Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV [musik] 0:22 [musik] 0:28 [musik] 0:33 alhamdulillah wasalatu wasalam ala 0:34 rasulillah waa ali maul asalamualaikum 0:37 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan-akhwat 0:38 Yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:40 Apa kabar? Selamat datang di dalam acara 0:43 renungan di bawah naungan Al-Qur'an. 0:44 Kali ini live bersama Alfagqir Isa 0:47 Alkaf, ada Ondi kameramen dan juga Mas 0:49 Algini meja operator. [terkesiap] Dan 0:52 hari ini alhamdulillah ikhwan akhwat Isa 0:55 ditemani oleh guru kita bersama di ruang 0:58 studio. Alhamdulillah sudah membersamai 0:59 kita Ustaz Husein bin Hamid Alat. 1:02 Asalamualaikum Ustaz. 1:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04 wabarakatuh. 1:04 Semoga dalam keadaan sehat walafiat 1:06 Ustaz. Ya, semoga Allah jaga kesik. 1:08 Amin. Insyaallah. 1:08 Amin ya rabbal alamin. Semoga ikhwanat 1:10 yang mendengarkan juga dalam lindungan 1:12 dan kesehatan dari Allah Subhanahu wa 1:14 taala. Dan ikhwanat ee sekali lagi 1:16 Alfagir ingatkan bahwa pagi hari ini 1:19 kita live tanya jawab. Ustaz Husin akan 1:23 menjawab langsung pertanyaan ikhwan 1:24 akhwat sekalian dalam live. Langsung 1:28 ditanya langsung dijawab ketika ikhwan 1:31 akhwat bertanya. Kalau ingin bertanya 1:32 silakan kirimkan pertanyaan melalui 1:34 pesan WhatsApp. Nomornya adalah 1:36 0811999720. 1:40 Sekali lagi nomor WhatsApp-nya 08. 1:43 1-nya 3 kali, 9-nya 3 * 720 atau bisa 1:49 telepon langsung di 0218451512. 1:54 Namun dengan catatan kalau telepon harap 1:57 menunggu Ustaz Husin selesai menjawab 2:00 atau ee menunggu jeda setelah bacaan 2:05 surah al-Fatihah. Kita buka dulu agar 2:07 Allah bukakan pintu rahmat kita, pintu 2:10 hidayah buat kita agar Allah mudahkan 2:12 hidup kita agar Allah mudahkan pemahaman 2:14 kita untuk memahami ilmu-ilmu yang akan 2:16 diberikan oleh guru kita bersama. Kita 2:19 mulai dengan membaca ummul Quran surah 2:21 al-Fatihah. Tafadul Ustaz. 2:25 Auzubillahimyaitanirrajim. 2:31 Bismillahirrahmanirrahim. 2:37 Alhamdulillahirabbil 2:40 alamin 2:44 arrahmanirrahim. 2:48 Maiki yaumiddin. 2:52 Iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:58 ihdinasirathal 3:01 mustaqim 3:03 shathalladzina 3:06 an'amta alaihim 3:09 ghairil maghdubi alaihim waladin. 3:19 Amin. Amin ya rabbal alamin. 3:20 Allahumarhamna bil Quran. Masyaallah. 3:23 Semoga dari bacaan surat Al-Fatihah tadi 3:26 Allah bukakan pintu rahmat, pintu 3:27 hidayah untuk kita semua. Senantiasa 3:30 kuat berada di jalan Allah Subhanahu wa 3:32 taala. Amin ya rabbal alamin. Ustaz, ini 3:34 ada beberapa yang masuk. Ada dari Kak 3:36 Vivi, ada Ibu Haidar Sumarni, ada Budi 3:40 Hartono, akan tetapi oh belum ada yang 3:43 ee bertanya nih. Oh, ada telepon dari 3:46 Ria Azhari. Barangkali bisa diangkat. Ee 3:48 Mas Algi. 3:51 Asalamualaikum. 3:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:55 wabarakatuh. Asalamualaikum, Ustaz. 3:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:00 wabarakatuh. 4:00 Dengan Ibu Ria Azhari. Betul. 4:03 Iya, betul. 4:04 Baikbaik. Dari mana, Ibu? 4:05 Sama dengan Ibu Ria Azhari. Ee dari 4:08 Pondok Labu. 4:09 Masyaallah. Silakan pertanyaannya, Bu. 4:12 I Afan. Ustaz, ana mau tanya ee 4:16 menyangkut dengan permasalahan ee 4:18 Kanjeng Rasul ya 4:20 dengan ee apa ee selama ini kita ini ee 4:25 apa ya lebih banyak memperingati hari 4:28 kelahiran Rasulullah sallallahu alaihi 4:31 wa 4:32 tapi ketika wafatnya Kanjeng Rasul ee 4:38 terutama para yang mereka 4:41 kita sebagai mengaku umat raidah 4:45 tidak 4:48 halnya Rasulullah, Ustaz. Nah, kenapa 4:50 ini 4:53 umat rasul tidak pernah memperingati hal 4:56 daripada Kanjeng Rasul? Hanya 4:57 memperingati 4:59 hari lahirnya aja. 5:01 Afan, Ustaz, begitu aja pertanyaan Ana. 5:03 Syukron. Asalamualaikum warahmatullah. 5:06 Waalaikumsalam. Mungkin supaya tadi 5:08 putus-putus kenapa Nabi Muhammad 5:10 sallallahu alaihi wasallam hanya 5:11 dirayakan kelahirannya sementara 5:13 kematiannya tidak diperingatkan, Ustaz? 5:15 Syukran. Jazakumullah khair. 5:18 Bismillahirrahmanirrahim. 5:20 [berdehem] 5:22 Alhamdulillahi rabbil alamin. 5:25 Hamdan katsiran thayyiban mubarokan fih. 5:31 Kama yuhibbu rabbuna waard. 5:35 Ya rabbana lakal hamdu kama yambag 5:38 jalali wajhikal karim waliadimi sultanik 5:43 subhanak lahsianaan 5:45 alaika anta kamaita nafsik falakal hamdu 5:50 hatta tard wakal hamdu idza radit 5:54 wakal hamdu ba'dar ridumma sholli ala 5:57 muhammadin wa ali muhammad allahumma 6:00 atina minika rahmah waimna min ladunka 6:08 Alalamualaika ya Rasulullah. Asalamuala 6:11 ibadillah shihin. Wasalamualaikum 6:14 warahmatullah wabarakatuh. 6:16 Waalaikumsalam war. 6:18 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 6:23 Kita mendengarkan tadi pertanyaan dari 6:25 Ibu Ria dari Pondok Labu. Mengapa 6:29 kita hanya memperingati lahirnya Rasul, 6:33 tapi tidak memperingati wafatnya Nabi 6:35 kita Muhammad sallallahu alaihi 6:37 wasallam. 6:39 Padahal masyarakat di sana sini mereka 6:43 memperingati haul, 6:46 yaitu peringatan kematian 6:49 dari kiai-kiai 6:51 atau habib-habib yang terkemuka. 6:54 Lalu kenapa Rasulullah sallallahu alaihi 6:56 wasallam tidak diperingati hari 7:00 wafatnya? 7:02 Kita semua tahu kehidupan Nabi kita 7:04 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:06 wasallam seluruhnya adalah tauladan. 7:10 Apabila kita betul-betul berhati bersih, 7:16 terbuka untuk menerima kebenaran 7:20 dan mendambahkan betul-betul hidup kita 7:23 sejalan dengan tuntunan dan ketauladan 7:27 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 7:29 wasallam, kita akan mengambil pelajaran 7:32 dari seluruh kehidupan Rasul. 7:37 Kita memperingati Maulid Rasul. Seringki 7:40 sebagian orang bertanya-tanya, 7:42 "Mengapa 7:44 [mendengus] kita memperingati Maulid 7:46 Rasul padahal para sahabat tidak 7:49 memperingati maulidnya?" 