Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:19 at 0:30 [Musik] 0:44 Brail 0:57 [Musik] 1:05 [Musik] 1:07 TV alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 1:10 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 1:12 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 1:14 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 1:16 akhwat pendengar radio silaturahim dan 1:19 juga pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 1:21 Allah. Semoga kabar Anda sehat di malam 1:23 hari ini, hari Selasa, hari yang ke-28 1:26 di bulan Rabiul Awal 1442 Hijriah atau 1:29 bertepatan dengan hari yang ke-12 di 1:32 bulan Januari 2021. Ikwan Ah. Kita 1:35 kembali berjumpa di acara renungan QolBU 1:38 bersama Ustaz Rahmatullah yang 1:40 alhamdulillah telah hadir di studio. 1:42 Kita sapa saja Iwan Ahwat. 1:44 Asalamualaikum warahmatullahi 1:45 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:46 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat, 1:48 Ustaz? Ya, kabarnya alhamdulillah. 1:49 Alhamdulillah. Ee hari ini akan Ustaz 1:52 membawakan tema mengenai 1:55 ulbab adalah orang yang berakal. Iya. 1:59 Ini berarti ulul albabul albab itu 2:01 tingkatan yang akal ee imannya yang 2:03 tinggi, Ustaz, ya? Iya, bisa dibilang 2:04 seperti itu mungkin ya. Jadi ee apa 2:07 namanya di situ dikatakan bahwa labab 2:11 itu adalah orang yang 2:13 berakal. Hm. Allah juga menamakan di 2:17 ayat yang lain itu warun filmi gitu. 2:20 Jadi orang yang mendalam ilmunya gitu. 2:23 Ya itu ulul albab gitu. Di tingkat 2:26 keilmuan yang tinggi, keimanan juga 2:28 tinggi ya, Ustaz ya. Iya. Jadi ee itulah 2:31 orang yang berakal gitu ya. 2:34 Jadi kalau dikatakan jangan pakai akal, 2:38 ah itu salah justru justru bertentangan 2:41 dengan dengan kaidah-kaidah Al-Qur'an 2:43 gitu. Memahami memahami Al-Qur'an harus 2:46 dengan akal dengan akal kita ya. Justru 2:48 ee iya memahami Al-Qur'an itah adalah 2:51 orang yang berakal gitu. 2:53 Semua orang pasti ee mencapai tingkatan 2:56 ini enggak, Ustaz? Ulul abab ini apakah 2:58 orang yang memang harus fokus 3:00 benar-benar serius menjalani 3:01 keimanannya? bisa iya juga bisa tidak 3:04 gitu. Iya. Ya. Ee pembagian itu ada 3:09 orang yang orang Islam, ada orang yang 3:11 beriman, ada orang yang ee berihsan, ya 3:15 kan? 3:16 Hm. Jadi ada tingkatan. Ada 3:18 tingkat-tingkatan. Iya. Jadi kalau yang 3:20 yang Islam ya ee masih belum masuk ke 3:24 dalam ulul albab itu, gitu. Ulul albab 3:28 itu adalah orang-orang yang beriman 3:29 gitu. 3:31 ee tingkatan yang beriman lebih tinggi 3:33 lagi nanti e ihsan gitu ya. Subhanallah. 3:36 Ada tingkatan-tingkatannya Ustaz ya. Dan 3:39 nanti Ustaz akan memaparkan lebih jauh 3:40 lagi mengenai ul albab ini. Akhwat yang 3:42 ingin bergabung nanti silakan Anda bisa 3:44 pergunakan WhatsApp kami di 3:49 0811999720 ataupun telepon di 3:53 0218451512. T ustaz ya. Baik terima 3:57 kasih. 4:00 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 4:03 warahmatullahi 4:07 wabarakatuh. Alhamdulillah. 4:09 Alhamdulillahilladzi khalaqal mauta wal 4:11 hayata liyabluakumyukum ahsanu amala 4:14 wahual aziz wal 4:16 gfur. Ashadu alla 4:18 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 4:21 abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli 4:24 wasallim wabarik ala Muhammad wa ala ali 4:26 Muhammad wabarak. 4:31 Para pendengar pemirsa radio dan TV 4:34 Rasil yang dimuliakan oleh Allah 4:37 Subhanahu wa 4:39 taala. Marilah terlebih dahulu kita 4:42 memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah 4:45 Subhanahu wa taala. 4:47 Selawat serta salam semoga Allah 4:50 limpahkan kepada junjungan kita 4:52 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 4:54 wasallam, keluarga beliau, para 4:57 sahabatnya, dan kepada kita sekalian 5:00 sebagai pengikutnya. Amin ya rabbal 5:04 alamin. Pada kesempatan ee pada malam 5:09 hari ini kita masih akan membicarakan 5:12 yaitu orang-orang yang berakal. 5:16 Eh ee mengapa kita membahas tentang 5:20 orang-orang yang berakal ini? Karena 5:23 untuk ee sesungguhnya mau 5:28 mengklearkan ee bahwa orang yang berakal 5:31 itu adalah 5:33 ee orang yang benar dan itu adalah 5:36 bahasa Al-Qur'an. 5:39 Namun ketika bahasa Al-Qur'an 5:42 dibahasakan 5:44 Indonesia, maka 5:47 pengertian-pengertiannya ee semakin jauh 5:51 ya. Padahal sebenarnya orang yang 5:53 berakal itu adalah orang yang beriman 5:57 ya. Ee bahwa orang yang berakal itu 6:01 adalah pasti benar. Ya, yang menyatakan 6:05 pasti benar itu adalah Al-Qur'anul 6:07 Karim. 6:09 Sebagaimana Allah ee menjelaskan di 6:11 dalam surah Yusuf ayat yang kedua eh 6:16 auzubillahiminasyaitanirrajim. Inna 6:17 anzalnahu quranan arabian laallakum 6:22 taqilun. Sesungguhnya ee kami menurunkan 6:26 Al-Qur'an di dalam bahasa Arab ee agar 6:30 supaya kalian berakal. 6:34 Jadi khaanan seseorang tentang Al-Qur'an 6:38 itulah yang dinamakan dengan ee 6:40 orang-orang yang 6:42 berakal. Sehingga karena itu merupakan 6:46 satu ee pemahaman Al-Qur'anul Karim 6:49 sudah pasti bahwa orang yang berakal itu 6:53 adalah pasti benar. Ee sehingga 6:55 definisi-definisi ini adalah definisi 6:58 menurut Al-Qur'anul Karim bukan definisi 7:01 menurut bahasa Indonesia. gitu. Nah, ini 7:04 yang perlu ee kita letakkan kepada ee 7:09 duduk yang benar ya sesuai dengan 7:12 Al-Qur'anul 7:15 Karim. Nah, pada kesempatan ini adalah 7:18 ee ee istilah lain di dalam Al-Qur'anul 7:21 Karim yang dinamakan orang yang berakal 7:24 itu adalah ee Allah menyebut dengan nama 7:27 lain yaitu yang dinamakan dengan ulul 7:29 albab. 7:31 Ya. Ya. Ulul albab. Orang yang mempunyai 7:35 albab ya. Ya. Orang yang berakal 7:42 juga. Mari kita 7:47 ee perhatikan di dalam surah 7:51 Al-Imran pada ayat yang 7:55 ke-190 7:57 dan 191. 8:05 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Inna fi 8:07 khalqis samawati wal ardhifil laili wa 8:11 nahari laatilulil 8:16 albab. Alladzina yadakurunallaha qiyama 8:20 waquud waa 8:22 junubihim 8:24 waatafakkaruna fi khalqis samawati wal 8:28 ard. 8:29 Rabbana ma khalaqta hadza 8:33 batila. Subhanaka faqina 8:41 adzabanar. Sesungguhnya di dalam 8:44 penciptaan langit dan 8:47 bumi dan silih bergantinya malam dan 8:51 siang. 8:55 Terdapat tanda-tanda bagi orang yang 9:00 berakal. Laayatin benar-benar 9:03 ayat. Jadi ini di mengatakan la 9:06 ayatin benar-benar 9:11 ayat liulil albab. Bagi ulul 9:18 albab. Siapakah ulbab itu? 9:23 yaitu orang-orang yang mengingat Allah 9:27 sambil 9:31 berdiri dan 9:33 duduk atau dalam keadaan 9:40 berbaring. Kemudian mereka memikirkan 9:42 tentang penciptaan langit dan 9:48 bumi. Jadi ulul albab ini adalah orang 9:51 yang ahli 9:53 zikir ya dalam keadaan berdiri, duduk 9:57 dan berbaring. Itu adalah merupakan 10:00 posisi 10:02 manusia ya. 10:05 manusia e satu ketika berdiri, satu 10:08 ketika duduk 10:11 dan di kesempatan yang lain dalam 10:14 keadaan berbaring. Artinya bahwa di situ 10:17 senantiasa ya selalu mengingat Allah, 10:21 berzikir kepada Allah tidak pernah 10:24 lepas. Ah, itu yang dinamakan dengan 10:27 ulul albab. 10:29 Karena ulul abab ini adalah selalu 10:31 berzikir kepada Allah, selalu mengingat 10:35 Allah sehingga segala sesuatunya yang 10:38 dia lihat 10:39 ya h langit, bumi, siang, malam. Hm. 10:45 Maka 10:47 ee pemikirannya itu ketika 10:51 membaca ayat-ayat yang sesungguhnya, 10:54 fenomena 10:56 alam. Nah, maka ulbab ini adalah iqra 11:02 bismi rabbikalladzi khalaq. 11:04 Baca. Jadi membaca semua ciptaan itu apa 11:09 yang dia lihat itulah sesungguhnya 11:13 ciptaan Allah. 11:16 Jadi ee langit, bumi, siang dan 11:20 malam tidak ada dengan sendirinya, 11:24 tapi ada yang mengadakan, ada yang 11:28 menciptakan. 11:30 Nah, maka ulul albab ini adalah orang 11:34 yang ahli zikir dan ahli fikir ya. Jadi 11:36 ahli ahli zikir dan ahli fikir ya. Itu 11:41 yang dinamakan dengan ulul albab. Itu 11:43 yang dinamakan dengan orang yang 11:44 berakal. Jadi, orang yang berakal atau 11:47 ulul albab itu mempunyai dua kekuatan, 11:50 berzikir dan berpikir. Tidak pernah ee 11:54 artinya itu akan selalu ee 11:57 berpasang-pasangan zikir dan fikir, 11:59 zikir dan 12:01 fikir. Maka itu yang dinamakan dengan 12:03 orang yang berakal. 