Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- Terima kasih Ikhwan Akhwat. masih tetap
- bersama Rasil TV untuk Islam yang satu
- di ruang kesehatan bersama Dr. Lutfi
- Baraja. Saya terima beberapa pertanyaan.
- Ee kita langsung saja ya, Dok ya.
- Mungkin nanti sambil menjelaskan yang
- masih terasa tertunda atau kurang. Dok,
- dengar soal saraf kejepit nih. Saya
- ingin tahu deh, bisa disembuhkanah untuk
- bisa kembali normal. Wow, tanpa nama ya.
- 08234 sekian-sekian. Silakan.
- Ee baik, Ibu Bapak ee berkisaran saraf
- kejepit ini bisa enggak disembuhkan?
- Bisakah disembuhkan?
- Ee ee bicaranya ee kita bicara berapa
- banyak kerusakan tadi gitu soal saraf
- kejepit. Yang pertama bisa saja
- dilakukan penyembuhan ee dengan
- fisioterapi. He. Fisioterapi bisa
- dilakukan dengan fisioterapi sendiri
- dengan gerakan-gerakan tertentu yang
- mestinya dipandu ya. Ee tergantung letak
- dan tempatnya. Yang kedua, fisioterapi
- yang bisa dilakukan oleh ahli
- fisioterapi di rumah sakit. Nah, yang
- ketiga kalau pengapuran atau
- osteoartritis itu sudah cukup parah gitu
- ya, ee bisa dilakukan sampai dengan
- tingkat operasi.
- Kalau sudah dioperasi itu sudah paling
- akhir ya, tindakan paling akhir ya. Iya.
- Iya. Untuk mengira untuk me apa
- memperbaiki ee kan gini ya, saraf
- kejepit itu kan kasusnya di tulang
- belakang di mana kita tahu tulang
- belakang kita beruas-ruas. Di antara
- ruas itu ada cairan. He, ada rong, ada
- cairan, ada sela gitu. Jadi tidak rapat
- tulang kita di tulang belakang itu. Nah,
- pada kasus ini dia makin rongga ini atau
- ruas ini ee menyempit. Nah, kita tahu
- bahwa tulang belakang kita dari lumbal
- sampai servikal sampai dari mulai
- pinggang sampai ke tengah sampai ke
- leher tengkuk itu berjalannya saraf.
- Kalau lumbal kita tahu saraf yang
- mempersarafi kaki kita. He. Jadi
- gejalanya seringkiali pada lumbal itu
- kalau saraf kejepit itu ee gejalanya ee
- sakit pada pinggang bahkan menjalar
- sampai ee ke kaki terus sampai dengan di
- kaki bisa sampai paha saja tergantung ee
- saraf mana yang terkena gitu. Jadi
- perbaikan paling akhir yang yang sudah
- cukup sulit dengan cara operasi dan itu
- berarti semakin cepat kita sadari, kita
- ketahui bahwa kita terganggu dengan
- saraf kejepit akan lebih mudah dibanding
- kalau sudah bertahun-tahun gitu, Do.
- Betul. Yang pertama gini, Mbing. Yang
- pertama adalah bagi yang belum terkena,
- he lakukanlah ee ee sikap hidup eh sikap
- duduk, postur tubuh yang benar, yang
- benar, yang anatomis. Yang kedua ee ee
- hindari ee sikap-sikap ee pola apa
- posisi posisi tubuh yang salah. Misalnya
- misalnya tidur tengkurap dengan menahan
- siku. He ya. Atau ee di depan komputer
- terus-menerus
- misalnya ee gitu mungkin bisa disela
- 20,5 jam untuk stretching bagi yang di
- kantor terlalu berlebihan. Oke, yang ke
- yang yang yang berikutnya bahwa ee
- setelah kita tahu ini, kita bisa
- mencegah itu. Nah, yang sudah mulai
- rasa-rasanya ada ee segera diantisipasi
- sebelum dia menjadi lebih lanjut. I jadi
- perlu pertimbangan dan pemikiran bahwa
- duduk juga yang benar. Jangan membebani
- tubuh kita dengan hal-hal yang karena
- malas. Terus kita seperti itu tadi,
- mengkurep, terus ngerjain sesuatu dengan
- komputer, dengan CP, tapi duduknya juga
- enggak nyaman. Oke, itu adalah bagian
- yang mudah-mudahan mendapatkan perhatian
- kita semua ya. Baik, Dok. Saya lanjutkan
- kembali ini dari Aris. usia baru 40
- tahun, pinggang saya suka sakit dan di
- pinggang saya juga rasanya melorot ya di
- atas ee di bawah ee pusat ya di perut.
