Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:52 [Tepuk tangan] 3:06 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 3:08 warahmatullahi wabarakatuh. 3:10 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 3:12 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 3:14 alihi wasohbihi ajmain. Rbi zidni ilma 3:18 Allahumf bimaamani waimni mafni ilman. 3:23 dipancarkan dari Jalan Masjid 3:24 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, Cibi, 3:26 Bubur, Bekasi, Radio Silaturahim, dan 3:29 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 3:31 akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa 3:33 taala, pendengar dan pemirsa di mana pun 3:35 saja Anda berada yang dapat menyimak 3:37 siaran kami. Apa kabar Anda di sore hari 3:39 ini? Semoga sore hari ini dalam keadaan 3:42 sehat walafiat. Senang sekali saya Angga 3:45 Aminudin ditemani oleh Neza di 3:47 kameramen. Ada juga Yusuf Subangkit di 3:50 meja operator dapat kembali menyapa Anda 3:52 di manaun saja Anda 3:54 berada. Bang Yusuf gimana kepalanya? 3:57 Udah agak sehat ya? Jadi Iwana Nawat 4:00 tadi ini sebelum siaran Bang Ucup 4:02 kepalanya agak pusing katanya. Ini 4:04 gimana nih mau siaran? Akhirnya tadi 4:06 dikasih kerokan ya Bang Ucup ya. 4:08 Mudah-mudahan ee fit lagi nih Bang Ucup 4:11 Neza. Soalnya kelihatannya fit nih hari 4:13 ini. Senang sekali I wan akhwat, edisi 4:16 hari Kamis kami hadir dalam acara 4:18 tausiah sore. Dan seperti biasa, tausiah 4:21 sore edisi Kamis kita akan mendengarkan 4:23 nasehat dan juga tausiah dari guru kita 4:26 yang alhamdulillah beliau telah hadir di 4:28 studio, Ustaz Zain Alhadi. 4:31 Asalamualaikum warahmatullahi 4:32 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 4:33 warahmatullahi taala wabarakatuh. Sehat, 4:35 Pak Ustaz? Ya, alhamdulillah. Walaupun 4:37 cuacanya panasnya luar biasa, Pak Ustaz. 4:39 Kemarin 4:40 masih bad sekarang 4:43 alhamdulillah. Ini sudah kerasa, Pak 4:45 Ustaz beberapa minggu ini panasnya panas 4:46 banget, Pak Ustaz. Panas dan banyak yang 4:49 ini yang cuaca kayak gini itu banyak 4:51 orang yang agak ada demam. Iya. Udah 4:53 panas debu akhirnya banyak yang pening. 4:54 Iya. Itu 4:56 belum lagi belum lagi mengikuti 4:58 berita-berita politik. Tambah pusing 5:00 satu negeri i tidak ada penyakit, 5:03 tidak ada sakit-penyakit semua. Tidak 5:05 ada perang, tidak ada orang marah, semua 5:07 senyum. 5:08 Negeri apa, Ustaz? Surga. Subhanallah. 5:13 Jadi, arti kalau di mesti siap. Iya. 5:16 Iya. Selain panas, kita nih sedih, Pak 5:19 Ustaz. Umat Islam ini lagi sedih 5:21 menyaksikan Gaza dan kaum muslimin, 5:23 manusia-manusia di sana dibunuh, Pak 5:26 Ustaz. Iya. Yang terbaru masih rumah 5:29 sakit, Pak Ustaz. Yang terbaru itu kan 5:30 orang sakit semua. 700 meninggal. Iya. 5:33 Mayat di situ dulu. Masyaallah. ee 5:36 negeri terkurung di penjara besar itu. 5:38 Heeh. Heeh. Tapi sayangnya tuh kok Mesir 5:40 tuh tega juga ikut ikut menutup 5:42 perbatasan. Belum dibuka, Pak Ustaz. 5:45 Padahal bantuan bantuan sudah ngantri. 5:47 Hah? Bantuan sudah ngantri nih. Mesti 5:48 didobrak kali ya. Iya. Seperti tapi kan 5:51 itu mesin negeri orang Islam saudaranya 5:53 itu masih famili dia sama orang 5:54 Palestina. He. Dari Gaza dekat itu. 5:56 Heeh. Heeh. Tapi kenapa dia takut sama 5:59 siapa? Dia 6:01 takut sama Israel K Ustaz atau sama 6:03 Amerika? Takut sama Allah. 6:04 Oh iya. Nah itu dia enggak kalau enggak 6:06 bantu dia ikut bertanggung jawab tuh di 6:08 akhirat. 6:10 Tapi kenapa kita enggak tegur itu Mesir 6:12 tuh? He he. 6:15 Tegur. Buka dong pintu itu. 6:20 Sampaikan ya, Pak Ustaz ya. Iyalah. Ini 6:22 kalau saya lihat media sosial nih, Pak 6:23 Ustaz, Capital Hill di Amerika ribuan 6:26 orang demo. Athena ini ini saya 6:29 tepat-tepat yang yang muslimnya 6:31 minoritas nih, Pak Ustaz ya. He sejak 6:33 semalam puluhan ribu yang dia mau puasa. 6:36 Iya. Bersih punya peri kemanusiaan 6:38 orang-orang itu. Kenapa Mesir enggak 6:40 punya peri kemanusiaan? 6:42 S dia kenapa dia tutup itu? Kok takut 6:44 Israel berapa puluh kali melanggar 6:47 keputusan PBB? Enggak apa-apa. 6:51 He. Baik. Mudah-mudahan diberi kekuatan 6:54 ya, Pak Ustaz ya. Seluruh kaum muslimin 6:56 yang ada di sana. Lebih baik lagi diberi 6:57 kesadaran tobatlah semuanya. Iya. Iya. 7:01 Iwan Ahot. Di sore hari ini, Ustaz Zain 7:03 akan mengangkat satu topik untuk kita 7:05 semua mengenai melakukan kebaikan. Ini 7:10 nasihat dan juga ingatan terus-menerus 7:12 bahwa kebaikan itu tidak boleh putus ya, 7:14 Pak Ustaz ya. Iya, betul. Harus terus 7:15 ya. Ini mah berkesinambungan kebaikan 7:17 itu. Iya, betul. Baik, mari kita simak 7:19 ikhwan dan akhwat. Kami persilakan Pak 7:21 Ustaz. Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 7:26 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 7:29 nastain ala umid dunya widin wasatu 7:32 wasalam ala sayidina Muhammad asil 7:37 mursalin baiklah aku tentu kalau di 7:40 akhir lupa ya lebih baik di awal ini 7:42 kita bersama berdoa ya untuk 7:48 kemenangan Palestina Gazza 7:57 Bismillahirrahmanirrahim. Jaa nasrullahi 7:59 wal fatah. Kita datang pertolongan Allah 8:02 dan ada fatah pembukaan. H 8:06 pembukaan pembukaan terbuka itu 8:10 Gaza dari batasan dengan Mesir, batasan 8:13 dengan Israel. Kalau datang pertolongan 8:15 insyaallah kita mohon pada Allah. Jaa 8:18 nasrullah turun bantuan Allah 8:23 sampai Allah beri 8:27 kekuatan, kesehatan, keselamatan dan 8:29 kemenangan. Itu saudara kita di 8:31 Palestina. Bukan menang karena memenang 8:33 merebut hak orang. Tidak. menang 8:35 mempertahankan hak 8:37 miliknya yang 8:40 dirampas oleh kaum 8:43 Yahudi. Mudah-mudahan Allah segera 8:47 menerima 8:48 kaburan keinginan umat sedunia ini, umat 8:50 muslimin sedunia semua berdoa siang dan 8:52 malam untuk kemenangan Palestina. Kita 8:57 mohon dengan berkahnya al-Fatihah Allah 8:59 mengabulkan peremuhan kita. Amin. Amin. 9:02 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. 9:08 Iaka nabudu wa 9:10 iyaka ihdinatal 9:13 mustaqimatalladina anamta alaihim 9:15 ghairil magdubi alaihim 9:18 wadinqabbal ya 9:21 rab sedih kita turut berduka semua 9:25 ya berdoa adaah di rumah masing-masing 9:28 insyaallah 9:31 insyaallah kalau kita baca kitab-kitab 9:34 Memang di di surat Al itu Isra ayat itu 9:37 Allah beri kemenangan Bani Israel itu 9:39 dua 9:41 kali. Ini yang ketiga 9:43 ini tidak tidak akan menang dia kali 9:45 ini. Bisnillah. H. Kini kita berusaha 9:49 memahami al-ihsan. Ada iman, ada iman, 9:53 ada Islam, ada ihsan. Yang ketiga itu 9:56 iman. Sudah banyak tahu jelas maksudnya 9:59 apa itu. Percaya kepada Allah. Percaya 10:02 itu gimana? Yakin apa perlu minta 10:04 dilihat seperti orang-orang terdahulu 10:06 minta lihat ya enggak bisa. Jangan lagi 10:08 lihat itu, lihat matahari aja kita sudah 10:09 silau. Bikinan Allah itu belum lagi nur 10:12 Allah mana bisa dilihat juga nur nabi 10:16 tidak bisa. Tidak ada orang mimpi nabi 10:18 itu ketemu gitu enggak ada. Kalau ada 10:20 orang lain mungkin saya belum tahu. 10:23 Nurnya itu gak bisa dilihat. Itu dari 10:25 nur Allah. Terus ada lagi orang-orang 10:28 yang saleh banget juga ada nurnya. 10:32 arwahnya itu ruh-ruh meninggal itu kita 10:34 enggak bisa lihat. Memang kalau lihat 10:36 enggak 10:37 kuat. Lihat jin aja tuh kalau lagi 10:39 penampakan tanpa sengaja itu kalau orang 10:41 gak kuat bisa rusak error 10:44 otaknya. Bukan seram sebenarnya biar 10:46 yang baik juga mukanya lain enggak 10:47 seperti manusia. Kan kita jadikan 10:49 manusia itu makhluk paling mulia, paling 10:51 rapi, paling benar, paling cakep. 10:54 Bersyukurlah. Pernah enggak lihat ada 10:55 hewan 10:56 cakep atau bisa senyum? Kan enggak juga. 11:00 Manusia inilah yang dibentuk Allah 11:03 sempurna, diberi agama 11:05 sempurna. Kalau hewan diberi diberi 11:08 insting. Nah, di situlah manusia hanya 11:11 bersyukur pada Allah. Bersyukur Tuhan 11:13 gak minta apa-apa. Tuhan tuh disembah 11:14 juga enggak butuh dia. Dia mau bikin 11:17 punya malaikat yang nurut semua sudah 11:18 ada. J kita ibadah itu bersyukur pada 11:21 Allah. Itu Allah wajibkan untuk kebaikan 11:24 kita itu untuk pendekatan kepada dia 11:26 dengannya. 11:30 Jadi ihsan itu adalah berbuat baik, 11:32 melakukan 11:35 kebaikan. Ihsan perbuatan yang 11:37 menyenangkan bagi orang lain itu 11:41 ihsan. Nah, apa ukurannya itu 11:43 menyenangkan orang lain atau menyusahkan 11:45 orang lain? Ada hadis 11:47 Nabi, "Tidak sempurna iman kalian 11:49 seperti mencintai teman saudaranya 11:53 seperti mencintai dirinya sendiri." 11:55 Enggak mungkin seorang tuh mencintai 11:57 orang lain seperti dirinya sendiri. 11:59 Enggak mungkin. Yang dimaksud bukan 12:00 mencintai seperti itu. 12:02 Maksudnya apa yang kita senang, kita 12:05 berikan kepada saudara kita. Itu 12:07 kesenangan itu. Apa yang kita tidak suka 12:10 jangan kita lakukan kepada orang 12:12 lain. Apa yang kita senang, berarti 12:14 teman kita, saudara kita, saudara kita 12:16 itu juga senang dilakukan seperti itu. 12:18 Apa yang kita tidak suka, orang lain 12:20 juga tidak suka diperlakukan seperti 12:22 itu. Itu artinya mencintai yang lain 12:25 sama seperti mencintai diri sendiri. 12:28 Perbuatan yang menyenangkan itulah yang 12:30 dinamakan ihsan. Sedang orang yang 12:32 selalu melakukan kebaikan bagi sesama 12:34 insan, berbuat ihsan pada pohon, tidak 12:38 ditebang kalau gak perlu pada 12:41 hewan. Itu juga namanya ihsan. Orang 12:43 yang berihsan itu disebut 12:45 muhsin. Muhsin dari kata 12:48 hasan. Yang membuat hasan kebaikan. 