Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:11 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim, 0:19 alhamdulillahirabbil alamin. 0:21 Masjid dipancarkan dari Jalan Masjid 0:23 Silaturahim nomor 36 Kalimalang Sisi 0:25 Utara Bekasi. Radio Silaturahim dan juga 0:27 Rasheed TV untuk Islam yang satu. 0:31 Alhamdulillah Ikhwan Akhwat di 0:33 kesempatan pagi hari ini kami bisa 0:34 kembali menjumpai Ikhwan Akhwat dalam 0:36 program acara renungan di bawah naungan 0:38 Alquran untuk edisi Senin ya. 0:42 Di hari pertama untuk pekan ini 0:44 alhamdulillah Ikhwan Akhwat sudah 0:45 memasuki hari yang ketiga di bulan 0:47 Jumadil Akhir 0:49 1447 Hijriah bertepatan juga dengan hari 0:52 yang ke-24 di bulan November 2025. 0:56 Alhamdulillah Ikhwan Akhwat semoga kita 0:58 semua 0:59 di hari Senin ini dalam keadaan baik, 1:01 dalam keadaan sehat, selalu dalam 1:02 lindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 1:04 Tidak lupa kami mendoakan bagi Ikhwan 1:06 Akhwat yang tengah diuji sakit ataupun 1:09 keluarganya semoga diberikan kesembuhan 1:11 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan 1:13 sakitnya menjadi kafarat bagi 1:15 dosa-dosanya. 1:17 Dan semoga di hari ini juga diberikan 1:18 kemudahan dan kelancaran untuk Ikhwan 1:20 Akhwat beraktivitas, 1:22 bekerja dan berikhtiar ya mencari nafkah 1:25 mungkin. Dan juga Ibu-ibu yang mungkin 1:27 pagi hari ini tengah menyiapkan 1:29 sarapannya untuk anak-anak dan 1:31 keluarganya. 1:33 Ikhwan Akhwat alhamdulillah guru kita 1:34 telah hadir Ustaz Husen yang akan 1:36 kembali melanjutkan renungan di bawah 1:38 naungan Alquran di kesempatan ini. Kita 1:40 sapa terlebih dahulu. Assalamualaikum 1:42 warahmatullahi Ustaz. 1:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:45 wabarakatuh. 1:46 Kabar baik dan sehat Ustaz? 1:47 Alhamdulillah wasyukurillah. 1:48 Sebelumnya nampaknya masih serak-serak 1:50 juga Ustaz. Alhamdulillah sekarang. 1:51 Tapi alhamdulillah serak-serak sehat 1:53 insyaallah. 1:53 Serak-serak sehat insyaallah ya. 1:55 Baik Ikhwan Akhwat kita awali seperti 1:58 biasa dengan pembacaan Al Fatihah yang 2:00 akan dibimbing langsung oleh guru kita, 2:01 Ustaz Husain. Kami persilakan, Ustaz. 2:05 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:11 Bismillahirrahmanirrahim. 2:17 Alhamdulillahirobbil 2:23 alamin. 2:24 Arrahmanirrahim. 2:29 Maliki yaumiddin. 2:33 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:40 Ihdinash shirothol mustaqim. 2:45 Shirotolladzina 2:48 an'amta alaihim. 2:51 Ghoiril maghdubi alaihim waladdhollin. 3:03 Amin. 3:04 Amin, amin, ya robbal alamin. Ikhwan 3:05 Akhwat, telah kita buka bersama dengan 3:07 pembacaan eh 3:09 ummul Quran, Al Fatihah yang dibimbing 3:10 langsung oleh Ustaz Husain di atas. Di 3:13 kesempatan ini kita akan mendengarkan 3:14 dulu renungan di bawah naungan Al Quran 3:16 tafsir. Mengenai apa, Ustaz, sekarang, 3:18 Ustaz? Kemarin pekan sebelumnya mengenai 3:20 bismillah, ya? 3:21 Kita akan merenungkan 3:23 alhamdu. 3:24 Alhamdu, baik. 3:25 Bagaimana 3:27 isti'mal dan penggunaannya dalam Al 3:29 Quran. 3:30 Baik, Ikhwan Akhwat, dan nanti setelah 3:32 pemaparan beliau, setelah kajian beliau, 3:35 kita juga mengundang partisipasi dari 3:36 Ikhwan Akhwat yang mungkin nanti masih 3:38 ada waktu untuk tanya jawab, bisa, 3:39 Ustaz, ya? 3:39 Insya Allah. 3:40 Baik, kami silakan untuk mengirimkannya 3:41 di 08111999720. 3:45 Kami persilakan, Ustaz, untuk 3:47 renungannya. 3:50 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:52 Bismillahirrahmanirrahim. 3:58 Alhamdulillah. 4:01 Lakal hamdu ya rabbana kama yang bagi di 4:04 jalali wajhikal karim walia adzim 4:07 sultanik. 4:09 Subhanaka la nuhsi sanaan alaika anta 4:13 kama asnaika ala nafsik. 4:16 Falak alhamdu hatta tarba walak alhamdu 4:20 idza radhi. 4:21 Walak alhamdu ba'da radhi. 4:25 [berdehem] 4:26 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 4:30 Muhammad. 4:32 Allahumma atina min indika rahmat wa 4:35 alimna min ladunka ilman nafi'an wa 4:38 unfana bima alamtana. 4:40 Rabbana zidna ilman wa alhiqna 4:43 bisholihin. 4:44 Allahumma adina subulassalam. 4:47 Wa akhrijna minadzulumati ilannur wa 4:50 adina ila shirotikal mustaqim. 4:54 Assalamualaikum 4:55 ya Rasulullah. 4:58 Assalamualaikum wa ala ibadillahis 5:01 sholihin. 5:03 Assalamualaikum 5:05 warahmatullahi [berdehem] 5:06 wabarakatuh. 5:13 [berdehem] 5:15 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 5:18 Pada renungan yang lalu kita 5:20 bersama-sama merenungkan 5:24 nama-nama Allah subhanahu wa ta'ala yang 5:27 terdapat dalam albasmalah. 5:31 Apabila kita memahami dan merenungkan 5:34 dengan baik 5:36 makna dari nama-nama yang terdapat 5:40 dalam basmalah 5:43 yaitu nama Allah subhanahu wa ta'ala. 5:47 Nama 5:49 subhanahu wa ta'ala yang Maha terpuji. 5:54 Nama 5:56 yang penuh dengan keagungan, keindahan, 5:59 rahmat dan kasih. 6:04 Siapa-siapa yang ingin memahami 6:07 nama Allah subhanahu wa ta'ala, 6:10 dia dapat memahami 6:13 penjelasannya melalui al-asmaul husna. 6:18 Yang berkedudukan sebagai bayang dan 6:20 penjelasan yang menerangkan siapa itu 6:23 Allah subhanahu wa ta'ala. 6:27 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, 6:29 "Walahul asma walillahil asmaul husna." 6:35 Kepunyaan Allah seluruh nama-nama 6:39 yang terindah. 6:42 Fad'uhu biha. 6:44 Bila kalian ingin berkomunikasi dengan 6:46 Allah, memanggil Allah, panggil Allah 6:48 melalui namanya. 6:50 Dalam surat al-isra, "Qulid'ullah 6:52 awid'urrahman." 6:55 Katakan kepada mereka, wahai Rasulullah. 6:59 Di saat mereka ingin berkomunikasi 7:01 dengan Allah, panggil ya Allah atau ya 7:04 Rahman. 7:05 Falahul asmaul husna, Dia memiliki 7:07 nama-nama yang terindah. 7:10 Yang akan menentramkan jiwanya. 7:13 Yang akan betul-betul mencerahkan 7:15 wawasannya. 7:17 Yang akan memperkenalkan kepada Allah 7:19 yang Maha terpuji. 7:21 Yang Maha Agung, yang Maha Indah, yang 7:24 Maha Bijaksana, yang Maha Pengasih lagi 7:27 Maha Penyayang terhadap hamba-hambanya. 7:32 Tapi bagi mereka-mereka 7:34 yang melakukan kezaliman dan kejahatan 7:37 di atas muka bumi. 7:40 Allah ingatkan mereka-mereka akan 7:42 berhadapan dengan Al Aziz, Al Jabbar, Al 7:46 Mutakabbir yang tidak akan membiarkan 7:49 mereka-mereka yang berbuat kezaliman 7:51 atas hamba-hambanya. 7:55 Bila kita memahami nama-nama Allah 7:57 Subhanahu Wa Ta'ala 8:00 secara menyeluruh dalam satu kesatuan, 8:02 kita akan betul-betul dapat mengenali 8:06 keagungan, kebesaran Tuhan kita yang 8:08 Maha Terpuji. 8:11 Tapi sayang, sungguh sayang kaum 8:13 muslimin kurang mendalami 8:16 dan meresapi nama-nama Allah. Seandainya 8:20 mereka memahaminya, memahaminya secara 8:22 terpisah. Padahal seluruh nama-nama 8:24 Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang begitu 8:26 indah menjelaskan kepada kita siapa 8:28 Allah Tuhan kita, pencipta kita. 8:33 [berdehem] 8:35 Oleh karena itu, perlu kita memahami 8:40 ucapan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 8:42 ajarkan kepada kita pada setiap kali 8:45 kita memulai pekerjaan kita. 8:49 Agar selalu betul-betul 8:51 menjadi ingatan dalam hati kita. 8:55 Agar dapat menjadi bekal hidup kita. 8:58 Bismillah, dengan nama Allah. 9:01 Ba di sini 9:03 ya, lil istishab. 9:06 Artinya 9:07 seluruh perjalanan hidupnya selalu 9:11 hatinya 9:12 teriring dengan Allah Subhanahu Wa 9:14 Ta'ala. 9:17 Arrahmanirrahim. 9:20 Dengan nama Allah Subhanahu Wa Ta'ala 9:22 yang Rahman, yang rahmatnya meliputi 9:25 segala sesuatu, yang meliputi seluruh 9:27 makhluknya, baik yang beriman maupun 9:30 yang tak beriman dalam kehidupan dunia. 9:34 Begitu juga rahmatnya 9:37 yang Allah limpahkan kepada hewan-hewan 9:40 dan makhluk-makhluk yang lainnya. 9:44 Alam semesta dan seluruh isinya 9:45 merupakan manifestasi dari nama Allah 9:48 Subhanahu wa ta'ala Ar-Rahman. 9:51 Sebagaimana yang diterangkan Allah 9:53 secara panjang lebar 9:55 dalam surat Ar-Rahman dan telah kita 9:58 bacakan pada kajian yang lalu. 10:01 Di mana Allah menjelaskan manifestasi 10:03 dari namanya Ar-Rahman secara panjang 10:05 lebar, Ar-Rahman allamal Qur'an, 10:07 khalaqal insan, allamahul bayan dan 10:10 seterusnya. 10:15 Diri kita, 10:17 saudara-saudara kita, seluruh makhluk 10:20 hidup 10:21 dan seluruh nikmat yang Allah limpahkan 10:24 kepada kita baik yang lahir maupun yang 10:26 batin, yang kita ketahui maupun yang 10:28 tidak kita ketahui, 10:30 seluruhnya merupakan manifestasi dari 10:32 namanya Ar-Rahman. 10:35 Kemudian Ar-Rahim, walaupun dua nama ini 10:38 berasal dari akar kata yang sama itu 10:41 rahmat, 10:42 tapi nama yang pertama menunjukkan 10:44 rahmat Allah yang meliputi segala 10:45 sesuatu, sedangkan Ar-Rahim 10:48 rahmat khusus yang Allah anugerahkan 10:50 bagi mereka yang bertakwa. 10:52 Sebagaimana dalam firman Allah pada 10:55 surat Al-A'raf 10:58 ketika [berdehem] Allah mengisahkan doa 11:00 Nabi Allah Musa, "Waktub lana fi 11:02 hadzihid dunya hasanah." 