Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Innalhamdalillah nahmaduhu 0:19 wasastainuhu wastagfiruh wa naudubillahi 0:22 anfusina winatialina 0:25 yahdillah fala mudillah wudilu fala 0:27 hadillah. Masyaallah. 0:31 yakata 0:32 illa billah. Allahumma shalli ala 0:34 Muhammad wa ali Muhammad. Masih 0:35 dipancarkan dari masjid dari jalan 0:37 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:40 Cibubur, Bekasi. Inilah radio 0:43 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:45 yang satu. Apa kabarnya Iwan Ahwat di 0:47 mana pun Anda berada? Senang sekali 0:49 rasanya pada kesempatan sore hari ini. 0:51 Saya Fajar Hidayat ditemani Yusuf 0:54 Cibangkit di meja operator dan Muhammad 0:56 Neza dari meja SC TV. bisa kembali 0:59 menemani ruang dengar Iman akhwat 1:01 semuanya dalam program acara TOSIA sore 1:04 yang pada kesempatan sore hari ini diisi 1:06 oleh guru kita Ustaz Ahmad Saleh dan 1:09 alhamdulillah guru kita sudah berada di 1:11 tengah-tengah kita Imanwat kita sapa 1:13 saja asalamualaikum Pak Ustaz 1:14 waalaikumsalam warahmatullahi 1:16 wabarakatuh 1:17 kabar sehat hari ini Ustaz 1:18 alhamdulillah sehat walafiat atas doa 1:21 dari semua ikhwan dan akhwat semuanya 1:23 alhamdulillah [mendengus] 1:25 Jumat lalu, Ustaz sedang ada safar Ustaz 1:27 Oh iya 1:28 saya safar ke Jambi berada berada di 1:31 bulan Muharam ya Iwan Nawat 1:33 dan nanti bagi Iwan Nawat yang mungkin 1:35 ada pertanyaan ataupun ingin 1:38 menerimainya [mendengus] 1:39 bisa dikirimkan ke layanan masa perasil 1:41 di 0811999720 1:46 atau menyaksikan via YouTube Rasul TV 1:48 bisa dikirimkan pertanyaannya via kolom 1:51 live chat Rasil TV. Baik, sebelum kita 1:54 mengawali kajian sore hari ini, mari 1:56 kita buka saja dengan membaca doa 1:58 thabul. Bismillah. 1:59 Bismillahirrahmanirrahim. 2:01 Allah, 2:08 Pak Ustaz. 2:10 Alhamdulillahi 2:12 hamdan katiban mubarokan f kama yuhibuna 2:18 waard ashadu alla ilahaillallah. Wahdahu 2:23 la syarikalah wa ashadu anna muhammadan 2:26 abduhu wa rasuluhu wa innahu la nabiya 2:28 ba'dah. 2:31 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:34 nabiyina Muhammadin waa alihi wa 2:37 ashabihi waman tabiahum biihsanin ila 2:40 yaumilqiamah. Amma ba'd. Qala tabaraka 2:43 wa taala. 2:45 Wam yuhajir fiilillahi 2:49 fil ard murahujitii 2:56 muhajirallahiulihi 3:00 maut faqruhuallah 3:06 wallahu rahima waqallahu alaihi wasallam 3:12 al muhajiru hajar 3:17 Qallahulimulahu 3:20 minyahidin. 3:23 Ikhwan dan akhwat, pendengar 3:26 ee radio silaturahim serta pemirsa Rasil 3:30 Visual di mana pun berada. 3:33 Segala puji bagi Allah azza wa jalla 3:35 yang senantiasa memberikan kepada kita 3:39 kesempatan atau fursah 3:42 untuk sama-sama mengkaji, mendalami 3:45 pesan-pesan Ilahi dan arahan-arahan atau 3:50 taujih dari Rasulillah Muhammad 3:52 sallallahu alaihi wasallam. Baik melalui 3:55 Al-Qur'an maupun melalui hadis-hadisnya 3:58 yang sahih atau melalui sunah-sunahnya. 4:02 tidak terasa kita masuk ke pertengahan 4:06 bulan Muharram gitu ya. Ah, tidak 4:09 terasa. Kenapa tidak terasa? Kok 4:11 tiba-tiba ingatnya sudah setengah bulan 4:14 Muharram. Nah, padahal ada beberapa hal 4:18 yang harus kita senantiasa renungi, 4:21 ambil pelajaran atau ambil ibrahnya 4:23 dalam setiap peristiwa. Nah, dalam 4:26 kesempatan ini kita akan membahas 4:30 substansi hijrah. Jadi kalau dulu ketika 4:34 Rasulullah dan para sahabatnya tidak 4:37 bisa mengaplikasikan syariat Islam 4:40 secara sempurna, 4:43 mereka ingin segera berpindah mencari 4:46 teman yang aman. Namun kemudian mereka 4:49 menunggu arahan dari Allah azza wa jalla 4:52 melalui wahyu, melalui ee petunjuk 4:57 kepada Rasulullah sallallahu alaihi 4:59 wasallam. Maka ditetapkanlah hijrah. 5:03 Hijrah itu hajaro ya. Pindah. Pindah 5:06 bukan tapi bukan berarti eksodus, bukan 5:10 berarti ngungsi. Ah gitu ya. Beda tuh. 5:14 Kalau kalau ngungsi itu ya ngungsi gitu. 5:16 Kalau ini masyaallah ya. Ee belakangan 5:20 para muarih meneliti bahwa pindahnya 5:23 bukan pindah karena kalah, bukan pindah 5:25 karena ngungsi, tapi pindah dalam bahasa 5:28 sekali yang sekarang pindah karena e 5:31 tuntutan strategis gitu loh. Ah e kalau 5:36 misalnya jadi masalah kalimat itu ya 5:38 anggap sajalah ee tidak pernah diucapkan 5:41 kalau memang seperti itu ya. Jadi atas 5:43 arahan dari Allah azza wa jalla untuk 5:46 berpindah. Jadi Rasul kemudian dengan 5:49 para sahabat pindah dari Makkah ke 5:52 Yasrib bukan ke Madinah karena waktu itu 5:55 Madinah belum ada ke Yasrib. Nah jadi ee 6:00 dari negeri yang tidak aman ke negeri 6:02 yang damai. Darul Islam di situ 6:05 maksudnya negeri yang damai. Bukan darul 6:08 Islam itu negara Islam bukan ya. Karena 6:11 kalau negara Islam mesti ee Madinah itu 6:14 sudah terbentuk. Nah, ini kan baru 6:16 pindah dari Makkah ke Yasrib. Yasrib 6:19 belum jadi Madinah, belum jadi ee apa 6:22 namanya orang menyebutnya daulah 6:24 islamiah. 6:27 Masih apa namanya ee satu daerah kawasan 6:32 gitu kan yang dihuni orang Yahudi dan 6:36 yang lainnya gitu kan. Nah, maka oleh 6:38 sebab itu kemudian perpindahan 6:42 ee dari Makkah ke Madinah sementara 6:44 muari dan ahli ee strategi, ahli tarikh 6:50 meneliti sifat-sifat 6:52 ee syariat Islam di Makkah. Oh, syariat 6:56 ee apa namanya? Syariat di Makkah itu 7:00 masih dibinanya kebanyakan. Itu masih 7:04 akidi, masih bersifat akidah. masih 7:07 bersifat teoritis, 7:10 masih bersifat ee apa namanya? Ilmiah 7:14 gitu ya. Masih bersifat idea, gitu. 7:18 Sampai kemudian nanti hijrah. Nah, 7:22 hijrah ini menjadi tonggak sejarah dari 7:25 apa? dari sifat karakteristik syariat 7:28 Islam yang akidi berpindah menjadi 7:33 syariat Islam yang tatbiqi 7:37 praktis aplikatif gitu. Praktik dan 7:41 diaplikasikan 7:43 sudah membumi. Nah, itu tonggaknya 7:46 dengan hijrah. Kalau di Makkah 7:48 kebanyakan itu syariatnya berbicara 7:51 tentang akidah. Kalaupun ada 7:53 syariat-syariat yang berhubungan dengan 7:55 akidah gitu ya, salat gitu kan. Nah, 7:58 tapi kalau sudah di apa di Yasrib itu 8:03 adalah tatanan kemasyarakan dan lain 8:05 sebagainya. Nah, maka oleh sebab itu 8:08 Nabi mengganti Yasrib setelah beberapa 8:10 lama menjadi Madinah almunawarah. 8:13 Madinah yang ee disinari, dicahayai 8:18 gitu. Diterangi cahaya. 8:20 Nah, perlu saya ingatkan kembali 8:22 merreview kembali loh kan lampu 8:25 ditemukan 12 abad kemudian setelah 8:28 hijrah ya abad 19 Thomas Alfa Edison 8:32 menemukan bola lampu. Berarti ini bukan 8:34 diterangi bola lampu. Nah, maka 8:37 diteranginya oleh Annur, 8:41 diterangi oleh Alqur'an. Karena 8:43 Al-Qur'an diaplikasikan, maka terlihat 8:46 dari dari langit di bumi Yasrib itu 8:49 bercahaya 8:51 gitu ya. Nah, maka bisa jadi rumah kita 8:54 yang diberi lampu 7 watt kalau e dia 7 8:58 watt. Kalau 7 watt sekarang sudah terang 9:00 ya kan? Kalau dulu 25 watt itu masih ah 9:03 masih karena memang cahayanya kuning. 9:06 Kalau sekarang 7 watt aja cahayanya 9:08 sudah putih gitu ya. Oke. Nah, maka 9:12 tujuh W dan sudah terang. Nah, munawarah 9:16 yang diterangi, 9:19 yang bercahaya 9:21 munawar gitu ya. Bisa munawar itu adalah 9:24 bisa yang diterangi, diberi cahaya, tapi 9:27 juga bisa berkilau gitu. Munawarah. Oke. 9:30 Baik. 9:32 perubahan-perubahan ini. Jadi kalau Nabi 9:35 itu hijrahnya dari Makkah ke Yasrib itu 9:38 disebut dengan hijrah makan, hijrah 9:41 tempat, hijrah fysikli. Nah, nah yang 9:46 masih berlaku sampai hari kiamat adalah 9:48 hijrah maknawi. 9:50 Sejak awal tuh, sejak awal syariat Islam 9:53 sampai hari kiamat tetap ada itu hijrah 9:57 maknawi. Perpindahan hijrah secara 10:00 maknawi. Ya, tadi salah satunya 10:03 disebutkan hijrah maknawi itu 10:05 almuhajiru. Orang yang berhijrah itu 10:08 adalah man hajar nahallahu anhu. orang 10:12 yang meninggalkan apa-apa yang Allah 10:15 cegah, yang Allah larang darinya. Ah, 10:18 jadi meninggalkan segala larangan kan 10:20 ini sejak lahir sampai hari kiamat itu 10:23 tetap berlaku tuh ya. Nah, maka oleh 10:25 sebab itu meninggalkan sesuatu yang 10:27 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala, 10:30 maka itu hijrah yang senantiasa dituntut 10:34 baik dalam keadaan di negeri yang masih 10:37 kacau balau maupun di negeri yang aman 10:41 sejahtera. Semuanya dituntut hijrah 10:44 maknawi 10:46 gitu ya. Nah, kalau hijrah makan ah itu 10:50 zaman Rasulullah sallallahu alaihi 10:52 wasallam di di Makkah. Maka dituntut ee 10:55 hijrah makani. Setelah di Yasrib sudah 10:59 di Madinah tetap harus hijrah. Yaitu 11:02 hijrahnya hijrah maknawi. Meskipun tidak 11:05 pindah 11:07 gitu ya. Tidak pindah itu tidak pindah 11:09 secara tempat, secara fisik. Tapi 11:12 pindahnya adalah dari buruk menjadi 11:14 baik, dari baik menjadi lebih baik. Nah, 11:18 begitu. Nah, saya kemudian tertarik 11:22 untuk membahas almuhajiru man hajar 11:25 nahallahu anhu. Apa yang dilarang oleh 11:29 Allah? Misalnya di dalam Al-Qur'an. 11:32 Oh, berselisih 11:34 dan berpecah belah. Wala takunuina 11:38 tafarroqu. 