Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Brail TV.
- Alhamdulillah wasalatu wasalam ala
- rasulillah waa alihi. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Kembali lagi bersama Alfagqir Risalkaf
- di acara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an live bersama Ustaz Husin
- Alatas dan juga Ustaz Hamzah Alatos yang
- sudah membersamai kita di studio.
- Asalamualaikum, Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Semoga sehat
- selalu, Ustaz ya. Masyaallah.
- Alhamdulillah. Terima kasih sudah
- menyempatkan waktunya, Ustaz, untuk
- hadir sebelum khotbah Jumat ini. Makanya
- kita punya waktu terbatas, Ikhwan
- Akhwat. Ee kami langsung buka saja. Buat
- ikhwan akhwat yang ingin bertanya,
- silakan kirimkan pertanyaan Anda melalui
- pesan WhatsApp di
- 08111999720 atau bisa telepon langsung
- di
- 0218451512. Namun alangkah baiknya kita
- buka dulu dengan baca ummul Quran surah
- Alfatihah. Tafadul Ustaz
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- [Musik]
- arrahmanirrahim maiki
- yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka
- nasta'
- ihdinasirathal mustaqimat
- anamta
- alaihim ghairil maghdubi alaihim
- waladin.
- [Tertawa]
- [Musik]
- Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Allahummarhamna bil Quran. Semoga dari
- bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan
- pintu rahmat dan pintu hidayah kepada
- kita semua. Oh, sudah banyak Ustaz
- pesan-pesan yang masuk dari yang pertama
- angka menyampaikan pertanyaannya.
- Asalamualaikum Ustaz, apa yang harus
- kita lakukan jika ada salah satu sahabat
- kita yang pindah agama? Bagaimana sikap
- kita, Ustaz? Dan sebenarnya apa sih,
- Ustaz, yang membuat kira-kira faktor
- yang membuat orang ini tidak yakin lagi
- dengan agamanya? Bahkan yang dia bawa
- sejak lahir itu agama Islam dan syariat
- Islam. Barangkali bisa buat menguatkan
- kawan-kawan kita saat ini yang masih
- memeluk agama Islam. Syukran Ustaz,
- jazakumullah khair.
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi
- rabbil
- alamin. Allahumma sholli ala Muhammadin
- wa ali
- Muhammad. Asalamualaika ya Rasulullah.
- Assalamuala wa ala ibadillah
- shihin. Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- atina minika rahmah waimna min ladunka
- ilman nafi wfna bimaamtana. Rbana atina
- min ladunka rahmatan wahyi lana min
- amrina rasyada.
- Rabbana la tuziq qulubana ba'da
- iddaitana wahablana min ladunka rahmatan
- innaka antal
- wahab. W
- ba'du menjawab pertanyaan yang
- pertama. Semoga Allah subhanahu wa
- taala meneguhkan keimanan kita semua dan
- memberikan hidayah kepada mereka-mereka
- yang belum menerima hidayah dari Allah
- Subhanahu wa taala.
- Apabila salah seorang sahabat kita
- berpindah
- agama, bisa saja dia berpindah agama
- karena tergiur pada tawaran
- materi atau jabatan tertentu ya yang
- membuat akhirnya dia berpindah agama
- seperti yang kita saksikan dari sebagian
- orang tanpa kita sebutkan namanya.
- Ada sebahagian berpindah
- agama disebabkan karena
- apa? Karena dia mengalami
- depresi, tekanan yang berat.
- Ternyata ikhwan seagamanya tidak
- memberikan pertolongan, tapi dia
- mendapatkan pertolongan justru
- apa? Dari
- mereka-mereka yang berbeda
- agama. Hatinya tersentuh.
- Hingga dia merasakan bahwa apa? Bahwa
- kebenaran ada pada orang-orang yang
- berbeda agama, bukan dengan orang-orang
- yang seiman dengan dirinya. Artinya dia
- masuk ke dalam Islam karena
- emosinya, perasaannya tersentuh. Dan
- banyak orang seperti
- ini ada yang keluar dari Islam
- disebabkan karena
- syubhat, disebabkan karena dia
- meragukan pemahaman agama dia maupun
- pemahaman orang di sekelilingnya
- terhadap
- Islam. Sumbernya dari pemahaman yang
- salah.
- Kebanyakan kita kaum
- muslimin, mereka mendapatkan pendidikan
- agama ini tidak ada atas dasar
- pemahaman dan tidak kembali kepada kitab
- sucinya.
- Kebanyakan berdasarkan apa? Berdasarkan
- pemahaman-pemahaman yang mereka terima
- dari guru-guru mereka yang kebanyakannya
- dipaksakan bukan atas dasar kesadaran.
- Padahal Allah Subhanahu wa taala
- memerintahkan rasulnya untuk mengumumkan
- qul hadi
- sabili adu ilallahi ala bir ana
- wabaanihanallah w ana minal
- musri katakan umumkan wahai
- rasulullah hadi sabili ini
- jalanku lalu Allah
- terangkan maksud dari jalan tersebut
- aduh
- Aku mengajak manusia kepada Allah,
- kepada Tuhannya,
- penciptanya. Ala basirah dengan membuka
- mata hati
- mereka atas dasar
- pemahaman, kesadaran dan keyakinan.
- Bukan satu doktrin ya yang dimasukkan ke
- dalam hati seseorang atau dia tumbuh
- dalam lingkungan orang-orang yang telah
- beragama Islam. Dia menerima Islam bukan
- atas dasar pemahaman.
- Jadi katakan wahai Rasulullah, inilah
- jalanku. Aku mengajak manusia untuk
- kembali kepada Allah ala basirah dengan
- membuka mata hatinya, akal pikirannya
- hingga dia mengikuti sesuatu atas dasar
- pemahaman yang
- benar. Ana wamani. Inilah jalanku dan
- jalan orang-orang yang mengikuti aku.
- Wasubhanallahi w ana minal musyrikin.
- Maha suci Allah. Dan sekali-kali aku
- bukan orang yang mempersekutukan
- Allah. Rasul tidak mengajak manusia
- kepadanya, tapi mengajak manusia kepada
- all Allah. Begitu juga para keluarga
- Rasul dan sahabat Rasul mengajak manusia
- kembali kepada
- Allah.
- Sedangkan bekal yang dipergunakan Rasul
- untuk membawa pencerahan adalah kitab
- suci Al-Qur'an.
- Allah berfirman dalam surah Ibrahim.
- Bismillahirrahmanirrahim. Alif lam
- ro. Kitabun anzalnahu ilaika litukrijasa
- minulumatihimatiliz.
- Ini sebuah kitab. Wahai Rasulullah yang
- agung dan
- mulia. Kami turunkan kepadamu agar
- engkau mengeluarkan umat manusia dari
- dalam
- kegelapan menuju kehidupan yang
- terang-menerang.
- dari kejahiliahan menuju kehidupan yang
- diterangi oleh cahaya Allah yang
- menerangi akal mereka, jiwa mereka, hati
- mereka. Litukrijanasa
- minadulumati. Kemudian apa? Dan
- memberikan hidayah kepada mereka menuju
- jalan yang maha perkasa lagi maha
- bijaksana.
- Siratillahilladzi lahu ma fis samawati
- wa fil ard. Itu jalan Allah sang
- penguasa satu yang memiliki menguasai
- apa yang terdapat di langit maupun di
- bumi. Jadi kalau kita perhatikan
- bersama-sama Rasulullah mengajak manusia
- al
- basirah dan pegangan yang beliau
- pergunakan untuk mengeluarkan manusia di
- kegelapan adalah Al-Qur'an.
