Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail 0:11 [musik] 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:32 warahmatullahi wabarakatuh. 0:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. 0:35 Allahumma shi ala sayyidina Muhammad wa 0:37 ali sayidina Muhammad. Alhamdulillah 0:39 kita berjumpa lagi hari ini hari A Jumat 0:43 tanggal 15 Muharram 1457 Hijriah atau 18 0:46 Juli 2025. Kita jumpa lagi dalam 0:49 renungan di bawah nangun Al-Qur'an untuk 0:51 edisi tanya jawab. Silakan kirim 0:53 pertanyaan Anda ke 0811999 0:57 ee 720. Nanti akan dijawab oleh Ustaz 1:00 Husein insyaallah ya. Baik. Asalamu 1:02 Ustaz Husin. 1:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04 wabarakatuh. 1:05 Abang Ondi dan Algi juga mendampingi 1:07 kita. Baik, kita mulai acara ini dengan 1:08 membaca al-Fatihah. 1:11 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:18 Bismillahirrahmanirrahim. 1:24 Alhamdulillahirabbil 1:27 alamin 1:30 arrahmanirrahim. 1:35 Maiki yaumiddin. 1:40 Iyaka na'budu wa iyyaka nasta 1:45 ihdinasirathal 1:48 mustaqim 1:50 shathalladzina 1:53 an'amta alaihim 1:56 ghairil maghdubi alaihim waladin. 2:07 Alhamdulillah kita sudah baca alfatihah. 2:09 Nita dalam memahami apa-apa yang 2:12 diuraikan oleh ustazah. Baik, pertanyaan 2:14 pertama dari Ibu Inayah Ciputata. 2:16 Asalamuin. 2:17 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:19 Kalimat bismillah huruf ba adalah 2:21 alistianah. Apakah dimaksud dengan 2:24 al-istianah ustaz? 2:27 Bismillahirrahmanirrahim. 2:30 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 2:34 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 2:39 Assalamualaika ya rasulullah. Assalamu 2:42 ala ahli bait thyibin. 2:45 Wasalamu ala shabatikal gurril mayamin 2:51 wasairina ala nahjikal qawimi ila 2:54 yaumiddin. 2:57 Wasalamu alaina wa ala ibadillahi 2:59 shihin. Wasalamualaikum warahmatullahi 3:02 wabarakatuh. 3:03 Waalaikumsalam. Allahumma atina minika 3:06 rahmah waimna min ladunka ilman nafi 3:10 unfa bimaamta 3:13 wab'du menjawab pertanyaan Ibu Inayah ya 3:16 Ibu Inayah 3:18 pada saat seorang membaca 3:20 bismillahirrahmanirrahim 3:25 apa tujuan 3:27 dia memulai 3:31 pekerjaannya nya 3:33 memulai katakan bacaannya dengan membaca 3:37 bismillah. 3:39 Nah, para ulama mengatakan bahwa 3:43 ketika dia memulai membaca bismillah 3:51 maka maknanya abtadiu 3:55 musta'inan. 3:58 abtadiu ya 3:59 mustain 4:01 mustainan artinya aku memulai 4:03 pekerjaanku abtadiu amali atau abtadiu 4:07 qiroati mustahinan ya bismillah dengan 4:12 nama Allah 4:14 jadi ba di sini maksudnya ya menunjukkan 4:18 arti apa 4:21 mohon pertolongan dan bantuan Allah 4:24 subhanahu wa taala dengan menyebut dan 4:28 membaca nama Allah Subhanahu wa taala 4:32 agar pekerjaan kita ini berjalan dengan 4:34 apa? Dengan mudah, dengan lancar ya. 4:39 Diterima dan diberkahi oleh Allah 4:41 subhanahu wa taala. 4:44 Jadi mereka menafsirkan bahwa ba di sini 4:47 ya berarti istianah artinya mohon 4:51 bantuan. Mohon 4:53 bantuan. 4:54 Bantuan dan pertolongan. 4:56 Tapi sebetulnya 4:58 makna dari ba di sini bukan hanya 5:02 permohonan bantuan dan pertolongan, tapi 5:05 juga apa? 5:07 Kita sebagai hamba yang menerima karunia 5:10 yang tak terhingga dari Allah Subhanahu 5:12 wa taala 5:15 yang memberikan kita akal kemampuan 5:18 untuk bekerja. 5:21 Juga pada saat kita menikmati 5:23 nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada 5:25 kita, kita membaca nama Allah Subhanahu 5:27 wa taala dengan sendirinya. Ya, tujuan 5:31 kita membaca pada saat tujuan kita 5:34 menyebut nama Allah pada saat kita makan 5:36 dan minum dengan sendirinya bukan 5:40 berarti apa? Lil istianah. 5:44 Tapi kita makan minum ya dengan 5:46 menyebutkan nama Allah karena Allah 5:48 Subhanahu wa taala pencipta kita yang 5:51 menganugerahkan berbagai macam nikmat 5:54 nikmatnya kepada kita dengan sendirinya 5:58 menyebutkan nama Allah Subhanahu wa 6:00 taala. Kita memohon dari Allah Subhanahu 6:03 wa taala izin dan restunya untuk dapat 6:06 menikmati nikmat-nikmatnya 6:08 dan mohon kepada Allah untuk memberkahi 6:12 makanan yang Allah berikan kepada kita 6:15 dan juga berarti syukur kepadanya pada 6:17 saat kita menyebut nama Allah. Di 6:19 samping kita mohon izin dari Allah ya 6:22 untuk mencicipi nikmatnya juga ungkapan 6:25 syukur kita kepada Allah subhanahu wa 6:27 taala dan juga mohon kepada Allah 6:29 bantuannya. 6:31 agar apa yang kita makan menjadi 6:33 keberkahan, 6:34 kesehatan bagi kita semua. Jadi makna ba 6:38 di sini bukan hanya untuk memohon izin, 6:41 untuk memohon pertolongan. 6:43 Pada saat kita menyembelih seekor ayam 6:45 atau kambing ataupun sapi, 6:48 dengan sendirinya makhluk hidup ini kan 6:51 milik Allah. Allah Subhanahu wa taala 6:53 anugerahkan bagi kita. Kalau kita 6:55 memotong tanpa menyebutkan nama Allah, 6:57 ini merupakan sikap lancang. 