Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:06 Brail TV. 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:16 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Waalaikumsalam. Allahumma shalloli ala 0:19 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:21 Muhammad. Alhamdulillah. Kita berjumpa 0:23 lagi hari ini hari Kamis tanggal 20 0:26 Maret 2025 atau 25 Ramadan. 20 20 0:31 Ramadan afal 20 Ramadan 144 0:35 6 Hijriah. 6 Hijriah. Sudah banyak yang 0:38 iktikaf ya di masjid-masjid ramai nih. 0:40 Alhamdulill insyaallah mulai malam ini, 0:41 Mas. Mulai malam ini terutama 0:43 malam-malam ganjil tuh lebih ramai lagi 0:45 mestinya semuanya Pak. 0:49 Alham kita jumpa lagi dalam acara 0:51 Bincang Wakaf seperti biasa setiap Kamis 0:54 ketiga dan ini Kamis istimewa karena 0:57 kami juga selain nanti ada Pak Safril ya 1:01 ee Pak Safril pimpinan wakaf di Rasil 1:04 kami juga mengundang Bapak Kiai Dr. Ir. 1:07 Agus Prianto, M.M. Beliau adalah 1:11 Priatno, Mm. ya, Kepala Divisi Humas, 1:16 Sosialisasi dan Literasi ee BMWI, Badan 1:20 Wakaf Indonesia. Badan Wakaf Indonesia 1:22 dan juga beliau pusat memiliki pesantren 1:24 tahfiz Fazrul Almanah di Cawi Bogor. 1:28 Beliau juga konsultan manajemen 1:30 pesantren. Beliau juga ngajar di 1:32 Universitas Juanda di Ciawi ee untuk 1:36 mata kuliah manajemen. Alhamdulillah. 1:38 Asalamualaikum, Pak Agus. 1:40 Waalaikumsalam. Waalaikumsalam 1:42 warahmatullahi w Pak 1:44 Gust dan ee Ondi Saputra dan ee Algi. 1:49 Oke. Ee kita akan bincang wakaf 1:51 ngomong-ngomomong saya ingin tahu BW ini 1:54 berapa aset ya, Pak? Kalau untuk ee aset 1:58 wakaf uang yang sekarang sudah berjalan 2:00 hampir selama 3 tahun kira-kira sekitar 2:03 3,2 triliun di hari ini ada apa-apanya 2:06 yang jumlah yang 2:10 dikorupsialah ya. 2:13 Oke. Oke. Baik. Kita ee sering mendengar 2:16 wakaf itu orang ngasih gedung, ngasih 2:19 sawah diwakafkan. 2:22 Tapi kami ingin mendapat penjelasan 2:23 mengenai wakaf uang itu seberapa banyak 2:25 dan bagaimana itu teknisnya. Silakan aja 2:28 dulu. Iya. Ee sebelumnya izinkan saya 2:31 menyapa dulu para pendengar hasil yang 2:33 ada di seluruh Indonesia atau dunia 2:36 malah ya. Asalamualaikum warahmatullahi 2:39 wabarakatuh. Waalaikumsalam 2:40 warahmatullahi wabarakatuh. 2:41 Innalhamdalillah asadu alla 2:43 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 2:45 asadu anna muhammadan abduhuasul labi 2:48 ba'dah. Allahummahalli wasallim ala 2:50 sayyidina Muhammad wa ala alihi wasbihi 2:52 ajmain. 2:54 Eh, para pendengar sekalian, izinkan 2:56 saya membacakan satu ayat ee satu dua 2:59 ayat nanti untuk memberikan pencerahan 3:02 kepada kita sekalian untuk diskusi hari 3:04 ini supaya ada ee sesuatu yang 3:07 menjadikan kita lebih termotivasi 3:09 mencintai Al-Qur'an. Eh, tergugah. Yang 3:11 kedua juga supaya dalam kita berbicara 3:14 tentang wakaf ini ada hal-hal yang 3:15 mencerahkan. bukan hanya sekedar secara 3:18 pikiran atau pengetahuan atau knowledge, 3:20 tapi kita ada satu gerakan ataupun ada 3:22 amaliah yang semakin hari semakin 3:24 bertambah. Ya, izinkan saya 3:26 menyampaikan satu ayat dari ee Al-Qur'an 3:30 surat Al Imran ayat yang ke-92. 3:36 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Mimma 3:38 tuhibbun 3:41 wfiquinnallaha bihi alim. yang artinya 3:44 adalah bahwa kamu tidak akan memperoleh 3:47 kebajikan sebelum kamu menginfakkan 3:50 sebagian harta yang kamu cintai. Dan 3:52 apapun yang kamu infakkan tentang hal 3:55 itu, sungguh Allah maha mengetahui. Ya. 3:59 Kemudian ayat yang kedua yang akan 4:01 menginspirasi kita sekalian 4:04 adalah 4:07 amwahumillahi 4:12 habahi habah 4:16 wallahuasya wallahu wasiun alim. Adapun 4:20 perumpamaan orang-orang yang 4:22 menginfakkan hartanya di jalan Allah 4:24 adalah seperti orang-orang yang menabur 4:27 sebut ee sebutir biji atau benih yang 4:29 kemudian menumbuhkan tujuh tangkai dan 4:32 pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah 4:35 melipat gandakan pahala bagi siapa yang 4:37 dikehendaki. Allah maha luas lagi maha 4:40 mengetahui. Ini ada di dalam surah 4:43 Albaqarah surah yang kedua ayat 261. 4:46 Nah, kembali ke topik kita ee para 4:49 pendengar sekalian berbicara tentang 4:51 wakaf uang. Memang ee wakaf uang ini ee 4:55 kalau kita lihat ee agak sedikit mundur 4:57 ke belakang dari sejarahnya Nabi dulu 5:00 karena seolah-olah wakaf uang ini 5:02 seperti barang baru, seperti tidak 5:04 dikenal sama sekali di Indonesia. Ya, 5:06 sebetulnya kalau kita lihat runutan dari 5:08 sejarah zaman Nabi itu memang ee di awal 5:11 ee munculnya Islam itu memang baru ada 5:13 yang pertama adalah wakaf benda tidak 5:15 bergerak masjid ya. Amr ee Amr bin ee 5:21 Auf ya mewakafkan Masjid Quba ya. Masjid 5:25 Quba yang sekarang ee kebanyakan para ee 5:28 tamu-tamu Allah yang umrah atau haji ke 5:30 sana itu adalah wakafnya Amr bin Auf. 5:32 Itu adalah wakaf tidak bergerak 5:33 dijadikan masjid. Ya. Kemudian ee 5:36 setelah turun ayat yang tadi saya 5:38 bacakan, Ali Imran ayat 5:41 92, sahabat Umar ee buru-buru datang 5:44 kepada Rasulullah. Ternyata dia punya 5:47 tanah yang sangat subur untuk kebun 5:50 kurma dan hasilnya sangat mewah, sangat 5:52 luar biasa untuk ukuran ee suatu usaha 5:55 itu betul-betul daging semua ya. Nah, 5:57 beliau mencoba untuk mengamalkan ayat 5:59 ini karena di ayat ini ee sebetulnya 6:02 menantang kepada kita sekalian 6:04 orang-orang yang memiliki harta. Allah 6:06 ee menantang kepada kita sekalian kalau 6:08 kita kepengin dikatakan sebagai orang 6:09 yang baik ya, maka kita diminta untuk 6:12 menginfakkan, mensedekahkan sebahagian 6:15 rezeki yang Allah limpahkan kepada kita 6:17 yang kamu cintai. Bukan harta sisa, 6:20 bukan harta buangan, tapi yang kamu 6:21 cintai. Sahabat Umar sangat mencintai 6:23 kebun kurmanya karena luar biasa 6:25 menghasilkan. Beliau datang kepada 6:27 baginda nabi sehingga itulah yang 6:28 menjadi salah satu hadis riwayat Imam 6:30 Bukhari ya. Kata baginda Nabi, "In habas 6:33 e in ha habasta ya. Insasta itu artinya 6:37 kalau kamu mau tahan pokoknya asluha 6:41 pokoknya ditahan. Tapi kalau kamu ee 6:43 kemudian kepengin mensedekahkan, 6:45 sedekahkan hasilnya." Fatasaddaqo biha, 6:48 maka sedekahkan hasil daripada kebun 6:50 kurma itu. Nah, itu ee muncul awalnya 6:53 yang namanya wakaf produktif. He. Nah, 6:55 itu yang nanti jadi cikalbakal wakaf 6:57 uang itu. Jadi, di awal itu belum ada 7:00 praktik-praktik wakaf uang, tapi 7:02 cikalbakalnya adalah dari yang namanya 7:03 wakaf produktif. Kemudian itu 7:05 berkembang, berkembang terus sampai ke 7:07 sini dengan ee sekian banyak ada ee 7:11 dinamika terutama dalam pemahaman 7:13 terhadap konsep ee wakaf uang itu tadi 7:16 ya. ee sehingga kemudian ee tetap ada 7:19 ikhtilaf, ada perbedaan pendapat di 7:21 kalangan para alim ulama khususnya di 7:24 mazhab Asyafi'i dan Imam Hambali ya. Ada 7:26 separuh yang mereka menerima wakaf uang, 7:28 ada separuh yang belum bisa menerima. 