- Ini sebetulnya gejala apa sih, Dok? Dan
- dari sakit saya ini sulit juga saya
- buang air
- kecil. Heeh. Ah, sebelum dijawab ada
- telepon dulu, Dok. Oh, baik.
- Halo. Putuskah? Oke, kita lanjutkan
- saja. Oke. Jadi, sakit pinggangnya.
- Heeh. Rasanya melorot di atas kemaluan.
- Iya. Di bawah pusat. Heeh. Di atas
- kemaluan. Terus kalau pipis ee sakit.
- Heeh. Sakit. Usianya berapa? 40. Baru.
- Baru 40. Jadi ee saya sulit juga
- menggambarkan ini. Tapi ee sakit ee saya
- bisa ambil kesimpulan bahwa rasa melorot
- itu seperti apa. Saya juga belum.
- Mungkin saya pernah dengar turun berok
- itu kali ya. Oh, gitu ya. Kalau turun e
- hernia ya. turun bero atau hernia itu ee
- ususnya turun memang gitu ya turun
- menuju sampai ke ke kantung biasanya ada
- benjolan di
- di atas kemaluan sebelah kiri atau
- sebelah kanan ada benjolan atau sudah
- tidak ada benjolan tapi masuk ke dalam
- bajak itu yang disebut dengan turun
- berot saya juga enggak tahu yang disebut
- dengan melorot ee dengan adanya kasus
- tadi sakit kencing gitu ya apakah ada
- hubung hubungan dengan ee tertekannya
- saluran kencing. Iya. Heeh. Tapi juga
- bisa karena enggak dijelaskan sakit
- kencing sudah berapa lama
- anyang-anyangannya atau ada infection
- atau enggak. Saya pikir ee Bapak atau
- Ibu ee ini bisa bisa melakukan
- pengobatan ee eh bisa melakukan
- pemeriksaan untuk kencingnya bisa
- dilakukan pemeriksaan laboratorium
- kencing urin lengkap atau ee untuk yang
- disebut dengan melorot rasanya di atas
- kemaluan bisa dilakukan USG pada obdamen
- bawah atau perut bagian bawah. Oke.
- Jadi, Pak Aris pesan dari drter Lutfi
- adalah coba tindak lanjuti dengan
- pemeriksaan. Jangan diam-diam aja karena
- bisa lebih enggak nyaman ya. He betul.
- Baik, saya lanjutkan kembali ee
- pertanyaan berikutnya ini
- dari Oke, dari Ibu Ati. Apakah obat yang
- dikonsumsi terus-menerus berpengaruh
- juga kalau diganti dengan minum obat
- alami? Lebih baikkah, Dok? Karena saya
- terus terang tensinya tinggi selalu
- minum obat. Kalau misalnya ngurangin
- garam atau hal-hal lain juga bisa turun
- atau memang seterusnya harus minum obat.
- Tidakkah ini mengganggu?
- Oh, baik. Jadi, Ibu Ibu Ati menderita
- atau memiliki Ibu peliharaan hipertensi.
- Oh, dipelihara ya. Jadi memang pada
- kasus-kasus degeneratif ini sudah hampir
- kayak peliharaan banuning. Oh, iya.
- Karena lama untuk proses ini enggak
- mudah. Heeh. kayak hipertensi, diabet
- gitu. Untuk kita terbebas full dari
- hipertensi dan diabet ee sangat sulit
- yang ada bersahabatnya. Iya, bersahabat.
- Kita bersahabat hingga dia
- tenang-tenang, enggak ngamuk, enggak
- mengganggu, enggak ngamuk gitu. Nah,
- hingga akhirnya beberapa ee peneliti
- melakukanlah penelitian bagaimana
- mengendalikan hipertensi atau diabet
- tadi. Mengendalikan hipertensi atau
- diabet ee supaya ee dia tenang.