11:42 Ikhtilaf dan tafaru itu dilarang. Nah, 11:45 orang yang hijrah atau muhajir adalah 11:48 orang yang meninggalkan 11:50 tafaruk. Ya, terutama tafaruknya 11:53 ikhtilaf. Tafaruk dan ikhtilaf. Nah, 11:56 kalau ikhtilaf, ikhtilaf itu 11:57 bermacam-macam. Ada ikhtilaf yang 11:59 dibolehkan dan ada ikhtilaf yang tidak 12:02 dibolehkan. Ikhtilaf yang dibolehkan 12:05 adalah ikhtilaf yang tidak mendatangkan 12:08 tafaruk. Kalau ikhtilaf yang dilarang 12:11 adalah ikhtilaf yang mendatangkan 12:13 tafaruk, mendatangkan permusuhan, 12:16 mendatangkan dendam, 12:20 mendatangkan ketidakuran gitu. Nah, itu 12:23 yang disebut ee tafaruk yang dilarang. 12:26 Ah, tafarroku. Nah, maka oleh sebab itu 12:29 hijrahnya apa dari tafaruk dan ikhtilaf 12:33 gitu ya? Berkasih sayang, bersatu padu, 12:37 berjamaah gitu. ya. Nah, ini adalah 12:40 hijrahnya dari tafaruk, dari firkah ke 12:43 jemah, dari bermusuhan kepada saling 12:46 menyayangi, dari dengki, saling 12:49 mendoakan kebaikan. Tuh, itu hijrah. 12:54 Nah, sekarang kita tanya apa kita sudah 12:55 hijrah? Apakah kita masih membenci umat 12:58 Nabi Muhammad? 13:00 Jelas kita akan teruji. Beda harokah 13:03 saja. Ah, sudah jadi catatan tuh. Oh dia 13:06 mah harakah a kaza kaza kza yang suka 13:09 begini begini begini kan. Nah makanya 13:12 aduh mohonfallah ya Allah bersihkanlah 13:15 jadikanlah saya muhajir yang kafah yang 13:19 menyeluruh. Nah maka oleh sebab itu kita 13:22 meskipun kita berada di harakah apapun 13:25 kita berada kita menganggap semua umat 13:28 Nabi Muhammad adalah saudara. bahwa 13:31 perbedaan itu sekali lagi perbedaan 13:34 pemahaman itu memang sudah dari sononya. 13:37 Sekali lagi kalau ikhtilaf yang tidak 13:40 tafaru ini mah boleh. 13:43 Bahkan sampai sekarang sejak zaman 13:45 sahabat sampai sekarang gitu ikhtilaf 13:48 itu bahkan di zaman Nabi pun bahkan para 13:50 nabi pun ada yang ikhtilaf. 13:54 Bahkan malaikat pun ada yang ikhtilaf 13:57 kan begitu. Nah, yang tidak boleh 13:59 kemudian tafaruk ikhtilaf yang 14:01 mengakibatkan tafaruk atau tafaruk itu 14:04 sendiri. 14:06 Nah, maka oleh sebab itu saya kira 14:09 kedewasaan kita memahami syariat sudah 14:12 mulai teruji. 14:15 Nah, maka ee klaim kita yang paling 14:18 benar sendiri. Yakin boleh, tapi 14:21 menyalahkan orang lain entar dulu, kan 14:23 begitu. Itu yang menarik. Kenapa? 14:25 Sekarang semakan dikaji, dikaji, dikaji, 14:27 dikaji lah. [tertawa] Ternyata semua ada 14:30 dasar hukumnya. Para sahabat yang oleh 14:33 Quran disebut dengan radhiallahu anhum 14:36 waraduan. 14:38 Allah rida kepada mereka dan mereka pun 14:42 puas dengan ketetapan Allah pun. 14:45 Asabiquunal awaluna minal muhajirina wal 14:48 anshar. Muhajirin dan ansar juga 14:51 ditemukan perbedaan pendapat gitu. Maka 14:54 kalau kita lihat, saya ingin mengulang 14:56 kembali 14:59 dalam masalah yang sederhana. Oh, mohon 15:00 maaf. Kalimat sederhana itu saya 15:03 memandangnya sesungguhnya kalaupun ini 15:05 tidak ada masalah, maka saya sebut 15:07 sederhana, persoalan sederhana. Tapi di 15:09 kalangan sahabat itu bukan persoalan 15:11 sederhana. 15:13 Sekarang begini, 15:16 mimbar dibawa ee apa? Ketika salat Idul 15:19 Adha atau Idul Fitri, mimbar dibawa ke 15:22 lapangan atau tidak dibawa ke lapangan 15:24 bermasalah? Tidak. Tentu tidak. 15:27 Sesungguhnya gitu ya analisa kita 15:28 sekarang tidak. Tapi di zaman sahabat 15:31 ramai. 15:33 Kenapa? Pertanyaannya siapa yang bawa 15:36 mimbar ke lapangan? 15:39 Jawabannya adalah sahabat. 15:43 Siapa yang menentang mimbar itu tidak 15:46 boleh dibawa apa? Siapa yang menentang 15:50 bahwa mimbar itu 15:52 harus disimpan di masjid, tidak boleh 15:54 dibawa ke lapangan sehingga menentangnya 15:56 ketika dibawa ke apa? Ke lapangan. 16:00 Sahabat juga 16:02 yang membawa mimbar sahabat yang mentang 16:05 juga sahabat lain. Sahabat dengan 16:07 sahabat. 16:09 Kenapa? karena pemahamannya, pola 16:11 pikirnya pemahamannya tidak sama. 16:15 Ah, tapi kan para sahabat ee apa ini 16:18 juga menunjukkan sebagai bukti bahwa 16:20 pemahaman para sahabat bisa saja berbeda 16:24 terhadap Al-Qur'an. Ya, tapi kan Quran 16:26 diturunkan dalam bahasa Arab. Para 16:28 sahabat ngerti betul kepada bahasa Arab. 16:31 Naam. Para sahabat ngerti bahasa Arab. 16:34 Tapi untuk memahami Quran kadang mereka 16:37 pun masih memerlukan tafsir dari 16:40 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 16:43 Tuh gitu loh. Karena belakangan 16:46 ditemukan loh di Quran itu ada kalimat 16:49 apa? Ada ayat-ayat mujmal yang perlu 16:52 penjelasan, perlu bayan dari Rasulullah. 16:55 Maka para sahabat bertanya kepada 16:58 Rasulullah 16:59 gitu. Maka Rasul jelaskan nih meskipun 17:03 sekali lagi ngerti mereka karena bahasa 17:05 Arab, tetapi ada ee hal-hal tertentu 17:09 yang para sahabat tanyakan kepada Nabi. 17:12 Nah, maka muncullah tafsir Rasulillah 17:15 Muhammad sallallahu alaihi wasallam gitu 17:18 kan. Ketika misalnya ee ayat yang 17:23 menyatakan 17:25 ee tentang kezaliman gitu kan, 17:28 kezaliman. Aduh. Siapa di antara kita? 17:31 Kata para sahabat. Merasa berat para 17:33 sahabat. Siapa di antara kita ini yang 17:36 terbebas dari kezaliman? 17:38 Maka kemudian mereka bertanya, 17:40 "Rasulullah, di antara kita siapa yang 17:42 terbebas dari kezaliman?" Oh, 17:46 zulmun di situ maksudnya asyirqu kata 17:49 Nabi. Sebagaimana nasihatnya Luqman 17:52 kepada putranya. Ya kan? Ya bunayya la 17:56 tusyrik billah inn syirka ladulmun 17:59 adzim. 18:01 Kezaliman yang sangat besar. Maka 18:04 kezaliman di situ yang dimaksud adalah 18:06 syirik. Oh syirik. Begitu kata para 18:09 sahabat. Para sahabat tadinya putus asa 18:13 karena aduh mana ada di antara kita yang 18:16 terbebas dari ke kezaliman. Padahal yang 18:19 dimaksud adalah ee kezaliman di situ 18:22 adalah syirik. Nah itu ya. Jadi ee oleh 18:25 sebab itu sekali lagi 18:27 pertentangan-pertentangan 18:28 yang diperbesar itu dilarang. 18:31 Nah, maka hijrahnya kepada saling 18:34 menghargai, saling menghormati 18:37 sebagaimana para pendiri mazhab. 18:41 Saling menghormati. Imam Abu Hanifah 18:45 misalnya yang satu zaman misalnya 18:47 maksudnya satu pernah ketemu Imam Malik 18:50 dengan Imam Syafi'i 18:53 saling menghormati gitu loh. Imam 18:56 Syafi'i dengan Imam Ahmad. Imam Ahmad 18:59 kan muridnya saling menghormati meskipun 19:02 pemahamannya ber berbeda. Nah, maka oleh 19:05 sebab itu kita kalau kembali kemudian 19:09 ada slogan kembali kepada salaf, jika 19:13 salaf yang dimaksud adalah sahabat maka 19:17 pemahamannya kembali kepada pemahaman 19:19 salaf kepada pemahaman variatif. 19:24 tuh. Jadi pemahamannya variatif bukan 19:27 kepada pemahaman mono, pemahaman yang 19:30 kaku. 19:32 Karena tadi ya sahabat juga ada yang 19:35 bicara membolehkan apa mimbar dibawa ke 19:39 lapangan tapi ada sahabat yang 19:40 menentangnya. 19:42 Ah kemudian yang lebih asyik lagi ketika 19:44 meneliti hadis ee la yusolana ahadun 19:49 ahadunil asro illa fi bani quraidah. Ini 19:52 cikal bakal. pemahaman tekstual dan 19:55 kontekstual. Nah, maka oleh sebab itu 19:58 hendaknya kita saling menjaga. Kalau 20:01 kemudian apa namanya diyakini betul dari 20:04 berbagai kajian bahwa itu syirik, 20:06 tinggalkan. Nah, nanti ada ee ikhtilaf. 20:10 Ada yang menyebut itu syirik, ada yang 20:12 menyebut itu bukan syirik. Nah, 20:13 ikhtilaf-ikhtilaf ini saya kira biar 20:15 para ulama yang menuntaskan. Adapun kita 20:18 amalkan apa yang kita pahami. Alikum 20:21 bima arum min kitabillah. 20:24 Rasulillah sallallahu alaihi wasallam. 20:25 Wajib bagi kita untuk mengamalkan 20:27 syariat dari apa yang kita pahami dari 20:29 Al-Qur'an dan sunah Rasulillah Muhammad 20:32 sallallahu alaihi wasallam. Nah, kalau 20:36 kita bodoh berarti harus hijrah ke 20:39 pintar. 20:40 Meskipun pintar ini bukan tuntutan ee 20:43 mutlak. Jadi maksudnya upaya untuk 20:47 pintar itu wajib, tapi pintar sendiri 20:50 itu relatif. 20:52 Allah tetap akan kasih pahala kepada 20:55 orang yang dengan ikhlas mencari ilmu 20:58 tapi enggak pintar-pintar. 21:01 Jadi ya kalau begitu eh berarti usahanya 21:03 dong gitu. Adapun hasilnya itu urusan 21:07 Allah. Nah gitu ya. Dari bodoh kepada 21:11 pintar. dari acuh cuek 21:15 tidak peduli kepada peduli. 