11:05 Ya Allah tuliskan dan tetapkan bagi kami 11:07 kebaikan dalam kehidupan dunia ini. 11:10 "Wafil akhirah dan tetapkan juga 11:12 tuliskan bagi kami dalam kehidupan 11:14 akhirat." 11:15 "Inna hudna ilaik, sesungguhnya kami 11:18 kembali bertobat kepadamu." 11:20 Dalam bahasa Arab, kata taba yatubu, ya, 11:24 merupakan 11:25 eh 11:27 kata yang menunjukkan arti kembali 11:29 kepada Allah setelah tadinya dalam 11:31 keadaan 11:33 tersesat di luar jalannya. 11:35 Begitu juga kata hada yahudu yang 11:37 berasal seperti dari bahasa Ibrani. 11:40 Ya. 11:41 Kemudian beralih ke dalam bahasa Arab. 11:44 Hada yahudu artinya juga taba yatubu 11:47 inna hutna ilaik sesungguhnya kami 11:49 kembali kepadamu. 11:51 Lalu Allah menjawab, renungkan ayat ini. 11:54 Qala adzabi usibu bihi man asya. 11:57 Warahmati wasiat kulli syai. 12:01 Allah menjawab bahwasanya rahmatku 12:03 meliputi segala sesuatu. 12:07 Tapi rahmat khusus ya 12:10 aku akan tuliskan tetapkan lilladzina 12:14 yattaqun bagi mereka yang bertakwa 12:16 kepada Allah wayutuna zakat dan mereka 12:19 mengeluarkan zakat walladzina 12:21 humbiayatina yukminun dan mereka-mereka 12:23 yang beriman kepada ayat kami. 12:27 Jadi Allah subhanahu wa taala berikan 12:29 bimbingan kepada kita dalam memulai 12:32 pekerjaan kita agar selalu hati kita 12:35 betul-betul apa? 12:36 Hati kita bersama Allah yang rahman dan 12:39 rahim. 12:40 Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi 12:43 Maha Penyayang. 12:44 Coba renungkan bagaimana kira-kira 12:48 keadaan orang yang selalu ya dalam 12:52 seluruh perjalanan hidupnya bersama 12:54 Allah 12:55 Arrahman Arrahim. 12:58 Maka dia akan menerima rahmat Allah 13:01 subhanahu wa taala yang merupakan 13:03 manifestasi daripada namanya Arrahman 13:05 juga menerima rahmat Allah dari 13:07 manifestasi namanya Arrahim. Betapa 13:10 indahnya. 13:11 Betapa betul-betul mulianya dan damainya 13:14 orang semacam ini yang tidak akan pernah 13:16 ditinggalkan oleh Allah Arrahman 13:18 Arrahim. 13:19 Oleh karena itu dalam seluruh perjalanan 13:21 hidupnya dia selalu memuji Allah. Karena 13:24 apa yang datang kepadanya baik itu 13:26 kebaikan maupun keburukan, dia 13:28 betul-betul meyakini bahwa ini 13:30 betul-betul merupakan apa? Merupakan 13:32 kebijakan Allah yang terbaik buat 13:34 dirinya. 13:36 Di saat dia menerima nikmat, dia 13:37 bersyukur Allah tambahkan nikmatnya. Di 13:39 saat dia dicoba dengan cobaan seperti 13:41 penyakit, kesempitan, ya. 13:45 Dia melihatnya sebagai 13:47 karunia Allah subhanahu wa taala yang 13:50 akan memberikan kepadanya ganjaran yang 13:52 tak terbatas. 13:54 Dan juga menambahkan kedekatan dirinya 13:56 kepada Allah. Karena Allah berfirman, 13:59 "Wasbir wa ma sabruka illa billah." 14:02 Bersabarlah, kesabaranmu akan membuat 14:04 kamu bersama Allah. 14:06 "Wallahu yuhibbus sabirin." Allah amat 14:08 mencintai orang yang bersabar. Begitu 14:10 juga, "Innama yuwaffas sabiruna ajrahum 14:13 bighairi hisab." 14:15 Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, 14:17 mereka akan menerima ganjaran mereka 14:19 tanpa hisab. Oleh karena itu, saksikan 14:22 Nabi yang merupakan manusia yang amat 14:24 dicintai Allah, dimuliakan Allah, 14:27 tidak luput dari cobaan sepanjang 14:30 perjalanan hidupnya. 14:32 Orang yang disayangi Allah bukan berarti 14:34 orang yang terbebas dari ujian, tidak. 14:36 Justru orang yang disayang oleh Allah 14:38 subhanahu wa taala, yang ditempa oleh 14:40 Allah dengan berbagai macam cobaan. 14:43 Kemudian menerima rahmatnya pada saat 14:45 dicoba, dia bersabar. Pada saat dia 14:47 menerima nikmat, dia bersyukur. Selalu 14:49 hatinya tidak pernah melupakan dan 14:51 meninggalkan Allah. 14:54 Oleh karena itu, setelah 14:57 kita diajarkan dalam komunikasi kita 15:00 bersama Allah melalui suratul fatihah 15:02 yang dikenal dengan nama as sab'ul 15:04 matsani, 15:05 Allah mengajarkan kita setelah kita 15:07 memulai dengan bismillahirrahmanirrahim, 15:11 Allah mengajarkan kita untuk betul-betul 15:14 memuji Allah subhanahu wa taala yang 15:16 maha terpuji dalam seluruh 15:19 af'alnya. Baik dalam namanya, dalam 15:22 perbuatan dan kebijakannya. 15:25 Begitu pula pada zat yang Maha Suci, 15:27 Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan 15:30 Tuhan yang Maha Terpuji. 15:33 Orang yang meresapi hal ini dan 15:35 menyadarinya tidak akan pernah berburuk 15:37 sangka pada Allah. 15:38 Dia akan selalu berpikir positif, 15:42 bekerja dan bertindak juga secara 15:45 positif dan yakin akan janji Allah. 15:48 Cobaan di perjalanan tidak akan menjadi 15:50 kendala, 15:51 malah menjadi betul-betul apa? Pelajaran 15:54 yang menempa dirinya yang akan 15:56 menghasilkan keberuntungan dan panen 15:58 yang tak terhingga dari ampunan dan 15:59 ganjaran Allah Subhanahu wa Ta'ala. 16:03 Jadi Bismillahirrahmanirrahim, 16:05 ini merupakan 16:07 pengakuan, 16:09 kesadaran manusia bahwa dirinya berasal 16:11 dari Allah, kembali kepada Allah dan 16:13 demi keselamatannya hanya bergantung 16:15 kepada Allah. 16:17 Sedangkan Alhamdulillahi Rabbil Alamin 16:20 merupakan pengakuan 16:22 atas dasar penuh kesadaran 16:24 bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala 16:27 Maha Terpuji dalam segala sesuatu. 16:30 Oleh karena itu, akhir zaman, 16:32 kalau kita ingin memahami kata Alhamdu 16:34 dalam Alquran, sebetulnya kita dapat 16:38 mengikutinya melalui penempatan 16:41 dari kalimat Alhamdu dalam Alquran. 16:46 Contohnya dalam Surat Al Fatihah, 16:48 Bismillahirrahmanirrahim, 16:50 Alhamdulillah. 16:53 Segala puji seluruhnya 16:55 hanya teruntuk Allah. 16:58 Lalu Allah jelaskan mengapa? Rabbil 17:00 Alamin. 17:01 Dia merupakan Tuhan, 17:04 pencipta, pemelihara, pengatur dan 17:07 penjaga semesta alam. 17:10 Jadi rububiyah Allah Subhanahu wa Ta'ala 17:13 terhadap alam raya dan seluruh isinya 17:16 menunjukkan bahwa Allah Subhanahu Wa 17:18 Ta'ala Maha Terpuji. Maa taroo fii 17:20 kholqir Rohmani min tafaawut. Kau tak 17:23 akan menjumpai adanya kepincangan, 17:25 adanya ketidakseimbangan dalam ciptaan 17:27 Allah Yang Maha Pemurah. 17:29 Seandainya ada cacat kembali kepada ulah 17:32 perbuatan manusia. Sebagai contoh 17:35 bayi yang tumbuh dalam kandungan ibunya 17:38 dalam keadaan cacat. Begitu lahir 17:42 bayi tersebut tidak sempurna. 17:44 Bukan karena Allah. 17:47 Tapi karena perbuatan manusia 17:49 baik itu perbuatan suami yang tidak 17:51 menjaga dirinya, bergaul liar dengan 17:53 wanita, menimbulkan akhirnya 17:56 penyakit buat istri dan anak dalam 17:58 kandungannya. Atau ibu yang tidak 18:00 menjaga dirinya, mengkonsumsi 18:03 obat-obatan yang bisa menimbulkan 18:05 kerusakan pada kandungannya. 18:07 Oleh karena itu kebaikan semua dari 18:09 Allah maka Dia Yang Maha Terpuji. 18:10 Sedangkan keburukan kembali kepada ulah 18:12 kita. Karena kandungan ada pada rahim 18:15 seorang wanita, mau tidak mau perilaku 18:18 wanita tersebut, perilaku juga suaminya 18:20 berpengaruh terhadap kandungan. 18:24 Alhamdulillahirabbil 18:27 Segala puji bagi Allah. 18:29 Mengapa? Rabbil Alamin Dia Rabb dari 18:32 seluruh alam semesta melalui betul-betul 18:35 apa? Rububiyahnya kita bisa menyaksikan 18:37 betul-betul bahwa Allah Subhanahu Wa 18:39 Ta'ala Maha Terpuji. 18:42 Betul-betul kita kalau mau merenung 18:45 meresapi kebesaran Allah dalam diri kita 18:48 yang terdapat di langit dan di bumi, 18:50 seluruhnya ayat-ayat yang tak akan 18:52 pernah berakhir dan tak terperikan. 18:55 Lalu kembali Allah ulangi 18:56 Arrahmanirrahim. 19:00 Rabbil Alamin Yang Maha Pengasih 19:03 Penyayang dalam menjaga, memelihara alam 19:06 semesta dan termasuk seluruh isinya, di 19:09 antaranya kita semua. 19:11 Begitu juga kalau kita membaca ayat yang 19:14 lain. 19:16 Alhamdulillahilladzi 19:17 lam yattakhidzu walada. 19:20 Wa qul alhamdulillahilladzi lam 19:22 yattakhid walada, walam yakun lahu 19:24 syarikun fil mulk, walam yakun lahu 19:27 waliyun minadzulli wa kabbirhu takbira. 19:31 Segala puji bagi Allah. 19:33 Yang tidak sama sekali apa? 19:36 Memiliki atau mengangkat anak. 19:39 Dan dia tidak memiliki syarik sekutu 19:41 dalam kekuasaannya, dalam kerajaan. 19:45 Walam yakun lahu syarikun fil mulk. 19:48 Walam yakun lahu waliyun minadzulli, 19:50 [mendengus] 19:50 dan Allah juga tidak butuh wali, 19:52 penolong, pembantu ya. 19:55 Dari kehinaan, arti dalam menghadapi 19:58 segala sesuatu Allah tidak mem tidak 19:59 membutuhkan pembantu, tapi segala 20:01 sesuatu semua butuh kepadanya. Dia Maha 20:04 Kaya, sedangkan segala sesuatu butuh 20:06 kepadanya. 20:08 Dalam menciptakan langit bumi tanpa ada 20:10 pembantu, menciptakan malaikatnya, 20:12 menciptakan jinnya, menciptakan 20:14 manusianya. 20:15 Kemudian mengatur kehidupan mereka, 20:18 menempatkan potensi masing-masing semua 20:20 dilakukan oleh Allah, la syarikalah 20:22 tanpa sekutu. 20:24 Wa kabbirhu takbira, maka atas dasar 20:26 ini. 20:27 Takbirkan dan besarkan serta agungkan 20:30 agungkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, 20:32 karena selain dari Allah hamba-hambanya 20:34 yang butuh kepadanya. 