Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [Tepuk tangan] 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:20 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:22 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:26 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:28 subhanahu wa taala. Bagaimana kabarnya 0:30 di sore hari ini? Semoga dalam keadaan 0:32 sehat walafiat dan selalu dalam 0:34 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 0:37 Senang sekali kami kru redaksi Radio 0:41 Silaturahim dapat kembali menjumpai Anda 0:45 dalam program tausiah sore bersama Ustaz 0:48 Ahmad Jazuli Kholil yang akan 0:51 membahas 0:53 mahabah bagian kedua untuk edisi hari 0:57 ini Rabu di tanggal 14 1:00 Agustus 2024 Masehi atau 9 Safar 1404 46 1:08 Hijriah. Ikhwan akhwat, langsung saja 1:10 kita akan menyapa guru kita, 1:13 Ustaz Ahmad Jazuli Khalil. 1:15 Asalamualaikum warahmatullahi 1:16 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:19 warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana 1:21 kabar Ustaz di sore hari ini? 1:24 Alhamdulillah bagus. Terima kasih sehat. 1:27 Alhamdulillah Ustaz sehat. Ikhwan dan 1:29 akhwat, langsung saja kita mendengarkan 1:31 pemaparan yang akan beliau sampaikan. 1:33 Tafadol, Ustaz. 1:36 Asalamualaikum warahmatullahi 1:38 wabarakatuh. 1:40 Alfatihah ila hadrati sayidina wa 1:43 habibina rasulillah Muhammad ibni 1:45 Abdillah sallallahu alaihi wasallam waa 1:48 alihi waabihi 1:53 wawajihi minalursalinidinabi 2:15 Muslimin muslimat. 2:17 Alfatihah. 2:20 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:21 Bismillahirrahmanirrahim. 2:24 Alhamdulillahiabbil alamin 2:27 arrahmanirrahim maiki yaumiddin iyaka 2:30 na'budu wa iyaka nastain ihdinatal 2:35 mustaqimathalladzina anamta alaihim 2:37 ghairil magdubi alaihim 2:40 waladin amin. Bismillahirrahmanirrahim. 2:44 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 2:47 wasalamu ala asrofil mursalin sayyidina 2:50 wa maulana Muhammadin waa alihi 2:54 wasohbihi ajmain amma baad fainna asqal 2:57 hadis kitabullah 2:59 tahair had muhammadin sallallahu alaihi 3:04 wasallam umur mukdatha wa mtin bidah wa 3:09 bidatin dolalah waalatin finar 3:14 Para pendengar Radio 3:15 Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 3:20 rahimakumullah. Alhamdulillah kembali 3:23 kita panjatkan puji serta syukur ke 3:26 hadirat Allah Subhanahu wa taala yang 3:29 senantiasa melimpah curahkan nikmat 3:31 karunianya kepada kita. 3:34 nikmat iman dan Islam, nikmat sehat 3:37 walafiat, nikmat panjang usia dalam 3:40 taat, termasuk nikmat dipertemukannya 3:43 kita sore ini walaupun lewat udara dalam 3:47 rangka menjalankan salah satu 3:50 perintahnya yang diwajibkan atas kita 3:53 semua yaitu menuntut ilmu yang 3:56 insyaallah pada sore ini kita akan 4:00 melanjutkan kaji kita minggu lalu. 4:03 tentang apa namanya mahabbah ya. 4:07 Mudah-mudahan apa yang kita kaji, yang 4:09 kita 4:10 pelajari ee Allah jadikan sebagai ilmu 4:14 yang bermanfaat bagi kita fid akhirah. 4:18 Selawat dan salam semoga selalu tercurah 4:21 atas junjungan kita Nabi Muhammad 4:24 sallallahu alaihi wasallam beserta 4:26 keluarganya, para sahabatnya, para 4:29 pengikut dan pengamal sunahnya. 4:32 Para pendengar Radio Silaturahim dan 4:35 pemirsa Rasil TV 4:37 rahimakumullah. Ee pada minggu yang lalu 4:40 sudah saya sudah sampaikan 4:43 bahwa ee mahabbah di sini atau suka atau 4:48 cinta ini adalah condongnya hati ya 4:52 kepada 4:54 sesuatu ya. 4:58 bahwa kita semua dikasih oleh Allah 5:02 panca 5:03 indra ya, mata masing-masing. Pancra ini 5:07 punya 5:08 fungsi. Mata fungsinya untuk melihat, 5:12 kuping untuk 5:14 mendengar, ya. Begitu juga indra-indra 5:17 yang lainnya semuanya ini ada fungsinya. 5:22 Nah, 5:23 kemudian mata ini bisa melihat yang 5:27 indah, yang jelek, yang menyenangkan, 5:32 yang tidak. Nah, maka mata ini punya 5:36 kesukaan, punya kecenderungan. Apa 5:40 cenderungnya? Cenderungnya melihat yang 5:43 indah-indah, yang 5:45 cantik-cantik, ya. Nah, ini namanya 5:48 mahabbah yang begitu itu. Ah, kemudian 5:52 telinga senangnya mendengar yang 5:55 merdu-merdu ya. Nah, itu namanya 5:59 mahabbah, namanya suka kita ini cinta. 