21:18 Kita tidak peduli kepada pembatean 21:21 genocide di Gaza. Nah, hijrahnya peduli 21:26 donasi kalau tidak bisa datang ke sono 21:29 kayak gitu kan donasi. Kalau bisa juga 21:31 donasi biddua 21:34 dengan doa. Nah, itu hijrah gitu ya. 21:38 Nah, maka oleh sebab itu hijrah itu 21:40 orang yang berhijrah itu adalah mereka 21:42 yang meninggalkan dari apa-apa yang 21:44 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. 21:46 Atau dalam riwayat lain, orang yang 21:48 berhijrah itu adalah mereka yang 21:50 meninggalkan apa-apa yang alkhatayah, 21:54 apa-apa yang dikategorikan 21:56 dosa ya, dikategorikan apa? keburukan ee 22:02 wadzunub dan dosa-dosa. Jadi intinya 22:05 sama saja meninggalkan yang dilarang, 22:08 meninggalkan yang dibenci oleh Allah, 22:10 meninggalkan dosa-dosa. Jika ini dosa 22:14 berarti harus ditinggalkan baru muhajir. 22:16 Tapi kalau kita sudah bersyahadat tapi 22:19 tidak ada upaya-upaya meninggalkan apa 22:21 yang dilarang oleh Allah, maka itu 22:23 perhitungannya kepada Allah. bisa jadi 22:26 kita masih diragukan syahadatnya, masih 22:29 diragukan perjuangannya, gitu ya. Nah, 22:31 maka oleh sebab itu, ikhwan dan akhwat 22:33 sekalian, mari kita tingkatkan upaya 22:37 hijrah kita. Kita sudah pasca apa 22:40 namanya? Pasca hijrah saja 1447 22:45 ya. Dan itu sesungguhnya ee masih 22:48 ditambah satu sekian tahun karena tidak 22:52 langsung hijrah kemudian kalender Islam 22:54 tahunnya itu gak. Tapi setelah Umar bin 22:57 al-Khattab ee memutuskan. 23:00 Nah, dihitungnya adalah hitungan hijrah 23:03 gitu loh. Nah, maka saya kira ini yang 23:06 cukup menarik. Jadi pemahamannya bisa 23:08 saat hijrah itu tahun pertama atau ee 23:12 apa namanya? Ee ya berarti seperti itu 23:14 pemahamannya ya. Pemahamannya adalah 23:17 saat hijrah itulah tahun pertama tetapi 23:20 ditetapkannya oleh Umar setelah 23:22 kepemimpinan Umar. Berarti sudah 23:24 kepimpinannya beberapa tahun pasca 23:28 hijrah baru ditetapkan kalendernya gitu. 23:31 Nah, kalau seperti itu berarti paling 23:33 tidak sudah 15 abad sudah 1446 23:38 tahun gitu ya. kita telah ee berkati 23:42 tahun tapi mer-review kembali me apa 23:47 memahami kembali pengertian-pengertian 23:49 hijrah itu merupakan sebuah keniscayaan 23:53 karena hijrah akan senantiasa berkembang 23:56 apa akan senantiasa 23:59 menuntut lebih dari apa yang telah kita 24:02 pahami. Nah, ini saja saya kira sebagai 24:05 pengantar pada kajian sore hari ini. 24:09 kurang dan lebihnya saya mohon maaf. 24:12 Wasallallahu ala nabiina Muhammadin. 24:16 Wallahuam 24:18 biswab. 24:20 Ya. E baik Ustaz sebelum jeda mungkin 24:22 saya agak tertarik soal yang tadi yang 24:25 hijrah tentang Palestina gitu ya. 24:27 Saya ada kenalan. Jadi yang mana dia tuh 24:29 kalau dibahas 24:31 tentang Palestina dia bisa dibilang dia 24:34 cuek dan agak enggak peduli karena dia 24:36 sendiri ah lebih ee urusan diri 24:38 sendirinya banyak gitu. Urusan diri 24:40 sendiri aja udah udah susah gitu. 24:41 [tertawa] 24:42 Nah, tapi ee tapi dia kalau misalkan ada 24:45 yang menjelek-jelekkan Palestina dia 24:47 membela. Nah, 24:48 nah apakah hal kayak gitu? Termasuk 24:50 pijah juga, Ustaz. 24:51 Iya. Iya. pertama tadi dia sesungguhnya 24:55 ee begini dalam pandangan dia saya akan 24:58 mencoba menghargai ya dalam pandangan 25:01 dia fikih prioritasnya ada menyelesaikan 25:03 persoalan-persoalan yang dekat. 25:06 Nah jadi e buktinya apa? Buktinya ketika 25:09 Palestina di apa dihina dia bangkit 25:13 meskipun dia ketika ini dia tidak 25:16 menjadi sof pertama 25:18 gitu ya. Dia tidak menjadi barisan 25:21 pertama. dalam pembelaan terhadap rakyat 25:25 Palestina. Nah, tetapi dia peduli. Hanya 25:28 saja pemahamannya, oh saya masih punya 25:30 apa? Punya urusan yang harus 25:32 dituntaskan. Maka menurut saya itu 25:35 adalah sesuatu yang apa namanya? Sesuatu 25:39 yang boleh dipahami sebagai ee apa? 25:43 Sebagai apa ya? sebagai sebagai orang 25:46 yang ee mencoba menggunakan fikih 25:49 prioritas, tetapi sebaiknya ee apa 25:52 namanya? Kita pun tetap harus peduli. 25:55 Maka paling tidak kita diajak dia 25:57 betul-betul peduli. Bukan hanya apa? 25:59 Bukan hanya dari sisi pembelaan lisan, 26:02 tetapi harus meningkat dari pembelaan 26:04 lisan kepada pembelaan hal gitu. Dan dia 26:08 tidak dituntut apa, tidak harus tidak 26:11 harus meninggalkan jihadnya yang 26:13 terdekat. tidak juga. Tetapi paling 26:15 tidak bisa dikembangkan kembali jihadnya 26:19 dari jihad dari lisan, jihad kepada 26:22 perbuatan gitu ya. Ah, jadi saya kira 26:24 bukan sesuatu yang salah juga tidak 100% 26:27 salah. Ah, demikian yang dapat saya 26:29 jawab. Wallahuam bisawab. 26:33 Masyaallah. Demikian Iwan Nawat 26:35 penyampaian materi yang disampaikan oleh 26:37 guru kita Ustaz Mash yang tadi ustaz 26:39 menyampaikan temanya yaitu tentang 26:41 substansi hijrah dan mungkin bagi wad 26:43 yang memiliki pertanyaan ataupun atensi 26:45 bisa dikirimkan ke layanan WASA berhasil 26:48 di 0811999720 26:52 atau bisa berinteraktif di nomor 26:54 tersebut ya nomor WhatsApp. Jangan ke 26:56 mana-mana Iwan Awat kita akan kembali 26:58 setelah nada takwa berikut ini tetap di 27:00 radio silaturahim danil TV untuk Islam 27:02 yang satu. 27:18 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 27:21 Islam yang satu Iwanawat. Kita kembali 27:23 dalam program acara tausiah sore yang 27:25 pada kesempatan sore hari ini diisi oleh 27:27 guru kita Ustaz Ahmad Saleh yang 27:29 menyampaikan temanya yaitu tentang 27:31 substansi hijrah. Tadi Ustaz sudah 27:35 menyampaikan materi cukup panjang dan 27:37 sudah banyak atensi dan juga pertanyaan 27:40 yang masuk ke T berhasil. Bagi Wawat 27:42 yang mungkin ingin mengirimkan 27:43 pertanyaannya bisa dikirimkan ke layanan 27:45 masa berhasil di 0811999720. 27:51 Ini sudah ada yang ikut hadir dari Ibu 27:55 Nanai, Ibu Fatimah. Semoga Ustaz, Ustaz 27:58 Amad Saleh, Kak Fajar Kurasil selalu 28:00 sehat walafiat. 28:03 Fatimah ini pendengar 28:05 Setia Rasil koordinator Kopdar Tahsin 28:08 masyaallah barakallahu fik. 28:10 Jadi juga ada ini dari Ibu Alya Yahya. 28:13 Heeh. 28:14 Bapak Ibu Ani Hudaifah. 28:17 Masyaallah menyimak hadir ee tausiah 28:21 sore pada sore ini. Pak Ustaz terima 28:22 kasih atas ilmunya. Semoga Ustaz sehat 28:24 walafiat. Amin. 28:25 Amin. Amin. 28:26 Dan juga ada dari Ibu Tini di 28:27 Jatirangga. Waalaikumsalam, Pak Ustaz 28:30 menyimak via radio. Masyaallah. Ada Ibu 28:33 Retno, Bapak Muhandri, Ibu Triut Utami 28:36 dan juga masih banyak yang lagi yang 28:38 menyampaikan salam-salamnya. Pak Ustaz 28:40 hadir menyimak tausiah pada sore hari 28:42 ini. 28:43 Nah, 28:43 dan kita langsung ke pertanyaan 28:46 ini. Pertanyaan pertama. 28:50 Pertanyaan pertama datang dari Ibu Yuni 28:53 di Tangerang. Asalamualaikum Pak Ustaz 28:54 Mas Saleh. 28:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 28:57 wabarakatuh. 28:59 Pak Ustaz, bagaimana cara menumbuhkan 29:01 niat hijrah yang kuat? Soalnya kadang 29:04 semangatnya cuma pas dengar kajian aja, 29:06 besoknya udah loyo lagi. Mohon 29:08 pencerahannya, Pak Ustaz Syukra. Nam. 29:10 Masyaallah. Barakallahu fikum. Eh, naam. 29:13 Masyaallah. Untuk apa? Menanamkan, 29:17 membangkitkan upaya cinta kepada hijrah 29:20 memang tidak mudah. 29:23 Itu sesungguhnya diawali apa? Diawali 29:27 dengan makrifatullah, 29:29 dengan pengenalan kita kepada Allah azza 29:31 wa jalla. Yang paling dasar bahwa Allah 29:34 pencipta kita. 29:37 Allahlah yang maha berkuasa. 29:40 Allahlah yang punya kewenangan mengatur 29:43 segalanya. Maka sudah semestinya dan 29:46 seharusnya kita tunduk kepada 29:48 arahan-arahan Allah azza wa jalla. 29:51 Karena Allah akan mengarahkan kepada 29:53 hidup bahagia. Tidak mungkin Allah akan 29:55 mengarahkan kepada hidup sengsara. Itu 29:57 enggak mungkin. Itu dulu. Ya. Maka apa 30:00 yang diperintahkan oleh Allah itu arahan 30:03 berarti agar kita menempuhnya. Maka 30:05 biidzibina 30:07 dengan izin Tuhan kita, maka kita harus 30:10 menempuhnya. Bismillah gitu ya. Maka 30:13 berupaya makanya kemudian tetap segala 30:16 sesuatu itu tidak bisa dipisahkan dari 30:18 memohon pertolongan Allah azza waalla. 30:22 Untuk bisa istiqamah dalam hijrah itu 30:24 juga kita mesti harus memperbanyak doa. 30:27 Ya muqibalubi 30:36 ya muqalibal qulub ya musifal qulub. 30:40 Wahai yang membolak-balikkan hati. 30:44 Shb qolbi gitu ya. Tetapkan atau apa 30:48 namanya ya? ee ee sabit tetapkan, 30:52 kokohkan hatiku dalam ketaatan kepadamu, 30:56 dalam agamamu dan ketaatan kepadamu. 