20:38 Coba bayangkan Kang Rizal kalau 20:39 seandainya Tuhan kita memiliki anak. 20:43 Memiliki istri. 20:45 Memiliki juga apa? 20:46 Pembantu-pembantu yang membantunya, apa 20:49 yang akan terjadi? 20:51 Hati kita. 20:52 Tak akan murni tertuju pada Allah. 20:55 Disamping kita takut dan mengharapkan 20:57 ridho Allah, kita juga takut dan 21:00 berharap kepada selainnya. 21:02 Tapi dengan rahmat Allah, sebagaimana 21:04 diri kita berasal daripadanya, Allah 21:06 kembalikan kita sepenuhnya kepada Allah 21:08 Subhanahu wa ta'ala di dunia 21:11 untuk seluruh kebutuhan kita. Begitu 21:13 pula harapan dan perlindungan kita di 21:15 hari akhirat, Dialah yang akan mengadili 21:17 kita dengan penuh keadilan dan 21:19 kebijaksanaan. 21:20 Kita lihat dalam apa? Dalam ayat ini, 21:23 Allah tempatkan pujian wa qulil 21:25 hamdulillahilladzi lam yattakhidz walada 21:28 kepada urusan yang amat besar. 21:31 Kepada hakikat yang betul-betul apa? 21:35 Rahmatnya 21:36 kembali kepada seluruh makhluk di langit 21:38 maupun di bumi. Karena kalau tidak 21:40 adanya tuhan-tuhan selain Allah atau 21:42 bersama Allah, langit bumi akan 21:44 mengalami kekacauan. 21:46 Tapi Dialah Sang Pencipta, Dia Sang 21:48 Pemelihara dan Dia juga yang apabila 21:52 tiba saatnya menentukan akhir dan 21:54 kehancurannya. 21:58 Begitu juga dalam firman Allah pada 21:59 surat Al-An'am Al-Hamdulillahilladzi 22:03 kholaqos samawati wal ardhi, segala puji 22:06 bagi Allah yang telah menciptakan langit 22:09 dan bumi. 22:11 Alhamdulillahilladzi 22:13 kholaqos samawati wal ardhi 22:15 waja'aladzulumati wan nur, dan Dia yang 22:17 mengadakan kegelapan dan cahaya. 22:22 Alhamdulillahilladzi kholaqos samawati 22:25 wal ardhi waja'aladzulumati wan nur, 22:27 tsummalladzina kafaru birobbihim 22:29 ya'dilun. 22:30 Tapi kemudian orang-orang kafir yang 22:33 telah menerima karunia 22:35 dan anugerah Allah yang begitu agung dan 22:37 mulia, ternyata mereka berpaling dari 22:40 [berdehem] Allah mempersekutukan Allah 22:42 dengan lainnya. 22:45 Kita lihat bagaimana Al-Hamdulillah 22:47 dikaitkan dengan penciptaan langit bumi, 22:49 mengadakan cahaya dan kegelapan yang 22:52 semuanya manfaatnya kembali kepada kita. 22:54 [berdehem] Bayangkan kalau sepanjang 22:55 hidup kita terang. 22:56 Bagaimana kalau sepanjang hidup kita 22:58 dalam keadaan gelap gulita? Tapi dengan 23:00 rahmat Allah menggilir antara siang dan 23:02 malam, silih berganti. 23:04 Allah lakukan semua itu sendiri tanpa 23:06 sekutu. 23:07 Seharusnya orang-orang atau semua 23:09 makhluk kembali kepada Allah 23:11 mengungkapkan syukurnya, puja pujinya 23:13 kepadanya. Ternyata mereka 23:15 mempersekutukan Allah dengan 23:16 makhluk-makhluk bahkan yang lebih rendah 23:18 dari mereka. 23:22 Kemudian kita perhatikan secara khusus, 23:26 apa yang terjadi pada Ibrahim yang 23:28 membuat Ibrahim memuji Allah 23:30 alhamdulillah alladzi wahabali alal 23:33 kibari Ismail. 23:37 Alhamdulillah alladzi wahabali alal 23:40 kibari Ismaila wa Ishaq inna rabbi 23:42 lasamiuddua. Segala puji bagi Allah 23:46 yang telah menganugerahkan bagiku di 23:48 hari tua 23:49 Ismail dan Ishaq. Sungguh Tuhanku Maha 23:52 Pengabul doa. 23:54 Maha mendengar 23:55 doa hamba-hambanya. Nah, puja puji di 23:57 sini yang Ibrahim ungkapkan 24:00 juga sebagai pendidikan bagi semua 24:02 manusia di saat mereka ingin berdoa 24:05 memohon, mohon kepada Allah walaupun hal 24:07 yang mustahil menurut hitungan manusia, 24:10 bagi Allah subhanahu wa taala merupakan 24:12 hal yang mudah. 24:14 Dan kalau kita ikuti 24:17 ayat-ayat yang berisikan puja puji dan 24:19 penempatan kata alhamdu dalam Alquran 24:23 menunjukkan semua kepada apa? Kepada 24:26 Allah yang Maha Terpuji di langit, di 24:28 bumi, di seluruh alam semesta. 24:31 Semua yang dilakukan Allah betul-betul 24:33 melambangkan keagungan, 24:35 kebijaksanaan, 24:37 ilmu, juga rahmat dan kasihnya. Lalu 24:40 mengapa manusia masih banyak yang 24:42 bercurigai kepada Allah, dikuasai oleh 24:45 syak dan sangka. 24:51 Dalam surah 24:53 pada akhir surah Al-Jatsiyah Allah 24:55 berfirman falillahil hamdu. 24:58 Bagi Allah atau kepunyaan Allah puji dan 25:01 puji. 25:02 "Rabbis samawati wa rabbil ardi, rabbil 25:05 alamin." 25:06 Yaitu Rabb, ya. 25:08 Dari apa? Langit dan bumi. Pencipta, 25:11 penguasa, pemelihara, penjaga langit dan 25:14 bumi. 25:15 "Rabbis samawati wa rabbil ardi." 25:18 "Rabbil alamin." Dan penguasa semesta. 25:22 "Walahul kibriyau fis samawati wal ard." 25:27 Dan 25:28 kepunyaannya, miliknya seluruh kebesaran 25:30 dan keagungan di langit maupun di bumi. 25:33 "Wa huwal azizul hakim." Sesungguhnya 25:35 Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 25:37 Kita lihat alhamdu dikaitkan dengan 25:40 dengan apa? Rububiyah Allah subhanahu wa 25:42 taala terhadap langitnya, buminya, dan 25:44 seluruh semesta alam. Dan Dialah 25:47 satu-satunya 25:48 pemilik alkibriya, kebesaran dan 25:51 keagungan. 25:52 Baik di langit dan di bumi. Dan Dia Maha 25:55 Perkasa lagi Maha Bijaksana. Ini ayat 25:57 memberikan kabar gembira buat kita. 26:00 Di saat kita 26:01 mengharap 26:03 atau takut dari sesuatu berlindung, kita 26:05 datang kepada Allah, kita akan berada 26:06 dalam suasana aman. Siapa yang kuasa 26:09 untuk membahayakan orang yang dilindungi 26:10 Allah? 26:11 Siapa yang kuasa untuk mencelakakan, 26:14 menutup pintu rahmat dari orang yang 26:16 Allah buka pintu rahmatnya? 26:20 Jadi puji-puji yang Allah sebutkan dalam 26:22 Alquran hanyalah milik Allah. Karena 26:25 Allahlah subhanahu wa taala yang Maha 26:27 Terpuji. 26:28 Nah, kalau Anda ingin lebih jelas lagi, 26:30 buka ayat-ayat yang berisikan puji-puji. 26:33 Kita akan temukan semuanya 26:36 menerangkan kepada kita 26:39 Allah subhanahu wa taala Maha Terpuji 26:41 dalam segala sesuatu. Oleh karena itu 26:44 Ibrahim yang mendapatkan anak di hari 26:46 tua, dia memuji Allah. Kenapa? Dia sadar 26:49 keterlambatan ini sebetulnya kembali 26:52 kebaikannya pada dirinya yang membuat 26:54 rasa syukur yang tak terhingga kepada 26:56 Allah melimpah. 26:58 Dan juga pendidikan bagi kita semua yang 27:00 menyaksikan keadaan Ibrahim 27:04 bersama Allah begitu pula dia 27:06 mendapatkan anak di hari tua di saat 27:08 istrinya dalam keadaan menopause sudah 27:11 tidak mampu untuk mengandung dan 27:13 melahirkan anak. 27:15 Tapi Ibrahim yakin dengan doanya kepada 27:17 Allah begitu pula yang dihadapi Zakaria. 27:20 Begitu pula yang dihadapi Yunus dalam 27:22 perut ikan 27:23 mengajarkan kepada kita 27:26 untuk kembali kepada Allah sebagaimana 27:29 Allah memerintahkan kita mengajak kita 27:32 Rabbukum 27:33 astajib lakum. 27:35 Oleh 27:40 karena itu ikhwan akhwat yang dirahmati 27:42 Allah. 27:44 Kenapa dalam doa 27:46 kita menunjukkan doa kita kepada selain 27:48 Allah kenapa? 27:53 Dalam menerima pengajaran dan wahyu 27:55 Allah mengutus Rasulnya melalui malaikat 27:59 yang membawa wahyunya kepada Rasulnya 28:01 ini merupakan 28:02 Al Kibriya kebesaran dan keagungan tidak 28:05 semua orang 28:06 berhak untuk diajak bicara oleh Allah 28:08 tapi dalam doa 28:10 Allah tidak pernah sama sekali 28:11 memerintahkan kita untuk menuju Allah 28:13 melalui perantara. 28:17 Tapi kita mendekatkan diri kepada Allah 28:19 dengan tulus memohon kepadanya dengan 28:22 wasilah amal saleh yang Allah ridhoi. 28:24 Jadi kata bertawasul kepada Allah kita 28:27 bertawasul bil 28:29 shalihat. 28:30 Kita bertawasul kepada Allah dengan 28:32 amal-amal saleh yang Allah cintai 28:34 contohnya 28:36 sehabis kita salat baik yang wajib dan 28:38 sunnah kita berdoa. Kita bertawasul 28:40 kepada Allah dengan amal saleh yang 28:43 Allah cintai. 28:44 Begitu juga dengan kita bersedekah, 28:46 kemudian kita berdoa. 28:50 Atau katakan kita bersilaturahmi. 28:53 Atau berbuat kebaikan pada kedua orang 28:56 tua kita, menolong sesama kita. Ini 28:58 merupakan amal saleh, kalau kita lakukan 29:01 kemudian kita berdoa kepada Allah 29:03 subhanahu wa taala, doa kita akan lebih 29:05 mustajab. 29:07 Karena Allah mencintai amalan-amalan 29:09 saleh. 29:10 Oleh karena itu ikhwan akhwat yang 29:12 dirahmati Allah, jangan sekali-kali kamu 29:14 tunjukkan harapan dan doamu kepada 29:16 selain Allah. 29:18 Yang akan menjerumuskan kamu ke dalam 29:21 golongan orang-orang yang 29:22 mempersekutukan Allah. Yang tidak akan 29:25 membuka pintu rahmat dan ampunan bagi 29:27 dirimu. Seandainya kamu mohon kepada 29:30 selain Allah, lalu apa yang kamu 29:31 dapatkan tercapai, ketahuilah. Itu 29:34 bagian dari perbuatan setan. 29:37 Allah subhanahu wa taala akan membiarkan 29:40 setiap orang dengan pilihannya. Yang 29:42 memilih setan sebagai walinya. 29:44 Allah akan biarkan setan memenuhi apa 29:46 yang dia inginkan. 29:47 Tapi akan semakin jauh dari Allah. Tapi 29:50 yang menjadikan Allah sebagai walinya, 29:52 Allah yang akan mengurus seluruh 29:53 urusannya. Sebagaimana. 29:56 Ucapan Rasul, inna waliyallah. 30:00 Sesungguhnya waliku adalah Allah. 