Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [Musik] 0:08 Brail TV. 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:22 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:25 sayyidina Muhammad. dipancarlaskan dari 0:28 Jalan Masjid Silaturahim nomor 0:31 36 Kalibanggis Cibubur Bekasi, Radio 0:34 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:37 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:39 subhanahu wa taala. Alhamdulillah 0:41 kembali kami dapat menjumpai ikhwan dan 0:45 akhwat di udara dalam program kesehatan 0:49 Islami yang hadir di setiap hari Sabtu. 0:52 Dan pada minggu keempat ini hadir 0:57 narasumber kita eh Pak Alvian dari Rumah 1:00 Sehat Indonesia. Asalamualaikum 1:03 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Alvian. 1:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07 wabarakatuh. Baik, narasumber kita ini 1:10 lahir di Palembang pada tanggal 7 7 1:16 Oktober, Pak Alvian, ya. Ee 7 November. 1:19 7 November. Berarti kemarin sudah ulang 1:21 tahun dong. Jangan dimajuin dong. Sudah 1:23 mil November. Oktober. November. Oh iya 1:26 November. Nah. Nah. Baik. Masyaallah. 1:29 Dan beliau aktif sangat aktif di 1:33 berbagai organisasi sebagai ketua 1:35 lembaga sertifikasi kompetensi Batra 1:38 Ramuan Indonesia. Dan ternyata Pak 1:41 Alvian ini juga banyak menyusun buku ya 1:43 Pak Alvian ya seperti buku modul 1:46 pembekalan anggota ASPETRI, buku modul 1:49 pembelajaran LSK Batra Ramuan Indonesia, 1:53 buku modul pengembangan jamu 2 STAB 1:57 Nalanda, buku ilmu dasar pembuatan jamu, 2:01 dan buku materi pembelajaran uji 2:03 kompetensi KKNI level keempat pengobat 2:07 tradisional rabungan. Masyaallah. 2:10 Beliau juga ee ilmunya, disiplin ilmunya 2:14 juga mendalami Chinese Medicine TCM S1 2:18 Beckler di Universitas Medicine di 2:22 Ziangsi University 2:25 Tiongkok dan pemilik klinik terapi 2:28 bentar lagi graduation lagi pemilik 2:31 klinik terapi Rumah Sehat dan tercatat 2:34 sebagai dosen Institut Nalanda kemudian 2:37 STIKES Sismadi dan narasumber kita 2:40 tentunya ikhwan dan akhwat narasumber 2:42 tetap program kesehatan islami di Radio 2:45 Silaturahim. Ya, saya baca CV-nya Pak 2:48 Alvian karena selama ini kan mungkin 2:50 pendengar ee tahunya Pak Alvian tapi 2:52 enggak tahu ternyata ee bukunya banyak 2:56 kemudian disiplin ilmunya juga 2:58 masyaallah gitu. Pak Alvian hari ini 3:01 kita akan berbicara tentang pengenalan 3:04 jamu bagian ketiga. Ya, benar. Betul ya. 3:08 Baik. Baiklah ikhwan dan akhwat, 3:10 langsung saja kita akan mendengarkan 3:13 pemaparan yang akan disampaikan oleh 3:16 guru kita Pak Alvian. Silakan Pak 3:18 Alvian. Baik. E terima kasih ee Mas Agus 3:22 ya. Asalamualaikum warahmatullahi 3:27 wabarakatuhamdulillabbilamin. Wasatu 3:29 wasalam asursalin wa alihi aj ba'du. 3:33 Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur 3:35 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala atas 3:36 berkat rahmatnya. ya, kita dapat ee 3:39 berkumpul di Zoom ini ya, membahas 3:44 tentang jamu ya, jamu ya. Nanti 3:46 berikutnya saya akan membahas health 3:48 cultivation, bagaimana kita bisa 3:51 memperpanjang umur lebih lama. Ya memang 3:54 urusan umur urusan Allah, tapi kita bisa 3:57 memperpanjangnya dengan apa nanti tunggu 3:59 tanggal mainnya ya. Selesaikan dulu ini 4:02 ya bab jamu ya. Jamu ini sebenarnya 4:04 banyak ya. ada jamu satu, jambu dua, 4:07 farmakologi ya, farmakologi herbal itu 4:09 banyak lagi ya. Cuman saya selesaikan 4:11 jamu nih karena jamu ini ee kalau saya 4:15 lihat ya ee pendengar rasil ini banyak 4:17 ibu-ibu ya ee bapak-bapak ya, anak 4:21 mudanya ada cuman ee enggak banyak kalau 4:23 saya lihat. Nah, antusias orang bikin 4:25 jamu itu kan paling banyak ibu-ibu 4:27 biasanya ya. Waktu kita ee workshop aja 4:30 kan yang datang wah banyak banget kan 4:33 ibu-ibunya. 4:34 Diundangnya berapa yang datang lebih ini 4:36 ya? Iya. 4:39 Oke. Nah, 4:40 kita ee apa ee kemarin sudah bagian 4:44 satu, bagian dua ya. Bagian satu tuh 4:47 pengenalan, bagian dua itu bagaimana 4:50 membuat sediaan herbal ya. Nah, terus 4:54 yang ketiga ini tujuan penggunaan jamu 4:57 ya. atau herbal atau jamu 5:00 ya. Nah, si jamu ini ya, jamu ini 5:05 logonya ya bukan jamu tuh jangan dipikir 5:07 cuman jamu gendong yang ee ibu-ibu apa 5:11 Bu Jamu yang jualan ya. Bukan itu aja. 5:14 Logo jamu tuh bisa dalam bentuk kapsul 5:16 ekstraksi ya ee yang pernah saya pajang 5:19 itu yang saya sudah punya BP POM-nya. 5:21 sana ee jadi jamu itu logonya kan jamu 5:25 itu waktu kita pengenalan jamu itu kan 5:27 ada tingkatannya ya jamu jamu itu 5:30 turun-temurun empiris tiga generasi nah 5:33 setelah itu nanti ada obat herbal 5:35 terstandar OHT nah itu setelah dia tiga 5:39 generasi dia melalui uji praklinik ada 5:41 lagi fitofarmaka ya dia setelah ee tiga 5:46 generasi dia uji praklinik baru uji 5:48 klinik ya jadi jangan salah ya Jadi jamu 5:51 tuh jangan pikir hanya yang dijual 5:56 digendong itu jamu ya. Ternyata jamu tuh 5:59 ada sediaan lain ya. Bisa dia kapsul ya, 6:02 bisa granul ya, bisa dalam seduhan, 6:05 dalam pipisan, bisa tablet ya, bisa 6:10 tablet salut ya dan banyak atau gel ya 6:14 itu bisa ya. 6:17 Nah, jamu ini bisa untuk promotif ya, 6:20 meningkatkan kebugaran. Nah, jamu ini 6:22 salah satu dari health cultivation ya. 6:25 Nah, saya sedikit e cerita tentang 6:28 health cultivation ya. Jadi saya lihat 6:29 tuh di Cina ya karena saya belajar di 6:31 Cina ya kuliah benar ya, bukan kuliah 6:35 yang cuma sebentar. Jadi kuliah memang 6:37 S1 karena S1 yang paling banyak ilmunya 6:39 ya. Nanti tahun depan ya saya lihat 6:42 keadaan dulu ya. Rencana saya mau 6:44 ngambil S3 di sana. Nah, rencana saya 6:46 S3-nya itu health cultivation ya. Health 6:49 cultivation itu bagaimana kita 6:50 memperpanjang umur ya. Memperpanjang 6:53 umur dengan apa ya? Dengan body, mind, 6:57 soul, spirit atau energi ya. Body itu ya 7:01 kalau kita ee mempertahankannya dengan 7:04 apa ya? Bisa kita akupuntur, bisa kita 7:07 moksa, bisa kita dengan food terapi, 7:10 bisa kita dengan herbal atau jamu, ya, 7:14 bisa kita dengan terapi linta. Nah, ini 7:17 body ya, body. Nah, setelah body mind. 7:21 Mind itu pikiran. Nah, pikiran 7:22 bagaimana? Ya pikirannya tuh ya jangan 7:25 stres ya. Banyak orang sakit datang ya 7:28 kayak di klinik ya. Kadang-kadang ada 7:30 pasien tuh yang dia ada tambahan ya 7:34 addisional dari penyakit. Nah, ternyata 7:37 tambahan penyakit ini penyebabnya ya. 7:39 Lambungnya enggak beres-beres karena 7:42 pikirannya, mind-nya bermasalah. Dia 7:44 stres ya. Ada masalah yang dipendam yang 7:48 dia tidak legowo, akhirnya asam 7:51 lambungnya naik. Ada pasien yang 7:53 tensinya turun naik ya. Kalau dia stabil 7:56 naik terus berarti ada masalah memang di 7:58 bodinya. Tapi ini saat dia rileks dia 8:00 turun ya. Apalagi saat dia jalan-jalan 8:03 ya, holiday. Nah, itu turun tensinya ya. 8:06 Nah, kemarin la itu juga ngajar kita ya 8:10 kalau di TCM itu hard itu kan mood ya. 8:12 Heart itu mood kita ya. Nah, heart itu 8:15 yang membuat pikiran kita senang, 8:17 membuat pikiran kita stres. Ya. Nah, 8:20 kemarin sudah bilang ada kasus ya. kasus 8:23 itu suatu pasien ee dia ee mengalami 8:27 asam lambung tinggi ya ee ee karena 8:31 pikirannya karena masalah pekerjaan dan 8:34 bla bla bla bla ya. Jadi yang jawab ee 8:38 kata Lose gimana nih ee bagusnya gimana 8:41 nih? Kata Lose kan ya yang lain bilang, 8:43 "Oh ini harus ee cari penyebabnya segala 8:46 macam segala macam dan harus 8:47 diselesaikan harus ada yang ee nolongin 8:50 dia segala macam ya." Saya bilang, saya 8:53 sendiri. Akhirnya saya bilang, "Lose, 8:55 holiday aja, Le." Saya bilang ketawa. 8:58 Dan benar kan dia harus refreshing ya. 9:01 Jadi inti penyakitnya itu harus 9:03 refreshing ya. Jadi benar body mind ya, 9:06 mind pikiran. Orang kadang-kadang 9:08 sakitnya karena pikiran ya, mind terus 9:11 langsung soul ya. Jadi body, mind, 9:15 pikirannya, soul itu jiwanya. Nah, jiwa 9:17 ini kan kadang-kadang sama kayak HP ya. 9:20 Ee kalau habis harus dicas kan? Kalau 9:23 enggak dicas gimana? Mati kan. Nah, sama 9:26 kayak soul sils nih jiwa kita ya. Nah, 9:29 jiwa kita kadang-kadang lagi senang, 9:31 lagi sedih, ya. Kembali ke mana ya? 9:34 Dicas ya, dengerin rasil ya, dengerin 9:37 tauziah. Ada yang orang senang dia 9:40 dengar musik yang akustik atau yang 9:42 dengar aliran air. Ya, ada satu pasien 9:45 saya tuh dia sarap kejepit ya. Cuman dia 9:48 itu senang, rileks dia kalau dengar. 