- ada tapi tidak rewel gitu ya. Heeh. Ee
- muncullah obat-obatan anti diabet, anti
- hipertensi. Dan saya bisa sampaikan
- bahwa ee obat-obat anti diabet,
- obat-obat antihipertensi dapat
- dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.
- He. Jadi jangan khawatir. Nah, namun e
- tidak ada salahnya untuk peminum peminum
- ee obat ee jangka panjang baik obat
- hipertensi maupun diabet tadi tetap
- mengontrolkan ee dirinya ke laboratorium
- misalnya atau ke dokter untuk ngecek
- laboratorium bagaimana fungsi ginjal,
- bagaimana fungsi liver. Setidaknya
- berapa bulan sekali, Dok? Kalau ee bisa
- kalau dia usianya sudah di atas 45 tahun
- 6 bulan sekali. 6 bulan sekali ya atau
- ee dengan konsumsi obat ee jangka
- panjang. He gitu. Oke. Jadi jangan
- khawatir karena jangan khawatir kita
- bisa bersahabat dengan penyakit yang
- memang sudah menetap itu kalau kita
- kelola dengan baik juga. Oke. Iya.
- He. Bu e alami ini e maupun para pemirsa
- yang memiliki penyakit degeneratif
- seperti diabetes meletus ee yang kita
- tidak perlu takut sama diabetnya. Kita
- enggak perlu takut dengan hiperensinya.
- Tapi yang kita khawatirkan adalah
- komplikasi teman-teman yang ngikut. Oh,
- dia suka bawa teman jadi ya. Iya. Ahah.
- Ya, tadi kekakuan pembeluh darah, ginjal
- dan sebagainya. Yang kedua tadi
- pertanyaan Bu Ati adalah boleh enggak
- kalau lifestyle-nya saya berubah? Ee
- mohon maaf Bu Ati umurnya berapa ini?
- Enggak disebut saya. Jadi boleh enggak
- kalau saya ee merubah pola hidup saya
- dengan cara yang baik yang dan benar
- misalnya terhadap orang yang memiliki
- hipertensi atau saya menggunakan ee
- suplemen atau herbal gitu yang alamia
- boleh enggak saya lepas obat? Yang
- paling penting bukan boleh apa enggak
- terkontrol enggak?
- Iya. Heeh. Jadi berarti boleh lepas obat
- misalnya 3 hari 5 hari dicek terkontrol
- enggak tensinya. Iya kan gitu. Kalau
- misalnya diabet untuk terkontrol atau
- tidaknya mungkin pada saat di hari H
- tersebut oke tapi untuk diabet sekarang
- kan ee kita kenal yang namanya HBA1C.
- HBA 1C itu 3 bulan ya kalau enggak
- salah. Oke. Jadi minggu rata-rata bisa
- dilihat kalau HBA 1C kita meningkat
- tanpa pemberian obat berarti ya sudah
- berarti harus minum obat ya. Baik saya
- lanjutkan kembali Dok kalau cukup banyak
- minum air putih kemudian jangan stres
- dan terus bergerak ini tiga hal yang
- kata ibu saya 82 tahun masih bergerak
- jalan tegak. Betul enggak, Dok? Ya kok
- bisa ya? Ibu saya 82 loh. Hebat. Selamat
- ibunya. Nah, saya enggak sebutkan
- namanya. Oke. Jadi
- ee memang benar gitu bahwa ee
- pengendalian stres itu nomor satu
- menjadi penyebab stres itu biang ya.
- Iya. Iya. Menjadi penyebab nomor satu
- gitu. He. Ee minum air putih yang cukup
- yang cukup gitu ya proporsional sangat
- dibutuhkan dan ini penting sekali harus
- diperhatikan pola minum air putih ini.