- Nah, coba kita perhatikan bersama semua
- kaum muslimin pada saat ini mereka sudah
- tidak sudahkah mereka menikmati meresapi
- apa-apa yang terdapat dalam kitab suci
- mereka yang merupakan bahagian dari
- rukun apa? Rukun iman mereka,
- pedoman hidup mereka yang menjadi cahaya
- yang menerangi jiwa mereka. Yang menjadi
- petunjuk jalan mereka. yang menjadi
- penyembuh bagi apa yang terdapat dalam
- dada mereka dari kebimbangan,
- keraguan. Begitu juga menjadi furqan
- yang memisahkan di antara yang benar dan
- salah menjadi rahmat bagi mereka di saat
- mereka mengikuti petunjuk Al-Qur'an,
- meresapi
- menghayatinya, niscaya mereka akan
- menggigit agama mereka, keyakinan mereka
- dengan kokoh dan kuat.
- Tapi diakibatkan karena umat Islam
- dipalingkan dari kitab Allah kepada
- selainnya. Seperti yang terjadi pada
- umat Yahudi dipalingkan dari Taurah
- menuju Talmud. Begitu
- juga umat Nasrani yang telah
- meninggalkan ajaran
- Al-Masih. Akibatnya wali
- iyadzubillah mereka semua dijauhkan dari
- jalan Allah. Begitu juga keadaan kaum
- muslimin. Nah, kita di sini kaum
- muslimin seharusnya
- betul-betul berupaya untuk memahami
- Islam dari sumbernya. Dan para
- ulama seharusnya mereka seperti yang
- Allah gambarkan sebagai rabbaniin yang
- diamanatkan oleh Allah. Kunu rabbaniin
- bima kuntum tualimun kitab wabim
- kuntumus. Jadilah kalian para rabbaniin.
- Ini merupakan apa? Kedudukan yang amat
- mulia di mana pekerjaan mereka
- dinisbatkan kepada Allah. Rabbaniin. Apa
- tugas
- mereka? Mengajarkan Alkitab dan
- mempelajarinya. Oleh karena itu, kalau
- kita menjumpai saudara
- kita yang meninggalkan agamanya karena
- syubhat, kita sebagai sahabat coba
- berupaya untuk apa? Menerangkan
- kepadanya Islam ya dengan benar.
- menjawab syubhat-syubhatnya. Kalau kita
- tidak mampu menjawab, cari orang yang
- ahli untuk memberikan jawaban. Dan saya
- temukan banyak orang yang tadinya
- meninggalkan Islam karena syubhat,
- akhirnya berbondong-bondong kembali ke
- dalam Islam. Seperti contohnya jangan
- jauh-jauh. Dr. Mustafa Mahmud ya pernah
- mengalami apa?
- Guncangan, keraguan terhadap Islam.
- Karena dia melihat Islam dari masyarakat
- dan ulamanya.
- yang tidak memahami Islam. Akhirnya
- begitu dia terumbang ambing di tengah
- kebingungan dia kembali kepada
- Al-Qur'an. Dia menemukan kebenaran yang
- sejati. Begitu juga seorang tokoh
- mufassir yang terkenal dari
- Irak yang sering menjawab
- pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan
- dengan Al-Qur'an. tadinya pernah
- mengalami
- masa-masa terpisahan dengan agama dan
- dia kembali bahkan orang yang paling
- terdepan dalam menjelaskan ayat-ayat
- Al-Qur'an dengan begitu
- indah itu Dr. Fadil
- Assamarai. Kemudian kita saksikan
- bagaimana Jeffre Leng yang membuat dia
- tertarik kepada Islam Al-Qur'an.
- Tapi saksikan kaum muslimin pada saat
- ini berapa persen dari mereka yang
- mendengarkan
- keterangan-keterangan dari Allah
- Subhanahu wa taala. Bahkan sebagian
- ulama melarang orang untuk mempelajari
- isi Al-Qur'an. Boleh membaca, tapi
- mempelajari isinya jangan. Sampai
- sebagian mereka mengatakan, "Awas- awas
- sampai kalian keracunan
- Al-Qur'an." Kenapa mereka mengatakan hal
- ini? Karena mereka takut kalau orang
- memahami Al-Qur'an doktrin mereka ini
- bakal ditinggalkan.
- Karena Al-Qur'an kitab yang membimbing
- manusia menuju jalan hidup yang lebih
- terang. Jauh dari kebohongan, kepalsuan,
- penyimpangan, dari khurafat. Tapi Islam
- dengan Al-Qur'an mengajak manusia untuk
- menuju pencerahan yang mencerahkan hidup
- mereka, meluruskan hidup mereka,
- menjadikan mereka manusia-manusia yang
- beradab. Jadi tugas kita bekali diri
- kita dengan pemahaman yang benar.
- Kemudian kita mengingatkan saudara kita
- tanpa ada paksaan. Ajak dia berdialog
- dan berpikir. Mudah-mudahan dia akan
- kembali kepada kebenaran yang hilang.
- Wallahuam. Yang penting dari kita
- menyampaikan ya, Ustaz. Kalau kita sudah
- menyampaikan, kita sudah menyampaikan
- tanggung jawab kita iya terhadap Allah
- Subhanahu wa taala. Berikutnya dari
- Ahad. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustaz Husin dan Ustaz
- Hamzah semoga ilmunya semakin barokah.
- Amin ya rabbal alamin. Mohon pencerahan.
- Syarat mandi hadas besar harus memiliki
- kapasitas dua kulah air. Sebuah kolam
- atau wadah air berbentuk persegi harus
- memiliki ruang dengan minimal panjang,
- lebar, dan kedalaman 1 hasta. Standar
- orang dewasa. Bagaimana hukumnya jika
- air yang digunakan kurang dari
- persyaratan, Ustaz? Dari Hadi di
- Pejaten? Syukran, Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil alamin. Allahumma
- shalli wasallim ala sayidina Muhammadin
- waa ali sayidina Muhammad. Rabbanaidna
- ilihinbana baitana
- wahblana innaka antal wahab. Amin ya
- Allah.
- itu tadi
- persyaratan
- ya yang ada di yang diterangkan di dalam
- ee mazhab Syafi'i ya seperti
- itu. Jadi ee kita memang di ee apa
- diperintahkan
- untuk ee mandi, bersuci harus dengan ee
- air yang suci ya.
- Adapun tadi ee masalah airnya banyak dan
- sedikitnya yang disebut minimal
- kullatain dua klah itu tadi disebutkan
- ukurannya panjang kali lebar kali tinggi
- 1 1/4at hasta seperti itu ya. ini adalah
- ee ee ukuran dalam mazhab Syafi'i
- seperti itu ya. Karena mengambil dari
- riwayat hadis apa ee bahwasanya
- ee air tidak akan terkena menjadi najis
- kalau dia itu ee lebih dari dua kola.
- Nah, dua kola seperti
- itu. Jadi, ee yang perlu diperhatikan
- yaitu bagaimana kita mandi ini dengan
- air yang suci ya.
- Enggak usah diperhatikan apakah itu
- airnya sedikit atau banyak. Nanti yang
- penting kita ambil gayung, kita mandi
- ya, kita siram badan kita seperti itu
- ya. Enggak mungkin juga ya air yang
- kecil seperti itu kita nyebur di sana
- kan ya. Jadi
- ee tidak masalah airnya seperti itu.
