Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:34 Bismillahirrahmanirrahim. 0:36 Asalamualaikum warahmatullahi 0:38 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:40 wabihi nastain waa umid dunya waddin 0:44 wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:46 waa alihi wasbihi ajmain. Rbi zidni ilma 0:50 allahumfani bima alamtani waimni ma 0:53 yangfani warzuqni ilman yangfi. 0:55 Dipancarkan dari jalan masjid 0:56 silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:59 Bekasi. Radio silaturahim dan Rasil TV 1:02 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 1:04 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 1:06 pendengar dan juga pemirsa di mana pun 1:08 saja Anda berada yang dapat menyimak 1:12 siaran kami. Semoga kabar Anda selalu 1:15 dalam keadaan sehat walafiat. Adapun 1:17 yang di kesempatan kali ini dalam 1:19 keadaan sakit, semoga diberikan 1:21 kesabaran dan juga segera disembuhkan 1:23 penyakitnya oleh Allah subhanahu wa 1:25 taala. Ihon Ahot, senang sekali saya 1:27 Angga Aminudin ditemani oleh Algi di 1:30 meja operator dan juga Ondi di kameramen 1:32 dapat kembali menyapa Anda. Kami hadir 1:34 di hari Selasa pagi menuju siang hari 1:36 ini dalam kajian ekonomi Islam. Kajian 1:41 ekonomi Islam. Alhamdulillah narasumber 1:45 kita di acara ini, guru kita dari Dewan 1:48 Syariah Nasional telah hadir di studio, 1:51 Ustaz Ikhwan Basri. Asalamualaikum 1:53 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:56 wabarakatuh. 1:56 Bagaimana kabarnya, Ustaz Ikhwan? 1:58 Alhamdulillah sehat walafiat, 2:00 sehat ya, Ustaz ya? 2:01 Sehat. 2:02 Di pagi hari ini menuju siang, Ikhwan 2:05 akhwat, kita angkat topik mengenai 2:09 ekonomi Islam melihat kekacauan 2:12 kapitalisme. 2:14 Jadi, ini ada banyak ee input ya atau 2:18 masukan gitu, Pak Ustaz ya. Masukan, 2:20 feedback. Karena kan aktivitas ee ustaz 2:22 ini ee ceramah gitu ya, dakwah bertemu 2:27 dengan masyarakat, selain di kampus 2:29 ketemu sama mahasiswa gitu, Ustaz ya, 2:30 selain mengajar. Bagaimana masyarakat 2:34 yang melihat fenomena-fenomena yang 2:36 terjadi ini kan ee perlu pencerahan gitu 2:40 dan perlu tahu ini maksudnya kejadian 2:42 ini tuh apa sih gitu ya. Nah, khusus di 2:44 bidang ekonomi, Ikhwan Akhwat, kita 2:45 lihat ee bagaimana Donald Trump ini kan 2:49 masih menjadi sorotan di dunia gitu 2:52 ketika urusan tarif gitu ya. Ee ada yang 2:57 mengatakan bahwa investor bukan hanya di 2:59 Amerika, investor di seluruh dunia ini 3:01 mati rasa katanya. [tertawa] 3:03 Mati rasa terhadap tarif Trump gitu ya. 3:06 sampai di Indonesia ini banyak ee ee apa 3:09 pengusaha-pengusaha yang ee bertanya 3:11 kepada konsultannya, kepada para 3:13 ahlinya. Ini kita menghadapi ekonomi 3:15 Trump. Ada istilah ekonomi Trump 3:17 katanya. Ekonomi Trump ini gimana nih? 3:19 Gitu ya. Karena kalau urusan ekonomi 3:21 global kan sangat berpengaruh. Begituun 3:23 dengan Cina sebenarnya ya, Cina, 3:25 Tiongkok dan juga nega-ara Eropa 3:28 merespon ekonomi Trump ini eh seperti 3:30 apa. Tapi kita di kesempatan kali ini 3:33 akan lebih banyak melihat sebenarnya ee 3:35 bagaimanapun ekonominya Amerika itu ee 3:38 melambangkan ekonomi kapitalis ya, Pak 3:40 Ustaz ya. ekomeni kapitalis yang 3:44 kita lihat justru dengan ekonomi Trump 3:47 ini melenceng dari prinsip-prinsip ee 3:50 kapitalis gitu, tapi bukan berarah 3:52 kepada ekonomi Islam, tidak gitu ya. 3:54 Cuman kita juga akan melihat sebenarnya 3:56 bagaimana fenomena ini sehingga 3:58 dikhawatirkan menimbulkan ee monopoli 4:00 ataupun menimbulkan hal-hal lain gitu 4:03 ya. Dan bagaimana ekonomi Islam melihat 4:06 itu. Makanya tadi judulnya aja melihat 4:09 kekacauan kapitalisme bisa kacau seperti 4:11 ini. Anda juga nanti bisa bergabung 4:13 Ihonal. Sampaikan komentar dan 4:15 pertanyaannya ke nomor WhatsApp hasil di 4:17 0811999720. 4:21 Baik Pak Ustaz. mengawali kajian kita 4:23 ekonomi Islam melihat kekacauan 4:25 kapitalisme apa yang Pak Ustaz sorot. 4:28 Terima kasih Mas Sangga. 4:30 Asalamualaikum warahmatullahi 4:32 wabarakatuh. 4:34 Alhamdulillahiabbil alamin wa usolli 4:36 waallim shatan wa tasliman 4:39 yaliqoni bqomi amirilya wal mursalin 4:44 nabiina Muhammadin wa ala alihi wa 4:46 ashabi ajmain. Amma ba'du. Para pemirsa 4:50 Rasil TV dan para pendengar silaturahim 4:53 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 4:56 Kami di studio dengan keluarga besar 4:59 Rasil. Alhamdulillah dalam keadaan sehat 5:01 walafiat. 5:03 Semoga para pendengar dan pecinta Radio 5:07 Silaturahim serta pemirsa Rasil TV 5:11 selalu 5:13 dilimpahkan rahmat oleh Allah Subhanahu 5:15 wa taala, dimudahkan segala urusannya, 5:20 disembuhkan segala penyakitnya, 5:23 dan dimudahkan segala kebaikan menuju 5:25 kepada 5:27 ibadah kepada Allah Subhanahu wa taala 5:30 di mana pun berada. Dan kami pada pagi 5:34 hari ini alhamdulillah bersyukur kepada 5:38 Allah Subhanahu wa taala karena pada 5:40 hari ini kita bisa melaksanakan siaran 5:43 live setelah minggu lalu ya kita off ya 5:47 karena ada alasan yang membuat kita 5:50 tidak bisa melaksanakan 5:52 siaran live. 5:54 Para pecinta radio silaturahim dan para 5:57 pendengar, para pemirsa Rasil TV yang 6:00 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 6:03 Nah, tadi Mas Angga sudah memberikan 6:06 mukadimah ya tentang suatu yang 6:08 berkaitan dengan tajuk kita atau dengan 6:11 topik yang kita apa namanya kita bahas 6:14 pada hari ini. ini muncul dari apa 6:18 namanya bukan usulan sebetulnya banyak 6:21 pertanyaan ya berkaitan dengan 6:24 ee apa yang terjadi di Amerika terutama 6:27 semenjak Presiden Trump ini ee berkuasa 6:31 kembali pada periode yang kedua awal 6:33 tahun 2025 dengan geberakan ekonomi yang 6:37 boleh dikatakan itu aneh ya. Kenapa 6:40 aneh? Karena banyak sekali apa yang 6:44 dilakukan atau kebijakan yang 6:46 dilancarkan oleh Pak Trum ini kalau 6:49 dilihat secara zahirnya itu bertentangan 6:53 dengan prinsip-prinsip 6:55 kapitalisme. 6:57 misalnya apa prinsip-prinsip kapitalisme 6:59 ini ee yang oleh apa namanya sebagian 7:04 orang dianggap itu dilanggar oleh Trump 7:07 yaitu tentang 7:09 ya misalkan 7:11 tarif ya 7:13 takrif ini sebetulnya adalah hal yang 7:16 tidak diinginkan di dalam prinsip 7:18 kapitalisme terkait dengan perdagangan 7:20 internasional 7:21 sebab tarif itu sebuah hambatan 7:25 hambatan perdagangan 7:27 baik itu perdagangan dalam negeri maupun 7:30 perdagangan internasional. 7:32 Ya, jadi salah satu fitur daripada 7:36 kapitalisme itu adalah free capital 7:39 mobility ya, yaitu modal itu bergerak 7:44 bebas ke mana saja. Ya, itu adalah ciri 7:47 kapitalisme. Selama ini semenjak ee ada 7:51 kapitalisme sampai dengan detik ini, 7:53 prinsip itu termasuk yang paling 7:55 dipegang ya, free capital mobility ya. 7:59 Nah, free capital mobility ini 8:00 menghendaki adanya adanya tarif tapi 8:04 sangat kecil tidak sampai mengganggu 8:06 arus ee perdagangan barang dan jasa 8:10 antar negara ya. Tapi apa yang terjadi 8:12 pada saat sekarang ini justru sebaliknya 8:15 tarifnya enggak masuk akal ya. Tarif 8:18 sampai 100%, 125%, 8:21 145% 8:23 ini out of the box ya. Ya, di luar 8:26 konteks sebetulnya. Mana ada orang yang 8:29 memberikan kebijakan tarif 120% 120% 8:33 maka barang yang tadinya 1 dolar di 8:37 tangan konsumen itu akan menjadi 2 8:39 dolar. Kira-kira begitu ya. 8:41 Bagaimana akan orang membelik membeli 8:44 barang yang begitu banyak kebutuhannya 8:47 kemudian harganya naik dua kali lipat 8:50 dalam waktu yang sangat singkat ya. Jadi 8:52 akan membuat perdagangan itu menjadi 8:54 suram ya. Tidak ada lagi seperti yang 8:57 dikatakan Masangat