Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 berisikan pemberitahuan dari Allah 0:03 tentang 0:05 keutamaan atau fungsi dari Al 0:09 Al-Qur'an. Al-Qur'an 0:11 ini di antara 0:13 namanya 0:16 adalah afdal 0:18 zikri 0:22 ya atau zikrullahi akbar. 0:27 Zikrullahi akbar. 0:30 atau 0:31 azzikr atau azzikro. Jadi ada zikrullah 0:35 akbar itu nama dari apa? Alqur 0:38 Al-Qur'an. Zikirnya zikir kepada Allah 0:40 yang paling besar. Kemudian di antara 0:43 namanya adalah walaqad yassarna qurana 0:46 lidzikri. Al-Qur'an adalah azzikr, 0:49 pelajaran ya pengingat. Kemudian inna 0:53 nahnu nazalnzikro. 0:56 Ya, Al-Qur'an Allah turunkan sebagai 1:00 pelajaran juga. Ada nama lain dari 1:02 Al-Qur'an adalah 1:04 zikro. Pakai ada alif panjang ya. Zikra 1:07 yang artinya rambu atau alarm 1:10 pengingat yang semua tujuannya untuk 1:13 apa? Penenang hati. Dan dalam Al-Qur'an 1:16 Allah Subhanahu wa taala di antara 1:19 ayatnya yang terdapat dalam Quran surah 1:21 Arad adalah alladzina amanu watatmainnu 1:25 qulubuhum 1:27 lidikrillah ala bidzikrillah tatmainnul 1:33 qulub. Orang-orang yang beriman 1:37 dan mereka menentramkan hatinya. hatinya 1:41 dapat tentram bizikrillah dengan 1:44 berzikir kepada Allah dengan zikrullah 1:47 mengingat ya membaca mengulang-ulang 1:52 Al-Qur'an. Ala bidikrillah tatmainul 1:55 qulub ingatlah dengan mengingat Allah 1:58 maka hati menjadi ten 2:02 tentram. Hati menjadi tentram. Jadi, 2:05 Al-Qur'an 2:07 adalah ya zikir yang mutmain, 2:12 menentramkan hati atau mutmainul 2:16 qulub. Dalam ayat lain juga Allah 2:18 Subhanahu wa taala beritahukan Al-Qur'an 2:20 adalah syifaun warahmatun lil mukminin. 2:24 Sebagaimana terdapat dalam Quran surah 2:26 Al-Isra ayat 82, Allah berfirman, 2:29 "Wunazzilu minal qurani ma hua syifaun. 2:38 Dan kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu 2:41 yang menjadi syifa. Terjemahnya penawar 2:46 hati, penyembuh segala penyakit, 2:49 penghilang 2:50 gundah-gulana, penentram batin. Itulah 2:54 syifa. Warahmatun dan Al-Qur'an juga 2:57 merupakan ekspresi kasih dan sayangnya 3:01 Allah bagi siapa? Lil mukminina. bagi 3:05 orang-orang yang beriman kepada 3:08 Allah. Itu di antara fungsi Al-Qur'an. 3:12 Kemudian kalau kita buka Quran suratul 3:15 A'raf ayat kedua, Allah tabaraka wa 3:19 taala berfirman tentang Al-Qur'an, 3:23 kitabun unzila ilaika fala yakun fi 3:28 shodika 3:30 harajun minhu litunzir bihi wazikro lil 3:36 mukminin. Al-Qur'an adalah sebuah kitab, 3:40 kitab Allah nih yang berisikan narasi 3:43 yang tercatat dari segala keinginan Al. 3:45 Itulah Al-Qur'an berisikan sebuah kitab. 3:48 Bentuknya sebuah kitab. Kitab artinya 3:50 tulisan dari narasi keinginan Allah 3:54 terhadap 3:55 makhluknya. Unzila ilaik yang Allah 3:58 turunkan kepadamu wahai rasulku 3:59 Muhammad. Fala yakun 4:02 firika harajun minhu. Maka Allah 4:06 pastikan bahwa Al-Qur'an 4:10 itu yang akan menjadikan hilangnya beban 4:14 dalam hatimu. Fala yakun firika haraj. 4:18 Maka tidaklah ada Quran 4:20 itu menjadikan haraj, beban, berat, 4:24 apalagi panas. Ya, litunzir bihi yang 4:28 fungsinya kau berikan 4:31 peringatan kepada orang lain bihi dengan 4:34 Al-Qur'an. Nah, kalau Al-Qur'an sudah 4:36 membuat Rasulullah panas, lalu bagaimana 4:39 bisa menjadi media untuk mengingatkan 4:42 orang yang 4:43 lain? Wikro dan alarm pengingat lil 4:47 mukminin bagi orang-orang yang beriman 4:49 kepada 4:51 Allah. Coba tengok lagi Quran surah 4:54 Thaha. 4:56 Allah Subhanahu wa taala 4:58 berfirman, 5:00 "Bismillahirrahmanirrahim. 5:02 Tha ma anzalna alaikal qurana litasqo 5:11 illa tazkiratan liman 5:15 yakhsya tanzilam mimman khalaqal ardha 5:21 wassamawatil 5:23 ula. 5:27 Tha ma anzalna alikal 5:30 qurq. Sungguh kami tidak turunkan 5:33 Al-Qur'an ke 5:35 atasmu. Litasqo dengan tujuan agar kau 5:39 celaka binasa. Tidak. 5:42 Al-Qur'an tidak akan membinasakan 5:45 dirimu. Al-Qur'an tidak akan 5:48 membebanimu. Al-Qur'an tidak akan 5:50 memanaskan jiwa dan 5:52 pikiranmu. Al-Qur'an tidak akan menjadi 5:55 beban yang menyempitkan 5:57 hatimu. Al-Qur'an pelipur lara. 6:01 Al-Qur'an adalah rahmat Allah. Al-Qur'an 6:05 adalah alarm pengingat dari Allah. 6:08 Al-Qur'an adalah pelipur hati. Al-Qur'an 6:11 adalah penentram jiwa. Ma anzalna alikal 6:16 qurasq illa tazkiratan liman yaksya. 6:20 Al-Qur'an merupakan 6:22 tazkirah, media 6:25 pengingat, media 6:27 pembelajaran ya lil mukminin. Bagi 6:31 orang-orang yang betul-betul beriman 6:33 kepada 6:34 Allah. Illa tazkiratan liman yaksya. 6:38 Tazkirah bagi orang-orang yang memiliki 6:40 rasa khasyah kepada Allah. Tanzilan yang 6:44 diturunkan mimman dari datat yang 6:46 khalaqal ard wasamawatil 6:50 ula. Tuhan yang mencipta bumi dan 6:55 langit-langit yang 6:56 tinggi. Allah Subhanahu wa taala yang 7:01 menurunkannya. Nah, Al-Qur'an diturunkan 7:04 oleh Allah yang Maha Rahman. 