Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat
- rahimakumullah.
- Alhamdulillah atas karunia Allah
- kita dapat bersama-sama di acara Ruang
- Kesehatan Radio Silaturahim yang hadir
- setiap Kamis. Yang mudah-mudahan akan
- membuat kita semakin
- memahami bagaimana hidup dengan lebih
- sehat dan juga bagaimana kalau
- seandainya ini dan itu menjadi bagian
- dari eh hambatan langkah kita dalam
- bidang kesehatan. Tidak lupa salam
- selawat kita lantunkan kepada junjungan
- kita, kekasih kita, Muhammad Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam, yang
- mudah-mudahan kelak kita dipertemukan di
- saat-saat yang sangat kita rindukan di
- yaumil akhir.
- Ikhwan akhwat,
- hari ini kita kedatangan dokter yang
- mudah-mudahan ke depan akan
- sering-sering muncul juga karena beliau
- baru pertama kali muncul
- dan
- dokter yang siang ini ada di antara kita
- adalah dokter Adil Amarissyah,
- spesialis bedak bedah vaskular dan
- endovaskular, ya, Dok, ya.
- Betul, Mbak Nung.
- Saya akan sapa beliau. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Sehat,
- Amin dan pemirsa
- ya.
- Amin.
- Alhamdulillah sehat, he em.
- Baik,
- kayaknya perlu banget bagi kami-kami ini
- terkait dengan
- kok ada sih bedah vaskular dan
- endovaskular itu seperti apa dan masalah
- yang akan menjadi topik bahasan kita
- hari ini terkait dengan
- masalah varises, ya, Dok, ya.
- Betul.
- Kemudian
- eh terkait juga dengan estetika dan
- penyakit gitu.
- Ya.
- Betul.
- Ya.
- Karena hubungannya erat sekali karena
- He em.
- Jadi, ikhwan akhwat,
- kita akan buka sekat pemahaman baru
- terkait dengan masalah varises,
- estetika, dan juga eh penyakit yang
- terkait dengan ini semua yang bisa jadi
- selama ini kita baru tahu sekitar sekian
- persen saja.
- Bersama dokter Adil, kita akan simak
- dengan telinga jiwa kita bagaimana
- masalah varises ini terkait dengan
- estetika atau penyakit? Dok, silakan,
- Dok.
- Terima kasih, Mbak Nuning.
- Assalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih atas
- kesempatannya.
- Ya.
- Eh, untuk masalah varises ya, kan sudah
- banyak orang dengar varises, varises ya.
- Kayaknya
- dari per sekian
- juta penduduk Indonesia juga menderita
- varises ya. Jadi, kurang lebih mungkin
- bisa 50% populasi
- tidak ketahuan bahkan ya, sudah
- menderita
- eh, varises dan juga sudah ada yang eh,
- tahap yang sudah parah. Kasus
- sehari-harinya cukup banyak, Mbak
- Nuning.
- Eh, mungkin saya eh,
- coba tanya Mbak Nuning dulu nih.
- Oke.
- Eh, dalam pengertian awam ya, saya mau
- tahu nih, eh, sebagai awam varises itu
- apa sih, Mbak Nuning?
- Sesuatu terkait dengan em, apa ya? Kalau
- ada
- urat-urat yang kelihatan dari luar,
- kemudian
- kemudian juga eh,
- ya, pokoknya gitu deh.
- Uratkah, ototkah atau apa, tapi kayaknya
- kalau itu muncul di tempat-tempat yang
- tidak kita eh,
- setujui karena mengganggu mengganggu
- penampilan, kayaknya perlu dokter, perlu
- penjelasan lagi nih, kenapa kok bisa
- muncul, Pak?
- Baik.
- Ya.
- Ya, jadi eh, kurang lebih seperti itu
- ya, yang dokter yang Mbak Nuning
- utarakan tadi ya. Jadi,
- He em.
- Jadi, varises ini adalah sebenarnya eh,
- masalah
- eh, pembengkakan ya, pembuluh darah vena
- ya.
- Vena itu pembuluh darah balik yang balik
- ke arah jantung. Seperti yang di gambar
- belakang ini ya, ini vena ya.
- He em.
- Yang saya eh, tunjukkan ini ya, sebelah
- yang sini ya, ini pembuluh darah balik
- ke jantung. Jadi,
- kita harus tahu sistem eh, perpipaan
- dulu nih ya, pipa pembuluh darah ya.
- Pipa pembuluh darah itu. Jadi,
- eh, pembuluh darah itu ada dua sistem
- pembuluh darah di tubuh kita.
- Yang pertama itu arteri, ya, yang
- dipompa dari jantung ke seluruh tubuh,
- ya, yang berdenyut, ya, teraba berdenyut
- di seluruh tubuh untuk memberi nutrisi
- organ-organ dan
- semua, eh, yang ada di tubuh kita. Itu
- arteri.
- Nah,
- waste-nya, sampahnya, darah kotornya
- balik melalui, balik
- balik melalui vena.
- Ehm.
- Jadi, ya, dibuang melalui vena, balik
- lagi ke jantung untuk di saring dan
- dibersihkan dalam paru-paru, ya.
- Seperti itu, jadi
- jadi, vena itu adalah pembuluh darah
- balik, ya. Eh, kalau dari kaki dia ke
- atas, ya, punya, dari otak dia ke arah
- jantung. Jadi, dia pembuluh darah balik
- dan dia tidak berdenyut.
- Nah, masalah varises inilah yang
- terjadi di pembuluh darah balik vena.
- Jadi, varises itu adalah pembengkakan
- pembuluh darah vena oleh karena
- tidak tertampungnya darah untuk kembali
- ke jantung. Jadi, dia menumpuk di
- karena gravitasi di bawah, ya, terutama
- di daerah tungkai yang paling banyak,
- paling sering.
- Oleh karena darah tidak dapat secara
- optimal balik lagi ke jantung.
- Gitu. Jadi, eh, varises itu merupakan
- sebuah, eh, entitas dari
- salah satu dari penyakit vena kronik,
- ya, bagian dari penyakit vena kronik
- yang spektrumnya sangat luas sekali, ya,
- dia sangat, eh, luas, ya, kayak penyakit
- vena kronik itu, salah satunya adalah
- varises ini dan
- juga nanti akan saya bicarakan mengenai
- insufisiensi vena kronik. Inilah yang
- akan berhubungan
- erat sekali.
- Jadi, sebenarnya bukan estetika itu,
- varises itu, ya. Jadi, varises itu
- adalah
- sebuah
- penyakit sebenarnya. Kenapa sih bisa
- terjadi varises? Jadi, kita harus tahu
- dulu nih anatomi vena, ya. Nah, makanya
- saya
- Oke, ini sebagai background.
- Ya, jadi, vena di tungkai itu sepanjang
- ini, ya, dari atas sampai bawah.
- Nah,
- pada vena yang terjadi varises itu
- adalah vena superfisial. Jadi, ada
- eh dua besar sistem vena.
- Vena yang di permukaan, ya, itu adalah
- induk dari biang keladi varises, ya,
- yang akan saya bahas nanti. Dan vena
- dalam, dia terdapat di dalam otot. Dia
- berdampingan dengan arteri yang
- berdenyut. Nah, itu vena dalam, ya.
- Nah,
- vena yang bercabang di pangkal paha itu
- adalah panjang dari atas sampai bawah.
- Ya, ini dia nih.
- Panjang sekali, ya.
- Nah, ini adalah
- eh vena
- eh yang induk yang menyebabkan varises
- nanti. Ini namanya vena safena magna
- atau great saphenous vein. Nah, yang
- gede ini,
- Ehm.
- ini adalah vena dalam, ya, vena dalam
- yang di dalam otot, ya, jalan utamanya
- itu.
- Jadi, dia kena aksesoris ini varises
- ini, eh yang akan terjadi dari vena
- aksesoris.
- Nah,
- darah bermasalah pada saat dipompa itu,
- kita harus tahu anatominyalah kenapa
- bisa jadi varises.
- Jadi,
- kenapa sih darah itu bisa naik kembali
- ke atas, kembali ke jantung, ya.
- Ehm.
- Jadi, memang sebenarnya dari zaman dulu
- sekali, ya, dari zaman Nabi Adam,
- eh bahkan yang sudah diketahui itu sudah
- ribuan tahun lalu, ya, bukan zaman Nabi
- Adam sebenarnya, ya, sudah 1.500 tahun
- lalu, ya, yang menemukan tuh Avicenna,
- ya.
- Dan juga eh Hippocrates itu menemukan
- bahwa varises sudah
- ada dari zaman dulu. Dia beliaulah yang
- menemukan eh dari
- zaman dulu kala, ya. Jadi, terapinya
- juga sudah eh ditemukan dari zaman dulu
- kala.
- Nah, cuman sekarang sudah berkembang ke
- terapi yang lebih bagus, lebih canggih.
