Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Iwan dan akhwat yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala. Para
- pendengar hasil yang dapat meraih kami
- baik itu lewat radio 729 AM maupun lewat
- jaringan YouTube Rasil TV.
- Asalamualaikum.
- warahmatullahi
- wabarakatuh. Bahagia sekali saya Karolin
- didampingi kali ini bersama para pejuang
- dakwah ada Ondi, kemudian Algi juga
- nampaknya ada
- beberapa PK anak-anak teman-teman PKL ya
- yang berada di studio saat ini hadir di
- ruang dengar ikhwan dan akhwat. Dan
- setiap hari Jumat seperti biasa siang
- ini kami hadir dengan fikih wanita
- bersama guru kita yang telah hadir di
- seberang sana. Mari kita sapa terlebih
- dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Apa kabar, Mbak? Sehat
- semua? Sehat. Alhamdulillah berkat
- doanya. Ustazah sehat.
- Alhamdulillahilladzi binikmatihi tatimus
- shihat. Masyaallah. Oh. Masyaallah. Dan
- mudah-mudahan pertama di bulan itu dia
- saya mau nyebut di bulan ee
- Januari
- 2025 dan bulan Rajab, Ustazah ya. Ya.
- Tanggal 3. Heeh. awal Rajab ya, awal
- Rajab dan tentu saja ee sudah beberapa
- langkah lagi kita akan memasuki bulan
- Ramadan. Masyaallah mudah-mudahan
- disehatkan dibanyakkan usia kita semua
- ya. Amin. Amin ya rabbalin. Baik ikhwan
- dan akhwat. Pada kesempatan kali ini
- Ustazah akan membahas takdir aramil.
- Pasti Iwan dan Akhwat seperti saya juga
- baru saja mungkin tidak familiar dengan
- istilah Aramil. Ustazah akan langsung
- memaparkannya. Kami persilakan ustazah
- tafadol. Jazakillah main.
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah.
- Allahumma inna nasaluka ridaka wal
- jannah waubika
- minatikaar. Allahumma bariklana fi
- Rajabban wigna ramadan. Amin ya rabbal
- alamin. Mudah-mudahan kita diberikan
- kesehatan, kekuatan, keimanan,
- kemampuan, kesehatan, dan semua
- kenikmatan agar kita mampu dapat
- merasakan keberkahan dan kemuliaan bulan
- suci Ramadan. Insyaallah. Amin ya
- rabbalin. Amin ya rabb. Hari ini kita
- membahas tentang takdir aromil. Takdir
- sudah tahu ya, aromil itu adalah jamak
- dari armalah ya. Jadi kalau bahasa
- terjemahannya itu sebenarnya sih bahasa
- bahasa umumnya tuh janda ya. Jadi aromil
- tuh para janda. Ee kalau yang bahasa
- lebih enak didengar untuk zaman now ini
- ee itu single mom ya, single single mom
- atau ibu tunggal ya.
- Ee jadi ee Aromil atau Armalah atau
- single mom atau ibu tunggal itu adalah
- ee posisi di mana seorang perempuan ya
- yang telah menjadi janda ya yang tidak
- memiliki suami itu bisa disebabkan
- karena perceraian atau karena meninggal
- dunia. Jadi, seorang muslimah yang telah
- ee berpisah dengan suaminya, perpisahan
- yang bisa jadi disebabkan oleh kematian
- suaminya atau karena perceraian. Nah,
- itu di dalam istilah bahasa Arabnya ee
- armalah ya atau aromil jamaknya ya. Nah,
- ee kita tahu bahwa kehilangan seorang
- suami itu menjadi ujian yang berat bagi
- seorang perempuan ya, seseorang muslimah
- tentu memerlukan ketabahan ya. Dan
- begitu juga ee
- perceraian antara seorang ee istri
- dengan suaminya ya, seorang perempuan
- dengan seorang laki-laki yang telah
- terikat dengan akad nikah yang kuat
- kemudian terputus dan status seorang
- perempuan itu menjadi janda atau
- armalah. Jadi enaknya kita ngomong apa
- nih, Mbak bahasanya? Mau aromil atau
- armalah atau janda atau single moms atau
- ibu tunggal. Masyaallah. Aromil biar
- kita punya lebih ini aromil ya. Aromil
- boleh saja. Iya. Biar kita mempopulerkan
- ya bahasa. Betul ya. Jadi ee aromil ini
- adalah ee kalau di dalam syariat Islam
- ya kata menurut Ibnu Qutaibah yang
- disebut dengan aromil atau armalah tuh
- ee ee apa namanya? Perul ee apa
- single-nya ya? Jamaknya armalah ya.
- Aromil jamaknya. ee Aromil dari Armala.
- Jadi Aromil ini menurut Ibnu Qutaibah
- disebut dia Aromil itu karena ee miskin
- yang tidak memiliki suami lagi. Terserah
- ya apakah karena perceraian atau
- kematian. Jadi dia tidak memiliki lagi
- seorang suami yang dan dia tidak ada
- lagi bekal nafkah yang ia miliki karena
- ketidakadaan suami. Karena suami itu
- jelas ya kewajibannya itu kan menafkahi
- ya. Jadi aromil ini ee disebut sebagai
- aromil itu karena memang bekalnya tidak
- ada lagi. Ee begitu juga ee dari Imam
- Nawawi juga mengatakan seperti itu. Jadi
- status aromil itu merupakan status yang
- memang ee secara umum itu memang tidak
- disukai ya oleh para perempuan kaum
- muslimah. Tapi kan takdir ya, takdir kan
- menentukan lain ya, apakah sebab
- kematian atau sebab ee ketidakcocokan
- masalah rumah tangga, masalah-masalah
- yang terjadi kemudian terjadi
- perpisahan. Jadi status aromil ini
- memang tantangan emosional tuh yang
- sangat berat dan sulit kita tahu ya.
- Bagaimana Aromil ini harus mengurus
- kebutuhan hidupnya, mengurus anaknya
- seorang diri ya. Bahkan bisa juga mereka
- merasakan beban psikologis dari
- masyarakat ya yang selama ini ee umumnya
- masyarakat masih memandang negatif
- status aromil ini, status janda ya,
- terutama yang masih muda dan cantik ya.
- Jadi aromil ini atau ee ketika terjadi
- perceraian terutama ya setelah bercerai
- itu walaupun tidak semua masyarakat
- memandangnya negatif tapi kebanyakan ya
- ee di masyarakat tertentu itu dilabeli
- dengan hal-hal yang negatif. Jadi sekali
- lagi menjadi arom atau single mom itu
- adalah sebuah perjalanan hidup yang
- penuh dengan tantangan. Ya, memang ee
- harus kuat ya menanggung keteguhan hati.
- Luar biasa banget ya. Jadi bagi yang
- sudah merasakan itu tentu dapat ya
- memahami betapa berat dan sulit di
- posisi Aromil ini ya. Dia tidak hanya
- bertanggung jawab atas ee ee fisik dan
- emosional anak-anaknya saja, tapi
- seluruhnya itu diurus ya. Apalagi ee
- ketika mengalami takdir ee perceraian
- dari seorang laki-laki yang tidak
- bertanggung jawab ya. Ketika terjadi
- perceraian, dia juga melepas semua
- tanggung jawabnya, tidak lagi menafkahi
- anak-anaknya. Karena pada dasarnya
- syariat Islam itu tetap mewajibkan
- seorang ayah untuk menafkahi anaknya ya,
- terutama yang perempuan tuh sampai
- menikah ya atau untuk pendidikan
- anak-anaknya itu tidak ee dibatasi
- dengan ee berpisah atau tidaknya
- kewajibannya tu terus ya itu seorang
- ayah ya menafkahi anak-anaknya. Nah, kan
- kebanyakan di antara ee kasus-kasus yang
- terjadi kan melepaskan tanggung
- jawabnya. Nah, di sinilah seorang Aromil
- ini, ibu tunggal atau single mom ini
- bertanggung jawab terhadap ee
- kesejahteraan fisik, emosional
- anak-anaknya. Bagaimana juga rintangan
- sosial, ekonomi, psikologis itu
- ditanggung ditanggungnya sendiri ya.
