Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismahirrahmanirrahim. 0:03 [musik] 0:11 Asalamualaikum warahmatullahi 0:12 wabarakatuh. 0:13 Waalaikumsalam warahmatullahi. 0:15 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:16 ini dalam acara renungan di bawah 0:18 naungan Al-Qur'an. Untuk edisi tanya 0:20 jawab hari ini adalah ee tanggal 8 0:23 Muharram 1447 Hijriah atau tanggal 4 0:26 Juli 0:27 2025. Insyaallah besok ada juga yang 0:29 puasa ya. Ee baik ee kita mulai acara. 0:35 Ada ada Ondi sini Ondi dan ALGI ya. Kita 0:37 mulai acara ini dengan membaca 0:39 al-Fatihah. 0:42 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 0:47 Bismillahirrahmanirrahim. 0:53 Alhamdulillahiabbil 0:56 alamin 0:58 arrahmanirrahim 1:03 maiki yaumiddin 1:07 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 1:13 ihdinasirathal 1:15 mustaqim 1:17 shathalladzina 1:19 an'amta alaihim 1:29 in 1:31 amin. Alhamdulillah. Dengan bacaan alfat 1:34 ini mudahan Allah mudahkan kita dalam 1:36 memahami apa-apa yang dijelaskan oleh 1:37 guru kita Ustaz Husein bin Hamid Alatas. 1:40 Baik, pertanyaan pertama dari Bapak 1:42 Ihsan. Asalamualaikum satu. 1:44 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:45 Mohon penjelasan mengenai surah Al-Anfal 1:48 atau surah 8 ayat 17 tentang kalimat 1:50 maka sebenarnya bukan kamu yang membunuh 1:53 mereka dan bukan engkau yang melempar 1:55 ketika engkau melempar tapi Allah yang 1:57 melempar. Allah berbuat demikian untuk 2:00 membinasakan mereka dan untuk memberi 2:01 kemenangan kepada mereka orang-orang 2:03 mukmin. Untuk kemenangan orangorang 2:05 mukmin yang dengan kemenangan yang baik. 2:08 Sungguh Allah maha mendengar dan maha 2:10 mengetahui. Mohon penjelasannya mengenai 2:11 surat ini, Ustaz. 2:13 Bismillahirrahmanirrahim. 2:16 Alhamdulillahiabbil 2:18 alamin. Allahumma sholli 2:21 wasallim wabarik ala abdika wa rasulika 2:25 sayyidina wa nabiyana Muhammadin 2:30 wa alihi wasahbihi wasallim. 2:37 Assalamualaika ya Rasulullah. 2:41 Wasalamu alaina wa ala ibadillahi 2:44 shihin. Wasalamualaikum warahmatullahi 2:48 wabarakatuh. 2:53 [berdehem] 2:55 Allahumma atina minika rahma waimna min 2:58 ladunka ilman nafi wfa bimaam. 3:03 Rbana zidna ilman walhiknain. 3:08 Ikhwan akhwat 3:10 pendengar pemirsa radio TV silaturahmi 3:14 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 3:18 dengan 3:20 semboyan umatan wahidah untuk satu umat, 3:26 untuk satu Islam sebagaimana 3:29 yang 3:31 disampaikan oleh para nabi 3:34 yang merupakan pesan Allah Subhanahu wa 3:37 taala kepada mereka dan kepada nabi kita 3:39 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 3:43 an aqimuddin wala tatafarraqu fih. 3:47 Hendaklah kalian menegakkan agama Allah 3:51 yaitu alislam dan jangan kalian 3:53 bercerai-berai di dalamnya. Ini perintah 3:55 Allah. Ini ajaran para nabi. Maka mereka 3:58 yang bercerai-berai dalam agama Allah, 4:02 mereka bukan pengikut para nabi dan 4:05 pengikut nabi kita Muhammad sallallahu 4:07 alaihi wa alihi wasallam. 4:11 menjawab pertanyaan 4:13 yang berhubungan dengan ayat 17 dari 4:16 suratul anfal. 4:18 Allah berfirman, "Falam taqtuluhum 4:21 walakinnallaha qatalahum." 4:24 Wama ramaita id ramaita wakinnallaha 4:27 roma waliyubliyal mukminina minhu balaan 4:32 hasana. Innallaha samiun alim. 4:37 Ikum wa anallaha muhinu kaidil kafirin. 4:44 Kedua ayat ini merupakan kabar gembira 4:47 bagi Nabi kita Muhammad sallallahu 4:50 alaihi wasallam. Demikian pula untuk 4:53 orang-orang yang beriman 4:56 di saat mereka pergi berjuang di jalan 4:59 Allah Subhanahu wa taala dengan 5:01 mengharapkan rida Allah semata, Allah 5:04 menerangkan kepada mereka 5:07 pada saat melempar pada saat mereka 5:09 menghadapi musuh mereka, mereka melempar 5:12 lembing mereka, panah mereka. 