30:03 [mendengus] 30:03 Begitu juga Allahu waliyulladzina amanu 30:05 yukhrijuhum minadzulumati ilannur. Allah 30:08 walinya orang yang beriman yang akan 30:10 mengeluarkan mereka dari kegelapan 30:11 menuju cahaya. 30:14 Nah, pilih. Apakah Anda ingin menjadikan 30:16 Allah sebagai wali yang mengurus urusan 30:18 Anda? Yang tidak bisa sama sekali 30:20 dihalangi oleh siapapun. 30:23 Tapi sebaliknya bila Anda. 30:26 Menjadikan makhluk-makhluk Allah sebagai 30:29 walinya, baik itu jin maupun manusia. 30:32 Maka Allah akan meninggalkan Anda. 30:34 Dan makhluk-makhluk. 30:36 Tersebut yang Anda jadikan sebagai wali 30:38 Anda, takkan kuasa menolong Anda kecuali 30:40 sesuai dengan apa yang diizinkan Allah 30:42 Subhanahu Wa Ta'ala. 30:45 Oleh karena itu melalui pelajaran pada 30:47 pagi [berdehem] hari ini 30:50 dikaitkan dengan pelajaran yang lalu 30:52 Bismillahirrahmanirrahim 30:54 yang merupakan pembukaan orang yang 30:55 beriman 30:57 dalam setiap aktivitas hidupnya tak 31:00 pernah dia melupakan Allah, bahkan dia 31:02 penuh harap agar Allah yang Maha 31:05 Pemurah, yang Maha Pengasih selalu 31:08 mengiringi dan melindungi serta membelai 31:11 dirinya dengan rahmat dan kasih-Nya. 31:13 Sedangkan alhamdulillah merupakan 31:15 puja-puji syukur yang tak terhingga 31:18 [berdehem] 31:18 yang dipersembahkan kepada Allah Tuhan 31:20 semesta alam. Kebaikan nya bukan hanya 31:23 terasa untuk dirinya tapi di seluruh 31:25 alam semesta. Begitu pula keindahannya. 31:28 Nah, inilah Kang Rizal yang membedakan 31:30 diantara alhamdu wasyukur. 31:34 Alhamdu begitu meluasnya bukan hanya 31:36 terbatas pada nikmat yang dia terima 31:39 ya 31:40 tapi mencakup seluruh nikmat karunia 31:43 Allah di seluruh alam semesta. 31:45 Sedangkan asy-syukru 31:47 bisa kita menerima kebaikan kita 31:49 bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa 31:52 Ta'ala. Tapi belum tentu seorang bisa 31:55 dicoba oleh Allah dengan ujian yang akan 31:57 mengangkat dirinya dia akan bersyukur. 31:59 Hmm. 32:00 Tapi seorang mukmin dia akan memuji 32:02 Allah alhamdulillah ala syarrai wa 32:05 dharrai segala puji bagi Allah atas 32:08 kebaikan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 32:10 berikan kepadanya begitu juga pada saat 32:12 dia menghadapi mara bahaya dan ujian. 32:14 Karena kedua-duanya 32:16 merupakan apa? Merupakan rahmat dan 32:19 kasih Allah serta pendidikan dari Tuhan 32:22 yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang 32:24 yang tidak mungkin dia akan curiga 32:26 terhadap Allah. 32:27 Jadi kalau alhamdu bersifat meluas, 32:29 menyeluruh 32:31 sedangkan asy-syukru dari seorang hamba 32:33 yang bersyukur atas nikmat yang Allah 32:36 karuniakan atas dirinya. 32:38 Maka dalam kita menghadapi cobaan hidup 32:40 ini atau kita menerima nikmat Allah, 32:43 jangan lupa 32:45 bahwa Allah subhanahu wa taala melakukan 32:48 semua ini 32:49 terhadap Anda 32:51 dengan tujuan untuk mendidik Anda, 32:53 mengajak Anda kembali kepada Allah. 32:56 Terkadang dengan penyakit, seorang 32:58 sebelumnya sehat lupa. 33:00 Ehm. 33:02 Dia hanyut bersama syahwat dan 33:03 angan-angannya. Tahu-tahu dia terkena 33:05 penyakit. Begitu terkena penyakit, dia 33:08 tersadar. Selama ini dia telah lupa 33:10 kepada Tuhannya. 33:12 Akhirnya mulai saat itu dia berubah. 33:15 Dengan cobaan, dia kembali pada Allah. 33:18 Yang tadinya seorang laki-laki 33:20 walaupun sudah beristri, memiliki anak, 33:23 seringkali berganti-ganti pasangan. 33:27 Merayu sana, merayu sini. Dia bangga 33:29 dirayu sana, dirayu sini. Dia 33:31 beranggapan karena kelebihan keutamaan 33:33 yang pada yang ada padanya. 33:36 Tapi begitu dia sakit, dia menyadari 33:39 ternyata yang setia mendampingi dirinya, 33:41 yang merawatnya pada saat dia sakit, 33:43 istri yang selama ini diabaikan dan 33:45 dilupakan. 33:47 Begitu juga terkadang orang sibuk dengan 33:49 kesibukannya, lupa kepada anak-anaknya. 33:52 Pada saat dia sakit baru dia menyadari 33:55 bahwa ternyata anak-anaknya setia 33:58 mendampingi dirinya yang selama ini 33:59 diabaikan. 34:01 Nah, sebagai penutup, ada sebuah cerita 34:03 menarik, Kang Rizal. 34:06 Seorang 34:07 ayah 34:08 kebetulan dari suku bangsa Arab 34:11 yang amat-amat terpa 34:14 fanatik kepada anak laki-laki. 34:17 Dianggap anak perempuan membawa 34:18 kehinaan. 34:23 Subhanallah. 34:24 Ini merupakan tradisi di tengah bangsa 34:26 Arab, bahkan juga di sebagian bangsa 34:29 Cina juga punya tradisi yang seperti 34:31 ini. 34:32 Di tengah-tengah orang Indonesia juga 34:33 ada yang punya kefanatikan terhadap apa? 34:35 Anak laki-laki. Anak perempuan 34:38 dianggap mengurus dapur, mengurus 34:40 anak-anak. Kamu perempuan tahu apa? 34:44 Subhanallah. 34:46 Begitu dia mendapatkan kabar gembira 34:48 satu hari bahwa istrinya melahirkan 34:50 anak, dia bertanya laki atau perempuan? 34:53 Dibilang perempuan. 34:55 Dia mengatakan ya lailati sauda. 34:58 Ini merupakan malamku yang gelap gulita. 35:04 Tapi begitu mendapatkan anak laki-laki, 35:06 dia mengatakan ini betul-betul cahaya 35:09 hidupku, kebanggaan hidupku. 35:12 Dengan bangga dia mengatakan wa na'im. 35:15 Orang Arab bilang wa na'im sebagai 35:16 gambaran apa? Kebanggaan. 35:19 Menyambut kemuliaan, wa na'im. 35:21 Ehm. 35:22 Tapi biasanya kalau mereka menerima 35:24 kabar buruk, mereka mengatakan ehm. 35:27 Ehm, sebagai gambaran apa? Yang tidak 35:30 menyenangkan. 35:32 [berdehem] 35:33 Allah kasih, subhanallah. 35:35 Dia memiliki anak laki-laki yang 35:36 dibanggakan. 35:38 Memiliki juga anak perempuan. 35:40 Subhanallah, yang laki-laki yang 35:41 dibanggakan ini. 35:43 Yang diberikan modal, maju. 35:46 Tapi jarang menengok orang tuanya. 35:49 Si orang tua banggakan anak yang sukses 35:51 di sini, sukses di sana. Dibanggakan di 35:54 tengah-tengah teman-temannya. 35:56 Subhanallah, satu hari dia jatuh sakit. 36:00 Yang cukup parah hingga akhirnya kedua 36:03 matanya buta. 36:06 Yang memandikan, membersihkan, dan 36:09 memberikan makan buat dirinya anak 36:11 perempuannya. 36:14 Karena matanya tidak melihat, dia tidak 36:16 sadar. 36:17 Tapi dia selalu memperhatikan bagaimana 36:18 dirinya dimandikan, dibersihkan, tempat 36:21 tidurnya, diberikan pengakuan. 36:24 Akhirnya satu hari, si ayah bertanya 36:27 pada Ino. 36:28 Man antiya binti, siapakah wahai wahai 36:30 anakku? 36:31 Dia bilang, "Ana lailatu ka sauda ya 36:34 abi." Aku malam yang gelap gulitamu 36:36 wahai ayah. 36:38 Maksudnya pada saat aku lahir, kamu 36:40 mengatakan 36:41 Ehm. 36:42 Saya merupakan malam gelap gulitamu. 36:45 Si ayah menangis sambil mengatakan apa? 36:48 Ya laita layali kullaha sauda, coba 36:51 seluruh malamku hitam. 36:53 Coba seluruh malamku 36:55 Ternyata yang peduli perhatian terhadap 36:58 dirinya 36:59 anak perempuannya. 37:00 Ehm. 37:01 Jadi kejadian subhanallah 37:03 terjadi juga pada orang yang saya kenal. 37:05 Kalau tadi merupakan kisah masa lampau 37:07 Ehm. 37:08 terjadi pada seorang yang saya kenal. 37:13 Seorang ayah kelahiran Hadramaut juga 37:17 dia selalu banggakan anak laki-lakinya. 37:20 Anak perempuannya disepelekan. 37:23 Subhanallah di hari tua 37:25 bisa dia stroke. 37:27 Air liurnya bercucuran dari mulutnya 37:29 yang bersihkan anaknya, mandikan, yang 37:32 selalu duduk di sampingnya. 37:34 Ehm. 37:36 Lalu si istri bilang apa? 37:38 Waktu anaknya menjauh, "Kamu lihat ke 37:41 mana anak laki-laki kamu pergi? Siapa 37:43 yang mau mandikan kamu? Siapa yang 37:45 mengurus kamu kalau kamu tidak diurus 37:46 anak perempuan? 37:48 Kamu akan berubah menjadi sesuatu yang 37:50 sama sekali menjijikkan." 37:54 Si bapak dalam keadaan stroke, air 37:55 matanya berlinang-linang. 37:58 Nah, kalau kita lihat di sini 38:01 dulu mereka menganggap remeh anak 38:02 perempuan. 38:04 Ternyata apa? Yang peduli padanya justru 38:06 anak perempuan. Oleh karena itu sikap 38:08 Rasul terhadap anak perempuan berbeda. 38:11 Ehm. 38:11 Datang Sayyidah Fatimah disambut oleh 38:13 ayahnya berdiri, dikecup keningnya, 38:15 didudukkan di tempat duduknya. Lalu dia 38:17 memanggilnya ya umma abiha, wahai ibu 38:19 dari ayahnya. Kalau Rasulullah akan 38:21 berangkat musafir, rumah Sayyidah 38:23 Fatimah yang terakhir ditinggalkan. 38:25 Pulang dari safar setelah masjid, rumah 38:27 pertama bukan istrinya, rumah putrinya 38:29 Sayyidah Fatimah. 38:31 [mendengus] 38:32 Jadi kalau kita perhatikan, kita ini 38:33 sering tidak menghargai nikmat Allah, 38:36 padahal di situ terdapat nikmat dan 38:38 rahasia yang tersembunyi. 38:39 Jadi baik pada sakit, pada saat senang, 38:42 pada saat sempit, susah, 38:44 sebetulnya Allah yang Maha Terpuji 38:47 sedang mendidik kita, tapi kita lengah 38:49 dan lalai. 38:50 Jadi bismillahirrahmanirrahim, 38:53 jangan pernah Anda lupakan, dia pembuka 38:55 pintu rahmat Allah. 38:57 Alhamdulillahirabbilalamin 39:00 merupakan apa yang seharusnya diucapkan 39:03 setiap orang yang beriman. 39:06 Memuji Tuhan Yang Maha Terpuji 39:08 dan menjauhkan rasa syak wasangka di 39:11 hatinya. Syak wasangka di hatinya 39:13 terhadap Allah. Allah yang tak mungkin 39:16 sama sekali mendzalimi hambanya. 