- Kenapa sih vena bisa balik ke atas, ya?
- Eh aliran darahnya, kan ada gravitasi,
- harusnya jatuh tetap ke bawah dong. Nah,
- secara
- anatomi, dia tuh vena tuh ada
- katup-katup, ya. Jadi, ada tiga
- tiga mekanisme utama
- kenapa
- darah bisa naik balik ke jantung?
- Nah, dari tungkai pertama ada pompa dari
- otot-otot di
- kaki ya, dari otot-otot di engkel,
- otot-otot di betis pada saat kita jalan
- dia memompa.
- Memompa darah untuk seperti ini ya
- dipompa, kemudian
- darah naik ke atas.
- Terus kan pasti akan jatuh lagi dong
- kalau kita lagi berdiri, nah dia dicegah
- oleh katup. Jadi fungsi katup-katup di
- pembuluh darah itulah yang
- menahan darah untuk tidak jatuh ke
- bawah.
- Nah, jadi kita pompa otot kita jalan
- terus ya, darah akan naik ke atas.
- Itu mekanisme pertama, mekanisme pompa
- otot dan katup, katup-katup vena.
- Jadi katup tidak hanya di jantung saja
- ya,
- di vena juga ada katupnya untuk
- tujuannya membalikkan darah balik ke
- atas.
- He em.
- Yang kedua adalah pada saat kita tidur.
- Ya, tidur kan gravitasinya
- netral tuh.
- Iya, datar.
- Iya kan, he eh datar dia akan balik lagi
- ke
- katup, aliran darah balik ke jantung.
- Yang kedua mekanisme saat kita tidur.
- Yang ketiga adalah
- tekanan negatif ya pada saat eh kita
- bernafas di daerah rongga perut dan
- rongga dada.
- Jadi pada saat kita bernafas dia akan
- menguncup dan mengembalikan darah yang
- dari vena di perut balik ke
- atas, ke jantung. Seperti itu ya, jadi
- tiga mekanisme itu yang kita perlu tahu.
- Nah, pada saat
- varises ini
- terjadi
- masalah klep katup, katup yang
- bermasalah
- ya, entah itu radang, inflamasi atau
- yang masalah genetik.
- He em.
- Jadi darah itu tidak bisa dipompa dengan
- optimal, pada saat dipompa katupnya
- tidak dapat
- menutup dengan sempurna. Jadi kayak one
- way valve gini, katupnya begini.
- One way valve ya, nah gini ke atas.
- Ke nah gini seperti ini, dia
- normalnya seperti itu.
- Pada saat darah dipompa dia naik ke
- atas, kebuka katupnya, dia ke atas.
- Pada saat darah mau jatuh ditahan
- dengan katupnya. Jadi
- beberapa katup-katup banyak yang di
- vena-vena ini sepanjang ini banyak
- katup. Total ada
- 18 sampai 20 katup ya. Yang paling
- banyak di tungkai, di kaki.
- Nah, kalau katup-katup itu bermasalah
- rusak akhirnya darah jatuh lagi ke
- bawah, jatuh lagi ke bawah akhirnya
- terjadilah penumpukan darah di tungkai.
- Akhirnya terjadi itu pelebaran pembuluh
- darah.
- Nah, ibaratnya jalan tol ya, jalan tol
- yang
- eh jalan raya ya, jalan raya yang macet.
- Ehm.
- Akhirnya mobil dan motor cari jalan
- tikus kan.
- Iya.
- Karena macet ada kecelakaan di depan.
- Nah, cari jalan tikus. Akhirnya jalan
- tikus itu jadi
- jadi ramai kan. Jadi macet juga.
- Akhirnya melebar. Seperti itulah yang
- disebut varises, pelebaran-pelebaran
- dari
- jalan tikus itulah yang menyebabkan
- disebut varises. Nah, jadi ini jalan
- utamanya yang ini.
- Ini jalan utamanya. Nah, ada
- cabang-cabang kecil sekali ya nanti
- seperti urat-uratan urat-urat yang
- nonjol-nonjol itulah anak-anaknya dari
- vena safena ini.
- Ehm.
- Nah, karena dia tidak bisa kembali
- dengan sempurna akhirnya dia mencoba
- cari jalan lain yaitu ke vena dalam, ke
- vena yang besar ini.
- Karena jalannya sudah tidak fungsional
- lagi yang yang jalan raya yang ini.
- Akhirnya
- dia cari jalur ke jalan tol yang yaitu
- jalan vena dalam ini, seperti itu.
- Nah,
- kenapa sih bisa terjadi varises? Kan
- banyak sekali ya yang masih muda sudah
- ada varisesnya gitu ya.
- Nah,
- jadi eh banyak faktor ya. Jadi ada
- primer dan sekunder.
- Oke.
- Kalau kalau sekunder itu didapat karena
- ada penyakit yang
- vena kronik yang lain ya, dia jadi
- varises. Nah, kalau primer dia satu yang
- paling sering adalah genetik keturunan
- ya.
- Jadi ibunya, bapaknya, neneknya, ya.
- Kemudian kakeknya itu biasanya menderita
- varises.
- Biasanya diturunkan ke anaknya. Jadi,
- karena genetik dia tidak terbentuk
- dengan sempurna katup-katup itu. Jadi,
- dia diturunkan.
- Pada saat beranjak eee
- umur 20-an ke atas sudah mulai ada tuh
- varises kecil-kecil. Nah, biasanya
- diturunkan genetik, secara genetik.
- Yang kedua, kenapa bisa terjadi varises?
- Karena pekerjaan atau gaya hidup,
- lifestyle.
- He em.
- Ya.
- Nah, pekerjaan kita misalnya guru, ya,
- dokter, perawat, bidan, atau mandor,
- dosen, ya.
- E pramugari, ya, yang sering berdiri dan
- pakai high heel juga, ya. E STG,
- yang berdiri lama berjam-jam, itu
- berisiko untuk meningkatkan angka
- kejadian varises dan
- eee kelemahan katup.
- Nah, keduanya tadi lifestyle, ya. Eee
- He em.
- orang merokok, ya, makan-makanan yang
- junk food, eee yang tidak sehat, itu
- secara kronik juga bisa merusak pembuluh
- darah secara
- eee kronik, ya, secara lama.
- Nah, itu kedua tadi, ya.
- Iya.
- Pekerjaan, ya,
- dan eee gaya hidup. Ya, juga tadi
- pekerjaan yang selain berdiri lama, dia
- juga duduk lama, ya, kayak orang
- kantoran duduk lama, ya. Jadi, tidak
- pernah mengistirahatkan kakinya.
- Makanya pada saat eee misalnya kita
- terbang nih eee ke
- ke Saudi, misalnya beberapa belas jam,
- kan flight attendant, pramugari akan
- meng-sounding bahwa harus eee lakukan
- peregangan kaki, ya, kan, untuk mencegah
- kaki bengkak. Nah, itu yang normal,
- apalagi yang sakit, gitu.
- Jadi, untuk mencegahnya supaya pompa
- ototnya dijalankan, disuruh peregangan,
- jalan-jalan, supaya otot-otot ototnya
- bekerja kembali. Jadi, darah tidak
- menumpuk ke bawah secara gravitasi.
- Tadi kedua, ya. Sekarang ketiga.
- Ketiga,
- biasanya obesitas, ya, kegemukan atau
- sedentary lifestyle.
- Kaum-kaum mager, ya, malas gerak tuh ya.
- Eh, yang jarang olahraga, nah itu juga
- bisa tuh. Karena kan dia weight bearing.
- Ya, jadi pembuluh darah akan vena akan
- eh tidak dapat dengan sempurna. Kenapa?
- Karena ototnya tidak dipakai olahraga,
- jadi ototnya
- lemas gitu ya.
- Tidak bisa memompa secara maksimal ya,
- obesitas kegemukan.
- Yang keempat, wanita hamil tuh, wanita
- hamil kan juga dia ada bayi ya di dalam
- perutnya apalagi hamil tua.
- Heeh, sehingga
- ada penekanan eh dari jaringan di dalam
- perut ke pembuluh darah yang mengarah eh
- yang balik dari tungkai ya.
- Tuh wanita hamil.
- Kemudian yang kelima, juga hormon ya.
- Hormon-hormon kayak eh anti KB ya, pil
- KB atau lagi
- program untuk hamil, kan disuntik
- hormon. Nah, itu secara kronik juga akan
- merusak katup-katup pembuluh darah vena
- ya, pembuluh darah balik. Nah, itulah eh
- yang menyebabkan risiko terjadinya yang
- varises ya atau disebut juga
- eh dalam
- apa namanya yang stadium yang lanjutnya
- insufisiensi vena kronik ya. Jadi,
- varises itu adalah penyakit ya bukan
- kosmetik.
- Gimana sih cara kita tahu kita itu eh
- varises Mbak Nuning ya?
- Heeh.
- Eh, pemeriksaan fisik.