7:30 Tetapi itulah namanya ee zaman yang 7:33 terus berkembang. ada namanya 7:34 ijtihadiah. Justru karena di Al-Qur'an 7:37 tidak ada ee petunjuk-petunjuk teknis 7:40 bagaimana praktik ee yang namanya 7:42 perwakafan, maka ini sebetulnya ranah 7:44 yang ee sangat baik bagi ee wakaf untuk 7:47 orang-orang yang ahli ekonomi syariah 7:48 itu berijtihad. Dan hasilnya adalah 7:50 bahwa kemudian di Turki perkembangan 7:53 ekonomi syariah sangat tumbuh pesat di 7:54 Turki pada abad 15-16. Sehingga 7:56 muncullah mulai ada yang namanya bank 7:58 syariah, ada bank wakaf. Nah, kemudian 8:01 muncul lagi di Bangladesh terakhir. Jadi 8:03 di Bangladesh itu akhirnya adalah ee 8:06 muncul bank wakaf ya, bank yang ber ee 8:10 berbasis kepada wakaf namanya SIBL ya, 8:13 sosial eh social Islamic 8:17 eh bank 8:19 eh Bank Limited ya. Jadi itu adalah 8:22 cikal bakal munculnya ee yang namanya 8:25 pulling fund. orang mulai mengumpulkan 8:27 yang namanya wakaf uang itu digunakan 8:29 untuk kepentingan-kepentingan terutama 8:31 adalah kepentingan untuk menumbuhkan ee 8:34 masyarakat yang ee mereka secara ekonomi 8:36 tidak beruntung bisa ditumbuhkan ee 8:38 untuk mendekatkan jurang supaya 8:40 kemiskinan itu tidak terlalu jauh. Dan 8:42 dari situlah kemudian muncullah di 8:45 Turki, di Malaysia, di negara-negara 8:47 Timur Tengah wakaf uang ada di 8:49 mana-mana. Dan hari ini di Indonesia ee 8:52 wakat uang mulai dibahas di ee mulai 8:55 dibahas di Majelis Ulama Indonesia 8:57 sehingga tahun 2002 sudah ada komisi 9:00 fatwa dari ee Majelis Ulama Indonesia 9:03 nomor 11 bulan Mei yang menyatakan bahwa 9:05 wakaf uang itu adalah hukumnya boleh, 9:08 jaiz. I dari situlah kemudian muncul BWI 9:12 tahun 2007, ada undang-undangnya tahun 9:13 2004 sampai hari ini sekian banyak 9:16 regulasi yang sudah ee memperbolehkan 9:18 tumbuhnya ee yang namanya wakaf uang. 9:22 Dan sekarang alhamdulillah praktik itu 9:24 sudah banyak kalau kita buka di 9:26 searching di Google ee di banyak 9:28 praktik-praktik ee lembaga kenadiran 9:30 yang sekarang ada di seluruh Indonesia 9:32 yang jumlahnya kira-kira sekarang mereka 9:33 sudah angka 500 nazir wakaf uangnya. 9:37 Sekarang mereka ee mulai bergerak 9:40 membangun ee sistem ekonomi Islam yang 9:43 berbasiskan wakaf dan mereka bergerak 9:45 dari mulai yang skalanya masih kaki lima 9:48 sampai yang skalanya sudah corporate, 9:49 Pak. Itu sudah luar biasa sekarang 9:51 perkembangannya. 9:54 Nah, ini kan mendorong kita untuk 9:56 menumbuhkan semangat pertumbuhan wakaf 9:58 Indonesia juga, Mas Kris. Iya. I ya. 10:01 coba. Artinya dengan penjelasan Pak 10:03 Kiai ee selayaknya pendengar Rasil dan 10:07 umat Islam lah di Indonesia ya harus 10:09 bisa lebih baik atau sekurang-kurangnya 10:12 meniru negara tetangga ya Pak Kiai. 10:13 Betul. Betul. Di Malaysia mereka punya 10:16 gedung-gedung yang sangat apa namanya 10:18 bermanfaat yang hasilnya digunakan 10:21 menopang kesejahteraan atau kebutuhan 10:24 umat. Ya. Di Bangladesh juga begitu. 10:27 Heeh. 10:29 Kalau Pak Safril bagaimana 10:31 dalam mendapatkan wakaf uang nih dari 10:36 komunitas Rasil? Jadi kalau kita Pak 10:38 Kiai bicara komunitas Rasil saja dengan 10:41 pendengaran yang cukup banyak katakanlah 10:44 7 tu kita kira-kira 750.000 pendengar ya 10:48 10%-nya saja mau berwakaf ya hanya 10:52 100.000 Ibu saja misalnya itu kita 10:55 bicara 7,5 miliar. He pertanyaannya 10:59 bisakah Mas Kines saya tanya seperti 11:02 dalam siaran yang lalu R.000 satu kali 11:05 setahun bisa enggak? Bisa kalau dua 11:07 kali? Bisa bisa kalau tiga kali bisa. 11:09 Kalau Mas Krisna ajak anak-anak yang 11:11 sudah sukses itu ikut berwakaf Rp100.000 11:15 sangat bisa. Nah dengan inilah kita 11:17 membangun wakaf yang peruntukannya nanti 11:20 akan diperjelas lagi oleh Pak Kiai. Iya. 11:22 bagaimana wakaf ini berperan 11:25 menanggulangi kemiskinan, menanggulangi 11:28 penderitaan karena tidak bisa berobat 11:29 dan sebagainya, bagaimana membangun 11:32 rumah sakit dan sebagainya. Nah, dengan 11:34 ini pendengar rasil, mari kita pantau 11:37 terus penjelasan dari Pak Kiai. Tapi 11:41 jumlah pendengar hasil yang cukup banyak 11:43 ini kalau digerakkan Allah kemudian 11:47 ikhlas berwakaf 100.000 ribut saja satu 11:51 kali setahun. He insyaallah akan banyak 11:54 sekali yang kita bisa lakukan. Kalau 11:56 kita bicara kemiskinan, maka menurut 11:58 pendapat kita wakaf ini adalah salah 12:00 satu solusinya. Kurang lebih gitu, Mas. 12:03 Oke, Pak Kiai bisa dijelaskan mengenai 12:06 wakaf uang ni dengan Rp100.000 apakah 12:09 boleh dan bagaimana manfaat yang bisa 12:11 dirasakan? Iya. Baik. Jadi memang begini 12:14 Mas Kris dan Pak Safril memang ee selama 12:17 ini ee yang ada di benak masyarakat 12:21 kalau orang berwakaf itu sepertinya 12:22 eksklusif ya harus menunggu kaya atau 12:25 atau wakaf harus tanah gitu. Betul. Iya 12:27 itu kesalahan di kita kan begitu. Tapi 12:29 memang kita sangat memaham eh sangat 12:31 sangat menyadari bahwa memang literasi 12:34 masyarakat tentang wakaf itu banyak yang 12:35 salah paham, banyak yang kurang e 12:38 informasi, kurang sosialisasi bahwa 12:40 wakaf sudah bertransformasi. Ya. Jadi 12:43 artinya bertransformasi itu ee yang 12:45 namanya wakaf tetap dalam ee koridor 12:48 syariah atau fikiah. Tetapi dalam hal 12:50 pengembangan ee model dan medianya sudah 12:53 berkembang pesat. Jadi kalau selama ini 12:55 orang kesannya wakaf itu harus menunggu 12:56 jadi juragan, harus menjadi seorang 12:59 sultan, harus menunggu menjadi orang 13:01 yang kaya atau menunggu tua itu 13:03 sebetulnya satu hal yang tidak tepat. 13:05 Karena Rasulullah itu pada zaman ee 13:07 beliau itu dengan sahabat pada ee 13:10 semuanya ada pada zaman itu. Semua 13:11 sahabat sampai hadisnya mengatakan 13:14 miqdarotin semuanya mereka berwakaf ya. 13:17 Mereka tidak membeda-bedakan muda tua 13:19 kaya atau tidak. Sehingga kalau kita ke 13:20 Madinah banyak yang namanya aset-aset 13:22 wakaf peninggalan para sahabat sampai 13:24 hari ini. Nah, di Indonesia memang 13:26 masalahnya adalah bahwa karena tingkat 13:27 literasi masih rendah, mereka rata-rata 13:30 menganggap seperti tadi wakaf harus 13:31 Rp100.000 ya. wakaf harus menunggu 13:34 uangnya banyak. Padahal tidak. Justru 13:36 yang dimaksudkan dengan transformasi ee 13:38 wakaf itu yang pertama adalah bahwa 13:40 wakaf tetap kita jaga pokoknya ya. 13:43 Karena wakaf itu kalau secara bahasa kan 13:45 artinya menghentikan ee pokoknya itu 13:48 jangan sampai berkurang. Nah, di situlah 13:50 sebetulnya prinsip e prinsip daripada 13:52 wakaf. maka kita jaga prinsipnya ee 13:55 tentang harta benda wakaf itu. Kemudian 13:57 ee yang ee yang kemarin menjadi banyak 14:00 masalah di masyarakat itu seolah-olah 14:02 yang namanya wakaf itu kan harus selalu 14:04 bentuknya beli tanah, bangun masjid, 14:06 bangun pesantren. Nah, sekarang tidak 14:08 sedemikian. Ee sekarang sudah muncul ee 14:11 yang namanya wakaf by digital ya. Jadi 14:14 sekarang wakaf sudah dengan ibaratnya 14:16 dan uang R.000, R.000 sudah bisa 14:18 dilakukan. Oh, bisa. Iya, bisa kita bisa 14:20 kita lakukan. kita sudah masuk ke ee 14:23 yang namanya media-media digitalisasi. 14:26 Banyak platform sekarang bertebaran. 14:28 Nah, ini yang sekarang sebetulnya kalau 14:30 orang kepengin mengambil peran terutama 14:33 di dalam ee keuangan sosial Islam, 14:35 kepengin menabung amal jariah ya dengan 14:38 10.000 pun sudah bisa. Tidak usah 100 ya 14:41 10.000 dengan jari kita sudah menjadi 14:43 seorang wakif loh. Sudah tercatat di 14:45 langit. Luar biasa sebagai seorang 14:48 wakif. Ada yang nanya gini, Pak Kiai, 14:50 apa sih beda pahala berwakaf sebagai 14:53 wakif dengan saya ber dengan saya berfah 14:57 atau bersedekah? Iya. Ya, ini jadi yang 14:59 namanya perbedaan prinsip antara sedekah 15:02 infak dan wakaf kan begini. Kalau 15:04 sedekah infak itu begitu kita memperoleh 15:07 ee ataupun kita menyalurkan maka harus 15:09 dihabiskan kepada delan asnaf. 