30:58 Nah, ini itu ada modal hijrah didawamkan 31:01 tuh doa itu ya. Anda boleh menentukan 31:05 berapa yang penting diperbanyak ya 31:07 muqalibalubitbi 31:12 terus kemudian ditambah laula wala 31:15 quwwata illa billahil aliyil adzim 31:19 dengan penuh penghayatan perbanyak 31:21 kalimat itu insyaallah maka sekali lagi 31:24 kalau zikir ya zikir atau misalnya ee 31:28 apa istilahnya wirid jadi anda boleh 31:31 memilih bacaan manaun Enggak usah ribut, 31:34 enggak usah ragu. Misalnya, "Udah kalau 31:36 gitu saya akan memperbanyak kalimat ini 31:38 saja." Yaqibalubiq 31:43 khas 31:45 lanjutkan. Atau misalnya saya 31:48 mencukupkan dengan ee apa namanya? Doa 31:51 yang lain 31:52 gitu ya. Rabbana atina fid dunya hasanah 31:56 wafil akhirati hasanat waqinazabanar. 32:00 sudah perbanyak yakini gitu ya. Bahkan 32:04 saya merekomendasikan 32:06 ketika Anda tidak banyak hafalan, satu 32:08 doa saja. Satu doa gitu ya. Misalnya 32:12 mohon maaf ya setiap habis salat 32:15 kemudian setelah apa baca tasbih apa 32:18 kemudian masuk ke bab doa. Maka diawali 32:21 dengan pujian kepada Allah selawat atas 32:23 Rasulullah. Rabbana atina fid dunya 32:26 hasanah wafil akhirati hasanah 32:28 waqinaabanar 32:31 rbana atina fid dunya hasanah wafil 32:34 akhirati hasan waqinaabanarbana 32:38 atina fid dunya hasanah wafil akhirat 32:41 hasanah waqinaabanar 32:43 wasallallahu ala nabiina muhammadin 32:45 walhamdulillahiabbil 32:47 alamin doanya cumaana fid dunya hasanah 32:51 wafil ak 32:53 diulang tiga kali diundang berapa kali 32:55 terserah. 32:56 Maka dengan doa itu pun cukup gitu loh 33:00 atau ah sayaakbana atina fid dunya 33:02 hasanah misalnya apa? 33:05 Allahumma inna nasaluka hubbak wub 33:07 yuhibbuk walad yubigub. Allahum ya Allah 33:11 sesungguhnya kami memohon kepada Engkau 33:13 kecintaan kepada-Mu, kecintaan kepada 33:16 orang-orang kecintaan orang-orang yang 33:19 mencintaimu 33:21 dan kami memohon kepada engkau amalan 33:24 yang dapat mengantarkan kepada kecintaan 33:26 kepadamu. 33:28 Perbanyak itu. Atau 33:32 misalnya doa apaagi? Misalnya doanya 33:35 Allahumma inna nasalukal jann w qaiha 33:41 wauban 33:45 wai. 33:47 Allahum ya Allah hamba memohon kepada 33:50 Engkau surgamu dan apa-apa yang dapat 33:53 mendekatkan kepada surgamu baik dari 33:56 ucapan maupun dari amalan. Dan saya 33:59 hamba berlindung kepada Engkau dari azab 34:02 neraka dan dari apa-apa yang dapat 34:05 mendekatkan kepada neraka tersebut. 34:08 Perbanyak. Jadi saya kira ketika Anda 34:11 mencukupkan satu doa juga tidak mengapa. 34:14 Kalau Anda terbatas memahami doa-doa 34:17 banyak gitu ya. Ah maka kemudian nanti 34:20 ada keutamaan-keutamaannya tuh ya. Siapa 34:23 yang memperbanyak misalnya doanya Nabi 34:26 Yunus ya gimana itu? 34:28 Ee 34:30 doa Nabi Yunus itu gimana? La ilahailla 34:33 anta subhanaka inni kuntu minzalimin. 34:36 Perbanyak. 34:39 Tetapi keyakinan meyakini doa-doa itu 34:42 merupakan sebuah keniscayaan. 34:46 Lailahailla 34:48 anta. Tidak ada Tuhan yang sempurna, 34:52 yang memiliki asmaul husna yang wajib 34:56 diibadahi dengan benar kecuali Engkau ya 34:59 Allah. 35:03 Lailahailla anta subhanaka. Maha suci 35:06 Engkau yang tidak memiliki kekurangan, 35:09 yang tidak memiliki cacat. Itu subhanaka 35:12 gitu ya. Eh, jadi la ilahailla anta 35:15 subhanaka inni kuntu minim. Sesungguhnya 35:17 aku ini termasuk orang-orang yang zalim. 35:21 Zalim di situ bisa zalim yang kecil 35:23 maupun sampai kepada zalim yang besar. 35:25 Zalim yang kecil misalnya lalai dalam 35:27 melaksanakan perintah Allah atau lupa 35:30 dalam menjalankan perintah Allah atau 35:33 syirik gitu kan. inni kuntu minimin yang 35:36 asalnya itu sesungguhnya pengakuan 35:39 sebagai ketawaduan seorang hamba gitu 35:42 loh. Kalau dalam konteks Nabi Yunus bisa 35:44 jadi Nabi Yunus menyatakan dirinya zalim 35:47 karena meninggalkan dakwah kan begitu. 35:50 Nah, oleh sebab itu maka saya kira bisa 35:53 kita amalkan gitu ya. Jadi sekali lagi 35:56 wirid apapun, doa apapun, zikir apapun 36:00 perbanyak satu saja enggak masalah gitu 36:02 ya. Heeh. Nah, jadi saya kira kembali 36:06 lagi ee untuk menghidupkan kecintaan 36:10 kepada hijrah mulai dari pemahaman itu, 36:12 maka kita merasa perlu betul bimbingan 36:15 dan pertolongan Allah. Maka hijrah 36:17 senantiasa dilakukan tiap saat. Hijrah 36:21 dari satu, kedua, dari dua ketiga, dari 36:23 tiga keempat dan seterusnya gitu ya. 36:26 Dari ketaatan ke hal-hal yang wajib 36:29 sampai sempurna yang wajib. Kemudian 36:31 evaluasi untuk mengamalkan hal-hal yang 36:34 sunah setelah lebih awal setelah 36:37 melaksanakan perintah-perintah yang 36:39 wajib. Wamazalika bersama dengan itu 36:41 juga berupaya meninggalkan hal-hal yang 36:44 dilarang oleh Allah subhanahu wa taala. 36:46 Tidak mungkin kita tahu apa yang 36:47 dilarang oleh Allah kecuali ikut kajian 36:51 gitu ya, ikut pengajian mana yang 36:55 dilarang oleh Allah tuh apa saja gitu 36:56 ya. Oke, demikian saya kira yang dapat 36:59 saya ee jawab. Wallahu aam biswab. 37:05 [berdehem] Masyaallah. Masyaallah. Ini 37:07 Pak Ustaz ada satu 37:09 ada satu atensi dari Bapak Arwin. 37:12 Asalamualaikum. Terima kasih atas 37:14 tausiah dan nasihatnya Pak Ustaz tentang 37:16 hijrah. 37:17 Semoga Pak Ustaz dan di dan pejuang 37:19 dakwah serta para pendengar radio Rasil 37:21 selalu dalam lindungan sehat lindungan 37:23 Allah dan sehat walafiat serta. Amin. 37:25 Allahum amin. Masyaallah. 37:27 Dari Bapak Arwin di Lenteng Agung. 37:28 Terima kasih Bapak Arwin. 37:30 Dan juga ini ada atensi lagi dari Ibu 37:34 Nurjanah binti Madio. Ini penanggar kita 37:36 di Singapura, Pak Ustaz. 37:38 Ada dari Ibu Ida di Bekasi. 37:39 Barakallah fikum. 37:41 Alhamdulillah sudah menyimak. Terima 37:43 kasih, Pak Ustaz atas tausiahnya. 37:44 Sungguh luar biasa, Pak Ustaz. Terima 37:46 kasih. Jazak. Barakallahu fikum. 37:48 Dan kita kembali ke pertanyaan, Pak 37:49 Ustaz. Ee pertanyaan selanjutnya, 37:53 pertanyaan datang dari Bapak Agung di 37:55 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 37:57 wabarakatuh, Pak Ustaz Mas Saleh. 37:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 38:01 wabarakatuh. 38:02 Semoga Ustaz sehat selalu. 38:03 Amin. Allahum amin. 38:05 Izin bertanya, Pak Ustaz. Kalau sudah 38:07 hijrah tapi masih sering lalai terus 38:09 mengulangi kesalahan yang sama, apakah 38:11 masih dianggap sebagai hijrah istikamah, 38:14 Pak Ustaz? Terima kasih. 38:15 Nah, masyaallah. Jadi, evaluasi harus 38:18 dilakukan terus-menerus. 38:20 Selama kita masih hidup, evaluasi harus 38:22 dilakukan. Termasuk tadi mengevaluasi 38:24 hijrah. Saya sudah hijrah, tapi saya kok 38:26 masih ah berarti hijrahnya belum total. 38:29 Belum totalitas ya. Jadi totalitas dari 38:32 keseluruhan yang dilarang oleh Allah, 38:35 totalitas dari keseluruhan yang 38:36 diperintahkan oleh Allah atau bahkan 38:39 totalitas dalam hijrah tertentu. 38:42 Misalnya begini, ah saya hijrah untuk 38:45 tidak mabok-mabok. 38:47 Hijrah tuh betul-betul ditinggalkan. Ah, 38:49 minuman-minuman e apa keras itu 38:52 tinggalkan. Tapi kemudian ketika Anda 38:54 ketemu teman lama ee Anda dipaksa 38:57 sehingga kemudian Anda minum lagi. Nah, 38:59 kalau dipaksa Anda segera tobat gitu 39:02 kan. Ah, kalau kemudian Anda tergiur ah 39:05 sekali lagi sama-sama juga harus 39:07 bertobat. Tetapi kalau dipaksa oleh 39:09 teman, dipaksa itu ada 39:11 batasan-batasannya gitu ya. Jadi sekali 39:14 lagi kalau kita masih melakukan hal-hal 39:17 yang apa namanya yang dilarang oleh 39:20 Allah dari sekian banyak larangan, 39:22 insyaallah mudah-mudahan Allah memaafkan 39:24 gitu ya. Mudah-mudahan kita termasuk 39:26 kategorinya tetap yang hijrah. Karena 39:28 yang lainnya betul-betul yang diharamkan 39:30 oleh Allah kita dijauhi, jauhi jauhi 39:32 jauhi. Tinggal satu larangan nih yang 39:35 kita belum bisa. Nah, maka kita mohon 39:37 kepada Allah misalnya mohon maaf 39:39 sebagian ulama ada menyatakan merokok 39:41 itu haram meskipun sebagian juga 39:44 mengatakan makruh. Kalau kita 39:46 berkeyakinan bahwa itu larangan, nah 39:48 sekali lagi larangan, kategorinya 39:51 larangan, maka kita berupaya untuk 39:55 meninggalkannya. Kalau kalau di zaman 39:57 Nabi itu kalau larangan betul-betul 39:58 ditinggalkan. Jadi tidak diketemukan 40:01 dalil wajib eh dalil haram atau makruh. 40:06 gitu ya. Ee haram atau makruh. Kalau ada 40:08 larangan jauhi. Kalau ada perintahnya 40:11 lakukan. Tidak dikenal wajib atau 40:14 mustahab atau mandub 40:17 gitu. Nah, baru kemudian ada pembagian 40:19 lima status hukum. Ada wajib, ada 40:24 mandub, ada mubah, ada makruh, ada 40:28 haram. Itu setelah kemudian syariat 40:31 boleh dipahami sudah sempurna. Kemudian 40:35 untuk mendudukkan persoalan satu dengan 40:37 persoalan maka dibuatlah tadi gitu ya. 40:39 Itu di zamannya di antaranya yang saya 40:41 tahu di zamannya Imam Syafi'i mulai ada 40:43 gitu ya. Ah jadi seperti itu ya. Jadi 40:46 sekali lagi mudah-mudahan Allah 40:47 memberikan kekuatan kepada kita untuk 40:49 betul-betul ya menjadikan hijrah kita 40:53 kafah totalitas gitu ya. Apa yang belum 40:57 kita mampu kita mohon pertolongan kepada 40:59 Allah. Ya Allah, saya kok belum bisa 41:01 meninggalkan ini? Kalau bukan karena 41:04 pertolongan Engkau, tentu aku akan 41:06 senantiasa begini, ya Allah. Jadi, 41:08 senantiasa ngadu kepada Allah, gitu loh. 41:11 Kita ini butuh kepada Allah. Allahus 41:12 Somad. Allah tempat bergantung 41:14 segalanya. Maka apa-apa ngadu sama 41:16 Allah. Apa-apa ngadu sama Allah. Ketika 41:19 kita tidak mampu ngadu sama Allah. 