mati rasa. 8:59 Mati rasa ya. Jadi tidak ada lagi 9:03 perdagangan yang bebas, tidak ada lagi 9:04 arus barang dan jasa yang bebas masuk ke 9:07 mana saja. Dan ini sebetulnya adalah 9:09 bertentangan benur dengan ee prinsip 9:11 kapitalisme. Yang kedua misalnya 9:13 proteksi ya. Ya, sebenarnya antara kita 9:16 kalau bicara tentang tarif dan proteksi 9:18 itu ya sama aja ya. Proteksi maksudnya 9:21 adalah melindungi kepentingan ekonomi 9:23 dalam negeri dengan cara meng apa 9:26 namanya? Mengurangi arus barang keluar 9:29 masuk ke dalam negeri dalam rangka 9:31 supaya ekonomi dalam negeri itu baik 9:33 menjadi meningkat atau produksi 9:36 barang-barang dalam negeri itu menjadi 9:38 meningkat. Nah, maka barang-barang yang 9:40 sama yang diproduksi oleh negara lain 9:43 dikurangi masuknya. Nah, itu dengan 9:45 proteksi. Nah, ya kalau kita bilang 9:47 proteksi ya akhirnya bilang tarif juga 9:50 ya. Nah, kedua-duanya baik itu 9:52 proteksionisme atau tarif itu sebetulnya 9:55 adalah hal-hal yang kalau dalam konteks 9:58 ee kapitalisme itu hal-hal yang ee 10:01 dihindari. Kalau bisa dihindari maka ada 10:04 ee kawasan bebas perdangan bebas apek 10:07 ada macam-macam itu ya. banyak negara 10:10 yang bikin apa kawasan bebas dagang 10:13 perdagangan free trade gitu termasuk 10:16 berdirinya apa itu namanya Uni Eropa ee 10:20 apa persatuan negara-negara Eropa itu 10:23 dari hampir seluruh negara Eropa Barat 10:24 dan Eropa Tengah sebagian Eropa Timur 10:26 itu kan motifnya adalah untuk 10:28 perdagangan sebetulnya. 10:30 ee euro muncul dulu masing-masing negara 10:33 Eropa punya mata uang sendiri ya. 10:36 Sekalipun enggak semuanya ee 10:38 menggabungkan kepada Euro seperti 10:41 Inggris ya, itu masih menggunakan P 10:43 sterling ya, Swiss juga masih 10:45 menggunakan sendiri tapi sebagian besar 10:47 daripada negara-negara Eropa itu 10:49 menggunakan membikin mata wong bersama 10:52 yang itu yaitu Euro itu ya. Nah, itu 10:54 sebumnya motifnya adalah supaya 10:57 perdagangan ini menjadi lebih enak, 10:59 lebih bebas ee mobilitas 11:02 barang modal ini bisa ke mana-mana 11:05 begitu. Tapi apa yang dilakukan oleh Pak 11:08 Trump ini benar-benar tidak seperti itu. 11:11 Ya. Ya. 11:13 Lah kemudian ada lagi masalah monopoli 11:15 ya. Jadi sebetulnya di dalam kapitalisme 11:18 itu sulit untuk ee monopoli. Termasuk di 11:22 Amerika sendiri boleh dikatakan tidak 11:25 ada monopoli dalam pengertian yang 11:27 sebenarnya ya. 11:28 Negara itu tidak punya perusahaan yang 11:31 berarti ya. ya, ada beberapa perusahaan 11:34 yang dimiliki oleh pemerintah federal 11:36 atau pemerintah daerah Amerika itu ada. 11:39 Tapi itu enggak begitu apa namanya tidak 11:41 begitu ee kelihatan karena fungsi 11:45 daripada negara dalam kelak pandangan 11:47 ekonomi kapitalis itu sebagai pengawas 11:50 ya sebagai pengawas tidak terjun dalam 11:52 ee kehidupan niaga langsung begitu. Nah, 11:56 Amerika dalam hal ini juga begitu. Tidak 11:58 membuat ini, tidak memiliki ee sebuah 12:02 perusahaan negara yang signifikan. Ya, 12:05 ada satu dua kecil sekali ya. Seperti 12:07 misalkan POS ya, itu masih kayaknya 12:10 masih dimiliki oleh pemerintah Amerika. 12:12 Tapi pengaruhnya enggak enggak 12:14 signifikan karena sekarang sudah banyak 12:17 sekali teknologi yang menggantikan itu 12:19 seperti WA, seperti email dan lain 12:22 sebagainya 12:23 ya. Nah, ini ya. Jadi itu adalah suatu 12:27 hal yang apa namanya yang boleh 12:30 dikatakan 12:32 hilang dalam ee kapitalisme Amerika ala 12:36 Pak Trump ini. 12:37 Iya seperti itu. Tetapi yang masuk dalam 12:40 kategori apa namanya monopoli di sini 12:43 mungkin yang dimaksud adalah ee dominasi 12:47 perusahaan besar di dalam negara. 12:50 Misalnya kalau perusahaan di Amerika itu 12:52 Tesla misalnya untuk mobil listrik dia 12:55 dominan di antara produsen mobil listrik 12:59 yang ada di Amerika dan dia awalnya itu 13:03 bersatu dengan Trump untuk 13:06 memiliki dominasi lebih besar lagi. Tapi 13:08 sekarang kelihatannya konflik terjadi 13:10 antara pemilik Tesla dengan ee Presiden 13:14 Trump. 13:15 Begitu juga yang apa itu roket itu 13:19 ya itu juga sekarang boleh dikatakan 13:22 perusahaan Elonmas untuk peluncuran 13:24 roket itu monopoli sekarang 13:27 tidak ada yang lebih berkuasa ya. 13:30 Nah, jadi seperti ini merupakan hal-hal 13:32 yang sebetulnya tidak terjadi dalam 13:35 sebuah ekonomi kapitalisme. Karena 13:38 kapitalis itu tidak mengingin adanya 13:40 monopoli. Tapi kekuatan-kekuatan 13:43 politik ya antara pemimpin politik 13:46 kemudian orang-orang kaya. Nah, ini ber 13:50 bersinergi menghasilkan oligarki 13:53 yang sangat kuat ya. sehingga boleh 13:56 dikatakan mendominasi ee peta 13:59 perpolitikan di Amerika Serikat. Bahkan 14:02 sebagian pengamat mengatakan 14:05 ekonomi Pak Trum ini seperti nazi gitu, 14:08 seperti fasis ya. 14:09 Fasis. 14:10 Iya. 14:11 H 14:11 kekuatan negara dengan kekuatan seorang 14:14 yang berkuasa atau sekelompok orang yang 14:16 berkuasa. He. 14:17 Dan kita lihat siapa yang di Bali itu 14:19 kelihatan semua mulai dari wakil 14:21 presiden, menteri-menteri Amerika dan 14:23 bagaimana ee peran daripada CEO e 14:26 pemimpin perusahaan-perusahaan raksasa 14:28 di Amerika terhadap ee Trump mulai dari 14:31 Apple, mulai dari Nvidia dan lain 14:33 sebagainya dan semuanya lah itu 14:35 ee termasuk Boeing ya, termasuk lock 14:38 heat ya, mereka semuanya sepertinya 14:41 mendukung 100% terhadap itu ya. meskipun 14:46 pada gilirannya mereka sendiri yang kena 14:48 masalah ya. 14:50 Tapi padahal paling tidak pada waktu 14:52 kampanye mereka merasakan bagaimana 14:54 mereka mendukung Pak Trump ini. Nah, 14:57 sekarang ee misalnya ya di dalam 15:01 prinsip-prinsip ekonomi kapital seperti 15:03 yang di ee canangkan atau dibahas oleh 15:06 Adam Smith itu ada beberapa yang apa 15:09 namanya yang boleh dikatakan ini yang 15:12 tidak terjadi sekarang ya. Misalkan di 15:14 dalam e the well of nation dikatakan 15:17 bahwa ekonomi yang berbasis kapitalis 15:20 itu nanti akan bergerak sendiri ya 15:24 artinya legisfir ya legisfir itu 15:27 sebetulnya semua agen ekonomi individu 15:31 perusahaan negara dan lain sebagainya 15:32 ini beraktivitas 15:35 secara free secara bebas tanpa apa 15:38 namanya tanpa ada yang mengganggu ya 15:41 jadi dibuat sedemikian aturan 15:44 agar supaya tiap-tiap individu, 15:46 produsen, konsumen, ee kemudian investor 15:49 dan lain sebagainya ketika berinteraksi 15:51 dalam ekonomi ini tidak tabrakan satu 15:53 sama lain, tapi berjalan dengan yang 15:55 mulus sehingga akan mengakibatkan ee 15:59 proses produksi yang baik, proses ee 16:02 marketing yang baik, kemudian ee 16:05 konsumsi yang baik ya, produksi, 16:07 distribusi, dan konsumsi menjadi 16:10 maksimal ya karena enggak ada aturan. 