Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin
- wabihi nastain waa umid dunya waddin
- wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad
- waa alihi wasbihi ajmain. Rbi zidni ilma
- allahumfani bima alamtani waimni ma
- yangfani warzuqni ilman yangfi.
- Dipancarkan dari jalan masjid
- silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur
- Bekasi. Radio silaturahim dan Rasil TV
- untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala,
- pendengar dan juga pemirsa di mana pun
- saja Anda berada yang dapat menyimak
- siaran kami. Semoga kabar Anda selalu
- dalam keadaan sehat walafiat. Adapun
- yang di kesempatan kali ini dalam
- keadaan sakit, semoga diberikan
- kesabaran dan juga segera disembuhkan
- penyakitnya oleh Allah subhanahu wa
- taala. Ihon Ahot, senang sekali saya
- Angga Aminudin ditemani oleh Algi di
- meja operator dan juga Ondi di kameramen
- dapat kembali menyapa Anda. Kami hadir
- di hari Selasa pagi menuju siang hari
- ini dalam kajian ekonomi Islam. Kajian
- ekonomi Islam. Alhamdulillah narasumber
- kita di acara ini, guru kita dari Dewan
- Syariah Nasional telah hadir di studio,
- Ustaz Ikhwan Basri. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Bagaimana kabarnya, Ustaz Ikhwan?
- Alhamdulillah sehat walafiat,
- sehat ya, Ustaz ya?
- Sehat.
- Di pagi hari ini menuju siang, Ikhwan
- akhwat, kita angkat topik mengenai
- ekonomi Islam melihat kekacauan
- kapitalisme.
- Jadi, ini ada banyak ee input ya atau
- masukan gitu, Pak Ustaz ya. Masukan,
- feedback. Karena kan aktivitas ee ustaz
- ini ee ceramah gitu ya, dakwah bertemu
- dengan masyarakat, selain di kampus
- ketemu sama mahasiswa gitu, Ustaz ya,
- selain mengajar. Bagaimana masyarakat
- yang melihat fenomena-fenomena yang
- terjadi ini kan ee perlu pencerahan gitu
- dan perlu tahu ini maksudnya kejadian
- ini tuh apa sih gitu ya. Nah, khusus di
- bidang ekonomi, Ikhwan Akhwat, kita
- lihat ee bagaimana Donald Trump ini kan
- masih menjadi sorotan di dunia gitu
- ketika urusan tarif gitu ya. Ee ada yang
- mengatakan bahwa investor bukan hanya di
- Amerika, investor di seluruh dunia ini
- mati rasa katanya. [tertawa]
- Mati rasa terhadap tarif Trump gitu ya.
- sampai di Indonesia ini banyak ee ee apa
- pengusaha-pengusaha yang ee bertanya
- kepada konsultannya, kepada para
- ahlinya. Ini kita menghadapi ekonomi
- Trump. Ada istilah ekonomi Trump
- katanya. Ekonomi Trump ini gimana nih?
- Gitu ya. Karena kalau urusan ekonomi
- global kan sangat berpengaruh. Begituun
- dengan Cina sebenarnya ya, Cina,
- Tiongkok dan juga nega-ara Eropa
- merespon ekonomi Trump ini eh seperti
- apa. Tapi kita di kesempatan kali ini
- akan lebih banyak melihat sebenarnya ee
- bagaimanapun ekonominya Amerika itu ee
- melambangkan ekonomi kapitalis ya, Pak
- Ustaz ya. ekomeni kapitalis yang
- kita lihat justru dengan ekonomi Trump
- ini melenceng dari prinsip-prinsip ee
- kapitalis gitu, tapi bukan berarah
- kepada ekonomi Islam, tidak gitu ya.
- Cuman kita juga akan melihat sebenarnya
- bagaimana fenomena ini sehingga
- dikhawatirkan menimbulkan ee monopoli
- ataupun menimbulkan hal-hal lain gitu
- ya. Dan bagaimana ekonomi Islam melihat
- itu. Makanya tadi judulnya aja melihat
- kekacauan kapitalisme bisa kacau seperti
- ini. Anda juga nanti bisa bergabung
- Ihonal. Sampaikan komentar dan
- pertanyaannya ke nomor WhatsApp hasil di
- 0811999720.
- Baik Pak Ustaz. mengawali kajian kita
- ekonomi Islam melihat kekacauan
- kapitalisme apa yang Pak Ustaz sorot.
- Terima kasih Mas Sangga.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Alhamdulillahiabbil alamin wa usolli
- waallim shatan wa tasliman
- yaliqoni bqomi amirilya wal mursalin
- nabiina Muhammadin wa ala alihi wa
- ashabi ajmain. Amma ba'du. Para pemirsa
- Rasil TV dan para pendengar silaturahim
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Kami di studio dengan keluarga besar
- Rasil. Alhamdulillah dalam keadaan sehat
- walafiat.
- Semoga para pendengar dan pecinta Radio
- Silaturahim serta pemirsa Rasil TV
- selalu
- dilimpahkan rahmat oleh Allah Subhanahu
- wa taala, dimudahkan segala urusannya,
- disembuhkan segala penyakitnya,
- dan dimudahkan segala kebaikan menuju
- kepada
- ibadah kepada Allah Subhanahu wa taala
- di mana pun berada. Dan kami pada pagi
- hari ini alhamdulillah bersyukur kepada
- Allah Subhanahu wa taala karena pada
- hari ini kita bisa melaksanakan siaran
- live setelah minggu lalu ya kita off ya
- karena ada alasan yang membuat kita
- tidak bisa melaksanakan
- siaran live.
- Para pecinta radio silaturahim dan para
- pendengar, para pemirsa Rasil TV yang
- dirahmati Allah Subhanahu wa taala.
- Nah, tadi Mas Angga sudah memberikan
- mukadimah ya tentang suatu yang
- berkaitan dengan tajuk kita atau dengan
- topik yang kita apa namanya kita bahas
- pada hari ini. ini muncul dari apa
- namanya bukan usulan sebetulnya banyak
- pertanyaan ya berkaitan dengan
- ee apa yang terjadi di Amerika terutama
- semenjak Presiden Trump ini ee berkuasa
- kembali pada periode yang kedua awal
- tahun 2025 dengan geberakan ekonomi yang
- boleh dikatakan itu aneh ya. Kenapa
- aneh? Karena banyak sekali apa yang
- dilakukan atau kebijakan yang
- dilancarkan oleh Pak Trum ini kalau
- dilihat secara zahirnya itu bertentangan
- dengan prinsip-prinsip
- kapitalisme.
- misalnya apa prinsip-prinsip kapitalisme
- ini ee yang oleh apa namanya sebagian
- orang dianggap itu dilanggar oleh Trump
- yaitu tentang
- ya misalkan
- tarif ya
- takrif ini sebetulnya adalah hal yang
- tidak diinginkan di dalam prinsip
- kapitalisme terkait dengan perdagangan
- internasional
- sebab tarif itu sebuah hambatan
- hambatan perdagangan
- baik itu perdagangan dalam negeri maupun
- perdagangan internasional.
- Ya, jadi salah satu fitur daripada
- kapitalisme itu adalah free capital
- mobility ya, yaitu modal itu bergerak
- bebas ke mana saja. Ya, itu adalah ciri
- kapitalisme. Selama ini semenjak ee ada
- kapitalisme sampai dengan detik ini,
- prinsip itu termasuk yang paling
- dipegang ya, free capital mobility ya.
- Nah, free capital mobility ini
- menghendaki adanya adanya tarif tapi
- sangat kecil tidak sampai mengganggu
- arus ee perdagangan barang dan jasa
- antar negara ya. Tapi apa yang terjadi
- pada saat sekarang ini justru sebaliknya
- tarifnya enggak masuk akal ya. Tarif
- sampai 100%, 125%,
- 145%
- ini out of the box ya. Ya, di luar
- konteks sebetulnya. Mana ada orang yang
- memberikan kebijakan tarif 120% 120%
- maka barang yang tadinya 1 dolar di
- tangan konsumen itu akan menjadi 2
- dolar. Kira-kira begitu ya.
- Bagaimana akan orang membelik membeli
- barang yang begitu banyak kebutuhannya
- kemudian harganya naik dua kali lipat
- dalam waktu yang sangat singkat ya. Jadi
- akan membuat perdagangan itu menjadi
- suram ya. Tidak ada lagi seperti yang
- dikatakan Masangat mati rasa.