9:50 gemerci air ya, ada kolam ikan ya. 9:53 Karena dia tuh ada saraf kejepit kan, 9:55 dia tinggal berdua ya. Jadi dia enggak 9:57 mungkin dia mau nyikat terus kan nanti 9:59 kena pinggangnya. Saya bilang udah ibu 10:02 gampang saya bilang. Nah kita kasih 10:04 solusi. Makanya pengobatan yang benar 10:06 itu body, mind, soul, spirit, energi. 10:08 Nah, itu kita olah juga. Bukan kita 10:10 hanya bodinya aja kita obatin, kasih 10:13 obat, kasih herbal, terapi, ya. Tapi 10:15 kita pikirkan juga mind, soul, ee spirit 10:19 dan energinya ya. Nah, saya bilang, 10:21 "Udah, Ibu beli aja. Sekarang kan sudah 10:23 banyak tuh yang ada bambu, terus ngucur 10:26 air balik lagi, ngucur air balik lagi." 10:28 Kan itu kedengaran gemercik air. 10:30 Akhirnya beli itulah ya. Nah, akhirnya 10:32 aman ya dengan pinggangnya. Karena kalau 10:34 mau nyikat kan susah ya nyikat e kolam 10:36 renang eh kolam ikan itu ya. Nah, jadi 10:39 ee bagaimana ee soul, jiwa kita tuh 10:42 terisi dengan baik ya. Maksudnya kita 10:45 bisa rileks ya dengan ibadah atau wirid 10:48 ya. Nah, ada lagi satu lagi spirit ya. 10:50 spirit nih atau energi ya energi. Nah, 10:54 bagaimana spirit kita nih semangat ya, 10:56 energi kita terbentuk ya dengan apa ya 11:00 dengan tadi misalnya ada orang yang 11:03 men-support kita ya memberi semangat 11:05 kita lebih ee ee apa terpicu ya atau 11:10 kita punya sendiri goal-goal yang harus 11:12 kita bikin yang kita buat semangat tapi 11:15 jangan lupa hasil milik Allah Subhanahu 11:17 wa taala ya jangan kita nentukan hasil 11:18 balik lagi dia nanti ke pikiran ya ke 11:22 mind ya jadi kita berikhtiar, berusaha 11:25 dengan semangat ya. Ada pasien yang 11:27 stroke ya. Jadi pasien stroke ini ee ya 11:31 saya banyaklah ngalamin pasiennya stroke 11:33 ya. Nah, pasien stroke ini kan dia stres 11:35 ya. Jadi, nah ini juga sebagai informasi 11:37 ya ee untuk edukasi keluarga ya. Jadi 11:41 orang ee stroke ini pasti dia stres ya. 11:44 Stres kenapa? Dan dia sering 11:46 marah-marah. Pasti marah-marah. Kenapa? 11:49 Karena anggota tubuh dia sudah ada yang 11:52 enggak sempurna. ya. Dia biasa jalan 11:54 sendiri ya, dia biasa ke mana-mana 11:57 sendiri ya. Akhirnya dibantu AB, B bak 12:00 ya, sampai didorong si roda sampai jalan 12:03 dipegangin. Nah, kadang dia emosi ya, 12:06 emosi. Nah, kadang-kadang dia emosi, 12:08 lingkungan ikut emosi ya kan. Nah, itu 12:12 spiritnya kita bangun ya. Kita kasih 12:14 tahu keluarganya, Bapak, Ibu ya. Nah, 12:17 Bapak, Ibu harus ee jangan ikut emosi 12:21 karena Bapak eh Ibu nih lagi ee sakit. 12:25 Nah, Bapak harus bikin spirit dia, 12:27 semangat dia untuk cepat sembuh. 12:29 Alhamdulillah cepat sembuh ya. Dibantuin 12:32 suaminya akhirnya enggak marah-marah ya. 12:34 Diajak jalan pagi-pagi cepat sembuh. Eh, 12:37 pas giliran bapaknya sakit ya, ibunya 12:40 ngerasakan pernah dibantu, ditolong 12:42 segala macam, dia bantu juga. Ya, coba 12:45 kalau kita marah-marah, cuek, wah, 12:47 kesal, wah, ini nyusahin segala macam, 12:49 ya enggak bakal sembuh, ya. Jadi, spirit 12:51 itu semangat itu harus di ee gerakkan 12:55 juga. Jadi, pengobatan itu bukan hanya 12:58 tercetus pada bodinya aja ya. Penyebab 13:01 sakitnya itu banyak hal ya. Ada mind, 13:04 ada soul, ada spiritnya ya. Kalau saya 13:07 senang itu ngobatin itu sampai kadang 13:09 pasien ada setengah jam konsultasi ya, 13:11 tergantung kalau terlalu ramai ya saya 13:14 cepat-cepat ya. Tapi kalau misalnya ada 13:16 waktu saya enggak apa-apa ya kita 13:18 sharing ya kita ngobrol. Kadang ada dia 13:21 keluhan yang berbeda bukan dari fisiknya 13:24 saja ya. Oke kembali ke jamu jadi 13:26 panjang ya. 13:30 Nah, ee jamu untuk promotif meningkatkan 13:33 kebugaran ya, kesehatan ya. Kita minum 13:36 misalnya beras kencur ya. Nah, beras 13:38 kencur itu kan untuk pegel-pegelindu. 13:40 Pagi-pagi kita minum enak banget ya, 13:42 badan kita segar ya atau 13:46 kita ee sering lemas-lemas enggak 13:48 nyaman, enggak apa, kita kasih herbal 13:51 yang meningkatkan stamina ya. Misalnya 13:53 habatus soda. Tapi jangan banyak-banyak 13:55 ya, karena habatus soda itu panas ya. 13:57 mungkin satu cukup ya adas ya tapak 14:01 liman ya itu meningkatkan energi ya atau 14:04 kalau ada ee jingseng ya boleh juga ya 14:09 preventif dia mencegah dari penyakit ya 14:12 misalnya kayak sekarang lagi musim batuk 14:14 flu ya batuk flu ya nah musim banget 14:17 batuk flu nah karena kita tadi ada 14:20 herbal yang bisa untuk meningkatkan 14:22 imunitas ya namanya imunomodulator ya 14:25 kita minum aja kayak sekarang ini kan 14:27 lagi musim banget. Nah, kalau enggak wah 14:29 repot. Saya kadang-kadang 5 sampai en 14:31 pekerjaan dalam satu genggaman. Ya, 14:34 kadang ngurusin yang kayak kemarin tadi 14:36 Mas Agus bilang short course jangsi ya. 14:39 Terus juga praktik e ngurusin tukang 14:42 kuliah, ngajar ya. Nah, nyiapin PPT buat 14:46 apa siaran live ya. Nah, kalau kita ee 14:50 body kita lemah ya, kita akan pasti 14:54 cepat sakit ya. Nah, makanya dengan 14:56 preventif itu saya minum herbal ya, 14:59 kuratif ya ngobatin ya. Kata siapa jamu 15:02 tidak bisa ngobatin ya? Banyak pasien 15:04 saya yang keratin ureumnya tinggi ya 15:06 jadi turun ya kecuali ginjalnya sudah 15:08 menciut ya. Ee terus ada yang gula 15:11 sembuh HBA1C-nya 11 jadi normal 5,6 ya. 15:17 Ada juga yang Sgot SGPT-nya tinggi ya 15:19 dikasih herbal turun ya. Ada hasilnya di 15:21 saya ya. Nah, jadi itu ngobatin ya. Ada 15:25 lagi rehabilitatif ya, itu pemulihan 15:27 kesehatan. Misalnya ada tadi stroke ya, 15:30 kita kasih herbal-herbal yang untuk 15:32 regenerasi sarafnya cepat ya. Nah, itu 15:35 supaya ee apa ee otot-ototnya terbantu 15:40 ya, sel-sel sarafnya yang mati kita 15:43 optimumkan yang hidup ya. Nah, itu akan 15:46 cepat dia penyembuhannya. Nah, ini 15:48 barusan ada tadi pasien dua kasus ya. 15:51 Jadi dia datang memang pas di ronsen dia 15:53 ngasih eh ronsen tadi saya lihat L5 15:56 S1-nya nyempit banget ya dan banyak 15:58 kapur ya dia ngelukan pinggang juga ya 16:01 ngelukan pinggang kesemutan. Nah, kalau 16:03 di MRI itu pasti kejepit ya. Tapi karena 16:06 dia bawa ronsen ya, kita enggak bisa 16:07 menentukan itu kejepit ya karena DD lah 16:10 masih dugaan ya. Tapi kalau saya lihat 16:12 pasti kejepit karena sudah nyempit L5 ee 16:14 S1-nya tuh nyempit ya. Ada kapur lagi 16:17 berarti ada kegesek ya. Paling enggak 16:19 grid-nya tuh disbalging atau prostio ya. 16:22 Nah, 16:24 ee dia ada keluhan lain tadi tuh ya. 16:27 datang Pak Alvin. Saya sebenarnya 16:29 masalah ni pinggang memang pegal nyeri 16:32 ya, cuman yang masalah saya ini nyeret, 16:34 kakinya nyeret. Wah, ini hal yang 16:36 berbeda Bu. Ibu nih kemungkinan ada 16:39 stroke ringan ya. Pas saya lihat gitnya, 16:42 gitarah jalan dia ya ngeset ya. Ngeset 16:44 atau nyeret ya sama tangannya tadi saya 16:47 lihat ya. Terus ee saya lihat bibirnya 16:50 agak asimetris ya. Sebelah kanan yang 16:52 nyeret bibirnya juga turun ya. Ah, Ibu 16:54 nih pernah strok dengan saya bilang ini 16:56 dua hal yang berbeda ya. Nah, makanya 16:58 kita harus tahu hal-hal yang itu ya. 17:01 Nah, sampai ke situ kadang-kadang kita 17:03 lihat pasien itu sampai ke situ ya. Jadi 17:06 rehabilitatif. Nah, ada ee formulasi 17:10 sediaan jamu yang tepat ya, faktor 17:12 pendorong penggunaan jamu ya, efek 17:14 samping yang lebih kecil. Kenapa efek 17:17 samping lebih kecil? Karena kita melalui 17:19 uji toksisitas ya. Sebelum kita beredar 17:21 itu kita melakukan uji toksisitas. 17:24 toksisitas jangka pendek, jangka 17:25 panjang, jangka menengah ya itu 17:27 dilakukan. Nah, kalau misalnya LD50-nya 17:29 bermasalah ya, toksisitasnya tinggi, nah 17:32 itu enggak boleh dipakai ya. Ada juga 17:35 kalau misalnya dipakai dosisnya kecil 17:37 ya. Ketidakpuasan terhadap obat modern. 