Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 produktivitas Tenaga Kerja Indonesia 0:03 itu 0:06 74,4% kurang lebih begini kalau satu 0:09 hari diminta mengerjakan satu hal 0:11 dibandingkan satu yang lain dapat 74 0:14 unit kalau dibandingkan dengan negara di 0:17 luar 0:18 ASEAN Jepang Jepang itu nilainya 0:22 110% Korea 0:24 [Musik] 0:25 122,6 nah kepedulian tentang ini 0:29 mengusik saya pikir perlu dengan para 0:33 ulama kita bahas karena kalau berbicara 0:36 tentang Indonesia dengan mayoritas 0:39 penduduknya adalah muslim Maka itulah 0:41 gambaran produktivitas umat Islam bisa 0:46 kita berbicara mengenai productivity 0:49 atau 0:50 produktivitas peningkatannya tergantung 0:54 semangat kerja sedangkan 0:56 penurunannya diakibatkan oleh kelesuan 1:01 atau hambatan-hambatan eksternal kalau 1:03 kita perhati bersama-sama semangatnya 1:05 seorang untuk bekerja itu apabila ada 1:08 sesuatu yang 1:09 menarik ada panggilan yang kuat yang 1:12 memanggil dirinya untuk bekerja tapi di 1:15 saat panggilan tebut lemah apalagi kalau 1:18 tidak terdapat panggilan di dalam 1:21 sanubarinya maka dengan sendirinya bukan 1:24 hanya tidak akaneningkatanah akan 1:26 menulkan 1:27 Kus m dan anak diingatkan bahwa kalian 1:31 akan mendapatkan juga Apa keuntungan 1:34 dari keuntungan perusahaan di bangunan 1:37 yang kalian bangun ini ya bila 1:39 keuntungan sekian persen kalian akan 1:41 terima bahagiaan semuanya dan 1:43 subhanallah yang tadinya suka kehilangan 1:45 besi kehilangan semen kehilangan paku 1:48 Subhanallah semenjak saat itu mereka 1:49 semua merasa apa ini bagian dan milik 1:52 mereka yang mesti mereka jaga mereka 1:53 jaga jadi kita ingin betul-betul 1:55 terbangun kebersamaan dalam rasa cinta 1:59 ya kemud kebersamaan dalam tanggung 2:01 jawab tapi tidak mungkin kalau yang satu 2:03 beruntung secara berlebihan sedangkan 2:06 yang lain 2:09 [Musik] 2:18 [Musik] 2:23 dikorbankan bismillahamdillah 2:28 wasah wabarakatuh ikhwan akhwat yang 2:31 dirahmati Allah subhanahu wa taala apa 2:33 kabar Selamat pagi selamat beraktivitas 2:35 Kami senang sekali bisa terus menemani 2:38 ikhwan akhwat di pagi hari ini dengan 2:41 berbagai manfaat yang kita dapatkan dari 2:43 guru-guru kita yang Alhamdulillah 2:45 Alhamdulillah hari ini guru-guru kita 2:47 sudah menempati studio dan Alhamdulillah 2:50 Subhanallah ada Tambung spesial pada 2:53 pagi hari ini di renungan di bawah 2:54 naungan al-qur'an pertama kita sapa dulu 2:57 ada Ustaz Husein bin Hamid alat 2:58 Asalamualaikum Ustaz Masyaallah ada 3:01 Ustaz Hamzah bin 3:03 Asalamualaikum dan ini tamu spesial kita 3:05 ada Pak Syafril Lubis Masyaallah sehat 3:08 pak safril Alhamdulillah Masyaallah Pak 3:10 safril ini konsultan sumber daya manusia 3:12 ya Pak ya lebih biasa kita peningkatan 3:15 produktivitas ah Masyaallah kurang lebih 3:18 seperti itu ya Masyaallah jadi nanti 3:20 hari ini khanqat kita akan membahas 3:23 tentang bagaimana meningkatkan 3:27 produktivitas kepada karyawan kita atau 3:30 kepada orang yang bekerja bersama kita 3:32 atau diri kita sendiri sebagai Muslim 3:35 Bagaimana nilai 3:37 produktivitas dalam kita bekerja menarik 3:40 sekali karena jarang sekali ada asatis 3:43 atau Dai yang membahas masalah ini 3:45 Insyaallah akan kita bahas bersama 3:46 ikhwan akhwat berdasarkan juga 3:49 perspektif al-qur'an namun sebelum itu 3:51 Alangkah baiknya kita buka dulu dengan 3:54 baca Ummul Quran surah Alfatihah tafadol 3:58 ustazillah 4:04 yaitanirjim 4:10 Bismillahirrahmanirrahim 4:14 alhamdulillahirabbil 4:18 alamin 4:23 arrahmanirrahim maiki 4:27 yaumiddin i 4:36 ihdinatal 4:41 mustaqimathalladzina anamta 4:44 alaihim ghairil maghdubi alaihim 4:51 [Tertawa] 4:55 wadin alhamdulahabbilamin 4:58 allahamnaran akhwat mudah-mudahan dari 5:00 bacaan al-qur'an yang dibacakan oleh 5:02 Ustaz tadi Allah bukakan Pintu Hidayah 5:05 dan rahmatnya kepada kita semua ikhwan 5:07 akhwat seperti yang sudah alfqir 5:08 sebutkan tadi kita akan bahas tentang 5:11 produktivitas bahwasanya kita Negara 5:14 Islam Negara yang menjunjung mayoritas 5:18 muslim Negara yang menjunjung tinggi 5:21 syariat Islam karena mayoritas banyak 5:23 orang muslim nyatanya berada di tingkat 5:28 produktiv di bawah rata-rata Asia 5:31 Masyaallah miris sekali 78% Pak Syafril 5:35 ya4 74% Masyaallah di di pada di angka 5:41 rata-rata yang berjumlah 76% Pak safril 5:45 di bawah Laos malahan di bawah Laos ya 5:49 Iya Allahu Akbar dan jauh di bawah 5:52 Vietnam jauh di bawah Vietnam yang mana 5:54 bukan penduduk muslim ya padahal kita 5:57 ini bekerja bisa bernilai IB ibadah 6:00 Padahal kita bekerja bisa karena Allah 6:02 motivasinya sangat besar berbeda dengan 6:05 mereka yang bekerja di luar Islam mereka 6:07 bekerja hanya mengumpulkan dunia semata 6:10 Hari inilah yang Insyaallah akan kita 6:12 bahas dan bagaimana caranya kita 6:14 meningkatkan produktivitas pada diri 6:16 kita pada orang yang bekerja bersama 6:18 kita atau pada karyawan-karyawan yang 6:20 bekerja bersama kita bersama Pak Syafril 6:24 nanti akan dibahas Ustaz Husein dan 6:26 Ustaz Hamzah juga akan membahas membawa 6:28 daripada sudut pandang agama dan ajaran 6:31 Islam apakah benar Islam tidak 6:33 mengajarkan hal ini kepada kita 6:36 bagaimana Allah subhanahu wa taala 6:38 menganjurkan kepada kita seharusnya kita 6:41 meningkatkan kualitas diri ikhwan akhwat 6:43 kita akan buka dulu dengan 6:45 ee pengantar yang akan disampaikan oleh 6:48 Pak Syafril Lubis tafadal Pak Baik 6:51 asalamualaikum warahmatullahi 6:52 wabarakatuh Waalaikumsalam 6:53 warahmatullahi wabarakatuh para 6:55 pendengar dan pemirsa 6:57 rasil radio rasil Ril dan rasil 7:01 TV Saya mau mengajak kita mencermati 7:05 satu masalah yang sebetulnya menjadi 7:08 masalah dari bangsa 7:10 ini khususnya terkait dengan 7:12 produktivity 7:14 produktivitas apa sih produktivitas itu 7:17 sederhananya produktivitas itu 7:20 adalah dalam waktu 7:24 tertentu Kita menyumbangkan tenaga 7:27 misalnya hasilnya berapa 7:30 Nah itulah oleh para ahli dibandingkan 7:33 dari satu karakter bangsa-bangsa 7:36 tertentu dengan 7:37 karakter kerja dari bangsa-bangsa lain 7:41 kita berasa ini berdasarkan data dari 7:44 Dirjen ee sekretaris jenderal 7:46 Kementerian ketenaga kerja Indonesia 7:49 tahun 7:50 2020 7:51 itu produktivitas Tenaga Kerja Indonesia 7:56 itu 7:58 74,4% 8:00 kurang lebih begini kalau satu hari 8:03 diminta mengerjakan satu hal 8:04 dibandingkan satu yang lain dapat 74 8:07 unit nah sedangkan kalau di Asean 8:12 rata-ratanya 8:14 78,2 rata-rata rata-rata average-nya itu 8:19 78,2%. Filipina lebih tinggi lagi 8:24 86,3 Singapura sedikit lebih rendah 8:28 82,7 Thailand 80 Vietnam 8:32 80%. 8:34 Laos dengan segala kekurangan negara itu 8:39 itu masih di atas Indonesia ya 8:43 76,7% Malaysia satu Ras dengan kita itu 8:50 76,2 masih di atas 8:52 kita kalau dibandingkan dengan negara di 8:55 luar 8:56 ASEAN Jepang Jepang itu nilainya 9:00 110%. 