7:00 kita mengambil sesuatu, menyembelih 7:02 sesuatu tanpa seizin pemiliknya. Maka 7:05 pada saat kita memotong sembelihan kita 7:08 dengan menyebutkan nama Allah, kita 7:11 menyebutkan nama pemiliknya, memohon 7:13 izin dari pemiliknya, 7:15 kemudian mohon kepada Allah Subhanahu, 7:18 mohon kepada Allah Subhanahu wa taala 7:20 untuk memberkahi apa-apa yang kita makan 7:24 dan juga sebagai ungkapan syukur kita 7:27 kepada Allah. Karena segala sesuatu 7:29 berasal dari Allah dan juga kembali 7:32 kepada Allah. Jadi bismillah sebetulnya 7:35 merupakan 7:37 simbol dari seorang yang bertauhid 7:40 kepada Allah Subhanahu wa taala yang 7:42 menyadari bahwa seluruh miliknya adalah 7:44 milik Allah. Maka dalam segala hal 7:47 selalu dia memohon izin dari Allah 7:50 sebagai ungkapan syukurnya dan juga 7:52 mohon kepada Allah untuk memberikan 7:55 kepadanya keberkahan pada apa yang 7:57 dimakan, yang diminum juga pada saat dia 8:00 membaca ataupun bekerja. Jadi ba di sini 8:03 bukan hanya berarti istianah tapi 8:05 mengandung makna yang amat mendalam di 8:08 mana kita menyadari dan mengakui semua 8:11 nikmat berasal dari Allah. 8:14 Maka kita memulai dengan menyebut nama 8:15 Allah dan juga mengungkapkan syukur yang 8:18 tak terhingga kepadanya. Wallahuam. 8:21 Baik, selanjutnya dari Bapak Syukur di 8:23 Purwakarta. Asalamualaikum, Ustaz Husin. 8:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 8:26 wabarakatuh. Apakah kita ee bertanya 8:29 masalah-masalah ilmu keislaman dengan 8:31 menggunakan chat GPT dan sejauh mana 8:35 akurasinya dan kesesuaiannya pada 8:38 Al-Qur'an dan hadis dari Bapak Syukur. 8:42 Bismillahirrahmanirrahim. 8:43 Rabbanaidna ilman waikna bihin. 8:50 Kita memanfaatkan GPT ya sebagai 8:55 bantuan merupakan hal yang baik. 8:59 Saya sering mencoba bertanya kepada GPT 9:04 apa-apa yang berhubungan dengan 9:06 ayat-ayat Allah? Bagaimana makna ayat 9:08 ini? 9:13 Uraaian yang diuraikan oleh GPT ternyata 9:17 mengandung uraian dan penjelasan yang 9:19 lebih simpel, lebih mudah dibandingkan 9:21 terjemahan-terjemahan yang terdapat 9:23 dalam apa? Terjemahan Departemen Agama 9:25 atau terjemahan Saudi Arabia. Dia 9:28 berikan terjemahannya. Kemudian dia 9:30 berikan kesimpulan 9:33 dari ayat tersebut merupakan hal yang 9:35 baik dan positif. 9:39 Begitu juga pada saat kita katakan 9:41 bertanya kepada GPT, bagaimana kita 9:45 menjadi orang yang bertakwa? Dia berikan 9:48 bimbingan petunjuk yang amat indah untuk 9:50 menjadi orang yang bertakwa. 9:53 Ini merupakan hal yang positif. 9:55 Tetapi walaupun demikian ya kita tidak 9:59 mungkin menyamakan antara GPT dengan 10:02 kitab Allah. 10:05 Dengan apa? Dengan kitab Allah. dan 10:07 petunjuk rasul-Nya. Oleh karena itu, 10:10 kita memanfaatkan GPT ya dengan 10:14 sebaik-baiknya, tapi yang kita rasakan 10:16 salah ya dengan sendirinya kita hindari. 10:20 Dalam segala hal kita mengambil yang 10:22 baik, yang jernih, sedangkan yang kotor 10:25 kita sisihkan. Oleh karena itu apabila 10:28 kita memanfaatkan GPT ya mengenai satu 10:31 informasi jangan kita telan begitu saja. 10:35 hendaknya kita kalau bisa bertanya 10:38 kepada yang ahli apakah betul 10:41 terjemahan, uraian dan maksud yang 10:43 diterangkan oleh GPT. 10:47 Jadi, dalam hal ini kita harus memahami 10:49 betul-betul bahwa apa yang diuraikan 10:52 oleh GPT tidak bersifat sakral, 10:56 tapi tergantung kecocokan 10:58 dengan kebenaran. Dan tolak ukur 11:01 kebenaran dalam agama kita adalah kitab 11:03 suci Al-Qur'an dan petunjuk nabinya 11:05 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 11:07 wasallam. 11:09 Jadi kalau ada yang meragukan, ada yang 11:11 tidak jelas, fas'alu ahladzikri in 11:13 kuntum laun. Tanya pada ahlinya, 11:17 mereka-mereka yang berilmu, yang 11:19 bertakwa kepada Allah subhanahu wa 11:21 taala. 11:22 Dan perlu kita ingatkan kepada para 11:24 ustaz, 11:26 para kiai, 11:28 para habaib, begitu juga kepada para 11:32 guru agar mereka tidak bicara 11:36 sembarangan. 11:38 Karena apa yang mereka sampaikan 11:41 mudah sekali untuk dicek 11:44 apalagi untuk kalangan yang 11:45 berpendidikan. mereka dapat membuka GPT 11:49 lalu membandingkan apa yang disampaikan 11:51 dengan fakta-fakta yang dipaparkan oleh 11:53 GPT. Kalau seandainya mereka berbicara 11:56 tanpa dasar, tanpa ilmu, ya tanpa 12:00 argumen, mereka akan jatuh di mata para 12:04 pengikut mereka. 12:06 Kepercayaan masyarakat akan hilang dan 12:08 mereka akan kehilangan legitimasi 12:11 mereka. Oleh karena itu, hendaklah 12:13 setiap orang berbicara berbicara atas 12:15 dasar ilmu, atas dasar kebenaran. Jangan 12:19 suka menyebarkan kebohongan atau ikut 12:22 menyebarkan berita-berita hoa seperti 12:25 yang saya jumpai pada sebagian media 12:29 dakwah, 12:31 baik melalui YouTube-nya, 12:33 baik itu melalui ee Facebook-nya, 12:36 Instagram-nya. 12:38 Banyak sekali waliyadubillah 12:40 cerita-cerita, berita-berita hoa bahkan 12:43 menjurus ke arah fitnah. 