Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail TV.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullah.
- Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Bagaimana kabarnya di siang hari ini?
- Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan
- selalu dalam lindungan Allah Subhanahu
- wa taala.
- Amin.
- Kita kembali berjumpa di program Bincang
- Wakaf [mendengus]
- yang hadir setiap Kamis untuk mengupas
- tuntas berbagai inspirasi dan solusi
- wakaf dalam kehidupan kita. Dan di siang
- hari ini, Ikhwan dan Akhwat, kita akan
- bahas sebuah tema yang sangat penting
- dan dekat dengan persoalan masyarakat,
- yaitu memanfaatkan wakaf produktif untuk
- menanggulangi kemiskinan. Di tengah
- meningkatnya tantangan ekonomi dan
- lemahnya daya beli masyarakat, tentu
- wakaf produktif hadir sebagai sumber
- harapan baru. Bukan hanya memberi
- manfaat jangka panjang, tapi juga
- membuka peluang usaha, menyediakan modal
- kerja, dan menguatkan kemandirian
- ekonomi umat. Bersama telah hadir
- narasumber kita yang kompeten di
- bidangnya yaitu ee Bapak Safri Lubis
- yang insyaallah pada siang hari ini kita
- akan menggali bagaimana wakaf produktif
- dikelola, bagaimana sinergi antara para
- ahli, pelaku usaha, dan para dermawan
- dapat terbentuk serta contoh-contoh
- nyata seperti programil,
- lembaga wakaf silaturahim, kebun rasil,
- hingga optimalisasi Raden Farm. Demikian
- langsung saja kita sapa ee
- ee Pak Safril. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Pak Safril.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Mas ya.
- Alhamdulillah.
- Alhamdulillah. Baik, Pak Safril.
- Silakan.
- Baik,
- pendengar pemirsa Radio Silaturahim dan
- TV Rasil. Alhamdulillah kita bertemu
- lagi dalam bincang wakaf.
- yang
- mencoba meningkatkan
- literasi tentang pemahaman wakaf
- yang ujungnya adalah meningkatnya wakaf
- di negeri kita tercinta ini.
- Tapi sebelum kita teruskan, saya mau
- baca surat yang relevan dengan ini dulu
- Mas Agus
- ya. Ini adalah surah Albaqarah ayat 261.
- Heeh.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Matsalulladzina yunfiquuna amwalahum fi
- sabilillahi kamatali habbah kamasali
- habbatin ambatan sambasanabila
- fi kulli tsumblatim miatal habbah
- wallahu yudifu lima yasya
- wallahu wasiun alim
- perumpamaan an orang yang menginfakkan
- hartanya di jalan Allah seperti sebutir
- biji yang menumbuhkan tujuh tangkai pada
- setiap tangkai ada 100 biji. Allah
- melipat gandakan bagi siapa yang Dia
- kehendaki. Dan Allah maha luas maha
- mengetahui. Sadaqallahulazim.
- Sadaqallahulazim.
- pemirsa pendengar sekalian.
- Kalau kita cerna
- surah Albaqarah
- ayat 261 ini, niscaya
- kita akan berlomba-lomba
- untuk beramal jariah. Termasuk di
- antaranya adalah berwakaf.
- Wakaf ini adalah ibadah yang khas karena
- dia tetap utuh, berkesinambungan sampai
- kita kembali kepada Allah. Karena Mas
- Agus pendengar pemirsa,
- begitu Anda berwakaf maka harta wakaf
- itu harus dipelihara, tidak boleh
- berkurang,
- harus memberi manfaat terus-menerus.
- Nah, dalam konteks ini sebenarnya wakaf
- dapat berperan sangat penting,
- berperan sangat vital di dalam
- upaya-upaya penanggulangan kemiskinan.
- Seperti kita pahami di negeri tercinta
- kita ini, tingkat kemiskinan itu masih
- cukup tinggi.
- Kalau berdasarkan BPS
- bahwa dengan standar hidup per hari
- perang itu Rp20.000.
- Artinya dengan uang Rp20.000 Ibu satu
- orang bisa makan, bisa punya tempat
- tinggal, bisa termasuk sekolah dan
- seterusnya.
- Ya, itu standar BPS yang masuk kategori
- miskin itu masih 8,57%
- atau 24 jutaan.
- Tetapi di sisi lain, pemerintah sudah
- mencanangkan bahwa Indonesia itu sudah
- mampu masuk ke kelompok-kelompok ee apa
- negara yang penghasilannya
- menengah disebut dengan upper middle
- income
- eh country. He.
- Nah, kalau Indonesia masuk ke level itu,
- maka biaya hidupnya itu kurang lebih
- harus juga naik
- menjadi kira-kira
- 100.000-an per hari perang, makan,
- pendidikan dan sebagainya. Nah, kalau
- diambil patokan ini, Mas Agus, maka
- yang belum mencapai ini itu jumlahnya
- bisa 68% lebih. Jumlahnya 194 jutaan
- orang.
- Nah, mencernai ini ee pendengar pemirsa
- sekalian
- tanpa mencoba mempermasalahkan,
- mempertentangkan antara data BPS dengan
- data World Bank
- ya, kita coba cari jalan keluar. Gimana?
- Apa yang kita perlu lakukan? Apa yang
- kita bisa lakukan untuk menanggulangi
- kemiskinan ini? Kemiskinan ini nyata di
- depan mata kita.
- Hampir setiap pertimbang ee persimpangan
- ada yang ini ya yang minta tiap putaran.
- Iya
- ada yang minta karena saking tidak ada
- lagi lapan kerja keluar dari pompa
- bensin, keluar dari toko-toko dan
- sebagainya. Ada yang nungguin kita.
- Heeh.
- Nah, ini di antaranya. Nah, karena itu
- wakaf kita harapkan bisa menjadi h
- penopang bagi kegiatan usaha. Baik.
- Begini Mas Agus. Begitu pendengar kita
- berniat mau bikin usaha
- Heeh.
- mulai katakan, "Saya kurang paham bisnis
- ini. Kalau saya mau bikin warung, warung
- sudah banyak."
- Heeh.
- "Saya mau bikin ee toko di kampung sudah
- banyak. Saya mau bertani saya kurang
- paham." Nah, karena itu perlu pemahaman
- tentang bagaimana merencanakan,
- mengelola dan sebagainya. Tapi ada lagi
- hambatan kedua. Tapi saya enggak punya
- modal kerja untuk mulai memulai usaha
- itu.
- Ah, jadi memulai usaha kalaupun ada
- keinginan perlu ilmu. Kemudian perlu
- sekurang-kurangnya modal kerja awal. Itu
- yang menghambat. Nah,
- baik.