9:02 110,5 Korea 9:04 [Musik] 9:05 122,6 nah kepedulian tentang 9:09 ini mengusik saya pikir perlu dengan 9:14 para ulama kita bahas karena kalau 9:17 berbicara tentang Indonesia dengan 9:19 mayoritas penduduknya adalah muslim Maka 9:22 itulah gambaran produktivitas umat Islam 9:27 nah nah dengan gambaran seperti itu 9:30 perlu kita lakukan 9:33 sesuatu agar produktivitas bangsa ini 9:37 kalau kita m dalam skop lebih luas bukan 9:39 hanya umat Islam saja bisa menjadi lebih 9:43 baik karena sepengetahuan saya umat 9:46 Islam itu kan didorong supaya bekerja 9:48 keras Az di albalad dikerjakan di surat 9:52 al-insrah di kjakan pertanyaannya Kenapa 9:56 masih belum meningkat produktivitas ini 9:58 dari tahun ke tahun kurang lebih seperti 10:00 ini nah jadi kalau dari perspektif umum 10:05 ada kita beri pelatihan kepada para 10:07 karyawan meningkatkan motivasi bagaimana 10:11 kita latih mereka supaya lebih 10:14 berdisiplin Bagaimana supaya lebih 10:16 kreatif tetapi hasilnya tidak jauh dari 10:18 angka ini Ustaz Berarti ada sesuatu yang 10:22 masih perlu dimasukkan ke dalam 10:25 pemikirannya tentu yang terbaik dalam 10:27 hal ini dalam perspektif agama itu 10:29 sebabnya saya 10:32 mohon arahan dari yang memang e peduli 10:36 kepada aspek peningkatan produktivitas 10:41 umat Islam ini sebagai pembuka 10:46 begitu Ust H barangkali bisa menjelaskan 10:50 apa yang menjadi poin sudut pandang 10:52 agama Islam terhadap peningkatan 10:55 kualitas 10:56 produktivitas para pekerja di Indonesia 11:02 auzubillahiminasyaitanirrajim 11:05 Bismillahirrahmanirrahim 11:07 Alhamdulillahi rabbil 11:09 alamin Hamdan katstiran thayyiban 11:12 mubarakan Fih Kama yuhibbu rabbuna wad 11:16 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 11:19 Muhammad Assalamu Alaika ayyuhan nabiyu 11:23 warahmatullahi wabarakatuh asalamual 11:25 Alaina wa ala ibadillahi 11:27 shihin 11:30 Para pendengar para pemirsa radio TV 11:32 silaturahim yang dirahmati Allah 11:34 salamullahi alaikum Jamian warahmatullah 11:38 wabarakatuh alhamdulillah pada siang 11:41 hari dalam acara yang unik bersama Ustaz 11:44 Hamzah juga 11:46 kepada konsultan dalam bidang 11:50 produktivity ya Bapak Syafril isin 11:57 ah seluruh kerabat kerja 11:59 di studio yang dirahmati Allah begitu 12:01 pula kaum muslimin dan 12:04 muslimat Alhamdulillah di bulan zulqidah 12:07 ini di Hari Yang Mulia dari hari-hari 12:10 yang diharamkan Allah bersama-sama Allah 12:12 subhanahu wa taala Satukan Kita Semoga 12:15 Allah tunjukkan kita jalan yang terbaik 12:17 dalam hidup ini bagi kita keluarga kita 12:20 masyarakat kita bagi para pekerja kita 12:22 bagi para pemimpin bangsa kita agar 12:26 dapat betul-betul menjalankan amanat 12:28 dengan 12:30 sebaik-baiknya bisa kita berbicara 12:33 mengenai productivity atau 12:37 produktivitas maka dengan 12:40 sendirinya peningkatannya tergantung 12:43 semangat kerja sedangkan 12:45 penurunannya diakibatkan oleh 12:49 kelesuan atau hambatan-hambatan 12:51 eksternal yang menjadi penghambat untuk 12:55 peningkatan 12:57 produktivitas Nah sekarang kita bicara 13:01 mengenai aspek 13:04 pekerja kalau kita perhatikan 13:06 bersama-sama semangatnya seorang untuk 13:08 bekerja itu apabila ada sesuatu yang 13:11 menarik 13:12 dirinya ada panggilan yang kuat yang 13:15 memanggil dirinya untuk 13:17 bekerja tapi di saat panggilan tersebut 13:21 lemah Apalagi kalau tidak terdapat 13:24 panggilan tidak terdapat sama sekali 13:27 seruan yang mengajak DII ya Dar dalam 13:30 sanubarinya maka dengan sendirinya bukan 13:32 hanya tidak akan mengalami peningkatan 13:34 malah akan menimbulkan 13:37 kerusakan kalau kita perhatikan dari 13:40 mulai anak-anak kecil kita 13:45 sekolah motivasi yang diberikan orang 13:48 tua maupun sekolah untuk anak-anak kita 13:50 itu hanya sebatas motivasi apa motivasi 13:55 yang jangkauannya 13:57 pendek jangkauannya pendek juga target 14:01 yang dituju merupakan target yang pendek 14:03 dan singkat serta fanah 14:06 contohul kalau kita tanya anak di SD di 14:09 SMP SMA 14:11 ya Apa cita-cita 14:15 kamu yang satu mengatakan saya ingin 14:17 menjadi seorang 14:18 dokter satu lagi mengatakan saya ingin 14:21 menjadi seorang 14:22 insinyur Saya ingin menjadi seorang 14:26 pilot wanita mengatakan saya ingin 14:28 menjadi seorang katakan umpamanya 14:32 ee seorang ahli dalam bidang penelitian 14:35 ya atau menjadi dokter kandungan atau 14:37 dokter anak ini cita-cita yang 14:42 diungkapkan oleh mereka Sesuai dengan 14:45 apa yang mereka pahami yang menarik 14:48 perhatian mereka tapi dalam 14:51 perjalanan Apabila cita-cita mereka ya 14:54 tidak didukung tidak dibantu baik itu 14:58 orang tua motivasi yang terus-menerus 15:00 buat anak tersebut ya yang membuat 15:02 mereka nyaman nyaman dengan pekerjaan 15:05 mereka dan tujuan mereka di tengah jalan 15:07 bisa saja pak 15:09 aduh tapi saya ingin bertanya Pak sfil 15:12 kalau 15:13 seandainya kita mendapatkan jawaban dari 15:16 anak-anak kita Saya ingin jadi seorang 15:18 dokter Saya ingin jadi seorang insinyur 15:20 Saya ingin jadi seorang pilot Saya ingin 15:23 menjadi seorang anggota TNI kira-kira 15:25 jawaban ini Benar apa 15:27 salah tentu saja impian masa depan itu 15:32 baik-baik saja Ustaz he permasalahannya 15:36 adalah mulai 15:39 dengan Adakah Bisakah didukung 15:42 mencapainya he yang berikutnya adalah 15:46 Apakah kompetensi si anak mencukupi 15:50 untuk itu he artinya kalau dari awal 15:53 tingkat kecerdasannya mungkin 15:55 biasa-biasa saja maka boleh jadi di dia 15:58 perlu ekstra kerja keras untuk 16:00 mencapainya 16:01 he baik-baik saja dengan cita-cita itu 16:04 Ustaz baik-baik saja tapi dari 16:08 pengalaman ya pengalaman kita bersama 16:10 mereka katakan yang sukses dengan 16:12 cita-cita mereka sebagai seorang dokter 16:15 yang 16:16 terkenal sebagai seorang pengusaha yang 16:19 terkenal suaktu kita tanya Pada saat 16:22 mereka mencapai tujuan 16:24 mereka kalian sudah sampai belum pada 16:27 target dan tujuan 16:29 kalian jawaban mereka apa mereka 16:32 mengatakan saya kehilangan 16:34 arah Saya kehilangan Kehilangan Arah 16:37 artinya apa ternyata yang mereka 16:40 dambahkan sebagai cita-cita yang mereka 16:42 tuju ya dari mulai masa kanak-kanak 16:45 bahkan orang tua selalu mengingatkan 16:47 mereka ke arah tersebut begitu mereka 16:49 sampai di tujuan Mereka ternyata apa 16:51 tidak memperoleh Kebahagiaan tidak 16:53 memperoleh kebahagiaan ya mereka mulai 16:56 menjalankan profesi mereka itu itu 16:59 apa sebagai beban gitu sebagai beban 17:03 kalau seandainya seorang katakan ya 17:06 mendapatkan hasil yang besar dari 17:08 pekerjaannya ini juga tidak memberikan 17:10 kebahagiaan tapi dia mungkin mengatakan 17:12 apa saya lebih baik dibandingkan mereka 17:13 yang tidak punya penghasilan dan 17:15 pendapatan perhatikan Pak 17:18 Syafril di Indonesia 17:21 keluhan orang-orang yang datang berobat 17:23 ke rumah sakit mereka merasakan 17:26 kebanyakan dokter itu tidak memberikan 17:28 perhatian yang serius kepada 17:31 pasien rupanya sebagian besar dokter 17:34 perhatiannya tertuju pada uang yang 17:37 bakal didapatkan bukan pada pasien dan 17:40 