- Jadi, eh dalam pemeriksaan simpelnya itu
- dia ada staging-nya ya. Eh.
- Clinical staging namanya eh dari
- kepustakaan ya. Jadi, SOP-nya itu ada
- dari C1 sampai C6.
- Heeh.
- Nah.
- Gimana sih eh C1 sampai C6 itu? Nah,
- kita mulai dari C0 dulu.
- Jadi, C0 derajat 0 itu tidak ada
- eh gambaran varises sama sekali ya,
- bersih kakinya. Cuman dirasakan kok
- pegal, ngilu, kadang kram kalau berdiri
- lama terutama atau sudah berbaring juga
- eh mulai kram gitu ya.
- Kalau diistirahatkan, diangkat
- tungkainya
- enakan gitu ya.
- Eee lega gitu nyerinya.
- Ehe.
- Nah, itu C0 tidak tampak apa-apa di
- tungkai ya, enggak kelihatan varisesnya
- sama sekali ataupun pembengkakan.
- Kemudian C1. Nah, C1 itu terdapat
- guratan-guratan halus ya
- pada eee tungkai itu kelihatan tuh
- garis-garis tipis kecil warna kebiruan
- atau keunguan. Pasti pada punya pasti
- pada punya.
- Teman-teman sekalian sudah banyak yang
- seperti itu makanya saya bilang 50% dari
- populasi
- menurut kepustakaan itu sudah menderita
- eee varises ya.
- Kelihatan di betis ya Dok ya?
- Kelihatan di terutama di betis atau di
- kaki itu kelihatan kayak ada
- guratan-guratan biru merah apa. Saya
- yakin Mbak Nuning juga ada pasti.
- Iya.
- Terus yang berikutnya
- juga ada. Heeh, kemudian yang ketiga eee
- yang kedua ya C2.
- Ehe.
- Nah, C2 ini baru yang terdapat
- penonjolan-penonjolan urat-urat darah
- terutama di sekitar betis tuh ke bawah
- ya.
- Kayak kayak eee gambaran mie ramen tuh.
- Kayak gambaran ramen tuh kayak gitu ya
- kayak cacing-cacing yang eee apa ber
- elok berkelok-kelok seperti itu.
- Itu disebut orang yang banyak sebut C1
- dan C2 itu sebut varises ya. Yang C2
- sudah tahap lanjut. Nah, makin
- makin venanya makin tidak bisa menahan
- makin besar kan di uratan-uratan ya
- urat-urat yang kelihatan.
- Nah, tidak harus ada guratan-guratan
- seperti itu. Nah, masuk ke tahap C3.
- Nah, C3 sudah lebih eee advance lagi
- sudah masuk ke insufisiensi vena kronik
- yang disebutnya bukan varises lagi yaitu
- bengkak ya gambarnya kakinya udem
- bengkak ya.
- Eee kadang disertai kemerahan pada kasus
- yang lebih lanjut ya jadi dia bengkak
- karena sudah menumpuk eee cairan dan eee
- da- darah di situ. Jadi darah eee
- imbibisi ke super eee interstisial ke
- rongga-rongga di kaki akhirnya
- rongga-rongga di kaki juga terisi cairan
- ya rongga-rongga di antara lemak-lemak
- kulit.
- Nah, itu yang C3.
- Nah, yang C4 seperti apa? Yang C4
- masalah kulit, ya, di sekitaran
- eh engkel, ya, dan mata kaki.
- Sekitaran mata kaki di bagian dalam, ya,
- itu
- perubahannya menjadi gelap warna
- kulitnya.
- Dia menjadi kehitaman, ya, jadi eksim
- istilahnya. Nah, orang kok justru jadi
- kering, ya, kulitnya, ya, di C4 itu kok
- jadi gatal digaruk-garuk makin enak,
- akhirnya
- eh terjadilah karena digaruk-garuk eh
- kering dan gatal itu, akhirnya
- terjadilah luka.
- Nah, luka sudah masuk ke kalau sudah
- lukanya aktif, dia masuk ke langsung ke
- C6.
- Nah, begitu lukanya sembuh, dia baru di
- C5.
- Jadi, urutannya seperti itu. C5 itu luka
- yang
- C5 luka yang sembuh, C6 itu luka yang
- aktif. Nah, yang paling parah itu yang
- sudah ada luka.
- Yang
- eh sudah permasalahan lebih lanjut, ya,
- yang
- sudah wajiblah ditatalaksana dengan
- segera.
- Nah, itulah eh
- sekilas tentang eh masalah eh penyebab
- eh varises, ya, Mbak Nuning, ya.
- Sampai sini ada pertanyaan mungkin, Mbak
- Nuning?
- Terkait dengan eh yang C mulai dari 0
- sampai ke 6 tadi, kayaknya C
- 1
- dan C2 banyak dialami teman-teman yang
- usianya bukan cuma yang sudah lanjut,
- tetapi yang masih muda juga. Mungkin
- yang perlu kita ketahui dulu nih, Dok,
- biar enggak sampai terjadi kayak gitu,
- itu kita mesti ngapain? Karena tadi
- kalau dihitung kurang olahraga, kemudian
- juga em apa namanya
- kebanyakan duduk, itu semuanya jadi
- bagian dari penyebab.
- Eh ada tips enggak untuk biar enggak
- sampai kayak gitu? Padahal kan saya
- sebagai guru, ece elah, yang harus duduk
- melulu atau berdiri melulu ataupun yang
- jarang olahraga, malas banget olahraga.
- Padahal motion create emotion, tapi
- orang ma- malas banget bergerak. Nah,
- itu ee ada kudu mustinya enggak gitu,
- Dok?
- Ya.
- Jadi, ee sekarang pencegahan ya. Kalau
- masalah pencegahan itu yang justru
- paling penting adalah pencegahan.
- Mencegah kan lebih baik daripada
- mengobati ya, Mbak Runing ya. Jadi,
- ee pencegahannya kita harus detektif
- dari awal nih.
- Pertama kita harus tahu riwayat keluarga
- dan tadi ya yang nomor satu kan genetik
- ya.
- Keturunan enggak gitu ya?
- Heeh, apakah ibu kita, ee bapak kita,
- nenek kita, kakek kita menderita kaki
- bengkak atau varises riwayatnya pernah
- enggak?
- Nah, kalau itu ada, nah kita harus
- siap-siap tuh untuk mencegah ya.
- Misal seperti itu.
- Kedua pekerjaan kita apa nih? Pekerjaan
- kita membuat kita berdiri atau duduk
- lama enggak dalam jangka berjam-jam?
- Ya kan? Lifestyle kita yang ee yang
- pasti lifestyle.
- Kalau ee dari keturunan kan enggak
- mungkin bisa dirubah ya, Mbak Runing ya.
- Iya.
- Pekerjaan juga enggak bisa dirubah ya,
- itu kebutuhan kita ya untuk kehidupan
- sehari-hari. Nah,
- yang bisa dirubah apa? Lifestyle.
- Pertama olahraga tentunya harus
- dilakukan. Olahraga yang bagus apa?
- Misalnya
- cukup dengan jalan kaki saja ya.
- Heeh.
- Ya. Yang sekarang sudah digalakkan tuh
- 10.000 langkah ee sehari misalnya.
- Iya iya.
- Ya kan atau 30 menit ee setiap hari 30
- menit cukup. Nah, itu juga bagus sekali
- untuk melatih pompa otot supaya tidak
- berdiam saja di situ, supaya tidak
- menumpuk darah di situ. Jadi, kalau kita
- berjalan kan posisinya
- posisinya dia otot akan memompa, memompa
- darah dari ee bawah ke atas lagi.
- Heeh.
- Seperti itu ya, pertama jalan.
- Itu paling ringan.
- Yang kedua mungkin bisa sepedaan ya.
- Sepedaan juga ee sepedaan statis juga
- boleh, dia akan
- mengaktifkan ee pembuluh darah atau otot
- tungkai ya. Jadi, dia bisa memompa lebih
- lebih baik lagi.
- Atau berenang, itu juga bagus ya.
- Berenang ee dia kalau berenang kan
- melawan gravitasi justru kan, kita
- enggak akan enggak terbebani dengan
- gravitasi. Itu juga
- ee
- perilaku yang bagus ya. Pertama,
- olahraga.
- Yang kedua, tentu saja simpel, makan
- sehat ya yang harus di
- ee konsumsi ya seperti ee yang tinggi
- antioksidan ya, buah-buahan,
- sayur-sayuran. Kemudian hindari
- goreng-gorengan,
- asam, santan seperti itu ya.
- Enak semua tuh, Dok.
- Nah, itu
- oh makanya itu dia. Apalagi ee makin
- usia kita bertambah, ibaratnya mobil
- onderdilnya kan sudah mulai
- kendor gitu ya. Nah,
- jadi varises juga meningkat pada
- usia-usia tua ya,
- terutama pada wanita ya. Wanita banding
- pria itu adalah 2 banding 1. Kenapa
- wanita? Kan dia ada hormon ya, ee pernah
- pernah ee ikut ee KB atau program hamil
- dan ada estrogen yang perlahan bisa
- merusak pembuluh darah secara kronik ya.