- Kurang dari ee dua kulah kah atau satu
- emberkah itu bisa bersuci ya. kita ambil
- gayung, kita mandi dengan air tersebut
- ya dan kita basuh seluruh tubuh kita ya
- seperti itu. Jadi
- ee bahkan diceritakan bagaimana
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- itu kalau berwudu atau mandi itu airnya
- tidak terlalu banyak ya karena menghemat
- air ya seperti itu. Jadi dengan air yang
- yang sedikit sekalipun ya kita bisa tapi
- ya tentunya ya kita jangan nyebur di
- sana mandinya ya seperti itu. Jadi kita
- gunakan ee gayung atau kita gunakan apa
- ya
- ee selang atau apa pipa pancuran seperti
- itu. Kita bisa mandi dengan air ee
- walaupun hanya satu. Wallahualam.
- Masyaallah. Jazakumullah khair ustaz.
- Ada lagi dari Ibu Diana, ada Sunan Bata.
- Masyaallah, jazakumullah khair. Ada dari
- Rahman Rosta. Nyimak, Ustaz.
- Alhamdulillah. Dari Bapak Andi di
- Celeduk ada Tafif Siar. Oh, Pak Regar
- apa kabar? Masyaallah dari Taman Laguna.
- Masyaallah. Ada dari Bu Ismi.
- Ee Bu Ismi ada dari Engkong Jun.
- Masyaallah. Ada dari Assalam Kutai
- Barat. Ada Rukimi ee bertanya kepada Pak
- Ustaz, "Ustaz, salat sunah fajar itu
- dilakukan sebelum azan apa sesudah
- azan?" Kata Bu Rukimini
- Rukmini, maaf Bu Rukmin sesudah azan apa
- sebelum azan? Ustaz, yang mendapatkan
- pahala lebih baik dari dunia dan
- seisinya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Sebagian orang
- beranggapan bahwa sunatul fajri itu
- sebelum sebelum apa? Fajar. sebelum
- fajar. Padahal sunatul fajri di sini ya
- sunahnya dinisbatkan kepada fajar.
- Berarti bersama terbitnya fajar sodq dia
- apa? Dia melakukan salat sunah dua
- rakaat. Setelah itu salat su subuh.
- Adapun yang dilakukan sebelum fajar itu
- masuk dalam kategori qiyamullail.
- Nabi sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu
- Abbas radhiallahu anhu mengatakan shatul
- laili matna salat malam
- du fain khiftal fajra fair biwah kalau
- kamu takut masuk fajar tutup dengan satu
- rakaat sebagai apa? Sebagai witir. Jadi
- yang menjadi witir itu yang satu rakaat.
- Adapun sunatul
- fajri adalah sunah yang dilakukan
- setelah azan subuh sebelum kita
- melakukan salat subuh. Nah, di sini
- terdapat pelajaran yang amat indah buat
- kita bersama terbitnya fajar hari dan
- lembaran yang baru. Allah ingatkan
- kepada kita, dunia kita sebetulnya tidak
- berarti.
- Hingga dua rakaat salat sunah fajar saja
- lebih mulia daripada dunia dan seluruh
- isinya. L bagaimana salat wajib
- kita? Bagaimana ibadah-ibadah yang lain?
- Artinya Allah ya dan rasulnya mendidik
- kita untuk melihat dunia itu kecil dan
- melihat ya beribadah kepada Allah,
- mengabdi kepadanya, berbuat kebaikan
- merupakan satu hal yang lebih besar dari
- dunia. Jangan terbalik. Kita melihat
- dunia besar, akhirnya kita sepelekan dan
- abaikan apa-apa yang Allah wajibkan
- kepada kita. Padahal jangankan yang
- wajib, yang sunah saja ya yang dilakukan
- setelah azan subuh ya dengan nama
- sunatul fajri khairum minad dunya wah.
- Jadi sungguh rugi orang yang
- mengutamakan dunia dari akhiratnya.
- Ini pendidikan yang amat indah buat kita
- dari ucapan Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam. Wallahuam.
- Masyaallah. Ustaz Hamzah, ada yang mau
- ditambahkan mengenai seputar salat sunah
- fajar barangkali Ustaz. I tadi apa sudah
- jelas? Jadi, jadi yang disebut rakatal
- fajri khairum minad dunya wha yaitu dua
- rakaat fajar. Maksud di dua rakaat
- qobliah subuh itu maksudnya. Nam qiah
- dari Pak Mujito. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Pertanyaan
- terkait doa ustaz yang dipanjatkan pada
- hari Jumat setelah salat Asar. Saya
- pernah dengar sangat dikabul oleh Allah
- subhanahu wa taala. Bagaimana menurut
- ustaz terkait do doa ini? Dan bahkan ada
- beberapa riwayat yang menyebutkan ini
- tempat waktu di mana Sayidah Fatimah
- menyendiri ya, Ustaz. Ya, makanya
- disebut dengan Saah Fatimiyah. Itu
- gimana, Ustaz, penjelasannya? Mohon
- pencerahan dari Pak Rohman.
- Hari Jumat ini merupakan hari
- id usbui ya mingguan bagi kaum
- muslimin. Mereka meninggalkan
- musala-musala mereka yang biasa mereka
- lakukan untuk salat lima waktu
- berjamaah.
- Mereka bersama-sama menuju masjid
- jami. Kalau kita pergi ke
- Madinah, kita akan jumpai berdekatan
- dari Masjid Rasul terdapat musala-musala
- yang amat banyak. Sekarang bernama
- masjid, masjid Bilal, masjid ini. Itu
- merupakan masjid-masjid ya yang
- digunakan oleh setiap suku untuk salat
- lima waktu mereka.
- Tapi pada saat salat Jumat mereka
- berkumpul bersama-sama di masjid Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam ya untuk berkumpul dan
- mendengarkan pesan-pesan yang amat
- penting bagi mereka.
- Pertama mengingatkan mereka untuk
- bertakwa kemudian
- bersatu. Bersatu di jalan Allah. Dan
- Allah ingatkan juga kita agar kita
- betul-betul mengutamakan panggilan
- Allah.
- dari kecintaan kita kepada dunia. Ya
- ayyuhalladina
- amanu Allah akan menggantikanum.
- Jadi sebetulnya hari Jumat ini dari
- mulai masuk hari Jumat berarti malam
- Jumat kan setelah terbenamnya matahari
- pada hari Kamis maka dia masuk bilangan
- hari Jumat karena perubahan hari dimulai
- dari terbenamnya
- matahari hingga
- terbenamnya matahari di hari Jumat itu
- merupakan saat-saat
- mustajab bahkan termasuk di antaranya
- pada saat khatib duduk di antara dua Dua
- khotbah itu merupakan saat mustajab kita
- berdoa kepada Allah, memohon ampun
- kepadanya. Maka khatib mengingatkan kan,
- fastagfiruh innahu hual gfuruhim. Jadi
- bukan selawat yang dibaca ya semata tapi
- baca selawat dan doa mohon kepada Allah
- ampunan. Setiap bakda salat merupakan
- saat yang mustajab. Baik salat subuh,
- baik itu salat apa? Zuhur. Heeh. Asar.
- Magrib, Isya, setiap
- salat setelah kita melakukan salat,
- melakukan tawasul dengan amal saleh yang
- Allah perintahkan wabahu ilaihil wasilah
- itu merupakan saat yang amat indah bagi
- kita untuk
- berdoa. Ini bukan hanya setelah asar,
- tapi setiap waktu terutama sekali setiap
- kita selesai mengerjakan salat itu
- merupakan saat-saat
- mustajab. Karena amal yang paling
- dicintai Allah adalah amal yang Allah
- wajibkan pada hambanya.