7:07 Masakah mungkin Al-Qur'an bila sering 7:11 dibaca ya lalu memerlukan bacaan lain 7:15 untuk mengimbangi panasnya Al-Qur'an? 7:18 Waliyadzubillah minzalik. Maka pemahaman 7:21 ini perlu kiranya diluruskan. Lihatlah 7:25 dalam sebuah hadis yang diriwayatkan 7:26 oleh Al Imam Al Bukhari dan Muslim bahwa 7:29 Nabi diriwayatkan sallallahu alaihi wa 7:32 wasallam bersabda, "Tilkas sakinatu 7:36 tanazzalat bil Quran." Sungguh 7:39 ketentraman, ketenangan jiwa, hati dan 7:42 pikiran itu datang turun dengan datang 7:46 dan turunnya Al-Qur'an. 7:50 Nah, 7:52 maka ini penjelasan Al-Qur'an dan 7:55 hadis-hadis Nabi yang saajim dengan 7:59 Al-Qur'an. Lihat sebuah hadis 8:01 yang sahih yang dikeluarkan oleh Al Imam 8:07 Tirmidzi dalam sebuah riwayat bersumber 8:10 dari 8:11 sahabat yang disebut dengan pintu kota 8:15 ilmu baginda Nabi Muhammad sallallahu 8:17 alaihi wa alihi wasallam. yaitu amirul 8:20 mukminin al wasiil mukminin Ali ibn Abi 8:24 Thalib radhiallahu anhuma karramallahu 8:28 wajhah. Al Imam Ali alaihi salamullah 8:31 beliau meriwayatkan bahwa Nabi 8:33 sallallahu alaihi wa ali wasallam 8:36 bersabda, "Ya 8:38 Ali, ala satakunu 8:43 fitan." Wahai 8:45 Ali, ingatlah ingatlah. 8:49 Nanti akan terjadi bermacam fitnah dan 8:54 banyak fitnah yang berlaku 8:57 nanti. Maka sahabat Ali 8:59 ini radhiallahu anhuma beliau tidak 9:03 bertanya 9:05 tentang rincian-rincian bentuk fitnah. 9:08 Tidak. Beliau seorang yang sangat cerdas 9:11 ya, dikenal dengan pintu kota ilmu 9:14 Rasul. Beliau cukup bertanya kepada 9:16 Rasul. Lalu apa solusi yang dapat 9:20 menyelamatkan kita dari fitnah-fitnah 9:24 yang akan berlaku 9:25 tersebut? Maka Rasulullah sallallahu 9:28 alaihi wasallam berkata, bersabda, 9:34 "Kitabullah yang mampu 9:36 mengeluarkan menjadi solusi penyelamat 9:40 di saat timbul bermacam fitnah adalah 9:43 kitabullah, yaitu Al-Qur'an. 9:46 fihi nabau maana qoblakum dalam 9:51 Al-Qur'an terdapat 9:54 berita-berita yang pernah terjadi 9:56 sebelum 9:57 kalian ma ba'akum dan informasi yang 10:00 akan datang di setelah atau di hadapan 10:04 kalian wiru ma ba'dakum dan sebaik-baik 10:07 yang dapat kita pegang setelah kehidupan 10:11 kita. Nah, inilah Alquran fi nab qblakum 10:15 wa k baakum ya w hukmu ma bainakum dan 10:19 penetap perkara di antara kalian pemutus 10:22 perkara di antara kalian. 10:26 Maka dalam sebuah hadis Nabi kita 10:28 Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang 10:31 lain, beliau bersabda, 10:33 "Al-Qur'an hablun thfuhu 10:37 biyadillah watfuhul akhar biidikum 10:41 fatamassak bih." 10:43 Al-Qur'an itu adalah seutas 10:47 tali yang mana hujung yang satu berada 10:51 dalam genggaman 10:53 Allah dan ujung yang lain Allah 10:56 bentangkan ke bumi agar dapat dipegang 10:59 dengan erat oleh kalian. 11:04 Dan kata Nabi dalam lanjutan hadis ini, 11:06 "Aku tidak pernah 11:08 mengetahui ada hal yang lebih sempur 11:11 lebih mulia, dan ada yang lebih agung 11:14 dari seorang manusia yang memegang tali 11:18 tersebut di sisi yang satu sisi di atas 11:21 langit ya dibentangkan oleh Allah Taala 11:23 dari langit ke bumi yang satu di 11:26 ujungnya di tangan Allah." Nah, maka 11:27 kata Nabi, "Tidak ada kemuliaan yang aku 11:30 ketahui, keagungan yang aku ketahui 11:32 lebih dari seorang yang memegang, 11:35 menyambut, memegang tali yang ujung satu 11:39 yang Allah bentangkan ke bumi itu." Maka 11:43 disebutkan jika 11:46 seseorang sedang diberikan pertolongan 11:48 oleh Allah tabaraka wa taala, duduk di 11:52 hadapan 11:53 Al-Qur'an untuk membaca, mempelajarinya, 11:56 fala tadunanna anna hadza amrun sahlun 12:00 basit. Jangan pernah menduga, jangan 12:03 pernah mengira bahwa ini adalah urusan 12:05 yang mudah ya dan yang remeh. Kenapa? 12:10 Innama 12:12 arallahu bimahdi karami 12:16 waadli hablal widad walik 12:21 fala. Seorang yang diberikan taufik oleh 12:24 Allah untuk mau duduk di hadapan 12:27 Al-Qur'an, membacanya, merenungkannya, 12:31 menghayatinya dan betah berlama-lama 12:34 duduk di hadapan Al-Qur'an. Ingat ini 12:36 bukan hal yang biasa. Ini hal yang 12:38 begitu istimewa. Karena Allah sedang 12:41 menginginkan dengan anugerah dan 12:43 kemuliaannya membentangkan tali ya ke 12:47 arah dirimu untuk kau pegang untuk kau 12:50 sambut dan pegang erat jangan sampai 12:52 lepas. 12:53 Arti ketika seorang membaca Al-Qur'an 12:55 berarti sedang memegang dengan erat tali 12:59 ujung tali yang Allah bentangkan untuk 13:02 kita yang berada di permukaan bumi ini. 13:05 Nah, ini yang perlu kita pahami tentang 13:07 keutamaan dan kemuliaan Al-Qur'an. Bahwa 13:10 Al-Qur'an tidaklah patut, tidaklah layak 13:14 disebut sebagai satu hal yang berefek 13:17 panas bagi orang yang membaca ataupun 13:19 menghafalnya. 