah Subhanahu wa taala. 59:59 Jadi jangan samakan tentara Nabi 1:00:01 Sulaiman dengan tentaranya Kiai. 1:00:06 Y oleh karena itu Allah melarang 1:00:11 bahwa perbuatan meminta pertolongan 1:00:13 kepada jin itu akan menambah dosa dan 1:00:16 kesalahan. 1:00:18 Kan begitu di sudah digaris bawahi oleh 1:00:21 Allah Subhanahu wa taala 1:00:24 kecuali Nabi Sulaiman 1:00:27 gitu. Maka larangan-larangan itu akan 1:00:31 mempunyai resiko yang sangat fatal. 1:00:35 Jadi kalau ada orang menganalogikan, oh 1:00:37 Nabi Sulaiman aja tentanya ee 1:00:40 jin 1:00:40 jin, masa kita enggak boleh 1:00:43 ya. 1:00:44 Tapi Nabi Sulaiman enggak memfaatkan 1:00:46 untuk apa? memperdayai manusia gitu ya. 1:00:49 Ya, kalau ditanya misalnya 1:00:52 memang saya itu sekelas Nabi Sulaiman 1:00:56 atau misalnya oh memang kiai itu sekelas 1:00:58 Nabi Sulaiman. 1:01:03 Oh, Nabi Sulaiman itu ee terbang naik 1:01:06 angin itu bisa emang bisa kiai kayak 1:01:09 gitu. 1:01:12 Jadi artinya itu mukjizat yang tidak 1:01:15 bisa ee dilakukan oleh masyarakat awam 1:01:20 gitu. Nah, yang bisa dilakukan oleh 1:01:23 masyarakat awam adalah 1:01:24 syariat-syariatnya itu tadi gitu 1:01:28 yang berlaku untuk umatnya. 1:01:32 dan sudah digaris bawahi oleh oleh Allah 1:01:35 Subhanahu wa taala ya, bahwa ee 1:01:40 dilarang meminta pertolongan kepada 1:01:44 jin dan 1:01:47 ee antara manusia dan jin tadi. Jadi gak 1:01:50 boleh manusia meminta pertolongan kepada 1:01:52 jin. Jadi pertanyaan Ibu Tini tadi di 1:01:55 Bekasi, samakah? Iya, pasti tidak sama. 1:01:59 Tidak sama. 1:01:59 Tidak sama. 1:02:01 Nah, 1:02:03 kalau seorang kiai tanya kira-kira ee 1:02:07 izinnya itu mengikuti ee ee ee apa 1:02:10 namanya? syariat Islam apa enggak? 1:02:13 Kiainya juga tidak tahu. 1:02:15 Tidak tahu pastinya. 1:02:16 Pastinya tidak tahu ya. Karena mereka 1:02:19 itu makhluk gaib kan. Kalaupun dia 1:02:22 mewujud, katakanlah mewujud di hadapan 1:02:24 sang kiai, bisa saja itu kebohongan. 1:02:28 Tipu sana, tipu sini kan enggak tahu. 1:02:31 Tapi jangan coba-coba Nabi Sulaiman. 1:02:33 Nabi Sulaiman pasti tahu karena Nabi 1:02:35 Sulaiman mempunyai satu kekuatan yang 1:02:37 luar kekuatan mukjizat itu luar biasa 1:02:39 gitu. 1:02:41 H. Jadi jangan gara-gara Nabi Sulaiman 1:02:44 tentaranya jin terus kemudian kita cari 1:02:46 tentara jin yang padahal dilarang oleh 1:02:49 Allah Subhanahu wa taala. 1:02:51 Jadi ee kepada Ibu T ini tidak sama ya. 1:02:55 Tidak sama 1:02:55 jawabannya. Tidak sama. Barangkali itu. 1:02:57 Wallahualam. 1:02:58 Dan jadi itu memang seperti manusia 1:02:59 juga, Ustaz, ya. Jadi bisa meninggal 1:03:01 juga ya jin yang zaman zaman Nabi 1:03:02 Sulaiman itu sekarang itu tadi wqtul jin 1:03:05 wal insa illa liyabudun. 1:03:07 Tidak aku ciptakan jin dan manusia itu 1:03:10 melainkan untuk menghambakan diri kepada 1:03:12 Allah. Jadi posisinya sama jin dan 1:03:14 manusia 1:03:16 untuk beribadah kepada Allah. 1:03:17 Sama-sama beribadah kepada Allah. 1:03:19 Menghambakan diri kepada Allah. Nah, 1:03:22 cuma di antara kelompok jin ini itu ada 1:03:25 yang namanya iblis. 1:03:29 Dan dari situ sesungguhnya asal 1:03:31 muasalnya setan itu. 1:03:34 Maka hakikat setan itu adalah iblis itu 1:03:37 tadi yang meminta kepada Allah ee umur 1:03:43 sampai hari kiamat nanti. 1:03:46 Abadi gitu sampai kiamat. Sampai kiamat 1:03:47 gitu ya. 1:03:48 Iya. Sampai hari kiamat. 1:03:51 Jadi ee kalau kita lihat itu memang 1:03:57 ee itu menunjukkan bahwa Allah Subhanahu 1:03:59 wa taala menciptakan sesuatu itu 1:04:03 semuanya. Tidak ada Allah mentakdirkan 1:04:06 seseorang itu masuk neraka atau masuk 1:04:09 surga. Suruh usaha dulu sama Allah 1:04:12 Subhanahu wa taala. 