16:12 ada aturan, tapi aturan itu dibuat 16:14 sedemikian rupa sehingga masing-masing 16:16 individu unit ini berjalan tidak ada 16:19 hambatan gitu loh. Jadi seperti legisfir 16:22 orang berjalan semaunya tapi ada 16:25 tujuannya gitu ya. Ya. 16:27 Kemudian bebas pasar free market ini ya. 16:30 Kemudian competition. Jadi ini adalah 16:32 beberapa poin yang menjadi tonggak 16:36 daripada kapitalisme ya. Private 16:38 property, free market, self interest, 16:41 competition. minimal government 16:44 intervention. Nah, itu itu adalah 16:47 beberapa namanya pilar daripada ekonomi 16:50 kapitalis sebagaimana Adam Smith 16:52 mengisyaratkan dalam buku The Will of 16:54 Nation. Tapi apa yang dilakukan oleh 16:57 ee kebijakan Trump yang sekarang ini 17:01 Amerika masih menjadi komandan daripada 17:03 kapitalisme sedunia 17:05 itu 17:07 apa namanya? bergeser ya 17:10 bergeser 17:13 ada gejala seperti blending nasionalis 17:16 ya blending nasionalis itu Amerika 17:19 number one ya 17:20 Amerika number 17:21 we make America gre 17:23 again 17:24 itu kan sebetulnya nasionalisme itu ya 17:26 sebagaimana ingin Amerika itu menjadi ee 17:29 negara besar sebab sekarang enggak usah 17:31 di pilih Pak Trum itu tetap Amerika 17:35 menjadi negara besar gitu dari segi ee 17:38 ekonomi 17:39 tidak ada yang bisa mengalahkan 17:40 sekarang. Nah, masalahnya adalah bahwa 17:43 dia ingin lebih lagi daripada yang 17:45 sekarang. Karena melihat walaupun 17:47 Amerika itu secara ekonomi besar, tetapi 17:51 kalau dilihat dari utangnya masyaallah 17:54 utangnya juga tidak disalib oleh 17:56 negara mana pun juga ya. He 17:58 ya. Karena ini maka dia menjadi geram 18:01 gitu ya. Kemudian akhirnya cara yang 18:03 dilakukan adalah proteksionisme. 18:06 Kemudian corporate oligarki lah. Ini 18:08 yang disebut oleh para pengamat itu ya. 18:09 He. 18:10 Jadi kelompok-kelompok oligarki yang 18:12 orang-orang kaya kanan kiri ee Presiden 18:15 ini semenjak dari kampanye sudah 18:17 memberikan dukungan yang luar biasa agar 18:20 supaya Pak Tram ini terpilih dan ketika 18:23 terpilih kebijakan yang dilakukan oleh 18:26 Pak Tram justru bertentangan dengan 18:28 kepentingan oligarki itu sendiri ya. 18:31 Kemudian menguasai apa yang kita 18:34 tersebut pada beberapa siaran kita 18:37 sebelumnya adalah feudal apa namanya? 18:40 Digital feudalism. 18:41 Digital feederalism. 18:42 Jadi digital feederism itu Amerika 18:45 merasa bahwa untuk industri jeep e nomor 18:49 satu teknologinya the best technology 18:51 dan jangan sampai ada orang lain bisa 18:53 lebih daripada Amerika. ee apa itu Cina, 18:55 apa itu Jepang, apa itu Korea, pokoknya 18:58 harus tunduk kepada Amerika dan jangan 19:00 sampai dalam hal ini disalib oleh negara 19:02 lain, begitu. Maka yang dilakukan adalah 19:04 seperti ini ya. 19:06 Nah, memang kita lihat banyak sekali 19:07 kebijakan terutama yang ditujukan kepada 19:10 Cina ya sebagai saingan langsung 19:12 terhadap kebesaran Amerika di bidang 19:14 teknologi ya, Cina. Kalau Indonesia sih 19:17 sebetulnya kecil ya. Bahkan dengan 19:20 Vietnam saja defisit Amerika jauh lebih 19:23 besar daripada defisitnya kepada 19:25 Indonesia sebetulnya ya. Nah, ini yang 19:28 kemudian ee oleh para mahasiswa terutama 19:31 yang belajar tentang ee international 19:34 trade atau perdagangan internasional 19:37 merasa bahwa apa yang dilakukan oleh Pak 19:39 Trum ini bertentangan dengan tekbook. 19:41 Ya, saya sudah berkali-kali bilang 19:42 begitu 19:43 ya. Mari seperti kita lihat misalkan 19:46 buku International Trade and Finance 19:49 yang ditulis oleh Coliet Maltiadis ya 19:53 Maltiadisulid ya itu dan lain 19:57 sebagainya. Pada prinsipnya seperti 19:59 itulah ee kalau kita belajar ee 20:03 international treat itu ya di dalam 20:05 bidang makroekon perdagangan 20:06 internasional itu semuanya teori-teori 20:08 yang mendukung perdagangan bebas mulai 20:11 dari Adam Smith, absolute advantage, 20:14 comparative advantage atau eh apa 20:16 namanya competitive advan yang sekarang 20:19 terakhir gitu ya. 20:20 semuanya apapun teori yang dipakai untuk 20:23 menjelaskan perdagangan internasional 20:25 semuanya mendukung mendukung perdagangan 20:27 internasional free trade mendukung free 20:31 capital mobility 20:32 dan lain sebagainya tapi yang sekarang 20:34 terjadi ada proteksionisme yang tidak 20:37 ada dalam sejarah sebelumnya ya tidak 20:41 ada contoh sebelumnya bagaimana ini 20:43 terjadi apalagi negara yang apa namanya 20:47 menjadikan dirinya sendiri sebagai 20:50 komandan daripada kapitalis yang membuat 20:52 para mahasiswa itu jadi bingung 20:55 ya bingung karena prinsip pertama ada 20:59 ada apa namanya ada pertentang ya ada 21:02 konflik sebenarnya antara apa yang 21:04 ditulis dalam tekbook dan apa yang 21:07 diaplikasikan oleh komandan kapitalis 21:10 dunia ya bertentangan. Nah itu dan 21:12 ternyata apa yang dilakukan oleh Pak 21:14 Trum ini justru menghancurkan hampir 21:17 seluruh ekonomi dunia. H 21:18 bayangkan aja. Kemudian kalau tidak ada 21:21 perdagangan Amerika dengan Cina yang 21:23 tadinya hampir semuanya dibeli dari Cina 21:27 dengan harga yang sangat murah meriah, 21:28 terjangkau sekali, tiba-tiba tidak ada 21:31 ya. Tiba-tiba tidak ada sama sekali. 21:33 Karena itu tidak bisa diproduksi oleh 21:35 negara lain. Sebetulnya bisa juga tetapi 21:38 tidak segitu cepat perkembangannya dan 21:41 harganya juga nanti akan berbeda ya. 21:44 Maka mereka sendiri konsumen Amerika 21:47 sudah teriak-teriak barang di toko sudah 21:49 enggak ada lagi. Sementara yang ditunggu 21:52 dari Cina tidak bisa karena ada tarif 21:54 yang luar biasa. Nah, begitu juga sama 21:57 dengan kasusnya Indonesia meskipun untuk 21:59 Indonesia ini kan ada negosiasi ya 22:01 yang efektif nanti bulan depan ya. Tapi 22:04 dari dari semenjak dikeluarkan kebijakan 22:08 itu semua pengusaha Indonesia 22:10 ketar-ketir terutama adalah yang 22:12 tekstil. Kalau seandainya kita dikenai 22:15 32% 22:17 ya, 22:18 maka mungkin 22:20 tutup itu dagang kita dengan Amerika. 22:23 Benar-benar karena ee apa namanya? 22:27 Barang yang kita jual ke Amerika 22:29 akhirnya tidak kompetitif ya. 22:32 Skala saing mungkin dengan yang lainnya 22:33 seperti Bangladesh, seperti Vietnam dan 22:36 lain-lain sebagainya. Nah, tetapi kita 22:39 enggak bicara ke sana ya. gitu yang kita 22:42 ee fokuskan adalah ee kebingungannya 22:45 para mahasiswa di bidang ee di Fakultas 22:48 Ekonomi, jurusan makroekonomi spesialis 22:52 perdagangan internasional ini apa 22:54 namanya sangat kebingungan yang mana 22:57 yang harus di ee apa ya, yang mana yang 23:00 harus diikuti 23:02 tekbook yang sudah berlangsung lebih 23:04 dari 200 tahun ataukah apa namanya 23:08 kebijakan teram yang secara zahirnya itu 23:11 bertentangan dengan tekbook yang 23:13 dipelajari seluruh dunia ya 23:16 dan notab Pak Terim bukan ekonom 23:19 politisi 23:19 politisi dan 23:21 pengusaha bisnis 23:22 properti ya 23:24 tetapi ada kan ini ekonomi-ekonomi yang 23:27 mendukungnya 23:28 iya ada banyak profesor doktor yang 23:30 mendukung seperti itu. Iya. Tapi setelah 23:34 diimplementasikan ternyata banyak sekali 23:37 yang mengeluh dan seperti tatakan 23:40 Masangga mati hasasa ya. 23:42 H. 23:42 Jadi sekarang umpamanya Amerika sendiri 23:44 kehilangan barang yang seharusnya mereka 23:46 bisa menikmati. Kedua, sekarang ini 23:49 turisme ya 23:51 pariwisata Amerika boleh dikatakan 23:52 jungkel 23:54 jungkel apa itu drop luar biasa berapa 23:57 puluh persen bandara-bandara pada sepi 24:00 orang tidak mau ke Amerika lagi. 24:02 Kemudian industri pariwisata kan bukan 24:04 hanya penerbangan, hotel, restoran dan 24:07 lain sebagainya ini e boleh dikatakan 24:11 mengalami penurunan yang sangat 24:13 fantastik ya. Jadi perekonomian Amerika 24:16 juga lemes gitu ee lemas dan lesu 24:21 terutama di bidang pariwisata dan lain 24:23 sebagainya ya. Nah, ini. Nah, makanya 24:26 disebut kekacauan karena apa? Karena 24:29 antara apa yang dicantumkan di dalam 24:32 teksbook, apa yang diajarkan dalam 24:34 teksbook itu ternyata diaplikasikan 180 24:37 derajat berbeda istilahnya. Kalau perang 24:41 itu seperti Al-Ghazali dengan Ibnu Rusy 24:44 ya. Iya. 24:45 Tahafudul falasifah. Kemudian Ibnus 24:48 bikin tahafud tahafud 24:50 ya dalam bidang itu. Tapi ini kan dalam 24:52 pemikiran kedua-duanya dalam filsafat 24:54 ya. Tapi dalam hal ini adalah antara 24:57 tekbook dan aplikasinya 180 derajat 25:01 berbeda. Makanya disebut kekacauan ya. 25:04 Kekacauan 25:05 tahafudut tahafud ini kekacauan di atas 25:07 kekacauan. 