Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Rasul TV 0:11 [musik] 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. 0:31 Assalamualaikum warahmatullahi 0:32 wabarakatuh. Waalaikumsalam 0:34 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:36 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala 0:37 alihi sayyidina Muhammad. Alhamdulillah 0:39 kita berjumpa lagi hari ini hari ee 0:42 Jumat tanggal 15 Muharram 1447 Hijriah 0:45 atau 18 Juli 2025. Kita jumpa lagi dalam 0:49 renungan di bawah naungan Alquran untuk 0:50 edisi tanya jawab. Silakan kirim 0:53 pertanyaan Anda ke 08111999 0:57 ee 720. Nanti akan dijawab oleh dosen 1:00 insyaallah ya. 1:02 Baik, salam sehat sein. Waalaikumsalam 1:04 warahmatullahi wabarakatuh. Bang Bang 1:05 Ondi dan Algi juga mendampingi kita. 1:07 Baik, kita mulai acara ini dengan 1:08 membaca Al Fatihah. 1:11 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:17 Bismillahirrahmanirrahim. 1:23 Alhamdulillahirabbil 1:27 alamin. 1:30 Arrahmanirrohim. 1:35 Maliki yaumiddin. 1:39 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 1:45 Ihdinas shirotol mustaqim. 1:50 Shirotol ladzina an'amta alaihim. 1:56 Ghoiril maghdubi alaihim 2:07 Alhamdulillah kita sudah baca Al-Fatihah 2:09 mudah-mudahan kita dalam memahami 2:11 apa-apa yang diuraikan oleh Ustad. 2:14 Baik pertanyaan pertama dari Ibu Inayah 2:15 Ciputat Assalamualaikum Ustad Husein. 2:17 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:19 bismillah huruf ba adalah al-istianah 2:22 apakah yang dimaksud dengan al-istianah 2:25 Ustad? 2:27 Bismillahirrahmanirrahim 2:30 alhamdulillahirobbil 2:32 alamin. 2:33 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 2:36 Muhammad. 2:38 Assalamualaikum ya Rasulullah 2:41 Assalamualaikum ahli baitika thayyibin. 2:45 Wassalamualaikum sahabatikal ghurril 2:48 mayamin. 2:51 Wasairina ala nahjikal qawimi ila 2:54 yaumiddin. 2:57 Assalamualaikum wa ala 3:02 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 3:04 Allahumma atina min indika rahmatan wa 3:07 alimna min ladunka ilman nafi'an 3:09 wunfa'na bima alamtana. 3:13 Waba'du menjawab pertanyaan Ibu Inayah 3:16 ya. Ibu Inayah. 3:18 Pada saat seorang membaca 3:20 bismillahirrahmanirrahim. 3:25 Apa tujuan? 3:27 Dia memulai. 3:30 Pekerjaannya. 3:33 Memulai katakan bacaannya dengan membaca 3:37 bismillah. 3:39 Nah para ulama mengatakan bahwa. 3:43 Ketika dia memulai membaca bismillah. 3:51 Maka maknanya abta i tabtadiu. 3:55 Musta'inan. 3:58 Abta i tabtadiu, ya. 4:00 Musta'inan. Artinya aku memulai 4:03 pekerjaanku abtadiu amali 4:06 atau abtadiu qiraati musta'inan, ya. 4:10 Bismillah dengan nama Allah. 4:14 Jadi ba di sini maksudnya 4:17 ya, menunjukkan arti apa? 4:21 Mohon 4:22 pertolongan dan bantuan Allah subhanahu 4:25 wa ta'ala. 4:26 Dengan menyebut dan membaca nama Allah 4:30 subhanahu wa ta'ala 4:32 agar pekerjaan kita ini berjalan dengan 4:34 apa? 4:35 Dengan mudah, dengan lancar, ya. 4:39 Diterima dan diberkahi oleh Allah 4:41 subhanahu wa ta'ala. 4:44 Jadi mereka menafsirkan bahwa ba di 4:46 sini, ya 4:48 berarti istia'anah artinya mohon 4:51 bantuan. 4:52 Mohon? Bantuan. Bantuan dan pertolongan. 4:56 Tapi sebetulnya 4:58 makna 4:59 dari ba di sini bukan hanya 5:02 permohonan bantuan dan pertolongan 5:05 tapi juga apa? 5:07 Kita sebagai hamba yang menerima karunia 5:10 yang tak terhingga dari Allah subhanahu 5:12 wa ta'ala. 5:15 Yang memberikan kita akal, kemampuan 5:18 untuk bekerja. 5:20 Juga pada saat kita menikmati 5:22 nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada 5:25 kita, kita membaca nama Allah subhanahu 5:27 wa ta'ala 5:29 dengan sendirinya, ya. 5:31 Tujuan kita membaca pada saat tujuan 5:33 kita menyebut nama Allah pada saat kita 5:36 makan dan minum 5:37 dengan sendirinya 5:39 bukan berarti apa? Lil istia'anah. 5:44 Tapi kita makan, dan ya, dengan 5:46 menyebutkan nama Allah karena Allah 5:48 Subhanahu wa Ta'ala pencipta kita 5:51 yang menganugerahkan berbagai macam 5:53 nikmat nikmatnya kepada kita 5:56 dengan sendirinya menyebutkan nama Allah 5:59 Subhanahu wa Ta'ala 6:01 kita memohon dari Allah Subhanahu wa 6:03 Ta'ala 6:04 izin dan restunya untuk dapat menikmati 6:07 nikmat-nikmatnya 6:08 dan memohon kepada Allah untuk 6:10 memberkahi makanan yang Allah berikan 6:13 kepada kita 6:15 dan juga berarti syukur kepadanya. Pada 6:17 saat kita menyebut nama Allah 6:19 di samping kita mohon izin dari Allah, 6:21 ya, untuk mencicipi nikmatnya 6:24 juga ungkapan syukur kita kepada Allah 6:26 Subhanahu wa Ta'ala dan juga mohon 6:28 kepada Allah bantuannya 6:30 agar apa yang kita makan menjadi 6:33 keberkahan 6:34 kesehatan bagi kita semua 6:37 jadi makna ba di sini bukan hanya untuk 6:39 memohon izin 6:41 untuk memohon pertolongan 6:43 pada saat kita menyembelih seekor ayam 6:45 atau kambing atau pun sapi 6:48 dengan sendirinya makhluk hidup ini kan 6:50 milik Allah, Allah Subhanahu wa Ta'ala 6:52 anugerahkan bagi kita 6:55 kalau kita memotong tanpa menyebutkan 6:57 