- Maka oleh karena itu pembahasan kita
- tentang takdir aromil ini pada dasarnya
- adalah bentuk apresiasi, dukungan, dan
- pengingat bahwa perjuangan seorang
- single mom itu memiliki makna yang
- mulia. Tidak hanya di mata manusia, juga
- di mata Allah. Ya, Islam tidak memandang
- status aromi, status janda itu sebagai
- hal yang rendah atau memalukan. Tidak.
- Ya, bahkan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam itu memberikan teladan yang
- sangat baik dalam memperlakukan aromil
- ini. Ya, misalnya contoh nyata kan kita
- tahu ya, bahwa beliau menikah dengan
- seorang ee armalah ya ee janda ya ibunda
- Khadijah radhiallahu anha ya. Kita lihat
- juga beberapa istri beliau juga
- berstatus janda ya. Ee Rasulullah tidak
- hanya menikahi ee para ini ya ee Aromil
- ini ee tapi juga memberikan bentuk kasih
- sayang, melindungi mereka dan
- memperbaiki kehidupan mereka. Jadi Islam
- memandang Aromil ini sebagai bagian dari
- masyarakat yang perlu diperhatikan dan
- didukung ya. Karena dalam Al-Qur'an kan
- dijelaskan ya ee yang terkait ini kan
- sebabnya bisa karena wafat ya ee bisa
- juga karena perceraian. Misalnya dalam
- surah eh Albaqarah ayat
- 220. Mereka bertanya kepadamu tentang
- anak yatim. Jadi pembahasannya bukan di
- sisi aromilnya ya, bukan di sisi e apa
- namanya? single mom, tapi di sisi anak
- ya, anak yang diurus anak yatim. Nah,
- kalau anak yatim kalau berbicara anak
- yatim berarti bapaknya sudah meninggal
- ya. Nah, di sini mereka bertanya
- kepadamu tentang anak yatim. Katakanlah
- mengurus urusan mereka secara patut
- adalah baik. Dan jika kamu bergaul
- dengan mereka maka mereka adalah
- saudaramu. Dan Allah mengetahui siapa
- yang membuat kerusakan dari yang
- mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah
- menghendaki misalnya Allah ee dia dapat
- mendatangkan kesulitan kepadamu.
- Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi
- maha bijaksana. Jadi di sini mengurus
- anak yatim ya secara makruf ya dengan
- cara yang baik bergaul dengan mereka
- karena mereka adalah jadi menganggap
- anak-anak yatim ini adalah bagian dari
- ee keluarga ya. Makanya ee kita tahu ya,
- Mbak Olin ya, bagaimana kondisi
- fatherless ya, ketika posisi tidak
- ketidakhadiran seorang ayah itu kan
- sangat berdampak kepada ee generasi ee
- anak-anak ya. Ee ya bisa jadi ada
- bapaknya tapi fungsinya tidak ada
- perannya sama sekali juga bisa juga
- yatim juga begitu. Nah, di sini ee Allah
- menjelaskan bahwa kita orang-orang kaum
- muslimin semua tuh adalah orang tua bagi
- anak-anak yatim. Makanya dalam syariat
- Islam anak yatim itu tidak berhak
- mendapatkan zakat. Ya, anak yatim zakat
- tidak boleh diberikan kepada anak yatim.
- Enggak ada itu ya dalam ee surat apa
- surat At-Taubah itu ya ee yang
- menjelaskan ayat 60 ya. Enggak ada
- disebutkan ee dari asnaf tuh anak yatim.
- Kecuali kalau posisinya tuh ee miskin,
- fakir. Nah, itu masuknya tuh bukan
- yatimnya, tapi fakirnya atau miskinnya
- atau duafa ya. Jadi, anak yatim itu
- adalah anaknya para ee kaum muslimin.
- Maka Allah mengetahui siapa yang membuat
- kerusakan dari yang mengadakan
- perbaikan. Jadi ee Allah ee
- sangat-sangat ee menganjurkan bahkan
- sangat memerintahkan ya Allah menegaskan
- pentingnya memperhatikan orang yang
- berada dalam keadaan rentan ya anak-anak
- yatim itu. Atau lagi misalnya dalam
- surah Albaqarah ayat 234 misalnya ya
- tentang eh hal
- ini. ini menjelaskan tentang orang-orang
- yang meninggal dunia di antaramu dengan
- meninggalkan istri-istri. Nah, ini kan
- para aromil ee aromil ya, para janda itu
- ya. Kemudian harus beridah selama 4
- bulan 10 hari. Kemudian setelah habis
- masa idahnya ee maka
- eh di sini alikum fausin biluf. Jadi
- kalau mereka sudah selesai masa idahnya
- ee maka para walinya itu ee mestinya
- membiarkan mereka berbuat terhadap diri
- mereka menurut apa yang makruf. Jadi
- artinya tidak boleh lagi diatur-atur
- silakan dia menentukan pilihan-pilihan
- hidupnya. Wallah bimunil. Allah
- mengetahui apa yang kamu perbuat. J di
- sini ee yang terkait dengan suaminya
- wafat atau
- walilquf alutin. Wanita yang diceraikan.
- Nah, jadi di sini Aromil itu bisa karena
- meninggal, bisa karena bercerai, dan
- semuanya itu menjadi perhatian yang
- besar bagi umat Islam untuk
- memperhatikan kondisi mereka ya. Jadi,
- para wanita yang diceraikan wajib
- mendapat perbekalan yang baik dari bekas
- suaminya. Jadi, perbekalan masa-masa
- idah ya itu kewajiban bagi orang yang
- bertakwa. Jadi ayat-ayat yang tadi itu
- menjelaskan bahwa wanita yang dicerai
- oleh suaminya itu berhak mendapatkan
- nafkah yang baik ya selama masa idah
- tentu saja. Dan itu ee tidak boleh ee
- yang namanya kita bisa lihat ya
- menikahnya baik-baik mestinya berpisah
- juga secara baik-baik ya. Nah, itulah eh
- dalam masalah aramilnya ada lagi hadis
- ya yang di e diriwayatkan oleh Imam
- Bukhari itu Rasulah
- bersabda
- mujahidahim waim lair. Jadi ini hadis
- riwayat Abu Hurairah ee Rasulullah
- bersabda, "Orang yang berusaha
- menghidupi para janda ya, aromil ya,
- orang yang berusaha untuk menafkahi ya
- menghidupi para e aromil ini, armalah
- wal miskin dan orang-orang miskin itu
- seperti
- kalmujahid, seperti orang-orang yang
- berjihad di jalan Allah gitu ya.
