Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brail TV. 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:24 wasamidina Muhammad wa alihibihi ajma 0:28 rbi zidni ilma allahumf bimaamtani 0:31 waimni mafuni warzuqni ilman yangf masih 0:34 dipancarkan dari jalan masjid 0:35 silaturahim nomor 36 kalimanggis Cibubur 0:38 Bekasi radio silaturahim dan rasil TV 0:41 untuk Islam yang satu ikhwan akhwat yang 0:43 dirahmati Allah subhanahu wa taala apa 0:45 kabar Anda di pagi menuju siang hari Ini 0:48 senang sekali saya Angga Aminudin 0:50 ditemani oleh Algi dija operator ada 0:52 juga Ondi di kameramen ditemani oleh 0:55 Gustaf. Kami hadir dalam acara renungan 0:59 di bawah naungan 1:01 Al-Qur'an edisi tanya jawab bersama guru 1:05 kita Ustaz Husein Alatas. Silakan bagi 1:08 Anda yang ingin ee bertanya kepada Ustaz 1:11 Husein bisa kirimkan pertanyaannya 1:14 melalui nomor WhatsApp Rasil di 1:20 0811999720. Anda juga bisa mengirimkan 1:24 berupa eh voice note gitu ya, berupa 1:27 voice note bukan hanya teks. Nanti voice 1:29 note-nya kita akan kita putar. Dan Anda 1:31 juga bisa menyimak kami Ihon Akhwat 1:33 melalui siaran streaming YouTube Rasil 1:36 TV. Alhamdulillah guru kita telah hadir 1:38 di studio dan insyaallah akan kita buka 1:41 sesi tanya jawab renungan di bawah 1:43 naungan Al-Qur'an ini dengan 1:45 bersama-sama kita membaca ummul Quran 1:47 dipandu oleh Ustaz Husan Alas. 1:52 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:56 Bismillahirrahmanirrahim. Bismillahi 1:58 khairil asma. Bismillahi rabbil ardhi 2:01 wasama. 2:05 Alhamdulillah lakal hamdu wakas syukru 2:08 ya rabbana kama yambagjalali wajhikal 2:11 karim waliim 2:14 sultanik subhanaka la nuhsanaan alaika 2:18 anta kamaita ala 2:20 nafsik falakal hamdu hatta tard wakal 2:24 hamdu idza rit wakal hamdu ba'dar 2:27 ridumma sholli ala sayyidina wa nabina 2:32 muhammadin wa alihi 2:39 nahjihil 2:42 yaumidin Allahumma atina minika rahmah 2:46 waimna minadunka ilman nafiana 2:52 bimaamtanauika ya rasulullah asalamu 2:54 alaina wa ala ibadillah shihin 2:57 wasalamualaikum ayyuhal ikhwatul 2:59 mukminun wal akhwatul mukminat 3:01 warahmatullahi 3:05 wabarakatuh. Pertama, mari kita mulai 3:07 dengan membaca ummul 3:10 Quran. 3:16 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:17 Bismillahirrahmanirrahim. 3:25 Alhamdulillahirabbil 3:29 alamin 3:33 [Musik] 3:34 arrahmanirrahim maiki 3:39 yaumiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka 3:45 nasta' 3:48 ihdinasirathal mustaqim. 3:53 Shathalladzina an'amta 3:56 alaihim ghairil maghdubi alaihim 4:00 waladin. 4:10 Baik, Pak Ustaz. Kita langsung ke 4:12 pertanyaan-pertanyaan yang sudah masuk 4:13 ya. Ini saya akan ke pertanyaan pertama 4:17 dari Ibu Lisa Emilda yang mengirimkan 4:20 pertanyaannya melalui voice 4:25 note ya. Silakan. Asalamualaikum 4:27 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Husein, 4:30 Ustaz Hamzah, Pak Krisna dan semua. Saya 4:34 Bu Liza dari Bekasi ingin bertanya, 4:36 Ustaz. Silakan, Ibu. Ee saya pernah buka 4:42 YouTube niatnya pengin belajar ee irama 4:46 dalam belajar Al-Qur'an begitu, Ustaz. 4:48 Nah, tapi saya ketemu ada salah satu 4:52 ulama yang menjelaskan di sana itu ee 4:57 tidak boleh membaca Al-Qur'annya itu 4:58 dengan meliuk-liuk suaranya begitu, 5:01 Ustaz. Nah, yang ingin saya tanyakan ee 5:04 bagaimana batasan kita dalam kita ee 5:07 membaca Al-Qur'an? Ee soalnya kan saya 5:10 pernah mendengar juga katanya kalau kita 5:12 membaca Al-Qur'an itu diusahakan kita 5:14 memperindah suara begitu, Ustaz. Tapi 5:17 untuk khususnya untuk kami kaum 5:19 perempuan ini ee bagaimana ya, Ustaz, 5:22 batasannya dan sebaiknya bagaimana? Ee 5:25 mohon pencerahannya, Ustaz. Terima kasih 5:27 banyak. Asalamualaikum warahmatullahi 5:30 wabarakatuh. Wa waalaikumsalam 5:32 warahmatullahi wabarakatuh. 5:37 Menjawab pertanyaan Ibu 5:41 Emilda. Sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an 5:46 al-karim yang mengajarkan kepada 5:48 Rasulnya sallallahu alaihi wa alihi 5:50 wasallam dalam membaca 5:53 Al-Qur'an sebagaimana dalam surah 5:56 Al-Muzammil. Warattil qurana tartila. 6:02 Nah, bacalah Al-Qur'an dengan 6:07 tartil. Di mana bacaan kita bukan hanya 6:10 sekedar kita 6:13 membaca, bukan juga kita memperindah 6:17 suaranya semata, tapi bacaan yang kita 6:20 baca itu betul-betul 6:24 ya mengena ke dalam hati kita. 6:29 di mana ketukan-ketukan 6:33 ayatnya kita rasakan betul-betul menyatu 6:36 dengan jiwa kita. Kita membaca tidak 6:41 tergesa-gesa dengan irama yang indah dan 6:43 baik. 6:45 Ya, kita mengikuti hukum-hukum dan 6:49 aturan-aturan ya yang diajarkan Allah 6:51 Subhanahu wa taala. Sebagaimana dalam 6:54 suratul qiyamah Allah berfirman pada 6:57 rasulnya, "La tuhar bihi lisanaka 7:02 litaabih." Jangan kamu gerakkan lidah 7:05 kamu dalam membaca Al-Qur'an dengan 7:10 tergesa-gesa. Inna alaina jamahu wa 7:12 qurana. Kamu tidak perlu khawatir akan 7:15 lupa. Menjadi tanggung jawab kami untuk 7:17 mengumpulkan Al-Qur'an. 7:21 inna alaina jamahu wa quran begitu pula 7:25 menjadi kewajiban kami untuk 7:26 membacakannya dan mengajarkan bagaimana 7:29 cara 7:30 membacanya faidza qahu fattabi qurana 7:35 maka bila kami membacakan Al-Qur'an 7:37 kepadamu ikuti cara 7:40 membacanya tumma inna alaina bayana 7:43 kemudian menjadi tanggung jawab kami 7:45 untuk menerangkan menjelaskan 7:48 Al-Qur'an setelah wafat Nabi kita 7:50 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 7:53 Dengan berkembangnya tantangan zaman, 7:57 Allah Subhanahu wa taala menerangkan 8:01 Al-Qur'an kepada para 8:04 rabbaniin yang mempelajari Al-Qur'an 8:06 dengan tulus dan 8:08 menyampaikannya 8:09 kepada umat manusia. Allah berikan ilham 8:13 kepada mereka untuk memahami Al-Qur'an 8:15 dengan metode mengaitkan Al-Qur'an 8:18 dengan Al-Qur'an. 8:20 Jadi, Ibu Emilda pada saat kita membaca 8:23 dengan tartil beda kalau kita membaca 8:26 dengan 8:27 tergesa-gesa. Kita berhenti pada akhir 8:30 ayat. Jangan seperti sebagian orang 8:34 membaca 8:36 Al-Fatihah disambung satu sama lain. 8:39 Sebagai contoh, 8:41 bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 8:43 rabbil alaminrahmanirrahim. 8:46 Maliki yaumiddin. Ini cara membaca yang 8:49 tidak sesuai dengan perintah 8:52 Allah. Tapi Nabi dalam membaca membaca 8:55 ya pada setiap akhir ayat dia berhenti. 8:58 [Musik] 9:00 Bismillahirrahmanirrahim. 9:03 Alhamdulillahirabbil 9:06 alamin arrahmanirrahim. 9:11 Maiki 9:15 yaumiddin. Iyaka na'budu wa iyyaka 9:21 nasta 9:23 ihdinasirathal 9:26 mustaqim 9:28 shathalladzina an'amta 9:31 alaihim ghairil maghdubi alaihim 9:36 [Tertawa] 9:40 waladin. 9:43 iramanya 9:45 tidak terpengaruh. Artinya tetap dengan 9:48 irama yang baik mengikuti hukum tajwid. 9:52 Baik idghamnya, ikhfanya, begitu pula 9:56 madnya sesuai dengan apa yang Allah 9:58 ajarkan kepada kita semua melalui Nabi 10:01 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 10:03 wasallam. 10:06 Tapi kalau seorang membaca Al-Qur'an 10:08 dengan melengking dan 10:11 meliuk-liuk, akhirnya orang bukan fokus 10:14 kepada apa? kepada makna 10:16 Al-Qur'an, tapi lebih condong mengikuti 10:22 irama ayat-ayat yang dibaca dengan cara 10:25 yang 10:26 melengking. Dulu kita tahu di Mesir ya 10:30 ada Syekh Abdul Basit Abdus Somad, ada 10:34 pula Syekh Mahmud Khalil Al-Hushari. 10:38 Orang lebih suka dengan bacaan Syekh 10:40 Mahmud Khalil al-Fushari dibandingkan As 10:44 Syekh Abdul Basit Abdul Somad yang di 10:47 saat membaca berpindah-pindah dari 10:49 qiraat menuju qiraat dengan bacaan yang 10:51 melengking orang asyik mendengarkan 10:54 suaranya dan bacaannya tapi terpalingkan 10:57 dari maknanya. Akhirnya Syekh Abdul 11:00 Basit Abdul Somad mulai beralih membaca 11:04 Al-Qur'an dengan 11:05 tartil sebagaimana yang kita dengarkan 11:08 dalam bacaan 11:10 beliau. Nah, kalau kita mengikuti bacaan 11:13 Syekh Mahmud Khalil 11:15 al-Hushari baik dalam tartilnya maupun 11:19 qiraah mujawadah, kita lihat begitu 11:21 menyentuh ke dalam hatinya. 11:24 Iramanya juga cukup 11:26 menarik seperti dikala beliau membaca 11:30 suraturahman. 11:36 Bismillahirrahmanirrahim. 