41:22 Ketika kita tidak senantiasa kasar sama 41:25 istri atau senantiasa tidak menghormati 41:28 suami, ngadu sama, "Ya Allah, tolong 41:31 hambamu ini. Hamba belum bisa bersikap 41:36 lembut kepada istri hamba atau ampuni 41:39 hamba, tolonglah hamba untuk senantiasa 41:42 bisa menghormati suami hamba. Hamba tahu 41:45 diaah pejuang, pejuang rezeki untuk 41:48 kami, gitu." Nah, itu di ayat betul. 41:51 Karena memang ada orang ngerti hukum, 41:53 tahu ini salah tapi masih dilakukan, 41:56 tahu ini wajib harus dilakukan tapi dia 41:58 enggak itu mesti ada. Nah, itu makanya 42:02 tidak boleh kita memutuskan 42:04 koneksi 42:06 ya dengan Allah azza waalla. Hablum 42:08 minallahnya harus dibangun terus gitu 42:10 loh. Jadi ke apa itu menunjukkan bahwa 42:13 kita sangat butuh kepada Allah Subhanahu 42:16 wa taala gitu ya. Nah, demikian saya 42:18 kira yang dapat saya jawab. Wallahu aam 42:22 bisawab. 42:24 [mendengus] 42:24 Baik, Ustaz. Kita ke pertanyaan 42:26 selanjutnya datang datang dari Ibu Citra 42:30 di Tangerang Selatan. Pak Ustaz, 42:31 asalamualaikum warahmatullahi 42:32 wabarakatuh. 42:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:35 wabarakatuh. 42:36 Pak Ustaz, saya sangat ingin hijrah. 42:38 Namun sejujurnya saya masih belum 42:41 sanggup untuk hijrah secara total atau 42:43 secara besar-besaran. Apakah hijrah itu 42:47 ee harus ninggalin secara total ee semua 42:51 yang buruk pernah kita lakukannya, Pak 42:52 Ustaz? Atau bisa pelan-pelan 42:54 melakukannya? Terima kasih, Pak Ustaz. 42:56 Nam. Masyaallah. 42:57 Namun konsisten. Iya. 42:58 Iya. Begini 43:00 kan syariat itu syamil, kamil, mutakamil 43:05 ya. Sempurna dan saling menyempurnakan. 43:08 Jadi ee mencakup dan sempurna serta 43:12 saling menyempurnakan. Itu syariat. Kata 43:15 karakteristik syariat Islam itu 43:17 syumuliyah. 43:19 Kita memiliki karakter yang ee apa 43:22 namanya? Terbatas, 43:25 juziah, parsial. 43:28 Maka oleh sebab itu hendaknya kita 43:31 tadarrujan, tadaruj bertahap ya. Mana 43:35 yang lebih penting dulu? W bertahap 43:38 sampai kemudian menjadi akhlak yang 43:40 baik. Kemudian fokus kepada yang lain, 43:43 jadi akhlak yang baik, kemudian fokus 43:45 kepada yang lain, gitu ya. Jadi, Anda 43:48 tidak dituntut sekaligus seluruh syariat 43:51 Anda harus lakukan. Gak 43:54 oh. Kita memahami kenapa ada fase 43:57 makiah, ada fase madaniah. 44:00 Kenapa Al-Qur'an diturunkan ke Baitul 44:03 Izzah mubasyaratan? 44:05 Kenapa dari Baitul Izzah kepada Nabi 44:07 Muhammad tadarrujan? 44:09 Kenapa tidak sama-sama sekaligus? 44:11 Ternyata kata para ahli Quran, "Oh, 44:13 kenapa tadarus diturunkan kepada Nabi 44:16 Muhammad?" Pertama, agar mudah 44:18 menghafal, agar mudah melaksanakannya, 44:22 tidak terasa berat dalam 44:25 melaksanakannya. Tuh, kan begitu. Maka 44:27 oleh sebab itu juga pelajaran dari Allah 44:31 ketika Allah menurunkan Al-Qur'an yang 44:33 mubasyaratan dan tadarujan itu 44:36 menunjukkan bahwa kalaupun kita memahami 44:39 seluruh syariat ini, katakanlah seluruh 44:41 syariat sudah kita paham, tapi 44:43 mengajarkannya tetap harus bertahap, 44:46 tidak boleh sekaligus. 44:49 Karena kalau sekaligus bisa apa? Ee bisa 44:52 enggak tahan itu orang. Maka oleh sebab 44:54 itu bertahap ya, bertahap bertahap. Nah, 44:58 oleh sebab itu ini yang menarik ya. 45:01 Kenapa Rasul saja bertahap ya kan ee 45:04 baik misalnya larangannya maupun ee 45:07 perintahnya misalnya ee apa namanya ee 45:12 ziarah kubur kan dilarang terlebih 45:14 dahulu. Dilarang kemudian sampai pada 45:17 akhirnya disuruh. 45:19 Ah, itu perbedaan dari dilarang sampai 45:21 disuruh itu proses pembinaan. 45:25 Sehingga Nabi katakan sekiranya kaumu 45:28 bukan dari kehidupan jahiliah, tentu 45:31 Ka'bah ini aku rumbak. 45:34 Tetapi khawatir salah persepsi Nabi 45:38 tidak memperbaiki dulu Ka'bah, dibiarkan 45:40 aja dulu Ka'bah. Nah, jadi ada pemahaman 45:44 kondisional. Maka oleh sebab itu hukum 45:47 pun bisa kondisional 45:49 gitu loh. Bisa dipahami ya. Nah, bahkan 45:52 kemudian kan begini [berdehem] 45:56 menurut Quran ini yang saya sering 45:58 kemukakan. Wasariquun wasariqat. 46:02 Wasariqu wasariqat. Pencuri lelaki dan 46:04 pencuri perempuan hendaknya dipotong ke 46:08 e tangan mereka berdua yaitu ee pencuri 46:11 lelaki dan perempuan. Itu kata Quran. 46:15 Tapi Nabi kemudian melarang memotong 46:18 apa? Tangan. Jangan kau potong tangannya 46:21 pencuri di saat berperang. 46:25 Kalau pendekatannya dari sisi ushul 46:28 fikih, berarti hadis itu adalah taksis, 46:33 pengecualian atau pengkhususan. Jadi 46:36 kalau di saat perang mah enggak boleh 46:38 gitu loh. K pendekatannya apa? Ushul 46:40 fikih. Kalau pendekatannya maqasid, ah 46:43 mesti ada alasan kenapa Nabi melarang. 46:46 Oh, bisa jadi kalau sedang berperang 46:50 orang yang mencuri dipotong tangannya 46:53 gitu kan, maka bisa jadi dia akan belot 46:56 ke musuh, 46:58 maka dia akan membuka rahasia-rahasia 47:00 perjuangan kita. Ah, itu lebih 47:03 membahayakan dibanding menerapkan potong 47:06 ta potong tangan. Nah, itu dari ee sisi 47:10 maqasidnya. Maka Nabi melarang gitu loh. 47:13 Nah, Umar bin Khattab juga pernah tidak 47:15 melaksanakan potong tangan di saat musim 47:18 paceklik 47:22 gitu ya. Padahal Quran tidak 47:23 membicarakan musim paceklik atau tidak 47:25 musim paceklik. Pokoknya laki-laki 47:27 pencuri dan perempuan pencuri potong 47:30 tangannya gitu. Bahkan tidak disebutkan 47:33 nisabnya berapa dia dipotong tangannya. 47:36 itu Quran tidak menjelaskan. Tapi 47:39 kemudian nanti para ahli ilmu membahas 47:41 menghubungkan, "Oh, ini taksis nih hadis 47:43 ini." Nah, begitu juga pembatasan nisab. 47:47 Oh, kalau sudah 4 dinar gitu ya, kalau 4 47:50 dinar eh 4 dia 4 dinar ke atas baru kena 47:53 apa? Kena potong tangan. Kalau di bawah 47:56 4 dinar berarti tidak ee apa? Tidak ee 47:59 potong tangan gitu ya. Heeh. Nah, maka 48:02 oleh sebab itu sekali lagi maka 48:04 persoalan-persoalan hukum, 48:06 persoalan-persoalan itu menarik untuk 48:07 dikaji bahwa kemudian ada perbedaan 48:09 perbeda wajar karena bisa jadi 48:12 referensinya berbeda-beda. 48:14 Ada referensinya sempurna, ada 48:17 referensinya lengkap, ada yang 48:19 referensinya hampir lengkap, dan ada 48:21 referensinya yang kurang. Kan begitu. 48:24 Maka wajar pemahamannya, kesimpulannya 48:27 juga berbeda-beda. Demikian saya kira 48:29 yang dapat saya ee jelaskan. Wallahuam 48:33 bisawab. 48:36 Ya. Baik. Ee Pak Ustaz sebelumnya kita 48:38 akan ee ingin menyapa nih ada juga yang 48:42 menyaksikan via YouTube TV. Pak Ustaz 48:44 namam 48:46 di sini alhamdulillah hadir ada dari 48:48 Bapak Muhammad Acid Tangara Selatan 48:50 hadir menyimak. 48:51 Masyaallah. Ada dari Ibu Retno. 48:54 Alhamdulillah hadir menyimak tausiah 48:57 tausiah sore bersama Ustaz Amad Saleh. 48:59 Selalu. Amin. 49:01 Ada dari Bapak Odi Anazali. Ada juga 49:04 dari Ibu Bapak Muhammad Rizki 49:08 apa nih? Oh apa namanya? Oke. Ini ada 49:11 yang mohon doa Ustaz karena 49:14 dari Ibu Rukmini. 49:18 Pak Ustaz tolong doakan saya agar saya 49:20 cepat sembuh. Dengkul saya sakit, Pak 49:22 Ustaz. Sudah 3 minggu saya merasakan ini 49:24 dengkul saya yang sebelah dengkul saya 49:27 sebelah kiri sakit jika dipakai 49:29 berjalan. Tolong balas tolong doakan, 49:31 Pak Ustaz. 49:31 Naam. Langsung saja ya. Allahumbanasibil 49:35 ba isfi wafi la siifa illa syifauka 49:39 syifaa la yqadiruq 49:42 thurun warahmatun. Insyaallah sebagai 49:46 mudah-mudahan sebagai pembersih dan 49:48 kasih sayang Allah buat Anda yang 49:52 merasakan sakit itu ya. Barakallahu 49:54 fikum. Nah, 49:55 baik. Terima kasih banyak Pak Ustaz ee 49:57 dan Iwan Nawat. Mungkin nanti bagi Iwan 50:00 Nawat yang ada pertanyaan ataupun ingin 50:02 mengirimkan atensinya bisa dikirimkan ke 50:04 lanyaan berhasil di 0811999720. 