6:03 Mata suka kepada yang indah ya. Kemudian 6:07 telinga suka kepada yang merdu ya. Nah, 6:12 itu namanya mahabbah yang seperti 6:16 itu. 6:17 Ee karena itulah maka bagi orang-orang 6:21 yang beriman dan bertakwa oleh Allah 6:25 nanti 6:26 diberikan ee di akhirat nanti ya. 6:41 Halo. Habis apa ini? 6:46 H. 6:49 Halo. 6:50 Itu 6:56 Gus. Ya. Baik, saya lanjutkan. 7:04 Ada orang 7:06 ninggalin. 7:09 Ah, iya ada suaranya, 7:12 Gus. Ya. Baik, lanjut 7:14 ya. Ah, jadi di akhirat nanti buat 7:18 orang-orang yang beriman dijanjikan oleh 7:20 Allah Subhanahu wa taala surga. Yang 7:23 surga itu adalah malainun roat uzun 7:27 samiat dan seterusnya. ya, keindahan 7:30 surga ini enggak bisa dikhayalkan, 7:33 enggak bisa 7:34 dibayangkan. Sehebat apapun orang 7:37 mengkhayalkan sebuah keindahan itu tidak 7:41 akan ee mencapai keindahan surga. Ya, 7:46 oleh sebab itu 7:48 maka ee Nabi sallallahu alaihi wasallam 7:52 ketika ditanya oleh nenek-nenek ya ee 7:56 diminta oleh nenek mendoakan agar dia 7:59 masuk surga. Kata Rasulullah, "Nek, 8:02 katanya di surga itu enggak ada 8:03 nenek-nenek. Rasulullah bercanda, ya." 8:07 Nah, maka nangislah si nenek itu. 8:10 Selanjutnya Rasulullah kemudian 8:12 menjelaskan maksudnya, Nek, bukan nenek 8:16 enggak bisa masuk surga ya. Di surga itu 8:20 nanti kalau orang masuk surga walaupun 8:23 tadinya sudah nenek-nenek, nah maka di 8:26 surga nanti muda lagi gitu ya. Muda 8:30 lagi. Kenapa? Tempat indah ya surga. 8:34 Maka tentu penduduknya, penghuninya juga 8:37 harus disesuaikan dengan 8:40 tempatnya. Dan orang senang kalau 8:42 dirinya itu ganteng, dirinya itu cantik. 8:46 Maka ya dijelaskan bahwa penghuni surga 8:49 itu 8:50 nanti tubuhnya tingginya seperti Nabi 8:55 Adam. Kemudian ininya apa? Rupanya kayak 8:59 Nabi Yusuf ya. Kemudian suaranya seperti 9:04 Nabi Allah Daud alaihialatu wasalam. 9:07 Sehingga ketika melihat, "Ya Allah, 9:10 nikmat melihat semua orang karena 9:12 cakep-cakep semuanya, tempatnya indah, 9:15 penghuninya juga tentu 9:17 indah-indah. Suara-suaranya merupakan 9:20 hikmah kalau mendengarkan orang yang 9:23 berbicara akan merasakan kenikmatan. 9:26 Sebagaimana ya, bagaimana Nabi Allah 9:28 Daud kalau sudah membaca kitab Zabur ya, 9:31 jangankan makhluk bernyawa, angin pun 9:35 apa namanya berhenti saking nikmatnya 9:38 suara beliau. Nah, itu penghuni surga 9:40 seperti itu ya. Sehingga orang-orang 9:43 yang berbicara itu semua 9:45 kalimat-kalimatnya hikmah ya. Karena 9:48 apa? Karena telinga kita itu senang 9:51 mendengar yang seperti itu. Begitu juga 9:54 dengan indra-indra yang 9:57 lainnya. Nah, selanjutnya para pendengar 10:00 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 10:03 rahimakumullah. 10:05 ee orang itu ya kita namanya 10:10 manusia menyukai sesuatu ya ni ini 10:15 tingkatan-tingkatan suka ya tingkatan 10:19 mahabbah mencintai sesuatu atau menyukai 10:22 sesuatu karena ee 10:25 rupanya karena rupanya seorang ibu atau 10:28 ibu-ibu ya anak-anak gadis pada menyukai 10:33 bunga. Kenapa? Karena bunga itu 10:36 indah. Jadi yang dia sukai adalah rupa 10:41 dari bunga itu. Maka ini adalah tingkat 10:45 cinta suka yang paling 10:47 rendah. Kenapa ya? Karena yang namanya 10:51 keindahan rupa itu bisa sirna dimakan 10:55 usia dan layu dimakan waktu. 11:00 Nah, ya. 11:02 Tapi ya ada orang yang mau ngaji. 11:05 Kenapa? Karena ustazahnya 11:08 cantik. Mau ngaji karena ustaznya 11:10 ganteng, kiainya. Nah, itu namanya 11:13 sukanya itu adalah melihat 11:17 rupa. Ya, melihat rupa. Nah, Allah 11:21 Subhanahu wa taala mengingatkan wqhul 11:24 musyrikati hatta 11:26 yumminna wum mukminatunir min musyrikati 11:32 walauabatum. Jangan kamu nikahi 11:35 wanita-wanita musyrik hingga mereka 11:38 beriman. 