- Dan melaksanakan amal yang paling
- dicintai Allah. Orang yang melaksanakan
- apa yang Allah wajibkan atas dirinya.
- Sebagaimana firman Allah, ma taqar ilai
- abdun ahabba ilai
- mimu. Seorang hamba tidak mendekatkan
- diri kepadaku dengan satu amalan yang
- lebih daripada apa yang aku wajibkan
- atas diri. Baru setelah itu dilanjutkan
- dengan kedudukan almustahabbat.
- Tapi yang wajib ini menduduki kedudukan
- yang paling utama. Nah, selesai salat
- wajib atau pada saat kita beriktikaf di
- masjid itu merupakan saat-saat yang amat
- indah. Bukan terbatas hanya setelah
- salat asar. Asar. Wallahuam. Ya,
- kadang-kadang kita em ibaratnya terlaena
- dengan ee hadiah-hadiah dalam tanda
- kutip membasis amalan-amalan sunah.
- Padahal e kita harus sadar bahwa yang
- wajib ini pasti lebih besar lagi
- pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa
- taala. Kalau terkait dengan Saah
- Fatimiyah, Ustaz, Safatimiah atau yang
- bakda asar itu bagaimana, Ustaz?
- Sebetulnya kita kan tahu Allah
- perintahkan dalam Quran. Heeh.
- Fasabbih bihamdibika
- qoblaisyamsi waqla gurubha. Betul gak?
- Perintah untuk kita bertasbih kepada
- Allah di saat pagi ya. sampai sebelum
- terbenamnya matahari. H pagi pada saat
- matahari terbit. Sebelum terbenamnya
- matahari kita mengiringi hari kita
- dengan doa, dengan tasbih, dengan doa,
- dengan istigfar agar kesalahan dosa yang
- kita lakukan pada waktu hari tersebut
- Allah subhanahu wa taala hapuskan dan
- amalnya diterima oleh Allah. H karena
- begitu terbenar matahari berganti hari
- yang baru. Iya. Lebaran yang ba baru ya.
- Jadi sebetulnya Sayidah Fatimah waktunya
- banyak dipergunakan untuk berzikir
- kepada Allah. Baik itu pagi, nah siang
- maupun petang sebagaimana yang Allah
- perintahkan.
- Baik.
- [Musik]
- Ee dari Sunan di Batam, Ustaz barangkali
- ke Ustaz Hamzah ini semoga barokah
- ilmunya. Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Ustaz, arti milad itu apa sih, Ustaz?
- milad kelahiran Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam. Mohon penjelasannya dan
- makna maulid itu sejatinya seperti apa,
- Ustaz? Jazakumullah khair dari Bu Sunan.
- Batu besar di Batam. Ustaz batu Batam.
- Batam, Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalliim sayidina Muhammad sayidina
- Muhammad. Ya, milad dalam bahasa Arab ya
- artinya kelahiran ya. Maulid juga bisa
- diartikan. Nah, itu dari isim
- makan atau isim zaman ya, bisa arti
- tempat kelahiran, bisa arti waktu
- kelahiran.
- Ya, maksudnya apa? Ee
- peringatan hari kelahiran Nabi ini
- adalah ini kalau
- dibilang, "Oh, di zaman Nabi tidak ada
- tidak ada." Karena apa? Nabinya masih
- ada. Ya, seperti itu. Ee walaupun
- seperti itu tapi ada juga tersirat dalam
- suatu riwayat hadis
- Rasulullah suka salat sunah apa puasa
- sunah di hari Senin. Ya. Ketika ditanya
- kenapa seperti itu? Karena pada hari itu
- hari di mana aku dilahirkan. Seperti
- itu. Tapi hikmah dari memperingati ee
- kelahiran Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam ini sebenarnya adalah
- merupakan
- ee ini kan diadakan setelah lama
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- meninggal. Dan diketahui pada waktu itu
- banyak ee umat Islam yang melupakan
- sejarah Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam merupakan
- sunah-sunahnya. Maka kemudian mereka
- berinisiatif untuk bagaimana supaya
- mereka bisa mengingat kembali perjuangan
- Nabi, mengingat kembali akhlak Nabi,
- mengingat kembali sepak terjang Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Maka setiap apa? hari kelahirannya di
- apa diperingati dengan dibacakan apa ee
- sejarah Nabi, akhlak Nabi. Ya, itu
- adalah merupakan sebenarnya
- ee sarana untuk kembali
- mengingatkan akan
- ee ee mengingatkan kaum muslimin untuk
- menteladani Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam. atau juga
- bisa dibilang ee
- bagaimana peringatan ini sebagai
- misalnya wujud kegembiraan kita atas
- dilahirkannya Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam itu juga ya
- bisa dikatakan seperti itu, bisa
- dibilang seperti itu. Karena ya tidak
- ada nikmat yang paling besar ya daripada
- nikmatnya kita ini bisa beriman kepada
- Allah berkat bimbingan Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- diutusnya Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam ya yang membawa manusia
- dari kegalapan menuju cahaya ini ee
- kegembiraan ini ya kita ungkapkan ya
- dengan misalnya merayakan atau
- memperingati ya memperingati
- kelahirannya Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam itu ee apa
- makna dari salah satu makna atau
- sebagian makna dari maulid ini. Tapi
- jangan dijadikan
- hanya peringatan Maulid ini hanya
- sebagai satu seremonial apalagi hanya
- dijadikan sebagai sarana. Oh kalau
- dengan menjalankan ini oh kemudian dosa
- kita terhapus semuanya. Setelah itu,
- setelah selesai peringatan ini, kita
- bergelimang lagi dengan dosa. Kemudian
- nanti datang lagi hari Maulid. Oh, ini
- dijadikan seolah-olah sebagai
- penebus. Ya, tidak seperti itu. Justru
- dengan peringatan Maulid ini harusnya
- dijadikan trigger untuk kita
- bagaimana ya setelah itu kita mencontoh
- perilaku Rasul. Kita dekat dengan
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- dalam apa? perilakunya seperti itu.
- Kita mentaati perintah-perintah Allah,
- menjalankan perintah-perintah Allah dan
- menjauhi larangannya dengan mengikuti
- menteladani sunahnya Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam setelah
- perayaan Maulid tersebut. Ya, banyak
- orang ketika diundang pengajian, yuk
- kita mengaji, kita mengkaji ayat-ayat
- Quran sedikit sekali yang datang. Tapi
- ketika diadakan peringatan
- Maulid, membludak yang hadir. Tapi
- setelah itu ketika hadir pengajian
- kembali lagi ya mereka malas seperti
- itu. Padahal justru ya Allah perintahkan
- kita seperti tadi ustaz-ustaz katakan ya
- mengambil dari firman Allah Subhanahu wa
- taala walakin kunu
- rabbaniin. Ya kita itu diperintahkan
- untuk menjadi sebagai umat nabi kita
- menjadi
- rabbaniin. Siapa itu rabainiyin? Yaitu
- bima kuntum tuallimunal kitaba wima
- kuntum tadrusun. Yaitu orang rabbani.
- Artinya orang-orang yang ee bersifat
- berakhlak dengan akhlak Allah Subhanahu
- wa
- taala dan mendidik umat manusia ke jalan
- yang benar. Yang mana pedomannya mereka
- itu adalah selalu mempelajari kitab
- Allah, mengajar dan mengajarkannya. Ini
- juga sesuai dengan hadis Nabi khairun
- apa
- ee sabda Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallamukum man taallamal qurana
- waama sebaik-baiknya kalian orang yang
- mengajarkan
- Al-Qur'an ya mempelajari Al-Qur'an dan
- mengamalkannya tentunya dan juga
- mengajarkannya seperti itu. Nah, ini
- banyak terlupakan ya, banyak terlupakan.