50:09 Kita akan kembali setelah Anda takwa 50:10 berikut ini tetap di radio silaturahim 50:12 dan S TV untuk Islam yang satu. 50:23 [musik] 50:30 Ikhwan akhwat penengar radio silaturahim 50:33 di mana pun Anda berada. Kita kembali 50:35 dalam program acara TOSIA sore bersama 50:36 guru kita Ustaz Ahmad Saleh yang pada 50:38 kesempatan sore hari ini Ustaz 50:40 menyampaikan temanya yaitu tentang 50:43 substansi hijrah. Masyaallah. Dan Ustaz 50:46 tadi sudah ee menjawab beberapa 50:48 pertanyaan dari di sesi kedua. Mungkin 50:50 bagi Iwan Nawat yang ada pertanyaan bisa 50:52 dikirimkan ke layanan Masa Berhasil di 50:54 0811999720. 50:57 Dan kamu pun kami pun ingin menyapa para 50:59 pendengar kami ya yang mendengarkan dari 51:02 Radio Sela FM Batam dan juga dari Radio 51:04 Latansa Sukabumi dan juga Radio Serahim 51:07 Jogja. Ee semoga kita semua seluruh 51:10 dalam kesehatan sehat walafiat dan kita 51:12 kembali ke pertanyaan Pak Ustaz. Namun 51:15 sebelumnya saya bacakan ada beberapa 51:17 atensi ini dari Bapak Tuan dari Bapak 51:20 Baron Betawi. Masyaallah. Tuan Baron di 51:23 petir utama Cipondok Tangerang hadir 51:25 menyiwak. Pak Ustaz 51:25 barakallahu fikum. juga dari Ibu Tati. 51:29 Asalamualaikum. Alhamdulillah menyimak. 51:31 Hatur nuhun, Pak Ustaz. Sangat 51:32 bermanfaat pencerahannya pada 51:33 Masyaallah. Barakallah fikum. Sami-sami. 51:36 Masyaallah. 51:37 Ada dari Ada dari ini juga hadir dari 51:40 Ibu Kiswati, ada juga dari Ibu Aisyah. 51:44 Semuanya menyimak tosia sore pada hari 51:46 ini, Pak Ustaz. 51:47 He. 51:47 Dan Ibu Aisyah juga ini ada pertanyaan. 51:49 Semoga Ustaz Saleh. Semoga Ustaz Saleh 51:51 dan para pejuang Rasil senantiasa sehat 51:53 walafiat. Amin. 51:54 Amin. Allah. 51:55 Izin bertanya, Pak Ustaz. Bacaan doa-doa 51:57 saat sujud di salat sunah dan wajib 52:00 membaca doa yang ada di zikir-zikir pagi 52:03 atau petang. Bagaimana? Apa doanya harus 52:05 yang ada di sesuai Al-Qur'an? Dan peran 52:07 kedua, adab membaca doa saat nyetir 52:10 mobil atau motor, tangan harus diangkat. 52:13 Mohon pencernya, Pak Ustaz. [tertawa] 52:15 Masyaallah. Barakallahu fikum. Baik. 52:17 Saya 52:17 freestyle, Ustaz. [tertawa] 52:20 Iya. Baik, saya e jawab yang pertama 52:22 dulu ya. di saat sujud. Jadi doa apa 52:26 saja? Selama itu diniatkan doa imma 52:29 minal Quran wa imma minas sunah wa imma 52:32 minal ulama 52:34 falyaf'al. Maka lakukan gitu ya. Selama 52:37 itu kategorinya doa seperti begini. 52:40 Rbana atina fid dunya hasanah wafil 52:43 akhirati hasanah waqinaabanar. itu 52:45 diambil dari ayat Quran tapi dibaca saat 52:48 sujud dengan diniatkan bahwa itu doa 52:51 falyammal lakukan karena niatnya berdoa 52:55 bukan membaca Al-Qur'an. 52:58 Nah, begitu juga bacaan yang lain 53:00 misalnya doa dari hadis yang sahih atau 53:03 dari sunah Nabi, doa dari ulama gitu ya. 53:07 Ee doa ulama itu begini. Kadang kita 53:09 menganggap doa itu dari ulama, padahal 53:11 ada dasarnya dari Quran dan sunah gitu 53:14 loh. Itu seringkiali begitu. Karena 53:16 keterbatasan kita menjelajahi Quran dan 53:19 sunah sehingga dikasih doa oleh dari 53:21 ulama. Oh, ini doa dari ulama ini. 53:24 Padahal susunnya loh tertera ternyata di 53:26 Quran tertera juga di sun di sunah. 53:29 Hanya kemudian redaksinya gitu kan. 53:32 Redaksinya kemudian di apa namanya? 53:35 Disesuaikan oleh ulama. Misalnya begini. 53:38 [batuk] 53:39 Kan ada yang ee selawat itu begini, 53:42 Allahumma sholli ala Muhammad satu gitu 53:46 ya. Tapi ada yang kemudian Allahumma 53:49 sholli ala sayyidina 53:52 Muhammad dua itu sudah dua macam. Nah, 53:56 kemudian ini ribut nih enggak pakai 53:59 sayidina ya pakai gitu kan. Nah, 54:01 ternyata itu di dalam riwayat lain, an 54:05 sayidun libani adama. Aku ini sayidnya 54:09 bagi bani Adam yaumalqiamah pada hari 54:11 kiamat. Oh, berarti sayid itu boleh gitu 54:14 kan. Jadi kemudian menjadi tidak ada 54:16 masalah antara yang pakai sayidina 54:18 dengan yang tidak pakai sayidina gitu. 54:21 Itu di antaranya. Kemudian Allahumma 54:23 sholli ala kalau tadi Allahumma sholli 54:25 ala Muhammad. Kalau ini Allahumma sholli 54:28 ala sayyidina Muhammad. Kemudian 54:30 ditambah lagi Allahumma sholli ala 54:34 sayyidina Muhammadin 54:36 abdika. Betul enggak? Nabi Muhammad itu 54:38 hamba hamba Allah. 54:40 Iya. 54:40 Nah, abdika ee wabika dan nabimu. 54:44 Waasulika dan rasulmu. Nabiil ummi nabi 54:48 yang umi. Betul enggak? 54:50 Iya. 54:50 Nah, berarti ini ee boleh dibilang ee 54:54 seakan-akan itu tambahan ulama tetapi 54:56 rujukannya ada. 54:59 Jadi tidak salah. Jadi abdika wa nabika 55:02 wa rasulika nabiyil ummii wa ala alihi 55:07 wa ashabihi gituah dan seterusnya. Nah, 55:10 maka oleh sebab itu ya Allah ya kadang 55:13 kita ribut karena keterbatasan 55:15 pengetahuan kita ribut padahal ternyata 55:18 lah ada ternyata. 55:21 Maka kemudian beberapa kali saya 55:23 menelaah e pada akhirnya ah ternyata 55:26 keributan-keribatan ini kata 55:28 keterbatasan pengetahuan kita gitu ya. 55:31 Maka oleh sebab itu syariat Islam yang 55:33 begitu menyeluruh kita baru mengenal 55:36 satu titiknya saja seakan-akan kita 55:39 mengklaim bahwa pengetahuan kita telah 55:41 mewakili seluruh syariat Islam. 55:44 Padahal baru setitik gitu. Apalagi 55:48 kemudian ee dihubungkan dengan semua 55:51 ilmu-ilmu Allah Subhanahu wa taala. Ilmu 55:54 Allah tidak terbatas, tidak ada 55:56 dasarnya. Tidak dasarnya itu maksudnya 55:58 tidak kalau didalami ke bawah tuh 56:00 [berteriak] terus saja ke bawah enggak 56:02 sampai-sampai gitu maksudnya tidak 56:04 berdasar tu dan tidak bertepi. Kalau 56:07 kemudian kita mencarinya melebar terus 56:11 aja melebar enggak ketemu tepinya. Maka 56:13 tak berdasar dan tak bertepi. Diphami 56:16 oleh pemahaman yang terbatas. 56:19 Bagaimana bisa bisa menjangkau 56:21 seluruhnya? Maka oleh sebab itu sekarang 56:25 nah gitu tidak ada lagi dikotomi ilmu 56:29 agama dan ilmu lain. Sekarang tafsir 56:32 saja sudah membahas tafsir sains dan 56:36 sosial. Tuh 56:39 dulu mah gak ada tafsir sains, tafsir 56:42 sosial. Enggak ada dulu. Maka ada 56:43 pemisahan saentis dengan ulama. Oh dia 56:47 mah ulama. Oh dia mah saentis. Kalau 56:50 sekarang ya ulama ya saentis 56:53 gitu loh. Kata para ulama ah enggak 56:56 ngaji mereka gitu kepada sacientis. Kata 57:00 saintis eh enggak neliti. Cuma baca 57:02 kitab kuning doang. Akhirnya sekarang 57:05 sama-sama menyadari bahwa ternyata ilmu 57:07 Allah tuh luas. Sekarang sudah dicombine 57:10 digabung. 57:12 Ya, ahli tafsir, ya, ahli fikih. Nah, 57:15 bagaimana bisa memahami tafsir? 57:17 Bagaimana bisa memahami fikih kalau 57:19 enggak ngerti matematik? 57:22 Loh, apa hubungannya dengan matematik? 57:24 Loh, iya itu pembagian waris 1/6 1/8 57:27 berarti harus pintar tuh matematiknya. 57:29 Iya. 57:30 Kalauak ngerti tentang pecaahan desimal 57:32 mana tahu. Jadi akhirnya kesadaran 57:36 penguasaan ee IPTEK, Sains, dan sosial. 57:40 Selain juga memahami tafsir, memahami 57:43 syarah, itu semuanya menjadi sebuah 57:46 keperluan bagi umat gitu ya. Apalagi 57:50 kemudian ya Allah memperlihatkanlah ya 57:53 memperlihatkan 57:55 ee kekuasaannya kepada orang-orang yang 57:58 mau membaca ayat-ayat Allah di alam 58:00 mayafada ini. Kenapa? Mohon maaf ya, 58:04 negeri-negeri Islam itu seakan-akan di 58:07 bawah jajahan orang-orang kafir, di 58:10 bawah ketiak orang kafir. Karena 58:13 teknologinya 58:14 kita berkiblat ke awalnya tuh. Karena 58:18 ekonominya dikendalikan. 58:22 Kita dibohongi sama Barat. Mohon maaf 58:24 Barat yang kafir maksud saya. Barat yang 58:26 memang begitu karena Barat juga ada yang 58:28 saleh banyak gitu ya. Tetapi maksud saya 58:31 ketika saya menyebut etnis tentu etnis 58:34 yang saya maksudkan adalah etnis yang 58:36 seperti itu bukan etnis yang tidak 58:39 seperti itu. Gitu loh ya. Oh dasar dia 58:41 mah bangsa A. Bangsa A memang begini 58:44 begini begini. Tentu yang maksudnya 58:46 bangsa A begini itu yang begini. Iya. 58:48 Nah, adapun yang tidak begini ya tidak 58:50 saya sebutkan gitu loh maksudnya ya. 58:52 Jangan sampai terjadi fitnah saya mendak 58:55 yang saya maksudkan adalah yang seperti 58:57 itu gitu. Nah, maka oleh sebab itu, 58:59 Ikhwatul iman ee tafsir, syarah, hadis, 59:03 semua sekarang itu 59:05 bahkan kemudian ee hadis-hadis Nabi 59:09 sekarang itu digali dari perspektif 59:12 sains dan sosial 59:15 ya, dari sisi sains. Dari bukan hanya 59:19 dari sisi knowledge ya, knowledge itu 59:22 belum terbukti, bisa saja pengetahuan 59:24 tetapi ini sampai bukti-buktinya gitu 59:27 loh ya. eh knowledge ee apa namanya? Ada 59:30 ilmu ilmu ee ada pengetahuan gitu ya ee 59:35 ada knowledge, ada sains. Nah, jadi ee 59:39 oleh sebab itu saya kira anak-anak kita 59:42 sudah tidak boleh lagi dikotomi. Dia 59:46 sudah hafal Quran, hafal hadis ribuan 59:48 sudah ini 59:50 sekolahkan di jurusan teknik, sekolahkan 59:53 di jurusan ekonomi, sekolahkan di 59:54 jurusan hukum. yang semuanya itu 59:57 sesungguhnya ada hubungannya erat dengan 59:59 agama gitu loh gitu ya. Ee maka oleh 1:00:02 sebab itu saya kira alhamdulillah ee 1:00:04 kita bersyukur kepada Allah ternyata 1:00:06 semakin tersingkap ya hubungan-hubungan. 