13:20 Nah, lalu bagaimana kira-kira dari mana 13:23 muncul sebuah pemahaman bahwa Al-Qur'an 13:27 ini dapat berefek kepada pembaca yang 13:32 berulang-ulang membaca atau menghafalnya 13:34 sebagai suatu hal yang panas. Sehingga 13:36 perlu dissejukkan dengan perbanyak 13:38 selawat dan salam untuk Nabi Muhammad 13:41 sallallahu alaihi wasallam. Insyaallah 13:44 kita akan sambung setelah jeda berikut 13:46 ini. Baik, ikhwan dan akhwat yang 13:49 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 13:51 Seperti tadi yang sudah disampaikan oleh 13:54 Ustaz, kita akan sambung setelah jeda 13:56 dan nanti kami akan kembali ke ruang 13:59 dengar Anda. Jadi siapkanlah ee 14:02 pertanyaan dari ikhwan dan akhwat jika 14:04 Anda ada yang ingin ditanyakan kepada 14:07 Ustaz Fawas Abizawiyah. Kami akan 14:09 kembali. 14:11 [Musik] 14:19 Brail 14:28 [Musik] 14:37 TV Radio Silaturahim untuk Islam yang 14:41 satu yang dipancarlaskan dari Jalan 14:43 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 14:47 Cibubur, Bekasi. Terima kasih ikhwan dan 14:50 akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa 14:51 taala masih menyimak siaran kami. Ada 14:53 Bunda Emilda yang sedang 14:56 menyimak dan ikhwan dan akhwat di mana 14:59 pun Anda berada. Ustaz, tadi Ustaz 15:02 menyampaikan tentang ee viralnya di 15:06 media sosial seseorang ataupun seorang 15:10 nyi begitu tadi ustaz menyampaikan bahwa 15:13 membaca Al-Qur'an itu panas dan dapat 15:15 diimbangi atau diademkan dengan selawat. 15:18 Nah, ini apakah betul 15:21 seperti itu ataukah memang ini 15:24 sebenarnya panas itu dalam tanda kutip 15:26 menurut menurut dari si nyai ini atau 15:29 bagaimana, Ustaz? Nam kita bisa 15:31 menyikapinya. Jadi jangan sampai 15:32 kemudian nanti kita jadi salah kapra. Oh 15:35 berarti baca Quran panas dong kan enggak 15:37 juga gitu kan. Nah masyaallah 15:39 tabarakallah. 15:41 Alhamdulillah. Rabbana zidna ilman 15:44 walhikna 15:46 bisihin. Kita bersang baik kepada apa 15:50 namanya? Sang ibu nyai tersebut yang 15:53 mengatakan berpesan kepada para 15:55 santri-santri penghafal Quran di 15:57 pesantrennya untuk membaca selawat dan 16:01 memperbanyak selawat. Dan hal itu 16:02 tentunya disukai karena memang bersalat 16:06 itu fadilah yang pertama dan utama 16:09 adalah imtisalu amrillah. melaksanakan 16:12 perintah Allah yang terdapat dalam Quran 16:14 suratul 16:15 Ahzab yang mana Allah Subhanahu wa taala 16:18 berfirman, 16:19 "Innallaha wa 16:21 malaikatahu yushalluna alan nabi." 16:25 Sesungguhnya Allah tabaraka wa taala 16:27 beserta para malaikatnya 16:30 senantiasa bahkan kalau di ee ini 16:33 bilangan senantiasa nih enggak ada lagi 16:34 hitungan. Kalau tadi kan 1000 ya. H. 16:36 Kalau senantiasa itu malah 16:39 unlimited, tidak ada batasan. Allah dan 16:42 para malaikatnya senantiasa berselawat 16:45 atas 16:47 nabinya. Maka wahai orang-orang yang 16:50 beriman, berselawatlah kepada atas Nabi 16:53 dan ucapkanlah 16:55 salam yang banyak. Nah, maka 1000 kali 16:59 selawat itu hal yang bagus. Nah, kita 17:01 bersangka baik dengan sebuah statement 17:03 dari Bu Nyai ini yang mengatakan efek 17:06 atau ee faedah atau guna kegunaan 17:09 selawat itu diperbanyak hingga 1000 kali 17:13 seminimal dalam 1 hari 17:16 mengimbangi Al-Qur'an. He yang kata 17:19 beliau panas. 17:21 Artinya 17:23 gini, kita sangka baik kepada beliau. 17:25 Mungkin maksud beliau ini ya, maksud 17:29 beliau bahwa keletihan, kelelahan bagi 17:34 seorang santri yang duduk berjam-jam 17:37 membaca, mengulang hafalan Al-Qur'an, 17:40 menguatkan atau itqan 17:43 hafalan Quran itu membuat kondisi lelah. 17:47 Heeh. Ibarat kata duduk berjam-jam tuh 17:50 bokongnya panas. He ya. Nah, artinya kan 17:54 memang adab terhadap Al-Qur'an tidak 17:56 sama dengan membaca yang lain. Artinya 17:59 sangat dianjurkan membaca Al-Qur'an 18:01 dalam kondisi duduk menghadap kiblat, 18:04 fokus, dan khusyuk kan gitu ya. Nah, ini 18:07 duduk panas nih berjam-jam ya kan. 18:11 Bahkan saya punya saudara dulu menghafal 18:15 Al-Qur'an karena diuber target 10 bulan 18:18 khatam nih 30 juzuk setoran Quran 18:22 menghafal kepada gurunya dan menyimak 18:24 apa memperdengarkan Al-Qur'an dalam 10 18:27 bulan khatam 30 juzuk berarti sebulan 18:29 berapa 3 juzuk kan iya sebulan 30 hari 18:32 berarti 10 hari satu juzuk kan berarti 18:36 itu kan masyaallah itu ya heeh nah 18:38 subhanallah selesai setoran hafalan 18:41 Quran 30 juzuk pulang ke rumah sakit 18:44 ampean h 18:47 bukan karena Qurannya bukan karena 18:49 lamanya du duduk menahan pipis menahan 18:53 apa namanya bab itu barangkali akhir 18:56 akhirnya terkena penyakit ambe ambean 19:00 nah ini mungkin yang dimaksudkan oleh 19:01 beliau panas gitu loh maka ketika itu 19:05 dah istirahat sejenak dari membaca 19:06 Al-Qur'an duduk menghadap kiblat dengan 19:08 khusyuk dan dan apa dan konsentrasi 19:11 bacalah Alqur bacalah selawat 1000 kali 19:15 dan lakukan dengan kondisi yang lebih 19:17 santai. Mungkin itu maksudnya mungkin 19:19 maksudnya ya itu maksudnya mungkin kita 19:21 jangan jangan ee apa berarti langsung 19:24 suuzon suuzon sama seorang buyai ya baik 19:27 walaupun itu menjadi viral. 19:29 Nah, atau boleh jadi beliau ini termasuk 19:33 orang yang 19:34 mendengarkan atau pernah mendengar atau 19:36 pernah menerima sebuah informasi riwayat 19:40 hadis yang terdapat dalam sahih al imam 19:44 al 19:44 Bukhari. Ingat ya, ini riwayat ha hadis. 