Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:26 [Musik] 0:33 Brail 0:40 [Musik] 0:47 TV. Bismillahirrahmanirrahim. 0:49 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:51 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:54 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:56 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:58 Asalamualaikum. 1:00 warahmatullahi wabarakatuh. Ini 1:02 merupakan hari pertama saya di Syawal 1:05 setelah libur Idul Fitri. Jadi, 1:08 taqoballahu minna wa minkum taqoballahu 1:11 wa karim. Mudah-mudahan dimaafkan segala 1:13 kesalahan saya selama ini memandu acara 1:17 bersama tim Rasil di ruang dengar Ikhwan 1:20 dan Akhwat. Dan alhamdulillah pada siang 1:21 hari ini kami hadir lagi dengan setiap 1:25 hari Jumat ya tema kita yang masih 1:27 berkaitan dengan Syawal bersama guru 1:29 kita Ustazah Herlini Amran. Mari kita 1:32 sapa terlebih dahulu beliau ada di 1:34 seberang sana. Asalamualaikum 1:35 warahmatullahi wabarakatuh Ustazah. 1:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:39 wabarakatuh. Mbak Olin takabbal minum ya 1:43 Mbak Olin ya dan semua pendengar kita, 1:45 guru semua yang hadir pada saat ini ya. 1:47 Mudah-mudahan Allah terima amal ibadah 1:48 kita selama bulan Ramadan. Insyaallah 1:50 amin ya Allah mudah-mudahan kita 1:52 diberikan rezeki untuk ketemu langsung 1:54 ustazah ya biar bisa saliman dapat 1:56 berkahnya insyaallah yang penting sehat 1:59 ya iya ustazah kita saling melemparkan 2:03 ee sapa lewat virtual tapi alhamdulillah 2:05 tetap harus kita syukuri dan pada siang 2:08 hari ini juga ustazah tema kita masih 2:10 berkaitan dengan Syawal yaitu membuka 2:13 lembaran baru ustazah ya tafadal Ustazah 2:16 I terima kasih Mbak 2:18 Bismillahirrahmanirrahim 2:21 Alhamdulillah. 2:23 Alhamdulillahilladzi 2:26 alubinaahna ikhwana. Ya rabbana lakal 2:29 hamdu bil iman. Ya rabbana lakal hamdu 2:32 bil islam. Ya rabbana lakal hamdu bil 2:35 quran. Ya rabbana lakal hamdu ramadan. 2:38 Lakal hamdu bil maali wal ahli wal 2:41 muafah. Lakal hamdu nikmatin anamta 2:45 biha. Ramadan ini kita hapus semua 2:47 kesalahan kita. Nah, kita bersihkan. 2:50 Kalau di handphone tuh kan data-data 2:51 yang tidak ee berguna itu kita 2:54 hilangkan, kita hapus kembali kepada 2:56 performa seperti awalnya itu ya. Jadi 2:59 sistem itu bisa berjalan lebih ringan 3:00 dan cepat. Nah, begitu juga dengan 3:02 Ramadan. 3:04 Artinya Ramadan ini bagi jiwa manusia 3:07 itu mestinya kita setelah 3:10 menyelesaikannya sebulan penuh kita 3:12 kembali fitri, kembali fitrah, hati kita 3:15 insyaallah jadi lebih bersih, ibadah 3:17 kita mestinya lebih rajin lagi. Lidah 3:20 kita mestinya lebih terjaga lagi dan 3:22 amal kita menjadi ikhlas. Nah, jadi 3:24 artinya kita kembali seperti semula ya, 3:28 nol ya, zero dari dosa-dosa kita ya. 3:30 Ibarat orang yang baru saja dimandikan 3:32 dan disucikan ya dari lumpur ee maksiat 3:36 dan dosa. Itulah Ramadan. Maka sekarang 3:39 kita berada di bulan Syawal ya. Kita 3:42 buka lembaran baru ya. Kita memulai ee 3:45 kehidupan kita dari awal. Yang masa 3:48 lalu-lalu itu yang gelap-gelap yang 3:50 semua maksiat kita sudah kita tutup 3:52 buku. Kita sudah habiskan itu semuanya 3:55 di bulan di bulan Ramadan. Eh, ibaratnya 3:59 bulan Ramadan ini seperti ee kita 4:02 mencuci pakaian ya. Ya. Jadi 11 bulan 4:05 itu kita banyak dosa, banyak maksiat. 4:08 Nah, di bulan Ramadan itu ibarat mesin 4:10 cuci. Kita cuci tuh semua 4:11 pakaian-pakaian yang kotor selama 11 4:14 bulan itu kita cuci, kita bersihkan. 4:16 Sehingga setelah bersih ini bulan 4:18 Syawal, kita kembali fitrah, kita 4:21 kembali suci, kita ee mudah-mudahan ya 4:25 kembali sebagaimana manusia tanpa dosa 4:28 seperti bayi yang baru lahir. Nah, oleh 4:30 karena 4:31 itu sangat sedih tentu saja ya ketika 4:37 kita termasuk dalam ee kategori yang 4:40 Allah peringatkan dalam surah An-Nahl 4:42 ayat 92 yang di situ dikatakan eh Allah 4:46 menyebutkan ya di 4:50 situ, jangan kamu seperti seorang 4:53 perempuan yang menguraikan kembali 4:56 benangnya setelah kuat dipintal. Itu 4:58 artinya apa? 4:59 Setelah kita membersihkan diri kita, ya 5:02 ternyata keluarnya itu pas Syawal itu 5:05 bukannya bertambah baik, tapi 5:09 menghancurkan semua yang sudah yang 5:11 sudah kita bangun dari awal. Ibarat 5:13 perempuan yang memintal atau ee menenun 5:16 ya sudah jadi pakaian bagus, rapi, 5:19 sempurna. Eh kemudian dibuka lagi 5:22 jahitannya, pintalannya, benangnya. Ya 5:24 Allah, sepertinya sia-sia ya. Ya Allah, 5:27 mudah-mudahan tidak seperti itu. Maka 5:29 Syawal ini adalah kita memulai membuka 5:31 lembaran baru, awal langkah baru menuju 5:34 istikamah. Jadi, Syawal inilah kita 5:37 mulai. Nah, ee amal yang dicintai Allah. 5:41 Jadi, ketika kita memulai membuka 5:42 lembaran baru, maka kita ingat ee sabda 5:46 Nabi ya, ahabbul amal ilallah adwamuha 5:50 wainq. amal yang paling dicintai Allah 5:52 itu adalah yang ee kita lakukan walaupun 5:56 sedikit tapi konsisten, aduam ya. Jadi 5:59 kita tetap ee melaksanakan ibadah-ibadah 6:02 rutin walaupun sedikit. Nah, jadi 6:04 contohnya apa ya kalau ee lembaran baru 6:07 yang kita mulai di bulan Syawal ini 6:09 seperti di bulan Ramadan kan kita punya 6:12 target tilawah Quran ya. Ya mungkin di 6:14 antara kita tuh berbeda targetnya. 6:16 Paling tidak setelah kita memulai 6:18 lembaran baru di bulan Syawal ini, 6:20 jangan tinggalkan tilawah Al-Qur'annya 6:22 meskipun walaupun satu halaman per hari 6:25 ya. Alhamdulillah kalau one day one juz 6:27 ya atau lebih dari itu. Sebab ketika 6:30 kita habiskan ibadah di bulan Ramadan 6:32 setelah bulan Syawal kita lupakan, 6:34 nauzubillah minzalik. Mudah-mudahan kita 6:37 ya terhindar atau tidak termasuk seperti 6:39 yang ee Allah sebutkan. Jangan kamu 6:41 seperti perempuan yang mengurai kembali 6:43 benang nun dengan baik, sempurna, 6:45 kemudian diuraikan nauzubillah. Setelah 6:47 kita ber ee optimal beribadah di bulan 6:50 Ramadan, 6:51 mudah-mudahan kita bisa lanjutkan lagi 6:54 ya. Walaupun wainqal walaupun sedikit 6:56 tapi konsisten kita mulai buka lembaran 6:59 baru ya, tidak meninggalkan lagi 7:01 Al-Qur'an yang telah kita baca ya. Yang 7:03 sangat akrab kita baca di bulan Ramadan 7:05 apalagi 10 hari terakhir ya. kita terus 7:08 ya kita rutinkan kembali tilawah 7:10 Al-Qur'an kita, kita jaga ibadah puasa 7:13 sunah kita. Makanya ada puasa 6 hari di 7:16 bulan Syawal ya. Ee puasa 6 hari di buan 7:19 di bulan Syawal ini adalah simbol 7:21 konsistensi kita sebenarnya. Sebagaimana 7:24 ee Rasulullah kan menyebutkan manoma 7:25 Ramadan. Barang siapa yang berpuasa 7:27 Ramadan kemudian atbaahu dia ikuti 7:29 dengan 6 hari di bulan Syawal kaahu 7:31 yaumudhar seperti ee seolah-olah dia itu 7:34 berpuasa sepanjang tahun. ya. Kenapa sih 7:36 6 hari ya? Kenapa ee enggak 5 hari, 3 7:40 hari ya? Yang jelas ini kan memang 7:42 adalah sunah Nabi ya. Paling tidak 7:45 ketika kita disunahkan untuk ee berpuasa 7:48 6 hari di bulan Syawal ini mengajarkan 7:50 kita untuk tidak berhenti setelah 7:53 Ramadan. Jadi sebulan kita sudah 7:56 dilatih. Nah, kita mulai lagi Syawal 7:59 bulan peningkatan terhadap amal-amal 8:02 kita dengan apa? meneruskan 6 hari ya 8:04 agar tubuh dan jiwa kita terlatih dalam 8:07 bertakwa ya. Karena memang Ramadan itu 8:09 benih ya, Syawal itu ladang tempat benih 8:11 itu tumbuh. Nah, oleh karena itulah 8:14 Syawal sebagai lembaran baru bagi kita 8:18 ya dengan melaksanakan terus ya Syawal 8:21 mudah-mudahan ee kita semua sudah atau 8:24 sedang melaksanakannya ya. Ada juga yang 8:26 sudah Mbak ya ee menyelesaikannya. 