- Cuman beda-beda karena kan ee bergantung
- dari genetik dan ee faktor-faktor
- lifestyle tadi ya, sama pekerjaan.
- Nah, itu lagi yang harus dilakukan ya.
- Ya, gaya hidup sehat ya, Mbak Nuning ya.
- Rokok, alcoholism, minum-minum alkohol
- ya,
- itu juga akan merusak pembuluh darah
- secara kronik
- dan akan meningkatkan resiko terjadinya
- varises dan insufisiensi vena kronik.
- Jadi, seperti itu Mbak Nuning
- pencegahannya. Kalau ee
- daripada pengobatannya ya.
- Jadi,
- enggak ada cerita enggak mau olahraga,
- enggak ada cerita makan suka-suka.
- Ya.
- Betul sekali.
- Karena biar bagaimanapun juga, kalau
- keturunan aman ya, Dok ya. Tapi gaya
- hidup itu ternyata sangat berperan
- banget.
- Kalau misalnya tadi
- ee berenang, sepedaan, kalau orang yang
- merasa sekarang ini malas keluar, jalan
- kakinya bisa pakai treadmill kok ya, Dok
- ya, di rumah.
- Iya, bisa di rumah ya, atau tanpa
- harus tanpa tanpa alat kan, ya gerak aja
- di rumah misalnya
- ee skipping atau
- jalan-jalan aja di sekitar komplek rumah
- juga bisa kan, enggak harus ke tempat
- kebugaran ya atau enggak usah jauh-jauh
- lah, murah olahraga itu udah paling
- murah. Kalau untuk pencegahan seperti
- itu.
- Pokoknya enggak boleh mager aja.
- Malas keluar rumah ya.
- Betul, ini ee bercermin untuk kepada
- kita-kita juga ya, kepada saya juga
- khususnya ya,
- yang harus olahraga juga nih gitu ya,
- karena kan ee apalagi sekarang
- ee apa namanya makin ke sini kan
- makin banyak ya kaum-kaum mager gitu
- istilahnya ya, yang malas gerak.
- Karena PPKM kan bikin orang enggak ke
- mana-mana.
- Itu juga yang terutama PPKM ini orang
- mager Mbak, akhirnya
- pesan makanan, makan di rumah, makannya
- juga enggak terkontrol, olahraga jadi
- malas juga di rumah, akhirnya ya
- begitulah yang terjadi ya.
- Banyak delivery gampang, junk food juga
- jadi gampang ya kan.
- Nah, betul sekali memang.
- Begitulah Mbak. Baru nih ya kira-kira
- ya.
- ee ini ada ee sambil jalan enggak
- apa-apa ya dengan pertanyaan ya, Dok.
- Iya, boleh boleh enggak apa-apa.
- Ibu yang hamil itu sering sekali memang
- ada ee gambaran seperti yang Dokter
- terbilang guratan-guratan bahkan
- penonjolan urat darah di kaki. Ini bukan
- berarti lantas ee varises seperti yang
- kita khawatirkan yang Dokter bilang kan,
- kan hamil gitu. Gimana, Dok? Oke.
- Ya, itu pertanyaan bagus ya.
- Memang tadi seperti saya bilang,
- resikonya adalah wanita hamil ya.
- Ehe.
- Wanita hamil pertama dan kedua misalnya
- udah hamil kedua baru muncul bisa juga.
- Itu adalah varises, varises pada
- kehamilan.
- Nanti setelah lahiran, mungkin dia akan
- bisa normal lagi atau
- tidak balik ke normal lagi karena
- misalnya tidak jaga berat badan, ya,
- tidak olahraga kembali, akan berlanjut
- itu varisesnya. Jadi, harus di
- kurangi berat badan dan makan yang
- sehat. Itu
- varises pada kehamilan.
- Nah, nanti eh saya akan menjelaskan
- lebih lanjut lagi ya untuk eh
- gimana sih eh kalau sudah terjadi
- varises ya.
- Heeh, heeh.
- Itu jadi harus pakai
- kalau sudah terjadi, sudah muncul ya.
- Jadi, gejalanya apa sih? Nah, nanti kita
- bahas nih.
- Sekarang kita eh apa namanya, kita bahas
- mengenai gejala utama
- eh varises.
- Seperti apa sih eh varises itu gejalanya
- selain penonjolan-penonjolan pembuluh
- darah ya.
- Heeh, heeh.
- Ya.
- Jadi, gejalanya itu adalah
- pegal ya pada terutama pada
- paha ke bawah, betis ke bawah itu di
- bagian belakang betis rasanya pegal
- ya, yang paling sering ya. Kemudian kram
- ya.
- Ngilu ya, terasa berat, gampang lelah
- ya.
- Kemudian pada saat istirahat
- nyut-nyutan, pegal sekali rasanya ya.
- Jadi, itu namanya kalau di kaki vena ya.
- Jadi, eh rasa-rasa itu yang dialami pada
- saat kita sudah mulai berdiri lama. Nah,
- jika ada timbul perasaan seperti itu,
- nah coba baiknya dicek apakah ada
- varisesnya atau enggak.
- Jika suka eh
- kan suka ini ya, suka malas ya, suka ah
- sudahlah biarin saja, cuekin saja.
- Lama-lama makin melebar-melebar akhirnya
- makin parah setelah
- akan ditangani sudah eh sudah semakin
- jelek nantinya gitu ya.
- Iya.
- Terlanjur. Heeh, seperti itu. Jadi,
- eh
- gejala-gejala seperti itulah yang tadi
- seperti saya sebutkan ya dari C0 sampai
- C
- 6.
- 6 ya. Nah,
- apalagi sudah C3 itu misalnya sudah C4,
- C6 itu sudah pasti sudah terasa seperti
- itu, sudah enggak mungkin kalau tidak
- terasa ya. Jadi itu gejala-gejala utama.
- Bahkan C0 saja masih bisa merasakan ya
- dari stadium-stadium itu untuk nyeri,
- pegal, kram, ngilu, berat ya
- pada tungkai ya, gampang lelah ya kalau
- berjalan begitu dan tidak nyaman sama
- sekali.
- Nah, bagaimana kalau sudah terjadi dalam
- keadaan seperti itu ya, jadi
- kita bisa
- mengobati untuk sementara waktu ya. Jadi
- ini sekarang kita masuk ke
- ke pemeriksaan
- dulu ya sebelum masuk ke pengobatan ya.
- Nah, gimana sih kita tahu kita menderita
- varises atau enggak ke depannya?
- Bisa di-screening atau bisa
- di-diagnostik ya dengan
- kita sebagai dokter bedah vaskular
- endovaskular kita USG ya, kita ada USG
- USG dengan Doppler ya, Doppler pembuluh
- darah vena.
- Nah, kakinya kan biasa kehamilan yang
- di-USG ya, jadi bukan hanya kehamilan
- saja di-USG tapi kalau kita yang USG
- adalah
- kaki ya, ya pembuluh darah kita USG
- juga.
- Kita bisa lihat dari hasil USG itu ada
- kebocoran enggak dari katup-katup
- pembuluh darah di kaki atau ataukah ada
- pelebaran enggak pembuluh darah di kaki
- yang sebenarnya dari katup-katup tidak
- tampak padahal pas di-USG wah sudah
- besar ini.
- Vena safena yang saya tunjukkan ini nih,
- ini sudah sudah besar ternyata ya.
- Ternyata sudah besar nah
- berarti Anda sudah jelas menderita
- varises gitu ya atau insufisiensi vena
- kronik karena sudah melebar pembuluh
- darahnya dalam diameter tertentu.
- Gitu ya, itu
- alat yang paling simpel untuk
- sehari-hari yang ada di tempat praktik
- kita
- untuk kita tentukan apakah perlu
- tindakan selanjutnya ataukah hanya bisa
- diobati saja atau
- harus dengan operasi atau dengan
- tindakan lain seperti itu.
- Ya, jadi
- eh
- baru setelah masuk eee ke diagnostik,
- ya, misalnya wah ini jelas insufisiensi
- vena kronik nih, varises sudah melebar.
- Baru
- ada empat pilar utama, ya, eee pada
- pengobatan varises.
- Yang pertama adalah dengan
- obat-obatan, ya. Sama dengan
- obat-obatan, ya. Sama dengan
- obat-obatan. Terus yang kedua
- yang kedua dengan
- skleroterapi disuntik, ya, disuntik.
- Nah, yang disuntik itu biasanya yang eee
- varises yang lebih kecil ya ukurannya ya
- pada USG kelihatan lebih kecil. Itu
- masih bisa disuntik.
- Nah, yang ketiga itu adalah
- tindakan, ya. Tindakan bisa berupa
- pembedahan atau berupa eee endovenous
- laser, dilaser, ya.