- Mati rasa ya. Jadi tidak ada lagi
- perdagangan yang bebas, tidak ada lagi
- arus barang dan jasa yang bebas masuk ke
- mana saja. Dan ini sebetulnya adalah
- bertentangan benur dengan ee prinsip
- kapitalisme. Yang kedua misalnya
- proteksi ya. Ya, sebenarnya antara kita
- kalau bicara tentang tarif dan proteksi
- itu ya sama aja ya. Proteksi maksudnya
- adalah melindungi kepentingan ekonomi
- dalam negeri dengan cara meng apa
- namanya? Mengurangi arus barang keluar
- masuk ke dalam negeri dalam rangka
- supaya ekonomi dalam negeri itu baik
- menjadi meningkat atau produksi
- barang-barang dalam negeri itu menjadi
- meningkat. Nah, maka barang-barang yang
- sama yang diproduksi oleh negara lain
- dikurangi masuknya. Nah, itu dengan
- proteksi. Nah, ya kalau kita bilang
- proteksi ya akhirnya bilang tarif juga
- ya. Nah, kedua-duanya baik itu
- proteksionisme atau tarif itu sebetulnya
- adalah hal-hal yang kalau dalam konteks
- ee kapitalisme itu hal-hal yang ee
- dihindari. Kalau bisa dihindari maka ada
- ee kawasan bebas perdangan bebas apek
- ada macam-macam itu ya. banyak negara
- yang bikin apa kawasan bebas dagang
- perdagangan free trade gitu termasuk
- berdirinya apa itu namanya Uni Eropa ee
- apa persatuan negara-negara Eropa itu
- dari hampir seluruh negara Eropa Barat
- dan Eropa Tengah sebagian Eropa Timur
- itu kan motifnya adalah untuk
- perdagangan sebetulnya.
- ee euro muncul dulu masing-masing negara
- Eropa punya mata uang sendiri ya.
- Sekalipun enggak semuanya ee
- menggabungkan kepada Euro seperti
- Inggris ya, itu masih menggunakan P
- sterling ya, Swiss juga masih
- menggunakan sendiri tapi sebagian besar
- daripada negara-negara Eropa itu
- menggunakan membikin mata wong bersama
- yang itu yaitu Euro itu ya. Nah, itu
- sebumnya motifnya adalah supaya
- perdagangan ini menjadi lebih enak,
- lebih bebas ee mobilitas
- barang modal ini bisa ke mana-mana
- begitu. Tapi apa yang dilakukan oleh Pak
- Trump ini benar-benar tidak seperti itu.
- Ya. Ya.
- Lah kemudian ada lagi masalah monopoli
- ya. Jadi sebetulnya di dalam kapitalisme
- itu sulit untuk ee monopoli. Termasuk di
- Amerika sendiri boleh dikatakan tidak
- ada monopoli dalam pengertian yang
- sebenarnya ya.
- Negara itu tidak punya perusahaan yang
- berarti ya. ya, ada beberapa perusahaan
- yang dimiliki oleh pemerintah federal
- atau pemerintah daerah Amerika itu ada.
- Tapi itu enggak begitu apa namanya tidak
- begitu ee kelihatan karena fungsi
- daripada negara dalam kelak pandangan
- ekonomi kapitalis itu sebagai pengawas
- ya sebagai pengawas tidak terjun dalam
- ee kehidupan niaga langsung begitu. Nah,
- Amerika dalam hal ini juga begitu. Tidak
- membuat ini, tidak memiliki ee sebuah
- perusahaan negara yang signifikan. Ya,
- ada satu dua kecil sekali ya. Seperti
- misalkan POS ya, itu masih kayaknya
- masih dimiliki oleh pemerintah Amerika.
- Tapi pengaruhnya enggak enggak
- signifikan karena sekarang sudah banyak
- sekali teknologi yang menggantikan itu
- seperti WA, seperti email dan lain
- sebagainya
- ya. Nah, ini ya. Jadi itu adalah suatu
- hal yang apa namanya yang boleh
- dikatakan
- hilang dalam ee kapitalisme Amerika ala
- Pak Trump ini.
- Iya seperti itu. Tetapi yang masuk dalam
- kategori apa namanya monopoli di sini
- mungkin yang dimaksud adalah ee dominasi
- perusahaan besar di dalam negara.
- Misalnya kalau perusahaan di Amerika itu
- Tesla misalnya untuk mobil listrik dia
- dominan di antara produsen mobil listrik
- yang ada di Amerika dan dia awalnya itu
- bersatu dengan Trump untuk
- memiliki dominasi lebih besar lagi. Tapi
- sekarang kelihatannya konflik terjadi
- antara pemilik Tesla dengan ee Presiden
- Trump.
- Begitu juga yang apa itu roket itu
- ya itu juga sekarang boleh dikatakan
- perusahaan Elonmas untuk peluncuran
- roket itu monopoli sekarang
- tidak ada yang lebih berkuasa ya.
- Nah, jadi seperti ini merupakan hal-hal
- yang sebetulnya tidak terjadi dalam
- sebuah ekonomi kapitalisme. Karena
- kapitalis itu tidak mengingin adanya
- monopoli. Tapi kekuatan-kekuatan
- politik ya antara pemimpin politik
- kemudian orang-orang kaya. Nah, ini ber
- bersinergi menghasilkan oligarki
- yang sangat kuat ya. sehingga boleh
- dikatakan mendominasi ee peta
- perpolitikan di Amerika Serikat. Bahkan
- sebagian pengamat mengatakan
- ekonomi Pak Trum ini seperti nazi gitu,
- seperti fasis ya.
- Fasis.
- Iya.
- H
- kekuatan negara dengan kekuatan seorang
- yang berkuasa atau sekelompok orang yang
- berkuasa. He.
- Dan kita lihat siapa yang di Bali itu
- kelihatan semua mulai dari wakil
- presiden, menteri-menteri Amerika dan
- bagaimana ee peran daripada CEO e
- pemimpin perusahaan-perusahaan raksasa
- di Amerika terhadap ee Trump mulai dari
- Apple, mulai dari Nvidia dan lain
- sebagainya dan semuanya lah itu
- ee termasuk Boeing ya, termasuk lock
- heat ya, mereka semuanya sepertinya
- mendukung 100% terhadap itu ya. meskipun
- pada gilirannya mereka sendiri yang kena
- masalah ya.
- Tapi padahal paling tidak pada waktu
- kampanye mereka merasakan bagaimana
- mereka mendukung Pak Trump ini. Nah,
- sekarang ee misalnya ya di dalam
- prinsip-prinsip ekonomi kapital seperti
- yang di ee canangkan atau dibahas oleh
- Adam Smith itu ada beberapa yang apa
- namanya yang boleh dikatakan ini yang
- tidak terjadi sekarang ya. Misalkan di
- dalam e the well of nation dikatakan
- bahwa ekonomi yang berbasis kapitalis
- itu nanti akan bergerak sendiri ya
- artinya legisfir ya legisfir itu
- sebetulnya semua agen ekonomi individu
- perusahaan negara dan lain sebagainya
- ini beraktivitas
- secara free secara bebas tanpa apa
- namanya tanpa ada yang mengganggu ya
- jadi dibuat sedemikian aturan
- agar supaya tiap-tiap individu,
- produsen, konsumen, ee kemudian investor
- dan lain sebagainya ketika berinteraksi
- dalam ekonomi ini tidak tabrakan satu
- sama lain, tapi berjalan dengan yang
- mulus sehingga akan mengakibatkan ee
- proses produksi yang baik, proses ee
- marketing yang baik, kemudian ee
- konsumsi yang baik ya, produksi,
- distribusi, dan konsumsi menjadi
- maksimal ya karena enggak ada aturan.
- ada aturan, tapi aturan itu dibuat
- sedemikian rupa sehingga masing-masing
- individu unit ini berjalan tidak ada
- hambatan gitu loh. Jadi seperti legisfir
- orang berjalan semaunya tapi ada
- tujuannya gitu ya. Ya.
- Kemudian bebas pasar free market ini ya.
