Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:17 [musik] 0:21 Bismillahirohmanirohim, 0:23 alhamdulillahirobbil alamin hamdan 0:24 katsiron toyyiban barokan fih kama 0:26 yuhhibu robbuna wa yaroh. Allahuma 0:28 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 0:29 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:32 Masih dipancarkan dari jalan Masjid 0:34 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:37 Bekasi, Radio Silaturahim dan juga Rasya 0:39 TV. Untuk Islam yang satu. 0:41 Assalamualaikum warahmatullahi 0:43 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 0:44 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 0:46 senang sekali di kesempatan pagi hari 0:47 ini kami bisa kembali menjumpai ikhwan 0:50 akhwat di hari Kamis ya. Kita sudah 0:53 memasuki hari yang ke-24 0:56 di bulan Juli. 0:58 Eee memasuki 28 Muharram Ustad ya 1:01 sekarang ya, 28 Muharram 1447 Hijriah. 1:04 Bagi ikhwan akhwat yang menyimak siaran 1:06 di pagi hari ini, alhamdulillah Ustad 1:08 Husen bisa hadir live secara langsung 1:10 ikhwan akhwat. 1:12 Jadi nanti eee kami persilahkan ikhwan 1:14 akhwat untuk menyampaikan pertanyaan 1:16 dari kajian tafsir yang akan disampaikan 1:18 di kesempatan ini yaitu tafsir Quran 1:20 surah Al Jatsiyah Ustad ya. 1:22 Silahkan ikhwan akhwat untuk menanggapi, 1:25 mengomentari ataupun tadi ya terkait 1:27 kajiannya kami persilahkan untuk 1:29 menyampaikan pertanyaannya di 08111 1:34 99720. 1:37 Nanti ikhwan akhwat bisa mengirimkan 1:39 pesan WhatsApp ataupun eee voice note 1:41 juga kami persilahkan atau video eee 1:43 voice call juga kami persilahkan ikhwan 1:46 akhwat. 1:47 Baik, kita sapa guru kita Ustad Husen 1:49 yang sudah hadir di studio. 1:50 Assalamualaikum warahmatullahi 1:51 wabarakatuh Ustad. Waalaikumsalam 1:52 warahmatullahi wabarakatuh. Kami 1:54 persilahkan untuk eee memimpin eee doa 1:56 eee Al Fatihah Ustad. 2:01 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:08 Bismillahirrahmanirrahim. 2:14 Alhamdulillahirobbil 2:18 alamin. 2:21 Arrohmanirrohim. 2:27 Maliki yaumiddin. 2:32 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:38 Ihdinashirotol 2:40 mustaqim. 2:43 Shirotolladzina 2:45 an'amta alaihim. 2:49 Ghoiril maghdubi alaihim waladdholin. 3:00 Amin, amin ya robbal alamin. 3:02 Alhamdulillah telah kita buka bersama 3:04 dengan pembacaan Quran surah Al Fatihah, 3:06 semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya dan 3:09 juga keberkahan-Nya kepada kita semua di 3:10 kesempatan pagi hari ini. 3:12 Dan selanjutnya kami persilakan kepada 3:14 Ustaz untuk menyampaikan kajian tafsir 3:17 Quran surah Al Jatsiyah. 3:23 Bismillahirrahmanirrahim. 3:26 [berdehem] 3:26 Alhamdulillahirobbil 3:29 alamin. 3:31 Hamdan katsiron toyyiban mubarokan fihi 3:35 kama yuhimbu robbuna wa yarfa'. 3:39 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 3:42 Muhammad. 3:45 Allahumma hdina subulassalam wa akhrijna 3:48 minadzulumati ilannur wahdina ila 3:52 siratikal mustaqim. 3:56 Allahumma atina min indika rahmat, wa 3:59 alimna min ladunka ilman nafi'a, unfana 4:02 bima alamtana. Rabbana zidna ilman wal 4:05 hikmah bis salihin. 4:08 Assalamualaikum ya Rasulullah, 4:10 assalamualaina wa ala 4:14 Wassalamualaikum warahmatullahi 4:17 wabarakatuh. 4:21 Ikhwan akhwat pendengar dan pemirsa 4:23 Radio TV Silaturahmi yang dirahmati 4:27 Allah. 4:30 Begitu pula kepada para pendengar, 4:32 pemirsa 4:33 ummatan wahidah. 4:36 Semoga 4:38 melalui silaturahmi 4:40 diantara kita membuka hati 4:44 dengan penuh ketulusan 4:46 dalam iman kepada Allah yang menjadi 4:48 ikatan diantara kita. Kita dapat menjadi 4:51 satu umat yang berinduk kepada induk 4:55 yang sama. 4:57 Karena asal-usul kita juga 5:00 dari ayah ibu yang sama, diciptakan oleh 5:03 Tuhan yang sama 5:05 beriman juga kepada nabi yang sama 5:08 kitab yang sama. 5:10 Kenapa kita harus berselisih 5:12 dan saling bermusuhan. 5:15 [berdehem] 5:18 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah pada 5:20 pagi hari ini insya Allah kita akan 5:22 memulai renungan kita 5:25 bersama surah Al Jatsiyah. 5:29 Yang diturunkan di kota suci Mekah 5:33 terdiri dari 37 5:36 ayat. 5:40 Yang penuh dengan pelajaran 5:44 yang berisikan 5:47 kabar gembira dan juga peringatan 5:50 bagi kita semua 5:53 bahwa kita hidup di dunia ini bukan 5:54 kehidupan yang sia-sia sambil lalu 5:58 tapi kita sebagai khalifah 6:02 yang menerima amanat 6:04 yang kita akan pertanggungjawabkan di 6:06 hari akhir nanti 6:09 di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 6:13 di mana pada hari tersebut keadilan 6:15 ditegakkan 6:17 bahkan rahmat dan kemurahan Allah Allah 6:20 limpahkan bagi hamba-hambanya yang 6:22 beriman 6:23 dan bertakwa 6:25 sedangkan mereka yang ingkar durhaka 6:28 mereka akan menerima balasan atas 6:30 keingkaran dan kedurhakaan mereka 6:33 kita semua 6:35 pada saat ini 6:38 diawasi oleh Allah Allah dengar ucapan 6:40 kita Allah juga 6:43 saksikan perbuatan kita 6:47 ini setiap saat 6:49 Allah Subhanahu Wa Ta'ala 6:51 menemani kita dan tak pernah 6:53 meninggalkan kita wahuwa ma'akum ainama 6:56 kuntum dia bersama kalian di manapun 6:58 kalian berada 7:00 oleh karena itu hendaklah kita menjaga 7:02 adab kita di hadapan Allah dalam seluruh 7:05 ucapan dan sepak terjang kita 7:08 terhadap sesama saudara kita 7:13 dan mari bersama-sama kita persiapkan 7:15 bekal kita untuk menghadap ke hadapan 7:17 Allah 7:19 bertaubat memohon ampun dari 7:21 kesalahan-kesalahan kita yang kita 7:23 lakukan selama ini mudah-mudahan sisa 7:25 umur kita 7:26 yang amat berharga ini yang akan 7:28 menentukan nasib kita 7:31 Allah Subhanahu Wa Ta'ala bantu kita 7:33 untuk mengisinya dengan amalan-amalan 7:35 sholeh yang Allah ridhoi 7:38 dengan penuh ketulusan jauh dari 7:40 kebanggaan kesombongan. 