- ee hanya kemudian nanti tadi
- dijadikan ee peringatan Maulid hanya
- sebagai tadi setiap perayaan ya
- berkumpul setelah itu lupa lagi dengan
- apa yang diajarkan oleh Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Tapi
- jadikanlah ini sebagai trigger untuk
- kita lebih cinta kepada Rasulullah,
- lebih menteladani ee akhlak Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Wallahuam wabarik. Terima kasih ya.
- Baik, Ustaz.
- Terus sebagian orang
- mengatakan, "Mengapa kita harus
- memperingati Maulid Rasul sedangkan
- Rasulullah tidak melakukan?" Iya. Ini
- merupakan bid bidah.
- Seperti tadi yang Ustaz Hamzah katakan
- bahwa Rasulullah masih
- hidup. Rasulullah masih masih hidup.
- Sahabat menyaksikan Rasul melihat dari
- dekat ya dengan sendirinya ya mereka
- mengenal Rasul sallallahu alaihi
- wasallam mengambil pelajaran secara
- langsung.
- Pada masa
- sahabat mereka masih akrab dengan Rasul.
- Mereka bertutur, bercerita mengenai
- Rasul kepada para tabiin yang datang
- berikutnya. Tapi generasi demi generasi
- berlalu, ternyata kaum muslimin ya yang
- mengaku beriman kepada Rasul tidak
- mengenal Rasul.
- Tidak mengenal rasul rasul.
- Apalagi saat ini mereka lebih kenal dan
- hafal nama-nama pemain
- bola,
- artis aktor, petinju daripada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Allahumik
- alaih. Arti sebagian besar umat Islam
- termasuk yang tinggal di Saudi Arabia
- kalau ditanya tentang pemain bola ahli
- he. Ya. Yang bermain di Mesir siapa aja?
- Mereka menyebutkan satu persatu. Siapa
- pemain bola? sepak bola Inter Milan ya
- yang terkenal pemain Brazil
- tidak senegara dengan mereka tidak
- berhubungan dengan masa depan mereka
- kenal dengan baik iya betul gak betul
- siapa yang tidak kenal
- Maradona sampai gol yang dicetak ya yang
- dinamakan tangan Tuhan mereka semuanya
- tahu tapi waktu ditanya mengenai Rasul
- bahkan yang tinggal di Makkah di Madinah
- banyak hal yang berhubungan dengan Rasul
- apalagi kehidupannya kebanyakan dari
- mereka apa
- tidak mampu menjawab dengan benar. Nah,
- di sini pentingnya kita memperingati
- Maulid Rasul bukan sebagai acara
- seremoni yang sia-sia atau untuk makan
- dan minum, tapi untuk mengenal
- Rasul. Maka para ulama yang berbicara
- dalam peringatan Rasul seharusnya
- berbicara mengenai seluruh aspek
- kehidupan Rasul dibagi antara ulama dan
- ulama.
- Berbicara mengenai sisi kehidupan Rasul
- sebagai seorang pemimpin, kepala negara,
- sebagai kepala rumah tangga, sebagai
- seorang jenderal di medan perang,
- seluruh sisi kehidupan Rasul merupakan
- apa? Tuladan. Iya, betul gak? Betul,
- Ustaz?
- Kemudian yang mewakili, yang
- mencerminkan kehidupan Rasul secara
- benar adalah
- Al-Qur'an. Karena manhaj hidup Rasul
- yang dinamakan sunah ini semua dipetik
- dari Al-Qur'an. Maka siapa saja yang
- ingin mengenal Rasul, maka pahami
- Al-Qur'an.
- Karena akhlak kepribadian Rasul semua
- bersumber dari Al-Qur'an. Adapun yang
- bersumber dari cerita-cerita yang tidak
- mendasar, semua ini tidak benar kecuali
- kalau sejalan dengan tuntunan
- Al-Qur'an. Orang lebih akrab dengan
- salaf, siapapun salaf mereka daripada
- Al-Qur'an. Apabila Al-Qur'an
- bertentangan dengan tradisi salaf, Quran
- yang disesuaikan bukan pemahaman salaf
- yang
- diluruskan. Nah, ini yang kita sesalkan.
- Oleh karena itu, kita ingin dalam
- memperingati Maulid Rasul,
- memperkenalkan Rasul ya kepada umat.
- Nah, dengan sendirinya kita harus
- menerangkan kepada mereka dengan bahasa
- yang mereka pahami. Iya. Sebagaimana
- firman Allah w arsalna mir rasulin illa
- bilisaniium.
- Kami tidak mengutus seorang rasul
- melainkan dengan bahasa
- kaumnya untuk menjelaskan kepada mereka.
- Setelah dijelaskan faydillahu yasya
- wahdi yasya. Baru Allah akan menyesatkan
- siapa yang Allah kehendaki itu yang
- menolak kebenaran dan memberikan hidayah
- kepada siapa yang
- dikehendaki. Oleh karena itu kita tidak
- terikat harus membaca deb azab barzanji
- atau simtud durar. Kebanyakan orang
- enggak paham isinya. Betul gak? Kalau di
- tengah-tengah orang yang paham bahasa
- Arab dibacakan di tengah mereka pantas.
- Tapi di tengah masyarakat
- seharusnya pada saat kita mendengarkan
- kisah maulid setelah berselawat dengan
- selawat yang betul-betul indah.
- Berselawat kepada Rasul mengucapkan
- salam langsung kepada Rasul bacakan
- sejarah kehidupan Rasul yang sejalan
- dengan Al-Qur'an. Ya, itu mengatakan
- umat agar mereka pulang memiliki
- bekal tentang kehidupan Rasul. Nah, ini
- perlu kita tulis sejarah kehidupan
- Rasul. Ketauladannya dalam bahasa
- Indonesia yang dibacakan pada saat
- peringatan Maulid. Nah, ceramah-ceramah
- setelah itu yang datang menguraikan dan
- merincikan nam sambil kita membaca
- selawat. Karena ada sebagian orang
- mengatakan yang membuat maulid itu
- menjadi bidah karena ada yang harus
- dibaca seperti Al-Qur'an.
- Itu merupakan syariat. Iya. Yang
- diharuskan. Iya. Malah kalau ada orang
- yang membaca maulid, kalau ada yang
- berbicara langsung ditegur, "Hormati
- Rasul." Tapi kalau membaca Al-Qur'an
- mereka bicara biasa saja. Ini kan salah
- kaprah namanya. Iya, benar. Masa sejarah
- tulisan Maulid lebih diutamakan daripada
- Al-Qur'an. Iya.
- Nah, kita ingin Al-Qur'an bergemar
- dibaca dengan suara yang indah kemudian
- diterjemahkan kemudian selawat kepada
- Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam wabarik al dan
- subhanallah kita didekatkan dengan rasul
- bukan hanya setahun
- sekali hampir setiap saat. Bahkan dalam
- salat berapa kali kita berselawat pada
- Rasul.
- Kemudian kita juga mengucapkan salam
- pada setiap tasyahud. He betul gak?
- Betul, Ustaz. Kita enggak mengatakan
- assalamu ala rasul, tapi assalamualaika
- ayyuhan nabi. Walaupun Albani lebih
- condong untuk merubah alasannya Rasul
- sudah meninggal dunia, digantikan
- assalamu ala an naabi. Kita tetap
- berpegang kepada prinsip bahwasanya apa?