1:04:15 Kalau kita melihat iblis misalnya ya, 1:04:17 iblis itu kan awalnya ada di surga sana 1:04:19 bersama Adam gitu. 1:04:23 Jadi ketika dia tidak patuh kepada 1:04:27 perintah Allah, maka diusir sama Allah 1:04:30 Subhanahu wa taala. 1:04:33 Nah, 1:04:35 jadi di situ 1:04:37 ee hawa nafsu itulah sesungguhnya 1:04:40 ya hawa nafsunya 1:04:43 iblis tadi 1:04:45 yang lebih besar ya menguasai iblis 1:04:49 daripada jiwanya sendiri yang 1:04:52 ee bersyahadah dengan Allah Subhanahu wa 1:04:55 taala. 1:04:57 Hm. 1:04:58 Sehingga dengan demikian 1:05:01 ee setelah peristiwa itu maka 1:05:06 ee 1:05:07 kita jangan sekali-kali 1:05:10 karena dimensinya berbeda ya. Dimensi 1:05:14 jin sama dimensi manusia alamnya berbeda 1:05:19 alam kasar dengan 1:05:21 alam yang gaib tadi yang tidak bisa 1:05:24 kelihatan dengan mata. Nah, itu dilarang 1:05:26 oleh Allah Subhanahu wa taala untuk 1:05:29 meminta untuk terjadi saling 1:05:31 tolong-menolong gitu. 1:05:34 H barangkali itu. Wallahuam. 1:05:37 Dari Bapak Adi di Pasar Minggu, Ustaz. 1:05:40 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:41 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:05:42 Waalaikumsalam warahmatullahi. 1:05:43 Bagaimana kita menyikapi di masyarakat 1:05:46 yang lebih bangga mempelajari dan 1:05:49 menggunakan ilmu-ilmu sihir yang 1:05:51 melibatkan para jin, Pak Ustaz? 1:05:54 memang bisa dipelajari ya kayak gitu. 1:05:56 Iya. 1:06:00 Iya. Bagaimana menghadapi 1:06:04 ya di kalangan masyarakat orang-orang 1:06:06 yang mempelajari sihir ya? 1:06:11 Ya itulah sesungguhnya karena promosi 1:06:15 dari setan tadi yang lebih dominan 1:06:19 didengar oleh masyarakat gitu. 1:06:24 Sementara masyarakat ya ada sebagian 1:06:27 kecil ya mau mendengarkan ya bagaimana 1:06:32 Al-Qur'an dan sunah bahwa itu adalah 1:06:34 merupakan sesuatu yang jauh lebih hebat. 1:06:39 H. 1:06:42 Jadi sesungguhnya 1:06:44 karena ketidak tahuan manusia saja 1:06:48 kepada hakikat Al-Qur'an dan sunah, maka 1:06:51 manusia itu lebih condong kepada 1:06:55 katakanlah seperti yang diungkapkan oleh 1:06:58 Bang Adi tadi kepada ilmu sihir 1:07:00 misalnya. 1:07:02 Ya, 1:07:04 mari kita lihat ee [berdehem] 1:07:09 di surat 16 ya, surat 16 ayat ee 99 1:07:16 dan ayat sampai 100. 1:07:24 H. 1:07:26 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07:30 Innahu laisa lahu sultanan alalladina 1:07:33 amanu wa rihim yatawakalun. 1:07:38 Sungguh setan itu, karena tadi Bang Adi 1:07:41 nyebut eh sihir ya, sihir itu dari 1:07:44 setan. 1:07:46 Maka Allah di sini nyatakan sesungguhnya 1:07:48 setan itu ya innahu laisa lahu sultan. 1:07:53 Tidak punya kekuatan, tidak punya 1:07:54 kekuasaan. 1:07:57 alalladzina amanu terhadap orang-orang 1:07:59 yang beriman. 1:08:03 Jadi itu sudah keputusan Allah seperti 1:08:05 itu. 1:08:09 Waaihim yatawakalun. 1:08:11 Dan kepada orang-orang yang senantiasa 1:08:13 berserah diri kepada Allah Subhanahu wa 1:08:15 taala. 1:08:18 Jadi setan tuh gak punya daya apa-apa. 1:08:22 Jadi pemahaman ini kalau kalau kalau mau 1:08:25 di di dikembangkan lagi ee setan tuh 1:08:28 sesungguhnya tidak mampu menyihir 1:08:31 manusia kepada orang-orang yang beriman 1:08:33 dan berserah diri kepada Allah Subhanahu 1:08:35 wa taala. Jadi apa hebatnya itu sihir 1:08:38 itu? 1:08:40 Orang Allah di sini sudah memutuskan kok 1:08:45 tidak punya sultan. Sultan itu kekuatan 1:08:48 ya. Kekuasaan. 1:08:51 Kekuatan kekuasaan campur dari satu 1:08:55 itu dua-duanya tidak dipunyai oleh setan 1:08:58 ya 1:09:00 ketika berhadapan dengan orang-orang 1:09:01 yang beriman dan berserah diri kepada 1:09:03 Allah Subhanahu wa taala. 1:09:05 Jadi kalau melihat ayat ini sesungguhnya 1:09:08 apa itu hebatnya setan? Apa itu hebatnya 1:09:11 sihir? Enggak ada. 1:09:15 H 1:09:17 h hm. 1:09:19 Innama sulanuhu aladina yatawunahu 1:09:22 walladina hum bihi musyrikun. 