7:44 Mari bersama-sama kita mulai renungan 7:46 kita bersama surah Al-Jatsiyah. 7:53 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:56 Bismillahirrahmanirrahim. 7:59 Pembukaan 8:01 yang mengajak kita semua 8:05 untuk kembali kepada Allah. Ingat 8:08 kepada-Nya akan nikmat-nikmat yang Allah 8:11 anugerahkan kepada kita. 8:14 Juga mengingatkan kita 8:17 bahwa kita 8:19 dan semua potensi yang Allah berikan 8:21 kepada kita, begitu pula seluruh makhluk 8:24 alam raya dan isinya 8:27 semuanya berjalan 8:29 dengan ketetapan dan aturan Allah. 8:35 Apabila kita melupakan Allah, maka kita 8:39 akan menjalani kehidupan kita di 8:41 tengah-tengah alam raya ini 8:44 dalam kehidupan dunia ini 8:47 terpisah dari rahmat Allah. 8:51 Begitu pula dari bantuan 8:53 dukungan, bimbingan, dan petunjuk-Nya. 8:57 Kita akan hidup dalam keadaan membabi 8:59 buta di tengah-tengah kegelapan. 9:02 Berbeda apabila kita 9:08 memasukkan diri kita ke dalam rahmat 9:11 Allah Yang Maha Pengasih. 9:14 Kita memohon kepada-Nya agar Allah 9:15 subhanahu wa taala memberkahi usaha kita 9:19 membimbing kita menuju 9:22 amalan yang lebih baik dan kehidupan 9:24 yang lebih mulia. 9:26 Maka kuncinya 9:28 adalah Bismillahirrahmanirrahim, 9:31 dengan nama Allah 9:33 Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 9:38 Sehingga apa yang kita lakukan 9:39 seluruhnya merupakan ibadah kepada-Nya, 9:41 pengakuan juga akan nikmat-nikmatnya. 9:44 Dan ini juga merupakan apa? 9:47 Ungkapan dari tauhid kita kepada Allah 9:50 Subhanahu wa ta'ala. 9:53 Di mana orang yang beriman akan memulai 9:56 seluruh aktivitas mereka, sepak terjang 10:00 mereka 10:01 selalu dengan iringan rahmat Allah 10:03 Subhanahu wa ta'ala berlepas tangan dari 10:05 selainnya. 10:08 Dalam perjalanannya selalu dia berzikir 10:10 dan mengingat Allah. Kemudian ditutup 10:13 dengan alhamdulillahirabbil 10:15 alamin. 10:17 Dia memuji Allah Subhanahu wa ta'ala 10:20 atas semua 10:22 yang Allah telah anugerahkan padanya, 10:24 kemampuan dia beramal. 10:27 Kemudian bantuan dan bimbingan dari 10:29 Allah. 10:31 Hasil apapun 10:33 sudah sewajibnya atas kita-kita memuji 10:36 Allah. 10:37 Karena kita memuji Allah bukan hanya 10:39 pada pemberiannya. 10:41 Tapi pada saat Allah menahan dari kita 10:43 sesuatu 10:45 di sana juga terdapat hikmah dan 10:47 kebaikan 10:48 yang tidak kita ketahui. Tapi Allah Maha 10:51 Tahu. 10:52 Maka kita memuji Allah atas 10:54 pemberiannya. 10:56 Atas nikmat anugerahnya, juga nikmat 10:58 menjauhkan kita dari apa-apa yang tidak 11:00 baik bagi kita. Alhamdulillah 11:03 wa syukrulillah. 11:05 Alal man'i wal a'tho. 11:08 Wa ala 11:10 al usri wal yusri. 11:12 Begitu juga walad diq was sa'ah. Segala 11:14 puji bagi Allah. 11:17 Pada saat dia memberi, pada saat dia 11:18 menahan. 11:20 Pada saat Allah Subhanahu wa ta'ala 11:21 mencoba kita dengan kesempitan, begitu 11:23 pula dengan keluasan. 11:25 Pada saat dalam kemudahan maupun 11:27 kesulitan, ingat jangan pernah kita 11:30 memuji itu, melupakan untuk memuji 11:32 Allah, bersyukur padanya. 11:34 Maka hasil akhir yang kita akan terima, 11:37 segala kebaikan bagi kita dan 11:40 orang-orang yang kita cintai. 11:43 Jadi, bismillahirrahmanirrahim 11:45 bukan hanya kita memohon bantuan kepada 11:48 Allah, tapi kita masukkan amal kita 11:53 ke dalam rahmat Allah subhanahu wa taala 11:55 yang pengasih dan penyayang. Sepenuhnya 11:58 kita berserah diri kepadanya dan 12:00 mengakui nikmat-nikmatnya. 12:03 Ha Mim. 12:06 Ini merupakan pembukaan 12:08 dari sebagian surah-surah Makkiyah. 12:12 Begitu juga pembukaan dari sebagian 12:15 surah Madaniyah. 12:17 Seperti pembukaan dalam suratul baqarah 12:19 alif lam mim dzalikal kitab. 12:24 Pembukaan dalam surah al-imran juga alif 12:26 lam mim Allahu la ilaha illa huwal 12:29 hayyul qayyum. 12:31 [berdehem] 12:32 Begitu juga pembukaan bagi sebagian 12:34 surah Makkiyah seperti Yasin wal quranil 12:38 hakim. 12:42 Taha ma anzalna alaikal quran litasyqa. 12:47 Ha Mim tanzilul kitabi minallahi azizil 12:52 hakim. 12:53 Bukan dengan huruf semacam ini. 12:57 Atau yang dikenal dengan huruf 12:58 muqatta'ah. Sebetulnya berisikan 13:01 tantangan Allah terhadap orang-orang 13:04 yang meragukan kebenaran kitab ini yang 13:06 turun dari sisi Allah. 13:10 Dari huruf-huruf ini 13:12 yang kemudian menunjuk kepada Alquran 13:15 seperti Yasin wal quranil hakim Taha ma 13:18 anzalna alaikal quran litasyqa. 13:21 Begitu juga Ha Mim tanzilul kitab 13:24 minallahi azizil alim. 13:27 Seolah-olah Allah berkata kepada mereka, 13:29 bukankah kitab suci Alquran ini 13:32 diturunkan 13:34 dalam bahasa kalian. 13:36 Mempergunakan juga kalimat yang biasa 13:38 kalian pergunakan, juga huruf-huruf yang 13:40 sama. 13:42 Bila kalian meragukan kebenaran Alquran 13:44 ini 13:45 kalian buktikan 13:47 bahwa kalian mampu untuk 13:49 untuk juga menghasilkan kitab yang sama 13:53 Heem. 13:53 atau lebih baik. 13:55 Dengan bekerja sama bersama kalangan 13:58 jinnya dan manusianya 14:00 silakan kalian kumpulkan semua bala 14:03 bantuan kalian 14:04 buktikan 14:07 keragu-raguan kalian terhadap kesucian 14:10 kitab suci ini 14:11 melalui tantangan yang kalian lakukan. 14:15 Sebagaimana tantangan Allah Qul in 14:17 kuntum fi raibim mimma nazzalna ala 14:20 abdina fa'tu bisuratin mim mislihi wad'u 14:23 syuhadaakum mindunillahi in kuntum 14:25 sodiqin. 