12:46 Jadi hendaknya bicaralah sesuai dengan 12:49 pengetahuan kita. Wala takfu ma 12:51 laisaraka bihi ilmun. Jangan bicara 12:54 tanpa dasar ilmu. Jadi pada saat ini 12:57 ulama-ulama, kiai, para habaib, para 13:00 ustaz ya mereka sebetulnya akan apa? 13:04 apa yang mereka bicarakan akan dicompare 13:07 dengan data-data yang mereka baca, 13:09 mereka terima dari GPT. Jadi hati-hati 13:12 kontrol pengawasan terhadap apa yang 13:16 mereka ucapkan, pernyataan yang mereka 13:18 nyatakan bukan lagi seperti dulu 13:20 diterima oleh mereka yang kosong dan 13:23 ditelan begitu saja. Sekarang mereka 13:26 bisa melakukan komparasi. 13:28 Jadi hendaklah kita berhati-hati jangan 13:31 sampai kita menodai kehormatan agama 13:33 kita dengan kebohongan dan hoa hoax yang 13:37 kita sebarkan. Wallahuam. 13:39 Baik, selanjutnya dari Ibu Sri Ningsi di 13:41 Banyuwangi. Asalamualaikum Husin. 13:43 Waalaikumsalam warahmatull. 13:44 Apakah mungkin seseorang melakukan 13:46 syirik tanpa menyadarinya? Seperti 13:48 apakah bentuk syirik dalam kehidupan 13:51 modern? 13:55 Bismillahirrahmanirrahim. 13:56 Ada sebuah riwayat berbunyi, "Asyirku 13:59 billah akhfa min dabibi namlatin sauda 14:06 ala sakhratin e sauda fi lailatin 14:10 dolma." 14:13 Asyirku billah akhfa min namlatin sauda 14:17 ala shrin 14:19 somma fi lailatin dolma. Syirik ini 14:22 lebih halus daripada semut hitam di atas 14:25 batu hitam pada saat malam yang gelap 14:28 gulita. 14:31 Karena syirik ini wali iyadzubillah 14:34 berasal dari bisikan dan tipu daya 14:37 setan. Dan setan sebagaimana yang 14:40 Al-Qur'an sebutkan ya, di antara 14:43 kebiasaannya 14:45 adalah apa? Bersembunyi. Tidak berani 14:48 tampil secara terang-terangan. Oleh 14:50 karena itu kita berlindung 14:53 azubirabbinnas malikinnas ilahinnas min 14:56 syarril waswasil kh alwas alkhannas yang 15:00 bersembunyi halus 15:03 pada saat orang beramal yang dilakukan 15:06 amal kebaikan 15:08 setan bisa masuk ke dalam hatinya ya 15:12 untuk apa mengalihkan tujuan dari 15:14 amalnya yang tadinya lillah dengan 15:16 sedikit pujian sanjungan dia lupa. 15:20 Akhirnya amal yang dimaksudkan untuk 15:23 Allah mulai dengan bisikan setan membuat 15:26 dia bangga, membuat dia menyebutkan 15:29 tanpa dia sadari. 15:32 Akhirnya kehilangan manfaat dari apa? 15:34 Dari amalnya. 15:38 Masuk dalam syirik sagir yaitu riya. 15:41 Begitu juga 15:44 pada saat orang 15:47 mengaku beriman kepada Allah. 15:49 mengaku beriman kepada Allah, 15:51 beriman kepada kitabnya sebagai pedoman 15:54 hidup. Tapi ternyata iman hanya sebatas 15:58 ucapan atau sebatas katakan makrifah 16:00 dalam hatinya, tapi tidak mempengaruhi 16:03 perilakunya. Di mana dalam jalan 16:05 hidupnya dia tidak mengikuti sama sekali 16:07 kitab Allah dan petunjuk Rasul-Nya, tapi 16:10 dia mengikuti gaya hidup orang yang 16:12 tidak beriman. Ini juga bahagian dari 16:14 syirik. Bahagian dari sy 16:16 syirik. 16:17 Syirik. 16:18 Karena apa? Karena dia mengaku beriman 16:22 pada Allah, beriman kepada kitabnya, 16:24 tapi dalam kehidupannya tidak mengacu 16:27 kepada kitab Allah. Padahal kitab Allah 16:29 bukan hanya untuk dibaca dengan suara 16:31 yang indah atau untuk dihafal, tapi 16:32 untuk dijadikan sebagai pedoman hidup. 16:35 Hingga Allah berfirman, "Waman lam 16:37 yahkum bima anzalallah faulaika humul 16:39 kafirun." Siapa yang tidak mau menerima, 16:43 memutuskan 16:45 dalam ee kehidupannya dengan hukum 16:48 Allah, Allah nyatakan mereka sebagai 16:50 orang yang kafir. 16:51 Dengan sendirinya ini berlaku oleh 16:53 berlaku kepada orang-orang yang punya 16:55 kemampuan wewenang. Dia gantikan hukum 16:59 Allah Subhanahu wa taala dengan hukum 17:01 selainnya. 17:03 Tapi kalau masyarakat awam yang tidak 17:04 punya wewenang, mereka tidak terkena 17:06 sanksi ini. Tapi yang punya wewenang 17:09 untuk menegakkan hukum Allah, lalu dia 17:11 menolak dan digantikan dengan yang lain, 17:14 dia masuk dalam kategori orang yang 17:16 kafir. Artinya ingkar kepada Allah 17:18 walaupun dia mengaku bersumpah sebagai 17:20 seorang muslim. 17:24 Syirik ini betul-betul amat banyak. 17:28 pada saat dia menggantikan 17:30 apa yang datang dari Allah Subhanahu wa 17:33 taala yang bertujuan untuk menyatukan 17:36 umat digantikan dengan nama-nama 17:39 slogan-slogan dan atribut-atribut ya 17:43 yang menggantikan apa yang datang dari 17:45 Allah dengan selainnya hingga umat 17:47 terjerumus dalam fitnah perpecahan. Ini 17:49 masuk juga dalam kata syirik. H 17:52 sebagai contoh, Allah Subhanahu wa taala 17:56 memberikan nama untuk kita sebagai 17:58 identitas, yaitu al-Islam 18:01 dan muslim. 18:03 Allah berfirman, 18:05 "Waraditu lakumul islama dina." Allah 18:08 juga tegaskan, "Innaddinaallahil 18:11 islam." 