- Kemudian competition. Jadi ini adalah
- beberapa poin yang menjadi tonggak
- daripada kapitalisme ya. Private
- property, free market, self interest,
- competition. minimal government
- intervention. Nah, itu itu adalah
- beberapa namanya pilar daripada ekonomi
- kapitalis sebagaimana Adam Smith
- mengisyaratkan dalam buku The Will of
- Nation. Tapi apa yang dilakukan oleh
- ee kebijakan Trump yang sekarang ini
- Amerika masih menjadi komandan daripada
- kapitalisme sedunia
- itu
- apa namanya? bergeser ya
- bergeser
- ada gejala seperti blending nasionalis
- ya blending nasionalis itu Amerika
- number one ya
- Amerika number
- we make America gre
- again
- itu kan sebetulnya nasionalisme itu ya
- sebagaimana ingin Amerika itu menjadi ee
- negara besar sebab sekarang enggak usah
- di pilih Pak Trum itu tetap Amerika
- menjadi negara besar gitu dari segi ee
- ekonomi
- tidak ada yang bisa mengalahkan
- sekarang. Nah, masalahnya adalah bahwa
- dia ingin lebih lagi daripada yang
- sekarang. Karena melihat walaupun
- Amerika itu secara ekonomi besar, tetapi
- kalau dilihat dari utangnya masyaallah
- utangnya juga tidak disalib oleh
- negara mana pun juga ya. He
- ya. Karena ini maka dia menjadi geram
- gitu ya. Kemudian akhirnya cara yang
- dilakukan adalah proteksionisme.
- Kemudian corporate oligarki lah. Ini
- yang disebut oleh para pengamat itu ya.
- He.
- Jadi kelompok-kelompok oligarki yang
- orang-orang kaya kanan kiri ee Presiden
- ini semenjak dari kampanye sudah
- memberikan dukungan yang luar biasa agar
- supaya Pak Tram ini terpilih dan ketika
- terpilih kebijakan yang dilakukan oleh
- Pak Tram justru bertentangan dengan
- kepentingan oligarki itu sendiri ya.
- Kemudian menguasai apa yang kita
- tersebut pada beberapa siaran kita
- sebelumnya adalah feudal apa namanya?
- Digital feudalism.
- Digital feederalism.
- Jadi digital feederism itu Amerika
- merasa bahwa untuk industri jeep e nomor
- satu teknologinya the best technology
- dan jangan sampai ada orang lain bisa
- lebih daripada Amerika. ee apa itu Cina,
- apa itu Jepang, apa itu Korea, pokoknya
- harus tunduk kepada Amerika dan jangan
- sampai dalam hal ini disalib oleh negara
- lain, begitu. Maka yang dilakukan adalah
- seperti ini ya.
- Nah, memang kita lihat banyak sekali
- kebijakan terutama yang ditujukan kepada
- Cina ya sebagai saingan langsung
- terhadap kebesaran Amerika di bidang
- teknologi ya, Cina. Kalau Indonesia sih
- sebetulnya kecil ya. Bahkan dengan
- Vietnam saja defisit Amerika jauh lebih
- besar daripada defisitnya kepada
- Indonesia sebetulnya ya. Nah, ini yang
- kemudian ee oleh para mahasiswa terutama
- yang belajar tentang ee international
- trade atau perdagangan internasional
- merasa bahwa apa yang dilakukan oleh Pak
- Trum ini bertentangan dengan tekbook.
- Ya, saya sudah berkali-kali bilang
- begitu
- ya. Mari seperti kita lihat misalkan
- buku International Trade and Finance
- yang ditulis oleh Coliet Maltiadis ya
- Maltiadisulid ya itu dan lain
- sebagainya. Pada prinsipnya seperti
- itulah ee kalau kita belajar ee
- international treat itu ya di dalam
- bidang makroekon perdagangan
- internasional itu semuanya teori-teori
- yang mendukung perdagangan bebas mulai
- dari Adam Smith, absolute advantage,
- comparative advantage atau eh apa
- namanya competitive advan yang sekarang
- terakhir gitu ya.
- semuanya apapun teori yang dipakai untuk
- menjelaskan perdagangan internasional
- semuanya mendukung mendukung perdagangan
- internasional free trade mendukung free
- capital mobility
- dan lain sebagainya tapi yang sekarang
- terjadi ada proteksionisme yang tidak
- ada dalam sejarah sebelumnya ya tidak
- ada contoh sebelumnya bagaimana ini
- terjadi apalagi negara yang apa namanya
- menjadikan dirinya sendiri sebagai
- komandan daripada kapitalis yang membuat
- para mahasiswa itu jadi bingung
- ya bingung karena prinsip pertama ada
- ada apa namanya ada pertentang ya ada
- konflik sebenarnya antara apa yang
- ditulis dalam tekbook dan apa yang
- diaplikasikan oleh komandan kapitalis
- dunia ya bertentangan. Nah itu dan
- ternyata apa yang dilakukan oleh Pak
- Trum ini justru menghancurkan hampir
- seluruh ekonomi dunia. H
- bayangkan aja. Kemudian kalau tidak ada
- perdagangan Amerika dengan Cina yang
- tadinya hampir semuanya dibeli dari Cina
- dengan harga yang sangat murah meriah,
- terjangkau sekali, tiba-tiba tidak ada
- ya. Tiba-tiba tidak ada sama sekali.
- Karena itu tidak bisa diproduksi oleh
- negara lain. Sebetulnya bisa juga tetapi
- tidak segitu cepat perkembangannya dan
- harganya juga nanti akan berbeda ya.
- Maka mereka sendiri konsumen Amerika
- sudah teriak-teriak barang di toko sudah
- enggak ada lagi. Sementara yang ditunggu
- dari Cina tidak bisa karena ada tarif
- yang luar biasa. Nah, begitu juga sama
- dengan kasusnya Indonesia meskipun untuk
- Indonesia ini kan ada negosiasi ya
- yang efektif nanti bulan depan ya. Tapi
- dari dari semenjak dikeluarkan kebijakan
- itu semua pengusaha Indonesia
- ketar-ketir terutama adalah yang
- tekstil. Kalau seandainya kita dikenai
- 32%
- ya,
- maka mungkin
- tutup itu dagang kita dengan Amerika.
- Benar-benar karena ee apa namanya?
- Barang yang kita jual ke Amerika
- akhirnya tidak kompetitif ya.
- Skala saing mungkin dengan yang lainnya
- seperti Bangladesh, seperti Vietnam dan
- lain-lain sebagainya. Nah, tetapi kita
- enggak bicara ke sana ya. gitu yang kita
- ee fokuskan adalah ee kebingungannya
- para mahasiswa di bidang ee di Fakultas
- Ekonomi, jurusan makroekonomi spesialis
- perdagangan internasional ini apa
- namanya sangat kebingungan yang mana
- yang harus di ee apa ya, yang mana yang
- harus diikuti
- tekbook yang sudah berlangsung lebih
- dari 200 tahun ataukah apa namanya
- kebijakan teram yang secara zahirnya itu
- bertentangan dengan tekbook yang
- dipelajari seluruh dunia ya
- dan notab Pak Terim bukan ekonom
- politisi
- politisi dan
- pengusaha bisnis
- properti ya
- tetapi ada kan ini ekonomi-ekonomi yang
- mendukungnya
- iya ada banyak profesor doktor yang
- mendukung seperti itu. Iya. Tapi setelah
- diimplementasikan ternyata banyak sekali
- yang mengeluh dan seperti tatakan
- Masangga mati hasasa ya.
- H.
- Jadi sekarang umpamanya Amerika sendiri
- kehilangan barang yang seharusnya mereka
- bisa menikmati. Kedua, sekarang ini
- turisme ya
- pariwisata Amerika boleh dikatakan
- jungkel
- jungkel apa itu drop luar biasa berapa
- puluh persen bandara-bandara pada sepi
- orang tidak mau ke Amerika lagi.
- Kemudian industri pariwisata kan bukan
- hanya penerbangan, hotel, restoran dan
- lain sebagainya ini e boleh dikatakan
- mengalami penurunan yang sangat
- fantastik ya. Jadi perekonomian Amerika
- juga lemes gitu ee lemas dan lesu
- terutama di bidang pariwisata dan lain
- sebagainya ya. Nah, ini. Nah, makanya
- disebut kekacauan karena apa? Karena
- antara apa yang dicantumkan di dalam
- teksbook, apa yang diajarkan dalam
- teksbook itu ternyata diaplikasikan 180
- derajat berbeda istilahnya. Kalau perang
- itu seperti Al-Ghazali dengan Ibnu Rusy
- ya. Iya.
- Tahafudul falasifah. Kemudian Ibnus
- bikin tahafud tahafud
- ya dalam bidang itu. Tapi ini kan dalam
- pemikiran kedua-duanya dalam filsafat
- ya. Tapi dalam hal ini adalah antara
- tekbook dan aplikasinya 180 derajat
- berbeda. Makanya disebut kekacauan ya.
- Kekacauan
- tahafudut tahafud ini kekacauan di atas
- kekacauan.