nama Allah ini merupakan sikap lancang 7:00 kita mengambil sesuatu, menyembelih 7:02 sesuatu tanpa seizin pemiliknya 7:05 maka pada saat kita 7:07 memotong sembelihan kita dengan 7:09 menyebutkan nama Allah, kita menyebutkan 7:11 nama pemiliknya, memohon izin dari 7:13 pemiliknya 7:15 kemudian mohon kepada Allah Subhanahu 7:17 mohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala 7:20 untuk memberkahi 7:22 apa-apa yang kita makan dan juga sebagai 7:24 ungkapan syukur kita kepada Allah 7:28 karena segala sesuatu berasal dari Allah 7:31 dan juga kembali kepada Allah 7:34 jadi bismillah sebetulnya merupakan 7:37 simbol dari seorang yang bertauhid 7:40 kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang 7:42 menyadari bahwa seluruh miliknya adalah 7:44 milik Allah maka dalam segala hal selalu 7:47 dia memohon izin dari Allah. 7:50 Sebagai ungkapan syukurnya dan juga 7:52 mohon kepada Allah untuk memberikan 7:55 kepadanya keberkahan pada apa yang 7:57 dimakan, yang diminum juga pada saat dia 8:00 membaca ataupun bekerja. Jadi ba di sini 8:03 bukan hanya berarti istianah tapi 8:05 mengandung makna yang amat mendalam 8:08 di mana kita menyadari dan mengakui 8:10 semua nikmat berasal dari Allah 8:14 maka kita memulai dengan menyebut nama 8:15 Allah dan juga mengungkapkan syukur yang 8:18 tak terhingga kepadanya. Wallahualam. 8:21 Baik Ustaz, selanjutnya dari Bapak 8:23 Syukur di Purwakarta. Assalamualaikum 8:24 Ustaz Husein. Waalaikumsalam 8:26 warahmatullahi wabarakatuh. Apakah kita 8:28 ber bertanya masalah-masalah ilmu 8:30 keislaman dengan menggunakan chat GPT 8:33 dan 8:34 dan sejauh mana akurasinya dan 8:37 kesesuaiannya pada Alquran dan hadis? 8:40 Dari Bapak Syukur. 8:42 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna 8:44 ilman wa alhiqna bishalihin. 8:50 Kita memanfaatkan GPT 8:53 sebagai 8:55 bantuan merupakan hal yang baik. 8:59 Saya sering mencoba 9:01 bertanya kepada GPT 9:04 apa-apa yang berhubungan dengan 9:05 ayat-ayat Allah. Bagaimana makna ayat 9:08 ini? 9:13 Uraian yang diuraikan oleh GPT ternyata 9:17 mengandung uraian dan penjelasan yang 9:19 lebih simpel, lebih mudah dibandingkan 9:21 terjemahan-terjemahan yang terdapat 9:23 dalam apa? Terjemahan Departemen Agama 9:25 atau terjemahan Saudi Arabia. 9:28 Dia berikan terjemahannya kemudian dia 9:30 berikan kesimpulan 9:32 dari ayat tersebut. Merupakan hal yang 9:35 baik dan positif. 9:39 Begitu juga pada saat kita katakan 9:41 bertanya kepada 9:43 GPT, 9:44 "Bagaimana kita menjadi orang yang 9:46 bertakwa?" 9:47 Dia berikan bimbingan petunjuk yang amat 9:49 indah untuk menjadi orang yang bertakwa. 9:53 Ini merupakan hal yang positif. 9:55 Tetapi walaupun demikian, 9:59 kita tidak mungkin menyamakan antara GPT 10:01 dengan kitab Allah. 10:04 Dengan apa? 10:06 Dengan kitab Allah dan petunjuk 10:08 Rasul-Nya. 10:09 Oleh karena itu, kita memanfaatkan GPT, 10:12 ya, 10:13 dengan sebaik-baiknya. Tapi yang kita 10:15 rasakan salah, 10:18 dengan sendirinya kita hindari. 10:20 Dalam segala hal, kita mengambil yang 10:22 baik, yang jernih, sedangkan yang kotor 10:25 kita sisihkan. Oleh karena itu, apabila 10:28 kita memanfaatkan GPT, 10:30 ya, mengenai satu informasi, jangan kita 10:33 telan begitu saja. Hendaknya kita, kalau 10:36 bisa, bertanya kepada yang ahli, apakah 10:39 betul 10:41 terjemahan, uraian, dan maksud yang 10:43 diterangkan oleh GPT. 10:46 Jadi, dalam hal ini, 10:48 kita harus memahami betul-betul bahwa 10:50 apa yang diuraikan oleh GPT tidak 10:53 bersifat sakral. 10:56 Tapi tergantung kecocokan 10:58 dengan kebenaran. 11:00 Dan tolak ukur kebenaran dalam agama 11:02 kita adalah kitab suci Alquran dan 11:04 petunjuk Nabi-Nya Muhammad sallallahu 11:06 alaihi wa alihi wasallam. 11:09 Jadi, kalau ada yang meragukan, ada yang 11:11 tidak jelas, fas'alu ahla dzikri in 11:13 kuntum la ta'lamun, tanya pada ahlinya. 11:17 Mereka-mereka yang berilmu, yang 11:19 bertakwa kepada Allah subhanahu wa 11:21 taala. 11:22 Dan perlu kita ingatkan kepada para 11:24 ustaz, 11:26 para kiai, 11:28 para habaib, 11:30 begitu juga kepada para guru. 11:33 Agar mereka 11:35 tidak bicara sembarangan. 11:38 Karena apa yang mereka sampaikan 11:41 mudah sekali untuk di cek. 11:44 Apalagi untuk kalangan yang 11:45 berpendidikan. 11:47 Mereka dapat membuka GPT lalu 11:49 membandingkan apa yang disampaikan 11:51 dengan fakta-fakta yang dipaparkan oleh 11:53 GPT. 11:54 Kalau seandainya mereka berbicara tanpa 11:57 dasar, tanpa ilmu ya. 12:00 Tanpa argumen. 12:01 Mereka akan jatuh di mata para pengikut 12:04 mereka. 12:06 Kepercayaan masyarakat akan hilang dan 12:08 mereka akan kehilangan legitimasi 12:10 mereka. Oleh karena itu hendaklah setiap 12:13 orang berbicara, berbicara atas dasar 12:15 ilmu. Atas dasar kebenaran. 12:19 Jangan suka menyebarkan kebohongan atau 12:21 ikut menyebarkan berita-berita hoax. 12:25 Seperti yang saya jumpai 12:27 pada sebagian media dakwah. 