- Kita cari coba cari jalan keluarnya.
- Mas,
- Masil, sebelum masuk lebih jauh, boleh
- dijelaskan dulu apa yang dimaksud dengan
- ee wakaf produktif? Oke.
- Karena memang banyak masyarakat Pakril
- yang masih mengira wakaf itu hanya
- sebatas tanah kuburan atau masjid.
- Oke. Baik. Iya.
- Silakan.
- Ee pendengar pemirsa, wakaf ini adalah
- bagian dari jariah yang dijelaskan di
- surah Albaqarah 261 tadi.
- Iya.
- Artinya putus. Wakaf itu kan terputus.
- Berhenti. Kalau kita baca Quran wakaf
- berhenti.
- Iya. berhenti kepemilikan harta tertentu
- karena sudah diserahkan kepada Allah.
- Oke. Baik. Apa yang diserahkan kepada
- Allah itu ada harta bergerak dan harta
- tidak bergerak.
- Selama ini pemahaman wakaf itu sebagian
- besar harta tidak bergerak. Mas Agus.
- Oh, ada tanah. Saya mau tanah ini
- dibikin masjid, dibikin musala.
- Ada juga bikin bikin pemakaman sehingga
- disebut tanah wakaf.
- Iya. Kenapa? Karena tidak ada lagi
- memiliki tanah wakaf. Ini kan sudah
- diserahkan. Kemudian ada lagi
- menyerahkan tanah. Oke, saya serahkan
- tanah sekian tapi saya ingin dibikinkan
- pesantren di atasnya.
- Heeh.
- Oke. Tanah wakaf seperti itu sah-sah
- saja. Baik saja. Hanya memang kalau
- seperti lembaga wakaf silaturahim kalau
- mau menerima wakaf. Oke. Ada yang mau
- kasih tah sama kita ada 2 hektar, 3
- hektar, 4 hektar dan sebagainya minta
- dibikinin pesantren. Tapi kan kita harus
- cari uang lagi bikin pesantrennya ya.
- Kalau kita enggak tidak punya kemampuan
- menghimpun dana wakaf lanjutan,
- tentu sulit kita menerima. Nah, itu
- adalah wakaf barang tidak bergerak. Nah,
- ada lagi wakaf barang bergerak termasuk
- di antaranya uang,
- emas, saham dan sebagainya yang bisa
- dimanfaatkan secara lebih luas ya. Nah,
- wakaf uang ini harus dapat izin dari
- Badan Wakaf Indonesia untuk menjadi
- pengumpulnya. Nah, Lembaga Wakaf
- Silaturahim adalah
- pekerja dari Yayasan Wakaf Rumah Quran
- Silaturahim yang sudah terdaftar di
- Badan Wakaf Indonesia. Nah,
- kalau kita berbicara wakaf produktif,
- kita berharap kita bergotong-royong
- para wakif menempatkan uang mereka
- sebagai wakaf uang atau wakaf tunai yang
- bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan
- produktif. Oke. Bikin pertanian, modal
- usaha untuk bikin warung, untuk
- peternakan dan sebagainya. itu wakaf
- hanya modal awal harus dikembalikan.
- He.
- Nah, itu yang kita sebut dengan wakaf
- produktif. Wakaf yang dihimpun dari para
- wakif
- yang kita gunakan untuk membangun
- mengembangkan berbagai kegiatan usaha
- produktif
- sehingga kita sebut dengan wakaf
- produktif. Apakah wakaf produktif ini
- boleh dipakai? Boleh. Tapi harus
- dikembalikan. H.
- Nah, Mas Agus, pemirsa, pendengar, kita
- mungkin familiar dengan apa yang disebut
- dana abadi.
- Iya.
- Ada misalnya pengusaha besar,
- Heeh.
- Dia tempatkan sekian puluh miliar saat
- di satu deposito di bank. Bunganya
- digunakan membiayai apakah sekolah,
- apakah macam-macam. H
- ya. Termasuk ada juga masjid, satu
- masjid besar yang dibiaya dari dana
- abadi dan itu bunganya yang
- membiayainya. Nah, kalau wakaf,
- wakaf boleh digunakan membiayai
- kegiatan-kegiatan produktif yang sejalan
- dengan kebutuhan masyarakat yang tidak
- bertentangan dengan syariah.
- Tetapi nazir yang mengeluarkan uang itu
- berkewajiban uang itu harus kembali.
- Dan itu kalau ditempatkan di kegiatan
- usaha tidak boleh pakai bunga.
- Terus manfaatnya apa? Boleh kita dapat
- bagi hasil sehingga nanti uang itu kalau
- dipinjamkan misalnya R30 juta sudah
- dapat pengembaliannya ditambah lagi
- dengan bagi hasil.
- Iya.
- Ya. Sehingga akan lebih bermanfaat
- daripada uang itu nongkrong terus di
- bank gitu. Kurang lebih seperti itu yang
- disebut dengan wakaf produktif. He
- ya. Dan waka produktif ini, Mas Agus
- bisa
- kumpulan dari banyak orang disebut
- dengan crowd funding. Banyak yang
- menabung. Sering jadi saya tanyakan
- begini
- misalnya Mas Sandi, Anda mampu enggak
- berwakaf
- setahun sekali Rp100.000
- rasanya mampu gitu ya. Dan banyak
- seperti itu.
- Tetapi ternyata yang terhimpun dari
- kegiatan seperti ini masih kurang
- banyak. Karena itu kita perlu
- sosialisasi terus Badan Wakaf Indonesia
- yang merupakan representasi resmi dari
- pemerintah untuk mengelola wakaf
- sekarang lagi gencar ke
- perguruan-perguruan tinggi untuk
- meningkatkan
- literasi atau pemahaman mahasiswa,
- dosen, dan masyarakat tentang peran
- wakaf. Saya ingin singgung sedikit
- walaupun ini sudah berulang-ulang di
- negara salah satu negara yang
- penghasilannya itu lebih rendah dari
- Indonesia,
- Bangladesh
- itu wakaf di sana perolehannya itu
- sangat tinggi. Mereka bisa bangun
- perguruan tinggi, bisa bangun kota, bisa
- bangun sekolah, masjid dan sebagainya.
- Nah, kita di Indonesia melalui literasi
- wakaf baik oleh BWI maupun lewat radio
- silaturahim ini berharap pendengar Rasil
- memahami tentang wakaf ini. Allah sudah
- janjikan diganti 700 kali dan uang wakaf
- itu akan terus berada memberi manfaat
- dianggap sebagai jariah sampai kita
- kembali kepada Allah.