12:06 Karena ulul albab ini adalah ee orang 12:09 yang senantiasa berzikir, maka segala 12:12 sesuatu 12:14 pemikiran yang dia lakukan ya sebelum 12:18 memikirkan sesuatu, maka Allahlah yang 12:23 berada di dalam jiwanya terlebih dahulu. 12:27 H. Sehingga dengan demikian 12:30 sesungguhnya 12:32 ee orang-orang yang ahli zikir ini bukan 12:36 hanya melihat penciptaan langit dan bumi 12:41 ya. Ya, itu adalah fenomena alam tapi 12:45 fenomena diri juga. 12:49 Sehingga ee di dalam surat azzariyat 12:54 Allah menyatakan wafil ardhi ayatul lil 12:58 muqinin wafi anfusikum afala tubsirun. 13:02 Di bumi ini ada 13:04 ayat-ayatku dan di dalam dirimu itu juga 13:06 ada ayat-ayatku bagi orang yang yakin. 13:08 Kata Allah, afala tubsirun, kenapa kau 13:12 tidak perhatikan 13:14 itu? Maka ulul albab akan senantiasa 13:24 merenung. Kemudian setelah mereka 13:26 memikirkan. 13:28 Jadi memikirkan ini ee memikirkan 13:31 penciptaan langit dan bumi. Tadi sudah 13:34 kita sebutkan memikirkan tentang ee 13:37 musibah yang terjadi di dalam diri 13:40 manusia terhadap diri sendiri. Ya, jadi 13:44 bukan hanya ee ee fenomena alam saja, 13:48 tetapi fenomena 13:50 diri ya. Maka hasil dari perenungan itu 13:54 ada eh tiga hal yang dihasilkan oleh 13:58 orang-orang yang berakal atau 14:00 orang-orang e atau ulul albab 14:02 tadi. Yang pertama adalah ya Tuhan kami, 14:06 tiada Engkau menciptakan ini dengan 14:11 sia-sia. Rabbana ma khalaqta 14:16 bat. Jadi semua yang diciptakan oleh 14:19 Allah tidak ada yang sia-sia. 14:22 Hm. Hatta itu Allah menciptakan penyakit 14:26 sekalipun tidak ada yang sia-sia. H. 14:30 Jadi, ada hikmah di balik itu. Wah, maka 14:33 orang yang berakal atau ulul albab itu 14:37 ee melihatnya seperti itu. 14:41 E, jadi tidak ada yang sia-sia. Heeh. 14:45 Jadi semuanya itu mempunyai makna yang 14:48 sangat dalam. 14:50 Hatta itu penyakit sekalipun. Nah, bisa 14:54 jadi Allah Subhanahu wa taala 14:57 menegur atau bisa jadi Allah akan 15:00 menaikkan derajatnya. Allah akan 15:03 mengampuni dosa-dosanya dengan Allah 15:05 memberikan penyakit itu. Begitulah cara 15:08 Allah Subhanahu wa taala. Sehingga ulul 15:11 albab ini adalah mengerti apa yang 15:14 dimaui oleh Allah Subhanahu wa taala. 15:17 pemahamannya bukan pemahaman sesuai 15:20 dengan kemauan dirinya atau disesuaikan 15:23 dengan ee hawa nafsunya. Tapi ulul albab 15:27 ini merenungkan sesuatu itu sesuai 15:31 dengan apa yang diinginkan oleh Allah 15:34 Subhanahu wa 15:36 taala. Kemudian yang ee kedua adalah 15:41 subhanaka maha suci Engkau ya Allah. 15:44 Jadi Allah menciptakan sesuatu tuh atas 15:48 dasar kesucian Allah. 15:51 H. Jadi ketika Allah menurunkan 15:54 penyakit, wabah penyakit itu atas 15:57 kesucian Allah. Allah bukan raja tega. 16:00 H. Jadi 16:02 ada sesuatu hal pesan-pesan di balik itu 16:06 yang dimaui oleh Allah Subhanahu wa 16:08 taala. 16:09 Kemudian yang ketiga, maka peliharalah 16:12 kami dari siksa neraka. 16:15 Maka ulul albab ini memohon kepada Allah 16:19 ya supaya diselamatkan dari siksa api 16:22 neraka ee ketika ada satu terselip ya 16:28 atau salah di dalam memahami apa yang 16:31 diturunkan oleh Allah Subhanahu wa taala 16:34 maka dia mohon ampunan kepada Allah 16:37 mohon diselamatkan dari siksa api 16:39 neraka. Itulah sesungguhnya yang ee 16:42 dimaksud dengan ulul albab. 16:44 atau orang yang berakal 16:50 tadi. Kemudian yang 16:54 kedua 16:56 bahwa ulab ini adalah ee orang yang ee 17:03 mengetahui di balik peristiwa yang 17:06 terjadi. Ada ada suatu hikmah di balik 17:09 itu. 17:12 ul albab ee memahaminya seperti 17:17 itu. Mari seperti apa yang di ee 17:21 sampaikan oleh Allah Subhanahu wa taala 17:23 di 17:25 dalam ee surah 17:28 Al-Baqarah pada ayat yang 17:32 ke-267 sampai dengan 17:37 269. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 17:42 Ya ayyuhalladzina 17:45 amanu 17:46 anfiqu minat 17:48 thyibati ma 17:52 kasabtum wimma akhrajana lakum minal 17:58 ard wala tayammamul khobit minahu 18:04 tumfiquuna 18:06 wasatum biakhidihi 18:11 illau 18:14 fi'lamu annallaha ghaniyun 18:20 hamid. Asyaitanu yaidukumul faqara 18:24 waurukum bil 18:27 fahsya. Wallahu yaidukum magfirat minhu 18:33 fadla. Wallahu wasiun alim. 18:39 ytil hikmata man 18:41 yasya 18:44 w 18:47 hikmata faqad 18:50 uthairan wama yazak illa ulul 18:59 albab. Wahai orang-orang yang 19:02 beriman. Jadi di di sini yang dipanggil 19:04 adalah orang-orang yang beriman. Ulul 19:07 albab itu adalah orang-orang yang 19:12 beriman. Nafkahkanlah di jalan Allah 19:15 sebagian dari hasil 19:19 usahamu yang 19:21 baik-baik dan sebagian dari apa yang 19:26 kami keluarkan dari bumi untuk kamu. 19:30 Kata Allah. 19:33 Dan janganlah kamu memilih yang 19:35 buruk-buruk lalu kamu 19:38 menafkahkan 19:41 daripadanya. 19:43 Padahal kamu sendiri tidak mau 19:47 mengambilnya melainkan dengan 19:50 memicingkan mata terhadapnya. 19:55 Dan 19:56 ketahuilah bahwa Allah maha 19:59 kaya lagi maha 20:02 [Musik] 20:06 terpuji. Setan menjanjikan atau 20:10 menakut-nakuti kamu dengan 20:13 kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat 20:18 kejahatan, berbuat 20:22 kikir. Sedang Allah menjadikan 20:26 untukmu ampunan 20:30 daripadamu dan karunia. 20:33 Dan Allah maha luas 20:36 karunianya lagi maha 20:40 mengetahui. Allah menganuh 20:43 menganugerahkan 20:46 al-hikmah kepada siapa yang dia 20:51 kehendaki. Dan barang siapa yang 20:55 dianugerahi hikmah, 20:58 ia benar-benar telah dianugerahi karunia 21:02 yang 21:04 banyak. Dan hanya ulul abablah yang 21:08 dapat mengambil pelajaran. 21:14 Jadi ulul albab ini 21:17 adalah Allah berikan ee al-hikmah ya, 21:22 ilmu hikmah. 21:24 Ilmu hikmah ini adalah orang yang 21:28 mengetahui ya diberikan kemampuan oleh 21:31 Allah 21:32 [Musik] 21:33 h mendapatkan 21:36 satu 21:38 ee karunia yang banyak di balik 21:41 peristiwa yang 21:43 terjadi. Itu yang dianugerahkan Allah 21:46 Subhanahu wa taala kepada ulbab 21:49 tadi. Sehingga kalau dihubungkan dengan 21:53 ayat surat Ali Imran tadi, Rabbana ma 21:56 khalaqta hadza 21:58 batila. Nah, ya Tuhan, tidak ada yang 22:03 sia-sia yang telah Engkau 22:07 ciptakan hatta 22:09 itu ee penyakit sekalipun. 22:14 Maka ulul albab ini yang dilihat adalah 22:17 hikmah di balik itu bahwa ada satu 22:20 karunia yang baik yang Allah akan 22:23 berikan 22:25 ketika orang yang beriman atau ulab 22:29 diuji oleh Allah subhanahu wa taala. 22:33 Kemudian ul abab bersabar sehingga Allah 22:35 menyatakan wabasyirusirin. Berikanlah 22:38 berita gembira kepada orang-orang yang 22:40 sabar 22:41 tadi. Karena 22:43 sesungguhnya Allah telah 22:46 berjanji bahwa orang-orang yang bersabar 22:50 itu adalah Allah akan berikan pahala 22:54 yang tanpa batas. 22:58 Dan yang bisa mengambil pelajaran 23:00 seperti itu hanyalah ulbab, kata Allah 23:03 Subhanahu wa 23:05 taala atau orang yang 23:09 berakal. Sehingga kalau dikatakan 23:12 bahwa 23:15 ee apa 23:17 namanya ee memahami Al-Qur'an tuh jangan 23:19 pakai akal. Sementara Allah Subhanahu 23:23 Allah Subhanahu wa taala sendiri 23:26 menjelaskan begitu jelasnya bahwa 23:29 orang-orang yang berakal itu adalah 23:32 orang yang mampu mengambil satu 23:36 pelajaran hikmah di balik peristiwa yang 23:44 terjadi. Kemudian ee bahwa ulab itu 23:50 artinya semua 23:55 ee 23:57 berdasarkan ee ee 24:00 sesuatu ee apa yang ee telah diukilkan 24:04 di dalam Al-Qur'anul Karim. 24:08 Kemudian di ayat yang lain, kalau tadi 24:10 Allah menyatakan bahwa orang ulbab itu 24:12 adalah orang yang diberikan ilmu 24:15 hikmah. Kemudian di ayat yang lain di 24:18 surat Ali Imran ayat 7, Allah menyatakan 24:21 bahwa ulab itu adalah orang yang 24:25 mendalam 24:28 ilmunya. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 24:32 Hualladzi anzala alaikal kitabu minhu 24:36 ayatum 24:38 muhakamatun hunna ummul 24:41 kitabi wa uk 24:46 mutasyabihatamadina fi 24:49 qulubihim 24:50 zaurum 24:53 fayattabiuna ma tasyabha 24:56 minh fitnah 25:06 wamahu 25:09 illallah warhuna fil ilmi 25:12 yaquuluna amanna 25:16 bihi kullu min 25:19 indibbina wama yadzakkaru 25:23 illa ulul albab 25:29 Dialah yang menurunkan Alkitab 25:31 Al-Qur'anul Karim 25:33 kepadamu. Di antara isinya ada ayat-ayat 25:37 yang muhkamat. Hm. 25:40 Itulah pokok-pokok isi 25:43 Al-Qur'an dan yang lain adalah 25:46 mutasyabihat. Jadi yang muhkamat ini 25:49 artinya maknanya sudah jelas. 