19:48 Kebenarannya tentunya tidak 19:52 100%. Apa itu? 19:55 bahwa diceritakan, nah nih, Kang Agus 19:58 nih, bahwa dulu Kanjeng Nabi Muhammad, 20:01 baginda Rasul ketika menerima wahyu 20:04 Al-Qur'an ya 20:08 itu beliau keliangan. H 20:12 keliangan ya, khususnya ketika 20:16 mendengarkan turunnya wahyu itu apa? 20:19 seperti sebuah gemerincing lonceng yang 20:23 begitu kencang itu dalam sebuah riwayat 20:27 hadis cerita ya Kang Abu Yus ya. 20:31 Dong dong kan itu suaranya kencang ya. 20:35 Sehingga beliau merasakan berat 20:38 sampai-sampai demam. Iya. Nah panas nih. 20:43 Sampai-sampai diriwayatkan beliau juga 20:44 pulang ke rumah minta pada istrinya apa? 20:46 Zammiluni, 20:48 zammiluni. Selimuti aku. Aku kepanasan 20:51 tapi rasanya seperti keding kedinginan 20:53 atau periang. Panas dingin. Nah, wajah 20:57 memerah seakan-akan roh beliau akan 21:00 keluar dari lehernya. Nah, ini kan 21:03 cerita ya. Tapi kan Al-Qur'an 21:07 memberitahukan hal hal yang sebaliknya. 21:10 Tadi contohnya Al-Qur'an surah Thaha. Ma 21:12 anzalna alikal Quran litasqo. Kami tidak 21:16 turunkan Al-Qur'an padamu agar kau 21:18 binasa. 21:19 Tidak. Tidak. Al-Qur'an itu tazkiratan 21:23 liman yaksya tanzilan mimman khalaqal 21:26 ard wasamawatil 21:29 ula. Al-Qur'an itu ul fasl. Nah, maka 21:33 Al-Qur'an itu adalah 21:35 syifa. Al-Qur'an adalah huda. Ya, 21:38 Al-Qur'an adalah nur. Lalu bagaimana Nur 21:41 bisa menjadikan Rasulullah sang penerima 21:46 Al-Qur'an berada dalam satu kondisi yang 21:49 sampai disebutkan seakan roh beliau 21:52 tercabut keluar dari kerongkongan. Wali 21:55 iyadzubillah minzalik. Nah, hadis ini 21:57 diriwayatkan dalam Sahih Bukhari ya. 22:01 Diriwayatkan ada seorang sahabat 22:03 bertanya, "Ya Rasulullah, kaifa yaikal 22:06 wahyu?" 22:08 Wahai baginda Rasul, 22:11 bagaimana gambaran datang padamu wahyu 22:14 dari Allah Subhanahu wa 22:16 taala? Faqala Rasulullahi shallallahu 22:18 alaihi wasallam, ahyanan yatini 22:23 mlahatil 22:26 jalas. Beliau menjawab, "Terkadang wahyu 22:29 Al-Qur'an itu datang kepadaku seperti 22:32 suara sebuah lonceng besar. Dan inilah 22:36 yang terberat bagiku. Wahua asyadduhu 22:45 alya. Ya, ini aku rasakan berat sekali 22:49 tu 22:51 ya. E waqhu. Bahkan aku sudah 22:55 memperhatikan apa yang disampaikan oleh 22:57 Jibril yang membawakan wah itu tapi ini 23:00 begitu berat. Saya diriku sempoyongan 23:03 mau amruk. 23:13 Dan terkadang Alquran datang ya dibawa 23:17 oleh seorang malaikat ya yang menyerupai 23:20 manusia mendatangi dengan berwujud 23:23 seorang laki-laki lalu dia menyampaikan 23:25 padaku ayat-ayat Allah dan aku pun 23:28 konsen memperhatikan apa yang dia 23:31 ucapkan. 23:34 Nah, lalu apakah dari hadis ini dapat 23:37 dipahami bahwa Al-Qur'an itu panas? 23:41 Tentunya tidak. Ya, pertama ini riwayat 23:45 hadis. Tidak ada 23:48 informasi 23:50 yang apa yang dapat 23:53 didasari tentang hal serupa dalam 23:55 Al-Qur'an. Tidak ada. Ya, bahkan 23:59 Al-Qur'an menyebutkan wunazzilu minal 24:01 Quran ma hua syifaun warahmatun lil 24:06 mukminin. Ya, Al-Qur'an itu apa? Nurun 24:10 qod jaakum nurun mauidatun mirbikum 24:15 wasifaun. Ya, penyembuh bagi orang-orang 24:18 yang mau mengimaninya. Ini gambaran 24:20 dalam Al-Qur'an. Maka dari ee tadi 24:22 pertanyaan Kang Abi Agus, apakah ini ada 24:25 apa namanya ee salah pemahaman yang 24:28 paling tidak kita hanya sangka baik 24:30 kepada seorang punyai. 24:31 Maksudnya perbanyak selawat minimal 1000 24:34 kali sehari untuk mengimbangi Al-Qur'an 24:38 yang disebutkan sebagai hal yang panas 24:41 atau berefek panas. Artinya panas fisik 24:45 bagi seorang yang duduk fokus ya ee 24:49 berjam-jam dalam menghafal Al-Qur'an. 24:51 Sekalipun sebetulnya saat seseorang 24:54 membaca Al-Qur'an dengan niat yang 24:56 tulus, menyembuhkan, melipur larah 24:59 hatinya, jiwanya, dan istanaro bil 25:02 Quran, ittaado bil Quran, istasyfa bil 25:06 Quran, maka Allah Subhanahu wa taala 25:09 akan mewujudkan itu dalam diri 25:11 seseorang. Karena Al-Qur'an adalah 25:14 kalamullah, Al-Qur'an adalah kaulnya 25:16 Allah dan itulah sebaik-baik kaul. 25:19 Ahsanu ulan. Al-Qur'an itu di antara 25:21 namanya adalah 25:23 ahsanu dan nama lain Al-Qur'an adalah 25:26 zikrullahi akbar. Maka mustahil 25:29 Al-Qur'an berefek dengan sebuah efek 25:32 yang memberatkan para pembacanya. Namam 25:36 itu gambarnya. Baik, terima kasih, 25:38 Ustaz. Ee ada Bapak Him juga kami ingin 25:42 menyapa. 25:43 Kemudian selanjutnya pertanyaan dari 25:47 Bapak Supriatna. Asalamualaikum 25:49 warahmatullahi wabarakatuh. 25:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 25:52 wabarakatuh. Pak Ustaz, apakah dalam 25:54 memahami Al-Qur'an harus membaca 25:56 tafsirnya lebih dari satu tafsir? Terima 25:59 kasih. Baik, Pak Anwar. Mohon maaf, 26:02 Bapak Anwar ya. Heeh. Allah Subhanahu wa 26:06 taala dalam kalam sucinya Al-Qur'an itu 26:10 sendiri telah berfirman memberitahukan 26:13 kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah 26:17 ahsana. 