- Iya. Ya, gitu kurang lebih gambaran
- tentang wakaf produktif ini.
- Nah, ini menarik sekali kan, Pak. Memang
- kalau kita lihat saat ini itu banyak
- keluarga miskin yang bukan hanya
- membutuhkan bantuan sesaat, tapi juga
- pemberdayaan jangka panjang. Nah,
- seberapa besar peluang wakaf produktif
- untuk menjadi solusi konkret?
- Baik,
- Rasil saat ini sedang mengelola satu
- kebun.
- Heeh. kebun itu enggak terlalu luas,
- kira-kira 700 m.
- Itu terdiri dari kapling rumah
- yang masih belum ditanami.
- Tadinya hanya di ditanam tumbuh di sana
- itu pisang liar saja.
- Iya.
- Tidak produktif. Di samping semak,
- kemudian sarang nyamuk dan sebagainya,
- pemilik mengizinkan Rasil untuk
- mengolahnya. Kita olah kemudian itu
- menjadi kebun nantinya.
- Ya, karena
- kebun rasil ini juga enggak punya modal,
- kita pinjamlah uang dari lembaga wakaf
- silaturahim.
- Heeh.
- Itu diolah menjadi kebun sayur.
- Heeh.
- Nanti selanjutnya kebun sayur ini tiap
- hari akan panen, tiap hari nanam. Jadi
- kalau satu hari hanya tanam dua gulutan,
- ukurannya itu
- ee 80 cent 4 m. Tanam tiap hari dua
- gulutan atau tiga gulutan, tapi tiap
- hari juga panen tiga gulutan. Itu
- uangnya cukup untuk mengganti bayi
- wakaf, membiayai satu orang pekerja.
- Iya.
- Ya. Kemudian biaya pekerja ini mestinya
- ee
- cukuplah.
- Heeh. ya lebih baik dari yang data BPS
- tadi. Kemudian
- ee
- kita juga
- nanti akan berkolaborasi dengan pedagang
- sayur keliling.
- H
- dia tambah lagi bisnisnya yang dia bisa
- jual sayur
- ke langganannya yang berupa sayur
- organik. Nah, ini juga membuka
- memperluas lapangan kerja lainnya dan
- ini sinergi-sinergi ini akan terus
- bergulir ya di samping kebun mungkin
- farm atau peternakan ini juga akan
- membuka lapangan-lapangan kerja di
- samping hasil penjualannya juga akan
- mampu akan dapat dibagi untuk
- penanggulangan kemiskinan itu, Mas. Mas
- Agus kurang lebih gitu.
- Baik, Mas Afril. Nah, ee
- jadi para pewakif yang dia ee memberikan
- wakafnya ke Rasil itu akan dialihkan ke
- bukan ke Rasil ke lembaga wakaf wakaf
- Rasil itu dialihkan ke kebun Rasil
- digunakan dana yang terkumpul itu
- membiayai
- pembangunan penataan penyiapan lahan
- kebun Rasil sampai nanti 2 bulan paling
- lama dia sudah mulai bisa mencicil
- kembali
- H Karena seperti tadi saya sampaikan,
- uang wakaf ini wajib dikembalikan, tidak
- boleh berkurang jumlahnya. Nanti kalau
- terkumpul kita gunakan lagi untuk kebun
- lain. Atau kalau ada pendengar yang mau
- bikin satu usaha lain, kita bisa
- evaluasi. Kita akan bantu bila memang
- usaha itu layak gitu. Memang banyak juga
- Mas Agus
- banyak orang bisa dong saya pinjam uang
- dari wakaf Rasil. Tapi begitu kita
- evaluasi penggunaannya itu lebih banyak
- penggunaannya sebagai
- apa namanya? Sebagai konsumsi
- ya, sebagai
- bahan untuk
- apa? Pengeluaran konsumtif itu tidak
- akan tidak cocok. harus digunakan untuk
- sesuatu yang akan memberi hasil yang
- bisa mengembalikan pinjaman itu. Jadi
- beberapa yang minta bantuan tolong dong
- saya pinjam ee uang dari lembaga wakaf
- untuk biaya hidup enggak bisa itu. Ini
- karena ini bukan model koperasi simpan
- pinjam ya.
- Nah, jadi dengan itu kita bisa memberi
- kesempatan kerja walaupun belum banyak.
- Begitu kita nanti misalnya perbaiki
- farming
- di Jati Raden,
- kita buka kesempatan kerja di situ tiga
- orang misalnya begitu begitu seterusnya.
- Heeh.
- Ya, gambarannya kurang lebih manfaat
- dari ee
- wakaf produktif ini
- disalurkan ke bidang-bidang tertentu
- yang akan membuka kesempatan kerja bagi
- ee warga. Selama ini L sendiri selain
- pertanian ke mana saja, Pak? Ee
- hasil-hasil atau unit-unit usaha yang
- sudah dibuka lewat LWS ini, Pak?
- Ya, beberapa dana LWS itu juga
- disampaikan untuk menopang modal kerja
- untuk pembangunan rumah yang untuk
- dijual.
- Hm.
- Dan setelah dijual, nah itu uang
- dikembalikan kembali. He.
- Jadi lebih hemat
- daripada pinjam ke bank.
- Tetapi ee lembaga wakaf Sotaram dapat
- manfaat. Jadi kalau misalnya pinjamnya
- katakanlah R juta,
- nanti mereka bagi hasil ditambahkan ke
- yang R juta itu. Jadi perkembangannya
- jauh lebih bermanfaat
- daripada disimpan di bank saja gitu.
- Iya.
- Nah, jadi di antaranya adalah untuk ee
- membangun rumah.
- Ada developer yang pinjam uang tambahan
- untuk membangun rumah itu juga kita
- pinjamkan.
- ee ada beberapa kegiatan dakwah yang
- memerlukan dana tambahan, kita pinjamkan
- dan itu dikembalikan.
- Seperti itu kurang lebih.
- Apa bedanya bait ee LWS atau lembaga
- wakaf teroleh silaturahim dengan baitul
- mal, Pak?
- Baik. Kalau baitul mal adalah tempat
- dihimpunnya
- dana dari masyarakat, baik itu jariah,
- infak, sedekah,
- h
- zakat.
- Iya. bisa di
- dikumpulkan, dihimpun di Baitul Mal.