penyakitnya akhirnya banyak pasien kita 17:42 yang berangkat ke luar negeri ke 17:44 Malaysia berangkat juga ke Singapura 17:47 mereka merasakan mereka keluar uang tapi 17:49 mendapatkan perhatian yang serius dan 17:52 layaran yang sesuai dengan apa yang 17:55 mereka 17:57 berikan yang mengherankan kita di 17:59 Indonesia mayoritas beragama 18:02 Islam 18:03 sedangkan negara-negara maju ini 18:05 sebahagian besar bukan Islam tapi kenapa 18:08 justru kita ini umat 18:11 Islam tidak memiliki rasa amanah 18:14 tanggung jawab yang bisa membuat kita 18:16 betul-betul menjalankan tugas kita 18:18 dengan sebaik-baiknya dan ikut dalam 18:20 melakukan peningkatan juga apa 18:22 produktivitas kita kan Nah kira-kira ada 18:25 apa ini yang 18:27 salah 18:28 baik Kalau Menurut pengamatan kami 18:33 Ustaz sebagian besar karyawan 18:37 bekerja hanya untuk memenuhi 18:41 kebutuhan kebutuhan dasar khususnya 18:45 untuk kehidupan dapur dapur saja 18:49 sehingga tidak lagi memasukkan 18:51 kebahagiaan dalam bekerja itu suatu 18:54 ketika pernah kita buat perbandingan Az 18:57 ada 18:58 orang-orang yang kurang lebih kondisi 19:02 kerjanya sama tetapi dia bangun rasa 19:06 bekerja itu ada unsur ditambahkan unsur 19:10 kesenangan di dalamnya dengan keyakinan 19:12 bahwa dia bekerja ini karena bagian dari 19:15 ibadah dia mencari rezeki untuk anak 19:18 istrinya kondisi seperti ini berbeda 19:21 kedua perusahaan itu sehingga dengan 19:25 demikian kalau seseorang hanya ori ya 19:28 itu mendapat penghasilan maka proses 19:32 bekerja itu lebih menjadi 19:35 beban sedangkan sisi yang lain tadi 19:38 apabila proses bekerja ini sama-sama 19:40 waktunya Ustaz waktunya sama 19:42 lingkungannya sama tapi seseorang yang 19:45 menambahkan memperkaya motivasinya 19:48 dengan mau cari Rida Allah juga kurang 19:50 lebih seperti itu dia bekerja dengan 19:52 lebih berbahagia dia tidak merasa beban 19:55 jam kerjanya sama sore hari pulang 19:58 Walaupun dia lelah tapi dia merasa ada 20:01 sesuatu kenikmatan dalam bekerja itu 20:04 kurang lebih seperti itu yang saya lihat 20:05 Ustaz nah ini kenikmatan bekerja ini 20:07 sebetulnya yang menjadi motivasi 20:09 pendorong buat mereka untuk bersemangat 20:11 kerja k i Saya punya seorang dekan 20:14 sewaktu saya di Mesir dekan ya E 20:19 fakultas bahasa Arab di 20:22 alazhar dia datang lebih awal Pak sfril 20:25 datang lebih awal pulang paling akhir 20:29 dan dia selalu berkelining di semua 20:31 kelas kalau ada guru tidak hadir atau 20:33 belum tepat waktu dia langsung tampil 20:35 mengajar dan dia langsung berikan 20:38 peringatan pada guru-guru tersebut mulai 20:40 saat itu ya situasi betul-betul apa 20:43 kuliah dalam keadaan baik yang luar 20:45 biasa sedangkan sebelumnya terkadang 20:47 kita datang guru enggak 20:49 datang terkadang di pertengahan jalan 20:52 baru datang Terkadang mereka masuk juga 20:55 cuma ngobrol-ngobrol bersama mahasiswa 20:57 tapi menjak orang ini 21:00 memimpin betul-betul waktu terisi dengan 21:02 tepat sampai guru merasa malu karena apa 21:05 begitu kosong Terlambat dia yang tampil 21:07 langsung ke depan Nah kalau kita tanya 21:11 pada dekan ini apa yang membuat kamu kok 21:15 melakukan pekerjaan seperti ini Padahal 21:17 imbalan yang kamu terima dibandingkan 21:20 dengan mereka sama 21:21 aja jawaban dia dia mengatakan saya 21:25 lakukan semua ini bagian dari ibadah 21:27 saya dan perjuangan hidup yang akan 21:29 menentukan nasib saya di hari akhir 21:32 nanti jadi kalau kita perhatikan Pak 21:35 Syafril seaktu kita mendengarkan 21:37 anak-anak kita mengatakan saya ingin 21:40 jadi seorang dokter Saya ingin jadi 21:42 seorang insinyur Sebetulnya saya 21:45 merasakan jawaban ini sebetulnya 21:46 merupakan jawaban yang salah Sebuah 21:49 Jawaban yang salah nah kalau dia menjadi 21:51 seorang dokter katakan berhasil tapi 21:53 sama sekali tidak tertanam dalam jiwanya 21:56 semangat beribadah berjuang di jalan 21:58 Allah dia bisa menyalahgunakan 22:00 jabatannya betul enggak katakan pasien 22:02 yang cukup 22:05 banyak dan dikenal sebagai dokter yang 22:08 terkenal sampai dari mulai sore Hingga 22:11 tengah malam dia masih buka praktik 22:13 orang mengatakan dia dokter yang luar 22:15 biasa tapi kalau kita lihat hasilnya 22:17 sebetulnya bukan lihat jumlah pasiennya 22:20 hasilnya tidak seperti yang kita 22:22 harapkan biaya dia juga cukup 22:25 besar sedangkan pengabdian dia untuk 22:29 masyarakat juga kecil Kalau orang-orang 22:32 seperti ini yang kita hasilkan sia-sia 22:36 begitu juga kalau kita bisa menghasilkan 22:38 orang-orang yang sukses dalam pendidikan 22:40 merai gelar majester gelar PhD tapi 22:43 tidak punya sama sekali apa semangat 22:45 beribadah berjuang di jalan Allah dan 22:47 berjuang untuk kepentingan bangsa negara 22:49 yang membuat Dia memiliki rasa tanggung 22:51 jawab yang amat tinggi hingga pada saat 22:54 dia bekerja dia tidak merasa ditekan 22:56 tidak merasa diikat tapi dia merasa 22:58 panggilan dari dalam dirinya nah ini 23:00 yang Allah sampaikan dalam FirmanNya 23:02 Wina 23:08 jahaduahah dan orang-orang yang berjuang 23:12 di jalan 23:13 kami kami pasti betul-betul akan 23:16 menunjukkan kepada mereka jalan-jalan 23:18 kami jadi bukan hanya satu jalan kami 23:21 Tunjukkan bagi mereka jalan-jalan kami 23:24 yang mempercepat kemajuan mereka dan 23:26 menghasilkan berkah dari usaha mereka lu 23:29 Allah tutup Sesungguhnya Allah 23:30 senantiasa akan mendampingi orang yang 23:32 berbuat 23:33 kebaikan Jadi kalau seandainya dari 23:37 mulai kecil anak-anak kita ditanamkan 23:39 dalam hati mereka bahwa hidup ini 23:40 betul-betul amat berharga umur kamu apa 23:44 yang Allah berikan kepada kamu Kelak 23:46 kamu akan diminta pertanggungjawaban 23:48 kamu kalau kamu sukses kamu akan meraih 23:51 kebahagiaan dan kemuliaan dunia dan 23:52 akhiratnya kamu 23:54 gagal kamu akan mengalami kerugian dalam 23:58 kehidupan dunia maupun dalam kehidupan 23:59 akhir nah hendaknya anak-anak kita 24:02 diberikan motivasi untuk memiliki 24:04 semangat berjuang kecintaan di jalan 24:08 Allah subhanahu wa taala tinggal dia 24:10 memilih profesi masing-masing kamu ingin 24:12 berjuang melalui apa sebagai seorang 24:14 dokter ingin berjuang sebagai seorang 24:17 katakan TNI sebagai anggota kepolisian 24:20 itu ditanamkan dan terus diingatkan 24:23 kepada mereka Hingga Di saat dia 24:24 menjabat atau memegang tugasnya dia 24:27 dapat menjalankan amanat dengan 24:29 sebaik-baiknya dan dia merasakan 24:31 betul-betul pekerja ini pekerjaan yang 24:34 amat berharga dan mulia yang 24:37 mengantarkan dirinya menuju betul-betul 24:39 kemuliaan yang membawa kesuksesan bagi 24:41 bangsa negaranya hingga walaupun tanpa 24:43 ada 24:44 pengawasan si dokter bekerja dengan 24:46 penuh tanggung jawab dan dia menikmati 24:50 pekerjaannya begitu juga anggota tni-nya 24:53 begitu juga aparat kepolisiannya dia 24:56 tidak merasa lagi terhina 24:58 karena dia menerima suap atau menerima 25:00 lontaran uang yang dilontarkan di 25:02 pinggir jalan dalam korek api dia