12:31 Baik melalui YouTube-nya. 12:33 Baik itu melalui Facebook-nya. 12:36 Instagram-nya. 12:38 Banyak sekali wal iyazubillah 12:40 cerita-cerita, berita-berita hoax bahkan 12:43 menjurus ke arah fitnah. 12:46 Jadi hendaknya bicaralah sesuai dengan 12:49 pengetahuan kita. Wala takfu ma laisa 12:52 laka bihi ilmun, jangan bicara tanpa 12:54 dasar ilmu. 12:55 Jadi pada saat ini ulama-ulama, kiai, 12:58 para habaib, para ustad. 13:01 Mereka sebetulnya akan apa? 13:04 Apa yang mereka bicarakan akan di 13:05 compare dengan data-data yang mereka 13:08 baca, mereka terima dari GPT. 13:11 Jadi hati-hati, kontrol, pengawasan 13:14 terhadap apa yang mereka ucapkan, 13:16 pernyataan yang mereka nyatakan bukan 13:19 lagi seperti dulu diterima oleh mereka 13:22 yang kosong dan ditelan begitu saja. 13:25 Sekarang mereka bisa melakukan 13:27 komparasi. 13:28 Jadi hendaklah kita berhati-hati, jangan 13:30 sampai kita menodai kehormatan agama 13:33 kita dengan kebohongan dan hoax-hoax 13:36 yang kita sebarkan. Wallahualam. 13:39 Baik, selanjutnya dari Ibu Sri Ningsih 13:41 di Banyuwangi. Assalamualaikum Ustadz 13:42 Husein. Waalaikumsalam warahmatullahi 13:44 Apakah mungkin seseorang melakukan 13:46 syirik tanpa menyadarinya? Seperti 13:48 apakah bentuk syirik dalam kehidupan 13:51 modern? 13:54 Bismillahirrahmanirrahim. 13:56 Ada sebuah riwayat berbunyi 13:59 Asyirku billah akhafa min dabibi 14:02 namlatin sauda. 14:06 Ala shokhratin sauda fi lailatin dzolma. 14:13 Asyirku billah akhafa min namlatin sauda 14:17 ala shokhratin 14:19 shoma fi lailatin dzolma. 14:21 Syirik ini lebih halus 14:23 daripada semut hitam di atas batu hitam 14:26 pada saat malam yang gelap gulita. 14:31 Karena syirik ini 14:32 wal iyadzubillah berasal dari bisikan 14:36 dan tipu daya setan. 14:38 Dan setan sebagaimana yang Alquran 14:40 sebutkan ya 14:42 di antara kebiasaannya 14:45 adalah apa? Bersembunyi, tidak berani 14:48 tampil secara terang-terangan. Oleh 14:50 karena itu kita berlindung 14:53 audzubirabbinnas malikinnas ilahinnas 14:56 min syarril waswasil khannas. Al waswas 14:59 al khannas yang bersembunyi, halus. 15:03 Pada saat orang beramal, yang dilakukan 15:06 amal kebaikan 15:08 setan bisa masuk ke dalam hatinya 15:11 ya, untuk apa? Mengalihkan tujuan dari 15:14 amalnya yang tadinya lillah dengan 15:16 sedikit pujian, sanjungan dia lupa. 15:20 Akhirnya amal 15:22 yang dimaksudkan untuk Allah 15:24 mulai dengan bisikan setan membuat dia 15:27 bangga, membuat dia menyebutkan tanpa 15:29 dia sadari 15:31 akhirnya kehilangan manfaat dari apa? 15:34 Dari amalnya. 15:37 Masuk dalam syirik soghir yaitu riya. 15:41 Begitu juga 15:44 pada saat orang 15:46 mengaku beriman kepada Allah 15:49 mengaku beriman kepada Allah 15:51 beriman kepada kitabnya sebagai pedoman 15:54 hidup tapi ternyata 15:56 iman hanya sebatas ucapan atau sebatas 15:59 katakan makrifat dalam hatinya. 16:01 Tapi tidak mempengaruhi perilakunya. 16:04 Di mana dalam jalan hidupnya dia 16:08 tidak mengikuti sama sekali kitab dia 16:11 mengikuti gaya hidup orang yang tidak 16:12 beriman. Ini juga bagian dari syirik. 16:15 Bagian dari syi? Syirik. Syirik. 16:18 Karena apa? 16:19 Karena 16:21 dia mengaku beriman pada Allah, beriman 16:23 kepada kitabnya tapi dalam kehidupannya 16:26 tidak mengacu kepada kitab Allah. 16:28 Padahal kitab Allah bukan hanya untuk 16:29 dibaca dengan suara yang indah atau 16:31 untuk diapa, tapi untuk dijadikan 16:33 sebagai pedoman hidup. 16:35 Hingga Allah berfirman "Waman lam yahkum 16:37 bima anzala Allah faulaika humul 16:39 kafirun". 16:40 Siapa yang tidak mau menerima 16:43 memutuskan 16:45 dalam 16:46 eh kehidupannya dengan hukum Allah, 16:48 Allah nyatakan mereka sebagai orang yang 16:50 kafir. 16:51 Dengan sendirinya ini berlaku oleh 16:53 berlaku kepada orang-orang yang punya 16:55 kemampuan, wewenang, dia gantikan hukum 16:59 Allah subhanahu wa taala dengan hukum 17:01 selainnya. 17:03 Tapi kalau masyarakat awam yang tidak 17:04 punya wewenang, mereka tidak terkena 17:06 sanksi ini. Tapi yang punya wewenang 17:08 untuk menegakkan hukum Allah lalu dia 17:11 menolak dan digantikan dengan yang lain, 17:14 dia masuk dalam kategori orang yang 17:16 kafir artinya ingkar kepada Allah. 17:18 Walaupun dia mengaku bersumpah sebagai 17:20 seorang muslim. 17:24 Syirik ini betul-betul amat banyak. 17:28 Pada saat dia menggantikan 17:30 apa yang datang dari Allah subhanahu wa 17:32 taala. 17:34 Yang bertujuan untuk menyatukan umat 17:37 digantikan dengan nama-nama, 17:39 slogan-slogan dan atribut-atributnya. 17:43 Yang menggantikan apa yang datang dari 17:45 Allah dengan selainnya hingga umat 17:47 terjerumus dalam fitnah perpecahan, ini 17:49 masuk juga dalam kategori syirik. Hmm. 17:52 Sebagai contoh, 17:53 Allah subhanahu wa taala 17:56 memberikan nama untuk kita sebagai 17:58 identitas, yaitu Al-Islam. Hmm. 18:01 Dan muslim. 18:03 Allah berfirman, 18:05 waraditu lakumul Islamadina. Allah juga 18:08 tegaskan, innaddina indallahil Islam. 