25:08 Atas kekacauan. Ya. Ya. Ini. Nah, 25:10 kemudian dari situ nanti bagaimana 25:12 ekonomi musl akan memandang itu Mas 25:14 Angga ya. 25:15 Memandangnya 25:17 dari 25:19 masalah ya fenomena ekonomi Trump ini 25:22 juga kan kita melihat Amerika Serikat 25:24 sebagai pengusung 25:25 iya. 25:26 globalisasi nih Pak Ustaz ya. 25:27 Betul. Iya. 25:28 Sekarang jadi ya kebijakannya kebijakan 25:30 antiglobalisasi sebenarnya gitu. 25:33 Padahal eranya era ketika seluruh dunia 25:35 sekarang sudah terbuka sekali. 25:36 Iya. 25:37 Jadi itu ada kronologi ya. 25:40 Jadi ketika perang dingin antara Uni 25:43 Soviet dengan Amerika atau NATO ini 25:45 berakhir 8990 gitu ya. 25:50 Ini apa namanya ee era baru ada yang 25:53 namanya globalisasi 25:55 ya. 25:55 Ya. Tahun '90 2000 2010 globalisasi. 25:59 Nah, ciri khas globalisasi ini adalah 26:04 apa namanya? suatu [mendengus] barang 26:07 mungkin akan diproduksi di beberapa 26:09 negara berbeda tergantung cost of 26:12 production. Jikalau cost of 26:14 production-nya itu lebih murah maka dia 26:17 akan dapat order banyak seperti 26:18 Bangladesh termasuk Indonesia dulu 26:20 Cina juga begitu. 26:21 Iya. 26:22 Iya. Apalagi Cina bukan hanya dia 26:25 mendapat order pabrik dari Amerika pada 26:27 berduyun-duyun datang. Pabrik dari Eropa 26:29 berduyun-duyun ke sana. Jepang ee Korea 26:32 semua mempunyai pabrik di Cina. Heeh. 26:35 Ya, juga ada publik di nuna, ada di 26:37 Bangladesh juga ada. Tetapi kalau kita 26:39 bandingkan dengan Cina, kita enggak ada 26:41 apa-apanya. He. 26:42 Nah, itu. Nah, akhirnya apa? Kayak 26:45 sepatu saja merek X misalnya itu katanya 26:48 sampai ada di 10 negara. Negara A hanya 26:52 mau bikin ini, negara B membikin ini. 26:53 Iya. Iya. Tersebar ya 26:55 gitu. Jadi kebagian berkah kalau itu Pak 26:57 ya. Nah, efeknya adalah negara-negara 27:00 yang kebagian berkah globalisasi tadi 27:03 ekonominya bagus. 27:05 Bangladesh yang tadinya boleh dikatakan 27:07 negara ini sulit untuk berkembang, dia 27:10 fokus pada tekstil. 27:12 Iya. I 27:12 iya tekstil industri sehingga termasuk 27:15 negara yang paling banyak e keberkahan 27:18 di bidang tekstil dan ekspornya ke 27:21 Amerika melejit ya. 27:22 H 27:23 mengalahkan Indonesia sebelumnya gitu. 27:26 India juga sama ya kebagian keberkahan 27:28 itu keberkahan 27:30 ya keberkahan dari dari globalisasi. 27:32 Nah, ketika globalisasi itu 27:36 menguntungkan sebagian besar ekonomi 27:38 dunia terutama adalah negara-negara 27:40 berkembang development countries. 27:41 H. 27:42 Nah, Amerika ini sebagai pasar ya and 27:47 user sebetulnya ya. 27:49 Nah, secara apa? Secara ekonomi penduduk 27:53 Amerika bisa menikmati hasilnya itu bisa 27:55 mendapatkan sepatu Adidas yang 27:57 kualitasnya sama, 28:00 ori, dan berkelas dengan harga yang 28:03 murah. Ya, coba kalau Adidas itu 28:05 walaupun mereka-Amerika itu ya 28:07 diproduksi di Amerika ya kualitasnya 28:09 sama tapi harganya mungkin dua kali 28:10 lipat. 28:11 Nah, berkat globalisasi itu harganya 28:13 bisa berkurang, jauh, terjangkau, dan 28:16 kualitas tetap sama. Jadi akhirnya semua 28:19 menikmati ya globalisasi. Tetapi yang 28:22 terjadi adalah di sisi lain ini ee 28:26 volume perdagangan luar biasa naik 28:27 kepada Amerika. Amerika ya mengalami 28:30 defisit makin menjadi-jadi dengan 28:33 Jepang, dengan Cina, dengan ee termasuk 28:37 dengan Indonesia, dengan Vietnam dan 28:38 lain sebagainya. Hampir enggak ada lah 28:40 saya negara yang berdagang dengan 28:42 Amerika yang tidak surplus. Semuanya 28:43 surplus. Nah, ini 28:45 secara ekonomi baik bagi Amerika, tetapi 28:48 secara apa namanya? Secara ee keuangan 28:52 ee Amerika mengalami loss, mengalami ee 28:55 itu yaitu mengalami ee defisit yang luar 28:59 biasa ya, defisit yang luar biasa dan 29:02 membuat dolar menjadi naik ya 29:04 berkali-kali lebat dari tahun-tahun 29:06 sebelumnya. He. 29:07 Nah, nah ini yang dilihat oleh Tam itu. 29:09 Jadi setelah itu kemudian membalik ya 29:12 dia balik. Membalik artinya globalisasi 29:15 yang tadinya kita yang perjuangkan, kita 29:17 yang melahirkan, membidani, melahirkan 29:20 dan kita yang memperjuangkan 29:22 kok malah merugikan kita secara 29:24 ee perdagangan. Kita menjadi defisi, 29:27 internal dan eksternal. Nah, itu yang 29:29 dirasakan. Maka ada istilah resiprokal 29:32 tarif itu tadi. 29:33 Resiprokal ya. 29:34 Iya. Tarif balik-balik ya. He 29:36 untuk membalikkan itu membalikkan 29:38 keadaan. 29:39 H 29:39 nah ini yang diinginkan dalam waktu yang 29:41 sangat singkat dan cepat ya. Jadi 29:44 seolah-olah bertentangan dengan gerakan 29:46 mobilitas apa itu mobilitas modal ya 29:49 yang terjadi pada masa globalisasi ini 29:53 dihentikan secara sepihak oleh Amerika 29:55 ya. Jadi globalisasi dianggap sebagai 29:59 hal yang apa namanya ee merugikan 30:01 Amerika. sekalipun mereka enggak pernah 30:04 mengatakan bahwa ini adalah efek 30:05 daripada globalisasi, 30:07 tapi efeknya itu terjadi pada sisi 30:10 perdagangan, yaitu menyebabkan Amerika 30:13 defisit yang luar biasa ee dalam 30:16 perdagangan internasional dan defisit 30:18 pula di dalam anggaran itu besarnya juga 30:21 bukan main gitu ya. 30:23 Iya itu. 30:24 Nah, Pak Ustaz. 30:25 Iya. 30:25 Iya. Apakah yang terjadi pada 30:27 kapitalisme alat Trump ini bisa dilihat 30:30 cara bertahan terakhir nih, cara 30:33 bertahan terakhir dari kapitalisme atas 30:36 perubahan yang terjadi di ee dunia 30:38 khususnya di Amerika sendiri gitu ya, 30:40 sosial, politik, ekonominya. 30:41 Sebagian orang mengatakan demikian. 30:43 Ketika masih presiden sebelumnya itu 30:46 siapa? Joe Biden. 30:47 Joe Biden. Dia enggak merasa apa-apa. 30:50 Dia tidak melihat Amerika sakit. 30:52 Iya. Iya. 30:53 Defisit yang ada dianggap biasa saja 30:55 enggak perlu dikhawatirkan gitu. 30:57 Mungkin cara pandangnya berbeda karena 30:59 dolar itu tetap kuat dan dolar diminati 31:02 dan boleh dikatakan Amerika dan dolar 31:04 itu apa namanya ee seven safe heaven 31:09 lah. 31:10 Pokoknya tempat yang paling aman untuk 31:12 berinvestasi. Selama semua investor di 31:16 dunia ini masih yakin bahwa Amerika dan 31:19 dolar adalah safe heaven untuk investor, 31:21 maka jangan diragukan. Itu mungkin 31:23 pendapatnya Pak Jubiden ya. Tapi eh Pak 31:27 Jubiden kan politisi asli ya, orisinal 31:29 gitu. Artinya memang fokusnya di bidang 31:31 politik. Kalau Trump kan gak 31:32 background-nya kan dari pengusaha yang 31:35 harus menang. Kalau dalam negosiasi dia 31:36 harus menang itu. 31:38 Nah, maka itu dijilmakan dalam 31:39 pemerintahnya menjadikan make Amerika 31:42 great again. Itu seperti itu. 31:44 Nah, jadi apa namanya 31:47 ini sebagian orang mengatakan bahwa 31:49 adalah cara bertahan kapitalisme yang 31:52 terakhir. Kok seperti kapitalisme kalau 31:55 dalam pertarungan sudah terpojok. Sudah 31:57 terpojok enggak ada lagi benteng di 32:00 belakangnya. Sudah terpojok, sudah ke 32:02 tembok. Ya, maka dia melakukan segala 32:04 cara. bagaimana untuk membangkitkan itu. 32:07 Tapi kalau dikaitkan dengan kapitalisme 32:09 ya enggak relevan juga karena masalah 32:10 yang di apa namanya yang diangkat oleh 32:14 Pak Tram ini justru bertentangan dengan 32:16 prinsip-prinsip kapitalisme. Nah, yang 32:18 tidak bertentangan adalah American 32:20 interest, kepentingan Amerika. Tapi 32:23 sebenarnya kepentingan Amerika itu 32:25 tafsirnya apa? Apakah di balik 32:28 kepentingan Amerika itu 32:29 he 32:29 sama dengan kepentingan Trump? 32:32 The American interest is equal to Trump 32:37 interest. Ya. 32:38 Ya. Jadi ini seolah-olah menjadikan ee 32:42 kepentingan Amerika itu adalah sama 32:44 dengan kepentingan Trump. 