17:40 Nah, saya banyak ngajar dokter ya ee 17:42 kemarin ada dokter juga ya yang saya 17:44 ajar. Iya, Pak Alviar. Dia sendiri 17:46 mengakui efek samping dari obat medis 17:48 itu banyak ya. Nah, kenapa obat medis 17:51 itu banyak efek samping? karena dia 17:53 motong kompon satu senyawa dan itu 17:56 sintesis ya, sintesis dibuat struktur 17:58 kimianya. H. Nah, kalau herbalnya alami 18:01 ya dan herbal tidak ada pengawet ya, dia 18:03 dikeringkan, dimaserasi, di evaporator, 18:06 dimasukkan kapsul pakai filler ya, 18:08 filler itu untuk biar dia gampang supaya 18:10 enggak lengket ya dan itu tidak ada 18:13 expire ya, maksudnya enggak ada pengawet 18:16 ya. Kalau dia pakai pengawet pasti ada 18:19 ee medis ya. Sama kayak kita bikin gel 18:22 metyl paraben ya, itu untuk ee apa ee 18:25 menahan supaya dia jangka panjang ya. 18:28 Nah, kalau herbal itu aman, kering ya, 18:30 jadi tidak ada dia pengawet ya. Nah, 18:32 efek samping itu banyak ya. Kesederan 18:35 akan gaya hidup sehat ya ee karena dia 18:37 pengin sehat tadi minum jamu ya yang 18:40 memang sesuai dengan ee kondisi badannya 18:43 ya. Ada persepsi aman dari bahan alam. 18:46 Ya, jelaslah ya bahan alam itu aman asal 18:49 dosisnya terkontrol jika ekstraksi ya. 18:52 Tapi kalau rebusan masih aman ya. Aspek 18:56 formulasi sediaan jamu di antaranya ya 18:58 harus kita benar bahannya. Jangan salah. 19:00 Kita mau bab tahu-tahu kita minum daun 19:03 teh, ya salah. Kita pengin e kita 19:06 mencret eh tahu-tahu kita makan jati 19:08 Belanda ya tambah mencret atau jati Cina 19:10 ya. ketepatan cara penggunaannya ya 19:13 harus tepat ya cara penggunaannya ya 19:15 misalnya ee apa ee 19:19 penggunaannya ee di waktu kapan misalnya 19:22 ya ee terus ya secara penggunaan ee cara 19:27 penggunaan itu ini salah jadi cara 19:29 penggunaan itu misalnya direbus ya 19:30 direbus misalnya atau dia ee 19:35 di parem ya atau direbus dengan kondisi 19:40 tertentu misalnya decokion atau ee satu 19:44 lagi itu apa ee kok saya lupa infus ya 19:47 ada decoken ada infus nah itu beda waktu 19:50 ya nah waktu penggunaannya misalnya 19:52 sebelum makan sesudah makan ya nah itu 19:54 penting ya dosis ya dosisnya misalnya 3* 19:58 ee 1 500 mg atau dosisnya ini berapa 20:02 gram berapa gram berapa gram direbus ya 20:05 airnya 1 lit jadi 600 ya ketepatan 20:09 sediaan ya sediaan annya misalnya pengin 20:11 dia larut dalam air atau larut dalam 20:13 lemak. Nah, itu beda lagi ya. Berarti 20:16 dia pakai tabut salut biasanya ya. 20:18 Telaah informasi ya. Kita informasinya 20:21 harus ditelaah ingrediennya ya, 20:23 komposisinya apa ya. Kalau di ekstraksi 20:25 itu ada komposisinya kayak formulasi 20:27 saya itu ada hadas, daun salam ya, ada 20:30 kelor, ada apaagi ya ee sida guri ya. 20:34 Nah, itu kan ada telaah 20:36 informasinya tanpa penyelenggunaan ya 20:38 enggak boleh ada BKO. punya bahan kimia 20:41 obat ya. Kita buka kapsulnya tahu-tahu 20:43 ada butiran-butiran putih. Nah, itu ada 20:45 bahan kimia obatnya ya. Ketepatan 20:48 pemilihan obat ya kita harus tepatlah ya 20:51 pemilihannya ya. Misalnya tadi ya ee 20:54 sudah kebenaran bahannya misalnya sambil 20:56 misalnya kita tadi mau mencret diare. 20:59 Nah, ketepatan pemilihannya itu harus 21:01 juga tepat ya. Misalnya yang tadi ya 21:04 obat sambil oto ini untuk apa ya? Untuk 21:06 diabet bisa sambil bisa untuk apa? Untuk 21:09 virus. ya. Bisa juga untuk apaagi sambil 21:12 utuk untuk infeksi ya. Nah, ketepatan 21:15 pemilihan obat ya. Efeknya sinergis atau 21:18 antagonis. Nah, itu harus kita tahu ya. 21:20 Jangan sampai kita pengin BAB kita 21:24 ngasih ee ee apa jati cina eh apa daun 21:27 teh ya. kita pengin ee BAB ee pengin ee 21:32 kita berhentiin BAB kita minum ee apa 21:37 tuh ee kan kalau kita mencret kita 21:40 menggunakan daun teh ya tapi jangan 21:42 dibalik kita menggunakan jati Cina 21:44 misalnya kita pengin ee BAB ya kita 21:48 menggunakan jati cina jangan minum 21:50 downte ya kebalikannya ya nah itu 21:52 antagonis ya jadi bersifat sinergis 21:54 biasanya kalau untuk ngobatin misalnya 21:57 dengan kita pengin NBAB tadi kita 21:59 gunakan jati Belanda. Terus kita gunakan 22:01 yang bersifat laksan seperti aloe vera 22:04 ya, tidak buaya atau da sendok untuk 22:08 melancarkan e fesesnya ya. Nah, itu 22:10 efeknya sinergis ya tepat 22:13 ya. Nah, terus juga jangan salah ya si 22:16 bahan bahannya jangan salah ya tadi 22:19 ketepatan bahan tadi ya. Nah, ini ada di 22:21 Belgia itu 70 orang harus menjalani 22:24 dialisis atau transplasi ginjal ya. 22:28 karena mengkonsumsi produk plangsing 22:29 yang terbuat dari tanaman yang salah ya 22:31 ini WA 2003 ya. Nah, sebenarnya harus 22:34 zingber apa? Zingber americans ya atau 22:38 zingeber serumbet. Nah, dia menggunakan 22:40 aromatikum. Aromatikum ini kan minyak 22:42 asiri ya. Nah, ini akan bermasalah ya. 22:46 Lempuyang ini lempu yang emprit, lempu 22:48 yang gaya eh gajah. Nah, lempuangnya ini 22:51 hati-hati dari dikonsumsi secara 22:52 langsung ya. Enggak boleh ya, karena 22:56 minyak asiri enggak boleh ya. Nanti 22:58 bermasalah ya. Minyak asiri itu untuk 23:00 oles, untuk ee topikal ya. Nah, terus 23:05 untuk dihirup misalnya itu aman ya. Ada 23:07 lagi daun dewa ya. Daun dewa itu tumbuh 23:10 tegak tepi daun berombak, permukaan 23:12 berbulu. Tidak untuk lalapan ya. Untuk 23:15 berbagai penyakit bisa tidak untuk 23:17 lalapan ya. Tapi sambung nyawa bisa 23:19 untuk lalapan. kita tanam di luar, kita 23:22 campur dengan nasi ya, bikin nasi goreng 23:25 atau apa kan itu bagus ya untuk 23:27 kolesterol ya. Nah, tumbuhannya merambat 23:30 tapi daunnya 23:31 bergi ya bisa untuk lalapan mencegah 23:34 kanker ya. Jadi harus tahu ya 23:36 tanaman-tanaman pun jangan kita enggak 23:38 tahu nanti salah. Oh lempuyang sama 23:41 semua. Nah ternyata ada yang empit ya 23:43 yang kecil patahan kuning pahit memacu 23:45 nafsu makan. Ada yang besar ya, gajah 23:47 ya, besar, kuning, pahit, pemicu nafsu 23:50 makan ya. Ada yang wangi, sedang, putih 23:52 tidak pahit, pelangsing. Nah, ini bahaya 23:55 ya. Ada lagi. Nah, ini pasti sudah tahu 23:57 semua ya. Kecubung ya. Kecubung. Nah, 24:00 kecubung ni eler gitu. 24:04 Nah, daun kecubung ini jika dihisap 24:06 seperti rokong memiliki sifat 24:08 bronkodilator, melebarkan pembuluh eh 24:11 melebarkan rongga bronkus, ya. Nah, 24:14 dapat digunakan sebagai obat untuk 24:15 merendahkan gejala asma. Jadi, 24:17 bronkodilator ini kan kalau orang asma 24:19 kan nyempit. Nah, itu bisa dihirup atau 24:21 ee diasep ya supaya dia membuka ya. Nah, 24:26 disedu dan dibun dapat menyebabkan 24:27 keracunan, mabuk. Nah, banyak orang kan 24:30 diseduhnya, diminumnya kan mabuk yang 24:32 pakai kecubungnya. Nah, kalau dia cuman 24:35 inhalasi ya, inhalasi dia ee hirup itu 24:40 aman ya. Tapi kalau diminum menyebabkan 24:42 racun, mampok. Ya, itu. Nah, kasihannya 24:46 anti asma melorgarkan pernapasan karena 24:48 bronkodilator ya untuk asma. Asma itu 24:51 menyempit rongga bronknya, bronkusnya 24:53 karena ada inflamasi, karena ada patogen 24:56 yang masuk ya. Nah, caranya apa? 24:58 Lebarkan ya kan. Nah, dengan dihirup ya, 25:01 bukan diminum ya. Nah, banyak juga ya, 25:04 maaf ada yang orang suka 25:07 ee ada yang suka apa tuh yang 25:09 nyemprotkan hidung di hidung ya. Heeh. 25:12 Hidung itu dengan benda ya. Nah, hidung 25:13 itu tempat pernapasan, bukan tempat 25:16 masuk barang ya. Yang ini maksudnya tuh 25:19 yang apa tuh? Ee gurah. Gurah ya. Gurah 25:23 ini bukan bukan yang NSL, gurah ya. Nah, 25:25 gurah. Gurah itu kan untuk apa? Buang 25:28 ya, reak segala macam. Nah, kalau saya 25:31 setujunya dihirup, dihirup bukan dihirup 25:34 udaranya, bukan disemprotkan. Karena ee 25:38 pernafasan kita ini kan buat nafas ya. 25:41 dia kalau masuk ke paru-paru 25:43 herbal-herbal tadi kan bahaya ya. Jadi 25:47 bukan tempat ee minum, tempat makan ya, 25:51 tempat pernapasan. Jadi bagusnya 25:52 diinhalasi kalau saya senangnya ya lebih 25:55 aman ya. Lebih aman ya. Ini jadi daun 25:57 kecubung itu yang dimanfaatkan daunnya 25:59 ya. Daunnya daun bunganya 26:03 ee bunganya enggak daunnya. Bunga yang 26:06 putih putih ya. bunganya yang putih 26:08 menjuntai ke bawah itu tidak bisa 26:10 dimanfaatkan, Pak. Ee saya belum pernah 26:13 gunain ya. Bisa disayur enggak? 26:16 Janganlah orang dimakan aja enggak boleh 26:18 ya. E jadi masalah nanti. Karena kan 26:22 biasanya kalau sudah satu tangkai itu 26:24 biasanya memang ee hasilnya yang berbeda 26:27 ya. Tapi tetap pasti ada terkandung ee 26:30 kandungan senyawanya ya. Tapi saya coba 26:32 ya gitu ya. Ini bisa membawa membuat 26:35 halusinasi Pak Alvian ya. Iyalah ya. 26:38 Nanti kalau kebanyakan bukan halusinasi 26:40 lagi ya. Bangun-bangun. 26:43 Iya. Baik. Saya pernah lihat tuh Pak 26:46 Alvian orang apa di media sosial ya 26:50 ee apa dia mabuk ke cubung disangka 26:54 depannya air dia lompat kayak lompat ke 26:56 kolam renang atau lompat ke loteng. 