- Salam kita kepada Rasul langsung dengan
- mempergunakan kata pengganti orang
- kedua.
- Sebagaimana Nabi datang kepada kuburan
- mengatakan, "Assalamualaikum ya ahl
- kubur." Betul gak? Betul. Nah, kita
- diperintahkan berselawat kemudian
- mengucapkan salam kepada Rasul.
- Kira-kira pekerjaan sia-sia gak? Enggak.
- Kita yakin ya sebagaimana para syuhada
- mereka hidup di sisi Allah Taala ya
- bahkan menerima rezeki dari Allah. Nabi
- sebagai pimpinan para syuhada berada
- pada terdepan dan kita yakin salam kita
- sampai kepada beliau. Dan dijawab
- enggak, Ustaz?
- Kita yakin pasti dijawab. Ajib. Salam
- yang betul-betul penuh,
- penghormatan, kecintaan kepada Rasul
- pasti
- dijawab baik dari Rasul maupun malaikat
- yang
- menggantikan. Betul gak? Betul. Ini kan
- menggambarkan bagaimana Allah ingin
- menjalin hubungan yang begitu indah
- dekat antara kita dengan Rasul. Kepada
- Allah melalui salat, masyaallah. Kepada
- Rasul melalui selawat. Ajib. Dua kata
- ini sebetulnya merupakan dua kata yang
- hampir apa? Menunjukkan makna yang sama.
- I kalau salat kita lakukan merupakan
- komunikasi antara hamba dengan Tuhannya.
- Heeh. Kalau selawat seorang dengan
- pemimpinnya dan tauladannya. Tapi sayang
- walaupun kita berselawat yang kita
- teludarani bukan Rasul. Kita baca
- peringat, baca buku-buku maulid sambil
- menangis bahkan. Tapi dalam hidup kita
- begitu selesai yang kita ikuti siapa?
- Gaya hidup orang di luar Islam.
- Wanita-wanita kita berpakai yang tidak
- senonoh, kemudian mengadakan acara-acara
- yang diharamkan Allah bertentangan
- dengan syariat. Mana bukti kecintaan
- Anda? Qul inuntum tuhibbunallah
- fattafiuni. Kalau kalian cinta kepada
- Allah, ikuti aku. Jadi kita ingin
- peringatan maulid itu bertujuan sebagai
- pendidikan, sarana dan trigger. bukan
- sebagai
- tujuan agar kita mengenal Rasul lebih
- daripada kita mengenal
- Maradona, Ronaldo dan lain-lain
- sebagainya. Hingga sewaktu disebutkan
- nama Rasul, kita ingat akhlak perilaku
- beliau yang kita bumikan di
- tengah-tengah kita semuanya. Adapun
- hanya membaca, menangis, tapi setelah
- itu hidupnya berbeda dengan rasul, orang
- seperti ini tidak akan dilihat oleh Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Qul inuntum
- tuhibbunallahuniumah.
- Yuhbibkumullah wagfir lakumunubakum
- wallahu gfurur rahim. Jadi peringatan
- ini amat indah kalau betul-betul apa?
- Kalau betul-betul terisi dengan
- acara-acara yang mendekatkan,
- memperkenalkan kita dan membuat kita
- cinta kepada Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam dan mengikuti
- jalan beliau. Insyaallah. Jazakumullah
- khair, Ustaz. Ee berikutnya dari Pak
- Mas'ud di Batam. Masyaallah banyak dari
- Batam hari ini mendengarkan ya.
- Asalamualaikum Ustaz. Waalaikumsalam.
- Ustaz Husein dan Ustaz Hamzah.
- Mudah-mudahan dalam rahmat Allah
- Subhanahu wa taala. Amin ya rabbal
- alamin. Mohon nasihatnya kalau kita
- bercermin dari umat sebelum baginda Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam,
- mereka rusak setelah wafatnya para nabi
- mereka dan para penerusnya keturunannya
- yang merusak ajaran Ilahi. Dan kalau
- umat ini diibaratkan bumi, tentu
- tergantung yang menanam dan mengelola
- tanah. Maka tumbuh apa yang ditanam.
- Mohon maaf, Ustaz. Apa umat Indonesia
- salah yang menanam sehingga seperti ini?
- Belum ada seperti yang Al-Qur'an
- harapkan atau Al-Qur'an ajarkan dan
- baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam kita contohkan, Ustaz.
- Jazakumullah khairan. Jaz masyaallah
- berhat ini pertanyaan orang Batam hari
- ini. Masyaallah. Heeh. Baik
- ya.
- Kita temukan dalam Al-Qur'an
- keterangan-keterangan yang menerangkan
- kepada kita bagaimana umat-umat
- terdahulu yang tersesat setelah mereka
- meninggalkan kitab suci
- mereka dan ajaran nabi mereka.
- Contohnya yang terjadi pada masa
- kehidupan Sulaiman sebagai contoh. Kita
- tidak menarik ke atas. Kita mulai dari
- Sulaiman alaihialatu wasalam.
- Pada masa-masa kejayaan
- Sulaiman, Bani Israil pada saat tersebut
- disebabkan karena pengaruh kebesaran
- Sulaiman, mereka ya tunduk baik secara
- paksa maupun dengan penuh
- kesadaran. Arti pada saat itu tidak
- semua Bani Israel tunduk dalam dalam
- kesadaran.
- Sebagian dari mereka bertanya-tanya apa
- yang membuat Sulaiman punya kekuasaan
- yang begitu
- dahsyat. Di tengah-tengah suasana
- seperti
- ini, setan datang kepada mereka
- mengatakan bahwa Sulaiman bisa menguasai
- jin, memerintah mereka, bahkan
- menjadikan angin ya sebagai apa? Sebagai
- bala tentaranya. karena dia menguasai
- sihir. Ini berhasil menipu banyak
- orang-orang
- Yahudi. Hingga Allah gambarkan watabau
- matatl mulki Sulaiman. Mereka mengikuti
- apa yang dibacakan oleh setan pada masa
- kerajaan Sulaiman.
- W kafar Sulaiman wakin kafaru. Sulaiman
- tidak pernah
- kafir. Tapi setan yang kafir
- yallimun yang mengajarkan sihir. Berarti
- sihir bukan dari malaikat, bukan dari
- nabi, tapi dari setan. Bahkan di antara
- mereka ada yang menyamar menjadi
- malaikat.
- W unzir alal malakin. Enggak pernah
- diturunkan kepada dua malaikat yang
- bernama Har dan Marut. Tapi itu
- merupakan klaim mereka bahwa ini
- pelajaran yang diajarkan oleh malaikat
- yang bernama Harut dan
- Marut. Bahkan mereka menipu sambil
- mengatakan wama yuallimani min ahadin
- hatta yaqu inama nahnu fitnatun fala
- takfur. Percis kayak dukun-dukun.
- Sebelum mereka mengajarkan, mereka
- bilang hati-hati ini cobaan jangan
- kalian ingkar. Tapi yang
- diajarkan minhuma yufuna
- bihiji. Mereka belajar dari keduanya
- cara memecah belah suami dan istrinya.
- Jadi jelas-jelasnya ini merupakan tipu
- daya setan. Percis kayak dukun-dukun.
- Kita juga ambil semua dari Quran, dari
- hadis, tapi isinya pelajaran-pelajaran
- yang enggak benar. Iya. Ini merupakan
- apa? Yang batil dibungkus dengan
- kebaikan.