8:28 paling tidak ee dengan 6 hari di bulan 8:31 Syawal ini menyempurnakan kekurangan 8:33 amalan puasa Ramadan kita. Sebagaimana 8:37 ee Ibnu Rajab Al-Hambali itu menjelaskan 8:40 kalau salat 8:41 itu kalau salat itu ada 8:46 ee ibadah atau ee salat sunah rawatib 8:50 qobliah ba'diyah, maka Ramadan itu puasa 8:54 Ramadan itu juga ada qobliah dan 8:55 ba'diyah ya. Jadi kalau untuk 8:57 ibadah-ibadah wajib fardu itu ada 8:59 qabliah ba'diyah. Kalau salat puasanya 9:01 juga begitu ya kata beliau. Kalau 9:03 qabliah Ramadan itu adalah puasa sunah 9:05 di bulan Syakban. Kalau ba'diyahnya itu 9:08 adalah 6 hari di bulan Syawal. Nah, ini 9:11 untuk menyempurnakan kekurangan amalan 9:13 puasa Ramadan kita ya. Bisa jadi ee 9:17 ketika kita berpuasa Ramadan itu ada aja 9:21 ya cacat dan celanya. mungkin lisan yang 9:23 tidak terjaga, hati yang tidak bisa 9:26 ditahan dari ee gibahnya, gibah hati ya 9:29 atau apapun yang mudah mudahan dengan 6 9:31 hari di bulan Syawal ini kita berpuasa 9:34 itu untuk menyempurnakan kekurangan 9:35 amalan puasa kita di bulan Ramadan. Juga 9:38 sebagai rasa syukur kepada Allah dan 9:40 atas taufik ya karena kita dapat 9:42 melaksanakan ee ibadah Ramadan. Jadi 9:45 artinya ee ketika kita berpuasa 6 hari 9:49 di bulan Syawal ini banyak sekali ya 9:51 keutamaan-keutamaannya yang di antaranya 9:52 itu mendapatkan pahala puasa setahun 9:55 penuh ya. Ya, tidak hanya sekedar 9:57 mengikuti sunah Nabi Muhammad sallallahu 9:58 alaihi wasallam, tapi juga sebenarnya 10:00 ini adalah konsistensi dalam ketaatan 10:03 ya. Ee kita berharap bisa husnul 10:05 khatimah dengan puasa ini. Nah, jadi ini 10:08 yang kita lakukan ya ee melanjutkan 10:11 amaliah Ramadan. Jadi membuka lembaran 10:13 baru di bulan Syawal ini adalah saatnya 10:17 kita melanjutkan amaliah Ramadan ya tadi 10:19 dengan misalnya berpuasa 6 hari di bulan 10:22 Syawal. Terus apalagi misalnya ee terus 10:25 membaca atau tilawah Al-Qur'an jangan 10:28 ditinggalkan. Kita berusaha untuk bisa 10:30 qiyamulail ya walaupun hanya dua rakaat 10:33 ya. Inilah uniknya Ramadan ya. Kita bisa 10:36 melaksanakan tarawih selelah apapun. 10:39 Setelah Syawal bisa enggak ya? 10:41 Mudah-mudahan tetap bisa mudah-mudahan 10:43 kita jaga lisan dan adab kita baik 10:45 secara sosial di masyarakat ataupun di 10:48 media sosial. Tetap continue bersedekah, 10:51 berinfak ya walaupun sedikit tapi rutin 10:54 ya kita terus amaliah ini ya inilah yang 10:57 dinamakan istikamah ya. Nah, jadi 10:59 membuka lembaran baru di bulan Syawal 11:01 ini adalah melanjutkan kembali 11:04 amaliah-amaliah di bulan Ramadan 11:06 walaupun sedikit tapi kontinu ya. Nah, 11:11 ee termasuk juga ee saatnya kita 11:14 meningkatkan hubungan sosial kita dan 11:16 silaturahim ya. Membuka lembaran baru 11:19 itu dengan ee memperarat hubungan kita 11:23 dengan ee keluarga kita. Jadi momentum 11:26 Idul Fitri kemarin tuh ya yang sudah 11:28 mudik ketemu orang tua, kerabat, handai 11:31 tolan ya itu kan kemudian saling 11:33 bersalam-salaman gitu ya. Taqabbalallah 11:36 mininkum atau ada yang maaf lahir batin. 11:37 Pokoknya bertemulah dengan semuanya itu 11:39 ya dengan keluarga, tetangga, sahabat 11:42 lama, orang yang pernah ee bertengkar, 11:45 berselisih dengan kita, kita saling 11:47 memaafkan. Artinya kita mulai ee 11:50 membersihkan 11:52 semua masalah-masalah dalam kehidupan 11:55 kita. Kita tidak ingin ketika Allah 11:57 memanggil kita nanti dalam keadaan masih 12:00 bergantung atau tergantung dengan orang 12:02 lain, masih dosa kita masih belum 12:03 selesai. Karena dosa itu ada dua ya, 12:06 dosa kepada kepada Allah dan dosa 12:08 terhadap manusia. Dosa kepada Allah kita 12:11 bertobat mohon ampun Allah ampuni karena 12:13 Allah maha pengampun lagi maha 12:14 penyayang. Tapi dengan manusia tidak. 12:16 Maka oleh karena itu Syawal buka 12:19 lembaran baru kita buka hubungan kita 12:21 yang memperar hubungan lagi dengan 12:23 keluarga ya antara suami istri atau 12:25 mantan suami atau mantan istri ya orang 12:28 tua, anak ya kerabat tetangga sahabat 12:31 lama 12:32 artinya zero. Zero dosa zero eh zero 12:37 mulai dari no lagi. Enggak ada apapun ya 12:39 artinya tiada dosa di antara kita. Kita 12:41 mulai lagi yang ada rasa dengki, marah, 12:44 dendam, benci. Mudah-mudahan di bulan 12:46 Syawal ini kita mulai melatih untuk 12:49 memaafkan ya. Maka oleh karena itu 12:52 kembali juga kepada diri kita 12:58 yai ya rahimahu ya. Barang siapa yang 13:01 ingin diluaskan rezekinya, dipanjangkan 13:04 umurnya, maka sambunglah silaturahim 13:07 ini. Nah, jadi Syawal ini kita buka 13:09 lembaran baru. Mudah-mudahan tidak ada 13:11 dosa di antara kita ya, antara suami ee 13:14 dengan istri atau mantan istri atau kan 13:17 biasanya suka gitu ya, ada dendam-dendam 13:19 masa lalu. Semoga Allah berikan ampunan 13:22 buat kita semua walaupun ee sulit untuk 13:26 memaafkan. Mudah-mudahan di hati kita 13:28 tidak ada lagi rasa dengki dan pasat. 13:31 lembaran baru ini juga berarti memaafkan 13:33 ya dan menghubungkan kembali yang telah 13:35 lenggang. Nah, kita mulai buka lembaran 13:37 baru mulai dari sekarang. Sekecil apapun 13:40 langkah kita, kita tidak menunggu ee 13:43 nanti-nanti karena kita tidak tahu ajal 13:45 kita sampai kapan, ya. Maka oleh karena 13:48 itu saya mengajak diri saya dan kita 13:51 semua untuk membuka lembaran baru dengan 13:54 pertama doa. Kita berdoa kepada Allah 13:58 semoga kita diberikan kekuatan. untuk 14:01 bisa beramal saleh. Kita berdoa kepada 14:03 Allah agar dibantu untuk taat kepadanya. 14:05 Sebagaimana Rasulullah ee mewasiatkan 14:08 kepada sahabat ya, setiap salat fardu 14:11 itu, selesai salat fardu jangan lupa 14:13 untuk berdoa Allahumma ain 14:17 alaikrikaukrika wusni ibadat. Jadi kita 14:20 berdoa agar Allah membantu kita, 14:22 membantu kita agar bisa senantiasa 14:26 mengingatnya. 