merasa 25:05 Walaupun dia menerima itu uang karena 25:07 butuh tapi hatinya merasa terhina tapi 25:09 di saat seorang aparat TNI kepolisian 25:12 bekerja dengan rasa Mulia dia tidak akan 25:15 menerima perbuatan-perbuatan yang tidak 25:17 benar Jadi kita rasakan Pak 25:19 Syafril bahwa motivasi yang diberikan 25:22 untuk anak-anak kita dari mulai Dini 25:25 ternyata tidak mengingatkan kan dirinya 25:28 akan peran dia sebagai khalifah dan 25:31 hubungan dia dengan Allah subhanahu wa 25:33 taala sedangkan Allah subhanahu wa taala 25:36 dalam kitabnya demikian pula nabinya 25:37 selalu mengingatkan hal ini sampai dia 25:40 sampaikan nasihatnya kepada Abdullah bin 25:43 Abbas yang padau masih kanak-kanak 25:46 diboncengi di atas keledainya diingatkan 25:48 wahai anakku jaga Allah Allah akan 25:51 selalu menjaga 25:53 kamu hendaklah kamu menjaga Allah engkau 25:56 akan menjumpai Allah selalu berada di 25:58 hadapan kamu menjaga Allah artinya 26:00 selalu memperhatikan Allah meletakkan 26:02 Allah dalam skala prioritas dalam hidup 26:05 ini dan sebagai imbalannya Allah 26:08 subhanahu wa taala pasti akan memberkahi 26:12 usahanya melimpahkan rahmatnya atas 26:14 dirinya maka wa Innallaha l ma'al 26:17 Muhsinin sungguh Allah selalu bersama 26:19 orang yang berbuat kebajikan kalau hal 26:21 ini selalu ditanamkan dan diingatkan di 26:23 lingkungan rumah di pendidikan sekolah 26:26 di lapangan pekerjaan 26:28 kita Yakin betul-betul apa kalau 26:30 betul-betul ini dengan semangat bersama 26:33 kita lakukan akan terjadi perubahan dan 26:36 bukan lagi sesuatu yang dipaksakan orang 26:38 di saat bekerja tidak lagi melihat 26:40 temannya kerja enggak kamu masuk enggak 26:43 kamu tapi dia akan masuk bekerja pada 26:45 saat dia mampu baik temannya datang 26:48 maupun tidak 26:49 datang baik Ustaz saya menangkap bahwa 26:53 salah satu yang menjadi kunci di sini 26:55 adalah motivasi ideal ya memang motivasi 26:58 itu dibangun dari kecil tapi dalam 27:01 konteks kekinian Di mana para karyawan 27:05 yang sudah 27:06 bekerja masih adaah harapan saya merubah 27:10 cara saya berpikir supaya bekerja ini 27:13 menjadi ibadah sering kita sampaikan 27:17 cobalah berniat dengan baik dari rumah 27:20 baca doa mau berangkat supaya menjadikan 27:22 ini pekerja dalam ibadah tetapi ternyata 27:24 tidak Sederhana itu mungkin ada sat 27:27 jalan-jalan tertentu bagaimana para 27:31 karyawan yang dari kecil tidak 27:33 termotivasi seperti tadi jadi bekerja 27:37 keras hanya mencari 27:39 rezeki akhirnya produktivitasnya seperti 27:42 ini Padahal Kalau digabungkan dengan 27:44 bekerja adalah ibadah bukan saja 27:47 produktivitas Menik tapi ada kebahagiaan 27:49 karena mengharapi Allah kira-kira apa 27:51 yang diperlukan apa yang kita bisa 27:54 lakukan sebelum Ustaz Hamza menyampaikan 27:56 saya tambahkan sikit kita ambil 27:58 percontohan masyarakat Arab jahiliah 28:01 sebelum kedatangan 28:02 Nabi sebelum kedatangan nabi kita 28:05 Muhammad Sallallahu Alaihi 28:07 Wasallam masyarakat yang betul-betul 28:10 tidak tertata dengan baik 28:14 tingkat egoisme yang amat 28:17 tinggi hingga setiap orang hanya 28:20 mementingkan dirinya mementingkan 28:22 kelompok dan sukunya walaupun dengan 28:24 mengorbankan orang 28:26 lain perbuatan-perbuatan rendah hina 28:29 dianggap sebagai satu hal yang biasa 28:31 kalau itu menunjukkan keberanian 28:33 kegagahan maupun kemenangan sampai 28:35 mereka mengatakan kalau hujan turun di 28:38 satu kaum kami akan bawa ternak kami 28:41 walaupun penduduk tempat tersebut tidak 28:43 menyukainya ini merupakan kebanggaan 28:45 buat mereka untuk datang dengan kekuatan 28:47 membuat penduduk setempat tidak berdaya 28:50 untuk menghalangi orang luar masuk ke 28:52 tempat 28:54 mereka perlakuan mereka terhadap wanita 28:57 yang merendahkan 28:59 wanita begitu juga kita jumpai ya 29:03 bagaimana benar salah bukan nilai ya 29:07 secara 29:08 objektif tapi kembali kepada apa kepada 29:11 nilai-nilai jahiliah yang jauh dari 29:13 kebenaran dan ini yang membuat kehidupan 29:16 mereka betul-betul Tertinggal 29:18 dibandingkan dengan yang lain tapi 29:20 ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wi 29:22 wasallam datang di tengah-tengah 29:24 mereka atas bimbingan petunjuk allah 29:27 subhanahu wa taala Allah subhanahu wa 29:30 taala memerintahkan nabinya untuk 29:32 membacakan ayat-ayat Allah di 29:34 tengah-tengah mereka yang menyentuh hati 29:36 mereka yang selama ini hati mereka tidak 29:39 terhubung dengan Allah mulai disentuh 29:41 oleh ayat-ayat 29:42 Allah diajak untuk merenung berpikir 29:45 hingga Mereka menerima pencerahan hingga 29:48 membuat sistem nilai mereka mengalami 29:50 perubahan kalau tadinya seperti yang Pak 29:53 syafil katakan mereka hanya ingin 29:55 mencari kebutuhan cari kebanggaan 29:57 mencari kepuasan walaupun merugikan 29:59 orang lain tanpa mengingat hari akhirat 30:02 pada saat itu ayat-ayat Allah mengajak 30:04 mereka merenung berpikir 30:06 mempertimbangkan juga peran mereka di 30:08 bumi sebagai khalifah tanggung jawab 30:10 pribadi mereka yang mereka akan bawa ke 30:12 hadapan Allah dan nasib yang mereka akan 30:14 terima di hari kemudian 30:16 nanti setelah proses pencerahan ini 30:19 melalui ayat-ayat Allah dan pribadi 30:21 rasul yang begitu Mulia beralih kepada 30:24 proses Tazkiah jiwa mereka dibersihkan 30:27 karena kalau tanpa landasan landasan Apa 30:31 landasan rasional ya tidak mungkin 30:34 mereka akan terpanggil untuk melakukan 30:36 perubahan setelah mereka menerima 30:38 pencerahan mereka berupaya untuk 30:40 melakukan perbaikan dan mensucikan diri 30:45 mereka seperti firman Allah halladzi 30:47 Baat fil ummiina Rasul minhum yatlu 30:50 alaihim ayatihi 30:52 wakim dia membacakan ya di tengah-tengah 30:55 masyarakat ummiin ya ya yang tidak 30:58 berpendidikan 31:00 ayat-ayatnya dari proses pembacaan ayat 31:03 Allah berpindah kepada proses Tazkiah 31:06 ini yang amat penting begitu jiwa mereka 31:08 dibersihkan disucikan lalu mereka 31:11 diingatkan akan tujuan besar bukan hanya 31:13 tujuan Untuk mencapai katakan gelar PhD 31:16 atau meraih harta sejumlah sekian atau 31:19 memiliki ini memiliki tapi tujuan yang 31:21 lebih besar di mana perbuatan di dunia 31:23 ini akan menentukan nasibnya di hari 31:25 akhirat nanti di mana kehidupan dunia 31:28 merupakan ladang pertanian yang akan 31:31 membawa hasilnya di hari kemudian nanti 31:33 jadi cita-cita yang jauh lebih besar 31:35 dibandingkan cita-cita bendawi duniawi 31:38 yang sempit menuju cita-cita yang lebih 31:40 besar sebagaimana yang disampaikan oleh 31:42 utusan Duta kaum muslimin ketika datang 31:45 ke hadapan 31:47 kisra kisra bertanya apa tujuan kalian 31:50 datang kemari mereka mengatakan Kami 31:53 datang untuk mengeluarkan engkau dan 31:56 umat manusia dari penyembahan terhadap 31:59 makhluk menuju penyembahan terhadap 32:02 Allah mengeluarkan kalian dari wawasan 32:05 duniawi yang sempit menuju wawasan dunia 32:07 dan 32:09 akhirat dari kezaliman agama yang 32:11 bermacam-macam yang membagi-bagi