- Masyaallah ya. Ee di sini ee kemudian
- Kak Nabi itu gurunya Imam Bukhari
- mengatakan, "Aku sangka itu seperti
- orang yang salat malam yang tidak pernah
- merasa lelah dan yang berpuasa yang
- tidak pernah berhenti berpuasa." Artinya
- asa ini adalah orang yang bekerja untuk
- mereka atau bekerja untuk menanggung
- nafkah mereka. Jadi berusaha untuk
- memberikan ee bantuan nafkah bagi aromil
- yang memang ee tidak mampu untuk
- menafkahi keluarganya. Jadi, Armalah
- atau Aromil ini adalah orang yang tidak
- memiliki suami. Apakah dia ee apa
- namanya ke suaminya wafat ataupun
- bercerai, artinya yang memberikan
- perhatian tentang nafkahnya. Nah, ini
- kan di masa Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ya kita lihat memang tidak
- semua mandiri ya para ee muslimah saat
- itu ya. Nah, jadi ee pada saat sekarang
- tentu berbeda ya. para arom aromil saat
- ini mungkin lebih e mandiri barangkali
- ya daripada ee mungkin dari
- penghasilannya daripada suaminya ya
- ketika mening jadi dia dia ee bisa jadi
- mampu untuk menafkahi keluarganya karena
- dia berpenghasilan. Ini seperti ini juga
- ee Mbak Olin ee kisah Bibi Jabir. Jabir
- ini punya bibi baru aja bercerai dengan
- suaminya. Kan ada masa idah ya. Masa
- idah itu kan ada ketentuan-ketentuan
- yang berlaku ya. Tidak boleh ee apa
- namanya harus ditinggal di rumah ya.
- enggak boleh keluar rumah. Kan itu juga
- ulama berbeda pandangan tuh ya tentang
- ee apa yang harus ee dilakukan oleh
- wanita dalam masa iddah. Nah, Bibi Jabir
- ini belum lama dicerai suaminya. Eh, dia
- dia sudah keluar rumah ee berpapasan
- dengan ee para sahabat ya. Menegurlah
- sahabat itu, "Kok kamu keluar rumah sih?
- Kan baru dicerai gitu ya." Terus ee Bibi
- Jabir, "Aku punya kebun yang harus aku
- urus gitu." Tapi kan enggak boleh ya
- dalam surat atalaq itu enggak boleh
- gitu. Akhirnya Bibi Jabir ee bingung ya
- ini gimana saya nanti kalau saya enggak
- ngurus kurma siapa yang ngurus nanti
- gimana gitu. Kalau kan masa idah bagi
- wanita yang bercerai itu kan salah tata
- quru ya. Tiga kali masa suci itu kan
- lama juga kurang lebih 3 bulan lah gitu.
- Waduh di rumah terus gimana nih?
- Akhirnya Bibi Jabir minta Jabir ee
- bertanya kepada Rasulullah. Nah,
- menjelaskan permasalahannya. Nah,
- Rasulullah mengatakan, "Ya, silakan gitu
- ya mengurus kebunnya. Nanti kalau sudah
- sampai waktunya kewajiban zakat atau
- infak, keluarkanlah zakat atau
- infaknya." Jadi artinya tidak seluruh
- aromil itu harus diberikan perhatian
- yang besar terkait tanggungan nafkah.
- Ya, kalau yang mampu mah ee tidak tidak
- perlu ya. Makanya anak yatim itu tidak
- menjadi salah satu dari delan asnaf yang
- berhak mendapatkan zakat. Karena status
- anak yatim itu kan enggak semuanya ee
- fakir atau miskin ya, ada juga yang kaya
- gitu. Nah, gitu. Jadi intinya adalah di
- sini pembahasan aromil kita ini ee
- pembahasan bisa jadi karena beban
- psikologis ya. Di masyarakat tuh kan ada
- ketar-ketri Mbak ya, apalagi cantik gitu
- ya. Sudah punya teman gitu yang suami
- main main ke rumahnya ada rasa ya Mbak
- ya. Ee saya pernah dicurhat hati juga
- ada rasa kayaknya temannya kurang kurang
- welcome gitu ya. khawatir suaminya
- tertarik gitu ya, takut ee nanti diambil
- dan seterusnya. Itu kan beban beban
- psikologis. Walaupun sebenarnya bisa
- jadi tidak ada ee apa ya ee rasa-rasa
- seperti itu ya. Nah, paling tidak aromir
- atau single mom ini itu merupakan ee
- perjuangan yang sangat mulia ya kalau
- dia ee betul-betul bertanggung jawab ya
- memikul beban tanggung jawab yang
- sebenarnya ee tidak tanggung jawab dia
- kalau masih ada suaminya bercerai kan
- dengan ada mantan suami. Tapi ketika dia
- sebagai pencari nafkah dan juga sebagai
- pengasuh utama itu peran ganda yang
- merupakan ee perjuangan yang mulia ya.
- Ini kan perjuangan menunjukkan kekuatan
- luar biasa ya dalam menghadapi berbagai
- tekanan hidup ya. Kadang-kadang ada rasa
- lelah ya kadang-kadang ya artinya karena
- anak jadi anak ini keyakinan dan cinta
- terhadap ini anak inilah yang menjadi
- bahan bakar utama untuk menerus untuk
- terus melangkah ya. Nah perlu kita
- pahami kepada Aromil saudara-saudara
- kita yang muslimah tidak perlu berkecil
- hati ya. Ee Anda tidak sendirian ya
- banyak aromil yang lain ya. yang juga ee
- menghadapi tantangan hidup ini yang
- benar-benar sendiri ya menghidupkan,
- menafkahi keluarga anak-anaknya dengan
- segala macam rintangan, tantangan yang
- barangkali juga ee omongan kata-kata
- yang tidak baik, ketakutan-ketakutan
- bagi muslimah yang lain. Takut suaminya
- diambil ya. Dan biasanya juga
- Bapak-bapak sebagian ya
- suka mempercandakan janda-janda gitu.
- itu janda tuh. Itu seakan-akan ya ada
- rasa kita yang menan jadi enggak enak
- juga kayaknya nilainya. Ah gampanglah
- kan dia butuh perhatian kan dia ee apa
- istilahnya tuh ee jarang dieluh apa mbak
- bahasanya Mbak ya itulah yang enggak apa
- ee melecehkan gitu ya gitu. Iya. Iya.
- itu artinya kadang-kadang bisa jadi
- terjadilah apa yang dinamakan ee
- perselingkuhan ya karena memanfaatkan
- situasi seperti ini. Maka kaum muslimah
- yang saat ini menjadi aromil jagalah
- diri ya jangan sampai terbawa hasutan,
- rayuan, bujukan dari pria yang tidak
- bertanggung jawab yang hanya mengambil
- kesempatan dalam kesempitan seperti ini.
- Jadi ini kerjanya setan. Setan itu
- membuat hal yang indah-indah. Akhirnya
- kita dengar ya semacam ungkapan menikahi
- janda menjandakan istri. Nah, ini kan
- suatu hal yang menyebabkan istilah
- aromil atau janda ini jadi apa ya?
- Negatif ya. Ya memang ini juga semua
- hawa nafsu juga ya. Ee apalagi kalau
- sudah ketangkap bahasa alasannya
- kemudian menikahi daripada zina gitu ya.
- Padahal kan dimulai dengan cara yang
- tidak baik ya. Kalau memang berniat
- tulus ya menikahi aromil ini caranya
- dengan cara yang terbaik kondisikan
- istri ya. Makanya muncul tadi ya
- menjandakan istri menikahi janda. Karena
- memang istri ketika dia tahu suaminya
- menikahi janda, dia istrinya belum
- dipersiapkan ya tidak terima dia.
- Apalagi dia tahu suaminya ini
- kemampuannya dalam masalah nafkan, dalam
- masa keadilan ya tidak sesuai ya. Tentu
- dia mengundurkan diri, tidak ikhlas
- menerima. Akhirnya terjadilah apa yang
- ee dalam ungkapan ini ee disebutkan ya
- menikahi janda, menjandakan istri itu
- kan bentuk yang tidak tidak benar ya.
- Kalau memang niatnya tulus karena Allah
- membantu ee aromil ini lakukan dengan
- cara yang ihsan. Kondisikan keluarga
- karena kita membangun rumah tangga itu
- sama dengan antara rumah tangga pertama
- dan yang kedua harus berjalan dengan
- sakinah mawadah warahmah. Tentu harus
- ada persiapan-persiapan ya. Maka ee di
- sini kita lihat ee bagaimana Aromil ini
- tidak sendirian ya ketika dia
- mendapatkan ujian cobaan, takdir ya,
- terutama kalau suaminya wafat atau
- meninggal atau mungkin takdir ee
- bercerai atau berpisah dengan suaminya.