32:45 He. 32:45 Sebab kalau bukan begitu, kenapa 32:47 presiden sebelumnya enggak enggak pernah 32:48 berbuat seperti ini? Dan itu kalau di 32:51 dihubungkan 32:53 argumennya bahwa itu untuk 32:55 mempertahankan kapitalisme itu salah ya, 32:58 tidak benar. Karena apa yang dilakukan 33:01 justru bertentangan dengan prinsip 33:03 kapitalisme seperti yang kita katakan 33:04 tadi free movement mobility eh free 33:09 interest kemudian competition kemudian 33:11 minimal regulation of government atau 33:13 minimal government intervention ini 33:16 government luar biasa 33:18 h 33:19 iya sampai kongres dilewati 33:23 apa yang apa jadi posisi negara itu 33:26 dalam dalam hal ini presiden Super power 33:29 ya, super kuat, super kuat ya, super 33:33 duper kuat ya sampai melawan kongres 33:36 malah segala macam didemo oleh rakyatnya 33:39 ribuan di seluruh kota. Di Amerika juga 33:41 jalan terus dianggap angin lalu ya. Jadi 33:45 sebetulnya ini merusak demokrasi juga 33:47 ya. 33:48 merusak demokrasi Amerika ya melemahkan 33:51 persatuan Amerika sendiri dan menambah 33:54 inequality ya meningkatkan ketidak apa 33:58 namanya inquality itu ke apa namanya 34:02 kesenjangan 34:03 apa yang dilakukan oleh Pak Teram ini 34:06 lebih mendukung kepada orang kaya 34:08 he 34:09 dari sisi itu misalkan apa pengurangan 34:11 pajak korporasi yang untung kan sebut 34:15 orang kaya I 34:17 meskipun pun ujungnya juga ya rakyat 34:19 juga akhirnya kurang karena ee arnya 34:22 mendapatkan apa namanya keuntungan juga 34:24 karena produk daripada orang-orang kaya 34:26 tadi dikonsumsi oleh konsumen dengan 34:28 harga yang lebih murah karena ada pajak 34:30 yang dikurangi. 34:31 Tapi orang melihat bahwa kalau corporate 34:34 text card ya pemotongan pajak korporasi 34:37 itu keuntungannya itu ada orang-orang 34:39 kaya. Maka sebagian pengamat juga begitu 34:42 mengatakan bahwa 34:44 sangat pro orang kaya dibandingkan 34:46 dengan pro 34:48 orang miskin. Maka kita lihat juga 34:50 misalkan banyaknya tunawisme yang 34:53 mendadak begitu banyak ya. Tunawisma di 34:57 sini ya orang tidak bisa nyewa apartemen 34:59 ya. 34:59 Heeh. 35:00 Kalau mobil mereka punya tidur di mobil. 35:02 Iya. 35:03 Nanti mau mandinya entah ke mana. 35:05 Soalnya kan orang sana itu enggak mandi 35:07 beberapa hari. 35:08 Sudah biasa. Kalau kita itu kan gak bisa 35:10 sehari mandi dua kali. Kalau di Amerika 35:12 itu bisa 5 hari, seminggu sekali mandi 35:14 sudah biasa gitu. 35:15 H 35:16 makanya tidur di mobil enggak punya 35:18 apartemen juga enggak masalah. Tapi 35:19 kategorinya adalah mereka tunawisme. 35:21 Iya. Dari kekecauan kapitalisme itu, Pak 35:25 Ustaz, bagaimana ekonomi Islam memandang 35:27 gitu ya perubahan ini gitu. Apakah ada 35:30 strategi tertentu dari sisi ekonomi 35:33 Islam? setidaknya itu bisa menampilkan 35:36 Pak Ustaz bahwa secara konsep ekonomi 35:38 Islam ini lebih lebih inilah jauh di 35:41 atas kapitalisme. 35:41 Iya. 35:42 Di atas [berdehem] konsep, di atas 35:44 kertas. 35:45 Nah, itu ekonomi Islam lebih baik ya. 35:46 Atas kertas. 35:47 Tetapi harus kita ingat juga bahwa 35:50 beberapa prinsip di dalam ee ekonomi 35:53 kapitalis itu ee enggak ada masalah 35:55 diterapkan oleh ekonomi Islam. Misalkan 35:57 kayak gini ee free interest ya itu kita 36:00 akui juga bahwa kepentingan individual 36:03 ya kepentingan individulah yang 36:05 menggerakkan ekonomi ya seperti kita 36:08 lihat pedagang sayur ee ke pasar tiap 36:13 hari yang dorong siapa ya kepentingannya 36:14 dia ya ituang jual roti atau pembuat 36:18 roti. Mengapa dia membuat roti? Karena 36:21 dia ingin berdagang dan berdagang itu 36:23 dia memenuh memenuhi hidupnya. Begitu 36:26 juga yang lain semua pedagang kecil dan 36:28 besar. Mereka bergerak dari rumah ke 36:30 tempat-tempat pasar. Ini dalam rangka 36:32 untuk memenuhi kehidupannya, memenuh 36:34 hajatnya. Ini apa namanya? Free interest 36:38 ya. Kepentingan yang bebas. Semua orang 36:40 ingin bebas mau menjadi apa, mau menjadi 36:43 pedagang, mau menjadi marketing, mau 36:46 menjadi polisi, mau menjadi TNI, menjadi 36:48 guru dan lain sebagainya itu bebas dalam 36:51 hal ini. Jadi yang berlaku di 36:54 kapitalisme ini berlaku juga dalam 36:55 ekonomi Islam. Dalam ekonomi Islam juga 36:56 begitu ya. Enggak ada batasan individu 36:59 kecuali barang atau profesinya itu 37:01 dilarang ya. Misalkan jadi dukun itu 37:04 enggak ada ya. jadi dukun ya tukang 37:08 ngibul misalnya itu enggak enggak boleh 37:10 karena itu pekerjaan yang haram atau 37:11 dagangannya itu dari barang-barang yang 37:14 diharamkan itu ada itu aja baca 37:16 batasannya ya jadi [berdehem] 37:18 koridornya koridor halal tetapi free 37:21 interest ini eh free ya kebebasan 37:23 individu untuk melakukan kegiatan 37:26 ekonomi di zaman di dalam ekonomi Islam 37:28 ini sama bedanya aja kalau bedanya 37:31 hanyalah pada ekonomi Islam mengakui 37:34 batasan yang disebut haram. Sedangkan 37:36 ekonomi kapitalis atau yang lainnya itu 37:38 enggak enggak memiliki ee batasan, semua 37:42 serba boleh. Ya, itu 37:45 jadi dalam hal itu apa ada persamaan 37:47 meskipun kemudian ada perbedaan. 37:49 Kemudian yang lain itu misalkan adalah 37:51 eh free competition ya, kebebasan ee 37:56 bersaing. 37:57 Bersaing 37:58 artinya apa? 38:00 Yang disebut persaingan adalah dalam 38:02 sebuah ekonomi orang boleh jualan apa 38:05 saja, boleh masuk ke dalam pasar. 38:08 Artinya masuk boleh masuk ke dalam pasar 38:10 boleh berdagang ya enggak ada larangan 38:12 sama sekali ya. Nah, sedemikian bebasnya 38:16 seorang itu batasannya hanyalah jangan 38:19 sampai merugikan orang lain ya. ya 38:22 kebebasan Anda hanya dibatasi oleh ee 38:26 jangan sampai mengganggu orang lain. 38:27 Kalau sampai mengganggu orang lain, maka 38:29 aturan akan berlaku. Ya, aturan yang di 38:31 ee jaga oleh regulator dalam hal ini 38:35 pemerintah atau government maka akan 38:38 berlaku. Nah, seperti itu. Nah, selama 38:41 dalam hal ini sebetulnya boleh-boleh 38:44 saja batasannya hanya dalam batas haram 38:49 dalam koridor yang halal, maka kita 38:51 enggak masalah ya. 38:53 He. 38:53 Tapi masalahnya yang lain yang tidak 38:56 dibatasi sebetulnya adalah maslahat 38:58 kalau dalam ee ekonomi Islam. Kalau 39:01 suatu ya misalnya suatu gerakan ekonomi 39:06 yang bertujuan misalnya membuat pasar 39:09 tidak stabil, nah itu cepat sekali apa 39:12 namanya dikoreksi ya. Karena tidak boleh 39:15 apa n dalam konteks ekonomi Islam atau 39:17 dalam masyarakat Islam itu berbuat zalim 39:19 kepada siapapun. Ya Allah subhanahu wa 39:21 taala mengharapkan kezaliman atas 39:24 dirinya dan juga mengharapkan kezaliman 39:27 dilakukan oleh hamba-hambanya. 39:30 maka janganlah kamu berbuat zalim. Nah, 39:32 berbuat zalim dalam hal ekonomi adalah 39:34 mengambil orang lain dengan tidak benar. 39:37 Nah, ini. Tetapi kalau kita lihat di 39:40 dalam ekonomi kapitalis ini sepertinya 39:43 samar ya. Kayak misalkan ya judi. Judi 39:47 kan biasa aja dalam kapitalisme ya. Tapi 39:50 di ekonomi Islam enggak bisa ya karena 39:52 ini mengambil orang lain dengan cara 39:54 yang tidak benar. 39:55 konteks-konteks seperti itu ee Islam 39:58 lebih lebih banyak mengedepankan 40:01 larangan 40:02 lah. Misalkan lagi adalah ee riba ya. 40:05 Riba itu dalam konteks ee ekonomi Islam 40:09 adalah mengambilah orang lain dengan 40:10 tidak benar. Mengambilah orang lain 40:12 tidak benar hukumnya haram. Karena itu 40:14 dilarang. Begitu juga ya guru dan lain 40:16 sebagainya. Jadi pada prinsipnya ada 40:19 beberapa hal persamaan antara ekonomi 40:22 Islam dengan kapitalisme ya. Tetapi 40:26 tidak bisa kita katakan bahwa ekonomi 40:28 Islam itu sama dengan kapitalisme. 