11:39 Sungguh seorang hamba 11:42 perempuan yang 11:44 beriman itu jauh hamba namanya hamba 11:48 atau budak ya bisa jadi itu kulitnya 11:52 hitam mungkin rupanya enggak cantik 11:55 karena budak pendidikannya juga enggak 11:57 ada tapi kata Allah itu lebih baik ya 12:02 dibandingkan dengan wanita-wanita 12:05 musyrik walau ajabatkum walaupun pun 12:10 begitu jelitanya sehingga membuat kamu 12:13 kagum ya kepadanya adalah wanita yang 12:17 hamba tadi budak sahaya ini yang beriman 12:21 itu lebih baik kata Rasulullah kata 12:23 Allah subhanahu wa taala wala tunkihul 12:25 musyrikina hatta yukminu dan jangan kamu 12:29 nikahkan anak-anak perempuan kamu 12:33 saudara-saudara perempuan kamu kepada 12:35 laki-laki musyrik sampai mereka beriman 12:39 Sungguh seorang budak yang beriman, 12:42 budak laki-laki yang beriman itu lebih 12:45 baik daripada laki-laki musyrik. 12:48 Walaupun orangnya tampan, walaupun 12:51 orangnya mungkin kaya ya, tapi karena 12:55 musyrik kata Allah, budak hamba saya 12:58 yang beriman itu lebih baik. Kenapa? Ya. 13:02 Nah, ini namanya biar jelita kayak 13:05 apapun musyrik itu cuma indah, cuma 13:08 cantik 13:09 rupanya ya. Cuma cantik rupanya. 13:12 Sedangkan rupa itu bisa sirna ya. Bisa 13:15 sirna dimakan usia. Nanti kalau sudah 13:18 umur 50 60 sudah hilang kecantikannya. 13:23 Tapi kalau orang beriman, hatinya 13:26 walaupun rupa fisiknya itu enggak 13:29 cantik, tapi hatinya cantik. Sementara 13:32 orang yang hatinya cantik tidak akan 13:36 tidak akan sirna karena usia. Semakin 13:39 tua hati orang beriman akan semakin 13:43 cantik. Nah, inilah yang pertama ya. 13:47 Maka 13:49 ee jadi cinta atau suka karena melihat 13:54 rupa itu 13:56 adalah ee apa namanya? Ee tingkat cinta 14:01 yang levelnya paling rendah. Yang kedua, 14:03 sekarang orang suka kepada bunga bukan 14:07 karena 14:09 bunganya, tapi karena 14:11 baunya, karena wanginya, ya. Maka buat 14:16 orang yang kedua ini enggak semua bunga 14:20 dia suka. Enggak. Enggak semua bunga. 14:23 Hanya bunga-bunga tertentu saja. Karena 14:26 dia tidak karena bukan mencintai rupanya 14:30 tetapi adalah 14:32 baunya. Ya. Seorang ustaz, seorang 14:37 kiai ilmunya luar biasa. Ustaz Abdul 14:41 Somad itu orang alim ya. Ustaz Abdul 14:44 Somad adalah orang alim. Gus Baha itu 14:47 adalah orang yang alim luar biasa. Nah, 14:51 apakah orang itu menyukai Gus Paham? 14:54 Menyukai menyukai mencintai Ustaz Abdul 14:58 Somad itu karena rupanya? Kalau rupanya 15:00 saya rasa ya biasa-biasa aja ya. Ustaz 15:04 Abdul Somad, Gus Baha ya biasalah 15:07 standar ya. Ee nah tapi apa yang 15:12 dicintai? 15:13 Orang pada mengagumi mereka, mencintai 15:16 mereka itu bukan karena rupanya yang 15:19 dicintai, tapi apa yang dimiliki oleh 15:23 mereka. Seperti bunga tadi, bukan 15:26 bunganya yang mereka suka, tapi adalah 15:30 baunya. Bukan rupa Gus Baha, bukan rupa 15:34 Ustaz Abdul Somad, tapi adalah ilmunya 15:37 Abdus Somad, ilmunya Gus Baha. Hmm. 15:42 Karena ilmu mencintai ilmu itu bagus 15:46 sekali. Karena ilmu ini adalah buah dari 15:49 iman. Ya. Nah, karena ilmu itu adanya 15:54 pada diri pada pribadi yang bernama Gus 15:57 e Gus Baha dan Abdus Somad, maka 16:01 mencintai, menyukai Gus Baha apa 16:04 namanya? Abdul Somad ini adalah 16:07 perbuatan yang baik ya. satu keharusan. 16:11 Kita harus mencintai mereka karena 16:14 mereka itu indah ya. Karena indah gitu. 16:19 Kita lihat ada keindahan di dalam diri, 16:22 dalam pribadi 16:24 mereka. Nah, ini yang kedua. Kemudian 16:27 yang ketiga, 16:29 sekarang yang 16:31 ketiga, orang mencintai itu bukan karena 16:35 ee bukan karena bunga, bukan karena 16:38 wanginya. 16:40 Ya, bukan karena 16:42 wanginya. Oh, saya mencintai Gus Baha, 16:45 saya mencintai Ustaz Abdul Somad. 16:48 Kenapa? Karena rupanya 16:50 bukan atau karena ilmunya? Enggak. Bukan 16:53 juga. Kalau yang ketiga, lalu apa yang 16:56 kamu cintai? manfaat dari ilmunya itu. 17:00 Dengan sebab ilmu itulah saya sekarang 17:04 bisa beramal saleh, ngerti bagaimana 17:07 salat, bagaimana wudu, bagaimana puasa, 17:12 bagaimana kemudian zakat, bagaimana 17:15 haji. Itu adalah karena ilmu yang kami 17:18 petik dari mereka. Ya. Nah, kata si ibu, 17:22 "Saya menyukai bunga bukan karena 17:24 rupanya, bukan karena wanginya, tapi 17:27 manfaat dari bunga itu sendiri." Apa 17:30 manfaat wewangian? Imam 17:33 Syafi'i radhiallahu anhu beliau berkata 17:37 bahwa wewangian orang yang biasa memakai 17:41 wangi-wangian itu akan menyebabkan 17:44 otaknya jadinya encer ya, cerdas. karena 17:48 sudah biasa mencium wewangian. 