14:27 Katakan kalau kalian merasa bimbang ragu 14:29 terhadap apa yang kami turunkan kepada 14:31 hamba kami. 14:34 Silakan kalian ya 14:37 buktikan tuduhan kalian dengan 14:40 merangkai mendatangkan satu surah yang 14:42 sama dengan surah yang terdapat dalam 14:44 Alquran. 14:47 Dan panggil bala bantuan kalian dari 14:49 kalangan jin dan manusia, kumpulkan 14:52 semuanya. 14:53 Kalau kalian benar pada tuduhan kalian. 14:57 Tapi fa illam taf'alu wa lam taf'alu 14:59 fattaqun narallati waquduhannasu wal 15:02 hijaratu u'iddat lil kafirin. 15:04 Kalau kalian tak mampu dan tidak mungkin 15:06 kalian akan mampu 15:08 maka hati-hatilah kalian, waspadalah, 15:10 lindungi diri kalian dari azab api 15:12 neraka yang bahan bakarnya 15:15 manusia itu sendiri sebagai bahan 15:17 bakarnya, begitu pula batu 15:19 yang disediakan oleh Allah untuk 15:21 orang-orang yang ingkar 15:23 yang mengingkari kebenaran yang begitu 15:24 jelas gamblang di hadapan matanya. 15:28 [mendengus] 15:31 Ternyata walaupun bahan bakunya tersedia 15:38 yang merupakan dalam jangkauan mereka 15:40 baik itu huruf-hurufnya, kalimatnya yang 15:43 digunakan Alquran bukan merupakan 15:46 kalimat dan huruf yang asing bagi bangsa 15:48 Arab. 15:51 Perumpamaannya sama seperti yang sering 15:53 kita ungkapkan 15:55 manusia yang diciptakan Allah Subhanahu 15:57 Wa Ta'ala berasal dari tanah. 16:01 Patung-patung yang dibuat oleh manusia 16:03 terbuat dari tanah. 16:05 Bahan bakunya tidak berbeda. 16:08 Tapi kira-kira sampai di mana kemampuan 16:10 patung yang dibuat oleh manusia 16:12 dari bahan baku yang sama dengan Alquran 16:14 ya ya 16:16 juga yang berasal dari bahan baku yang 16:18 sama 16:19 yang ada pada jangkauan mereka, kenapa 16:21 kitab suci Alquran berbeda dengan karya 16:23 mereka? 16:24 Perbedaannya sama dengan manusia yang 16:26 diciptakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 16:29 yang berakal, berpikir ya 16:33 dengan patung-patung yang merupakan 16:35 benda-benda mati yang tidak memiliki 16:38 sama sekali akal, tidak memiliki 16:40 kekuatan maupun daya. 16:42 Oleh karena itu camkan 16:45 wahai manusia 16:46 bahwa Allah telah memberikan kepada 16:48 kalian burhannya dan hujjahnya. 16:52 Maka renungkanlah ayat-ayat Allah 16:54 Subhanahu Wa Ta'ala 16:55 yang mengajak kita merenung, berpikir 16:58 bukan mengajak kita hanyut bersama hawa 17:00 nafsu kita, kehilangan akal sehat kita 17:03 padahal kita datang ke dunia ini bukan 17:05 untuk apa? Bukan untuk mengikuti hawa 17:08 nafsu kita. 17:10 Tapi untuk mempersiapkan bekal kita bagi 17:13 kehidupan yang kekal dan abadi. 17:16 [berdehem] 17:19 Jadi, ha mim 17:21 yang menantang mereka-mereka yang 17:23 meragukan. 17:25 Tanzilul kitabi minallahi azizil hakim. 17:31 Perbedaan kitab suci Alquran dengan 17:33 kitab yang lain. 17:34 Sesungguhnya kitab suci ini diturunkan 17:37 dari Allah atau dari sisi Allah yang 17:40 Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 17:43 [mendengus] 17:45 Yang menurunkan Alkitab 17:47 Alquran adalah Yang Maha Perkasa, Yang 17:50 Maha Bijaksana yang sebelumnya 17:52 menurunkan Injil, menurunkan menurunkan 17:54 Zabur, menurunkan kitab suci Taurat, 17:56 begitu pula suhuf Ibrahim, 17:58 lembaran-lembaran kitab yang Allah 18:00 berikan kepada Ibrahim. 18:02 Yang isinya, kandungannya sama, mengajak 18:05 manusia untuk menegakkan agama Allah, 18:08 bersatu di dalamnya dan tidak bercerai 18:10 berai. 18:15 Apa bukti bahwa Allah Maha Perkasa lagi 18:17 Maha Bijaksana? 18:20 Buktinya terdapat dalam kitab suci 18:22 Alquran. 18:24 Orang bisa melihat 18:25 yang membaca, merenungkan Alquran, di 18:28 dalamnya terdapat keajaiban yang luar 18:30 biasa dan juga menunjukkan akan 18:32 kekuasaan Allah. Karena Dia satu-satunya 18:35 Tuhan 18:37 yang menciptakan langit, bumi dan apa 18:39 yang terdapat di dalamnya, yang 18:41 menetapkan hukum-hukum, aturan yang 18:43 begitu sempurna, yang membuat alam 18:46 semesta dan seluruh isinya hidup dalam 18:47 suasana yang harmoni. Ini menggambarkan 18:50 keperkasaan. 18:51 Di samping keperkasaan, juga 18:53 menggambarkan kebijaksanaan, 18:55 di mana seluruh ciptaan-Nya, seluruh 18:58 aturan-Nya 18:59 betul-betul menunjukkan akan 19:01 kebijaksanaan Allah subhanahu wa taala. 19:04 Baik alam manusia-Nya, hewan-Nya, 19:06 tumbuh-tumbuhan-Nya, begitu pula 19:09 bangunan galaksi-Nya dengan 19:11 bintang-bintangnya 19:13 yang amat menakjubkan dan sampai saat 19:15 ini 19:16 manusia telah menemukan bukan hanya 19:19 100.000 galaksi, tapi bertriliun-triliun 19:22 galaksi telah ditemukan. 19:24 Sedangkan setiap galaksinya 19:27 penuh dengan bintang-bintang yang 19:29 bertaburan. 19:31 Yang sebagian lebih besar bahkan dari 19:33 matahari kita yang merupakan salah satu 19:35 bintang. 19:37 Tapi kita justru mengangkat kepala 19:40 membusungkan dada dengan penuh 19:42 kesombongan. Padahal bumi kita 19:44 merupakan sebuah planet kecil di alam 19:47 raya ini. 19:48 Yang berputar pada sumbunya hingga 19:51 terjadi perubahan siang malam, yang 19:53 mengitari mataharinya. 19:56 Dan matahari merupakan salah satu 19:58 bintang 19:59 di tengah-tengah Milky Way atau galaksi 20:02 Bima Sakti kita. Salah satu bintang. 20:07 Tapi ternyata manusia 20:09 berkelahi 20:10 bertarung 20:12 untuk apa? Untuk memperebutkan 20:15 kepingan-kepingan dunia yang tak 20:16 berarti. Padahal kalau mereka hidup 20:18 rukun, mereka akan hidup sejahtera. 