1:09:29 Sesungguhnya 1:09:33 ee sultan ya kekuasaan atau kekuatan itu 1:09:39 akan dipunyai oleh setan terhadap 1:09:43 orang-orang yang menjadikan setan itu 1:09:48 sebagai pemimpinnya. Artinya minta 1:09:50 tolong 1:09:52 datang kepada orang yang pergunakan 1:09:55 setan minta tolong. lah itu 1:09:58 langsung itu 1:09:59 menguasai setan 1:10:00 langsung menguasai langsung wah sudah 1:10:02 diatur sama setan itu. Enggak bisa 1:10:04 ngapain sudah 1:10:05 kita sekarang sudah ikrar gitu ya 1:10:06 mengerti dia. 1:10:07 Iya gitu. 1:10:10 Walladzina hum bihi musyrikun. Dan 1:10:12 kepada orang yang musyrik. 1:10:16 Oh ini oh saya ini saya ini punya keris 1:10:18 ini. Oh ini cincin ini khasiatnya 1:10:22 ini keris ini ee 1:10:24 bisa menyelamatkan saya nih dari ee 1:10:29 kecelakaan misalnya. 1:10:32 Nah itu orang-orang musyrik itu. Nah 1:10:34 orang-orang yang musyrik yang semacam 1:10:36 itu, itu sudah otomatis akan 1:10:38 dikendalikan oleh setan gitu. 1:10:42 Hm. 1:10:44 Jadi artinya apa? Ada satu pernyataan 1:10:47 dari Allah Subhanahu wa taala bahwa 1:10:49 setan sihir itu tidak akan mampu 1:10:52 berhadapan dengan orang yang beriman dan 1:10:55 berserah diri kepada Allah Subhanahu wa 1:10:56 taala. 1:10:59 Apa itu hebatnya setan? Apa itu hebatnya 1:11:01 sihir? orang Allah sudah menyatakan 1:11:03 seperti itu. 1:11:07 Memang kalau kita telusuri 1:11:09 sesungguhnya pertanyaannya adalah 1:11:14 sejauh mana keimanan itu mampu 1:11:18 tidak dapat dipengaruhi oleh setan. Nah, 1:11:21 itu memang sesuatu yang tidak semudah 1:11:25 membalik telapak tangan. 1:11:27 Tapi ada jaminan dari Allah. 1:11:31 Hm. Persoalannya adalah karena kita ini 1:11:34 tidak pernah bersungguh-sungguh kepada 1:11:36 Allah, tidak pernah mau 1:11:38 bersungguh-sungguh beriman kepada Allah, 1:11:40 tidak pernah mau bersungguh-sungguh 1:11:41 untuk berserah diri kepada Allah 1:11:43 Subhanahu wa taala. 1:11:44 Padahal Allah sudah menyatakan di dalam 1:11:46 surah al-Ankabut ayat 69 itu. Walladina 1:11:50 jahadu finahdiannahum subulan wa 1:11:53 inallahal muhsinin. Orang yang 1:11:56 bersungguh-sungguh mencari jalanku pasti 1:11:58 akan aku tunjukkan jalanku itu. Wa 1:12:00 inallaha lamaal muhsin. Dan pasti aku 1:12:04 bersama-sama orang yang 1:12:05 bersungguh-sungguh tadi. 1:12:09 Jadi sesungguhnya jaminan Allah tuh 1:12:11 sudah jelas gitu. 1:12:13 Cuma memang persoalannya adalah kita 1:12:16 sendiri yang tidak pernah 1:12:17 bersungguh-sungguh. 1:12:19 Beriman tidak bersungguh-sungguh. 1:12:22 Tawakal, berserah diri kepada Allah 1:12:24 enggak pernah bersungguh-sungguh gitu. 1:12:27 Hm. 1:12:29 Padahal jaminan Allah sudah jelas. Jadi 1:12:31 enggak perlu takut. Apa hebatnya itu 1:12:34 sihir, apa hebatnya itu setan. Enggak 1:12:35 ada. 1:12:38 Allah mempunyai satu ee kekuatan yang 1:12:41 Allah berikan kepada orang yang beriman 1:12:44 ya, berserah diri kepada Allah Subhanahu 1:12:46 wa itu janji Allah gitu. 1:12:49 Jadi enggak ada sesungguhnya yang hebat. 1:12:54 Setan hebat enggak ada sihir hebat 1:12:56 enggak ada. 1:12:57 Jadi yang ada apa? Yang ada kita memang 1:13:00 lemah. 1:13:01 Kita yang lemah iman. 1:13:02 Lemah iman. Lemah bertawakal kepada 1:13:04 Allah. Makanya kita ini 1:13:07 sudah diaduk habis oleh setan tadi. 1:13:13 Hm. Kemudian bisa jadi karena ee 1:13:18 lingkungan kita yang tidak mendukung. 1:13:20 Lingkungan itu sangat penting. 1:13:23 Kalau lingkungan lingkungan setan, ya 1:13:25 lama-lama kita jadi setan, gitu. Tapi 1:13:27 lingkungannya kita orang-orang ahli 1:13:29 zikir, lama-lama kita juga ngikut-ngikut 1:13:32 jadi 1:13:33 ahli zikir. 1:13:35 Lama-lama kita tumbuh keimanan yang 1:13:37 begitu kuat. Lama-lama kita berserah 1:13:41 diri kepada Allah itu 1:13:43 akan semakin 1:13:45 bulat total. 