26:59 Tapi kolam apa? Jadi sangka depannya 27:02 kolam renang. Enggak tahunya dia lompat 27:03 ke loteng. Gubrak kamu 27:06 di media sosial saya lihat efek mabok 27:10 daun kecubung gitu. Iya ya. Mungkin 27:12 diminum dia ya. Jadi ee kecubung ini 27:16 harusnya dihirup ya dibuat. Jadi saya 27:19 mesti tekankan Pak Vian daun kecubung 27:21 ini ee bermanfaat jika inhalasi bukan 27:26 diminum. Bukan diminum. Karena selama 27:29 ini orang-orang tuh beranggapan daun 27:30 kecubung buat mabuk. Ternyata tidak ya. 27:33 Kalau saya dengar pemaparan Pak Alvian, 27:36 Kecubong itu berkhasiat anti asma. 27:39 Kemudian ee cara penggunanya itu 27:42 diinhalasi. 27:44 Kemudian daun segarnya itu, ini daun 27:47 segar ya, ikhwan akhwat dilumatkan dan 27:49 ditempelkan di pipi untuk mengurangi 27:51 sakit gigi. Betul ya? Dan jika diseduh 27:55 dan diminum akan keracunan dengan gejala 27:57 mata membelalak atau midriasis. I jadi 28:01 tidak untuk diminum atau dimakan, Ikhwan 28:03 dan akhwat. I baik Walvian, terima kasih 28:05 banyak terjawab sudah manfaat dan 28:07 kecubung. Mencoba boleh. Oh, enggak 28:12 mau. Baik, lanjut Valvian ya. Oke, 28:15 lanjut kita ya. Sudah dibacain Mas saya 28:18 lanjut aja ya. Iya. Siap. 28:20 Nah, ada lagi ketepatan waktu 28:22 penggunaan. Kunyit diketahui memiliki 28:24 manfaat mengurangi nyeri haid ya dan 28:27 telah turun-menurun banyak kunyit asem 28:28 ya itu sering banget ya malah ada 28:31 produknya ya yang ki itu ya. Nah, tapi 28:34 perlu diperhatikan kalau dia masa 28:36 kehamilan bisa keguguran ya karena dia 28:38 membikin kontraksi pada rahim ya. Nah, 28:41 itu kita juga tahu mesti ee waktunya ya 28:45 kapan digunakannya ya. Nah, itu enggak 28:48 boleh sembarangan ya. Apalagi hamil 28:50 kehamilan pertama ya itu bermasalah ya. 28:53 Nah, ini ada kasus ya cabe 28:55 puyang. 28:57 Tahun-an Dr. Sarjito Yogyakarta ibu 29:00 hamil peminum jamu puyang mengalami 29:02 kesulitan persalinan ya diteliti di 29:04 laborat cabut puyang memang menghambat 29:06 kontraksi. Oh jika diminum di awal masa 29:09 kehamilan. 29:11 Untukoskok resiko keguguran kecil jika 29:13 diminum terus sampai akhir masa 29:15 kehamilan. Otot, sulit kontraksi, 29:18 kesulitan persalinan. Nah, ini susah ya 29:20 kebalikan dia ya. Yang satu membuat 29:23 kunyit kontraksi, yang satu membuat 29:25 sulit kontraksi ya. Nah, berarti 29:27 hati-hati ya jangan sampai pas lagi 29:30 kehamilan awal-awal atau mau lahiran ya 29:33 kita sampai mau kelahiran kita memakan 29:36 cabe puyang ya. Akhirnya kontraksinya 29:39 susah ya. Itu. Nah, kita harus tahu ya 29:42 bagaimana untuk kontraksi ee kehamilan. 29:45 Nah, hamil itu saya pengalaman sendiri 29:48 ya. Ee anak saya yang pertama tuh Cesar 29:51 Seksio ya karena saya enggak tahu 29:53 ilmunya ya, belum tahu ilmunya. Anak 29:55 kedua, ketiga, keempat, kelima ya 29:57 anaknya banyak 29:59 ya. Anak saya yang kedua, ketiga, 30:01 keempat, kelima itu normal ya. Palah 30:04 jaraknya yang kedua, ketiga, keempat tuh 30:06 2 tahun. 2 tahun, 2 tahun. Nah, cuman 30:08 yang keempat mau ke yang kelima memang 30:10 sengaja kita agak jauh supaya ada 30:12 temanlah 6 tahun jaraknya. Nah, ternyata 30:15 ada rahasianya ya untuk supaya kontraksi 30:18 itu lebih mudah lahiran normal ya. 30:22 Karena kalau kelilit tuh saya lihat 30:23 sendiri anak saya ada yang pernah 30:25 kelilit ya, pas keluar tinggal dibenerin 30:27 ya oleh ee dokternya ya. Nah, ternyata 30:31 ee untuk dia cepat berkontraksi itu kita 30:34 ee minum ee minyak zaitun 1 sendok ya, 30:39 tapi dipisah ya. Terus ee kurma 30:42 dibejek-bejek tiga biji dengan air panas 30:45 ya. Terus satu lagi, satu lagi apa? 30:49 Minyak zaitun, 30:51 kurma. Ee satu lagi apa? Kok saya lupa 30:53 ya? Kurma. Oh, sudah. Minyak zaitun. 30:57 Kurma. Kok satu lagi? Lupa saya karena 31:00 udah anak saya sudah 5 tahun. Habatus 31:02 sauda bukan? Nah, habatus sauda ya. 31:04 Habatus sauda ya? Saya lupa kok. Satu 31:06 lagi apa ya? Iya iya ya. Soda ya. Satu 31:08 sendok ya. Nah, tapi terpisah. Jangan 31:10 digabung. Itu panas. Dan kalau kita 31:13 taruh di gelas beling pecah bisa ya. 31:16 Nah, ee itu diminum pas saat mau lahiran 31:20 misalnya hamil-hamil yang ke 7 89 ya. H. 31:24 Terus juga air kelapa pas waktu umur 889 31:27 lah ya untuk membersihkan kepalanya ya. 31:30 Nah, terus senam ya senam kayak kita 31:33 megang 31:34 apa? Megang apa? ee ya atau apa kayak 31:39 squad itu sampai squad dia pegang duduk 31:42 squad duduk squad duduk makanya 31:44 kelahiran orang yang di air itu lebih 31:46 bagus karena seposisinya duduk ya kalau 31:49 kita kan kelahirannya tiduran ya 31:51 posisinya jadi ngedemnya tidak maksimum 31:53 ya makanya kita butuh untuk melancarkan 31:56 si bayi tadi kontraksinya lebih bagus ya 31:59 nah itu itu juga ilmu yang saya dapatkan 32:02 dan berhasil ya maksudnya ini kenyataan 32:04 ya gitu saya saya laju apa ke mana-mana 32:08 nih 32:10 ya enggak apa-apa bagi ilmu ya. Oke 32:13 masuk ke ketepatan nanti enggak selesai 32:14 kita tadi iya 32:17 masuk ketepatan dosis ya penggunaan 32:19 takaran yang lebih pasti dapat mengurang 32:21 resiko efek samping karena pembatasan 32:23 antara racun dan obat dalam obat 32:25 tradisional sangat tipis. Takaranikan 32:28 tradisional seperti, nah kalau 32:29 tradisional kita sejumput ya, segenggam 32:32 ya, seruas ya. Nah, apalagi ee sejari 32:37 ya, seibu jari ada juga ya, sejumput, 32:41 segenggam ya, seruas jari ya. Nah, itu 32:45 studi kasus zat aktif asaran. Nah, 32:48 sekarang ini rempang jeringau. Dringu 32:49 kalau kita waktu dulu tuh banyak nenek 32:52 moyang kita tuh ngasih e delingu sama 32:56 apa? Bangle ya, Bangle delingu untuk 32:58 ngusir setan biar bayinya ee tidur gitu 33:02 kan. Nah, padahal ilmiah itu ya ilmiah 33:05 banget ya. Ilmiah. Nah, ini disebutkan 33:07 di sini ya. Bagus juga ini ketemu. Jadi 33:08 ya ee nah jadi delingu sama Bangle itu 33:12 diusapkan di dada ya atau di belakang 33:16 kepala. Nah, bayi terhirup ya. Bayi itu 33:18 kan sakit lagi batuk-batuk ya. Dia 33:21 terhirup, dia tenang karena merelaksasi, 33:24 sedatif ya, sedatif sistem saraf pusat 33:27 ya. Nah, sudah jelas kan zat aktif 33:29 asaran memiliki berbagai manfaat seperti 33:31 pengobatan stres, relaksiasi otot, dan 33:33 efek sedap penenang pada sistem syarat 33:35 pusat. Nah, sudah jelas ya. Bukan karena 33:39 ngindarin setan ya, ngindarin ee apa 33:42 makhluk halus ya. Nah, ternyata untuk 33:44 sedap ya kalau kita ilmiahkan ya rumus 33:48 struktur tahu kan jelingu kan tahu kan 33:50 rumus struktur milik dengan golongan am 33:52 vitamin dan ekstasi dosis tinggi. Nah, 33:55 dosis tinggi enggak boleh ya. Pengguna 33:57 yang tidak terukur dapat meningkatkan 33:59 aktivitas mental dan potensi menyebabkan 34:00 masalah kesehatan serius seperti 34:02 penumpukan cairan perut, gangguan 34:05 jantung, hati, dan usus. Penggunaan asar 34:07 dalam jangka panjang juga berisiko 34:09 memicu kar. Nah, kalau saya sarankan ee 34:12 dengan olesan aja. Ya, kalau ibu-ibu 34:14 zaman dulu apa nenek moyang kita suka 34:16 dioles ya. Jadi dibejek-bejek ya, 34:19 dibejek-bejek, diparemin, dioles ya gitu 34:22 ya. Karena kita takutnya dosisnya 34:24 berlebihan ya. Kalau berlebihan sudah 34:26 jelas kalau diminum ya karena dia 34:28 relaksasi ya akhirnya kan aktivitas 34:30 mentalnya keganggu otot-ototnya melemah. 