- Ini penting banget. Yang kedua, yang
- ketiga tadi bergerak. Nah, bergerak ee
- obesitas yang tadi kita bicarakan cukup
- panjang itu ee kebanyakan adalah
- orang-orang yang kurang bergerak. Dia
- yang banyak diderita ini kebanyakan
- orang-orang yang kurang bergerak. Nah,
- pertanyaan akhirnya kan ee buat Ibu ini
- atau buat pemirsa Rasil ee e bagaimana
- saya waktunya bergerak dong? Saya pagi
- jam .00 aja sudah harus berangkat. jam
- 5.00 saja sudah harus berangkat, enggak
- harus pagi, tapi lakukan bergerak. Saya,
- Mbak Nuning, ada sedikit mungkin contoh
- buat pemirsa. Heeh. Ee ruang praktik
- saya itu
- ee apa namanya? Ee ee saya tuh senang
- untuk membersihkan ruangan dengan ee
- pola
- sendiri. Jadi, saya melap enggak perlu
- OB dulu ya. Iya. Saya tetap ada, tetap
- ada yang membantu itu tetap ada. Tapi
- saya lakukan saya ingin sekali bergerak
- gitu atau ee kita rutin misalnya yang
- laki-laki setelah pulang salat subuh
- bisa pulangnya muter jalannya jauh lagi
- gitu ya. Jauh lagi. Cukup enggak bisa 30
- menit, 15, 20 menit. Lakukan bergerak.
- Iya. Itu sebabnya Anda selim ya. Aha.
- Insyaallah. Baik. Yang berikutnya, Dok.
- Saya 35 tahun, Dr. Lutfi. Saya 35 tahun.
- Setiap bangun tidur sering sekali di
- telapak kaki tuh pas nginjek kok ada
- rasa duri ya. He. Haha. Sakit apa ini,
- Dok? Terutama kalau lama enggak olahraga
- dan jalan pagi. Iya. He. Badan saya
- hampir setiap bangun tidur berasa pegal
- semua. H. Heeh. Oke. Ah, ini ee pada
- kasus e telapak kaki kasusnya banyak
- mening ee bisa disebabkan karena ee jadi
- telapak kaki ini kan enggak flat. Iya.
- Enggak flat. Maksud saya dia enggak
- enggak enggak hanya satu tulang. He. Itu
- terdiri dari tulang-tulang. Iya. Karpal,
- metal karpal dan sebagainya. Ini
- tulang-tulang yang yang banyak bisa juga
- disebabkan karena peradangan
- tulang-tulang tersebut. Hm. Jadi ketika
- dibuat menjejak sampai duri sakit
- biasanya e itu terjadi pada saat bangun
- tidur. Setelah dia pakai jalan enak.
- Heeh. Nah, kalau ini terus-menerus
- dibiarkan, ini bisa terjadi yang disebut
- osteoatritis kerusakan karena peradangan
- hingga merusak tulang rawan pada sendi
- tadi. E saya enggak tahu juga yang
- disebut telapak taki. Kalau tumit yang
- terkena bisa juga tumit karena
- peradangan tadi atau ada ada spur, ada
- jalu yang tumbuh pengapuran tadi. He.
- Jadi ada tumbuh jalu, tumbuh tulang yang
- menyebabkan tertusuknya e daging di
- daerah. Biasanya ditumit itu kayak kaki
- ayam dong. Ada jalunya. Berbeda berbeda
- itu. Tapi tulangnya itu tumbuh hingga
- tulang itu e menusuk daerah ee daging.
- Jadi ee coba diperiksakan itu gitu. Nah
- ee apa yang harus diantisipasi? Coba
- perhatikan alas kaki yang pertama.
- alas kakinya terlalu sempit misalnya ya.
- Ya. Ya. Terlalu sempit misalnya atau ee
- terlalu keras. Jadi alas kaki ada kadar
- juga. Oke. Heeh. Jadi harus
- diperhatikan. Alas kaki ini penting
- banget karena dia membantu kita untuk
- per tadi. Buat ee pemirsa yang sudah
- mengalami osteoattritis baik di lutut,
- di pinggang dan sebagainya, alas kaki
- jadi hal yang penting. Gunakan alas kaki
- yang seempuh mungkin. Lunak diinjeknya
- gitu ya. Enggak keras ya. Jadi dia bantu
- untuk jadi per kita. He dan kalau bisa
- jangan yang berhak tinggi-tinggi gitu
- ya. Oh iya itu mesti dihindari. Itu
- sudah enggak anatomis. Posisi tubuhnya
- sudah enggak anatomis. Betul. Baik saya
- lanjutkan kembali. Ini umur 48 Dok.