39:17 Bagaimana mungkin Yang Maha Terpuji, 39:19 Yang Maha Kaya, Yang Maha Kuasa butuh 39:21 kepada kita? 39:23 Perbuatan orang dzalim itu karena apa? 39:25 Karena dia butuh [berdehem] atau takut 39:27 dari sesuatu, sedangkan Allah Maha Kaya 39:30 dari seluruh makhluk-Nya. 39:32 Maka ingat, 39:34 setidaknya Anda hadapkan wajah Anda 39:36 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala 39:38 sepenuhnya. Jangan gantungkan hidup Anda 39:39 kepada selainnya. 39:41 Kalau tidak Anda akan menyesal 39:43 di hari tak bermanfaat anak, keluarga, 39:46 kecuali hanya yang datang kepada Allah 39:48 dengan hati yang bersih dan 39:50 murni. 39:52 Baik, nah demikianlah Ikhwan Akhwat 39:54 renungan 39:55 yang disampaikan oleh guru kita Ustaz 39:56 Husein tadi terkait eh lanjutan pekan 40:00 sebelumnya mengenai basmalah, Ustaz ya? 40:02 Iya. 40:03 Bismillah dan di kesempatan ini mengenai 40:05 alhamdu, ya. 40:07 Ini mengenai nikmat dan karunia Allah 40:09 yang cukup luas, sangat luas dan 40:13 eh tidak terbatas, Ustaz ya. 40:16 Dan Ikhwan Akhwat, kita lanjutkan masih 40:18 ada waktu untuk sesi tanya jawab. Eh, 40:20 Kang Algi nampaknya ada yang sudah 40:21 terhubung di line telepon. 40:24 Bisa diangkat? Ya, kita angkat terlebih 40:25 dahulu. 40:29 Halo, asalamualaikum. 40:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:31 wabarakatuh. Dengan Ibu siapa di mana, 40:32 Ibu? 40:34 Iya, dari Ibu Ria, Pondok Labu. Silakan, 40:37 Ibu. Silakan, Ibu. 40:39 Iya, afwan, Ustaz. Tadi Ustaz 40:41 menjelaskan tentang 40:44 putri daripada Rasulullah, 40:47 Sayyidah Fatimah Az-Zahra. Itu 40:49 Iya. 40:50 mengenai 40:51 apa, 40:53 seorang perempuan, 40:54 anak, ya, anak perempuan. 40:56 Coba, Ibu, suara radionya dikecilkan 40:58 sedikit, Bu, supaya jangan feedback. 41:01 Iya, iya, Ustaz. 41:02 Jadi, volumenya dikecilkan dulu. 41:04 mengenai Sayyidah Fatimah Az-Zahra itu 41:07 eh 41:09 bahwasanya putri daripada Rasulullah itu 41:12 eh satu-satunya 41:14 yang diambil dari keturunan dari Rasul 41:16 itu adalah dari perempuan, dari 41:19 perempuan. Tapi setelah eh kembali lagi 41:22 kepada eh apa, eh topik yang dijelaskan 41:25 oleh Ustaz yang 41:27 yang 41:28 eh 41:29 yang 41:30 cerita di negeri Arab mengenai 41:33 bahwasanya anak perempuan itu bla bla 41:35 bla seperti pada zaman 41:37 eh dahulu kala gitulah, ya, Ustaz, ya. 41:40 Nah, 41:41 di sini kami berpikir, Ustaz, setelah 41:43 mendengarkan ceramah daripada tausiah 41:45 daripada Ustaz tadi, 41:47 saya berpikir 41:49 eh bagaimana sosok Sayyidah Fatimah 41:52 Az-Zahra itu 41:54 eh ketika eh Rasulullah 41:57 dan istrinya, Sayyidah Khadijah 41:59 Al-Kubra, itu 42:01 membentuk suatu putri atau anak yang 42:05 sangat dicintai oleh Allah. 42:07 Kemudian di sini dijadikan sebagai suri 42:10 tauladan 42:12 bagi kalangan kaum perempuan. 42:14 He em. 42:17 Tetapi di sini 42:19 anehnya kenapa dari kalangan perempuan 42:22 itu tidak pernah mau merujuk kepada 42:24 ee akhlak daripada ee Sayyidah Fatimatuz 42:27 Zahra. 42:28 Nah, di sekarang ini 42:30 kalau enggak salah sekarang tanggal 3 42:32 Jumadil Akhir, ada riwayat-riwayat yang 42:35 mengatakan bahwasanya ini adalah hari 42:39 syahadah ya, Ustaz ya, kalau enggak 42:40 salah. 42:41 Ehm. 42:42 Terus 42:43 hari syahadah daripada ee putri 42:45 Rasulullah, Sayyidah Fatimatuz Zahra. 42:48 Ini bagaimana, Ustaz? Sehingga ee 42:52 Sayyidah Fatimatuz Zahra itu begitu 42:54 mulia di mata Allah 42:56 karena 42:58 kemuliaannya itulah 43:01 daripada kaum wanita ini tidak pernah 43:04 mau merujuk kepada akhlak 43:07 Sayyidah Fatimatuz Zahra, padahal sudah 43:09 dijelaskan jelas gitu loh ya, Ustaz ya. 43:11 saya pahami dia punya pertanyaannya. 43:15 Iya. 43:15 Baik, Ibu ya. 43:16 Baik, terima kasih, Ibu Ria ya. 43:17 Bismillahirahmanirahim, heeh. 43:19 Rabbana zidna ilman wa alhiqna 43:21 bishalihin. 43:23 Saya bertanya, bagaimana mungkin orang 43:26 akan mengikuti Sayyidah Fatimah bila 43:29 tidak mengenal dirinya? 43:30 Ehm. 43:32 Wanita-wanita sekarang lebih banyak 43:34 mengenal artis-artis 43:38 YouTuber 43:40 selebgram ya 43:42 pemain bola daripada mengenal Rasul 43:46 ataupun keluarga Rasul maupun 43:48 sahabat-sahabat Rasul yang mulia. 43:51 Jangankan orang lain, Ibu. 43:55 Orang-orang yang berasal dari keturunan 43:57 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 43:59 dari wanita-wanita yang berasal dari 44:01 keluarga Rasul bahkan tidak kenal 44:03 Sayyidah Fatimah. 44:05 Tidak mengenal Sayyidah Fatimah. 44:07 Ehm. 44:08 Mereka lebih suka mengenali siapa? 44:11 Selebgram yang sedang apa? 44:13 Yang sedang ramai di TikTok, di 44:15 mana-mana tempat TikToker-nya. 44:17 Baik dalam urusan make up, urusan 44:19 busana, [berdehem] 44:20 seni dan lain sebagainya. Bahkan mereka 44:22 begitu bangga. 44:25 Seolah-olah mereka merasa jijik terhadap 44:28 cara hidup yang ditunjukkan Sayyidah 44:30 Fatimah Az-Zahra alaihis salatu wasalam. 44:32 Padahal ini merupakan cucu dan darah 44:34 dagingnya. 44:36 Apalagi orang lain. 44:40 Padahal kalau kita belajar sejarah 44:42 kehidupan Sayyidah Fatimah Az-Zahra ya, 44:45 yang selalu menjaga kesuciannya, bahkan 44:48 menghindar untuk bergesekan dengan kaum 44:51 pria. 44:54 Dia mengurus rumah tangganya 44:56 dengan betul-betul penuh pengabdian 44:58 kepada Allah. 45:00 Mentaati suami karena Allah, begitu juga 45:02 melayani orang tuanya. 45:04 Wanita yang mulia ini 45:07 muda tapi tidak dimanjakan oleh Rasul. 45:09 Sampai ketika suaminya memohon agar 45:12 diberikan seorang pembantu, Rasul tidak 45:13 berikan buat dirinya. Digantikan dengan 45:15 tasbih Az-Zahra. 45:17 Yang selalu kita baca setelah salat, 45:19 dikenal dengan nama tasbih Az-Zahra. 33 45:22 subhanallah, 33 alhamdulillah dan 34 45:25 kita membaca takbir. Itu dikenal dengan 45:27 tasbih Az-Zahra. 45:29 Ini akan menggantikan kamu 45:31 lebih baik daripada pembantu. 45:34 Dia menggiling gandum sendiri. 45:37 Dia juga pembuat roti, memasak untuk 45:39 keluarganya ya. Hingga di masa mudanya, 45:42 tubuhnya sudah mulai apa? Membungkuk. 45:45 Dia melayani ayahnya, hidup dalam 45:47 perjuangan. 45:48 Dan disaat dia katakan meninabobokan 45:52 anaknya, bahkan dalam keadaan selalu 45:54 bertasbih memuji Allah subhanahu wa 45:56 taala. 45:57 Dia mendampingi sang ayah dalam 45:59 perjuangan-perjuangannya. 46:01 Dan sang ayah betul-betul amat-amat 46:04 berbahagia sekali disaat didampingi oleh 46:06 putrinya. 46:09 Dan Rasulullah mengatakan, "Fatimah 46:11 bi'atun minni yasurruni ma sarroha wa 46:14 yasurruni ma sarroha." Fatimah bahagia 46:16 dari diriku. 46:18 Membahagiakan aku apa yang membahagiakan 46:20 dirinya, menyakiti aku apa yang 46:22 menyakiti dirinya. 46:24 Dia menjadi contoh diantara wanita 46:26 disamping istri-istri Rasul disamping 46:28 sang ibu juga Sayyidah Khadijah yang 46:30 mengabdikan hidupnya untuk Rasulullah. 46:34 Dia melamar Rasulullah. Rasul tidak 46:36 memiliki apa-apa, tapi yang dilihat dari 46:38 Rasul kepribadian dan akhlaknya. 46:40 Ketika selesai menikah masuk ke dalam 46:42 rumah, apa ucapan sang istri Sayyidah 46:44 Khadijah? 46:46 "Ya zauji ulkhuril bait, wahai suamiku 46:48 masuk ke dalam rumah. Al bait baituk, 46:50 rumah ini rumahmu wa ana amatuk dan aku 46:52 adalah hambamu." 46:56 Tapi Rasulullah tidak pernah sama sekali 46:58 apa? Merendahkan dirinya. Selalu dalam 47:00 segala sesuatu 47:02 sebutan yang jadi sebutan Sayyidah 47:04 Khadijah, sang istri. Hingga Sayyidah 47:06 Aisyah cemburu karena seringnya 47:08 Rasulullah menyebutkan apa? Sayyidah 47:10 Khadijah. 47:11 Ketika Aisyah cemburu, Rasulullah 47:13 mengatakan, "Kamu takkan dapat 47:14 dibandingkan. 47:16 Dia membela aku disaat orang memusuhi 47:19 aku. 47:20 Dia mempersembahkan hartanya, hidupnya 47:22 untuk mendukung aku ketika orang semua 47:24 meninggalkan aku." 47:29 Jadi, orang yang menggambarkan bahwa 47:31 wanita itu terbuat dari iga laki-laki 47:34 yang bengkok itu merupakan riwayat 47:36 Israiliyat yang terbiasa merendahkan 47:38 kaum wanita. Kalau Islam tidak memandang 47:41 wanita lebih inferior dibandingkan 47:43 dengan kaum pria. 47:45 [mendengus] 47:45 Ini bagaimana? 47:47 Mereka akan mencontoh Sayyidah Fatimah 47:49 kalau tidak mengenalnya. Jangankan orang 47:51 lain, 47:52 darah dagingnya, cucu-cucunya, 47:55 wanita dari keluarga Rasul berpakaian 47:58 tidak mengikuti contoh Sayyidah Fatimah, 48:00 menonjolkan bagian-bagian tubuhnya 48:02 dengan bangga, 48:04 bercampur dengan pria, berjoget juga di 48:07 tengah-tengah mereka. Bagaimana mungkin 48:08 mereka layak untuk dikumpulkan bersama 48:10 Sayyidah Fatimah? 48:11 [mendengus] 48:12 Tapi walaupun bukan dari keluarga 48:14 Sayyidah Fatimah, bukan dari darah 48:16 dagingnya, tapi yang mengikuti jejaknya, 48:19 akhlaknya, kepribadiannya, dia akan 48:21 dikumpulkan bersama Fatimah. 48:23 Karena yang menyatukan manusia bukan 48:25 nasab yang menyatukan manusia iman dan 48:27 amal saleh. Oleh karena itu kita 48:29 ingatkan kepada asy-syarifah, 48:32 yang menganggap dirinya berasal dari 48:33 keluarga Rasul, 48:36 kembalilah kepada Allah. 