12:51 Ihsan. Ihsan, muhsin. Hasan semua tu 12:54 hampir sama. Hasan, Husein. Husein itu 12:58 ee dalam nahwu itu sarfarf Husin itu 13:02 dari kata Hasan. Han hasan kecil jadi 13:06 muhsin di ada disisipin A dan 13:16 I. Muhsin adalah orang yang dapat titel 13:20 dari 13:21 Allah. Apa itu? 13:23 itu muhsin titel itu orang yang berbuat 13:26 baik Allah beri nama 13:29 muhsin dan itu termasuk yang dicintai 13:34 Allah tapi pertama kali yang disebut 13:36 muhsin kan itu banyak itu yang paling 13:38 tinggi dapat title muhsin itu satu 13:42 ibadah kepada Allah yang satu 13:45 saja dua bakti setia kepada ibu dan 13:49 bapak itu di Quran 13:53 Ibadah kepada Allah selalu paralel 13:58 dengan wajib bakti kepada ayah dan ibu. 14:02 Begitu eratnya 14:07 itu. Maka saya tidak percaya hadis yang 14:10 ee 14:11 menyalah membanggakan suami yang tidak 14:15 mengizinkan ee menjenguk ibunya yang 14:17 sakit. Itu hadis enggak benar. Itu 14:21 selalu paralel. Ini kita lihat ini surah 14:24 Al-Isra ayat 23. Al-Isra ayat 14:28 23. Bismillahirrahmanirrahim. 14:33 Waqbuka alla tab'udu illa iyahu. Dan 14:37 Tuhanmu telah memerintahkan, memutuskan 14:40 menetapkan agar engkau janganlah 14:42 menuhankan selain Allah yang satu itu. 14:45 Dan hendaklah kamu berlaku baik pada 14:48 ayah dan ibumu. Selalu paralel nyebut 14:51 bakti ibadah pada Allah, bakti pada ibu 14:53 bapak. Kan tinggi sekali itu 14:55 perintahnya. Masa dikalahkan oleh karena 14:58 dilarang oleh suaminya menjengkung 15:00 ibunya yang sakit. terus dia jadi 15:02 pahlawan tinggi. Ya enggaklah 15:04 bertentangan dengan ayat Quran 15:07 ini. Malah ada satu lagi hadis Alqamah 15:10 itu sudah saya sampaikan ya, bagaimana 15:12 dia tidak bisa syahadat karena tidak 15:14 menjenguk ibunya di kampung. Itu hadis 15:17 yang benar itu. Sebab Al-Qur'an sangat 15:19 wanti-wanti berkali-kali diulang bakti 15:21 pada ibu bapak, bakti pada ibu bapak. 15:24 Nah, saya buka ini kenapa? Karena pada 15:26 zaman sekarang ini sejak beberapa kali 15:29 itu peraturan pendidikan 15:31 dirubah-rubah, dirubah dari yang baik 15:33 menjadi jelek. Ini yang aneh. Orang 15:35 merubah sesuatu itu yang jelek menjadi 15:37 baik. Itu namanya 15:39 dirubah. Kalau dari baik jadi rendah 15:42 bukan dirubah itu di di apa? 15:45 Dirusak. Pelajaran akhlak tuh masih ada 15:48 pangkat. Saya enggak katanya masih ada 15:49 cuma beda sikitlah. Pelajaran agama 15:52 mungkin masih ada. Tapi yang yang jelas 15:55 ini generasi ini sudah lain sendiri. 15:57 Masih banyak yang selamatnya. Ada SMA 15:59 dekat rumah saya itu bagus tuh akhlaknya 16:01 itu. Keluar dari kelas tuh jalan rapi di 16:06 pinggir jalan nunggu mobil dia pinggir 16:08 diam enggak enggak tawuran enggak main 16:10 enggak apa. Alhamdulillah ada masih 16:12 banyak yang baik karena banyak 16:14 pendidikan ditambah di situ. Itu sudah 16:17 menjalankan perintah Allah ya. didik 16:19 anak ini dia imma yablnaaka al kibar. 16:23 Kalau salah satu di antara ayah dan ibu 16:25 masih hidup kamu sudah dewasa, sudah 16:28 balig ibu atau atau hidup dua-duanya 16:31 atau satu maka janganlah berkata off. 16:35 Off di sini bukan saya tidak bilang off 16:37 kok. Saya bilang eh sama aja itu kata 16:40 seumpama eh. Kalau sudah eh uf dan 16:43 sebagainya itu sudah salah apalagi 16:45 marah-marah membentak. 16:48 Nah, saya mengharap ini ayat ini 16:52 disebar-sebarkan di yang tidak 16:54 disampaikan kepada anak-anak di rumah 16:56 tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita 16:58 harus bertindak nyelamatkan anak-anak 17:01 kita. Itu kewajiban dari Allah. Biar ibu 17:04 bapak enggak saya rida de anak saya gitu 17:06 enggak apa-apa. Tidak bisa. Ini perintah 17:07 Allah. Kita berdosa kalau gak nyampaikan 17:09 ke anak-anak. Isi perintah Allah ini 17:12 kita sampaikan. 17:14 Kalau ada yang bisa apa itu bikin 17:16 selebaran bagus juga lewat HP, lewat apa 17:19 dakwah semua kewajiban kita. Jadi ini 17:22 sudah waktunya ini sudah sangat berat 17:24 ini. Saya baca berita-berita itu anak 17:26 bunuh bapak, bunuh ibu. Aduh du sudah 17:29 keterlaluan 17:31 keterlaluan. Ini gara-gara apa ini hukum 17:34 memanjakan anak hukum kita ini. 17:37 Dikit-dikit Bapak salah dikit KDRT ya. 17:40 Anak-anak lewat itu sudah berani jawab 17:42 anak-anak, sudah berani mukul bapak dan 17:44 semuanya ini perhatian untuk memanjakan 17:47 anak sudah banyak bagus. Bolehlah baik 17:49 ke mana anak itu. Tapi ada batasan anak 17:51 harus diajarin 17:52 akhlak. Akhlak pada orang 17:55 tuanya ini enggak bisa 17:57 diabaikan. Masa depan ini anak-anak 18:01 bangsa ini anak-anak yang sekarang di 18:02 sekolah itu yang akan pegang negeri ini. 18:05 Kekurangan di kita ini muslimin 18:08 seabrek-abrk kita banyaknya. 18:10 Mayoritas di sini di seluruh negeri bisa 18:13 kekurangan kita 18:14 pendidikan perhatian pendidikan kita 18:16 kurang dalam ilmu akhlak ilmu untuk 18:19 bikin senjata ilmu teknologi semua harus 18:23 ditingkatkan. Searang sudah ada harapan 18:25 pesantren-pesantren itu sudah mulai ada 18:27 pelajaran ini, pelajaran itu, 18:28 keterampilan-keterampilan sebagainya. 18:30 Itu yang kita butuhkan itu. Kita enggak 18:32 bisa maju tanpa 18:34 ilmu. Tanpa ilmu gak bisa. Apa gunanya 18:37 kalau di sini bangunan bertingkat banyak 18:39 jembatan beribu-ribu, beratus-ratus juta 18:41 bolehlah. Tapi kalau orang yang tidak 18:43 berakhlak, anak-anak sudah begitu, mau 18:45 diapakan negeri 18:48 ini? Kemajuan itu dua bidang. Materi 18:51 tapi akhlak. Kalau sudah materinya maju, 18:54 akhlaknya baik, semua negeri ini menjadi 18:57 surga dan dilindungi Allah, disayang 19:00 Allah. Itu yang kekurangan harus 19:02 ditumbuhkan. beasiswa diperbanyak untuk 19:05 yang tidak mampu. Mungkin nanti dia bisa 19:07 menjadi seorang presiden yang baik, 19:09 menjadi menteri yang baik, menjadi 19:10 anggota DPR yang 19:13 baik. Itu muslimin keluarkan itu zakat 19:16 pendidikan untuk pendidikan pendidikan 19:19 untuk masa depan negeri kita dan anak 19:21 kita. Banyak yang kaya-kaya tuh 19:23 keluarkan beasiswa untuk anak-anak yang 19:25 saleh, anak yang baik, yang cerdas, 19:27 dikasih biaya. Dia akan membela negeri 19:30 dan akan membela muslimin. Itu jalan 19:32 kita tinggal. Itu harapan kita. Ditambah 19:36 pemuda-pemudi yang cerdas-cerdas. Lihat 19:38 sudah banyak yang baik itu sudah bisa 19:39 bikin ini, bikin itu. Tapi masih kurang 19:41 penduduk kita berapa ratus 19:43 juta. Jadi jaran satu-satunya sekarang 19:47 memperbanyak tenaga kerja, mencerdaskan 19:49 bangsa. Itu amanat UD45 19:52 itu pendidikan mencerdaskan. Harus 19:55 ditambah tuh biaya pendidikan. 19:59 kurikulum kurikulumnya harus seimbang. 20:02 Setiap ada pelajaran apa saja jurusan 20:04 teknologi, jurusan apap pun harus 20:06 ditambah akhlak. Kalau dia gak pun 20:08 akhlak, dia pintar urusan negeri ini. 20:10 Nanti dia korup, direbut itu harta 20:14 negara. Kemudian dia merebut kekuasaan, 20:17 mengorbankan segala segala tidak ada 20:20 lagi tipe selero apa itu ee sungkan 20:22 enggak ada. Berubah orang yang ditangkap 20:25 di apa itu dibawa KPK. Saya lihat di di 20:29 TV gembira dia sampai sana dengan sana 20:32 sini ceria mukanya ketawa terus lah kan 20:35 aneh. H 20:38 di mana itu akhlak? Dia pura-pura sedih 20:41 lumayanlah menghormati rakyat. Tapi 20:43 kalau disenyum-senyum saya kayaknya 20:44 kayak ngeledek kepada rakyat 20:50 itu. 20:53 Ini ini 20:55 kita ayat-ayat tentang bakti pada orang 20:58 tua bisa dibikin buku? Bisa Ustaz ya. 21:01 Astagfar. Iya, insyaallah banyak yang 21:03 dengar mau bantu mereka untuk ini ayat 21:06 ini ayat ini. Udah waktunya ini tipis 21:09 saja itu tebal-tebal enggak mau baca 21:11 orang. Ditulis tadi ya. Ya. Tulis 21:13 dicetak cetak bagikan. Iya. J kalau 21:17 tebal enggak ada yang baca orang 21:19 tebal-tebal sebut tebal Quran. Siapa 21:20 yang maca di sini? 21:24 Si yang mubazir itu pendek-pendek orang 21:26 punya waktu dikit. Insyaallah. Jadi saya 21:30 mau tetap terus di sini. Mujerit-jerit 21:32 ini supaya anak-anak tidak lagi nakal 21:34 ya, tidak lagi berani melawan ibu bapak. 21:39 Astagfirullahalazim. Kita yang salah 21:40 tidak mendidik 21:42 mereka. Zaman sudah begini dia dapat 21:44 dakwah 21:45 dari apa itu sinetron-sinetron itu 21:48 dakwah juga dakwah kepada kejahatan, 21:50 keburukan. Kita dakwah kepada kebaikan. 21:53 Modal kita cuma ini. Radio, TV ada, 21:56 sebag TV enggak ada. Dakwahnya dakwah 21:58 yang bisa menarik itu apa? Iklan. 22:05 Jadi kita yang harus hati-hati menjaga 22:09 anak. Kasihan itu yang masih SMP ke 22:12 bawah SD dibatasilah HP-nya itu hari 22:16 Sabtu 2 jam sajalah. Hari Minggu 2 22:19 jam. Jangan habis umurnya di situ. Apa 22:22 mau diajak 22:24 salat? Terus dakwah mengangatkan mereka 22:27 itu kepada Allah. Terus sambil makan 22:28 sambil ngobrol itu ingatkan. 22:33 Aj pelajaran alam itu pelajaran tauhid 22:36 itu alam. Mempelajari alam. Sekali lagi 22:38 tolong ibu bapak ajarkan mereka suruh 22:41 melihat alam. Di situlah iman tumbuh 22:43 melalui akal. Iman itu ada di akal, di 22:45 pikiran, di perasaan. Bukan menghafal 22:47 kalimat. Apalagi sudah dihafal gak paham 22:50 lagi maksudnya apa. Di Quran pelajaran 22:52 tauhid banyak banget di Quran tu isinya 22:55 isi ayat hukum hanya 4%. 22:58 Lihat gunung, lihat lebah, tawon, bikin 23:01 pabrik madu sambil 23:02 terbang. Itu tawon mana bisa ngerti soal 23:05 gitu. Campurannya apa, dimiker di badan 23:08 di perut tawon perutnya kecil. 23:11 berpikir ke 23:13 situ. Bahan untuk itik untuk burung tuh 23:15 kecil di telur itu yang putih kecil itu 23:18 yang jadi burung jadi ayam lah. Telur 23:20 yang banyak buat makanan itu. Buat 23:22 makanan itu yang kecil itu dia hidup di 23:26 situ, makan di situ. Kan sudah ber itu 23:30 kan suatu perbuatan yang suat canggih 23:31 sekali, rapi, 23:34 tertib. Waduh luar biasa tu. kecil 23:37 seperti itu dikasih makan 23:39 telur. Begitu netas sudah bisa berdiri 23:42 ada bulu, ada 23:44 paru kakinya pas di tengah. Nak lihat 23:47 tuh nak ayam 23:48 tuh bagaimana dia bawa badan yang berat 23:51 kakinya kecil apalagi yang kakinya 23:53 tinggi tu badannya besar kok enggak 23:56 patah ya. Enggak sakit pinggang, enggak 23:59 sakit itu apa 24:01 lutut. Allah kuasa itu kuasa Allah 24:04 kelihatan. Ajak mereka untuk berpikir 24:06 melihat kebesaran Allah. Itu belajar 24:09 iman itu di Quran. Konsep 24:12 Al-Qur'an. Kalau terus mengali pendapat 24:15 ulama boleh-boleh. Saya juga boleh. Tapi 24:16 tidak bisa dijadikan keimanan. Sekadar 24:19 aturan buat orang tua. Buktinya itu yang 24:21 bikin pecah belah itu pendapat ulama 24:23 itu kafir kamu. Nih kitabnya Muhammad 24:27 Abdul Wahab nih kafir Ibn Taimiyah semua 24:31 ada di 24:31 situ. Kalau semuanya ikut Al-Qur'an 24:34 enggak akan pecah 24:36 belah. Kembali ke Al-Qur'an semua Quran, 24:39 sunah. Quran, sunah. Tapi faktanya 24:42 enggak. Pendapat alamat kita hormati. 