17:52 Jadi ada manfaatnya luar biasa bisa 17:55 menghilangkan stres. Makanya Bapak dan 17:59 Ibu yang saya hormati ya ee coba dilihat 18:03 oleh Ibu orang-orang tua kita dulu kalau 18:07 kalau dalam acara misalnya Maulid Nabi 18:11 ya ada itu suka disediakan di situ bunga 18:15 dan biasanya adalah bunga melati ya. 18:19 Nah, sementara di masyarakat kita ini 18:21 kalau sudah kumpul begitu, ya Allah 18:24 kadang-kadang nih ee yang yang ngerokok 18:28 enggak ngelihat ya, enggak ngelihat 18:31 situasi di mana banyak orang yang enggak 18:33 suka. Sehingga kalau di daerah, ya Allah 18:36 itu asap sudah mengepul di atas. Banyak 18:39 orang yang stres. Dan untuk 18:41 menghilangkan itu kepenatan, kejenuhan, 18:45 stres ini adalah dengan mencium 18:47 wewangian. Makanya ada disempret minyak 18:50 wangi, disediakan bunga melatih. 18:54 Tujuannya buat mel bunga melatih itu 18:56 untuk apa? Untuk diambil oleh apa 19:00 namanya? Nah, oleh yang hadir sambil 19:03 mengisep-ngisep begini gitu tuh ya. Nah, 19:07 jadi manfaatnya bukan wanginya. Nah, 19:12 dari kiai bukan ilmu tapi manfaat dari 19:16 ilmunya. Jadi dengan demikian orang yang 19:18 ketiga ini sebenarnya dia adalah yang 19:21 dicintai oleh dia adalah amal salehnya. 19:25 Nah, ini jelas lebih hebat lagi gitu ya. 19:29 Nah, kemudian yang keempat sekarang yang 19:33 keempat 19:35 adalah orang menyukai sesuatu itu karena 19:39 apa? Karena Allah. Bukan karena rupanya. 19:43 Bukan kar. Jadi dia merupanya mau cakap 19:47 me mau enggak berilmu kek atau tidak 19:51 saya bisa memetik ee apa namanya manfaat 19:54 dari ilmunya atau tidak ya. Ee bukan itu 19:59 yang menjadi alasan. Tapi dia 20:01 mencintainya karena Allah subhanahu wa 20:04 taala. Membenci pun membenci karena 20:08 Allah subhanahu wa taala. Sehingga dia 20:10 tidak dia senang kepadanya. Nah, ya 20:14 siapapun juga apakah dia muslim atau 20:17 bukan muslim karena semua itu adalah 20:20 makhluknya Allah Subhanahu wa taala maka 20:23 dia tidak mau menyakiti siapapun. 20:25 Kenapa? Wong mereka sama-sama makhluknya 20:28 Allah Subhanahu wa taala. Nah, yang 20:31 sekarang ini adalah semacam ini lagi 20:33 ternoda ya. Banyak yang saling caci maki 20:38 menghujat ya. Kelompok A menyerang 20:41 kelompok B. Begitu juga sebaliknya. 20:44 Padahal kalau kita lihat kelompok A 20:46 dengan kelompok B ini sama-sama umatnya 20:49 Nabi Muhammad sallallahu alaihi 20:51 wasallam. Tuhannya sama, Nabinya sama, 20:56 kitab sucinya sama, kiblatnya juga sama. 21:01 Ya. Ya. Begitulah namanya kehidupan 21:03 dunia. Mudah-mudahan pendengar bisa 21:07 mengambil ee apa namanya? hikmah 21:10 mengambil ibrah ya, pelajaran yang 21:13 berharga ya ee dari semua yang kita 21:17 saksikan maupun yang kita dengar ya. Ee 21:22 semua ini kalau kita mau ee kalau pandai 21:25 kita ini membaca apa yang kita saksikan 21:29 semua itu adalah merupakan pelajaran 21:31 yang berharga bagi kita. Para pendengar 21:34 hadir silaturahim yang dirahmati Allah. 21:37 Nah, mengenai nanti ee mahabbah ee 21:41 mahabbatul abdi lillahi taala secara 21:44 khusus nanti kita akan bahas secara ee 21:46 apa tersendiri. Selanjutnya para 21:49 pendengar radia silaturahim yang 21:51 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 21:57 ee 21:58 manusia. Eh ee sekarang kita melangkah 22:02 kepada ee bahasan berikutnya yaitu yang 22:07 berhak, yang paling berhak dicintai 22:10 adalah Allah Subhanahu wa taala. Yang 22:15 paling berhak dicintai hanyalah Allah. 22:20 Ya, ini subtema yang berikutnya 22:24 nih. Para pendengar silaturahim dan 22:28 pemirsa Rasil TV 22:31 rahimakumullah. 22:33 Ee semua 22:36 manusia, semua 22:39 manusia itu mencintai dirinya sendiri. 