7:54 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 7:56 sebagai ungkapan syukurnya setiap hari 7:58 Senin beliau berpuasa. Sewaktu ditanya 8:02 mengapa. Dia bilang, "Pada hari Senin 8:04 ini saya dilahirkan." Dia berpuasa 8:06 sebagai ungkapan syukurnya kepada Allah 8:09 Subhanahu wa taala. 8:11 Para sahabat Nabi mereka tidak 8:13 memperingati Maulid Rasul bukan karena 8:16 mereka tidak menyambutnya, 8:18 tapi mereka akrab dengan rasul, mereka 8:23 akrab dengan kehidupannya. Para sahabat 8:25 juga saling menceritakan 8:28 apa-apa yang dilakukan Rasul. 8:31 Nah, tujuan dari peringatan Maulid 8:33 sebagai ungkapan syukur juga kita kepada 8:35 Allah yang telah mengutus rasul-Nya 8:37 sebagai rahmatan lil alamin juga untuk 8:39 mengenal beliau. Oleh karena itu, 8:41 peringatan Maulid ya apabila diisi 8:44 dengan cerita kisah mengenai kehidupan 8:47 beliau, akhlak beliau yang merupakan 8:51 suri tauladan yang Allah perintahkan 8:54 untuk kita ikuti. Bagaimana kita akan 8:57 meneladani beliau kalau tidak mengenal 8:59 beliau. Jadi para sahabat masih dekat 9:01 dengan rasul. Begitu pula para tabiin. 9:04 Sedangkan kita lebih akrab dengan pemain 9:08 sepak bola terkenal. Kita kenal pemain 9:11 sepak bola Spanyol, Inggris, Perancis, 9:14 Belanda, Brazil. Tapi sewaktu ditanya 9:18 mengenai Rasul dan kehidupannya, 9:21 ternyata apa? kita hampir dikatakan 9:24 sebagian besarnya buta. 9:27 Oleh karena itu, peringatan Maulid Rasul 9:29 bukan ritual. Jadi, jangan dianggap 9:31 peringatan Maulid ini ritual, 9:35 tapi peringatan [mendengus] 9:36 Maulid tujuannya untuk memperkenalkan 9:39 Rasul kepada umat yang jauh ya. Jauh apa 9:43 masanya ya? Dari kehidupan Rasul 9:46 sallallahu alaihi wasallam untuk 9:48 ditauladani 9:50 bukan hanya untuk dinyanyikan. 9:53 dengan pujian-pujian tidak Rasulullah 9:54 tidak butuh ini. Tapi untuk ditauladani 9:57 akhlak dan kehidupan beliau. Nah, karena 10:00 umat terlalu jauh dari ketauladanan 10:02 Rasul, akhirnya mereka lebih banyak 10:05 mencontoh ustaz dari Rasul. 10:09 Sedangkan ustaz ini tidak semuanya 10:11 mengikuti Rasul. Di antara sebagian 10:14 ustaz ya, mereka menjadikan agama 10:16 sebagai kendaraan untuk tujuannya 10:18 akhirnya menimbulkan fitnah karena 10:20 mengotak-ngotak kaum muslimin untuk apa? 10:23 Untuk membuat para pengikutnya 10:25 berfanatik kepadanya, memuja dirinya. 10:28 Nah, yang kita inginkan bagaimana kita 10:31 mengenal Rasul agar melalui sunah Rasul 10:34 kita membedakan siapa orang yang berada 10:37 pada sunah Rasul dan siapa orang yang 10:39 jauh dari tuntunan Rasul. Sekarang 10:42 kehidupan masyarakat kita, pergaulan 10:45 pria wanita, kemudian juga kehidupan. 10:50 Kehidupan apa? Berbangsa, bernegara kita 10:53 jauh dari tuntunan Nabi kita Muhammad 10:55 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 10:58 Oleh karena itu memperingati kelahiran 11:00 beliau, mengenal beliau, kemudian 11:04 mempelajari ketauladanan beliau 11:06 merupakan satu keharusan. Karena Allah 11:08 berfirman, "Laqadana lakum fi 11:10 rasulillahi uswatun 11:12 hasanah." Di sekolah-sekolah kita tidak 11:15 mempelajari. 11:17 Begitu juga ya kita di tengah-tengah 11:19 masyarakat kita kalau Rasulullah tidak 11:22 diingatkan, orang lebih akrab dengan 11:24 artis-artis, penyanyi-penyanyi, 11:26 aktor-aktor apalagi sekarang zaman ee 11:29 selepgram ya, youtuber. Kita lihat 11:32 bagaimana idola masyarakat bukan lagi 11:35 kepada rasul. 11:36 Iya. 11:37 Tapi idola mereka ya ternyata tertuju 11:40 pada mereka-mereka ini yang sedang 11:43 tampil di permukaan media pada saat ini. 11:46 Begitu juga wafat Rasul juga merupakan 11:50 ketauladan. 11:52 Oleh karena itu, sebagaimana Ibu Ria 11:54 saya juga bertanya-tanya kenapa mereka 11:57 memperingati haul kiai-kiai, 11:59 ulama-ulama, habib-habib, tapi tidak 12:01 memperingati wafat Nabi kita Muhammad 12:04 sallallahu alaihi wasallam. Dan di sana 12:06 terdapat ketauladan yang amat indah bagi 12:09 kita semua. 12:11 Cuma sebagian orang pada saat 12:14 mempelajari 12:16 Maulid Rasul, kehidupan Rasul, maupun 12:18 wafat Rasul, ada sebagian mereka yang 12:21 hatinya tidak bersih. Akhirnya mereka 12:24 jadikan sebagai ajang fitnah, 12:27 pertentangan, perpecahan di antara umat. 12:29 Nah, kita ingin kita lebih dewasa dalam 12:32 menyikapi perbedaan. Kita tahu mana yang 12:35 boleh, mana yang tidak boleh. Dan kita 12:38 di saat mempelajari kisah masa lalu, 12:41 ambil yang bermanfaat untuk kita. 12:44 Tinggalkan 12:46 kenangan-kenangan yang buruk, hal-hal 12:49 yang tidak benar yang dilakukan oleh 12:51 para pendahulu. Jangan kita ulangi. 12:53 Karena kita akan dihisab dengan amal 12:55 kita, bukan dengan amal mereka. Dan 12:58 banyak cerita-cerita sejarah sebetulnya 13:01 merupakan sejarah opini yang dibuat ya 13:05 oleh para penguasa atau mereka yang 13:07 mendukung kekuasaan atau yang fanatik 13:10 kepada kelompok dan golongan. Mereka 13:12 membuat sejarah palsu bukan sejarah 13:14 faktual. 13:16 Oleh karena itu, jangan kita menghakimi 13:18 apa-apa yang tidak kita ketahui secara 13:21 jelas apalagi berdasarkan cerita 13:23 sejarah. Kita tahu penulis sejarah 13:25 seperti Ibn Ishaq, Ibn Hisyam dan para 13:29 penulis yang lain kebanyakan referensi 13:31 mereka dari alqassasin, tukang cerita, 13:35 tukang dongeng yang berkembang setelah 13:37 wafatnya Nabi kita Muhammad sallallahu 13:39 alaihi wasallam. Oleh karena itu, khudfa 13:43 watruk ma kadar, ambil yang jernih 13:46 jadikan sebagai pelajaran. Sedangkan 13:48 yang keruh tinggalkan. Jangan kita 13:51 menjerumuskan diri kita ke dalam air 13:52 keruh. Akhirnya enggak bisa membedakan 13:54 mana benar, mana salah. Terbawa oleh 13:57 emosi, oleh hawa nafsu yang butakan mata 14:01 dan membuat hati kita kehilangan rasa. 14:05 Jadi berkaitan dengan peringatan wafat 14:07 Nabi ini merupakan usulan yang baik dari 14:10 Ibu Ria. Mudah-mudahan di masa akan 14:12 datang kita bersama-sama akan 14:14 memperingati Maulid Rasul juga kehidupan 14:18 Rasul juga mengenai wafat Rasul. 