1:13:49 Jadi itu sesungguhnya 1:13:53 ee apa yang sudah ditetapkan oleh Allah 1:13:55 Subhanahu wa taala. 1:13:57 Sehingga kalau menganggap bahwa sihir 1:13:59 itu hebat, dukun itu hebat, ya karena 1:14:03 ketidaktahuan kita bagaimana Allah telah 1:14:07 memfasilitasi yang luar biasa, yang jauh 1:14:10 lebih hebat dan itu adanya di dalam 1:14:14 Al-Qur'anul Karim. 1:14:17 Hm. Sehingga Bang Adi enggak perlu takut 1:14:20 sama sihir, 1:14:22 gak perlu takut sama setan. Takut tuh 1:14:25 buat Allah saja. Orang setan saja takut 1:14:28 sama Allah. Kenapa kita takut sama 1:14:29 sihir? Takut sama setan. Setan tadi 1:14:32 mengatakan inni akhafulah. 1:14:35 Ni sementara ada manusia takut sama 1:14:37 setan. Ya, ini kebolak-balik namanya 1:14:40 nih. 1:14:42 Setannya sendiri takut sama Allah, kita 1:14:43 takut sama setan. 1:14:46 Yaah, manusia enggak takut sama Allah. 1:14:49 Ini kan sudah terbolak-balik gitu. 1:14:54 Jadi barangkali itu Bang Adik. 1:14:56 Iya. 1:14:56 Wallahuam. 1:14:57 Di surat An-Nahl ayat 99 ya jelas Allah 1:14:59 mengatakan bahwa setan tidak punya 1:15:01 kekuatan apapun. Jadi kita jangan sampai 1:15:03 takut dan jangan sampai mempelajari 1:15:05 ilmu setan gitu ya. 1:15:06 Iya. Jangan memperhid ilmu Allah sudah 1:15:09 jelas. 1:15:11 Kenapa kok mempelajari sihir ilmu yang 1:15:14 sudah jelas masuk neraka ngikutin setan? 1:15:19 Ah rugi kita gitu. Enggak ada yang hebat 1:15:21 itu sihir itu enggak ada yang hebat itu 1:15:24 ee setan-setan itu kecil semua itu 1:15:27 kitanya yang lemah sebenarnya ya. 1:15:28 Iya. Sampai Allah menyatakan e seperti 1:15:31 sarang laba-laba kata Allah di surah 1:15:34 Alkabut ayat 51 itu. 1:15:37 Jadi kekuatan selain Allah kayak sarang 1:15:40 laba-laba 1:15:42 ya. Yang mengatakan sarang laba-laba itu 1:15:44 kuat kan cuma nyamuk. 1:15:46 Iya 1:15:47 atau lalat. 1:15:49 Jadi manusia itu sekelas nyamuk, sekelas 1:15:51 lalat gitu. 1:15:53 Nah, pantaslah di dalam Al-Qur'an ini 1:15:56 ulaika anamhum adol ya manusia itu kalau 1:15:59 sudah direndahkan ee sama Allah seperti 1:16:02 binatang ternak kata Allah. Bahkan lebih 1:16:04 sesat daripada binatang ternak. 1:16:08 H kalau ditinggikan derajatnya sama 1:16:10 Allah lebih tinggi daripada derajat 1:16:13 malaikat. Tapi ketika sudah turun lebih 1:16:18 rendah dari binatang ternak. 1:16:20 Nauzubillahiminzalik. 1:16:21 Nauzubillahimik. Baik. 1:16:23 Ee yang ingin bergabung via telepon 1:16:25 silakan di 0218451512. 1:16:27 Apakah masih menunggu Bang Yusuf tadi 1:16:29 yang sudah bergabung? Sudah terputus ya. 1:16:31 Oh ak ya. Halo. Halo. Asalamualaikum. 1:16:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:16:35 wabarakatuh. 1:16:36 Halo. Asalamualaikum. 1:16:38 Asalamualaikum warahmatullahi 1:16:39 wabarakatuh. 1:16:39 Dengan siapa? Di mana, Pak? 1:16:41 Pak Tebet, Pak. Pak siapa? 1:16:44 Aziz. 1:16:44 Pak Aziz. 1:16:46 Betul. 1:16:46 Di Tebet ya. Oke, Pak Aziz silakan 1:16:47 dengan Ustaz. 1:16:48 Silakan, Pak. 1:16:50 Pak Ustaz. 1:16:52 Iya. 1:16:52 Ee ini Pak Ustaz saya Pak Ustaz. 1:16:55 Hm. 1:16:56 Saya punya saudara sakit. 1:16:59 Hm. 1:16:59 Sak itu bertambahnya ke dukun. 1:17:03 Hm. 1:17:03 Atau ke paranormal. 1:17:05 Iya. 1:17:05 Saya bilang bisa menyembuhkan. 1:17:07 Iya. 1:17:08 Saya bilang menyembuhkannya itu kan 1:17:10 Allah. 1:17:11 Iya. 1:17:12 Allah. Tapi dia mengecebaikkan ee 1:17:14 kenyataan saya, Pak. 1:17:15 Iya. 1:17:16 Hukumnya gimana itu, Pak, kalau begitu, 1:17:17 Pak? 1:17:18 Iya. 1:17:19 Makasih, Buan. Asalamualaikum warakatuh. 1:17:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:22 wabarakatuh. Baik, Pak Aziz. 1:17:25 Pak Aziz di Tebet mengatakan dia punya 1:17:28 saudara sakit 1:17:30 dan berobat ke paranormal. 