25:53 Sementara yang mutasyabihat ini 25:57 ee masih memerlukan 26:01 satu 26:02 tafsiran atau 26:05 ee ada yang jelas, ada yang tidak jelas. 26:11 Adapun orang-orang yang dalam hatinya 26:13 condong kepada 26:15 kesesatan, maka 26:17 mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang 26:22 mutasyabihat 26:24 daripadanya untuk menimbulkan 26:29 fitnah dan 26:31 mencari-cari 26:34 takwilnya. Padahal tidak ada yang 26:36 mengetahui takwilnya melainkan Allah. 26:41 Dan orang yang mendalam ilmunya 26:45 berkata, "Kami beriman kepada ayat-ayat 26:51 mutasyabihat. Semuanya 26:53 itu adalah dari sisi Tuhan 26:58 kami. Dan tidak ada yang dapat mengambil 27:01 pelajaran daripadanya melainkan ulbab." 27:08 Jadi ee ulul albab 27:12 ini menghadapi ayat-ayat mutasyabihat 27:16 itu 27:18 ya mereka mengimani bahwa itu adalah 27:21 dari Allah Subhanahu wa taala dan yang 27:23 tahu makna yang hakiki itu adalah Allah 27:26 Subhanahu wa taala. Jadi cukup diimani 27:28 saja. Hm. Jadi tidak perlu dicari 27:31 takwil-takwilnya. 27:34 sehingga ee yang jelas itulah ee yang 27:39 muhkamat tadi. Sementara yang 27:42 mutasyabihat maka orang-orang yang 27:44 berakal ini mengimani bahwa itu adalah 27:48 dari Allah Subhanahu wa taala. Jadi 27:49 tidak perlu 27:51 dicari-cari. Hm. Sehingga tidak perlu 27:55 mengira-ngira. 27:57 H. Karena sesungguhnya 28:02 ee Allah Subhanahu wa 28:05 taala ee 28:08 memperingatkan ee di dalam surah Yunus 28:10 pada ayat yang 28:12 ke-36. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 28:15 [Musik] 28:16 W yattau 28:18 akarum 28:21 illa innadonna la yni minal 28:26 haqqi innallaha alim bima 28:32 yaf'alu dan kebanyakan mereka tidak 28:37 mengikuti kecuali persangkaan saja. 28:43 Sesungguhnya persangkaan itu tidak 28:47 sedikit pun berguna untuk mencapai satu 28:53 kebenaran. Sesungguhnya Allah mengetahui 28:56 apa yang mereka 28:59 kerjakan. Jadi 29:02 ee ee ulul albab itu adalah menghindari 29:06 dan menghindari prasangka. Prasangka. 29:09 Hm. Nah, karena sesungguhnya prasangka 29:12 itu Allah menyatakan yang namanya 29:15 prasangka itu tidak pernah akan sampai 29:18 kepada satu kebenaran. 29:21 Hm. Jadi, bagaimana kalau mutasyabihat? 29:23 Ya sudah imani saja. Karena sesungguhnya 29:26 yang tahu makna secara hakiki itulah 29:29 Allah Subhanahu wa taala. sehingga 29:31 itulah ee 29:33 batasan-batasan bagi orang-orang yang 29:35 berakal ketika memahami sesuatu 29:38 [Musik] 29:39 tadi. Sehingga dengan demikian ee 29:42 batasan-batasan ini ee itu yang ee harus 29:47 ee kita 29:48 lalui ee di dalam hidup ini sesuai 29:51 dengan arahan Al-Qur'anul 29:54 Karim. Sehingga ee orang-orang yang 29:58 berakal menurut definisi Allah di dalam 30:01 Al-Qur'anul Karim itu adalah merupakan 30:04 warasihun fil, yaitu orang-orang yang 30:07 mendalam ilmunya. 30:10 Sementara barangkali itu dulu. 30:12 Wallahuam. 30:13 Baik, Iwan Ahwad. Demikianlah tausiah 30:16 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 30:18 dengan tema Ulul Albab adalah orang yang 30:21 berakal. Telah Ustaz Rahmatullah 30:22 sampaikan di malam hari ini. Yang ingin 30:25 bergabung bertanya silakan di 30:27 [Musik] 30:29 0811999720 ataupun telepon di 30:32 0218451512. Kami segera kembali. 30:36 [Musik] 30:50 at 31:07 [Musik] 31:23 at 31:45 [Musik] 32:06 [Musik] 32:10 at 32:23 [Musik] 32:44 [Musik] 33:01 [Musik] 33:18 at 33:39 [Musik] 33:49 [Musik] 33:53 Brail 34:17 Bersama kami Iwan Awat di acara renungan 34:19 QBU bersama Ustaz Rahmatullah dengan 34:21 tema Ulul Albab adalah orang yang 34:25 berakal. Dan sudah ada beberapa 34:27 pertanyaan yang masuk, Ustaz. Saya 34:29 bacakan saja. Ini yang pertama di 34:31 WhatsApp kita di 34:36 0811999720. Datang dari Bapak Maryadi di 34:39 Tangerang Selatan. Pak Ustaz, 34:41 asalamualaikum warahmatullahi 34:42 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 34:43 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, 34:45 benarkah kondisi sekarang kebebasan 34:48 berpikir dan berbicara tentang kebenaran 34:52 bagi para ulul albab sedang terpasung? 34:55 Mungkinkah itu, Pak Ustaz? Mohon 34:57 pencerahannya. 34:59 [Musik] 35:00 Iya. Baik, terima kasih. 35:04 Ee sebelum menjawab itu terlebih dahulu 35:08 bahwa ee tadi sudah kita sampaikan 35:13 bahwa ulbab atau orang yang berakal itu 35:16 adalah orang yang ahli zikir dan ahli 35:20 fikir h. 35:23 Kemudian bahwa 35:25 [Musik] 35:27 ee 35:28 ee di dunia ee kasat mata ini ya. Jadi 35:35 ada orang yang berpikir saja, H ada 35:39 orang yang 35:42 berakal. Nah, ini berbeda gitu. Iya. Hm. 35:47 Berbeda. Nah, jadi ini ee apa namanya? 35:51 bisa kita bedakan orang yang berpikir 35:54 dan orang yang berakal. 35:57 H sehingga ee kita bisa membedakan 36:00 begini ini karena kita mentelusuri di 36:02 dalam Al-Qur'anul Karim. Hm. 36:06 H. Ada misalnya orang sebelum jadi 36:10 pejabat misalnya ya, wah enak sekali 36:12 tausiahnya ya kan. Nah itu yang muncul 36:17 akalnya membicarakan tentang suatu 36:19 kebenaran. 36:24 Hm. Akan 36:26 tetapi ketika ee seseorang ini menjadi 36:30 satu pejabat ya kan? Iya. 36:34 Hm. Maka apa yang diucapkan tadi sebelum 36:37 jadi pejabat itu i kan ini bertentangan 36:41 dengan jadi antara sebelum dan setelah 36:45 itu pembicaranya bertentangan. Iya. 36:49 H pada orang yang sama ya. Maka Allah 36:53 menyatakan jadi sebelum jadi ee pejabat 36:57 maka orang itu adalah orang yang 36:59 berakal. Omongannya orang-orang yang 37:01 berakal. 37:04 Ya, tapi ketika sudah menjadi pejabat ya 37:08 bicaranya lain. Nah, walaupun orangnya 37:11 sama, jadi ee yang dibicarakan itu bukan 37:16 berdasarkan akalnya, tapi berdasarkan 37:20 pikirannya. Pikirannya. Ah, ini bedanya 37:22 gitu. Berakal dan berpikir itu. 37:25 Hmm. Mari kita lihat ya di dalam surah 37:28 Al-Furqhan ya ee surah ee 37:33 43 ya dan 44 37:37 itu 37:41 azubillahiminasyaitanirrajim 37:43 ara manak ilahahu 37:47 hawahu anta takunu alaihi 37:53 wakila antaabu 38:03 inum illa kal anamial 38:13 humumila sudahkah engkau Muhammad 38:15 melihat orang-orang yang menjadikan hawa 38:19 nafsunya sebagai Tuhan 38:24 Hm. Apakah engkau akan mau menjadi 38:26 pelindungnya? Kata Allah. Jadi ada orang 38:29 yang sudah hawa 38:30 nafsunya ya. Kalau tadi jiwanya yang 38:33 berbicara ya itulah orang yang berakal 38:38 beriman. Ee pembicaranya orang yang 38:40 beriman yang keluar dari lubuk hati yang 38:43 terdalam. Nah, itulah orang yang 38:45 beriman. Tetapi ketika orangnya sama 38:50 sebelum tapi setelah jadi pejabat. Nah, 38:55 kemudian apa Allah men coba kamu lihat 38:57 itu orang yang menjadikan hawa nafsu 39:01 sebagai Tuhan. Tuhan. 39:04 Jadi hawa nafsu itu apa? Oh, ini jadi 39:07 pejabat. Wah, ini nyaman sekali ini. 39:10 Fasilitasnya luar biasa. Duitnya banyak. 39:13 belum nanti kanan kirinya objekan. Nah, 39:17 jadi sudah lain orientasi kehidupannya 39:19 lain. H sudah orientasinya kepada ee 39:23 keduniawian ya, kepada hawa nafsu dan 39:26 duniawiah ya. Nah, maka Allah 39:30 menyatakan, "Coba kamu lihat itu 39:32 orang-orang yang 39:34 menjadikan hawa nafsu sebagai 39:39 Tuhannya." Apa kata Allah? He. Atau 39:42 apakah engkau mengira bahwa kebanyakan 39:45 mereka itu 39:48 mendengar pendengaran kalbunya? 39:50 Maksudnya kalbunya 39:52 ataukah apa kamu mengira bahwa mereka 39:54 itu 39:57 berakal? Jadi arti artinya apa? Allah 40:00 menyatakan orang-orang yang menjadikan 40:02 hawa nafsunya sebagai Tuhannya, mereka 40:05 itu sebelumnya tidak punya pendirian, 40:08 tidak punya pendengaran, dan tidak punya 40:11 akal. Karena akal itu ada di dalam 40:14 kalbu. Diqbu. H. Kemudian Allah 40:17 menyatakan mereka itulah seperti hewan 40:20 ternak kata Allah. 40:23 bahkan lebih sesat jalannya daripada 40:25 hewan ternak 40:28 tadi. Orangnya sama gitu ya, orangnya 40:32 sama yaitu itu juga yang mengatakan tapi 40:35 sebelum jadi pejabat dia adalah orang 40:37 yang 40:38 berakal tapi setelah jadi pejabat maka 40:41 dia menjadikan hawa nafsu sebagai 40:44 Tuhannya. Sudah berbeda kan? Jadi di 40:46 sinilah 40:47 sesungguhnya ee 40:50 definisi ee orang yang berakal dan tidak 40:54 berakal tadi ya berpikir doang ee 40:57 walaupun orangnya sama. Heeh. 41:00 He. Jadi bukan orangnya yang kita lihat 41:03 tapi pembicaraannya 41:05 tadi. Sebelum jadi pejabat enak 41:08 ngomongnya ya bisa didengar. Itu ee apa 41:12 namanya? omongan orang yang beriman, 41:15 omongan orang ee ulul 41:18 albab. Tapi setelah jadi pejabat ya 41:22 omongan yang tadi dibantah sendiri. 