15:12 Selesaikan. Semakin cepat disalurkan 15:14 semakin bagus karena semakin bermanfaat. 15:16 Tetapi kalau wakaf itu adalah seperti 15:19 tadi ee saya sampaikan dari hadis dari 15:21 Imam Bukhari tadi ya. Insyaasta aslaha 15:25 kamu tahan pokoknya. Jadi wakaf itu kita 15:28 tahan pokoknya. Ee kalau kita mau ee 15:31 kita jadikan sebagai e wakaf untuk 15:33 pembangunan, pembangunan masjid silakan 15:35 ya untuk bangun masjid. Tetapi ada satu 15:37 hal yang sekarang ee sedang di apa 15:41 namanya? sedang didengungkan oleh 15:43 pemerintah juga dengan segenap para 15:45 penggerak ekosistem perwakafan adalah 15:47 supaya wakaf itu bisa diproduktifkan, 15:50 tidak terhenti kepada pembangunan 15:52 tempat-tempat ibadah. Itu penting ya. Di 15:54 Indonesia atas ee peran daripada wakaf 15:57 ada 800.000 masjid loh, Pak, yang 16:00 terbangun dengan aset ee dengan aset 16:02 wakaf semua. Tetapi sekarang kita sedang 16:04 menggerakkan aset yang bergerak supaya 16:08 supaya apa? Supaya ada efek, ada impact. 16:11 ya memberikan e suatu kejutan kepada 16:14 masyarakat untuk bisa bergerak. 16:16 Masyarakat ikut bergerak dalam aspek 16:18 ekonominya melalui media wakaf ini, gitu 16:21 loh. Jadi ee dengan adanya wakaf uang 16:24 ini melalui platform-platform digital 16:27 itu maka masyarakat bisa berwakaf kapan 16:29 saja. 24 jam ada di tangan, silakan 16:32 dibuka. Semua platform marketplace 16:34 sekarang sudah ada. Tokopedia, ada, 16:36 Shopee, ada kita bisa semuanya bisa. 16:39 Bahkan Badan Wakaf Indonesia bisa juga 16:42 di-download di Play Store ataupun di 16:44 website ada namanya satu wakaf ee Did 16:48 itu juga bisa berwakaf Rp5.000 sampai 16:51 unlimited sampai tidak terbatas. E sudah 16:54 jadi sudah jadi wakif loh kita itu 16:56 dengan uang masyaallah 16:59 peluangnya lebih besar lagi nih kalau 17:01 dari masa dengan Rp100.000 bisa kita 17:03 sudah kaget.000 aja bisa ternyata. 17:06 Masyaallah untuk wakaf ya. Jadi bahagia 17:09 ini saya tanya dulu, Mas Krisna, ada 17:11 teman saya itu petani kelapa sawit. Iya. 17:15 Jadi dia bilang, "Saya terpaksa kirim 17:19 hasil sawit saya yang tidak terlalu 17:20 banyak ini ke pabrik kelapa sawit itu, 17:23 tapi harganya dibikin rendah." He. Bisa 17:26 enggak mestinya wakaf bikin kebun kelapa 17:27 sawit dong, pabrik kelapa sawit dong 17:30 supaya kita menjual dengan harga yang 17:32 lebih wajar. Iya. Tidak harus ditekan 17:35 oleh pemilik ee pabrik PKS-nya. Iya. 17:38 Kira-kira gimana itu? Iya, betul. Jadi 17:40 kesadaran itu memang sebetulnya ini ya, 17:43 Pak agak agak terlambat ya. Tapi kan 17:45 tidak e bukan berarti kita tidak segera 17:48 untuk melakukan ee tidak selaku ee apa 17:50 tidak segera untuk melakukan hal-hal 17:52 yang ee atau tidak segera melangkah. 17:54 Harus sudah melangkah. Di Indonesia 17:56 sekarang dari beberapa nzir yang 17:58 didaftarkan ke BW itu ada beberapa yang 18:00 sudah memiliki ribuan hektar tanah untuk 18:03 ee wakaf kelapa sawit, Pak. Jadi, kelapa 18:05 sawit itu ee tanahnya bisa diwakafkan, 18:09 kemudian pohonnya juga bisa diwakafkan. 18:11 Jadi, berdiri di atas dua aset wakaf. 18:14 Masyaallah. Tanahnya wakaf, pohonnya 18:17 wakaf. Yang mana yang mau diwakafkan? 18:19 Apakah pohonnya atau tanahnya atau 18:20 dua-duanya? Atau dua-duanya. Luar biasa. 18:23 Masyaallah. Nah, ini ee tentang kelapa 18:26 sawit sekarang memang masuknya adalah 18:28 ranah produktif tadi, wakaf produktif. 18:30 Nah, beberapa nzir kemarin mereka ee 18:33 sekarang memiliki ribuan hektar ee 18:35 kelapa sawit yang berbasis wakaf. Nah, 18:38 memang ee masalah kita sekarang itu kan 18:40 berhadapan dengan praktik-praktik 18:41 ekonomi yang tidak syari bahasanya kan 18:44 tidak begitu, tidak syari. Jadi, di 18:46 dalam praktiknya itu ada yang seperti 18:48 tadi sistemnya memonopoli, kemudian juga 18:51 memaksa kepada para produsen untuk 18:53 kemudian harganya dijatuhkan sehingga 18:56 menyulitkan. Itulah memang ee 18:58 praktik-praktik ekonomi saya kira 19:00 kapitalis yang ee memang betul-betul 19:02 sebetulnya ee tidak menumbuhkan ee 19:05 kepada semua komponen yang ada di 19:07 masyarakat terutama ee komponen 19:09 ekonominya. Jadi memang ke depan ini 19:12 baru ke depan loh, Pak ya, ke depan 19:13 memang harus muncul nadir-nadzir ya yang 19:17 memang nanti mereka bergerak di bidang 19:19 agrobisnis, di bidang ee nantinya e 19:22 corporate untuk bidang perdagangan, tapi 19:24 basisnya adalah wakaf ya. Ada beberapa 19:27 nzir yang mereka sekarang sudah masuk 19:28 agrobisnis tapi belum masuk e sampai 19:31 kepada corporate untuk seperti tadi ee 19:33 seperti bulok menerima hasil panenan 19:35 masyarakat kemudian ikut menstabilkan 19:37 harga untuk menolong para petani. Nah, 19:39 ini kan belum sampai ke sana. Tetapi di 19:41 beberapa tempat ee yang sudah dilakukan 19:44 adalah semacam agrobisnis yang ada di 19:46 daerah Klaten, di daerah Bogor Barat. 19:49 Mereka melakukan proses produksi untuk 19:51 pisang Cavendis. 19:53 Mereka baru mulai, mereka sudah panen 19:55 sekarang ya. Jadi memang nzir di 19:57 Indonesia itu memang baru tumbuh itu 19:59 baru belum sampai 5 tahun para pendengar 20:02 sekalian ya Pak Krisna, Pak Syahril baru 20:06 tumbuh mendekati 5 tahun inilah sehingga 20:08 memang kita harus terus menciptakan 20:11 iklim ya yang kondusif bagi pertumbuhan 20:14 semua komponen ekonomi yang ada di 20:15 masyarakat baik produksi barang ataupun 20:18 produksi jasa. Insyaallah ee Radio Rasul 20:22 ini kalau ee di dalam catatan kami sudah 20:24 menjadi salah satu nzir wakaf uang ada 20:26 di BWI ya. Dengan kemampuan SDM yang ada 20:30 bisa untuk ee memulai menjadi salah satu 20:33 garda ya, terutama menjadi lokomotif 20:35 pendorong ee wakaf produktif yang bisa 20:38 menggerakkan sektor itu ya. Nah, 20:40 sekarang ada marketplace juga, Pak, 20:42 untuk para pengusaha, untuk para petani, 20:45 para produsen supaya mereka ketemu dalam 20:47 bidang perwakafan. Tapi sekali lagi 20:49 memang ekosistem ini baru bertumbuh 20:52 mendekati 5 tahun inilah ya. Sehingga 20:55 kami dari Badan Wakaf Indonesia selalu 20:58 memberikan bekal pelatihan. Sekarang ada 21:00 namanya Lem Diklat, ada sertifikasi 21:02 dalam bidang profesi nadir. Jadi 21:04 sekarang nadir itu tidak boleh hanya 21:06 menjaga masjid dan menjaga makam. Ya, 21:08 sekarang sedang diarahkan. Nadir harus 21:11 punya kemampuan bukan hanya menjaga 21:12 aset, tetapi bisa mengelola dan 21:15 mengembangkan. Ayo para mahasiswa atau 21:19 para sarjana yang bergerak di bidang 21:20 ekonomi, bisnis, di bidang ekonomi 21:22 syariah, terjun ke nadir. Besarkan nadir 21:24 wakaf kita. Jadikan itu sebagai lembaga 21:27 masa depan yang akan menjadi penopang 21:29 peradaban Islam ke depan yang 21:30 menggunakan basis ekonomi syariah, 21:32 terutama adalah ee instrumen perwakafan. 21:35 Nah, gitu. 21:37 Asalamualaikum, Pak Kiai. Pak Kiai, 21:39 kalau kita bekerja di badan wakaf, 21:41 apakah kita mendapat gaji juga? Seperti 21:43 biasa. 21:46 Silakan. Silakan. Ada pertanyaan ya. 21:48 Iya. Ini hari ini saya di apa? 21:50 Didampingi para staf dari badan wakaf. 21:52 Mereka juga sama seperti karyawan biasa. 