1:17:34 Jadi ee kita melihat sakitnya, Pak. 1:17:38 Kalau sakitnya ee apa badannya ada ada 1:17:41 sesuatu yang sakit, perikakan ke dokter 1:17:44 secara medis ya. 1:17:45 Secara medis itu bagiannya dokter gitu. 1:17:49 Jadi kalau sakitnya fisik maka ee 1:17:53 medislah yang ee bisa ee insyaallah 1:17:57 dengan biinillah akan disembuhkan oleh 1:17:59 Allah Subhanahu wa taala. Karena yang 1:18:01 tahu ilmunya itu adalah dokter gitu. I 1:18:04 h. 1:18:06 Tapi kalau sakitnya itu non fisik ya, 1:18:09 sakit mental 1:18:11 atau kena sihir, jangan ke paranormal 1:18:16 ya. Kalau datang ke paranormal enggak 1:18:18 akan sembuh. 1:18:20 Gak gak akan bisa paranormalnya 1:18:22 nyembuhin. Nyembuhi itu kan kalau 1:18:25 misalnya katakanlah sakit kena sihir. 1:18:29 Gak ada setan sama sesama setan itu 1:18:31 nyembuhin enggak ada. 1:18:33 Maka bagaimana Rasulullah mengajarkan 1:18:36 kita ya 1:18:39 misalnya dengan rukyah bagaimana yang 1:18:41 diajarkan oleh Rasulullah ya dan 1:18:44 semuanya itu jelas ya jadi dasarnya 1:18:49 jelas di dalam Al-Qur'anul Karim dan 1:18:52 tidak melanggar syar'i. 1:18:57 Nah, seperti tadi dilarang manusia itu 1:19:00 meminta pertolongan kepada jin, meminta 1:19:02 pertolongan kepada paranormal 1:19:06 dilarang. 1:19:08 Atau ada juga ee dikatakan, "Woh, di 1:19:12 situ orang pintar." Nah, ini ini memang 1:19:15 ee setan mengelabui orang sudah bodoh 1:19:17 dipakai dibilangin orang pintar gitu. 1:19:20 Sedang bodohnya bodoh dibilangin orang 1:19:22 pintar gitu 1:19:24 ya. 1:19:26 Jadi kepada Pak Aziz 1:19:29 ya karena begini ya jangan sampai ketika 1:19:34 kita sakit minta obat kepada paranormal 1:19:38 nauzubillah minzalik kemudian ajal 1:19:41 menjemput. 1:19:42 Masyaallah itu malapetaka besar 1:19:46 ya. Dosa yang tidak pernah akan diampuni 1:19:49 oleh Allah kalau belum bertobat kepada 1:19:51 Allah Subhanahu wa taala. Karena itu ee 1:19:54 perbuatan kemusyrikan. 1:19:57 Nanti Pak Haj bisa dilihat di di surah 1:20:00 Al-An'am ya, surat 6 pada ayat 128 1:20:04 itu adalah orang yang meminta 1:20:08 pertolongan kepada paranormal, 1:20:12 dukun dan lain-lain. 1:20:13 Dukun dan lain-lain. Nanti Pak Aziz bisa 1:20:16 dilihat surah Al-An'am surah 6 ayat 128. 1:20:21 Ini bukan pendapat saya loh ya. 1:20:24 Saya hanya menyampaikan beginilah Allah 1:20:27 itu sudah jelas mana yang hak, mana yang 1:20:29 batil. 1:20:32 Jadi kita ee 1:20:35 harus harus betul-betul enggak ada 1:20:38 toleransi. Karena ini masalah akhirat 1:20:40 itu kan 1:20:42 masalah yang e enggak bisa balik lagi ke 1:20:45 dunia mau bertobat lagi gitu. 1:20:48 Abadi di sana, di akhirat 1:20:49 abadi di sana. 1:20:51 abadinya kalau masuk surga 1:20:53 alhamdulillah. Kalau abadinya masuk 1:20:55 neraka, nauzubillah minzalik itu. 1:20:59 Jadi Pak Haji ini ya saya sarankan 1:21:03 kepada saudara yang sakit itu kalau 1:21:06 memang sakitnya itu fisik ya secara 1:21:09 fisik ya physically-nya sakit 1:21:14 saya sarankan ke dokter. 1:21:17 Tapi kalau sakitnya itu non fisik ya ya 1:21:22 cari aja ustaz yang bisa ngerukyah 1:21:24 ngerukyah secara syari ya 1:21:26 rukiah secara syari itu mungkin cara 1:21:28 mencer gimana 1:21:29 ke ustaz siapa gitu mungkin [tertawa] 1:21:31 yang tahu 1:21:34 yang memang bisa ee rukiah secara 1:21:37 ya banyak sesungguhnya rukyah-rukah yang 1:21:39 syariah itu kan banyak atau bisa dilihat 1:21:41 di di YouTube itu juga bisa sesuai 1:21:44 dengan yang penting itu jangan Jangan 1:21:46 sampai meminta pertolongan kepada jin. 1:21:48 Enggak akan sembuh. 1:21:51 Enggak akan sembuh. 