40:29 Enggak juga ya. Nah, sekarang 40:32 pertanyaan tadi kan jika ekonomi 40:36 kapitalisme ini sudah kacau bolis 40:39 seperti ini, bagaimanakah ee Islam atau 40:42 ekonomi Islam melihatnya? Apakah itu 40:44 bisa terjadi kepada ekonomi Islam? Ya, 40:48 kalau krisis ya sebenarnya krisis itu 40:51 bisa terjadi kapan saja. Bahkan pada 40:52 zaman Rasulullah sallallahu alaihi 40:53 wasallam masih banyak kekurangan 40:55 makanan. Di awal-awal Islam sahabat 40:58 kekurangan makanan. Sahabat dan 41:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 41:02 itu menjadi agak stabil. Sumber 41:04 pangannya itu setelah Fathu Makkah 41:07 sampai akhir beliau meninggal dunia. 41:09 Relatif lebih ee lebih makmur gitu. Dan 41:13 itu kemakmuran bertambah-tambah ketika 41:15 kekhilafahan kehfilan berikutnya, 41:18 kekhilafaan berikutnya. Tapi dalam 41:19 masing-masing kekhilafan itu terjadi 41:22 krisis-krisis ekonomi kecil-kecil. Ya, 41:24 ya 41:26 terjadi juga kayak misalkan pada Umar 41:27 bin Khattab Umar zaman Umar bin Khattab 41:30 radhiallahu anhu ini terjadi apa namanya 41:33 kekeringan ya sehingga petani tidak bisa 41:37 ee menghasilkan apa panen yang mencukupi 41:41 kebutuhan rakyat ya. 41:43 akhirnya terjadi impor dan lain 41:45 sebagainya. Nah, kalau seperti ini 41:47 terjadi biasa aja. Tapi kalau yang 41:48 terjadi di kapitalisme adalah prinsipnya 41:50 yang menjadi masalah. 41:51 Iya, 41:52 prinsipnya sendiri ya. Misalnya ee apa 41:56 namanya capital free capital mobility 41:59 yang tadinya itu bebas ke mana-mana 42:01 sekarang diut ya. Ini kan seolah-olah 42:04 prinsip kapitalisme itu salah dan karena 42:07 dikoreksi. 42:08 Heeh. Kalau dalam Islam enggak ya selama 42:11 Islam mengharamkan riba ya haram alat 42:12 tul ya abadan abidin ya e asar abdi riba 42:18 itu haram. Enggak mungkin ada keputusan 42:20 ahli ulama riba itu ee ee tidak dikarang 42:24 pada sekarang. Enggak semuanya ya 42:27 mencuri juga itu haram hukumnya dari 42:30 dulu sampai sekarang tidak ada ampun 42:32 sama sekali ya. Goroor juga begitu zalim 42:35 juga begitu. Nah, jadi sangat berbeda. 42:39 Jadi kalau orang sekarang ini melihat 42:42 kapitalisme kacau itu karena mereka 42:44 sendiri tidak percaya dengan prinsipnya 42:46 prinsip kapitalisme, 42:47 prinsip kapitalis. Apalagi sekarang 42:49 sudah banyak sadar bahwa 42:52 riba atau interest itu tidak baik. 42:55 Makanya dikatakan dalam hadis ya bahwa 42:58 ee walaupun hadisnya sebagian lemah ya, 43:02 tapi boleh kita sebagai ee dasar 43:05 bahwa orang yang makan riba itu hatinya 43:08 enggak tenang. H 43:09 sekarang boleh dikatakan negara-negara 43:12 yang kapitalis itu ee PDB-nya 43:18 ee apa nam penghasilan domestik 43:19 produknya bisa dikatakan 30 lebih atau 43:22 10 lebih daripada Indonesia gitu 43:24 tinggi. 43:25 Tetapi enggak ada yang tenang. 43:26 H 43:27 iya enggak ada yang tenang. 43:27 Enggak ada yang bahagia. 43:28 Iya. Enggak ada yang bahagia itu. 43:30 Heeh. Nah, ini saya kira betul-betul 43:35 sabda Rasulullah itu nyata ya walaupun 43:38 PDB-nya tinggi Amerika 90.000 43:41 dolar per tahun per kapita ya, Indonesia 43:44 5.000 kan jauh sekali kan 43:47 ya. Tapi orang Amerika itu enggak enggak 43:51 bisa apa ya namanya enggak bisa memenis 43:54 semua kebutuhannya. Karena sebagian 43:56 besar daripada itu untuk satu pajak, 43:59 dua asuransi 44:00 yang tersisa untuk bisa dipakai itu 44:03 enggak cukup sebulan walaupun Rp90.000. 44:06 Iya 44:07 iya 44:09 iya 44:09 dolar. Jadi dan itu di mana maka 44:11 turis-turis orang Amerika, orang 44:13 Australia, orang Inggris, orang Eropa ke 44:16 sini ini belanja Indonesia uang 1 dolar, 44:18 2 dolar cukup untuk itu sehari enggak 44:20 masuk akal bagi mereka ya. 44:21 Iya. 44:22 Itu jadi dan itu enggak bisa tentang 44:25 karena orang Amerika atau mereka itu 44:27 memikirkan bagaimana nanti saya kalau 44:28 sudah pensiun segala macam. 44:30 Iya 44:30 ya. Overthinking karena itu bagian yang 44:32 tidak bisa dihindari dalam alam pikiran 44:35 mereka. Makanya keyakinan kepada Tuhan 44:37 di sini beda ya. Beda sekali bahwa orang 44:40 Indonesia walaupun 5.000 US dolar per 44:43 tahun per kapita tapi bisa tersenyum di 44:46 mana-mana bisa tenang. 44:48 Senyum merupakan suatu bentuk 44:50 kebahagiaan katanya yang tidak bisa 44:52 dilakukan oleh orang Amerika, orangor 44:55 Eropa walaupun perkapitanya 90.000 US 44:59 dolar per tahun per kapita ya. 45:01 Itu kan seharusnya bisa menjadi peluang 45:02 sebenarnya Pak Ustaz bagi perkembangan 45:04 ekonomi Islam nih 45:05 dengan kondisi tadi. 45:06 Heeh. Maka sekarang mulai ada 45:08 penelitian. Heeh. 45:09 penelitian bahkan semakin banyak. Yang 45:12 terakhir itu kan Harvard University itu 45:14 Iya. 45:15 Itu sebagai apa namanya? Validasi ya. 45:18 Betul. 45:19 Bahwa kebahagiaan tidak harus diukur 45:21 dengan dolar. Ya, buktinya orang 45:24 Indonesia 45:25 bangun pagi sudah senyum ya, mau tidur 45:27 senyum. Lah di Amerika senyum itu mahal 45:30 banget. 45:30 Mahal. 45:32 Mahal banget. Yang menunjukkan bahwa the 45:34 most flourishing country in the world 45:36 itu Indonesia. Iya. 45:37 Negara yang paling berkembang ya artinya 45:38 berkembang segala dimensi ya, hatinya 45:41 apa namanya jiwanya, spiritualnya, 45:45 aspek-aspek ini semuanya berkembang 45:47 dengan baik sehingga seimbang. Nah, itu 45:49 hanya orang Indonesia dan sekarang akan 45:51 banyak penelitian yang akan datang ini 45:52 terutama kepada orang Indonesia kenapa 45:54 hal itu terjadi ya. Ya, meskipun ini 45:57 tidak mewakili ekonomi Islam, tapi 45:59 karena 87% 46:01 penduduk Indonesia beragama Islam, 46:03 paling tidak itu memberikan ee apa 46:05 namanya pelajaran ya. Dan kalau kita 46:08 kaji kembali kepada ekonomi Islam yang 46:11 sesungguhnya, maka apa? Negara-negara 46:14 yang katanya paling bahagia nomor satu 46:16 di dunia mungkin nanti ketemunya 46:19 kebahagiaan nomor 30ib [tertawa] 46:22 dengan konsep yang baru. 46:24 Karena dalam Islam kebahagiaan itu tidak 46:26 harus direfleksikan dalam bentuk 46:29 banyaknya materi. Gak semua orang 46:31 sepakat gitu. 46:31 Iya. 46:32 Iya. 46:34 Ikhwan akhwat, saat ini Anda sedang 46:35 menyimak siaran live kajian ekonomi 46:38 Islam bersama Usid Iwan Basri. Ekonomi 46:41 Islam melihat kekacauan kapitalisme. 46:44 Kita melihat dari bagaimana fenomena 46:47 ekonomi Trump. Tetaplah bersama kami 46:50 Ahot. Kami akan kembali di sesi kedua 46:52 dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan 46:53 yang sudah masuk. Kami akan segera 46:55 kembali. 47:06 [musik] 47:12 [musik] 47:20 Radio Silatahim dan Rasil TV untuk Islam 47:22 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 47:24 Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih 47:25 masih bersama kami dalam kajian ekonomi 47:28 Islam. ekonomi Islam melihat kekacauan 47:31 kapitalisme. Kita di sesi kedua ini akan 47:34 menjawab pertanyaan-pertanyaan yang 47:35 sudah masuk dari ikhwan dan akhwat. 47:38 Namun kita akan ke penelepon dulu ya. 47:40 Ini ada penelepon masuk. Halo. 47:42 Asalamualaikum. 47:46 Halo. Asalamualaikum. 47:48 Waalaikumsalam. 47:49 Baik. Dari siapa? Di mana, Pak? 47:52 Dari Agus, Pak. Dari Bekasi, Pak. 47:55 Silus. Silakan, Pak. 48:00 Iya, Pakus. 48:02 Iya. Waalaikumsalam warahmatullahi 48:03 wabarakatuh. 48:06 Mau tanya, Pak Ustaz. 48:08 Monggo, silakan Pak Agus. 48:11 Kalau komisi itu menurut Islam 48:15 halal apa tidak, Ustaz? 