14:28 Kita mohon kepada Allah agar dibantu 14:30 untuk bisa selalu mensyukuri nikmat yang 14:32 telah diberikannya kepada kita. Kita 14:34 mohon kepada Allah agar dibantu untuk 14:36 menyempurnakan ibadah-ibadah kita 14:38 kepadanya. Maka semua dimulai dari doa. 14:41 Doa ini adalah awal dari setiap 14:44 aktivitas yang akan kita lakukan. Berdoa 14:46 ya. Jadi membuka lembaran baru ini 14:48 dengan mulai dengan berdoa ya. Mendoakan 14:51 ya agar kita diberikan 14:54 keistikamahan ya. Allahum 14:57 anzal istih minta ya diberi kekuatan ya 15:03 allahum 15:05 alah ya Allah karuniakan aku kekuatan 15:08 apa kekuatan untuk e 15:11 beraktivitasaktivitasir dalam setiap 15:12 kebaikan-kebaikan doa ya kemudian niat 15:17 yang tulus ya kita membuka lembaran baru 15:20 ini dengan niat yang ikhlas 15:23 mudah-mudahan hari-hari kita bisa kita 15:26 lalui dengan keikhlasan, kesabaran, 15:29 ketawakalan, semangat untuk beribadah 15:32 kepadanya. Niat ya. Jadi niat itu 15:34 penting. Bahkan satu amal itu 15:36 berjuta-juta niat ya. Berpuluh-puluh 15:39 niat itu mesti kita lakukan. Niat apapun 15:41 niat ya. Nah, ini ee akan memudahkan 15:44 kita insyaallah karena niat itu adalah 15:46 bagian dari motivasi ya. Niat ini mampu 15:50 membangkitkan semangat kita untuk 15:52 beribadah ya. Doa, niat, kemudian 15:55 langkah konsistensi kita ya berusaha 15:57 untuk selalu istikamah. Allahumarzuqnal 16:00 istiqamah. Karuniakan kami 16:01 keistikamahan. Ya, tidak hanya cukup 16:04 itu, hati kita juga harus kembali kepada 16:06 Allah. Ya, memulai membuka lembaran baru 16:09 ini dengan terus mengingat Allah ya. 16:13 Karena kita beribadah ini hanya untuk 16:15 mencari rida Allah. Karena perjalanan 16:18 hidup kita masih 16:19 panjang, masih banyak fase yang akan 16:23 kita lalui ya. Apalagi ee usia-usia yang 16:27 seusia ee saya ke atas ya Mbak Olin ya. 16:30 Karena usia-usia saya ini Mbak Olin, 16:34 usia-usia jedah ya, nenek ya, usia-usia 16:36 yang sudah hampir 60 gitu apalagi yang 16:38 di atasnya ya. Tentu usia-usia yang 16:41 sebentar lagi akan ee menuju Allah. 16:44 Perjalanan menuju Allah itu kan 16:46 perjalanan yang mendaki dan sulit ya. 16:50 Tentu butuh bekal, tentu butuh ee 16:53 bawaan-bawan amal saleh. Ya, kalau tidak 16:56 dimulai dari sekarang kapan lagi? Karena 16:58 ajal itu selalu mengintai kita tidak 17:01 mengenal usia sebenarnya. Tapi paling 17:03 tidak yang usianya sudah di atas ya, di 17:05 atas 40 ke atas itu hati-hati ya. Maka 17:08 oleh karena itu dengan membuka lembaran 17:12 baru ini tentu kita ingin ee hati kita 17:16 menuju Allah ya kembali kepada Allah 17:18 dengan ee membuat bekal-bekal ya. Ini 17:20 memang ee kajian-kajian seperti ini 17:23 untuk mengingatkan kita semua ya. 17:25 Membuka lebaran baru ini tidak hanya 17:27 untuk ee untuk orang siapapun tapi untuk 17:29 kita semua. Bukan orang perorang 17:31 tertentu tapi untuk kita semua karena 17:34 kita tidak tahu Allah beri kesempatan 17:36 kita tuh sampai kapan. 17:38 Apakah Ramadan yang telah kita lalui ini 17:41 adalah Ramadan terakhir kita? Kita tidak 17:43 tahu. Nah, oleh karena itulah kita buka 17:45 lembaran baru ya. Mudah-mudahan ee 17:48 lembaran baru ini mampu memberikan kita 17:51 semangat motivasi untuk kembali kepada 17:53 Allah. Kita perjalanan masih panjang. 17:56 Kita baru melampaui tiga fase ya. Fase 17:59 pertama tuh alam roh. Kemudian alam 18:02 rahim sudah kita lewati. Sekarang kita 18:04 di alam dunia. Perjalanan masih panjang. 18:06 kita belum memasuki fase alam kubur, 18:09 belum merasakan seperti apa kiamat, 18:12 dibangkitkan, dikumpulkan, ya dihisab 18:14 ya, ditimbang amal saleh kita, kemudian 18:17 belum memasuki fase mendapatkan syafaat 18:19 dari Rasulullah atau 18:22 mungkin menjalani sirat ya, perjalan 18:26 jembatan yang sangat tipis itu kita 18:28 belum ke sana, masih jauh ya. Artinya 18:31 sekarang ini kita diberikan kesempatan 18:34 oleh Allah untuk membuat bekal, 18:36 mengumpulkan bekal kita untuk kembali 18:38 kepadanya. Ya, perjalanan kita itu masih 18:41 panjang. Ya Allah, tentu saja 18:44 perjalanan-perjalanan yang masih panjang 18:46 itu butuh bekal dan salah satu bekalnya 18:47 itu adalah nanti Ramadan ini. Dan kita 18:50 di Syawal ini kita buka lembaran baru 18:52 untuk membuat bekalan, menyiapkan 18:55 bekalan yang lebih banyak lagi dengan 18:57 menambah ilmu, menjauhi perbuatan dosa, 19:00 mengingat kematian, memilih teman yang 19:02 baik. Ya. Jadi, mudah-mudahan ee ketika 19:05 kita berada di Syawal ini, mudah-mudahan 19:07 kita berharap inilah lembaran baru yang 19:10 masih kosong kita buka, kita isi dengan 19:13 yang baik-baik saja. Kita tinggalkan 19:15 semua bentuk maksiat, dosa, dan 19:17 kesalahan. Kita berusaha untuk menjadi 19:20 hamba Allah yang diridainya. Semua ujian 19:23 cobaan, musibah yang menimpa kita, 19:25 mudah-mudahan Allah berikan kita 19:26 keikhlasan, keridaan. kita menerima 19:30 semua apa yang telah Allah tentukan 19:32 dengan ikhlas karenanya. Mudah-mudahan 19:35 dengan lembaran baru ini yang terisi itu 19:37 adalah yang baik-baik saja sehingga 19:39 bekal kita semakin banyak. Insyaallah 19:41 inilah Syawal ya, fase baru dalam 19:44 kehidupan kita. Syawal ini adalah 19:47 sebagai pembuka ee sebagai awal 19:50 transformasi diri kita ya. kita 19:52 mudah-mudahan bisa menata hubungan kita 19:55 dengan Allah lebih baik lagi, lebih 19:57 dekat lagi. Kita merasakan kehadiran 19:59 Allah, kita merasakan kasih sayangnya, 20:02 kita kembali kepadanya dengan sepenuh 20:04 hati dan sepenuh jiwa kita mudah-mudahan 20:06 mampu untuk rida dan ikhlas menerima 20:08 semua bentuk ujian cobaan yang telah 20:10 diberikan kepada kita. Mudah-mudahan 20:12 kita mampu menjadi hamb-Nya yang 20:13 senantiasa mensyukuri nikmat karunia 20:16 yang telah diberikan kepada kita. Dan 20:18 mudah-mudahan kita juga mampu bersabar, 20:20 bersabar atas semua ujian cobaan yang 20:23 telah Allah berikan kepada kita. 20:26 Termasuk juga dengan sesama manusia. 20:27 Mudah-mudahan kita memulai buka lembaran 20:30 baru dengan membersihkan hati ya. Tidak 20:33 ada lagi iri, dengki, hasad. 20:35 Mudah-mudahan kita sukses dalam ee 20:40 mengisi Syawal ini dengan 20:42 lembaran-lembaran baru yang terindah. 20:44 Nanti ada lagi setelah Syawal itu ada 20:46 Zulkadah. Nah, masuklah kita di 20:49 bulan-bulan yang diharamkan ketika 20:52 beramal saleh itu berlipat pahala ya, 20:56 berlipat kali ganda pahalanya, 20:57 kebaikannya, beramal salah juga begitu. 21:00 Senantiasa kita diingatkan oleh Allah 21:02 bagaimana di Syawal ini kan bulan 21:04 biasa-biasa saja. Artinya secara bulan 21:08 dalam konsep Islam Syawal itu tidak 21:10 termasuk bulan haram ya. Yang termasuk 21:13 bulan haram yang dimuliakan itu kan 21:14 empat ya. Rajab, Zulqadah, Zulhijah, 21:17 Muharram, Syawal ini hanya fase 21:20 perantara ya. Karena memang semangat 21:22 besar, ibadah besar yang kita lakukan di 21:24 Ramadan Syawal itu masih terasa. 21:26 Kemudian kita diingatkan lagi karena 21:27 biasanya kalau sudah sebulan terasa 21:30 lemas ya, tidak bersemangat lagi. 21:32 Kemudian kita diingatkan kembali dengan 21:34 Zulkadah ya, Zulhijah tuh 21:37 saudara-saudara kita akan ee 21:39 melaksanakan ibadah hajinya. Masyaallah. 21:41 Nanti kita terus berlanjut. Inilah 21:43 konsistensi amal yang insyaallah kita 21:46 jalani dengan baik. Mudah-mudahan Syawal 21:48 ini adalah awal ee kebaikan baru dalam 21:51 hidup kita. Amin ya rabbal alamin. Amin 21:54 ya rabbal alamin. Baik, Iwan dan akhwat 21:56 telah kita ikuti pemaparan ustazah 21:58 seputar tema kita yaitu Syawal membuka 22:00 lembaran baru. Jadi diingatkan sudah 22:03 dimulai dari nol ya. Bukan berarti 22:05 kemudian oke masih banyak nih saldonya, 22:07 kuotanya kemudian kita berlomba-lomba 22:09 mengisinya. Nauzubillah minzalik. Mari 22:11 kita menjaga diri yang ustazah ingatkan 22:14 dan konsistensi dalam ibadah yang telah 22:16 kita lakukan semangatnya pada saat 22:17 Ramadan ayo konsisten dilakukan di bulan 22:20 Syawal dan bulan-bulan berikutnya. Baik, 22:22 kami undang Ikhwan dan Nawat untuk 22:23 menyampaikan pertanyaan seperti biasa 22:25 nomornya tidak berubah di 0811999720. 