11:38 Arrahmanu alamal 11:42 quran khalaqal 11:45 insana allamahul bayan. Kalau kita baca 11:50 dengan tartil seperti yang Allah 11:52 ajarkan, subhanallah. Bahkan orang yang 11:54 tidak memahami bahasa Arab, hatinya 11:58 tersentuh. Al-Qur'an seluruhnya adalah 12:00 syifa, penyembuh. Sampai iramanya 12:03 apabila dibaca sesuai dengan aturan yang 12:06 Allah ajarkan akan menjadi penyembuh 12:08 bagi kita. Penghilang kesedihan kita, 12:10 penyejuk hati kita, bahkan juga 12:13 berpengaruh terhadap fisik kita. 12:17 Jadi, Ibu baca Al-Qur'an tanpa sama 12:20 sekali apa? Tanpa sama sekali 12:23 mengabaikan irama ya. Tapi jangan irama 12:26 lebih apa? Lebih menjadi fokus perhatian 12:30 kita. Sesuaikan iramanya dengan tartil 12:33 Al-Qur'an. Tartil artinya kita membaca 12:36 betul-betul apa? ayat demi ayat ya tanpa 12:40 kita 12:41 melompat-lompat atau kita membaca dengan 12:44 melengking-lengking seperti sebagian 12:46 qari Indonesia. Kita dulu dengar 12:48 Muhammad dari Sulawesi bacaannya 12:51 mengikuti Al-Hushari. Tapi ada qari-qari 12:54 yang lebih fokus untuk apa? Untuk 12:57 membaca dengan suara yang melengking dan 12:59 meliuk-liuk. Kemudian para pendengar 13:01 mengatakan Allah. Sampai disebutkan api 13:04 neraka pun Allah. H. Jadi bukan 13:07 memperhatikan 13:08 maknanya, tapi memperhatikan 13:12 iramanya. Nah, seharusnya irama seiring 13:15 dengan maknanya. Ini yang dinamakan 13:18 tartil, berhenti pada setiap akhir 13:22 hayat. Tapi 13:24 ada nasihat yang khusus bagi wanita. Di 13:27 saat mereka membaca Al-Qur'an di antara 13:30 kaum 13:31 wanita mereka bisa 13:34 memperdengarkan Al-Qur'an. dengan lebih 13:36 bebas di hadapan kaum wanita 13:38 dibandingkan kaum pria. Bukan berarti 13:42 suara wanita aurat, tapi terkadang 13:45 seorang wanita yang membaca dengan irama 13:47 yang 13:48 menarik untuk sebahagian laki-laki yang 13:51 hatinya sakit terkadang dia lebih 13:54 tergoda ya tertarik pada iramanya bukan 13:57 terhadap Al-Qur'annya. Maka untuk 14:00 menghindari fitnah ibu-ibu dapat membaca 14:02 dengan lebih bebas di hadapan wanita. 14:05 dengan tartil. Tapi di hadapan kaum pria 14:08 sebaiknya yang membaca Al-Qur'an adalah 14:11 kaum pria. Ibu-ibu harus memahami bahwa 14:14 suara kaum wanita juga mengirimkan 14:16 isyarat-isyarat dan 14:18 getaran-getaran. Nah, bagi sebahagian 14:21 laki-laki yang hati mereka sakit, 14:23 dikhawatirkan kalau sampai nanti 14:25 akhirnya menimbulkan dampak negatif. 14:28 Seperti istri-istri 14:30 nabi. Allah berikan nasihat pada mereka. 14:37 Wahai wanita dari keluarga Nabi, kalian 14:39 tidak sama dengan wanita yang 14:41 lain. Arti kalian menjadi sorotan, 14:44 menjadi ikutan. Jadi perbuatan kalian 14:47 ini kalau salah akan diikuti, baik juga 14:50 akan diikuti. Intaqitunna fala takd bil. 14:54 Pada saat kamu berbicara, kalau kamu 14:57 sebagai wanita yang bertakwa, maka 14:59 hendaklah cara bicara kamu jangan 15:01 meliuk-liuk ya. berirama yang menggoda 15:04 bicara dengan datar. Sayidah Aisyah 15:06 berbicara kepada sahabat Nabi dengan 15:08 irama yang 15:10 datar. Adapun irama yang indah menarik 15:13 biar dipergunakan untuk suami mereka 15:15 masing-masing. Fala takd 15:17 bil fatmaadzi fiqbihi 15:21 marun 15:24 bilmadhi marabun. Akhirnya orang-orang 15:26 yang hatinya sakit tergoda dengan irama 15:29 tersebut. Jadi, 15:32 Ibu dalam membaca Al-Qur'an jangan 15:34 mengabaikan irama ya yang sesuai dengan 15:38 ayat-ayat yang kita baca, tapi jangan 15:42 membuat kita atau para pendengar fokus 15:45 kepada iramanya, tapi hendaklah membaca 15:48 Al-Qur'an sebagai satu 15:51 kesatuan. Terdengar oleh telinga, masuk 15:53 ke dalam hati. Bahkan si pembaca pun 15:56 meresapi hal tersebut. Nah, kalau 15:58 Al-Qur'an dibaca seperti ini, insyaallah 16:00 betul-betul akan masuk ke dalam ke dalam 16:04 kalbu kita yang paling dalam dan akan 16:06 melahirkan perubahan dalam kehidupan 16:08 kita. Wallahuam. H. 16:11 Jadi, kita harus ingat ke prinsip 16:15 dasarnya membaca Al-Qur'an gitu. 16:17 Maksudnya kalau dia 16:19 untuk menjaga kualitas 16:22 bacaan terus dengan memperhatikan 16:26 hukum-hukumnya. He itu bagaimana, Pak 16:30 Ustaz? Apalagi tujuannya misalkan untuk 16:32 mengajarkan tadi kan disebut juga saya 16:34 mendengarkannya di YouTube gitu. 16:37 Akhirnya ini kan kita syiarkan gitu, Pak 16:39 Ustaz. Kita syiarkan orang tuh menyimak 16:42 gitu ya. Jadi peningkatan pembacaan 16:45 Al-Qur'an itu jadi standar gitu buat 16:47 kita. Oh baca tuh kayak gitu gitu. Arti 16:49 kita mengajarkan Quran ya itu dengan 16:52 sendirinya kita mengajarkan mereka bukan 16:54 hanya membaca tapi juga mengajarkan adab 16:57 membaca Al-Qur'an. Hm. Bersuci terlebih 17:00 dahulu. Ya, kita bedakan antara kitab 17:03 Allah dan kitab lainnya. Kita juga 17:05 memurnikan niat kita semata-mata karena 17:07 Allah. Nah, kita belajar Al-Qur'an 17:09 pertama-tama bagi orang-orang yang awam 17:12 kan mengenal hurufnya ya. Kemudian 17:15 setelah dia mengenal huruf, merangkai 17:17 kata-kata, membacanya dengan irama yang 17:20 sesuai dengan apa? Kehormatan Al-Qur'an. 17:23 Jangan iramanya justru yang lebih 17:25 ditonjolkan Al-Qur'annya di bawah. 17:28 Akhirnya tidak memberikan sama sekali 17:29 inspirasi dan perubahan dalam kehidupan 17:32 kita semuanya. Saya di saat membaca 17:34 Al-Qur'an atau mendengarkan orang lain 17:36 membaca Al-Qur'an dengan irama yang 17:38 tertib itu luar biasa tersentuhnya. 17:41 Sampai kadang-kadang kita dalam keadaan 17:43 sumpek. Begitu dengar Al-Qur'an dibaca 17:46 dengan irama yang menyentuh langsung 17:49 semua rasa duka sedih kita hilang. 17:51 Seperti firman Allah wunazilu minal 17:54 Quran ma hua syifaun warahmatun lil 17:56 mukminin. Jadi Ibu Bapak bisa 17:58 menyaksikan melalui YouTube cara membaca 18:02 Al-Qur'an tapi hendaknya membiasakan 18:05 diri kita pada saat membaca atau 18:06 murid-murid yang belajar untuk 18:08 betul-betul menjaga adab di hadapan 18:10 kitab Allah. Karena kita berhadapan 18:12 dengan kitab Allah sama dengan 18:14 berhadapan dengan Allah Subhanahu wa 18:16 taala. 18:18 Wallahuam. Baik, Pak Ustaz. Kita ke 18:21 pertanyaan lainnya. Ini ada Ibu Bonita. 18:24 Asalamualaikum warahmatullahi 18:26 wabarakatuh. Waalaikumsalam 18:27 warahmatullahi wabarakatuh. Ibu wanita 18:29 Dusin yang dirahmati Allah Subhanahu wa 18:31 taala. Amin. Insyaallah. di Quran surah 18:35 Ar-Rum ayat 41 yang artinya telah nampak 18:39 kerusakan di darat dan di laut akibat 18:42 tangan manusia al-Ayah. Yang saya tangan 18:45 Pak Ustaz, apakah di zaman Rasulullah 18:48 sallallahu alaihi wasallam sudah terjadi 18:49 kerusakan di laut dan di darat sama 18:52 seperti yang terjadi di zaman ini? 18:55 Bagaimana penjelasannya, Pak Ustaz? 18:58 Jazakumullahu khair katir. 19:00 Bismillahirrahmanirrahim. 19:04 Rabbana zidna ilman warikna 19:07 bisihin. Ayat dalam suratrum ini 19:12 sebetulnya merupakan pendidikan bagi 19:15 umat nabi kita Muhammad sallallahu 19:16 alaihi whi wasallam. 19:19 Karena ayat ini bukan terbatas hanya 19:21 untuk umat yang hidup pada masa Nabi. 19:24 Tapi sebagaimana kaidah dalam ulumul 19:26 Qur'an, alibrah biumumil lafzi lahusus 19:31 sabab. Yang menjadi patokan dan pegangan 19:34 umum lafaznya bukan sebab ya khusus 19:38 turunnya Al-Qur'an tersebut. 19:41 Kemudian Al-Qur'an juga mengingatkan 19:43 kita untuk tidak melakukan kerusakan di 19:45 muka bumi. Wala tufsidu fil ardi ba'da 19:50 islah. Alam yang diciptakan 19:53 Allah, manusia yang diciptakan Allah 19:56 diciptakan pertama kalinya dalam keadaan 19:58 yang penuh 20:00 keseimbangan. Allah berfirman, 20:03 "Bismillahirrahmanirrahim. 20:04 Sabbihismaikal al'am." Sucikan nama 20:08 keagungan Tuhanmu yang maha agung. 20:11 Jangan terpikir dalam benak kamu ya 20:14 untuk menisbatkan kepada Allah 20:15 sifat-sifat yang tidak layak, 20:17 sifat-sifat yang 20:19 kurang. Karena Allah maha suci dari 20:21 semua itu. Begitu hati kita meresapi 20:24 kesucian Allah, maka akan muncul rasa 20:27 baik sangka terhadap Allah. Tidak 20:29 sebaliknya perasaan buruk sangka seperti 20:32 yang kita dengarkan dari sebagian orang 20:34 terhadap 20:35 Allah. Alladzi khalaqo fasawa. Dia yang 20:39 mencipta menciptakan segala 20:41 sesuatu. Bagaimana dia menjaga 20:43 keseimbangan ciptaannya dan 20:46 menyempurnakannya. Walladzi qaddar dan 20:49 dia menetapkan hukum, aturan ya dan 20:53 kadar pada semua makhluk yang 20:55 diciptakan. Lalu Allah memberikan 20:57 bimbingan kepada kita untuk dapat 21:00 mempelajari hukum tersebut hingga 21:02 melahirkan berbagai macam disiplin ilmu 21:04 pengetahuan yang berhubungan dengan 21:06 manusia lahir yang dinamakan ilmu 21:10 biologi. Dan kita 21:12 perhatikan ilmu biologi bercabang-cabang 21:15 ya terbagi pada sub-sub yang luar biasa 21:18 menakjubkan. Ini semua dari hukum-hukum 21:20 Allah yang Allah Subhanahu wa taala 21:22 tetapkan pada tubuh manusia. 