24:44 Tapi kalau sampai pendapat itu mecah 24:46 belai ya janganlah. 24:48 ujungnya sama cuma beda di pendapat 24:51 siapa itu dari 24:53 sudut mengambil hukum berbeda cara 24:56 teorinya isinya sama tahu semua tu Allah 24:59 tuh tidak seperti manusia semua begitu 25:02 sama semua Allah tidak sama dengan 25:03 manusia yang mengatakan Tuhan berbentuk 25:06 sama manusia tapi kalau ditanya bentuk 25:07 gimana enggak ada enggak tahu tangannya 25:09 gimana enggak tahu ya sudah kalau enggak 25:11 tahu berarti semua kita enggak 25:13 tahu yang penting dia laisa kamli syaiun 25:16 tidak serup dengan apapun 25:19 wasalam apa mesti ribut mau beriman aja 25:22 kok susah amat 25:24 sih pemuda Kahfi aja ikutin tuh benar 25:26 tuh dia enggak enggak nama agamanya dia 25:29 enggak tahu pokoknya dia iman pada yang 25:31 bikin bulan bikin bintang itu dia pakai 25:34 akal saja sudah bisa ketemu Allah baru 25:36 nanti tambahkan dengan 25:37 pelajaran-pelajaran lainnya asmaul husna 25:40 aja dia tuh tahu sudah sudah 25:43 cukup itu Asmaul Husna luar biasa Allah 25:46 Allah sendiri mengatakan jika kau mau 25:48 berdoa sebut asmaul 25:51 husna walillahil asmaul husna fatuhu 25:55 biha. Nah di sini saya jadi ingat saya 25:59 diberi ijazah oleh seorang kiai besar 26:03 sufi baca asmaul husna tuh Allah yang 26:05 suruh kan. Nah, ya Allah. Setiap satu 26:08 asma selawat kepada Nabi. Satu asma 26:11 selawat kepada Nabi. Ya Allah shall ala 26:14 Muhammad wa Ali Muhammad. Ya Rahman 26:16 sholli ala Muhammad wa Ali Muhammad. Ya 26:19 Rahim sholli ala Muhammad wa Ali 26:21 Muhammad. Terus sampai ya subur 100. Ya 26:24 Allah satu 99 asma. Setiap sudah asma 26:26 selawat. Asma selawat. Coba deh. Coba 26:29 insyaallah praktikin coba. Insyaallah. 26:33 Masih ingat ya setiap ya Allah shalli 26:36 ala Muhammad Ali Muhammad yang perintah 26:39 suruh berdoa lewat asmaul husunah itu 26:42 Allah walillahil asmaul husna fatuhu 26:45 biha Allah suruh berdoa pakai asmaul 26:48 husna ditambah lagi selawat lebih lagi 26:50 Allahnya juga yang suruh pakai selawat 26:52 sepertinya itu kunci itu untuk diterima 26:55 perintah Allah itu jangan 26:57 dibantah aku berselawat malaikat 26:59 berselawat maka kalian semua silakan 27:01 berselawat 27:03 Ada apa? Ada sir yang kita enggak paham, 27:05 ada rahasia Allah di situ. Kalau enggak 27:07 ada apa-apa enggak 27:08 disuruh Quran itu. Kalau sudah Quran 27:10 jangan tidak percayalah apa isi yang ada 27:13 di Quran itu pasti. Walaupun kita belum 27:15 paham, imani saja. Itu namanya iman. 27:18 Tidak bisa dilihat. Kalau saya 27:20 mengatakan sekarang ini gelas, beriman 27:23 enggak? Ini gelas. Enggak usah beriman. 27:25 Lihat. Saya lihat. Yang namanya beriman 27:27 itu gak kelihatan. Pakai mata bisa 27:30 dilihat dengan pakai otak. pakai 27:33 rasa ber iman enggak angin tuh ada angin 27:37 ada apa enggak? Hm. Ada. Ada Ustaz apa 27:40 bentuknya? Enggak tahu. Apa warnanya? 27:43 Tidak tahu. Tapi yakin ada ada karena 27:46 ada bukti rasa keras terasa rasa 27:50 sepoi-sepoi. Allah lagi enggak berasa 27:52 adanya Allah. Kalau kita enggak berasa 27:55 adanya Allah, kita enggak berasa kita 27:58 hidup. Berasa enggak lagi hidup? Kalau 28:01 enggak berasa coba cubit sakit enggak? 28:03 Gak sakit berarti hidup. Nah, siapa yang 28:07 menghidupkan? Anda hidup, saya hidup. 28:10 Siapa yang menghidupkan 28:11 kita dari itu tadi? Itu kecil air 28:15 sedikit bisa jadi begini. Bisa berpikir 28:18 punya akal, punya otak. Siapa yang 28:20 begini 28:21 otaknya? Yang lebih aneh lagi semut 28:23 hitam yang kecil tuh kepalanya sebesar 28:26 titik. Ada otak di dalam kepalanya itu. 28:28 Kalau kepalanya sebesar titik, otaknya 28:30 sebesar apa? Kok bisa rapi banget jalan 28:33 berorganisasi? Saling 28:36 salaman. Ketemu aja salaman di mana 28:38 kompak. Punya makanan bawa ramai-ramai 28:40 bagi ramai-ramai ke 28:43 lubang Pancasilais semua tuh 28:47 gotongroyong. Dia beriman dia bercakap. 28:49 Kita tahu percakapannya apa. Nabi 28:51 Sulaiman dengar suara semut 28:56 itu. Dia tahu itu Nabi Sulaiman. Berarti 28:59 semut-semut itu tahu juga siapa 29:02 kita. Banyak yang kita enggak lihat itu 29:05 bukan berarti enggak ada. Gaib buat 29:07 kita. Gaib buat kita. Itulah yukminuna 29:11 bil ghaib. Beriman terhadap yang gaib. 29:12 Yang dari Quran, dari hadis yang bukan 29:14 dari dukun. 29:21 Ya, kalau sampai taklah mufin wala 29:24 tanharhuma. Jangan hardik ayah dan ibu 29:26 jangan 29:27 bentak. Tolong ini anak-anak suruh tobat 29:30 semua 29:31 itu. Ini yang dakwah mengajak anak-anak 29:33 menjadi ngelawan orang itu ada 29:38 bosnya. Bosnya gaib belum zuhur entar 29:41 zuhur dia. Siapa bosnya itu? Dajal. Hm. 29:44 Dajab sudah bekerja bukan dijanji nanti 29:47 sudah bekerja hanya belum menampakkan 29:51 diri. Sekarang sudah perang antara 29:53 pengikut Imam Mahdi dan pengikut Dajjal 29:55 lagi perang. Sudah perang cuma belum 29:57 menampakkan diri semua. Itulah perang 29:59 dunia ketiga 30:01 itu sudah sudah terjadi. Enggak bisa 30:03 tidak mau baca dari teori apapun 30:06 terjadi. Kalau enggak pada berhenti dong 30:08 bikin pabrik senjata. Kenapa tambah 30:10 banyak semua mau bikin senjata? Semua 30:11 mau bikin nuklir apa itu? 30:15 Nah, itu sudah kelihatan ya. Tenang 30:16 ajaalah kita enggak masalah buat kita 30:19 itu masalahnya 30:21 apa? Kita sedang on the way pulang 30:24 kepada Allah. Ya, itu itu sebabnya itu 30:26 hanya cara saja 30:29 itu. Wala tanharhuma. Jangan hadik 30:31 mereka. Katakan kepada mereka perkataan 30:33 yang indah, perkataan yang santun. 30:41 Nah, ini ada pendengar kita 30:44 satu anak-anak ya. Dengerin 30:49 insyaallah. Bila sang anak dewasa sedang 30:52 ibu dan ayah masih hidup atau salah 30:55 seorang yang masih hidup, maka sang anak 30:58 janganlah menghardik atau berkata kasar 31:00 terhadap mereka. Hendaklah senantiasa 31:03 berkata santun dan 31:06 sopan kepada siapa saja, khususnya 31:09 kepada orang 31:10 tua. Sebelum bercakap atau berkata 31:13 selagi masih dalam pikiran, 31:15 singkirkanlah itu. Mau marah, mau makak, 31:17 mau apa, singkirkan cepat-cepat sebelum 31:19 diuraikan, sebelum 31:22 dikatakan. Karena itu ancaman dari Allah 31:24 sangat berat. Sangat 31:27 berat. Di dunia pun bisa mendapat 31:30 balasan. 31:32 buruk. Jadi siapa ingin sukses, ingin 31:34 dapat doa dari yang orang tua dan 31:36 ibunya, bertobatlah, berhentilah. 31:39 Sebelum masih di akal, pikiran, masih di 31:41 perasaan, 31:43 stop. Jangan sampai keluar kata-kata 31:45 yang tidak menyenangkan orang tua. 31:48 Selalu membuat dia senang. Dia dia haus. 31:52 Maaf, Bapak mau air? Ibu mau air saya 31:54 ambilin air ya. Apa itu dia seperti kamu 31:57 kasih 31:59 emas orang tua 32:01 itu yang dia sayangnya luar biasa kepada 32:04 anaknya. Dia korban segala macam. Ibu 32:06 korban dari kecil memelihara luar 32:11 biasa. Sudah wajar kita tuh. Dan kebal 32:13 kita bakti pada ibu bapak kita menjadi 32:15 senang juga. Hati kita juga senang. 32:17 Dapat berkah lagi dari Allah. 32:21 Nah, ayat selanjutnya surah Al-Isra lagi 32:24 yang 24. Tadi 23 sekarang 24 32:28 sesudahnya. Iya, betul. 32:31 Bismillahirrahmanirrahim. Wahfirlahuma 32:33 jannazul minarahmah wa rbirhamhuma kama 32:38 rbayaniir. Wahai anak-anak 32:40 muslimin, anak-anak yang bukan muslimin 32:42 juga kalau mau ikut silakan. 32:45 Rendahkanlah panca indrammu terhadap 32:48 mereka. Ketika kalimat bahasa Arabnya di 32:50 sini rendahkan lahuma kepada mereka itu 32:52 jannah. Jannah ini koridor atau bisa 32:56 juga sayap, bisa juga ee di sini 32:58 diartikan sebenarnya panca indra karena 33:01 manusia tidak punya sayap. Jadi yang 33:03 sayap yang dimaksud adalah panca 33:05 indra. Rendahkan panca indrammu di depan 33:09 ayah ibu dengan rasa sayang, dengan rasa 33:12 hormat. Waqul rabbilir haruma. Dan 33:14 katakanlah 33:16 kepada 33:18 katakanlah ya Allah sayangi, kasihani 33:21 ayah ibuku. Mereka susah payah 33:24 memeliharaku dari 33:26 kecil. Ibu mengandung melahirkan dengan 33:29 berat dan susah payah. Ayah bekerja, 33:32 berdagang, bekerja mencari rezeki, 33:34 kehujanan, kepanasan dan banyak 33:37 berat-berat sekali godaan-godaan. Jadi 33:39 wajarlah anak-anak kita ini semua 33:43 hormat, muliakan ayah ibu, senangkan 33:45 hati 33:49 mereka. Jadi tidak boleh punya suara 33:51 lebih tinggi dari suara ibu bapak. Tidak 33:54 boleh membuka mata lebih besar dari mata 33:56 ibu bapak. Rendahkan diri, rendahkan 34:00 suara. 34:01 Kecilkan 34:02 mata. Maksudnya jangan melotot 34:05 ya. Muliakan. Kalau nunjuk jangan di 34:08 muka, di bawah 34:10 rendahkan. Rendahkan diri depan orang 34:12 tua ini akan dapat surga tinggi, akan 34:15 diberi Allah hidayah, akan disayang 34:17 Allah. Sebaliknya bila melawan ibu 34:19 bapak, aduh 34:21 berat. 34:24 Insyaallah kalau kita bakti pada ibu 34:26 bapak, anak-anak kita juga akan bakti 34:31 nanti. Berhenti ya, berhenti semua. 34:33 Jangan, jangan berat di dunia berat, di 34:35 akhirat berat. Jadi kata jannah tadi itu 34:38 dalam ayat ini ada sayap, tapi yang 34:40 sebenarnya itu adalah panca 34:42 indra. Rendahkan hati. Merendahkan hati 34:45 bukan merendahkan. Tapi kepada ibu bapak 34:48 boleh merendahkan diri kepada Allah dan 34:50 ibu bapak. Kepada yang lain enggak. P 34:51 yang lain rendahkan hati untuk 34:54 memuliakan orang tua ya. Semua 34:57 dimuliakan. Kita tidak membelalakkan 35:00 mata di hadapan mereka. 35:07 Ya. Boleh dalam berdoa kapan saja. Lagi 35:10 salat di luar salat di mobil di jalan, 35:12 di mana kok lagi diam. Doain. 35:15 Bismillahirrahmanirrahim. Ya Allah 35:17 sayangi ibu bapak saya. Kasihani mereka. 