20:21 Dengan kembali kepada Allah mengikuti 20:23 bimbingan dan tujuan tuntunannya. 20:27 Jadi kitab suci ini diturunkan dari sisi 20:30 Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha 20:32 Bijaksana. Silakan Anda buktikan, baca, 20:35 renungkan ayat-ayatnya. 20:38 Inna fis samawati wal ardhi la ayatin 20:41 lil mukminin. 20:42 Sesungguhnya 20:44 di langit begitu pula di bumi 20:48 penuh dengan tanda-tanda 20:50 bagi orang yang beriman. 20:52 Kenapa Allah peruntukkan untuk orang 20:54 yang beriman? 20:57 Karena banyak orang berakal, berpikir, 21:00 bahkan berilmu. 21:02 Mereka menemukan hukum-hukum di alam 21:04 raya ini. 21:06 Bahkan mereka 21:08 membaginya kepada berbagai macam 21:10 disiplin seperti fisika. Hukum yang 21:12 diambil dari apa? Dari alam raya ini. 21:15 Begitu juga biologi merupakan 21:17 hukum-hukum 21:19 yang melahirkan ilmu biologi. 21:23 Yang penuh keteraturan. Begitu juga 21:24 biologinya, astronominya. 21:29 Dari hukum-hukum ini mereka membukukan 21:33 disiplin-disiplin ilmu ya 21:35 yang membantu mereka untuk apa? Untuk 21:40 berkembang di muka bumi ini. 21:44 Melakukan eksplorasi 21:47 bahkan keluar 21:48 menuju ruang angkasa menyaksikan alam 21:51 yang terbentang begitu luas. 21:53 Yang mereka ketahui hanya sedikit. 21:56 Tapi ternyata 21:58 karena mereka tidak beriman 22:00 mereka menemukan ayat-ayat yang begitu 22:03 banyak yang menuju kepada Allah semua 22:05 sia-sia di hadapannya. 22:07 Karena jiwanya dipenuhi dengan hawa 22:10 nafsu, keserakahan, kerakusan 22:13 dan menjadikan dunia sebagai perhatian 22:15 dan tujuannya. 22:17 [mendengus] 22:18 Hingga Allah sebutkan inna fis samawati 22:21 wal ardhi la ayatin lil mukminin. 22:23 Sesungguhnya di langit maupun di bumi 22:25 penuh dengan tanda-tanda bagi orang yang 22:27 beriman. Karena hanya orang yang beriman 22:30 ya 22:31 yang dapat betul-betul memahami arti 22:34 dari berbagai macam ayat-ayat 22:37 tanda-tanda yang terdapat di langit 22:39 maupun di bumi. 22:42 Wafi kholqikum wama yabutsu min dabbatin 22:46 ayatul liqaumin yuqinun. 22:48 Demikian pula pada penciptaan kalian 22:50 wahai manusia. 22:53 Wama yabutsu 22:55 min dabbah dan apa yang Allah tebarkan 22:58 di atas muka bumi dari hewan-hewan yang 23:01 melata. 23:05 Termasuk di antaranya hewan-hewan 23:07 ternak, 23:08 yang melata di muka bumi. Begitu juga 23:11 beraneka macam satwa yang terdapat di 23:14 hutan. 23:15 Begitu juga di lautan. 23:17 Apa yang Allah tebarkan di atas muka 23:19 bumi dari hewan yang melata, 23:31 Lailaha wa fi khalkikum wa ma yabutsu 23:34 min dabbatin ayatun li qaumin yuqinun. 23:37 Dan dalam penciptaan kalian atau pada 23:39 penciptaan kalian, dan apa yang Allah 23:42 tebarkan di atas muka bumi dari 23:43 hewan-hewan yang melata 23:46 merupakan tanda-tanda 23:49 li qaumin yuqinun bagi orang yang 23:53 berkeyakinan. 23:56 Ini pertama dimulai dengan iman, 23:59 mengenal Allah subhanahu wa taala, 24:02 beriman bahwa dialah sang pencipta yang 24:05 menciptakan seluruh alam semesta dan 24:07 isinya. 24:11 Kemudian dengan merenungkan ayat-ayat 24:13 Allah, 24:14 rahasia yang terdapat dalam dirinya, 24:17 dari rahasia penciptaan. 24:19 Begitu juga hewan-hewan yang melata, 24:22 maka tumbuh keyakinan dalam sanubarinya. 24:26 Jadi masuk ya melalui pintu keimanan, 24:30 mengakui bahwa Allah Tuhannya dan 24:31 pencipta seluruh alam semesta, 24:34 dan dia beriman bahwa Alquran diturunkan 24:36 dari sisi Allah ketika dia merenungkan 24:38 tentang dirinya, tentang ayat-ayat Allah 24:41 yang terdapat di langit dan di bumi, 24:43 imannya bertambah. 24:47 Dia memasuki fase kedua. 24:50 Kemudian wa ikhtilafi laili wan nahar wa 24:53 ma anzala Allahu minas samai min rizqin 24:56 fa ahya bihil ardha ba'da mautiha. 24:59 Wa taqallubikum 25:01 Ayatun liqaumin ya'lamun, liqaumin 25:05 ya'qilun. 25:08 Demikian pula 25:09 pada perubahan malam dan siang silih 25:12 berganti 25:14 yang terus kita saksikan 25:17 tidak pernah terlambat 25:20 tidak pernah pula lebih cepat 25:23 penuh keteraturan terjadi perubahan 25:25 malam dan siang. Di malam hari kita 25:27 beristirahat 25:29 berselimutkan malam 25:31 di siang hari kita bekerja berusaha 25:35 di bawah penerangan cahaya matahari 25:38 yang menerangi kita tanpa sepeser pun 25:41 kita mengeluarkan biaya. 25:43 Lampunya begitu terang benderang, 25:45 sedangkan lampu yang kita pergunakan di 25:47 rumah kita 25:49 yang tidak sebanding terangnya dengan 25:51 matahari, kita harus mengeluarkan biaya. 25:55 Terlambat akan terjadi pemutusan, tapi 25:57 kapan Allah pernah memutuskan cahayanya 25:59 walaupun dari orang-orang kafir. 26:04 Jadi pada perubahan malam dan siang 26:07 Wama anzalallahu minassama'i 26:10 birizqin faahya bihil ardha ba'da 26:12 mautiha. Begitu pula apa yang Allah 26:14 turunkan dari langit birizqin dari 26:17 rezeki, maksudnya hujan ya, yang 26:20 menumbuhkan bagi mereka rezeki 26:23 baik itu tumbuhannya, termasuk hewan 26:25 juga yang makan dari tumbuh-tumbuhan 26:27 bumi yang menjadi karunia dan rezeki 26:30 bagi mereka. 26:32 Dan apa yang Allah turunkan dari langit 26:35 birizqin yang merupakan rezeki faahya 26:38 bihil ardha ba'da mautiha. Lalu Allah 26:40 menumbuhkan atau menghidupkan bumi 26:42 setelah kematiannya. 26:44 Faahya bihil ardha 26:45 ba'da mautiha 26:47 dengan air yang Allah turunkan, Allah 26:48 menghidupkan bumi setelah kematiannya 26:50 yang tadinya 26:52 hitam 26:54 gersang, kering kerontang, begitu hujan 26:56 turun kembali denyut kehidupan kita 26:59 saksikan dan kita rasakan. 27:02 Membawa kabar gembira buat kita. 27:05 Harapan. 