18:12 Begitu juga Allah tegaskan, waman 18:13 yabtaghi ghairal Islamidina falan 18:16 yuqbala minhu wahuwa fil akhirati minal 18:18 khosirin. 18:19 Yang diterima di sisi Allah 18:22 sebagai agama dan pedoman hidup 18:24 yang mengatur kehidupan kita adalah 18:27 Islam yang artinya berserah diri secara 18:29 penuh kepada Allah. 18:32 Barangsiapa yang 18:35 mengikuti 18:37 agama yang bukan Islam 18:39 yang dasarnya patuh, tulus berserah diri 18:42 kepada Allah 18:43 sekali-kali tidak akan diterima di sisi 18:45 Allah. Dan di hari akhirat dia termasuk 18:47 orang yang merugi. 18:51 Dan nama Islam ini bukan nama baru. Dari 18:54 mulai masa nabi kita, tapi nabi-nabi 18:56 sebelumnya semua mengajak orang untuk 18:58 mengislamkan diri mereka kepada Allah. 19:00 Sebagaimana Allah berkata pada Ibrahim, 19:03 izqolalahu robbuhu aslim, qola aslamtu 19:06 lirobbil alamin. 19:07 Ini merupakan nama yang Allah berikan 19:09 kepada kita 19:11 yang [berdehem] Allah ridhoi. Sedangkan 19:13 nama-nama lain bukan datang dari Allah. 19:16 Dan tidak menjamin keridaan Allah 19:18 subhanahu wa taala. 19:20 Apalagi kalau menggantikan nama ini yang 19:23 menjerumuskan umat dalam fitnah dan 19:25 perpecahan. 19:29 Oleh karena itu 19:31 mari kita kembali semua 19:33 ya, kepada identitas yang Allah berikan 19:35 kepada kita. Bahkan Rasul mengajarkan 19:38 kepada kita doa untuk menekankan, 19:41 menegaskan masalah ini. Radhitu billahi 19:44 rabban. 19:45 Wabil islami dina dina, wabi Muhammadin 19:48 nabiyan wa rasula. Aku rida 19:51 ya 19:52 Tuhanku ya, yaitu Allah sebagai apa? 19:55 Sebagai Rabbku. 19:57 Allah bukan hanya Tuhan yang aku sembah, 19:59 tapi yang membimbing, menuntun dan 20:02 mengatur hidupku dengan hukum-hukum dan 20:05 aturan yang Allah berikan. 20:08 Wabil islami dina dan Islam sebagai 20:10 agamaku. Wabi Muhammadin nabiyan wa 20:12 rasula dan Muhammad sebagai nabi dan 20:14 rasul. 20:16 Islam rukun-rukunnya jelas. 20:19 Kemudian fondasinya, keimanannya juga 20:21 jelas. Kalau kita umat Islam mau bersatu 20:24 dalam Islam 20:25 menanggalkan pakaian-pakaian 20:29 golongan ya, yang memecah belah kita, 20:32 merobohkan sekat-sekat di antara kita, 20:35 bersatu dalam Islam, berserah diri 20:37 kepada Allah. 20:39 Apabila perbuatan kita, sikap kita, 20:41 tindak tanduk kita bertentangan dengan 20:43 apa yang Allah turunkan dalam kitabnya, 20:45 kalau kita sebagai muslim kita rela 20:46 untuk memperbaikinya. Jangan mengatakan 20:49 saya ikuti nenek moyang saya. 20:51 Saya ikuti guru fulan, ustaz fulan atau 20:54 kiai fulan atau habib fulan, tidak. 20:56 Mereka semua harus tunduk kepada Allah. 20:59 Oleh karena itu 21:01 Radio Silaturahmi ini membangun hubungan 21:04 atas dasar dasar iman dan Islam, bukan 21:06 atas dasar kelompok, sekte, mazhab, atau 21:10 partai. 21:12 Karena semua ini tidak sama sekali 21:14 memiliki dasar dan rujukan yang berasal 21:17 dari Allah maupun dari Rasul-Nya. 21:20 Jadi kita ingin betul-betul membersihkan 21:22 kehidupan kita kaum muslimin dari 21:23 sebab-sebab pertentangan, perselisihan 21:27 yang membuat kita terjerumus dalam 21:28 kebencian. Nah, pandangan kita terhadap 21:31 Imam Syafi'i, Maliki, Hambali sebagai 21:33 guru-guru, ya. 21:35 Yang memimpin 21:38 umat pada masa hidup mereka dan mereka 21:41 tidak pernah sama sekali mengajak orang 21:43 untuk menjadikan mereka sebagai atribut 21:47 bagi para pengikut tetap. Mereka, 21:49 termasuk Rasul, para sahabat mengajak 21:51 kepada Allah. Jadi orang yang suka 21:53 bertepuk dada, 21:55 membanggakan kelompok dan golongannya, 21:58 yakin bahwa dia orang musyrik. 22:01 Dan bukan saya yang bicara, tapi Allah. 22:03 Wala takunu minal musyrikin. Jangan kamu 22:06 tergolong orang musyrik. Kalau tidak 22:08 salah ayat 31 dari surat Ar-Rum. 22:11 Jangan sekali-kali kalian tergolong dari 22:13 orang musyrik. Siapa mereka, ya Allah? 22:16 Minalladzina farraqu dinahum, yaitu 22:18 mereka yang memecah belah agama mereka. 22:22 Wakanu syia, akhirnya mereka 22:24 bergolong-golongan. Kullu hizbin bima 22:26 ladaihim farihun. Tiap hizib, tiap 22:29 kelompok merasa bangga dengan apa yang 22:31 ada pada mereka. 22:33 Jadi kata syia, jama dari syia itu 22:36 adalah artinya pengikut. 22:39 Mereka mendirikan kelompok, ya, dengan 22:41 doktrin-doktrin yang mereka ikuti. 22:44 Jadi sebetulnya kata syia bukan hanya 22:46 berlaku kepada syia Iran, 22:50 berlaku kepada syia di Yaman, tidak. 22:53 Tapi berlaku untuk setiap kelompok. 22:57 Jadi 22:58 sekarang ahli sunnah yang menamakan 23:00 sebagai ahli sunnah sebagai mazhab 23:03 ya, bukan sebagai acuan yang merujuk 23:05 kepada sunnah rasul, mereka juga syiah. 23:09 Salafi juga syiah. 23:12 Semua adalah syi, syiah. 23:15 Nah, baru betul-betul mereka akan 23:17 diterima oleh Allah dan disambut oleh 23:19 Allah kalau mereka semua kembali kepada 23:21 Allah bersatu dalam Islam. 