48:38 Bertobatlah, jaga kesucian kalian. Ikuti 48:41 keteladanan nenek Anda dan kakek Anda, 48:44 baru Anda kelak layak dikumpulkan 48:46 bersama mereka. Kalau tidak, ini bukan 48:48 basa-basi, bukan seperti angan-angan 48:51 Bani Israil. Apapun yang mereka lakukan, 48:53 mereka merupakan anak kesayangan Allah. 48:55 Nahnu abnaullah wa ahibbauh. Kita 48:58 anak-anak kesayangan Allah dan 48:59 kekasih-Nya. 49:01 Ini semua khayalan Bani Israil. Dijawab 49:03 oleh Allah, "Qul falima yu'adzdzibukum 49:05 bidzunubikum?" 49:08 Kalau betul seperti yang kalian ucapkan, 49:09 kenapa Allah menyiksa kalian dengan 49:12 dengan dosa-dosa kalian? Ada yang 49:13 menjadi monyet, ada yang menjadi babi, 49:16 ya. Kemudian diburu di sana maupun di 49:18 sini karena kejahatan mereka. Padahal 49:20 mereka orang-orang yang berasal dari 49:22 keluarga nabi-nabinya. 49:26 Oleh karena itu, apa yang saya sampaikan 49:28 di sini, ya, 49:29 tujuannya untuk menyentak dan 49:31 mengingatkan karena sudah 49:33 terang-terangan dilakukan perbuatan yang 49:36 tidak sesuai dengan 49:38 petunjuk Allah, 49:40 tidak sesuai dengan apa yang dilakukan 49:42 keluarga Nabi kita Muhammad sallallahu 49:44 alaihi wasallam, yang Allah janjikan 49:46 untuk mensucikan mereka. Innamayu 49:48 ridullah liyudzhiba ankumuris ahlulbaiti 49:50 wayutahhirakum tathhira. Dengan 49:52 bimbingan yang Allah perintahkan. Wa 49:54 qorna fi buyutikunna wala tabarrojna 49:57 tabarrujal jahiliyatil ula wa aqimna 49:59 sholata wa atina zakata wa atinallaha wa 50:02 rasula innama yuridullah. Liyudhiba 50:05 ankum rijasa ahlul baiti wa yutohhirakum 50:07 tothhiroh. Allah perintahkan pada wanita 50:09 dari keluarga Rasul berdiam di rumah, 50:10 jangan keluyuran. 50:12 Jangan bersolek, berdandan dengan 50:13 dandanan jahiliyah menunjukkan lekuk 50:15 tubuhnya. 50:17 Kemudian dirikan sholat, keluarkan 50:19 zakat. Kenapa Allah perintahkan ini 50:21 untuk mensucikan kalian, menjauhkan 50:24 kalian dari kotoran-kotoran jahiliyah. 50:26 Kemudian wadz kurna ma yutla fi 50:28 buyutikunna min ayatillahi wal hikmah. 50:31 Dan hendaklah kalian selalu mengingat, 50:33 membaca, menyebutkan apa yang Allah 50:36 turunkan. 50:38 Yang dibacakan di rumah-rumah kalian 50:40 dari ayat-ayat Allah dan hikmah. 50:43 Kenapa bukan ini yang jadi ikutan? Jadi 50:45 Ibu Ria kalau salah tadi ya. 50:46 Ibu Ria betul. 50:47 Jadi Ibu Ria. 50:49 Kalau wanita-wanita muslimah saat ini 50:53 tidak 50:54 mencontoh Sayyidah Fatimah karena mereka 50:56 tidak tahu, apalagi orang takut. 50:59 Sekarang kalau disebutkan keluarga Rasul 51:01 akan dibilang Syiah. 51:04 Ahlul Bait. 51:05 Kalau sebutkan keluarga Rasul, padahal 51:06 keluarga Rasul ini ya 51:08 yang seharusnya kita cintai, 51:10 mereka-mereka yang di atas sebagai 51:11 contoh ini kita hormati, kita cintai, 51:13 kita ikuti. Tapi sekarang orang 51:15 menyebutkan Imam Ali Syiah. 51:17 Menyebutkan keluarga Rasul, Syiah. 51:19 Saya bingung. Bagaimana mereka mengaku 51:21 sebagai orang yang beriman, mencintai 51:23 Allah dan Rasulnya bisa [berdehem] apa 51:25 khawatir dan takut terhadap hal ini. 51:28 Beda antara Syiah sama Ahlul Bait. Syiah 51:30 ada yang lurus, ada yang bengkok. Ada 51:32 yang mengikuti keluarga Rasul, ada yang 51:34 menyimpang. Tapi kalau Ahlul Bait 51:36 gambaran yang Allah Subhanahu wa ta'ala 51:38 berikan untuk kita sebagai contoh 51:41 tauladan dari rumah tangga Rasulullah 51:43 Shallallahu alaihi wasallam. Dan kata 51:45 Ahlul Baitir Rojul yang berdiam bersama 51:48 apa? Bersama rajul tersebut. Ahlul baiti 51:51 Rasulillah lah. 51:53 Sayyidah Fatimah bersama suaminya. 51:56 Al Hasan wal Husain, mereka yang berada 51:58 di bawah pendidikan Nabi kita Muhammad, 52:00 menyerap betul-betul apa? Keteladanan 52:03 yang amat indah. 52:05 Mereka yang menegakkan betul-betul pilar 52:07 kemanusiaan, keadilan, tidak 52:09 membeda-bedakan di antara manusia. Tapi 52:11 yang terjadi pada saat ini wal 52:13 iyadzubillah. Keadilan dirobohkan, 52:15 digantikan dengan kezaliman. 52:19 Persamaan di antara manusia sebagaimana 52:21 yang Allah jelaskan, sekarang 52:23 dirobohkan, diganti dengan penyekatan 52:25 dan kasta-kasta, sekte-sekte, 52:27 mazhab-mazhab, hingga orang 52:29 terkotak-kotak tidak lagi merasakan 52:31 kesatuan dalam iman dan persaudaraan. 52:34 Jadi Ibu Ria, pertanyaan tadi cukup 52:36 menarik dan saya harapkan 52:37 apa yang saya sampaikan ini terdengar 52:39 oleh mereka-mereka. Baik dari kaum 52:41 muslimat maupun wanita dari keluarga 52:44 Rasulnya. Ingat bahwa nasab kita tidak 52:47 akan menyelamatkan kita, tapi iman dan 52:49 amal saleh kita yang akan menyelamatkan 52:51 kita. Mudah-mudahan apa yang saya 52:53 sampaikan ini membebaskan amanat 52:55 tanggung jawab saya di hadapan Allah dan 52:57 menyampaikan apa adanya, bukan 52:59 memberikan janji-janji dan angan-angan 53:01 yang muluk, tapi mengingatkan kita bahwa 53:03 kita sekarang 53:04 berada dalam kehidupan serius yang kita 53:07 akan pertanggungjawabkan di hari 53:08 kemudian nanti. Wallahu a'lam. 53:11 Baik ya, semoga terjawab cukup jelas 53:13 tadi Ustaz Husein menjawab pertanyaan 53:15 dari Ibu Ria ya. Selanjutnya ini dari 53:18 Pak Shalehuddin di Bogor Ustaz, terkait 53:22 mengenai ketergantungan kita kepada 53:25 makhluk. 53:25 Heeh. 53:26 Ustaz apa batasan yang memisahkan antara 53:30 meminta bantuan kepada sesama manusia 53:33 yang masih diperbolehkan 53:35 dengan bentuk ketergantungan yang 53:37 menjurus pada syirik. Katanya nah, 53:40 selanjutnya juga bagaimana Alquran 53:41 mengajarkan kita untuk mengatasi 53:44 ketakutan yang berlebihan terhadap 53:46 makhluk. 53:47 Seperti juga takut miskin, takut celaan 53:50 manusia atau takut kehilangan jabatan 53:53 yang dapat merusak yang dapat merusak 53:56 tawakal kita kepada Allah. Nah, 53:59 bagaimana juga seorang muslim seharusnya 54:00 bersikap terhadap harta, kekayaan atau 54:03 koneksi yang dimiliki agar tidak 54:05 menjadikannya sandaran utama yang 54:07 mengalahkan sandaran kita kepada Allah. 54:10 Demikian. 54:12 Bismillahirrahmanirrahim. 54:16 Allah Subhanahu wa taala menjadikan 54:18 sebagian manusia butuh kepada sebagian 54:21 yang lain. 54:23 Artinya mereka saling membutuhkan. 54:25 Hingga Allah perintahkan wa ta'awanu 54:28 alal birri wat taqwa. 54:30 Bekerja samalah kalian. 54:33 Tolong menolong, gotong royong dalam 54:35 albir. 54:37 Perbuatan baik dan mulia. Dan ketak waan 54:40 kepada Allah. Wala ta'awanu alal ismi 54:43 wal udwan. Jangan kalian bekerja sama, 54:46 gotong royong dalam perbuatan dosa 54:48 maupun apa? Melakukan udwan, pelanggaran 54:51 terhadap hak-hak orang lain. Ini 54:53 perintah Allah. 54:55 Berarti kalau kita bekerja sama 54:57 dengan sesama manusia dalam perbuatan 55:00 bir dan takwa, itu merupakan ibadah 55:02 kepada Allah. 55:04 Tapi bekerja sama dalam perbuatan dosa 55:06 dan pelanggaran terhadap hak orang lain, 55:08 ini perbuatan yang dilarang oleh Allah. 55:11 Satu hari seorang berdoa di hadapan Imam 55:14 Ali. 55:16 Allahumma agnina anin nasi, Allah. 55:19 Jadikan aku tak butuh kepada manusia. 55:21 Imam Ali bilang, "Hatta 55:23 kalau kamu bilang begitu, kamu berarti 55:25 apa? Siap-siap untuk mati. 55:27 Emm. 55:28 Karena selagi kamu hidup, kamu 55:30 membutuhkan satu sama lain. 55:32 Emm. 55:33 Kalau seandainya kita mencukupi 55:34 kebutuhan kita dari kemampuan kita, 55:37 sebagian besar kebutuhan kita di tangan 55:39 orang lain. Contoh, yang menjahit baju 55:40 kita siapa? Yang memintal siapa? Yang 55:43 menanam padi siapa? Bisa kita? 55:45 Tidak butuh kepada manusia? 55:47 Tidak. 55:47 Dijawab. Innallaha ja'alannasa ba'dahum 55:50 liba'din, Allah jadikan sebagian manusia 55:53 butuh kepada sebagian yang lain. 55:55 Oleh karena itu Allah perintahkan untuk 55:57 bekerja sama. Dalam kebajikan dan takwa. 56:02 Yang dilarang bekerja sama dalam 56:04 perbuatan dosa maupun 56:06 pelanggaran. jangan bilang Allahumma 56:08 agnina annas. 56:11 Tapi katakan Allahumma agnina an syirari 56:13 khalkik, ya Allah selamatkan aku agar 56:15 aku tidak bergantung butuh kepada 56:17 hamba-hambamu yang bobrok. 56:19 Fain a'thau a'thau qalilan, kalau ngasih 56:21 sedikit. 56:23 Wa mannu alaika katsira, nyungkitnya 56:26 panjang. Wa dzammu alaika katsira, belum 56:29 lagi nyela kamu. 56:32 Karena dia merasa dia memberi padahal 56:33 sebetulnya dia juga butuh. Contoh jangan 56:36 jauh-jauh, seorang majikan butuh enggak 56:38 kepada pembantunya? 56:39 Sangat butuh. 56:39 Begitu pembantunya pulang kampung 56:40 gimana? Kalang kabut enggak? 56:41 Kalang kabut, iya. 56:42 Anaknya nangis di rumah, enggak kangen 56:44 sama bapak ibunya, kangen sama 56:45 pembantunya. Jadi jangan hina pembantu 56:46 kita. 56:47 Kita butuh pada mereka sebagaimana 56:49 mereka butuh pada apa? 56:51 Pada apa yang Allah berikan kepada kita. 56:54 Jadi pekerjakan mereka, muliakan mereka, 56:56 jangan kita rendahkan mereka. 