manusia 32:14 ke dalam kasta yang berbeda menuju 32:16 keadilan Islam ini ucapan duta-duta yang 32:20 berasal dari khalayak biasa tapi begitu 32:23 Iman menyentuh kalbu mereka mendapatkan 32:26 contoh yang baik pendidikan yang baik 32:27 terjadi perubahan Coba kalau seandainya 32:30 karyawan di satu 32:31 perusahaan diberikan motivasi 32:34 dihubungkan hatinya dengan Allah bukan 32:36 lagi dengan apa dengan atasan bukan lagi 32:38 dengan pengawas-pengawas yang mengawasi 32:40 mereka tapi hati dihubungkan dengan 32:42 Allah sehingga mereka merasa pekerjaan 32:45 mereka diawasi Allah dilihat Allah 32:48 subhanahu wa taala dan mendapatkan nilai 32:50 dari Allah subhanahu wa taala kemudian 32:53 mereka diingatkan kita bekerja di 32:55 perusahaan ini antara owner pemilik 32:59 usaha dan pekerja merupakan 33:03 Mitra pemilik ya dengan perusahaannya 33:06 dengan juga dia punya kapital modal 33:09 sedangkan mereka bekerja dengan apa 33:11 dengan tenaga mereka dengan pikiran 33:13 mereka dan ilmu mereka oleh karena itu 33:15 apa yang kita perjuangkan bersama-sama 33:17 ad milik 33:19 kita kalian para pekerja memiliki saham 33:22 dalam perusahaan sebagai mitra kerja 33:24 kita bukan sebagai buruh bukan sebagai 33:25 kulih di saat mereka diikut sertakan 33:30 usaha ini pekerjaan ini bukan hanya 33:32 sekedar tempat mereka bekerja dan mereka 33:35 menerima gaji tapi mereka dianggap 33:38 sebagai mitra kerja di mana hasil 33:40 keuntungan perusahaan mereka akan terima 33:44 sahamnya Artinya mereka betul-betul 33:46 dipandang sebagai orang-orang terhormat 33:49 yang menjadi mitra usaha tapi kalau kita 33:51 memandang pekerja kita sebagai buruh 33:54 sebagai kuli upah menerima gaji ya 33:57 sedangkan dia tidak menikmati hasil 33:59 dalam arti yang lebih besar Karena gaji 34:01 yang diterima paling hanya untuk makan 34:02 keluarganya sedangkan yang dibutuhkan 34:04 kan untuk pendidikan mereka untuk 34:06 kemajuan mereka Nah kalau kita 34:08 perhatikan Kesenjangan antara apa antara 34:12 pemilik usaha dengan para pekerja begitu 34:16 jauh hingga mereka sering melakukan 34:18 khianat di belakang melakukan juga apa 34:21 namanya pengabaian karena mereka merasa 34:23 mereka tidak 34:25 dimanusiakan bayangkan Pak sfril ada 34:28 satu 34:30 perusahaan dia mempekerjakan sejumlah 34:33 orang dalam jumlah besar haru 34:38 ditanya dari hasil keuntungan perusahaan 34:41 bersih ini berapa persen yang kamu 34:43 gunakan untuk karyawan dia mengatakan 34:47 10% dia terima 34:50 90% karyawan hanya terima 10% Lalu pada 34:54 saat covid apa yang terjadiat covid 34:57 ternyata gaji karyawan 34:59 dipotong sedangkan THR tidak diberikan 35:02 kepada mereka karyawan tahu berapa 35:03 keuntungan 35:05 perusahaan kira-kira Bagaimana perasaan 35:08 para pekerja ini kira-kira dia merasa 35:10 memiliki enggak pekerjaan tersebut tidak 35:13 mungkin tapi di saat 35:15 ya pemilik perusahaan mempekerjakan 35:18 mereka memanusiakan mereka mengingatkan 35:20 kalian merupakan Mitra kami keuntungan 35:22 perusahaan bukan hanya kami yang 35:24 menikmati tapi kalian juga ikut 35:25 menikmati untuk pendidikan kalian 35:28 ditambah lagi infak yang dikeluarkan 35:30 oleh masing-masing yang digunakan untuk 35:32 membantu saudara-saudara mereka yang 35:34 membutuhkan baik dari teman kerja mereka 35:37 kalau saat mereka berkecukupan 35:38 orang-orang lain hingga mereka merasa 35:40 hidup ini memiliki makna yang lebih 35:42 indah dari sekedar Mereka menerima 35:44 keuntungan mereka mampu untuk 35:46 memberi nah saya temukan satu satu apa 35:50 satu pengusaha melakukan hal 35:53 ini Dia membangun pekerjaan di Saudi 35:57 Arabia di satu tempat dia memimpin salat 35:59 setiap waktu ya Dia memberikan perhatian 36:02 buat karyawan dia mengumpulkan juga 36:04 infak dan dia bagi dari hasil keuntungan 36:09 perusahaan bahagian untuk mereka-mereka 36:12 yang bekerja di perusahaan bukan hanya 36:13 Bos atas saja yang diberikan H ya hasil 36:18 dari perusahaan tapi sampai ke tingkat 36:20 bawah pun ya bila perusahaan mendapatkan 36:22 keuntungan besar mereka mengadakan 36:24 pertemuan bersyukur pada Allah lalu 36:26 masing-masing diberikan tambahan dari 36:29 hasil Apa hasil kerja sama mereka dan 36:32 diingatkan bahwa inilah merupakan hasil 36:34 kerja sama kita kira-kira pak Syafril 36:37 kalau mereka ditempatkan dalam posisi 36:40 ini bukan sebagai alat kerja tapi 36:43 sebagai mitra kerja kira-kira Bagaimana 36:46 perasaan mereka yang pertama tentu 36:48 merasa diberi tanggung jawab yang akan 36:50 mereka respon dengan memenuhi tanggung 36:52 jawab itu dengan baik artinya sebagai 36:55 Mitra tentu tidak akan mengecewakan 36:59 mitranya ya dan itu akan menurut 37:04 pemahaman saya mereka akan rubah cara 37:06 mereka bekerja menjadi cara kerja yang 37:09 lebih 37:09 produktif kemudian mereka turut menjaga 37:12 perusahaan ini kemudian satu dengan yang 37:15 lain saling 37:17 mengingatkan supaya masing-masing 37:19 bekerja dengan sebaik-baiknya dan saya 37:21 kira dengan kondisi itu Ustaz hasilnya 37:23 akan sangat baik bagi perusahaan nah itu 37:25 kita punya harapan jadi bimana etos 37:27 kerja kita ini bisa ditingkatkan dengan 37:29 iman kita dan kebersamaan dalam apa 37:35 dalam hingga ketika seorang bekerja di 37:38 satu perusahaan 37:40 properti mandor dan anak buah diingatkan 37:43 bahwa kalian akan mendapatkan juga Apa 37:46 keuntungan dari keuntungan perusahaan di 37:50 bangunan yang kalian bangun ini ya bila 37:52 keuntungan sekian persen kalian akan 37:54 terima bahagiaan semuanya dan 37:56 Subhanallah yang tadinya suka kehilangan 37:58 besi kehilangan semen kehilangan paku 38:01 Subhanallah semenjak saat itu mereka 38:02 semua merasa apa ini bahagian dan milik 38:05 mereka yang mesti mereka jaga mereka 38:06 jaga jadi kita ingin betul-betul 38:08 terbangun kebersamaan dalam rasa cinta 38:12 ya kemudian kebersamaan dalam tanggung 38:14 jawab tapi tidak mungkin kalau yang satu 38:16 beruntung secara berlebihan sedangkan 38:19 yang lain dikorbankan pada saat 38:21 keuntungan mereka tidak terima pada saat 38:23 terjadi krisis 38:25 mereka ternyata dikurangi hak mereka 38:28 padahal seharusnya keuntungan perusahaan 38:30 yang begitu besar pada saat krisis tidak 38:33 satuun dari kalian yang kami PHK kalian 38:35 akan terima hak kalian secara penuh 38:37 bahkan kalau perlu perusahaan 38:38 mengeluarkan infak untuk memberikan 38:40 bantuan kepada mereka Nah kenapa Kenapa 38:44 perusahaan-perusahaan asing yang 38:46 berinvestasi di Indonesia atau di barat 38:48 Kenapa bisa melakukan hal seperti ini 38:51 sedangkan kita umat Islam tidak bisa 38:54 melakukan ya 38:57 Hamzah ingin apa memberikan masukan 38:59 tambahan dalam masalah ini mudah-mudahan 39:01 bisa menjadi solusi Ya bagi kita umat 39:04 islamyaah jazakumullahir jaza ikhwan 39:07 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 39:09 taala Ustaz Husein mudah-mudahan 39:10 bermanfaat berikutnya ikhwan akhwat Mari 39:13 sama-sama kita 39:14 dengarkan penjabaran yang akan 39:16 disampaikan