34:33 Akhirnya yang pompa jantung juga 34:35 akhirnya nganggu ya. Akhirnya terjadilah 34:38 cairan pompa jantung ke atas enggak 34:40 enggak lancar ya karena lemah ya. Jadi 34:42 masalah eposi plure ya. Nah, ini juga 34:45 ada hepatot eh ee apa ee kanker ya. Ini 34:49 menyebabkan kanker, memicu kanker 34:52 ya. Ada lagi apa nih? Ketepatan sediaan 34:55 ya. Nah, sediaan tadi yang saya bilang 34:57 ada yang infusa ya, ada yang decoken ya. 35:02 Simpilasia serbuk 35:04 atau ee simplisia atau serbu dipanaskan 35:07 dengan air kemudian disaring propsia dan 35:09 air serta waktu pemanasan harus tepat 35:11 ya. api kecil ya ee 1 liter 600 mili ya 35:16 diminum ya dari rebusan di apa haring 35:20 atau seduhan serbuk simp dicampur dengan 35:22 air panas dan diminum bersama ampasnya 35:25 ya kayak kita daun teh ya atau apa ya 35:28 minum ampas yang bisa diampas ya kalau 35:29 teh enggak bisa diampas ya enggak enak 35:31 ya pastikan perbandingan dan konsumsi 35:33 sesuai petunjuk misalnya apa ya yang 35:36 saya sering minum ya kalau saya sih 35:37 biasanya yang ekstrak sih yang ekstrak 35:39 saya buka, saya minum sama 35:41 hampas-hampasnya ya. Apalagi herbal yang 35:44 untuk lambung ya. Saya punya punya 35:46 gastritis ya namanya. Nah itu kalau mau 35:48 cepat saya buka saya aduk air panas ya. 35:50 Saya minum ampasnya. Perasan bahan segar 35:53 diperas setelah dicuci dengan sedikit 35:54 air dan air perasannya diminum. Teknik 35:57 dan proporsi air harus tepat ya. 35:59 Misalnya kita mau tadi susah-susah 36:01 kunyit asem kita peras ya. Kita bubuk 36:04 dulu kita peras kita minum airnya. Nah 36:07 ada lagi sediaan farmutik ya. kapsel, 36:10 kapsul, tablet salut ya, granul ya, 36:13 sirup ya, serbuk instan ya, produk 36:15 farmutis atau farmaseutik membentuk 36:18 tertentu dari bahan baku seperti ekstrak 36:20 ya, dosis yang digunakan hasai petunjuk 36:22 kemasan. Jadi ekstrak itu bisa kita 36:24 bikin gel, bisa kita bikin granul ya, 36:27 bisa kita bikin tablet, bisa kita bikin 36:30 e kapsul ya dan lain-lain. Ekstrak 36:33 penggunaan memerlukan ketelitan dalam 36:35 dosis dan cara penggunaan. Iya, karena 36:36 ekstrak itu 10 karung jadi satu karung. 36:38 Nah, ini agak hati-hati. Makanya saya 36:40 bilang kalau yang ee ekstrak itu lebih 36:43 hati-hati dibandingkan rebusan. Karena 36:45 ekstrak ini lebih pekat ya. Lebih pekat 36:47 ya. Bikin ekstrak pun banyak caranya 36:50 panjang ya. Di maserurasi ada destilasi 36:53 atau soklet ya baru di evaporator 36:56 ya. Nah, ada lagi. Nah, orang sudah tahu 36:59 ini pare kan pare ya. Pare ini sudah 37:02 pada tahu kan? Nah, ternyata telah 37:05 informasi ini harus tepat ya. Contoh 37:08 kasus biji jarak ya atau apa ee ee biji 37:13 jarak itu mengandung risin ya. Biji 37:15 jarak sudah tahu juga ya. Nah, jika 37:17 dimodifikasi dapat digunakan sebagai 37:19 anti kanker. Risin zat toksit atau racun 37:21 oleh karena itu menguasai biji jarak 37:23 secara langsung dapat menyebabkan 37:24 keracunan diare ya. Nah, jika 37:27 dimodifikasi bisa sebagai anti kanker 37:29 tapi dia kalau tunggal ya dia bisa 37:31 menjadi toksis dan racun ya dan 37:33 menyebabkan keracunan diari ya. Ada lagi 37:36 satu yang biji pare tadi ya, ternyata 37:38 yang bijiak enggak ada gambarnya. 37:41 Biji pare ya. Biji pari ini ee bagus 37:44 untuk orang diabet ya pasti turun ya. 37:47 Tapi asal murat hati-hati juga ya naik. 37:50 Heeh. Nah, tapi pare ini mengangguk 37:52 hormon ya biasanya ya. Nah, ini memiliki 37:55 khasiat kesehatan biji pari mengandung 37:57 tritpertmenoid yang memiliki aktivitas 37:59 antispermatozoa. Ah, ya. Laki-laki 38:02 antisperma ya berarti anti kesuburan ya. 38:06 Penggunaan biji pare secara teris untuk 38:07 mencegah aids dapat mengibkan 38:09 infertilitas pada pria ya karena dia 38:12 pare ini antioksidan ya. Konsumsi pare 38:15 dalam jangka panjang dapat memiliki efek 38:17 merusak pada sperma, memicai hipertensi 38:19 merusak buah zakar dan hormon pria serta 38:22 berpotensi merusak liver ya berarti dia 38:24 hepatoksik juga ya. Nah, jadi 38:26 jangkapannya enggak boleh pare ini ya 38:28 karena juga bisa asam urat juga bisa 38:30 naik ya. Kalau gula memang bagus pari 38:33 orang 38:34 lagi panas dalam ya, panas dalam kita 38:38 makan pari itu sembuh pasti. Karena 38:40 kalau kita panas tuh carilah 38:42 makanan-makanan yang pahit ya. Tapi 38:45 kalau hidup sudah pahit jangan tambah 38:46 pahit ya. 38:50 Ya refreshing. Refreshing yang dengar 38:52 refreshing. Sudah ngantuk kayaknya. 38:54 Enggak ngantuk Pak Valvian. Saya 38:55 menyimak Pakvian. 38:57 Jadi ee kalau kita lagi panas dalamilah 39:01 ee makan pahit dan agak asam ya. Karena 39:05 kita lagi panas tuh lagi enggak nyaman 39:07 ya. Tapi jangan asem banget perih 39:09 lambungnya ya. Asem-asem dikit gitu ya. 39:11 Nah terus ee kita cari yang pahit ya. 39:14 Biasanya cepat sembuh biasanya cepat 39:16 sembuh. Baik Pak Alvian saya tanya dong 39:18 Pak Alvian ini kan dari ee balik lagi 39:22 kembali lagi ke yang tadi tadi yang 39:24 penggunaan Pak Oh Pak Alvian. Penggunaan 39:26 biji pare secara tradisional ini dapat 39:29 mencegah aids. Heeh. Betul Pak Fen. Ini 39:32 sudah ada antiviral dan antioksidan. Oh. 39:36 Cuman ya enggak kuat sih sebenarnya 39:38 membantu ya membantu mencegah saja bukan 39:42 untuk mengobati karena kan dia susah 39:44 juga karena dia rektor viral itu ya 39:46 mending pakai rektor viral sih kalau 39:48 menurut saya ya. Heeh. Ya karena pari 39:50 itu ya ada sih penelitiannya cuman kalau 39:54 saya sih enggak terlalu kuat ya. itu 39:56 untuk tambahan boleh tapi ya bermasalah 39:59 nanti ya. Hm. Baik dilanjut Pak Alvian. 40:05 Oke. Tanpa penyalahgunaan ya 40:08 penyalahgunaan dapat menyebabkan 40:09 toksisitas racun dan berbagai resiko 40:12 kesehatan lainnya. Penambahan bahan 40:14 kimia obat pada jamu dapat menyebabkan 40:16 efek negatif jika digunakan. Ya udahlah 40:18 enggak boleh BKU ya. Bahan kimia obat 40:20 itu enggak boleh. Makanya ada kemarin 40:22 tuh adik ipar saya, dia lagi sakit 40:25 kakinya, dia makan herbal tapi langsung 40:28 chest plank. Ah, saya bilang, "Enggak 40:30 mungkin chest plank. Coba sini saya 40:32 bukalah kapsulnya ada putih-putih ya. 40:35 Jangan-jangan antiinlamasi atau 40:37 dexametazon ya. Takutnya itu ya 40:40 obat-obat kostikosteroid ya itu enggak 40:42 boleh ya. Contoh di kasus jamu peluntur 40:45 yang sering disalahgunakan untuk 40:48 mengguguran kandungan ya. memiliki 40:51 resiko serius seperti bayi lahir cacat 40:53 ya teratoganik invertibilitas pada ibu 40:56 infeksi dan bahkan dapat mengakibikan 40:58 kematian penggunaan tambah pengawasan 41:00 medis dari jamu ini dapat membahayakan 41:02 kesehatan ibu dan janin dan seringki 41:05 merupakan tindakan ilegal ya ada lagi 41:09 antalgin ya obat ya dapat menimbulkan 41:11 kerusakan pada organ pencernaan seperti 41:14 penipisan ee dinding usus yang dapat 41:16 menyebabkan pendarahan ya. Nah, jadi 41:19 enggak boleh ya kita mau peluntur ya 41:23 mengakibatkan jadi cacat, infertil 41:26 ya. Nah, ada lagi apa nih? Ketepatan 41:30 pemilihan obat iya pemilan jenis tanaman 41:33 obat untuk terapi harus mempertimbangkan 41:35 risiko antara keberhasilan trapetiknya 41:37 ya pengobatan dan efek samping ya ee 41:41 toksisitasnya ya. Jadi efikasi dan 41:43 toksisitas. Banyak orang cuman efikasi 41:45 aja manfaatnya ini. Tapi stok saya 41:47 enggak dipikirin ya imbang. Iya banyak 41:50 itu promosi untuk jualan tadi kan. Wah 41:53 ini bisa ngobatin bisa ini tahu 41:55 tahu-tahu keamanan enggak enggak beres 41:57 kan toksisitas kayak Rosella itu jangka 42:00 panjang hepatotoksik ya menirang ya bisa 42:03 lama-lama ipoten ya. Nah, habatus soda 42:07 campur meniran bisa hepatotoksik ya itu. 42:10 Nah, ada lagi tapak darah ya. Tapi sudah 42:11 dilarang ya tapak darah ini ya untuk 42:14 diabet bagus memang ya tapak darah 42:16 banyak digunakan ya karena mengandung 42:18 fiskistin dan pimblastin tapi dia 42:20 menyebabkan ee jumlah lekosit menurun 42:23 ya. Lekositnya akan menurun sel darah 42:25 putihnya ya. Ini sudah pernah saya 42:27 sampaikan juga sebelumnya ya. 42:29 formulasi sediaan jamu yang harus 42:31 dihindari ya tadi kecubung ya karena 42:34 mengandung alkoholid yang menyebabkan 42:36 efek paralisis ya melemahkan sistem 42:39 saraf ya. Oleander mengandung glikosida 42:42 jantung yang dapat menyebabkan kegagalan 42:43 jantung. Kompre sudah dilarang ya ee 42:47 mengandung alkoholid bersifat hepatoksid 42:48 dan merugikan fungsi hati. Delingo yang 42:50 tadi ya mengandung asaron yang memiliki 42:53 sifat karsinog dapat meningkatkan resiko 42:55 kanker. Jung harap eh masih dipakai cuma 42:58 dosis kecil ya memiliki sifat 43:00 teratogenik yang dapat menyebabkan cacat 43:02 pada nyanin. Jadi dia minum konsumsi 43:04 aman ibunya anaknya cacat ya. Kafa-kafa 43:07 sudah banyak ya dilarang sudah dilarang 43:09 ya mengandung zatosit yang dapat 43:11 merugikan fungsi hati. Tapak darah yang 43:13 tadi sebutkan juga ee dilarang karena 43:15 menurunkan lekosit. Artermisesia anual 43:19 ya mengandung artremisin yang digunakan 43:20 dalam pengawat malaria tetapi perlu 43:22 diwaspadai untuk menghindari resisten 43:24 parasit ya. Biasanya ee artemisin ini 43:27 bisa kita gunakan untuk ee topikal 43:31 ya, topikal itu ke kulit ya. Nah, 43:34 beberapa bahan ramuan apa nih? Jamu yang 43:38 sebaik perhatikan resiko dosis terlalu 43:40 besar ya. Seledri. Nah, seledri ini kan 43:44 lebih dari 400 gr dia drop tensinya ya 43:47 dan dia bikin efek ngantuk ya. Enggak 43:49 boleh ya. Kebanyakan dia tahu-tahu drop 43:52 tensinya ya. Gambir ya lebih dari satu 43:54 jari ibu jari. menghentikan dapat 43:56 menghentikan diare dosis yang berlebihan 43:58 dapat menyebabkan konstipasi ya. 44:00 Konstipasi itu ee apa? Susah bab ya sus 44:04 bab. Jadi dia bisa menghentikan diare ya 44:08 pakai gambir ya tapi kebanyakan akhirnya 44:11 jadi konstipasi susah bab ya. Nah 44:14 kecibeling lebih dari lembar ya dapat 44:17 mengiritasi ginjal ya memang dia efeknya 44:20 ee kencing ya. Keji beling itu kencing. 