27:09 Watasrifirriyah, 27:11 begitu pula perkisaran angin terkadang 27:14 bertiup dari selatan, terkadang bertiup 27:17 dari utara, terkadang bertiup dari 27:19 timur. 27:20 Terkadang bertiup dari barat. 27:24 Perkisaran angin ini semua ditetapkan 27:26 Allah dengan penuh hikmah yang membawa 27:29 manfaat bagi mereka orang-orang yang 27:30 berilmu yang berakal 27:33 mereka menemukan rahasia kebesaran dan 27:36 keagungan Allah. 27:38 Jadi watasrifirriyah, 27:40 demikian pula 27:41 perkisaran angin yang diatur oleh Allah 27:44 subhanahu wa taala ayatun 27:46 liqaumiyya'qilun 27:48 merupakan tanda-tanda yang menunjukkan 27:50 kebesaran Allah bagi orang yang berakal. 27:54 [mendengus] 27:55 Adapun orang 27:57 yang tidak berakal walaupun Allah 28:00 berikan dia akal tapi tidak dipergunakan 28:03 hidupnya hanya 28:05 mengikuti hawa nafsunya 28:08 bagaikan hewan-hewan ternak yang memamah 28:11 biak. 28:14 Hewan 28:15 hidup dengan tujuan 28:17 yang Allah subhanahu wa taala kembalikan 28:19 manfaatnya bagi kita. 28:22 Dari susunya, dagingnya 28:25 kulitnya, bulunya hingga tulangnya 28:27 sampai kepada kotorannya bermanfaat. 28:30 Tapi manusia 28:32 yang Allah berikan 28:34 anugerah yang tak terhingga, limpahkan 28:36 berbagai macam kemurahan atas dirinya 28:39 ternyata menjadi makhluk yang merusak di 28:41 atas muka bumi. Hewan lebih baik 28:43 daripadanya. 28:46 Setelah itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala 28:49 mengajak kita untuk memperhatikan dan 28:51 merenungkan nikmat-nikmat tadi. Tilka 28:54 ayat, tilka ayatullahi natluha alaika 28:57 bilhaq. 28:58 Demikianlah, itulah ayat-ayat Allah, 29:00 tanda-tanda kebesaran Allah yang kami 29:03 bacakan kepada kalian bilhaq. 29:05 Dengan hak. 29:08 Yang tak terbantahkan. 29:12 Fabi ayyi haditsin ba'dallahi wa ayatihi 29:15 mukminun, maka dengan perkataan siapa 29:17 lagi 29:19 setelah ayat-ayat Allah 29:21 dan firman Allah mereka akan beriman. 29:25 Kalau mereka tidak mau mengimani hal ini 29:28 maka dengan ucapan siapa lagi 29:31 setelah Allah Subhanahu Wa Ta'ala 29:33 pencipta kalian berbicara 29:35 wa ayatihi dan ayat-ayat yang dipaparkan 29:39 siap, apalagi yang akan membuat mereka 29:41 beriman. 29:43 Jadi kalau mereka tidak bisa beriman 29:44 dengan semua ini, maka 29:48 tidak ada jalan bagi mereka untuk 29:50 mengimani sesuatu karena Tuhannya 29:52 yang telah menjelaskan kepada mereka dan 29:55 ayat-ayat yang bertebaran, bertaburan di 29:57 hadapan mereka, mereka tolak untuk 29:59 menerima. 30:01 Begitulah orang-orang yang dikuasai hawa 30:03 nafsu 30:05 dikuasai kerakusan, kecintaan pada dunia 30:08 mereka dipalingkan dari kebenaran. 30:11 Tapi orang yang beriman hati mereka 30:13 terbuka untuk menerima kebenaran. Semoga 30:15 Allah menjadikan kita sebagai 30:17 hamba-hambanya 30:18 yang beriman, yang bersyukur, yang 30:20 selalu mengingat Allah baik dalam 30:22 keadaan senang maupun susah, lapang 30:24 maupun sempit 30:26 dan selalu dalam seluruh aktivitas kita 30:29 kita selalu mulai dengan 30:31 Bismillahirrahmanirrahim. 30:34 Dalam usaha kita kita selalu mengingat 30:36 Allah dan ditutup dengan 30:38 alhamdulillahirabbilalamin. 30:40 Subhanakallahumma wabihamdik 30:43 asyhadu an la ilaha illa anta 30:45 astaghfiruka wa atubu ilaik wal afu 30:48 minkum wassalamualaikum warahmatullahi 30:51 wabarakatuh. Waalaikumsalam 30:52 warahmatullahi wabarakatuh. 30:55 Nah demikian tadi kajian Quran eh surah 30:58 Al Jatsiyah ya 31:00 1 sampai 3 Ustaz ya? 31:02 Kita dari 1 ya sampai 31:05 eh 6 Ayat 6 ya baik. Dan ikhwan akhwat 31:09 kami persilakan Ustaz masih ada waktu ya 31:11 untuk bacakan beberapa 31:14 eh WA yang sudah dikirimkan ikhwan 31:16 akhwat dan kami juga mengundang ikhwan 31:18 akhwat yang lain mungkin bisa 31:19 mengirimkan pertanyaan ataupun 31:21 tanggapannya dari kajian tafsir Quran 31:23 surah Al Jatsiyah yang disampaikan oleh 31:25 Ustaz Husein Alatas di Kamis pagi hari 31:27 ini. 31:29 Yang pertama ini dari Pak Jailani di 31:32 Cinere eh Tangerang Selatan. 31:35 Eh Ustaz tadi menyampaikan bahwa ya 31:38 manusia itu mem 31:40 merebutkan kepingan-kepingan dunia yang 31:42 tidak berharga. 31:44 Nah Ustaz bagaimana menghilangkan 31:46 sifat rakus yang ada pada diri kita 31:49 terhadap materi terhadap hal duniawi. 31:53 Sebagai contoh mungkin ketika bekerja 31:55 sama dalam usaha suka ada yang 31:58 eh salah satunya rakus katanya akhirnya 32:00 zalim terhadap rekan usahanya dan juga 32:02 pegawainya. 32:04 Contoh juga ketika orang biasa yang baik 32:06 dan saleh tapi saat mendapat kedudukan 32:10 jabatan sifat rakus itu muncul. 32:14 Korupsi seperti menjadi hal yang biasa. 32:17 Mohon nasihatnya Ustaz. 32:23 Apa yang disampaikan oleh Pak Jailani 32:25 ya? Pak Jailani. Pak Jailani. 32:28 Apa yang Anda utarakan ini merupakan 32:31 realita yang kita jumpai di 32:33 tengah-tengah arena kehidupan. 32:36 Orang yang tadinya baik, saleh. 32:40 Sebelum menerima jabatan, setelah 32:42 menerima jabatan berubah menjadi orang 32:44 yang culas. 32:47 Yang dikuasai oleh nafsu angkara murka, 32:50 menghalalkan segala cara. 32:53 Untuk mengukuhkan. 32:55 Kedudukannya. 32:58 Bahkan yang tadinya miskin, belum punya 33:00 kesempatan setelah kaya mulai togo wa 33:03 tajabbaro. 33:05 Tamasakana falammata makana tafarana, 33:08 tadinya melas. 33:10 Begitu dia mulai berkuasa. 33:12 Langsung berubah menjadi Firaun. 33:14 Berubah menjadi Qarun, lupa. Ehm. Akan 33:17 keadaannya dulu. 33:19 Bekerja sama masing-masing dengan tulus. 33:23 Tapi begitu melihat keuntungan. 