- Ehm.
- Yang lebih minimal invasif lagi, ya.
- Kemudian ataukah pakai
- cyanoacrylate embolisasi, yaitu dilem,
- ditutup. Ya, pembuluh darah ini ditutup
- kalau sudah sudah tidak fungsional lagi,
- ya. Ini bisa ditutup.
- Nanti kalau ditutup ada alirannya ke
- mana, Dok? Gitu kan.
- Ehm.
- Alirannya akan dialihkan ke sini, vena
- dalam, ya.
- Yang vena utama, yang vena besar itu.
- Jadi, ini sudah tidak fungsional lagi.
- Misalnya
- eee kenapa sih ini ditutup?
- Kan ini eee
- nanti aliran darahnya mampet dong, kata
- begitu kan. Enggak, karena aliran
- darahnya dipindahkan ke vena dalam.
- Misalnya gini
- eee kalau diangkat apa-apa enggak? Nah,
- misalnya seperti itu. Karena itu
- aksesoris, risikonya sih lebih kecil,
- ya.
- Misalnya usus buntu nih, kita ke bagian
- lain, ya. Usus buntu kan diangkat, ya.
- Ehm.
- Usus buntu diangkat, amandel juga
- diangkat, ya. Empedu juga diangkat kalau
- dia meradang, seperti itu contohnya.
- Nah, ini sama.
- Ini eee
- vena safena ini yang sudah tidak berguna
- akan dimatikan atau diangkat. Ya.
- Seperti itu. Jadi, masuk ke tatalaksana,
- ya, tadi, ya.
- Ehm.
- Tatalaksananya empat pilar tadi, ya.
- Pertama
- adalah medikamentosa, pengobatan, ya,
- dengan armium ya, yaitu
- eee herbal pada dasarnya. Dia membantu
- untuk mengurangi bengkak pada kaki,
- mengurangi nyeri,
- meningkatkan elastisitas pembuluh darah
- yang sudah kendor sehingga katup bisa
- difungsikan kembali ya.
- Dan juga meningkatkan drainase limfatik
- supaya mengurangi bengkak.
- Yang kedua tadi kan saya eee seperti
- saya sebutkan, skleroterapi itu
- menghilangkan anak-anaknya dari
- vena-vena ini ya.
- Mmm heeh.
- Ya, yang disuntik tadi ya. Itu biasanya
- lebih ke arah kosmetik ya.
- Kayak mau masuk eee TNI, Polri, polisi,
- nah itu kan juga ada tuh varises tuh,
- ditulis eee harus disuntik dulu baru eee
- menunjang kelulusannya gitu kan,
- diterima di Akpol, misalnya gitu.
- ya.
- Iya, buat syarat. Nah, itu yang eee
- skleroterapi. Yang ketiga tadi adalah
- dengan pembedahan
- Pembedahan.
- ya. Pembedahan ini sebenarnya cara yang
- sudah sangat kuno ya, yang dari dulu di
- eee sudah dikerjakan ya.
- Jadi, sudah sangat lama sekali ya, sudah
- sangat sangat lama
- dikerjakan pembedahan ini ya. Sampai
- sekarang pun juga masih dikerjakan ya
- pada pasien-pasien tertentu ya.
- Nah,
- pada
- sekarang saat ini ya, sudah masuk ke era
- yang sudah tanpa pembedahan sebenarnya
- yang bisa kita kerjakan juga. Itu dengan
- laser ya, yang minimal invasif tanpa
- sayatan sama sekali. Jadi, kateterisasi
- tanpa di kaki ya.
- Mmm heeh.
- Yaitu tadi dengan endovenous laser ya,
- bisa eee
- bisa dengan cara dipanaskan ya di situ
- pembuluh darahnya ya. Masukin kateter
- dari ujung kaki,
- masuk, kemudian kita ablasi ya, kita
- tutup pembuluh darah yang ini ya, kita
- tutup.
- Nah, yang
- ketiga tadi bisa dengan eee
- RFA ya, radio radio radio frekuensi
- ablasi juga ya. Nah, yang keempat adalah
- dengan lem. Nah, kita juga sama eee
- dalam dikateternya kita masukkan lem,
- kita semprotkan, kita tutup ini semua
- nih, ya, secara permanen.
- Supaya alirannya dialihkan ke vena
- dalam.
- Seperti itu. Ya, itu jadi ee
- ee
- ee pilar ketiga ya, tadi ya. Nah,
- sekarang pilar terakhir apa?
- Tentu saja rubah pola
- lifestyle ya, perubahan ee gaya hidup.
- Ya, yang tadinya malas olahraga harus
- sering-sering olahraga, kemudian
- makan-makanan sehat, ya.
- Jangan ee minum-minuman air putih apa,
- jangan minuman ee beralkohol atau yang
- tidak sehat, ya, harus minum banyak
- minum air putih, seperti itu. Jadi,
- empat pilar utama saling menunjang.
- Dan tentu saja ee
- compression stocking ya. Nah, stocking
- kompresi itu diperlukan sekali untuk
- membantu untuk ee mengembalikan darah
- dari bawah ke atas.
- Itu biasanya ee kita pakai
- ee pada pasien-pasien yang
- ee
- setelah operasi, ya. Biasanya paling
- cuma seminggu, dua minggu pada setiap
- operasi atau tindakan laser.
- Ehem.
- Selesai itu itu pakai stocking, dua
- minggu aja cukup. Udah selesai, lepas
- stocking bebas setelah itu.
- Nah,
- bagi pasien-pasien yang tidak mau
- operasi bagaimana gitu kan?
- Yang takut operasi atau tindakan.
- Ya, kita sarankan pakai stocking
- terus-terusan ya, terutama pada saat
- aktivitas.
- Ya, kalau lagi tidur, mandi boleh dibuka
- stocking-nya, seperti itu. Itu stocking
- khusus
- untuk
- ee aktivitas ya, dia mencegah bengkak
- dan mengurangi nyeri.
- Jadi, dia menggantikan fungsi vena yang
- sudah tidak berfungsi dengan baik, jadi
- ditekan oleh stocking untuk dibalikkan
- ke atas
- darah yang terkumpul di bawah.
- Seperti itu, Mbak Roni.
- Oke, boleh sambil bertanya ya, Dok ya.
- Karena ada beberapa pertanyaan yang
- sudah
- masuk, mungkin sambil nunggu bisa juga
- untuk mem
- tunggu sebentar.
- Ehm.
- Ini pertanyaannya dari Ibu Ismi.
- Assalamualaikum, Dok.
- Maaf
- Maaf, Dok.
- kalau seminggu minggu kemarin itu sama
- dokter saya kok disuruh makan hati.
- Habis makan hati darah normal, tapi
- kolesterol jadi tinggi. Saya jadi heran,
- ada kaitannya enggak sih dengan itu apa
- eh pembuluh darah? Iya.
- Makan hati.
- Makan hati bukan yang beneran.
- Iya.
- Jadi sebenarnya kan itu kan eh satu
- entitas yang berbeda ya.
- Ehem.
- Antara varises tadi ya.
- Jadi itu eh kalau untuk varises itu sih
- tidak
- eh dilarang juga untuk mem tidak eh atau
- tidak dilarang untuk eh harus makan hati
- atau enggak. Intinya sih
- makanan yang sehat sih untuk itu ya dan
- tidak
- berpengaruh secara langsung ke
- kolesterol untuk eh varises ini.
- Kalau kolesterol itu ngaruhnya adalah ke
- pembuluh darah nadi, ke arteri begitu.
- Plak-plak itu terjadi banyak di pembuluh
- darah nadi yang berdenyut.
- Kalau
- pembuluh darah vena, nah itu masalahnya
- itu bisa clotting, pembekuan darah atau
- masalah katup yang bermasalah seperti
- itu.
- Iya.
- Begitu ya. He eh begitu.
- Ibu Atik di mana nih? Eh oke pokoknya
- Ibu Atik bertanya, "Dokter, dulu waktu
- kerja di kantor sering pakai high heels.
- Saya cek di betis belakang memang ada
- sih varises kecil-kecilan gitu, tapi
- sampai sekarang eh enggak ada keluhan.
- Terkadang suka pegal memang. Sekarang
- saya sudah tidak bekerja lagi dan enggak
- pakai high heel lagi, tapi varises
- kecil-kecil itu masih ada terus.
- Cuma memang tidak ada keluhan apa-apa.
- Apakah perlu bagaimana caranya
- menghilangkan varises di kaki tadi, Dok?
- Syukron dengan penjelasannya. Iya.
- Ya, terima kasih atas pertanyaannya.
- Ya, jadi memang ee
- penggunaan high heel ya itu salah
- satunya adalah meningkatkan
- risiko terjadinya varises. Kenapa bisa
- terjadi varises pada penggunaan high
- heel? Pertama,
- ya, pekerjaan lagi ya, tekanan.