- Jadi mereka meninggalkan ajaran Sulaiman
- karena memang hati mereka bukan hati
- yang berserah diri kepada Allah. Hati
- yang menginginkan dunia. Mereka melihat
- Sulaiman bukan sebagai nabi dan rasul
- tapi sebagai sosok penguasa yang mereka
- ingin dapatkan ilmunya bagaimana
- menguasai jin dan lain sebagainya. He.
- Akhirnya mereka terjerumus dalam
- kekafiran.
- Maka Allah
- sebutkan. Jadi mereka orang-orang yang
- saleh dari para nabi digantikan oleh
- khalfun. Beda antara khalifah dengan
- khalfun.
- Kalau khalifah itu pengikut yang
- menggantikan mengikuti apa ajaran
- sebelumnya. Tapi kalau khalfun pengikut
- yang menyalahi ya para pendahulunya.
- Jadi khalfun beda ya dengan khalifah. H.
- Nah, kita yang Allah tempatkan di muka
- bumi sebagai khalifah yang dipilih oleh
- Allah, tidak semuanya menjadi khalifah.
- Sebagian besar dari kita ini khalful.
- Iya. Yang menyia-nyiakan salat,
- mengikuti hawa nafsu. Maka mereka akan
- menerima balasan atas penyimpangan
- mereka. Padahal Allah pilih kita menjadi
- khalifah. Iya.
- yang
- menggantikan ya para nabi, para rasul di
- muka bumi ini memimpin di tengah-tengah
- umat dengan mengikuti tuntunan Allah.
- Kita lebih suka menjadi khalfun daripada
- khalifah. Nabi Yakub kan seorang nabi.
- Tapi lihat anak-anak yang 12. Bagaimana
- sebagian anak-anaknya bisa berniat untuk
- membunuh saudara mereka yang pada
- akhirnya mereka masukkan ke dalam
- sumur walaupun anak Nabi kan.
- Jadi penyimpangan bisa terjadi pada
- siapapun juga, baik istri Nabi, anak
- nabi, paman Nabi. Bisa terjadi hal
- seperti ini. Nah, tergantung pada
- pilihan masing-masing. Tapi bersama,
- bersama apa?
- Bersama berjauhnya jarak antara Nabi
- Rasul dan orang-orang yang datang
- setelahnya, akhirnya
- penyimpangan-penyimpangan juga semakin
- apa? Semakin banyak dan semakin apa?
- semakin meraja. Oleh karena itu Allah
- utus nabi dan rasul susul-menyusul dan
- yang terakhir nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam sebagai nabi
- penutup. Lalu orang bertanya, "Kenapa
- kalau Bani
- Israil selalu ya setiap nabi mereka
- pergi digantikan dengan nabi yang baru?
- Sedangkan nabi kita ya telah wafat 1400
- tahun yang
- lampau, tapi sampai saat ini tidak
- terdapat seorang nabi karena beliau
- merupakan nabi penutut. Ini sebetulnya
- merupakan penghormatan dari Allah untuk
- umat Nabi. Allah jadikan mereka ya yang
- mau melanjutkan misi Nabi, menyampaikan
- pesan-pesan Allah, peringatan kepada
- mereka beramar makruf bernahi mungkar.
- Pesan mereka sama dengan pesan yang
- datang dari nabi-nabi Bani Israil. Ulama
- umati ke anbiya Bani Israil.
- Artinya Allah percayakan amanat ini
- kepada khair ummah. Umat yang Allah
- persiapkan sebagai umat yang
- terbaik. Walaupun yang tampil ke depan
- tidak semuanya, tapi yang membawa misi
- ini, melanjutkan misi Rasul merupakan
- orang-orang yang mendapatkan kemuliaan
- dari Allah. Oleh karena itu, para ulama
- sebetulnya mengemban misi yang amat
- mulia. Tapi kebanyakan dari mereka
- berkhianat menjual agama mereka dengan
- dunia mereka. Sedangkan mereka-mereka
- menyampaikan amanat Allah, membacakan
- pesan Allah itu Al-Qur'an. Ini kan Quran
- pesan Allah. Seharusnya ulama bukan
- membawa pembicaraan dari benak mereka
- ya, dari hawa nafsu mereka, tapi
- menyampaikan amanat Allah apa adanya.
- Kalau setiap ulama melakukan hal ini,
- umat akan bersatu. Iya. Betul gak?
- Betul. Jadi kita lihat
- penyimpangan-penyimpangan seperti yang
- Allah bilang dalam suratul hadid, alam
- yakni lilladina amanuumam.
- Apakah belum tiba saatnya bagi orang
- yang beriman untuk mengkhusyukkan diri
- mereka dalam mengingat Allah dan
- merenungkan apa yang Allah turunkan dari
- kebenaran? Lalu Allah pesan dan
- peringatkan kita
- wakuinaul kitab minq jangan seperti para
- ahli kitab sebelum mereka sebelum kita
- alaihim karena jarak jauh antara nabi
- mereka dengan mereka
- faqatub hati mereka mengeras
- faqasatubuhum wafir minhum fasikun
- kebanyakan dari mereka fasik nah mereka
- seharusnya setelah peninggalnya para
- nabi mereka membaca kitab yang Allah
- turunkan kepada mereka menjaganya,
- menyampaikan pesannya, tapi kebanyakan
- dari mereka berkhianat. Nah, sekarang
- umat Islam juga menghadapi kondisi yang
- sama.
- Jadi penyimpangan-penyimpangan umat
- karena menjauhnya mereka dari kitab
- Allah, dari pesan para nabi, mereka
- gantikan ya dengan ajaran-ajaran yang
- tidak jelas bersumber kebanyakannya dari
- hawa nafsu manusia yang mengajak orang
- bergolong-golongan bukan bersatu dalam
- agama Allah dan mengajak kepada Allah
- subhanahu wa taala. Masyaallah.
- Masyaallah. Hamzah silakan barangkali.
- Eh berikutnya nih eh pertanyaan terakhir
- barang Ustaz sebelum Ustaz sebelum ee
- Ustaz berangkat untuk khotbah Jumat dari
- Hizar Rasyad Fahad. Ustaz,
- asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustaz Hamzah mohon
- pencerahannya. Mengada salat fardu subuh
- dan fardu asar dilakukannya bakda salat
- tersebut atau kapan sebaiknya, Ustaz?
- Terima kasih. Jazakumullah khair dari
- Dhamma di
- Pejaten. Kalau yang namanya apa?
- mengqada. Artinya karena kita terlupa
- ya, kita harus lakukan segera ya. Segera
- ya kalau
- ee salat subuh ya segera ketika kita
- ingat Heeh. Nah, itu kita qada salat
- tersebut atau salat Asar pun seperti
- itu. Jangan ditunggu atau digabung
- seperti itu, ya. Jadi ee pada saat kita
- ingat kita kita bayar, kita qada seperti
- orang punya hutang ya. Punya hutang
- hendaklah disegerakan bayar seperti itu.
- Nah, ini
- ee seperti yang Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam
- pernah Rasulullah si enggak enggak apa
- mengqada salat wajib. Karena Rasulullah
- setiap saat melaksanakan salat wajibnya.
- Pernah Rasulullah itu kalau terbiasa
- salat sunah kemudian lupa mengerjakannya
- diqada itu salat sunah. Ya, pernah ee
- Rasulullah kelupaan menjalankan salat
- ba'diah ee apa?