22:34 Insyaallah kami akan kembali dan 22:36 membacakan pertanyaan ikhwan dan akhwat 22:38 setelah nasyid berikut ini. 23:16 Brail 23:32 TV berasil 23:34 [Musik] 23:51 Syawal membuka lembaran baru. Ada 23:53 beberapa hal yang masih ingin 23:54 disampaikan Ustazah. Tafadul Ustazah ya. 23:58 Bismillahirrahmanirrahim. Syawal ini 24:00 adalah pembuka lembaran baru. Nah, oleh 24:02 karena itu ee ketika kita mencermati apa 24:05 yang telah disampaikan ee oleh ee dalam 24:10 Ibnu Katsir ya itu menjelaskan ada tanda 24:13 diterimanya amal ya. Tanda diterimanya 24:16 amal itu sebagaimana dalam tafsir 24:18 Alquranim itu 24:24 ya. Di antara balasan kebaikan itu 24:27 adalah kebaikan selanjutnya. Jadi dari 24:31 ee balasan dari perbuatan-perbuatan baik 24:33 itu adalah perbuatan baik selanjutnya. 24:35 Dan di antara balasan keburukan atau 24:37 kejelekan itu adalah kejelekan 24:39 selanjutnya. Artinya apa? Tanda 24:41 diterimanya amal. Ya. Jadi ee Ibnu Rajab 24:45 al-Hambali mengatakan itu adalah 24:47 melanjutkan amal saleh yang telah kita 24:50 lakukan. Jadi melanjutkan amaliah 24:52 Ramadan. Jadi untuk mengetahui apakah 24:55 ibadah Ramadan kita diterima Allah atau 24:57 tidaknya, maka lihatlah setelahnya. Apa 24:59 itu setelahnya? Masih konsisten enggak? 25:02 Artinya melanjutkan amaliah Ramadan 25:04 walaupun tidak seperti dan tidak mungkin 25:07 juga ya kayaknya sih sangat jarang ya 25:10 ada orang yang bisa konsisten 25:12 melaksanakan ibadah sebagaimana di bulan 25:14 Ramadan kayaknya sulit ya banyak hal ya 25:17 kenapa orang enggak bisa lagi seperti 25:19 Ramadan beribadahnya banyak hal karena 25:21 mereka tahu keutamaan Ramadan tentu 25:23 mereka berlomba-lomba untuk melakukan 25:25 berbuat amal saleh kebaikan dan di bulan 25:28 lain tidak seperti Ramadan akhirnya 25:30 semangatnya melemah atau bisa jadi 25:32 alasannya setannya sudah enggak dekat 25:34 lagi gitu ya. Nah, oleh karena itu tanda 25:37 amaliah Ramadan kita diterima oleh 25:39 Allah, maka melanjutkan amaliah Ramadan 25:42 setelahnya dengan tadi ya puasa di bulan 25:45 Syawal atau puasa-puasa sunah lainnya. 25:47 Kan masih banyak puasa sunah yang lain 25:49 ada Senin dan Kamis, ayamul Bid dan 25:52 sebagainya. Kemudian menjaga salat kita 25:54 agar tepat waktu ya. Walaupun memang ee 25:57 kalau di bulan Ramadan tuh ibadah sunah 26:00 pahalanya seperti ibadah wajib pokoknya 26:02 luar biasa ya. Itu bukan berarti di 26:04 bulan lain itu kita abai dengan salat 26:06 kita tetap menjaga salatul amallaha 26:10 alqatiha ya. Amal yang baik yang 26:12 dicintai Allah itu adalah salat di 26:14 waktunya. Nah, kita jaga itu ya menjaga 26:17 salat lima waktu kita ya. upayakan di 26:20 awal waktu yang bapak-bapak ya, yang 26:23 laki-laki upayakan berjamaah ya, 26:25 upayakan di masjid gitu ya. Kemudian 26:28 menjaga salat malam qiyamulail ya baca 26:31 Quran ya walaupun tidak seperti di bulan 26:33 Ramadan tapi tetap kita ee punya amaliah 26:36 atau wirid harian kita membaca Al-Qur'an 26:39 ya, apakah tadabur dan segala macamnya. 26:41 Kemudian ee menjaga zikir dan wirid 26:44 harian ya, berinfak dan segala macam. 26:46 Nah, itu tanda-tanda amal amalnya kita 26:48 ee diterima oleh Allah ya. Dimudahkan 26:51 melaksanakan amal saleh sesudahnya. 26:53 Mudah sekali ya. Jadi tidak tidak malas 26:56 lagi. Sama. Jadi artinya Ramadan itu 26:59 adalah 27:01 latihan sebulan penuh untuk dapat 27:04 menghadapi 11 bulan setelahnya. 27:07 dimudahkan, diberikan keistikamahan, 27:11 mengerjakan amal saleh, kemudian 27:13 mencintai ibadah. Dan tidak kalah 27:16 penting ketika kita mudah-mudahan Allah 27:19 terima amal ibadah kita di bulan Ramadan 27:21 itu tandanya apa? Mudah menangis. 27:25 Menangis maksudnya apa? Menangis ketika 27:28 kita mengingat Allah. 27:30 Membayangkan, mentadaburkan bagaimana 27:33 kekuasaan Allah. Jadi tangisan kita tuh 27:36 bukan tangisan picisan e drama ya, bukan 27:39 ya tangisan-tangisan yang bukan tangisan 27:42 ketika kita merasa diri kita lemah hina 27:45 di hadapan Allah. Tangisan ketika kita 27:47 mengingatnya, tangisan ketika kita 27:50 merasa dosa kita banyak dan hanya Allah 27:52 lah yang yang akan ee mengampuni kita. 27:54 Jadi tangisan yang memang kaitannya 27:56 adalah dengan zikrullah. Maka orang yang 27:58 menangis mengingat Allah itu adalah 28:00 salah satu dari tujuh orang yang akan 28:02 mendapat naungan di bawah naungan ketika 28:04 tidak ada lagi naungan ee di yaum di 28:07 hari kiamat nanti. Jadi mudah menangis 28:09 ya. Kemudian tentu saja yang tidak kalah 28:12 penting adalah membenci kemaksiatan dan 28:15 kemungkaran. Ya. Jadi ketika kita 28:18 memahami bahwa salah satu dari tanda 28:20 diterimanya amal kita di bulan Ramadan 28:23 dan kita membuka Syawal dengan lembaran 28:25 baru, kita sudah tidak lagi bersimpati 28:29 kepada bentuk kemaksiatan atau 28:31 kemungkaran. Kita mudah ee berpihak 28:34 kepada kebenaran, ya. Kemudian termasuk 28:38 juga senang berkumpul dengan orang-orang 28:39 yang suka beribadah. Kita memilih 28:42 komunitas dalam pergawalan sehari-hari. 28:44 Kita mulai ikut pengajian. 28:47 mencari orang-orang yang saleh atau 28:49 salihah yang dapat mengingatkan diri 28:51 kita. Ya, kita tentu dengan lingkungan 28:54 ini kita terus meningkatkan ilmu kita, 28:58 keimanan dan ketakwaan kita sehingga 29:00 kita bisa terjaga. Nah, inilah ee 29:03 membuka amalan ee baru kita di bulan 29:06 Syawal. Nah, termasuk ee ketika kita ini 29:09 kan dua ya, membuka amalan baru. Jadi, 29:12 Syawal itu membuka lembaran baru ya 29:14 terhadap Allah dan terhadap manusia. 29:16 terhadap Allah. Kita berusaha menjadi 29:18 hamba Allah yang diridainya dengan 29:20 mendekatkan diri kepadanya ya. Nah, 29:22 dengan manusia kita berusaha untuk 29:24 menjalin kembali hubungan-hubungan kita 29:26 yang mungkin ee selama ini terkendala 29:29 ya. Seperti apapun ya bentuk sakit 29:33 hatinya kita ya. Tadi Mbak Olin sempat 29:36 ee menjelaskan ya memaafkan tapi tidak 29:39 melupakan ya Mbak ya. Betul Az. 29:41 memaafkan tapi tidak jadi apakah memang 29:44 betul seperti itu? Nah, saya jadi ingat 29:47 ee teringat dalam surat Asyuara ya dalam 29:50 surat ee bukan Asyara Asyura ya. Asyura 29:54 dalam surah Asyura. Surat ee surat 29:57 Asyura itu di ayat ke apa 30:01 namanya? Ee 30:05 40. Iya. Jadi di surat ee Asyura ayat 40 30:11 itu itu dijelaskan bahwa 30:17 wtinatun 30:19 wahajrallah inahu 30:21 yuhibbimin ini masyaallah nih ya ee 30:25 bahwa dalam ayat ini dijelaskan ya bahwa 30:28 balasan kejahatan adalah kejahatan yang 30:31 serupa. Tapi barang siapa yang ee 30:35 memaafkan dan memperbaiki ya, maka 30:38 pahalanya itu ee atas tanggungan Allah. 30:42 Jadi dalam ayat 40 ini balasan suatu 30:45 kejahatan adalah kejahatan yang 30:47 setimpal. Tetapi barang siapa memaafkan 30:49 dan berbuat baik kepada orang yang 30:51 berbuat jahat maka pahalanya ee dari 30:54 Allah. Sungguh dia tidak menyukai 30:56 orang-orang yang zalim. Jadi 30:59 artinya setimpal ya ee apa namanya kalau 31:02 orang berbuat kesalahan. Nah, artinya 31:04 gini memaafkan itu kan suatu kemuliaan 31:07 tapi apakah mungkin ee bisa melupakan? 