22:43 Namun 22:44 sebelumnya silakan nanti Bapak dan Ibu 22:47 pendengar semuanya simak atau 22:51 baca surah at-Taubah ayat 22:55 24. Di sana menjelaskan bahwa Allah 23:00 memerintahkan kepada kita untuk 23:03 mencintai Allah, mencintai Rasulullah 23:07 dan jihad di jalannya melebihi kecintaan 23:11 kita. kepada 23:14 siapapun, baik itu ayah kita ya. Nah, 23:19 ayah kita berarti nasab, silsilah, 23:22 orang-orang tua kita 23:24 semuanya atau anak kita, keturunan kita, 23:29 saudara-saudara kita, pasangan-pasangan 23:33 hidup kita, harta kekayaan kita, 23:38 kemudian usaha bisnis kita, dan 23:42 tempat-tempat tinggal kita. 23:45 Ya, 23:47 ini kita memang tidak bisa menafikan 23:50 bahwa kita semua suka ya cinta kepada 23:54 ayah, kepada ibu, kepada anak, kepada 23:58 istri, kepada saudara dan itu tidak 24:02 dilarang ya. Memang kita harus 24:05 mencintai, tapi ya termasuk kepada 24:08 rumah, kepada apa harta benda kita ya ee 24:13 usaha kita. Kemudian tempat tinggal 24:16 kita, kita semua cinta, kita suka. Dan 24:20 itu adalah suatu hal yang ee apa 24:23 namanya? Yang sudah pasti ya kita semua 24:28 dan itu tidak dilarang dalam agama. Tapi 24:33 ya kecintaan kita kepada semuanya itu 24:36 jangan sampai melebihi kecintaan kita 24:39 kepada Allah dan Rasul-Nya. 24:43 Apabila kita mencintai diri kita, 24:46 mencintai ee apa namanya ee orang tua, 24:50 anak dan seterusnya melebihi Allah, 24:53 melebihi kecintaan kepada Allah dan 24:55 Rasul-Nya. Nah, ini Allah menyebutnya 24:58 sebagai orang fasik. Makanya di akhir 25:00 ayat itu Allah menyebutkan, "Wallahu la 25:04 yahdil quumal fasikin." Allah tidak akan 25:08 memberikan petunjuk kepada orang-orang 25:10 fasik. 25:11 Nah, selanjutnya apakah 25:15 iya ya apakah bisa kita mencintai orang 25:21 lain seperti Nabi Muhammad ya melebihi 25:24 kecintaan kita kepada diri 25:28 kita? Ya, bisakah seperti ini ya? ee 25:32 para pendengar radi 25:34 silaturahim, semua 25:37 orang pasti ya dia menyukai mencintai 25:41 dirinya sendiri. Dia pengin dirinya itu 25:45 adalah yang 25:47 terbaik. Dia kekal kemudian sempurna ya. 25:53 Dan dia enggak suka kalau dirinya jelek, 25:57 kalau dirinya lemah, kalau dirinya 26:00 bodoh, kalau dirinya pokoknya 26:03 sifat-sifat yang menunjukkan kekurangan. 26:06 Nah, enggak ada yang suka. Kita 26:08 penginnya kan menjadi orang paling 26:10 cakep, paling kaya, paling pintar, 26:13 paling paling paling segalanya, ya. Nah, 26:16 itu semua orang mesti begitu suka pada 26:19 dirinya sendiri ya. Hmm. 26:23 Karena ee karena itulah banyak orang 26:25 yang melakukan ini, melakukan itu 26:28 seperti operasi plastik dan lain 26:30 sebagainya karena pengin dirinya adalah 26:32 yang terbaik dan itu manusiawi yang 26:36 seperti itu. Sehingga kalau orang lebih 26:39 mendahulukan ee mengutamakan diri 26:42 sendiri itu sudah menjadi fitrah 26:45 manusia ya. Ketika sahabat bertanya 26:48 kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, 26:50 saya punya harta banyak. 26:53 punya duit banyak. Apa yang harus saya 26:55 lakukan dengan uang itu? Kata 26:58 Rasulullah, infakkan buat dirimu. Buat 27:01 saya sudah, Rasulullah, buat ee apa 27:04 namanya? Anak-anakmu. Buat anak sudah, 27:07 Rasulullah, buat istrimu. Buat istri 27:10 sudah saya siapkan, Rasulullah. Ya, 27:13 selanjutnya kamu tahu siapa dan 27:16 seterusnya. Nah, di sini Rasulullah 27:19 sallallahu alaihi wasallam mengatakan, 27:22 "Infakkan buat 27:25 dirimu." Diri sendiri ya, enggak yang 27:28 lain dulu, diri diri 27:30 sendiri. 27:32 Was'alunaka yunfiquun. Mereka akan 27:35 bertanya kepadamu Muhammad, apa yang 27:37 harus mereka infakkan? Qulil afwa. Kata 27:41 Allah, "Jawab oleh kamu, yang diinfakkan 27:45 itu adalah yang lebih dari kebutuhan 27:48 yang kamu 27:50 perlukan." Jadi, kalau kita hari ini 27:53 butuh uang 27:54 Rp100.000, kita punya uang Rp100.000, 27:57 ya, maka kita tidak dituntut untuk 28:01 berinfak karena uang itu dibutuhkan oleh 28:04 kita. Artinya kan utamakan diri sendiri. 