44:22 Makanya orang batu ginjal kan suka 44:25 dikasih keji beling ya. Kejiib beling ee 44:28 tempuyung ya. Nah, tapi hati-hati dengan 44:31 dosis yang tinggi ya. Dia jangka panjang 44:34 dia bisa mengiritasi ginjal ya karena 44:36 mengandung silikat yang tinggi ya. 44:39 Kriteria bentuk sediaan jamu yang baik 44:41 ya. Rajangan tidak boleh berjamur ya. 44:43 Serbuk kering dan tidak menggumpal ya. 44:46 Tablet tidak pecah, tidak berwarna 44:49 sesuai dengan warna aslinya. kapsul 44:50 tidak lengket ya. Cairan obat dalam 44:53 berbau khas dan tidak berlendir. Cairan 44:55 obat luar tidak berbau tengik dan tidak 44:57 berubah warna. Nah, ini harus 44:58 diperhatikan ya. Jadi kalau kita ada 45:00 kapsul kita lihat menengket enggak ya. 45:03 Terus ee kalau kita lihat serbu ada 45:06 gumpal enggak ya? Kalau kita lihat 45:08 gajang ada jamur enggak ya? Simplisia 45:10 ya. Nah, itu harus kita lihat ya. Kalau 45:12 misalnya obat e luar ya, jangan sampai 45:15 dia misalnya tropikal celnya sudah 45:17 berubah warna ya, enggak homogen lagi, 45:19 terpisah terus sudah bau ya. 45:23 Itu persiapan pembuatan setiap nyamuk 45:26 ya, ketepatan pemilihan jenas tanaman 45:29 obat ya sudah jelas yang tadi ya harus 45:31 tepat ya pemilihan tanaman obatnya tepat 45:33 dulu ya bagiannya juga harus tepat ya. 45:36 Jangan tadi ee misalnya kita butuh 45:39 daunnya, kita kasih bunganya ya enggak 45:42 boleh juga ya. Jadi berbeda nanti 45:44 khasiatnya. Misalnya ee tempuyu eh 45:48 tempuy kulit secang. Kulit secang itu 45:51 bisa menurunkan rasa murat karena dia 45:53 menghibisi santin oksidase ya sehingga 45:55 tidak terjadi porin perimidin ya. Gaharu 45:59 ya daunnya kita bisa gunakan untuk 46:01 tropikal sebagai waling ya. Nah, tapi 46:04 kalau batangnya untuk wangi-wangian ya, 46:07 aromatik ya, ketepatan pengukuran 46:09 penakaran ya harus tepat ya, berapa 46:11 dosisnya, berapa gramnya ya. Ketetapan 46:14 pencucian ya jangan sampai kita dengan 46:16 cuci malah masuk mikroba ya, masuk 46:19 pestisida ya atau masuk kotoran ya, 46:22 enggak boleh ya, nanti ada tercampur 46:24 dengan zat asing lainnya ya. Baik Pak 46:28 Alvian. Heeh. Iya, sudah jam 11.00 Pak 46:31 Alvian. Kita jeda dulu ya. Oh oke. Masih 46:34 ada berapa lagi? Dua slide lagi. Oh dua 46:36 slide lagi. Monggo. Oh nanggung. Lanjut. 46:39 Iya 46:41 nanggung. Iya karena semangatnya nih 46:44 untuk menginformasikan ilmu 46:48 sampai akhirat nanti saya dapat. Wah. 46:51 Iya dong. Iya. Tahapan sediaan jamu ya. 46:54 Seleksi bahan baku pasti ya. Bahan 46:56 tanaman obat berkualitas tinggi ya. 46:58 Bebas penyakit dari sumber terpercaya 47:00 ya. Jadi kita tahu dulu bahan bakunya. 47:03 Jangan sampai kita beli enggak jelas ya. 47:05 Dia punya certificate of analis COA 47:08 namanya atau dia punya lab dari hasil ee 47:12 negatif-negatif e bakteri ya. Sortir 47:15 kupas dan cuci. Pisahkan yang baik, 47:18 buang yang tidak diperlukan dan cuci 47:19 hingga bersih. Tumbuk. Hancurkan bahan 47:21 baku hingga halus untuk memudahkan 47:23 ekstraksi sewa aktif ya. Biasanya batang 47:25 kulit ya ditumbuk gitu ya limpang ya. 47:28 Kalau daun jarang ya. Kalau untuk ee 47:30 daun dikeringkan sudah hancur dia. 47:32 Pebusan pencampuran dengan air masak. 47:34 Rebus atau campur bahan dengan air 47:36 matang untuk mengekolasi senyawa aktif 47:38 sesuai dengan resep penyimpanan. Ya, 47:41 bisa kita dengan air dengan dimaserasi 47:44 doang ya. Kalau kita ekstraksi biasanya 47:47 dengan etanol ya sampai alkoholnya 47:49 negatif ya nol ya. Penyimpanan simpan 47:52 jamu dalam wadah steril yang kedap udara 47:54 beri label dan letakkan di tempatnya 47:56 sejuk dan kering ya. Karena kalau dia 47:57 lembab dia jamuran ya enggak boleh ya. 48:00 Nah, kemarin kan saya kan uji kompetensi 48:02 kan di tempat saya karena saya ketua LSK 48:04 lembaga sistem kompetensi saya ketuanya. 48:07 Jadi kita tuh ada ujiannya tuh meracik 48:09 ramuan ya. Meracik ramuan ujiannya. Nah, 48:12 ada peserta mungkin dia habis cuci 48:14 tangan 48:15 basah basah ya. Jadi dia ngambil pakai 48:19 pinset mungkin ketetes kan saya sediain 48:21 pinset ketetes di ee toples herbal itu 48:26 akhirnya jamuran ya. Akhirnya saya buang 48:29 saya ganti. Nah saya akalin dengan 48:31 pengering pakai yang apa untuk yang 48:33 pengering yang kayak ee silika itu ya. 48:36 Nah jadi aman ya. Jadi kalau dia kena 48:39 air pasti jamuran ya. Nah ini yang 48:42 terakhir ya. Prinsip menentukan dosis 48:45 sediaan nyamuk. Pemilihan bahan yang 48:46 koritas. He bahan menggunakan alat ukur 48:50 yang tepat ya ada timbangan kayak kita 48:52 uji kompetensi ada timbangan ya 48:53 ditimbang menerapkan standar pembuatan 48:56 pemantauan kualitas rekam jejak 48:58 produksinya pabalan yang jelas label 49:00 harus jelas jangan sampai salah ya 49:02 sambil loto jadi broto wali ya jangan 49:04 salah ya kepatuhan terhadap memang dia 49:07 pahit sama tapi beda ya ketepatuhan 49:09 terhadap regulasi ya regulasi yang tadi 49:11 yang dilarang-larang tadi ya ini ada 49:14 contoh dosis jamu misalnya oleopera ya 49:17 untuk ee Laksan ya untuk muda BAB 10 49:19 sampai 30 mg per hari. Ada sinamon kayu 49:24 manis ya untuk kembung ya 500 sampai 200 49:28 ada plantago ya untuk defikasi untuk BAB 49:31 ya dan lain-lain ya sampai kurkuma. 49:34 Kurkuma untuk dispemia untuk kolesterol 49:37 160 mg per hari. Oke karena sudah 49:41 waktunya selesai. 49:44 Baik, terima kasih Pak Alvian. Dengan 49:47 demikian, Ikhwan dan Akhwat, ee 49:50 presentasi yang disampaikan oleh Pak 49:52 Alvian terkait pengenalan jamu bagian 49:54 ketiga sudah usai dan kami akan jeda 49:58 sejenak. Setelah itu kami akan menjawab 50:00 beberapa pertanyaan yang sudah masuk. 50:03 Jadi tetaplah bersama kami masih dalam 50:05 program kesehatan 50:15 islami TV. 50:22 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu 50:25 yang dipancaruaskan dari Jalan Masjid 50:28 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 50:32 Bekasi. Ikhwan dan akhwat masih bersama 50:35 kami dalam program ee kesehatan Islami 50:39 bersama Alvian. 50:41 Kita akan awali pertanyaan dari ada 50:46 pendengar 50:47 yang 50:49 menelepon. Silakan Bang 50:53 Fajar. Halo. 51:01 Asalamualaikum. Sudah tersambung Bang 51:02 Fajar. 51:18 Bagaimana Bang Fajar? Bang 51:27 tidak ada. Tidak ada. Baik. Baik. Ada 51:29 Ibu Henti di Jakarta Utara, Pak Alvian. 51:32 Asalamualaikum warahmatullahi 51:34 wabarakatuh. Waalaikumsalam 51:36 warahmatullahi wabarakatuh. Pakan obat 51:38 lambung dan obat lutut yang direbus apa 51:41 namanya dari Mama Hesti di Jakarta 51:44 Utara? Obat lambung sama apa tadi? Obat 51:47 lutut. Oh, lutut. Oa ya. Iya. Jadi 51:51 lambung itu ya memang kayak kalau kita 51:53 menggunakan obat medis ya untuk anti 51:56 nyeri ee lututnya sakit akhirnya dia 52:00 makan obat anti nyeri ya lambungnya kena 52:03 ya pasti ya. Kalau disuntik, oke, benar 52:06 enggak sakit. Tapi yang sendinya tadi 52:09 yang makin nempel akhirnya makin parah 52:12 karena dia ngerasakan enggak sakit 52:14 disuntik enggak sakit ke mana-mana. 52:16 Heeh. Akhirnya ee ujung-ujungnya 52:18 biasanya operasi ya. Nah, caranya apa 52:21 sebenarnya kalau dia berat badan 52:23 diturunkan berat badannya ya. Karena 52:25 biasanya orang oa nih perempuan ya sudah 52:29 umur ya dan dia ada riwayat berat badan 52:32 atau pernah jatuh atau salah posisi. 52:35 Nah, yang benarnya itu harus kita 52:37 traksi, kita benarkan yang sendi nempel 52:40 tadi kita renggangkan ya supaya apa? 52:43 Jaraknya ada gap ya. Kalau enggak dia 52:46 akan bergesek-gesek terus ya. Grade 1 52:49 dia mulai ee nyempit tapi belum 52:51 kelihatan. Grade 2 sudah ada kapur. 