- Ini adalah takdir ya. Tentu saja yang
- penting adalah masih banyak ya
- saudara-saudara yang lain yang siap
- untuk memberikan ee support ya
- memberikan ee ya artinya menjalani
- kehidupan itu bisa sharing ya artinya
- butuh dukungan keluarga memang ya butuh
- dukungan keluarga komunitas dan teman ya
- sebagai sumber kekuatan tapi yakinilah
- bahwa kekuatan yang utama itu ada pada
- Allah kekuatan yang harus kita jadikan
- sebagai sandaran an kita itu adanya
- hanya Allah ya. Jadi di sini bagi yang
- mendapatkan takdir aromil, takdir aromil
- pahami bahwa ada Allah bersama kita ya.
- Sabar dan tawakal kepada Allah. Karena
- Islam itu menganjurkan ya untuk selalu
- bersabar dalam menghadapi ujian hidup
- ya. Termasuk yang kehilangan suami ya.
- Apakah karena ee wafat atau perceraian
- ya, karena ini adalah takdir. La
- yuklifulahu nafsan illa wus'ah. Allah
- tidak membebani seseorang melainkan
- sesuai dengan kesanggupan. Artinya
- takdir yang yang sekarang ini Allah
- berikan tuh memang Allah tuh ee sudah
- sudah memberikan sinyal kepada kita,
- kamu sanggup kok ya menjalankan ini
- sebagai aromil. Ya. Jadi yang penting
- sekarang bagaimana tetap tawakal kepada
- Allah. mempercayakan segala urusan hidup
- itu hanya kepada Allah dan yakin bahwa
- setiap ujian itu adalah bagian dari
- takdir yang pasti ada hikmahnya. Nah,
- oleh karena itulah ee para aromil
- hendaknya menjaga kehormatan diri ini.
- Terutama yang bagi muda, masih artinya
- masih segar ya, masih cantik ya. Kalau
- yang sudah tua mah mungkin orang-orang
- tidak ter ini lagi ya, sudah tidak ada
- fitnahnya tidak sebanyak seperti yang
- masih muda. Maka sebagai Aramil perlu
- dan wajib menjaga kehormatan diri,
- menjaga harga diri baik dalam pergaulan
- sehari-hari ya dalam ee bermuamalah
- dengan lawan jenis ya. Karena ee bisa
- jadi ya nama setan tuh dalam hubungan
- muamalah lawan jenis ada ee
- dimasukkanlah itu godaan-godaan ya. Bisa
- jadi seorang ya memang setan itu memang
- tidak akan diam ee untuk menggoda
- manusia karena sampai kapanp bahkan
- sampai mau meninggal pun setan itu terus
- menggoda dia terus menjaga tuh ya
- merawat sampai hawa nafsu itu ngikutin
- dia. Makanya kita lihat kasus-kasus
- dalam rumah tangga perselingkuh dan
- segala macam bisa jadi disebabkan karena
- si laki-laki tidak tahan godaan atau
- memang perempuan yang menggoda dan
- seterusnya itu semuanya timbal balik ya.
- Nah, oleh karena itu Aromil dalam
- pandangan Islam, jagalah kehormatan
- diri, jaga harga diri dalam pergaulan
- sehari-hari berperilaku ya sesuai dengan
- nilai-nilai keislaman. Jaga adab
- berinteraksi dengan orang lain. Jaga
- integritas sebagai wanita yang
- dihormati. Jangan mudah terkena bujuk
- rayu laki-laki. Laki-laki itu kan kalau
- merayu tuh kan waduh luar biasa itu ya.
- Banyak kasus kalau sudah didapat sudah
- ditinggal ya. Yang rugi juga kita kan.
- kemudian tidak menyerah pada kehidupan
- ya. Ee Islam itu sangat mendorong setiap
- individu termasuk Aron Mil untuk tidak
- menyerah pada keadaan bagaimana berusaha
- terus-menerus memperbaiki diri dalam
- urusan agama, dalam urusan keduniawian,
- dan bahkan termasuk juga dalam kegesitan
- mencari nafkah, mendidik anak,
- melanjutkan pendidikan. Insyaallah bisa.
- Jangan menyerah. Bisa insyaallah ya.
- Kemudian juga memperhatikan kebutuhan
- spiritual. Artinya kedekatan dengan
- Allah sangat penting ya dalam menghadapi
- cobaan ya. Karena memang ee
- godaan-godaan dunia ya lawan jenis tuh
- luar biasa tuh terus ya menghadang ya
- godaan-godaan ee yang terkait dengan
- syahwat, godaanah macam-macamlah banyak
- ya. Oleh karena itu, perkuat ee ruh,
- perkuat ruhiah, perbanyak ibadah seperti
- ibadah-ibadah ya, yang salat, baca
- Quran, berdoa, berzikir, pokoknya cari
- komunitas yang dapat menambah keimanan
- kita semakin luas ya. Jangan terpengaruh
- dengan pergaulan-pergolan tidak baik ya.
- Kemudian ya kalau memang ee ada
- keinginan misalnya untuk menikah lagi,
- pertimbangkan ya. Ya, sebaiknya sih
- selektif memilih pasangan hidup. Kalau
- bisa jangan ada masalah setelah terjadi
- pernikahan ya maksudnya ee diseleksilah
- ya calon suami tersebut. Kalau dia pria
- beristri minta dia untuk istrinya yang
- melamarkan. Nah itu kan bagus ya.
- Berarti memang benar ya kita ingin
- semuanya baik ya. Kalau misalnya dia apa
- namanya? seorang duda ya, seorang duda
- maka ee coba diajak bicara anak-anaknya
- karena memang bersatunya dua keluarga
- yang pernah menikah itu tidak mudah ya.
- Seorang duda, seorang janda, ya itu
- kemudian bersatu tuh ada aja tingkat iri
- pihak keluarga atau anak dari pihak yang
- laki-laki itu pasti ada. Makanya ee
- disarankan kalau bertemu misalnya dengan
- sama-sama ee tidak memiliki pasangan
- hidup ya. Kalau dalam bahasa eh apa e
- thaib yaib
- jadiibu waliha eh itu artinya janda tapi
- sebagian ulama juga mengatakan itu juga
- bisa duda gitu ya kalau aromil itu
- armalah armal itu ya artinya ee
- ketika ber ee komitmen untuk menikah
- kembali sebaiknya nih ya saran bagi
- seorang laki-laki yang sudah kehilangan
- istrinya nya mungkin meninggal atau
- bagaimana ketika dia berpikir akan
- menikah lagi, akan menjalin pernikahan
- kembali sebaiknya agar urusan harta
- tidak menjadi ee penyebab bertengkarnya
- dua keluarga besar, alangkah baiknya
- kalau memang memungkinkan memiliki harta
- nih kalau punya harta. Kalau enggak ya
- apanya mau dibagi? ya hibahkan deh
- kepada anak-anak atau mungkin kepada
- keluarga bak ibu atau ada hal ee artinya
- ee ya mungkin perjanjian juga pranikah
- kali ya supaya ini tidak menjadi kendala
- dalam rumah tangga karena biasanya
- masalah-masalah materi itu sangat
- sensitif ya maka persiapkanlah dengan
- baik ya. Nah, baik. Jadi ee kita pahami
- bahwa menjadi aromil bagi seorang
- wanita, single mom bagi seorang wanita
- itu adalah sebuah perjalanan yang
- membutuhkan ee ketabahan, kesabaran,
- betul-betul ee tantangan yang luar biasa
- ya. Jangan pernah kita menangis
- menangisi takdir ya atau menyesali
- takdir ya. Karena yang sudah berlalu itu
- tidak akan kembali. Tapi ambil
- hikmahnya. Ingat ya, perjuangan bagi
- para Aromil ini adalah
- bagaimana
- menghantarkan putra-putri ini menjadi
- putra-putri yang bermanfaat tidak hanya
- untuk negara bangsa tapi juga untuk
- agama. Mempersiapkan generasi penerus
- masyaallah yang saleh sihat. Ini
- perjuangan loh ya. Nah, cuman menariknya
- Mbak Olin ternyata dari sejarah bahwa
- anak yang dididik, anak yang diasuh oleh
- para aromil ini ternyata itu banyak yang
- sukses.