- Zuhur karena ee sibuk waktu itu
- membagaikan zakat. Akhirnya pas setelah
- salat asar Rasulullah salat. Kemudian
- Ummu Salamah bertanya, "Ya Rasulullah,
- salat apa?" Kan bukan enggak ada salat
- sunah setelah asar. Kata Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam, "Tadi saya
- kelupaan apa enggak salat ba'diyah zuhur
- karena ee habis salat jemah kemudian
- sibuk membagikan zakat seperti itu."
- Akhirnya maka saya qada salat itu. Jadi
- ya ini salah satu apa ee contoh
- bagaimana ee ada kan sebagian orang
- bilang, "Oh, enggak ada itu qada salat,
- salat wajib enggak ada yang enggak ada
- qada."
- Ini contohnya orang salat sunat aja ada
- qada karena ee ini adalah satu ee
- sesuatu ya apalagi yang wajib itu yang
- ibarat kita punya hutang kepada Allah
- harus kita segerakan bayar. Nah, ini
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- lupa salat sunah ba'diyah. Rasulullah
- bayar ketika ingat bakal asar pun
- dilaksanakan seperti itu. Begitu juga
- kalau kita lupa salat misalnya tadi wah
- salat subuh baru ee ingatnya asar ya
- setelah eh salat aja langsung ya. Ya.
- Tapi kalau ingat dari paginya sudah
- ingat ya langsung salat seperti itu.
- Wallahuam diama sedikit ya. Baik.
- Rasulullah juga melakukan qada salat
- witir kalau sakit. Hm. He. Kalau beliau
- tidak bisa salat karena sakit di malam
- hari, siang yang biasa 11 rakaat
- dilakukan dilakukan 12 rakaat pada waktu
- siang. Anjing. Berarti salat sunah bisa
- diqada, Ustaz, ya? Iya. Nah, sebagian
- orang mengatakan bahwa qada salat yang
- wajib itu enggak ada dengan alasan hadis
- umirna
- biqumiq. Kami diperintahkan untuk
- mengqada
- puasa. Puasa tapi tidak diperintahkan
- untuk mengqada salat.
- Hadis ini konteksnya beda. Ini buat
- wanita yang haid dan nifas ya. Pada saat
- dia haid maupun nifas. Nah, pada saat
- dia haid maupun nifas datang bulan
- Ramadan
- dia tidak bisa berpuasa, maka dia
- diperintahkan untuk mengqada puasanya.
- Oke. Pada saat dia tidak membahayakan
- anaknya. Tapi salat yang ditinggalkan
- enggak wajib diqada. Iya. Itu karena ada
- ilat, ada uzur. H. Udur bukan yang
- dibuat-buat. Iya. Yaitu apa? Ee nifas
- ya. Dan haid yang merupakan uzur syar'i.
- Beda dengan orang yang meninggalkan
- salat sengaja atau meninggalkan salat
- karena tidak
- sengaja. Di saat dia meninggalkan salat
- tidak sengaja, asar ketiduran ya atau
- subuh ketiduran, pada saat dia bangun
- dia kerjakan salatnya.
- Nah, orang-orang yang biasa meninggalkan
- salat tadinya kemudian dia bertobat
- apakah wajib mengqada? Kalau kita lihat
- kan Allah
- mengatakan hasan begitu juga manaba
- waana wailau.
- Jadi amal yang buruk diikuti dengan amal
- yang baik. Kalau Ibnu Taimiyah
- mengatakan perbanyak salat sunah.
- Kalau kita lebih cenderung, lakukan qada
- salat semaksimal kemampuan kita. Artinya
- kita kalau dulu suka mengabaikan salat,
- padahal kita sudah baligh, berakal, maka
- kita salat zuhur dua kali, asar dua
- kali, magrib dua kali, sebisanya kita.
- Ini hanya usaha seorang hamba. Adapun
- Allah tidak butuh akan salat kita, tapi
- ada penyesalan di hati dulu kita
- mengabaikan salat. Oleh karena itu kalau
- kita berangkat ke Makkah, ke Madinah,
- saya usahakan untuk melakukan salat
- zuhur dua kali, subuh dua kali. Karena
- mengingat pada masa dulu mungkin ada
- salat-salat kita yang kurang
- sempurna. Jadi kita salat satu salat
- untuk yang dulu ya. Sedangkan salat yang
- hadir kita lakukan pada saat itu. Ini
- upaya ya dan juga penyesalan di hati
- kita. Kita harapkan dengan salat kita di
- Masjidil Haram satu kali sama dengan
- berapa? 100. 100.000 kali.000. Orang
- mengatakan ini bidah, itu bidah buat
- kamu. Dasarnya ada. Iya, dasarnya ada.
- Ada. Kalau kamu baca hadis e apa? Man
- amila amalan laisa fihi amruna fahua
- raddun ya atau man ahdata fi amrina h
- maaisa minhu fahua. Ini hadis
- menjelaskan amal yang tidak punya dasar.
- Kalau orang baca Yasin malam Jumat,
- Yasinnya Quran merupakan amalan saleh,
- baca di malam Jumat pilihan dia apa itu
- bidah?
- Kalau bidah itu kalau orang yang
- seharusnya salat rukuk ke depan, rukuk
- ke belakang baru bidah. Kayang, Bang
- Ustaz. Dia mengubah apa yang datang dari
- Allah. Tapi kalau menambah amalan-amalan
- saleh dari 11 rakaat ditambah menjadi
- 100 rakaat untuk mendekatkan diri karena
- hatinya sedang menikmati salat, enggak
- ada larangan. Kecuali kalau dia
- wajibkan. Heeh. Pada dirinya maupun pada
- orang la orang lain. Nah, ini merupakan
- amal tata. Jangan agama dibuat
- sempit, dibuat ribut dan bertengkar.
- Orang yang salat diganggu. Orang yang
- berbuat maksiat
- dibiarkan. Jadi kalau kita perhatikan
- Islam itu agama yang betul-betul indah
- mendidik dan mengajarkan kita untuk
- menghargai kehormatan Allah Subhanahu wa
- taala. Dari sini kita bisa menghargai
- kehormatan sesama manusia. Jadi qada
- sebagai ungkapan penyesalan kita. Jadi
- kalau kita pernah meninggalkan
- salat-salat di masa lampau, kita berniat
- untuk membayar, bisa pada setiap waktu
- salat kita salat dua kali. Dapat pahala
- sunahnya, dapat pahala wajibnya.
- yang menentukan Allah otomatis kalau
- kita di sini berdasarkan petunjuk dan
- rambu-rambu agama Allah. Kalau di
- Makkah, di Madinah jangan sia-siakan
- rahmat dan karunia Allah Subhanahu wa
- taala. Wallahuam. Insyaallah.
- Jazakumullah khair Ustaz Husin,
- jazakumullah khair Ustaz Hamzah atas
- pencerahannya. Makasih banyak yang sudah
- bertanya melalui pesan WhatsApp. Mohon
- maaf sekali jika ada yang belum terjawab
- dari Bu Saidah, Kiswati, Elvian,
- Suhriah, Widyawati, dan masih banyak
- lagi Ipin, Hamidah, Ulfada, dan Ibu-ibu,
- Bapak-bapak yang bertanya. Mohon maaf
- jika belum terjawab. Mudah-mudahan Allah
- Subhanahu wa taala berkahi kita semua.
- Mudah-mudahan apa yang disampaikan
- menjadi wasilah hidayah buat kita semua.
- Mari sama-sama kita tutup dengan baca
- doa kafaratul majelis. Subhanakallah
- wabihamdika asadua
- astagfirat. Saya Alfagir Isa Alf ada
- Ondi dan Mas Algidi menja operator
- beserta seluruh kru yang bertugas mohon
- undur diri. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.