oleh Ustaz Hamzah bin atas 39:18 alattas tafad 39:20 Ustaz 39:25 bismillahirrahmanirahimhamdulillahbilamin 39:27 sayidina 39:28 muhammadinii 39:32 A subhanaka La ilmaana illa maamtana 39:36 innaka antalimul Hakim rbana zidna Ilma 39:39 waiqna bihin rbana lalubana baitana 39:44 wblanaadun Rahmah innaka Antal 39:48 Wahab Alhamdulillah wasyukurillah tadi 39:50 ini apa pembahasan yang yang sangat 39:55 eh penting sekali tentang masalah 39:58 produktivitas dan juga kita sudah dengar 40:00 Bagaimana 40:02 ee huraian dari guru kita Ustaz Husin 40:06 bin Hamid 40:07 alattas yang dikaitkan dengan keimanan 40:11 kita pengabdian kita kepada Allah 40:13 subhanahu wa taala ya dalam masalah kita 40:17 ber aktivitas atau 40:22 beramal dalam masalah ini saya ingin 40:25 menekankan beberapa hal yang 40:28 pertama ya 40:33 Ee kita ini kaum muslimin 40:37 banyak 40:39 ee kurang memahami makna apa yang di 40:44 selalu Diulangi oleh Allah subhanahu wa 40:47 taala di dalam al-quranul Karim tentang 40:49 masalah al 40:51 alamal tentang kata 40:53 amal ini yang Allah subhanahu wa taala 40:57 Sebutkan sebagai kunci kesuksesan kita 41:00 Fid Dunya Wal akhirah alladzina amanu 41:03 wailus shhat yang beriman dan beramal 41:06 saleh nah kata amal ini sering 41:08 dikerdilkan oleh kita pemahamannya hanya 41:13 seolah-olah arti beramal ini yaitu 41:16 ketika kita hanya melakukan hablum 41:19 minallah hubungan baik kita dengan Allah 41:22 subhanahu wa taala kitak Salat kita 41:25 puasa kita berzikir seperti itu dan 41:28 sebagainya dipahami seperti itu hanya se 41:31 seperti itu ketika dia keluar dari 41:34 masjid misalnya atau keluar ke 41:36 masyarakat melakukan 41:39 aktivitasnya seolah-olah dia sudah sudah 41:42 terlepas dari amal Tadi saya sudah 41:43 beramal H nah ini pemahaman yang salah 41:48 sebab Allah subhanahu wa taala Sebutkan 41:50 dalam al-qur'an surah Al 41:52 Imran Allah katakan duribat Ali 42:02 mereka akan senantiasa ditimpa kehinaan 42:04 di mana saja mereka 42:08 beradaah kecuali dengan menjalankan 42:10 hubungan yang baik kepada Allah dan juga 42:12 hubungan baik kepada 42:14 manusia inilah sering 42:17 diikkan makna ini sehingga banyak ada 42:20 pengalaman dari seorang 42:22 pengusaha yang dia ikut tender di 42:25 pemerintah usin juga pernah menceritakan 42:27 hal 42:28 ini ya dia tender di ee salah satu 42:34 BUMN ketika dia sudah berhasil menangi 42:37 tender dia sudah kerjakan di tender 42:40 ketika dia 42:41 nagih Kemudian tagihan sisa tagihan 42:43 dibayar sedikit-sedikit 42:46 dan yang orang yang ditagih itu orang 42:49 yang rajin salat ya pelaku-pelakunya ya 42:51 bukan bukan bomn-nya itu Jadi pelaku 42:53 yang di situ pegawai di situ Orangnya 42:56 rajin salatnya apa tapi ketika dia dia 43:00 menagih itu di diminta dikurangi dari 1 43:04 miliar dikurangi jadi 600 juta 43:06 dipotong-potong seperti itu Sampai terus 43:09 diulur-ulur ya diminta ditraktir sana 43:13 sini Padahal mereka orang-orang yang 43:16 kalau salat salat bareng berjamaah 43:18 padahal ya jadi imam di sana inilah ya 43:21 makna amal saleh itu dianggap sudah 43:24 salat ya dia mau berbuat apa apapun di 43:26 luar salat itu ee itu apa sudah selesai 43:30 enggak ada masalah se padahal ini amal 43:34 ibadah kita ini semua amal ibadah ritual 43:37 kita itu adalah penggemblengan kepada 43:40 kepada apa mental kita kepada 43:44 kepribadian kita kepada akhlak kita 43:46 untuk kita berperilaku ya yang baik 43:50 kepada masyarakat berlaku jujur ya 43:54 bekerja secara tekun 43:56 amanah ya bertanggung jawab itu adalah 44:00 sebenarnya dari ibadah ritual 44:03 menggembleng ini semua ya tidak 44:05 nyeleweng ketika tidak diawasi oleh EE 44:08 mandor atau tidak diawasi oleh e pemilik 44:12 usaha dia tidak akan menyeleweng Karena 44:15 dia sudah digembleng oleh salat ketika 44:19 dia salat atau ketika dia berpuasa 44:21 enggak ada yang ngawasin Kalau dia mau 44:23 makan kapan saja bisa dimakan tapi dia 44:27 tidak mau karena dia merasa Allah 44:29 subhanahu wa taala mengawasinya begitu 44:31 juga ketika dia bekerja ya Nah ini makna 44:35 ini sering dikerdirkan makna amal saleh 44:38 itu hanya kepada ibadah 44:41 ritual kemudian berikutnya Bagaimana 44:44 Allah subhanahu wa taala sering 44:46 memotivasi kita untuk selalu ya 44:51 berlomba-lomba dalam beramalnya tadi 44:54 wasf 45:01 ya ya 45:04 itu itu 45:06 motivasi untuk selalu kita berlomba 45:09 kemudian juga Allah menekankan bagaimana 45:12 ketika kita mengerjakan sesuatu bukan 45:15 mengerjakan sesuatu kemudian selesai 45:18 sesuatu tersebut dikerjakan 45:20 tapi Allah subhanahu wa taala sangat 45:23 memperhatikan kualitas dari dari 45:26 pekerjaan kita hasil kerja kita ya Oleh 45:31 karena itu Allah subhanahu wa taala 45:32 Sebutkan dalam surah Tabarak eh alladzi 45:36 khalaqal mauta Wal Hayata liyabluakum 45:39 ayyukum ahsanu Amala Allah ingin menguji 45:42 kalian mana Di Antara Kalian yang baik 45:45 amalnya arti kualitasnya bukan hanya 45:49 kuantitas ya kuantitas tertentu 45:52 diperlukan tapi ya dari kualitas itu 45:55 Allah ingin menilai apa kualitas dari 45:58 apa yang di kita kerjakan saya pernah 46:00 melihat ada orang bule ya di waktu di 46:04 Bali sana dia merhatikan orang kita 46:06 kerja ambil ngerja ambil ngerokok pai 46:09 tengan satu seperti itu orang Bagaimana 46:12 kamu mau kerja apa mau benar-benar 46:14 bekerja atau mau merokok merokok merokok 46:17 dulu waktu istirahat silakan tapi ketika 46:20 kerja kerja yang benar bilang ini orang 46:23 benar-benar mengajarkan bagaimana ketika 46:25 kita 46:26 bekerja kita harus takekun disiplin di 46:29 sana Rasulullah sampai mengatakan 46:31 Innallaha 46:32 yuhibbuil ahadukum amalan 46:37 ayinahuesngguhnya Allah subhanahu wa 46:38 taala sangat mencintai kepada seseorang 46:41 kalau dia bekerja dia tekun dalam 46:43 pekerjaannya itu arti dia benar-benar 46:46 dikerjakan sesuai dengan eh job yang 46:49 yang dia ditentukan di 46:52 sana kemudian hal lain ya yang tentunya 46:56 ketika seorang bekerja ada pihak namanya 46:59 pengusaha ada pihak ya karyawan Ya ada 47:03 Bos ada karyawannya kan gitu dari pihak 47:05 pengusaha ya bukan berarti sekaryawannya 47:09 terus suruh bekerja ya tapi Kiran 47:12 insentifnya atau gajinya di diabaikan 47:15 gak seperti itu ya dalam Islam Allah 47:18 subhanahu wa taala sudah Gambarkan ya Ee 47:21 Bagaimana ee keharusan-keharusan timbal 47:24 balik Tadi juga Husin sudah Terangkan 47:27 bagaimana sehingga si karyawan itu ya 47:31 dianggap sebagai Mitra bagi si 47:34 pengusaha ya dalam tungg pengusaha ini 47:38 tentu ketika dia memberikan job dia 47:41 harus ee berikan jawab tugas dan 47:44 tanggung jawabnya itu secara jelas atau 47:47 kalau kita ee dalam agama kita ini 47:50 dikenal dengan ada Al wajibat ada 47:52 almuharamat ada suesuatu yang di 47:54 diwajibkan 47:56 kamuajibkan melakukan ini ini ini ada 47:59 hal-hal yang dilarang muharamat nah ini 48:02 yang dilarang ini ini ini ya kan jelas 48:04 Seti seperti itu begitu juga di dalam 48:06 satu perusahaan seperti itu ya ada 48:10 kewajiban