- Enggak ada namanya 0818 sekian-sekian.
- Tapi kok saya suka sakit telinga ya?
- Heeh. Apakah mendengarkan sesuatu
- terlalu kencang? Sakit. Sakitnya sakit
- seperti apa nih? Enggak dijelaskan. Oke.
- Iya. itu dia sakit telinga karena
- mendengarkan ee terlalu bising atau ee
- mendengarkan yang tidak enak
- karena saya sulit untuk ini disebut
- dengan sakit telinga. bisa saja sakit
- telinga ini ee karena ee dikorek bisa
- juga kan gitu mungkin kalau dari
- pertanyaannya sakit telinganya tiba-tiba
- muncul misalnya bisa juga karena ee
- seremon ee apa eh seremon proof itu eh
- serum proof itu ee apa menumpuknya
- kotoran mengeras kotoran di situ itu
- juga bisa menyebabkan sakit misalnya
- atau ada infeksi di telinga luar bisa
- atau kalau habis flu
- biasanya infeksi di telinga dalam itu
- juga bisa menyebabkan sakit saya. Iya.
- Yang paling baik memang periksakan ke
- ahlinya. Baik. Waktu kita semakin mepet,
- Dok. Lutfi, saya minum minyak ikan
- kapsul. Di lutut itu sudah kena
- artritis. Kalau jalan berat sekali.
- Bisakah minum minyak ikan omega3? Ini
- dari Ibu Dewi. Umurnya sudah 65. Baik,
- Ibu Dewi. Ee kembali saya ingatkan, saya
- juga enggak tahu Ibu Dewi tidak
- menjelaskan apakah berapa e tinggi dan
- berapa berat badan yang menyebabkan
- osteoartritis pada lutut. Ee yang kedua,
- apakah minyak ikan dapat menyembuhkan?
- minyak ikan pada intinya menghilangkan
- proses peradangan, tapi ee pola makan
- kita itu sangat menentukan bagaimana
- pola makan kita, goreng-gorengannya itu
- juga penting harus diperhatikan karena
- goreng-gorengan ee seringki menyebabkan
- peradangan pada sendi. Gorengan bikin
- peradangan pada sendi kayaknya enggak
- kepikir deh ya. Omega6nya cukup tinggi
- dan omeganya juga omega6nya cukup tinggi
- hingga sering menyebabkan peradangan
- pada sendi. Yang kedua ee nanti kita
- bicarakan itu soal itu ee pada pertemuan
- yang akan datang. Iya. Bulan depan ya,
- Dok ya. Insyaallah. Apa tadi? Ee terus
- ee apa tadi ee soal ee Pak Bu Dewi tadi?
- Apakah omega3
- bagus? Bu Dewi minum omega3 cukup bagus.
- Tapi bukan hanya itu, tetap kalau berat
- badannya tidak mumpuni untuk di tumpu
- oleh lututnya, maka tetap harus dikelola
- belat badan. Yang kedua, kalau misalnya
- ee makanannya juga masih seramakan tadi,
- gorengannya, daging olahan dan
- sebagainya ee sulit untuk peradangannya
- untuk hilang. I jadi lagi-lagi dari
- makan yang kita harus perhatikan. Dok
- sedikit Mbak Nuning, bahwa pada kasus
- osteoartritis ini atau peradangan pada
- sendi lutut misalnya Bu Dewi kalau
- datang ke dokter mungkin dokter akan
- memberikan obat-obat untuk menghilangkan
- sakit ya ee atau juga diberikan steroid.
- Ini saya sedikit pesan untuk para
- pemirsa Rasil TV eh Rasil yang ee
- dimuliakan Allah. Ee saya banyak dapat
- ke kasus dari pasien ee mereka yang
- meminum obat e tanpa petunjuk dokter
- karena rasanya nyaman-nyaman. Beli di
- beberapa toko obat ee penghilang sakit
- ains ya ee atau juga steroid dexametason
- dan sebagainya dalam jangka waktu yang
- panjang. Karena merasa nyaman, minum
- terus, minum terus, beli lagi, minum
- terus, harganya tidak terlalu mahal.
- efeknya dapat terjadi penumpukan lemak
- di dalam tubuh atau disebut moon face.