- Atas kekacauan. Ya. Ya. Ini. Nah,
- kemudian dari situ nanti bagaimana
- ekonomi musl akan memandang itu Mas
- Angga ya.
- Memandangnya
- dari
- masalah ya fenomena ekonomi Trump ini
- juga kan kita melihat Amerika Serikat
- sebagai pengusung
- iya.
- globalisasi nih Pak Ustaz ya.
- Betul. Iya.
- Sekarang jadi ya kebijakannya kebijakan
- antiglobalisasi sebenarnya gitu.
- Padahal eranya era ketika seluruh dunia
- sekarang sudah terbuka sekali.
- Iya.
- Jadi itu ada kronologi ya.
- Jadi ketika perang dingin antara Uni
- Soviet dengan Amerika atau NATO ini
- berakhir 8990 gitu ya.
- Ini apa namanya ee era baru ada yang
- namanya globalisasi
- ya.
- Ya. Tahun '90 2000 2010 globalisasi.
- Nah, ciri khas globalisasi ini adalah
- apa namanya? suatu [mendengus] barang
- mungkin akan diproduksi di beberapa
- negara berbeda tergantung cost of
- production. Jikalau cost of
- production-nya itu lebih murah maka dia
- akan dapat order banyak seperti
- Bangladesh termasuk Indonesia dulu
- Cina juga begitu.
- Iya.
- Iya. Apalagi Cina bukan hanya dia
- mendapat order pabrik dari Amerika pada
- berduyun-duyun datang. Pabrik dari Eropa
- berduyun-duyun ke sana. Jepang ee Korea
- semua mempunyai pabrik di Cina. Heeh.
- Ya, juga ada publik di nuna, ada di
- Bangladesh juga ada. Tetapi kalau kita
- bandingkan dengan Cina, kita enggak ada
- apa-apanya. He.
- Nah, itu. Nah, akhirnya apa? Kayak
- sepatu saja merek X misalnya itu katanya
- sampai ada di 10 negara. Negara A hanya
- mau bikin ini, negara B membikin ini.
- Iya. Iya. Tersebar ya
- gitu. Jadi kebagian berkah kalau itu Pak
- ya. Nah, efeknya adalah negara-negara
- yang kebagian berkah globalisasi tadi
- ekonominya bagus.
- Bangladesh yang tadinya boleh dikatakan
- negara ini sulit untuk berkembang, dia
- fokus pada tekstil.
- Iya. I
- iya tekstil industri sehingga termasuk
- negara yang paling banyak e keberkahan
- di bidang tekstil dan ekspornya ke
- Amerika melejit ya.
- H
- mengalahkan Indonesia sebelumnya gitu.
- India juga sama ya kebagian keberkahan
- itu keberkahan
- ya keberkahan dari dari globalisasi.
- Nah, ketika globalisasi itu
- menguntungkan sebagian besar ekonomi
- dunia terutama adalah negara-negara
- berkembang development countries.
- H.
- Nah, Amerika ini sebagai pasar ya and
- user sebetulnya ya.
- Nah, secara apa? Secara ekonomi penduduk
- Amerika bisa menikmati hasilnya itu bisa
- mendapatkan sepatu Adidas yang
- kualitasnya sama,
- ori, dan berkelas dengan harga yang
- murah. Ya, coba kalau Adidas itu
- walaupun mereka-Amerika itu ya
- diproduksi di Amerika ya kualitasnya
- sama tapi harganya mungkin dua kali
- lipat.
- Nah, berkat globalisasi itu harganya
- bisa berkurang, jauh, terjangkau, dan
- kualitas tetap sama. Jadi akhirnya semua
- menikmati ya globalisasi. Tetapi yang
- terjadi adalah di sisi lain ini ee
- volume perdagangan luar biasa naik
- kepada Amerika. Amerika ya mengalami
- defisit makin menjadi-jadi dengan
- Jepang, dengan Cina, dengan ee termasuk
- dengan Indonesia, dengan Vietnam dan
- lain sebagainya. Hampir enggak ada lah
- saya negara yang berdagang dengan
- Amerika yang tidak surplus. Semuanya
- surplus. Nah, ini
- secara ekonomi baik bagi Amerika, tetapi
- secara apa namanya? Secara ee keuangan
- ee Amerika mengalami loss, mengalami ee
- itu yaitu mengalami ee defisit yang luar
- biasa ya, defisit yang luar biasa dan
- membuat dolar menjadi naik ya
- berkali-kali lebat dari tahun-tahun
- sebelumnya. He.
- Nah, nah ini yang dilihat oleh Tam itu.
- Jadi setelah itu kemudian membalik ya
- dia balik. Membalik artinya globalisasi
- yang tadinya kita yang perjuangkan, kita
- yang melahirkan, membidani, melahirkan
- dan kita yang memperjuangkan
- kok malah merugikan kita secara
- ee perdagangan. Kita menjadi defisi,
- internal dan eksternal. Nah, itu yang
- dirasakan. Maka ada istilah resiprokal
- tarif itu tadi.
- Resiprokal ya.
- Iya. Tarif balik-balik ya. He
- untuk membalikkan itu membalikkan
- keadaan.
- H
- nah ini yang diinginkan dalam waktu yang
- sangat singkat dan cepat ya. Jadi
- seolah-olah bertentangan dengan gerakan
- mobilitas apa itu mobilitas modal ya
- yang terjadi pada masa globalisasi ini
- dihentikan secara sepihak oleh Amerika
- ya. Jadi globalisasi dianggap sebagai
- hal yang apa namanya ee merugikan
- Amerika. sekalipun mereka enggak pernah
- mengatakan bahwa ini adalah efek
- daripada globalisasi,
- tapi efeknya itu terjadi pada sisi
- perdagangan, yaitu menyebabkan Amerika
- defisit yang luar biasa ee dalam
- perdagangan internasional dan defisit
- pula di dalam anggaran itu besarnya juga
- bukan main gitu ya.
- Iya itu.
- Nah, Pak Ustaz.
- Iya.
- Iya. Apakah yang terjadi pada
- kapitalisme alat Trump ini bisa dilihat
- cara bertahan terakhir nih, cara
- bertahan terakhir dari kapitalisme atas
- perubahan yang terjadi di ee dunia
- khususnya di Amerika sendiri gitu ya,
- sosial, politik, ekonominya.
- Sebagian orang mengatakan demikian.
- Ketika masih presiden sebelumnya itu
- siapa? Joe Biden.
- Joe Biden. Dia enggak merasa apa-apa.
- Dia tidak melihat Amerika sakit.
- Iya. Iya.
- Defisit yang ada dianggap biasa saja
- enggak perlu dikhawatirkan gitu.
- Mungkin cara pandangnya berbeda karena
- dolar itu tetap kuat dan dolar diminati
- dan boleh dikatakan Amerika dan dolar
- itu apa namanya ee seven safe heaven
- lah.
- Pokoknya tempat yang paling aman untuk
- berinvestasi. Selama semua investor di
- dunia ini masih yakin bahwa Amerika dan
- dolar adalah safe heaven untuk investor,
- maka jangan diragukan. Itu mungkin
- pendapatnya Pak Jubiden ya. Tapi eh Pak
- Jubiden kan politisi asli ya, orisinal
- gitu. Artinya memang fokusnya di bidang
- politik. Kalau Trump kan gak
- background-nya kan dari pengusaha yang
- harus menang. Kalau dalam negosiasi dia
- harus menang itu.
- Nah, maka itu dijilmakan dalam
- pemerintahnya menjadikan make Amerika
- great again. Itu seperti itu.
- Nah, jadi apa namanya
- ini sebagian orang mengatakan bahwa
- adalah cara bertahan kapitalisme yang
- terakhir. Kok seperti kapitalisme kalau
- dalam pertarungan sudah terpojok. Sudah
- terpojok enggak ada lagi benteng di
- belakangnya. Sudah terpojok, sudah ke
- tembok. Ya, maka dia melakukan segala
- cara. bagaimana untuk membangkitkan itu.
- Tapi kalau dikaitkan dengan kapitalisme
- ya enggak relevan juga karena masalah
- yang di apa namanya yang diangkat oleh
- Pak Tram ini justru bertentangan dengan
- prinsip-prinsip kapitalisme. Nah, yang
- tidak bertentangan adalah American
- interest, kepentingan Amerika. Tapi
- sebenarnya kepentingan Amerika itu
- tafsirnya apa? Apakah di balik
- kepentingan Amerika itu
- he
- sama dengan kepentingan Trump?
- The American interest is equal to Trump
- interest. Ya.