35:20 Ya Allah panjangkan umurnya, beri mereka 35:22 kesehat 35:23 kesehatan. Saya masih membutuhkan ayah 35:26 ibu ya 35:27 Allah. Itu ya Allah ampuni mereka agar 35:31 kami dengan ibu bapak di surgamu bisa 35:34 tidak 35:47 dipisahkan. Ya Allah. Mohon balas 35:50 seluruh kebaikan orang tua kami yang 35:53 saya enggak mampu membalas sepenuhnya. 35:56 Mohonlah Allah 35:57 bantuin. Mohon kepada bantuin agar 36:00 tambah apa tuh balasan untuk ayah ibu 36:03 dengan 36:05 pemberian bebas dari pengadilan akhirat 36:08 agar mereka masuk ke surga tanpa 36:10 pengadilan langsung masuk ke surga 36:13 karena kebaikan mereka luar biasa ya 36:15 Allah. Korbanan mereka sangat 36:20 tinggi sehingga 36:22 dia jasanya bukan saja mendidik aku, 36:26 mengajarkan aku mengenalmu, mengajarkan 36:28 aku menghamba kepadamu. Ya Allah, bila 36:32 sedang wafat nanti bebaskan mereka dari 36:34 pengadilan di akhirat. Langsung saja ke 36:36 surgaMu ya Allah. Dan kumpulkan aku dan 36:39 saudaraku semua dengan mereka dan dengan 36:41 kakek dan nenek ayah ibu mereka ya 36:43 Allah. 36:45 Nah, setelah itu kita harus ingat janji 36:46 kita kepada Allah. Janji kepada Allah 36:48 itu waktu salat diingat iyaka na'budu. 36:51 Ya Allah, aku hanya menghamba kepadamu. 36:54 Aku hanya nurut apa perintahMu dan 36:56 menjauhi larangan ya Allah. Tidak ada 36:59 yang kuharapkan di dunia ini selain 37:00 Engkau. Padamulah kami semua 37:09 mohon. Jangan seperti apa itu Bani 37:11 Israel ya. Ayat ayat 83. 37:14 Kaum Bani Israel itu selalu 37:17 khianat. Tobat eh khianat lagi, tobat 37:20 lagi, khianat lagi, tobat lagi, khianat 37:22 lagi. Itu meang sudah hobi mereka 37:25 itu. Memutar balik fakta itu mah 37:28 kerjaannya itu. Dia banyak nyusup di 37:30 zaman Islam. Dari zaman Nabi sudah 37:31 banyak menyusup. Sebut munafikun, orang 37:34 Yahudi. Cuma enggak disebut nama. Yang 37:37 disebut namanya cuma Abdullah bin Salul. 37:40 Tapi ke Abul Akbar juga enggak benar 37:42 itu. Banyak masukkan hadis palsu. Sebut 37:45 israiliyat banyak. Di kitab Maulid yang 37:47 dibaca juga ada itu dengan Ka'b akbar. 37:51 Tolonglah kiai-kiai itu jangan ada 37:52 Ka'bil akbar itu jangan dibaca lagi. Itu 37:55 Yahudi yang nyusup itu. Dia akhirnya 37:57 mengadu mengadu domba itu sahabat dengan 38:00 sahabat. 38:05 Dulu orang-orang Yahudi juga dijanjikan 38:07 untuk mengeluarkan zakat, menyayangi 38:09 anak yatim, memberi fakir miskin, salat, 38:14 menghambat nurut kepada Allah, semua 38:15 ada. Tapi mereka khianati itu semua 38:18 dirubah-rubah. Fikihnya dirubah itu yang 38:20 namanya kitab Talmud dirubah itu. Kalau 38:23 merent kepada bangsa selain bangsa 38:25 Yahudi halal. Kalau ngerent sama Yahudi 38:29 enggak boleh kepada bangsa Yahudi. Oh 38:31 iya itu apalagi yang sudah fanatik 38:33 banget. Waduh itu di Afrika Selatan itu 38:37 zaman masih dijajah bulek tuh buleknya 38:39 Yahudi semua dari Belanda itu. H itu ada 38:42 kelas ada bar tertulis di luar tuh 38:45 dilarang masuk anjing dan kulit 38:48 berwarna. 38:50 Apartid. Apartid berat 38:52 itu. Piring aja tuh yang ada temanku 38:55 kerja kapal tuh. Kalau orang Yahudi di 38:57 kapal itu dikasih piring yang sudah 38:59 dipakai sama orang lain enggak mau. Yang 39:01 masih di belum dipakai orang lah. H 39:04 dianggap ras tinggi selainnya itu enggak 39:07 dianggap dia rasis ya. Uh sangat sangat 39:10 berat kan apart di Afrika Selatan itu 39:12 dia 39:14 rasnya tinggi lu di yang ke Israel itu 39:18 palasah itu kelas tiga itu dari Afrika 39:21 Yahudi Afrika. Yahudi hitam. Yahudi 39:22 hitam. Kaum palasya. Betul. Palasya ke 39:25 sana pikir senang tuh. Enggak tahu dia 39:27 dianggap kelas 3 dia. H. Kelas 1 Yahudi 39:30 bule, kelas 2 Asia, Afrika kelas 3 39:33 paling rendah diperlakukan tidak tidak 39:36 adil. Di sana ada pulang lagi sebagian 39:39 ke Afrika ke Etiopia. Banyak dari 39:43 ada filmnya itu, Ustaz. Ada filmnya ya? 39:45 Heeh. Itu benar itu. Di di mana-mana 39:48 juga dia ngelihat kita itu kelas rendah. 39:52 Rasnya itu ah itu ada banyak merubah 39:56 fikihnya dirubah untuk kepentingan 39:59 politik itu Cmut kitabnya Cmut fikihnya 40:03 itu padahal dia lebih dekat ke Islam dia 40:06 dia tauhid Tuhan Tuhan satu babi juga 40:10 haram tapi mudah-mudahanah Allah beri 40:13 hidayah tapi nanti menjelang datang Nabi 40:15 Isa dan ketemu Nabi Isa merebut Masjid 40:19 Aqsa itu. Jadi tunggu dikit lagi nih. 40:21 Kalau udah begini sudah perang ni kan 40:23 berarti sudah dikit udah buka pintu nih 40:26 sekarang. Tapi dia yang mulin dia 40:28 mulain. Nabi Isa ceramah di situ. Banyak 40:31 orang Yahudi ikut dan banyak yang Nasr 40:33 ini ikut. Sebagian yang Islam murtad. 40:37 Nauzubillah. Ini ini baru percikan 40:40 pertama. 40:42 Ini sudah ada program untuk Allah. sudah 40:54 tujuan. Jadi kita 41:00 lanjut. Manusia kalau sudah berbuat 41:02 ihsan, judul kita tadi ihsan. Berbuat 41:04 baik kapan saja, di mana saja itu dapat 41:07 pangkat 41:08 tinggi. Pangkat yang sangat tinggi di 41:10 akhirat. Lebih dari jenderal, lebih dari 41:12 raja. 41:16 itu dapat 41:18 ihsan menjadi hamba kesayangan Allah itu 41:20 ihsan itu abadi nanti hidup di surga tuh 41:24 tidak ada batas berapa meter tuh kapling 41:26 enggak ada itu luar tanpa 41:29 batas tidak ada rasa pedi takut sedi 41:32 semua gak 41:34 ada semua tanpa batas bahagia tanpa 41:37 batas tempat kita tinggal tanpa batas 41:39 bebas berpergian senang selalu bahagia 41:42 selalu. 41:44 tidak pernah berlalu. Semua berlalu. 41:46 Semua tetap bahagia apa itu senantiasa 41:49 tetap kholid. Khalidin kholid 41:53 abadi. Nah, kalau kita lihat lagi 41:55 menurut ayat Quran ini kita amalkan maka 41:58 kita akan dianugerahkan pangkat muhsin 42:01 yang berbuat ihsan tadi disebut 42:03 muhsin. Titel dari Allah sebagai tanda 42:06 telah menjadi kesayangan 42:08 Allah. Al Imran 14134. 42:12 yun 42:16 widallahu yuhibbul mencintai orang yang 42:18 m yaitu mereka yang menafkahkan hartanya 42:21 baik di waktu senang kah di waktu susah 42:24 di waktu susah tetap sedikitlah waktu 42:26 banyaklah menahan amarah menahan amarah 42:29 itu bukan perang enggak pakai nahan 42:31 amarah di luar perang 42:34 it namanya kazim ital kazimin itu 42:38 namanya kazim orang yang menelan Kan 42:41 pedih, pedas, getir, pahit, telanlah. 42:46 Kalau enggak telan, terus ribut terus 42:48 telan saja 42:50 aman. Jadam kalau dikunyah pahit terus 42:53 telan 42:57 habis. Dia suka memaafkan orang lain. 43:00 Ini orang yang begitu disayang Allah 43:02 tuh. Kazimin, menelan 43:05 amarah, memaafkan orang. Inilah wallah 43:08 yuhibbul musliminin. Orang mencintai 43:09 orang seperti itu. Jadi berhentilah 43:12 menganggap paling benar mazhab saya. 43:14 Mazhab saya bohong semua itu. Bukan 43:16 mazhabnya. Mazhabnya benar semua. 43:17 Orangnya yang mesti 43:19 benar. Emang itu mazhab kayak bus atau 43:22 kereta ini ma bus ni menuju surga nih. 43:25 Terus kita duduk sampai surga. Ya 43:26 enggak. 43:27 Pengamalan tulis pengamalan itu 43:29 berhentiah apa orang yang baik di mazhab 43:32 ap pun ya baiklah 43:33 dia. Biar di mazhab apa juga kalau 43:36 orangnya enggak baik ya enggak. Beda 43:38 perbedaan antara mazhab bukan perbedaan 43:40 yang menentukan akidah bukan bohong itu 43:43 hanya perbedaan furu kok. Cara 43:45 wudu ya cara 43:49 wudu cara apa tidak ada masalah. Mazhab 43:52 Syafi'i tangan tangan sedak Maliki 43:54 tangan diulur ke bawah. Dua-duanya sah 43:59 salatnya. Kemudian perintah Allah ada 44:01 lagi dalam surah Albaqarah 44:03 195. Jadi tadi kazim itu menahan emosi 44:06 ya memaafkan orang yang bersalah. Nah 44:09 Albaqarah 195. Wahsinu inallahul 44:11 muslinin. Berbuat baiklah. Berbuat 44:13 baiklah. Allah mencintai orang yang 44:14 berbuat baik. Enggak ada di sini Allah 44:16 mencintai mazhab ini, mazhab ini, mazhab 44:18 ini. Enggak. Allah mencintai orang yang 44:20 berbuat baik. Sudah, silakan bebas. Mau 44:22 apa saya berbuat 44:24 baik. Kalau saya pribadi mazhab Nabi 44:26 Muhammad disuruh di Quran hati Allah wa 44:30 Rasul. Kalau yang lain enggak disuruh ya 44:31 boleh-boleh aja tapi bukan wajib. Iya 44:34 kan? Ya sudah ahlusunah bagus sudah 44:37 ikutin sunah Nabi. Ikutin sunah Nabi itu 44:38 apa? Ya 44:39 akhlak. Bukan bukan salat saja diikutin 44:42 akhlaknya Nabi sunah semua itu banyak. 44:55 Bala man aslama wajhahu 44:58 lillah. Barang siapa yang sudah 45:00 menyerahkan diri kepada Allah 45:02 menyerahkan dia. Amalin aja apa yang 45:03 Allah suruh di amalin. Dia yang doa 45:05 contek cinta sama Allah deh. Mau dikasih 45:06 apa alhamdulillah saja. Ah itu orang 45:09 muslim juga itu pahalanya besar di sisi 45:12 Allah. Nanti pahala itu apa? Enggak tahu 45:13 ya. Pangkat kelebihanlah. 45:16 Nah, orang ini nanti di dunia juga sudah 45:18 mulai kurang rasa takut, rasa khawatir 45:20 kurang dan nanti sampai di meninggal 45:23 sudah hilang rasa sedih. Di dunia sudah 45:25 surga, surga dada, surga 45:29 hati. Nah, yang lagi apa itu dakwah juga 45:34 dakwah ini kita manusia ya, bisa salah, 45:37 bisa 45:37 benar. Tapi bagaimana ini supaya dakwah 45:40 bagus? Dakwah yang berhidah. 45:44 yang berhidah ya wudu ya berdoa pada 45:48 Allah biar dibimbing. Kita enggak berani 45:52 mengajak orang nih ke jalan yang benar 45:53 ini. Salah omong salah ini udah udah 45:56 yang tidak sengaja tuh pasti ada. Semoga 45:58 kita dimaafkan. Tapi supaya itu itu juga 46:01 kita enggak merasa paling benar. Belum. 46:04 Jadi dakwah berhidayah itu orang yang 46:06 berhati-hati. Dakwahnya sopan, 46:09 santun, menyebar cinta kasih, bukan 46:12 menyebar kebencian. 46:14 dan permusuhan itulah dakwah yang benar 46:17 dan akan mendapat hidayah dari Allah. 46:19 Yang menebar kebencian akan mendapat 46:21 murka dari 46:23 Allah. Apa itu surah An-Nahl? An-Nahl 46:27 125. Udua ila sabiliika bil hikmah wal 46:30 maizatil hasanah. Dakwahlah di jalan 46:33 Allah. Ada orang dakwah ke jalan ngajak 46:35 kepada kebencian dan kebenaran. Tapi di 46:37 sini dakwahlah jalan Tuhanmu bil hikmah. 