14:21 Kalau orang bertanya, "Apakah perlu kita 14:23 memperingati Maulid Rasul setiap tahun?" 14:25 Saya bilang, "Jangankah setiap tahun, 14:27 setiap hari 14:29 kita menghadirkan rasul dan kehidupannya 14:33 dalam diri kita." Kita berbicara 14:36 mengenai Rasul. Kemudian jangan lupa 14:39 kita harus selalu kaitkan dengan pedoman 14:42 hidup kita yang suci, murni, agung, yang 14:45 tidak pernah tercemar dan tidak akan 14:47 dicemarkan itu Al-Qur'an karena dialah 14:50 merupakan sumber dari sunah Nabi kita 14:53 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 14:54 Wallahuam. Masyaallah, Ustaz. Karena 14:56 baginda Nabi lahirnya hingga kematiannya 15:00 adalah mulia ya, Ustaz ya. Masyaallah. 15:01 Luar biasa mulianya. 15:02 Masyaallah. Ee banyak 15:04 pertanyaan-pertanyaan ini, Ustaz. Ada 15:06 pertanyaan sambungan, Ustaz, dari 15:07 pertanyaan barusan. Bahwa kan terhadap 15:10 hari kelahiran banyak perbedaan 15:12 pendapat, terhadap peringatan hari 15:14 kematian banyak perbedaan pendapat. 15:17 Bagaimana cara kita menghadapi perbedaan 15:19 pendapat, Ustaz? Terlebih kita saat ini 15:22 mendapatkan informasi banyak sekali, 15:25 melalui sosial media. 15:27 dalam waktu 3 detik saja atau dalam 15:29 waktu 1 menit saja mungkin kita bisa 15:31 menerima 10 informasi yang berbeda yang 15:34 membentuk persepsi dan pendapat kita 15:35 masing-masing sehingga tiap manusia 15:38 pasti punya pendapat yang berbeda. 15:40 Bagaimana Islam, Ustaz, ngajarin kita 15:42 supaya berhadapan dengan perbedaan 15:44 pendapat Ustaz Syukran. Jazakumullah 15:46 khair. 15:46 Baik. Memang tanggal lahirnya 15:50 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 15:52 wasallam begitu juga wafatnya ada 15:54 sedikit perbedaan. 15:56 Tapi bukan satu keharusan bagi kita 15:59 untuk tahu dengan tepat kapan beliau 16:02 dilahirkan. 16:04 Kita hanya mengira-ngira. Tapi bagi kita 16:06 setiap hari, setiap hari itu ya patut 16:10 kita menghadirkan rasul dalam hidup 16:13 kita. 16:14 Karena beliau membawa risalah dari Allah 16:16 bersama keluarga kita. Jangan lupa apa 16:18 yang harus kita lakukan bersama pasangan 16:20 kita, bersama anak kita, bersama kedua 16:23 orang tua kita, bersama masyarakat kita 16:25 sesuai dengan tuntunan Rasul. Kalau kita 16:27 tidak menghadirkan Rasul di hati kita, 16:29 Heeh. 16:29 Bagaimana? Oleh karena itu, setiap hari 16:33 seharusnya kita selalu mengingat Rasul. 16:36 Iya. 16:37 Berzikir kepada Allah, bertasbih 16:39 kepadanya sebagai Tuhan kita. 16:42 Mengenal Rasul, mengenang Rasul sebagai 16:45 tauladan kita. Nah, kalau setiap muslim 16:49 berpegang teguh kepada Al-Qur'an, 16:51 kemudian Rasul sebagai tauladannya dalam 16:54 seluruh aktivitas hidupnya, mungkin 16:56 enggak kita menyimpang? 16:57 Ya, 16:58 sekarang kita salat menghadap ke hadapan 17:00 Allah, pada saat perayaan Maulid kita 17:03 berselawat, di luar itu kita hidup semau 17:06 kita. Naubillah. 17:07 Ini yang terjadi pada saat ini. Jadi 17:09 tidak penting apakah tanggal 12 Rabiul 17:12 Aal apakah di bulan yang lain tidak 17:14 penting bagi kita masalah ini. Yang kita 17:16 inginkan adalah kita menghadirkan Rasul, 17:19 memperkenalkan Rasul kepada diri kita, 17:21 keluarga kita, masyarakat kita. Bukan 17:24 hanya kita sekedar melantunkan selawat 17:26 memuji beliau, tapi kita hidup dengan 17:30 mengikuti sunahnya 17:31 dalam perdagangan, dalam kehidupan 17:33 sosial. Nah, kalau setiap muslim 17:37 memahami hal ini, betapa indahnya. 17:40 Nah, menyikapi perbedaan pendapat, 17:44 kita harus memahami bahwa sumber dan 17:46 referensi agama kita ini terbagi dua. 17:50 Terbagi dua. 17:51 Dua. Pertama, yang berasal dari Allah. 17:54 Langsung 17:56 yang berasal dari 17:58 Allah 18:00 yang dinamakan syariat. 18:02 Dan syariat ini bukan hanya wajib 18:04 dipatuhi diikuti oleh kita, bahkan rasul 18:07 pun diperintahkan untuk mengikutinya. 18:15 Ibrahim 18:17 jaalnaka 18:19 minal amri fattabiarakum 18:23 minadin. Kita lihat 18:26 syariah yang menjadi fa'il, yang 18:29 menetapkan adalah Allah. Rasul tidak 18:32 menetapkan sesuatu tanpa izin Allah. 18:34 Yang Rasulullah sampaikan adalah apa? 18:36 Pesan-pesan dari Allah. [mendengus] 18:40 Jadi, sumber referensi kita ya yang satu 18:43 ya berasal dari Allah secara langsung 18:46 yaitu kitab sucinya atau yang 18:48 disampaikan oleh Rasulullah sallallahu 18:50 alaihi wasallam melalui sunahnya yang 18:53 selaras dengan Al-Qur'an dan 18:55 diriwayatkan secara pasti dan 18:59 disepakati. 19:01 Artinya ini bersifat qat'i dan pasti. 19:04 Maka dengan sendirinya berhadapan dengan 19:07 syariat Allah kita hanya mengatakan 19:09 samna wahanna. 19:11 Kalau kita belum memahami hikmahnya 19:14 ya tetap kita karena iman kita pada 19:18 Allah yakin akan kebijaksanaan Allah 19:21 Taala yang belum kita pahami hikmahnya 19:24 tetap kita patuhi, kita ikuti. Contoh 19:27 jangan jauh-jauh. 19:29 Ada perintah agama sebagiannya 19:32 belum kita pahami di masa lampau. 19:35 Sekarang kita pahami. Ada yang sampai 19:38 saat ini belum kita pahami, belum kita 19:41 hikmahnya Allah menetapkan sesuatu ya, 19:45 tapi hikmahnya sampai saat ini belum 19:47 kita pahami. Tapi karena datang dari 19:50 Allah, ya datang dari Allah secara yakin 19:53 dan pasti, apakah kita menunggu memahami 19:55 hikmahnya baru kita ikuti? 19:59 Seperti seorang pasien datang ke dokter. 20:02 Dokter memberikan resep 20:05 tanpa ragu-ragu kita beli kemudian kita 20:07 minumkan untuk kita atau anak kita. 20:10 Sudah tahu belum hikmah setiap obat? 20:12 Tahu belum? Tidak. Tapi karena kita 20:15 percaya kepada dokter yang ahli dalam 20:18 bidangnya, ya 20:21 kita membeli obat kita berikan buat anak 20:23 kita tanpa ragu-ragu. Apalagi Allah 20:25 pencipta kita semuanya. 