- Ya. Jadi ini seolah-olah menjadikan ee
- kepentingan Amerika itu adalah sama
- dengan kepentingan Trump.
- He.
- Sebab kalau bukan begitu, kenapa
- presiden sebelumnya enggak enggak pernah
- berbuat seperti ini? Dan itu kalau di
- dihubungkan
- argumennya bahwa itu untuk
- mempertahankan kapitalisme itu salah ya,
- tidak benar. Karena apa yang dilakukan
- justru bertentangan dengan prinsip
- kapitalisme seperti yang kita katakan
- tadi free movement mobility eh free
- interest kemudian competition kemudian
- minimal regulation of government atau
- minimal government intervention ini
- government luar biasa
- h
- iya sampai kongres dilewati
- apa yang apa jadi posisi negara itu
- dalam dalam hal ini presiden Super power
- ya, super kuat, super kuat ya, super
- duper kuat ya sampai melawan kongres
- malah segala macam didemo oleh rakyatnya
- ribuan di seluruh kota. Di Amerika juga
- jalan terus dianggap angin lalu ya. Jadi
- sebetulnya ini merusak demokrasi juga
- ya.
- merusak demokrasi Amerika ya melemahkan
- persatuan Amerika sendiri dan menambah
- inequality ya meningkatkan ketidak apa
- namanya inquality itu ke apa namanya
- kesenjangan
- apa yang dilakukan oleh Pak Teram ini
- lebih mendukung kepada orang kaya
- he
- dari sisi itu misalkan apa pengurangan
- pajak korporasi yang untung kan sebut
- orang kaya I
- meskipun pun ujungnya juga ya rakyat
- juga akhirnya kurang karena ee arnya
- mendapatkan apa namanya keuntungan juga
- karena produk daripada orang-orang kaya
- tadi dikonsumsi oleh konsumen dengan
- harga yang lebih murah karena ada pajak
- yang dikurangi.
- Tapi orang melihat bahwa kalau corporate
- text card ya pemotongan pajak korporasi
- itu keuntungannya itu ada orang-orang
- kaya. Maka sebagian pengamat juga begitu
- mengatakan bahwa
- sangat pro orang kaya dibandingkan
- dengan pro
- orang miskin. Maka kita lihat juga
- misalkan banyaknya tunawisme yang
- mendadak begitu banyak ya. Tunawisma di
- sini ya orang tidak bisa nyewa apartemen
- ya.
- Heeh.
- Kalau mobil mereka punya tidur di mobil.
- Iya.
- Nanti mau mandinya entah ke mana.
- Soalnya kan orang sana itu enggak mandi
- beberapa hari.
- Sudah biasa. Kalau kita itu kan gak bisa
- sehari mandi dua kali. Kalau di Amerika
- itu bisa 5 hari, seminggu sekali mandi
- sudah biasa gitu.
- H
- makanya tidur di mobil enggak punya
- apartemen juga enggak masalah. Tapi
- kategorinya adalah mereka tunawisme.
- Iya. Dari kekecauan kapitalisme itu, Pak
- Ustaz, bagaimana ekonomi Islam memandang
- gitu ya perubahan ini gitu. Apakah ada
- strategi tertentu dari sisi ekonomi
- Islam? setidaknya itu bisa menampilkan
- Pak Ustaz bahwa secara konsep ekonomi
- Islam ini lebih lebih inilah jauh di
- atas kapitalisme.
- Iya.
- Di atas [berdehem] konsep, di atas
- kertas.
- Nah, itu ekonomi Islam lebih baik ya.
- Atas kertas.
- Tetapi harus kita ingat juga bahwa
- beberapa prinsip di dalam ee ekonomi
- kapitalis itu ee enggak ada masalah
- diterapkan oleh ekonomi Islam. Misalkan
- kayak gini ee free interest ya itu kita
- akui juga bahwa kepentingan individual
- ya kepentingan individulah yang
- menggerakkan ekonomi ya seperti kita
- lihat pedagang sayur ee ke pasar tiap
- hari yang dorong siapa ya kepentingannya
- dia ya ituang jual roti atau pembuat
- roti. Mengapa dia membuat roti? Karena
- dia ingin berdagang dan berdagang itu
- dia memenuh memenuhi hidupnya. Begitu
- juga yang lain semua pedagang kecil dan
- besar. Mereka bergerak dari rumah ke
- tempat-tempat pasar. Ini dalam rangka
- untuk memenuhi kehidupannya, memenuh
- hajatnya. Ini apa namanya? Free interest
- ya. Kepentingan yang bebas. Semua orang
- ingin bebas mau menjadi apa, mau menjadi
- pedagang, mau menjadi marketing, mau
- menjadi polisi, mau menjadi TNI, menjadi
- guru dan lain sebagainya itu bebas dalam
- hal ini. Jadi yang berlaku di
- kapitalisme ini berlaku juga dalam
- ekonomi Islam. Dalam ekonomi Islam juga
- begitu ya. Enggak ada batasan individu
- kecuali barang atau profesinya itu
- dilarang ya. Misalkan jadi dukun itu
- enggak ada ya. jadi dukun ya tukang
- ngibul misalnya itu enggak enggak boleh
- karena itu pekerjaan yang haram atau
- dagangannya itu dari barang-barang yang
- diharamkan itu ada itu aja baca
- batasannya ya jadi [berdehem]
- koridornya koridor halal tetapi free
- interest ini eh free ya kebebasan
- individu untuk melakukan kegiatan
- ekonomi di zaman di dalam ekonomi Islam
- ini sama bedanya aja kalau bedanya
- hanyalah pada ekonomi Islam mengakui
- batasan yang disebut haram. Sedangkan
- ekonomi kapitalis atau yang lainnya itu
- enggak enggak memiliki ee batasan, semua
- serba boleh. Ya, itu
- jadi dalam hal itu apa ada persamaan
- meskipun kemudian ada perbedaan.
- Kemudian yang lain itu misalkan adalah
- eh free competition ya, kebebasan ee
- bersaing.
- Bersaing
- artinya apa?
- Yang disebut persaingan adalah dalam
- sebuah ekonomi orang boleh jualan apa
- saja, boleh masuk ke dalam pasar.
- Artinya masuk boleh masuk ke dalam pasar
- boleh berdagang ya enggak ada larangan
- sama sekali ya. Nah, sedemikian bebasnya
- seorang itu batasannya hanyalah jangan
- sampai merugikan orang lain ya. ya
- kebebasan Anda hanya dibatasi oleh ee
- jangan sampai mengganggu orang lain.
- Kalau sampai mengganggu orang lain, maka
- aturan akan berlaku. Ya, aturan yang di
- ee jaga oleh regulator dalam hal ini
- pemerintah atau government maka akan
- berlaku. Nah, seperti itu. Nah, selama
- dalam hal ini sebetulnya boleh-boleh
- saja batasannya hanya dalam batas haram
- dalam koridor yang halal, maka kita
- enggak masalah ya.
- He.
- Tapi masalahnya yang lain yang tidak
- dibatasi sebetulnya adalah maslahat
- kalau dalam ee ekonomi Islam. Kalau
- suatu ya misalnya suatu gerakan ekonomi
- yang bertujuan misalnya membuat pasar
- tidak stabil, nah itu cepat sekali apa
- namanya dikoreksi ya. Karena tidak boleh
- apa n dalam konteks ekonomi Islam atau
- dalam masyarakat Islam itu berbuat zalim
- kepada siapapun. Ya Allah subhanahu wa
- taala mengharapkan kezaliman atas
- dirinya dan juga mengharapkan kezaliman
- dilakukan oleh hamba-hambanya.
- maka janganlah kamu berbuat zalim. Nah,
- berbuat zalim dalam hal ekonomi adalah
- mengambil orang lain dengan tidak benar.
- Nah, ini. Tetapi kalau kita lihat di
- dalam ekonomi kapitalis ini sepertinya
- samar ya. Kayak misalkan ya judi. Judi
- kan biasa aja dalam kapitalisme ya. Tapi
- di ekonomi Islam enggak bisa ya karena
- ini mengambil orang lain dengan cara
- yang tidak benar.
- konteks-konteks seperti itu ee Islam
- lebih lebih banyak mengedepankan
- larangan
- lah. Misalkan lagi adalah ee riba ya.
- Riba itu dalam konteks ee ekonomi Islam
- adalah mengambilah orang lain dengan
- tidak benar. Mengambilah orang lain
- tidak benar hukumnya haram. Karena itu
- dilarang. Begitu juga ya guru dan lain
- sebagainya. Jadi pada prinsipnya ada
- beberapa hal persamaan antara ekonomi
- Islam dengan kapitalisme ya. Tetapi
- tidak bisa kita katakan bahwa ekonomi
- Islam itu sama dengan kapitalisme.