- Dampaknya pada berdiri lama. Kemudian
- pada high heel,
- He
- otot di betis, dia akan kurang bekerja.
- Ya, kalau pada high heel kan otot di
- betis kan enggak enggak kepompa ya,
- karena dia kan jinjit ya, pada ada
- prinsipnya dia akan jinjit. Jadi ototnya
- tidak
- bekerja secara optimal untuk memompa
- darah balik lagi ke atas.
- Seperti itu, jadi memang berisiko untuk
- terjadinya varises.
- Nah,
- apakah khawatir adanya guratan-guratan
- itu, ya.
- Biasanya kalau enggak ada keluhan yang
- berarti hanya kayak berarti itu bisa
- saya prediksi itu C1 ya, hanya
- guratan-guratan saja ya, masih C1. Jadi
- dia secara kalau diraba itu masih rata
- ya, masih mulus, tapi sudah tampak
- guratan-guratannya, kelihatan tuh ya.
- Beda sama C3 eh C2, kalau C2 dia sudah
- ada tonjolan-tonjolan dan teraba
- tonjolan-tonjolannya ya. Kalau C1 hanya
- guratan-guratan halus ya, warna eh
- kadang
- ungu atau kebiruan,
- itu yang disebut varises C1. Bisa tanpa
- gejala.
- Nah, kalau eh
- Ibu masih memikirkan kosmetik, boleh
- datang ke dokter bedah vaskular untuk di
- eh USG terlebih dahulu, dicek lagi
- apakah ada risiko eh kebocoran katup.
- Bila tidak ada, bisa kita hilangkan
- dengan skleroterapi ya, bisa kita
- suntik, bisa kita hilangkan
- di dengan suntikan.
- Ya, jika mikirnya kosmetik ya, seperti
- itu. Dan dari USG tidak ada masalah
- apa-apa.
- Gitu. Seperti itu, Bu.
- Baik, ini berikutnya dari hamba Allah,
- enggak ada namanya. Dok, Dok, kalau
- naikin kaki ke atas itu emang enak sih.
- Emang kalau misalnya kita naikin kaki ke
- atas terasa nyaman, itu ada kaitannya
- juga dengan um perbaikan apa yang dokter
- bilang soal pembuluh darah tadi kah?
- Iya.
- Betul sekali. Makanya kita tadi bicara
- tentang eh gravitasi ya, gravity ya.
- He eh.
- Gravitasi eh kita habis kerja keras nih
- seharian, berdiri lama ya, aktivitas
- berat ya, sehingga kaki terasa
- eh kayak kencang gitu, kram ya, pegal.
- Itu kalau dinaikin enak banget gitu ya,
- Dok ya.
- Nah.
- Kalau sampai rumah terus diganjal di eh
- dindingnya, dinaikin ke dinding tuh
- selama kurang lebih sekitar 15 sampai 20
- menit, itu enak sekali rasanya ya,
- karena memang
- alirannya akan lebih mudah, tidak ada
- beban lagi darah untuk mengalir eh
- tidak ada beban ya, tidak ada kesulitan
- darah untuk mengalir balik ke jantungnya
- ke bawah. Nah, itulah makanya
- eh kalau kakinya diangkat pasti akan
- lebih enakan.
- Nah, kalau sudah seperti itu, terbiasa
- seperti itu, ada baiknya diperiksakan
- juga ya, eh
- kakinya. Kok setiap eh kerja pegal,
- dinaik diangkat ke atas enakan. Nah,
- apakah ada masalah nih dengan pompa otot
- dan katupnya? Nah, ada baiknya juga di
- di USG ya, kita lihat dulu
- eh sebelum dia mencapai ke stadium yang
- lebih lanjut ya, seperti C
- 3 ya, C 4 sampai dengan C 6.
- He eh.
- Seperti itu. He eh, berarti kan kalau
- sudah terbiasa mengangkat kaki tuh he
- em, apalagi ngangkat kakinya sampai ke
- dinding gitu ya, hampir 90 derajat. Nah,
- berarti kan ada masalah tuh dengan eh
- pompanya, mulai ada masalah.
- He eh.
- Ada baiknya diperiksakan juga sebelum
- terlambat, seperti itu.
- Eh kebetulan sekali ada yang nanya Dok.
- USG pembuluh darah berapa sih biayanya
- biar punya gambaran. He eh eh.
- Oh, aduh kalau masalah biaya itu
- tergantung rumah sakit masing-masing ya.
- Cuman
- kalau misalnya agak khawatir dengan
- masalah biaya
- ya, sebaiknya pakai BPJS juga tidak
- masalah.
- bisa ya dengan BPJS ya, Dok?
- Masih bisa. Dengan BPJS tidak ada
- masalah kok. Bahkan sampai laser pun
- juga BPJS juga masih meng-cover.
- Masih menangani. Oke, sebelum kita
- lanjutkan mungkin ada yang juga bertanya
- Dokter Adil praktek di mana sih? Oke,
- informasinya adalah eee, praktek bedah
- vaskular endovaskularnya di Rumah Sakit
- PON. Tahu enggak PON? PON itu Pusat Otak
- Nasional yang ada di Cawang. Kemudian
- juga di Rumah Sakit Hermina Jatinegara.
- Dan ada juga di Rumah Sakit Abdul Razak
- yang letaknya di Salemba.
- Itu informasi untuk ikhwan akhwat
- terkait dengan eee, praktek di manakah
- Dokter Adil. Nah, pertanyaan berikutnya
- Dok, sebelum nanti dilanjutkan dengan
- materi yang perlu kita simak itu adalah
- kalau stocking yang tadi Dokter bilang
- bisa mengurangi rasa nyeri itu boleh
- dipakai kapan aja dan mencarinya mudah
- kah atau hanya di tempat-tempat
- tertentu? Ya.
- Ya.
- Terima kasih pertanyaannya. Ya, jadi
- untuk pencegahan baiknya sebelum masuk
- ke tahap lanjut harus pakai stocking ya.
- He eh.
- Dalam beraktivitas sehari-hari.
- Bisa dicari di eee, apotik ya atau
- apotik-apotik besar terutama atau
- toko-toko alkes tuh. Toko alkes juga
- banyak yang menjual eee, stocking khusus
- varises.
- Nanti bilang aja stocking kaki bengkak
- atau varises seperti itu. Nanti dibantu
- oleh penjualnya untuk diukur kakinya dan
- di
- eee, pakaikan yang sesuai dengan ukuran
- kakinya. Ya. kalau belum terlalu berat
- bisa pakai yang sebetis saja pakainya
- begitu jadi kayak kaos kaki ya.
- Ada yang sampai ke atas lutut ya?
- Ada, ada yang sampai ke paha ya.
- Itu biasanya sudah yang sudah lebih
- derajatnya lebih parah.
- Yang jelas tinggal bilang bahwa saya
- perlu stocking untuk mengatasi
- eh apa kaki-kaki yang gimana gitu.
- Nanti petugasnya stocking varises.
- Nanti itu di apotik-apotik tuh kayak di
- misalnya di
- eh
- tempat pemakaman ataupun di eh toko apa
- di pramuka ya pramuka kan banyak jual
- alat-alat kesehatan nah di sana juga
- banyak kok yang jual stocking kesehatan.
- Stocking khusus varises bisa di sana
- juga.
- Oke, mari kita lanjut dengan materi yang
- masih banyak banget pasti. Silakan Dok.
- Iya.
- Sebenarnya sih eh pada dasarnya ya eh
- tadi kita sudah eh lanjutkan ke
- ke pemeriksaan fisik ya. Pemeriksaan
- fisik itu eh juga harus tahu ya tadi ya
- saya hanya mengurangi saja ya C1 sampai
- C6 ya.
- Nah itu kita harus tahu itu dasar sekali
- untuk eh kalangan dokter umum atau
- masyarakat awam pun ya perlu tahu.
- Intinya yang tadi C1 masih dalam taraf
- guratan-guratan saja ya.
- Kemudian C2 itu sudah kelihatan
- menonjol-nonjol tuh ya kayak miramion.
- C3 itu
- Bengkak.
- Terdapat pembengkakan ya iya kemudian
- yang C
- 4
- itu perubahan warna kulit ekstrem ya.
- Jadi gatal-gatal eh di daerah mata kaki
- bagian dalam ya dan sekitar engkel dia
- menghitam tuh mengering gatal
- digaruk-garuk garuk akhirnya terjadilah
- C5 dan C6 itulah yang luka ya.
- Gitu seperti itu jadi eh setelah itu ya
- tadi kalau sudah terjadi
- eh sampai eh di atas
- C2 bagaimana gitu C2, C3 sampai dengan
- C6. Ya tadi, datanglah ke dokter bedah
- vaskular eh, terdekat Anda ya. Untuk
- dievaluasi ya, untuk di-USG kakinya atau
- paling
- paling banter kita akan melakukan
- pemeriksaan CT venografi kalau kita ada
- kecurigaan yang lebih lagi ya. Nah.