46:40 Pakai akal. Hikmah itu akal. 46:42 Kebijaksanaan. Kebijaksanaan adanya di 46:44 mana? Dia akal. Bukan dalil. Dalil dia 46:47 dalil. Kalau hikmah akal 46:51 rasional. Kalau enggak pakai akal 46:53 ngawur. Namanya dikasih akal. Kan syarat 46:55 masuk Islam mesti 46:56 berakal. Balighun akilun. Dari kecil 47:00 diajarin baligh. Umur sudah cukup. 47:03 Akal sini. Akal itu dipakai jadi jelas 47:07 rasional. Ikut dalil ikut Allah. Allah 47:09 tidak pernah mengajarin yang tidak 47:10 rasional. 47:12 Loh, keimanan nih pada yang gaib itu 47:14 suprar rasio bukan tidak rasional. 47:17 Suprar raso yang pada zaman Nabi belum 47:20 bisa dipahami dapat dipahami sekarang. 47:23 Terus itu apa? Akal kerja akal itu atau 47:26 budaya itu berevolusi enggak sekaligus 47:29 bukan berevolusi makin dapat Quran di 47:32 sini tahun ini dapat satu ayat sudah 47:35 rasional. Ayat ini sudah rasional, ayat 47:37 ini sudah 47:38 rasional ditemukan dengan ilmu 47:40 pengetahuan dan masih dulu masih gaib 47:42 menjadi nyata. 47:44 Apa yang Islam larang sekarang orang 47:46 sudah tahu, "Oh, benar tuh begini begini 47:49 menurut dokter begini sudah didapat 47:52 dicapai. Sekali masih banyak yang belum 47:54 kita 47:55 rasionalkan nanti anak cucu kita akan 47:59 neruskan seperti idah." Itu kan tadinya 48:01 enggak rasional, orang bingung eh enggak 48:03 boleh keluar rumah. Salah itu bukan 48:05 enggak boleh keluar rumah. Nah, kalau 48:06 kerja suaminya enggak ada gimana? Yang 48:09 gak boleh 48:12 bersolek maksudnya tuh merasa 48:15 sedih. Kalau habis berantem juga terus 48:18 mati yang 48:19 satu atau apa tetap pura-pura sedih. 48:23 Pura-pura sedih aja dapat pahala. Itu 48:25 namanya menyenangkan orang. Akhlak. Jadi 48:29 kalau seorang suaminya meninggal atau 48:31 istrinya meninggal terus jalan-jalan 48:32 senang-senang ke mana-mana itu timbul 48:34 fitnah. Jadi menghormati keluarga yang 48:38 meninggal itu atau bisa cerai kita 48:41 tunjukkan rasa rasa apa? 48:44 duka. Tidak bersolek, tidak dandan, 48:47 tidak pakai makeup. Kalau perempuan 48:49 laki-laki tidak pakai macam-macam. Turut 48:51 berduka keluar silakan kerja. 48:56 Begitu itu hikmahnya luar biasa. Islam 49:00 menjaga keharman, 49:02 keharmonisan. Kalau semuanya mati baru 3 49:05 hari sudah dandan ke mana-mana tibul 49:07 fitnah. Wah itu nakal dia tuh suaminya 49:10 baru meninggal sudah kayak gitu. Nah, 49:12 keluarga keluarga almarhum juga kesal. 49:15 Nah, itu agak suruh iddah keluar 49:18 seperlunya saja tapi tidak bersal 49:20 dandan. Tunjukkan duka. Jadi dia apalagi 49:24 benar bohong aja masih dapat pahala. 49:26 Kenapa? Hikmah kebijaksanaan 49:30 itu agama itu wal mau izatil hasanah ee 49:36 mau izah yang 49:38 baik, ceramah yang 49:40 baik. Kalau perlu mau berdebat, 49:42 berdiskusi, silakan. Wajadilhum billati 49:45 hiya ahsan aja dengan cara yang baik, 49:48 yang sopan. 49:50 Jangan ngatain Tuhan orang karena Tuhan 49:52 kita dikatain. Ada di Quran juga 49:55 itu. Karena gak usah ribut dia enggak 49:57 mau ngotot sudah tinggalin. Allah lebih 49:59 tahu siapa yang sesat. Kita enggak tahu. 50:02 Kita enggak tahu. Allah yang tahu siapa 50:04 yang sesat. Maka itu kita merasa benar 50:06 ya silakan. Adu argumentasi secara 50:09 jujur. Enggak enggak jadi ya sudah tetap 50:11 tetap bersaudara. Serahkan Allah. Allah 50:15 tahu siapa yang mendapat hidayah. 50:19 Siapa yang sudah dapat hidayah? 50:20 Contohnya contoh ada dai dapat hidayah H 50:23 surah 50:24 Yasin waja minsal Madin yasa dari 50:29 kampung datang seorang karena Nabi sudah 50:31 kirim dua rasul di bantai itu di 50:34 Antarkia Utara itu di selatan Turki 50:36 sampai sekarang penduduknya paling ganas 50:38 di 50:39 situ. Kurdinya Naktu Hurdi lagi kasihan 50:42 itu di Irak di bangsa besar enggak punya 50:45 negeri. ada di Iran, di Irak, di Syria, 50:49 di Libanon, di mana-mana ada. Dia bangsa 50:52 besar tapi Sunni semua itu ada juga yang 50:54 Syiah. Dia dibunuh oleh Saddam Husein 50:58 satu desa racun di Halabiyah naman. 51:02 Halabiyah itu racunnya dari 51:05 Jerman. Itu beneran mati kejang 51:08 semua. Itulah Sadam Husin 51:12 diserang tapi dia dizalimin juga lagi 51:14 nanti sama Inggris Sadamnya. 51:16 Ya, itulah ke situ arah jalannya. Kurdi 51:19 itu banyak Islamnya, banyak Islam bikin 51:22 buku ya, bikin maulid, bikin apa banyak 51:24 buku-buku dari 51:26 Kurdistan yang dia enggak yang perang 51:28 sekarang dia di Turki paling banyak di 51:31 Turki ngebom-ngebom juga itu nyelang 51:34 Turki, nyerang sana, nyerang sini. 51:37 Kenapa? Ya itu kalau ada orang Islam 51:38 pecah belelah dimanfaatin sama 51:40 Israel. Israel kasih senjata, kasih bom 51:43 semuanya. Benar. Jadi dia ngedudukin 51:46 Turki, Syria, eh Irak, Turki itu kalau 51:50 ngebom Surya bukan ngebom Surya orang 51:52 kurdi yang ada di 51:55 Suria yang di Kurdi, yang di Turki 51:58 berontak dan macam-macamlah di mana-mana 52:01 kalau ada yang kabur dari Iran dulu 52:03 waktu revolusi ee partai 52:05 khqe komunis itu dipiara sama Sadam 52:08 Husein di kasih satu kota itu mereka 52:12 datang didik dan semua itu. 52:14 diadu terus dimanfaatin kalau yang ribut 52:16 kan. Makanya lebih baik bersatulah kita 52:18 umat Islam. Kalau kita pecah 52:20 dimanfaatkan orang lain untuk mencah 52:22 belah terus kita terbelah-belah sudah. 52:26 Insyaallah ini menjadi pelajaran buat 52:28 kita mulai dari sekarang semua 52:30 memberhentikan kekolotannya. Kok imam 52:33 sudah ngajarin imam-imam ulama dulu 52:34 mazhab-mazhab. Jadi imamnya tidak qunut 52:37 yang tidak yang tak qunut. Imamnya qunut 52:39 dia ikut qunut. Enggak ada masalah 52:41 sebenarnya dipermasalahkan. 52:44 Tidak gampang itu kok apa itu kafir 52:47 syirik tak perlulah Allah yang tahu kita 52:49 enggak tahu. Kita diskusi boleh dengan 52:52 cara yang baik pakai dalil dan 52:55 akal. Di kitab disebut al-aqal w 52:59 naql. Akal pakai akal nakal itu 53:02 tulisan-tulisan itu. Jadi du t dua rasul 53:05 dibunuh datang satu rasul lagi. Tiga 53:07 juga dibunuh. Datang satu lagi rasul 53:09 bukan nabi mantan orang nakal terus 53:12 tobat. Dia nekat datang ke tempat yang 53:14 rasul-rasul dibunuh itu. Dia 53:17 berdakwah 53:20 madinul. Wahai kaumku, taatilah rasul 53:23 tuh ngajak yang benar. Dia enggak nyarik 53:25 duit, ngajak dagang. Dia benar-benar mau 53:27 dakwah. Kenapa enggak 53:29 diikutin? Terus apaagi kata dia? Ituu 53:32 yasalukum ajro. Ikutilah orang yang 53:34 tidak punya pamrih. Dia datang bukan mau 53:36 kampanye. Dia datang bukan mau 53:39 dagang. Dia datang hanya mau ngajak 53:42 kepada Allah. Kenapa kalian 53:45 bunuh? Eh, malah dia dibunuh juga. Mati 53:48 juga itu hamba Allah. Baru turun 53:52 ayat dia minta sama Tuhan kasih tahu 53:55 penduduk bumi bahwa aku ini mati senang 53:57 syahid dapat pangkat 54:00 tinggi. Dia itu akhirnya kata Allah, "Ya 54:02 Allah bantuin kan minta disampein. 54:04 Disampein lewat Nabi Muhammad. tertulis 54:07 di surat Yasin 54:09 itu. Itu yang 54:12 artinya ya laumi ylamun. Ya, coba 54:15 seandainya kaumku yang di dunia tuh 54:17 manusia pada tahu bagaimana nasibku ini. 54:20 Dibunuh lagi dakwah mati 54:24 syahid. Mati syahid. Ya laqomi bima 54:28 gofbi atas apa yang Allah berikan 54:30 ampunan kepadaku semua dosanya habis 54:33 potos. 54:34 Walani minal aku diangkat jadi manusia 54:37 PVIV jadi orang penting, orang terhormat 54:40 di sana lebih dari jenderal 54:41 itu hanya dengan mati syahid. Jadi 54:44 saudara kita di Persi itu mati syahid. 54:47 Anak-anak tu sudah jadi bidadari itu 54:49 seperti bidadari dapat sayap terbang 54:51 bayi-bayi 54:58 itu dapat apa itu uang enggak apa-apa 55:03 tapi jangan uang itu dijadikan dagangan 55:05 ayatnya jadi dagangan dakwahnya dikasih 55:07 alhamdulillah itu bantuan dari dari 55:09 Allah. Tapi jangan gak ada 55:11 pesan. Ini bukan bukan 55:15 penyanyi ini dakwah kepada 55:18 Allah. Jadi tidak ada pesan-pesan 55:20 dikasih uang terus yang bayar yang 55:22 nentukan ceramahnya begini-begini ya. 55:24 Kalau nyimpang lagi dari ajaran Allah 55:26 tambah dosa lagi. Akhirnya kita sendiri 55:29 nyesat terus nyesatkan 55:33 orang. Nanti mas musim-musim kampanye 55:36 itu bohong-bohong enggak usahlah. 55:40 Ma dakwah-dakwah aja lillahi 55:42 taala. Kalau dia mau sedekah ya ambil 55:45 baru berjalan yang 55:46 benar. Tapi kalau sampai rezeki dari 55:49 Allah lah. Yakin banyak ustaz-ustaz yang 55:52 ikhlas itu alhamdulillah 55:57 cukup. Tapi Ustaz yang jurus sebenarnya 56:00 banyak. 56:01 Alhamdulillah. Cuma kan tetap aja kadang 56:04 ada satu dua. Tapi alhamdulillah 56:06 sekarang enggak parah. Dulu zaman-zaman 56:07 dulu saya sebutlah ada yang bukan orang 56:10 Islam dipakai 56:11 sorban dakwah Kalimantan sana. Benar ada 56:15 itu 56:17 saudara. Jadi Allah berfirman juga 56:20 ikutilah mereka yang berdakwah tanpa 56:22 pamri 56:23 ikhlas. Dan mereka itulah orang-orang 56:25 yang mendapat petunjuk dari Allah. 56:26 Mendapat hidayah muhtadun. Ini lihat 56:28 nih. Ituu ikutillah man la yasalukum. 56:31 Mereka yang tidak mengharap apa-apa. 56:34 Wahum muhtadun. Dan mereka sudah ada di 56:36 dalam hidayah. Ala wahum 56:45 muhtadun. Jadi ikutilah saja ulama, 56:48 habib, kiai, ustaz, guru dan sebagainya. 56:50 Nama beda-beda di Kalimantan guru ya. di 56:53 tempat lain. 56:57 Kiai ikuti itu sudah benar, sudah 57:00 selamat. Nikmat besar itu. Itulah 57:03 hidayah kinya, ustaznya semua dapat 57:06 hidayah banyak yang dapat hidayah 57:08 banyak. ikut 57:11 sajalah. Asal jangan menyimpang saja, 57:14 mengadu domba, memecah belah itu karena 57:17 untuk partai, untuk apa kursi DPR dan 57:20 sebagainya. Agar mereka jujur, kita juga 57:22 jujur. Insyaallah semua 57:25 jujur, 57:27 ikhlas. Itu yang akan mendapat hidayah 57:29 dari Allah. ceramahnya 57:35 dibimbing. Setelah itu yang paling 57:38 penting buat kita semua di zaman sudah 57:39 seperti ini sekarang yang paling penting 57:44 adalah 57:48 ya nur Nabi Muhammad. Nur ala Nur itu di 57:51 Quran banyak nyebut nur. Nur di dunia, 57:53 nur di akhirat semua ada. 57:56 Caranya bagaimana itu menggapai nur dari 57:58 Nabi Muhammad tuh ya 58:01 nikmati itu dapat dari nur kita 58:03 lempengkan niat kita itu cara-caranya 58:06 semua. Jadi kata Allah jika 58:09 engkau cinta pada Allah kalau orang bisa 58:11 cinta pada Allah pasti Allah 58:12 mencintainya. K syaratnya apa? Katakan 58:14 hai Muhammad suruh ikut aku. Ikut Nabi 58:17 Muhammad. Terus kalau sudah ikut Nabi 58:19 Muhammad apa kata Allah? Yuhbibkumullah. 