20:27 Betul gak? 20:28 Betul. 20:30 Dalam amalan-amalan salat, 20:36 orang melaksanakan salat sebelum 20:37 memahami makna hikmah dari gerak-gerik 20:40 salat. Betul gak? 20:42 Betul. 20:42 Betul. He. 20:43 Begitu juga dalam kewajiban-kewajiban 20:45 yang Allah wajibkan. Begitu juga 20:48 berkaitan dengan larangan-larangan yang 20:50 dilarang oleh Allah. Banyak larangan 20:52 yang Allah Subhanahu wa taala larang. 20:54 Pada masa itu orang belum memahami 20:55 hikmahnya. Tapi di belakang hari mulai 20:58 terkuak, terungkap. Di balik larangan 21:00 Allah ternyata terdapat ancaman dan 21:03 bahaya. [mendengus] Oleh karena itu yang 21:05 datang dari Allah, yang pasti dari 21:07 Rasul-Nya naquulu sam'na wa atna. kami 21:11 dengar dan kami patuhi. 21:14 Jadi apa yang datang dari Allah secara 21:17 pasti melalui kitab sucinya, apa yang 21:19 datang dari Rasul-Nya secara pasti 21:22 disepakati dan sejalan dengan Al-Qur'an 21:25 itu dinamakan syariat. 21:28 Dinamakan 21:29 syariat. 21:29 Syariat yang menjadi fa'il adalah Allah. 21:33 Tapi yang kedua 21:35 adalah yang bersumber dari ijtihad, dari 21:39 interpretasi manusia, pemahaman mereka 21:42 yang tidak lepas dari apa? Pengaruh 21:45 situasi, kondisi, tempat dan lain 21:48 sebagainya. 21:50 Maka yang bersumber dari fikih manusia, 21:54 pemahaman manusia ini dengan sendirinya 21:58 tidak apa tidak mungkin tidak terjadi 22:01 perbedaan. 22:02 Tidak mungkin terjadi 22:04 perbedaan karena sudut pandang 22:06 seseorang, karena latar belakangnya, 22:09 keberadaan di tempat tertentu juga pada 22:12 waktu yang berbeda bisa melahirkan 22:14 perbedaan pendapat. Nah, kita dalam 22:18 menyikapi apa yang datang dari Allah 22:19 secara pasti, kita mengatakan sami naw. 22:22 Di sini tidak ada sama sekali hak bagi 22:25 seorang alim, seorang fakih, seorang 22:27 mujtahid untuk berijtihad. La ijtihada 22:30 ba'da nasin shi. Tidak dibolehkan 22:33 berijtihad pada nas yang sudah tegas. 22:36 [mendengus] 22:38 Tapi dalam ranah ijtihad itu ranah di 22:41 mana Allah tidak sama sekali ya apa 22:43 menegaskan sesuatu secara eksplisit 22:46 dikembalikan kepada ijtihad manusia. 22:49 Contoh, 22:50 kalau seorang berada di daerah ekstrem 22:54 seperti Finlandia 22:56 di mana terkadang 22:59 sepanjang waktu gelap gorita selama 2 23:01 bulan di Finlandia di negara Skandinavia 23:03 itu gelap gorita. 23:07 Kemudian pada sebagian waktu lagi ya di 23:10 musim panas 23:13 terang benderang sepanjang waktu. 23:15 Sedangkan waktu malamnya paling hanya 23:17 setengah jam 1 jam. 23:19 Nah, bagaimana orang mengerjakan salat? 23:22 Bagaimana orang berpuasa? 23:24 [mendengus] Bagaimana orang salat? 23:26 Bagaimana berpuasa? Sedangkan ketetapan 23:28 Allah itu pada keadaan yang normal. 23:32 Iya. 23:34 Kalau dia salat subuh tunggu sampai apa? 23:38 Terbitnya siang. 23:39 Heeh. [berdehem] 23:39 2 bulan enggak salat subuh 23:41 bisa-bisa. 23:43 Kemudian bagaimana salat yang lain? 23:44 Zuhur asar yang berada pada waktu yang 23:47 berbeda. 23:48 Kalau kita ditandai dengan 23:49 tergelincirnya matahari, betul gak? 23:51 Betul. 23:52 Kemudian magrib dengan terbenamnya 23:53 matahari, subuh dengan terbitnya fajar. 23:56 Nah, di sana sepanjang waktu gelap 23:58 gurita atau sepanjang waktu terang 24:00 benerang. 24:02 Maka dalam kondisi ekstrem seperti ini, 24:05 para ulama berijtihad 24:07 sebagaimana Ka'bah kiblat kaum muslimin 24:11 menghadapkan wajah mereka ke sana. Pada 24:13 situasi ekstrem seperti ini, mereka 24:16 mengikuti salat puasa dengan waktu 24:19 Makkah. Waid ja'alnal baita matabatan 24:22 linasi wa amna. Ketika kami jadikan 24:24 rumah sebagai tempat kembali dan tempat 24:27 aman bagi manusia, maka mereka bersahur 24:31 seperti waktu Makkah. 24:32 Heeh. 24:34 Jamnya 24:34 berbuka seperti waktu Makkah. 24:35 Jamnya live atau sesuaikan dengan waktu 24:37 mereka, Ustaz? 24:38 Sesuai dengan waktu Makkah. 24:39 Oh, misalnya nih sekarang di Skandinavia 24:42 jam .00, di Makkah masih jam . Begitu. 24:46 Itu jamnya bagaimana, Ustaz? Mudah 24:47 sekali. Jadi kita tidak mengikuti waktu 24:50 setempat karena waktu setempat kan siang 24:52 terus atau malam terus. 24:54 Oke. 24:54 Maka kita ikuti waktu Makkah. Katakan 24:56 azan subuh di Makkah 24:58 langsung 24:58 kita salat. 24:59 Oke. 24:59 Walaupun terangmenerang. 25:01 Baik. 25:01 Atau walaupun gelap ggelita. 25:03 Baik. Ustaz 25:03 pada saat zuhur di Makkah kita salat. 25:05 Begitu juga puasa mengikuti waktu 25:08 Makkah. Berbuka mengikuti waktu Makkah. 25:11 Karena kita berada bukan dalam situasi 25:14 yang normal tapi situasi ekstrem. Oleh 25:16 karena itu apa? 25:18 yang berlaku pada saat normal tidak 25:21 berlaku pada saat abnormal. Seperti 25:23 hukum emergensilah. Apa yang diharamkan 25:26 pada saat normal bisa dibolehkan pada 25:28 saat abnormal seperti orang tidak 25:30 menjumpai makan kecuali hanya 25:33 bab. 25:33 Nah, ijtihad ini ijtihad yang 25:35 dipengaruhi oleh situasi keadaan ekstrem 25:38 yang berbeda dengan keadaan normal. Oke, 25:41 contoh yang lain. Seorang hidup di ibu 25:43 kota Jakarta 25:46 sekali makan katakan dia makan sebanyak 25:49 25.000. Ada yang makan Rp50.000 per kali 25:52 makan. 25:54 Lalu satu orang dari kampung di 25:57 pedalaman tanya, "Saya kebetulan tidak 26:01 berbuka tidak berpuasa karena saya dalam 26:03 kondisi sakit dan saya sudah tua. Sudah 26:07 tu tua atau ibu yang mengandung atau ibu 26:12 yang menyusui. Berapa fidyah setiap 26:15 harinya yang saya harus bayar?" Yang 26:17 ditanya orang yang alim yang dari 26:19 Jakarta. Dengan sendirinya dia enggak 26:22 boleh putuskan fidyah yang diwajibkan 26:25 itu sama dengan 26:28 dengan apa 26:29 jumlahnya? 26:30 Dengan kebiasaan makan di Jakarta. 26:32 Makan Jakarta. Iya. Benar. 26:34 Si ulama harus bertanya berapa berapa 26:37 kira-kira setiap kali kamu makan? Dia 26:39 mengatakan kami tuh makan 26:41 kalau pagi satu gelas beras, sore 26:44 segelas beras dengan lauk alakad. Berapa 26:46 kira-kira? Rp5.000. 