- Enggak juga ya. Nah, sekarang
- pertanyaan tadi kan jika ekonomi
- kapitalisme ini sudah kacau bolis
- seperti ini, bagaimanakah ee Islam atau
- ekonomi Islam melihatnya? Apakah itu
- bisa terjadi kepada ekonomi Islam? Ya,
- kalau krisis ya sebenarnya krisis itu
- bisa terjadi kapan saja. Bahkan pada
- zaman Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam masih banyak kekurangan
- makanan. Di awal-awal Islam sahabat
- kekurangan makanan. Sahabat dan
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- itu menjadi agak stabil. Sumber
- pangannya itu setelah Fathu Makkah
- sampai akhir beliau meninggal dunia.
- Relatif lebih ee lebih makmur gitu. Dan
- itu kemakmuran bertambah-tambah ketika
- kekhilafahan kehfilan berikutnya,
- kekhilafaan berikutnya. Tapi dalam
- masing-masing kekhilafan itu terjadi
- krisis-krisis ekonomi kecil-kecil. Ya,
- ya
- terjadi juga kayak misalkan pada Umar
- bin Khattab Umar zaman Umar bin Khattab
- radhiallahu anhu ini terjadi apa namanya
- kekeringan ya sehingga petani tidak bisa
- ee menghasilkan apa panen yang mencukupi
- kebutuhan rakyat ya.
- akhirnya terjadi impor dan lain
- sebagainya. Nah, kalau seperti ini
- terjadi biasa aja. Tapi kalau yang
- terjadi di kapitalisme adalah prinsipnya
- yang menjadi masalah.
- Iya,
- prinsipnya sendiri ya. Misalnya ee apa
- namanya capital free capital mobility
- yang tadinya itu bebas ke mana-mana
- sekarang diut ya. Ini kan seolah-olah
- prinsip kapitalisme itu salah dan karena
- dikoreksi.
- Heeh. Kalau dalam Islam enggak ya selama
- Islam mengharamkan riba ya haram alat
- tul ya abadan abidin ya e asar abdi riba
- itu haram. Enggak mungkin ada keputusan
- ahli ulama riba itu ee ee tidak dikarang
- pada sekarang. Enggak semuanya ya
- mencuri juga itu haram hukumnya dari
- dulu sampai sekarang tidak ada ampun
- sama sekali ya. Goroor juga begitu zalim
- juga begitu. Nah, jadi sangat berbeda.
- Jadi kalau orang sekarang ini melihat
- kapitalisme kacau itu karena mereka
- sendiri tidak percaya dengan prinsipnya
- prinsip kapitalisme,
- prinsip kapitalis. Apalagi sekarang
- sudah banyak sadar bahwa
- riba atau interest itu tidak baik.
- Makanya dikatakan dalam hadis ya bahwa
- ee walaupun hadisnya sebagian lemah ya,
- tapi boleh kita sebagai ee dasar
- bahwa orang yang makan riba itu hatinya
- enggak tenang. H
- sekarang boleh dikatakan negara-negara
- yang kapitalis itu ee PDB-nya
- ee apa nam penghasilan domestik
- produknya bisa dikatakan 30 lebih atau
- 10 lebih daripada Indonesia gitu
- tinggi.
- Tetapi enggak ada yang tenang.
- H
- iya enggak ada yang tenang.
- Enggak ada yang bahagia.
- Iya. Enggak ada yang bahagia itu.
- Heeh. Nah, ini saya kira betul-betul
- sabda Rasulullah itu nyata ya walaupun
- PDB-nya tinggi Amerika 90.000
- dolar per tahun per kapita ya, Indonesia
- 5.000 kan jauh sekali kan
- ya. Tapi orang Amerika itu enggak enggak
- bisa apa ya namanya enggak bisa memenis
- semua kebutuhannya. Karena sebagian
- besar daripada itu untuk satu pajak,
- dua asuransi
- yang tersisa untuk bisa dipakai itu
- enggak cukup sebulan walaupun Rp90.000.
- Iya
- iya
- iya
- dolar. Jadi dan itu di mana maka
- turis-turis orang Amerika, orang
- Australia, orang Inggris, orang Eropa ke
- sini ini belanja Indonesia uang 1 dolar,
- 2 dolar cukup untuk itu sehari enggak
- masuk akal bagi mereka ya.
- Iya.
- Itu jadi dan itu enggak bisa tentang
- karena orang Amerika atau mereka itu
- memikirkan bagaimana nanti saya kalau
- sudah pensiun segala macam.
- Iya
- ya. Overthinking karena itu bagian yang
- tidak bisa dihindari dalam alam pikiran
- mereka. Makanya keyakinan kepada Tuhan
- di sini beda ya. Beda sekali bahwa orang
- Indonesia walaupun 5.000 US dolar per
- tahun per kapita tapi bisa tersenyum di
- mana-mana bisa tenang.
- Senyum merupakan suatu bentuk
- kebahagiaan katanya yang tidak bisa
- dilakukan oleh orang Amerika, orangor
- Eropa walaupun perkapitanya 90.000 US
- dolar per tahun per kapita ya.
- Itu kan seharusnya bisa menjadi peluang
- sebenarnya Pak Ustaz bagi perkembangan
- ekonomi Islam nih
- dengan kondisi tadi.
- Heeh. Maka sekarang mulai ada
- penelitian. Heeh.
- penelitian bahkan semakin banyak. Yang
- terakhir itu kan Harvard University itu
- Iya.
- Itu sebagai apa namanya? Validasi ya.
- Betul.
- Bahwa kebahagiaan tidak harus diukur
- dengan dolar. Ya, buktinya orang
- Indonesia
- bangun pagi sudah senyum ya, mau tidur
- senyum. Lah di Amerika senyum itu mahal
- banget.
- Mahal.
- Mahal banget. Yang menunjukkan bahwa the
- most flourishing country in the world
- itu Indonesia. Iya.
- Negara yang paling berkembang ya artinya
- berkembang segala dimensi ya, hatinya
- apa namanya jiwanya, spiritualnya,
- aspek-aspek ini semuanya berkembang
- dengan baik sehingga seimbang. Nah, itu
- hanya orang Indonesia dan sekarang akan
- banyak penelitian yang akan datang ini
- terutama kepada orang Indonesia kenapa
- hal itu terjadi ya. Ya, meskipun ini
- tidak mewakili ekonomi Islam, tapi
- karena 87%
- penduduk Indonesia beragama Islam,
- paling tidak itu memberikan ee apa
- namanya pelajaran ya. Dan kalau kita
- kaji kembali kepada ekonomi Islam yang
- sesungguhnya, maka apa? Negara-negara
- yang katanya paling bahagia nomor satu
- di dunia mungkin nanti ketemunya
- kebahagiaan nomor 30ib [tertawa]
- dengan konsep yang baru.
- Karena dalam Islam kebahagiaan itu tidak
- harus direfleksikan dalam bentuk
- banyaknya materi. Gak semua orang
- sepakat gitu.
- Iya.
- Iya.
- Ikhwan akhwat, saat ini Anda sedang
- menyimak siaran live kajian ekonomi
- Islam bersama Usid Iwan Basri. Ekonomi
- Islam melihat kekacauan kapitalisme.
- Kita melihat dari bagaimana fenomena
- ekonomi Trump. Tetaplah bersama kami
- Ahot. Kami akan kembali di sesi kedua
- dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan
- yang sudah masuk. Kami akan segera
- kembali.
- [musik]
- [musik]
- Radio Silatahim dan Rasil TV untuk Islam
- yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih
- masih bersama kami dalam kajian ekonomi
- Islam. ekonomi Islam melihat kekacauan
- kapitalisme. Kita di sesi kedua ini akan
- menjawab pertanyaan-pertanyaan yang
- sudah masuk dari ikhwan dan akhwat.
- Namun kita akan ke penelepon dulu ya.
- Ini ada penelepon masuk. Halo.
- Asalamualaikum.
- Halo. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam.
- Baik. Dari siapa? Di mana, Pak?
- Dari Agus, Pak. Dari Bekasi, Pak.
- Silus. Silakan, Pak.
- Iya, Pakus.
- Iya. Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Mau tanya, Pak Ustaz.
- Monggo, silakan Pak Agus.
- Kalau komisi itu menurut Islam
- halal apa tidak, Ustaz?