58:20 Allah akan mencintaimu. Nah, ini cinta 58:22 Allah berarti nyambung nur dari kita ke 58:24 Nabi Muhammad sampai ke Allah. Wagfir 58:26 lahum dzunubakum dan dapat 58:29 ampunan. Ini nur paling penting itu nur 58:31 cahaya. Di mana-mana ada nur di hati 58:33 kita ada nur ada cahaya. Ilmu aja enggak 58:36 cukup harus ilmu 58:38 bercahaya. Cahaya itu enggak kelihatan, 58:40 enggak nampak. Tapi tahu kita rasain di 58:42 hati kita ada bisikan baik ada. 58:44 Kadang-kadang mau marah disuruh sabar, 58:46 telan. diingat-ingatin, diingatin. Ada 58:49 itu. Asal kita mau berusaha memahami 58:51 pakai akal, dengarinnya pakai akal. Itu 58:54 dengarin suara hati yang benar itu pakai 58:56 akal. Akal kita konsentrasi ke situ. 58:59 Insyaallah itu yang paling kita butuhkan 59:01 itu. Jadi bagaimana cinta sama 59:04 Nabi. Belajar cinta mengenal Nabi 59:07 Muhammad dan cintai 59:08 dia. Bikin maulud itu apa? 59:10 Cinta. Kita bikinin kado ulang tahun. 59:14 Orang ulang apa? ulang tahun kelahiran 59:16 Nabi bikin kado. Kadonya dikumpulin 59:18 bagian orang miskin ni insyaallah apa 59:22 nih membagi sembahu nanti mauludnya 59:25 Rasil. Alhamdulillah itu dia maulud kado 59:28 buat Nabi. Jadi Nabi kan enggak butuh 59:31 suruh bagikan umatnya. Uh girangnya Nabi 59:33 kayak apa senang. Kasihan Nabi itu dapat 59:36 yang kedengaran enggak enak-enak terus. 59:38 Nah ini diperbanyak bikin maulud. Di 59:40 situ ada memperhatikan anak yatim anak 59:42 miskin, anak yatim janda-janda. Aduh, 59:45 Nabinya senang banget 59:47 itu. Nah, itu mulai kita hubungan cinta 59:49 sama Nabi. Hubungan cinta itu lewat nur, 59:51 lewat perasaan. Itulah perasaan cinta 59:54 tadi itu ada tali 59:56 nyambung. Nur Muhammad. Orang yang 59:59 mengikut Nur Muhammad kita namain 1:00:02 Muhammadi. Muhammadi Israi tadi lahi. 1:00:05 Nah, itu kalau Muhammadi itu berarti 1:00:08 kita ikut Nabi Muhammad. Huruf Nabi 1:00:10 Muhammad. 1:00:12 Muhammadiyah sama Muhammadiyah ikut 1:00:14 Nabi. Tapi kalau kita Muhammadiyah sama 1:00:16 aja. Cuma Muhammadiyah tambah dengan 1:00:18 cinta. Cinta pada Nabi. Allah yang 1:00:20 suruh. Allah yang suruh itu semua. Tapi 1:00:23 nampaknya waktu sudah cukup. 1:00:26 Mudah-mudahan bermanfaat buat kita 1:00:28 semua. Insyaallah. 1:00:30 Amin. Iwan akhwat yang dirahmati Allah 1:00:32 subhanahu wa taala. Taus sore bersama 1:00:35 guru kita Ustaz Zain Alhadi di 1:00:37 kesempatan kali ini membahas topik 1:00:40 mengenai melakukan kebaikan. Kami 1:00:42 mengundang Anda untuk bergabung. Silakan 1:00:44 sampaikan pertanyaan ataupun komentar 1:00:46 Anda ke nomor WhatsApp Rasil di 1:00:51 0811999720. Kami akan kembali di sesi 1:00:54 kedua. tetaplah bersama 1:00:57 [Tepuk tangan] 1:01:13 kami. sebuah kerja sama yang membuat 1:01:21 [Musik] 1:01:25 satu ketaatannya menjadi nomor 1:01:29 [Musik] 1:01:33 satu saling mengajak dan mengingatkan 1:01:36 satu jalan tuh 1:01:43 [Musik] 1:01:44 dan pembahasan bermacam-macam menjadi 1:01:50 satu bersama 1:01:53 rasio jadikan Islam yang 1:01:58 [Musik] 1:02:06 dengan cara 1:02:08 mempasikan mampu membuat ilmu yang 1:02:10 mengalir menjadi lebih bermanfaat. 1:02:24 [Musik] 1:04:05 [Tepuk tangan] 1:04:18 P Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 1:04:20 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 1:04:22 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 1:04:23 masih bersama kami dalam tausiah sore 1:04:26 edisi hari Kamis ini. Guru kita Ustaz 1:04:29 Zain Alhadi menyampaikan topik mengenai 1:04:31 melakukan kebaikan. Kami menyapa ikhwan 1:04:35 dan akhwat di mana pun saja Anda berada 1:04:37 dan juga pemirsa Rasil YouTube dan juga 1:04:41 pendengar yang mendengarkan melalui ee 1:04:44 streaming Radio Silaturahim ini. Kalau 1:04:47 dari komentar-komentar siaran ee Rasil 1:04:51 TV di YouTube, Pak Ustaz, ada yang salam 1:04:54 dari Brunei ini, Pak Ustaz ya. 1:04:55 Asalamualaikum dari Brunei. Ada 1:04:59 juga salam-salam dari 1:05:01 pendengar-pendengar lain yang selalu 1:05:02 menyimak. Pak Ustaz ada Ina Asri, ada 1:05:05 Tuti Nilawati, Retno SW, Fatimah, 1:05:08 Andrianti Asgani, Maryam Asgaf e yang 1:05:11 dari pendengar Brunei juga gitu 1:05:14 ya. Muhammad Ajid Tangsel selalu monitor 1:05:18 dan juga Muhammad Hasan. Kita akan ke 1:05:20 pertanyaan pertama Pak Ustaz ini dari 1:05:23 Iwanti. Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:27 wabarakatuh. Semoga Ustaz dan kru Rasil 1:05:30 selalu sehat walafiat, Pak Ustaz. 1:05:32 Bagaimana saya bersikap atas saudara 1:05:36 yang mengandalkan pemberian baik uang 1:05:39 maupun barang-barang. Padahal kalau 1:05:42 tidak diberi sebenarnya mereka itu mampu 1:05:45 dan berkehidupan cukup. Mohon 1:05:47 pencerahannya, Pak Ustaz. Terima kasih. 1:05:51 Bismillahirrahmanirrahim. Iya. dia mesti 1:05:54 menyadari ya H bahwa itu kalau pemberian 1:05:58 sedekah dan sebagainya itu orang yang 1:06:00 tidak 1:06:01 mampu. Kalau dia minta itu namanya minta 1:06:04 ya karena dia mampu kan ya kalau memang 1:06:07 ada lebih memang kasih kasihlah tapi 1:06:09 jangan banyak-banyak h karena banyak 1:06:11 orang lain yang lebih butuh karena dia 1:06:14 lebih 1:06:14 mampu. Ee kalau kita sedekah itu 1:06:18 sebenarnya perbuatan ihsan yang sangat 1:06:20 tinggi. tambah tambah orang tua tambah 1:06:23 susah tambah miskin tambah pahala kita 1:06:25 lebih tinggi lagi nilainya yang namanya 1:06:27 pahala itu kan kita enggak tahu apa 1:06:28 sebenarnya itu poin ya atau boleh juga 1:06:32 disebut itu kita punya punya poin bisa 1:06:35 ditransfer ke akhirat kayak bank itu loh 1:06:39 transfer amal kekayaan kita nanti di 1:06:41 akhirat tuh 1:06:42 banyak kalau itu juga bisa bayar denda 1:06:45 tuh bayar orang yang pernah kita enggak 1:06:47 sengaja merugikan dia bisa dibayar di 1:06:50 sana kalau kita punya amal banyak 1:06:51 amanlah. Jadi sedekah ada 1:06:53 tempat-tempatnya. Kalau saudara itu dia 1:06:55 minta ya kasihlah kalau mau kasih. Lihat 1:06:58 keadaan supaya jangan putus hubungan 1:07:00 boleh kasih tapi tidak banyak ya. Dia 1:07:02 bilang cukup kecuali dia enggak cukup 1:07:03 wajib. H sebelum sedekah wajib pada 1:07:06 famili dulu bukan sedekah ada famili 1:07:08 kalau sepupu ya boleh ee sedekah saudara 1:07:13 dimasukin sedekah bisa. Sedekah itu kan 1:07:15 bukan kita kenal yang zakat itu saja. 1:07:17 Banyak sedekah lain itu. Infak-infak itu 1:07:19 banyak. 1:07:21 Tapi itu semua kerelaan saja Allah akan 1:07:24 ganti. Dan itu satu yang sangat indah. 1:07:27 Bisa nolak bala. Sedekah itu membantu 1:07:29 orang bisa nolak bala bisa banyak berkah 1:07:33 bisa buat nazar ya anak sakit atau 1:07:36 problem apa, problem apa. Coba belajar 1:07:38 nazar. Kalau punya rezeki uang ya 1:07:41 nazarnya sedekah boleh. Kalau tidak 1:07:44 punya uangnya pas-pasan, nazar puasa, 1:07:46 nazar mau baca Quran. Dasar membaca 1:07:49 Yasin apa saja perbuatan baik boleh. 1:07:51 Saya nazar mau nyapu jalan dan mau nyapu 1:07:53 kubur semua itu nazar yang baik boleh. 1:07:55 Jadi banyak cara itu indah sekali itu. 1:07:59 Itu di Quran ada itu cerita di surat 1:08:02 Al-Insan tentang Nabi Ali Sayidina Ali 1:08:05 ee istrinya Fatimah dan Hasan Husein 1:08:07 sakit. Hasan Husein sakit mereka 1:08:09 dianjurkan oleh sahabatnya coba 1:08:11 bernazar. Dia nazar 3 hari puasa. 1:08:15 Puasa pada hari pertama mau buka puasa 1:08:17 ada orang minta makan. Hari kedua juga 1:08:19 hari ketiga ada semua ada di Quran di 1:08:21 surat Al-Insan ayat 87 1:08:24 lah. 3 hari 3 malam enggak makan dia 1:08:27 kasih orang dia mesti makan juga enggak 1:08:30 apa-apa. Memang sudah nazar nazar itu 1:08:32 bagus. Alhamdulillah sembuh dia nazar 1:08:35 terus. Karena dia nazar biasanya tuh 1:08:38 diterima Allah. Dia nazar disembuhkan 1:08:40 anaknya. Jadi penyembuhan itu dari Allah 1:08:42 bukan dari orang. kita sakit apa kita 1:08:45 rasanya kayak kita yang menyembuhkan 1:08:47 atau orang enggak enggak enggak enggak 1:08:49 benar khusus saya buktikannya gimana ya 1:08:52 gini deh saya cerita tahun berapa itu 1:08:55 masih zaman aid aid saya ada pengajian 1:08:58 sore itu banyak ibu-ibu banyak ada orang 1:09:01 datang bawa surat dari dokter anaknya 1:09:03 kena aid benar enggak enggak pernah ada 1:09:07 ya habis 6 bulan dia balik lagi pak 1:09:09 surat dokter sudah 1:09:11 sembuh nah beritanya nyebar padahal 1:09:13 sudah datang ke saya semua pada buat dua 1:09:15 orang ya enggak 1:09:17 bisa benar-benar enggak bisa marah 1:09:20 itu kenapa ya itu kan saya bacanya 1:09:22 ramai-ramai he banyak orang mungkin 1:09:25 salah satunya yang hadir itu disayang 1:09:27 Allah doanya dikabulkan he itu yang 1:09:30 terjadi itu mesti yakin pada Allah 1:09:31 memang begitu enggak kelihatan ada sebab 1:09:34 aja itu 1:09:36 banyak yang enggak bisa marah tuh sampai 1:09:38 sekarang ada berapa orang emang enggak 1:09:40 bisa mau diapain enggak ada cara 1:09:42 rasionalnya ajalah itu berdoa 1:09:44 ramai-ramai. Jadi Allah enggak kasih 1:09:47 tahu siapa doa, siapa yang benar juga 1:09:50 kalau ketahuan saya gitu mungkin pada 1:09:52 datang minta nomor buntut segala 1:09:54 macam. Ini kan itu sudah diurus Allah 1:09:57 supaya 1:09:57 rapi yang berkuasa tuh 1:10:00 Allah. Cuma sebab dijalanin ke dokter ke 1:10:04 mana kan buktinya si siapapun yang bisa 1:10:07 doa itu mungkin dia juga sakit, dokter 1:10:08 juga sakit tapi wajib wajib berobat. 1:10:13 jalankan sebab gitu kan buktinya juga 1:10:17 sembuh kan sebab sebabnya ee 1:10:19 obat-obatnya mengandung obat itu 1:10:21 dipelajari kan. Nah, naruh obat di 1:10:23 pohon-pohonan semua ada. Di mana pohon 1:10:25 tuh daun apap pun ada obatnya. Kalau 1:10:27 kita bisa riset 1:10:29 temu di kita ni kekurangan riset. 