- Dan juga eh, itu kan tadi yang yang saya
- cerita yang primary ya. Eh, primary
- varices.
- Ya, yang lima faktor tadi dari
- penyebabnya tadi itu keturunan, eh,
- lifestyle dan pekerjaan,
- kegemukan, kehamilan dan hormonal itu
- primary.
- Nah, kita masuk ke yang secondary.
- Ehm.
- Ya, secondary secondary itu tadi ya eh,
- karena salah satunya Nah, secondary itu
- didapat karena suatu penyakit misalnya
- ada eh, penyakit eh, bekuan darah di
- vena dalam ya.
- Karena ada bekuan darah dia darahnya
- terlalu kental misalnya penyakit darah
- darahnya terlalu kental.
- Eh, misalnya
- penyakit-penyakit Covid ini nih misalnya
- nih menyebabkan pengentalan darah nah,
- itu bisa
- terjadi sumbatan vena dalam atau eh,
- merembet ke vena saphena magna ya.
- Jadinya itu juga bisa menyebabkan dia
- jadi terkena varices setelahnya.
- Setelah sembuh dari
- eh, DVT istilahnya ya eh, deep venous
- thrombosis ya eh, setelah sembuh dari
- thrombus
- dia akan eh, terjadi varices karena
- katup-katupnya sudah rusak karena
- inflamasi karena peradangan karena
- bekuan darah yang tertempel lama di
- daerah eh,
- daerah saphenous vein seperti itu.
- Jadi
- seperti itu ya eh, yang secondary.
- Kemudian eh, tadi yang sudah eh, saya
- utarakan
- kita masuk ke bagian terapi.
- Ya, terapinya tadi eh, kita empat pilar
- tadi yang sudah saya sebutkan ya. Jadi,
- yang
- pertama, ya kita review lagi ya. Yang
- pertama tadi itu adalah pengobatan
- dengan obat-obatan ya, yang paling
- terkenal sekarang Ardium namanya.
- Ya.
- Pengobatan saja dengan Ardium. Yang
- kedua, itu eh skleroterapi ya,
- penyuntikan. Yang ke
- yang ketiga, itu dengan tindakan ya.
- Tindakannya bisa pembedahan terbuka atau
- dengan eh laser ya, atau juga dengan eh
- penyuntikan dengan lem ya, namanya
- sianoakrilat embolisasi.
- Yang kemudian
- yang keempat dengan stocking kompresi ya
- dan perubahan gaya hidup tadi yang sudah
- saya sampaikan.
- Nah, seperti itu. Jadi, sebenarnya sih
- dan inti dari materi itu sih eh sudah
- saya sampaikan nih jadi sampai sekarang
- ini heeh. Jadi, itulah yang eh
- disebabkan kenapa varises terjadi ya,
- sampai dengan tata laksana. Intinya sih
- pasien-pasien itu kan pengen kakinya
- bagus ya, kakinya indah atau perempuan
- ya.
- Jadi, haruslah waspada dari awal gitu
- karena mencegah lebih baik daripada
- mengobati.
- Gitu.
- Eh, Dok ini ada pertanyaan. Kalau
- misalnya benjolan seperti apa pembuluh
- darah yang agak kelihatan di
- dari permukaan kulit bukan di kaki tapi
- di tangan, itu beda ya Dok ya? Enggak
- ada kaitannya dengan eh
- gangguan pembuluh darah atau bagaimana?
- Mohon penjelasannya. Iya.
- Iya.
- Nah, kita harus tahu dulu. Biasanya kan
- varises itu sangat amat jarang timbul di
- bagian eh
- tangan ya, karena dia lebih
- lebih dinamis ya, lebih aktif
- pergerakannya
- dibandingkan di kaki. Nah, kalau
- penonjolan terus di cek dulu apakah itu
- suatu pembuluh darah atau bukan ya.
- Boleh datang ke dokter terdekat atau
- dokter bedah terdekat untuk dievaluasi.
- Nah, misalnya benjolannya ini seperti
- apa? Apakah dia berdenyut, ya? Apakah
- dia ada ee
- ee ee bruinya istilahnya, ya? Berdestir
- ada destirannya atau tidak? Nah, harus
- dicek ke dokter nantinya untuk dilakukan
- pemeriksaan lebih lanjut. Nah, jika
- dokter itu curiga
- ee masalah pembuluh darah, biasanya akan
- dilanjutkan ke
- dokter bedah vaskular. Jadi, biasa kalau
- di tangan sih
- itu bisa juga pembuluh darah. Cuman kita
- harus pastikan dulu, ya. Yang pasti
- kalau di tangan bukan bukan masalah
- varises, ya, kalau di tangan.
- Beda dengan bahasan kita hari ini, ya.
- dengan bahasan kita hari ini, ya. Cuman
- bisa aja merupakan pembuluh darah yang
- lain bisa, ya.
- Seperti malformasi pembuluh darah atau
- yang lain. Bisa juga kalau di di bagian
- tangan kayak hemangioma. Nah, kita harus
- pastikan dulu ke dokter
- Anda.
- Nanti biar dokter Anda yang akan
- menunjuk ke dokter bedah vaskular jika
- dia mencurigai adanya masalah vaskular
- pembuluh darah. Seperti itu.
- Baik.
- Ee ini dari hamba Allah pertanyaannya,
- "Dok, kalau duduk lama-lama enggak
- boleh, itu aturannya berapa menit berapa
- jam sekali sih kita harus kemudian jalan
- dulu sebelum duduk? Saya akan taat, Dok,
- kalau memang itu bisa membuat ee kaki
- tidak terganggu oleh varises."
- Begitu juga kalau misalnya orang yang
- berdiri
- harus berapa lama kemudian harus duduk?
- Ini guru mungkin, ya.
- Silakan.
- Iya.
- Iya.
- Idealnya sih, ya, ya, misal kita duduk
- lama, misal kita duduk di ee
- Meja dekat komputer, ya. Meja kerja.
- Ya, idealnya ya tiap
- sejam, ya, paling lama tuh sejam, ya,
- kita pereganganlah peregangan sedikit,
- gitu, ya. Atau setengah jam peregangan
- sedikit ee meregangkan kaki, ya.
- Supaya alirannya
- balik lagi ke atas dengan mudah, ya.
- Seperti itu. Ee guna gitu ee kita diri
- sebentar, ya, kita peregangan atau duduk
- aja boleh peregangan. Dilanjur
- diselonjorkan saja kakinya, ya. Supaya
- aliran
- lebih lancar ya seperti itu karena kan
- kalau kita duduk lama kan statis ya dia,
- pembuluh darah diam di situ
- supaya untuk mencegah dia ee
- terjadinya ee masalah insufisiensi katup
- vena. Nah, kalau diri lama juga sama
- sejamlah paling lama kita
- sudah disarankan untuk ee peregangan ya
- idealnya ya sejam ya kemudian kita
- peregangan sedikit ya istirahat sedikit
- kemudian boleh dilanjutkan lagi
- aktivitasnya
- nah tapi kalau sudah ee ada resiko
- penderita varises ya ada baiknya
- kita memakai untuk pencegahan kita
- memakai stocking kompresi tadi itu
- iya
- jadi ee jadi kita setiap aktivitas kita
- pakai tapi kalau sudah aktivitas sudah
- santai
- copot lagi
- ee copot lagi hanya pada saat aktivitas
- kerja saja seperti itu
- iya jadi biar bagaimanapun juga
- pencegahan lebih keren ya Dok ya pakai
- stockinglah kalau memang rasanya
- diperlukan
- em ini dari Ibu Ita, saya sering sekali
- merasa kesemutan dan pegal tapi hanya di
- bagian jari-jari tangan bahkan juga di
- mulai dari ee pergelangan kaki ini
- termasuk gejala
- variseskah atau lain nih? Orang bilang
- wah itu sih asam urat katanya begitu
- gimana nih Dok? Oke
- iya pertanyaan bagus ya
- jadi rasa kesemutan atau baal di tangan
- atau kaki tungkai ya
- itu
- juga bisa dialami karena penyakit lain
- ya
- kalau varises juga tetap harus dicek ya
- nanti kita akan cek dengan USG ya
- tapi kalau misalnya kesemutan harus
- dicek juga lebih dalam
- misalnya sudah berada di usia di atas 40
- tahun begitu ya
- apakah ee ada penderita kencing manis?
- Nah, itu biasanya penderita penderita
- diabetes
- itu
- kadang juga
- bahkan kerap kali ya menderita
- kesemutan ya atau baal pada
- tangan dan kaki.
- Harus dicek dulu ke dokter
- dokter umum saja. Dokter umum akan nanti
- akan ngecek itu biasanya dia akan
- melakukan beberapa pemeriksaan lab ya,
- misalnya gula darah dicek.