31:11 Ya memang target akhir itu tentu kita 31:13 ingin melupakan tapi itu butuh proses 31:15 ya. Ee memang di awal ketika kita 31:18 memaafkan itu tidak menuntut kita untuk 31:20 melupakan karena sangat sulit 31:22 orang-orang yang rasanya sangat jarang 31:25 sekali orang yang ketika di apa ee orang 31:27 berbuat jahat ya zalim kemudian 31:30 dimaafkan langsung lupa. itu sulit ya. 31:33 Paling tidak ee butuh proses waktu. 31:35 Sebagaimana Rasulullah sallallahu alaihi 31:37 wasallam terhadap Wahsyi ya yang telah 31:39 membedah ee membelah perut ee paman 31:42 Hamzah. Jantungnya ya dibedah perut apa 31:44 jantungnya diambil. Itu kan sudah luar 31:46 biasa bentuk kekejiannya ya. Nah 31:48 kemudian masuk Islam Rasulullah menerima 31:51 keislamannya tapi Rasul belum pada saat 31:53 itu belum sanggup untuk melihat wajahnya 31:55 ya. Nah artinya butuh proses ya. Jadi 31:58 memaafkan itu ee pada saat itu belum 32:02 tentu ee bisa melupakan. Tapi memaafkan 32:05 itu adalah tanda hati yang kuat ya. 32:08 Walaupun butuh proses waktu yang panjang 32:10 untuk melupakannya, tapi kalau sudah 32:12 waktunya panjang masih diingat-ingat 32:15 juga kesalahannya kayaknya kayaknya 32:17 dendam deh. Ya jatuhnya dendam karena 32:20 memang dendam i karena masih 32:22 diingat-ingat. Jadi kalau memang ee 32:25 sudah memaafkan itu dilupakan ya, tidak 32:29 lagi mengungkit-ungkit ya atau 32:30 mengangkat-angkat gitu ya. Ee walaupun 32:33 mungkin dengan orang tersebut tidak 32:36 mengangkat-angkat kasusnya ya. Kalau 32:38 sudah ketemu orang ya sudah. Kalau 32:40 memang belum siap untuk berhadapan ya 32:43 tidak tidak berhadapan artinya ee 32:46 hatinya tidak tidak ada lagi sakit hati 32:49 ya. Hatinya sudah ikhlas dan rida. 32:51 Walaupun barangkali ee mungkin butuh 32:54 waktu untuk bisa bertemu ya begitu. Jadi 32:57 ini ee luar biasa ya. Masyaallah Mbak ee 33:00 hati manusia itu kan ee sangat ee 33:03 apalagi manusia biasa seperti kita ya. 33:05 itu untuk memaafkan aja butuh proses. 33:08 Makanya tadi ee dalam ee kehidupan kita 33:12 amal yang sangat besar pahalanya itu 33:15 hanya ada tiga tiga amalan yang sangat 33:18 besar yang pahalanya itu hanya Allah 33:19 yang tahu. Saking besarnya dirahasiakan 33:22 oleh Allah. Saking dahsyat balasan 33:25 pahalanya di sisi Allah. Nah, itu yang 33:27 pertama itu kan puasa ya. Ana ajz ya 33:30 asamli anak saking besarnya pahala itu 33:33 Allah rahasiakan. aku nanti akan 33:35 memberikan ee surprise gitu ya. Saking 33:37 besarnya itu ee pahala puasa. Karena 33:41 memang puasa itu sendiri kita enggak 33:42 bisa enggak bisa apa ya bohong-bohong 33:45 ya. Kita sendiri aja kita enggak berani 33:46 makan minum kan. Karena kita tahu Allah 33:48 melihat kita. Saking besarnya pahala itu 33:51 kita takut kita yakin Allah itu melihat 33:54 kita. Nah kemudian yang kedua sabar ya. 33:58 Inama 34:00 inamair hisab. Orang-orang yang sabar 34:02 itu itu Allah akan berikan dia pahala 34:05 tanpa hisab. Saking besarnya itu 34:07 bersabar. Nah, yang di atas sabar itu 34:09 adalah memaafkan. Masyaallah. Artinya 34:13 orang yang bersabar itu belum tentu bisa 34:15 memaafkan. Tapi orang yang memaafkan 34:18 pasti dia sudah sabar. Nah, itu jadi 34:20 tiga. Itulah pahala yang sangat besana. 34:22 Oleh karena itu ee kalau menurut 34:26 pemikiran saya, Mb orang yang memaafkan 34:30 di awal-awal itu bila belum mampu untuk 34:33 melupakan itu wajar ya. Kenapa? Karena 34:36 ya untuk proses memaafkan aja tuh butuh 34:38 waktu ya, sabarnya panjang ya. Ya, 34:41 masyaallah luar biasa ya. Nah, itu 34:43 memaafkan aja sudah butuh waktu. Tapi 34:45 ketika untuk saat itu ya ee karena 34:48 memang lagi anget-angetnya prosesnya 34:50 mungkin baru ya baru bisa ketemu 34:53 misalnya itu masih ingat itu wajar ya 34:55 tidak melupakan. Tapi insyaallah setelah 34:59 berlalu masa karena waktu itu adalah 35:02 bagian dari ilaj, bagian dari obat ya. 35:04 Waktu itu kan bagian dari obat ya ituu 35:06 nanti insyaallah suatu saat akan 35:08 terhapus ya. Kita lihat. Jadi memang ee 35:12 contohnya gini, Mbak. Biasanya ee ketika 35:16 kita orangnya masih hidup misalnya ya, 35:19 mungkin kita sudah disakiti luar biasa 35:22 ya, kita bisa memaafkan tapi belum bisa 35:24 melupakan. Nanti orangnya meninggal 35:26 gimana? Enggak diingat-ingat tuh 35:28 masa-masa kita disakiti ya enggak ya. 35:31 Artinya yang kita ingat 35:32 kebaikan-kebaikan. Karena itulah jadi 35:33 waktulah yang bagian dari ikhlas. 35:35 Mudah-mudahan ee bukti dari memaafkan 35:38 itu adalah nanti suatu saat bisa ee 35:41 melupakan ya. Bagian dari memaafkan 35:43 suatu saat akan bisa melupakan tapi itu 35:45 butuh proses waktu yang panjang. 35:47 Wallahuam 35:49 masyaallah masyaallah. Ianawan, kita 35:51 berharap ya kita diluaskan hati kita 35:54 agar kita terbebas dari dendam kemudian 35:58 hasad. Tadi ustazah sudah membuka kajian 36:00 hari ini dengan doanya untuk membuka 36:03 lembaran baru di Syawal ini dengan penuh 36:05 keberkahan. Kita akan masuk ee ikhwan 36:08 dan Nawat ke sesi tanya dan jawab. Kita 36:10 langsung saja Ustazah ya ke penanya 36:11 pertama Ustazah. Asalamualaikum 36:13 warahmatullahi wabarakatuh Ustazah. 36:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:17 wabarakatuh. Waalaikumsalam 36:18 warahmatullah. Setelah berlalunya bulan 36:21 Ramadan, banyak di antara kita yang 36:22 merasa semangat ibadahnya mulai memudar. 36:25 Padahal selama Ramadan kita diberikan 36:28 kesempatan yang luar biasa untuk 36:29 mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu 36:31 wa taala. Namun mengapa seringkiali kita 36:34 kembali ke kebiasaan lama setelah 36:36 Ramadan? Apakah yang tadi seperti yang 36:38 ustazah sampaikan betul-betul berarti 36:40 bahwa Ramadan kita tidak berhasil 36:42 ustazah dalam mengubah diri kita? 36:45 Ataukah ada hal lain yang perlu 36:47 diperbaiki dalam rangka menjaga 36:50 konsistensi ibadah. Karena tidak mudah, 36:52 Ustazah kembali melaksanakan yang biasa 36:56 kita lakukan di Ramadan, kemudian kita 36:58 laksanakan di bulan yang lain dari Deri 37:00 di Jakarta. 37:02 Iya. Ee jadi begini, biasanya nih 37:06 semangat ibadah ee pasca Ramadan itu 37:10 melemah. Itu pasti ya ee melemah. Karena 37:13 rasanya sepanjang pemahaman saya, Mbak 37:16 Olin, kayaknya enggak ada tuh orang yang 37:18 di bulan Ramadan ibadahnya tuh ee seper 37:21 ee di bulan lain itu seperti diibadah di 37:23 bulan Ramadan. Ya, kayaknya tuh ya. 37:26 Bahkan kalau kita lihat ee Rasulullah 37:29 sallallahu alaihi wasallam sendiri itu 37:30 iktikaf di 10 hari terakhir Ramadan. 37:32 Iktikaf di bulan-bulan lainnya itu tidak 37:34 seperti rasanya tidak seperti di bulan 37:36 Ramadan ya. Nah, ini saya rasa ee 37:40 penyebabnya itu di antara lain ya, 37:41 kenapa ibadah kita pasca Ramadan itu 37:45 tidak sesemangat di bulan Ramadan. 37:47 Pertama, bisa jadi dari mindset kita ya, 37:50 bahwa Ustaz mohon maaf memotong ee 37:52 Ustazah videonya ee termatikan. 37:56 Iya. Oke, silakan dilanjutkan. Maaf, 37:58 maaf. Silakan dilanjutkan. Maaf. Saya 38:01 ya. Jadi ee ketika mindset kita me yang 38:06 ada di benak kita itu bahwa Ramadan itu 38:08 adalah ibadah musiman ya. Karena ee 38:12 ibadah musiman hanya ikut tradisi. 