26:50 Rp5.000, maka yang wajib dikeluarkan 26:53 sebesar Rp5.000. Yang di Jakarta mungkin 26:56 Rp50.000. He. [berdehem] 26:58 Jadi, perbedaan tempat ya, perbedaan 27:01 waktu dan kondisi bisa melahirkan 27:03 perbedaan ijtihad. Oleh karena itu, 27:06 dalam menyikapi perbedaan pendapat 27:08 hendaknya kita di antara sesama kaum 27:11 muslimin 27:12 berlapang dada. Berlapang da 27:15 dada. 27:16 Asal perbedaan tersebut memiliki dasar 27:19 hukum yang jelas. Oleh karena itu, yang 27:22 berhak untuk terlibat di sini para 27:23 ulama. 27:25 Nah, kita berharap para ulama jangan 27:28 menanamkan kefanatikan pada pengikutnya. 27:31 Yang berfanatik kepada mazhab A atau 27:34 ustaz A, kiai A. Kemudian mengingatkan 27:38 pengikutnya waspada dari ustaz yang 27:39 lain. Ini bahaya sekali. 27:42 Karena Rasul mengajak kepada Allah, 27:44 mengajak kepada Islam, bersatu di 27:46 dalamnya. Dan agama yang Allah ridai 27:49 Islam jangan justru pengikut kita di 27:51 bawah ini tanamkan kefanatikan. 27:54 Mazhab kamu mazhab Syafi'i. 27:57 Hati-hati terhadap mazhab yang lain. 27:59 Dalam akidah mazhab kamu Asy'ari. Ini 28:01 berbahaya sekali. Tapi guru-guru 28:04 mengajarkan ajaran yang benar kepada 28:06 para pengikutnya. 28:09 Bertemu dengan saudaranya sesama muslim. 28:11 seharusnya dia menyambut dengan penuh 28:13 rasa cinta. Kalau ada perbedaan di 28:15 bawah, ingatkan kepada para jemaah di 28:18 bawah untuk tidak berdebat dalam urusan 28:20 yang mereka tidak tahu. Biar ulama 28:23 bersama ulama bertemu, berdialog di 28:25 antara mereka. Oleh karena itu, Imam 28:28 Tajuddin Assubki 28:30 yang merupakan seorang fqih yang banyak 28:33 mengacu kepada mazhab Syafi'i, 28:36 beliau mengatakan, "Alila mazhabalah." 28:39 Orang awam tidak punya mazhab, tapi 28:41 tergantung 28:43 apa yang diajarkan oleh gurunya. Jadi 28:46 kalau saat dia berguru kepada seorang 28:47 ustaz yang dia lihat saleh, baik dan 28:50 berilmu, dia mengikuti apa yang 28:52 diajarkan gurunya. Gurunya menjelaskan 28:54 sambil membawakan dalil. 28:56 Tapi jangan sekali-kali apa murid ini 28:59 kita racuni dengan fanatisme. 29:03 Akhirnya bertahun-tahun antara katakan 29:08 pengikut mazhab Syafi'i tidak dapat 29:11 duduk bersama-sama dengan pengikut 29:13 mazhab yang lain. Kita saksikan 29:15 bagaimana sebagian kalangan seperti 29:17 Salafi, ekstremis Salafi ini bersikap 29:20 keras dengan gampang menyesatkan, 29:22 membidahkan, bahkan mentahdir lagi 29:26 mentahdir pengikut mereka dari 29:28 ulama-ulama yang berbeda mazhab dengan 29:30 mereka. Ini bahaya sekali. Nah, 29:32 mereka-mereka bukan mengajak kepada 29:34 Allah, tapi mereka mengajak kepada diri 29:36 mereka. Dan di balik diri mereka 29:38 sebenarnya setan. 29:41 Seharusnya tanamkan kecintaan di hati 29:44 umat terhadap sesama saudara mereka. Ada 29:46 perbedaan duduk sama-sama. Tapi jangan 29:49 ulama berdebat dengan awam. Ulama dengan 29:52 ulama duduk berdialog hasilnya 29:55 kasih awam 29:57 baru kita tapi tanpa meracuni mereka 29:59 dengan pro dan kontra. Jadi berkaitan 30:03 dengan perbedaan ijtihad yang merupakan 30:06 ee fikih ya dan interpretasi manusia 30:09 jangan disamakan dengan hasil yang 30:11 dihasilkan disimpulkan dari syariat 30:13 Allah. 30:14 Syariat Allah merujuk kepada kitab 30:16 sucinya, kepada apa yang datang dari 30:18 Nabi yang disepakati. Contohnya yang 30:20 datang dari Nabi yang disepakati. Kita 30:23 menerima rukun-rukun salat. 30:25 Iya. 30:25 Dari mana? Dari Quran apa dari Nabi? 30:28 Dari Nabi. 30:30 Siapa yang meriwayatkan? 30:32 penduruk kota Madinah 30:33 yang meriwayatkan bukan satu orang. 30:36 Iya. 30:36 Tapi sunah amaliah ini generasi 30:39 meriwayatkan kepada generasi berikutnya. 30:40 Oleh karena itu dalam rukun-rukun salat 30:43 disepakati. 30:44 Iya. Baik. 30:44 Betul gak? Enggak ada yang rukuk ke 30:46 belakang. 30:47 Betul [tertawa] gak? 30:48 Disepakati. Nah, kalau ada perbedaan 30:51 pendapat katakan dalam salat kita, 30:53 perbedaannya sedikit dibandingkan apa 30:55 yang disepakati dari Rasul. Oke. 30:57 Contohnya dalam salat subuh mazhab 31:01 Syafi'i qunut bakda rukuk. Dalam mazhab 31:04 Malik qunutnya qabl rukuk. Sebagian 31:07 mazhab tidak qunut 31:10 tapi salatnya mengikuti mazhab A atau 31:12 Rasulullah? 31:13 Rasulullah 31:14 mengikuti Rasulullah sebagaimana yang 31:16 diajarkan Allah kok. Kenapa? Hanya 31:18 karena perbedaan qunut. Ini mazhab 31:20 Syafi'i, ini Maliki. Jadi seolah 31:22 sebagian besar amal salat itu mengacu 31:24 kepada Syafi'i atau Maliki. Padahal 31:26 Syafi'inya, Malikinya, Hambalinya, 31:28 Hanafinya, Jafarinya, kita semua mengacu 31:31 kepada Rasul, mengacu kepada Al 31:32 Allah. 31:33 Yang berbeda sedikit. Kenapa? Yang 31:35 berbeda dijadikan sebagai apa? 31:37 Patokan, pegangan. 31:37 Patokan. 31:38 Heeh. [berdehem] 31:39 Syafi'i enggak pernah sama sekali 31:40 menisbatkan salat sesuai dengan mazhab 31:43 Syafi'i. Enggak ada. Enggak. 31:45 Syafi'i mengajak kepada Allah, mengajak 31:46 kepada Rasul-Nya. Tapi sayang sungguh 31:49 sayang yang di bawah ini berjiwa kerdil. 31:52 Mereka mengedepankan fanatisme yang 31:55 membutakan daripada membangun kecintaan 31:57 sebagaimana perintah Allah. 32:01 Kecuali kalau orang merubah yang baku 32:03 dari Allah, yang baku dari Rasul-Nya, 32:06 mengubah yang haram menjadi halal, yang 32:08 halal menjadi haram, berlawanan dengan 32:10 nas, itu tidak mungkin kita berdiam 32:13 dalam hal ini. 32:16 Sebagaimana orang yang mahalkan LGBT, 32:18 menafsirkan ayat bukan pada tempatnya, 32:20 kita enggak boleh diam. Ini 32:21 jelas-jelasan mungkar. Allah perintahkan 32:23 apa? 32:23 Iya, 32:24 untuk kita mencegah dari yang mungkar. 32:26 Tapi kalau perbedaan pendapat bukan 32:27 mungkar. 32:29 Selagi ada perbedaan pendapat maka itu 32:32 termasuk ujian dari Allah untuk menguji 32:35 kebersihan hati. 32:36 Batasnya apa, Ustaz? 