- Masyaallah ya. Jadi ee kesuksesan dalam
- ee pendidikan terhadap anak yang
- diperankan oleh seorang Aromil ya untuk
- membesarkan anaknya itu kita waktu
- menjadi pelajaran tuh ya contoh buat
- kita tuh tokoh-tokoh misalnya Imam
- Syafi'i. Siapa yang tidak kenal dengan
- Imam Syafi'i? Muhammad bin Idris
- Asssyafi'i. Yang mazhab Syafi'i di
- Indonesia tuh ya yang beliau itu ayahnya
- wafat usia 2 tahun. Beliau masih kecil.
- Nah, ibunya nih sebagai armalah ya,
- sebagai armalah ee membesarkan dan
- mendidiknya dengan penuh kesabaran dan
- keteguhan hati. Kalau dibilang cantik
- apa mah orang-orang sana mah
- cantik-cantik ya. Wah, pasti banyak yang
- mau lah. Seperti ibunda Hodija juga dulu
- tuh beliau banyak yang mau kan ee
- armalah ya, janda ya, banyak, cantik,
- kaya, woh banyak yang mau. Tapi beliau
- menjaga harkat martabatnya. Beliau tidak
- mau dengan sembarang orang ya. Nah,
- ketika temu ketemu Rasulullah pas itu
- ya. Nah, begitu juga dengan ibunda Imam
- Syafi'i. Bukan tidak ada yang mau ya,
- tapi beliau lebih fokus untuk mendidik
- Syafi'i kecil itu ee memahami agamanya.
- Makanya beliau itu kan ee Quraisy ya,
- dari Makkah kemudian pindah ke ee Gaza
- ya, Palestina ya. Setelah ee meninggal
- suaminya usia 2 tahun ee Imam Syafi'i
- dibawalah oleh ee ibunya ke Makkah ee
- punya tekad ini anak harus jadi ulama
- ya. Jadi dalam keadaan yatim itu tumbuh
- ee di di bawah penghasuhan ibunya yang
- ingin Imam Syafi'i ini menjadi seorang
- ulama. Ya, dimulai dari kecil tuh ee
- beliau di ee dikondisikan jadi fokus
- kepada pendidikan dan masa depan Imam
- Syafi'i. Jadi enggak ke mana-mana
- kepikirannya ya, enggak macam-macam ya
- bagaimana anak ini. Karena beliau tahu
- ya, orang-orang yang paham agama dia
- akan tahu ke mana dia akan kembali.
- Bahwa hidup ini hanya sementara,
- perjalanan masih panjang. Maka untuk
- membuat bekal amal jariah itu butuh
- butuh keseriusan dari awal kesabaran,
- keteguhan. Maka ibunya Imam Syafi'i ini
- membawa ke Makkah. Kemudian sejak kecil
- mulai ya menghafal Al-Qur'an, menghafal
- syair, sastra, kemudian memperkenalkan
- ilmu ushul fikih dan seterusnya. Ya,
- ibunya tuh berjuang keras untuk
- memastikan Imam Syafi'i ini mendapatkan
- pendidikan yang layak, ya. Termasuk
- hafal Quran 7 tahun sudah hafal Quran
- ya. Dan beliau belajar kepada
- ulama-ulama di Mekah, di Madinah.
- Masyaallah, ini luar biasa ya. Artinya
- dari sosok Armalah yang ee tidak
- memiliki suami, beliau fokus kepada
- pendidikan anaknya. Jadilah seorang
- ulama ya. Termasuk Imam Bukhari yang
- hadisnya selalu kita baca hadis sahih
- ya. Riwayat Imam Bukhari itu juga
- begitu. Bapaknya meninggal ketika beliau
- masih kecil dan dibesarkan oleh ibunya
- seorang diri. Masyaallah ini perhatian
- yang luar biasa ya. menuntut ilmu sejak
- kecil tuh ya anaknya terus di
- diperhatikan dan ternyata memang ya
- kalau single parents ini fokus kepada
- anak dan pendidikannya masyaallah itu
- anaknya itu menjadi anak yang berhasil
- ya tidak jadi memang kadang-kadang ee
- yang lengkap orang tua yang
- kadang-kadang enggak berhasil
- pendidikannya ya kenapa karena bisa jadi
- ee memiliki ee dualisme pendidikan
- antara Bapak Ibu enggak sepakat ya. Nah,
- jadi keberhasilan termasuk Imam Ahmad
- bin Hambal ya, bahkan meninggalnya waktu
- masih bayi ya ee bapaknya itu ya. Kita
- lihat lagi contoh misalnya ya yang surah
- Ali Imran. Ali Imran itu dalam Al-Qur'an
- ya, keluarga Imran. Imron itu kan
- meninggal ketika ee istrinya Hana ee
- hamil kan yang hamil ee Bunda Maryam itu
- kan yang membesarkan anaknya kan
- istrinya, ibunya sendiri. Jadi
- Subhanallah ya Aromil itu apa mulia
- sekali. ee peran perannya ya
- kedudukannya dalam Islam karena fokusnya
- kepada pendidikan anak ya. Membesarkan
- anaknya dengan penuh kasih sayang,
- perhatian terhadap pendidikan agamanya.
- Ya, benar-benar mengkondisikan anak
- sejak kecil agar ee cinta kepada Allah
- dan takut kepada Allah itu sudah mulai
- sejak dini. penanaman akidah ee
- bagaimana menjaga anaknya ee dari
- perbuatan dosa dan maksiat itu sudah
- mulai dalam ee ditanamkan dalam ee diri
- anaknya sejak dini, sejak kecil ya. Jadi
- itu ya ee Imam Ahmad bin Hambal, Imam
- Ibnu Katsir gitu ya. Jadi inilah
- bagaimana ee Aromil ini sebenarnya
- sangat mulia di sisi di pandangan Islam
- ya ketika dia
- ee mampu untuk menggiring anaknya ee
- menuju ee cita-citanya ya ee menjadikan
- anak seorang tokoh. Jadi enggak terpuruk
- ya arom itu enggak boleh terpuruk ya.
- Ini kan ujian ketika tidak ada suami
- apakah kena meninggal atau cerai itu
- bukan kiamat. Ini bukan enggak ada
- apa-apanya. Itu biarkan berlalu. Apalagi
- misalkan ya ee perceraian ee apa aromil
- itu disebabkan karena perceraian ya
- karena perceraian karena suaminya
- misalkan ee melakukan perbuatan maksiat
- ya. Kemudian terjadi perceraian ya
- mestinya hal-hal kayak gini disyukuri
- aja ya. Alhamdulillah, Masnya tidak
- terkontaminasi keracunan gitu ya dengan
- bapaknya yang ee tidak baik akhlaknya
- gitu ya. Ya, ambil hikmah di balik itu.
- Nah, bertekad untuk ee mengajak
- anak-anak, mendidik anak-anak,
- mengarahkan kepada anak-anak agar
- menjadi anak yang saleh salihat, ahlul
- Quran. Masyaallah, ini luar biasa ya.