- Mukanya semakin bulat. Dia merasa kok
- habis ini rasanya saya semakin gemuk
- bulat itu hati-hati terjadi itu sudah
- terjadi ee efek dari obat steroidang
- rasa sakit tadi. Iya steroid yang
- diberikan steroid yang diberikan metason
- dan sebagainya. Yang kedua dia dapat
- terjadi kropostula. Baik yang terakhir
- nih Dok.
- Emm, seberapa pentingnyakah kita
- berkeringat agar sehat, Dok? Kan kita di
- rumah pakai AC, di kantor pakai AC, di
- jalan pakai AC. Terima kasih.
- Hmm. Jadi, untuk mengeluarkan cairan
- dalam tubuh kita ini ada tiga. Yang
- pertama paling banyak
- lewat urin, lewat kencing. He he. Yang
- kedua nafas. He. Jadi kalau kita nafas
- tuh sebenarnya ada cairan, ada contohnya
- kalau kita nafas di dekat kaca, kacanya
- berembun jadi ada cairan keluar. Yang
- ketiga melalui keringat. Jadi kalau kita
- ee tidak terlalu banyak keringat ya
- diharapkan banyak keluar lewat ginjal
- dan itu ya. Terus seberapa penting? Ee
- tetap karena di situ ada kelenjar
- keringat yang juga tetap harus fungsinya
- digunakan dengan baik. Jangan di tapi
- bukan berarti harus gobios keringatan
- banyak. Nah, gitu secukupnya. Nah,
- pertanyaannya apakah di ruang AC itu
- tidak terjadi
- penguapan? Terjadi penguapan, bukan
- keringat. Salah. Heeh. Ini yang salah.
- Jadi salah satunya ee kemarin kebetulan
- saya baru pulang daripada haji. Ee di
- sana udaranya panas. He. Tapi kalau kita
- di dalam hotel kan di dalam AC. Jadi
- jemaah kalau di sana santai-santai aja,
- enggak terlalu banyak
- minum misalnya gitu. Itu juga salah.
- Karena apa? Di ruang AC dan kelembaban
- udaranya cukup tinggi tetap terjadi
- penguapan walaupun tidak terjadi
- keringat gitu. Atau kita berada di
- ruangan yang panas misalnya di sana
- dengan suhu yang kemarin cukup lumayan
- tinggi. Mungkin karena duduk di tenda
- enggak ada keringat keluar tapi penguap
- penguapan terjadi gitu. Jadi penguapan
- terjadi. Oke, Dok. Singkat kita tutup.
- Perlu disimpulkan? Iya. Oke. Baik. Ee
- baik ee pemirsa Rasil ee yang dimuliakan
- Allah subhanahu wa taala, terima kasih
- ee sudah
- mendengarkan ee ruang sehat ee pada hari
- ini. Tua pasti, tapi tua nyaman belum
- tentu kecuali pilihan. Iya. I. Jadi, tua
- itu adalah pasti. Bagaimana kita menjadi
- tua dengan nyaman dan sehat itu adalah
- pilihan kita. Ee pilihan kita adalah
- bagaimana kita menjaga untuk proses
- terjadinya ee kasus degeneratif pada
- tubuh kita e kita dapat hindari. Yang
- kedua adalah bagaimana kita
- memperhatikan ee penyakit degeneratif
- yang sudah ada kita alami pada saat ini
- untuk menjadi lebih baik hingga
- komplikasi dari penyakit degeneratif ini
- tidak ee menyebar ke bagian tubuh yang
- lain. Yang kedua tetap pesan saya adalah
- ee apa ee kembali kepada pola yang
- sehat, tidak makan berlebihan ee tidak
- berolahraga terlalu berlebihan, semua
- pada porsinya. Saya rasa begitu. Terima
- kasih. Billahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Jadi, ikhwan
- akhwat, tua itu pasti. Tapi kalau kita
- mau sehat, nyaman, dan bahagia ada
- pilihannya. Dan pilihannya ada bagaimana
- kita mengubah perilaku dalam menjalani
- kehidupan kita sehari-hari. Jangan
- memanjakan lidah ataupun yang lain
- kecuali bertindak adil pada kebutuhan
- seluruh tubuh kita. Insyaallah ya.
- Billahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullah.
- [Musik]