18:12 Begitu juga Allah tegaskan 18:19 yang diterima di sisi Allah 18:22 sebagai agama dan pedoman hidup yang 18:25 mengatur kehidupan kita adalah Islam 18:27 yang artinya berserah diri secara penuh 18:30 kepada Allah. 18:32 Barang siapa yang 18:35 mengikuti 18:37 agama yang bukan Islam yang dasarnya 18:40 patuh tulus berserah diri kepada Allah, 18:43 sekali-kali tidak akan diterima di sisi 18:45 Allah dan di hari akhirat dia termasuk 18:47 orang yang merugi. 18:51 Dan nama Islam ini bukan nama baru dari 18:54 mulai masa nabi kita. Tapi nabi-nabi 18:56 sebelumnya semua mengajak orang untuk 18:58 mengislamkan diri mereka kepada Allah. 19:00 Sebagaimana Allah berkata pada Ibrahim, 19:03 idola lahu rbuhu aslim qala aslamtu 19:06 lirabbil alamin. Ini merupakan nama yang 19:09 Allah berikan kepada kita yang 19:11 [berdehem] Allah ridai. Sedangkan 19:13 nama-nama lain bukan datang dari Allah 19:16 dan tidak menjamin keridaan Allah 19:18 Subhanahu wa taala. 19:20 Apalagi kalau menggantikan nama ini yang 19:23 menjerumuskan umat dalam fitnah dan 19:25 perpecahan. 19:29 Oleh karena itu, mari kita kembali semua 19:33 ya kepada identitas yang Allah berikan 19:36 kepada kita. Bahkan Rasul mengajarkan 19:38 kepada kita doa untuk menekankan, 19:41 menegaskan masalah ini. Roditu billahi 19:44 rban wabil islami 19:47 dinan wabi Muhammadin nabian wa rasula. 19:50 Aku rida ya Tuhanku yaitu Allah sebagai 19:55 apa? Sebagai Rabbku. 19:57 Allah bukan hanya Tuhan yang aku sembah 19:59 tapi yang membimbing menuntun dan 20:02 mengatur hidupku dengan hukum-hukum dan 20:05 aturan yang Allah berikan. 20:08 Wabil islami dina Islam sebagai agamaku. 20:11 Wabi Muhammadin nabiyan wa rasula. Dan 20:13 Muhammad sebagai nabi dan rasul. Islam 20:16 rukun-rukunnya jelas. 20:19 Kemudian fondasinya keimanannya juga 20:21 jelas. Kalau kita umat Islam mau bersatu 20:24 dalam Islam, 20:26 menanggalkan pakaian-pakaian 20:29 golongan ya yang memecah belah kita, 20:32 merobohkan sekat-sekat di antara kita 20:35 bersatu dalam Islam, berserah diri 20:37 kepada Allah. Apabila perbuatan kita, 20:40 sikap kita, tindak tanduk kita 20:42 bertentangan dengan apa yang Allah 20:44 turunkan dalam kitabnya, kalau kita 20:45 sebagai muslim kita rela untuk 20:47 memperbaikinya. Jangan mengatakan, "Saya 20:49 ikuti nenek moyang saya. Saya ikuti guru 20:52 fulan, ustaz fulan atau kiai fulan atau 20:55 habib fulan, tidak. Mereka semua harus 20:57 tunduk kepada Allah. Oleh karena itu, 21:01 radio silaturahmi ini membangun hubungan 21:04 atas dasar iman dan Islam, bukan atas 21:07 dasar kelompok, sekte, mazhab atau 21:11 partai. Karena semua ini tidak sama 21:14 sekali memiliki dasar dan rujukan yang 21:16 berasal dari Allah maupun dari 21:18 Rasul-Nya. 21:20 Jadi kita ingin betul-betul membersihkan 21:22 kehidupan kita kaum muslimin dari 21:24 sebab-sebab pertentangan perselisihan 21:27 yang membuat kita terjer rumus dalam 21:29 kebencian. Nah, pandangan kita terhadap 21:31 Imam Syafi'i, Maliki, Hambali sebagai 21:33 guru-guru ya yang memimpin 21:38 umat pada masa hidup mereka dan mereka 21:41 tidak pernah sama sekali mengajak orang 21:43 untuk menjadikan mereka sebagai atribut 21:47 bagi para pengikuti. Tetap mereka 21:49 termasuk Rasul, para sahabat mengajak 21:52 kepada Allah. Jadi orang yang suka 21:54 bertepuk dada, membanggakan kelompok dan 21:57 golongannya, yakin bahwa dia orang 21:59 musyrik. 22:01 Dan bukan saya yang bicara, tapi Allah. 22:03 Wala takunu minal musyrikin. Jangan kamu 22:06 tergolong orang musyrik. Kalau tidak 22:08 salah ayat 31 dari surat Rum. Jangan 22:11 sekali-kali kalian tergolong dari orang 22:14 musyrik. Siapa mereka ya Allah? 22:16 Minalladzina farquinahum. Yaitu mereka 22:19 yang memecah belah agama mereka. 22:22 Wanu Syia. Akhirnya mereka 22:24 bergolong-golongan. Kullu hizbin 22:26 bimaadahim farihun. Tiap hizib, tiap e 22:29 kelompok merasa bangga dengan apa yang 22:31 ada pada mereka. 22:33 Jadi kata Syiah, jamak dari Syiah itu 22:36 adalah artinya pengikut. 22:39 mereka mendirikan kelompok ya dengan 22:41 doktrin-doktrin yang mereka ikuti. Jadi 22:44 sebetulnya kata Syiah bukan hanya 22:46 berlaku kepada Syiah Iran, berlaku 22:50 kepada Syiah di Yaman, tidak. 22:53 Tapi berlaku untuk setiap kelompok. 22:57 Jadi sekarang ahlusunah yang menamakan 23:00 sebagai Ahlusunah sebagai mazhab ya, 23:03 bukan sebagai acuan yang merujuk kepada 23:06 sunah Rasul, mereka juga Syiah. 23:08 Hm. 23:09 Salafi juga Syiah. 23:12 Semua adalah Syi Syiah. 23:15 Nah, baru betul-betul mereka akan 23:17 diterima oleh Allah dan disambut oleh 23:19 Allah kalau mereka semua kembali kepada 23:21 Allah, bersatu dalam Islam. Kalau tidak, 23:25 saya khawatir mereka masuk dalam 23:27 kategori orang-orang yang 23:28 mempersekutukan Allah. Allah berikan 23:30 nama yang indah, berikan jalan hidup 23:32 yang indah, turunkan kitabnya sebagai 23:35 buku undang-undang. Mereka tinggalkan, 23:37 mereka gantikan dengan doktrin-doktrin. 