- Nah, itu Aromil ya. Nah, ee sebagai
- pembahasan terakhir ya ee dari bahasan
- Aromil ini ada prinsip dalam menghadapi
- kesulitan dalam kehidupan kita. Ini bisa
- menjadi catatan buat kita semua ya,
- Aromil ataupun tidak ya, bahwa lasti
- wahdaki kamu tidak sendirian ada Allah
- ya. Innallah maana Allah bersama kita.
- Jadi enggak akan ada rasa sedih tidak
- ada dukita.
- Jangan sedih, jangan
- berdukaummin
- yaum engkau tuh tinggi mulia kalau
- memang seorang beriman. Jadi jangan
- merasa sedih, kecil hati ee enggak enak
- gitu ya. Selama kita melakukan sesuatu
- on the track ya, sesuai dengan perintah
- Allah dan Rasulnya, kita tidak ee
- berusaha untuk ee kita masih dalam
- koridor ee syariat, tidak melakukan
- perbuatan yang tidak baik gitu ya, tidak
- ee menggoda orang, tidak muamalah
- baiklah arti selama kita berdiri ee
- menjalankan fungsi kita sebagai seorang
- muslimah, hamba Allah yang baik, enggak
- usah takut, enggak usah sedih, jangan
- khawatir. kita enggak menggoda suami
- orang kok, kita berusaha untuk menjadi
- hamba Allah yang Allah tuh bersama kita.
- Nah, kita tidak sendirian, ya. Kemudian
- setiap ee ketentuan Allah, setiap takdir
- Allah pasti ada hikmah yang terkandung
- di dalamnya. Yang kalaupun hikmah itu
- tidak kita ketahui saat ini, insyaallah
- suatu saat kita akan merasakan hikmahnya
- dari takdir yang telah Allah tetapkan
- kepada kita. Nah, kemudian ee prinsip
- yang perlu kita pahami juga adalah yang
- mendatangkan manfaat dan yang menolak
- madarat itu hanya Allah. Ya, makanya
- jangan bergantung hanya bergantunglah
- hanya kepada Allah. Jangan bergantung
- kepada siapapun. Mungkin ada orang yang
- janjiin-janjiin ya akan memberikan
- fasilitas apa itu gantungkan harapan
- kita hanya kepada Allah. Jangan
- gantungkan kepada manusia nanti kecewa
- ya. Nah, kemudian ma asobaki eh apapun
- yang menimpamu itu tidak akan pernah
- meleset darimu dan apapun yang meleset
- darimu tidak akan menimpamu. Nah, ini
- prinsip ya bagaimana semua telah
- ditentukan oleh Allah Subhanahu wa
- taala. Kemudian ketahuilah hakikat dunia
- maka kamu akan merasakan tenang. Ini
- nasihat dari ee Abu Sulaiman ya. Jadi
- ketika kita mengetahui hakikat dunia
- kita akan tenang bahwa dunia ini enggak
- segala-galanya. ada masa expire-nya bagi
- kita ya. Ya, kita enggak tahu takdir
- umur itu kapan ya. Perjalanan masih
- panjang. Kita belum masuk ke alam
- barzakh, belum nanti menghadapi hari
- kiamat. Apalagi ketika kita dihisab oleh
- Allah di Padang Mahsyar untuk menentukan
- di mana posisi kita nantinya. Masih
- panjang kehidupan. Jadi, jangan terpaku
- dengan ujian cobaan yang saat ini
- menimpa kita ya. Yang terpenting
- sekarang adalah bekal apa yang akan kita
- bawa, seperti apa kita akan ee mendidik
- anak-anak kita untuk tujuan agar kita
- bisa sama-sama nanti berkumpul kembali
- di surga. Jadi, ketahuilah hakikat dunia
- ya. Kemudian, husnuzzan kepada Allah,
- berbaik sangka kepada Allah. Jangan
- pernah sekali-kali menyesali takdir.
- Ketika kita menyesali takdir berarti
- kita tidak beriman kepada rukun iman,
- iman kepada qada dan qadar. Ini sudah
- takdir. Maka berbaik sangkalah kepada
- Allah. Insyaallah pasti Allah akan
- memberikan jalan keluar yang terbaik
- untuk diri kita dan keluarga kita.
- Insyaallah perbaik sangka. Ana indadon
- abdi aku tergantung seangkaan hambaku
- kepadaku. Dan pilihan Allah untukmu
- lebih baik daripada pilihanmu untuk
- dirimu sendiri. Ini kata Abu Sulaiman
- itu ya. Jadi ketika kita memilih belum
- tentu itu yang terbaik. Tapi ketika
- Allah memilih memilihkan kita suatu
- pilihan yang menjadi takdir kita, itulah
- yang terbaik untuk diri
- kita. Semakin berat ujian yang menimpa
- kita, maka semakin dekat jalan
- keluarnya. Insyaallah itu keyakinan kita
- ya. Jadi yang penting adalah jangan
- memikirkan bagaimana jalan keluar itu
- akan datang. Insyaallah jika Allah
- menghendaki sesuatu pasti Allah akan
- menyediakan dengan cara yang tidak
- terpikirkan oleh hambnya. Yakin, tiqah,
- haakul yakin kepada Allah. Yang penting
- kewajiban kita adalah berusaha ya untuk
- yang lebih baik lagi. Nah, jangan lupa
- berdoa ya. Alaiki biddua ya. Maka
- berdoalah karena yang memegang kunci
- jalan keluar yang terbaik dari semua
- bentuk kesulitan itu hanya Allah. Jadi
- ridah terhadap ketetapan Allah. Rida
- terhadap ketetapan Allah. Maka kita akan
- menjadi orang yang bahagia insyaallah.
- Nah, begitu Mbak ya. Para aromil bangkit
- ya. terus ya bahagiakan diri dengan
- mencari rida Allah, menggapai cinta
- Allah. Masa lalu tuh hanya sebagai ee
- pengalaman ya mudah-mudahan kita ambil
- hikmahnya. Insyaallah nih yang di depan
- kita, anak-anak kita ini akan kita
- pikirkan bagaimana menjadi anak yang
- dapat bersama-sama menuju surganya.
- Insyaallah. Amin. Insyaallah. Siang ini
- nampaknya merupakan kabar baik dan
- motivasi khususnya untuk para Aromil.
- Seperti tadi ustazah sampaikan harus
- tetap bersemangat dan tidak lupa
- berhusnuzun atas segala ketentuan Allah.
- Baik ikhwan dan akhwat. Seperti biasa
- kami undang untuk menyampaikan
- pertanyaannya seperti biasa di nomor
- kami yang tidak berubah
- 08111999726. Insyaallah kami akan
- bacakan dan insyaallah ustazah akan
- menjawabnya. Namun setelah jeda nasyid
- [Musik]
- rada silaturahim juga Rasil TV. Ikhwan
- dan akhwat saat ini menyimak fikih
- wanita bersama Ustazah Herlini Amran.
- Tema kita pada siang hari ini yaitu
- takdir aromil atau aromil biasanya
- diartikan sebagai janda single mom atau
- ibu tunggal. Ee sudah banyak hal yang
- disampaikan oleh Ustazah. Nampaknya ada
- beberapa yang masih ingin disampaikan,
- Ustazah.
- Iya. Ee untuk Aromil ini adalah takdir
- dari Allah yang tentu saja mesti
- disikapi dengan pasrah, rida ya ee
- dengan bangkit kembali ya, terutama yang
- mengalami kekecewaan ya. ee yang
- mengalami ee keterpurukan, bangkit ee
- dekatkan diri kepada Allah. Berikan
- kekuatan cinta dan kasih sayang kepada
- anak-anak ya. Merawat diri dan ruh ya.