21:26 Kemudian kita 21:28 juga menyaksikan 21:30 bagaimana alam semesta 21:34 ya 21:36 cakrawala dari mulai ya tata surya kita, 21:40 galaksi kita, dari semuanya lahirlah 21:43 ilmu astronomi yang amat menakjubkan. 21:45 lapisan bumi, melahirkan ilmu 21:48 geologi dan berbagai macam cabang ilmu 21:51 pengetahuan bukan berasal dari 21:53 ketiadaan, tapi berasal dari hukum-hukum 21:56 Allah. Semua penuh keseimbangan. Dalam 21:59 suratul mulk Allah mengatakan, "Ma taro 22:01 fi khqira rahmani min tafawud farjiil b 22:05 hal futur." Engkau tidak akan menjumpai 22:08 pada ciptaan Allah yang maha pemurah 22:10 adanya ketidakseimbangan. 22:13 Maka silakan kamu pandang berulang kali 22:15 apakah kamu menjumpai cacat pada ciptaan 22:18 Allah. Nah, di sini kita jumpai semua 22:21 yang datang dari Allah, baik itu manusia 22:24 juga laqad khalaqnal insana fi ahsani 22:26 taqwim datang dalam penuh keseimbangan 22:30 dan 22:31 kesempurnaan. Tapi yang menimbulkan 22:33 kerusakan tangan-tangan manusia baik 22:35 sebelum masa Nabi, pada masa Nabi maupun 22:38 saat ini, tangan-tangan manusia itu yang 22:40 menciptakan kerusakan. 22:43 Terjadi pada masa Nabi kita Muhammad 22:46 sallallahu alaihi wasallam kerusakan di 22:48 daratan akibat ulah perbuatan manusia. 22:51 Begitu juga di lautan dengan pencemaran 22:54 ya walaupun bukan dalam skala besar saat 22:56 ini. Sekecil apapun Allah melarang kita 23:00 untuk melakukan 23:02 kerusakan. Bahkan kita dilarang untuk 23:04 membuang air seni di sebarang tempat. 23:07 Apalagi di lubang-lubang semut, 23:08 tempat-tempat orang berteduh. Ini 23:11 betul-betul perbuatan ya yang dilarang 23:14 dalam agama. 23:16 Bahkan Rasulullah memasukkan imatul thq 23:20 menyingkirkan gangguan dari jalan. Ya, 23:23 itu merupakan bagian dari apa? Cabang 23:26 keimanan. Sy'batun minal iman. Jadi, 23:29 Islam mengajarkan kita pertama-tama 23:32 berserah diri kepada Allah. kemudian 23:34 mengajarkan kita untuk berbuat ihsan dan 23:37 tidak melakukan kerusakan di muka bumi 23:40 ini. Jadi, Ibu, kerusakan yang terjadi 23:43 pada masa Rasul ya kerusakan dalam skala 23:47 yang kecil. 23:48 bertambah waktu, berkembang biak umat 23:51 manusia, daerah yang dihuni semakin 23:53 banyak kerusakan yang mereka timbulkan 23:55 semakin 23:56 banyak sungai-sungai ya yang penuh 23:59 dengan limbah hingga menimbulkan 24:01 pencemaran kerusakan dan banyak satwa 24:04 yang tadi terdapat di sungai mati akibat 24:07 itu. Sampah-sampah yang bertimbun-timbun 24:09 menimbulkan pendangkalan, menimbulkan 24:11 kebanjiran, penbangan hutan. Ya, begitu 24:15 juga kita jumpai bagaimana rumah kaca 24:19 yang saat ini atau bangunan-bangunan 24:21 kaca yang menimbulkan ee peningkatan 24:23 pada panas bumi kita, polusi juga akibat 24:27 dari apa? 24:29 industri, dari kendaraan bermotor. Ini 24:32 tak terelakkan sebagai efek samping dari 24:35 perbuatan manusia. Negara-negara maju 24:37 jangan jauh-jauh. Singapura sebagai 24:39 contoh negara kecil tapi berusaha 24:43 minimalisir apa ee pengaruh dari apa? 24:46 Dari emisi karbon hingga kita jumpai 24:50 mobil-mobil tidak mengeluarkan asap yang 24:52 berwarna hitam. Tapi kalau di negeri 24:54 kita, kita perhatikan pengawasan kurang, 24:56 kecintaan terhadap bangsa, terhadap 24:58 negara juga kurang. Maka tingkat 25:00 kerusakan di negeri kita luar biasa 25:02 dahsyatnya. Jadi, Ibu yang datang dari 25:05 Allah semuanya adalah kebaikan. Tapi 25:07 kerusakan datang dari kita. Allah tidak 25:10 pernah menciptakan sesuatu yang cacat. 25:12 Lalu orang bertanya, "Bagaimana, Ustaz, 25:14 anak yang lahir dalam keadaan cacat?" 25:17 Allah menciptakan manusia dengan 25:19 hukum-hukumnya menuju kesempurnaan. Tapi 25:22 manusia yang melakukan pelanggaran, ibu 25:25 yang merokok atau suami yang 25:27 minum-minuman keras atau laki-laki yang 25:30 bergaul bebas kemudian bergaul dengan 25:33 istrinya menimbulkan 25:35 akhirnya gangguan pada pertumbuhan janin 25:38 tersebut. Atau ibu yang mengkonsumsi 25:40 obat-obatan antihistamin ya atau steroid 25:43 yang berbahaya buat kandungan. Begitu 25:46 anak tersebut lahir cacat bukan karena 25:47 ciptaan Allah. 25:50 Ciptaan Allah menuju kesempurnaan, tapi 25:51 tangan-tangan manusia melakukan 25:54 kerusakan. Begitu pula di tengah-tengah 25:56 kehidupan masyarakat kita. Bagaimana 25:59 kehidupan masyarakat menjadi rusak 26:01 akibat dari pengabaian, pembiaran 26:04 kemaksiatan yang meraja lela. Begitu 26:07 juga akibat dari korupsi, akibat dari 26:10 apa? Kondisi masyarakat yang hidup dalam 26:13 keadaan di bawah garis kemiskinan. 26:16 akhirnya melahirkan berbagai macam 26:17 tindakan kriminalitas. Nah, pada masa 26:20 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 26:22 wasallam kita lihat melakukan kerusakan 26:24 di muka bumi di antaranya dengan 26:28 menumpahkan darah, melakukan perbuatan 26:32 aniaya ya menimbulkan berbagai macam 26:35 penderitaan bagi apa? Bagi umat manusia. 26:39 Sedangkan di lautan sesuai dengan apa? 26:41 Pencemaran pada saat tersebut. Adapun 26:44 Allah tidak menyebutkan di udara karena 26:46 pada saat itu amat jauh ya amat jauh 26:49 sekali. Nah sekarang kalau seandainya 26:52 ditambahkan fasadu fil barri wal bahri 26:54 wal jawi dengan kita lihat polusi yang 26:58 luar biasa bahkan sampai menimbulkan 27:01 sobekan pada lapisan ozon kita, lapisan 27:04 atmosfer kita. Ini semua akibat dari 27:08 ulah perbuatan manusia. Jangan 27:09 dikembalikan pada Allah. Maka Nabi 27:12 Ibrahim dalam talbiahnya pada saat dia 27:14 berhaji mengatakan labbaik allahumma 27:16 labbaik alhairu minka wasar laisa ilai 27:20 labbaik allahum labbaik kebaikan semua 27:22 dari engkau sedangkan keburukan kembali 27:24 kepada kami. Dalam suratun nisa Allah 27:26 berfirman, "Ma asobaka min hasanatin 27:29 faminallah." Kebaikan yang kamu terima 27:31 dari Allah. W asobaka min sayiatin famin 27:34 nafsik. keburukan yang menimpa kamu 27:36 adalah hasil perbuatan kamu. Jadi, Ibu 27:39 ketika ayat ini diturunkan dengan 27:41 sendirinya jangkauan kerusakan belum 27:42 begitu luas. Tapi ayat ini bukan untuk 27:45 umat yang hidup pada masa Rasul 27:47 semata-mata, tapi untuk setiap zaman. 27:50 Karena kitab ini merupakan kitab 27:51 terakhir dan nabi kita juga merupakan 27:53 nabi yang nabi yang terakhir. Wallahuam. 27:58 Pak Ustaz sedikit 28:00 mengingat tadi karena disinggung 28:02 kerusakan di laut, di darat. di masa 28:05 Rasulullah bahkan sebelum masa 28:06 Rasulullah sampai ke masa saat ini yang 28:09 disebut kerusakan itu ada satu 28:11 penyebabnya yang mungkin sama dari dulu 28:14 sampai sekarang yaitu perang Pak Ustaz 28:17 di zaman Rasulullah saya sampai ingat 28:18 ada salah satu riwayat mengatakan ee 28:22 antara Romawi dan Persia yang perangnya 28:25 ratusan tahun ini, Pak Ustaz. Iya. 28:26 Sampai ada cerita di Laut Merah, Laut 28:30 Kaspia itu emang area perutupahan darah 28:32 gitu kan di laut itu tuh. Nah, jadi 28:35 peristiwa perang ini, Pak Ustaz, kenapa 28:38 menjadi apa ya dari zaman bahkan dari 28:42 zaman nabi-nabi terdahulu gitu ya, 28:44 sampai sekarang perang ini enggak pernah 28:46 usai gitu. Berarti kan mengarah itu 28:48 kepada kerusakan gitu. Bagaimana Islam 28:50 sebenarnya bisa meredakan perang gitu, 28:53 Ustaz. 28:55 Kalau kita perhatikan sama-sama ya, 28:58 Al-Qur'an telah menjelaskan dalam 29:00 suratul baqarah, 29:02 kananasu ummatan wahidah. H. Manusia 29:06 tadinya merupakan satu 29:09 umat yang berinduk kepada induk yang 29:12 sama di mana penciptanya Allah. Mereka 29:14 juga berasal dari pasangan ayah ibu yang 29:17 sama. Darah yang mengalir di tubuh yang 29:20 di tubuh mereka juga sama. Allah 29:23 ciptakan mereka bersuku-suku, 29:24 berbangsa-bangsa bukan untuk bersaing, 29:27 tapi untuk saling mengenal, saling 29:29 mencinta, dan bekerja 29:32 sama. Tapi pengaruh dari hawa nafsu dan 29:35 setan luar 29:37 biasa. Tadi manusia umatan 29:40 wahidah. Fabaatallahun nabiyina 29:43 mubasyirina wa mundin. Di sini ada ayat 29:47 yang tidak disebutkan. 29:49 Artinya majaz bilhafi. Majz dengan 29:52 membuang ya sebagian kalimat karena 29:55 dapat dipahami. Mengapa Allah mengirim 29:58 para nabi dan para rasul? Karena umat 30:00 manusia ikhtalafu watfarqu. Jadiasu 30:03 umatan wahidatan fakalafu. 