21:55 Mereka memang ee di badan wakaf itu kan 21:57 sebetulnya lembaga negara yang 21:58 independen ya. Jadi mereka tetap ee 22:01 mendapatkan haknya sebagai orang 22:03 khawatir ya. Terus enggak dapat. Iya 22:05 betul. Jadi ibaratnya mewakafkan seluruh 22:08 waktunya dan ilumunya secara gratis. 22:10 Tidak. Itu tidak profesional namanya. 22:13 Kecuali kecuali memang masih ikhlas amal 22:16 saleh. Kalau di silaturahim wakaf ee 22:20 silaturahim masih berbasis amal saleh 22:23 dulu. Keikhlasan MPI manajemen baik 22:26 ikhlas ikhlas ya. Oke. Baik. Ini ada 22:30 yang tanya nomor teleponnya Pak Kiai 22:32 nih. Nanti saya akan bacakan dua nomor 22:35 telepon Pak Safril. Tan, Pak Kiai. Kalau 22:37 Anda ingin mengetahui lebih banyak 22:39 mengenai kelas, ingin konsultasi 22:41 mengenai masalah wakaf ini nomornya itu 22:45 Bapak K. Dr. Ir. Agus Pra Priatno. 22:49 Priatno. Priatmo, M.M. Ya. Beliau adalah 22:53 kepala divisi Domas ee sosialisasi dan 22:58 Literasi. Ee jadi waka wakaf badan wakaf 23:02 pusat Badan Wakaf Indonesia. Ini 23:04 nomornya 23:06 0819. Kemudian 23:08 36 kemudian 23:11 62 23:13 996 08 44 4 44 belakangnya 44 ya. 0819 23:21 Iya. 362 3662 629944 23:25 9944 Oh, maaf, maaf 23:29 994 Baik, kemudian telepon Pak Safrin 23:32 adalah 23:34 0816 kemudian 23:37 85548 23:39 0816 23:41 855 23:44 488. Ee Pak Kiai, bagaimana wakaf uang 23:47 nih dapat digunakan untuk pengembangan 23:49 ekonomi syariah? misalnya pendidikan, 23:51 kesehatan, usaha mikro, apakah dapat? 23:54 Iya. Iya. Jadi pada hakikatnya sekarang 23:57 semua aset wakaf itu bisa kita 23:59 produktifkan karena sebetulnya di dalam 24:02 wakaf sekarang ee wakaf uang wakaf uang 24:04 itu kan sebetulnya memproduktifkan aset 24:06 wakaf supaya bisa berkembang ya. Nah, 24:09 setelah berkembang dia hasil dari 24:11 pengelolaannya itu akan digunakan untuk 24:14 diberikan kepada maukuf alaih, bisa 24:16 disedekahkan. Itu yang bagusnya dari 24:19 wakaf. ee yang membedakan wakaf dengan 24:21 zakat infak sedekah. Kalau zakat infak 24:24 sedekah itu untuk yang menerima ee hasil 24:28 zakat infak sedekahnya itu sudah 24:29 dibatasi oleh agama dalam delapan asnaf. 24:32 Tapi kalau wakaf itu adalah rahmatan lil 24:34 alamin. Ya. Ketika digasa terjadi 24:37 perang, ada tragedi 24:39 kemanusiaan ee kita mengirim ee dari 24:42 lembaga-lembaga wakaf seluruh dunia 24:43 mengirim sana tidak pernah bertanya kamu 24:45 agamanya Islam atau bukan. Ya, ketika 24:47 terjadi gempa bumi kemarin di mana di 24:50 Cianjur ee terdampak masyarakat. Kita 24:53 tidak tanya apakah itu Islam atau bukan 24:55 ya. Wakaf bisa untuk hal-hal yang 24:58 sifatnya kemanusiaan. Bahkan di Turki 25:00 itu ee ada wakaf yang diberikan kepada 25:03 komunitas kucing yang terlantar, kucing 25:05 liar. Ya, itu digunakan dana wakaf untuk 25:08 memberikan makan kepada mereka dan 25:09 dikarantina ya. Bahkan di eh apa 25:13 namanya? Di Bogor di bagian barat itu 25:16 wakaf oksigen Mas Krishna ya. Jadi wakaf 25:19 untuk kehidupan judulnya. Jadi membeli 25:22 hutan diwakafkan kemudian mereka ee 25:24 mensedekahkan oksigen yang diproduksi 25:26 oleh pohon tadi untuk kehidupan. Nah itu 25:28 kan luar biasa. Jadi sedekahnya tidak 25:30 lagi dalam bentuk harta tetapi dari 25:32 pribadi tadinya ee tadinya adalah dari 25:35 teman-teman yang lulusan IPB. mereka 25:37 tergerak untuk melakukan aksi terutama 25:40 terkait dengan lingkungan, isu-isu 25:41 lingkungan ya. Mereka sekarang membangun 25:44 yang namanya kawasan hutan wakaf di sana 25:46 ya. Waduh menarik. Iya. Jadi sudah 25:48 bahkan ada yang lucu di Jakarta ini di 25:50 Bantar Gebang sekarang ee muncul yang 25:52 namanya 25:54 ee tempat pengelolaan sampah ya tempat 25:57 pengelolaan limbah sampah itu berbasis 25:59 wakaf. H gitu. Ada nadirnya sekarang. 26:01 Apa yang dilakukan? ee yang dilakukan 26:03 mereka adalah bahwa mereka ee dengan 26:05 basis wakaf yang mereka kembangkan tadi 26:07 ya, dengan fund racing yang mereka 26:08 lakukan tadi, mereka mengolah 26:10 sampah-sampah yang dianggap sebagai 26:12 masalah bagi masyarakat menjadi 26:13 barang-barang yang berguna. Hm. Gitu 26:15 loh. Diolah sama mereka. Nah, hasilnya 26:18 setelah nanti ee mereka menghasilkan 26:20 dari pengelolaan sampat itu mereka punya 26:23 pesantren gitu. Nah, hasil dari rupiah 26:26 dari pengelolaan pesantren itu digunakan 26:27 membiayai. ee ada ee rumah rumah tahfid, 26:32 ada anak-anak yang mereka harus dibiayai 26:34 dan disantuni seperti itu. Jadi sudah 26:38 bergerak ke banyak hal ya. Oke. Nah, 26:41 gitu kira-kira gambarannya Pak Syahril 26:43 ya. Baik Mas Krisna mungkin sambil 26:45 menunggu ada pertanyaan ya dari 26:48 pendengar Rasil sendiri sebetulnya sudah 26:51 ada beberapa wakif itu Pak Kiai yang 26:54 rutin berwak berwakaf. Bahkan ada satu 26:57 orang di antaranya namanya Pak Samat 26:59 Riadi. Beliau itu kalau kirim itu 21.000 27:02 misal berkali-kali. Iya. I berkali-kali 27:05 tapi rutin ya. Rutin. Kemudian ada juga 27:07 Bu Siti Miras. Nah itu sama keluarganya. 27:10 I. Kemudian ada Bu sering beliau Bu, 27:14 kemudian Bu Yuli di Jambi mudah-mudahan 27:16 juga mendengar ini. Bu Sulis yang juga 27:19 beberapa kali artinya ikhwan-ikhwan kita 27:22 ini, akhwat kita ini sudah memahami 27:24 tentang wakaf itu. I dan sekarang yang 27:27 kita minta adalah bisakah membantu 27:30 sebagai duta wakaf untuk mendorong 27:32 keluarga yang lain, teman, sahabat untuk 27:36 berwakaf. Saya bertemu dengan satu orang 27:38 teman saya, Mas Krishna. Iya. Sudah 27:41 usianya agak lanjut. Saya tanya begini, 27:42 Pak Kiai. Heeh. Ee dengan usia begini, 27:45 Anda kerja luar biasa selama hampir 40 27:48 tahun. Heeh. Dengan hasil sedemikian 27:50 bagus. Sudah berwakaf belum? Iya. 27:53 Rasanya sebetulnya bukan beliau tidak 27:55 mau berwakaf, Pak Kiai. Perlu ada yang 27:58 mengingatkan itu. Iya, betul. Nah, 28:00 dengan begitu langsung beliau berwakaf. 28:02 Iya. Ya. Dan tentu saja kalau ini 28:05 bergulir dalam jumlah besar ataupun 28:08 kecil, maka insyaallah wakaf Indonesia 28:11 akan bisa berperan dalam menanggulangi 28:13 kesulitan ekonomi khususnya yang terkait 28:15 dengan kemiskinan branggalik. Begitu, 28:17 Pak Kiai. Iya. Iya, Pak Syahril. Jadi 28:20 memang Pak Sfril. Eh, Pak Syafril. Iya, 28:23 Pak Syafril. Jadi memang ee dalam kaitan 28:26 tadi orang berwakaf kemudian ee 28:28 katakanlah beliau sudah purna tugas ya. 28:30 Sudah purna tugas. Maka yang pertama 28:33 adalah bahwa jangan ketinggalan untuk 28:35 tercatat juga sebagai seorang wakif. 28:37 Berap pun besarnya tadi kami sudah 28:39 sampaikan ee bahwa berapapun besarnya 28:41 tetap akan dicatat di langit sebagai 28:43 seorang wakif. Ya, ada yang nanya gini, 28:46 Ustaz. Berapa lama 28:47 itu amal saya itu dicatat Allah sebagai 28:50 Oh, iya betul. Inilah yang namanya 28:52 kelebihan wakaf. Selama bahwa sighahnya 28:55 sighahnya atau akadnya bahwa itu 28:58 diwakafkan kemudian itu masih terus 29:00 digunakan ya sebagai harta benda wakaf 29:03 yang digunakan untuk ibadah atau 29:05 kemaslahatan, maka selama itu pula yang 29:07 namanya pahala itu terus mengalir, tidak 29:10 akan pernah terputus. Nah, itu yang 29:11 dinamakan dengan amal jariah. Dalam 29:14 hadis Nabi yang disampaikan bahwa ketika 29:16 ee anak bani Adam itu meninggal, maka 29:19 terputus semua amalan kecuali tiga hal. 29:21 Yang pertama adalah sedekah jariah atau 29:23 amal jariah. Termasuk wakaf ini. Nah, 29:25 wakaf itu menurut Imam Kahlani dalam 29:27 kitab Subuh Salam dikatakan bahwa yang 29:30 namanya amal jariah itu ya wakaf. Karena 29:33 zakat, infak, sedekah itu begitu 29:34 dibagikan selesai. Hm. Tetapi wakaf 29:37 tidak akan langsung dibagikan selesai, 29:39 tetapi digunakan terus-menerus. Bapak, 29:41 Ibu bangun masjid untuk salat 29:44 seumur-umur kan enggak ada masjid 29:45 dijual. ya nanti akan diwariskan 29:47 generasi selanjutnya dan selanjutnya 29:49 digunakan untuk membangun jalan, 29:51 digunakan untuk kepentingan sosial itu 29:53 akan digunakan orang terus dan memang 29:55 wakaf peruntukannya tidak boleh habis. 