- Siapa pengelola Baitul Mal di zaman
- Rasulullah? Pengelola di zaman ee
- kekhalifahan itu khalifah sendiri yang
- menjadi
- amir dari Baitul Mal. Nah, uang dari
- Baitul Mal ini digunakan untuk membiayai
- ee dakwah Islam, membiayai orang-orang
- yang berkekurangan. dan seterusnya. Nah,
- di dalam Baitul Malik ini sendiri
- terhimpun juga di situ zakat.
- Iya.
- Nah, zakat ini kan peruntukannya
- tertentu.
- Heeh.
- Misalnya zakat hanya boleh salah satunya
- miskin, dua orang yang berhutang, orang
- dan sebagainya amanah yang itu. Ya.
- Sedangkan wakaf untuk apa saja boleh.
- Syaratnya harus dikembalikan.
- Hm.
- Kenapa? Karena wakaf ini harus
- dipelihara tetap utuh supaya bisa
- digunakan untuk penggunaan yang lain.
- Kalau misalnya kebun rasil meminjam,
- maka begitu kembali kita bisa bantu
- masyarakat lain yang mau bikin kebun.
- Heeh.
- Kalau sudah kita lakukan
- apa namanya visibility stud atau studi
- kelayakan sederhana dan layak, he
- kita akan bantu gitu. Tapi tentu karena
- ini bukan lembaga simpan pinjam, kalau
- ada yang mau menggunakan dana wakaf itu
- dananya tersedia,
- iya
- kita tentu akan evaluasi dulu.
- Nah, masalahnya Mas Agus
- kaitannya dengan ketersediaan dana wakaf
- ini tergantung kepada
- banyak tidaknya yang berwakaf atau
- disebut wakif. Nah, karena itu pada
- kesempatan hari ini kita menghimbau
- para akniah, para akniah ini para
- orang-orang kaya atau orang-orang yang
- punya harta supaya berwakaflah.
- Kemudian ada lagi begini, Mas Agus
- namanya wakaf berjangka.
- Wakaf
- saya ya, saya punya tanah yang sekarang
- belum saya pakai, saya wakafkan. Tapi
- hanya untuk jangka waktu 3 tahun.
- Silakan manfaatkan untuk 3 tahun itu.
- He.
- Mau bikin kebun, bikin peternakan dan
- sebagainya silakan. Tetapi setelah 3
- tahun akan kembali kepada saya. Jadi
- saya berwakafnya
- wakif seperti wakif berjangka ini
- mewakafkan
- hartanya itu hanya jangka waktu
- tertentu. Boleh juga. H.
- Jadi intinya Mas Agus,
- para aknia, para pendengar, para pemirsa
- yang memiliki harta yang bisa dibagi ya,
- maka berwakaflah
- ya. Berwakaflah karena nilai dari jariah
- ini pada saat seseorang kembali kepada
- Allah, maka itu adalah salah satu yang
- akan membelanya di hadapan Allah.
- Insyaallah. Begitu. Baik. Jadi kalau
- saya bisa tangkap kalau misalnya
- pendengar tidak punya uang cash misalnya
- pas hafril terus dia datang ke LWS dia
- hanya punya emas itu bisa diwakafkan.
- Bisa diwakafkan.
- Bisa diwakafkan. Nanti [berdehem] dalam
- jangka waktu tertentu misalnya 1 tahun 2
- tahun bisa diambil lagi.
- Nah kalau dia ikrarnya ikrarnya adalah
- saya mewakafkan ini
- ya emas.
- Heeh.
- untuk jangka waktu 3 tahun.
- Iya.
- Ya, setelah itu dikembalikan bisa juga
- namanya jangka namanya wakaf berjangka.
- He.
- Tetapi kita juga perlu hati-hati kalau
- memang menerima emas [berdehem]
- nilainya
- waktu kita terima nilainya misalnya itu
- kira-kira R juta,
- pada saat harus kembali 3 tahun kemudian
- ee sudah menjadi R juta. Tentu harus
- dipertimbangkan bukan tidak boleh.
- Oke.
- Kalau kita terima emas, katakanlah
- senilai R juta misalnya,
- tapi kita yakin dengan uang R juta ini
- kita bisa manfaatkan untuk bikin
- peternakan.
- Heeh.
- Kambingnya 30 ekor misalnya.
- Heeh.
- Urinnya bisa dijual, kotorannya bisa di
- jadi pupuk. Nanti saya bisa kembalikan
- ini walaupun berapa, walaupun harganya
- naik,
- tapi saya sudah bikin perhitungan. Kalau
- harga naik, harga emas itu naik dengan
- perhitungan katakanlah rata-rata per
- bulannya 2,5% tapi kalau saya dapat
- penghasilan untung dari kegiatan usaha
- ini nanti 10%
- kemudian saya bagi juga untuk wakaf
- sehingga nilainya bisa layak saja kita
- terima.
- Heeh.
- Ya, selayak kita terima.
- Nah, jadi intinya Mas Agus silakan
- ee saudara-saudaraku
- pendengar radio silaturahim, pemirsa TV
- Rasil,
- berwakaflah.
- Mekanis mekanismenya mudah kok.
- Silakan
- hubungi kita di telepon
- ee 0816855488
- itu bahwa mau berwakaf kemudian nanti
- Bapak Ibu transfer ke rekening Lembaga
- Wakaf Silaturahim.
- Di situ ada nomornya Mas Agus.
- Heeh. ya
- transfer ke lembaga wakaf silaturahim
- nomornya 222
- ya duanya 4 kali 3307
- kemudian [berdehem] waktu Bapak Ibu
- mentransfer itu sudah berniat
- bahwa ini adalah wakaf produktif
- ya kemudian diberitahu ke kita bahwa
- sudah transfer wakaf sekian ya maka kita
- catat itu sebagai wakaf produktif ada
- juga yang berwakaf misalnya [berdehem]
- untuk pembangunan masjid.
- Iya,
- boleh. Nanti suatu waktu kita akan
- salurkan kepada pembangunan masjid atau
- pengelolaan masjid misalnya gitu ya.
- Tapi dalam konteks kita hari ini kita
- mendorong supaya
- ee wakif itu berkenan wakafnya itu wakaf
- produktif karena akan lebih banyak
- manfaatnya insyaallah ya. seperti saya
- ceritakan tadi, bisa membuat lapangan
- kerja, bisa memberi penghasilan
- kepada apa namanya bagi pedagang dan
- sebagainya.
- Dan tentu saja
- sekali
- ya Bapak, Ibu pemirsa [berdehem]
- berwakaf itu Allah akan catat terus
- sampai
- antum Bapak Ibu kembali kepada Allah. H
- ya itu akan terus-menerus
- sebagai amal jariah yang tidak terputus
- walaupun sudah diminta lagi.