30:07 Begitu mereka berselisih dengan 30:09 sendirinya 30:11 akan membawa mereka menuju kebencian, 30:14 perseraingan dan pertumpahan darah. 30:18 Fabaatallahun nabiyina mubasyirina wa 30:21 munirin. Maka Allah mengutus para nabi 30:25 ya untuk memberikan kabar gembira dan 30:28 peringatan. Memberikan kabar gembira 30:30 bagi mereka-mereka yang taat. Hidup 30:32 menjaga diri mereka berbuat kebajikan 30:35 kembali kepada Allah. Peringatan bagi 30:37 mereka-mereka yang melakukan kejahatan, 30:40 kezaliman di atas muka bumi. Karena 30:44 Islam mendidik umatnya untuk tidak 30:46 melakukan kezaliman. H bahkan terhadap 30:50 nonmuslim kita tidak dibenarkan 30:53 untuk mengganggu kehormatan dan 30:55 kehidupan seorang nonmuslim kecuali 30:58 kalau dia memulai hal tersebut dengan 31:01 mengangkat senjata, dengan menimbulkan 31:03 kejahatan karena kejahatannya kita 31:05 perangi. Oleh karena itu Allah 31:06 berfirman, "Wala taktulun nafsallati 31:09 harramallahu illa bilhaq." 31:11 Jangan kalian bunuh jiwa-jiwa ya yang 31:14 Allah haramkan tanpa dasar kebenaran. 31:17 Yang Allah haramkan termasuk apa? Jiwa 31:19 setiap insan. Nabi di pada masa hidupnya 31:21 tidak pernah berpikir untuk membunuh, 31:23 memerangi orang yang tidak beriman 31:25 padanya. Selagi mereka hidup baik-baik, 31:28 tidak melakukan kerusakan, haram bagi 31:30 kita untuk mengganggu mereka. Bahkan 31:32 seandai mereka mohon perlindungan kepada 31:35 kita, kita wajib melindungi mereka. 31:37 Sebagaimana firman 31:43 Allah wain ahadun minal 31:47 musyrikinjarta 31:50 kalamahma dalam surah taubah. Kalau ada 31:52 seorang musyrik mohon perlindungan 31:55 kepada kamu dari kejaran katakan 31:57 musuhnya yang mengancam dirinya dan dia 31:59 bukan pelaku kejahatan, kamu rindungi 32:02 dia. Kemudian bacakan ayat Allah. 32:04 Diterima tidak diterima itu mi urusan 32:06 dia. Berikan tempat yang aman buat dia. 32:09 Sampaikan ke tempat yang aman. Tapi 32:12 kalau orang melakukan kejahatan, 32:14 jangankan nonmuslim, seorang muslim 32:16 melakukan pembunuhan ya maka dengan 32:19 sendiri dia bakal dikenakan apa? saksi 32:21 sesuai dengan perbuatannya. Dikembalikan 32:24 kepada pihak keluarga apakah menuntut 32:26 untuk dihukum mati sebagaimana 32:29 perbuatannya ataukah memberikan maaf 32:31 dengan apa? dengan membayar ganti rugi 32:34 atau diberikan maaf seluruhnya tanpa 32:36 membayar ganti rugi. Jadi, Islam dari 32:40 mulai Nabi Adam alaihialatu wasalam 32:44 sampai kepada nabi terakhir dengan kitab 32:46 yang Allah turunkan kepada para nabi 32:48 mengharamkan pembunuhan dan menumpahkan 32:52 darah manusia tanpa hak. Bahkan Nabi 32:54 mendeklarasikan hal ini sebelum PBB ya 32:58 pada haji perpisahan Nabi dengan tegas 33:02 mengatakan, "Ketahuilah bahwa Allah 33:04 haramkan darah sesama kalian, kehormatan 33:07 sesama kalian, begitu juga harta sesama 33:10 kalian. Sebagaimana Allah mengharamkan 33:12 hari mulia tanggal 10 Zulhijah di bulan 33:16 yang diharamkan Allah, di negeri yang 33:18 diharamkan Allah." H. Jadi kita lihat 33:21 bagaimana jauh-jauh hari Nabi kita 33:24 mendeklarasikan hal ini. Oleh karena 33:26 itu, pembunuh pertama yaitu anak Adam 33:29 yang membunuh saudaranya setiap kali ada 33:32 pembunuhan dia 33:33 menanggung dan memikul saham dari kas 33:36 pembunuhan. Begitu juga Bani Israil. 33:38 Siapa saja yang melakukan pembunuhan ya 33:42 atau melakukan kerusakan di muka bumi, 33:44 maka dia mendapatkan saham dari semua 33:46 kerusakan. 33:49 katabani 33:52 israilahuqan 33:53 nafsin ard 33:58 kami telah tetapkan bagi bani Israil 34:00 karena mereka merupakan cucu-cucu dari 34:02 para nabi pembawa 34:06 kitab siapa saja dari mereka ya yang 34:10 membunuh jiwa tanpa dasar kebenaran atau 34:13 melakukan kerusakan di muka bumi, maka 34:16 sama dengan membunuh semua manusia ini 34:19 Netan, Yahud ya, semua penjahat-penjahat 34:21 yang melakukan pembantaian ini, apa yang 34:23 mereka lakukan bukan hanya terhadap 34:26 rakyat Palestin, tapi terhadap semua 34:28 umat manusia. Waman ahyaha fakaama 34:31 ahyasa jam. Tapi yang baik dari mereka 34:34 yang menghidupkan seseorang sama dengan 34:36 menghidupkan seluruh umat manusia. Ini 34:38 ajaran 34:39 agama. Fabatallah nabiina mubasyirin 34:44 wazala maahumul kitab. Allah turunkan 34:47 Alkitab bersama mereka liyahkuminasi fui 34:51 untuk memutuskan di antara manusia apa 34:53 yang terjadi dari perselisihan di antara 34:56 mereka. Tapi manusia tidak menginginkan 35:00 petunjuk 35:01 Allah. Manusia yang bebas dengan hawa 35:03 nafsu mereka melakukan kejahatan, 35:05 kezaliman. Apalagi dengan ee teknik 35:09 manipulasi pada saat ini mereka bisa 35:11 membuat yang hitam menjadi putih, yang 35:13 putih menjadi hitam. Seperti Zionis 35:15 Israel ya. 35:16 Mereka beralasan bahwa mereka lakukan 35:18 pembelaan diri. Iya. Mereka melakukan 35:20 kejahatan di muka bumi. Tapi mereka 35:23 tampil sebagai orang-orang yang berjuang 35:26 untuk membela hak mereka. Ini kan 35:27 kejahatan yang luar biasa. Amerika 35:30 terlibat, Inggris terlibat. Ya, kita 35:33 harapkan Allah berikan hukuman yang 35:34 sesuai dengan perbuatan mereka. Kita 35:37 pasrahkan kepada Allah kapan hal 35:38 tersebut akan terjadi. Jadi, Mas 35:41 Angga berkaitan dengan peran agama. 35:44 Heeh. yang dibawa oleh para nabi, para 35:47 rasul semuanya betul-betul memerintahkan 35:50 kita untuk menjaga hak asasi manusia. 35:54 Haram mengganggu darahnya, hartanya, 35:56 maupun kehormatannya. Ada sebagian orang 35:59 Islam mengatakan kalau hartanya orang 36:00 kafir boleh kita apa? Kita ambil. Siapa 36:02 yang bilang? Hm. Ini mempermalukan 36:05 dirinya sebagai muslim. 36:07 Kalau dia berdagang 36:09 baik-baik, bertetangga dengan kita tanpa 36:12 melakukan 36:13 kejahatan, haram bagi kita untuk 36:15 mengganggu kehormatannya. Bahkan untuk 36:18 mengambil hartanya, kecuali kalau dia 36:20 terlibat dalam memberikan dukungan 36:23 kepada musuh-musuh kita menjadi 36:26 mata-mata harta yang didapatkan 36:27 digunakan untuk memerangi kita. Maka 36:30 dengan sendirinya haram bagi kita untuk 36:33 membeli 36:34 barang-barangnya seperti yang mendukung 36:36 Zionis. 36:37 Kita bukan hanya diperintahkan membaik, 36:39 tapi haram bagi kita untuk membeli 36:41 barang-barangnya. Karena apa? Karena 36:43 sama dengan kita mendukung musuh untuk 36:45 membantai saudara-saudara kita walaupun 36:47 secara tidak langsung. 36:50 Wallahualam. 36:52 Baik, Pak Ustaz. Kita ke pertanyaan 36:53 selanjutnya. Ini sudah ada voice note 36:56 dari Pak Wisnu. Oke, bisa kita naikkan 37:01 pertanyaannya. Bismillah. 37:02 Assalamualaikum Ustaz 37:05 Husein. Ee saya Wisnu dari Bogor. Ustaz 37:09 mau bertanya. Iya. Begini Ustaz. 37:13 Kebetulan saat ini perusahaan kami 37:15 sedang mengikuti tender di sebuah proyek 37:18 di luar kota dan 37:20 kebetulan saya yang menjadi PIC-nya. 37:24 Dalam sebuah diskusi internal kami ee 37:28 ketika penganggaran budget untuk nilai 37:31 projek 37:32 ini, kami beberapa dari kami sepakat 37:36 untuk ee 37:39 menyisihkan 37:40 presentasi 37:42 ee untuk nantinya ditawarkan sebagai 37:46 hadiah kepada panitia. 37:49 Jadi dengan tujuan ya dalam tanda kutip 37:52 ini sebagai 37:54 hadiah ee 37:57 sebelum penentuan pemenang dan jika kami 38:01 yang dimenangkan ee hadiah tersebut kami 38:05 berikan kepada para panitia tersebut. 38:10 Tapi dari 38:12 beberapa teman ya, rekan kami 38:16 di dalam diskusi ini tidak sepakat 38:19 dengan hal ini, Ustaz. Jadi menurut ee 38:22 mereka ini sama juga mengakali atau ya 38:28 menyiasati hukum 38:29 Allah yang mana kita berpura-pura 38:33 memberi 38:34 hadiah ee 38:36 sebelum penentuan 38:39 pemenang dengan tujuan agar kita menjadi 38:42 pemenangnya. Dan ini termasuk dalam 38:45 kategori sogok. 38:47 Jadi ee menurut 38:50 mereka 38:53 nantinya ya hasil yang kita dapatkan 38:57 dari proyek tersebut tidak akan 39:00 berkah. Jadi yang akan saya yang jadi 39:03 pertanyaan saya begini, Ustaz. Apakah 39:05 betul ini termasuk ee dalam kategori 39:08 riswah atau sogok jika kami lakukan hal 39:13 tersebut dengan menjanjikan hadiah 39:15 kepada para panitia jika kami 39:19 ee dipilih sebagai pemenangnya. 39:23 Dan apakah betul juga ee nantinya 39:28 jika kita sebagai pemenang dan kemudian 39:31 hasil dari pekerjaan tersebut menjadi 39:34 haram dan tidak berkah. Begitu, Ustaz. 