29:57 Ini yang tadi dikatakan bahwa kita harus 29:59 habasta asluha, harus dijaga pokoknya. 30:02 Makanya para nadir ini orang-orang yang 30:05 diamanah untuk mengelola wakaf ini harus 30:07 betul-betul amanah. Harus betul-betul 30:10 amanah menjaga harta wakaf ini supaya 30:12 terus bisa dimanfaatkan. Jadi kalau kita 30:15 sebagai seorang ayah, sebagai orang tua 30:17 punya anak-anak, ayo putra-putri kita, 30:20 keluarga kita, kita ajak semuanya 30:23 menjadi keluarga yang memang nanti di 30:25 dunia ini berkumpul bersama karena 30:28 beriman kepada Allah Subhanahu wa taala. 30:30 Ketika nanti kita semuanya kembali ya 30:32 kepada Allah subhanahu wa taala, kita 30:34 harus kembali ke alam akhirat, kita akan 30:37 insyaallah akan berkumpul kembali adalah 30:38 karena amal kita terutama amal jariah 30:40 itu di surganya Allah gitu. Di surganya 30:42 Allah. Bahkan dalam satu kalimat kami 30:44 selalu terngiang dengan apa yang 30:46 disampaikan oleh ee dulu Ketua BWI 30:48 Profor Muhammad N. Beliau mengatakan 30:50 demikian. Di dunia ini banyak orang yang 30:53 punya rumah, banyak orang yang punya 30:55 kendaraan, bahkan tidak satu. Ya, 30:57 artinya kita di dunia ini punya aset 31:00 properti, tetapi banyak orang lupa 31:02 mempersiapkan aset di akhirat. He, gitu 31:05 loh. Apa itu aset akhirat? Wakaf itu 31:07 kita siapkan. 31:10 Jangan sampai di dunia kita ini menjadi 31:12 tenor karena kita punya harta benda 31:14 dihormati orang. Begitu sampai di 31:16 akhirat kita gelandangan karena tidak 31:19 menyiapkan di sana. Ternyata enggak 31:20 punya rumah, enggak punya kendaraan ya 31:22 kan. Masyaallah. Jangan sampai terjadi. 31:24 Kita jawab pertanyaan dari pendengar 31:26 dulu ya. Salam Pak Kiai. Pak Kiai, 31:28 bagaimana ee hal-halnya wakaf tanah yang 31:31 tidak dimanfaatkan dianggurin saja atau 31:34 didiamkan saja? 31:35 Bagaimana? Iya. Para pendengar sekalian 31:38 menurut catatan di Ditwa di Kemenak 31:41 Pusat ya itu memang dari 100% tanah yang 31:44 datanya sudah masuk itu hanya 4% yang 31:47 termatkan. Iya yang termatkan. Jadi ada 31:49 96% itu tidur itu tanah wakaf itu. Nah 31:52 itu gimana tuh? Nah di sini makanya kami 31:55 sekarang sedang melakukan pendataan ya. 31:58 Jadi sekarang kami sedang melakukan link 32:00 and match dengan para pengusaha ya. 32:02 Karena kadang-kadang alasan mereka, 32:03 "Kami tidak punya dana, Pak, untuk 32:05 membangun pesantren, membangun masjid," 32:07 gitu loh. Nah, sebetulnya wakif kalau 32:10 melihat bahwa tanahnya itu enggak 32:12 diapa-apain berpuluh-puluh tahun atau 32:14 bertahun-tahun, laporkan kembali ke BWI 32:18 supaya dipindahkan nadirnya gitu loh. 32:21 Jadi, di dalam peraturan BWI seperti 32:23 itu. Kalau sampai ada tanah 32:24 ditelantarkan kemudian tidak 32:26 dimanfaatkan, laporkan kepada BWI. 32:28 Karena BWI yang bisa memindahkan ya. 32:31 Hanya BWI yang boleh ya memindahkan 32:33 nadir itu diproses nanti laporkan ke kua 32:35 maksudnya dipindahkan nadir itu seperti 32:36 apa, Pak? Nadirnya dicabut cabut cabut 32:38 tanahnya tidak lagi ke nadir itu. 32:40 Pindahkan ke nadir lain. Tapi wakafnya 32:42 iya betul wakafnya tidak boleh dicabut. 32:44 Tetap status tanah itu wakaf tapi 32:47 diamanahkan kepada nadir lain yang 32:48 memang dia amanah mengelola. Hanya BWI 32:52 yang boleh untuk mencabut ee kenadiran 32:54 yang ada di masyarakat. Oke. 32:58 Salam, Pak Kiai. Bagaimana kalau kita 33:01 mewakafkan rumah kos? I, apakah hasilnya 33:04 juga bisa kami ambil? Iya, ini masalah 33:07 ijarah ya, masalah sewa menyewa kamar 33:10 kan berarti kos ya. Jadi kalau umpamanya 33:13 itu mau diwakafkan ya, kalau bangunan 33:16 kos itu kalau dalam konteks ekonomi 33:18 syari kan namanya kan ijarah 33:19 sewa-menyewa. Kalau itu mau diwakafkan, 33:22 maka hasil dari kelolaan cost tadi harus 33:26 dimokuf alehkan. Ya, kita kalau sudah 33:29 menyatakan bahwa bismillah, kami punya 33:32 rumah kos, kami akan wakafkan ini kos 33:34 yang berbasis wakaf, maka Bapak 33:37 ikhlaskan itu untuk menjadi hartanya 33:39 Allah Subhanahu wa taala. Kembalikan 33:40 kepada Allah Subhanahu wa taala. 33:42 Kemudian hasil dari kelolaan kos tadi 33:44 silakan disalurkan. Ya boleh. Yang 33:47 mengatur Nadir. Yang yang mengatur 33:49 Nadir. Kalau yang bersangkutan kepengin 33:50 mengatur sendiri silakan ya. Silakan. 33:53 Kalau umpamanya akan menyatakan bahwa 33:55 saya kan Nadir juga boleh perorangan, 33:57 Pak. Boleh perorangan. Saya mau ee 34:00 wakafkan kos-kosan ini dan saya akan 34:03 mengatur sendiri untuk wakafnya. 34:04 Silakan. Kalau nanti hasilnya dari hasil 34:07 ee sewaan kos tadi separuh mau 34:10 dikembangkan lagi supaya supaya ee kamar 34:13 kos tadi bertambah lagi enggak apa-apa. 34:14 Separuhnya nanti disedekahkan. H atau 34:18 mensubsidi kepada mahasiswa yang mereka 34:20 miskin, mereka tidak mampu membayar 34:23 kamar kos. Kan banyak yang mereka itu e 34:25 kesulitan ekonominya, ayahnya di PHK 34:28 terkena masalah ekonomi, gratiskan saja. 34:31 Itu maukuf alinnya. Sedekahin saja 34:33 dengan hasil itu. Ee insyaallah nanti 34:35 yang pertama adalah 34:37 bahwa rumah kosnya tadi tidak ke 34:39 mana-mana. dia akan tetap menjadi ee 34:42 harta wakaf yang akan mengalirkan 34:44 pahala, tetapi nanti sedekahnya adalah 34:46 dari pemberian kepada masyarakat ataupun 34:48 orang-orang yang memang secara ekonomi 34:50 harus disedekahin gitu. Tapi tidak 100% 34:53 boleh. Katakanlah 50%-nya nanti untuk 34:55 menambah kamar lagi. Tapi itu adalah 34:57 sudah berbasis wakaf karena sudah 34:59 diikrarkan sudah ada sigahnya. Harta 35:01 benda wakaf. Nah, sudah menjadi harta 35:03 benda wakaf. Begitu. Asalamualaikum, Pak 35:05 Kiai. Saya ingin bertanya. Kalau orang 35:07 yang berwakaf dengan jumlah kecil, 35:09 apakah harus tercatat juga seperti tanah 35:12 dan lain-lain? Ee artinya alangkah tidak 35:15 simpelnya kan kalau sedekah bisa 35:17 langsung dicemplungkan ke kota. Kalau 35:19 wakaf atau apa harus dicatat, harus 35:21 diurus. Oh, sama ya. Jadi ketika kita 35:24 sudah mengetahui kan di ee wakaf digital 35:27 kan sekarang ada. Jadi di wakaf digital 35:29 itu memang akadnya bahwa ketika kita 35:31 sudah menekan ataupun sudah mengirimkan 35:33 dari harta kita ini untuk diwakafkan, 35:35 maka akadnya dari awal adalah itu sudah 35:37 masuk ke nadir wakaf karena itu 35:39 terdaftar di badan wakaf gitu loh. Lah 35:41 nanti harta yang mengalir ke sana akan 35:43 dikelola oleh para nadir berapapun. 