1:10:33 Benar-benar kekurangan itu biaya untuk 1:10:35 riset apa saja obat-obatan tuh kalau 1:10:38 untungnya besar enggak impor 1:10:42 terus. Berarti biaya riset itu masih 1:10:45 banyak. Kampus-kampus tuh kasih dana 1:10:47 untuk riset. Mahasiswa tuh rajin 1:10:49 riset-riset itu ya. Saya orang enggak 1:10:51 ngerti si bukan bidang saya cuma 1:10:53 mengharapkan seperti itu baru kita bisa 1:10:55 maju tanpa ilmu enggak bisa maju bukan 1:10:57 pidato, bukan partai-partai bikin maju 1:11:00 mudah-mudahan tapi yang bikin maju itu 1:11:02 ilmu. I ilmu. Anggota DPRnya berilmu 1:11:06 semua bertiu sudah punya cepat punya 1:11:09 konsep bagaimana mengatasi banjir 1:11:10 bagaimana masih kepadatan penduduk semua 1:11:12 bisa didiskusikan dari sekarang. Bukan 1:11:15 duduk DPR baru mau 1:11:16 belajar. H 1:11:19 di partai-partai itu mesti bisa 1:11:21 mengkader seperti itu. He. Kerja sama 1:11:24 dengan 1:11:25 kampus-kampus. Ya, insyaallah. 1:11:28 Baik, selanjutnya Pak Ustaz kita ke 1:11:29 pertanyaan dari Bunda Asri di 1:11:31 Pekalongan. Asalamualaikum 1:11:32 warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Ustaz 1:11:35 terus sehat dan supaya bisa selalu 1:11:37 berbagi ilmu. Ustaz ingin bertanya 1:11:40 tentang pepatah buah jatuh. tak ee buah 1:11:43 jatuh tak jauh dari pohonnya. Iya. 1:11:46 Maksudnya adalah tentang anak dan orang 1:11:48 tua. Iya. Tapi ada Pak Ustaz yang 1:11:50 pohonnya itu baik ternyata buahnya 1:11:53 kurang baik. I maksudnya dari keturunan 1:11:56 yang baik ada juga yang kurang baik. 1:11:58 Betul. Padahal mereka sudah diusahakan 1:12:00 pendidikannya juga sudah baik. Contoh 1:12:03 kalau di nabi itu ada Nabi Nuh, Pak 1:12:05 Ustaz yang seorang nabi tapi anaknya 1:12:07 tidak mengikutinya. Bagaimana ya, Pak 1:12:09 Ustaz? Pada dasarnya semua terlahir anak 1:12:12 itu kan pada dasarnya semua terlahir 1:12:14 suci. Bagaimana menurut Pak Ustaz 1:12:16 pencerahannya? Terima kasih. Suci. Ya. 1:12:21 Bismillahirrahmanirrahim. 1:12:24 Bismillahirrahmanirrahim. Iya. Allah 1:12:26 melahirkan bayi semua 1:12:28 suci. Nanti dia seperti kertas putih. 1:12:32 Yang bisa bikin dia nanti berubah itu 1:12:35 pengaruh lingkungan. 1:12:37 Pengaruh lingkungan, pengaruh 1:12:39 orang-orang di sekitar, orang tuanya dan 1:12:44 sebagainya. Tadi awalnya apa tadi? Oh, 1:12:46 iya. Pohon dibuah tak jauh dari pohonnya 1:12:50 itu betul. Tapi tapi di samping itu ada 1:12:54 doa. He. Jadi doa bisa gak merubah ee 1:12:58 merubah buah itu tidak jatuh jauh. 1:13:02 Bisa juga buahnya jatuh jauh kena angin. 1:13:04 He 1:13:06 angin besar misalnya dan sebagainya dan 1:13:09 sebagainya bisa terjadi itu. Jadi 1:13:11 perubahan itu tiap saat waktu ada di 1:13:13 mana 1:13:14 perubahan. Jadi 1:13:16 umumnya umumnya ya orang tuanya saleh 1:13:19 dan baik, anaknya baik umum nih. Tapi 1:13:22 yang tidak umum persentasenya dikit gak 1:13:25 banyak. Yang tadi ada orang tuanya 1:13:27 macam-macam tapi anaknya saleh ada juga. 1:13:32 Ada yang pengertian ibadahnya sedikit, 1:13:34 anaknya saleh. Ada banyak. Sebaliknya 1:13:38 orang tuanya alim, punya ilmu, ngajar, 1:13:41 anaknya nakal. Ya, karena dia tidak bisa 1:13:43 24 jam bersama ayahnya atau ibunya. Atau 1:13:46 bisa juga salah satu pihak pemahaman 1:13:49 agamanya kurang. Ilmu ilmunya berkurang, 1:13:52 bukan agama, semua ilmulah. Ilmu 1:13:54 mendidik, ilmu segala macam. Ada di 1:13:56 Quran, di hadis, tapi dia paham semua. 1:13:59 Ada juga waktu dikandung, pengaruh waktu 1:14:01 dikandung ada juga. Jadi banyak masalah 1:14:04 itu kan. Makanya itu kan disuruh mencari 1:14:08 ladang yang 1:14:11 subur. Ladang yang subur untuk menanam 1:14:13 pohon untuk menanam 1:14:15 anak itu juga artinya baik. 1:14:19 Maksudnya lahan yang 1:14:21 baik. Banyak ansur itu. Nah, ditambah 1:14:24 lagi yang paling kuat nanti doa. Doa 1:14:27 ibu. 1:14:28 Doa ibu itu yang enggak boleh lepas. 1:14:29 Biar anaknya saleh, doanya ada lagi 1:14:31 supaya tidak berhenti 1:14:33 salehnya. 1:14:35 Allahumit seminggu lalu sudah itu. 1:14:37 Alamit qolba anakku siapa? Aladinik. Ya 1:14:40 Allah ikat hati anakku dalam 1:14:43 agamamu supaya enggak berubah. Biar 1:14:45 dikat terus. Itu doa ibu kabul. Itu doa 1:14:48 ayah dan ibu. Masyaallah. Nah, inilah 1:14:50 memang yang sekarang ni harus yang kita 1:14:51 hadapi nih. Ini harus masalah 1:14:53 pendidikan. Sebab bangsa masa depan ya 1:14:55 putra-putri sekarang yang ada di SMP, 1:14:58 SMA dan seterusnya itu perhatian ke sana 1:15:00 harus lebih 1:15:02 banyak. Majunya semua negara itu 1:15:06 ilmu berpendidikan, riset ilmunya riset 1:15:09 semua dia sendiri. 1:15:11 Coba mau bikin apa? Mau bikin penisin 1:15:14 yang canggih yang lebih kuat kadal sama 1:15:17 tokek itu memang benar itu boleh dicoba 1:15:21 itu diselidikin semua terus bisa punya 1:15:23 farmasi banyak dokter bisa cukup dalam 1:15:27 negeri. Ya kalau ada di dalam negeri 1:15:30 utamakan dalam negeri dong supaya 1:15:31 maju mulai diharamkan. Kalau di negeri 1:15:34 kita sudah ada, sudah cukup enggak perlu 1:15:36 ada dari luar. 1:15:38 Belum waktunya kita. Belum waktunya. 1:15:40 Kenapa? Bukan kita apart, bukan. Belum 1:15:44 waktunya. Di sini masih banyak orang 1:15:46 nganggur. Di di Eropa itu yang sudah 1:15:49 maju dia bisa bikin apa aja lewat mesin. 1:15:52 Kalau ada 25 mesin mungkin ada du mesin 1:15:55 tidak tidak diizinkan. Tetap pakai 1:15:56 tenaga 1:15:57 manusia. Tanya kenapa ini kan yang lain 1:16:00 bisa. Kenapa yang ini tiga pasih tangan 1:16:03 manusia? Masih banyak yang 1:16:05 nganggur. Kalau ada masih banyak yang 1:16:07 nganggur enggak dibesinkan. Itu kan arti 1:16:11 bisa menampung tenaga kerja yang 1:16:13 diperhatikan itu kekurangan tenaga kerja 1:16:16 ee arti itu kurang pekerjaan banyak 1:16:18 orang nganggur kriminal bakal banyak. 1:16:21 Jadi itu dulu yang mesti kita perhatiin. 1:16:23 Tapi semua ilmu ilmu dan di agama Islam 1:16:27 sudah mencari ilmu tuh wajib. Wajib 1:16:30 wajib. Tapi ilmu yang dimaksud bukan 1:16:32 ilmu ngfalin. Misal Pak A jadi dosen, 1:16:35 dia pelajaran semua dia telah kuasai. 1:16:38 Terus dia sudah dewasa terus dari apa 1:16:40 dia jadi dosen lagi. Nanti dia jadi anak 1:16:43 yang muridnya ini mahasiswanya nanti 1:16:45 jadi dosen lagi. Terus begitu jadi cuma 1:16:47 mengamanatkan ilmuwariskan ilmu dari 1:16:49 generasi ke generasi tapi ilmunya ya 1:16:51 semua buat dihafalin gitu buat ujian 1:16:53 enggak jadi buah apa-apa. Jadi yang 1:16:56 harus dibuat ilmu untuk bisa membikin 1:16:58 ilmu. Belajar untuk untuk bisa membikin 1:17:01 ilmu. Bukan belajar untuk ilmu. Ilmunya 1:17:03 begitu 1:17:04 terus. Jadi kuliah-kuliah saya waktu 1:17:07 jadi dosen juga gitu. Ini saya ajarin 1:17:10 perbandingan ini agama eh perbandingan 1:17:12 hukum. Nanti kalian jadi dosen lagi 1:17:14 sampaikan lagi kepada mahasiswa itu. 1:17:16 Nanti dia jadi dosen terus 1:17:18 begitu mana 1:17:22 hasilnya seperti itu yang di teknik 1:17:25 mungkin bisa langsung membuat satu 1:17:27 hasil. Nah, kalau yang kita ini ya pasti 1:17:29 kita berusaha hukum itu 1:17:33 ditegakkan jadi pengacara jadi apa punya 1:17:38 akhlak. Itu saya sampaikan beberapa 1:17:40 minggu lalu itu. Iya. Kalau semua 1:17:42 berakhlak ini sudah aman negeri ini maju 1:17:45 cepat. 1:17:47 Ilmu. Ilmu dan akhlak itu saja. Ilmu 1:17:51 akhlak berakhlak semua. Bayangkan 1:17:54 Mahkamah Konstitusi, semua mahkamah itu 1:17:56 berakhlak. Enggak ada keributan. 1:18:00 Berakhlak 1:18:04 semua. Bagaimana caranya? Ini Menteri 1:18:07 Agama. Bismillahirrahmanirrahim. 1:18:10 Agama itu mudah-mudahan bisa 1:18:14 mau menanamkan akhlak di sekolah-sekolah 1:18:20 agama kan. Ini sudah ilmu pengetahuan 1:18:23 terus di di didorong biayanya ditambahin 1:18:27 buat buat apa itu 1:18:29 adakan apa tadi 1:18:32 itu bikin ilmu. Heeh. itu yang penting 1:18:35 bukan ngfalin ilmu habis-habisan 1:18:37 mengamalkan 1:18:39 diamalkan termasuk bikin ilmu baru ilmu 1:18:42 baru insyaallah mengembangkan riset 1:18:44 mudah-mudahan Paksyaallah Baik kita ke 1:18:47 pertanyaan terakhir ini, Pak Ustaz ya 1:18:49 dari Pak Ahmad di Depok. Asalamualaikum 1:18:52 warahmatullahi wabarakatuh. Terima 1:18:54 kasih, Pak Ustaz atas nasehatnya. 1:18:57 Bagaimana Pak Ustaz menyikapi orang yang 1:19:00 melakukan kebaikan tapi ada pamrih dan 1:19:03 ada tujuannya? 1:19:05 Contohnya di tahun politik ini Pak Ustaz 1:19:07 melakukan kegiatan sosial bagi-bagi 1:19:09 sembakau tapi berharap untuk dipilih 1:19:12 supaya dia duduk di kursi kehormatan. 1:19:15 Ini bukan masalah sepele, Pak Ustaz 1:19:17 karena sepertinya ini menjadi budaya dan 1:19:20 jadi kurang baik juga. Bagaimana, Pak 1:19:22 Ustaz? 1:19:24 Bismillahirrahmanirrahim. Ya, itu tidak 1:19:26 baik. Itu termasuk rasuah. 1:19:30 Jadi walaupun sudah membudaya ya tetap 1:19:33 kita harus orang-orang enggak mampu mau 1:19:36 enggak mau tergiur ya dia butuh ya untuk 1:19:38 orang yang tidak mampu 1:19:41 ya anggap aja dikasih ya halallah 1:19:43 diambil ya tapi kalau milih itu Allah 1:19:47 yang 1:19:48 lihat Allah lihat semua Allah 1:19:53 tahu nah itu harus 1:19:55 diingat basir Allah tahu Allah lihat 1:19:59 nusuknya enggak berapa semenit pinggir 1:20:02 enggak ada apa-apanya. Tapi 1:20:05 dampak dampak kita pilih seorang kalau 1:20:09 orang itu korupsi h kita punya 1:20:12 andil atau di berbuat apapun kita punya 1:20:15 andil dampaknya tetap hukum berdasarkan 1:20:17 surat 1:20:19 Yasin aku menciptakan manusia kuidupkan 1:20:21 dan kumatikan kucatat semua perbuatannya 1:20:25 dan efek dari perbuatan itu. 1:20:29 Orang beri izin judi kasih tanda tangan 1:20:33 salat itu dosanya bukan waktu tanda 1:20:35 tangan saja. Selama judi itu berjalan 1:20:38 banyak orang jadi miskin, jadi 1:20:39 bunuh-bunuhan, berantem dan sebagainya 1:20:41 bercerai semua kehancuran semua dari 1:20:44 juda. Itu dia ikut dapat komisi, komisi 1:20:48 dosanya. Jadi dampak yang dicatat oleh 1:20:51 itu perbuatan dan dampak. Hm. Sebaliknya 1:20:54 orang yang ditentu kampung enggak punya 1:20:56 air bersih dari 1:20:59 gotayain sumur bor, bikin bor. Akhirnya 1:21:02 buat orang sekampung itu tiap hari dia 1:21:05 dapat pahala, dia sudah mati pahalanya 1:21:07 terus ngalir ke dia. He. Jadi itu jadi 1:21:10 yang dicatat bukan sekedar amal, amal 1:21:12 dan efek dampak. Dampak ah itu jangan 1:21:16 kita berlakukan. Hati-hati muslimin 1:21:18 semua bersedekah boleh dampak. 