- Berikan harapan dan inspirasi bahwa
- dunia tidak hanya terpuruk dengan
- kondisi yang ada, tapi masih ada harapan
- yang akan diraih. Ya, perjalanan hidup
- masih panjang, bangkit insyaallah ya.
- Karena dulu para ulama itu dididik oleh
- seorang yang single mom ya, oleh Aromil
- ya. Insyaallah begitu Mbak ya. Baik,
- jadi kita langsung masuk ke tanya dan
- jawab. Ustazah ya izin langsung
- menyampaikan dari penanya pertama hamba
- Allah. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh ustazah. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustazah yang
- baik mohon ee panduannya juga
- masukannya. Saya seorang single parents,
- single mom, dan saat ini sudah ditinggal
- oleh suami beberapa tahun. Kami eh saya
- maksudnya bekerja dan terlewat untuk
- fokus mengurus anak. Sebenarnya,
- Ustazah, untuk kami ini para ibu
- fokusnya lebih ke mana ya, Ustazah?
- Mencari nafkah atau mendidik anak?
- Iya, ini memang peran ganda ya jadinya
- ya. bagaimana
- ee beban barangkali ya yang semestinya
- ditanggung oleh suami atau ayahnya
- anak-anak kemudian dipikul sendiri. Ee
- kalau kita lihat fokus yang mana itu
- tidak bisa dibenturkan ya. Tidak bisa
- dibenturkan. kita lihat misalnya ee ini
- teknis aja barangkali ya ee bekerja sama
- memanfaatkan ee lingkungan yang ada
- barangkali ketika mesti bekerja untuk
- menafkahi anak ya tentu ee anak-anak
- dengan siapa begitu ya. Nah, itu tentu
- dicari barangkali kalau masih memiliki
- keluarga bisa dengan keluarga. Artinya
- ee
- persiapkan anak-anak ini di mana dia
- akan sekolah, dengan siapa dia akan
- diasuh. Itu penting ya mencarikan daya
- dukung yang dapat membantu mendidik
- anak-anak kita. Karena pada saat ini
- dengan kondisi single mom ini itu tidak
- bisa kita ee fokus e 24 jam misalnya
- mendidik anak, enggak bisa ya. Karena
- dengan ee kebutuhan mencari nafkah ya
- untuk anak-anak kita, maka selektif ya
- dalam memilih di mana anak kita akan
- disekolahkan, di dengan siapa dia
- bergaul, kemudian ee apa target apa yang
- kita akan capai dengan anak-anak kita.
- Itu penting. Jadi ini ee dibicarakan
- dengan keluarga besar. Nah, ini penting
- sekali bahwa dalam suatu keluarga siapa
- sih yang bertanggung jawab terhadap
- seorang perempuan gitu ya. Makanya kalau
- kita lihat wali dalam Islam itu ya ee
- itu kan yang menikahkan anak. Jadi
- artinya keluarga ayah ya maksudnya ayah
- kandung. Ayah kandung ee ketika tidak
- ada ya bisa jadi dengan kakek ya,
- keluarga kakek atau ee yang seayah itu
- yang kaitannya dengan wali itu adalah
- yang bagian ee menjadi tanggung jawab ee
- dalam hal ee perhatian dan pendidikan.
- Kerabat itu namanya kan kerabat. Makanya
- kita sangat dianjurkan untuk ee berinfak
- dengan kerabat jauh lebih diutamakan
- ketimbang ketimbang kepada orang lain.
- Nah, begitu juga dengan permasalahan ee
- seperti ini ya ee anak-anak itu juga
- perhatian. Jadi kenapa anak yatim itu
- tidak ee mendapatkan hak untuk dizakati
- misalnya karena ee orang tuanya itu
- banyak terutama kerabat-kerabatnya.
- Makanya kan ada hadis Nabi ya siapa yang
- mengusap kepala anak yatim gitu ya. He.
- Jadi ini menjadi perhatian kita bersama
- dalam hal ee pendidikan anak-anak ini.
- Ee makanya dalam hal ini ee kalau kita
- tahu ya pernikahan itu kan bukan urusan
- masing-masing pihak antara laki-laki dan
- perempuan. Tidak ya. Yang namanya
- menikah itu kan menikah keluarga besar.
- Jadi ketika ada permasalahan yang
- terjadi semuanya itu menjadi daya dukung
- ya. Jadi nanti bisa dibicarakan dengan
- keluarga ini anakku di mana, bagaimana
- ketika aku bekerja ini dengan siapa itu
- disepakati bersama dimusyawarahkan ya
- waumur bainahum. Jadi tidak bisa
- dibenturkan kecuali kalau memang punya
- ee alternatif lain ya dengan passive
- income ya mungkin dari harta ee warisan
- dari suami yang memadai misalnya baru
- bisa fokus kepada anak-anak. Tapi kalau
- kayak tadi Bibi Jabir tadi ya, dia kalau
- enggak berusaha bagaimana gitu ya. Nah,
- kemudian anaknya kepada siapa dia di
- dititipkan atau diasuh? Maka di sinilah
- bentuk ee keluarga besar itu penting
- memberikan masukan ya ee untuk siapa
- yang akan ee bisa mendidik anak kita ya.
- Nah, itu penting sekali ee peran
- keluarga besar seperti itu. He. Iya.
- Baik. Jadi perlu dilaksanakan musyawarah
- sehingga tadi ustazah bilang jangan satu
- dan lain itu tidak diprioritaskan karena
- sama-sama penting ya ustazah.
- Ya. Saya beralih ke pertanyaan
- berikutnya Ustazah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Hamba Allah
- ustazah warahmatullahi wabarakatuh. Saya
- single mom cerai mati. Keluarga dari
- almarhum suami menanggung saat ini
- seluruh biaya hidup pendidikan anak.
- Yang jadi pertanyaan saat ini saya
- berencana untuk menikah kembali. Apabila
- saya menikah kembali, Ustazah, apakah
- nafkah anak saya jatuh ke suami atau
- ayah sambung anak-anak atau menjadi
- tanggung jawab saya sepenuhnya atau
- masih menjadi tanggung jawab keluarga
- dari ee suami saya yang sudah meninggal?
- Terima kasih. Iya, ini menarik nih ya.
- Masyaallah ya. Nah, oleh karena itu ee
- coba dibicarakan bersama keluarga ya.
- Karena mestinya juga sebagai pihak
- keluarga juga enggak boleh menahan ya
- menahan ee istri dari ee anak kita gitu
- ya untuk menikah kembali. Coba
- dibicarakan anak ini ee siapa yang akan
- menanggung ya. Nah, kalau dilihat ee
- pertama ya, kenapa menikahi atau
- menanggung atau mengkafalahi ee anak
- yatim itu pahalanya besar seper seperti
- pala jihad tadi ya, yaitu kan dia juga
- menikahi, dia juga menafkahi. Jadi
- ketika seorang ee laki-laki mampu ya
- untuk menikahi seorang ee armalah itu
- sangat baik baginya juga untuk menakai
- anak-anaknya. Jadi satu paket ya,
- mencintai ibunya, menerima semua
- anak-anaknya gitu ya. Jadi ee kan di
- sini menyayangi ya, menyantuni para
- aromil itu enggak hanya ibunya, satu
- paketlah dengan anaknya. Makanya buat
- ibu-ibu juga penting juga ya untuk
- berpikir ee lebih matang lagi. Ketika
- menikah dengan laki-laki lain ini
- bagaimana dengan anak-anak ya. Jangan
- sampai pernikahan ini menyebabkan
- anak-anak terlantar gitu ya. Itu perlu
- dipertimbangkan, dibicarakan. Jadi tidak
- hanya sekedar ee membicarakan teman
- hidup saja, tapi segala konsekuensi yang
- perlu dibahas. Ya, jadi bicarakan kepada
- pihak keluarga ee almarhum ee suami ya.