35:46 Karena memang sistem di dalam digital 35:49 itu by digital itu kan secara syariah 35:51 tidak ada usul gor semuanya jelas. ee 35:54 apa namanya? Perjanjian-perjanjian yang 35:56 ada juga untuk wakaf ikrarnya maka dia 35:58 mengalir. Tidak perlu untuk harus datang 36:00 ke mana kua atau datang ke ke masjid 36:04 ketemu dengan masjid gak perlu terlalu 36:06 monitor lagi enggak perlu. Iya gak perlu 36:08 karena memang nazir-nadzir yang ada di 36:10 sana memang sudah disertifikasi ya. 36:13 Artinya aman begitu berwakaf ya melalui 36:16 aplikasi itu insyaallah sudah sudah akan 36:20 dijamin am sebagai Iya. Iya. Harta 36:22 pendawakan uang ya. Karena mereka 36:24 diawasi berlapis. He ya. Jadi para nadir 36:26 ini diawasi berlapis. Jadi mereka 36:28 diawasi Kemenak, diawasi oleh BWI, 36:31 diawasi oleh OJK. Dan OJK juga dalam hal 36:33 ini juga ikut mengawasi pergerakan 36:35 keuangan yang ada di lembaga-lembaga 36:36 keuangan yang non bank. Jadi semuanya 36:38 terawasi. Asalamualaikum, Pak Kiai. 36:41 Apakah Pak Kiai perlu ee edukasi kepada 36:44 RT RW agar araganya mau berwakaf karena 36:49 dia paling langsung ee dekat dengan 36:52 masyarakat? 36:54 Iya. Ya. Jadi memang 36:57 ee bukan hanya RT RW, sebetulnya wakaf 37:00 ini kan sebetulnya menjadi instrumen 37:02 kita bersama kaum muslimin di seluruh 37:05 Indonesia dan dunia. Ya, yang lebih 37:08 spesial para pendengar sekalian, 37:10 Indonesia ini dari mulai tahun 2018 itu 37:14 menjadi negara paling dermawan di dunia 37:16 nomor satu sampai 2024 kemarin masih 37:19 menengat ee masih menempati nomor satu. 37:22 H eh menurut W giving index. Jadi betapa 37:26 mulianya orang Indonesia karena memang 37:29 orang Indonesia itu sangat dermawan, ya. 37:31 Nah, ketika kemudian penelitian itu 37:33 dilanjutkan, apa sih motivasi mereka 37:35 sehingga mereka menjadi orang dermawan? 37:37 Ternyata motivasi agama nomor satu. 37:39 Artinya agama mampu menggerakkan jiwa 37:41 sosial masyarakat itu. Nah, hanya saja 37:44 pengetahuan masyarakat memang masih 37:46 sangat minim. Yang pertama adalah 37:48 tentang ee instrumen filantropi atau 37:51 zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Yang 37:53 mereka tahu hanya zakat saja rata-rata. 37:55 Pokoknya kalau mau Idul Fitri takbiran 37:57 berarti zakat gitu loh ya. 38:01 Padahal ada instrumen yang luar biasa. 38:04 Justru itu jauh lebih besar manfaatnya 38:07 daripada yang namanya zakat yaitu infak, 38:09 sedekah, dan wakaf. H gitu loh. Kalau 38:12 zakat begitu malam takbiran ee selesai 38:14 sampai salat dibagikan selesai. Tapi 38:16 infak, sedekah dan wakaf kemudian 38:19 diwujudkan dalam bentuk bangunan, 38:21 pendidikan, madrasah, fasilitas umum itu 38:23 akan tetap berada dan bisa dimanfaatkan 38:26 ee oleh masyarakat semuanya gitu loh. 38:28 Nah, ada satu contoh Mas ee Krishna dan 38:32 ee Pak Syafril bahwa karena adanya wakaf 38:35 inilah 38:37 maka kita tahu yang namanya Universitas 38:40 Al-Azhar itu ada mahasiswa kira-kira 38:43 425.000 di dalamnya di Mesir ya. di 38:45 Mesir itu digratiskan semua mereka tidak 38:48 dibebani biaya pendidikan sama sekali. 38:49 Bayangkan 38:51 R25.000 dan itu adalah kampus terbesar 38:53 di dunia jumlah mahasiswanya dibiayai 38:56 semuanya. Atas dasar apa itu bisa 38:58 terbiayai adalah karena wakaf. Mereka 39:01 punya wakaf yang ada di mana-mana di 39:03 Mesir itu sampai ketika negara kolab 39:05 wakaf tampil ya karena memang ee wakaf 39:08 bisa untuk men-support ee APBN yang ada 39:11 di sana karena saking besarnya. Nah, itu 39:13 ee yang belum ada di kita adalah yang 39:15 pertama pengetahuan tentang pentingnya 39:18 instrumen infak, sedekah, dan wakaf. Dan 39:20 yang kedua, kemudian bagaimana setelah 39:22 mereka mengerti, mereka paham, mereka 39:25 tergerak ya tergerak menyalurkan yang 39:28 namanya infak sedekah wakaf ini ke 39:30 lembaga-lembaga yang memang mereka punya 39:32 strategi yang bagus. Mereka punya 39:35 catatan tentang ee apa namanya? 39:40 Kontribusi terhadap ekonomi yang memang 39:41 transparan. bertanggung jawab, 39:43 akuntabilitasnya bagus, itu harus bisa 39:46 dipertanggungjawabkan. Jadi, masyarakat 39:48 harus sedikit selektif supaya apa yang 39:50 diwakafkan itu betul-betul memberikan 39:52 manfaat yang luar biasa. Alhamdulillah 39:55 banyak pemahaman yang baru didapat oleh 39:57 pendengar dan mereka langsung pengin 39:59 berinfak. Ini nomor rekening yang ee 40:01 kami akan bacakan 5.000 ternyata bisa ya 40:04 buat buat wakaf ya. ya. Oke. Ini ee 40:06 rekening ee lembaga wakaf silaturahim di 40:10 BSI adalah 2 2-nya 4 kali. Kemudian 40:17 3007 ee 2 2nya 4 kali 40:23 30307 atas nama siapa Pak Spril? Lembaga 40:26 Wakaf Silaturahim. Lembaga Wakaf 40:28 Silaturahim. Ya, kalau ingin ee ingin 40:32 bertanya masalah wakaf bisa hubungi 40:35 Bapak Kiai Agus. Ini nomornya silakan 40:37 dicatat. 40:40 0819 sudah. Kemudian 40:43 36 kemudian 40:45 62 40:47 99 44. Demikian ya, Pak Kiai ya. Iya, 40:50 betul. 08193 40:52 6662 40:55 69944. Kemudian nomor telepon Pak 40:58 Safril. ini pimpinan dari lembaga wakaf 41:02 silaturahim ya 41:03 0816 kemudian 41:06 855 41:08 488 ya sudah ada yang tanya lagi Pak Kia 41:11 bagaimana mekanisme orang yang berwakaf 41:14 dengan jumlah kecil ee yang praktisnya 41:17 bagaimana iya ya jadi nomor satu memang 41:20 kalau kita sudah berniat mau wakaf jadi 41:22 memang akadnya memang sudah wakaf ya 41:24 jadi bed jadi memang kalau kita akadnya 41:27 sedekah atau infak berarti ke mana saja 41:29 boleh ke masjid. Akad itu tidak tidak 41:31 perlu bertemu. Tidak perlu bertemu dalam 41:33 hati kita ketika berniat itu saya mau 41:35 wakaf atau saya mau infak atau sedekah. 41:37 Ketika kita niatnya sedekah atau infak, 41:39 datang ke masjid ada kotak amal masukkan 41:42 saja. Itu nanti sama masjid kan akan 41:43 digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang 41:45 ada di masjid baik itu dakwah atau 41:48 sosial. He. Tapi ketika kita niatnya 41:50 wakaf supaya nanti ee harta yang kita 41:54 wakafkan itu mengalir terus pahalanya, 41:56 maka harus disalurkan memang ke 41:59 kegiatan-kegiatan yang memang 42:00 betul-betul berbasis wakaf. Contohnya 42:03 kalau sekarang sudah dibantu dengan 42:04 platform tadi, silakan ee dicari di HP 42:08 kita, dibuka saja. Kalau nanti ee 42:10 setelah kegiatan pengajian ini atau 42:12 kajian kali ini jangan jangan 42:14 sungkan-sungkan. HP-nya dibuka saja ya 42:17 ke beberapa platform yang terkenal di 42:19 Indonesia itu dibuka saja. Wakaf ketik 42:21 saja akan keluar dia dengan berbagai 42:23 macam modelnya. Atau kalau kepengin lagi 42:26 yang lebih e terstruktur secara bagus 42:28 dibuka satu wakafnya Badan Wakaf 42:31 Indonesia. Nanti para pendengar akan 42:33 bisa melihat uang wakafnya mau diarahkan 42:36 ke mana. Apakah untuk rumah Al-Qur'an 42:38 atau masjid yang ada di daerah terpencil 42:41 atau membiayai santri yang sedang 42:43 menghafal Quran atau untuk membangun 42:46 sumur atau pom air air sumur yang ada di 42:49 pedalaman banyak sekali sampai ke Gaza 42:51 ya. Apa apakah mau dikirimkan untuk 42:53 pengungsi Gaza? Tinggal pilih ya. Nanti 42:55 begitu kita ketik uangnya mengalir ke 42:57 sana, nanti akan muncul itu ee nanti 42:59 akan muncul di dalam ee rekapitulasi 43:02 uangnya akan muncul wakaf kita ada di 43:04 situ dan insyaallah nanti akan 43:05 disalurkan dari lembaga nadir itu. 43:07 Karena apa? Karena memang ee 43:09 lembaga-lembaga nadir dalam pengawasan 43:11 BWI harus melaporkan ee setiap 6 bulan 43:14 itu apa saja yang mereka lakukan harus 43:16 diaudit semuanya ya. Oke. Iya. Begitu. 