41:24 Kenapa? Karena sudah dijadikan hawa 41:27 nafsu itu sebagai landasannya. 41:30 Hm. 41:32 jabatan, kenyamanan ya, fasilitas sudah 41:36 orientasinya itu sehingga ee semua 41:39 pemikiran, semua pemahaman itu dirubah 41:43 kepada orientasi kenyamanan tadi. Maka 41:46 itulah orang yang tidak berakal, kata 41:49 Allah Subhanahu wa taala. 41:51 Jadi untuk ee menjawab ee Pak ee Mariadi 41:57 tadi sebetulnya bukan terpasung. 42:02 Jadi memang ee ada orang-orang yang 42:05 memang ee berpikir karena hawa nafsunya. 42:09 Ada orang-orang yang berakal karena 42:12 jiwanya ada di lubuk hati itu. 42:16 Karena yang namanya yang namanya ee 42:18 orang sering sering mengatakan hati 42:20 kecil ya. He. Ya. Kalau di dalam bahasa 42:23 Al-Qur'an itulah fuad. Apa kata Allah? 42:26 Ma kadabal fuadu mara. 42:28 tidak pernah bohong, tidak pernah dusta 42:31 apa yang dilihat oleh Fuad itu. Jadi 42:33 kalau kalau kalau kita ya apa namanya ee 42:38 sering menanyakan coba tanyakan kepada 42:41 perasaan terdalam yang ada di dalam 42:43 lubuk hatinya, hati kecilnya pasti tidak 42:45 akan berbohong. Pasti Allah telah 42:49 menyatakan seperti itu. Yang berbohong 42:51 ini kan ubun-ubun. Kata Allah, "Nasiatin 42:54 kadibatin khatiah, nasiah ubun-ubun ini 42:57 sumber daripada kebohuan tadi ya. Jadi 43:00 dari dari berakal berubah menjadi 43:04 berpikir." H ya itu sesungguhnya gitu. 43:08 Sehingga menjelaskan dari apa yang 43:10 dikatakan Pak Maryadi tadi, 43:13 sesungguhnya ee orang-orang yang berakal 43:16 dengan orang-orang yang berpikir itu 43:19 nampak jelas di dalam kehidupan kita 43:22 sehari-hari itu. H itu. Nah, ketika 43:26 kita apa tahu betul bagaimana batasan 43:31 Allah Subhanahu wa taala ya di dalam 43:34 Al-Qur'an bahwa berakal itu sama 43:37 berfikih itu berbeda jauh bahkan 43:39 bertolak belakang. 43:41 H bahkan kata Allah ee itulah orang ee 43:48 seperti binatang ternak balhum adol. 43:50 Bahkan mereka lebih sesat daripada 43:52 binatang ternak. 43:55 Jadi orang-orang yang menjadikan hawa 43:57 nafsu. Hawa nafsu apa? Hawa nafsu dunia, 43:59 hawa nafsu 44:00 syahwat. Nah, kalau itu sudah menjadi 44:03 orientasi kehidupannya, maka itu orang 44:06 itu sudah tidak berakal 44:09 lagi. Maka itulah orang yang ee apa 44:14 namanya? Ee yang pada akhirnya ee itulah 44:18 yang dinamakan dengan orang munafik. 44:20 Orang munafik. Orang munafik ini antara 44:24 yang dibicarakan dengan hatinya itu 44:26 tidak sama. Iya. Ah, karena hati-hatinya 44:29 mengatakan kalbunya menyatakan jiwanya 44:32 fuadnya yang ada di dalam lubuk kalbunya 44:34 itu menyatakan awas lu kamu bohong 44:37 sesungguhnya gitu. Dia merasakan itu 44:41 tapi dia 44:42 tutupi karena kalah dengan pengaruh 44:45 ubun-ubun yang penuh dengan kebohongan. 44:47 Begitulah Al-Qur'an itu ee memberikan 44:51 satu pengertian apa yang ada di dalam 44:54 diri manusia 44:56 itu. Sehingga kata Allah, wafil ardhi 44:59 ayatulil mukminin wafi anfusikum afala 45:01 tubsyirun. Di bumi ini adaatku bagi yang 45:04 yakin dan di dalam dirimu itu ada 45:07 ayat-ayatku juga. Kata Allah, kenapa kau 45:10 tidak ee selidiki itu? 45:14 Perhatikan itu. Nah, apa yang kita 45:17 perhatikan? Itulah perbedaan akal sama 45:20 pikir tadi. Iya. Tidak sama akal dengan 45:24 fikir enggak sama. Al-Qur'an nyatakan 45:25 seperti itu. Akal itu pasti benar 45:30 kok. Nah, sementara berpikir itu 45:32 tergantung sikon. Heeh. 45:36 Itulah sesungguhnya Pak Mariadi yang 45:38 selama ini banyak ee dilakukan oleh 45:42 manusia manusia munafik tadi ee berpikir 45:47 ini adalah disesuaikan dengan situasi 45:50 dan kondisi di mana mereka itu berada. 45:54 Nah, untuk memberikan satu ee apa ya? 46:00 ABS ya. Hm. Asal Bapak senang ya gitu. 46:03 ya, maka dia akan mengikuti 46:06 pemikiran-pemikiran yang penuh dengan 46:08 kebohongan itu. 46:11 Jadi kalau kalau orang-orang yang 46:12 berakal tidak 46:15 terpasung ya, tergantung orangnya. Orang 46:17 itu mau pakai akalnya atau mau pakai 46:19 pikirannya. He. Dua-duanya kan sudah 46:22 sama-sama diberikan oleh Allah Subhanahu 46:24 wa taala. Dua alat 46:26 itu. Jadi ee apa namanya ya? 46:31 Nauzubillahim minzalik. Ya, tapi ada 46:34 juga orang-orang yang teruji. 46:37 Betul-betul 46:38 teruji. I kan walaupun diiming-imingi 46:42 dengan dunia, dengan jabatan, dia tetap 46:45 kekeh dengan akalnya tadi. Itu sesuatu 46:48 yang luar biasa. H. Jadi, ternyata ada 46:51 juga orang-orang yang seperti itu, ada 46:54 juga orang-orang yang munafik. 46:57 Begitulah definisi Al-Qur'an 47:01 itu. Sehingga dengan demikian ee ini 47:05 juga 47:06 menjadi suatu renungan bagi kita ya. Ee 47:12 mana yang mau kita pakai, mau pakai 47:14 akal atau mau pakai pikiran kita? 47:18 Nah, sementara yang selamat nanti di 47:21 akhirat itu adalah hanya orang-orang 47:23 yang berakal 47:24 tadi. Tadi Allah 47:27 menyatakan yang yang mampu mengambil 47:31 satu pelajaran itu hanyalah ulbab, 47:35 hanyalah orang-orang yang berakal 47:38 tadi. Nah, sehingga ee apa yang 47:42 dipertanyakan Pak Meria tadi, Pak 47:44 Meriadi tadi ee kira-kira mekanisme 47:48 pemahamannya itu seperti itu. Jadi, ada 47:50 dua ada dua ee ada dua orang. Yang 47:54 pertama berakal, yang kedua berpikir. 47:58 Nah, itu yang terjadi fenomena kehidupan 48:02 ee kita sehari ada yang seperti itu. 48:06 Sehingga subhanallah ketika melihat 48:08 seperti itu, alhamdulillah kita 48:10 diberiatkan sama Allah gitu. H. Jadi 48:13 Allah itu sudah menurunkan definisinya 48:15 dengan jelas gitu. 48:17 Nah, sehingga kalau itu ee dikembalikan 48:19 kepada Al-Qur'anul Karim, maka 48:22 subhanallah semakin rasanya kita cinta 48:25 kepada Allah, semakin cinta kepada 48:27 Al-Qur'an, Allah memberikan pelajaran 48:30 kepada kita melalui wahyunya Al-Qur'anul 48:33 Karim 48:34 itu. Hm. Jadi, barangkali itu yang ee 48:40 pesan yang ingin kita sampaikan. ee apa 48:43 sesungguhnya orang yang berakal atau 48:46 yang dinamakan dengan ulul albab itu 48:49 supaya kita menjadi tahu ya dan bisa 48:53 saja ya ee orang tadinya berakal terus 48:57 berpindah menjadi orang yang berpikir 48:59 berpikir tapi ada orang yang konsisten 49:02 enggak saya tetap berakal walaupun 49:04 diiming-imingi sama apa, tetap dia 49:07 konsisten dengan kehidupannya karena 49:09 lebih takut kepada Allah hidup hidup ini 49:12 apa sih? Ya kan sebentar saja kan. Masa 49:16 ee hidup akhirat yang tidak pernah akan 49:20 ada kematian selamanya kekal di sana. 49:23 Apakah itu yang mau kita 49:25 korbankan? Hm. Maka dia lebih memilih 49:29 Allah dan Rasul-Nya dan hari akhir. Maka 49:33 itulah sesungguhnya yang dimaksudkan 49:35 dengan orang-orang yang berakal atau 49:38 bahasa lain itulah yang dinamakan dengan 49:40 ulul albab. 49:42 Subhanallah. Barangkali itu. Wallahuam. 49:43 Berarti orang yang berakal itu tidak 49:45 akan pernah terpasung, Ustaz. Ya. Sampai 49:47 kapan? Tidak pernah akan terpung. Kalau 49:49 pernah agak terpasung, tapi justru yang 49:50 terpasung itu adalah orang yang 49:52 berpikir. Orang berpikir justru ya. Nah, 49:54 orang yang berpikir itulah orang yang 49:56 terpasung. Terpasung dengan apa ya? IS 49:59 tadi asal Bapak senang kanondisi. 50:02 Bagaimana dia tidak terpasung orang bos 50:04 tertingginya sudah maunya begitu. 50:06 Otomatis apa? Yang namanya ada ngikuti 50:09 bosnya. Sementara bosnya tidak pakai 50:11 akal, pakai pikirannya, ya sudah ngikuti 50:14 itu gitu. 50:18 Jadi orang yang berakal itu tidak pernah 50:20 terpasung. Pernah terpasung. Tapi yang 50:22 terpasung itu adalah orang yang 50:23 berpikir. He ya udah ngikutin aja kayak 50:28 kayak apa ee sapi dicucuk hidungnya itu 50:31 ya ke mana-mana ngikut gitu. udah atau 50:35 seperti ee 50:36 apa ee bos ee bawa anjing herder ya dia 50:40 mengguguk aja gitu ya. Itulah 50:43 sesungguhnya ee apa namanya ee 50:47 perumpamaan yang Allah berikan di dalam 50:49 surah Ala'raf ayat 176. H hm. Jadi 50:53 mereka 50:54 itu mereka itu seperti anjing. Iya. Iya 50:58 kan? Menjulurkan lidah. Nah, seperti 51:00 anjing ee lidahnya menjulur ya kan ee 51:04 dikasih makanan, kasih minum tetanya 51:07 menjulur. Jadi enggak pernah puas 51:08 hidupnya. 