- Kalau tadinya wakafnya wakaf berjangka,
- maka tentu saja perhitungannya adalah
- selama wakaf itu bermanfaat.
- Heeh.
- Ya. Kalau sudah ingin dikembalikan maka
- tentu Allah mencatat selama yang
- bersangkutan berwakaf seperti yang
- diperjanjikan. Kurang lebih begitu. H.
- Baik. Ada Bapak Rahman eh Pak Saafril.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi wabarak.
- Syukron dengan pemanfaatan lahan tidur
- sebagai kebun rasil di residen
- silaturahim 1. Alhamdulillah. Saran saya
- Pak Safril untuk lahan yang masih belum
- dikelola bisa ditanam pisang tanduk.
- Nah, ini ngomong-ngomong masalah
- pertanian nih Pak Safril. ee juga
- mungkin bisa di ee kabarkan kepada kita
- tentang progres dari kebun rasil ini,
- Pak Safril.
- Oh, baik.
- Silakan. [berdehem] Baik.
- Menanam pisang memang ada manfaat karena
- pisang itu begitu ditanam tidak hampir
- tidak perlu pengelolaan.
- Biasanya
- ee kalau lahannya kecil kita ingin
- optimal ya.
- Iya. Iya. Kalau kita sudah pernah bikin
- perhitungan, kalau kita tanam pisang,
- pisang ini jenis ini pisang kepok,
- pisang tanduk,
- pisang raja dengan masa pertumbuhan
- nanti hasilnya dihitung, maka menanam
- sayur itu jauh lebih tinggi. Oke,
- perkembangannya sekarang lahan seluas
- 730 m itu sudah diratakan walaupun
- tadinya banyak sampah.
- Kemudian sudah dibuat guludan. Gulud.
- Guludan itu lebarnya 80 cm
- ee kemudian panjangnya 4 m. Jadi
- kira-kira dia 3 m 3 kom ee 6 m lah
- hitungannya itu ya. Itu sekarang sudah
- ada
- ee 14 gulutan.
- Konsep yang kita mau lakukan ini adalah
- setiap hari menanam, setiap hari
- memanen. Jadi kita tidak akan kalau kita
- tanam kangkung semua 30 hari kemudian
- kita memperoleh kangkung 400 kilo
- jualnya repot juga ya.
- Iya. [mendengus]
- Tapi kalau kita jual tiap hari 30 kilo
- akan lebih lancar penjualannya. Tidak
- ada mubazir insyaallah.
- Jadi kita akan menanam setiap hari,
- memanen setiap hari. Karena itu kita
- tanam setiap hari itu hanya tiga
- gulutan. Nah, insyaallah hari Selasa
- depan ini
- panen
- belum baru mau tanam ya, tanam perdana.
- Karena yang kita mau tanam itu awal-awal
- ini adalah
- sayuran yang umurnya itu 30 hari.
- Heeh.
- Ya. Kangkung, bayam, bayam merah, Pak.
- ee
- yang seperti ini
- maka
- kalau ada 30 gulutan kita tanam gulutan
- pertama tanggal 1 waktu kita menanam
- gulutan terakhir yang nomor 30 pada saat
- yang sama kita sudah panen yang nomor
- satu konsepnya seperti itu. Dan ini kita
- beri pupuk organik yang diolah dari
- kotoran kambing yang difermentasi
- dan urinnya yang juga difermentasi.
- Jadi insyaallah kualitasnya itu organik,
- tidak mengandung
- unsur-unsur kimia.
- He.
- Sebetulnya kalau apa sayur organik kalau
- di toko-toko besar Plaset Cibub dan
- sebagainya harganya lebih mahal ya.
- Iya.
- Tapi kita nanti akan juga ke masyarakat
- sekitar, ke sekolah silaturahim,
- ke pedagang keliling. Nah, kalau hari
- ini ada pedagang keliling yang mendengar
- ee insyaallah 40 hari dari sekarang
- sudah mulai bisa ancang-ancang ikut
- membantu menjualkan
- ee hasil panen kebun Rasil. Apakah
- selain sayur 30 hari rasil enggak nanam
- yang lain? Cabe, kacang panjang,
- mentimun dan sebagainya kita tanam
- itu bukan di gulutannya tapi di
- pinggir-pinggirnya. Konsepnya sudah
- baik. Kalau nanti kira-kira 2 pekan yang
- akan datang ada pemirsa pendengar yang
- ingin melihat bagaimana konsep kebun
- rasil sudah bisa lihat walaupun belum
- sepenuhnya ini bergulir karena kalau dua
- pekan lagi maka apa yang akan kita tanam
- akan berusia 10 hari. Kalau kangkung dia
- sudah sejengkal tingginya
- ya. Kangkung yang kita tanam insyaallah
- kangkung yang kualitasnya bisa untuk hot
- plate kangkung.
- Kalau kangkung direbus yang kecil-kecil
- ya, Pak sejengkal terlalu tapi kita
- tanam yang bisa
- panjangnya itu hampir kira-kira 25 cent.
- Cocok untuk standar
- bagi restoran yang mau bikin hot plate.
- He
- ya. Jadi kalau restoran terutama Chinese
- food
- yang nanti kepengin memang di antara
- menunya ada e hot plate kangkung. Heeh.
- Ee boleh dong bantu kebun kita, kita
- akan tanam seperti itu.
- Atau ada restoran tertentu yang secara
- teratur dia ingin misalnya Pak Coy.
- Oke.
- Oke. Kita akan bisa tanam dengan tiap
- hari akan ada sekian kilo begitu.
- Kurang lebih seperti itu.
- Itu yang pertama. Yang kedua sedang kita
- buat kebun rasil yang kedua
- di
- di silaturahim residen juga berhadapan
- lokasi yang sama ya. bukan ya di lokasi
- yang sama tetapi kebun kita sebut kebun
- rasil yang kedua kebun rasil 2 ini
- luasnya 700 m
- konsepnya kurang lebih sama dan projek
- yang ketiga adalah namanya Raden Farm
- Raden Farm ini terletak di Jati Raden
- dikelola Ustaz Agus di situ ada kambing
- ada kolam
- bukan Agus Ali
- Agus Ali
- di situ ada kambing kandang kambingnya
- itu ada dua masing-masing bisa 30-30 30.
- Heeh.
- Kita kebutuhan pupuk untuk kebun rasil 1
- dan 2 ini insyaallah akan kita ambil
- dari sana.