28:08 Nah, tapi kok sekarang kita harus 28:11 mencintai Nabi melebihi kecintaan pada 28:13 diri sendiri. Apakah ini bisa yang 28:15 seperti ini? Ya. Nah, ini yang jadi 28:19 sekarang yang pertama adalah semua orang 28:22 mencintai, menyukai dirinya sendiri. Itu 28:26 yang pertama. Yang kedua, 28:28 sekarang yang kedua 28:32 adalah ee orang suka kepada orang yang 28:35 berbuat baik kepadanya. 28:38 Ya, kita suka kepada orang yang berbuat 28:42 baik kepada 28:43 kita. Tulah sekarang umpamanya Anda, 28:47 Anda ini Gus ya, saya jamin hidup kamu, 28:52 saya jamin keluarga kamu semuanya, maka 28:55 pasti ya ente dan keluarga akan 28:59 mencintai saya. 29:01 Walaupun saya itu penjahat, tapi bagi 29:05 ente dan 29:07 keluarga saya bukan penjahat, saya ini 29:10 malaikat. Kan bisa jadi seperti itu. 29:13 Kenapa? Karena semua orang suka kepada 29:16 orang yang baik kepadanya. 29:19 Nah, dan ketika itu karena banyaknya 29:24 kebaikan ya, maka walaupun saya berbuat 29:28 salah biasanya Agus matanya 29:32 buta. Buta dari kesalahan saya juga 29:36 bisu, tidak bisa berbicara dan juga 29:40 kupingnya juga budeg. Hm. Begitulah. Dan 29:44 cinta itu begitu. Makanya kata Nabi ee 29:48 cinta itu membuat orang ee apa namanya? 29:52 tuli dan apa namanya? Bis dan 29:56 buta. Seperti itulah namanya ee cinta 30:00 kepada apa saja 30:02 ya. Nah, ini yang yang kedua. Jadi semua 30:06 orang suka kepada orang ee kita suka 30:08 kepada orang yang baik kepada kita. Dan 30:11 ini 30:12 biasanya dimanfaatkan oleh orang-orang 30:16 yang mempunyai ee kepentingan atau 30:20 mempunyai hajat ya. Karena setiap orang 30:26 ini ee sudah menjadi fitrahnya hati 30:30 manusia ini enggak pernah bohong. Dia 30:33 baik sehingga suka pengin membalas 30:37 kebaikan orang yang berbuat baik 30:40 kepadanya. Nah, sehingga bisa kita lihat 30:43 kalau waktunya mau kampanye ya orang 30:47 memberikan 100 200 karena mengharapkan 30:51 balasan dari kita ya. Lalu kita ini 30:55 enggak berpikir panjang lagi ya. pengin 30:57 membalas kebaikan orang itu. Sementara 31:01 ya hal lain yang yang lebih besar tidak 31:05 diperhatikan. Ini dimanfaatkan oleh 31:07 mereka. Yang kedua, yang ketiga semua 31:11 orang e kita suka kepada orang yang 31:14 baik. Ya, kita ini suka kepada orang 31:17 yang baik walaupun kebaikannya enggak 31:20 pernah sampai kepada kita ya. Enggak 31:24 pernah sampai kepada kita. Kita dengar 31:27 si fulan ini, ya Allah 31:29 dermawannya itu. Berapa banyak itu orang 31:34 ya yang 31:36 dibantu 31:38 ya? Berapa banyak orang yang dibantu? 31:41 Berapa banyak masjid yang dia bikin? 31:44 Wah, subhanallah. Kita itu sampai pengin 31:47 bertemu dengannya ya. Dan kita sampai 31:51 ceritakan kepada orang lain padahal 31:52 enggak pernah berbuat baik kepada kita. 31:55 Ya, artinya kebaikannya enggak pernah 31:58 sampai kepada semua orang itu seperti 32:00 itu ya sebenarnya. Kemudian yang 32:04 terakhir yang kemudian yang 32:08 keempat semua 32:10 orang semua orang itu 32:12 suka kita suka kepada orang lain karena 32:17 ada ee karena ada kesamaan di antara 32:21 kita dengannya. 32:23 Nah, ada kesamaan di antara kita 32:28 dengannya. Adanya munasabah, adanya 32:32 muwafaqoah. Ya, coba kita lihat. Tentu 32:36 orang-orang Golkar lebih suka kepada 32:39 orang-orang 32:41 Golkar. Orang PDI ya lebih suka kepada 32:44 orang PDI. Orang ini lebih suka. 32:47 Begitulah sudah umum namanya orang ya. 32:50 Sehingga Nabi Muhammad sallallahu alaihi 32:52 wasallam bersabda, "Kalau dalam satu 32:54 majelis ada 100 orang mukmin dan satu 32:58 orang munafik, kemudian datang si 33:01 munafik kedua, maka si munafik kedua itu 33:04 akan duduk di samping si munafik 33:06 pertama." Begitu juga kalau dalam satu 33:09 majelis ada 100 orang munafik, satu 33:11 orang mukmin, datang si mukmin kedua, 33:14 maka dia akan duduk di samping si mukmin 33:16 yang pertama. Kenapa? Karena si mukmin 33:19 dengan mukmin kalau berbicara, kalau 33:22 ngobrol 33:24 nyambung. Orang munafik dengan orang 33:26 munafik 33:27 nyambung. Ya. Maka kalau orang muslim 33:30 sekarang banyak bergaulnya dengan orang 33:33 muslim, ya sudah seperti itulah ya. 33:37 Sudah seperti itulah. 