51:10 Begitulah Allah memberikan perumaman. E 51:12 bisa di di surah 7 ayat 176. Itulah hawa 51:16 nafsu itu, gitu. Itulah orang yang 51:19 berpikir tadi. Jadi semuanya itu sudah 51:22 dikendalikan oleh hawa nafsu. Tapi bukan 51:26 orang yang berakal, tapi orang yang 51:29 berpikir. Berpikir barangkali itu. 51:32 Wallahuam. Baik dari pertanyaan 51:34 selanjutnya dari 51:36 Bapak Adi di Pasar Minggu, Pak Ustaz. 51:38 Asalamualaikum warahmatullahi 51:39 wabarakatuh. Ee Ustaz mohon 51:41 pencerahannya. Sejauh manakah Allah 51:44 menyuruh manusia untuk memikirkan 51:47 tentang kebesaran ciptaannya, Pak Ustaz? 51:51 Syukran. Baik, Pak 51:53 Adi. Sejauh mana Allah Subhanahu wa 51:56 taala ee 52:00 menyuruh memikirkan penciptaannya gitu 52:02 ya? Maka di sini sudah dituangkan oleh 52:06 Allah Subhanahu wa taala di dalam surah 52:08 Al Imran tadi, surah 3 ayat 190 dan 191. 52:13 Jadi yang pertama adalah ee apa namanya 52:16 ee zikir dan fikir ya. Jadi artinya 52:21 bahwa ee karena memang manusia ini 52:24 adalah ee makhluk sesungguhnya manusia 52:27 ini kan ee makhluk akhirat gitu ya. Hm. 52:31 Sehingga karena kasih sayang Allah, 52:33 Allah kasih tahu, "Maka jadilah kalian 52:35 orang-orang yang berakal kata Allah." 52:38 Sehingga kalau Allah menyatakan tadinya 52:40 katakan bahwa 52:46 alladinaunallah. Jadi dalam keadaan 52:48 berdiri, duduk dan berbaring. Jadi kalau 52:52 ee pertanyaan Pak Adi tadi sampai sejauh 52:55 mana kita diperintahkan untuk ee apa 53:00 namanya? Ee memikirkan ciptaan Allah 53:03 setiap saat. setiap saat dalam keadaan 53:05 bedi, dalam keadaan duduk dan keadaan 53:07 berbaring. Itu kan setiap saat manusia. 53:10 Artinya apa? Bagaimana supaya manusia 53:12 itu kenal dengan Allah? Jadi kalau mau 53:15 kenal sama Allah ya kenalilah 53:19 ciptaannya. Hmm. Kalau mau kenal sama 53:22 Allah, kenalilah apa yang diungkapkan, 53:26 yang 53:26 dibicarakan, yang 53:28 difirmankan. Apa itu? Yaitulah 53:31 Al-Qur'anul Karim. Hm. 53:34 Nah, kita ini kan enggak bisa seperti 53:35 Nabi Musa ya kan? Iya. Kalau Nabi Musa 53:38 ada sesuatu ee langsung dialog iya 53:41 dengan Allah kayak main telepon aja gitu 53:43 kan. Halo. Ya Allah. Kira-kira begitu 53:47 saya ada masalah ya Allah langsung dih 53:49 sama Allah. Tapi kan kita enggak bisa 53:51 seperti itu. Hm. Jadi bagaimana? Maka 53:54 Allah di sini sudah tahu betul apa yang 53:58 diinginkan, apa yang dibutuhkan oleh 54:00 manusia. 54:02 Baik yang sudah terjadi ya, yang sedang 54:06 terjadi maupun yang akan terjadi itu 54:10 semuanya Allah tahu. Iya. Hm. Dan itu 54:14 semuanya diungkap di dalam Al-Qur'anul 54:17 Karim. Hm. Jadi kalau mau tahu 54:19 jawabannya cari di Al-Qur'an karena 54:21 Allah itu sudah tahu. 54:23 Betul. Apa susahnya bagi Allah 54:25 menciptakan manusia bisa apalagi 54:28 kebutuhannya. Oh, butuhnya ini, ini 54:30 kesulitannya ini. Semuanya Allah berikan 54:33 di sini dalam Al-Qur'an itu jawabannya. 54:35 Jadi, soalnya ada, jawabannya ada. He. 54:39 Hm. Tinggal kita cari aja ya. Sudah 54:42 enggak enggak enggak perlu bingung lagi. 54:43 Sudah ada di dalam Al-Qur'an. Begitulah 54:47 sempurnanya Al-Qur'an itu. Artinya bahwa 54:50 kalau kita mau menyia-nyiakan Al-Qur'an 54:53 barangkali ee alangkah sayangnya kita 54:57 hidup yang sementara ini sementara Allah 55:00 telah 55:02 menurunkan sesuatu yang amat sangat 55:06 berharga. Rasulullah sallallahu alaihi 55:09 wasallam itu dimuliakan oleh Allah 55:11 karena membawa risalah Al-Qur'an. Kalau 55:14 Rasulullah tidak membahas Alquran sama 55:16 saja dengan kita. Iya. Begitulah 55:19 Al-Qur'an itu. Gitu. Hm. Jadi kalau ee 55:23 pertanyaan tadi Bang Adi sampai sejauh 55:26 mana kita ee apa namanya membaca ee 55:31 ayat-ayat ya Allah ya setiap 55:35 saat berdiri, duduk dan 55:37 berbaring. Nah, artinya kita harus 55:41 senantiasa bersama-sama dengan Allah. 55:43 subhanahu wa taala. Itu menunjukkan 55:45 bahwa ketika kita ini terseleset sedikit 55:50 ya ee kita jauh dari Allah, maka itulah 55:54 malapetaka yang besar. Kita ini tidak 55:57 bisa hidup tanpa Allah Subhanahu wa 55:59 taala. Sehingga Allah menyatakan di situ 56:04 allah ya berdiri duduk dan berbaring. 56:07 Itu ingatan kita kepada Allah baru 56:14 ewati baru kita memikirkan tentang 56:18 dunia, baru kita memikirkan tentang ee 56:22 pekerjaan. Jadi kepada Allah dulu gitu. 56:25 Hm. Sehingga dengan demikian segala 56:28 sesuatunya itu saking sayangnya Allah 56:31 kepada kita ya. Maka ee Allah menyatakan 56:37 kamu dalam keadaan berdiri, duduk dan 56:39 berbaring selalu harus selalu ingat 56:42 kepadaku. Kata Allah begitu. 56:45 Hm. Sehingga segala sesuatunya itu akan 56:48 dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa taala 56:51 gitu kan. Kita ee apa namanya? punya 56:55 Tuhan yang maha pemurah dan penyang itu 56:57 kan luar biasa ya. Iya. Nah, kita hidup 57:00 dunia itu jadi semuanya sudah ee dikasih 57:04 ini loh seperti apa petunjuknya ee apa 57:08 seperti ee pabrik ya. Pabrik bikin 57:12 kendaraan. Hm. Itu kan ada menul 57:16 handbook-nya. Iya. 57:18 Ada bukunya bagaimana merawat mobil itu. 57:22 Jadi kalau mau merawat mobil itu sudah 57:25 ada buku petunjuknya sesuai dengan buku 57:27 petunjuk beg apalagi Allah menciptakan 57:30 manusia ya ada buku petunjuknya. Apa itu 57:33 ya Al-Qur'an itu. 57:37 Hm. Sehingga dari Al-Qur'an inilah 57:41 definisi-definisi yang sudah ee inilah 57:44 yang sesungguhnya yang harus kita 57:46 kritisi ya. 57:47 Ya, karena tadi berpikir dan berakal. 57:50 Karena ketika berpikir dan berakal ini 57:54 menjadi dibahasa menjadikan bahasa Nisa, 57:58 maka ini ee apa namanya? Pengertiannya 58:01 ee bias sangat jauh sekali. 58:05 Bahkan ada yang mengatakan berpikir 58:07 berakal ya. Padahal berpikir sama 58:10 berakal itu enggak sama. Bertolak 58:12 belakang itu menurut Al-Qur'anul Karim 58:14 gitu. 58:16 Sehingga ketika kita teliti, oh 58:18 beginilah fenomena kehidupan. Bisa kita 58:21 lihat mana orang yang makai pikirannya, 58:23 yang pakai akalnya. Itu jelas Allah itu 58:27 memberikan petunjuknya kepada kita. 58:30 Sehingga ee itulah beda pembeda furqan, 58:35 pembeda antara yang hak dan yang batil. 58:38 Itu adalah ee ulul albab tadi. Jadi 58:41 Allah tadi menyatakan tidak ada yang 58:43 bisa mengambil satu pelajaran. 58:45 Kecuali ul albab saja yang bisa 58:47 mengambil pelajaran, yang bisa 58:50 membedakan antara yang hak dengan yang 58:52 batil. Sementara ketika orang itu 58:54 menjadikan hawa nafsunya sebagai 58:56 Tuhannya, itu enggak berakal, enggak ada 59:00 akalnya sudah hilang gitu ya. Ulaik 59:04 kalal anam. Bahkan mereka seperti 59:06 binatang terakhum. Bahkan lebih sesat 59:08 daripada binatang 59:10 ternak. H. Jadi kalau kita mengikuti 59:12 definisi Al-Qur'an enak gitu. Jadi bukan 59:15 pendapat kita gitu. Al-Qur'an ya. Iya. 59:18 Ini Al-Qur'an yang berpendapat. Kalau 59:20 Al-Qur'an yang berpendapat seperti sudah 59:22 pasti 59:23 benar. Ah udah sudah samna wahana gitu. 59:28 Ini kan bukan pendapat saya pribadi. 59:30 Bukan. Begitulah. Saya ingin hanya 59:33 menyajikan begitulah definisi menurut 59:36 Al-Qur'an. Barangkali itu. Wallahuam. 59:38 Baik. Jadi kita harus perbaiki definisi 59:40 tentang akal ini, Ustaz. Ya. Iya. Akal 59:42 itu ternyata perlu kita miliki dan itu 59:45 Allah anjurkan. Kita harus berakal dan 59:47 beriman. I. Baik. Selanjutnya dari Bapak 59:50 ee dari Ibu Hikmah, Pak Ustaz. Ibu 59:52 Hikmah. Asalamualaikum warahmatullahi 59:54 wabarakatuh. Bu Risma. Ya, Bu Hikmah ya. 59:57 Bu Hikmah. Bu Hikmah. Bu 1:00:00 Rismah. 1:00:04 Ee iya. 1:00:09 ya ee apa tadi? Ulul absar ya. Ulul 1:00:13 absar sama ul albab. 1:00:16 Ee jadi begini 1:00:19 ee kalau di dalam ee dikatakan di dalam 1:00:24 ee ee surah 32 ayat 9 itu dikatakan 1:00:29 bahwa Allah 1:00:31 menciptakan ee setelah Allah itu 1:00:35 menciptakan jasad manusia, terus 1:00:37 kemudian Allah meniupkan roh ke 1:00:38 dalamnya. Kemudian Allah berikan di sana 1:00:41 fuad. Fuad itu yang mempunyai 1:00:44 penglihatan dan mempunyai pendengaran. 