- Ngambilnya gratis enggak gratis dong
- bayar
- ya. Tapi kita juga waktu membangun kita
- akan bekerja sama sehingga semua manfaat
- insyaallah gitu dan kualitasnya itu ee
- organik. Sayur-sayurannya insyaallah
- organik. Kita tidak akan pakai ini.
- Kalaupun nanti ada pestisida namanya
- pestisida organik juga.
- Heeh. Heeh. Insyaallah lebih sehat gitu.
- Gambar
- pendengar itu bisa datang ke kebun Rasel
- kalau sudah jadi ya kalau sedang.
- E kalau sekarang kan masih baru kalaupun
- nanti kita tanam 4 hari 5 hari dia baru
- 1 centti ya belum indah ya.
- Tapi kalau sudah 15 hari itu kangkung
- tinggal 10 hari lagi sudah bisa dipanen.
- Ada nanti bayam, ada bayam merah ada
- macam-macam. He.
- Jadi kalau tadinya itu ada pisang yang
- di sana kemudian sekarang jadi gulutan
- sayur, insyaallah akan baik dan akan
- bukan hanya indah tapi bermanfaat.
- Sebagian keuntungannya juga akan kita
- gunakan menopang dakwah rasil.
- He.
- Sebagian juga dicadangkan untuk di
- samping pengembalian uang wakaf ya.
- Juga dicadangkan untuk pengembangan
- lanjutan. Jadi bisa nanti kebun itu
- ditingkatkan atau untuk kebun-kebun
- lainnya. Kurang lebih seperti itu, Mas.
- Jadi untuk pendengar hasil ee Pak Safril
- ee baiknya dia berwakaf uang, barang
- atau tanah?
- Berwakaf uang lebih prioritas langsung
- kita bisa manfaatkan.
- Hm.
- Kalau berwakaf uang pendengar pemirsa,
- berapapun Anda berwakaf dengan niat
- wakaf.
- Heeh.
- Walaupun ditambah produktif dengan niat
- wakaf, insyaallah memenuhi syarat
- sebagai wakaf. Anda menjadi wakif.
- Heeh.
- Saya sebagai nazir mewakili lembaga
- wakaf silaturahim akan insyaallah dengan
- pertolongan Allah akan memelihara itu
- untuk digunakan hanya untuk kegiatan
- produktif.
- Heeh.
- Ya, untuk kebun-kebun lain. Kita lagi
- berpikir bahwa banyak kebutuhan yang
- masih belum terpenuhi. kebutuhan ikan
- yang sehat dan seterusnya itu menjadi
- bagian dari program kita. Ada lagi. Nah,
- saya ingin cerita sedikit seperti ini.
- Terkait dengan ulang tahun Rasil yang
- ke-16
- ya bulan
- September yang lalu Rasil mengadakan
- focus
- group discussion.
- Iya. FGD
- FGD ya.
- FGD.
- Topik utamanya adalah bagaimana
- menanggulangi kemiskinan
- ya. bagaimana meningkatkan kemaslahatan
- umat karena sesuai dengan misinya Rasil
- dan di antara para ahli yang hadir pada
- waktu itu akhirnya menyimpulkan
- dibutuhkan kebersamaan
- kemudian dibutuhkan sinergi
- antara produsen,
- investor,
- kemudian ee distributor dan konsumen.
- Nah, intinya
- sinergi ini akan menghasilkan
- dana yang bergulir di antara di kalangan
- umat yang bisa digunakan untuk
- mengembangkan usaha yang juga untuk
- kemaslahatan umat. Salah satunya adalah
- menghimpun mengintensifkan penghimpunan
- wakaf produktif untuk digunakan menopang
- kegiatan-kegiatan
- yang bisa membuka ke lapangan lapangan
- kerja baru dan seterusnya. Di antaranya
- rencana berikutnya itu Mas Agus adalah
- bukan tidak mungkin ya karena sekarang
- lagi tren ya Warung Madura.
- Heeh.
- Warung Madura kecil saja cuma 24 jam
- gitu ya.
- Iya.
- Kita
- 26 jam.
- 26 jam dan katanya hanya tutup itu 1
- hari ya setengah hari.
- Itu pun waktu kiamat. Jadi itu hanya
- joknya seperti itu. Tapi luar biasa
- saudara-saudara kita
- perjuangannya ya.
- hanya konsep yang kita mau kembangkan
- insyaallah bekerja sama dengan Aman Mar
- sehingga barang-barang konsumen yang
- dijual
- di warung
- Rasil ini
- ya warung
- ee produktif Rasil ini ee bersumber dari
- barang yang cukup murah sehingga waktu
- dijual pun di lingkungan itu dengan
- harga yang juga tetap ee bersaing dan
- memberi manfaat
- bagi masyarakat sekitar. Ini salah satu
- konsep, belum lagi konsep-konsep lain
- ya,
- rumah makan, warung sehat, murah, dan
- lezat, macam-macam itu bagian dari sini.
- Dan satu lagi di antara
- para peserta fokus grup discussion ini
- adalah beberapa para ahli,
- ada ahli manajemen, ada ahli pertanian,
- ada ahli perdagangan, dan seterusnya.
- sehingga pendengar nanti yang mau bikin
- kegiatan usaha apa saja bisa berhubungan
- dengan
- namanya adalah forum ekonomi produktif
- rasil ya versil lah kurang lebih seperti
- itu. itu bisa di dimintakan bimbingannya
- langsung di lapangan untuk membantu
- ikhwan akhwat yang lagi mengembangkan
- usahanya supaya bisa dilakukan evaluasi
- yang tepat.
- Heeh.
- Sehingga layak untuk dibantu oleh forum
- ekonomi produktif rasil ini.
- Ya, kurang lebih seperti itu.
- Mas, bagaimana ee kita bisa meyakinkan
- tentang masalah transparansi ini kan
- karena transparansi juga sangat penting
- ya. ya
- transparasi keuangan dan juga
- transparasi penyelenggaraan dari lembaga
- wakaf silaturahim ini, Pak.
- Baik. Semua dana yang masuk
- ke
- Lembaga Wakaf Silaturahim
- yang menjadi badan pekerja dari Yayasan
- Rumah Quran
- ee Yayasan Wakaf Rumah Quran Silaturahim
- itu kan masuk hanya sementara di satu
- rekening di lembar
- Indonesia. Nah, itu rekeningnya,
- rekening korannya itu kita jadikan
- pedoman antara uang yang masuk dan
- keluar termasuk yang kita gunakan. Dan
- kemudian tentu saja ini ya akan diaudit.