- Kemudian HbA1c-nya dicek apakah ada
- masalah diabetes ya. Jadi harus
- hati-hati juga karena
- diabetes juga menyerang saraf dan
- pembuluh darah.
- Nanti
- akan di
- pastikan itu masalahnya diabetes atau
- bukan. Cuma kalau kesemutan
- biasanya
- ada risiko diabetes juga gitu loh atau
- masalah saraf yang lain ya. Ada saraf
- kejepit juga bisa ya. Jadi harus
- diperiksakan dulu ke dokter terdekat.
- Jadi belum tentu varises kalau seperti
- itu ya. Cuma nanti akan dievaluasi lebih
- lanjut. Seperti itu. Kalau varises itu
- lebih khas gejalanya tadi yang seperti
- saya utarakan yaitu
- baal, rasa kram, yang ngilu, yang berat
- terutama di bagian belakang betis ya
- sampai ke belakang paha.
- Nah, seperti itu.
- Itulah yang
- saya utarakan untuk varises. Kalau yang
- kesemutan harus dicek juga penyakit lain
- ya seperti diabetes atau masalah saraf
- yang lain.
- Ini pertanyaannya pasti dari pria nih
- meskipun enggak ada namanya.
- Dok, saya perokok Dok tapi yang saya
- khawatirkan itu tadinya bukan terkait
- dengan
- hal-hal yang barusan saya dengar
- tapi benar ya pembuluh darah jadi
- terganggu dan
- tidak elastis dan akan memunculkan
- varises karena saya ber-varises juga
- meskipun masih baru di lutut saja nih
- Dok belum di
- betis ya. Tapi saya perokok berat Dok.
- Iya silakan.
- Iya.
- Jelas ya
- perokok ya tadi ee lifestyle nih ya kan
- berarti ya hitungannya tadi ya
- masalahnya. Ya.
- Lifestyle juga resiko tadi, merokok
- merusak pembuluh darah
- secara kronis ya jadi
- ee sebaiknya dikuranginlah sudah merokok
- itu ya, hidup lebih sehat, olahraga ya,
- makanan-makanan sehat
- He em.
- ee supaya untuk mengurangi resiko
- kerusakan yang lebih ke depannya.
- Misalnya ee enggak tahu Dimas atau
- enggak nih ya, Toyib. Misal Anda masih
- ee usianya
- cenderung masih muda ayo belum ada kata
- terlambat. Kita harus lakukan
- perubahan lifestyle ya, hidup sehat,
- makan sehat, olahraga.
- Seperti itu.
- Atau jika sudah terjadi ee seperti itu
- ya ee tadi yang saya bilang gejala kram,
- ngilu, pegal dan berat boleh
- diperiksakan ke dokter bedah vaskular
- terdekat Anda. Seperti itu.
- Iya. Dan kita sudah ada di penghujung
- Dok ee
- tolong diakhiri dengan closing statement
- yang bisa membuat orang sadar banget
- hello varises jangan sampai datang gitu.
- Iya iya. Baik ya saya rangkum juga ya.
- He em.
- Jadi ee varises itu memang merupakan
- ee sebuah penyakit ya di mana pembuluh
- darah vena aliran balik ke kaki dari
- kaki ke jantung itu ee di kaki
- membengkak ya karena pengumpulan darah
- yang tertampung di situ yang tidak dapat
- semuanya kembali ke jantung.
- Ya varises itu merupakan sebuah
- ee salah satu entitas dari penyakit vena
- kronik ya yang
- spektrumnya sangat luas sekali.
- Ya jadi ini salah satunya jadi varises
- sangat berkaitan sekali ya dia
- ee akan ee menyebabkan suatu
- ee apa namanya
- kualitas hidup yang jadi lebih buruk
- karena hanya gara-gara menyepelekan
- varises ya. Yang awalnya cuma
- guratan-guratan saja dibiarkan ya
- kemudian tidak merubah eh pola hidup
- sehat, ya.
- Kemudian eh akhirnya sudah menjadi mulai
- nonjol-nonjol dan dibiarkan saja sampai
- dengan ke taraf tadi stadium lanjut.
- Jadi harus dicegah, ya, karena itu
- adalah sebuah penyakit, bukan kosmetik.
- Ingat, ya, sekali lagi itu varises bukan
- penyakit eh bukan eh kosmetik, maaf.
- Ya, bukan kosmetik, tapi itu merupakan
- sebuah penyakit. Jadi harus dicegah
- sedini mungkin, ya. Tadi pencegahannya
- bagaimana? Kita tahunya ya yang lima
- faktor tadi, ya, yang saya sebutkan.
- Coba lihat eh dari riwayat keluarga,
- apakah ada yang menderita varises
- seperti bapak, ibu, nenek, kakek, ya.
- Apakah ada yang menderita kaki bengkak
- atau varises? Jika ada,
- ayo kita rubah eh eh lifestyle kita, ya.
- Kemudian yang kedua adalah pekerjaan
- dan lifestyle tadi, ya, yang saya
- bilang. Ya, pekerjaan yang berdiri lama,
- kemudian yang duduk lama,
- seperti pramugari, mandor, ya.
- Eh bidan, eh
- pramugari, ya, pilot, ya, dosen dan
- sebagainya itu berisiko, ya. Kemudian
- perokok,
- kemudian eh peminum alkohol, ya, makanan
- tidak sehat juga bisa
- berisiko. Kemudian yang ketiga adalah
- kegemukan. Kegemukan,
- keempat adalah kehamilan, ya.
- Karena weight bearing dan juga
- karena ke tekanan, ya, tekanan pada eh
- dalam rongga perut karena ada bayi.
- Jadi mencegah darah untuk balik ke atas.
- Kelima adalah hormonal, ya, ini
- perempuan lagi. Hormonal, ya, KB,
- kemudian
- eh program hamil, ya, atau pil KB dan
- sebagainya.
- Nah, itu yang perlu kita ketahui
- dasar-dasar dari situ, ya. Oleh orang
- awam itu perlu lima faktor itu harus
- tahu
- eh kena kita saya bakal kena varises
- atau enggak, ya. Seperti itu.
- Ya, kemudian jika sudah kena gimana eh
- cara pencegahannya? Ya, tadi. Kita pakai
- stocking dulu nih eh kalau masih dalam
- taraf C1,
- eh C2, ya, kita masih bisa pakai
- stocking kalau tidak mau
- atau takut berobat ke dokter bedah
- vaskular endovaskular atau ke dokter
- umum tidak takut
- pakai stocking, aktivitas pakai
- stocking. Jika sudah tidak aktivitas
- lagi
- lepas
- baru eh lepas stocking, seperti itu
- saja. Yang paling simpel ya, itu intinya
- mencegah lebih baik. Tapi jika sudah
- terjadi yang tadi sudah ada kaki bengkak
- ya, sudah mulai ada luka, perubahan
- warna kulit, gatal-gatal segala
- sebaiknya cepat-cepat ke dokter. Jangan
- ditunda-tunda lagi, ya itu sudah eh
- masuk ke dalam tahap yang lebih lanjut
- eh pada insufisiensi vena kronis seperti
- itu ya, eh untuk pencegahannya ya kalau
- misalnya eh datang ke dokter tidak usah
- takut ya, karena varises itu dapat
- diobati ya
- he
- tidak ada kata terlambat ya, varises itu
- bisa diobati, kualitas hidup juga dapat
- eh perbaiki ya dengan cara tadi kita
- kasih obat-obatan
- eh medikamentosa ya, tadi obat minum ya
- atau
- eh dengan suntik ya atau dengan tindakan
- bedah ya, eh tindakan terbuka operasi
- ataukah dengan laser dan dengan lem yang
- lebih bagus hasilnya secara kosmetik ya,
- kalau untuk laser dan lem
- dia eh lebih cepat daripada operasi ya
- kemudian pakai stocking dan juga eh
- perubahan eh gaya hidup, seperti itu
- siap
- ya
- Dok, terima kasih banyak untuk eh
- materinya yang sangat persuasif, kami
- akan jaga diri Dok dengan jauh lebih
- baik setelah mendengar apa yang Dokter
- sampaikan. Dokter Adil Amarizsa Dokter
- Spesialis Bedah Vaskular yang sudah
- menemani kita di Ruang Kesehatan pada
- kali ini mungkin eh saya akan sampaikan
- lagi bahwa beliau ada di Pusat Otak
- Nasional atau Rumah Sakit PON ya, di
- Cawang dan juga di Rumah Sakit Hermina
- di Jatinegara dan Rumah Sakit Abdul
- Radjak di Salemba. Dok, anyway terima
- kasih banyak untuk hari ini,
- mudah-mudahan lain waktu mau digangguin
- lagi. Untuk bisa isi ruang kesehatan ya.
- Oke, sekali lagi terima kasih dan Ikhwan
- Akhwat Billahi Taufiq Wal Hidayah
- Wassalamualaikum Warahmatullahi
- Wabarakatuh.