23:41 Satu dari salaf, 23:44 satu juga dari riwayat-riwayat 23:46 yang bertentangan dengan petunjuk Allah 23:48 yang mengajak kita kembali kepada Allah 23:50 subhanahu wa taala. Maka dengan tegas 23:53 Allah mengatakan, "Innalladzina farraqu 23:55 dinahum wau syiasta minhum fi 23:59 sesungguhnya mereka-mereka yang memecah 24:01 belah agama mereka hingga mereka 24:03 bergolong-golongan terpecah-pecah. kamu 24:05 bukan dari mereka. Artinya kamu bukan 24:08 pemimpin mereka, mereka bukan 24:10 pengikutmu. Ini yang saya sampaikan 24:13 bukan pendapat mazhab, bukan juga ucapan 24:16 rasul, tapi firman dari Allah yang 24:20 menekankan bahwa seorang baru tauhidnya 24:23 akan diterima 24:26 pada saat dia mentauhidkan kalimahnya 24:28 dalam tauhid, menyatukan kalimahnya, 24:30 hatinya dalam bertauhid. Jadi mengajak 24:33 kita berjamaah. 24:35 bekerja sama saling mencinta di jalan 24:37 Allah. Inilah merupakan slogan semboyan 24:41 hidup yang selalu kita kumandangkan. 24:44 Mudah-mudahan hingga akhir hayat kita 24:46 tidak dicemari nodari oleh fanatisme 24:49 bergolongan dan berkelompok, tapi kita 24:51 memandang semua kaum muslimin adalah 24:53 saudara kita. Kita mengajak bukan 24:55 mencaci, bukan mencerca tapi mengajak 24:59 untuk bersama-sama berkumpul di jalan 25:01 Allah. 25:02 bukan sebagai pengikut, tapi sebagai 25:05 sahabat dan teman perjalanan. 25:07 Sebagaimana Nabi memandang orang yang 25:10 beriman kepadanya sebagai 25:12 sahabat-sahabat beliau yang mulia yang 25:15 berjuang menuju Allah. Ini yang kita 25:17 inginkan. Wallahuam. 25:19 Baik, selanjutnya dari Bapak Ali Basah 25:21 di ISAB Bumi. Asalamualaikum Ustaz 25:22 Husin. 25:23 Waalaikumsalam warahmatullahi. 25:24 Izin bertanya. Ketika membaca Al-Qur'an, 25:26 selawat atau zikir atau tasbih yang 25:28 dipandang baik oleh Allah banyak 25:30 jumlahnya atau keikhlasannya. Sedangkan 25:33 ada zikir dan selawat yang jumlahnya 25:35 ratusan. Bagaimana tanggapan Pak Ustaz 25:37 demi kebaikan untuk hambanya? Mohon 25:39 penjelaannya. 25:41 Bismillahirrahmanirrahim. 25:43 Pada saat kita membaca Al-Qur'an, 25:47 Allah Subhanahu wa taala bukan melihat 25:50 banyaknya ayat yang kita baca, 25:53 tapi Allah Subhanahu wa taala 25:55 perintahkan kita pada saat membaca 25:57 Al-Qur'an ya atau mendengarkan Quran 26:00 dibacakan untuk kita renungkan. 26:04 Kita diperintahkan untuk tidak 26:06 tergesa-gesa tapi membacanya dengan 26:08 tartil. 26:10 Kalau kita membaca satu juz dengan 26:12 cepat, tartil hanya sekitar 20 ayat. 26:16 Sambil diapi lebih berharga yang 10 20 26:19 ayat ini daripada satu juz yang kita 26:21 baca tanpa adab membacanya sebagaimana 26:24 yang diajarkan Allah. Karena Allah 26:26 berfirman, "La tuhar bihi lisanaka ljal 26:30 bih." Jangan kamu gerakkan lidah kamu 26:33 dalam membaca Al-Qur'an dengan 26:34 tergesa-gesa. 26:37 Inna alaina jam'ahu wa qurana. 26:40 Sesungguhnya menjadi tugas kami untuk 26:42 apa? 26:44 Mengumpulkan Al-Qur'an. Jadi kamu tidak 26:46 perlu khawatir akan lupa. Allah yang 26:48 kumpulkan Quran baik dalam hati Nabi 26:51 kita maupun apa ditulis ya 26:55 pada saat diturunkan sebagaimana yang 26:57 Rasulullah perintahkan kepada para 26:59 sahabatnya. 27:01 wa quranah dan tugas kami juga untuk 27:03 mengajarkan bagaimana cara membacanya. 27:06 Faidza qonahu fattabi qurana. Kalau kami 27:09 membacakan Al-Qur'an, ikuti cara 27:11 membacanya. 27:14 Nah, Allah mengajarkan kepada rasulnya 27:16 warattil qurana tartila. Baca Al-Qur'an 27:18 dengan tartil. Jangan tergesa-gesa. 27:22 Sebagai contoh, kita membaca Al-Fatihah. 27:25 Bismillahirrahmanirrahim. 27:28 Alhamdulillahi 27:30 rabbil alamin 27:32 arrahmanirrahim. 27:34 Tidak harus orang menyanyikannya dengan 27:36 apa? Dengan nyanyian yang 27:37 bermacam-macam, tapi dibaca dengan 27:39 tertil, tidak tergesa-gesa sambil 27:42 meresapi maknanya. 27:44 Itu merupakan ee cara membaca yang 27:48 diajarkan oleh Rasulullah sallallahu 27:51 alaihi wasallam sebagaimana yang Allah 27:53 ajarkan kepadanya. 27:56 Baik itu kita memenuhi hukum tajwidnya, 28:00 idghamnya, ikhfanya, ikhlnya, begitu 28:03 juga panjang dan pendeknya. Karena semua 28:06 ini berpengaruh terhadap makna dari ayat 28:08 yang kita baca. Nah, pada saat kita 28:11 bertasbih juga 28:13 kalau kita bertasbih di masjid membaca 28:16 tergesa-gesa subhanallah, subhanallah, 28:18 subhanallah, subhanallah, ini bacaan 28:20 yang sama sekali tidak masuk ke dalam 28:22 hati. 28:26 Bacaan yang baik kita baca pelan-pelan. 28:28 Subhanallah, 28:30 subhanallah, subhanallah sambil kita 28:32 resapi masuk ke dalam hati. Akan 28:35 berpengaruh terhadap seluruh sel-sel 28:38 tubuh kita pada saat membacanya. Sel-sel 28:40 tubuh kita, darah kita, ya semua ya yang 28:45 berhubungan dengan tubuh kita akan 28:46 dipengaruhi dengan apa? Dengan bacaan 28:49 kita. Jadi baca subhanallah, 28:52 subhanallah, subhanallah. Kalau kita 28:54 tergesa-gesa tidak usah baca 33. Baca 28:57 subhanallah 10 kali. Sebagaimana dalam 28:59 riwayat Bukhari. Subhanallah. 