33:39 Nah, 33:39 sekarang, nah, makanya agak mengherankan 33:44 sekarang kalau orang muslim, orang 33:47 mukmin lebih banyak bergaul dengan non 33:51 ee non Islam ya e daripada dengan 33:55 saudara 33:57 muslimnya. Itu agak mengherankan. Bukan 34:01 enggak boleh bergaul dengan nonmuslim. 34:05 kita ini dalam agama Islam suruh bergaul 34:08 dengan siapapun juga. Cuma ketika bicara 34:11 masalah mahabbah ya karena ada 34:16 kesamaan di antara dua orang dan 34:19 kesamaan itu yang akan menjadi 34:23 perekat ya menjadi perekat. Syekh Saki 34:27 Albilhi itu punya murid. Beliau ini 34:31 ketika sudah mengajar ya menerangkan 34:35 tentang tawakal, kemudian anak-anaknya 34:38 ini eh muridnya ini suruh pada ee apa 34:42 namanya? Ikhtiar ya. Suruh ikhtiar. Tapi 34:45 muridnya ada yang mengatakan saya enggak 34:47 katanya enggak mau dagang, enggak mau 34:49 ikhtiar. Saya mau tawakal saja sama 34:51 Allah. Dijelaskan oleh beliau. Keliru. 34:54 Keliru. Enggak benar. Tawakal itu enggak 34:56 begitu. Ayo sana. 34:59 berangkat katanya. Maka usaha di tengah 35:03 perjalanan dia ini melihat dua ekor 35:06 burung yang setahu dia si murid nih 35:10 setahu si murid ini burung itu enggak 35:13 pernah akur selalu berantem ya selalu 35:17 berantem tapi yang menarik dua burung 35:20 itu sekarang ini adalah kayak 35:22 saudara kenapa ya nah burung yang 35:25 gedenya itu disuapin oleh burung yang 35:28 kecil yang biasanya jadi musuh 35:31 Ya, subhanallah. Kata kata itu si 35:34 muridnya Saki Albalhi ini luar biasa ini 35:38 pemandangan ya. Maka coba dia dekati 35:42 pengin tahu ada apa ini. Rupanya dua 35:46 burung ini berasa ada makhluk asing 35:48 mendekatinya terbang ya. Nah, yang kecil 35:53 terbang begitu bebasnya. Sementara yang 35:55 besarnya itu terbang nabrak pohonan. 35:59 Oh, paham. Sini si murid sakik ini 36:03 rupanya burung yang gedenya ini buta ya. 36:07 Lalu dia berpikir ini burung ini buta 36:11 ya. Dari mana dia tahu makanan? 36:14 Bagaimana cara menangkap makanannya? 36:17 Memperoleh makanannya. Tapi 36:20 subhanallah Allah subhanahu wa taala 36:24 yang memberikan rezeki kepada semua 36:26 makhluknya. Padahal buta tapi tetap oleh 36:30 Allah diberi 36:31 rezeki gitu ya. Nah, akhirnya kalau 36:36 burung aja begini, masa aku enggak 36:38 dikasih makan oleh Allah. Makanya dia 36:41 balik lagi enggak jadi usaha. Mau e apa 36:44 mau tawakal aja, berserah diri kepada 36:46 Allah seperti burung itu. Nah, ini ada 36:49 kekeliruannya 36:51 ya. Ee begitu pulang ditanya oleh 36:53 gurunya, "Loh, kenapa kamu pulang lagi?" 36:56 ya. Dia ceritakan apa yang dia lihat tuh 37:00 ya. Nah, dia tidak berbuat apa-apa tapi 37:03 Allah tetap memberi rezeki dan saya 37:06 yakin Allah pun akan memberikan apa yang 37:09 saya butuhkan. Karena kata Nabi juga 37:14 orang tidak akan mati selama jatah 37:17 rezekinya masih ada. Lalu kata gurunya, 37:21 "Oh, begitu. 37:23 Nah, jadi kamu itu katanya anakku pengin 37:27 jadi burung 37:29 buta. Rupanya kamu ini pengin jadi 37:32 burung buta. Kenapa tidak terpikir oleh 37:35 kamu anakku untuk jadi burung yang satu 37:39 lagi? Yang nyuapin bukan yang disuapin. 37:43 Bukankah Rasulullah bersabda, 37:46 "Alyadulyair minal yadi suah." Tangan 37:49 yang di atas itu lebih baik daripada 37:51 tangan yang di bawah. 37:54 Nah, inilah para pendengar dia 37:56 silaturahim. Kadang kita 37:58 ini ee meyakini bahwa apa yang kita 38:02 lakukan itu 38:03 benar. Kenapa? Karena keterbatasan 38:07 wawasan, keterbatasan pengetahuan 38:10 kita. Ya. Nah, sehingga diyakini 38:14 selamanya bahwa apa yang kita lakukan 38:16 ini benar. Padahal itu belum tentu ya. 38:31 Dalam surat Kahfi kan dijelaskan, 38:33 "Maukah aku beritahukan kepada kalian 38:36 orang yang perjalanan hidupnya 38:39 rugi?" Ya, yaitu bagaimana mereka yang 38:43 melakukan sesuatu yang dia yakini itu 38:46 kebaikan padahal itu bukan 38:49 kebaikan. Kenapa? karena dia tidak 38:52 ngerti. Begitu gurunya menjelaskan, 38:55 