48:17 Komisi [tertawa] 48:19 komisi komisi gitu ya, Pak Agus ya. 48:25 Biasanya untuk urusan apa, Pak Agus? Nih 48:26 komisinya nih? 48:28 Umpamanya 48:31 Pak Agus volume radio kecilkan sedikit, 48:33 Pak. Mohon, Pak. 48:35 Umpamanya kita sebagai marketing. 48:37 Oh, I 48:38 terus umpamanya transaksi jual beli, 48:41 terus kita umpamanya akan dikasih komisi 48:43 gitu kan sama si 48:46 klienor gitu. 48:49 Apakah komisi buat marketing itu 48:52 halal apa tidak, Ustaz? Baik, baik, Pak 48:54 Agus. 48:55 Baik sekali pertanyaannya, Pak Agus. Ya, 48:58 mungkin banyak juga dari peserta apa 49:02 pemirsa Rasil. 49:03 Baik, kita akan jawab Pak Agus ya. 49:04 Iya. [berdehem] Dari pendengar radio 49:06 mungkin juga punya masalah yang sama ini 49:08 Mas ya. 49:08 Iya, pasti saat ini banyak 49:09 harus kita jawab ya. 49:10 Iya. Iya. 49:11 Jadi, komisi seperti yang dikatakan oleh 49:13 Pak Agus tadi itu halalan thayibah ya. 49:17 Hmm. Hm. 49:18 Sepanjang usaha yang dilakukan itu dalam 49:22 kurulal 49:24 lah. Kan kalau usahanya tidak halal 49:27 misalnya memberikan bantuan atau 49:29 menunjukkan bekerja sama dengan orang 49:31 yang ee pekerjaannya itu haram ya jadi 49:36 komisi yang kita peroleh jadi tidak 49:37 benar, tidak tidak halal karena 49:40 usahanya itu haram. I 49:42 itu. Tapi sepanjang yang dilakukan itu 49:45 halal dalam qidul harar 49:47 komis itu enggak masalah. Itu ujrah ya. 49:49 Itu ujrnya 49:50 apa namanya? Ubah yang kita peroleh 49:52 karena kita melakukan pekerjaan kepada 49:54 orang lain. 49:55 Enggak masalah. Bagus ya. Mudah-mudahan 49:58 ee pahamnya itu bahwa itu ada dalam 50:01 koral 50:03 ya. Apalagi marketing itu umumnya memang 50:05 banyak income-nya dari komisi, Ustaz. 50:08 Memang 50:10 ya itu enggak ada masalah 50:11 walaupun berapa pun besarnya gitu Pak 50:12 Ustaz ya 50:13 sesuai dengan kesepakatan. 50:14 Oh kalau kesepakatannya 50:16 Iya kalau sepakatnya besar-besar enggak 50:17 masalah 50:18 enggak masalah itu halal. I 50:19 h [mendengus] insyaallah saya menyapa Bu 50:23 Ani Hani Cani Hudaifah. Asalamualaikum 50:26 Pak Ustaz terima kasih pencerahan 50:27 ekonomi Islamnya dari Pak Ustaz. Semoga 50:30 Pak Ustaz selalu sehat walafiat. 50:32 Amin. 50:32 Begituun ini Pak Budi menyimak Pak 50:35 Ustaz. Terima kasih banyak Ibu Linda. 50:37 Asalamualaikum warahmatullahi 50:38 wabarakatuh. 50:40 Pak Usah, dewasa ini masyarakat di 50:42 Indonesia yang mayoritas umat muslim ini 50:45 sudah sangat merindukan adanya sistem 50:48 ekonomi syariah. Tapi yang murni, wah 50:51 yang murni, yang baik secara sistem 50:54 maupun mekanismenya. Apakah mungkin 50:56 keinginan umat Islam Indonesia itu dapat 50:59 direalisasi, Pak Ustaz, di masa kini 51:02 atau akan datang? Syukran. 51:04 Terima kasih kepada Ibu Linda. 51:06 Ibu Linda 51:07 yang bertanya ee tentang apakah mungkin 51:10 kita dapat melaksanakan atau 51:13 mengaplikasikan ekonomi syariah 51:16 secara murni. 51:18 Secara murni. 51:18 Saya saya pikir apa namanya? Sangat 51:21 mungkin ya. H 51:22 ya. Bahkan misalkan kita mau murni kayak 51:25 apa ya? H 51:26 karena ini kan istilah yang 51:31 apa ya namanya yang abu-abu udhulu 51:35 fisilmi kafa. Masuklah kamu kepada Islam 51:38 secara totalitas 51:39 menyeluruh. 51:40 Nah, selama kita masuk Islam secara 51:42 totalitas 51:43 ya kita melaksanakan secara murni ya 51:46 dalam segala aspek dan secara murni ya. 51:49 bahwa di dalam banyak hal ter apalagi 51:53 dalam muamalah ya itu ada banyak 51:56 perbedaan tapi perbedaan itu tidak 51:59 membuat itu menjadi murni atau tidak 52:01 murni ya gitu loh istilahnya selama kita 52:04 itu melaksanakan Islam maka dengan baik 52:07 dan tidak mencampuri hal yang tidak 52:10 direkomendasikan dalam Islam maka kita 52:12 melaksanakan Islam itu murni ya. Nah, 52:15 muamalah yang kita laksanakan ini 52:19 sebetulnya ee murni dalam pengeran tidak 52:22 menyalahi ketentuan yang ada dalam 52:23 muamalah sepanjang kita tahu bahwa itu 52:27 adalah halal atau haram. Jadi yang 52:30 paling penting sebetulnya unsur yang 52:32 paling penting dalam hal ini adalah 52:35 haram dan halal. Nah, 52:38 alhalalu bayyinun wal haromu bayyinun 52:42 wainahuma umurun mustabihat. Ya, yang 52:47 halal itu sudah jelas 52:49 ya. Yang haram itu sudah jelas. 52:52 Di antara keduanya ada yang samar-samar 52:55 bagi orang tertentu ya. 52:57 Nah, ini ini konsep kita ya. Nah, kalau 53:01 kita 53:04 melaksanakan ekonomi syariah tidak 53:07 murni, apakah berarti kita melaksanakan 53:10 yang haram? 53:12 Ya, itu kan gak mungkin. Karena haram 53:15 itu sudah kita ketahui. 53:16 Heeh. 53:16 Daging babi halal, 53:19 darah babi, semua babi itu bulunya 53:21 apanya semuanya sudah haram. 53:23 Haram. 53:23 Turunan-turunannya, zat-zat lemak-lemak 53:25 yang ada di situ haram semua. Jadi 53:28 enggak ada produksi babi dalam ekonomi 53:31 Islam itu enggak ada lior minuman har 53:34 minuman keras ya namanya macam-macam ada 53:37 bir ada whisky ada apa macam-macam 53:41 ribuan nama ya nah ini semuanya tidak 53:43 mungkin terjadi dan diproduksi dalam 53:45 sebuah ekonomi Islam ya 53:47 ya itu haram bayin ee yang haram sudah 53:50 jelas ya nah yang samar ya yang tidak 53:55 jelas itu antara 53:58 halal dan haram namanya musytabiat. 54:00 Mustabiat ya syubhat ya. 54:02 Syubhat. 54:02 Iya. Syubhat ini kata Rasulullah, 54:04 "Barang siapa me menghindarkan diri dari 54:08 syubhat maka dia telah membuas dirinya 54:11 dan harga dirinya." 54:13 H. 54:13 Jadi sebaiknya kita apa namanya? Kita 54:16 hindari. Tetapi kalau masalah subhat ini 54:19 kan harus ada penjelasan dari ulama. 54:21 Heeh. Nah, ketika subat ini kemudian 54:24 dijelaskan ulama-ulama mungkin 54:26 kategorinya nanti bukan subat lagi. Oh, 54:28 jadi haram. 54:29 Hm. 54:29 Ya, itu maka harus kita tinggalkan. 54:32 Jadi, pelan-pelan ya. Karena ada 54:34 perkembangan yang besar di dalam ee 54:37 aspek ee ekonomi sekarang. Misalkan jual 54:41 beli dulu kan jual belinya orang ke 54:44 orang. He. 54:44 Rasulullah dengan orang lain berdagang 54:47 ketemu fisiknya. 54:50 Ya, sekarang kita enggak ketemu 54:51 fisiknya. 54:52 Heeh. 54:53 Kita jualan barang yang membeli mungkin 54:55 orangnya di Surabaya, mungkin di 54:58 Makassar. Kita hanya memberikan tampilan 55:01 itu di di online, di layar HP. Nah, itu 55:05 enggak boleh. Enggak boleh enggak gitu. 55:07 Nah, nih semuanya diperbolehkan. sudah 55:09 ada fatwanya dari Dewan Nasional Majel 55:12 Ulama tinggal kita baca saja ya itu dan 55:15 itu tidak mengurangi kemurnian Islam ya 55:18 seperti misalnya kita transaksi dengan 55:21 mesin lah kita itu bayar tol itu kan 55:26 itu enggak ada orangnya kan di di tempat 55:28 kita bayar ee tol itu 55:30 enggak ada orang mesin doang 55:31 mesin doang. [tertawa] 55:32 Iya. 55:33 Apakah itu mengorongi kemurnian? Nah, 55:35 jadi murni yang kayak gimana 55:37 sepanjang itu adalah hal yang 55:40 tidak ada masalah ya boleh-boleh saja 55:42 maka kita ini kita bisa melaksanakan dan 55:45 oleh karena itu berdasarkan hal yang 55:46 saya sampaikan tadi kita sangat optimis 55:50 bahwa kita bisa melaksanakan transaksi 55:54 sesuai dengan syariah 55:56 karena yang diharamkan sudah jelas ya 56:00 yang halal sudah jelas yang syubhat ini 56:02 nanti ada penjelasan dari ulama sama 56:05 untuk ee kedudukan atau status daripada 56:08 barang itu dan itu akan segera kita 56:09 ketahui apakah 56:11 halal apa haram. Iya. Iya. Iya. Dan itu 56:13 enggak banyak ya. Heeh. 56:15 Itu maksudnya 56:16 kalau kita lihat dari ekosistem 56:19 ekonomi syariah di negeri ini yang 56:21 paling menonjol yang sudah kita punya 56:23 apa nih Pak Ustaz? 