32:38 Antara mungkar dan perbedaan pendapat 32:40 itu baktasnya 32:41 kalau yang mungkar itu yang 32:42 jelas-jelasan satu hal yang diingkari 32:45 atas dasar nas yang tegas. 32:48 Oke. Baik. 32:49 Tapi kalau perbedaan pendapat contohnya 32:52 sebagian qunut ya. Sebagian menurut 32:55 pendapatnya tidak qunut. Nah, yang qunut 32:59 jangan menyerang yang tidak qunut. 33:01 Karena semua sepakat salatnya tidak 33:02 batal kalau tidak qunut. 33:04 Kemudian yang tidak qunut jangan 33:05 mengatakan yang qunut bidah. 33:08 Kemudian kadang-kadang sebagian orang 33:10 ini tidak bisa membedakan mafhum sunah. 33:13 H 33:13 sunah kan artinya tariqah. 33:15 Oke. 33:15 Ya. Sunah itu tariqah, bukan hadis. 33:18 Baik. 33:19 Hadis yang meriwayatkan bisa benar, bisa 33:20 salah. Nah, sunah ini terbagi. Ada yang 33:24 wajib, ada yang mustahab. Yang wajib itu 33:27 yang memang ditegaskan keharusannya. 33:31 Contohnya salat 5 waktu itu merupakan 33:34 satu kewajiban dengan rukun-rukunnya. 33:36 Tapi kalau selawat rawatib qabliah 33:39 ba'diah wajib gak 33:43 sunah? 33:43 Kalau orang meninggalkannya 33:45 enggak apa-apa. 33:47 Ini namanya sunah mustahabbah dilakukan 33:50 Rasul. H. 33:51 Tapi alabil istihbab sebagai amal yang 33:54 dicintai. Baik, 33:56 bukan al sabil alijab. 33:57 Iya. 33:59 Tapi kalau mereka mengatakan bahwa ini 34:00 sunah yang meninggalkannya mubtadi, ini 34:03 kan bahaya sekali. Jadi mereka 34:04 [berdehem] mencampuradukan di antara 34:06 yang wajib dan mustahab. 34:07 Istri istri jenggot kemudian celana. 34:09 Ini juga jenggot [berdehem] merupakan 34:11 hal yang mustahab. Nah, berkaitan dengan 34:13 celana. Kenapa mereka meriwayatkan hadis 34:15 tanpa menyebutkan ilat yang disebutkan 34:17 Rasul? 34:19 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 34:21 mengatakan Rasul sebutkan man asbala 34:24 izarahu ya finar 34:26 i [berdehem] 34:28 yang memanjangkan pakaian melebihi mata 34:30 kakinya fin. 34:32 Lalu Abu Bakar Assiddiq radhiallahu anhu 34:34 bertanya, "Ya Rasulullah, saya ini kan 34:36 perut saya kecil jadi kalau saya pakai 34:38 celana seringkiali celana saya turun 34:40 hingga melintasi mata kaki." 34:42 Dijawab, "Lasta minhum ya Abu Bakr, kamu 34:44 tidak termasuk dari mereka. Yang saya 34:46 maksudkan man asbala izarahu huyala 34:51 yang memanjangkan celananya karena 34:54 sombong. Karena pada zaman dulu orang 34:57 susah rata-rata pakaian mereka tidak 35:00 sampai apa tidak sampai ke mata kakinya 35:03 di atas. 35:05 Bukan seperti saat ini di mana kita ya 35:09 bahan-bahan begitu murah kan 35:11 pada zaman dulu merupakan hal yang 35:13 mahal. Nah, orang-orang kaya 35:15 untuk menunjukkan kekayaan mereka, 35:17 mereka flexing dengan apa? Dengan 35:19 memanjangkan pakaian mereka melebihi 35:21 mata kaki. Nah, ada orang pakaiannya 35:25 cingkrang tapi flexing. Paham 35:28 gak? Flexingang. 35:28 Dia banggakan apa? Banggakan sunahnya 35:31 bukan mengikuti sunah. Dia banggakan 35:32 dirinya mengikuti sunah. Gayanya angkuh 35:35 memandang remeh orang lain. Ya. 35:37 Dan sekarang celana yang panjang enggak 35:39 dipotong lebih murah, Ustaz. 35:40 Iya, [tertawa] lebih murah. Iya. 35:42 Kemudian satu lagi, 35:43 kadang-kadang orang flexing dengan 35:44 kerudungnya, mereknya 35:46 Iya. 35:46 Itali. 35:47 Heeh. 35:48 atau flexing dengan tasnya ya. 35:50 [mendengus] 35:50 Atau flexing dengan acara perkawinan 35:52 yang megah, besar-besaran di hotel ini 35:54 dengan itu. 35:55 Ini semuanya perbuatan yang dimurkai 35:58 Allah. Dalilnya wallahu la yuhibbu ka 36:00 mukhtarin fakur. 36:01 Allah paling tidak suka orang yang 36:03 mukhtal, yang bangga ya dengan bahasa 36:06 tubuhnya. Fakhur, suka membanggakan 36:08 diri. Apa yang dilakukan dalam acara 36:10 perkawinan yang berlebih-lebihan itu 36:12 bagian dari ikhtial dan fakr. 36:16 Coba uangnya gunakan untuk membangun 36:17 membantu saudara kita di Gaza. 36:19 Hm. 36:19 Uangnya digunakan untuk membantu 36:21 saudaranya, kerabatnya yang sakit, yang 36:23 butuh biaya sekolah lebih bermanfaat. 36:25 Adapun perkawinan kita umumkan asal 36:28 orang tahu bahwa kita sudah menikah. 36:31 Bukan dengan sekarang ini. Sampai pagar 36:34 ayunya saja bajunya bisa jutaan. pagar 36:37 ayunya dan subhanallah yang berdandan 36:39 ini bukan hanya pengantennya 36:41 sampai tamu-tamunya masing-masing dandan 36:43 pamer pergi ke salon dikeluarkan bukan 36:45 hanya ratusan ribu jutaan 36:47 eh ratusan juta, Ustaz 36:49 enggak orang yang datang ke undangannya 36:51 iya iya 36:52 kalau baju pengantennya bisa sampai ada 36:54 500 juta ada semiliiar ya 36:57 bahkan orang-orang miskin juga 36:58 ikut-ikutan akhirnya ngutang sana 37:00 ngutang sini karena budaya flexing yang 37:03 mengerikan ini umat terjerum tumus dalam 37:06 fitnah. Dia enggak sadar bahwa ini cara 37:08 hidup bukan cara hidup orang yang 37:10 beriman, cara hidupnya orang-orang yang 37:12 tidak beriman. 37:13 Nah, kalau ini jelas-jelasan mungkar. 37:15 Kalau ulama berdiam menyaksikan 37:17 pergaulan bebas antara pria wanita, 37:20 kemudian juga budaya flexing yang 37:22 berkembang di tangan masyarakat, berarti 37:23 agama akan hancur. 37:25 Baik. 37:26 Bukan qunut tidak qunut. 37:28 Bukan baca Yasin malam Jumat yang 37:30 merusak. Bukan baca suratul Kahfi di 37:32 hari Jumat. 37:33 Bukan juga mengenai tasyahud 37:35 menggerakkan tangan yang merusak ini apa 37:37 yang berlangsung di tengah masyarakat. 37:38 Ist 37:40 wallahuam. 37:40 Dampak sosial lebih parah 37:42 besar. 37:43 Jadi flexing bukan hanya menjulurkan 37:46 pakaian, tapi bisa dengan barang-barang 37:48 mewah atau dengan event yang kita adakan 37:51 itu bisa jadi bentuk flexing atau 37:52 kendaraan yang kita kendarai ya, Ustaz 37:54 ya. Dan ada lagi yang unik Aisyah orang 37:57 beranggapan bahwasanya dilarang 38:00 berpakaian melebihi mata kaki itu pada 38:02 saat salat 38:03 iya 38:04 ibadah. 