43:19 Jadi bagaimana cara memilih lembaga 43:20 wakaf yang ter kredibel gitu yang yang 43:23 transparan. Ya. Jadi sebetulnya kalau ee 43:26 dalam konteks perwakafan itu nomor satu 43:28 ee kalau kita mau mengetahui nadir itu 43:30 bagus atau tidak, tanyakan dulu izin 43:32 operasionalnya. Hm. Gitu. Kadang-kadang 43:35 ada juga nadir-nadzir dalam tanda petik 43:38 nakal ya. Sama juga dengan infak sedekah 43:41 yang kadang-kadang juga ada 43:42 lembaga-lembaga yang nakal. Mereka 43:44 menggunakan ee istilah sebagai lembaga 43:46 sosial ataupun lembaga keagamaan. Tapi 43:49 sebetulnya itu kan ee melakukan ee 43:52 penipuan ya. kita lihat di Google kita 43:54 buka saja banyak ya panita pembangunan 43:56 masjid ternyata abal-abal ya jadi 43:58 seperti itu. Nah ee cara yang paling 44:00 gampang adalah tanyakan dulu apakah ada 44:02 izin operasionalnya ee dari Badan Wakaf 44:04 Indonesia. Kalau ada berarti aman karena 44:07 terawasi gitu. Kalau izin itu ada 44:09 nomornya, ada nomor ada nomornya, ada 44:11 nomor registrasinya. Ada nomor 44:12 registrasinya. Nah, nadir yang 44:14 profesional biasanya ketika mereka pun 44:16 meng-upload di medsos itu selalu di 44:19 bawahnya tertulis nomor registrasi BWI 44:21 selalu dimunculkan sebagai ee sebagai 44:23 penanda bahwa mereka adalah para nadir 44:26 yang kompeten dan profesional. Mereka 44:28 terjaga dan diawasi oleh semua 44:30 lembaga-lembaga yang berkompeten di 44:32 Indonesia gitu loh. Nah, soal nanti 44:35 bagaimana seandainya mau disumbangkan ke 44:36 masjid dan sebagainya tidak apa-apa ya. 44:39 Itu tetap ya. Itu tetap wakaf. Tetapi ee 44:42 barangkali memang ee kemanfaatannya 44:45 hanya sebatas itu saja. Tetapi kalau 44:47 wakaf ini masuk ke lembaga-lembaga nadir 44:49 yang memang besar, yang memang mereka 44:51 profesional, insyaallah harta wakaf kita 44:53 ini akan bisa dikembangkan menjadi 44:55 investasi dan nanti akan bisa berbuat 44:57 banyak hal. Ya, banyak berbuat hal itu 45:00 artinya apa? Jadi nanti ee harta wakaf 45:02 yang Bapak atau Ibu sekalian ee salurkan 45:05 melalui lembaga nadir yang profesional 45:06 tadi akan masuk ke ee bisnis-bisnis yang 45:10 berbasis wakaf ya. Sekarang sangat 45:12 banyak ya karena memang medsos pun 45:15 sangat terbuka. Silakan dibuka saja. Di 45:17 situ sangat banyak model-model bisnis 45:19 yang berbasis wakaf dari rumah sakit, 45:21 SPBU, membangun pasar, bangun hotel, 45:24 agrobisnis ya sekarang hampir semua 45:26 bisnis sudah dimasukin kecuali 45:28 bisnis-bisnis yang haram. ya, perjudian 45:31 atau yang jelas ada unsur najisnya, 45:34 pabrik minuman keras itu pasti enggak 45:35 ada. Tapi untuk semua bisnis yang 45:37 sifatnya produktif dan untuk kebutuhan 45:40 atau hajat masyarakat ee umum itu hampir 45:43 sepertinya sudah dimasukin semua. 45:44 Termasuk rumah sewa seperti tadi 45:46 ditanyakan ada rumah kos ya kemudian 45:49 perhotelan itu sudah ada beberapa di 45:51 Indonesia seperti itu. Ini yang tanya 45:54 alamat ee Badan Wakaf Indonesia itu di 45:56 mana dan ee yang mendapat sertifikat itu 46:00 untuk yang kadar wakafnya berapa? Oh iya 46:03 iya betul. Nah, Badan Wakaf Indonesia 46:06 itu ada dari mulai tingkat pusat sampai 46:08 kabupaten para pendengar. Jadi, kalau di 46:10 tingkat pusat itu ada di Taman Mini 46:11 kantornya ya. Nanti di pintu utama itu 46:14 ada pelangnya besar di situ. Badan Wakaf 46:16 Indonesia. Jadi, Badan Wakaf Indonesia 46:17 itu adalah merupakan lembaga negara 46:20 independen yang ada di bawah presiden 46:21 langsung ya yang bertugas untuk yang 46:24 pertama menjaga, mengelola dan 46:27 mengembangkan harta benda wakaf menurut 46:29 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004. 46:31 Kemudian di tingkat provinsi ada BWI 46:34 perwakilan ya. Kemudian di kabupaten 46:36 juga ada BWI kabupaten atau kota ya. 46:40 Jadi kalau wakaf Bapak Ibu sekalian ee 46:43 terutama yang wakaf tanah ada di bawah 46:45 500 m cukup sampai ee cukup sampai 46:47 kabupaten saja. H ya. Tetapi kalau yang 46:50 tadi kasusnya wakaf uang semua nadir 46:52 wakaf uang harus ke BWI pusat. Kalau 46:55 yang kecil tidak ya. Kenapa Pak? Yang 46:57 jumlahnya kecil. Oh jumlahnya kecil 46:59 tidak usah ya. Kalau yang kecil silakan 47:01 nanti langsung berhubungan aja dengan 47:02 nadir-nadzir. Memang ee yang mengelola 47:04 langsung adalah para nadir ya. Badan 47:06 Wakaf Indonesia ini sebagai ee regulator 47:09 mengawasi fungsinya ya. Tetapi BWI juga 47:12 punya kenadiran yang tadi saya sampaikan 47:14 satu wakaf. Jadi di dalam 47:16 undang-undangnya BWI di samping sebagai 47:18 regulator, sebagai alat ee negara ya 47:22 untuk mengawasi tentang perwakafan juga 47:24 BWI ada operatornya berupa nadir wakaf 47:27 uang. Oke, ya. Silakan kalau mau ke 47:30 platformnya Badan Wakaf Indonesia. 47:32 Asalamualaikum. Siapakah yang mengaudit 47:34 BWI? 47:36 Allah ya. Iya, Allah Subhanahu wa taala. 47:38 Kalau secara kelembagaan BPK tetap 47:40 masuk. Iya. BPK tetap masuk ya. Tapi 47:43 dalam konteks bahwa kemudian lembaga 47:45 kenadirannya kita punya organ di dalam 47:48 itu yang memang mengaudit karena memang 47:49 kita adalah orang-orang yang harus ee 47:51 memiliki integritas ya, moralitas kita 47:54 harus bagus ya. Insyaallah mudah-mudahan 47:56 bisa amanah. Pak Kiai yang mendoakan nih 47:58 semoga BWI tidak terpeleset nih. Iya, 48:01 insyaallah. Karena amanah uang nih 48:04 lumayan banyak dan dari rakyat Indonesia 48:06 mudah-mudahan tidak sampai terpeleset 48:08 seperti lembaga lain ya yang terpeleset 48:10 itu. Gimana menjaga itu, Pak? Iya. Jadi 48:14 ee para ee pendengar sekalian ee 48:17 sekarang ini kami juga sebagai sebuah 48:20 lembaga yang memang berurusan dengan 48:22 bidang perwakafan lagi sedang terus 48:23 untuk menyusun peraturan-peraturan dan 48:26 kode etik ya. peraturan dan kode etik 48:29 supaya ee kinerja dan ee etika 48:33 bekerjanya juga ada dalam koridor 48:36 syariah, ada di dalam koridor-koridor 48:38 yang memang ee di dalam Islam itu ee ada 48:42 aturan-aturan yang harus kita tepati ya. 48:44 Jadi ee ada kode etik itu maksudnya 48:47 adalah supaya semua yang ada di badan 48:50 pakaamia punya integritas ya. Punya 48:52 integritas untuk betul-betul meniatkan 48:54 bahwa yang kita lakukan adalah dalam 48:56 rangka untuk ee apa namanya? 49:00 berkontribusi terhadap perkembangan 49:02 ekonomi syariah terutama instrumen 49:04 perwakafan dan itu memberikan ee 49:08 sumbangsih kepada negara ini terutama 49:11 dalam aspek ekonominya ya. Jadi kita 49:13 seperti itu. Mohon doanya kepada seluruh 49:15 pendengar. Mudah-mudahan kami semua yang 49:17 ada di badan ini bisa terus amanah dan 49:19 menjaga kredibilitasnya. Kayaknya bukan 49:22 bisa memberikan kembali ee panduan 49:24 praktis untuk memulai wakaf uang 49:26 termasuk mekanisme transfernya, dananya 49:28 bagaimana dan ee tips untuk menjadi 49:31 wakaf uang sebagai bagian dari gaya 49:33 hidup Islami. I. Jadi nanti ee para 49:37 pendengar sekalian memang di dalam ee 49:40 wakaf uang memang ee ada beberapa 49:44 namanya ada beberapa ee model yang bisa 49:48 dilakukan. Kalau untuk tingkat 49:50 lembaga-lembaga besar atau kampus-kampus 49:52 ada namanya private placement yaitu 49:55 wakaf yang untuk ee setingkat corporate. 