1:21:53 Ee bisa jadi misalnya karena begini 1:21:55 model modelmodel model model ee setan 1:21:59 itu misalnya ini sihir kena sihir. Oh 1:22:02 ini jinnya misalnya ee peringkatnya baru 1:22:05 kelas 3 diambilin jin yang kelas 5 maka 1:22:09 yang kelas 3 itu keluar. H. Tapi jangan 1:22:12 lupa ini yang jin kelas 5 ini 1:22:14 diam situ 1:22:15 e. 1:22:16 minta minta minta bonus juga. H. 1:22:20 Jadi sesungguhnya tidak akan 1:22:21 menyelesaikan masalah bahkan akan 1:22:24 bertambah-tambah 1:22:24 bertambah-tambah gitu. 1:22:27 Itu secara kemanusiaannya bertambah 1:22:31 secara 1:22:33 ee resiko di akhirat itu luar biasa 1:22:36 gitu. 1:22:39 Sehingga saya sarankan kepada Pak Hajid 1:22:41 karena ini masih saudara yang sakit ee 1:22:45 tolong dikasih tahu jangan meminta 1:22:48 pertolongan kepada paranormal ya. 1:22:50 H 1:22:51 ya paranormal yang di mana mereka itu ee 1:22:55 apa namanya 1:22:57 ya tidak ada jalan lain paling ya 1:22:59 setan-setan, jin-jin ya kayak gitu juga. 1:23:02 Hm. Jadi barangkali itu wallahuam. 1:23:05 Baik kita dibatasi oleh waktu Pak Ustaz. 1:23:07 Tapi pertanyaan ini ee banyak sekali 1:23:09 yang belum sempat terbacakan. Mungkin 1:23:11 satu aja ya, satu pertanyaan terakhir 1:23:12 yang 1:23:13 ee akan saya bacakan ikhwan akhwat di 1:23:16 malam hari ini. Mohon maaf nih yang 1:23:18 bergabung via YouTube juga bisa ee Anda 1:23:22 kirimkan pertanyaan nanti mungkin minggu 1:23:24 depan ya kalau ada waktu. 1:23:25 Boleh boleh boleh khusus menjawab 1:23:26 pertanyaan barangkali supaya puas 1:23:29 pendengar hasilnya kita. 1:23:31 Oke. 1:23:33 Ee 1:23:34 ini dari Ibu Rina di Depok. Pak Ustaz. 1:23:36 Asalamualaikum warahmatullahi 1:23:37 wabarakatuh. 1:23:38 Waalaikumsalam. 1:23:38 Bagaimana dengan orang tua yang 1:23:42 benar-benar mendidik anaknya dengan 1:23:44 ajaran ajaran Islam, anak orang tua yang 1:23:47 saleh, tetapi anaknya meminta bantuan 1:23:49 kepada jin dan anak menjadi musyrik. 1:23:52 Bagaimana cara orang tua menolong 1:23:54 anaknya, Pak Ustaz? 1:23:56 Iya. Iya. Iya. I 1:23:57 terjerumus kepada ee apa namanya? Ee jin 1:24:00 seperti itu. 1:24:00 Iya. 1:24:02 Ya, itu tadi karena sesungguhnya ee 1:24:05 kepada Bu Rina di Depok ya itu 1:24:08 sesungguhnya tidak terlepas dari masalah 1:24:11 lingkungan di mana lingkungan di situ ee 1:24:15 banyak orang-orang yang sudah punya 1:24:18 keyakinan bahwa berobat kepada 1:24:20 paranormal itu 1:24:23 ee bisa sembuh gitu. 1:24:28 Sehingga bagaimana? Nah, maka di situ ee 1:24:31 kepada Ibu Rina ee solusinya ee masih 1:24:35 kita mari kita lihat di surah Alkahfi ya 1:24:39 ee surah 18 ayat 28. 1:24:50 [berdehem] Mari kita di sini. 1:24:53 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:24:57 Wasbir nafsaka maadzina yadunbahum bilad 1:25:01 wal asirun wajhah. 1:25:06 Bersabarlah kamu bersama orang-orang 1:25:09 yang menyeru Tuhan mereka di pagi dan 1:25:12 senja hari di mana mereka itu 1:25:15 mengharapkan ingin bertemu dengan wajah 1:25:18 Allah nanti di akhirat. 1:25:20 H. 1:25:23 Jadi kepada Ibu Rina, hari lingkungan 1:25:28 ya. 1:25:29 Jadi lingkungan kalau di rumah itu 1:25:33 lingkungan masjid dekat dengan masjid di 1:25:36 mana di masjid itu di samping ada 1:25:38 tausiah kemudian diajari misalnya 1:25:41 bagaimana zikrullah 1:25:44 maka cari lingkungan seperti itu kata 1:25:46 Allah Subhanahu wa taala. 1:25:48 Karena sesungguhnya kalau tadi dikatakan 1:25:50 bahwa orang tuanya sudah mendidik kepada 1:25:53 ee dinul Islam, tapi anaknya kepada ee 1:25:58 kemusyrikan 1:25:59 itu sesungguhnya 1:26:01 karena adanya lingkungan yang tidak 1:26:04 mendukung. 1:26:04 Iya. 1:26:05 Terpengaruh lingkungan. 1:26:06 Terpengaruh lingkungan. Nah, bagaimana? 1:26:09 Jadi ee orang tua sudah mendidik gini 1:26:13 tapi mereka masih terpengaruh. Artinya 1:26:15 apa? Pengaruh-pengaruh itu justru antara 1:26:19 pengaruh orang tua kepada anak dengan 1:26:22 pengaruh lingkungan kepada anak. Lebih 1:26:25 banyak pengaruh lingkungan kepada anak 1:26:27 yang dia serap sehingga dia melakukan 1:26:29 perbuatan kemusyrikan itu. 1:26:32 Maka pada Ibu Rina ee kembali di dalam 1:26:34 surah Al-Kahfi itu carilah pergaulan 1:26:38 itu. Pergaulan di antara masjid. Jadi 1:26:42 perbanyaklah 1:26:43 ee sowan ke masjid paling tidak lima 1:26:45 waktu ke masjid. Ada majelis taklim di 1:26:49 masjid ya, ada majelis zikir di masjid. 