1:00:47 Begitu di dalam surah 32 ayat 9 tadi. 1:00:51 Ah, maka di situ yang dikatakan dengan 1:00:55 ee apa namanya? Ulul absar orang yang 1:00:58 mempunyai penglihatan itu sesungguhnya 1:01:02 penglihatan kalbu yang dimaksudkan. 1:01:05 Nah, ulil absar. Ulil absar itu kan ee 1:01:08 jamak ya. Kalau ee mufradnya kan basar. 1:01:12 Basar itu orang yang mempunyai 1:01:14 penglihatan maksudnya fuad tadi. Iya. 1:01:17 Jadi kalau dikatakan ee apa namanya ee 1:01:21 Ulul Absar itu yang disebut 1:01:24 penglihatannya saja. Ee tapi yang ulab 1:01:27 ini utuh. Hm. Ya. Yang pelihat yang 1:01:30 penglihatan, yang pendengaran gitu. 1:01:31 Pendengar lebih lengkap lagi. Nah, lebih 1:01:33 lengkap lagi. Jadi sesungguhnya itu 1:01:35 saja. H ya. Ada juga al ee di ayat yang 1:01:39 lain Allah menyatakan ee orang yang 1:01:41 mempunyai pendengaran. Kadang-kadang 1:01:43 Allah menyebut oh di situ ee 1:01:45 pendengaran, 1:01:46 tidak disebut ee penglihatannya. Jadi 1:01:50 sesungguhnya substansinya hakikatnya di 1:01:53 situ adalah ee kalbu yang terdalam. Fuad 1:01:55 tadi. Jadi fuad itu adalah jiwa. Jiwa 1:01:58 yang terdalam. Ada di dalam jantung kita 1:02:01 ini. Di dalam jantung itu ada ee ada 1:02:03 fuad. Itulah sesungguhnya yang bisa 1:02:06 melihat dan bisa mendengarkan. Hm. Dan 1:02:10 itu yang tidak pernah bohong. Kata Allah 1:02:12 maabal fuadu tidak pernah bohong, tidak 1:02:15 pernah dusta. Apa yang ee dilihat oleh 1:02:17 Fuad tadi? Iya. Nah, itu ee apa namanya? 1:02:21 Ee penglihatan itu yang ee sebutannya 1:02:25 ulul 1:02:27 absar. H. Sehingga dengan demikian ee 1:02:30 kalau kita cermati istilah-istilah ee 1:02:34 apa namanya? Ulul albab, ulsar, maka itu 1:02:37 semuanya 1:02:38 sesungguhnya sama gitu. Cuma kalau Ulul 1:02:42 Absar itu ee 1:02:45 sebutan ee penglihatannya saja. Kalau 1:02:48 ulbab ini semua pendengaran dan 1:02:51 penglihatan pengih. Dan inilah 1:02:54 sesungguhnya yang ee apa namanya? besok 1:02:58 nanti di akhirat ya. Itu yang dimintai 1:03:01 pertanggung jawab oleh Allah Subhanahu 1:03:03 wa taala. H 1:03:05 h. Mari kita lihat di di dalam ee ee 1:03:09 surah 1:03:11 ee 17 ayat 1:03:16 36. 1:03:19 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Wala 1:03:21 takfu ma laisa bihi ilm. 1:03:26 Innasama wal 1:03:28 bashara wala 1:03:30 fuada kullu 1:03:32 ulaika anhu 1:03:35 masula. Dan janganlah kamu 1:03:40 mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai 1:03:45 pengetahuan tentangnya. 1:03:48 Sesungguhnya 1:03:50 pendengaran, penglihatan, dan fuad 1:03:54 semuanya itu akan diminta pertanggungan 1:03:57 jawab oleh Allah Subhanahu wa 1:04:00 taala. Nah, jadi kalau tadi wal bashara 1:04:03 ah itu yang dinamakan dengan ulul absar. 1:04:05 Basar. Basar itu mufrad ya kalau 1:04:08 jamaknya absar. He orang yang mempunyai 1:04:11 penglihatan. Penglihatan qbunya saja. 1:04:13 Nah, kalbu ya. Di dalam QBU yang punya 1:04:16 penglihatan itu apa ya? Fuadnya tadi. 1:04:18 Fuad itu yang bisa melihat, bisa 1:04:19 mendengar. 1:04:21 Nah, ee pendengaran dan ee penglihatan 1:04:25 yang ada di dalam fuad e orang di di 1:04:28 ayat yang lain disebutkan itulah ulul 1:04:30 albab itu lengkap. Tapi di ayat yang 1:04:32 lain Allah menyatakan ee ulil absar 1:04:35 misalnya. Itulah orang yang mempunyai 1:04:37 penglihatan. Maksudnya penglihatan fuad 1:04:39 yang ada di dalam lubuk kalbu tadi. Hm. 1:04:43 Jadi sesungguhnya hakikatnya sama, cuma 1:04:45 di situ yang disebut cuman penglihatan 1:04:47 saja, pendengarannya tidak. Mungkin pada 1:04:49 waktu itu cuman melihat saja misalnya. H 1:04:54 ee karena ee di dalam surah An-Najm ya 1:04:57 ayat yang ke-11 itu dikatakan ma kadabal 1:05:00 fuaduah. Tidak pernah bohong apa yang 1:05:02 dilihat oleh fuad tadi. H. Jadi fuad ini 1:05:05 yang bisa melihat ya. Ya. Yaitu yang 1:05:08 dinamakan dengan ee apa namanya? Ee wal 1:05:12 basar. wal fuadah ya. Jadi fuad yang 1:05:15 mempunyai penglihatan ya atau yang tadi 1:05:18 dikatakan oleh Ibu Hikmah ee ee Ulul 1:05:22 Absar ya. H barangkali itu. Wallahuam. 1:05:27 Baik, selanjutnya pertanyaan dari Bapak 1:05:29 Hasan, Pak Ustaz di Jakarta Timur. Hm. 1:05:32 Bapak Hasan bertanya, "Pak Ustaz, ee 1:05:34 jika zikir hati juga bisa terjadi pada 1:05:38 saat lisan seseorang mengucapkan bacaan 1:05:41 zikir? Sedangkan hatinya menghayati 1:05:43 ucapannya. Misalnya ketika seseorang 1:05:46 mengucapkan lailahaillallah dengan 1:05:49 lisannya, di dalam hatinya ia berupaya 1:05:52 menghayati makna kalimat suci tersebut. 1:05:54 Bagaimana dengan zikir yang seperti ini, 1:05:56 Pak Ustaz? Apa lebih utama ataukah ada 1:06:00 tingkatan zikir yang lebih tinggi lagi 1:06:02 daripada ini, Pak Ustaz? 1:06:05 Iya. Ee mari kita lihat di dalam surah 1:06:08 Ala'raf ya, ayat 205 ya. 1:06:12 Surat ee 7 1:06:13 ya 205. Pak siapa tadi? Pak Hasan. Pak 1:06:19 Hakim ya? Pak Hasan. Oh Pak Hasan. Maaf. 1:06:22 Jadi 1:06:27 dikatakan ee 1:06:31 auzubillahiminasyaitanirrajim. Wakur 1:06:33 rabbaka fi nafsika 1:06:35 tadaran eifatan wunal 1:06:39 jar. Hm. 1:06:42 Jadi ee berzikirlah kepada Tuhanmu ya fi 1:06:48 nafsik di dalam 1:06:52 jiwamu. Nah itu sebetulnya di dalam 1:06:55 jiwanya tapi di sini diterjemahkan di 1:06:57 dalam hatimu. Jadi yang benyafi nafs di 1:07:00 dalam jiwamu. H tadaran dengan rasa 1:07:04 rendah diri dan rasa ee takut ya. Jadi 1:07:07 artinya apa? Dengan penuh perasaan. Jadi 1:07:09 menghayati apa yang dia baca. 1:07:13 Hm. Wadunal jahr. Dan yang namanya 1:07:17 perasaan itu gak mengeluarkan suara 1:07:20 gitu. H. 1:07:22 Jadi hakikat daripada zikir itu kan 1:07:24 sesungguhnya komunikasi dengan Allah 1:07:26 yang penuh dengan perasaan. Perasaan 1:07:29 derah diri dan rasa takut kepada Allah. 1:07:32 Nah ee kalau kata Rasulullah itulah yang 1:07:34 dinamakan dengan ihsan. Hm. Sasa 1:07:37 diawasi. Hm. merasa apa? Berhadapan 1:07:40 dengan Allah Subhanahu wa taala. Hm. 1:07:44 Sehingga dengan demikian apa yang dia 1:07:46 apakah dia ee beristigfar, mohon ampunan 1:07:49 kepada Allah atau bisa juga dia baca 1:07:53 subhanallah, alhamdulillah, 1:07:54 lailahaillallahu akbar itu penuh dengan 1:07:57 perasaan rendah serendah-rendahnya dan 1:08:01 perasaan takut kepada Allah. I itu zikir 1:08:04 ihsan. 1:08:06 Nabi mengatakan ihsan itu adalah 1:08:08 keimanan yang paling tinggi. Paling 1:08:09 tinggi. Jadi jadi e ihsan itu kalau kata 1:08:13 Nabi, anbudallaha kaaka tarahu faillam 1:08:17 takun tarahu fainnahu yaraka. Jadi 1:08:19 hendaklah kamu ee apa namanya? Beribadah 1:08:22 tadi atau sedang berzikir ya ee 1:08:27 seolah-olah kita melihat Allah ya atau 1:08:30 kalau tidak Allah yang sedang lihat 1:08:32 kita. Ya itu namanya ihsan. Jadi penuh 1:08:34 perasaan. 1:08:36 ee misalnya ketika astagfirullahalazim 1:08:38 ya Allah aku mohon ampunan ya Allah ya 1:08:41 ah yang kita bayangkan tadi alazimnya 1:08:44 tadi Allah yang maha agung yang maha 1:08:46 mulia sementara kita ini banyak dosa 1:08:49 rendah yang serendah-rendahnya sehingga 1:08:51 antara yang agung yang tinggi dengan 1:08:53 yang serendah-rendahnya itu terjadi gap 1:08:57 terjadi satu apa ee jurang pemisah yang 1:09:00 jauh sangat jauh nah itu yang 1:09:04 dimaksudnya 1:09:05 ee wifatan tadi h penuh dengan perasaan. 1:09:11 Nah, zikir-zikir yang semacam itulah 1:09:14 sesungguhnya nanti ee pada akhirnya apa? 1:09:17 Allah akan menurunkan cahaya masuk ke 1:09:20 dalam jiwanya. 1:09:21 itu apa akibat yang dirasakan 1:09:24 orang-orang yang berzikir supaya itu 1:09:26 misalnya orang itu terus kemudian 1:09:28 menjadi tenang, nyaman, jadi ada semacam 1:09:32 keteguhan ya ee percaya diri itu 1:09:37 sesungguhnya ee apa hakikat daripada 1:09:41 rasa yang dialami seperti itu itu 1:09:43 sesungguhnya Allah telah menimkan cahaya 1:09:45 masuk ke dalam jiwanya tadi. 1:09:48 atau dengan kata lain itulah zikir yang 1:09:50 khusyuk khusyuk kepada Allah Subhanahu 1:09:52 wa taala. H ee 1:09:56 sehingga apa yang ee kita ucapkan dengan 1:10:01 mengingat Allah itu harus e kita pahami 1:10:05 maknanya kemudian kita rasakan, 1:10:08 renungkan, masuk ke dalam jiwa ya. Ee 1:10:12 seolah-olah kita sedang berhadap-hadapan 1:10:15 dengan Allah Subhanahu wa taala. Jadi ee 1:10:19 itulah yang ee tertinggi Pak Hasan ya. 1:10:22 He. Jadi ee apa namanya ee karena 1:10:27 sesungguhnya 1:10:29 ee kalau kata orang ahli ibadah 1:10:34 begini, bukan banyaknya bangun malam, 1:10:37 bukan banyaknya 1:10:39 berzikir ya, tapi yang paling penting 1:10:43 adalah banyaknya cahaya yang masuk ke 1:10:45 dalam jiwa. 1:10:48 Itu ungkapan orang yang ahli ibadah. 