57:00 Jadi 57:01 disaat kita memohon bantuan kepada teman 57:04 kita dan bantuan tersebut berada pada 57:06 ranah 57:08 kebajikan dan ketakwaan itu bukan 57:10 merupakan satu dosa. 57:13 Tapi bukan dengan anggapan bahwasanya 57:16 dia yang memonopoli, menguasai kebutuhan 57:18 kita, tidak. 57:20 Karena satu waktu bisa saja dia butuh 57:21 kepada kita. Nah, bekerja sama dalam 57:24 kebajikan ketakwaan diperintahkan Allah. 57:27 [mendengus] 57:28 Jangan kebalikannya, bekerja sama dalam 57:30 perbuatan dosa maupun 57:32 maupun dalam apa? 57:34 Dalam perbuatan yang sifatnya 57:36 pelanggaran. 57:37 Beda dengan doa. 57:39 Beda dengan do? 57:40 Doa. 57:42 Yang mendengarkan doa kita. Yang 57:44 menyaksikan dan mengetahui kebutuhan 57:47 kita. 57:49 Bahkan bisikan hati kita 57:52 diketahui hanya Allah Subhanahu Wa 57:54 Ta'ala. 57:55 Allah bertanya dalam surat Al Ahqaf. Qul 57:58 araaitum ma tad'una [berdehem] min 58:00 dunillah. 58:01 Katakan. 58:03 Tunjukkan padaku apa yang kalian mohon 58:05 selain dari Allah. 58:08 Ituni bikitabi min qabli hadza wa 58:10 atsaratin uh 58:11 qul araaitum ma tad'una min dunillahi. 58:17 Qul atad'una min dunillahi 58:19 astagfirullahalazim lupa. 58:40 Baik Ikhwan Awat uh 58:42 sambil kita menunggu 58:44 ayat Quran ya. 58:46 Iya manusia 58:47 ya. 58:47 menggambarkan bahwa dia tidak sempurna 58:50 suka lupa. 58:54 Ya qul araaitum ma tad'una min dunil 58:57 aruni madza khalaqu minal 59:00 am lahum syirkum fis samawat ituni 59:03 bikitabi min qabli hadza wa atsaratin 59:05 min ilmin in kuntum shadiqin. 59:08 Tanyakan kepada mereka wahai Rasulullah. 59:12 Tanyakan kepada mereka tentang apa-apa 59:14 yang mereka mohon selain dari Allah. 59:16 Ehm. 59:18 Apakah mereka punya andil dalam 59:20 penciptaan langit? 59:22 Atau andil dalam penciptaan buminya? 59:26 Kalau kalian mengatakan mereka punya 59:27 andil, coba bawa ke hadapanku bukti dari 59:30 kitab Qur'an ini atau kitab sebelumnya. 59:34 Mana buktinya? 59:36 Itu nih di kitab ini qobliha au asarotun 59:39 min ilmin. Bawa ke hadapanku dengan 59:41 sebuah kitab sebelum Alquran atau 59:43 fakta-fakta ilmiah yang menunjukkan 59:46 bahwa apa? 59:47 Bahwa mereka memiliki andil 59:49 dalam mengatur langit bumi atau dalam 59:52 menciptakannya. 59:55 In kuntum sodiqin kalau klaim kalian 59:57 benar. 59:58 Waman adholu mimman yad'u mindunillah 1:00:01 siapakah yang lebih sesat dari orang 1:00:03 yang memohon kepada selain Allah. Mal la 1:00:05 yastajibulahu ila yaumil qiyamah yang 1:00:07 tak kuasa untuk mengabulkan doanya 1:00:10 walaupun dia menjerit hingga hari 1:00:12 kiamat. Wahum an du'aihim ghofirun 1:00:14 sedangkan mereka apa? 1:00:16 Tidak tahu menahu tentang doa yang 1:00:18 dipanjatkan pada mereka. 1:00:21 Aneh tidak Kang Rizal kalau Rasul 1:00:22 mengajak kita kembali pada Allah mohon 1:00:24 pada Allah. Qur'an juga doa-doanya 1:00:26 mengajak kita mohon pada Allah. Doa 1:00:28 ahlul bait dalam shohifah sajjadiyah 1:00:30 seluruhnya mengajak kita untuk selalu 1:00:32 mohon pada Allah, merendah di 1:00:34 hadapannya. Tahu-tahu 1:00:36 doa sahabat Rasul pun demikian. 1:00:37 Tahu-tahu kita sekarang 1:00:39 memanjatkan doa kita kepada selain 1:00:41 Allah. 1:00:42 Mengalami kesulitan panggil ya Syekh 1:00:44 Abdul Qadir Jailani. 1:00:46 Atau ya Syekh Saman ya. Tawasul ini 1:00:49 bukan tawasul, itu jelas-jelasan 1:00:51 mohon kepada selain Allah. Begitu juga 1:00:53 ya Syekh Abu Bakar bin Salim. 1:00:56 Ya Syekh Umar Muhdor. 1:00:58 Aneh luar biasa. 1:01:00 Kalau kalian beranggapan mereka punya 1:01:02 kemampuan, kalau seandainya benar kenapa 1:01:04 enggak manggil Rasul saja? 1:01:05 Langsung. 1:01:06 Betul enggak? 1:01:08 Nah, yang mengherankan mereka di atas 1:01:10 ini baik itu siapa? Baik itu Rasul, baik 1:01:13 itu keluarga Rasul di atas semuanya 1:01:15 memohon kepada selain Allah. 1:01:18 Kemudian sahabat Rasul memohon kepada 1:01:20 selain Allah. 1:01:21 Bahkan termasuk Syekh Abu Bakar bin 1:01:23 Salim, ya, yang sering dipanggil namanya 1:01:26 dengan penuh kerendahan mohon pada 1:01:28 Allah. Allahumma lakal hamdu syukro 1:01:30 walakal mannu fadla wa anta robbuna 1:01:32 haqqo wa nahnu abiduka riqqo wa anta lam 1:01:35 tazal lidzalika ahla. 1:01:37 Begitu penuh kerendahan, 1:01:39 ya, mohon kepada Allah, tapi ternyata 1:01:41 yang di belakang hari manusia-manusia 1:01:43 yang tidak sama sekali mengenal 1:01:45 pendidikan Allah dari Alquran maupun 1:01:47 sunah Rasulnya maupun ajaran keluarga 1:01:50 Rasulnya maupun sahabatnya, mereka 1:01:52 disimpangkan oleh setan bukan mohon pada 1:01:54 Allah, mohon kepada selain Allah 1:01:55 subhanahu wa ta'ala. Ini bukan tawasul. 1:01:58 Ini namanya 1:02:00 istighosah bigoirillah. Ini perbuatan 1:02:02 syirik yang mengerikan luar biasa. Oleh 1:02:05 karena itu jangan sampai kita tertutup 1:02:08 dari rahmat Allah dan ampunannya. 1:02:09 Innallaha la yaghfiru ayyusyroka bihi wa 1:02:11 yaghfiru maduna dzalika liman yasya. 1:02:13 Allah tidak akan mengampuni disaat 1:02:15 dirinya dipersekutukan, 1:02:18 tapi akan mengampuni dosa-dosa yang lain 1:02:20 bagi siapa yang dikehendaki. Jadi jangan 1:02:22 sampai Anda menutup pintu rahmat Allah 1:02:25 berputus asa dari ampunannya karena Anda 1:02:28 mempersekutukan Allah. 1:02:30 Yang heran siapa yang diikuti? 1:02:32 Siapa yang mau diikuti? Rasulnya tidak, 1:02:35 Quran juga tidak, keluarga Rasul juga 1:02:36 tidak. Begitu juga sahabat-sahabat 1:02:38 Rasul. Begitu pula para aulia dahulu 1:02:41 kala, mereka semua mohon kepada Allah. 1:02:44 Mohon kepada 1:02:46 Dan itulah yang diajarkan Alquran. 1:02:48 Tapi sayang sungguh sayang yang di 1:02:50 belakang hari ini karena tidak belajar 1:02:53 dari Alquran, belajar dari Rasul dan 1:02:56 keluarga Rasulnya maupun sahabat 1:02:57 Rasulnya, 1:02:59 kemudian yang paling aneh mereka 1:03:00 mengatakan kami mengikuti salaf kami. 1:03:03 Salaf yang kalian ikuti siapa 1:03:04 sebetulnya? 1:03:05 Kita bingung, siapa coba tunjukkan. 1:03:09 Kalau salaf sahabat, sahabat enggak 1:03:11 pernah mengajarkan seperti ini. Kalau 1:03:13 salafnya keluarga Rasul di atas, 1:03:15 tunjukkan mana doa keluarga Rasul yang 1:03:17 mengajarkan kita minta kepada selain 1:03:18 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 1:03:20 Saya sampaikan ini tanpa ada emosi 1:03:22 sedikitpun, tapi karena khawatir kalau 1:03:25 sampai kita ini akan masuk dalam 1:03:27 perangkap setan, tertutup dari pintu 1:03:30 ampunan karena kita mempersekutukan 1:03:32 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 1:03:33 Akhirnya karena pemujaan terhadap 1:03:35 manusia, kita penuh ketergantungan. 1:03:37 Sampai satu orang bilang, "Kalau ana 1:03:39 mohon kepada Allah enggak tokcer, 1:03:42 tapi kalau ana datang ke kuburan fulan, 1:03:43 minta kepada mereka langsung 1:03:45 dikabulkan." Itu merupakan tipu daya 1:03:47 setan. Itu istidraj, uluran dari Allah 1:03:50 hingga kamu lupa kepada Allah akibat 1:03:52 kamu berpaling daripadanya. 1:03:55 Jadi, benar salah enggak dilihat dari 1:03:57 apa? 1:03:58 Dari 1:03:59 keuntungan yang cepat yang datang pada 1:04:01 kita. Benar salah diukur dengan 1:04:04 standarnya yang datang dari Allah. Rasul 1:04:07 dengan segala cobaan dihadapi bukan 1:04:09 berarti beliau salah. 1:04:11 Pada akhirnya meraih kemuliaan. Imam 1:04:12 Husein ketika terbunuh di di Karbala 1:04:14 bukan karena dia salah, 1:04:16 tapi itulah pengorbanan di jalan. Tidak 1:04:18 selamanya kebenaran [berdehem] itu 1:04:19 menang karena 1:04:21 orang-orang yang zalim bersatu, 1:04:23 sedangkan orang yang benar tidak 1:04:24 bersatu. Jadi, ikhwan akhwat yang 1:04:26 dirahmati Allah, untuk menghindari 1:04:28 ketakutan kita dari selain Allah, 1:04:30 berharap kepada selain Allah, coba 1:04:33 lepaskan semua apa? 1:04:36 Ikatan kita kepada selain Allah, 1:04:38 hadapkan sepenuhnya kepada Allah. 1:04:39 Perbanyak salat, kemudian pada saat-saat 1:04:42 resapi pada saat doa dengan penuh 1:04:45 kekhusyukan minta kepada Allah Subhanahu 1:04:46 wa Ta'ala agar melindungi diri dari 1:04:48 syirik. Sebagaimana Rasulullah berdoa, 1:04:50 "Allahumma inni audzubika an usyrika 1:04:52 bika syai'an a'lamu, astagfiruka lima la 1:04:54 a'lamu." 1:04:55 "Ya Allah, aku berlindung kepadamu untuk 1:04:57 mempersekutukan engkau dengan sesuatu 1:04:59 yang aku ketahui 1:05:00 dan apa-apa yang tidak aku sadari." 1:05:03 Jadi, hati kita kalau selalu kita 1:05:05 panjatkan pada Allah, insyaallah kita 1:05:07 akan terbebas dari penjajahan makhluk. 1:05:10 Orang kalau selamanya naik sepeda roda 1:05:13 tiga 1:05:16 bergantung enggak? 1:05:20 Enggak. 1:05:21 Dia penuh ketergantungan karena 1:05:22 menggunakan roda tiga kan? 1:05:23 Iya, iya. 1:05:24 Pertama roda tiga anak kecil. Begitu 1:05:26 mulai apa? Mulai mampu mengendalikan 1:05:28 keseimbangan, roda tiga ini buang yang 1:05:30 ketiga. Dengan roda dua lebih lincah 1:05:32 kan? Betul enggak? 