- Komisi [tertawa]
- komisi komisi gitu ya, Pak Agus ya.
- Biasanya untuk urusan apa, Pak Agus? Nih
- komisinya nih?
- Umpamanya
- Pak Agus volume radio kecilkan sedikit,
- Pak. Mohon, Pak.
- Umpamanya kita sebagai marketing.
- Oh, I
- terus umpamanya transaksi jual beli,
- terus kita umpamanya akan dikasih komisi
- gitu kan sama si
- klienor gitu.
- Apakah komisi buat marketing itu
- halal apa tidak, Ustaz? Baik, baik, Pak
- Agus.
- Baik sekali pertanyaannya, Pak Agus. Ya,
- mungkin banyak juga dari peserta apa
- pemirsa Rasil.
- Baik, kita akan jawab Pak Agus ya.
- Iya. [berdehem] Dari pendengar radio
- mungkin juga punya masalah yang sama ini
- Mas ya.
- Iya, pasti saat ini banyak
- harus kita jawab ya.
- Iya. Iya.
- Jadi, komisi seperti yang dikatakan oleh
- Pak Agus tadi itu halalan thayibah ya.
- Hmm. Hm.
- Sepanjang usaha yang dilakukan itu dalam
- kurulal
- lah. Kan kalau usahanya tidak halal
- misalnya memberikan bantuan atau
- menunjukkan bekerja sama dengan orang
- yang ee pekerjaannya itu haram ya jadi
- komisi yang kita peroleh jadi tidak
- benar, tidak tidak halal karena
- usahanya itu haram. I
- itu. Tapi sepanjang yang dilakukan itu
- halal dalam qidul harar
- komis itu enggak masalah. Itu ujrah ya.
- Itu ujrnya
- apa namanya? Ubah yang kita peroleh
- karena kita melakukan pekerjaan kepada
- orang lain.
- Enggak masalah. Bagus ya. Mudah-mudahan
- ee pahamnya itu bahwa itu ada dalam
- koral
- ya. Apalagi marketing itu umumnya memang
- banyak income-nya dari komisi, Ustaz.
- Memang
- ya itu enggak ada masalah
- walaupun berapa pun besarnya gitu Pak
- Ustaz ya
- sesuai dengan kesepakatan.
- Oh kalau kesepakatannya
- Iya kalau sepakatnya besar-besar enggak
- masalah
- enggak masalah itu halal. I
- h [mendengus] insyaallah saya menyapa Bu
- Ani Hani Cani Hudaifah. Asalamualaikum
- Pak Ustaz terima kasih pencerahan
- ekonomi Islamnya dari Pak Ustaz. Semoga
- Pak Ustaz selalu sehat walafiat.
- Amin.
- Begituun ini Pak Budi menyimak Pak
- Ustaz. Terima kasih banyak Ibu Linda.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Pak Usah, dewasa ini masyarakat di
- Indonesia yang mayoritas umat muslim ini
- sudah sangat merindukan adanya sistem
- ekonomi syariah. Tapi yang murni, wah
- yang murni, yang baik secara sistem
- maupun mekanismenya. Apakah mungkin
- keinginan umat Islam Indonesia itu dapat
- direalisasi, Pak Ustaz, di masa kini
- atau akan datang? Syukran.
- Terima kasih kepada Ibu Linda.
- Ibu Linda
- yang bertanya ee tentang apakah mungkin
- kita dapat melaksanakan atau
- mengaplikasikan ekonomi syariah
- secara murni.
- Secara murni.
- Saya saya pikir apa namanya? Sangat
- mungkin ya. H
- ya. Bahkan misalkan kita mau murni kayak
- apa ya? H
- karena ini kan istilah yang
- apa ya namanya yang abu-abu udhulu
- fisilmi kafa. Masuklah kamu kepada Islam
- secara totalitas
- menyeluruh.
- Nah, selama kita masuk Islam secara
- totalitas
- ya kita melaksanakan secara murni ya
- dalam segala aspek dan secara murni ya.
- bahwa di dalam banyak hal ter apalagi
- dalam muamalah ya itu ada banyak
- perbedaan tapi perbedaan itu tidak
- membuat itu menjadi murni atau tidak
- murni ya gitu loh istilahnya selama kita
- itu melaksanakan Islam maka dengan baik
- dan tidak mencampuri hal yang tidak
- direkomendasikan dalam Islam maka kita
- melaksanakan Islam itu murni ya. Nah,
- muamalah yang kita laksanakan ini
- sebetulnya ee murni dalam pengeran tidak
- menyalahi ketentuan yang ada dalam
- muamalah sepanjang kita tahu bahwa itu
- adalah halal atau haram. Jadi yang
- paling penting sebetulnya unsur yang
- paling penting dalam hal ini adalah
- haram dan halal. Nah,
- alhalalu bayyinun wal haromu bayyinun
- wainahuma umurun mustabihat. Ya, yang
- halal itu sudah jelas
- ya. Yang haram itu sudah jelas.
- Di antara keduanya ada yang samar-samar
- bagi orang tertentu ya.
- Nah, ini ini konsep kita ya. Nah, kalau
- kita
- melaksanakan ekonomi syariah tidak
- murni, apakah berarti kita melaksanakan
- yang haram?
- Ya, itu kan gak mungkin. Karena haram
- itu sudah kita ketahui.
- Heeh.
- Daging babi halal,
- darah babi, semua babi itu bulunya
- apanya semuanya sudah haram.
- Haram.
- Turunan-turunannya, zat-zat lemak-lemak
- yang ada di situ haram semua. Jadi
- enggak ada produksi babi dalam ekonomi
- Islam itu enggak ada lior minuman har
- minuman keras ya namanya macam-macam ada
- bir ada whisky ada apa macam-macam
- ribuan nama ya nah ini semuanya tidak
- mungkin terjadi dan diproduksi dalam
- sebuah ekonomi Islam ya
- ya itu haram bayin ee yang haram sudah
- jelas ya nah yang samar ya yang tidak
- jelas itu antara
- halal dan haram namanya musytabiat.
- Mustabiat ya syubhat ya.
- Syubhat.
- Iya. Syubhat ini kata Rasulullah,
- "Barang siapa me menghindarkan diri dari
- syubhat maka dia telah membuas dirinya
- dan harga dirinya."
- H.
- Jadi sebaiknya kita apa namanya? Kita
- hindari. Tetapi kalau masalah subhat ini
- kan harus ada penjelasan dari ulama.
- Heeh. Nah, ketika subat ini kemudian
- dijelaskan ulama-ulama mungkin
- kategorinya nanti bukan subat lagi. Oh,
- jadi haram.
- Hm.
- Ya, itu maka harus kita tinggalkan.
- Jadi, pelan-pelan ya. Karena ada
- perkembangan yang besar di dalam ee
- aspek ee ekonomi sekarang. Misalkan jual
- beli dulu kan jual belinya orang ke
- orang. He.
- Rasulullah dengan orang lain berdagang
- ketemu fisiknya.
- Ya, sekarang kita enggak ketemu
- fisiknya.
- Heeh.
- Kita jualan barang yang membeli mungkin
- orangnya di Surabaya, mungkin di
- Makassar. Kita hanya memberikan tampilan
- itu di di online, di layar HP. Nah, itu
- enggak boleh. Enggak boleh enggak gitu.
- Nah, nih semuanya diperbolehkan. sudah
- ada fatwanya dari Dewan Nasional Majel
- Ulama tinggal kita baca saja ya itu dan
- itu tidak mengurangi kemurnian Islam ya
- seperti misalnya kita transaksi dengan
- mesin lah kita itu bayar tol itu kan
- itu enggak ada orangnya kan di di tempat
- kita bayar ee tol itu
- enggak ada orang mesin doang
- mesin doang. [tertawa]
- Iya.
- Apakah itu mengorongi kemurnian? Nah,
- jadi murni yang kayak gimana
- sepanjang itu adalah hal yang
- tidak ada masalah ya boleh-boleh saja
- maka kita ini kita bisa melaksanakan dan
- oleh karena itu berdasarkan hal yang
- saya sampaikan tadi kita sangat optimis
- bahwa kita bisa melaksanakan transaksi
- sesuai dengan syariah
- karena yang diharamkan sudah jelas ya
- yang halal sudah jelas yang syubhat ini
- nanti ada penjelasan dari ulama sama
- untuk ee kedudukan atau status daripada
- barang itu dan itu akan segera kita
- ketahui apakah
- halal apa haram. Iya. Iya. Iya. Dan itu
- enggak banyak ya. Heeh.