1:10:50 Ahli ibadah. Nah, jadi artinya begini. 1:10:53 Kalau diurai itu banyak orang berzikir 1:10:56 tapi berzikir lisan pikirannya ke 1:10:58 mana-mana. Nah, itu tidak akan 1:11:00 menghasilkan cahaya. Cuma lisan saja 1:11:02 gitu ya. Nah, cuma lisan saja gitu. Ee 1:11:05 banyak orang salat malam ya berzikir di 1:11:08 tengah malam tapi pikirannya ke 1:11:09 mana-mana itu tidak menghasilkan cahaya. 1:11:12 Tidak bercahaya gitu ya. Nah, jadi yang 1:11:14 penting itu cahaya yang masuk. Kalau 1:11:17 sudah cahaya yang masuk artinya apa? 1:11:18 Sudah otomatis orang yang berzikir itu 1:11:20 akan khusyuk. Sudah otomatis orang yang 1:11:23 bangun malam itu akan khusyuk ya ketika 1:11:26 melakukan salat malam itu. Gitu 1:11:28 sesungguhnya maknanya gitu. Dan juga 1:11:30 bukan hanya lafaznya saja Ustaz ya. Ah 1:11:32 bukan hanya lafalnya saja, tapi dengan 1:11:33 kita ee memaknai meresapi zikir 1:11:36 tersebut. Iya. Meresapi. Benar. Ya, itu 1:11:38 ya di surat 7 ayat 205 itu harus dengan 1:11:41 perasaan. Perasaan. Perasaan. Jadi 1:11:44 sesungguhnya iman itu perasaan. H 1:11:47 hm. Jadi salah kalau orang ya orang 1:11:50 beriman tuh jangan jangan bawa perasaan. 1:11:53 Salah itu justru perasaan terus di 1:11:55 justru perasaan itu yang yang namanya 1:11:57 iman tu perasaan perasaan ya. Kalau 1:12:00 dikatakan eh 1:12:03 innalladinaq ya eh apa? 1:12:11 Jadi Allah turunkan malaikat kemudian 1:12:13 dia apa? Dia tidak tidak ragu, tidak 1:12:17 takut. Itu kan perasaan ya kan. Terus 1:12:20 kemudian misalnya ee sesungguhnya 1:12:23 orang-orang yang beriman kepada Allah ee 1:12:25 dan rasulnya ya kemudian apa? Dia 1:12:29 berjuang dengan harta dan e jiwanya. 1:12:32 Summa lam yartabu. Kemudian dia tidak 1:12:34 ragu-ragu. 1:12:36 Itu orang yang beriman. Tidak ragu-ragu 1:12:38 itu apa? Ragu ragu. Perasaan kan? 1:12:40 Perasaan. Hm. Cuma barangkali begini 1:12:44 yang dimaksudkan tuh yang dimaksudkan 1:12:46 perasaan yang mana? He. Karena jiwa tuh 1:12:49 punya perasaan, hawa nafsu juga punya 1:12:53 perasaan. Jadi yang enggak benar itu 1:12:55 perasaannya hawa nafsu, gitu. Makanya 1:12:57 ketika berzikir itu karena penuh dengan 1:13:00 hawa nafsu, udah pikirannya ke 1:13:02 mana-mana. Nah, itu yang enggak 1:13:04 benar yang dimaksudkan tuh perasaan hawa 1:13:07 nafsu. Perasaan nafsu. Jangan lupa bahwa 1:13:09 iman itu adalah perasaan ya bisa 1:13:11 dinikmati. H ya. Nah, di ayat ini 1:13:15 mengatakan bahwa iman itu indah di dalam 1:13:17 kalbu. Iya. Nah, indah di dalam kalbu 1:13:20 itu apa? Perasaan. Perasaan. Jadi bisa 1:13:24 dinikmati gitu, bisa memberikan 1:13:27 ketenangan. Alikrillahiulub. 1:13:31 Ketahui bahwa orang yang berzikir itu 1:13:32 kalbunya akan jadi tenang. Perasaan 1:13:34 tenang. Ah, perasaan lagi. Perasaan 1:13:36 perasaan lagi. 1:13:38 Japai itu mungkin harus terus berlatih 1:13:41 juga, Ustaz. Ya, terus berlatih bisa 1:13:43 merasapi apa yang dizikirkan itu ee 1:13:45 memang di situ yang menjadi penghalang 1:13:47 itu yang menjadi penghalang kenapa orang 1:13:49 tidak bisa khusyuk ya. He. 1:13:52 Itu karena penghalangnya itu bisa juga 1:13:55 kita ini sedang melakukan maksiat. Hm. 1:13:59 He. Atau yang kita makan itu barang 1:14:01 haram itu berpengaruh pastinya. Atau 1:14:04 kita ini punya ee sifat hawa nafsu itu 1:14:07 jalan terus. H misalnya benci, dengki, 1:14:10 buruk sangka, pendendam, tidak pernah 1:14:13 mau memaafkan kesalahan orang lain. Itu 1:14:15 yang sesungguhnya menjadi penghalang. 1:14:18 Penghalang sehingga itu nanti bisa 1:14:20 dijadikan satu 1:14:21 barometer. Jadi kalau kita itu sulit 1:14:24 untuk khusyuk kepada Allah, artinya apa? 1:14:27 Ee ketahuilah bahwa di dalam diri kita 1:14:30 itu sesungguhnya masih ada 1:14:32 penghalang-penghalang untuk bisa khusyuk 1:14:34 kepada Allah. 1:14:37 Sehingga kalau di dalam ungkapan orang 1:14:39 ahli ibadah itu, man arafa nafsahu faqad 1:14:43 arofa bahu. Benar itu ungkapan itu. H. 1:14:48 Jadi siapa yang mengetahui dirinya maka 1:14:50 dia akan mengenal 1:14:52 Tuhannya. Hm. Jadi siapa yang mengenal 1:14:55 bahwa di dalam dirinya itu masih ada 1:14:57 kekotoran yang perlu kita bersihkan, 1:15:00 setelah bersih baru kita isi dengan 1:15:02 zikir baru kita akan mengenal Allah 1:15:05 gitu. Hm. Jadi turut-turutannya seperti 1:15:09 itu. Jadi karena adanya masih banyaknya 1:15:13 kotoran di dalam dada kita gitu. Heeh. 1:15:16 Barangkali bersihkan dulu ya biar bisa 1:15:18 mudah masuk cahaya. Ustaz, kita dibatasi 1:15:21 oleh waktu. Tapi sebelum pamit, ada satu 1:15:23 pertanyaan terakhir, Ustaz, ya. Boleh, 1:15:24 boleh, boleh. Tadi langsung nanti untuk 1:15:26 menyimpulkan yang terakhir dari ee Bunda 1:15:30 L ya. Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:32 wabarakatuh, Pak Ustaz. Ee apa saja 1:15:35 amalan-amalan yang harus selalu kita 1:15:37 lakukan agar kita bisa sampai ke 1:15:40 tingkatan ulul albab? Agar kita selalu 1:15:43 ingat kepada Allah dalam setiap keadaan, 1:15:45 Pak Ustaz. Iya. apa tip-tipsnya katanya 1:15:48 agar kita bisa sampai k kepada ulul alab 1:15:50 ini. Iya. Baik, terima kasih Bu El. 1:15:56 Ee tadi sudah jelas bahwa di orang ulul 1:16:00 albab itu orang yang ahli zikir ya, 1:16:02 orang yang ahli zikir kepada Allah 1:16:05 Subhanahu wa taala. Artinya di situ 1:16:07 harus ee apa namanya? Kita 1:16:10 istikamah ee apa 1:16:12 namanya bangun malam untuk melakukan 1:16:15 salat malam. 1:16:16 tadi sudah jelas di dalam surah Ali 1:16:18 Imran itu berzikir dalam keadaan berdiri 1:16:21 duduk dan berbaring itu harus kita 1:16:22 lakukan secara istikamah. 1:16:25 Namun demikian ee kenapa masih mengalami 1:16:29 suatu 1:16:30 kesulitan? Mari kita lihat di dalam ee 1:16:33 surat 6 ayat 125 1:16:38 ya. Kepada Ibu El nanti bisa dilihat di 1:16:40 surat 6 ayat ee 125. 1:16:52 Jadi di sini 1:16:55 dikatakan azubillah 1:16:58 minasyaitanirrajim yuridallahu ayahu 1:17:01 yasrahrahu lil islam. 1:17:04 Jadi barang siapa yang dikehendaki 1:17:08 Allah, Allah akan 1:17:10 mendapatkan Allah akan memberikan 1:17:13 petunjuk. 1:17:14 [Musik] 1:17:15 Hm. Yasrah sadrahu lil Islam. Maka 1:17:20 lapangkan 1:17:22 dadanya. Nah, jadi maksudnya apa? 1:17:25 Lapangkan dadanya itu tadi 1:17:27 ee benci, dendam, buruk sangka. 1:17:30 Bersihkan ya. Ah, bersihkan. 1:17:33 Nah, yasrah sadrahu lil 1:17:37 islah. Terus 1:17:39 kemudian jangan ada barang haram masuk 1:17:41 ke dalam perut 1:17:43 kita. Kemudian jadilah pemaaf ya. E apa 1:17:49 namanya? Ee walibin 1:17:52 alinainas. Ya. Jadi menahan marah dan 1:17:56 memaafkan kesalahan manusia itu dua hal. 1:17:59 sparing partner itu orang tidak akan 1:18:02 bisa menahan marah sementara tidak 1:18:04 memaafkan kesalahan orang. Nah, tapi 1:18:06 ketika orang itu sudah memaafkan 1:18:08 kesalahan orang sudah otomatis nanti 1:18:10 akan bisa menahan marah. Maka itu 1:18:12 jadikan satu karakter bagi kita. Ya, 1:18:14 tentu saja latihan ya. Tidak semudah 1:18:17 membalik telapak tangan. Bisa jadi pada 1:18:19 awal-awal kita kalah terus, latihan 1:18:23 lagi, lama-lama odro, e, lama-lama 1:18:26 menang, bisa mengatasi itu. 1:18:29 Terus ee selain itu ee apa namanya? Di 1:18:32 samping tadi beristigfar kepada Allah 1:18:34 seperti di ee surah Ali Imran ayat 133 1:18:39 dan 134 itu ee 1:18:43 ee perbanyak istigfar. Kemudian apa? 1:18:46 Perbanyak sedekah. 1:18:50 Jadi bersedekah itu dalam keadaan lapang 1:18:52 dan sempit. 