26:20 tafsira dalam Al-Qur'an surah Al-Furqan 26:24 ayat 33 Allah Subhanahu wa 26:28 taala berfirman, "Wala ya'tunaka 26:32 bimatsalin 26:34 illa jaka bilhaqqi wa ahsana tafsir." 26:40 tidaklah 26:42 mereka mendatangkan pada padamu wahai 26:44 rasulku dengan sebuah 26:47 perumpamaan, sebuah contoh, kecuali kami 26:52 datangkan padamu dengan sebuah 26:55 kenyataan, kebenaran yang nyata, al-Haq, 26:58 dan sebaik-baik penafsiran. 27:03 Jadi ketika di tanya oleh seorang 27:06 penanya ketika untuk memahami 27:09 Al-Qur'an apakah mesti kita membaca 27:13 banyak tafsir? Jawabannya tidak. Tidak 27:17 harus membaca 27:21 berbanyak karya-karya tafsir para ulama 27:24 kita untuk pengembangan pemahaman saja. 27:29 Untuk memulai memahami Al-Qur'an, kita 27:32 sudah terbantu dengan adanya 27:35 terjemah bahkan terjemah perkata 27:38 Al-Qur'an. Ya, yang itu pun di 27:41 disebutkan oleh sebagian ulama sebagai 27:43 tafsir juga, tafsir perkata 27:48 itu kenapa? Karena arti tafsir adalah 27:51 untuk mengungkap satu hal yang masih 27:54 samar. Arti tafsir membuka tabir ya 27:59 kesamaran. Sedangkan Al-Qur'an itu dalam 28:03 banyak ayat Allah perkenalkan bahwa 28:05 Al-Qur'an itu adalah ayat-ayat Allah 28:09 yang begitu 28:10 jelas, cahaya yang mampu menerangi. Maka 28:14 apakah 28:15 mungkin satu hal yang sudah jelas 28:18 membutuhkan penjelasan lagi? 28:20 Ataukah satu hal yang mampu menerangi 28:24 masih memerlukan cahaya untuk kembali 28:27 diterangi atau ditambahkan 28:29 penerangannya? Tentunya tidak. 28:32 Terlebih lagi Al-Qur'an dalam satu 28:34 contoh ada ayat yang berbunyi kitabun 28:37 uhkimat ayatuhu tumma fussilat millun 28:41 hakimin khabir. Al-Qur'an adalah sebuah 28:44 kitab uhkimat ayatuhu yang ayat-ayatnya 28:48 sudah tersusun dengan 28:51 sebaik-baiknya, rapi, sesuai barisannya, 28:56 urut-urutannya, kemudian 28:58 panduan-panduannya. Tumma fusilat. 29:01 Kemudian setelah disusun rapi oleh Allah 29:02 Taala dirinci kembali ayat-ayatnya dan 29:06 perinciannya ini millun hakimin khabir. 29:10 Rincian tentang isi dari kandungan 29:13 Al-Qur'an ini sudah dirincikan oleh 29:15 Allah ya. Zat yang maha hakim khabir, 29:20 zat yang maha bijaksana, yang maha 29:23 meneliti ya dan maha mengawasi. Itulah 29:27 gambaran Al-Qur'an. Maka ketika Bapak 29:30 ingin membaca banyak buku tafsir, 29:34 dipersilakan. Namun setelah Anda 29:36 memahami setiap kata-perkata atau 29:39 ayat-ayat secara tekstual dari setiap 29:42 ayat-ayat suci Al-Qur'an lalu ingin ada 29:45 tambahan pengembangan tentang penjelasan 29:47 apa atau gambaran tentang explore apa 29:50 penggalian para ulama tentang pemahaman 29:52 ayat Al-Qur'an maka dipersilakan. Naam. 29:56 Itu jawabannya. 29:58 Kemudian pertanyaan selanjutnya, Pak 30:01 Ustaz dari hamba Allah. Asalamualaikum 30:03 warahmatullahi wabarakatuh. 30:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:07 wabarakatuh. Ustaz, Al-Qur'an sebagai 30:09 pedoman hidup di dunia dan akhirat tidak 30:12 mungkin salah atau cacat. Mencakup 30:14 segala hal termasuk aturan tentang suara 30:17 untuk mencapai akhlak yang baik. Namun 30:20 menurut saya masih banyak pengurus 30:21 masjid yang tidak memahami aturan ini 30:24 dengan baik. misalnya pengelolaan suara 30:27 tower masjid yang kurang tepat atau imam 30:30 yang melantunkan doa dan zikir setelah 30:32 salat dengan volume keras sehingga 30:34 mengganggu jemaah yang tengah salat. 30:36 Bagaimana e penjelasan Ustaz Tafadul? 30:41 Masyaallah. Pertanyaan terkait dengan 30:44 mekanisme pengaturan suara pengeras baik 30:48 di dalam masjid ataupun di luar masjid 30:50 ya. 30:53 Ee 30:54 sebetulnya Allah Subhanahu wa 30:57 taala tidak 30:59 menyukai mengangkat suara 31:02 ya mengangkat suara kecuali untuk hal 31:06 pembelaan terhadap kezaliman. 31:10 Ya Allah subhanahu wa taala lebih 31:16 senang seseorang berbicara mengangkat 31:20 suara tidak lebih dari apa yang 31:23 dicontohkan oleh baginda Nabi Besar 31:25 Muhammad sallallahu alaihi w wasallam. 31:29 Nah, sekarang bagaimana dengan pengarah 31:31 suara? Baik dalam masjid selepas salat 31:33 berjamaah karena biasanya ada ada lagi 31:35 koter yang akan lanjutkan atau melakukan 31:39 salat di jemah berikutnya ataupun di 31:42 atas apa namanya ee tower. Tower. H. 31:48 Nah, panduan di seputar mengangkat suara 31:52 di atas tower itu tentunya diperlukan 31:55 untuk 31:56 memanggil ya, memanggil dan mensyiarkan. 32:01 Nah, ini nih ini yang kadang-kadang kita 32:02 ranci. Berarti kalau ketika panggilan 32:06 salat melalui azan, hal itu sangat 32:09 disukai ya untuk dikumandangkan dengan 32:12 pengarah sua suara. 32:17 Kemudian di luar panggilan salat. Nah, 32:20 nih di luar panggilan salat. Maka ketika 32:25 pengeras suara digunakan untuk 32:29 mensyiarkan, nah ini mensyiarkan, 32:33 memviralkan kegiatan-kegiatan yang ada 32:36 di sebuah masjid, maka awal hukumnya 32:40 tidak terlarang. 