39:36 Itu saja pertanyaan saya, Ustaz. Ee 39:40 semoga Ustaz ee dan keluarga besar Rasil 39:44 pada umumnya 39:46 senantiasa 39:48 diberikan ee keselamatan dan keberkahan 39:51 oleh Allah Subhanahu wa taala. Pak Wisnu 39:54 dan rekanumullah khairan. Asalamualaikum 39:57 warahmatullahi wabarakatuh. 39:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:00 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 40:03 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 40:05 Muhammad. 40:07 Rbana zidna ilman walhikna 40:10 shihin. Kalau kita 40:13 berbicara di luar aturan 40:17 Islam, kalau orang ini 40:20 melakukan kesepakatan ini di Singapura, 40:24 apa yang akan terjadi? 40:28 Kayaknya enggak bisa ya, Ustaz. Akan 40:30 dikenakan hukuman. Iya. panitia yang 40:34 menentukan kemenangan melakukan hal 40:37 semacam ini. Berarti apa? Dia tidak lagi 40:41 ee memilih ya h memilih 40:44 apa? Perusahaan ya yang mengajukan 40:48 tender secara 40:50 objektif tidak lagi profesional tapi 40:53 apa? Melihat ya dan menentukan secara 40:57 subjektif seperti di Saudi Arabia. 41:00 Saudi Arabia ini 41:01 sebetulnya negara yang paling kacau 41:05 aturannya. H 41:09 emir di Saudi Arabia itu katakan 41:11 diangkat sebagai emir ya yang berkuasa 41:15 di kota 41:16 Makkah. Setiap ada pembangunannya ya 41:20 yang ditawarkan kepada 41:22 mereka, mereka biasanya bertanya berapa 41:25 komisi yang kalian akan berikan untuk 41:26 kami? He. 41:29 Maka untuk memenuhi hasrat kerakusan 41:32 mereka, pihak kontraktor mengangkat 41:36 harga tender 41:38 tinggi-tinggi. Ambil tidak peduli. Yang 41:40 penting berapa yang kamu akan berikan 41:42 untuk kami. Yang terbesar itulah yang 41:46 memiliki hak untuk meraih 41:48 kemerangan. Dengan sendirinya yang 41:50 dirugikan 41:51 siapa? Negara. Kan? Negara dirugikan. 41:55 Tapi karena negara pemiliknya adalah 41:59 raja dan penguasa, mereka menggunakan 42:02 hal ini sebetulnya untuk apa? Memberikan 42:06 keuntungan, manfaat bagi keluarga 42:09 mereka. Ini bukan lagi merupakan hak 42:12 kaum muslimin, tapi apa yang terdapat di 42:15 Saudi Arabia dan seluruh kekayaannya 42:17 merupakan milik raja dan keluarga. 42:20 Sedangkan rakyat hanya sebagai 42:22 penumpang. 42:24 Tapi negara-negara yang kita anggap 42:26 beradab ya, kita saksikan bagaimana 42:29 tindakan semacam ini merupakan tindakan 42:32 yang tidak dibenarkan. Bahkan ada aturan 42:35 hukum yang berat. Bisa mereka-mereka 42:39 yang melakukan tindakan semacam ini akan 42:40 kehilangan pekerjaan 42:42 bahkan bisa mendekam dalam penjara. 42:46 Nah, kita di Indonesia sebetulnya 42:48 membutuhkan orang-orang yang jujur, yang 42:52 bersih untuk melakukan 42:53 perubahan. Jangan mengatakan mustahil 42:56 dengan kita saja bisa melakukan 42:57 perubahan di negeri kita ini. Ketahuilah 43:00 sebagaimana api yang besar dimulai dari 43:03 percikan, begitu juga perubahan dimulai 43:06 sebetulnya dari apa? Dari pekerjaan yang 43:08 kecil. 43:09 Saya menyaksikan di salah satu 43:12 negara di mana di tepi pantai penuh 43:16 limbah akibat ada kapal yang tumpah. 43:19 Kapal tanker tumpah menyebabkan tepi 43:22 pantai penuh dengan 43:24 kotoran. Ada seorang yang mencintai alam 43:27 ya 43:29 turun. Dia seorang diri 43:32 ya. Dia menggunakan alat sederhana untuk 43:35 membersihkan pantai sendiri. Sendirian. 43:40 dia tahu tidak mungkin dia mampu untuk 43:42 melakukan 43:43 pembersihan. Tapi ketika dia melakukan 43:45 seorang diri berusaha untuk membuang 43:47 limbah tersebut, orang menyaksikan 43:50 akhirnya orang beramai-ramai terpanggil 43:52 sampai akhirnya pemerintah pun malu. 43:56 Akhirnya bersama-sama mereka melakukan 43:58 pembersihan. Jadi kalau seandainya Pak 44:01 Wisno bersama rekan-rekan di 44:03 perusahaan dalam mengajukan tender, 44:05 mengajukan tender ya secara terbuka, 44:09 transparan, seandainya katakan 44:13 dimenangkan, kita bisa melaksanakan 44:15 pekerjaan kita dengan hati tenang dan 44:17 nyaman. Karena kalau kita menyisihkan, 44:20 katakan hadiah untuk panitia, mau tidak 44:24 mau tendi kita angkat. Tendernya kita 44:27 akan angkat dan panitia berkhianat. 44:29 terhadap orang yang memberikan 44:30 kepercayaan kepada mereka. Nah, kita 44:32 bahagian dari orang-orang juga yang 44:34 terlibat dalam perbuatan khianat 44:37 tersebut. Dan Pak Wisno bersama 44:39 rekan-rekan tidak perlu khawatir ya 44:41 negara kita betul orang-orang yang 44:43 berkhianat ya, merebut kesempatan tapi 44:46 kita tahu ada Allah yang kuasa untuk 44:50 memberikan kesempatan yang lebih baik 44:52 bagi hamba-hambanya yang jujur dan 44:54 lurus. Dan ini sebetulnya merupakan 44:57 usaha dari kita. 44:59 untuk melakukan perbaikan di negeri 45:01 kita. Dimulai dari Pak Wisnu bersama 45:03 rekan-rekan di 45:05 perusahaan melakukan hal ini. Kemudian 45:08 Allah berikan katakan peluang dari cara 45:11 yang halal akan juga mengundang orang 45:14 lain untuk melakukan hal yang sama. Tapi 45:17 kalau kita melakukan hal semacam ini 45:19 karena mengikuti arus sampai kapan 45:22 negeri kita ini akan mengalami 45:25 perbaikan? 45:26 Jadi kita berharap ya kita menjadi 45:29 bahagian yang melakukan perbaikan 45:31 sebagaimana firman Allah ya ee walladina 45:36 yumassikuna bil kitabi wa aqomus inna la 45:40 nudiu ajral muhsinin amana wa aslaha ya 45:46 fala khaufun alaihim wum barang barang 45:49 siapa yang melakukan 45:51 perbaikan ya beriman dan melakukan 45:53 perbaikan Allah subhanahu wa taala akan 45:56 memberikan jaminan buat mereka yang tak 45:58 terhingga di samping rasa aman di hati 46:01 mereka karena tidak melakukan 46:02 kesalahan juga Allah berikan kesuksesan 46:06 yang lebih baik daripada apa-apa yang 46:08 didapatkan dengan cara yang tidak baik. 46:11 Karena begitu seorang menghindar dari 46:13 apa yang diharamkan Allah Subhanahu wa 46:15 taala karena mengharapkan rida Allah dan 46:17 hormat padanya kepada apa-apa yang baik 46:21 Allah akan gantikan dengan yang lebih 46:22 baik. 46:24 Jadi bebaskan diri kita dari 46:28 praktik-praktik pekerjaan semacam ini. 46:30 Kita akan merdeka, terhormat, tidak 46:33 mengalami ketakutan, tidak mengalami 46:35 kerisauan. Jangan sampai kita tidak 46:38 mendapatkan apa-apa di ujung. Tahu-tahu 46:41 kita dianggap bekerja sama dalam 46:43 melakukan tindakan kolusi dan korupsi. 46:47 Oleh karena itu dalam surah e Albaqarah 46:50 setelah dan seusai ayat-ayat yang bicara 46:53 mengenai puasa, Allah berfirman, "Wakulu 46:57 amwalakum bainakum bil 47:00 batil bihaal hukam luluq min amwar 47:06 bilmiumamun." Jangan kalian memakan 47:09 harta kalian sesama kalian dengan cara 47:11 yang batil. Lalu kalian memberikan uang 47:13 suap kepada hukam, kepada penguasa. Nah, 47:16 panita di sini yang menentukan siapa 47:18 yang akan menjadi pemenang. Lakul fariq 47:21 min amwarinas dengan tujuan untuk 47:23 memakan sebahagian dari harta manusia 47:25 dengan cara yang batil. Wa antum 47:27 takamun. Padahal kalian mengetahui. Jadi 47:30 menurut saya, Pak 47:31 Wisnu, di tengah-tengah situasi negara 47:34 kita ini yang 47:36 betul-betul menyedihkan, membuat hati 47:39 kita juga miris. Di tengah-tengah 47:42 suasana semacam ini, bagaikan suasana 47:45 gelap, gulita, kalau ada orang membawa 47:48 lampu ya atau baterai walaupun ya dengan 47:51 cahaya yang tidak besar itu menjadi 47:53 harapan. 47:55 Tapi kalau kita ikut masuk dalam 47:57 kegelapan, akhirnya bila azab turun, 48:00 kita juga akan termasuk di dalamnya. Dan 48:03 saya yakin 48:04 insyaallah apabila kita betul-betul yang 48:07 beriman dan tahu, bersungguh-sungguh 48:10 untuk menjaga aturan Allah dan yakin apa 48:12 yang Allah janjikan buat kita tidak akan 48:14 pernah hilang. Innalladina 48:18 qubunallahamaq khaufun alaihim walahum 48:21 yahzanun. Dalam ayat yang lain, 48:22 tatanazalu alaihimula malaikatu all taku 48:25 w tahzanu wairu bil 48:28 janntillumun. Lalu para malaikat 48:31 berkata, "Nahnu auliyaukum fil hayatid 48:33 dunya wafil ak." Kami yang akan menjadi 48:35 pembela kalian, pelindung kalian dalam 48:37 kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat 48:39 kalau kita istiqamah. Tapi begitu kita 48:42 keluar dari garis istiqamah, maka Allah 48:45 memerintahkan para malaikatnya untuk 48:47 bubar meninggalkan kita. Jadi, mari kita 48:50 merdekakan jiwa kita 48:53 dari perbuatan semacam ini dengan 48:56 harapan mudah-mudahan kita bahagian dari 48:59 orang-orang yang memperjuangkan 49:01 kemerdekaan bangsa kita, negeri kita. 49:04 Dari mereka-mereka yang berbuat hina, 49:06 yang telah mempermalukan diri mereka, 49:08 mempermalukan bangsa mereka hanya untuk 49:11 kesenangan, kepentingan pribadi mereka. 