1:00:09 Jadi akhirnya seluruh pengetahuan, 1:00:11 seluruh sains, seluruh pengetahuan 1:00:14 sosial itu muaranya Quran. Pada akhirnya 1:00:16 begitu. H. Jadi Quran itu ternyata 1:00:19 bicara bicara sains, bicara nonsent. E 1:00:23 maksudnya bicara sains, bicara sosial, 1:00:26 bicara humaniora. 1:00:28 Humaniora itu humanisme juga 1:00:30 kemanusiaan. Jadi selain ee apa namanya? 1:00:35 Ee ketuhanan, ketuhanan itu ada yang 1:00:37 disebut dengan apa istilah lupa lagi ya. 1:00:39 Ketuhanan juga bicara humanisme, 1:00:41 kemanusiaan. Quran bicara 1:00:44 dan universal gitu ya. Bukan hanya 1:00:48 bicara tentang kemanusiaan yang sifatnya 1:00:51 terbatas. Gak Quran itu universal. 1:00:54 Bahkan sekarang seperti begini, 1:00:57 mohon maaf kan kita mengakui 1:01:01 kelebihan apa namama akufungcure. 1:01:05 Kan kita tidak anti. Wah akuungcur kan 1:01:08 dari negeri anu yang begini begini 1:01:11 begini. Sekarang mah gak aku puncur 1:01:12 manfaatnya begitu begitu bekam gitu ya. 1:01:17 bekam sekarang orang semua menggunakan 1:01:19 bukan hanya umat Islam, bukan hanya 1:01:21 orang Kristen, bukan hanya orang Cina 1:01:24 pakai bekam gitu ya. Hanya metodologinya 1:01:27 berbeda-beda. Ada yang disedot, ada yang 1:01:29 pakai apa dibakar, ada yang tapi intinya 1:01:33 adalah membuang ee darah kotor. 1:01:36 Heeh. Dan itu sekarang sudah tidak lagi 1:01:38 ini, wah ini tuh dari Islam. Oh, ini tuh 1:01:40 dari bukan Islam. Gak. 1:01:42 Iya. Pokoknya akupungcur dipakai oleh 1:01:44 semua orang, baik orang Islam maupun non 1:01:46 Islam gitu ya. Ee bekam juga dipakai 1:01:50 oleh umat Islam apa dipakai juga oleh 1:01:53 non Islam. Nah, seperti itu itu adalah 1:01:55 kebenaran, itu adalah ilmu. Nah, ilmu 1:01:59 itu dari Allah. Kalau dari Allah tidak 1:02:01 bisa diklaim oleh satu agama saja atau 1:02:04 satu etnis saja. 1:02:05 Iya. Nah, maka oleh sebab itu 1:02:06 sesungguhnya eh kaya Islam itu 1:02:09 sesungguhnya gitu ya dengan ilmu-ilmu 1:02:12 pengetahuan universal maupun ilmu 1:02:14 pengetahuan yang bersifat ee spesifik 1:02:18 gitu loh. Kalau ilmu spesifik ya salat. 1:02:20 Tapi faktanya salat sekarang diperlukan 1:02:23 oleh orang kafir. 1:02:26 Enggak percaya orang-orang Korea Ramadan 1:02:29 tuh pada puasa padahal bukan muslim. 1:02:32 Orang Korea itu saya di Mos eh kenapa 1:02:35 mereka rupanya mereka mendidik karena 1:02:37 ternyata banyak manfaatnya 1:02:39 sehat badan menjadi sehat katanya begini 1:02:42 [tertawa] loh saya bilang masyaallah tuh 1:02:44 itu padahal ee itu syariatnya umat Islam 1:02:48 tapi kemudian bisa jadi salat nanti 1:02:51 mereka ikut salat bukan hanya karena dia 1:02:53 muslimah bukan hanya karena dia muslim 1:02:56 karena dia mendapatkan manfaat dari 1:02:58 salat karena salat setelah diteliti 1:03:00 kalau sujudnya lebih dari sekian detik 1:03:02 maka aliran darah kan begini begegini ke 1:03:04 otak maupun ke jantung. 1:03:07 Nah, maka bisa jadi salat pun bisa 1:03:09 universal nanti. 1:03:10 Iya, 1:03:11 insyaallah itu gitu. Jadi orang yang 1:03:13 salat jadi kemudian nanti 1:03:17 yang membedakannya adalah yang satu 1:03:19 salatnya ibadah kepada Allah, yang satu 1:03:22 olahraga. 1:03:24 Mencari manfaatnya saja, manfaat duniawi 1:03:26 gitu ya. Oke, demikian saya kira yang 1:03:28 dapat saya jelaskan. Wallahuam 1:03:31 bisawab. 1:03:33 Mudah-mudahan setelah melaksanakan salat 1:03:35 mereka dapat hidayah. 1:03:36 Amin. Amin. Amin. [tertawa] 1:03:38 Iya. Heeh. 1:03:40 Ada pertanya sudah terjawab dulanya 1:03:41 belum? 1:03:42 Oh belum. Ada satu lagi Ustaz 1:03:43 yang di saat kita sedang menyetir atau 1:03:47 harus angkat tangan? 1:03:48 Oh iya iya. Baik baik. Masyaallah. 1:03:50 Mengangkat tangan. Ah sekarang ee jadi 1:03:54 begini. Sunah dalam berdoa itu pertama 1:03:58 memuji Allah. ya kan selawat atas 1:04:01 Rasulillah tidak makan makanan haram 1:04:04 pakaiannya yang halal dan ee memanggil 1:04:08 Allah ya memanggil nama Allah atau ee 1:04:12 sifatnya. Yang keenam mengangkat tangan. 1:04:17 Oke. Itu nah dalam rangkaian apa 1:04:20 namanya? Simbolistis. 1:04:23 Simbolistis itu oh harus begitu berdoa 1:04:25 tuh memuji Allah. Nah, dalam kondisi 1:04:28 tidak memungkinkan boleh saja memuji 1:04:30 Allah, berselawat kepada Rasulillah, 1:04:34 pakaian harus bersih. Maksudnya bersih 1:04:36 itu bukan hasil nyuri, pakaiannya halal. 1:04:40 Perut kita juga diisi dengan makanan 1:04:42 yang halal. Memanggil nama Allah sambil 1:04:45 megal seti, "Ya Allah, ya Rah, Ya Rahim, 1:04:47 Ya Malik, Ya Qudus" misalnya begitu. 1:04:50 Atau ketika naik, megang setir motor. Ya 1:04:53 Allah, ya Allah, ya Allah tidak harus 1:04:55 ngangkat tangan. Kalau memang tidak 1:04:58 memungkinkan untuk ngangkat ngangkat 1:05:00 tangan. Jadi tangan kategorinya 1:05:03 simbolistis, simbol ya. Kalau bisa 1:05:06 dilakukan, lakukan. Tapi ketika tidak 1:05:09 bisa laabih tidak apa-apa gitu ya. 1:05:12 Demikian yang dapat saya jelaskan. 1:05:15 Wallahuam 1:05:16 bisawab. 1:05:18 Iya. Dari pertanyaan Ibu Aisyah kita 1:05:20 sekarang pertanyaan ke pertanyaan Bapak 1:05:22 Abdullah di Depok, Pak Ustaz. 1:05:24 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:25 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:05:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:28 wabarakatuh. 1:05:29 Semoga Pak Ustaz dan kru Rasil dalam 1:05:30 keadaan sehat walafiat. 1:05:32 Amin. Allahum amin. 1:05:33 Izin bertanya mengenai istikamah. Ketika 1:05:35 kita setiap hari melakukan salat duha 1:05:38 empat rakaat, namun pada suatu waktu 1:05:40 kita melakukannya hanya dua rakaat. 1:05:42 Apakah ini termasuk tidak istikamah, Pak 1:05:44 Ustaz? Mohon penjelasannya. C. 1:05:45 Nah, saya ingin nanya penginnya 1:05:47 jawabannya apa? Istikamah apa tidak 1:05:49 istikamah? [tertawa] 1:05:51 Begini, Anda bisa dinyatakan tetap 1:05:54 istiqamah, istiqamah melaksanakan salat 1:05:57 duha. 1:06:00 Tapi kem anda tidak disebut istiqamah. 1:06:02 Kenapa? Biasanya Anda empat rakaat 1:06:05 sekarang dua. Kan begitu. Maka jawabnya 1:06:08 boleh bisa istikamah, boleh bisa juga 1:06:10 tidak istiqamah. Jadi penilaian itu 1:06:13 kadang general, kadang tafsili, detail. 1:06:18 Kalau penilaiannya untuk mendapatkan 1:06:20 nilai detail, Anda tidak istikamah. 1:06:24 Tapi kalau penilaiannya general, Anda 1:06:26 termasuk orang yang istiqamah. Misalnya 1:06:29 begini, 1:06:30 tiap malam Anda salat tahajud dan salat 1:06:33 witir, katakanlah saya ngambil yang 1:06:34 masyhur saja 11 rakaat. 1:06:38 Kemudian Anda ngantuk karena habis 1:06:41 begadang 1:06:42 ya. Anda keburu tidur, bangun-bangun 1:06:46 menjelang subuh. yang biasanya 11 rakaat 1:06:49 kemudian Anda jadi 5 rakaat. Nah, itu 1:06:52 masih dapat pujian dari Allah 1:06:54 insyaallah. Hmm. Masyaallah. Hambaku itu 1:06:58 meskipun dia punya keengganan, 1:07:01 masih ngantuk, masih saja dia 1:07:04 melaksanakan tahajud dan witir. Ah, maka 1:07:06 istikamah. 1:07:09 Jadi kita menilai Allah, maka Allah 1:07:12 menilai kita itu sangat tergantung 1:07:14 penilaian kita. 1:07:17 Jadi kalau di oh kita masih dianggap 1:07:19 istikamah insyaallah tadi penilaiannya 1:07:21 oh Allah akan menilai hambaku itu masih 1:07:25 tetap salat tahajud dan witir meskipun 1:07:28 bangunnya menjelang subuh kan masih ada 1:07:31 aduh tanggung saya ah udah tidur lagi 1:07:33 aja lah enggak usah salat malam kan ada 1:07:35 juga yang begitu 1:07:37 jangankan yang salat yang tidak salat 1:07:41 kemudian dia melek menjelang apa 1:07:44 menjelang subuh Dia baca doa 1:07:46 alhamdulillahilladzi ahyana ba'da ma 1:07:48 amatana wa ilahinul. 1:07:49 Astagfirullahalazim. 1:07:51 Astagfirullahalazim. 1:07:53 Astagfirullahalazim. 1:07:54 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 1:07:57 nabiyina Muhammadin wa ala alihi 1:07:59 wasahbihi wasallim taslima. Misalnya 1:08:02 begitu. Itu pun tetap masih punya nilai 1:08:04 di sisi Allah. Maka oleh sebab itu 1:08:07 hendaknya kita berbaik sangka kepada 1:08:09 Allah. Asal kita jangan menyepelekan. 1:08:12 Itu aja. Selama kita baik sangka pada 1:08:15 Allah. Ya Allah sayang bangun kesiangan 1:08:18 cuma bisanya satu rakaat witir. Satu 1:08:21 rakaat witir. 1:08:23 Kita berharap kepada Allah agar Allah 1:08:25 menerima witir kita dan kemudian 1:08:27 besoknya kita tingkatkan lagi untuk 1:08:30 meningkatkan pendekatan diri kepada 1:08:32 Allah Subhanahu wa taala. Demikian ya. 1:08:35 Jadi jawabannya Anda bisa dikatakan 1:08:37 tetap istiqamah meskipun dari sisi 1:08:41 rakaat Anda kategorinya tidak istiq 1:08:44 istiqamah. Wallahuam 1:08:47 bisawab. 