32:42 kecuali ya bila hal itu mengganggu 32:47 pendengaran, bukan mengganggu 32:49 kepentingan. Nah, ini yang perlu kita 32:51 pahamin ya. Ada mengganggu apa? 32:54 Pendengaran orang. Contohnya ketika ada 32:56 suara pengeras, akhirnya di rumah-rumah 32:59 seorang ee para penghuni rumah mau 33:02 berbicara kepada pihak keluarga, 33:04 anaknya, memerintahkan, meminta, dan 33:07 segala hal itu tidak terdengar. Nah, 33:10 maka berarti itu level suara yang 33:11 menggang 33:13 mengganggu mengganggu orang. Tapi ada 33:16 yang mengganggu 33:18 kepentingan kepentingan orang yang 33:20 terganggu dengan adanya syiar-syiar yang 33:24 terdengar dari pengeras suara. Maka hal 33:26 itu perlu dimusyawarahkan gitu ya. Perlu 33:30 di apa? Dimusyarwarahkan. Nah, pada 33:33 asalnya tidak ada larangan selama tidak 33:36 ada orang yang terganggu dengan suara 33:38 dan 33:40 kata-kata idza terganggu ini mengganggu 33:44 ya hal-hal yang sifatnya primer mereka. 33:48 Heeh. Tapi ada lain orang yang terganggu 33:51 kepentingannya. Nah, ini repot ini 33:53 definisinya enggak akan ketemu ya kan. 33:55 Nah, yang ada debat kusir maka hal itu 33:58 dimusyarwarahkan ya. Tapi panggilan 34:02 salat sekeras apapun tidak terlarang. 34:06 Kenapa? Itu mengajak orang kepada Al. 34:09 Yang kedua mengeluar apa namanya 34:11 mengagungkan syiar, memviralkan 34:14 syiar-syiar agama Allah seperti program 34:16 pengajian, selawatan di masjid ya. Nah, 34:19 itu bagaimana hukumnya ketika 34:22 ada pengarah suar digunakan tambahan? 34:24 He. Nah, itu boleh dengan catatan tidak 34:27 mengganggu orang-orang lain. Suaranya 34:29 ini ya. Heeh. ukuran suara, volume 34:31 suaranya tidak mengganggu orang lain. 34:33 Tapi bila mereka terganggu dengan konten 34:36 isi syiarnya, ada lagi itu namanya. Iya. 34:38 I itu namanya orang yang terganggu 34:40 kepentingan kepentingannya. Tapi kalau 34:43 mengganggu orang lain ketika berbicara 34:46 enggak bisa terdengar ya kan karena ada 34:48 suara sepak terlalu keras dari masjid 34:50 dan majelis taklim atau pesantren, maka 34:52 hal itu terlarang. Tapi kalau enggak 34:54 mengganggu artinya suara kan kedengaran 34:56 nih ya tapi kita ngobrol masih enggak 34:58 terganggu. Iya. Anda bisa mendengar 35:00 pembicaran saya ya, kita rapat, kita di 35:03 rumah dengan keluarga kumpul enggak 35:04 terganggu ya kan itu enggak masalah. 35:07 Memang biasanya rata-ratanya rata-rata 35:08 ini orang terganggu dengan kontennya ya, 35:11 enggak nyaman dengan kontennya ya. 35:14 Sekalipun hal itu asalnya boleh. Maka 35:16 bila mengganggu apa namanya? Kenyamanan. 35:19 Ah mengganggu bukan mengganggu 35:20 kepentingan, mengganggu kenyamanan orang 35:23 lain tak boleh. Tapi kalau mengganggu 35:24 kepentingan maka definisikan dulu apa 35:27 kepentingan itu. Iya. Itulah. Wallahu 35:29 taalaam. Baik lagi Ustaz ada pertanyaan? 35:32 Boleh dari hamba Allah. Asalamualaikum 35:34 warahmatullahi wabarakatuh. 35:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 35:36 wabarakatuh. Izin bertanya, Pak Ustaz, 35:38 bagaimana sebenarnya tata cara yang 35:40 benar untuk mengucapkan sumpah atas nama 35:42 Allah? Apakah cukup dengan mengatakan 35:44 sumpah demi Allah ataukah harus dengan 35:47 meletakkan Al-Qur'an di atas kepala 35:49 seperti yang dilakukan dalam pelantikan 35:53 pejabat? Masyaallah. Tabarakallah. 35:56 Bismillahirrahmanirrahim. Alqasam ya. 35:58 bersumpah atau al-halaf ya bersumpah 36:03 atas nama Allah cukup dengan orang 36:05 mengatakan demi 36:07 Allah dalam bahasa Arabnya wallahi 36:10 billahi tallahi itu sudah masuk dalam 36:14 dalam kategori bersum bersumpah ya. Nah, 36:18 lalu bagaimana dengan meletakkan 36:19 Al-Qur'an? Wah, ini nih lebih dahsyat 36:21 lagi nih. Cuma yang jadi masalah ini 36:23 kenapa sih banyak pejabat sekalipun 36:27 disumpah dengan Al-Qur'an masih berani 36:29 melanggar sumpahnya? Iya. Dan tentunya 36:32 kan melanggar sumpah ada konsekuensi 36:34 dalam aturan aga agama namanya ka apa 36:37 namanya? Kafaratul 36:38 yamin. Nah, yang jadi masalahnya 36:41 sebetulnya penempatan 36:44 Qurannya yang menjadi penyebab para 36:46 pejabat ini merusak sumpahnya. Hm. 36:49 seharusnya bukan di atas kepala, bukan 36:52 di atas kepala doang. Masalahnya ini 36:54 mereka meletakkan Al-Qur'an di belakang 36:57 orang tersebut. Jadi mereka seakan-akan 37:00 meletakkan Al-Qur'an di belakang 37:01 punggung 37:03 mereka. Betul. Ya, kalau bahasa 37:08 Al-Qur'an 37:11 ee nabadzu 37:14 waroaduhurim. Fabaduhu waroaurihim. 37:17 Mereka melemparkan tanda kutip Al-Qur'an 37:20 atau meletakkan Al-Qur'an di belakang 37:22 punggung 37:23 mereka. Jadi begini, ini Quran nih. Ini 37:26 orang depan Quran gini. Berarti mereka 37:28 bersumpah membelakangi dengan 37:29 membelakangi Al-Qur'an. Heeh. Kan 37:32 seperti Al-Qur'an letakkan di depannya 37:34 bersumpah di atas di bawah nama 37:36 Al-Qur'an. Ini bersumpahnya Al-Qur'an 37:39 letak di belakangnya. Sedangkan sebuah 37:41 hadis dari Nabi kita Muhammad sallallahu 37:43 alaihi wasallam. Man ja'alal 37:47 qurana 37:48 imamahu. Siapa orang yang menjadikan 37:51 Al-Qur'an sebagai 37:53 imamnya? Ya, Al-Qur'an sebagai apa? 37:57 Imamnya. Dalam satu riwayat amamahu 38:00 meletakkan Al-Qur'an di hadapannya. 