52:54 Grade 3 nambah banyak kapurnya. Sudah 52:57 kartilage-nya sudah rusak ya. Ee 53:01 sendinya bantalan ketemu ya. Grade 4 itu 53:03 sudah sien sinovialnya sudah keluar tiga 53:06 itu sudah mulai ya karena kadangkadang 53:08 sudah ada bengkak swelling ya. Nah itu 53:11 cairan sinovialnya sudah kena grade 4 53:13 dia sudah nempel banget sudah ng-lock 53:15 untuk nekuk aja susah. Kayak kita pintu 53:18 nih pintu ada exelnya. Nah, kalau dia 53:21 agak renggang, dia bisa buka tutup. Tapi 53:22 kalau dia sudah nempel itu enggak bisa 53:24 buka tutup ya, seperti pintu. Nah, 53:26 caranya apa? Harusnya dibenarkan 53:28 posisinya ya. Oke, kalau herbal bolehlah 53:32 kita bantu dengan herbal ya untuk 53:34 antiinflamasi karena herbal lebih aman 53:36 ya, tidak ke lambung. Nah, saya punya 53:39 herbal namanya lifritis ya, itu bisa 53:41 digunakan. Nah, bisa kita kombinasi 53:44 karena dia tadi punya lambung ya 53:46 sekalian aja ya. lambung itu ee karena 53:50 apa ee asam lambungnya naik ya, karena 53:53 makanan bisa, karena golongan golongan 53:56 obat antiinflamasi ee nonsteroid ya bisa 53:59 ya perih ke lambung atau dia mm 54:02 makan-makanan yang asam ya, pedas ya, 54:06 terus ee ee stres ya, bisa juga dengan 54:10 naikkan asam lambung ya, pedas ee asam 54:13 ya ee apalagi semangka, melon itu kan 54:16 naik kan asam lambung ya, pisang bikin 54:18 kembung ya. Nah, itu dipantangin ya. 54:21 Jadi dua hal yang kita obatin ya. Jadi 54:24 bisa digabung. Heeh. Bisa kita sediakan 54:27 dengan kunyit ya. Kunyit tiga jari, temu 54:29 lawak tiga jari ya. Nah, ini untuk 54:32 lambungnya ya. Terus untuk lututnya ya 54:36 bisa kita sediakan kelor ya. Kelor itu 54:39 kira-kira ee kalau punya timbangan atau 54:43 ee graman ya bisa kita sediakan 3 gr ya 54:48 3 gr. Terus 54:51 ee kelor terus seri. Batang seri itu 54:54 satu aja ya. Batang seri itu satu. Kelor 54:58 serai. Daun salam ya. Daun salam 3 gr 55:02 ya. Jadi kunyit tadi tiga jari, temu 55:05 lawak tiga jari, batang seri satu. 55:08 satu batang ya, sekelor e 3 gr. Terus 55:14 apa tadi? Daun salam 3 gr ya. Kalau 55:17 punya sida guri boleh ditambahkan. Kalau 55:19 enggak ada sudah. Nah, ada sejumput aja 55:21 ya. Jadi kita kombinasi dengan gram 55:23 dengan jumputan ya. Air 1 liter 600 mili 55:28 ya. Direbus sapi kecil ditutup diungkep 55:31 ya. 55:33 Ee kalau ibunya berat badan dibuka ya 55:36 supaya minyak arsirinya naik ee keluar 55:38 sehingga enggak bikin nafsu makan ya. 55:41 Temu laut kan bikin nafsu makan ya. Api 55:44 kecil direbus ya jangan pakai aluminium 55:47 ya pakai e stainless atau pixk boleh ya 55:51 terus diminum 3 kali 200 mili ya 55:54 mudah-mudahan membantu ya. Tapi kalau 55:56 posisi tetap dibenarkan. 55:58 Heeh. Oke. Baik Pak Alvian terima kasih. 56:01 Kemudian ada pertanyaan 56:05 dari ee siapa ini? Sebentar 56:11 Bapak Jul. Bapak 56:15 Jul. Oh, ada telepon Bang Fajar. 56:17 Asalamualaikum warahmatullahi 56:18 wabarakatuh. 56:20 Waalaikumsalam. 56:22 Dengan siapa, Pak? 56:26 Oh, iya silakan Pak. Silakan, Pak. Mau 56:29 bertanya ini Pak Albian ya. 56:30 Asalamualaikum, Pak. Kecil banget. Kecil 56:32 banget banget. Iya, langsung aja, Pak. 56:34 Langsung aja, Pak. 56:37 Asalamualaikum. Waalaikumsalam. 56:39 Waalaikumsalam. 56:41 Kecil banget suaranya ini, Pak. Enggak 56:42 kedengaran saya. Iya. Iya. Ee 56:46 ini punya apa? Penyakit gatal apa 56:50 herbalnya apa ya? Penyakit gatal 56:53 herbalnya apa, Pak? Iya. Kalau ke dokter 56:56 habis ekim atau kering? Bentar, Pak. 57:00 Gatalnya ekzim atau kering? Atau kering? 57:03 Kering. Ini merah-merah gitu. Kering. 57:04 Kering. Heeh. 57:07 Itu aja yang saya tanyakan, Pak. Ya, itu 57:09 aja, Pak. Itu aja, Pak. Iya. Baik. 57:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:13 wabarakatuh. Dari hamba Allah di Bogor. 57:17 Penyakit gatal, kering, herbalnya apa, 57:19 Pak? J. Pertama ya karena sudah umur 57:23 biasanya memang kulit kita kering ya. 57:25 Kalau kering berarti kan kita lembabkan 57:27 ya. Terus juga kita gunakan bahan-bahan 57:31 baju yang katun yang menyerap ya intinya 57:33 itu ya. Dengan kita lembabkan apa ya? 57:37 Kita cari sabun-sabun yang melembabkan 57:39 ya. Seperti sabun bayi itu kan 57:41 melembabkan ya. Ada satu sabun ya itu 57:44 yang bisa melembabkan. Ada di apotek itu 57:46 ada ya. Menurut saya kalau sudah tahu 57:48 kering ya sudah dilembabkan intinya ya. 57:52 Nah, terus boleh dengan herbal-herbal 57:54 yang bisa ee memperbagus kulit ya dengan 57:58 nutrisi misalnya pegagan ya, kelor ya 58:02 itu bagus ya ee seledri ya tapi dikit 58:04 aja seledri ya karena dia antioksidan 58:07 terus dia vitamin C ya. Nah, terus ee 58:11 dia juga bisa sebagai ee vitamin E ya. 58:15 Nah, itu bisa ya. Nah, itu untuk 58:17 memperbagus kulit ya. Atau misalnya ee 58:20 bisa juga kita paremin dengan lobak ya, 58:23 lobak putih itu kita paremin ya. Nah, 58:26 tapi dicuci hati ya. Nah, itu juga 58:27 melembabkan kulit ya itu bisa ya. Atau 58:31 gunakan sabun yang memang lembab ya. Itu 58:34 memang biasanya kalau sudah penuaan 58:35 kadang-kadang kering ya. Ada pasien saya 58:37 kemarin tuh kering ya saya ajarkan itu 58:40 ya. Tapi saya juga bantu dengan 58:41 akupuntur ya. Jadi metabolismenya tuh 58:44 seimbang lagi balance. Ya, itu akhirnya 58:47 bagus ya. Sudah enggak pas saya benerin 58:50 tulang itu langsung ngelopes-ngelopes 58:51 kulitnya ya gitu karena saking keringnya 58:54 ya. Oke, itu saja. Baik, terima kasih 58:58 Bapak Jul. Asalamualaikum Rasil mau 59:01 bertanya tentang rebusan daun kumis 59:04 kucing meniran daun sukun seledri 59:08 direbus selama 25 menit. Kucing meniran 59:13 seledri. Daun sukun. Oh iya, kumis 59:17 kucing. Jangan kucing ngelihat Mas Agus. 59:19 Kumis kucing, Pak Alvian, bukan kumis 59:21 kucing. Iya, kumis kucingnya lihat di 59:24 Mas Agus. 59:25 Iya, bercanda. Bercanda. Enggak apa-apa, 59:28 P. Lanjut aja. Kan kalau kalau kita tahu 59:32 jalan tikus kan hanya kucing yang tahu 59:34 kan. Iya. 59:37 Jadi kumis kucing, meniran, daun sukun. 59:41 Daun sukun seledri. Seledri ya. 59:44 Kumis kucing untuk diuretik untuk 59:46 melancarkan kencing ya. Ee apa tadi? 59:50 Meniran juga bisa nyalankan kencing tapi 59:52 untuk imunobulator. Pemis kucing bisa 59:55 untuk asam urat ya. Daun sukun untuk 59:57 kolesterol bisa. Satu lagi seledih untuk 1:00:00 apa? Melancarkan kencing juga dia bisa 1:00:03 untuk hipertensi ya. Ee dia keluhannya 1:00:06 apa? Kombinasinya banyak banget. 1:00:09 Sebentar, Pak. Ini HP-nya HP-nya mati, 1:00:11 Pak. Untuk kencing 1:00:15 dilanjut aja, Pakvin. Iya, iya. Ya, 1:00:17 karena maksudnya tujuannya apa? Jadi 1:00:20 tadi kan kita sudah ada ee pemilihan 1:00:23 bahan ramuan ya. Sesuaikan dengan 1:00:26 penyakitnya. Buat apa kombinasinya 1:00:28 banyak tapi arahnya enggak jelas ya. Ya, 1:00:31 tadi kombinasinya banyak banget ya. Tadi 1:00:32 dia untuk melancarkan kencing, gumis 1:00:34 kucing, bisa untuk asam urat juga. ee 1:00:37 daun sukun untuk kolesterol ya, seledri 1:00:40 untuk melancarkan kencing untuk 1:00:42 hipertensi. Nah, terlalu banyak ini 1:00:43 pelancar kencing ya. Takutnya hipotensi 1:00:46 ya. Terus satu lagi 1:00:50 tadi seledri, kumis kucing, daun sukun, 1:00:54 satu lagi tadi apa? Lupa saya. Meniran 1:00:56 ya. Meniran. Meniran. Nah, meniran itu 1:00:58 untuk ee apa? Monomodulator. Tapi dia 1:01:00 kencing ngelacarkan kencing juga. Nah, 1:01:02 maksud saya ee tujuannya apa ya? ee dia 1:01:05 mau ngapain gitu, maksudnya puluhannya 1:01:07 apa ya. Nanti terlalu banyak pelancar 1:01:09 kencing, kencing-kencing terus ya. Ee 1:01:11 natrium klodidanya turun, tensinya 1:01:13 turun. Hipotensi dia. Jadi jadi gini Pak 1:01:15 Alvian, mohon maaf tadi HP-nya mati Pak 1:01:18 Alvian karena ee mau bertanya tentang 1:01:20 rebusan daun kumis kucing, kemudian 1:01:23 meniran daun sukun, seledri direbus 1:01:25 selama 25 menit. Apakah boleh? Terus 1:01:29 diminum pagi satu gelas, malam satu 1:01:32 gelas. 