23:23 Kalau tidak, 23:25 saya khawatir mereka masuk dalam 23:26 kategori orang-orang yang 23:28 mempersekutukan Allah. Allah berikan 23:30 nama yang indah, berikan jalan hidup 23:32 yang indah, turunkan kitabnya sebagai 23:35 buku undang-undang, mereka tinggalkan, 23:37 mereka gantikan dengan doktrin-doktrin 23:41 satu dari salaf, 23:43 satu juga dari riwayat-riwayat 23:46 yang bertentangan dengan petunjuk Allah 23:48 yang mengajak kita kembali kepada Allah 23:50 subhanahu wa ta'ala. 23:52 Maka dengan tegas Allah mengatakan, 23:54 "Innal ladzina farraqu dinahum wa kanu 23:56 syi'a lasta minhum fi syai'." 23:59 Sesungguhnya mereka-mereka yang memecah 24:01 belah agama mereka hingga mereka 24:02 bergolong-golongan, terpecah-pecah, kamu 24:05 bukan dari mereka. 24:07 Artinya kamu bukan pemimpin mereka, 24:09 mereka bukan pengikutmu. Ini yang saya 24:11 sampaikan 24:13 bukan pendapat mazhab, 24:15 bukan juga ucapan rasul, tapi firman 24:18 dari Allah yang menekankan bahwa seorang 24:22 baru tauhidnya akan diterima 24:26 pada saat dia mentauhidkan kalimatnya 24:28 dalam tauhid, menyatukan kalimatnya, 24:30 hatinya dalam bertauhid. Jadi mengajak 24:33 kita berjamaah, 24:34 bekerja sama, saling mencinta di jalan 24:37 Allah. 24:38 Inilah merupakan 24:40 slogan, semboyan hidup yang selalu kita 24:43 kumandangkan mudah-mudahan hingga akhir 24:45 hayat 24:46 kita tidak dicemari nodai oleh fanatisme 24:49 bergolongan dan berkelompok, tapi kita 24:51 memandang semua kaum muslimin adalah 24:53 saudara kita. Kita mengajak, bukan 24:55 mencaci, bukan mencerca, 24:58 tapi mengajak untuk bersama-sama 25:00 berkumpul di jalan Allah. 25:02 Bukan sebagai pengikut tapi sebagai 25:05 sahabat dan teman perjalanan sebagaimana 25:08 Nabi memandang orang yang beriman 25:10 kepadanya sebagai sahabat-sahabat beliau 25:13 yang mulia 25:14 yang berjuang menuju Allah. Ini yang 25:17 kita inginkan. Wallahualam. 25:19 Baik, selanjutnya dari Bapak Ali Basyah 25:21 di Sukabumi. Assalamualaikum Ustaz 25:22 Husein. Waalaikumsalam warahmatullahi 25:24 wabarakatuh. 25:24 Izin bertanya, ketika membaca Alquran, 25:26 selawat atau zikir atau tasbih yang 25:28 dipandang baik oleh Allah, banyak 25:29 jumlahnya 25:31 atau keikhlasannya? Sedangkan ada zikir 25:33 dan selawat yang jumlahnya ratusan. 25:35 Bagaimana tanggapan Pak Ustaz demi 25:37 kebaikan untuk hambanya? Mohon 25:38 pencerahannya. 25:41 Bismillahirrahmanirrahim. 25:43 Pada saat kita membaca Alquran 25:47 Allah subhanahu wa taala bukan melihat 25:49 banyaknya ayat yang kita baca 25:53 tapi Allah subhanahu wa taala 25:55 perintahkan kita pada saat membaca 25:57 Alquran ya 25:59 atau mendengarkan Quran dibacakan untuk 26:01 kita renungkan. 26:04 Kita diperintahkan untuk tidak 26:05 tergesa-gesa tapi membacanya dengan 26:08 tartil. 26:10 Kalau kita membaca satu juz dengan 26:11 cepat, tartil hanya sekitar 20 ayat 26:15 sambil diresapi lebih berharga yang 26:18 10-20 ayat ini daripada satu juz yang 26:20 kita baca tanpa ada membacanya 26:23 sebagaimana yang diajarkan Allah. Karena 26:26 Allah berfirman, "La tuharrik bihi 26:28 lisanaka litajala bihi." Jangan kamu 26:31 gerakkan lidah kamu 26:33 dalam membaca Alquran dengan 26:34 tergesa-gesa. 26:37 "Inna alaina jam'ahu wa quranahu." 26:40 Sesungguhnya menjadi tugas kami untuk 26:42 apa? 26:44 Mengumpulkan Alquran. Jadi kamu tidak 26:46 perlu khawatir akan lupa. Allah yang 26:48 kumpulkan Quran baik dalam hati Nabi 26:51 kita maupun apa? Ditulis ya. 26:55 Pada saat diturunkan sebagaimana yang 26:57 Rasulullah perintahkan kepada para 26:59 sahabatnya. 27:01 Wa Qur'anahu dan tugas kami juga untuk 27:03 mengajarkan bagaimana cara membacanya. 27:05 Fa idza qara'nahu fattabi' Qur'anahu. 27:08 Kalau kami membacakan Alquran ikuti cara 27:11 membacanya. 27:14 Nah Allah mengajarkan kepada Rasulnya wa 27:16 rattil Qur'ana tartila. Baca Alquran 27:18 dengan tartil. 27:20 Jangan tergesa-gesa. 27:22 Sebagai contoh kita membaca Al Fatihah. 27:24 Bismillahirrahmanirrahim. 27:28 Alhamdulillahirabbil 27:34 Tidak harus orang menyanyikannya dengan 27:36 apa? Dengan nyanyian yang bermacam-macam 27:37 tapi dibaca dengan tartil. 27:40 Tidak tergesa-gesa sambil meresapi 27:42 maknanya. 27:44 Itu merupakan 27:46 ee cara membaca yang diajarkan oleh 27:50 Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam 27:52 sebagaimana yang Allah ajarkan 27:54 kepadanya. 27:56 Baik itu kita memenuhi hukum tajwidnya, 27:59 idghamnya, ikhfanya, iqlabnya begitu 28:03 juga panjang dan pendeknya karena semua 28:05 ini berpengaruh terhadap makna dari ayat 28:08 yang kita baca. 28:10 Nah pada saat kita bertasbih juga 28:13 kalau kita bertasbih di masjid 28:15 membaca tergesa-gesa Subhanallah 28:17 Subhanallah Subhanallah Subhanallah 28:19 itu bacaan yang sama sekali tidak masuk 28:21 ke dalam hati. 28:25 Bacaan yang baik kita baca pelan-pelan 28:28 Subhanallah 28:29 Subhanallah Subhanallah sambil kita 28:32 resapi masuk ke dalam hati. 28:35 Akan berpengaruh terhadap seluruh 28:37 sel-sel tubuh kita pada saat membacanya. 