38:15 Itulah salah satu penyebab kenapa kita 38:17 tidak semangat di bulan Ramadan. Karena 38:20 ya tradisi ya hanya ee apa tren musim 38:24 saja ya. itu penyebabnya di antaranya 38:26 bisa juga karena kurang memahami ee 38:29 keutamaan Ramadan karena ibadah itu 38:31 dianggap beban aja Ramadan ya puasa lagi 38:34 ya ada rasa gimana gitu ya. Ee kemudian 38:37 bisa jadi melemahnya semangat ibadah 38:40 Ramadan kita ini karena ada zona nyaman 38:44 duniawi ya. Zona nyamannya apa ya? Kita 38:47 lebih senang men-scroll medsos kita gitu 38:50 ya kan. Kalau sudah pegang medsos ya HP 38:53 itu udah kayak apa gitu ya udah niat sih 38:56 sudah ada lupa waktu ya setan gepeng 38:59 katanya ya Mbak ya. Udah punya semangat 39:01 pengin baca Quran ya. Tangan kanan 39:04 pegang Quran, tangan kiri pegang HP. 39:05 akhirnya yang dominan HP gitu ya. Nah, 39:08 bisa jadi zona nyaman duniawi inilah 39:10 yang menyebabkan tergerus ibadah kita ee 39:13 untuk ee melanjutkan kebiasaan ibadah 39:15 kita setelah Ramadan. Karena ada tadi ya 39:18 rutinitas yang padat ee godaan-godaan. 39:21 Bisa juga karena lingkungan yang lemah 39:23 tidak ada support system ya. ya semuanya 39:26 tuh ee menghabiskan waktu ya akhirnya 39:29 terbawa ya tidak ikut kajian atau jarang 39:32 enggak punya komunitas yang ee 39:34 mengingatkan ya apalagi punya alasan 39:36 setannya sudah dilepas sudah bebas 39:38 sekarang godaannya semakin banyak gitu. 39:41 Ee jadi bagaimana caranya supaya kita 39:44 bisa istikamah ya memang ee untuk 39:47 beribadah sebagaimana di bulan Ramadan 39:50 rasanya itu memang tidak mungkin ya 39:53 pasti sulit ya. Karena memang beda ya ee 39:57 nilai keutamaan Ramadannya dengan bulan 39:59 yang lain. Paling tidak agar kita bisa 40:02 istikamah sampai akhir hayat kita. 40:05 Karena dalam Al-Qur'an itu kan ee 40:08 disebutkan ya wabudaka hattaakal yaqin. 40:11 Sembahlah Rabbmu itu, Tuhanmu itu sampai 40:14 datang kepadamu alyakin yaitu ajal. Maka 40:17 caranya itu di antaranya buat saya ini 40:19 nasihat buat saya dan kita semua ya. doa 40:22 tadi ya selalu mohon kepada Allah akan 40:24 agar diberikan semangat, kekuatan, 40:27 bimbingan agar kita bisa melaksanakan ee 40:31 ibadah ee apa ibadah-ibadah kita selain 40:34 Ramadan ini dengan ee semangat ya, butuh 40:37 doa ya. Terus kemudian tadi ya ilmu 40:41 tambahkan terus ilmu. Karena Rasulullah 40:43 itu memberikan ee panduan kepada kita 40:46 dalam kehidupan ini yang hanya bisa 40:49 ditambah itu adalah ilmu. Jadi kalau 40:52 tambah rezeki, tambah anak, tambah istri 40:54 enggak begitu ya. Rbi zidni ilma. Hanya 40:57 ilmu yang minta ditambahkan ya. Kemudian 41:00 tentu yang tidak kalah pentingnya adalah 41:01 jauhi perbuatan dosa dan maksiat. Karena 41:04 perbuatan dosa dan maksiat itu dapat 41:06 mengalahkan amal saleh kita. perbuatan 41:09 dosa dan maksiat itu dapat ee 41:11 menyebabkan kita terbawa kepada ee 41:14 perbuatan-perbuatan tersebut sehingga 41:16 mengalahkan perbuatan-perbuatan amal 41:18 saleh. Ya, jadi ee dan yang tidak kalah 41:22 pentingnya untuk semangat kita agar bisa 41:24 istikamah sampai akhir hayat ya buat 41:27 kita dan buat saya dan kita semua itu 41:29 jangan lupa mengingat kematian ya. Ya 41:31 Allah hidup ini enggak selama-lamanya. 41:34 Makanya mungkin ada hikmahnya juga ya 41:36 orang-orang di saya tidak bahas tentang 41:38 hukum ya. Apakah ada ulama mengatakan oh 41:40 itu B enggak boleh. Kan kita setelah 41:42 hari raya itu kan kita ziarah kubur ya. 41:45 Hm. Ya, biasanya begitu ya, Mbak ya. 41:47 Betul. Ziarah kubur ke orang tua kita, 41:49 ke makam orang tua kita. Ya, saya sih 41:52 ngambil hikmah saja. Saya terlepas ini 41:54 saya tidak membahas tentang hukum karena 41:56 ini kan tradisi ya. Kita ambil hikmahnya 41:58 kenapa kita ee berziarah ke makam orang 42:01 tua kita. ini maksudnya adalah agar kita 42:03 mengingat kematian, agar kita bisa 42:06 konsisten di bulan Ramadan itu. Kemudian 42:08 kita lanjutkan setelah Syawal agar kita 42:11 terus ya melaksanakan ketaatan kita 42:14 kepada Allah karena nanti kita akan 42:15 mati. Jadi kan apalagi 1 Syawal itu hari 42:18 berbahagia kan udah ke mana-mana makan 42:21 sana sini lupa kayaknya dengan 42:23 Ramadannya satu hari aja bisa 42:25 menyebabkan kita lupa dengan ibadah 42:27 Ramadan ya. Bahkan ada yang masuk rumah 42:29 sakit karena saking banyaknya makan ya. 42:32 Nah, ini dengan mengingat kematian 42:34 mudah-mudahan Allah berikan kita 42:36 kekuatan ya agar kita semangat terus 42:39 beribadah ya. Dan juga ee ini juga 42:43 sangat penting juga ya terpenting juga 42:45 adalah memilih teman yang baik. Memilih 42:48 teman yang baik ini penting. Kalau kita 42:49 enggak punya lingkungan, enggak punya 42:51 komunitas itu siapa yang akan membawa 42:53 kita yang mengingatkan kita. Ya, jadi 42:56 ini Mbak apa yang saya sampaikan ini 42:58 sebenarnya kita sudah tahu ya. Karena 43:01 setiap kita selalu mengulang-mulang ya 43:04 setelah Ramadan selalu ya ee 43:06 pembahasannya ini. Jadi pembahasan ini 43:09 Syawal atau pasca Ramadan sebagai 43:11 lembaran baru itu sebenarnya untuk 43:13 mengingatkan kita. Tidak hanya sekedar 43:15 untuk mengingatkan kita, tapi juga untuk 43:17 meningkatkan 43:19 ee amal ibadah kita ya. Karena memang 43:23 wakir fainikro tanfaul mukminin ya kan. 43:26 Allah memerintahkan kita untuk saling 43:27 mengingatkan karena itu sangat 43:29 bermanfaat bagi orang-orang yang 43:30 beriman. Ya, bahkan Allah sendiri dalam 43:32 Al-Qur'an kan itu ya ada khitabnya 43:35 kepada orang yang beriman. Ya 43:36 ayyuhalladzina amanu aminu gitu ya. 43:39 Wahai orang-orang yang beriman, 43:41 berimanlah. Padahal untuk orang beriman 43:43 disuruh beriman lagi. Nah, itu untuk 43:45 mengingatkan. Jadi apa yang saya 43:47 sampaikan yang kita bahas ini adalah 43:49 untuk kita semua. Mudah-mudahan kita 43:51 bisa saling mengingatkan ya terus ya 43:55 continue melaksanakan ibadah kita 43:57 walaupun kualitasnya tidak seperti 44:00 kualitas atau kuantitas ya tidak seperti 44:02 di bulan Ramadan. kayaknya kita mulai 44:04 deh, Mbak. Misalnya gini, selama bulan 44:07 Ramadan kita bisa tuh tarawih ya. 44:09 Setelah salat Isya kita lanjut tarawih. 44:12 Bisa sekarang bisa enggak? Setelah kita 44:15 salat Isya di rumah lanjut gitu ya, 44:18 apakah 11 rakaat ya, 222 atau 43 bisa 44:22 enggak? Ah, bismillah kita mulai. 44:24 Kalaupun enggak bisa, minimal sudah 44:25 witir dulu nanti baru malam bangun baru 44:28 kita lanjutkan. Mudah-mudahan hal-hal 44:30 yang kayak kayak begini kita mulai. 44:32 Bismillah. Allah paksain gitu ya, Mbak. 44:34 Allah paksain. Iya. Baik, sudah ee 44:38 terjawab insyaallah ya. Ee Bapak Deri, 44:41 saya akan beralih ke ini dari Fatimah di 44:43 Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 44:45 wabarakatuh, Ustazah Herlini. 44:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:48 wabarakatuh. Fatimah bertanya, "Ustazah, 44:51 pasca Ramadan kami merasa bahwa ibadah 44:55 yang kami lakukan maksimal dan saya 44:58 pribadi merasa bahwa nampaknya Allah 45:00 sayang dengan kami. Namun semalam kami 45:03 semua dalam keadaan selamat setelah 45:04 terjadi gempa di daerah kami." Kejadian 45:07 tersebut mengundang banyak pertanyaan 45:09 dalam benak saya. Dalam pandangan Islam, 45:11 Ustazah, apakah musibah seperti gempa 45:14 bumi ada kaitannya dengan perbuatan dosa 45:16 yang dilakukan oleh umat manusia? 