56:24 Ya sebetulnya yang sangat jelas itu ya. 56:27 Heeh. 56:27 Kita itu kan sudah melakukan ee apa 56:30 namanya? kodifikasi fatwa tentang 56:33 muamalah ya. H. 56:34 Nah, ini banyak yang tidak tahu gitu 56:37 loh. 56:37 H. 56:38 Nah, melalui radio ini 56:39 sudah adaui 56:40 berarti belum disosialisasi kalau belum 56:42 tahu ya. E sudah sebenarnya kan bisa 56:43 di-download itu di ini. 56:45 Tapi banyak yang belum tahu 56:46 di apa website. Jadi 56:49 ada masal apa fatwa tentang macam-macam 56:53 ee transaksi keuangan 56:55 itu bisa dilihat dari fatwa Dewan Syar 56:58 nasional 56:59 Majus Ulama Indonesia dari nomor 1 57:01 sampai 160 lebih. Ini minggu depan kita 57:04 pleno lagi itu nambah lagi jumlah 57:06 fatwanya gitu. Dan ini harus kita 57:09 pelajari jual beli yang benar kayak apa 57:12 itu ada semuanya. Termasuk kitab fikih 57:14 muamalah sudah banyak sekali. 57:16 Iya. 57:16 Iya. Harusnya ee itu sudah menjangkau 57:20 siapa saja karena itu gratis. Tinggal 57:22 kita download itu di HP kita sudah 57:24 ketahuan 57:26 cara ee berdagang kayak apa, cara jual 57:28 beli yang ini kayak apa, ada 57:30 masing-masing. Cara bermitra, musyarakah 57:32 bagaimana, bermudarabah bagaimana, ada 57:34 semua di situ. 57:35 Ya, kalau kita mau melakukan 57:38 pemurnian amaliah ee muamalah kita, 57:42 iya mau 57:42 enggak mau kita harus buka fatwa itu. 57:46 Terakhir, Pak Ustaz, ini Eyang Sri di 57:48 Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 57:50 wabarakatuh. Waalaikumsalam 57:52 warahmatullahi wabarakatuh. 57:53 Semoga Pak Kiai dan Kru Rasil selalu 57:55 dalam lindungan dan rida Allah Subhanahu 57:57 wa taala. 57:58 Amin ya rabbal alamin. 57:59 Amerika Serikat dengan Donald Trump-nya 58:01 Pak Ustaz dianalisa 58:04 akan jatuh. Bahkan sejak tahun-tahun 58:06 sebelumnya Amerika akan bangkrut tapi 58:08 kenyataannya bertahan terus. Bagaimana 58:10 menurut Pak Ustaz? 58:11 Iya ee kita tidak tahu pasti kapan suatu 58:15 [berdehem] negara itu bangkrut ya. 58:16 Sebagaimana kita juga tidak tahu secara 58:18 pasti kapan orang itu akan mati. 58:20 Hm. Karena ajalin fi kitab ya semua itu 58:25 ada ketentuannya. Tapi bahwa kita 58:27 memprediksi berdasarkan apa yang kita 58:30 lihat secara nyata itu kita banyak kita 58:33 banyak atau kita bisa mengatakan bahwa 58:35 Amerika itu akan bangkrut ya misalnya 58:37 karena alasannya melawan kemanusiaan 58:39 ee melukai dirinya sendiri dan lain 58:42 sebagainya misalnya begitu 58:44 ya. Tetapi kapan dia jatuh? Wallah 58:46 bisawab ya kita tidak tahu. Nah yang 58:48 menentukan Allah Subhanahu wa taala. 58:50 Tapi bahwa sekarang ini dalam keadaan 58:52 sakit, dalam keadaan galau itu ya kalau 58:55 kita lihat Amerika sebagai seorang 58:58 individu ya sebagai suatu bangsa 59:01 kebesarannya sudah banyak dicaplok oleh 59:02 negara lain tidak lagi leading dalam 59:05 hampir semua lini industri ya. 59:08 Ya makanya kita tidak pernah lihat TV 59:10 Mid in Amerika yang e yang ada TV Midin 59:13 Kudus misalnya Politron gitu ya. 59:16 kan 59:17 mana ada kita melihat e HP juga enggak 59:19 ada HP Politron buatan Kudus ya 59:22 iya 59:22 iya alat alat rumah tangga dari ee Mas 59:25 Pion ya 59:27 tidak ada produk dari Amerika kecuali 59:29 jet ya kecuali pesawat tempur pesawat 59:32 apa namanya itu ee garuda gitu dan semua 59:35 penerbangan yang buing kayak gitu. Nah, 59:38 ini menunjukkan bahwa Amerika juga tidak 59:40 superior ya dengan bangsa lain. 59:43 Kebanyakan konsumer produk, 59:44 barang-barang yang diproduksi itu buatan 59:46 Korea Selatan, buatan Jepang, buatan 59:49 mobil pun kita jarang lihat mobilnya 59:51 Amerika ya. 59:51 Iya. 59:52 Di sini ya. Itu tanda bahwa ekonomi 59:55 mereka goyah. Yang tidak goyah keuangan 59:58 karena kita masih pakai dolar. Betul. 1:00:00 Nah, 1:00:00 tetapi kan shifting dari dolar ke 1:00:03 katakanlah ke Yuan ya, ke yen, ke euro 1:00:08 dan lain sebagainya sudah mulai sedang 1:00:09 berang sedang beroperasi nih sedang 1:00:12 dimulai ini tinggal yang mana yang 1:00:14 paling kuat di antara alternatif itu 1:00:16 mungkin yuan ya dan lain sebagainya. 1:00:19 Tetapi yang jelas ee kita tidak bisa 1:00:22 mengatakan kapan 1:00:24 minggu depan, lusa depan wallahuam besar 1:00:26 apa tidak. Tapi tanda-tanda keruntuhan 1:00:28 sudah sangat nyata ya. Itu yang bisa 1:00:31 kita inikan 1:00:32 ceritakan ya. Baik, 1:00:34 itu pertanyaan terakhir yang bisa kita 1:00:37 jawab Pak Ustaz sebagai penutup Pak 1:00:38 Ustaz dari seluruh bahasan kita dan juga 1:00:40 ada pertanyaan masuk. Apa yang bisa 1:00:42 Ustaz ingatkan kepada? 1:00:43 Terima kasih Masang. Para [berdehem] 1:00:45 pemirsa Rasil TV dan para pendengar radi 1:00:47 silaturahim yang dirahmati Allah 1:00:48 subhanahu wa taala. 1:00:51 Kita ini membicarakan tentang kegalauan 1:00:53 kekasuan kapitalis yang dipimpin oleh 1:00:55 Amerika. 1:00:57 yang kita lihat kekacauannya itu muncul 1:00:59 dari ketidakyakin mereka pada prinsip 1:01:01 mereka sendiri ya. Prinsip mereka 1:01:04 sendiri yang selama ini membuat dunia 1:01:06 ber apa namanya? Makmur semua dari barat 1:01:09 sampai timur tiba-tiba kemudian 1:01:12 prinsipnya itu dilupakan atau dikubur 1:01:14 begitu saja oleh Pak Trump. Sehingga apa 1:01:17 yang dilakukan oleh Pak Trump ini 1:01:18 bertentangan 180 derajat dengan 1:01:21 prinsip-prinsip ekonomi kapitalis. Nah, 1:01:24 ini menunjukkan bahwa dia berada pada 1:01:26 akhir sejarah tentang bagaimana dan 1:01:29 kapan runtuhnya. Wallahualam bawab. Ya, 1:01:32 tidak tahu kita tapi jelas akan runtuh. 1:01:34 Dan dari sisi pandangan ekonomi Islam 1:01:36 bahwa Islam itu karena sesuai dengan 1:01:39 fitrah manusia maka Islam itu akan jaya 1:01:43 di akhir pada akhirnya akan jaya sebelum 1:01:47 hari kiamat tiba tadi akan akan jaya 1:01:49 lebih dahulu dan itu mulai kita rasakan 1:01:53 bagaimana orang berbondong-bondong masuk 1:01:55 Islam bukan hanya di Indonesia, di 1:01:57 Amerika lebih lagi, di Eropa lebih lagi, 1:01:59 di Inggris lebih lagi daripada di kita 1:02:01 yang menunjukkan betapa mereka menerima 1:02:03 Islam karena mereka melihat bahwa Islam 1:02:05 itu sesuai dengan fitrah dan merasakan 1:02:08 ee kemanusiaannya sesudah mereka masuk 1:02:11 Islam. Dan dari konsep juga begitu bahwa 1:02:13 ajaran-ajaran Islam ini ee 1:02:15 memanusiawikan manusia ya, 1:02:18 bukan mematerikan manusia yang akhirnya 1:02:20 mereka tidak menemukan ee kedamaian. 1:02:24 Nah, di Islam mereka menemukan kedap itu 1:02:27 dan ekonomi Islam tidak merupakan ee 1:02:29 tidak ee terpisah dari hal itu. Karena 1:02:32 ekonomi Islam melarang apa yang menjadi 1:02:35 apa tulang punggung utama ekonomi 1:02:37 kapitalis, yaitu riba, yaitu melarang 1:02:40 judi, yaitu melarang ee kasino, ee 1:02:44 melarang bor dan lain sebagainya. 1:02:46 Melarang memperdagangkan barang-barang 1:02:48 yang haram secara agama. mereka sekarang 1:02:50 mulai membenarkan itu. Maka di sinilah 1:02:54 kita melihat bahwa ekonomi Islam itu 1:02:55 nanti akan menjadi ee pemenang di akhir 1:03:00 karena sesuai dengan ee fitrah manusia. 1:03:04 Saya kira itu Masangga. Baik, terima 1:03:07 kasih banyak Pak Ustaz dan Ikhwan akhwat 1:03:09 yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 1:03:10 Demikianlah kajian ekonomi Islam edisi 1:03:12 hari ini. Semoga apa yang disampaikan 1:03:14 oleh narasumber kita Ustaz Ihan Basri 1:03:16 bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih 1:03:18 atas kebersamaan Anda. Kami undur diri. 1:03:20 Mohon maaf atas segala kesalahan kata. 1:03:22 Billahi taufik wal hidayah. 1:03:23 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:03:25 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:03:28 atubu ilaik. Asalamualaikum 1:03:30 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:31 Waalaikumsalam.