28:40 Sel-sel tubuh kita, darah kita 28:43 semua ya yang berhubungan dengan tubuh 28:46 kita akan dipengaruhi dengan apa? Dengan 28:49 bacaan kita. 28:50 Jadi baca Subhanallah, Subhanallah, 28:53 Subhanallah. Kalau kita tergesa-gesa, 28:55 tidak usah baca 33, baca Subhanallah 10 28:58 kali. 28:59 Sebagaimana dalam riwayat Bukhari, 29:00 Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah. 29:03 Kemudian alhamdulillah, alhamdulillah, 29:05 alhamdulillah. Allahu Akbar, Allahu 29:08 Akbar, Allahu Akbar. 29:11 Jadi baca sambil meresapinya lebih utama 29:14 daripada ada kita banyak membaca tapi 29:17 tanpa kita resapi. 29:19 Imam Ali mengingatkan kita jangan 29:22 pikiran kamu, perhatian kamu tertuju 29:24 untuk membaca Alquran sebanyak-banyaknya 29:27 tanpa kamu resapi. 29:29 Alladzina atainahumul kitab yatlu nahu 29:32 haqqa tilawati ulaika yukminuna bihi. 29:35 Orang yang kami berikan Alkitab, 29:37 mereka baca, mereka renungkan dengan 29:39 sebaik-baiknya. Merekalah orang-orang 29:41 yang benar-benar beriman. 29:42 Jadi baik itu bertasbih, berzikir, 29:44 berselawat, jangan tergesa-gesa, resapi 29:47 yang kita baca. 29:49 Dari tasbih, tahmid, takbir, tasbih akan 29:52 mensucikan jiwa kita dari buruk sangka 29:55 terhadap Allah 29:57 yang kita yakini pada saat itu Allah 29:59 yang Maha Suci, yang Maha Sempurna, yang 30:01 Maha Bijaksana, Maha Pengasih, Penyayang 30:04 dan tidak pernah mendzalimi hambanya. 30:06 Sedangkan alhamdulillah merupakan 30:07 puja-puji yang dipanjatkan langit, bumi 30:10 kepada Allah 30:12 yang Maha Mulia. Kita sebagai hambanya 30:15 yang berhutang dengan seluruh nikmat 30:17 hidup kita kepada Allah, sewajibnya kita 30:20 membaca alhamdulillah. 30:22 Yang membuat hati menjadi tentram, 30:24 bahagia, penuh dengan rasa syukur. 30:27 Sedangkan 30:30 Lailahaillallah 30:31 yang merupakan 30:33 pengulangan dari baiat kita kepada 30:36 Allah. Kemudian 30:39 Allahu Akbar. 30:41 Orang kalau meresapi Allahu Akbar, dia 30:43 akan merasakan semua 30:45 dalam hidup ini selain Allah kecil, 30:47 termasuk dukanya, kegelisahannya, 30:50 keresahannya, cobaan dan tantangan 30:52 hidupnya. Dengan Allahu Akbar kita 30:54 melihat segala sesuatu berubah menjadi 30:57 apa? Tidak berarti di hadapan kebesaran 30:59 dan keagungan Allah. 31:01 Begitu juga berhadapan dengan para 31:02 pembesar, para penguasa 31:05 yang kuat, yang menakutkan, begitu kita 31:07 ucapkan Allahu Akbar, kita melihat 31:09 mereka sebagaimana 31:12 kedudukan mereka sebagai hamba. 31:14 Oleh karena itu dalam salat kita 31:16 berulang kali bertakbir, tujuannya untuk 31:18 apa? 31:19 Tujuannya untuk betul-betul kita 31:20 meresapi kebesaran, keagungan Allah. 31:23 Kemudian juga kita 31:25 melihat selain Allah Subhanahu wa Ta'ala 31:28 sesuai dengan kedudukannya yang sama 31:30 dengan kita. Yang kaya tidak lebih mulia 31:33 dari yang miskin, yang kuat tidak lebih 31:35 mulia dari yang lemah, yang berilmu 31:37 tidak lebih mulia dari yang bodoh, 31:38 kecuali dengan iman dan ketakwaannya 31:40 kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 31:42 Wallahu a'lam. Baik, selanjutnya dari 31:44 Bapak Abdul Salam. Salam Assalamualaikum 31:47 satu sih. Waalaikumsalam warahmatullahi. 31:49 tentang Ba'alawi keturunan Rasulullah 31:51 dari mana dari yang mana ya? Dari Bapak 31:54 Abdul Salam. 31:56 Bapak Abdul Salam ya. 31:59 Selama ini kan banyak ya. 32:02 Banyak pembicaraan mengenai keabsahan 32:06 nasab dari Ba'alawi. 32:10 Yang datang dari saudara Imad. 32:15 Sebetulnya sebelumnya pun ya 32:17 telah ada isu seperti ini. 32:23 Nasab Ba'alawi di sini 32:25 kembali kepada Rasulullah Shallallahu 32:27 alaihi wa alihi wa sallam ya. 32:30 Dari keturunannya Rasul yang berasal 32:32 dari apa? 32:33 Dari Hadramaut. 32:36 Karena merujuk kepada kakek mereka Alwi, 32:38 ya. 32:39 Yang terhubung kepada keluarga Rasul di 32:42 atas. 32:45 Dan mereka 32:47 terbagi-bagi, ya, di Indonesia, 32:51 seperti dari marga Al Attas, Al Idrus, 32:55 Al Shahab, ya. 32:57 Mereka terhubung 33:00 kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa 33:02 Alihi Wasallam melalui kakek-kakek 33:04 mereka yang terdapat di Hadramaut. 33:06 Sedangkan saudara Imat mempertanyakan 33:10 mempertanyakan 33:12 salah seorang yang diragukan, katanya, 33:15 bukan merupakan apa? Keturunan Rasul. 33:19 Orang tersebut bernama Ubaidillah. 33:23 Dan dia dimakamkan sebetulnya di 33:25 Hadramaut di tempat yang bernama Bor. 33:27 Sampai sekarang masjidnya, makamnya pun 33:29 masih ada. 33:32 Tuduhan yang dilontarkan oleh saudara 33:35 Imat ini atas dasar 33:40 dugaan-dugaan yang bersumber dari 33:42 sebagian buku yang tidak ditulis pada 33:45 masa 33:48 orang yang 33:49 disebutkan nama itu dicurigai namanya. 33:52 Setelah beberapa ratus tahun baru buku 33:54 tersebut ditulis. 33:57 Nah, buat para Ba'alwi, sebetulnya nasab 33:59 ini merupakan amanat, beban, dan 34:02 tanggung jawab. Bukan kebanggaan. 34:06 Bagi para Ba'alwi atau para Habaib ini, 34:08 amanat lama ini sebetulnya bukan 34:10 merupakan kebanggaan yang membuat mereka 34:12 sombong atau lebih baik daripada yang 34:13 lain atau lebih mulia. Ini merupakan 34:16 amanat. 