1:21:22 Saya pernah di satu desa kampung. Heeh. 1:21:24 Ustaz, saya mau nyumbang anak yatim nih. 1:21:27 Ke mana, Ustaz? He di kota sudah ada 1:21:29 banyak. Saya bilang begini, Pak. Tadi 1:21:31 saya salat situ, saya ambil wudu di 1:21:33 masjid situ. Akhirnya kotor. Heeh. Dari 1:21:36 got enggak punya 1:21:38 sumur bah. Ya, tahu kan saya situ. Jadi, 1:21:41 karena uangnya bikin mur sumur pompa 1:21:44 buat masjid itu pahalanya 1:21:46 terus ya. Iya. 1:21:50 Balik lagi berapa bulan kemudian sudah 1:21:52 ada. Alhamdulillah. He insyaallah lah. 1:21:54 Dia suka itu bikin pisang-pisang dari 1:21:57 Lampung tuh di tanah di dikuningin 1:22:00 matangin. Hm. Cuma rezekinya cukuplah. 1:22:02 Ya sudah bikin sumur sana depan rumahnya 1:22:05 enggak jauh. Iya. 1:22:08 Itu banyak kayak gitu. Jadi kok ini 1:22:10 memahami agama secara rasional. Kurangin 1:22:14 keterikatan dengan mazhab. Cari yang 1:22:16 rasional. Kalau terikat dengan mazhab 1:22:18 akhirnya kadang-kadang sudah pendapat 1:22:20 mazhab kan berlaku 100% pada zamannya 1:22:22 itu benar. Tapi kan pada saat sekarang 1:22:24 sudah banyak yang sudah berubah kan. 1:22:27 Kalau hukum wasilah berubah yang enggak 1:22:29 boleh berubah hukum 1:22:31 tujuanah itu seperti pompa apa ini itu 1:22:34 cuma dilihat boleh bermazhab memang 1:22:36 boleh tapi tidak 1:22:38 mengikat. Kalau sudah mentok ya cari 1:22:41 mazhab yang lain. Dari Syafi'i ke Maliki 1:22:42 boleh, dari Maluki ke Abu Hanifah boleh. 1:22:45 H enggak ada masalah. Imam-imamnya juga 1:22:47 begitu kok. Yang tidak boleh di berubah 1:22:50 itu Quran dan hadis sahih. Insyaallah. 1:22:53 Insyaallah. 1:22:54 Baik. Itu menjadi pertanyaan terakhir, 1:22:57 Pak Ustaz yang bisa kita jawab dan ini 1:22:59 banyak atensi dari pendengar. Terima 1:23:01 kasih, Pak Ustaz atas tausiahnya. 1:23:04 Sebagai penutup, Pak Ustaz, dari sesi 1:23:06 terakhir kita. Apa dari Pak Ustaz? Ya, 1:23:08 ini sudah zaman nampaknya berdasarkan 1:23:12 data-data yang ditulis di kitab-kitab 1:23:15 itu sudah akan 1:23:18 berakhir. Ya, itu manusia kan sudah 1:23:20 bikin senjata-senjata untuk 1:23:22 kiamat. Nuklir-nuklir kan tambah 1:23:24 canggih, tambah canggih, tambah canggih. 1:23:26 Akhirnya apa ya? Meledaklah dunia ini. 1:23:28 Tapi bukan dari situ. Memang ada 1:23:30 sebelumnya ada juga datang macam-macam 1:23:32 ini kelihatan tuh sudah banyak terjadi 1:23:35 hal-hal yang aneh sudah jadi dia bikin 1:23:38 dunia begini bagi kita tidak ada lain. 1:23:41 Tobatlah 1:23:42 semua. Tobat di rumah masing-masing. 1:23:46 Selamatkan anggota rumah tangga dengan 1:23:48 cara apapun. Selamatkan rumah tangga 1:23:50 dulu. Nabi juga pertama dakwah 3 tahun 1:23:53 hanya disuruh dakwah di kalangan 1:23:56 keluarganya. Banzir asiratakal akrabin 1:23:59 selama 3 tahun 1:24:02 itu di kan kebetulan di 1:24:05 digo 3 tahun mereka terkurung di bani sy 1:24:09 bani sy bani 1:24:12 hasyim tertutup tiap margu kunci kayak 1:24:15 Gazah sekarang nih seperti itu waktu 1:24:17 Nabi dulu 3 tahun itu oleh Abu 1:24:22 Sufyan 1:24:25 anehnya pamannya nya itu Abu 1:24:28 Thalib. Pertama dia beriman sebelum Nabi 1:24:31 jadi rasul. Waktu rahib pendeta itu 1:24:34 ngasih tahu ponakanmu kan jadi nabi. 1:24:37 Sudah tu minggu lalu ya. Satu lagi 1:24:40 embargo itu antara kaum jahiliyah itu 1:24:42 pada tanda tangan perjanjian mengembargo 1:24:45 Nabi dan keluarganya ditaruh di dalam 1:24:47 Ka'bah. Abu Thalib Nabi menyatakan 1:24:50 kepada pamannya itu itu sudah di sudah 1:24:52 dimakan rayap itu perjanjian di dalam 1:24:54 Ka'bah. Dia dengar itu dia sampaikan ke 1:24:57 orang-orang jahiliah tuh, "Tu perjanjian 1:24:59 kamu gantung dalam Ka'bah itu dimakan 1:25:00 rayap kata 1:25:02 keponakanku." Mereka lihat di dalam 1:25:03 benar. Berarti kan Abu Thalib 1:25:06 sudah meyakini ponaannya itu rasa. 1:25:10 Jadi dalam maulid ini janganlah 1:25:12 menyebut-nyebut ee siapa kafir, siapa 1:25:15 kafir. Sebelum Nabi membawa agama 1:25:18 risalah Islam itu mereka belum belum 1:25:21 kafir. Emang sudah begitu ngikutin agama 1:25:24 Ibrahim tapi sudah berubah-rubah. Jadi 1:25:27 janganlah disebut-sebut ayah siapapun. 1:25:29 Apa ayahnya Abuah Abu Bakar Abu Quab 1:25:33 juga orang 1:25:35 saleh. Masa mau 1:25:37 dikafirin dikasih apa itu buat 1:25:40 kepentingan 1:25:41 dakwah. Jadi berhentilah saya mulut 1:25:44 cerita yang lain yang menyenangkan 1:25:47 anak-anak sebagaimana nabi jadi 1:25:50 rasul. Riwayat yang dibaca itu bahasa 1:25:52 Arab kadang-kadang orang gak ngerti. 1:25:54 Alhamdulillah saya sudah tulis tuh 1:25:55 maulud bahasa Indonesia. 1:25:57 Jadi cerita itu akhlak Nabi dan 1:25:59 sebagainya itu pakai bahasa Indonesia. 1:26:01 Nanti ada bahasa Arabnya tiga baca 1:26:03 jugalah supaya enggak ribut bada barokah 1:26:05 gitu. Sudah sudah 1:26:08 jadi riwayat Nabi dari lahir terus 1:26:11 sampai Aminah ibunya enggak pernah 1:26:13 disebut banyak enggak kenal bagaimana 1:26:15 kebaikannya, 1:26:17 ketulusannya. Ayahnya namanya siapa? 1:26:20 Abdullah. Bukan Abdul Laza. Abdul Izza. 1:26:24 Kadang-kadang ada yang namanya Abul 1:26:25 Lata. Nama patung dia 1:26:27 Abdullah. Artinya apa? Abdullah hamba 1:26:30 Allah. Allah yang mana? Yang kita sembah 1:26:33 kan sama kan ya kan? Itu ayahnya ngasih 1:26:35 nama Abdul Muthalib sudah kenal Allah 1:26:39 kan. Nah itulah. Tapi dia ke mana pun 1:26:41 dia dimaafin semua yang lain juga belum 1:26:43 ada 1:26:44 dakwah. Orang Irian yang dari zaman dulu 1:26:47 juga belum ada dakwah. Gimana ya? Enggak 1:26:49 disiksa di Quran. 1:26:53 Kami tidak akan menyiksa satu kaum 1:26:56 sampai datang rasul. Ada undang-undang 1:26:58 baru ada peraturan. Jadi sama dunia juga 1:27:02 ini hukum-hukum kita undang-undang tidak 1:27:05 berlaku surut. Islam juga tidak berlaku 1:27:07 surut. Berlaku buat ke depan. 1:27:10 Jadi undang-undang yang dibikinnya 1:27:12 sekarang terus besok dipraktik ya enggak 1:27:14 bisa atau kemarin enggak dipakai mundur 1:27:17 kesalahannya sudah lalu ini undangannya 1:27:19 bikin hari ini kesalahannya seminggu 1:27:21 lalu enggak 1:27:23 bisa yang belum ada undang-undang belum 1:27:25 ada salah belum ada peraturan belum ada 1:27:27 pelanggaran nah ini jadi seperti itu. 1:27:30 Banyak KUP Islam hampir sama dengan 1:27:33 manusia bikin hampir sama tidak berlaku 1:27:35 surut tidak ada sanksi hukum tanpa 1:27:37 pengadilan harus ada proses k enggak ada 1:27:40 hadis ada Nabi sering ngadilin kok nabi 1:27:44 sering ngadilin jadi hakim nah itu yang 1:27:47 jadi ahli pembela khalif Pak Umar itu 1:27:50 jadi jaksa dia tegas dia hukum harus 1:27:53 tegak gitu terimang itu nabi nanti pilih 1:27:57 ini akhirnya banyak 1:27:59 dimaafkan hukum hukum Islam itu seram, 1:28:01 menakutkan. Tapi kalau di pengadilannya 1:28:03 rahmat, rahmat kali orang enggak 1:28:05 ngerti. Sanksi hukum itu juga harus 1:28:08 lebih peraturan lebih dulu baru ada 1:28:11 sanksi. Banyak ini hukum cara hukum ee 1:28:14 hukum acara pidana Islam belum luas, 1:28:19 belum masih banyak yang mau caranya 1:28:21 sendiri. di di daerah timur dulu ustaz 1:28:24 itu menghukum ee muridnya berzina atau 1:28:27 apa itu 1:28:28 dilemparin ya enggak begitu pengadilan 1:28:31 dulu di Nabi sering datang orang yang 1:28:34 sudah hamil lahirkan 1:28:36 anakmu. Ada kakek-kakek berzina di lidi 1:28:40 kurma di lidi kurma jadi 100 batang 1:28:43 diikat kayak sapu dipukul sekali dah 1:28:45 akek-akek mau diikum 100 matilah dia. 1:28:48 Nah, itu ada hukum acara. Nabi pernah 1:28:51 perlakukan 1:28:53 itu. Jadi, tolonglah di yang Islam-Isam 1:28:56 ini ada pelajari Islam tuh yang benar. 1:28:59 Enggak adil kalau orang di di 1:29:01 peraturannya belum ada sudah dihukum 1:29:04 gimana? Dan ada di Quran lan nuziba kami 1:29:06 tidak menghukum sampai ada undang-undang 1:29:09 dulu. Nah, insyaallah kita semua paham. 1:29:11 Indah sekali hukum Islam. Kita beragama 1:29:13 Islam harus yakin Allah ada. Yakin hukum 1:29:15 Allah itu adil. H. Nah, untuk yakin 1:29:18 hukum Allah itu adil mesti pakai 1:29:20 ilmu. Insyaallah saya bahas masalah 1:29:22 hukum. Insyaallah, Ustaz. Berapa minggu 1:29:25 lalu berbandingan falsafah hukum H ya 1:29:29 antara hukum saya dan bukan kita lihat 1:29:30 nanti itu indahnya ya. Kita yakin 1:29:33 beriman. Kalau iman kepada segala macam 1:29:35 tapi enggak percaya bahwa hukum Islam 1:29:37 itu adil dan benar. Ah enggak sempurna 1:29:39 agama Islamnya. Saya enggak berani 1:29:41 ngomong kafir. Enggak sempurna. H harus 1:29:44 yakin seluruh ajaran Islam bisa 1:29:47 dirasionalkan kecuali ibadah. Ibadah 1:29:50 ibadah itu supra rasio. Insyaallah Allah 1:29:53 beri hidayah kepada kita pada dapat 1:29:56 membimbing anak-anak kita ke jalan Islam 1:29:58 yang benar dan semua ibu bapak nanti 1:30:01 kumpul sekeluarga dengan garis ke atas 1:30:03 garis ke bawah garis atas bapak kakek 1:30:05 garis ke bawah anak cucu kumpul di 1:30:07 tempat yang menyenangkan, abadi 1:30:09 selamanya. Amin ya rabbal alamin. 1:30:11 Asalamualaikum warahmatullahi 1:30:13 wabarakatuh. Amin. Demikianlah ikhwan 1:30:15 akhwat pendengar radio silaturahim 1:30:18 tausiah sore kita edisi hari ini bersama 1:30:20 Ustaz Zain Alhadi. Semoga apa yang 1:30:22 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 1:30:24 semua. Terima kasih atas kebersamaan 1:30:26 Anda. Kami undur diri. Mohon maaf atas 1:30:29 segala kesalahan kata. Billahi taufik 1:30:31 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:30:32 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:30:35 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:30:36 Asalamualaikum warahmatullahi 1:30:38 wabarakatuh.