38:05 Adapun di luar ibadah sama sekali tidak. 38:07 Iya. 38:08 Mereka berdalil kita kalau tidur malam 38:10 selimutan kan ketutup kaki kita. 38:12 Iya. 38:12 Ini istintaq yang tidak memiliki dasar. 38:15 Hukum harus dipahami dengan ilatnya. 38:17 Alhukmu yaduru maati wujudan wa adama. 38:21 Hukum itu berkaitan dengan ilatnya. 38:22 Kalau ilatnya hilang, hukumnya juga 38:24 berubah. Contohnya 38:25 kham kalau berubah menjadi cuka, berubah 38:29 dari haram menjadi halal. 38:30 Iya, 38:31 betul gak? 38:31 Betul. 38:32 Tapi kalau seandainya makanan yang halal 38:34 berubah menjadi alkohol seperti katakan 38:36 umpamanya ketan hitam, 38:38 ketan hitam 38:39 yang kita bikin ketan hitam 38:41 tape ketan. 38:42 Kalau sudah berubah jadi alkohol, maka 38:43 hukumnya dari halal menjadi haram. 38:45 Oke. 38:46 Jadi hukum itu terkait dengan ilatnya. 38:49 Diharamkan khamar karena memabukkan. 38:51 Apabila tidak memabukkan dan dia berubah 38:54 menjadi sesuatu yang halal seperti cuka, 38:57 maka dia halal walaupun asalnya 38:59 khamar. Lalu orang bertanya, "Bagaimana 39:01 minuman-minuman dengan nama bir, Wesky, 39:05 Johnny Walker tapi tidak mengandung 39:07 alkohol hukumnya haram? Kenapa? Dariah 39:11 ila almunkar." Ini merupakan jalan 39:14 menuju ke mungkar. Karena pertama di 39:17 buat dia mencicipi aroma whisy, aroma 39:20 Johnny Walker, aroma bir kan. 39:22 Oke. 39:23 Nah, lama kelamaan di saat dia 39:25 menghadapi situasi tinggal masukkan 39:27 alkohol sedikit. 39:28 Oke. 39:28 Lakukan fermentasi. Bir yang halal 39:30 berubah menjadi bir yang haram. 39:32 Jadi kebiasaannya dibentuk dulu ya. 39:33 Jadi dibentuk dulu orang dengan 39:36 kebiasaan dan suka terhadap hal 39:38 tersebut. 39:38 Nauzubillahz. 39:39 Orang kalau sudah terbiasa berjudi ya 39:42 itu berat ditinggalkan. Maka dilatih 39:44 melalui undian-undian. 39:46 kita kalau ada undian saya enggak pernah 39:47 memasang sama sekali. 39:48 Dulu zaman telepon dari grup Bakri itu 39:50 selalu ee gunakan poin Anda untuk 39:53 mendapatkan hadiah. Ya, jadi kita bayar 39:55 poin untuk sama aja mendidik kita untuk 39:58 memiliki naluri berjudi. 40:00 Iya. Iya. 40:01 Benar. 40:01 Jadi apa yang membawa kita ke sana haram 40:03 hukumnya. 40:04 Termasuk sekarang tuh yang sering Ustaz 40:06 di toko-toko mesin capit Ustaz 40:08 di warung-warung bahkan warung-warung di 40:09 kampung. He. 40:10 Jadi kita masukin koin terus permainan 40:13 mesin capit kita untung-untungan kalau 40:15 kita dapat mesin ee dapat mainannya, 40:18 dapat bonekanya kita dapat. Kalau enggak 40:19 ya duitnya itu hilang. Itu kan termasuk 40:22 itu jelas-jelasan bahagian dari Maisir. 40:25 Maisir jelas-jelasan dan jangan 40:27 jauh-jauh ya kita saksikan kadang-kadang 40:30 permainan yang dilakukan anak-anak juga 40:32 mendidik anak kita ke arah tersebut. 40:35 Itu seharusnya kita jauhkan. 40:37 Iya, Ustaz. Masyaallah. sampai kita 40:39 lihat dulu permainan gafle atau domino 40:41 itu ya enggak menggunakan apa-apa. 40:43 Dibilang kurang seru. 40:45 Tadi cuma jepit kuping, jepit hidung, 40:47 dicoleket muka, lama-kelamaan uang 40:49 keluar. Iseng-iseng cuma main-main muka 40:50 berjudi sampai lama-kelamaan terjerumus 40:53 dalam perjudian yang lebih dahsyat lagi. 40:56 Jadi semua ma yuaddi ilal haram wain 40:59 kanana halal asli fahua haram. Karena 41:02 dari al fasad. 41:03 Baik, Ustaz, 41:06 Ustaz. Ee berarti Ustaz ini lanjutan 41:09 pertanyaannya adalah ee apakah halal 41:11 memberi barang mewah atau barang yang 41:14 harganya jauh di atas rata-rata seperti 41:16 jam yang harganya ratusan juta ataupun 41:19 tas yang harganya puluhan bahkan ratusan 41:21 juta setelah dia melakukan kewajibannya 41:24 seperti zakat, sedekah dan bantu 41:26 keluarga sekitar dan tetangganya. Apakah 41:29 tetap haram membeli barang mewah ini? 41:30 Ustaz 41:31 kira-kira dia membeli barang-barang 41:32 tersebut tujuannya apa? 41:33 Oke. 41:35 Tujuannya apa? He. 41:37 Kalau tujuannya untuk pamer 41:39 di tengah-tengah masyarakat bahwa dia 41:41 ya untuk menunjukkan prestisnya, untuk 41:43 menunjukkan penampilan dia ya 41:45 dengan sendiri kan kita khawatir masuk 41:47 dalam firman Allah tadi wallahu la 41:49 yuhibbu mukhtalin fakhur. Baik. 41:53 Kalau seandai itu uang digunakan untuk 41:55 bekal akhiratnya. Karena dunia kan yang 41:57 dikumpulkan, yang dibangun, yang 41:59 dibanggakan bakal hilang semuanya. Tapi 42:01 tanggung jawabnya kalau diberikan di 42:03 tempat yang halal itu lebih utama 42:05 daripada apa? 42:06 Iya. 42:06 Daripada di tempat-tempat yang tak 42:08 berguna. Dan jam itu enggak lama 42:11 kemudian jatuh harganya. 42:12 Iya. 42:13 Betul gak? 42:13 Betul. 42:14 Tapi kalau dia manfaatkan katakan dia 42:17 simpan untuk keperluan tertentu, dia 42:18 beli katakan keluarga mulia, mungkin ada 42:21 kebutuhan untuk katakan biaya 42:23 keluarganya sekolah atau untuk 42:25 perjuangan di jalan Allah. Tapi kalau 42:27 kita pamer penampilan dengan mobil mewah 42:29 yang harganya sekian miliar, kita 42:32 menggunakan mobil yang nyaman, yang enak 42:34 untuk kebutuhan kita, dibolehkan, enggak 42:37 ada yang mengharapkan. 42:38 Tapi kalau jam 42:40 atau tas, Ustaz? Karena ada juga yang ee 42:43 beralasan begini, Ustaz, untuk 42:46 berinvestasi karena kan harga rupiah 42:49 inflasi terus-terusan. Kalau dia bekukan 42:51 dalam bentuk ee tas dan lain sebagainya 42:54 yang bisa diolarkan atau dan lain 42:56 sebagainya, dia 42:57 hartanya itu enggak berkurang. 42:59 Kalau dia investasi dalam bentuk tas 43:01 jam, itu harganya penyusutannya luar 43:03 biasa. Jangan jauh-jauh. Kalau dibeli 43:04 mobil mewah aja R miliar, kalau dia mau 43:07 jual sebulan kemudian jatuhnya bukan 43:09 lagi tanggung-tanggung. 43:10 H [berdehem] 43:10 jatuhnya bisa sampai 2 miliar 43:12 gitu ya, Ustaz ya. 43:13 Tapi kalau dia beli logam mulia, 43:15 katakan emas dia mau simpan investasi 43:18 lebih enak. Betul enggak? Lebih ringan 43:20 kan? 43:20 Betul. 