33:25 Begitu banyak dan besar. Yang satu ingin 33:28 berbuat curang kepada saudaranya. 33:33 Ini merupakan realita yang kita saksikan 33:35 di mana-mana. Ehm. 33:37 Lalu bagaimana kita dapat mengelak. 33:42 Dari semua ini. 33:44 Jalan satu-satunya. 33:46 Kita selalu ingat Allah. 33:49 Ingat hari akhirat. 33:51 Kita merasakan betul-betul Allah 33:54 melihat. 33:55 Mendengar. 33:57 Apa yang kita ucapkan, yang kita perbuat 33:59 walaupun dalam kesendirian jauh dari 34:01 mata manusia. 34:03 Oleh karena itu dalam pokok-pokok ajaran 34:06 kita. 34:07 Yang diajarkan. 34:09 Oleh Nabi kita Muhammad sallallahu 34:11 alaihi wa alihi wasallam, disamping al 34:13 Islam yang artinya penyerahan kepada 34:15 Allah. 34:17 Kemudian iman ya. 34:19 Kepada apa. 34:20 Rukun-rukun yang akan menjadi pilar 34:22 kehidupan kita. 34:24 Yang ketiga ihsan. 34:27 Nah ihsan ini yang seringkali kita 34:29 abaikan. 34:32 Ihsan dalam bahasa Arab diambil dari 34:33 kata hasan, baik. Ahsana yuhsinu, yang 34:36 berbuat baik. Karena apabila orang 34:38 meresapi 34:40 dan 34:41 betul-betul apa? Menyatu dengan ihsan, 34:44 seluruh perbuatannya akan baik. 34:47 Yaitu anta'budallah kaannaka taroh. Fa 34:50 in lam takun taroh, fa innahu yaroh. 34:53 Engkau menyembah Allah 34:55 seolah-olah engkau melihat Allah. Ini 34:57 merupakan maqam tertinggi. 35:00 Hingga dia melihat Allah bersama segala 35:02 sesuatu. 35:04 Hingga pada saat dia bicara, pada saat 35:06 dia bekerja, berpikir, merencana, 35:10 dia selalu merasakan Allah bersamanya. 35:14 Nah, orang yang selalu merasakan Allah 35:16 bersamanya dan melihat Allah dengan 35:17 kalbunya, mungkin enggak menyeleweng? 35:20 Enggak mungkin. 35:21 Fa in lam takun taroh, kalau kamu belum 35:24 bisa, belum merasakan melihat Allah, ya, 35:28 bersama seluruh gerak-gerik kamu, 35:31 fa innahu yaroh, paling tidak kamu 35:32 merasa kamu dilihat oleh Allah. 35:34 He eh. 35:36 Jadi kalau seandainya kita betul-betul, 35:38 ya, 35:41 meresapi makna ihsan yang diajarkan 35:43 Rasul ini, 35:45 dengan sendirinya 35:46 ihsan ini akan mendorong kita menjadi 35:49 motif yang kuat untuk berlomba-lomba 35:51 dalam kebaikan. Tidak akan sayang kita 35:53 mempersembahkan harta yang kita cintai. 35:57 Jangan kita berpikir, 35:59 jangankan kita berpikir apa, untuk 36:00 mengambil hak orang lain. Bahkan yang 36:02 ada pada kita, kita enggak sayang 36:03 persembahkan. Sampai orang tidak sayang 36:06 mempersembahkan jiwanya. He eh. 36:08 Untuk apa? Meraih kemuliaan di sisi 36:10 Allah subhanahu wa taala. 36:13 Tapi sayangnya kita ini apa? 36:15 Cinta kepada dunia 36:17 dan ingin beristirahat. 36:20 Padahal perjalanan hidup kita di dunia 36:21 merupakan perjalanan. 36:23 Artinya seluruh kehidupan kita di dunia 36:25 merupakan perjalanan. Jadi, kalau kita 36:27 mau istirahat belum waktunya. 36:30 Kira-kira sia-sia enggak? Sia-sia. Jadi, 36:32 kita beristirahat di dunia dari 36:34 pekerjaan untuk membuat kita bersemangat 36:36 kembali bekerja. 36:38 Dunia bukan tempat kita beristirahat. 36:40 Iya. 36:41 Kalau kita beristirahat di dunia mencari 36:42 kesenangan 36:44 kita membangun 36:45 kemegahan di atas jembatan yang 36:47 merupakan tempat yang kita lintasi, kita 36:50 merupakan orang yang paling bodoh. Oleh 36:52 karena itu 36:53 hendaklah kita menumbuhkan menumbuhkan 36:55 ihsan. Selalu mengawasi Allah atau 36:58 paling tidak kita diawasi oleh Allah. 37:01 Kalau kita sedang duduk-duduk berbicara 37:03 tidak menyadari bahwa kita dilihat oleh 37:05 Allah, diperhatikan oleh Allah, bahkan 37:07 dicatat amal kita kita akan berbicara 37:09 sembarangan. He eh. Menyakiti orang, 37:11 menyinggung orang, menjatuhkan martabat 37:13 orang, betul enggak? 37:14 Tapi kalau kita menyadari 37:16 kita melihat Allah atau paling tidak 37:19 kita merasa dilihat oleh Allah ini yang 37:21 akan menjaga kita. 37:23 Saya teringat Kang Iya, satu 37:27 seorang jenderal 37:29 ditanya kira-kira siapa yang pantas 37:31 untuk menjadi kepala staf. Saya enggak 37:33 sebutkan kepala staf darat atau udara. 37:35 He eh. 37:36 Akhirnya apa? 37:37 Dia mengatakan, "Menurut saya si fulan. 37:39 Saya lihat dia betul-betul baik." He eh. 37:41 Santun, jujur 37:45 dan bertawaduk. 37:47 Subhanallah, pendapatnya, nasihatnya 37:49 diterima. 37:50 Diangkat menjadi kepala staf. 37:53 Begitu dia duduk, baru duduk 37:56 kemudian dia menyampaikan sambutannya, 37:58 kelihatan kesombongan, keangkuhan. 38:00 Masyaallah. 38:02 Berubah. 38:04 Dari sebelumnya yang begitu apa? 38:06 Yang begitu sederhana, santun dan 38:08 tawaduk mulai muncul kesombongannya. 38:11 Akhirnya selesai pertemuan 38:15 yang memberikan masukan tadi datang 38:17 seraya kecewa. 38:19 "Saya yang memberikan masukan 38:22 kepada Panglima 38:24 agar menunjuk engkau menjadi 38:27 Staf Kepala Staf. 38:30 Karena saya lihat kamu tawadhu, 38:32 sederhana 38:34 tidak melihat keangkuhan, tapi begitu 38:36 kamu naik di podium, sikap kamu berubah. 38:40 Saya benar-benar kecewa. 38:43 Sama-sama jenderal ini yang bicara. 38:44 Iya. 38:45 Jadi kita jumpai banyak ulama juga 38:47 begitu. 38:48 Sebelum populer 38:50 ya 38:51 dia merendah, merakyat. Begitu dia mulai 38:54 populer 38:56 mulai sikap angkuhnya [berdehem] muncul, 38:58 mulai pasang tarif. Ehm. Mulai apa? Jaga 39:01 jarak dari masyarakat. 39:03 Kita hanya bisa mengatakan la haula wala 39:05 quwwata illa billah. Inilah orang yang 39:07 tidak beriman kepada Allah dan hari 39:08 akhirat. 39:09 Wallahu a'lam. 39:11 Baik Ustaz, selanjutnya eh ini ada 39:13 tanggapan yang barusan disampaikan. 