34:17 Dengan nasab ini yang menghubungkan 34:19 mereka kepada Rasulullah Shallallahu 34:21 Alaihi Wa Alihi Wasallam, 34:23 maka seharusnya mereka lebih baik dari 34:25 yang lain. 34:27 Dalam kebaikan terdepan, dalam keburukan 34:30 mereka terjauh, mereka juga 34:32 memperlakukan manusia sebagaimana Rasul 34:35 memperlakukan manusia. 34:37 Rasul memperlakukan manusia dengan 34:38 mulia. Nah, kalau mereka betul-betul 34:41 merupakan keturunan Rasul ya, dari jalur 34:44 ibu 34:45 yaitu dari Al-Husain atau Al-Hasan 34:49 bin Ali 34:50 ibu mereka As-Sayyidah Fatimah, putri 34:53 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa 34:55 alihi wasallam. Kalau betul-betul mereka 34:57 merasa terhubung 34:59 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 35:01 wasallam, seharusnya 35:03 mereka mencontoh kakek mereka bagaimana 35:05 memperlakukan manusia, bagaimana 35:07 berbicara kepada mereka, bagaimana hidup 35:11 sebagai pelayan yang melayani manusia 35:13 dan mengangkat mereka 35:16 dari kehinaan menuju kemuliaan, dari 35:18 kegelapan menuju kehidupan yang terang 35:20 benderang. 35:22 Adapun hanya sekedar nasab yang 35:24 menghubungkan mereka dengan Rasul, tapi 35:27 amal yang bertentangan dengan Nabi kita 35:29 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 35:31 wasallam, ini tidak akan menyatukan 35:33 mereka bersama Rasul. 35:37 Mereka tidak akan dikumpulkan bersama 35:39 Rasul, bahkan mereka akan memikul beban 35:42 yang amat berat di sisi Allah subhanahu 35:44 wa taala. 35:46 Oleh karena itu dalam perdebatan antara 35:48 Saudara Imad 35:51 dan lain-lainnya, begitu pula 35:52 pernyataannya 35:54 yang diucapkan bahwa Ba'alawi tidak 35:57 terhubung dengan Rasulullah sallallahu 35:59 alaihi wasallam 36:00 bagi saya ya, 36:03 ini merupakan hal yang tidak penting. 36:07 Tapi sebetulnya pernyataan Saudara Imad 36:10 ini berbahaya sekali. 36:12 Karena apabila seorang mengaku ya, 36:16 mengaku 36:17 tanpa dasar kebenaran bahwa dia 36:18 terhubung nasabnya dengan Rasul 36:21 ini wal iyadzu billah merupakan orang 36:23 yang dilaknat, bahkan terjerumus dalam 36:25 kekafiran. Mal'unun man intasaba ila 36:28 ghairihi abihi. 36:30 Dikutuk orang yang menasabkan dirinya 36:32 kepada bukan orang tuanya. 36:35 Kemudian sebaliknya kalau orang menuduh 36:37 nasab seseorang tidak benar, 36:40 ini juga masuk dalam kekafiran. 36:42 Berarti Saudara Imad ketika mengatakan 36:44 bahwa nasab Ba'alwi tidak benar, antara 36:46 dua. 36:49 Kalau dia benar, ya, 36:52 pada tuduhannya, berarti Ba'alwi ini, 36:54 ya, telah menasabkan diri mereka secara 36:56 tidak benar kepada siapa? Kepada 36:58 Rasulullah. Maka mereka orang-orang yang 37:00 kafir dan dikutuk oleh Allah. 37:04 Sebaliknya kalau tuduhan Saudara Imad 37:08 tidak benar, 37:10 ternyata betul-betul nasab mereka 37:11 terhubung, sedangkan dia melontarkan 37:14 fitnah mengatakan bahwa nasab mereka 37:15 tidak benar, maka kekafiran balik 37:18 kepadanya. 37:20 Kekafiran balik kepadanya. Jadi kalau 37:21 seorang mengkafirkan mengkafirkan 37:23 seseorang, maka kekafiran ini kalau 37:26 bukan kepada yang dikafirkan, maka 37:28 kepada yang mengkafirkan. Jadi apa yang 37:30 dilakukan Saudara Imad ini merupakan 37:32 sesuatu yang besar, bukan permainan. 37:36 Artinya, 37:38 kalau dia benar, maka 37:40 para Ba'alwi yang mengaku sebagai cucu 37:42 Rasulullah, orang-orang yang menisbatkan 37:44 diri mereka secara bohong, maka mereka 37:47 orang yang dikutuk oleh Allah. 37:49 Tapi kalau tidak, 37:51 justru Saudara Imad yang menuduh tanpa 37:52 dasar kebenaran, maka dia yang termasuk 37:55 orang yang dikutuk oleh Allah Subhanahu 37:57 wa Ta'ala. 37:58 Jadi hati-hati dalam hal ini. Tapi kalau 38:01 buat saya pribadi, 38:03 ya, 38:04 ini merupakan tanggung jawab, amanat, 38:07 bahkan kita merasa malu untuk mengaku 38:09 sebagai cucu Rasulullah kalau kelakuan 38:11 kita tidak lebih baik dari orang lain. 38:13 Sampai Alhabib Abdullah bin Alwi Haddad 38:16 mengatakan, 38:17 Wa madza yanfa'ul aslu min Hasyimin idza 38:19 kanat nafsun min bahilah. Apa artinya? 38:23 Seorang mengaku dari keluarga Hasyim, 38:25 itu kakek Rasulullah. 38:27 Mengaku sebagai turunan Rasulullah, 38:28 sedangkan jiwanya bukan berjiwa mulia 38:31 seperti jiwa Rasulullah. 38:33 Tapi jiwa suku bahilah yang rendah. 38:36 Yang kikir. 38:39 Yang jauh dari kemuliaan. 38:41 Oleh karena itu apabila kamu mengaku 38:43 sebagai keturunan orang mulia, maka 38:45 buktikan melalui perilaku kamu, sikap 38:48 kamu. Bukan menunjukkan kesombongan, 38:50 merasa diri lebih baik dari orang lain, 38:53 membedakan dirinya dari orang-orang di 38:55 sekitarnya. Ini bukan perilaku yang 38:57 diajarkan Rasul, tapi ini perilaku iblis 39:01 yang menganggap ana khairun minhu saya 39:03 lebih baik daripadanya. 39:05 Khalaqtani min narim wa khalaqtahu min 39:07 tin. 39:08 Engkau ciptakan saya Allah dari api, kau 39:10 ciptakan dirinya dari tanah. 39:13 Seorang menjadi keturunan Rasul bukan 39:14 pilihannya. 