49:13 Wallahuam. Hm. 49:15 Jadi di permasalahan ini kalau melihat 49:18 di negeri ini Pak Ustaz sepertinya ada 49:20 tiga tiga sikap nih dari kita Pak Ustaz. 49:23 Sikap yang pertama itu memang diam atau 49:26 menghindar gitu ketika ada masalah itu. 49:29 Dia enggak mau terlibat atau sikap kedua 49:31 dia melawan gitu. Cuman kan melawan ini 49:34 bukan melawan korporat atau melawan 49:36 pribadi. Yang dilawan tuh sistem Pak 49:38 Ustaz karena apalagi mencontohkan negeri 49:40 lain tuh sistemnya enggak gitu gitu ya. 49:43 Yang ketiga ya terlibat di situ, 49:45 berkecimpung di situ. Nah, kalau ingin 49:48 berubah kan berarti kita melawan nih, 49:49 Pak Ustaz. Nah, melawan sistem tuh 49:51 gimana, Ustaz? Artinya kalau kita lihat 49:53 sistem di negeri kita juga sebetulnya 49:55 tidak membolehkan sikap semacam ini. 49:58 Tapi kan sistem bergantung kepada yang 50:00 mengoperasikan menjalankan. Contohnya 50:03 polisi bertugas untuk menjaga keamanan 50:06 Heeh. Dalam negeri kita, rakyat kita. 50:08 Betul gak? Iya. 50:10 Sedangkan TNI kita bertugas untuk 50:12 menjaga keselamatan negeri kita dari 50:16 mereka-mereka yang ingin melakukan 50:18 kejahatan ya, yang mengancam juga 50:20 keamanan negeri kita, yang memasuki 50:23 wilayah perbatasan negeri kita ya, yang 50:27 juga melakukan berbagai macam 50:28 tindakan-tindakan yang tidak benar. Ini 50:31 pada aturannya sebetulnya jelas. Heeh. 50:35 Tapi kita lihat bagaimana banyak 50:38 polisi, banyak polisi yang melakukan 50:42 pengkhianatan, bekerja sama dengan 50:44 orang-orang yang melakukan kejahatan, 50:46 bekerja sama juga dengan para pengedar 50:48 narkoba. Mereka beranggapan ini 50:51 pekerjaan kecil. Padahal yang mereka 50:53 lakukan ini kerusakan yang amat 50:55 dahsyat. Oleh karena itu yang melanggar 50:59 sistem sebetulnya mereka, Masangga. He 51:01 yang melanggar sistem mereka. Nah, kita 51:04 yang berusaha untuk meluruskan. Kita 51:06 mengajukan tender kita dengan cara yang 51:09 wajar, normal, profesional. Katakan pada 51:12 mereka, "Silakan Anda tentukan 51:15 berdasarkan profesionalitas." He. Jangan 51:19 kalian untuk memilih kami akhirnya 51:21 merugikan kepentingan perusahaan kalian. 51:23 Kalau kalian lihat tender kami ya 51:27 betul-betul layak untuk diterima, kami 51:29 berdoa mudah-mudahan kami dapat 51:30 menjalankan amanat dengan 51:31 sebaik-baiknya. Sebetulnya hal seperti 51:34 ini kita apa kita dambahkan luar biasa 51:37 untuk bisa dilakukan oleh para pengusaha 51:39 kita. Jangan pengusaha yang lalu 51:42 memberikan wasiat kepada anak-anak 51:44 mereka untuk melakukan hal yang sama. 51:45 Sampai kapan negeri kita akan baik? Saya 51:48 pernah ketemu Mas Angga beberapa ikhwan 51:50 yang datang ke pengajian. H dia 51:52 kebetulan tinggal di Belanda. 51:55 Lalu dia mengatakan, "Ustadz, saya ini 51:58 tidak betah di negeri kita ini karena 52:00 saya saksikan berbagai macam praktik 52:02 korupsi, korusi, kesempatan hanya 52:05 dikuasai oleh kalangan-kalangan 52:06 tertentu. Rakyat di hadapan kita 52:09 menderita." Oleh karena itu, saya lebih 52:11 suka berdiam di Belanda. Saya bilang 52:13 kalau seandainya orang seperti kamu yang 52:16 tahu hal-hal yang tidak benar, lebih 52:19 suka hidup instan di Belanda, mengikuti 52:22 aturan sistem yang dibuat di Belanda, 52:24 tidak ada semangat perjuangan untuk 52:26 memerdekakan bangsa kamu. Sampai kapan 52:28 negeri kamu akan 52:30 merdeka? Nanti begitu negeri sudah 52:32 berubah atas perjuangan orang lain, kamu 52:34 akan kembali ke negeri kamu hanya 52:36 sebagai apa? Sebagai penumpang, bukan 52:39 sebagai orang-orang yang terlibat dalam 52:41 melakukan perbaikan. Jadi kalau 52:43 seandainya 52:45 kepribadian saudara-saudara kita seperti 52:47 ini lebih suka berdiam di Belanda, 52:50 berdiam di Eropa, berdiam di Amerika, 52:53 berdiam katakan di Selandia Baru untuk 52:54 mencari aman. Hm. Karena mereka tidak 52:58 sama sekali nyaman menyaksikan ya di 53:00 negara mereka berbagai macam praktik 53:02 yang tidak benar. Kenapa kamu tidak 53:04 menjadi bahagian? Dia melakukan 53:05 perubahan. kebaikan yang terdapat di 53:08 negara-negara lain kamu bawa ke negeri 53:09 kamu. Jangan justru apa yang diimpor 53:13 kerusakan LGBT, Freek ya, gaya hidup 53:17 yang tidak benar. Kenapa harus ini yang 53:19 mereka impor bukan justru apa 53:21 kebaikan-kebaikan yang ada pada negara 53:23 lain. He. Jadi kita berharap 53:26 mudah-mudahan Pak Wisno bisa menjadi 53:27 pahlawan bersama rekan-rekan tolak ya 53:30 perbuatan yang tidak benar. Anda akan 53:32 menjadi mulia dan Anda akan memuliakan 53:35 bangsa negara Anda. Tapi kalau kita 53:37 menerima hal-hal seperti ini, kita akan 53:39 merendahkan diri kita dan juga kita akan 53:42 menghancurkan bangsa kita. Jangan kita 53:45 anggap perbuatan kita itu kecil. Kita 53:47 bahagian dari apa? Satu yang besar. Dari 53:49 yang besar. Wallahuam. 53:52 Baik, Pak Ustaz. Kita ke Sukabumi. Ada 53:55 Pak Susanto dari Sukabumi. 53:58 Asalamualaikum warahmatullahi 53:59 wabarakatuh. Waalaikumsalam 54:00 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz, 54:02 izin bertanya mengenai Quran surah 54:05 Ar-Rahman ayat 17. Heeh. Tuhan yang 54:10 memelihara kedua tempat terbit matahari 54:13 dan Tuhan yang memelihara kedua tempat 54:16 terbenamnya. Ini penjelasannya 54:19 bagaimana, Pak Ustaz? Dari Pak Ustaz. 54:20 Syukron jazakumullah. Baik. 54:24 Bismillahirrahmanirrahim. Al-Qur'an 54:26 seringki menggunakan 54:28 bahasa-bahasa majaz. H 54:32 metafora Allah berfirman, "Rabbul 54:35 masyriqaini waabbul magribain." Fabiayyi 54:39 alaikuma tukadziban. Dalam ayat yang 54:42 lain, rabbul masyariqi wal magharib. Hm. 54:47 Rabbul masyariqi wal magharib. 54:50 Sebetulnya pada ayat ini Allah Subhanahu 54:53 wa taala ingin menerangkan kepada kita 54:56 bahwa 54:56 seluruh bumi ya, baik itu wilayah timur, 55:01 barat ya sebetulnya apa seluruhnya 55:05 merupakan apa? Wilayah kekuasaan Allah 55:08 termasuk alam semesta dan seluruh 55:10 isinya. Rabbus samawati wal ardhi wama 55:13 bainahuma. Ya. 55:15 Jadi rabbul masyariq wal magharib. 55:18 Perhatikan coba Mas Angga. 55:21 Almasyariq mana? 55:24 Masyrik timur ya. Jamak dari eh jamak 55:28 daripada masyik. Begitu juga masyriqain 55:30 ya merupakan kata ganda kan. 55:33 Kita Australia ya merupakan wilayah 55:37 Islandia baru wilayah lebih timur 55:39 dibandingkan kita. Betul gak? Mereka ee 55:42 menghadapi matahari 55:45 terbit lebih awal dibandingkan kita 55:48 Indonesia. 55:51 Setelah beberapa waktu mereka menghadapi 55:55 matahari yang terbenam. He. Kita juga 55:58 begitu sama. Negara-negara yang berada 56:01 di wilayah barat pun ya paling barat 56:04 mereka menghadapi saat-saat terbitnya 56:06 matahari dan juga terbenamnya matahari 56:08 kecuali wilayah yang ekstrem. Betul gak? 56:11 He? Artinya wilayah bumi ini sebetulnya 56:14 apa? Dapat dikatakan masyrik juga ya. 56:18 dapat dikatakan juga magrib. Betul 56:20 enggak? Karena magrib menjelaskan tempat 56:23 Heeh. He terbitnya matahari, terbenamnya 56:25 matahari. Dan kita tahu sebetulnya 56:28 matahari bukan terbit dari timur ke arah 56:30 barat. He. Ini merupakan gerakan semua 56:34 matahari. Mataharinya di tempat buminya 56:37 yang melakukan rotasi. Betul enggak? 56:39 Iya. Buminya yang melakukan rotasi. 56:41 Rotasi berputar. Nah, wilayah yang 56:44 berhadapan matahari dikatakan musyrik. 56:46 Heeh. pada saat 56:48 benam magrib kan magrib kita menghadapi 56:51 masyrik menghadapi juga magrib jadi 56:53 kata-kata rabbul masyariqi wal magharib 56:55 atau rabbul masyriqaini wal magribain 56:58 sebetulnya bahasa metafora untuk 57:00 menjelaskan ya he tidak ada satuun 57:03 wilayah ya di bumi kita maupun di alam 57:06 semesta yang bukan merupakan wilayah 57:09 kekuasaan Allah dia penciptanya dia 57:11 penjaganya dia pemeliharanya 57:14 seperti firman Allah ada orang bert 57:16 bertanya-tanya mengenai firman 57:18 Allah ee mengenai Zulqarnain. He 57:24 wasasalunakailqarnain 57:26 qul ya 57:30 wasalunakailqnain. 57:34 Astagfirullahalazim. Lupain 57:46 di surat apa itu, Pak Ustaz? Alkahfi. 