39:15 Zaman sekarang orang banyak yang 39:16 individualis katanya. Jarang yang 39:18 mengutamakan orang lain. Dulu Nabi dan 39:21 para sahabat mengutamakan sahabat yang 39:23 lain katanya Ustaz. 39:25 Tanggapan dari hamba Allah gimana Ustaz? 39:27 Itu memang betul. Orang kalau tidak 39:29 beriman kepada hari akhirat Ehm. 39:32 tidak sama sekali bersiap-siap untuk ke 39:34 sana, pasti dia akan egois. Ehm. 39:38 Egois itu mementingkan dirinya, 39:40 keluarganya, kepentingannya walaupun 39:42 darah mengalir dan bangkai berjatuhan. 39:46 Tapi begitu 39:47 dia menjadikan dunianya untuk bekal 39:49 akhirat ya, maka dia akan berlomba-lomba 39:52 untuk melakukan segala kebaikan. 39:54 Mengutamakan orang lain bukan merupakan 39:56 kerendahan. Ehm. Tapi apa? 39:59 Mengutamakan dengan tulus mengharapkan 40:01 yang di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. 40:04 Seperti yang dilakukan sahabat-sahabat 40:06 Nabi 40:07 bukan hanya sehari dua hari kaum Anshar 40:10 selama bertahun-tahun menampung kaum 40:12 Muhajirin yang belum memiliki apa-apa. 40:14 Wa yutsiruna ala anfusihim walau kana 40:17 bihim khashashah. Oleh karena itu 40:19 perkuatlah keimanan kita kepada hari 40:22 akhir dan banyak merenungkan. Tapi 40:24 sebagian orang 40:26 ketika kita bicara soal akhirat dibilang 40:27 apa? Ustaz 40:29 jangan bicara akhirat akhir Ustaz. 40:31 Kita bicara apa yang kita harus lakukan 40:33 ke depan nih supaya kita bisa maju, bisa 40:35 mapan, bisa sejahtera. Dia marah kalau 40:38 diingatkan hari akhir. 40:40 Seperti seorang perempuan yang 40:41 berpakaian tidak senonoh 40:44 berangkat ya menghadiri resepsi. 40:47 Diingatkan ittaqillah ya fulanah, 40:49 bagaimana kalau seandainya malaikatul 40:51 maut datang menjemput kamu kamu dalam 40:52 keadaan seperti ini, marah besar. 40:55 Marah kenapa? 40:57 Diingatkan pada sesuatu yang menakutkan, 40:59 sedangkan dia mau bersenang-senang, 41:00 bernikmat-nikmat. Paham enggak? Iya. 41:03 Dibilang kalau bicara begini di masjid 41:07 bukan kita yang lagi mau jalan ke 41:08 resepsi. Jadi banyak orang kalau 41:10 diingatkan tentang akhirat menolak. 41:12 Karena apa? Semangat dunianya menurun. 41:15 Padahal tidak, dia bisa bekerja di dunia 41:18 tapi untuk bekal akhiratnya. Jangan 41:20 agama bahkan digunakan untuk dunianya. 41:23 Heeh. 41:25 Wallahu a'lam. Baik, eh selanjutnya dari 41:27 0878125006 41:31 sekian-sekian. 41:33 Saya selalu izin bertanya Ustaz, saya 41:35 selalu mendengar kajian-kajian doa lewat 41:38 jalur langit katanya. Konsepnya seperti 41:41 apa ya Ustaz? Dan akhir-akhir ini saya 41:43 selalu ketika selesai salat dari 41:46 sepertiga malam sesudah saya zikir dan 41:50 memohon semuanya kepada Allah, sekarang 41:52 ini saya sengaja suka memanjatkan doa 41:55 sambil menghadap ke langit meminta 41:58 segalanya. Cerita semuanya kepada Allah. 42:01 Apakah ini keluar dari keimanan kita 42:04 karena kita tiap berdoa menghadap ke 42:07 langit? 42:09 Demikian Ustaz. 42:11 Bismillahirrahmanirrahim. 42:13 Allah Subhanahu wa ta'ala pada awal 42:16 surat Al Hadid berfirman, 42:18 "Huwal awwalu 42:19 wal akhir." 42:22 Dialah yang awal, tidak ada sesuatu 42:25 sebelumnya. 42:27 "Wal akhir" dan dia pula yang akhir 42:31 dan menutup, tidak ada sesuatu setelah 42:34 Allah, termasuk waktu 42:37 dan ruang. Ehm. 42:39 Oleh karena itu ruang membatasi kita, 42:41 tapi tidak membatasi Allah. Begitu juga 42:44 begitu juga apa? Begitu juga waktu. 42:48 Oleh karena itu pada saat kita menghadap 42:49 ke langit, jangan kita beranggapan Allah 42:51 berdiam di langit. Ehm. 42:53 Tapi kita menghadap ke langit menuju 42:55 ketinggian dan keagungan. 42:58 Menyadari kita yang lemah, yang rendah, 43:00 yang papa dan miskin. Mengangkat tangan 43:03 sambil menadah, 43:04 mencucurkan air mata, kita bermunajat 43:07 pada Allah. Yang lebih penting lagi, 43:09 kita menyadari kedekatan Allah yang 43:11 begitu dekat dengan kita. 43:14 Tidak pernah dia meninggalkan kita, 43:16 tidak pernah dia jemu mengawasi kita, 43:19 bahkan tangannya terulur setiap saat. 43:21 Cuma sayang kita melupakannya. 43:24 Ehm. Sedangkan Allah tidak pernah 43:25 melupakan kita. Jadi pada saat kita 43:27 berdoa, mengangkat tangan kita 43:29 sambil menadah ke atas mohon kepada 43:31 Allah sebagai hamba yang lemah, yang 43:34 miskin, yang papa, yang butuh kepada 43:37 Tuhan Yang Maha Kaya, Yang Maha Agung. 43:41 Munajat merupakan hal yang indah, Anda 43:42 bisa bermunajat dalam bahasa Indonesia 43:45 Ehm. atau bahasa Jawa yang mudah bagi 43:47 Anda atau bahasa Sunda, silakan tidak 43:49 ada batas. 43:50 Dan Allah memahami kita dalam bahasa 43:52 apapun. Ehm. Tapi dengan ketawaduan, 43:55 kerendahan dan jangan Anda 43:58 mempersekutukan Allah dalam doa. 44:00 Lepaskan 44:01 hati Anda dari selain Allah, percayakan 44:03 hidup Anda kepada Allah. Allah akan 44:05 langsung turun tangan 44:07 mengulurkan bantuannya kepada Anda. Ehm. 44:11 Baik, Ustaz. Selanjutnya ini dari Pak 44:13 Mujito. 44:15 Begitu jelas eh dalam Alquran tentang 44:18 dunia dan seisinya dengan lengkap yang 44:20 bisa kita lihat, kita baca hingga hari 44:23 ini. 44:24 Apakah kitab-kitab terdahulu juga 44:25 menerangkan hal yang sama, Ustaz? Atau 44:29 berfokus apa eh atau berfokus kepada apa 44:33 kitab-kitab terdahulu tersebut ya, 44:34 Ustaz? Dan apakah kitab lembaran nabi 44:38 terdahulu yang masih ada hingga kini, 44:40 Ustaz? Terima kasih. Semoga Ustaz selalu 44:42 sehat, katanya Pak Mujito. 44:43 Bismillahirahmanirahim. 