- Ini anak-anak bagaimana ya jelaskan aja
- saya butuh menikah karena ingin punya
- pendamping ya. Artinya ini dibicarakan
- bersama yang sebenarnya sih ee kalau
- dalam konsep Islam ya itu menyantuni
- anak yatim itu kerjaan mulia. Nah, kalau
- menyantuni yatim tuh ya kan sekalian
- plus menikah ibunya gitu kan. Jadi kalau
- menikah ibunya tidak menerima
- anak-anaknya kayaknya enggak benar itu.
- Itu ee hawa nafsu ya. Jadi kalau
- menikah, siap menikahi seorang ee Aromil
- eh seorang Armalah berarti siap juga
- untuk menanggung anak-anaknya ya.
- Walaupun sebenarnya tanggung jawab
- kewajiban menafkahi anak-anak itu adalah
- di pihak ee keluarga bapaknya ya.
- Seperti itu dalam bawitu ya. Baik,
- insyaallah terjawab ya ee hamba Allah
- karena saya akan beralih ke pertanyaan
- berikutnya. Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Mbak Kar dan Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Mbak dan Ustazah, bolehkah
- kita bertekad untuk tidak menikah
- kembali seumur hidup? Walaupun saat ini
- saya cerai hidup usia saya baru 20
- tahun, tapi nampaknya kehidupan rumah
- tangga yang 2 tahun saya alami membuat
- saya mengambil kesimpulan. saya hanya
- akan ee fokus untuk membesarkan balita
- saya yang saat ini masih berusia 1 tahun
- setengah dan tidak mau menikah kembali.
- Bolehkah, Ustazah? Terima kasih.
- I untuk ee mau menikah atau tidak mau
- menikah itu kan pilihan hidup ya.
- Artinya ee kita yang akan menjalaninya
- ketika bertekad tadi siapa Mbak namanya?
- Hamba Allah ya? Allah, Ustazah, ketika
- hamba Allah ini bertekad untuk tidak
- menikah kembali, ya enggak apa-apa juga
- selama dengan syarat, ya mampu menjaga
- diri dari godaan-godaan ya. Artinya
- selama ee kita bisa menjaga ee diri itu
- enggak ada masalah ya. Artinya bebas
- selama kita bisa menjaga diri dari
- perbuatan maksiat enggak ada masalah.
- Ya, artinya itu pilihan pilihan hidup
- apakah akan menikah atau tidak mengita.
- Menikah itu kan tergantung ya dari ee
- kesanggupan. Karena hukum nikah itu kan
- ada beberapa ya, bisa harum, bisa wajib,
- bisa mubah, bisa e macam-macamlah.
- Tergantung kondisi misalnya tergantung
- kebutuhan juga. misalnya dulu kenapa
- Imam Bukhari tidak menikah misalnya
- beliau itu ee karena memang saat itu
- sedang mengumpulkan ee hadis-hadis sahih
- ya yang beliau kumpulkan dan untuk
- mencari hadis sahih itu sangat sulit.
- Bisa jadi satu hadis itu bisa butuh
- waktu 1 bulan. Jadi masa itu kan sulit
- ya enggak kayak sekarang dek apa namanya
- media
- sosial gampang gitu ya. Kejadian semua
- tahu ya. Kalau dulu kan enggak ketemu
- dulu orangnya, perjalanan jauh, tidak
- ada alat transportasi yang canggih gitu
- kan ya. Jadi wajar beliau tahu kemampuan
- beliau karena beliau paham kalau menikah
- nanti akan bisa jadi zalim karena
- meninggalkan anak istri kan. Nah, lebih
- baik lebih aman beliau tidak menikah.
- Padahal beliau juga membahas dalam kitab
- hadisnya ee Sahihul Bukhari itu babun
- nikah gitu. Masyaallah ya. Nah, jadi itu
- pilihan. Apakah akan menikah atau tidak
- menikah adalah pilihan. Yang penting
- adalah selama kita mampu menjaga diri
- kita dari perbuatan dosa dan maksiat,
- justru dengan pilihan kita ini akan
- dapat mendekatkan diri kita kepada
- Allah. Kenapa tidak? Ya. Jadi, contoh
- misalnya gini. Ee dulu ada Ummu Hani.
- Ummu Hani ini sepupu Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Beliau janda
- ya ee punya anak juga. Beliau dilamar
- oleh Rasulullah.
- Ya, masyaallah. Sekali berasullah itu
- banyak diminati oleh para sahabiat gitu.
- Bahkan ada yang menghibahkan dirinya.
- Siapa yang tidak ingin memiliki suami?
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- gitu ya. Nah, ini Ummu Hani ini dilamar
- oleh Rasulullah ketika Fathum Mekah.
- Beliau menolak. Beliau tidak mau karena
- antara suami, hak suami dengan hak anak.
- E, aku masih punya anak yang harus yang
- masih membutuhkanku. Aku khawatir ketika
- aku ee merawat anakku mengabaikan
- kewajibanku kepada suami, lebih baak aku
- fokus. Nah, kayak begitu. Jadi, itu
- pilihan. Yang penting kita bisa menjaga
- diri kita, meyakinkan diri kita bahwa
- dengan pilihan ini dapat mendekatkan
- diri kita kepada Allah.
- Begitu ya. Baik. Alhamdulillah.
- Mudah-mudahan terjawab hamba Allah dan
- keputusan yang dibuat saat ini merupakan
- yang terbaik dan sudah dipikirkan
- matang-matang. Baik, nampaknya Ustazah
- pertanyaan tadi menutup pembahasan kita
- siang hari ini kiranya kesimpulan kita
- Ustazah. Ya, pendengar yang dirahmati
- Allah bahwa aromil di dalam Islam itu
- adalah ee suatu kondisi yang memang ee
- istimewa yang Allah berikan ujian cobaan
- yang sanggup ee dihadapinya. Karena
- Allah memberikan ujian cobaan itu sesuai
- dengan kesanggupan ee manusia itu. Dan
- Allah mengajarkan kepada kita semua
- untuk selalu bersabar dalam menghadapi
- ujian Allah. Karena memang menghadapi
- kehidupan sebagai aromil itu memang ee
- memiliki ee berat sekali ya cobaan dan
- ujian itu membutuhkan kesabaran,
- membutuhkan ketabahan, membutuhkan
- keistikamahan. bagaimana menjaga diri,
- menjaga kehormatan, menjaga menjalani
- hidup dengan baik itu juga tentu
- pahalanya juga lebih besar. Dan
- mudah-mudahan dengan takdir aromil ini
- Allah akan memberikan jalan keluar yang
- terbaik, Allah akan berikan kebahagiaan
- insyaallah. Yang penting adalah selama
- kita hidup, selama itulah yang kita cari
- rida dan cinta Allah. Mudah-mudahan
- dengan kondisi yang Allah berikan saat
- ini akan menjadikan ee posisi derajat
- kita mulia di sisi Allah.
- Astagfirullahakum. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah jazakillah
- khairan kasiran kita ucapkan kepada guru
- kita Ustazah Herlini Amran.
- Mudah-mudahan hikmah dan kajian yang
- kita resapi pada siang hari ini menambah
- keimanan dan keilmuan kita. Baik, yang
- bertugas pada hari ini saya Carolin juga
- yang berada di studio sana ada Ondi dan
- Algi. Kami mohon maaf bila ada
- kekurangan dan terima kasih untuk para
- pendengar yang telah menyimak dari awal
- hingga akhir. Kami tutup dengan doa.
- Subhanaka Allahumma wabihamdika ashadu
- allaha illa anta astagfiruka wa atubu
- ilaik. Wabillahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.