57:48 Alkahfi. Kita ini 57:51 manusia di saat kita mulai merasa 57:54 bangga, Allah tunjukkan kelemahan kita. 57:56 H kita lupa. Sedangkan Allah Subhanahu 57:59 wa taala tidak pernah melupakan 58:00 hambanya. Betul gak? Iya, Ustaz. Tidak 58:02 pernah sama sekali melupakan 58:07 hambanya. Bagaimana kalau seandainya 58:09 Allah lupa? 58:29 Zulkarna melanjutkan perjalanan ke 58:30 tempat terbit matahari yang 58:37 ituunluikum minuikro inna makkanna lahu 58:42 ard wainahu miniin 58:55 wajada 58:56 fiininah. Perhatikan di 59:01 siniakailqarnain. Mereka bertanya kepada 59:04 engkau mengenai Zulqarnain. Qulatlu 59:07 alikum minuikro. Katakan aku akan 59:10 membacakan kepada kalian ya bahagian 59:13 dari kisah beliau. Inna makna lahu ard 59:17 waahu 59:19 minaba. Sesungguhnya kami memberikan 59:23 betul-betul apa? 59:25 memberikan 59:26 kekuasaan, kewenangan yang amat luas di 59:29 atas muka bumi ini. Memberikan tamkin, 59:32 kewenangan, keluasannya yang amat luas 59:36 di atas muka bumi ini. Inna makkanna 59:39 lahu fil ardhi waainahu min kulli saaiin 59:44 sabab. Dan kami ya mengajarkan 59:47 menganugerahkan kepadanya ya sebab yang 59:52 menggambarkan ilmu pengetahuan ya. Iya. 59:54 bagi berbagai macam persoalan. Kalau di 59:57 sini dikatakan min kulliin sabab dari 59:59 segala sesuatu Allah ajarkan sebab 1:00:01 bagaimana untuk apa? Untuk 1:00:03 mempelajarinya, mengendalikan dan 1:00:05 menguasainya. 1:00:08 Faatbaababa mulai dia menempuh ya 1:00:11 jalannya dengan apa yang Allah 1:00:13 anugerahkan kepadanya. Hatta balagha 1:00:16 magribams. Hingga ketika dia tiba ya di 1:00:21 tempat yang paling barat ya tempat 1:00:23 terbenamnya 1:00:24 matahari. Hatta balag maglibasyamsi. 1:00:31 Hatta balagha 1:00:34 maghribamsi wajadaha tagubu fi ainin 1:00:38 hamiah. Wajadaha tagubu fi ain hamiah. 1:00:42 Dia menjumpai matahari terbenam. 1:00:46 Kata fi ainin hamiah ya dia apa di 1:00:51 daerah ya mata air yang berwarna hitam 1:00:54 dan berbau tidak sedap kata 1:00:56 hamiah kita semua tahu bahwa tidak 1:00:59 mungkin matahari terbenam apa terbenam 1:01:03 apa di perairan ya he lumpur yang 1:01:06 berwarna hitam iya tapi pemandangan mata 1:01:09 kita bagaimana pada saat kita 1:01:11 menyaksikan matahari terbenam 1:01:13 seolah-olah dia tenggelam Ibut 1:01:15 sebagaimana kalau kita memandang lautan 1:01:17 pada saat matahari terbenam, kita 1:01:19 menjumpai juga apa? Heeh. Matahari 1:01:22 seolah-olah ditelan oleh lautan. Iya, 1:01:24 betul. Pandangan mata. Nah, ini 1:01:26 pandangan mata. Allah berbicara kepada 1:01:28 mereka sesuai dengan pandangan mata 1:01:31 mereka. Bukan berarti matahari tenggelam 1:01:34 ke dalam perairan yang penuh dengan 1:01:37 lumpur berwarna hitam. Begitu juga 1:01:40 rabbul masyriqaini magribain merupakan 1:01:43 metafora majaz yang menggambarkan Allah 1:01:47 maha kuasa yang meliputi segala sesuatu 1:01:51 baik buminya, langitnya dia merupakan 1:01:54 penciptanya, penguasanya, pemelihara dan 1:01:56 maha tahu tentang apa yang tersembunyi 1:01:58 di langit maupun di bumi. Wallahuam. 1:02:01 Baik, Pak Ustaz masih bisa kita jawab 1:02:03 pertanyaan Ustaz satu lagi. Kita ke 1:02:05 pertanyaan voice note lagi ya yang masuk 1:02:08 ya. Ini pertanyaan terakhir, ikhwan 1:02:10 akhwat dari Ibu Nur. Baik, bisa diangkat 1:02:13 pertanyaannya. 1:02:17 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:18 wabarakatuh, Ustaz. Saya Ibu Nur dari 1:02:21 Bekasi. Ustaz, mohon nasihatnya untuk 1:02:23 kami di tengah kondisi ekonomi yang 1:02:26 sangat sulit seperti sekarang ini. Bahan 1:02:28 pokok mahal, gas susah, lapangan 1:02:31 pekerjaan sulit. Bisa diulang pertanyaan 1:02:33 kita sebagai masyarakat tetap optimis 1:02:36 dan hanya bergantung kepada Allah. 1:02:39 Dan kita enggak bergantung sama 1:02:40 pemerintah yang sepertinya tidak bisa 1:02:43 mengurus negara ini. Terima kasih atas 1:02:45 jawabannya. Asalamualaikum 1:02:46 warahmatullahi wabarakatuh. Bisa 1:02:47 menangkap pertanyaan Pak Ustaz tadi 1:02:48 kayaknya. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:50 wabar Ustaz. Saya Ibu Nur dari Bekasi. 1:02:53 Ustaz mohon nasihatnya untuk kami di 1:02:56 tengah kondisi ekonomi yang sangat sulit 1:02:58 seperti sekarang ini. Bahan pokok mahal, 1:03:01 gas susah, lapangan pekerjaan sulit. 1:03:04 Bagaimana kita sebagai masyarakat tetap 1:03:07 optimis dan hanya bergantung kepada 1:03:09 Allah dan kita enggak bergantung sama 1:03:12 pemerintah yang sepertinya tidak bisa 1:03:14 mengurus negara ini. Terima kasih atas 1:03:16 jawabannya. Asalamualaikum 1:03:18 warahmatullahi wab. 1:03:18 Bismillahirrahmanirrahim. Kepada Ibu 1:03:20 kita, Ibu siapa? Asalamualaikum 1:03:21 warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya 1:03:23 Yudi dari Masjid Arrahman Bogor. 1:03:26 Pertanyaan saya, bagaimana caranya agar 1:03:29 kita bisa meningkatkan ibadah kita 1:03:30 menjelang bulan suci Ramadan? Syukran. 1:03:33 Yang pertama, Ibu Nur bagaimana 1:03:35 menghadapi kesulitan nih, Pak Ustaz. 1:03:37 Yang kedua, menghadapi Ramadan dari Pak 1:03:39 Yudi. 1:03:42 Bismillahirrahmanirrahim. 1:03:44 Al-Qur'an sebagai kitab suci yang 1:03:46 menjadi pedoman bagi kita kaum muslimin 1:03:49 sebetulnya telah menunjukkan jalan bagi 1:03:51 Ibu Nur, bagi saya, bagi semua kaum 1:03:55 muslimin. Kita harus tahu 1:03:58 bahwasanya kita sebagai orang yang 1:04:01 beriman, Allah perintahkan untuk 1:04:03 berusaha. 1:04:04 Tapi pada waktu yang sama Allah ingatkan 1:04:06 bukan usaha kita itu yang menghasilkan 1:04:11 rezeki. Kita berobat ya bukan obat atau 1:04:15 dokter yang menyembuhkan kita. Berobat 1:04:18 makan obat hanya usaha tapi yang 1:04:19 menyembuhkan kita adalah Allah. Begitu 1:04:21 juga kita berusaha tapi yang memberikan 1:04:24 rezeki adalah Allah. Jadi, Ibu Nur 1:04:27 jangan sekali-kali 1:04:29 bergantung kepada siapapun dalam hidup 1:04:32 ini. Bahkan kepada 1:04:34 anak, kepada saudara yang mampu. Belum 1:04:37 tentu anak saudara itu yang kita 1:04:39 investasikan katakan secara 1:04:41 besar-besaran sampai pinjam sana sini ya 1:04:44 untuk bisa menjadi orang yang menunjang 1:04:47 hidup kita di masa akan datang. Jangan 1:04:48 sekali-kali kita sekolahkan mereka, 1:04:50 didik mereka, tapi jangan kita 1:04:53 gantungkan hidup kita pada mereka. 1:04:56 Tapi gantungkan seluruh hidup kita 1:04:57 kepada Allah. Dan hal ini telah 1:05:00 dipraktikkan, 1:05:01 dicontohkan oleh Sayidah Hajar. 1:05:05 Ketika Allah Subhanahu wa taala 1:05:07 perintahkan Ibrahim untuk membawa sang 1:05:10 istri dan anak yang masih dalam 1:05:12 gendongan, kedua-duanya tidak mampu 1:05:14 untuk berusaha. Heeh. Ke lembah yang 1:05:17 sekarang dengan dikenal dengan nama kota 1:05:19 suci Makkah atau 1:05:21 Makkah. Ibrahim menemani istri dan 1:05:23 anaknya beberapa waktu. 1:05:26 Kemudian setelah itu Ibrahim berkata 1:05:28 pada istrinya bahwa saya akan 1:05:29 meninggalkan kalian. Istri yang berbaik 1:05:33 sangka pada Ibrahim mengatakan, "Allahu 1:05:35 amaraka. Apakah Allah yang memerintahkan 1:05:37 kamu?" Dijawab oleh Ibrahim, "Naam. 1:05:40 Allahu 1:05:41 amar. Tuhan yang memerintahkan aku." 1:05:43 Sang istri tertawas, tersenyum. Kalau 1:05:45 begitu lan yudiana, dia tidak akan 1:05:48 meninggalkan menyia-nyiakan kita. 1:05:51 Ibrahim pergi, Sayidah Hajar berdiam di 1:05:54 tempat 1:05:55 tersebut menunggu keputusan Allah. Pada 1:05:59 saat dia kehabisan bekal, apa yang 1:06:01 dilakukan? Nah, perhatikan Ibu Nur, dia 1:06:03 bersai di antara Safa dan Marwa. Sai 1:06:07 dalam bahasa Arab ya, kata kerjanya sa'a 1:06:10 yas'a yang artinya berusaha. As'a saya 1:06:15 berusaha. Bahasa Indonesia usaha 1:06:18 sebetulnya diambil dari kata asa. Tapi 1:06:21 karena susah untuk menyebutkan ain 1:06:22 dirubah menjadi ha. H seperti iklan. 1:06:25 Bahasa Arabnya iklan. Iklan berubah 1:06:27 menjadi iklan. Iklan. 1:06:30 Taklim. Ain dirubah menjadi taklim atau 1:06:33 taklim? Iya. Iya. Jadi Ibu Nur, Sayidah 1:06:37 Hajar bersaatnya berusaha. Dia naik ke 1:06:39 Gunung Safa, melihat ke sana kemari, 1:06:42 mungkin ada sesuatu yang bisa 1:06:44 membantunya sambil dia bertasbih, 1:06:46 berzikir kepada Allah lalu pindah menuju 1:06:51 Marwah. Sebanyak tujuh kali dia berusaha 1:06:54 untuk mencari sesuatu yang dapat 1:06:56 menyambung hidupnya. Selesai dia letih 1:06:59 lelah bersama anaknya. Dia berdiam di 1:07:01 tempat yang bernama apa? Yang sekarang 1:07:05 dikenal dengan sumbu zamzam tersebut. 