44:45 [berdehem] 44:45 Selagi 44:47 kitab yang Allah turunkan 44:50 yang terjaga belum 44:53 dinodai oleh tangan-tangan manusia 44:55 dengan kepalsuan dan kebohongan 44:57 kandungan isi dan pokoknya sama. 44:59 Sebagaimana firman Allah syara'a lakum 45:02 minaddini ma wassa bihi Nuh. 45:05 Allah mensyariatkan bagi kalian dari 45:07 agamanya 45:08 sesuai dengan apa yang Allah wasiatkan 45:10 kepada Nuh. 45:13 Nabi Nuh merupakan kakek kedua umat 45:15 manusia setelah Adam. Walladzi auhaina 45:17 ilaik. Begitu juga yang kami wahyukan 45:19 kepadamu. 45:21 Wama wassaina bihi Ibrahim wa Musa wa 45:23 Isa dan apa yang telah kami wasiatkan 45:26 kepada kamu 45:28 kepada apa? 45:29 Eh apa yang kami wasiatkan kepada 45:31 Ibrahim, kepada Musa dan Isa. 45:34 Apa pesan Allah? An aqimuddin wala 45:37 tatafarraqu 45:38 tegakkan agama Allah dan jangan kalian 45:40 bercerai berai dalamnya. 45:42 Jadi, dua hal yang ditekankan Allah 45:46 bersatu dalam agama Allah 45:48 menghadapkan wajah kita ke hadapan Allah 45:50 menegakkan agamanya, kedua bersatu 45:52 dalamnya. 45:53 Bukan dalam mazhab, dalam sekte, tapi 45:55 bersatu dalam agama Allah. Allah. Ini 45:59 merupakan 46:00 apa yang Allah turunkan pada setiap 46:02 nabi. 46:03 Adapun hukum-hukum dan aturan, ya. 46:09 Allah sesuaikan aturan hukum dengan 46:11 kondisi dan keadaan zamannya. 46:14 Apa yang ada sekarang? 46:16 Tidak ada pada masa lampau, betul 46:17 enggak? Tapi 46:19 semuanya berinduk kepada Allah, kepada 46:22 kebijaksanaannya. 46:24 Oleh karena itu 46:26 kitab-kitab terdahulu seperti kitab eh 46:28 suhufnya Ibrahim 46:30 disesuaikan lembaran-lembarannya dengan 46:32 kondisi dan tantangan zaman pada saat 46:34 itu. 46:35 Begitu juga kitab Taurat. 46:38 Kemudian dilanjutkan dengan Zabur yang 46:39 berisikan pujian-pujian 46:41 kepada Allah. 46:43 Dan kitab Zabur yang berisikan pujian 46:45 kepada Allah ini tidak berdiri sendiri 46:48 tapi tetap mengacu kepada kitab Taurat 46:50 dalam aturan dan hukum-hukumnya. 46:53 Kitab Injil pun demikian. 46:55 Kitab Injil ini, ya 46:58 juga 46:59 tidak berdiri sendiri 47:01 tapi juga merujuk kembali kepada kitab 47:03 Taurat. 47:04 Oleh karena itu Isa mengatakan "Wa 47:07 musaddiqan lima bain yadaiya minat 47:10 Taurat." Aku diperintahkan untuk kembali 47:12 apa? 47:13 Menegaskan 47:15 mengulangi kebenaran apa yang terdapat 47:17 dalam kitab Taurat. Jadi umat Nasrani di 47:20 samping berpegang kepada kitab Taurat 47:21 perjanjian lamanya 47:23 juga kepada perjanjian baru yang Allah 47:25 turunkan. 47:26 Nah, Alquran mencakup semuanya. 47:30 Kalau orang ingin mengetahui apa yang 47:32 ada pada suhuf Ibrahim, apa yang ada 47:34 pada kitab Taurat, Zabur maupun Injil, 47:36 baca Alquran. 47:38 Alquran 47:39 mencakup semuanya. 47:42 Hikmah-hikmah yang terkandung di 47:43 dalamnya. Ini bukan karena kefanatikan, 47:45 tapi kitab ini bukan kitab kita, bukan 47:47 kitab bangsa Arab, kitabnya Allah. 47:49 Begitu juga Islam bukan agamanya orang 47:51 Arab. 47:52 Karena orang Arab juga banyak yang 47:54 menentang Rasul bahkan yang kafir. 47:57 Bukan juga apa? 47:59 Bukan agamanya orang Arab dan monopoli 48:01 mereka. Ini agama Allah yang Allah 48:03 turunkan. 48:04 Cuma Allah pilih nabi dari bangsa Arab, 48:06 diturunkan negara Arab, lalu menyebar 48:08 dipermukaan bumi. Itu pilihan Allah 48:11 bukan pilihan bangsa Arab. Bangsa Arab 48:13 dimuliakan oleh Alquran dan Rasulnya. 48:16 Kalau mereka tidak beriman, ya mereka 48:18 berarti apa? Menyia-nyiakan kemuliaan 48:20 yang Allah berikan. Kalau bangsa 48:21 Indonesia beriman kepada Allah, kepada 48:23 kitabnya, mereka memuliakan diri mereka 48:25 dengan iman. Jadi jangan pernah 48:27 mengatakan bahwa Islam di Indonesia 48:29 bukan agama pribumi. Ehm. 48:31 Memang bukan agama pribumi, bukan agama 48:33 yang berasal dari bumi, tapi agama yang 48:35 datang dari pencipta kita semuanya. 48:39 Demikianlah sudah pukul 07.00 07.00. 48:42 Insyaallah kita berjumpa kembali pada 48:44 hari Kamis. Jadi setiap Senin, Kamis 48:46 kita live. Ya membawakan tafsir Alquran. 48:49 Jadi kelanjutan surat Al-Jatsiyah 48:51 insyaallah 48:52 pada hari Senin. 48:53 Biidnillah, semoga Allah berikan 48:55 keberkahan pada usia kita, kesehatan, 48:58 keafiatan. Allah panjangkan umurnya agar 49:00 kita tetap dapat berjuang di jalannya. 49:02 Jauh dari kerakusan, dari kecintaan pada 49:04 dunia. Tapi kita mengutamakan apa yang 49:07 disisi Allah dan janjinya. 49:09 Subhanakallahumma wabihamdik. 49:12 Asyhadu alla ilaha illallah anta 49:13 astagfiruka wa atubu ilaik. Wal afu 49:16 minkum. Wassalamualaikum warahmatullahi 49:18 wabarakatuh. Wassalamualaikum 49:20 warahmatullahi wabarakatuh. Demikianlah 49:22 ikhwan akhwat renungan di bawah naungan 49:24 Alquran bersama guru kita Ustad Husein 49:26 Alatas. 49:27 Alhamdulillah di kesempatan ini live dan 49:29 ikhwan akhwat terima kasih atas 49:31 kebersamaannya juga eh pesan-pesan 49:33 singkat yang disampaikan, pertanyaan dan 49:35 juga tanggapannya. Mohon maaf jika ada 49:37 yang belum eh sempat kita bacakan. 49:39 Insyaallah di lain kesempatan ya. Ada 49:41 Ibu Aminah. 49:42 Kemudian Ibu Ani. Terima kasih juga 49:44 tanggapannya dan beberapa nomor lain 49:47 yang tidak menyebutkan namanya. 49:49 Insyaallah kita bertemu di hari Senin 49:51 insyaallah Ustad live ya, dan Kamis 49:53 lagi, insyaallah. 49:54 Dan akhirnya saya Rizal Alhaq bersama 49:56 kru yang bertugas ada Kang Ondy Saputra 49:58 dan juga Ustaz Algi Fachrurroji dan Kang 50:02 Fahri undur diri. 50:03 Assalamualaikum warahmatullahi 50:05 wabarakatuh.