29:01 Subhanallah. Subhanallah. Kemudian 29:04 alhamdulillah. Alhamdulillah. 29:06 Alhamdulillah. Allahu akbar. Allahu 29:09 akbar. Allahu akbar. 29:12 Jadi baca sambil meresapinya lebih utama 29:14 daripada kita banyak membaca tapi tanpa 29:18 kita resapi. Imam Ali mengingatkan kita, 29:21 "Jangan pikiran kamu, perhatian kamu 29:23 tertuju untuk membaca Al-Qur'an 29:26 sebanyak-banyaknya tanpa kamu resapi." 29:29 Alladzina atainahumul kitab yatlunahu 29:32 haqqo tilawati ulaika yumminuna bih. 29:35 Orang yang kami berikan Alkitab, mereka 29:38 baca, mereka renungkan dengan 29:39 sebaik-baiknya. Merekalah orang-orang 29:41 yang benar-benar beriman. Jadi, baik itu 29:43 bertasbih, berzikir, berselawat, jangan 29:46 tergesa-gesa resapi yang kita baca 29:49 dari tasbih, tahmid, takbir. Tasbih akan 29:52 mensucikan jiwa kita dari buruk sangka 29:55 terhadap Allah yang kita yakini pada 29:58 saat itu Allah yang maha suci, yang maha 30:00 sempurna, yang maha bijaksana, maha 30:02 pengasih penyayang, dan tidak pernah 30:04 menzalimi hambanya. Sedangkan 30:06 alhamdulillah merupakan puja-puji yang 30:09 dipanjatkan langit bumi kepada Allah 30:12 yang maha mulia. Kita sebagai hamba-Nya 30:15 yang berhutang dengan seluruh nikmat 30:17 hidup kita kepada Allah sewajibnya kita 30:20 membaca alhamdulillah 30:22 yang membuat hati menjadi tentram, 30:24 bahagia, penuh dengan rasa syukur. 30:27 Sedangkan 30:30 lailahaillallah yang merupakan 30:33 pengulangan dari baiat kita. kepada 30:36 Allah. Kemudian 30:39 Allahu Akbar. 30:41 Orang kalau meresapi Allahu Akbar, dia 30:43 akan merasakan semua dalam hidup ini 30:46 selain Allah kecil. Termasuk dukanya, 30:49 kegelisahannya, keresahannya, cobaan dan 30:51 tantangan hidupnya. Dengan Allahu Akbar 30:54 kita melihat segala sesuatu berubah 30:56 menjadi apa? Tidak berarti di hadapan 30:58 kebesaran dan keagungan Allah. Begitu 31:01 juga berhadapan dengan para pembesar, 31:03 para penguasa. 31:05 yang kuat, yang menakutkan. Begitu kita 31:07 ucapkan Allahu Akbar, kita melihat 31:09 mereka sebagaimana 31:12 kedudukan mereka sebagai hamba. Oleh 31:15 karena itu, dalam salat kita berulang 31:16 kali bertakbir, tujuannya untuk apa? 31:19 Tujuannya untuk betul-betul kita 31:20 meresapi kebesaran keagungan Allah. 31:23 Kemudian juga kita melihat selain Allah 31:27 Subhanahu wa taala sesuai dengan 31:29 kedudukan yang sama dengan kita. Yang 31:32 kaya tidak lebih mulia dari yang miskin. 31:34 Yang kuat tidak lebih mulia dari yang 31:36 lemah. Yang berilmu tidak lebih mulia 31:38 dari yang bodoh. Kecuali dengan iman dan 31:40 takwanya kepada Allah Subhanahu wa 31:42 taala. Wallahuam. 31:43 Baik, selanjutnya dari Bapak Abdul 31:45 Salam. Salam Husin. 31:47 Waalaikumsalam warahmatullahi. 31:49 Saya bertanya tentang Alawi keturunan 31:51 dari Rasulullah. Dari dari yang mana ya? 31:54 Dari Bapak Abdul Salam. 31:56 Bapak Abdus Salam ya selama ini kan 32:00 banyak ya. 32:02 Banyak pembicaraan mengenai keabsahan 32:06 nasab dari Balwi 32:10 yang datang dari saudara Imat. 32:15 Sebetulnya sebelumnya pun ya telah ada 32:18 isu seperti ini. 32:23 Nasabwi di sini kembali kepada 32:26 Rasulullah sallallahu alaihi wa alihi 32:28 wasallam ya 32:30 dari keturunannya Rasul yang berasal 32:32 dari apa? Dari Habar Maut karena merujuk 32:36 kepada kakek mereka Alwi ya yang 32:39 terhubung kepada keluarga Rasul di atas. 32:46 Dan mereka terbagi-bagi ya di Indonesia 32:50 ya seperti marga Al-Attas, Al-Idrus, 32:55 Al-Syahab ya 32:57 mereka terhubung 33:01 kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa 33:03 wasallam melalui kakek-kakek mereka yang 33:05 terdapat di Habar Umud. Sedangkan 33:07 saudara Imat mempertanyakan 33:10 mempertanyakan 33:12 salah seorang yang diragukan katanya 33:15 bukan merupakan apa? Keturunan Rasul. 33:19 Orang tersebut bernama Ubaidillah 33:23 dan dia dimakamkan sebetulnya di 33:25 Hadrumah di tempat yang bernama Bor. 33:27 Sampai sekarang masjidnya makamnya pun 33:29 masih ada. 33:32 Tuduhan yang dilontarkan oleh saudara 33:35 Imat ini atas dasar 33:40 dugaan-dugaan yang bersumber dari 33:42 sebagian buku yang tidak ditulis pada 33:46 masa 33:48 orang yang disebutkan nama itu dicurigai 33:51 namanya. Setelah beberapa ratus tahun 33:54 baru buku tersebut ditulis. 33:57 Nah, buat para baw sebetulnya nasab ini 34:00 merupakan amanat, beban, dan tanggung 34:02 jawab. Bukan kebanggaan. 