1:07:08 di tempat tersebut 1:07:09 ya dia apa memohon kepada Allah 1:07:13 Subhanahu wa taala dan dia pasrahkan 1:07:16 dirinya dia telah melaksanakan kewajiban 1:07:19 untuk berusaha dan dia mengharapkan 1:07:21 rezeki kepada 1:07:22 Allah subhanahu wa taala turunkan Jibril 1:07:25 membawa kabar gembira kepadanya dan pada 1:07:28 saat itu Allah pancarkan sumur zamzam 1:07:31 yang menyebabkan burung-burung 1:07:33 berdatangan begitu juga kafilah-kafilah 1:07:36 yang berlalu tert tertarik untuk datang 1:07:38 ke tempat tersebut karena panggilan air. 1:07:42 Akhirnya mereka berdiam di sana dan di 1:07:44 sana Sayidina Hajar membangun 1:07:48 masyarakatnya ya yang kemudian di 1:07:51 kemudian hari melahirkan nabi termulia 1:07:55 nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 1:07:57 wasallam yang tumbuh betul-betul dalam 1:07:59 pendidikan Allah. 1:08:02 Begitu juga yang dialami Musa ketika 1:08:04 meninggalkan Mesir menuju Madian. Ketika 1:08:06 dia sedang berduka, bersedih, dia 1:08:08 berkata, "Rabbi, inni lima anzalta ilai 1:08:10 minhairin faqir." Wahai Tuhanku, aku 1:08:13 amat betul-betul butuh kepada apa yang 1:08:15 kamu turunkan dari kebaikan. Bukan hanya 1:08:17 mendapatkan rezeki, bahkan mendapatkan 1:08:19 istri. Betul gak? Jadi, Ibu Nur, saya 1:08:23 termasuk orang yang tidak punya pegangan 1:08:26 jabatan tidak punya pekerjaan, tidak 1:08:28 punya. Saya bergantung penuh kepada 1:08:31 Allah Subhanahu wa taala. Kalau saya 1:08:33 butuh sesuatu, ya saya berdoa atau saya 1:08:36 salat sambil 1:08:39 betul-betul memasrahkan diri saya, 1:08:41 harapan saya hanya semata-mata kepada 1:08:43 Allah Subhanahu wa 1:08:45 taala. Saya berasal juga dari latar 1:08:47 belakang orang tidak punya. Pernah kita 1:08:49 ngontrak di pinggir kali dengan 1:08:53 susahnya. Tapi bagi kita pada saat itu 1:08:55 merupakan pengalaman yang membahagiakan. 1:08:57 Kita berumah tangga dalam kondisi yang 1:08:59 betul-betul amat minim dan kita hanya 1:09:02 bergantung pada Allah. Karena saya 1:09:03 beranggapan berharap dari manusia hanya 1:09:06 membawa kehinaan dan membuat Allah 1:09:08 memalingkan wajahnya dari kita. Jadi 1:09:11 walaupun katakan gas langka, lapangan 1:09:13 pekerjaan sulit, saya kira dibandingkan 1:09:17 ee kota Makkah pada saat Sayidah Hajar 1:09:20 berdiam di tempat tersebut, kondisi 1:09:22 Makkah lebih minim. kita di sini 1:09:24 alhamdulillah hujan masih turun, 1:09:26 terdapat tumbuh-tumbuhan, terdapat 1:09:29 kesempatan. Coba kalau ibu hilangkan 1:09:32 hijab-hijab di hati ibu, kemudian 1:09:34 hadapkan hati ibu kepada Allah Subhanahu 1:09:37 wa taala yang akan mendengarkan ibu, doa 1:09:41 ibu, ratapan dan rintihan ibu, Allah 1:09:44 pasti akan mengabulkan permintaan ibu. 1:09:45 Yang penting hilangkan hijab-hijab 1:09:47 antara ibu dengan Allah. Karena antara 1:09:50 kita dengan Allah tidak terdapat media, 1:09:52 tidak terdapat hijab. Tapi sayang kita 1:09:55 yang membangun hijab-hijab tersebut yang 1:09:57 membuat kita merasa Allah jauh dari 1:09:59 kita. Padahal Allah begitu dekat, bahkan 1:10:02 selalu bersama kita di mana pun kita 1:10:04 berada. Jadi, 1:10:06 Ibu Allah dengan dengan salat yang Allah 1:10:09 anugerahkan buat kita, kita bisa 1:10:10 berkomunikasi setiap saat. Bukan hanya 1:10:14 lima waktu pada saat Allah mengundang 1:10:16 kita, bahkan di luar lima waktu 1:10:17 tersebut. Begitu juga melalui doa di 1:10:20 luar salat. Apalagi yang membuat Ibu 1:10:23 risau kalau orang bisa bersama presiden, 1:10:26 bersama katakan menteri atau bersama 1:10:29 gubernur, walikota, atau bersama 1:10:31 panglima, TNI 1:10:33 dan Kapolri merasa aman, nyaman atau 1:10:37 bersama oligarki. Dia merasa seolah-olah 1:10:39 hidupnya aman. Ketahuilah sebetulnya 1:10:42 mereka bukan dalam keadaan aman. Di saat 1:10:44 datang bencana, tak ada satuun yang 1:10:46 kuasa menolong mereka. Tapi ibu kalau 1:10:49 bersama Allah, Allah maha kuasa. Allah 1:10:53 bersama ibu setiap saat. Sedangkan 1:10:55 orang-orang yang ibu harapkan mereka 1:10:57 tidak pernah bersama ibu. Paling ibu 1:10:59 berbicara dari jauh. Tapi kalau Allah 1:11:02 setiap saat wahua maakum ainama kuntum, 1:11:06 dia bersama kalian di mana pun kalian 1:11:08 berada. Bahkan dia lebih dekat kepada 1:11:10 kita daripada denyut jantung kita. 1:11:12 Apalagi yang membuat takut, apalagi yang 1:11:14 membuat resah. Oleh karena itu, waalaka 1:11:18 ibadi q 1:11:20 waqukumuni asajib lakum setiap saat 1:11:24 tanpa ada batasan 1:11:26 waktu. Nah, untuk ee menjawab saudara 1:11:29 kita persiapan Ramadan kita persiapkan 1:11:33 diri kita dengan banyak 1:11:35 beristigfar, bertasbih, bertahmid, 1:11:37 bertakbir, bertakbir, bertahlil. 1:11:40 Subhanallah, alhamdulillah, 1:11:42 lailahaillallah, Allahu Akbar. 1:11:44 Berselawat juga. Kemudian dari sekarang 1:11:46 kita biasakan diri kita apa yang kita 1:11:48 inginkan di bulan Ramadan. Dari mulai 1:11:51 kita menjaga lidah kita. Jangan pas 1:11:53 Ramadan baru berlatih. Dari sekarang 1:11:55 kita latihan. Jaga mulut, jaga mata, 1:11:58 jaga telinga, bangun malam, kemudian 1:12:01 jaga makanan yang masuk ke dalam perut 1:12:03 kita. Insyaallah dengan zikir kita, 1:12:06 dengan menjaga anggota badan kita dari 1:12:08 apa yang diharamkan Allah Subhanahu wa 1:12:10 taala, bangun di waktu malam, 1:12:12 membiasakan diri kita begitu datang 1:12:14 Ramadan, apa yang kita biasakan, kita 1:12:16 latih sebelumnya akan menjadi kebiasaan 1:12:19 buat kita. Dan mudah-mudahan Allah 1:12:21 sampaikan kita hingga datang bulan 1:12:22 Ramadan membantu kita untuk dapat 1:12:25 menjalankan ibadah siang, qiam, mengaji 1:12:29 Al-Qur'an, merenungkan isinya. Allah 1:12:31 bantu kita untuk mengamalkannya dan 1:12:34 Allah bantu juga kita dan kuatkan kita 1:12:36 untuk dapat 1:12:37 menyampaikannya kepada saudara dan 1:12:39 saudari kita. Semoga Allah perbaiki 1:12:42 pemerintah kita, Allah berikan hidayah 1:12:44 kepada 1:12:47 presidennya, kepada para menterinya, 1:12:49 kepada wakil rakyatnya. Ini kesempatan 1:12:52 buat mereka untuk bertobat, untuk 1:12:54 menjadi pahlawan-pahlawan. 1:12:56 Kalau tidak saya khawatir azab yang akan 1:12:59 datang turun pada saat tersebut 1:13:01 penyesaran tidak akan berguna. Jadi 1:13:03 mudah-mudahan ini kesempatan yang mulia 1:13:05 buat kita semua, buat para pejabat 1:13:07 negeri kita, buat para ulama juga saya 1:13:10 harapkan bisa saling mengingatkan bukan 1:13:13 saling menyanjung, saling memuji, bahkan 1:13:16 mendukung orang-orang yang melakukan 1:13:17 kerusakan, tapi memberikan peringatan, 1:13:20 memberikan nasihat yang baik kepada para 1:13:22 pemimpin di atas, termasuk kepada 1:13:26 saudara dan saudari kita semuanya. 1:13:28 Mudah-mudahan pertemuan kita pada hari 1:13:29 ini bersama Mas Angga, bersama Algi, 1:13:32 Ondi, ada Gustavo di sini, ada juga ee 1:13:36 ikhwan-ikhwan yang lain, ada Pak Ihsan, 1:13:38 Pak Farid nih. Kepada seluruh keluarga 1:13:40 besar radio TV silaturahmi semoga Allah 1:13:43 limpahkan rahmatnya, ampunannya kepada 1:13:45 kita semua. Masukkan kita ke dalam 1:13:47 golongan orang-orang yang betul-betul 1:13:50 selalu berjuang di jalannya. Baik dengan 1:13:52 harta, dengan jiwa kita, dengan semua 1:13:55 yang Allah berikan kepada kita semuanya. 1:13:58 Semoga Allah ampuni dosa-dosa kita, 1:14:00 tutup hidup kita dalam keadaan husnul 1:14:02 khatimah, dibangkitkan, dikumpulkan 1:14:04 bersama Nabi kita Muhammad sallallahu 1:14:06 alaihi wasallam. Subhanakallahumma 1:14:08 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 1:14:11 astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum. 1:14:14 Wasalamualaikum warahmatullah 1:14:17 wabarakatuh. Iat yang dirahmati Allah 1:14:20 subhanahu wa taala. 1:14:21 Demikianlah acara renungan di bawah 1:14:24 naungan Al-Qur'an sesi tanya jawab 1:14:27 bersama guru kita Ustaz Husein Alatas. 1:14:29 Mohon maaf kepada pendengar-pendengar 1:14:31 yang belum sempat terjawab 1:14:33 pertanyaannya. Ini kami sapa ada Ibu 1:14:35 Rita tadi menyampaikan pertanyaan juga 1:14:38 Pak Mas 1:14:39 Udam, ada juga Pak Saani. Begituun 1:14:45 ada Pak Asalam ini di Kuta ya. Ada juga 1:14:48 Pak Asep dan juga pendengar-pendengar 1:14:50 lainnya. Mohon maaf tidak sempat 1:14:52 terjawab pertanyaannya. Terima kasih 1:14:54 atas kebersamaan Anda. Kami undur diri. 1:14:56 Billahi taufik wal hidayah. 1:14:57 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:14:59 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:15:00 atubu ilaik. Asalamualaikum 1:15:02 warahmatullahi wabarakatuh. 1:15:04 Waalaikumsalam.