1:05:33 Iya. 1:05:33 Nah, kalau kita enggak mau sama sekali 1:05:35 apa? 1:05:36 Enggak mau sama sekali melepaskan 1:05:38 ketergantungan kita pada makhluk 1:05:40 kita hadapkan wajah kita kepada Allah 1:05:42 dan mohon ya Allah jadikan hajatku hanya 1:05:44 padamu. Jadikan perlindunganku hanya 1:05:46 kepadamu dan aku mohon engkau lindungi 1:05:48 aku dari apa? Syirik-syirik yang akan 1:05:51 menutup pintu rahmatmu di dunia maupun 1:05:53 di hari akhir nanti. Mohon pada Allah. 1:05:56 Saya merasakan pada saat salat, pada 1:05:57 saat sujud, pada saat rukuk, pada saat 1:06:00 berdoa memanjatkan kepada Allah dan 1:06:02 berlepas tangan dari selain Allah. 1:06:04 Rasul merupakan tauladan kita yang 1:06:06 mengajarkan kita mohon pada Allah, bukan 1:06:08 kita datang minta pada Rasulullah. Kita 1:06:10 berziarah Rasul, assalamualaikum ya 1:06:11 Rasulullah, assalamualaikum ya 1:06:13 Habiballah, assalamualaikum ya 1:06:15 Khalilallah, assalamualaikum ayyuhal 1:06:17 mab'utsu rahmatan lil alamin. 1:06:19 Kita ucapkan salam kemudian mohon 1:06:21 Allahumma ati 1:06:23 Muhammadan al wasilata wal fadilata was 1:06:25 syarafa wad darajatal aliyatar rafi'ah 1:06:27 wab'ats humaqaaman mahmudan alladzi 1:06:29 wa'attahu innaka la tukhliful mi'ad. 1:06:32 Kita berkunjung pada keluarga Rasul, 1:06:33 sahabat Rasul dengan penuh kerinduan 1:06:36 agar dikumpulkan bersama mereka, bukan 1:06:38 minta kepada mereka karena mereka 1:06:40 sendiri mengajarkan kita minta pada 1:06:41 Allah. 1:06:42 Allah, mudah-mudahan ini dapat dipahami. 1:06:44 Jangan-jangan disikapi 1:06:46 sebagai apa? Sebagai sikap ee mereka 1:06:49 bakal mengatakan Ustadz Husein Wahabi. 1:06:51 [tertawa] 1:06:51 Saya bukan Wahabi, bukan Syiah, bukan 1:06:53 Sunnah, saya muslim dan ingin mengikuti 1:06:56 apa yang ditunjukkan oleh Allah dalam 1:06:58 kitabnya maupun diajarkan oleh Rasul 1:07:00 dalam sunnahnya, pada keluarga nabinya 1:07:02 begitu pula sahabat-sahabat nabi yang 1:07:04 mulia. Fadhal. 1:07:05 Baik Ustadz, terakhir satu Ustadz ya. 1:07:07 Eh, mungkin ini ada pertanyaan dari 1:07:08 hamba Allah, Ustaz, mengenai yang lagi 1:07:11 eh, hangat nih diberitakan, Ustaz. 1:07:13 Ustaz, mohon tanggapan, Ustaz, mengenai 1:07:15 kondisi dinamika PBNU saat ini, Ustaz. 1:07:18 Sebagai saya sebagai warga NU kultural 1:07:22 merasa perlu nasehat dari Ustaz, 1:07:24 katanya. Mengenai eh, ketua PBNU yang 1:07:29 yang menolak mundur 1:07:30 dan sebagainya, katanya. Ustaz, mohon 1:07:31 tanggapannya, Ustaz, singkat saja 1:07:33 mungkin. 1:07:33 Bismillahirahmanirahim. Rabbana zidna 1:07:35 ilman wa alhiqna bisholihin. 1:07:37 Bicara secara jujur 1:07:39 orang tua saya itu 1:07:41 keluarga saya turun-temurun 1:07:43 tumbuh di kalangan NU. 1:07:46 Orang tua kita dekat dulu dengan K.H. 1:07:48 Hasyim Asy'ari, nya. Kakek-kakek kita 1:07:50 dekat dengan mereka. 1:07:53 Dan hampir dikatakan keluarga dari ayah, 1:07:56 ibu, semua tumbuh di keluarga NU. 1:07:59 Tapi bukan berarti agama kita NU. 1:08:03 Bukan agama kita NU. Bukan Tuhan kita 1:08:05 juga Rais Am NU. 1:08:08 Tuhan kita Allah. 1:08:09 Nabi kita Muhammad, agama kita Islam. NU 1:08:12 juga berafiliasi ke Islam. Oleh karena 1:08:15 itu kalau kita melihat ada tokoh NU 1:08:19 yang keluar dari jalur 1:08:22 dari petunjuk Allah maupun sunnah 1:08:24 Rasulnya, warga NU jangan fanatik buta. 1:08:28 Warga NU harus diberikan edukasi, 1:08:30 pendidikan yang diikuti itu yang hak, 1:08:31 bukan yang batil. 1:08:32 He eh. 1:08:33 Jangan kalau batil dari NU, karena kita 1:08:36 warga NU, kita ikuti. 1:08:38 Sedangkan hak yang berasal dari kelompok 1:08:40 lain 1:08:41 kita ingkari. Kita selalu bersama 1:08:43 kebenaran. Itu yang akan mengangkat 1:08:44 martabat NU. 1:08:46 Pada saat warga NU sadar, terbuka 1:08:49 matanya yang mereka ikuti kebenaran, 1:08:51 bukan sosok dan tokoh yang diagungkan 1:08:54 atau NU-nya itu sendiri, maka mereka 1:08:57 akan mengangkat martabat mereka dan juga 1:09:00 ulama, ya. Betul-betul mengalami 1:09:03 kebangkitan sesuai dengan kata Nahdlatul 1:09:05 Ulama 1:09:06 tapi kalau mereka berfanatik buta 1:09:09 mengikuti tokoh mereka walaupun dalam 1:09:11 keadaan salah maka mereka menjadikan 1:09:13 tokoh mereka sebagai Tuhan yang mereka 1:09:15 sembah selain dari Allah Subhanahu Wa 1:09:17 Ta'ala 1:09:18 oleh karena itu kita ingin warga NU 1:09:20 membersihkan kotoran-kotoran 1:09:22 yang telah mencemarkan apa yang telah 1:09:25 mencemarkan ya 1:09:27 nama baik NU dan pendiri-pendiri NU yang 1:09:29 mulia siapa tidak mengenal K.H. Hasyim 1:09:32 Asy'ari 1:09:34 kemudian juga tokoh-tokoh NU termasuk di 1:09:36 antaranya K.H. Cholil Bisri 1:09:39 ayah dari apa 1:09:41 dari Rais Tanfidziyah sekarang ayahnya 1:09:43 K.H. Cholil Bisri termasuk tokoh yang 1:09:45 masya Allah 1:09:46 dan sekian banyak tokoh-tokoh NU yang 1:09:49 betul-betul menunjukkan kewaroan, 1:09:51 kejujuran, kebersihan hidup ya 1:09:54 yang patut menjadi contoh nah yang di 1:09:56 belakang hari ini banyak seperti yang 1:09:59 Allah katakan fa khalafa min ba'dihim 1:10:01 khalfun adho'us sholata wattaba'us 1:10:03 syahwat fasayaqqauna ghayya mereka 1:10:06 digantikan bukan oleh khalifah oleh 1:10:08 khalfun penerus-penerus yang menyimpang 1:10:10 menyia-nyiakan sholat mengikuti hawa 1:10:13 nafsu mereka akhirnya mereka akan 1:10:15 mengalami penyimpangan dan penyelewengan 1:10:19 jadi kita ingatkan warga NU jangan 1:10:21 kalian 1:10:22 dikuasai oleh kefanatikan yang buta 1:10:25 tapi 1:10:26 berikan dukungan pada apa yang benar dan 1:10:29 salahkan yang salah seperti yang Abu 1:10:31 Bakar Ash-Shiddiq radhiallahu anhu 1:10:33 katakan ketika beliau naik 1:10:35 diangkat sebagai khalifah 1:10:37 saya terpilih bukan karena saya yang 1:10:39 terbaik 1:10:40 di saat saya benar bantu dan dukung saya 1:10:43 di saat saya salah luruskan saya itu 1:10:45 ucapan seorang pemimpin 1:10:47 jangan kita dikuasai oleh rasa kagum 1:10:50 kita pada kyai 1:10:52 pada ustad atau pada habib kita anggap 1:10:55 dia keramat akhirnya kita lihat minuman 1:10:59 keras di mulut mereka kita bilang susu. 1:11:01 Susu ada pada mulut orang lain kita 1:11:03 anggap khamar. Ini salah besar. Imam Ali 1:11:06 mengatakan, "Innal haqqo wal batila la 1:11:08 yu'rofani bi akdari rijal." 1:11:11 Hak dan batil jangan diukur dengan 1:11:12 manusia. 1:11:13 "Tapi i'rifil haq, pelajari yang haq, 1:11:15 ta'rif ahlah, kamu akan tahu siapa yang 1:11:17 benar. Wa i'rifil batil, pelajari yang 1:11:20 batil, ta'rif ahlah, kamu akan tahu 1:11:22 siapa yang berada dalam kebatilan." 1:11:24 Jadi ukuran yang datang dari Allah. 1:11:26 Jadi kita berharap NU-nya akan bangkit 1:11:28 kembali ulama-ulamanya. Begitu pula 1:11:30 tokoh-tokoh Muhammadiyah bekerja 1:11:32 [berdehem] sama bersama yang lain dalam 1:11:34 membangun Indonesia yang taat kepada 1:11:37 Allah, yang berserah diri kepada-Nya, 1:11:39 yang bersih dari noda-noda jahiliyah. 1:11:42 Itu yang kita harapkan. 1:11:44 Dan saya punya harapan besar ya kepada 1:11:46 tokoh-tokoh NU karena saya kenal dari 1:11:47 mereka orang-orang yang saleh, 1:11:50 yang bertakwa tapi tidak berdaya, tidak 1:11:52 punya peran. Mereka disisihkan karena 1:11:54 tidak punya uang. 1:11:55 Hmm. 1:11:56 Sedangkan yang [mendengus] bekerja pada 1:11:57 saat ini yang didukung oleh kekuatan 1:12:00 finansial, 1:12:01 tapi jauh dari keteladanan orang-orang 1:12:04 terdahulu. Jadi kita berharap 1:12:05 mudah-mudahan 1:12:06 NU akan bangkit kembali, Muhammadiyah 1:12:09 juga bangkit, bekerja sama dalam 1:12:11 perjuangan di jalan Allah subhanahu wa 1:12:13 ta'ala dan loyalitas kita, wala kita 1:12:16 hanya untuk Allah, 1:12:18 Rasul-Nya dan orang yang beriman. 1:12:20 "Wa man yatawallallah wa rasulah wa 1:12:22 ladzina amanu fainna hizbullahi humul 1:12:24 ghalibun." 1:12:25 Siapa yang menjadikan Allah sebagai 1:12:26 walinya, begitu pula Rasul-Nya dan orang 1:12:29 yang beriman, maka hizbullah akan meraih 1:12:32 kemuliaan. Mudah-mudahan Anda sebagai 1:12:34 warga NU 1:12:35 bisa berperan walaupun kecil dalam 1:12:38 mengajak melakukan perbaikan, kembali 1:12:41 kepada Allah, kepada sunnah Rasul-Nya, 1:12:43 jangan dibutakan oleh fanatisme terhadap 1:12:45 NU, tapi serahkan loyalitas Anda kepada 1:12:48 Allah, Rasul-Nya dan orang yang beriman. 1:12:51 Subhanakallahumma wa bihamdik, asyhadu 1:12:53 an la ilaha illa anta astagfiruka wa 1:12:55 atubu ilaik wal afu minkum 1:12:57 wassalamualaikum warahmatullahi 1:12:59 wabarakatuh. 1:13:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13:01 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 1:13:03 program acara naungan naungan di bawah 1:13:06 naungan Alquran 1:13:06 di bawah naungan Alquran bersama guru 1:13:08 kita Ustad Husein Alatas. Terima kasih 1:13:10 Ustad 1:13:11 Sama-sama. 1:13:11 atas kehadiran dan juga kajiannya di 1:13:12 kesempatan hari ini dan juga 1:13:14 jawaban-jawaban dari pertanyaan ikhwan 1:13:16 akhwat. 1:13:17 Ikhwan akhwat saya Rizal Alhaq dan juga 1:13:20 teman-teman yang bertugas ada Kang Algi, 1:13:22 Bang Ondy dan juga Kang Fahri undur 1:13:25 diri. Wassalamualaikum warahmatullahi 1:13:26 wabarakatuh. 1:13:27 Waalaikumsalam warahmatullahi