34:06 Bagi para balwi atau para habaib ini 34:08 amanat nama ini sebetulnya bukan 34:10 merupakan kebanggaan yang membuat mereka 34:12 sombong atau lebih baik daripada yang 34:14 lain atau lebih mulia. Ini merupakan 34:16 amanat dengan nasab ini yang 34:18 menghubungkan mereka kepada Rasulullah 34:20 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 34:23 Maka seharusnya mereka lebih baik dari 34:25 yang lain. Dalam kebaikan terdepan, 34:29 dalam keburukan mereka terjauh, mereka 34:32 juga memperlakukan manusia sebagaimana 34:34 Rasul memperlakukan manusia. Rasul 34:37 memperlakukan manusia dengan mulia. Nah, 34:39 kalau mereka betul-betul merupakan 34:41 keturunan Rasul ya dari jalur ibu yaitu 34:46 dari Al-Husain atau Al-Han 34:49 bin Ali, ibu mereka Asayidah Fatimah 34:52 putri Nabi kita Muhammad sallallahu 34:54 alaihi wa alihi wasallam. Kalau 34:56 betul-betul mereka merasa terhubung 34:59 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 35:01 wasallam, seharusnya mereka mencontoh 35:04 kakek mereka bagaimana memperlakukan 35:06 manusia, bagaimana berbicara kepada 35:09 mereka, bagaimana 35:11 hidup sebagai pelayan yang melayani 35:13 manusia dan mengangkat mereka dari 35:16 kehinaan menuju kemuliaan, dari 35:18 kegelapan menuju kehidupan yang 35:20 terangpenerang. 35:22 Adapun hanya sekedar nasab yang 35:24 menghubungkan mereka dengan rasul, tapi 35:27 amal yang bertentangan dengan Nabi kita 35:29 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 35:31 wasallam ini tidak akan menyatukan 35:33 mereka bersama rasul. 35:37 Mereka tidak akan dikumpulkan bersama 35:39 rasul bahkan mereka akan memikul beban 35:42 yang amat berat di sisi Allah Subhanahu 35:45 wa taala. Oleh karena itu, dalam 35:47 perdebatan antara saudara Imat 35:51 dan lain-lainnya, begitu pula 35:53 pernyataannya 35:54 yang diucapkan bahwa Alwi tidak 35:57 terhubung dengan Rasulullah sallallahu 35:59 alaihi wasallam. Bagi saya ya ini 36:03 merupakan hal yang tidak penting. 36:07 Tapi sebetulnya pernyataan saudara Imat 36:10 ini berbahaya sekali. 36:12 Karena apabila seorang mengaku ya 36:16 mengaku tanpa dasar kebenaran bahwa dia 36:19 terhubung nasabnya dengan rasul ini wali 36:22 iyadzubillah merupakan orang yang 36:23 dilaknat bahkan terjerumus dalam 36:26 kekafiran. Malun manintasaba iliri abih 36:30 dikutuk orang yang menasabkan dirinya 36:32 kepada bukan orang tuanya. 36:35 Kemudian sebaliknya kalau orang menudus 36:38 nasab seseorang tidak benar ini juga 36:40 masuk dalam kekafiran. Berarti saudara 36:43 iman ketika mengatakan bahwa nasab 36:45 Baalwi tidak benar antara dua 36:49 kalau dia benar ya pada tuduhannya 36:53 berarti Ba Alwi ini ya telah menasabkan 36:55 diri mereka secara tidak benar kepada 36:57 siapa? Kepada Rasulullah maka mereka 37:00 orang-orang yang kafir dan dikutuk oleh 37:02 Allah. 37:05 Sebaliknya kalau tuduhan saudara imat 37:08 tidak benar, ternyata betul-betul nasab 37:11 mereka terhubung, sedangkan dia 37:13 melontarkan fitnah, mengatakan bahwa 37:15 nasab mereka tidak benar, maka kekafiran 37:18 balik kepadanya. 37:20 Kekafiran balik kepadanya. Jadi kalau 37:21 seorang mengkaf mengkafirkan seseorang 37:24 maka kekafiran ini kalau bukan kepada 37:27 yang dikafirkan, maka kepada yang 37:29 mengkafirkan. Jadi apa yang dilakukan 37:31 saudara imat ini merupakan sesuatu yang 37:33 besar bukan permainan. 37:36 Artinya 37:38 kalau dia benar maka para balwi yang 37:41 mengaku sebagai cucu Rasulullah 37:43 orang-orang yang menisbatkan diri mereka 37:45 secara bohong maka mereka orang yang 37:47 dikutuk oleh Allah. Tapi kalau tidak 37:51 justru saudara imat yang menuduh tanpa 37:53 dasar kebenaran, maka dia yang termasuk 37:55 orang yang dikutuk oleh Allah Subhanahu 37:57 wa taala. 37:59 Jadi hati-hati dalam hal ini. Tapi kalau 38:01 buat saya pribadi ya ini merupakan 38:05 tanggung jawab, amanat. Bahkan kita 38:07 merasa malu untuk mengaku sebagai cucu 38:09 Rasulullah kalau kelakuan kita tidak 38:11 lebih baik dari orang lain. Sampai Al 38:14 Habib Abdullah bin Albi Al Haddad 38:16 mengatakan, "Wfaul aslu min hasyimin kan 38:20 nafsu min bahilah." Apa artinya? Seorang 38:23 mengaku dari keluarga Hasyim itu kakek 38:26 Rasulullah mengaku sebagai turunan 38:28 Rasulullah. Sedangkan jiwanya bukan 38:30 berjiwa mulia seperti jiwa Rasulullah 38:33 tapi jiwa suku Bahilah yang rendah, yang 38:37 kikir, 38:39 yang jauh dari kemuliaan. 38:41 Oleh karena itu, apabila kamu mengaku 38:43 sebagai keturunan orang mulia, maka 38:45 buktikan melalui perilaku kamu, sikap 38:48 kamu. Bukan menunjukkan kesombongan, 38:50 merasa diri lebih baik dari orang lain, 38:53 membedakan dirinya dari orang-orang di 38:55 sekitarnya. Ini bukan perilaku yang 38:58 diajarkan Rasul, tapi ini perilaku iblis 39:01 yang menganggap ana khairun minhu. Saya 39:03 lebih baik daripadanya. 39:06 minarinahuin. 39:08 Engkau ciptakan saya ya Allah dari api. 39:10 Kau ciptakan dirinya dari tanah. Seorang 39:13 menjadi ketunan rasul bukan pilihannya. 39:16 Itu merupakan ketentuan Allah. Oleh 39:19 karena itu, apa yang mau dibanggakan? 