38:02 Artinya dia bermakmum kepada 38:06 Al-Qur'an. Qadahu ilal jannah. Maka 38:09 Al-Qur'an akan menuntunnya masuk ke 38:12 dalam surga. 38:14 Waman jaal 38:18 quran waroa 38:21 zahri au mutawaan lihawa. Siapa orang 38:25 yang menjadikan Al-Qur'an atau 38:27 meletakkan di belakang 38:28 punggungnya atau menggiring Al-Qur'an 38:31 sesuai dengan keinginannya atau opininya 38:34 maka 38:35 Al-Qur'an saqahu ilanar. Al-Qur'an akan 38:39 apa? Menjorokkannya, mendorongnya masuk 38:42 ke dalam api neraka. 38:44 Karena Al-Qur'an diletakkan di bang, 38:47 wajar saja Al-Qur'an akan dorong dia 38:49 masuk ke dalam api neraka. 38:52 Waliadzubillahi minzalik. Nah, itu lebih 38:54 kurang jawabannya. Hm. Baik. Jadi, 38:56 Al-Qur'an itu lebih baik ditaruh di 38:58 depan ya. Oh, dong. Iya. Sebagai bentuk 39:01 penghormah itu bagi pejabat. Kalau untuk 39:04 masyarakat awam atau masyarakat biasa 39:07 dengan sumpah artinya sumpah hanya 39:10 dengan nama Allah saja cukup. Cukup kan? 39:13 Dan memang asalnya sumpah bukan dengan 39:14 Al-Qur'an, tapi Quran ee bersumpah 39:16 dengan nama Allah. Billahi, wallahi, 39:19 tallahi namanya ee lafaz-lafaz untuk 39:22 qasam, untuk bersum bersumpah. Namam. 39:25 Seandainya itu terucap, Ustaz. Kemudian 39:28 apa yang disumpahkannya tidak betul, 39:30 maka mesti membayar kifarat. Kifaratnya. 39:33 Kifaratnya dengan puasa ya atau dengan 39:36 bersed bersedekah. He sebagai bentuk 39:39 pembersihan dari 39:40 sumpahnya gitu. 39:43 Ya, namanya kafaratul yamin. Baik, 39:46 Ustaz. Dilanjut, Ustaz. Baik. Masih ada 39:48 waktu? Masih banyak. Nam. Kita kembali 39:51 kepada ee Al-Qur'an 39:55 tentang Al-Qur'an ini merupakan ulapan 39:59 yang terbaik. Tadi kita sudah jelaskan. 40:01 Al-Qur'an adalah ahsanu ulan. Ya, 40:04 Al-Qur'an adalah sebaik-baik ucap 40:06 ucapan. Al-Qur'an adalah ulun fasal. 40:10 Al-Qur'an merupakan ucapan yang 40:11 memisahkan antara yang hak dengan yang 40:14 batil. Al-Qur'an adalah quluhul haq, 40:17 ucapan Allah yang maha 40:20 benar. Al-Qur'an 40:23 merupakan ucapan Allah yang terbaik. 40:26 Jadi makanya Allah katakan, "Fabasyir 40:27 ibad alladina 40:29 yastamiunal fayattabiuna ahsanah." 40:32 Al-Qur'an adalah apa namanya? 40:35 sebaik-baik ucapan dan orang yang 40:37 mengikuti sebaik ucapan akan diberikan 40:39 bisyarah oleh Allah Subhanahu wa taala. 40:42 Nah, ini gambaran tentang apa? Tentang 40:44 agungnya Al-Qur'an dan sebaik-baik 40:47 ucapan adalah ucapan Al-Qur'an. Mengapa? 40:50 Karena Allah Subhanahu wa taala 40:51 berfirman dalam Quran surah Shad bahwa 40:54 Allah Subhanahu wa taala hanya 40:57 mengatakan hal yang benar yang sesuai 41:00 dengan kenyataan yaitu al-Haq. 41:03 Ya qala alhaq fal haqq aqul subhanahu wa 41:09 taala tidak akan mengatakan kecuali 41:11 perkataan Allah adalah yang benar dan 41:15 sesuai dengan kenyataan. Oleh karenanya 41:17 kenapa sih tema kita ini baiknya amal 41:22 perbuatan dimulai dari benar dan baiknya 41:26 ucapan. Karena memang dalam Al-Qur'an 41:29 ini ya dalam 41:32 Al-Qur'an ada banyak terulang panduan 41:35 Tuhan tentang 41:37 kata-kata dan tentang bagaimana kita 41:39 berkata. Contoh ketika Allah perintahkan 41:43 nabinya qul katakan katakan katakan. Itu 41:47 dalam 41:48 Al-Qur'an terulang lebih kurang 300 kali 41:52 Allah memandu rasul-Nya dan umatnya. 41:56 Bagaimana cara berucap yang baik dan 41:59 benar? Nah, sedikit ada faedah 42:02 kebahasaan dalam Al-Qur'an ini ada yang 42:05 disebut dengan ul, ada yang disebut 42:08 dengan 42:09 annutq. Nataqo 42:12 yantiq, qala 42:14 yaquulu. Dalam Al-Qur'an memang 42:17 terjemahannya sama. 42:19 Qala berkata nataqo berkata qala berucap 42:25 natoqo berucap sebagaimana dalam 42:28 Al-Qur'an ada kata la kalimat jaa 42:32 diterjemahkan dengan telah datang. Ata 42:36 juga diterjemahkan dengan telah datang. 42:39 Namun dalam Al-Qur'an itu tidak ada yang 42:42 namanya taraduful makna. Yang ada serupa 42:47 tapi tak sama. 42:49 ata dengan jaa sekalipun 42:52 terjemahnya ya itu datang namun 42:56 sesungguhnya memiliki makna yang 42:59 berbeda. Jaa dalam Al-Qur'an itu 43:02 digambarkan dengan kedatangannya begitu 43:06 berat dan melalui bermacam 43:08 tahapan. Ata datang dengan mudah gitu. 43:13 Qala berkata nataqo juga berkata atau 43:17 qala berucap nataqo juga berucap. 43:22 Namun kata nataqah kalau tadi kata qala 43:26 yaakulu qul itu banyak terulang dalam 43:28 Al-Qur'an lebih dari 300 ayat seputar 43:32 qul dan qulu. Belum lagi semuanya 43:34 yaakulu kemudian akullu kemudian qala 43:39 dan seterusnya. 43:41 Ada perbedaan antara ul dengan nutuk. 43:44 Alqul talafuzu ya attalafudu minqibalin 43:49 nafsi. Yang namanya alqul itu 43:53 melontarkan ucapan yang berangkat dari 43:57 keinginan dirinya. 