1:18:55 Walimin walinas ya. Menahan marah dan 1:18:58 memaafkan kesalahan manusia. Wallahi 1:19:01 yuhibbul muhsin. Allah cinta kepada 1:19:04 muhsinin. Muhsinin itu orangnya ya. 1:19:07 Perbuatannya dinamakan dengan ihsan. H 1:19:10 ya itu kelas tinggi sesungguhnya gitu. 1:19:13 Jadi bukan tidak mungkin bisa mudah 1:19:15 saja. Jadi minta tolong saja kepada 1:19:17 Allah karena Allah sudah memberikan ee 1:19:20 arahan. Jadi kalau kalau ingin ee diberi 1:19:24 petunjuk sama Allah, lapangkan dulu 1:19:26 dadanya. Jadi bersihkan dulu baru diisi 1:19:30 dengan zikir tadi. Ya, zikirnya apa? 1:19:33 Sesungguhnya ee sangat sederhana. Ee ada 1:19:37 empat yang paling disukai Allah. 1:19:39 Subhanallah, alhamdulillah, 1:19:40 lailahaillallah, Allahu Akbar. H. Nah, 1:19:44 dari yang empat ini afdal zikri 1:19:45 lailahaillallah. Lailahaillallah. Tidak 1:19:47 ada Tuhan kecuali Allah. Nah, maka itu 1:19:51 yang ee apa namanya? Ee kalimat-kalimat 1:19:55 yang disukai Allah itulah yang ee 1:19:59 senantiasa jadikan apa? bersemayam di 1:20:02 dalam jiwa kita. Di nafas menyatu dengan 1:20:04 jiwa kita gitu. Hm. Di samping itu juga 1:20:08 jangan lupa kita memohon ampunan kepada 1:20:11 Allah Subhanahu wa taala. Hm. 1:20:14 Astagfirullahalazim. Ee istigfar ya. 1:20:17 Istigfar. Karena Nabi sallallahu alaihi 1:20:18 wasallam itu beristigfar sehari tidak ee 1:20:21 apa tidak kurang dari 100 100 sekali. 1:20:25 Padahal Nabi gak punya dosa kan. He. 1:20:27 Dijamin masuk surga juga. Ah sudah 1:20:29 dijamin masuk surga enggak punya dosa. 1:20:32 Masih beristigfar 100. 1:20:34 Sementara kita ini belum diamin masuk 1:20:37 surga. Dosanya banyak. Istigfarnya cuma 1:20:39 tiga kali. Nah. kira-kira masih mau 1:20:42 100 ya? Tentu saja harus lebih dari 100 1:20:45 ya. 100 itu untuk ukuran rasul gitu ya. 1:20:49 Kita harus lebih dari 100 kan. Nah, jadi 1:20:54 ee itu kepada Ibu El artinya 1:20:58 kita bersihkan dulu baru isi dengan 1:21:00 zikir tadi. Ee kemudian setelah diisi 1:21:04 lakukan itu secara istikamah. Istikamah 1:21:06 yang penting. Istikamah terus. Jadi 1:21:07 terus-menerus istikamah itu. Ee maka 1:21:11 Allah menyatakan di dalam surat Fusilat 1:21:13 ayat 30 dan 31 itu, innalladzina qalu 1:21:17 rabbunallah 1:21:20 tummaqamu. Sesungguhnya orang-orang yang 1:21:23 mengatakan tuhan kami adalah Allah 1:21:25 tumqamu. Kemudian dia istiqamah jadi 1:21:28 konstan gitu. 1:21:30 Tatanazul alaihimul malaikah. Nah, 1:21:32 kemudian Allah kirimkan tentara langit 1:21:35 ya turun kepada orang yang istikamah 1:21:37 tadi. N kemudian malaikat ini memisankan 1:21:41 alla takhafu wala tahzanu. Jangan takut 1:21:44 dan jangan sedih. Wa absyiru bil jannah. 1:21:48 Bergembira dengan surga yang telah 1:21:51 dijanjikan oleh Allah Subhanahu wa 1:21:53 taala. 1:21:54 Nahnu aulukum filati dunya wail akhirah. 1:21:57 Kamilah yang akan m-backingimu di dalam 1:22:00 kehidupan dunia dan akhirat. Itu kan 1:22:03 luar biasa. Jadi dikasih tahu sama Allah 1:22:07 ya. Setelah kita sudah istikamah ee 1:22:10 berzikir, istiqamah membersihkan, 1:22:12 istikamah berzikir. He. Maka yang 1:22:15 membackingin kita malaikat. Di mana 1:22:18 malaikat membackingnya? Di dunia ini 1:22:21 sampai di akhirat. Di mana? 1:22:23 sampai mengantarkan nanti ke surga dan 1:22:27 subhanallah. H jadi subhanallah kan luar 1:22:31 biasa Allah ee luar biasa memfasilitasi 1:22:35 kita itu di dalam Al-Qur'an ini. Nah, 1:22:38 maka itu lakukan insyaallah semuanya 1:22:40 akan dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa 1:22:42 taala. Tidak ada yang tidak mungkin 1:22:43 gitu. 1:22:45 Heeh. Kalau Allah ee artinya kalau kita 1:22:49 sebagai hambanya mengikuti petunjuk 1:22:52 Al-Qur'an, maka mudah saja bagi Allah 1:22:54 akan memberikan hidayah itu. Nanti Allah 1:22:57 akan turunkan cahaya. Allah turunkan 1:23:00 cahaya tidak cukup hanya cahaya, Allah 1:23:02 juga turunkan malaikat untuk membekingi 1:23:05 orang yang istikamah 1:23:07 tadi. Hm. Itulah yang ada di dalam 1:23:10 Al-Qur'anul Karim. 1:23:12 Jadi luar biasa gitu Al-Qur'an ini ee 1:23:17 apa semua persoalan apa ada di dalam 1:23:20 Al-Qur'an. H soalnya ada, jawabannya 1:23:24 ada. Tanya jawab. Nah, oleh karena itu 1:23:27 ya itulah yang yang dikatakan Allah ee 1:23:32 pada hari ini telah aku sempurnakan 1:23:34 agamu. Jadi Al-Qur'an ini sudah 1:23:35 sempurna. Jadi sudah tahu betul apa 1:23:38 kebutuhan manusia itu sudah ada di dalam 1:23:41 Al-Qur'an. Maka alangkah sayangnya kalau 1:23:43 kita mensia-siakan Al-Qur'an Karim gitu. 1:23:46 Barangkali itu. Wallahuam. Baik Ustaz 1:23:48 kita dibatasi oleh waktu mungkin 1:23:50 disimpulkan pembahasan malam hari ini, 1:23:51 Pak Ustaz. Iya. Baik, terima kasih 1:23:54 Pangari bahwa 1:23:56 sesungguhnya ee kita akan sangat penting 1:24:00 ee mengetahui definisi tentang orang 1:24:04 yang berakal atau ulul 1:24:07 albab yang selama ini ee menjadi bahasa 1:24:13 Indonesia. Padahal sesungguhnya orang 1:24:16 yang berakal h itu adalah ee bahasa 1:24:20 Al-Qur'an. 1:24:22 Nah, orang yang berakal atau ulul albab 1:24:25 itu adalah orang yang berakal. Hm. 1:24:27 Sehingga dengan definisi yang jelas yang 1:24:32 ada di dalam Al-Qur'anul Karim, maka ini 1:24:36 akan dapat kita pergunakan untuk 1:24:40 mendeteksi atau mencari tahu tentang 1:24:43 diri kita. Hm. Kita ini sudah pakai akal 1:24:46 atau pakai pikiran. 1:24:48 Apa konsekuensinya dari dua hal ini? 1:24:53 Maka orang-orang yang memakai 1:24:56 pikirannya, maka itulah sesungguhnya 1:24:59 orang yang menderita 1:25:02 hidupnya. Orang yang stres, orang yang 1:25:05 kebingungan. Itulah orang yang banyak 1:25:08 memakai pikirannya. Pikiran. Tapi kalau 1:25:11 orang itu memakai akalnya, dijamin sama 1:25:14 Allah. Ya, tidak ada yang namanya stres, 1:25:17 tidak ada namanya bingung. Tentu saja 1:25:20 definisi akal ini harus kita kembalikan 1:25:22 kepada Al-Qur'an. Jadi, apa sesungguhnya 1:25:25 definisinya? Bagaimana orang berakal itu 1:25:29 di dalam ee melakukan sesuatu harus 1:25:34 dikembalikan ee semuanya ke dalam 1:25:36 Al-Qur'anul Karim. Jangan kita 1:25:38 mengatakan orang yang berakal, tapi 1:25:41 sesungguhnya aturan yang kita pakai itu 1:25:43 bukan orang yang berakal, tapi orang 1:25:46 yang mengandalkan hawa nafsunya. Maka 1:25:49 inilah sesungguhnya yang harus kita 1:25:51 ketahui sehingga benar-benar apa yang 1:25:55 sudah tercantum di dalam Al-Qur'an itu 1:25:58 benar-benar Allah itu sangat-sangat maha 1:26:01 pengasih dan penyayang kepada hambanya. 1:26:04 Karena memang ketika orang pakai akal 1:26:06 itu semuanya dijamin sama Allah 1:26:09 gitu. Hm. Ketenangan, jalan keluar sudah 1:26:13 pasti itu. He. Begitulah Allah itu 1:26:15 menjamin kita. Nah, sehingga dengan 1:26:19 demikian ee penting dan sangat ee kita 1:26:23 ketahui ee definisi-definisi yang banyak 1:26:28 ee seliweran di kehidupan kita 1:26:31 sehari-hari. He ya. tetapi kita tidak 1:26:36 mengembalikan ee bahasa-bahasa Indonesia 1:26:39 yang sebenarnya itu adalah bahasa 1:26:40 Al-Qur'an sehingga kita tidak mengetahui 1:26:44 substansinya, kita tidak mengetahui 1:26:46 hakikat dari apa yang kita ee katakan 1:26:51 sesungguhnya. Mudah-mudahan sedikit apa 1:26:53 yang kami sampaikan ini bisa memberikan 1:26:56 pencerahan. Kalau ada benarnya, maka itu 1:26:59 sesungguhnya adalah merupakan kebenaran 1:27:01 Allah Subhanahu wa taala. Kalaupun ada 1:27:03 salah, maka itu adalah kesalahan ee kami 1:27:08 ya al-fakir yang sangat diif ya, yang 1:27:13 masih jauh ee dari ilmu. Mudah-mudahan 1:27:16 Allah Subhanahu wa taala ee akan 1:27:19 mengampuni ya apa yang ee sudah kita 1:27:22 lakukan. 1:27:23 ee mendapatkan satu petunjuk dari Allah 1:27:27 Subhanahu wa taala. Barangkali itu saja 1:27:29 yang bisa kita sampaikan. Kurang 1:27:32 lebihnya mohon maaf. Subhanaka Allah 1:27:34 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 1:27:36 astagfiruka waubu ilik. Asalamualaikum 1:27:38 warahmatullah wabarakatuh. 1:27:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:27:41 wabarakatuh. Demikian Iwan Wawat 1:27:42 kebersamaan dari acara ee tausiah malam 1:27:43 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 1:27:46 dengan tema ulbab adalah orang yang 1:27:49 berakal. Terima kasih yang sudah 1:27:50 bergabung. Semoga apa yang disampaikan 1:27:52 dapat menambah ilmu agama kita. Iwan 1:27:53 awan yang bertugas. Saya Fahri temani 1:27:56 Onhi dan juga Yusuf Subang pamit. 1:27:58 Billahi taufik wal hidayah. 1:27:59 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:28:01 wabarakatuh.