ada larangan di antara 48:13 kewajiban ya ada hal-hal yang sunah 48:15 misalnya ya yang artinya mau kalau dia 48:18 mau kerjakan lebih lebih akan 48:22 mendapatkan 48:22 ya insentif yang lebih baik itu juga ya 48:27 ya harusnya seperti itu dan juga 48:30 motivasi tentunya untuk produktivitas 48:33 yang lebih tinggi Allah subhanahu wa 48:36 taala mencontohkan bagaimana setiap 48:38 orang melakukan 48:39 kebaikan Allah berikan ganjaran 10 gitu 48:43 ini menunjukkan Bagaimana kalau setiap 48:45 orang dia melakukan produktivitas yang 48:50 baik nilainya diberikan ya diberikan 48:53 bonus seperti itu ya kalau perusahaan 48:56 Untung dia dia akan mendapatkan bonus 48:58 yang lebih harusnya seperti itu ini akan 49:00 akan menimbulkan motivasi yang lebih 49:03 tinggi bagi karyawan tadi dan dia akan 49:05 terus berusaha ya di dalam meningkatkan 49:10 produktivitasnya kemudian bagi karyawan 49:13 tentunya ya dia harus tadi bekerja tekun 49:16 jujur bertanggung jawab menghasilkan 49:19 suatu produk yang baik ini semuanya 49:23 adalah bagian dari tugas yang mana 49:27 ketika dia masuk menjadi karyawan J kan 49:31 biasanya ada tand tangan ada job Ada 49:34 kontrak kan gitu ketika dia kontrak itu 49:37 dia akan dia adalah melakukan perjanjian 49:39 kepada pihak perusahaan itu ketika dia 49:43 melaksanakan perjanjian dia terikat 49:45 perjanjian kepada orang itu dan dia 49:46 terikat perjanjian kepada Allah Allah 49:49 Katakan Ya ayuhadina 49:52 amanuuu wahai orang-orang yang beriman 49:56 apa tunaikan janji kalian ya Rasulullah 49:59 sahu Wasallam orang yang paling 50:01 mengamalkan itu janjinya kalau kalau 50:04 berjanji nah ini jad 50:07 ketika karyawan ini melaksanakan jobdnya 50:10 yang itu tadi dia laksanakan dengan 50:12 tekun dilaksanakan dengan judur 50:14 dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab 50:17 ini ketahuilah bahwasanya dia lakukan 50:20 ini sebenarnya bukan hanya melaksanakan 50:23 tugas yang diwajibkan oleh perusahaan 50:25 ersebut tapi dia ini melaksanakan 50:27 tanggung jawab dia kepada Allah Nah 50:28 inilah yang nilai ibadah itu ini adalah 50:32 ibadah ketika dia lakukan Dia adalah 50:34 melakukan ibadah kepada Allah ibadah ini 50:37 jadi jangan dikerdirkan hanya sebagai 50:40 suatu amal saleh amal kebaikan yang 50:43 hanya hubungannya kepada Allah tapi ya 50:47 Allah subhanahu wa taala banyak sekali 50:49 ayat-ayat mencontohkan Bagaimana amal 50:52 ibadah kita itu bukan hanya ee yang 50:54 berkaitan dengan Allah subhanahu wa 50:56 taala amal saleh ini bukan hanya yang 50:58 berhubungan dengan ritual yang merupakan 51:01 hab Allah tapi juga yang merupakan 51:04 hablum minanas wallah jazakumullah 51:07 Khairan jaza Ustaz Hamzah atas 51:08 contoh-contohnya relate sekali Maksudnya 51:11 kita lihat dalam kehidupan sehari-hari 51:13 dibawakan dengan dalil-dalil ajaran dari 51:16 Allah subhanahu wa taala Makasih juga 51:17 Pak Syafril Makasih ada tambahan Ustaz 51:20 tafadol Ustaz jadi seperti tadi yang 51:23 kita sampaikan Mak bahwa kalau kita 51:26 setiap muslim setiap Mukmin menyadari 51:29 bahwa kehidupan ini merupakan jihad 51:32 kehidupan ini merupakan dan kehidupan 51:35 dunia merupakan arena jihad dan Jihad 51:38 jangan disalah pahami hanya terbatas 51:40 pada jihad di medan Perang Jihad di 51:43 medan perang itu hanya dilakukan pada 51:47 saat kita menghadapi 51:49 ancaman atau katakan berhadapan dengan 51:52 penjahat-penjahat yang melakukan 51:54 tindakan-tindakan teror atau invasi yang 51:58 datang dari pihak lawan Adapun pada masa 52:01 damai dalam berdakwah tidak dibenarkan 52:04 seorang menggunakan kekerasan atau 52:06 memaksa orang lain untuk beriman kepada 52:09 kita atau memerangi orang yang berbeda 52:10 keyakinan tugas kita berdakwah mengajak 52:13 Tuhan Allah tugas Allah menentukan siapa 52:15 nanti yang patut menerima hidayahnya nah 52:19 jihad ini mencakup seluruh aspek 52:22 kehidupan jihad mencakup seluruh aspek k 52:26 kehidupan seorang dokter Di saat dia 52:29 merasa Medannya adalah perjuangan di 52:32 saat dia merawat melayani pasien tujuan 52:36 dia betul-betul melaksanakan kewajiban 52:38 dia berjuang di jalan Allah dan pahala 52:40 orang yang berjuang di Jal otak tertiga 52:42 dia akan mendapatkan kebutuhan dunianya 52:45 tidak ragu lagi karena dia bekerja untuk 52:47 Allah Allah akan memberikan dia ganjaran 52:50 yang 52:51 sebaik-baiknya dan pada saat tersebut 52:54 walaupun lelah dan berat Dia merasakan 52:57 ini bahagiaan dari jihad dia begitu juga 53:01 seorang petani merasa yang dilakukan 53:03 merupakan jihad ibu rumah tangga juga 53:06 berjihad kepala rumah tangga juga 53:09 berjihad anak-anak yang menurut ilmu 53:11 diingatkan oleh orang tuanya kamu sedang 53:13 berjihad bukan sedang bermain-main kamu 53:15 meegang amanat tanggung jawab yang besar 53:17 Kalau kamu tidak persiapkan diri kamu 53:19 niscaya kamu akan menyesal begitu juga 53:22 anggota TNI yang berjuang katakan untuk 53:25 mempertahankan bangsa dari ancaman yang 53:28 datang dari luar apa yang kalian lakukan 53:31 walaupun tidak terjadi peperangan kalian 53:33 berada di area 53:35 jihad kalau seandainya kalian Mati 53:38 kalian mati dalam keadaan Syahid bukan 53:40 hanya terikar dengan Sapta Marga untuk 53:42 bangsa negara tapi lebih daripada itu 53:45 dengan niat kita melakukan semua ini 53:48 jihad di jalan Allah niscaya mereka akan 53:50 menjaga diri mereka dalam rambu-rambu 53:53 agama 53:54 Allah aparat kepolisian juga begitu 53:56 berjaga-jaga di siang hari mengawasi 53:59 kendaraan mengawasi juga perilaku 54:02 masyarakat memberikan solusi Dia merasa 54:04 bahwa ini jihad dia merasa membawa 54:06 kehormatan Jadi bukan lagi sebagai alat 54:09 bukan lagi suruhan bukan lagi sebagai 54:11 apa orang-orang yang dipergunakan tapi 54:14 dia menjalankan jihad yang tidak kalah 54:15 dengan jihad orang-orang yang berjuang 54:18 di medan perang begitu juga yang 54:20 bergerak dalam bidang ekonomi juga 54:21 merasa bahwa ini merupakan bahagian dari 54:23 jihad yang besar 54:25 dimulai jihadnya dengan 54:27 Bismillahirrahmanirrahim dengan iringan 54:29 rahmat Allah yang maha pengasih lagi 54:31 maha 54:32 penyayang dilaksanakan jihadnya dengan 54:34 bantuan Allah ditutup dengan 54:36 Alhamdulillahi rabbil alamin kehidupan 54:39 yang dimulai dengan nama Allah yang maha 54:41 pengasih lagi maha penyayang ditutup 54:43 dengan puja-puji kepadanya kita Yakin 54:45 merupakan kehidupan yang amat indah 54:48 betul-betul dalam bingkai keridaan Allah 54:51 tapi begitu kita bekerja hanya untuk 54:53 tujuan duniawi materi bendawi yang 54:56 sempit nah di situ kita akan mengalami 54:58 kejenuhan Walillah pakahkan silakan 55:02 Boleh 55:04 saya ini 55:07 menjadi menggugah pemikiran kita Ustaz 55:09 baik yang disampaikan ustazamah Maun 55:12 Ustaz e Hin Saya mau mengambil catatan 55:15 begini bahwa bekerja misalnya sebagai 55:19 karyawan Saya bekerja jam 55:20 sampai jam tetap sama tetapi apakah saya 55:25 mampu meniatkan bahwa saya bekerja Ini 55:29 adalah bagian dari amal yang 55:31 sampaikan