44:00 Kalau an 44:02 annutqu itu adalah melontarkan sebuah 44:07 ucapan berdasarkan atau mengikuti 44:10 perintah yang 44:13 memerintahkannya. Artinya tidak akan 44:15 mengucapkan sesuatu kecuali ucapan itu 44:18 sesuai dengan arahan dan tuntutan atau 44:21 perintah dari seorang yang 44:23 memerintahkannya. Attalafudz biamrin 44:26 minal amir. Itulah annutuk. Dalam 44:29 Al-Qur'an kata nataqo 44:31 yantiqu atau sesuatu yang e akar katanya 44:35 dari nataqo yantiqu atau nutuk terulang 44:39 dalam Al-Qur'an pada 11 ayat dan 44:42 semuanya 44:43 menggambarkan bahwa tidaklah berucap 44:46 tidaklah berkata kecuali atas perintah 44:50 yang memerintahkannya. Contoh kitab 44:53 contoh ada ayat dalam Al-Qur'an surah 44:59 Fussilat ayat 45:01 21. Waqolu lijulihim lima syahidum 45:07 alaina. Qalu 45:10 antaqanallahulladzi 45:12 antaqaiin wahua khalaqokum awala 45:15 marratin wa ilaihi turjaun. 45:18 Ini gambaran hari di mana orang-orang ee 45:24 menerima 45:25 persaksian. Allah Subhanahu wa taala 45:27 berfirman pada ayat sebelumnya, wauma 45:29 yuhsyaru a'da ilanari fahum yuzaun. Di 45:34 hari yang mana orang digiring ya 45:37 dikumpulkan dan digiring musuh-musuh 45:39 Allah masuk ke dalam neraka. 45:42 Kemudian hatta id ma jauha syahida 45:46 alaihim samuhum wa absoruhum wa 45:49 juluduhum bimau ymalun. Ketika mereka 45:53 datang masuk dalam api neraka ya atau 45:56 datang menghadap Allah subhanahu wa 45:59 taala mereka ada yang masih 46:02 juga apa namanya ee mau lari dari apa? 46:05 dari 46:07 hukuman dan merasa tidak ada yang 46:10 menyaksikan. Lalu Allah Subhanahu wa 46:12 taala 46:14 memerintahkan telinga pendengaran, bola 46:17 pandangan mata, dan kulit-kulit tubuhnya 46:20 untuk bersaksi atas perbuatan mereka. 46:23 Jadi, telinga menjadi saksi, mata 46:26 menjadi saksi, berikut juga kulit-kulit 46:28 tubuh kita ini menjadi saksi atas 46:31 perbuatan manusia 46:32 tersebut. Waq. Dan mereka berkata 46:35 lijulihim kepada kulit-kulit mereka. 46:39 Lima syahidum 46:40 alaina. Kenapa bisa? Karena apa kalian 46:45 dan bagaimana bisa kalian bersaksi ya 46:47 memberatkan kami? 46:50 Q maka kulit-kulit berkata, 46:55 "Antaqanallahu alladzi 47:00 antaqai." Sungguh ya antaqna 47:04 memerintahkan kami untuk berucap dan 47:09 bersaksi. Yaitu Allah subhanahu wa taala 47:11 alladzi antaqai. 47:14 yang memerintahkan segala sesuatu untuk 47:17 berucap dan 47:19 menyampaikannya. Wahua khalaqokum. Dan 47:22 dia Allah yang menciptakan kalian awal 47:24 maratin kali pertama. Wa ilaihi turjaun 47:28 dan kepada Allahlah kalian akan 47:30 dikembalikan. Nah, jadi kata-kata nataqo 47:33 itu adalah ucapan yang mengucapkan atau 47:37 ucapan yang diucapkan sesuai dengan 47:40 perintah yang memerintahkannya. 47:42 tidak boleh nambah-nambahin, tidak boleh 47:45 ngurang-ngurangin. Dan Rasulullah 47:47 sendiri kan diancam dalam Al-Qur'an ya, 47:50 bahwa jangan sekali-kali Rasulullah 47:53 mengambil sikap tanpa dasar ilmu atau 47:56 taquwul alallah, 47:59 berkata ya mengatasnamakan Allah tanpa 48:03 ada dasar perintah dari firman Allah. 48:10 baqilak 48:14 minhuaminq 48:16 minulum min 48:19 ahadinu 48:23 inahuilunbil alamin atauiratun minbil 48:27 alamin. Itulah gambaran perbedaan antara 48:30 ul dengan anutuk dalam Al-Qur'an. Supaya 48:35 kita tidak sembarang berkata, sembarang 48:38 berucap tanpa ada dasar dari Al-Qur'an. 48:41 Lalu kita berani mengatamakan itu adalah 48:44 ajaran Allah ya itu adalah ajaran 48:46 Rasulullah sedangkan tidak ada sumbernya 48:49 dari Al-Qur'an. Baik, Ustaz. Masyaallah. 48:52 Alhamdulillah kita nampaknya sudah 48:54 berada di penghujung acara, Ustaz, ya. 48:56 Heeh. Sudah 48:57 di ee batasi oleh waktu. Ikhwan dan 49:01 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 49:03 taala, di akhir ee acara kita akan tutup 49:06 dengan closing statement dari Islam. 49:08 Closing. Baik. Kesimpulan kesimpulannya 49:11 adalah 49:13 mari belajar untuk tidak berkata kecuali 49:18 memiliki landasan ilmu yang bersumber 49:21 dari Al-Qur'an. Ya, karena tidaklah 49:24 ucapan kita kecuali dimintakan 49:27 pertanggung jawab oleh Allah Subhanahu 49:30 wa taala. Mudah-mudahan ada kebaikannya 49:33 buat kita semua. Amin ya rabbal alamin. 49:38 Baik. Amin ya rabbal alamin. Jazakallah, 49:40 Ustaz. Sama-sama. Terima kasih banyak 49:42 ikhwan dan akhwat. Demikian tadi tausiah 49:44 di siang hari ini bersama guru kita 49:47 Ustaz Fawas Abizawiyah. Semoga apa yang 49:50 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 49:52 semua. Karim. Amin. Terima kasih untuk 49:54 Eyang Sri, kemudian Bapak Supri, ada 49:59 lagi Ibu Maryati, Bunda Cuci. Lalu ada 50:04 Bapak siapa ini? Ibu Bonita, Bapak 50:07 Kundarto, Ibu Ani, serta Bapak 50:10 Khairudin. Terima kasih telah 50:12 menyimaksan kami. Akhirul kalam, kami 50:15 yang bertugas mohon undur diri dari 50:17 ruang dengar Anda. Ilalq billahi taufik 50:19 wal hidayah. Wasalamualaikum 50:21 warahmatullahi wabarakatuh. 50:22 Waalaikumsalam.