43:21 Contoh jangan jauh-jauh. 43:23 Kita ingat pada tahun 2004 43:25 emas itu harga cuma Rp500.000an. 43:27 He. 43:27 Bahkan di bawah itu sekarang berapa 43:29 sudah? 2,4. 43:31 Iya. beras R juta lag. 43:33 Kemudian apa? Kalau kita di pasar gelap, 43:35 Iya. 43:35 Bawa loga mulia bisa sampai 3,2 juta. 43:38 Iya. 43:39 Karena orang lagi memburum sekarang 43:40 karena kepercayaan terhadap rupiah 43:42 merosot. 43:43 Iya. 43:43 Orang juga takut kalau sampai diawasi. 43:46 Heeh. 43:46 Dia lebih suka beli emas walaupun mahal. 43:48 Berbondong-bondong para koruptor ini 43:50 yang menyimpan uang. Berbondong-bondong 43:52 mereka membeli emas. 43:53 Allahu Akbar. 43:54 Kalau emas itu kita simpan nilainya 43:56 jelas kan? 43:57 Iya. 43:57 Tapi kalau pegang dolar nilainya 43:59 berubah-rubah gak? 44:00 Iya. Artinya kalau kita sobek dua hilang 44:04 harganya. Tapi kalau emas kita potong 44:06 dua tetap nilainya sama. 44:07 Benar. 44:08 Nah, orang berpegang kepada yang labil, 44:11 yang tidak stabil, mengabaikan yang 44:14 stabil. Kalau dia simpan logam mulia, 44:15 enggak jadi pameran, enggak jadi kalung, 44:17 enggak jadi gelang. Betul gak? Oleh 44:18 karena itu, pamer atau memerkan kekayaan 44:21 hanya kadang-kadang menimbulkan 44:23 kesombongan bagi dirinya dan rasa minder 44:26 di hati orang lain. Dan Rasul memberikan 44:29 contoh yang sebaik-baiknya. Katanya 44:31 memperingati Rasul. Kalau diperingati 44:33 hanya untuk mendengarkan lagu dan 44:35 lantunan yang indah, enggak ada gunanya 44:37 buat Rasul. Tapi selawat yang amat indah 44:40 itu yang kita baca untuk mempererat 44:42 hubungan kita, hati kita kepada Rasul 44:44 dan mendekat kepada sunahnya. Di 44:46 mana-mana orang membaca peringatan 44:48 Maulid Rasul tapi jauh dari ketahuan 44:51 Rasul. Jadi berpakaian mewah 44:55 jam harga R miliar, 2 miliar bahkan 44:57 dibanggakan lagi. Berapa tuh harganya 44:59 tuh? Harganya coba berapa? 1,2. 45:03 Kalau 1,2 ana beli tiga sekalian 45:05 dengan penuh kebanggaan dia banggakan J. 45:08 Jadi semua itu yang bersifat pamer 45:11 akan membawa kecelakaan buat dirinya. 45:14 Tapi yang diinfakkan di jalan Allah 45:15 Subhanahu wa taala atau disimpan untuk 45:18 persiapan bekal dan perjuangan setelah 45:20 melaksanakan kewajibannya dapat diterima 45:22 dengan akal sehat. 45:24 Baik, Ustaz. Masih ada waktu, Ustaz. Ee 45:27 satu lagi ini dari IM, Ustaz. 45:29 Asalamualaikum, Ustazin. Ibu dari Ibu 45:31 Hajah Iim mau tanya di luar tema 45:34 sedikit, Ustaz. Ee mengenai anak 45:36 sambung. Apakah anak sambung doa-doa dan 45:39 sedekahnya yang ditunjukkan untuk orang 45:41 tua bapak sambungnya apabila meninggal 45:44 diterima oleh Allah subhanahu wa taala? 45:46 Syukran. Jazakumullah khair. 45:47 Bismillahirrahmanirrahim. 45:50 Bapak sambung atau Ibu sambung mendidik 45:53 anak sambungnya dirawat diajarkan 45:55 kebaikan. 45:57 Setiap anak tersebut berbuat kebaikan, 46:00 mengerjakan perbuatan yang mulia dari 46:02 hasil pendidikan ayah sambung dan ibu 46:04 sambung tanpa dia mengatakan, "Ya Allah, 46:07 sampaikan 46:08 itu langsung otomatis 46:10 mereka dapat saham." 46:11 Mendapatkan sa 46:12 saham 46:13 karena itu tanaman mereka. 46:14 Baik, 46:15 jadi oleh karena itu orang walaupun 46:16 tidak punya anak, kalau dia mendidik 46:18 anak angkatnya dibesarkan, dirawat 46:21 menjadi anak yang baik ya yang saleh, 46:23 itu menjadi investasi besar. Dan Allah 46:25 berfirman dalam surat Yasin, inna nahnu 46:28 nuhyil mauta. Kami akan menghidupkan 46:31 yang mati. 46:33 Waktubu ma qaddamu. Kami juga mencatat 46:36 semua apa-apa yang mereka lakukan secara 46:38 langsung. 46:39 I 46:39 kemudian waaro ar di sini 46:43 eh bekas-bekas yang mereka tinggalkan, 46:44 anak yang mereka didik, 46:46 kemudian murid-murid yang mereka 46:48 ajarkan, investasi di tempat kebaikan 46:50 seperti membuat sumur atau wakaf. Maka 46:54 tanpa orang mengatakan, "Ya Allah, 46:56 sampaikan itu investasinya." 46:58 Baik, 46:58 anak didiknya termasuk anak angkatnya 47:02 tanpa mereka berdoa Allah sampaikan. 47:04 Apalagi kalau mereka juga bersyukur 47:06 kepada kedua orang tua yang 47:07 mengangkatnya mendoakan mereka itu akan 47:10 lebih indah lagi. Jadi, mari 47:12 bersama-sama kita berinvestasi di tempat 47:14 kebaikan yang akan membawa manfaat bagi 47:16 kita. Jauhkan kebiasaan flexing, 47:19 kebiasaan pamer, akhirnya memberatkan 47:21 kehidupan kita dan menjadi beban juga 47:23 bagi kehidupan masyarakat lain yang 47:25 ingin mencontoh kita. 47:27 Mudah-mudahan ini bermanfaat buat kita 47:29 semuanya. Subhanakallahumma wabihamdik 47:31 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 47:34 wa atubu ilaik walu minkum. 47:36 Wasalamualaikum warahmatullahi 47:37 wabarakatuh. 47:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:39 wabarakatuh. Jazakumullah khairan jaza 47:40 userta di atas jawaban 47:42 pertanyaan-pertanyaannya. Masyaallah, 47:44 bagus-bagus sekali pertanyaannya dari Bu 47:46 Iim, ada dari Pak Rahman, Bu Tini, ada 47:50 dari Wahyu Kalisari ee Sunan Batam dan 47:54 tadi yang bertelepon ada dari Ibu 47:59 Suyati eh Bu eh Allahum Muhammad Ria 48:01 Azhari. Masyaallah, jazakumullah khair 48:03 pertanyaannya, kontribusinya untuk acara 48:06 ini. Bagi yang belum terjawab, mohon 48:08 bersabar. Insyaallah nanti ada 48:10 kesempatan lagi Ustaz Husin live doakan 48:13 supaya Allah jaga terus kesehatannya, 48:15 Allah panjangkan umurnya karena kuwat 48:17 insyaallah hari Senin Ustaz ya. 48:18 Insyaallah hari Senin kita live kembali 48:21 ee siapkan pertanyaannya. Hari Senin 48:23 pagi jam .00 diajukan pertanyaannya. 48:25 Alfakir Isa Alkaf ada Ondi Mas Algi 48:28 beserta seluruh kru yang bertugas mohon 48:30 undur diri. Wasalamualaikum 48:32 warahmatullahi wabarakatuh. 48:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:34 wabarakatuh.