menunjuk ee menjelaskan, baru dia tahu 38:59 kalau ternyata apa yang dia yakini benar 39:02 itu sebenarnya adalah keliru. Di sinilah 39:05 pentingnya kita ini terus thaol ilmi, 39:09 belajar dan jangan cuma belajar kepada 39:12 seorang guru satu mazhab saja. 39:16 Pelajarilah mazhab-mazhab lain walaupun 39:19 beda aliran dengan kita ya. Karena yang 39:22 namanya mutiara itu di mana pun tetap 39:26 mutiara. Begitulah ya para pendengar 39:28 radio silaturahim dan pemirsa Rasul Tib 39:32 rahimakumullah ya. Nah, maka ee sekarang 39:37 ini kalau kita kaum 39:39 muslimin 39:41 umpamanya entah itu dalam Pilpres, 39:45 Pilkada dan lain sebagainya lebih 39:47 cenderung, lebih sreg kita ini memilih 39:51 orang yang seiman dengan dengan kita. 39:54 Ya, iya memang begitulah namanya 39:56 mahabbah. 39:58 Ya, kalau muslimin sekarang orang Islam 40:01 lebih memilih calon pemimpin yang muslim 40:04 yang taat ibadah, ya seperti itulah yang 40:07 namanya 40:08 mahabbah. Tapi kok kenapa ada orang 40:12 Islam memilih pemimpin yang bukan 40:14 muslim? Oh, itu boleh jadi ah bisa jadi 40:19 karena ada kesamaan. Entah kesamaan 40:21 apanya, yang jelas ada kesamaan atau 40:24 paling tidak boleh jadi kayak burung 40:27 yang tadi ya. Sebenarnya enggak pernah 40:32 akur. Cuma berhubung yang satu buta. 40:35 Nah, akhirnya menjadi jadi dia tidak 40:38 tahu mana teman, mana yang bukan teman. 40:41 Ya, ini adalah kita bicara masalah 40:43 mahabah ya seperti itu para pendengar. 40:45 Jadi yang ketiga adalah ee kita semua 40:49 suka kepada orang ee kepada orang yang 40:54 baik ya. Dan juga ee yang keempatnya 40:58 bahwa kita suka kepada orang karena ada 41:01 munasabah, karena adanya muwafaqah di 41:03 antara kita. Nah, nanti yang kelima dan 41:08 keenamnya kita akan bahas pada pertemuan 41:11 yang akan datang ya. Karena ini masih 41:14 masih panjang ee bahasannya. 41:17 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 41:19 panjangkan umur kita dalam taat 41:21 kepadanya dan Allah selalu memberikan 41:24 kepada kita sehat walafiat ya lahir dan 41:28 batin. Wallahuam. 41:31 Baik, terima kasih Ustaz atas tausiahnya 41:34 di sore hari ini. Ikhwan dan akhwat yang 41:37 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 41:40 Demikianlah pemaparan yang telah 41:42 disampaikan oleh Ustaz Ahmad Jazuli 41:44 Kholil dengan tema mahabbah bagian 41:47 kedua. Dan bagi Anda ikhwan dan akhwat 41:50 yang ingin bergabung kami persilakan di 41:52 0811999720. 41:57 [Musik] 41:58 Kami akan segera kembali setelah jeda 42:00 berikut 42:04 [Tepuk tangan] 42:15 ini. Islam yang satu yang dipancaruaskan 42:18 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36, 42:22 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. Ikhwan dan 42:26 akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa 42:28 taala. 42:29 Kami ingin menyapa para pendengar kami 42:31 terlebih dahulu. Ada Ibu Sri, lalu ada 42:34 Ibu Aminah, Ibu Retno, Ibu Titi, 42:38 kemudian ada Pak Dumadi, Pak Arwin, 42:41 serta ini dari hamba 42:44 Allah di Ibu 42:48 Neli. Kemudian 42:53 ada ini Ibu dari Haji Raya di Sawangan. 42:58 Depok, Ibu 43:01 Rukmini, Bapak Indra, serta Ibu Dewi. 43:05 Terima kasih atas perhatian dari Anda 43:09 dan untuk pertanyaannya mohon maaf 43:10 nampaknya kami belum bisa menjawab 43:13 pertanyaan dari Bapak dan Ibu karena 43:16 kami terputus sambungan Zoom kami dengan 43:20 Ustaz Ahmad Jazuli Kholil. 43:23 Dengan demikian kami sudahi ee 43:26 perjumpaan kita di sore hari ini. Kami 43:29 sudah mencoba menghubungi beliau, namun 43:31 nampaknya belum ada respon. Ikhwan dan 43:33 akhwat, sekali lagi kami mohon maaf dan 43:36 kita berpisah sampai di sini dulu dan 43:38 insyaallah nanti untuk 43:40 pertanyaan-pertanyaan akan kami 43:41 sampaikan pada hari Rabu pekan depan 43:44 insyaallah. Akhirul kalam kami yang 43:47 bertugas di sore hari ini ada Yusuf 43:49 Sebangkit, kemudian ada Neza dan Syabi 43:52 Agus undur diri. Billahi taufik wal 43:55 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 43:57 wabarakatuh.