1:26:53 Nah, cara terapinya harus seperti itu. 1:26:58 Kemudian yang kedua kata Allah, walau 1:27:00 ainaka anhum turiduzinatal hayatid 1:27:03 dunya. 1:27:05 Kemudian jangan jaga mata. 1:27:09 Jaga mata. Kemudian, ah ini kok 1:27:12 lingkungnya gini-gini amat. E kemudian 1:27:14 dia lihat lingkungan yang ee 1:27:17 gemerlapannya dunia. Dia lebih tertarik 1:27:21 kepada gemerlapannya dunia dibandingkan 1:27:24 dengan lingkungan ee teman-temannya di 1:27:26 masjid begini-begini saja. Nah, maka di 1:27:29 sini Allah menyatakan walau aakum turid. 1:27:34 Jagalah kedua matamu itu terhadap 1:27:37 pengaruh-pengaruh yang seperti itu. 1:27:40 Pengaruh dugem lah. Pengaruh dunia 1:27:42 gemerlap. 1:27:44 Jaga mata kata Allah Subhanahu wa taala. 1:27:48 Kemudian yang ketiga, walna 1:27:52 qbahuikrina 1:27:54 hawahu wana amruhu. 1:28:00 Yang ketiga apa ya? 1:28:03 Cari pergaulan itu. Jangan cari teman 1:28:08 yang tidak pernah berzikir kepada Allah. 1:28:13 Hm. Karena kalau kita berteman dengan 1:28:16 orang yang tidak pernah berzikir kepada 1:28:18 Allah, lama-lama kita juga ngikutin juga 1:28:20 terbawa juga ya. 1:28:21 Terbawa juga. H. 1:28:26 Kemudian jangan berteman dengan orang 1:28:28 yang gejola hawa nafsunya besar. H. 1:28:32 Kalau kita bergaul dengan orang-orang 1:28:34 yang selalu jadikan hawa nafsunya itu 1:28:36 yang menjadi orientasinya, lama-lama 1:28:39 kita juga akan begitu 1:28:42 ya. Maka di situ untuk menyelamatkan 1:28:46 diri itu ya selamatkan diri, dekatkanlah 1:28:50 diri kita itu dengan lingkungan majelis 1:28:53 taklim atau lingkungan masjid di mana di 1:28:57 dalam masjid itu ada majelis taklim dan 1:28:59 ada majelis zikir. Istikamahlah di situ. 1:29:03 Ee begitu terapinya ya. Karena kita 1:29:06 kalau ee jauh dari lingkungan ee masjid 1:29:10 ya. 1:29:12 Jadi bukan hanya lingkungan ee bukan 1:29:15 bukan dekat ada ini ayat-ayatnya. Ada 1:29:19 orang rumahnya dekat masjid tapi ke 1:29:21 masjid aja enggak pernah. 1:29:22 Banyak yang gitu banyak. Bukan itu yang 1:29:25 dimaksudkan itu ya. Jadi artinya cari ya 1:29:28 walaupun misalnya rumahnya jauh dari 1:29:30 masjid ya lima waktu ke masjid ada 1:29:33 majelis taklim ikut di masjid ada 1:29:34 majelis zikir ikut di masjid itu yang 1:29:36 kita maksudkan gitu 1:29:38 ya. Jadi bukan ee orang tinggalnya dekat 1:29:41 masjid tapi enggak pernah ke masjid. Ada 1:29:44 banyak seperti itu. 1:29:45 Nah sehingga itulah yang akan 1:29:48 menyelamatkan 1:29:49 ee jiwa kita ya supaya senantiasa kata 1:29:53 Allah Subhanahu wa taala bersabar. 1:29:56 bersabar bersama-sama dengan orang-orang 1:29:58 yang ahli zikir. Barangkali itu Bu Rina. 1:30:01 Wallahuam. 1:30:02 Jadi faktor lingkungan berperan penting 1:30:04 juga 1:30:06 kita. 1:30:07 Baik Ustaz disimpulkan pembahasan kita 1:30:09 di malam hari ini sebelum kita pamit. 1:30:12 Iya. Baik, terima kasih Bang Parahi. 1:30:17 Kesimpulannya adalah ee bahwa 1:30:21 ee apa yang menjadi satu 1:30:26 keyakinan di kalangan masyarakat awam 1:30:29 bahwa 1:30:31 ee 1:30:33 meminta pertolongan kepada jin itu boleh 1:30:35 ya dengan dasar bahwa ee 1:30:39 oh itu kan jin muslim. 1:30:43 Nah, bagaimana Nabi Sulaiman? Itu 1:30:47 antaranya dari ee bangsa jin. 1:30:51 Maka 1:30:53 pengertian-pengertian, logika-logika 1:30:56 yang semacam itu tidak bisa dapat 1:30:59 dipertanggungjawabkan di hadapan Allah 1:31:01 Subhanahu wa taala. 