39:21 Apa yang mau dibanggakan? 39:23 Apa yang membuat dirinya sombong? itu 39:25 bukan pilihan dia, bukan usaha dia. 39:27 Begitu juga orang lain yang bukan 39:29 keturunan Rasul yang lahir baik itu di 39:32 Jawa, lahir di daerah Sunda, atau 39:34 katakan di Afrika itu bukan pilihan 39:35 mereka. Oleh karena itu, Bilal menjadi 39:38 mulia walaupun bukan keturunan Rasul. 39:41 Salman al-Farisi menjadi mulia walaupun 39:44 dia berasal dari Persia. Sedangkan Abu 39:47 Lahab, Abu Jahal walaupun punya hubungan 39:49 dengan Rasul, mereka hina, dihinakan 39:52 oleh perbuatan mereka. Oleh karena itu 39:55 kita ingatkan kepada kaum muslimin, 39:57 jangan suka membawa-bawa bangsa, 40:00 menyerang katakan umat Islam ya di Iran 40:04 dengan alasan bahwa mereka merupakan 40:06 orang-orang Majus dari Persia. 40:09 Tuduhan ini tuduhan yang akan 40:11 betul-betul merugikan mereka. Atau 40:14 menghina seseorang karena kulitnya hitam 40:18 atau karena latar belakang sukunya. 40:20 Semua ini bukan merupakan ajaran Islam 40:22 dan ajaran Nabi kita. Maka semua berasal 40:25 dari jahiliah. Nah, sekarang yang banyak 40:27 beredar ini saling membanggakan 40:29 kelompok, golongan atau nasab atau habib 40:32 ya atau Gus dan lain sebagainya bukan 40:35 berasal dari Allah, bukan berasal dari 40:37 Rasul, tapi ini merupakan tradisi 40:40 jahiliah yang dihidupkan di 40:41 tengah-tengah kita kaum muslimin. Jadi 40:43 kembali berkaitan dengan kalangan habaib 40:48 ya atau kalangan Balwi ya nasab mereka 40:51 berdasarkan apa yang diyakini oleh 40:54 keturunan Balwi. Bahwa mereka terhubung 40:56 dengan Rasulullah. Yang ingin 40:58 memeriksakan nasabnya bisa datang kepada 41:01 apa ee pencatat nasab ya yang 41:05 dikumpulkan oleh Rabitah Alawiyah. 41:08 Kantor mereka berada di daerah eh 41:13 Simatupang. 41:14 Simatupang bisa datang ke kantor 41:15 Rabitah. Bisa memeriksakan nasabnya bagi 41:19 orang yang ingin tahu. Bagi orang yang 41:21 ingin tahu. Tapi perlu kita ingatkan 41:23 kembali nasab mereka yang terhubung 41:25 dengan Rasulullah bukan berarti mereka 41:28 dengan sendirinya lebih mulia dari yang 41:30 lain. Tidak. Tapi yang mulia adalah yang 41:34 beriman dan bertakwa kepada Allah 41:36 Subhanahu wa taala. 41:38 Oleh karena tidak perlu seorang bertepuk 41:40 dada mengatakan, "Saya keturunan Rasul." 41:43 Bahkan seharusnya kita merasa malu. 41:45 Merasa malu ya. Kita terhambung dengan 41:50 Rasulullah tapi akhlak perilaku kita 41:52 kalau tidak baik. Apalagi digunakan 41:54 untuk membully orang lain. Ini perbuatan 41:57 yang dibenci oleh Allah dan 41:58 mempermalukan Nabi kita Muhammad 42:01 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 42:03 Saya tidak ingin isu nasab ini menjadi 42:06 alat untuk mengalihkan kita dari hal-hal 42:08 yang prinsip dan penting. 42:10 Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan. 42:13 Mari kita berjuang di jalan Allah. Mari 42:15 kita memerangi yang mungkar. Mengajak 42:16 kepada yang makruf dan mengajak kepada 42:19 segala kebaikan. Hisab kamu tidak akan 42:21 hilang di sisi Allah Subhanahu wa taala. 42:23 Baik itu kamu bawi, bukan bawi. Kalau 42:26 Anda bawi, keturunan Rasul walaupun 42:29 diingkari 42:30 tidak akan mengubah kenyataan. 42:33 Tapi walaupun Anda keturunan Rasul, 42:35 kalau perilaku Anda tidak mengikuti 42:37 Rasul, tidak akan menyelamatkan Anda, 42:39 malah akan mencelakakan Anda. Begitu 42:42 juga yang bukan keturunan Rasul, mereka 42:44 tidak lebih rendah dari orang yang 42:45 memiliki hubungan nasab dengan Rasul. 42:47 Malah kalau mereka berbuat lebih baik, 42:50 mereka lebih mulia daripada orang yang 42:52 berasal dari keturunan Rasul tapi dengan 42:53 akhlak yang tidak baik. Malah mereka 42:56 akan lebih dimuliakan di sisi Allah, 42:58 dimuliakan di sisi Rasul-Nya. Dan Rasul 43:01 tidak akan melihat orang dengan nasabnya 43:03 selagi perbuatannya hina. Tapi Allah 43:06 Rasul akan melihat orang dengan 43:08 perilaku, sikap dan perbuatan yang 43:11 mulia. Dan persaudaraan di hari akhirat 43:14 nanti persaudaraan dalam iman. 43:17 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 43:19 Allah mengingat pada saat ini hari Jumat 43:21 insyaallah kita lanjutkan kembali dalam 43:22 dialog kita pada hari Jumat ya atau hari 43:26 Rabu atau mungkin hari yang lain di saat 43:28 diperlukan. Subhanakallahumma wabihamdik 43:31 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 43:34 wa atubu ilaik walu minkum. 43:36 Wasalamualaikum warahmatullahi 43:38 wabarakatuh. 43:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:40 wabarakatuh. Alhamdulillah terima kasih 43:41 Ustaz Husin atas jawaban-jawaban yang 43:43 diberikan untuk para yang bertanya. Baik 43:46 saya Muhammad Krisna Saputra dan Algi 43:48 mohon pamit. Wabillahi taufikah. 43:50 Wasalamualaikum warahmatullah. 43:51 Waalaikumsalam.