39:16 Itu merupakan ketentuan Allah. Oleh 39:19 karena itu apa yang mau dibanggakan? 39:21 Apa yang mau dibanggakan? 39:23 Apa yang membuat dirinya sombong? Itu 39:25 bukan pilihan dia, bukan usaha dia. 39:27 Begitu juga orang lain yang bukan 39:29 keturunan Rasul. 39:30 Yang lahir baik itu di Jawa, lahir di 39:33 daerah Sunda atau katakan di Afrika itu 39:35 bukan pilihan mereka. Oleh karena itu 39:37 Bilal menjadi mulia. Walaupun bukan 39:39 keturunan Rasul. 39:41 Salman Al Farisi menjadi mulia walaupun 39:44 dia berasal dari Persia. 39:46 Sedangkan Abu Lahab, Abu Jahal walaupun 39:48 punya hubungan dengan Rasul. Mereka 39:50 hina, dihinakan oleh perbuatan mereka. 39:54 Oleh karena itu, kita ingatkan kepada 39:56 kaum muslimin jangan suka membawa-bawa 39:58 bangsa. 40:00 Menyerang katakan umat Islam, ya. 40:03 Di Iran dengan alasan bahwa mereka 40:05 merupakan 40:06 orang-orang Majus dari Persia. 40:09 Tuduhan ini tuduhan yang akan 40:11 betul-betul merugikan mereka. 40:14 Atau menghina seseorang karena kulitnya 40:17 hitam. 40:18 atau karena latar belakang sukunya semua 40:20 ini bukan merupakan ajaran Islam dan 40:22 ajaran Nabi kita, maka semua berasal 40:24 dari jahiliyah. Nah, sekarang yang 40:26 banyak beredar ini 40:28 saling membanggakan kelompok, golongan 40:31 atau nasab atau Habib ya atau Gus dan 40:33 lain sebagainya bukan berasal dari Allah 40:36 bukan berasal dari Rasul tapi ini 40:38 merupakan 40:39 tradisi jahiliyah yang dihidupkan di 40:41 tengah-tengah kita kaum muslimin. Jadi 40:43 kembali 40:44 berkaitan dengan 40:46 kalangan Habaib ya atau kalangan Ba'alwi 40:49 ya 40:50 nasab mereka berdasarkan apa yang 40:53 diyakini oleh keturunan Ba'alwi bahwa 40:55 mereka terhubung dengan Rasulullah. Yang 40:58 ingin memeriksakan nasabnya bisa datang 41:00 kepada apa? 41:01 Pencatat nasab ya 41:04 yang dikumpulkan oleh Rabithah Alawiyah. 41:08 Kantor mereka berada di daerah eh 41:12 Simatupang Simatupang. Bisa datang ke 41:15 kantor Rabithah, bisa memeriksakan 41:18 nasabnya bagi orang yang ingin tahu, 41:20 bagi orang yang ingin tahu. Tapi perlu 41:22 kita ingatkan kembali nasab mereka yang 41:24 terhubung dengan Rasulullah bukan 41:26 berarti mereka dengan sendirinya lebih 41:29 mulia dari yang lain, tidak. 41:31 Tapi yang mulia 41:33 adalah yang beriman dan bertakwa kepada 41:36 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 41:38 Oleh karena itu tidak perlu seorang 41:39 bertepuk dada mengatakan saya keturunan 41:41 Rasul. 41:42 Bahkan seharusnya kita merasa malu 41:45 merasa malu ya kita 41:49 terhubung dengan Rasulullah tapi akhlak 41:51 perilaku kita kalau tidak baik. Apalagi 41:54 digunakan untuk membully orang lain. 41:56 Ini perbuatan yang dibenci oleh Allah 41:58 dan mempermalukan Nabi kita Muhammad 42:00 Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam. 42:03 Saya tidak ingin isu nasab ini menjadi 42:06 alat untuk mengalihkan kita dari hal-hal 42:08 yang prinsip dan penting. 42:10 Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan. 42:13 Mari kita berjuang di jalan Allah. Mari 42:14 kita memerangi yang mungkar, mengajak 42:16 kepada yang ma'ruf dan mengajak kepada 42:19 segala kebaikan. Hisab kamu tidak akan 42:21 hilang di sisi Allah subhanahu wa 42:23 ta'ala. Baik itu kamu Ba'alwi, bukan 42:25 Ba'alwi. Kalau Anda Ba'alwi, keturunan 42:27 Rasul, walaupun diingkari, 42:30 tidak akan mengubah kenyataan. 42:33 Tapi walaupun Anda keturunan Rasul, 42:35 kalau perilaku Anda tidak mengikuti 42:37 Rasul, tidak akan menyelamatkan Anda, 42:39 malah akan mencelakakan Anda. 42:41 Begitu juga yang bukan keturunan Rasul, 42:43 mereka tidak lebih rendah dari orang 42:45 yang memiliki hubungan nasab dengan 42:47 Rasul. Malah kalau mereka berbuat lebih 42:49 baik, mereka lebih mulia daripada orang 42:51 yang berasal dari keturunan Rasul, tapi 42:53 dengan akhlak yang tidak baik. 42:55 Malah mereka akan lebih dimuliakan di 42:57 sisi Allah, dimuliakan di sisi 42:59 Rasul-nya, dan Rasul tidak akan melihat 43:01 orang dengan nasab-nya, selagi 43:03 perbuatannya hina. 43:05 Tapi Allah, Rasul akan melihat orang 43:07 dengan perilaku, sikap, dan perbuatan 43:10 yang mulia. 43:12 Dan persaudaraan di hari akhirat nanti, 43:14 persaudaraan dalam iman. 43:17 Demikianlah ikhwan, akhwat yang 43:18 dirahmati Allah. Mengingat pada saat ini 43:20 hari Jum'at, insya 43:24 hari Jum'at, ya, atau hari Rabu, atau 43:27 mungkin hari yang lain disaat 43:28 diperlukan. Subhanakallahumma wa 43:30 bihamdik, asyhadu an la ilaha illa anta, 43:33 astaghfiruka wa atubu ilaik, wal afu 43:35 minkum. Wassalamualaikum warahmatullahi 43:38 wabarakatuh. Waalaikumsalam 43:39 warahmatullahi wabarakatuh. 43:40 Alhamdulillah, terima kasih Ustad Husein 43:42 atas jawaban-jawaban yang diberikan 43:43 untuk para yang bertanya. Baik, saya 43:46 Muhammad Krisna Ondisaputra dan Algi 43:48 mohon pamit. Wabillahi taufik wal 43:49 hidayah. Wassalamualaikum warahmatullahi 43:50 Waalaikumsalam. 44:08 Hah.