45:19 Sedangkan saya merasa bahwa tadi seperti 45:21 yang disebutkan ee Fatimah bahwa dia 45:23 sudah merasa disayang Allah, Ustazah, 45:25 karena ee amal ibadah yang dilakukan 45:27 selama bulan Ramadan. Ataukah ini ee 45:30 memang lebih kepada ujian atau 45:33 peringatan dari Allah. Saya ingin sekali 45:35 memahami lebih dalam tentang bagaimana 45:37 kita seharusnya menyikapi bencana alam 45:40 dari perspektif agama. Terima kasih. 45:44 I eh Fatimah. Mbak Fatimah ya. 45:46 Masyaallah. Alhamdulillah binikmati 45:49 shihat. Allahu Akbar. Ya Allah 45:50 selamatkan ya. Jadi begini ee gempa bumi 45:54 apapun bentuk ujian cobaan musibah yang 45:57 menimpa kita itu adalah bagian dari 45:59 takdir ya dalam kehidupan ini yang telah 46:02 Allah tetapkan. Karena semua musibah 46:05 yang menimpa manusia itu dengan izin 46:07 Allah ya. Ee barang siapa yang beriman 46:10 kepada Allah, Allah akan berikan 46:12 petunjuk pada dirinya ya. Jadi artinya 46:14 musibah yang menimpa apapun di dunia ini 46:18 itu adalah takdir ya dari Allah. Nah, 46:21 jadi ee musibah ini atau ujian ini itu 46:25 bisa dua ee kita lihat ee dari sisi ee 46:29 apa dalam pandangan Islam tuh bisa jadi 46:31 dua ee kita lihat perspektifnya ada dua. 46:34 Pertama bisa jadi itu adalah peringatan 46:37 atau teguran. Jadi bencana yang datang 46:40 itu bisa jadi peringatan dari Allah atas 46:44 kemaksiatan yang sudah meraja lela, 46:46 kemaksiatan sudah tersebar di mana-mana. 46:49 Kemudian Allah berikanlah ee Allah ee 46:52 takdirkan, Allah berikan kepada manusia 46:55 itu ee bencana ya sebagai peringatan 46:58 atau teguran ya. Ya kan? Kalau kita 47:01 lihat dalam Al-Qur'an misalnya, ya Allah 47:03 tidak akan menghancurkan suatu negeri 47:06 melainkan ketika penduduknya berada 47:07 dalam keadaan zalim. Jadi bisa jadi itu 47:10 adalah ee peringatan ya kan ee zaharal 47:13 fasad itu ya telah nampak kerusakan di 47:15 darat di laut disebabkan karena 47:17 perbuatan tangan manusia gitu ya. Ee 47:20 jadi bisa jadi itu adalah bagian dari ee 47:23 peringatan teguran ya. Nah, kemudian ee 47:28 yang kedua itu bagian dari ee ujian ya 47:32 tadi teguran ya. Yang kedua bisa jadi ee 47:35 bagian dari ujian. Artinya apa? Ujian ee 47:39 untuk melihat atau menguji 47:43 hamba-hambanya yang beriman apakah sabar 47:45 atau tidak. Ya. Eah ada yang menarik 47:48 nih, Mbak ya dalam surat Al-Anfal ya. 47:55 Ya, khawatirlah kalian terhadap eh 47:57 fitnah yang tidak hanya menimpa e kepada 48:00 orang-orang yang zalim saja di antara 48:01 kalian ya. Jadi artinya kita waspada, 48:04 ya. Jadi ee menyikapi musibah, bencana, 48:07 ujian cobaan itu ada dua. Pertama, bisa 48:09 jadi itu teguran. Jadi kalau orang yang 48:11 lalai ini adalah teguran kapan lagi bisa 48:14 kembali mendekat kepada Allah. Ya, jadi 48:17 itu ee sebagai teguran. Yang kedua bisa 48:19 jadi sebagai eh ujian apakah bersabar 48:23 atau tidak. Nah, orang-orang yang 48:25 beriman ketika mendapatkan ujian, gempa, 48:28 musibah, kemudian termasuk korban 48:30 misalnya ada yang ada yang korban itu 48:33 dengan ujian itu Allah akan ampuni semua 48:35 dosa-dosanya. Allah akan hapus semua 48:37 dosa-dosanya dan ketika mendapatkan 48:39 ujian itu kemudian meninggal itu tanpa 48:41 dosa. Jadi artinya Allah akan ketika 48:45 mencintai seorang hamba ibtalahu Allah 48:47 berikan dia ujian. Jadi bukan berarti 48:50 orang yang jadi artinya tadi gempa. 48:52 Alhamdulillah Ibu ee Mbak Fatimah tadi 48:54 selamat. Mudah-mudahan itu bagian dari 48:55 rahmat Allah agar selalu mensyukuri 48:57 nikmat Allah. Terus beribadah kepada 48:59 Allah. Allah selamatkan. Allah ee tidak 49:02 tidak termasuk yang ee ee terkena 49:05 bencana itu. Mudah-mudahan itu adalah 49:06 perlindungan Allah. Tapi kan tidak semua 49:08 seperti Mbak Fatimah mungkin ada juga 49:10 hamba-hamba Allah yang saleh tapi 49:11 terkena musibah, ujian cobaan. Ya, itu 49:13 bukan berarti azab Allah. Tapi Allah 49:15 ingin dengan ujian itu menghapuskan 49:17 dosa-dosanya, mengangkat derajatnya. 49:19 Nah, bagi yang lalai, bagi yang sangat 49:21 jauh dengan Allah itu jadi peringatan. 49:23 kapan lagi untuk bisa kembali kepada 49:26 Allah sedangkan Allah telah memberikan 49:28 ujian yang seperti ini. Nah, 49:30 mudah-mudahan dia bisa kembali ya. Nah, 49:32 adapun bagi orang-orang kafir itu adalah 49:34 azab ya. Jadi bencana ee apa gempa dan 49:39 segala macamnya bagi orang kafir itu 49:41 adalah azab bagi mereka. Tapi bagi 49:42 orang-orang Islam, orang-orang beriman 49:44 itu dua, yaitu bagian dari ee ujian 49:48 bentuk kasih sayang Allah ketika dia 49:50 bersabar, derajatnya naik dan bagian 49:53 dari ee apa ketika meninggal misalnya 49:56 itu adalah tanpa hisab. Jadi kita lihat 49:59 sisi positif intinya adalah bahwa kita 50:03 diperintahkan oleh Rasulullah untuk 50:04 selalu berhusnuzan kepada Allah. Ana 50:07 indoni abdi aku tergantung sangkaan 50:12 hambaku kepadaku. Ya, jadi Allah itu kan 50:14 tergantung sangkaan hambanya. Makanya 50:16 bersangka yang baik-baik aja. Jadi 50:18 misalnya Mbak Fatimah, alhamdulillah 50:20 Ramadan ini optimal, alhamdulillah Allah 50:23 berikan keselamatan. Ya, mudah-mudahan 50:25 itu bagian dari perlindungan Allah ya. 50:27 Berbaik sangka aja. Nah, kalau misalnya 50:29 ada yang mendapatkan musibah kemudian ee 50:32 kemudian bersuzon kepada Allah, kenapa 50:35 ya Allah begini? Apa karena Allah enggak 50:36 suka, ya? Apa karena benci? Apa bagian 50:38 dari siksa?Ah, itu seperti itulah 50:40 dugaan. Maka berbaik sangkalah kepada 50:41 Allah ya. Mudah-mudahan setiap ujian, 50:44 musibah cobaan yang menimpa kita itu 50:48 adalah bagian dari ee kasih sayang Allah 50:51 menguji kita. Apakah kita tetap 50:53 istikamah, tetap mendekatkan diri kepada 50:56 Allah dan yang diselamatkan 50:58 mudah-mudahan itu adalah bentuk 50:59 penjagaan Allah kepadanya. Begitu, Mbak. 51:01 Wallahuam bawab. Baik. Masyaallah, Mbak 51:04 Fatimah sudah lengkap ya penjelasan e 51:07 dari Ustazah. Saya akan beralih ke 51:09 berikutnya dari hamba Allah bertanya, 51:12 "Ustazah, kalau puasa Syawal, Ustazah, 51:15 emm kapan yang terbaik? Apakah masih 51:17 diperbolehkan dilakukan ketika sudah 51:19 berada di akhir-akhir bulan Syawal?" 51:23 Ya, memang para ulama beda pandangan ya, 51:25 Mbak ya. Ada dua pandangan. Ada yang ee 51:28 pandangan pertama itu mesti ber di awal 51:31 berturut-turut gitu ya. He. Yang kedua, 51:34 kapan saja yang yang penting selama 51:36 bulan Syawal. Jadi, dua-duanya itu ee 51:39 bisa kita ee pakai apa namanya? Kita 51:42 pegang, ya. Artinya kalau memang 51:44 memiliki kesempatan dan waktu kan lebih 51:46 baik ya memang di di awal ya setelah 1 51:49 Syawal kalau memang memungkinkan tidak 51:51 ada halangan atau kendala. Tapi paling 51:53 tidak selama di bulan Syawal karena 51:55 memang pembahasan tentang summa atbahuin 51:59 syawal itu ulama beda pandangan itu 52:01 berturut-turut. ada yang menyebutkan ee 52:03 tidak kapan saja yang penting di bulan 52:05 Syawal. Nah, sekarang ee kesempatan itu 52:08 ada pada kita ya. Carilah kesempatan itu 52:11 ee sesuai dengan waktu kita. Kan semua 52:13 kembali kepada kita. Apalagi perempuan. 