akan merubah semuanya 55:34 kemudian dalam rangka memberi yang 55:36 terbaik kalau saya mengambil bahwa saya 55:39 berjihad untuk memberi yang terbaik 55:41 hasilnya dari pekerjaan saya maka akan 55:45 diperoleh hasil yang terbaik bukan hanya 55:47 kualitas tetapi yang didasarkan kepada 55:51 niat saya berjihad karena saya mau 55:54 mencari Rida Allah Kurang lebih begitu 55:56 Jadi kepada para pendengar sekalian 55:58 terutama para karyawan kalau 56:01 bisa 56:03 memperkaya niatan bekerja itu bukan 56:06 hanya mau mencari rezeki saja bukan mau 56:09 mencari kehidupan dia saja tapi 56:12 memperkayanya dengan ini adalah bagian 56:15 dari kegiatan amalku mencari Rida Allah 56:18 di mana kualitasnya aku harus kualitas 56:21 tingginya kualitas seperti kualitas 56:23 jihad yang mencapai atau memberi 56:27 kualitas terbaik Saya kira akan merubah 56:30 suatu waktu Indonesia akan berubah 56:33 produktivitasnya menjadi produktivitas 56:36 yang paling tidak setara atau bahkan 56:38 lebih tinggi dari negara-negara yang 56:41 tidak mencari Rida Allah dalam bekerja 56:43 itu Ustaz mungkin sebagai penutup tidak 56:45 lagi ada yang namanya apa partai 56:48 buru atau katakan berdemo menuntut 56:51 hak-hak mereka karena dalam Islam semua 56:53 diberikan haknya sekarang Atep sebagai 56:56 kameraman Anis Mualim di bawah kemudian 56:59 para pekerja di rasil Ustaz Aisa kita 57:02 merasa ini Mitra perjuangan kita karena 57:04 kalau saya tanpa Atep juga enggak bisa 57:06 apa enggak bisa menyampaikan dialog kita 57:09 pada hari ini kan oleh karena itu perlu 57:12 diingatkan semua 57:14 dalam kebersamaan kita berjuang dengan 57:18 rahmat Allah subhanahu wa taala 57:19 puja-pujinya yakin tidak mungkin sama 57:22 sekali Allah akan meninggalkan kita tapi 57:24 begitu kita Put 57:25 kita amal kita dengan Allah maka Rahmat 57:28 pun akan diputuskan oleh Allah Subhanahu 57:30 Wa 57:32 Ta contohu 57:35 perusahaan saya terlibat dalam 57:37 perusahaan pengembangan satu perusahaan 57:39 tambang di Kalimantan 57:42 Timur pada waktu itu seperti tadi saya 57:44 sampaikan mencari pekerjaan susah Nah 57:47 apa yang pertama kali kita lakukanal 57:49 setiap kitaulai rapat meeting diawali 57:52 dengan 57:53 bacaran waktu itu kita baca surat 57:55 albalad atau surah al-insr karena di 57:58 albalad itu kan ada menempuh jalan 58:01 mendaki yang sukarsaz Nah itu menjadi 58:04 kebiasaan kemudian pemilik perusahaan 58:07 juga 58:07 menyadari mulai berinfak konsisten dan 58:11 saat ini proyeknya itu sudah enam dari 58:15 tadinya satu saja susah payah dan orang 58:17 yang meminta supaya Tolong kerjakan 58:19 tambang ini tambang itu beberapa lagi 58:22 meminta sekarang sudah tidak dan 58:25 infak mereka 58:29 sangat besarat sasaran dan itu salah 58:33 satu dari sebetulnya sahabatnya Ustaz 58:35 Umar Ustaz Husein nama beliau adalah Pak 58:38 awat dan kalau ini kita jadikan contoh 58:42 Ternyata begitu para karyawan melihat 58:45 ini Ustaz sebagai amal kemudian memberi 58:48 yang terbaiknya seperti lainnya jihad 58:50 akan merubah penampilan dari perusahaan 58:53 Itu mungkin ini sebagai contoh yang real 58:56 Ustaz kerjanya juga jadi beda nuansa 58:59 kerjanya juga berubah 59:01 dan kalau musalah semua salat 59:04 bersama-sama Ustaz nah ini gambaran dari 59:08 berusaha menerapkan antara amal dan 59:11 Jihad dalam format yang kaitannya dengan 59:13 peningkatan produktivitas Masyaallah 59:15 Saya kira Gitu Ustaz kalau diskusi 59:17 panjang ini sebenarnya Insyaallah harus 59:19 ada episode 59:20 du dan rekan-rekan pendapat yang dirasil 59:23 ya tidak sebanding dengan pekerjaan di 59:26 tempat lain tapi dia mendapatkan apa 59:29 mendapatkan bahagian dari Allah yang 59:31 lebih besar Amin Oleh karena itu gaji 59:33 yang diterima bukan bayaran betul karena 59:35 tidak mungkin ya betul Apa yang 59:37 dilakukan dapat dibayar dengan apa 59:39 dengan beberapa juta bahkan beberapa 59:42 ratus juta rupiah seorang Ustaz yang 59:44 berdakwah 59:46 ya Kalau seandainya dakwah dinilai 59:48 dengan 10 20 juta kerugian besar karena 59:51 dia bisa mendapatkan yang lebih besar 59:53 lagi di sisi allah subhanahu wa taala 59:55 datang ke tengah masyarakat yang tidak 59:56 mampu dia enggak menerima Bahkan dia 59:58 memberikan sesuatu sedangkan bagi mereka 1:00:01 yang mampu mereka memberikan subangsi 1:00:02 untuk perjuangan bukan imbalan bukan 1:00:05 bayaran atas dakwahnya Oleh karena itu 1:00:07 kita 1:00:08 ingin mereka-mereka yang mengundang para 1:00:11 ulama jangan pemberian yang diberikan 1:00:13 itu sebagai bayaran atau imbalan kalau 1:00:17 mereka mau berikan sebagai sumbangsi 1:00:19 perjuangan fisabilillah hingga si ulama 1:00:22 tidak merasa pekerjaan dinilai dengan 1:00:24 itu rendah k dia menginginkan apa yang 1:00:26 besar di sisi Allah Taala kalau mereka 1:00:28 tidak mampu enggak usah memberikan 1:00:29 imbalan sama sekali enggak usah 1:00:30 memberikan sumbangsi bahkan kalau perlu 1:00:33 ulamanya membawakan sesuatu buat mereka 1:00:35 dan alangkah indahnya kalau fisabilah 1:00:37 tersebut diberikan kepada lembaga yang 1:00:39 mengurus mereka Jadi bukan langsung 1:00:41 kepada apa Iya karena ada orang-orang 1:00:44 yang tidak mendapatkan apa-apa di tempat 1:00:46 pengajian yang lain tapi kalau dalam 1:00:48 kebersamaan betapa indahnya hidup ini 1:00:51 jadi Insyaallah mudah-mudahan perjuangan 1:00:54 kita kita ini baik yang berjuang di 1:00:56 Medan dakwah secara langsung atau 1:00:58 katakan mereka yang memfasilitasi dakwah 1:01:01 ini yang memberikan dana mereka dengan 1:01:04 skill mereka kita doakan mudah-mudahan 1:01:06 sampai kepada mereka yang menyediakan 1:01:08 teh dan air minum mereka juga punya 1:01:10 peranan di dalam perjuangan amin amin 1:01:12 Allah terima Allah subhanahu wa taala 1:01:15 ampuni dosa kita dan jadikan kita 1:01:17 orang-orang yang selalu membawa rahmat 1:01:19 ke mana pun kita pergi amin ya rabbal 1:01:21 alamin subhanakallahum 1:01:23 wabihamdikam 1:01:24 [Musik] 1:01:27 Masyaallah jazakumullah Khair Ustaz 1:01:28 Husein Ustaz Hamzah dan Pak Syafril atas 1:01:30 nasihat dan diskusi yang menarik pada 1:01:32 hari ini mudah-mudahan jadi wasilah 1:01:34 Hidayah buat ikhwan akhwat sekalian dan 1:01:36 perlu diingat ikhwan akhwat bahwa 1:01:39 pekerjaan kita amal ibadah kita enggak 1:01:41 ada yang mampu membalas satu orang pun 1:01:45 enggak ada yang pantas dan enggak ada 1:01:47 yang bisa membalasnya selain Allah 1:01:49 subhanahu wa taala jadi harapkan dari 1:01:52 apa yang kita hasilkan balas balasannya 1:01:54 dari Allah subhanahu wa taala dan 1:01:56 balasan dari Allah subhanahu wa taala 1:01:58 Adah balasan yang maha paling indah 1:02:01 Ikwan akhwat terima kasih atas 1:02:04 perhatiannya atas pendengarannya kepada 1:02:06 kita semua mudah-mudahan jadi wasilah 1:02:08 Hidayah buat kita semua saya Isa alkaf 1:02:10 ada Atep ada Kang Anis Mualim beserta 1:02:13 seluruh kru yang bertugas mohon undur 1:02:15 diri wasalamualaikum warahmatullahi 1:02:17 wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah 1:02:23 w