- Itu maksudnya
- kalau kita lihat dari ekosistem
- ekonomi syariah di negeri ini yang
- paling menonjol yang sudah kita punya
- apa nih Pak Ustaz?
- Ya sebetulnya yang sangat jelas itu ya.
- Heeh.
- Kita itu kan sudah melakukan ee apa
- namanya? kodifikasi fatwa tentang
- muamalah ya. H.
- Nah, ini banyak yang tidak tahu gitu
- loh.
- H.
- Nah, melalui radio ini
- sudah adaui
- berarti belum disosialisasi kalau belum
- tahu ya. E sudah sebenarnya kan bisa
- di-download itu di ini.
- Tapi banyak yang belum tahu
- di apa website. Jadi
- ada masal apa fatwa tentang macam-macam
- ee transaksi keuangan
- itu bisa dilihat dari fatwa Dewan Syar
- nasional
- Majus Ulama Indonesia dari nomor 1
- sampai 160 lebih. Ini minggu depan kita
- pleno lagi itu nambah lagi jumlah
- fatwanya gitu. Dan ini harus kita
- pelajari jual beli yang benar kayak apa
- itu ada semuanya. Termasuk kitab fikih
- muamalah sudah banyak sekali.
- Iya.
- Iya. Harusnya ee itu sudah menjangkau
- siapa saja karena itu gratis. Tinggal
- kita download itu di HP kita sudah
- ketahuan
- cara ee berdagang kayak apa, cara jual
- beli yang ini kayak apa, ada
- masing-masing. Cara bermitra, musyarakah
- bagaimana, bermudarabah bagaimana, ada
- semua di situ.
- Ya, kalau kita mau melakukan
- pemurnian amaliah ee muamalah kita,
- iya mau
- enggak mau kita harus buka fatwa itu.
- Terakhir, Pak Ustaz, ini Eyang Sri di
- Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Semoga Pak Kiai dan Kru Rasil selalu
- dalam lindungan dan rida Allah Subhanahu
- wa taala.
- Amin ya rabbal alamin.
- Amerika Serikat dengan Donald Trump-nya
- Pak Ustaz dianalisa
- akan jatuh. Bahkan sejak tahun-tahun
- sebelumnya Amerika akan bangkrut tapi
- kenyataannya bertahan terus. Bagaimana
- menurut Pak Ustaz?
- Iya ee kita tidak tahu pasti kapan suatu
- [berdehem] negara itu bangkrut ya.
- Sebagaimana kita juga tidak tahu secara
- pasti kapan orang itu akan mati.
- Hm. Karena ajalin fi kitab ya semua itu
- ada ketentuannya. Tapi bahwa kita
- memprediksi berdasarkan apa yang kita
- lihat secara nyata itu kita banyak kita
- banyak atau kita bisa mengatakan bahwa
- Amerika itu akan bangkrut ya misalnya
- karena alasannya melawan kemanusiaan
- ee melukai dirinya sendiri dan lain
- sebagainya misalnya begitu
- ya. Tetapi kapan dia jatuh? Wallah
- bisawab ya kita tidak tahu. Nah yang
- menentukan Allah Subhanahu wa taala.
- Tapi bahwa sekarang ini dalam keadaan
- sakit, dalam keadaan galau itu ya kalau
- kita lihat Amerika sebagai seorang
- individu ya sebagai suatu bangsa
- kebesarannya sudah banyak dicaplok oleh
- negara lain tidak lagi leading dalam
- hampir semua lini industri ya.
- Ya makanya kita tidak pernah lihat TV
- Mid in Amerika yang e yang ada TV Midin
- Kudus misalnya Politron gitu ya.
- kan
- mana ada kita melihat e HP juga enggak
- ada HP Politron buatan Kudus ya
- iya
- iya alat alat rumah tangga dari ee Mas
- Pion ya
- tidak ada produk dari Amerika kecuali
- jet ya kecuali pesawat tempur pesawat
- apa namanya itu ee garuda gitu dan semua
- penerbangan yang buing kayak gitu. Nah,
- ini menunjukkan bahwa Amerika juga tidak
- superior ya dengan bangsa lain.
- Kebanyakan konsumer produk,
- barang-barang yang diproduksi itu buatan
- Korea Selatan, buatan Jepang, buatan
- mobil pun kita jarang lihat mobilnya
- Amerika ya.
- Iya.
- Di sini ya. Itu tanda bahwa ekonomi
- mereka goyah. Yang tidak goyah keuangan
- karena kita masih pakai dolar. Betul.
- Nah,
- tetapi kan shifting dari dolar ke
- katakanlah ke Yuan ya, ke yen, ke euro
- dan lain sebagainya sudah mulai sedang
- berang sedang beroperasi nih sedang
- dimulai ini tinggal yang mana yang
- paling kuat di antara alternatif itu
- mungkin yuan ya dan lain sebagainya.
- Tetapi yang jelas ee kita tidak bisa
- mengatakan kapan
- minggu depan, lusa depan wallahuam besar
- apa tidak. Tapi tanda-tanda keruntuhan
- sudah sangat nyata ya. Itu yang bisa
- kita inikan
- ceritakan ya. Baik,
- itu pertanyaan terakhir yang bisa kita
- jawab Pak Ustaz sebagai penutup Pak
- Ustaz dari seluruh bahasan kita dan juga
- ada pertanyaan masuk. Apa yang bisa
- Ustaz ingatkan kepada?
- Terima kasih Masang. Para [berdehem]
- pemirsa Rasil TV dan para pendengar radi
- silaturahim yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala.
- Kita ini membicarakan tentang kegalauan
- kekasuan kapitalis yang dipimpin oleh
- Amerika.
- yang kita lihat kekacauannya itu muncul
- dari ketidakyakin mereka pada prinsip
- mereka sendiri ya. Prinsip mereka
- sendiri yang selama ini membuat dunia
- ber apa namanya? Makmur semua dari barat
- sampai timur tiba-tiba kemudian
- prinsipnya itu dilupakan atau dikubur
- begitu saja oleh Pak Trump. Sehingga apa
- yang dilakukan oleh Pak Trump ini
- bertentangan 180 derajat dengan
- prinsip-prinsip ekonomi kapitalis. Nah,
- ini menunjukkan bahwa dia berada pada
- akhir sejarah tentang bagaimana dan
- kapan runtuhnya. Wallahualam bawab. Ya,
- tidak tahu kita tapi jelas akan runtuh.
- Dan dari sisi pandangan ekonomi Islam
- bahwa Islam itu karena sesuai dengan
- fitrah manusia maka Islam itu akan jaya
- di akhir pada akhirnya akan jaya sebelum
- hari kiamat tiba tadi akan akan jaya
- lebih dahulu dan itu mulai kita rasakan
- bagaimana orang berbondong-bondong masuk
- Islam bukan hanya di Indonesia, di
- Amerika lebih lagi, di Eropa lebih lagi,
- di Inggris lebih lagi daripada di kita
- yang menunjukkan betapa mereka menerima
- Islam karena mereka melihat bahwa Islam
- itu sesuai dengan fitrah dan merasakan
- ee kemanusiaannya sesudah mereka masuk
- Islam. Dan dari konsep juga begitu bahwa
- ajaran-ajaran Islam ini ee
- memanusiawikan manusia ya,
- bukan mematerikan manusia yang akhirnya
- mereka tidak menemukan ee kedamaian.
- Nah, di Islam mereka menemukan kedap itu
- dan ekonomi Islam tidak merupakan ee
- tidak ee terpisah dari hal itu. Karena
- ekonomi Islam melarang apa yang menjadi
- apa tulang punggung utama ekonomi
- kapitalis, yaitu riba, yaitu melarang
- judi, yaitu melarang ee kasino, ee
- melarang bor dan lain sebagainya.
- Melarang memperdagangkan barang-barang
- yang haram secara agama. mereka sekarang
- mulai membenarkan itu. Maka di sinilah
- kita melihat bahwa ekonomi Islam itu
- nanti akan menjadi ee pemenang di akhir
- karena sesuai dengan ee fitrah manusia.
- Saya kira itu Masangga. Baik, terima
- kasih banyak Pak Ustaz dan Ikhwan akhwat
- yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala.
- Demikianlah kajian ekonomi Islam edisi
- hari ini. Semoga apa yang disampaikan
- oleh narasumber kita Ustaz Ihan Basri
- bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih
- atas kebersamaan Anda. Kami undur diri.
- Mohon maaf atas segala kesalahan kata.
- Billahi taufik wal hidayah.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilaha illa anta astagfiruka wa
- atubu ilaik. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.