1:08:49 Ada satu tanggapan dari Ibu Nur Jannah 1:08:52 binti Madio, Pak Ustaz. 1:08:53 Nam ustaz, saya kalau sujud selalu 1:08:56 berselawat dan mendoakan Allahfiri buat 1:08:59 kedua orang tua saya. 1:09:00 Seperti itu. Itu boleh ya, Pak Ustaz? 1:09:02 Ah, namam. Masyaallah. Jadi setelah baca 1:09:05 doa yang diajarkan Nabi, subhana 1:09:07 rabbiyal a'la wabihamdih subhana 1:09:08 rabbiyal a'la wabihamdih subhana 1:09:10 rabbiyal a'la wabihamdih allahumfirli 1:09:12 waliwalidaiya warhamhuma kama rabbayani 1:09:14 shir allahumagfirli waliwalidaiya 1:09:16 warhamhuma kama rabbayani shir 1:09:18 allahumagfirli waliwalidai warbayanira 1:09:21 Allahumma sholli ala sayyidina Nah yang 1:09:24 ketiga ini yang kemudian mengundang 1:09:26 perdebatan itu mah bukan doa tapi 1:09:28 selawat gitu ya bagi yang memisahkan 1:09:31 antara apa selawat dan doa 1:09:34 Kata yang berdoa, ih kan selawat juga 1:09:36 doa. 1:09:38 Maka kemudian laisa hunaka musykilah, 1:09:42 tidak ada persoalan. Karena juga ke 1:09:45 berselawat itu berdoa untuk Nabi 1:09:48 Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan 1:09:51 keluarganya dan para sahabatnya. 1:09:54 Paling tidak untuk Nabi dan keluarganya 1:09:58 atau paling kalau mah selawatnya buntung 1:10:00 untuk Nabi sallallahu alaihi wasallam 1:10:02 saja. gitu ya. Allahumma sholli ala 1:10:05 sayyidina Muhammad. Ah, itu selawat 1:10:07 buntung namanya karena tidak diikut 1:10:09 sertakan keluarganya. Ah, maka oleh 1:10:12 sebab itu sebaiknya ditambahkan 1:10:14 keluarganya dan para sahabatnya. Ya, 1:10:17 demikian saya kira ya. Wallahuam 1:10:20 bisawab. 1:10:22 Satu pertanyaan terakhir 1:10:25 dibatasi waktu. Pertanyaan dari Bapak 1:10:27 Sayan Rohili 1:10:29 di Pulau Gebang. Asalamualaikum, Pak 1:10:31 Ustaz. Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:33 wabarakatuh. 1:10:35 Izin bertanya, Nabi Muhammad sallallahu 1:10:36 alaihi wasallam mengganti kota Yastrib 1:10:39 menjadi Madinah. Tidak ditentang 1:10:41 orang-orang kafir. Quraisy, mohon 1:10:42 penceranya. 1:10:43 Ah, masyaallah. Barakallah. Begini 1:10:46 [mendengus] 1:10:47 ee 1:10:49 orang yang berpengaruh, 1:10:53 orang ya berpengaruh itu punya 1:10:55 kedudukan. Orang yang pintar seringki 1:10:59 pernyataan-pernyataannya 1:11:01 tidak ada yang menentang. Itu sangat 1:11:03 disesuaikan dengan kondisi apa? Kondisi 1:11:07 masyarakatnya. 1:11:09 Nabi Muhammad, mohon maaf ya, Nabi 1:11:12 Muhammad menurut Quran di Makkah itu ya 1:11:16 meskipun Nabi Muhammad tidak memiliki 1:11:19 harta 1:11:21 gitu ya, tidak memiliki harta tapi 1:11:24 kemudian mendapatkan ilmu dari Allah 1:11:27 azza wa jalla maka Nabi Muhammad 1:11:29 didengar. Padahal Nabi Muhammad ya yatim 1:11:32 ya apa namanya dan juga tidak memiliki 1:11:35 kekayaan. 1:11:38 ailagna 1:11:40 ya e dia Allah menemukan engkau dalam 1:11:43 keadaan fakir lalu memberikan kekayaan 1:11:47 ketika engkau apa namanya e yatim fakir 1:11:51 ya kemudian Allah memberikan pengetahuan 1:11:54 maka Nabi Muhammad kemudian diangkat 1:11:56 derajatnya oleh Allah Subhanahu wa taala 1:11:58 maka kemudian banyak orang yang 1:12:00 mengikuti Nabi Muhammad karena 1:12:02 statement-statementnya yang namanya 1:12:04 bimbingan wahyu gitu ya bimbingan dengan 1:12:06 wahyu itu menggugah hati orang-orang 1:12:09 yang mendengarnya. Maka kemudian 1:12:11 orang-orang musyrik mengatakan, "Ah, dia 1:12:13 sudah kena sihir Muhammad." Karena 1:12:15 seakan-akan menerima dakwah Nabi 1:12:17 Muhammad itu seperti orang kena sihir. 1:12:21 Tuh, gitu ya. Kenapa? Karena saking 1:12:24 membiusnya dalam tanda petik, saking 1:12:26 membiusnya maksudnya 1:12:28 saking berdampak kepada hati yang dalam. 1:12:32 Kemudian dia menerima dakwah Rasulullah 1:12:34 sallallahu alaihi wasallam. Maka 1:12:35 seringkiali ee Nabi Muhammad dituduh 1:12:38 tukang sihir. Kenapa sihir itu? Ciri 1:12:42 sihir menurut Albaqarah 102 bisa 1:12:44 memisahkan antara suami dari istrinya 1:12:47 dan istri dari suaminya. Nabi Muhammad 1:12:49 dakwah tersentuhlah suaminya. Istrinya 1:12:52 tidak minta cerai. Nah, tersentuh 1:12:56 istrinya sehingga masuk Islam. Suaminya 1:12:59 enggak dicerai. 1:13:01 Nah, karena Nabi Muhammad dengan 1:13:03 dakwahnya bisa memisahkan antara suami 1:13:05 dari istri dan istri dari suami, maka 1:13:07 Nabi Muhammad digelari sair. Tukang 1:13:10 tukang sihir gitu loh. Maka dibantah 1:13:13 oleh Allah gitu loh. Beda tukang sihir. 1:13:15 Kalau tukang sihir mah begini-begini. 1:13:17 Kalau Nabi Muhammad mengajak kepada 1:13:18 kebenaran, mengajak kepada taat kepada 1:13:21 Allah Subhanahu wa taala. Nah, jadi saya 1:13:24 kira [berdehem] 1:13:26 apa namanya? Kenapa tidak ditentang? 1:13:29 pertama 1:13:30 ee para peneliti sejarah sudah memberi 1:13:34 penilaian Nabi Muhammad sudah memiliki 1:13:37 kedudukan yang kuat di Madinah. 1:13:41 Maksudnya di Yasrib sudah mendapatkan 1:13:44 kedudukan, sudah mengakar. Maka orang 1:13:47 mau membantah pun siapa? Dia mikir juga. 1:13:50 Aduh, kalau saya bantah saya cuma 1:13:51 seorang diri, cuma sekelompok saya aja. 1:13:55 Orang-orang sudah mendukung kepada Nabi 1:13:57 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 1:13:59 Apalagi kan kabilah ini apa namanya? Ada 1:14:02 perjanjian damai. Kabilah ini perjanjian 1:14:05 damai dengan Nabi Muhammad. Sehingga 1:14:07 Nabi Muhammad dari sisi penilaian 1:14:10 strategiknya itu sudah kokoh, sudah kuat 1:14:14 gitu loh. Itu sekali lagi dari sisi 1:14:16 strategik. Hakikatnya semua Allah sudah 1:14:19 menguatkan menguatkan Nabi Muhammad dan 1:14:21 para sahabatnya. Itu inti dalam bahasa 1:14:24 agamanya. 1:14:26 Karena Nabi Muhammad oleh Allah sudah 1:14:27 dikokohkan begitu kuat, maka Nabi 1:14:29 Muhammad mengganti Yasrib jadi Madinatul 1:14:32 Munawarah. Enggak akan enggak ada yang 1:14:33 protes gitu ya. Ah demikian saya kira 1:14:37 yang dapat saya jelaskan. Wallahu aam 1:14:41 bisawab. 1:14:43 Ya, masih ada tiga atensi nih, Pak Ustaz 1:14:46 dan Ibu Nur Sumatio. Alhamdulillah kami 1:14:49 menyimak tausiah Ustaz Ahmad Saleh sore 1:14:51 ini. Terima kasih, Pak Ustaz. 1:14:53 Nam 1:14:53 ada dari Ibu Rina di Depok hadir 1:14:56 menyimak. Ada juga dari Bapak Yuman 1:14:57 Gunung Putri, Pak Ustaz. 1:14:59 Dari Bapak Yuman jemah Masjid Alamin 1:15:01 hadir. Masyaallah. Barakallah fikum. 1:15:03 [tertawa] 1:15:04 Terima kasih, Pak Ustaz atas tausiahnya 1:15:05 pada sore hari ini. 1:15:06 Dan mungkin Ustaz ada kesimpulan dari 1:15:08 tema kita substansi hijrah pada. 1:15:11 Iya. Kesimpulannya, hijrah itu adalah 1:15:13 perpindahan dari kondisi yang buruk 1:15:15 menuju kondisi yang baik. Dari kondisi 1:15:18 yang baik menuju kondisi yang lebih 1:15:21 baik. Baik dari sisi fisik, baik dari 1:15:25 sisi fisik, maupun baik dari sisi 1:15:28 psikis, 1:15:29 dari sisi ee ee apa namanya? ee jasmani, 1:15:34 begitu juga dari sisi rohani, dari sisi 1:15:38 zahiri juga dari sisi batini. 1:15:42 Jadi batinnya semakin tenang, semakin 1:15:44 ini jadi peningkatan-peningkatan 1:15:46 sehingga kemudian yang asalnya jauh dari 1:15:49 Allah semakin dekat, semakin dekat 1:15:51 kepada Allah Subhanahu wa taala. Kalau 1:15:53 semakin dekat, semakin dekat, semakin 1:15:55 dekat, semakin dekat dalam bahasa suluk, 1:15:58 sekali lagi dalam bahasa suluk maka ia 1:16:01 telah sampai kepada Allah Subhanahu wa 1:16:03 taala. Karena mendekat, mendekat, 1:16:06 mendekat, mendekat. Maka dalam bahasa 1:16:08 suluk sekali lagi dia kemudian dekat 1:16:11 dengan Allah azza wa jalla maka mengenal 1:16:14 betul siapa Allah Subhanahu wa taala. 1:16:17 Demikian yang dapat saya simpulkan. 1:16:19 Wasallahu ala nabiina Muhammadin. 1:16:22 Walhamdulillahiabbil alamin. 1:16:24 Wasalamualaikum 1:16:26 warahmatullahi wabarakatuh. 1:16:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:16:30 wabarakatuh. Jazakallah khair ustaz pas 1:16:32 pada sore hari ini. Dan kita selalu 1:16:33 doakan e Iwan Nawat agar Ustaz dan Mas 1:16:35 selalu diberikan kesehatan agar bisa 1:16:37 terus menyampaikan ilmunya bagi kita 1:16:39 semua. 1:16:39 Dan saya juga mengucapkan terima kasih 1:16:41 kepada Iwan Awat semua yang sudah 1:16:42 menyampaikan pertanyaannya, 1:16:43 atensi-atensinya. Semoga Allah membalas 1:16:46 dengan kebaikan yang berlipat ganda. 1:16:47 dari studio saya Fajar Hidayat, Yusuf 1:16:50 Zangkit dan juga Muhammad Neza mohon 1:16:52 undur diri. Mari kita akhiri saja dengan 1:16:54 membaca doa kafaratul majelis. 1:16:55 Subhanakallah 1:17:00 billahi [berdehem] taufik walhidayah. 1:17:01 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:17:03 wabarakatuh.