52:16 Ingat loh, kita ada haid-nya bagi yang 52:17 masih haid ya. Jadi kitalah yang bisa 52:20 menimbang-nimbang waktu kapan saatnya 52:22 kita bisa melaksanakan puasa Syawal. Ya, 52:25 begitu intinya jangan sampai 52:27 ditinggalkan karena nanti kan ya 52:29 pahalanya sayang banget ya. 52:32 seperti puasa 1 tahun penuh pahalanya 52:35 gitu kan. Jadi mudah-mudahan kita dapat 52:37 6 hari di bulan Syawal ya. 52:41 I baik hamba Allah. Kemudian masih dari 52:43 hamba Allah. Ustazah ini juga bertanya 52:45 terkait dengan ee bulan Syawal. Apakah 52:48 benar bulan Syawal merupakan bulan yang 52:51 tepat untuk melaksanakan walimah atau 52:52 pernikahan? Karena banyak sekali saya 52:55 perhatikan masyarakat berbondong-bondong 52:56 melakukan pernikahan di bulan Syawal. 52:58 Apakah ada dalil atau riwayatnya, 53:00 Ustazah? 53:04 Iya, Mbak. Ee para ulama memang 53:05 menyebutkan bulan Syawal itu sunah 53:07 menikah di bulan itu, ya. Karena Ibunda 53:10 Aisyah, jadi Rasulullah menikah dengan 53:12 Ibunda Aisyah itu di bulan Syawal. 53:13 Sehingga para ulama mengatakan sebagian 53:16 dari bulan yang disunahkan untuk menikah 53:17 itu adalah bulan Syawal. Sebagaimana 53:19 Rasulullah menikah ibunda Aisyah. 53:21 Seperti itu, Mbak. Itu jadi kemudian 53:24 jadi Oh, itu jadi kemudian disunahkan 53:26 ya, Ustazah ya. 53:28 Iya, betul. Karena memang ee para ulama 53:32 itu setiap apapun yang Rasulullah 53:34 lakukan itu adalah bagian ee berusaha 53:36 untuk mengikutinya karena itu adalah ee 53:39 bagian dari sunah Nabi. Begitu. Iya. 53:42 Baik, Ustazah. Kemudian dari Adik Aulia 53:44 ini ya bertanya. Asalamualaikum 53:46 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 53:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:49 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 53:51 Di lingkungan sekolah, Ustazah, 53:53 teman-teman sering melakukan hal-hal 53:54 yang tidak sesuai dengan ajaran Islam 53:56 seperti gosip, bercanda berlebihan, atau 53:59 bahkan berpacaran. Bagaimana seharusnya 54:02 saya bisa tetap bersikap baik dan 54:05 bergaul dengan mereka tanpa ikut terbawa 54:07 arus sekaligus tidak merasa asing dalam 54:11 pergaulan 54:12 sehari-hari? Keren. Aulia. 54:15 Ee begini, siapa nama Aulia ya? Aulia, 54:17 Ustazah. Aulia. Masyaallah. 54:20 Mudah-mudahan bisa ya. Jadi yang pertama 54:23 doa minta kekuatan kepada Allah agar 54:26 diberikan keistikamahan, kekuatan dan 54:29 kalau perlu ee berdoa kepada 54:32 Allahumalni 54:33 mafatihir. Ya Allah jadikan aku pembuka 54:36 pintu kebaikan. Nah, jadi artinya ya 54:38 Allah jadikan aku ee penyebab 54:40 orang-orang mendapatkan hidayah gitu 54:42 kan. Doa gitu ya. Ee minta kekuatan 54:44 kepada Allah nanti tetap bergaul dengan 54:46 mereka. Kalau bisa diupayakan semaksimal 54:50 mungkin ketika mereka bergunjing, 54:53 alihkan pembicaraannya ya. Pokoknya 54:55 setiap mau ngomongin orang alihkan gitu 54:57 ya kalau memang kita mampu untuk 54:59 mengalihkannya. Tapi apabila kita tidak 55:01 mampu untuk mengalihkannya, kita bisa 55:03 menghindar pergi atau 55:05 apa kan biasa ada headset ya dengarin 55:09 apa gitu ya kajian atau apa atau 55:11 berusaha untuk tidak ee ya tidak fokus 55:15 dengan mendengarkannya. Jadi tetap 55:16 bergaul dengan mereka, tapi bukan 55:18 menjauhi ya, tapi berusaha ee untuk ya 55:21 kalau bisa sih mengalihkan 55:23 ee apa yang mereka bicarakan. Jadi itu 55:26 yang penting jaga mata, jaga telinga, 55:30 jaga hati ya, jaga pergaulan ya. kita ee 55:34 kalau memang bikin buat ide-ide yang 55:36 bagus apa misalnya ee acara-acara gitu 55:40 ya dengan kan sekarang banyak Mbak ya 55:42 yang anak-anak remaja itu ya ee 55:44 ustaz-ustaz yang remaja itu ya 55:46 diajak-ajak jadi mereka itu jadilah 55:48 pionir pahalanya besar itu ya mengajak 55:51 mereka itu masyaallah ketika mereka 55:54 mendapatkan hidayah tuh pahalanya kita 55:55 dapatkan itu ya auliya ya yang penting 55:59 kita tidak samaan dengan mereka bahkan 56:01 perlu kita doakan kalau melihat 56:02 kemaksiat kegiatan apapun kita berdoa, 56:04 "Ya Allah, beri mereka hidayah. Ya 56:06 Allah, lindungi aku dari ee pergaulan 56:09 yang tidak baik. Ya Allah, pertemukan 56:11 aku dengan sahabat-sahabat yang salihah 56:13 gitu ya. Mudah-mudahan ee Mbak Aulia 56:16 bisa menjaga ee keimanannya. 56:18 Insyaallah." Amin. Insyaallah. 56:20 Insyaallah. Baik, Ustazah. Tampaknya 56:22 pertanyaan dari Dede Auli ya ee 56:24 mengakhiri sesi tanya dan jawab pada 56:26 siang hari ini. Kiranya sebelum kita 56:28 tutup saja kesimpulan kita pada siang 56:30 hari ini. Iya. Pendengar yang dirahmati 56:33 Allah, Syawal ini bukan penutup ibadah. 56:37 Syawal ini adalah fase baru kita membuka 56:40 lembaran baru sebagai titik awal 56:43 transformasi diri kita. Kita bertekad 56:46 untuk berhijrah dari kemaksiatan kepada 56:49 ketaatan. Kita mulai menata hubungan 56:51 kita dengan Allah. Kita mulai 56:53 melanjutkan ibadah-ibadah kita. Walaupun 56:55 tidak seperti beribadah di bulan 56:57 Ramadan, tapi ada yang kita ee rutinkan. 57:01 Kita mulai menata hubungan kita dengan 57:04 ee manusia, dengan orang tua, kerabat, 57:07 semuanya dengan hati yang penuh dengan 57:09 keikhlasan, tidak dendam, tidak hasad, 57:12 tidak iri, tidak dengki, tidak benci. 57:14 Kita mulai membersihkan hati kita, kita 57:16 buka lembaran baru. Mudah-mudahan 57:18 Ramadan yang ada ini adalah Ramadan 57:21 penuh berkah untuk kita. Allah ampuni 57:23 semua dosa dan kesalahan kita dan 57:25 mudah-mudahan Allah berikan kita 57:27 kesempatan untuk bisa menikmati Ramadan 57:30 berikutnya. Apabila Ramadan ini adalah 57:32 Ramadan terakhir kita, mudah-mudahan 57:35 Allah tutup kehidupan kita ini dalam 57:37 keadaan husnul khatimah. Allah berikan 57:40 kita kesempatan untuk menemuinya dengan 57:42 sebaik-baik pertemuan. Insyaallah 57:45 sebagaimana kita juga berdoa kepada 57:48 Allah dengan doa yang luar biasa. 57:56 Allahq. Ya Allah karuniakan kami agar 57:59 kami bisa memandang wajahMu yang agung 58:01 dan kerinduan untuk berjumpa 58:04 denganmu. Astagfirullahakum. 58:06 Asalamualaikum warahmatullahi 58:09 wabarakatuh. Waalaikumsalam 58:11 warahmatullahi wabarakatuh. 58:13 Alhamdulillah dan jazakillah khairan 58:15 kasiran kepada guru kita Ustazahil Amnan 58:18 dengan penutup e kajiannya. Doanya yang 58:21 begitu menyentuh luar biasa. 58:22 Mudah-mudahan kita semua Allah jaga 58:25 dengan keistikamahan di semangat bulan 58:28 Ramadan. Yang bertugas pada hari ini 58:29 saya Karolin didampingi oleh Algi dan 58:32 Ondi. Kami ucapkan terima kasih kepada 58:34 para pendengar yang telah menyampaikan 58:35 pertanyaannya lewat ee WhatsApp tadi. 58:38 Mudah-mudahan terjawab semua dan 58:40 mudah-mudahan dipanjangkan usia kita 58:42 untuk mengikuti kajian berikutnya. Kami 58:44 tutup dengan doa kafaratul majelis. 58:46 Subhanaka Allahumma wabihamdika ashadu 58:49 alla illa anta astagfiruka wa atubu 58:52 ilaik. Wabillahi taufik walhidayah. 58:54 Wasalamualaikum warahmatullahi 58:56 wabarakatuh. 58:58 Waalaikum