49:58 Tapi untuk masyarakat ya wakaf-wakaf 50:00 yang dari masyarakat itu mereka dikelola 50:02 oleh para nazir ya. dan nadir itu 50:04 tersertifikasi semua karena memang harus 50:06 mendaftarkan ke Badan Wakaf dalam 50:08 pengawasan dan harus melaporkan juga 50:10 setiap 6 bulan. Jadi, Teman-teman 50:12 sekalian para para pendengar ee kalau 50:16 akan mewakafkan silakan ee di apa 50:19 namanya di platform ataupun di searching 50:22 itu sangat banyak Nadir yang menawarkan 50:24 untuk menerima penyaluran harta benda 50:26 wakaf. Ya, silakan kalau supaya 50:29 pengetahuan tentang wakaf juga 50:30 bertambah, ditelepon atau di WA saja 50:32 karena mereka pasti ada WA atau nomor 50:35 telepon yang bisa dihubungi. Tanyakan 50:36 saja apakah ada nomor registrasi dari 50:38 Badan Wakaf Indonesia gitulah. Ini kan 50:41 untuk keamanan nih ya kan? Untuk 50:43 keamanan apakah ada? Kalau lembaga kita 50:45 itu ada nomornya yang di sini. Iya. Oke. 50:48 Nomor ini contohnya ada di yang ada di 50:50 Rasil tuh. He. Yang sebelah kananembe 50:53 lembaga wakaf silaturahim menginduk ke 50:56 pada Yayasan Wakaf Rumah Kur Rumah Quran 50:59 Silaturahim. Nomornya sekian itu, Mas. 51:01 Nomornya BWI nomornya 51:08 3300408 51:12 161023. Mungkin kalau Iya. Ini hanya 51:15 mengkonfirmasi aja Mas Krishna bahwa 51:17 kita kenaziran kita itu juga terdaftar 51:19 di BWI. Itu saja. 51:21 merupakan salah satu dari apa yang Pak 51:23 Kiai sebut tadi ya. Ini untuk bertanya 51:26 lebih lanjut silakan hubungin Pak Safril 51:28 di 51:29 0816 51:32 858 atau ke Pak Kiai di 51:36 0819 51:38 3662 51:40 994. Bapak Kiai Dr. Ir. Agus 51:46 Priatmo, M.M. Kepala Divisi Humas 51:49 Sosialisasi dan Literasi ee Badan Wakaf 51:54 Indonesia pusat yang beralamat di Taman 51:58 Mini di Pintu gerbang pertama ya, Pak 51:59 ya. Gerbang pertama. Betul. Betul. 52:01 Banyak yang suka datang, Pak yang Iya. 52:02 Banyak tamu-tamu yang secara pribadi 52:05 mereka punya masalah wakaf, mereka 52:07 datang bertanya atau ee para mahasiswa 52:10 rombongan mereka biasanya kepengin 52:12 mengetahui lebih jauh tentang ekosistem 52:14 wakaf. Karena sekarang banyak 52:16 prodi-prodi yang memang mereka 52:18 mengkhususkan dalam bidang ee ziswaf ya. 52:20 Mereka datang, mereka minta penjelasan 52:22 tentang ekosistem wakaf e melalui BWI. 52:25 Ada juga tamu dari luar negeri banyak. 52:27 Sekarang mereka apa ingin mereka mereka 52:29 tahu. Nah, mereka biasanya study banding 52:31 ya dengan wakaf-wakaf yang ada di 52:33 Indonesia karena memang ee kita saling 52:35 belajar sebetulnya karena memang 52:36 instrumen wakaf ini kan ee baru 52:38 berkembang dari tahun 5 jadi kita saling 52:41 belajar dan Indonesia luar biasa ya. 52:44 Indonesia adalah negara yang eh bisa 52:47 membuat wakaf cor principal yang pertama 52:49 di dunia ya. Panduan wakaf untuk panduan 52:52 pengelolaan wakaf itu yang membuat 52:54 justru orang Indonesia ya. Jadi itu 52:56 dibuat oleh ee Badan Wakaf Indonesia 52:58 dengan Bank Indonesia ya. Dibuat ee WCP 53:01 atau wakaf core principle dan itu yang 53:03 pertama di dunia ya. Karena memang 53:05 perkembangan wakaf sedang terus ditumbuh 53:06 kembangkan dan banyak aturan 53:09 tuntunan-tuntunan yang harus terus 53:11 diperbaiki dan disempurnakan. Dan 53:13 alhamdulillah ee sekalipun ee dalam hal 53:16 tata kelolanya mungkin kita agak sedikit 53:18 tertinggal, terutama dalam hal asetnya 53:21 ya. Tetapi ke depan mudah-mudahan ee 53:24 dengan dukungan masyarakat dan keadaan 53:26 ekonomi yang mudah-mudahan juga terus 53:28 membaik, wakaf terus bisa bertumbuh 53:30 bersama-sama dengan ee kaum muslimin 53:32 muslimat yang ada di seluruh Indonesia. 53:34 Jadi mitos bahwa wakaf hanya untuk orang 53:37 kaya dan harus dalam jumlah besar itu 53:39 tidak betul, Pak. Ya. Tidak betul. Tidak 53:40 betul. Iya. Karena surga itu hak semua 53:43 kaum muslimin. 53:46 Jadi kalau kita wakaf 5.000 saja sudah 53:48 tercatat sebagai n bilang sudah sama 53:50 malaikat dicatat tuh sebagai seorang 53:52 wakif. 53:54 Masyaallah mantap Pak Spril apalagi yang 53:57 bisa kita gerakkan untuk pendengar hasil 53:58 untuk Pak Safril. Silakan Pak Safril. 54:00 pendengar rasil ee di seluruh 54:04 Indonesia. Kita melalui 54:07 kebersamaan 54:09 meng menyalurkan wakaf sebagai wakif 54:13 insyaallah akan banyak sekali 54:15 manfaatnya ya terutama menanggulangi 54:18 berbagai permasalahan umat ya. Tentu 54:21 saja bukan uang yang ini disalurkan 54:23 tetapi digunakan dan manfaatnya akan 54:25 digunakan. Ya, banyak pendengar hasil 54:28 yang sudah beberapa kali berwakaf. Tentu 54:31 kita enggak bisa sebut satu persatu, 54:32 banyak sekali. 54:34 Dan mengulangi yang telah disampaikan 54:37 oleh Pak Kiai Agus Priatno tadi, mari 54:41 kita berwakaf terus. Berwakaf terus dan 54:43 ajak keluarga, tetangga, rekan sekerja 54:47 untuk juga ikut berwakaf. Insyaallah 54:50 yang mengajak saja bisa dapat manfaat, 54:51 Pak Kiai. Ya, I betul, betul, betul, 54:53 betul. Jadi dengan begitu saya kira 54:55 wakaf di Indonesia bisa tumbuh tidak 54:58 kalah dengan negara-negara sabar kita di 55:00 Malaysia yang sangat pesat maupun di 55:03 Bangladesh contohnya. Dengan itu yang 55:05 akan turut ee menanggulangi permasalahan 55:09 bangsa ini dari aspek ekonomi 55:11 syariahnya. Mas suatu waktu mungkin kita 55:13 bicara masalah zakat eh inf wakaf 55:16 pertanian kali ya. Iya boleh. karena 55:18 pertanian Indonesia ini bisa menjadi 55:20 salah satu solusi bagi apa namanya beban 55:24 yang berat dipikul oleh bangsa ini gitu. 55:27 Iya. Dan itu ada juga ee apa namanya 55:29 satu lembaga nadir yang ada di 55:30 Kalimantan itu juga menjadi nzir yang 55:33 sangat produktif dari berbasis wakaf itu 55:36 sekarang hasil pertaniannya itu 55:37 agrobisnya dikirim ke luar negeri semua 55:39 itu. Masyaallah. Ya mungkin sekali 55:41 jualnya dolar itu. Masyaallah. Mantap. 55:43 Mantap. Baik. Benar. Ini mungkin salah 55:45 satu dari yang akan kita bahas kemudian. 55:48 Berapun wakaf, nilai wakaf yang Anda 55:51 salurkan, insyaallah akan bermanfaat. 55:54 Kalau kita bisa menggulirkan ini 55:56 bersama-sama m melalui crowdfunding, 55:59 tentu hasilnya akan lebih baik. 56:01 Mudah-mudahan Allah buka pikiran kita 56:03 dan beri kita taufik untuk menunaikan 56:06 wakaf ini semata-mata mencari rida 56:09 Allah. Mas. Oke, terima kasih Pak Kiai 56:11 Agus dan Pak Safril atas literasinya 56:13 mengenai wakaf ini banyak sekali yang 56:15 tadinya tidak paham menjadi paham bahwa 56:18 wakaf bisa juga dilakukan oleh tidak 56:21 mesti orang kaya, orang yang ada 56:23 rezekinya setiap orang. Setiap orang I 56:26 ee bisa e berwakaf ya. Surga itu sekali 56:29 lagi menjadi hak setiap orang yang 56:31 beriman ya dengan ee banyak pintu yang 56:33 ada di sekian banyak pintu surga apalagi 56:35 di bulan Ramadan ya. Ada salah satu 56:38 pintunya adalah pintu zakat atau pintu 56:40 wakaf yang menjadi hak kita ketika kita 56:42 melaksanakan itu. Allah maha kaya dan 56:44 maha mencatat kita. Silakan berwakaf. Ee 56:48 mana tadi nomor rekeningnya? Ini ya 56:50 nomor nomor rekeningnya ya. Nomor 56:51 rekening ya lembaga wakaf silaturahim. 56:54 He lembaga wakaf silaturahim yaitu 3000. 56:59 Bukan bukan, bukan, Mas. Itu yang nomor 57:01 itu nomor terdaftarnya tetapi nomornya 57:04 itu adalah rekening kita di BSI itu 57:07 adalah 222. Oh, yang tadi ya. 22 duanya 57:11 4 kali 3307. 57:16 Iya, anggota itu nomor yang ini ya. 57:19 Nomor pendaftaran kita harus ya. Oke, 57:22 sekali lagi terima kasih. 57:24 Pak Kiai Agus dan Pak Safril. 57:27 Mudah-mudahan ee ini menjadi pengetahuan 57:30 kita mengenai 57:31 perwakafan. Bagi saya Muhammad Krishna, 57:33 kemudian juga Gustaf ee kemudian e Ondi 57:38 dan Algi. Mohon pamit. Wabillahi taufik 57:40 walhidayah. Wasalamualaikum 57:41 warahmatullahi wabarakatuh. 57:42 Waalaikumsalam.