- Sekarang pun ee yayasan wakaf kita sudah
- diaudit ya. sehingga semua yang uang
- yang keluar harus kembali dan proses
- pencatatannya insyaallah juga ee akan
- transparan karena akan diaudit oleh
- audit yang auditor yang kompetenlah
- kurang lebih seperti itu.
- Belum lagi Mas Agus
- iya
- audit dari Allah nanti yang lebih ya
- kalau enggak kembali.
- Iya betul Pak itu yang berat ya. Dan
- tentu saja audit dari Allah ini lebih
- kita
- takutlah. Jangan sampai kita salah dalam
- mengelola uang wakaf dari para pendengar
- atau dari para wakif. Jadi saya berharap
- pendengar
- ee berwakaflah berapapun. Heeh.
- Ee untuk wakaf produktif nanti
- perkembangannya dari bulan ke bulan akan
- kita laporkan juga. He.
- Hari ini kan karena kebun rasil yang
- juga dibiayai oleh ee lembaga wakaf
- silaturahim itu baru dalam tahap mungkin
- 40%-an ya. Tapi kalau sudah tiap bulan
- berapa uang yang tadinya dipakai
- kemudian cicilan bulanannya tiap hari
- akanap tiap waktu akan kita laporkan.
- Iya. sehingga bukan hanya audit auditor
- saja yang meriksa, pendengar juga bisa
- mengikuti pertanggungjawaban dari
- penggunaan uang wakaf yang Bapak Ibu
- salurkan sebagai wakaf.
- He. Kalau Rasil kan ada acara Tingtong
- tuh, Pak. Itu biasanya kan ada laporan
- keuangan kita laporan dapurnya Rasil.
- Nah, mungkin nanti bisa ya
- bisa sekali insyaallah ya. Iya. Jadi
- dari total dana yang terkumpul
- penggunaannya ke mana,
- iya
- kemudian
- ee pengembaliannya bagaimana itu nanti
- akan kita laporkan. Dan saya kira Mas
- Ondi bulan kalau bulan depan apa namanya
- sayur sudah sudah mulai bisa
- diperlihatkan kebunnya barangkali latar
- belakang kita
- sudah kenerasi ya
- ada kebun dan sebagainya bisa dilihat di
- situ. Atau bukan hanya itu.
- Kalau nanti kolam kandang kambing sudah
- bisa enggak apa-apalah
- kita tidak akan malu menggunakan itu.
- Ya.
- Iya. Jadi pendengar bisa datang ke kebun
- rasil ya.
- Bisa datang keun rasil. Tapi jangan
- sekarang, karena sekarang masih baru ini
- baru mulai. Nanti kalau sudah umur 15
- hari kangkungnya
- tingginya sejengkal sudah boleh booking
- ya.
- Oh, gitu ya. Jadi
- nanti kalau ya kalau sudah kangkung itu
- 25 harian 25 27 ya.
- Boleh ya Pak Saf ada pendengar yang dia
- mau nyumbang bibit.
- Nyumbang bibit boleh saja
- tapi akan lebih efektif berwakaf uang.
- Oke.
- Kalau bibitnya itu nilainya Rp50.000,
- silakan berwakaf uang. Rp50.000 wakafnya
- akan terus-menerus.
- Kalau berwakaf bibit, nanti bibitnya
- ditanam habis wakafnya.
- Oh, gitu ya.
- Ya, artinya tidak sudah dia menjadi
- semacam infak jadinya.
- Iya.
- Atau sedekah bibit gitu.
- Heeh. Ya, kalau tapi wakaf uang nilainya
- sama dengan bibitnya,
- nanti bibit juga kita akan beli dari
- sumber yang sudah teruji.
- Heeh.
- Yang selama ini kita sudah gunakan di di
- rumah, di halaman rumah dan sebagainya
- sudah teruji bahwa itu memang bibit
- bagus. Karena bibit ini menentukan, Mas
- Agus.
- Ini sedikit lebih ke pertanian. Kalau
- bibitnya enggak bagus
- itu nanti dia datang dengan kurus.
- ternyata bukan bukan jenis sawi hijau
- yang macam-macam. Jadi kita kecewanya
- harus menjadi
- mendorong kita untuk berhati-hati.
- Hm.
- Ya. Jadi nanti kira-kira 15 20 hari
- boleh lihat kebun rastil yang ini ya.
- Kalau ini sudah cocok bagus konsepnya
- bergulir cicilan ke wakaf juga lancar
- uang dari para wakif juga cukup. kita
- akan
- ee buka kesempatan juga untuk
- ikhwan lain untuk
- untuk berkebun.
- Berarti di sana mesti disediakan saung
- Pak Safri
- ada tempatnya.
- Oh ada
- ada namanya kita sebut shelter ya nanti.
- Nah satu lagi Mas Agus itu kita sediakan
- lima gulutan
- untuk anak-anak kita dari sekolah Islam
- Silaturahmi Islamic School untuk punya
- kebun sendiri. Di situ kita bantu bibit,
- pupuk dan sebagainya. Tapi mereka yang
- mengelola. Kemarin ada yang nanya ke
- saya, Pak Safril, ini ee Talas Pratama
- ini bagaimana
- progresnya, Pak Safril?
- Oke, Talas Pratama itu salah satu talas
- terbaik yang dimuliakan dari namanya
- Talas Papua. Rasanya enak sekali.
- Ee kalau mau beli tentu bisa dibeli
- langsung ke salah satu teman kita aktif
- yang aktif di silaturahim ya
- ee Bu Ani namanya. Tetapi untuk
- menanamnya memang perlu waktu. Tapi
- kalau pendengar ingin bibit boleh
- hubungi ke radio silaturahim nanti kita
- akan bantu sehingga Bapak Ibu bisa
- menanamnya. Waktu mau menanam
- Heeh.
- Kita akan bantu memberi bimbingan
- sehingga waktu kebun talas pratama itu
- bukan hanya sekedar talas yang ditanam
- tanpa perencanaan.
- Heeh.
- Tapi ada perencanaan kapan ditanam,
- bagaimana pertumbuhan dan sebagainya.
- Itu kita akan bantu insyaallah. Jadi
- kalau kebun sudah jadi nanti di kebun
- itu Pak Safril bisa jual teles pertama,
- bisa jual sayur-sayur hasil kebun rasil.
- Yang ini semua dikelola dari uang wakaf.
- Uang wakaf insyaallah.
- Masyaallah. Baik.
- Target target per bulan berapa?
- Target per bulan, Masel.
- Oke. Dari hitungan sederhana dengan kita
- panen setiap hari itu dua gulutan atau
- du gulutan setengah, kita akan
- memperoleh hasil kira-kira Rp230.000.