1:31:05 Sepintas lalu kayaknya benar ya kan? Oh 1:31:08 iya ya. Iya juga. Nabi Sulaiman aja 1:31:11 tentaranya jin. Ya, kita boleh juga. Apa 1:31:15 salahnya? 1:31:18 Artinya kalau kita menerimanya itu 1:31:20 logika kita juga pasti akan membenarkan 1:31:23 keyakinan masyarakat awam yang seperti 1:31:25 itu. 1:31:27 Hm. 1:31:29 Maka 1:31:31 kita harus mencari barometer 1:31:35 ukuran kebenaran itu adalah Al-Qur'anul 1:31:37 Karim. 1:31:39 Jadi Al-Qur'an telah menyatakan ya bahwa 1:31:42 di dalam surah Aljin surah 72 ayat 6 itu 1:31:46 Allah melarang tidak boleh meminta 1:31:49 pertolongan, minta perlindungan kepada 1:31:51 jin. Karena perbuatan itu akan menambah 1:31:55 dosa dan menambah kesalahan. Dilarang. 1:32:00 Sudah jelas ayatnya. 1:32:03 Kalau Nabi Sulaiman itu biidnillah. 1:32:05 Iya kan? 1:32:06 Diizinkan oleh Allah. Tapi kita sebagai 1:32:09 umat Muhammad sallallahu alaihi wasallam 1:32:11 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. 1:32:15 Kemudian yang kedua bahwa 1:32:18 ee resikonya ketika kita meminta 1:32:20 pertolongan kepada jin itu Allah telah 1:32:23 menyatakan di dalam surah Al-An'am pada 1:32:25 ayat yang ke-128 itu. Anaru matwakum 1:32:29 khidina fiha. Neraka [mendengus] itulah 1:32:32 tempat tinggalmu dan kamu kekal di 1:32:34 dalamnya. Naub naubillah minzalik. 1:32:37 [mendengus] Ini satu 1:32:39 ee ancaman yang sangat luar biasa. Jadi 1:32:43 kesimpulannya jangan main-main dengan 1:32:46 analogi-analogi 1:32:48 konyol yang 1:32:50 sementara ini diyakini oleh masyarakat 1:32:53 awam. 1:32:55 Jangan dijadikan oh ini kan kiai, oh ini 1:32:57 kan ustaz. 1:32:59 tidak bisa dijadikan ukuran kiai 1:33:02 kebenaran, ustaz kebenaran. Enggak ada 1:33:05 yang dijadikan ukuran kebenaran adalah 1:33:07 Al-Qur'anul Karim. 1:33:11 Karena ketika salah nanti di akhirat, 1:33:15 kita tidak bisa balik lagi ke dunia. 1:33:18 Sementara kita sudah masuk neraka, gak 1:33:20 keluar lagi dari neraka. Nauzubillah 1:33:21 minzalik. Maka inilah ee 1:33:26 warning atau ee apa namanya 1:33:31 ee bahwa ini adalah merupakan ee suatu 1:33:35 peringatan yang sangat keras. Tapi di 1:33:38 kalangan masyarakat ini dianggap boleh. 1:33:41 Ini kan cilaka 1:33:45 padahal sangat fatal. 1:33:47 Maka 1:33:50 kesimpulan pada kajian ini bahwa marilah 1:33:54 kita 1:33:56 kembali kepada Al-Qur'anul Karim yang 1:33:58 menjadi pusat sumber kebenaran. Itulah 1:34:01 yang harus harus kita jadikan sumber 1:34:04 pegangan kita. Jangan sekali jangan 1:34:07 sekali-kali kita menjadikan manusia atau 1:34:10 makhluk siapapun menjadikan barometer 1:34:14 kebenaran. Maka kebenaran itu adalah 1:34:18 Al-Qur'an dan sunah Rasulullah 1:34:20 sallallahu alaihi wasallam. Barangkali 1:34:22 itu. Wallahuam. Subhanakallahumma 1:34:24 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 1:34:26 astagfiruka waubik. Asalamualaikum 1:34:28 warahmatullahi wabarakatuh. 1:34:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:34:30 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz 1:34:31 Rahmatullah atas ilmunya dan 1:34:33 pencerahannya di malam hari ini Iman 1:34:34 Akwat di acara renungan QBU bersama 1:34:36 Ustaz Rahmatullah dengan tema manusia 1:34:39 meminta pertolongan kepada jin. 1:34:42 [berdehem] 1:34:42 Semoga apa yang disampaikan dapat 1:34:44 menambah ilmu agama kita juga menambah 1:34:46 iman dan takwa kita kepada Allah 1:34:47 subhanahu wa taala. Yang sudah bergabung 1:34:49 terima kasih banyak. Yang belum sempat 1:34:50 terbacakan ada beberapa yang belum 1:34:52 sempat terbacakan insyaallah minggu 1:34:54 depan kita akan bacakan ya. Wanawat saya 1:34:57 pahliani Yusuf dan juga Onin pamit. 1:35:00 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:35:02 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:35:03 atubu ilaik. Wasalamualaikum 1:35:05 warahmatullahi wabarakatuh.