1:01:34 untuk apa? Jadi kesemua bahan itu 1:01:37 direbus 1:01:38 selama 25 menit itu apakah boleh? Terus 1:01:41 diminum paginya satu gelas, malam satu 1:01:44 gelas. Dosisnya berapa? Dosisnya tidak 1:01:47 disebutkan. Untuk apa? Enggak enggak 1:01:49 ngasih tahu. Tidak. Tidak. Ini hanya 1:01:51 bertanya apakah boleh? Ya kalau menurut 1:01:54 saya kalau memang dosisnya tinggi ya 1:01:56 jangan. Karena itu kan melancarkan 1:01:58 aliran kencing semua ya dioretik 1:02:00 sifatnya. Heeh. Nah, nanti kloridanya 1:02:02 kebuang turun. Hipotensi dia terlalu 1:02:05 tensinya turun. Kalau orang tensi tinggi 1:02:08 enggak masalah aman ya. Tapi kalau 1:02:10 tensinya rendah iya hipotensi dia ya. 1:02:14 Jangan kalau dia ada masalah tensinya 1:02:17 rendah ya. Nah, kalau untuk daun sukun 1:02:21 boleh, kolesterol bisa ya kepakai. Kumis 1:02:24 kucing untuk asam urat, untuk tensi bisa 1:02:27 karena diuretik. selendri juga meniran 1:02:30 diuretik untuk imunitas juga bisa ya. 1:02:32 Nah, tapi maksud saya kalau tensinya 1:02:34 rendah jangan sering-sering ya atau 1:02:37 dikurangin ya nanti hipotensi ya turun 1:02:41 ya tensinya itu. Baik. Ada Pak Yasin. 1:02:46 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:48 wabarakatuh Pak Alvian. Waalaikumsalam 1:02:50 warahmatullahi wabarakatuh. Ada teman 1:02:51 saya katanya saraf kejepit apa ada 1:02:54 obatnya. Terima kasih. 1:02:56 Ya, saraf kejepit tuh sudah jelas ya, 1:02:58 saraf yang kejepit ya. Karena apa? 1:03:00 Karena posisi tulangnya enggak beres ya. 1:03:03 Bisa dia disbalging, prosto, ekstro, 1:03:05 squeeze ya. Nah, pasti posisinya yang 1:03:08 bermasalah. Dia bisa kakinya panjang 1:03:10 sebelah, pinggulnya naik sebelah ya, 1:03:13 atau dia bending C ke kanan ke kiri ya 1:03:16 pada torakal atau lumbal ya atau dia 1:03:19 skoliosis atau kosis atau lordosis ya. 1:03:22 Nah, intinya itu kenapa saya sebutkan 1:03:24 semua dibenarkan posisinya ya. 1:03:28 Dibenarkan posisinya yang kejepit tadi 1:03:31 ya. Setelah benar baru kita ee muscle 1:03:34 ototnya boleh menggunakan tense ya, 1:03:38 boleh menggunakan urutan tapi intinya 1:03:41 benarkan dulu ya. Kalau diurut doang, 1:03:43 kalau salah posisi tambah parah malah 1:03:45 ya. Nah, terus kita stimulasi sarafnya 1:03:49 dengan jarum ya. Makanya saya sampai 1:03:51 belajar ke Cina itu ee S1 ya karena di 1:03:54 rumah sakit langsung ya. Nah, baru kita 1:03:56 kasihlah untuk herbal tropikal misalnya 1:03:59 Moxapet ya atau herbal-herbal untuk 1:04:02 antiinlamasi supaya tidak meredah ee 1:04:05 supaya tidak tambah degeneratif. Boleh 1:04:08 kayak tadi daun salam ya, kelor. Nah, 1:04:10 tapi intinya dibenarkan posisinya. 1:04:13 Selama posisi enggak benar ya masih 1:04:15 ngejepit ya. Heeh. Itu ada pasien saya 1:04:19 kemarin sudah bisa jalan dari kusi roda 1:04:21 saya ngangkat aja berat banget ya karena 1:04:22 enggak bisa benar-benar enggak bisa 1:04:23 bergerak. Sudah kita benerin sudah bisa 1:04:26 ke WC kemarin ya sudah bisa jalan 1:04:28 sendiri jatuh ya jatuh ketarik lagi 1:04:32 akhirnya sulit bangun lagi ya. Tapi 1:04:34 enggak separah yang pertama ya. Nah 1:04:36 karena ada high impact ada high impact 1:04:38 itu kebentur ya. Nah posisinya berubah 1:04:42 lagi. Nah caranya apa? Iya. Dibenerin 1:04:44 lagi ya posisinya diluruskan lagi ya 1:04:48 yang dia bengkok ke kanan, bengkok ke 1:04:49 kiri atau masuk ke dalam ya. Nah, itu 1:04:52 kita benarkan ya. Nah, cara tekniknya ya 1:04:55 belajar anatomi ya tulang belakang. Jadi 1:04:57 kalau untuk meredakan sakit ya bisa tadi 1:05:00 dengan daun salam, seri ya, kelor ya, 1:05:04 sida guri ya, tapi tetap dibenarkan 1:05:06 posisinya. 1:05:08 Baik, terima kasih Pak Alvian. itu 1:05:12 menjadi pertanyaan terakhir di siang 1:05:15 hari ini dan bisa kita tutup dengan 1:05:19 kesimpulan Pak Alviat. Baik. Ee jadi 1:05:22 kita tadi belajar tentang jamu 2 part 3 1:05:27 yaitu 1:05:28 tentang ee cara pengolahan ketepatan, 1:05:32 bahan ya waktu, sediaan dan lain-lain. 1:05:36 Nah, tujuannya apa? Supaya kita tuh 1:05:38 benar-benar pas di kasusnya. Nah, kayak 1:05:40 tadi juga ada yang bertanya, kita enggak 1:05:42 tahu kasusnya apa ya. Jangan sampai dia 1:05:46 tensinya rendah diminum yang tadi ya. 1:05:50 Jadilah hipotensi. Jadi harus tahu 1:05:52 kasusnya apa. Makanya kalau kita belajar 1:05:54 herbal itu paling enggak patofisiologi 1:05:57 penyakit kita tahu ya. Terus biokimia 1:06:01 kalau mau tambahan farmakologi dari 1:06:03 herbal tersebut ya. Makanya saya sering 1:06:06 ee di radio ini supaya yang dengar tuh 1:06:09 bisa belajar paling enggak untuk diri 1:06:10 sendiri ya, jangan untuk orang lain ya, 1:06:12 diri sendiri bukan untuk orang lain. 1:06:15 Karena nanti untuk orang lain 1:06:16 kadang-kadang orang tuh berbeda keluhan 1:06:19 penyakitnya. Nah, itu perlu diagnosa. 1:06:20 Kayak kemarin ada pasien ya Heeh. Itu 1:06:23 datang dia kan ada pasien saya sembuh 1:06:26 stroke kan banyak ya di lingkungan dia 1:06:28 ke saya semua dari mulut ke mulut lah 1:06:30 ya. datang ke sini. Dia pengin ngobatin 1:06:33 stroknya karena jalannya nyeret. Pas 1:06:35 saya datang tuh kelihatan pucet pucet 1:06:38 mukanya. Pucet ya pucet. Saya lihat ee 1:06:41 kukunya saya lihat tapak tangannya 1:06:43 konjungtivanya wah pucet. Ibu mohon maaf 1:06:47 enggak bisa kalau saya menggunakan 1:06:48 terapi linta pingsan Ibu bisa ke IGD. 1:06:51 Saya bilang. Nah, jadi pasien itu enggak 1:06:53 sembarangan datang kita lintah. Memang 1:06:56 kita butuh lintah untuk stroknya, tapi 1:06:59 kita lihat juga kondisi pasien ya. Jadi, 1:07:02 Ibu enggak bisa saya linta coba, Bu. Ibu 1:07:05 saya curiga karena ee pucet kalau enggak 1:07:08 ginjal dia ada pendarahan ya. Ee kalau 1:07:13 enggak ada penyakit darah ya. Nah, saya 1:07:15 minta Ibu ada live enggak? Pas saya 1:07:17 lihat KHT-nya 4,3, uriumnya kemarin 60 1:07:20 ya. Nah, berarti sudah ada masalah di 1:07:22 ginjal. Saya tanya, tensi Ibu tinggi 1:07:24 enggak? Tinggi ya. Tensi tinggi bisa 1:07:27 merusak ginjal ya. Atau saya tanya lagi, 1:07:30 Ibu, ada pernah riwayat asam enggak atau 1:07:32 batu ginjal? Pernah. Saya di SWL kata 1:07:34 dia. Nah, nah itu juga menganggu ginjal 1:07:38 ya. Nah, enggak boleh kita hajar dengan 1:07:41 terapi linta ya. Harus kita perbaikin 1:07:44 dulu karena ginjal itu fungsi eh kita 1:07:47 panjang jadi kasus ya. Padahal kita 1:07:50 closing. Sor sor s sor sor. Ya sudah itu 1:07:53 aja begitu kepanjangan jadi malah 1:07:56 closing statement ya. Ini closing 1:07:58 langgunglah kalau gitulah. Satu dari Ibu 1:08:00 Tineka nih Pak Alvian. 1:08:05 Kumis kucing untuk asam urat. Saya nyeri 1:08:07 sendi boleh dikonsumsi. Ukurannya 1:08:09 berapa? Diminum kapan? Saya tensi 1:08:11 normal. Ada kolesterol trigliserida 1:08:14 kadang tinggi. Matur nuwun. Ya, pertama 1:08:17 pantangan makan ya. Makanan yang 1:08:19 enak-enak kalau kolesterol itu ya keju, 1:08:21 coklat, nasi uduk, mentega, seafood ya. 1:08:24 Pokoknya pantangan makan ya. Kalau asam 1:08:26 urat pantangin seafood, jeru-jeruan ya. 1:08:30 Ee kalau yang boleh itu hanya timun, 1:08:32 tomat, wortel, labu, siam, brokoli, 1:08:33 sayur putih, oyong yang lain enggak 1:08:35 bisa. Ikan air tawar boleh semua kecuali 1:08:38 lele. Ikan laut hanya tenggiri sama 1:08:41 salmon. Yang lain enggak bisa. Ya, 1:08:42 pertama pantangin dulu ya, baru kita 1:08:45 kasih herbal. Kalau kita dia enggak 1:08:46 mantangin kaserol, percuma masuk keluar 1:08:48 masuk keluar ya enggak selesai ya. Kumis 1:08:51 kucing boleh untuk nurunkan nasam urat 1:08:53 tambahin ee kayu secang boleh, tempuyung 1:08:56 boleh. Untuk kolesterol kalau enggak ada 1:08:59 mah pakai bawang putih ya, pakai seledri 1:09:03 sedikit aja ya, pakai daun sukun boleh 1:09:06 ya. Pakai kunyit temu lawak boleh ya. 1:09:09 Itu. Baik, terima kasih Pak Alvian. 1:09:12 Ikhwan dan akhwat ee bagi Anda yang 1:09:14 ingin menghubungi Pak Alvian silakan di 1:09:21 081383262040 1:09:27 081383262040. Alamat dari Rumah Sehat 1:09:30 Indonesia di Jalan Ruyung nomor 7 Blok 1:09:33 A20 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta 1:09:37 Timur. Jalan Ruyung nomor 7 blok A20, 1:09:41 Pondok Kelapa, Duran Sawit, Jakarta 1:09:43 Timur. Anda bisa membuka langsung di 1:09:47 Google Maps ee ketik Rumah Sehat 1:09:50 Indonesia di Jalan Ruyung. Demikianlah 1:09:55 ee perjumpaan kita di siang hari ini, 1:09:57 Ikhwan dan Akhwat. Terima kasih atas 1:09:59 segala perhatian dari Anda, pertanyaan 1:10:02 yang Anda berikan juga. Mohon maaf jika 1:10:05 ada beberapa pertanyaan yang belum 1:10:07 terjawab. Dan kita insyaallah akan 1:10:09 bertemu pada hari Sabtu yang akan 1:10:12 datang. Saya Bagus ditemani Bang Ondi 1:10:16 dan juga Bang Fajar di meja operator. 1:10:19 Mohon undur diri juga Ustaz Alvian dari 1:10:21 Rumah Sat Indonesia undur diri. Billahi 1:10:23 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:10:26 warahmatullahi wabarakatuh.