Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Belum lama ini cukup marak viral di
- Metsos yang mengangkat pernyataan
- seorang dai dari Hadramaut yaitu Ali
- Zainul Abidin bin Abdurrahman Aljuhri
- yang menganjurkan agar umat Islam
- mengucapkan selamat Natal. Sementara
- pada awal berdirinya MUI, ketua Buya
- Hamka dalam fatwanya melarang umat Islam
- mengucapkan Natal. Kata Natal itu perlu
- dipahami. Silakan buka ensiklopedi yang
- bermacam-macam. Natal itu bukan sekedar
- kelahiran Almasih Isa Ibnu Maryam. Tapi
- Natal itu adalah kelahiran Almasih atau
- Yesus sebagai anak Tuhan. Maka di saat
- seorang mengatakan selamat Natal,
- berarti dia mengucapkan selamat atas
- lahirnya Yesus sebagai anak Tuhan.
- Walaupun kamu tidak menerima hal ini,
- mulut kamu ya sudah mengucapkan kalimat
- kufur untuk mengucapkan selamat terhadap
- satu kesalahan. Seandainya
- katakan Anda lakukan hal ini dalam
- bentuk toleransi untuk mengambil hati
- mereka, apakah ini merupakan hal yang
- dibolehkan? Bukankah Anda bertepuk
- tangan, bersorak untuk kecelakaan
- kebinasaan orang lain? Kan tidak masuk
- di akal sama sekali. Ini namanya apa?
- Kita gembira menyaksikan orang yang
- sedang berjalan menuju kebinasaan yang
- seharusnya kita selamatkan dirinya. Oleh
- karena itu, kalau orang bertanya, "Apa
- dari larangan kita mengucapkan selamat
- Natal?" Jawabannya karena Natal artinya
- kelahiran Yesus sebagai anak Tuhan.
- Kalau kita mengucapkan selamat, berarti
- kita mengucapkan selamat atas kondisi
- mereka yang salah dan tidak benar. Dan
- saya dalam hal ini menyatakan bahwa
- pernyataan selamat Natal merupakan hal
- yang bertentangan dengan Quran.