- Heeh. ya 1 hari.
- Heeh.
- Dari Rp230.000 itu ada potongan biaya
- dan sebagainya sekitar R0.000-an.
- Heeh.
- Sehingga ada ee keuntungan sekitar
- Rp10.000 per hari.
- Ya, dari situ kalau di tootal per bulan
- akan cukup untuk membayar mencicil
- wakaf.
- Heeh.
- Uang pinjaman wakaf.
- He.
- Memberi hasil ke wakaf.
- Heeh.
- Untuk menopang kegiatan dakwah
- silaturahim. He
- dana cadangan untuk pengembangan wakaf
- selanjutnya sudah kita hitung dengan
- baik.
- Kenapa, Mas?
- Berapa kintal?
- 1 hari itu dengan kira-kira dua gulutan
- itu bisa menghasilkan
- sekitar 30 sampai 40 kilo 1 hari.
- Apakah kangkung, apakah bayam, apakah
- pakai kurang lebih hitungannya seperti
- itu.
- 20 sampai 30 kilo
- sekitar 25 sampai 30 kilo. Dan kalau
- kita lihat sekilo kan 1 kilo itu
- kangkung kira-kira hampir tiga ikat ya.
- Heeh.
- 1 kilo tiga ikat. Jadi harganya
- Rp8.000-an lah 1 kilo atau Rp10.000 71
- kilo.
- Jadi sudah cukup untuk perolehannya itu
- untuk dan mengelolanya tiap hari hanya
- memanen dua atau tiga gulutan saja.
- Heeh.
- Menanam dua atau tiga gulutan saja. Jadi
- tidak luar biasa kerja keras kecuali
- waktu awalnya ini membuat kulutan.
- I
- dan kalau nanti
- ee pendengar pemirsa hadir mau langsung
- beli boleh kalau memang sudah umurnya
- ya. Heeh.
- Kalau kangkung baru umur 15 hari nanti
- rasanya juga belum cukup enak ya.
- Iya.
- Atau sawi
- jadi pas panen begitu.
- Pas panen dan itu tiap hari ada yang
- bisa dipanen kok.
- Ada bisa dipanen. Baik. Baik. Ikhwan dan
- akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa
- taala. Ee kita nampaknya sudah berada di
- penghujung acara. Nah, tadi sudah
- diundang sama Pak Safril. Ayo kita
- sama-sama kita bareng-bareng, kita
- saling gotong-royong. untuk berwakaf.
- Silakan Anda ee apa namanya? Berwakaf.
- Ada nomor rekening dari lembaga wakaf e
- silaturahim di Bank BSI di 2 duanya 4
- kali 2 222 3007
- 2-nya
- 4 kali 3037
- atas nama Lembaga Wakaf Silaturahim. Ada
- nomor telepon Pak Safril yang bisa
- dihubungi?
- Iya. Kalau ada yang membutuhkan
- penjelasan dan sebagainya silakan
- hubungi nomor telepon 0816.
- Heeh.
- 855.
- Heeh.
- 488.
- 00816
- 8548.
- Ya.
- Supaya tidak kecewa tolong di WA dulu
- Mas Agus. I
- siapa tahu kalau ditelepon
- takutnya lagi sedang macam-macam gitu ya
- atau lagi nyangkul
- atau jadi lagi nyangkul di
- kebun ya.
- Iya.
- Jadi kirim WA saja dulu insyaallah
- nanti dijawab
- akan dijawab
- di nomornya Pak Safril 0816
- 858
- 0816
- 858.
- Baiklah, ikhwan dan akhwat. Oh, ini dari
- Bapak Mukhtar. Bisakah minta nomor HP
- Pak Safril yang sedang tayang tentang
- wakaf? Tadi sudah disebutkan nanti saya
- ee kirimkan nomornya, Pak, di WhatsApp.
- Baik.
- Baik, Pak Safril. Mungkin tutup dengan
- kesimpulan.
- Baik,
- silakan.
- Penanggulangan kemiskinan ini adalah
- tanggung jawab kita semua.
- Kalau kita cernain Al-Qur'an, beberapa
- surat itu menekankan kepedulian kepada
- orang miskin.
- anak yatim, orang-orang yang kesukaran
- dan sebagainya.
- Maka salah satu cara adalah dengan
- berwakaf dan insyaallah wakaf itu akan
- abadi
- dan berapapun yang pendengar mampu untuk
- berwakaf bisa. Jadi dengan senantiasa
- memohon rida Allah, silakan berwakaf
- dengan niat untuk wakaf produktif
- sebagai bagian dari upaya
- penanggulangan kemiskinan. Sehingga
- sekurang-kurangnya saat ditanya Allah
- kita bisa jawab bahwa kita sudah ikut
- berperan dalam upaya penanggulangan
- kemiskinan melalui
- wakaf produktif.
- Apakah di lembaga wakaf silaturahim atau
- di mana saja pun. Tapi yang penting mari
- kita berwakaf semata-mata karena mencari
- rida Allah. Dan Allah sudah gambarkan
- gantinya adalah 700 kali lipat. Ditambah
- lagi dengan sekehendak Allah tambahannya
- seperti digambarkan di dalam surah
- Albaqarah ayat 261 tadi.
- Iya. Baik, terima kasih banyak Pak
- Safril. Jazakallah kami ucapkan ikhwan
- dan akhwat. Alhamdulillah ya kita sudah
- berada di akhir acara. Banyak sekali
- pelajaran yang bisa kita ambil bahwa
- wakaf bukan sekedar amal jariah biasa,
- namun instrumen ekonomi yang luar biasa
- untuk menanggul lagi kemiskinan. Wakaf
- yang dikelola dengan amanah,
- profesional, dan produktif bisa membuka
- lapangan kerja, meningkatkan
- kesejahteraan, dan menjadi sumber pahala
- yang tidak terputus baik bagi wakif,
- pengelola, maupun penerima manfaatnya.
- Semoga apa yang kita dengar hari ini
- menambah ilmu, membuka wawasan, dan
- menggerakkan hati kita semua untuk ikut
- berkontribusi dalam gerakan wakaf
- produktif. Terima kasih kami ucapkan
- kepada Pak Safril ee sebagai guru kita
- di siang hari ini dan juga kepada
- seluruh pendengar yang sudah
- berpartisipasi.
- Ditunggu di Kebun Rasil nanti bisa
- langsung bicara dengan Pak Safril.
- Sampai jumpa dalam program berikutnya.
- Kami mohon undur diri. Billahi taufik
- wal hidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.