5:16 Sebenarnya 5:18 Allah Subhanahu wa taala mendukung 5:20 kalian dan memberikan bantuan agar 5:23 panah-panah dan lebing tersebut mengenai 5:26 musuh mereka. Allah Subhanahu wa taala 5:29 melemahkan kekuatan orang-orang yang 5:31 kafir, melipat gandakan kekuatan orang 5:34 yang beriman hingga dengan mudah 5:37 walaupun jumlah mereka sedikit, 5:39 orang-orang yang beriman mampu untuk 5:41 mengalahkan musuh mereka. 5:44 Jadi sebenarnya pada saat orang yang 5:45 beriman berjihad di jalan Allah, 5:48 memerangi musuh mereka dan membunuh 5:51 mereka dalam peperangan, sebenarnya yang 5:54 berperang di sini adalah Allah Subhanahu 5:56 wa taala yang memerangi mereka. Jadi 5:59 ayat ini bukan menunjukkan makna 6:01 fatalisme atau jabariah sama sekali 6:05 tidak. Tapi merupakan kabar gembira. 6:07 Begitu kamu keluar di jalan Allah, 6:10 berperang dengan mengharapkan ridanya 6:12 bukan untuk dunia, maka Allah yang akan 6:15 turun tangan memerangi mereka, 6:17 mengalahkan mereka, bahkan membunuh 6:20 pasukan mereka. 6:22 Jadi sebenarnya bukan kalian yang 6:24 membunuh mereka, tapi Allah yang 6:25 membunuh mereka. Ini kan luar biasa 6:27 indahnya kan. Sebagaimana dalam satu 6:29 hadis, man walian faqadantuhu bil harb. 6:33 Dalam hadis qudsi ini, Allah 6:34 menerangkan, "Siapa yang memerangi 6:36 wali-waliku, 6:38 aku mengumumkan perang terhadap 6:40 dirinya." 6:42 Aku mengumumkan perang terhadap dirinya. 6:45 Artinya Allah yang akan turun tangan. 6:48 Lalu pertanyaannya, lalu kenapa kita 6:49 diperintahkan untuk berjihad? Kita 6:52 diperintahkan untuk berjihad untuk 6:54 menguji kita. Apakah kita lebih 6:56 mengutamakan dunia? Apakah mengutamakan 6:58 Allah? 7:00 Allah perintahkan kita berjihad 7:02 seandainya kita mampu membunuh mereka. 7:05 Ya, kita mengalahkan musuh kita 7:07 mendapatkan kemuliaan dunianya belum 7:09 lagi janji Allah di akhirat. Seandainya 7:12 kita mati dalam keadaan syahid di medan 7:15 perang tersebut, 7:17 itu merupakan harapan dambaan orang yang 7:20 beriman menjadikan kematiannya sebagai 7:23 mahar untuk meraih keridaan Allah dan 7:25 kebahagiaan di hari akhir. Karena 7:27 kematian baik di rumah maupun di medan 7:30 perang apabila tiba saatnya pasti akan 7:33 terjadi. Keberanian seseorang tidak akan 7:36 mempercepat kematiannya. 7:39 Rasa takut seseorang tidak akan 7:41 memperlambat kematiannya karena ajal 7:44 telah ditentukan waktunya. 7:47 Tapi yang penting bagi kita, bagaimana 7:49 kita memilih kematian kita. 7:53 Pesan Allah, wala tamutunna illa wa 7:55 antum muslimun. Dan kematian di jalan 7:58 Allah merupakan kemuliaan. Oleh karena 8:01 itu Allah mengatakan, "Wama ramaita id 8:03 ramaita wakinnallah rama." Ketika engkau 8:05 melemparkan panah kamu, lembing kamu, 8:08 sebenarnya yang melentar, yang melontar 8:10 dan melempar adalah Allah. Tapi dengan 8:13 jihad ini, waliyublial mukminina minhu 8:16 balaan hasanah, Allah subhanahu wa taala 8:20 dengan jihad ini menguji orang yang 8:21 beriman dengan ujian yang baik, membuat 8:24 mereka keluar sebagai pemenang atau 8:27 mereka mati dalam keadaan syahid. 8:29 Innallaha samiun alim. Sungguh Allah 8:31 maha mendengar lagi maha mengetahui. 8:34 Dalikum waallaha muhinu kaidil kafirin. 8:38 Yang demikian itu karena Allah Subhanahu 8:41 wa taala telah menetapkan untuk 8:43 melemahkan tipu daya orang-orang kafir. 8:46 Oleh karena itu, Yaman 8:49 sebagai negara yang kecil bahkan 8:51 tertinggal 8:53 dengan ekonomi yang betul-betul 8:55 porak-poranda. 8:57 Ketika mereka melontarkan rudal-rudal, 9:00 mereka menghadapi negara besar adidaya 9:03 seperti Amerika, 9:05 ternyata kapal induk Amerika yang 9:08 dianggap sebagai 9:10 raksasa dalam peperangan melarikan diri 9:13 tungganglanggang 9:15 bahkan mampu mengirimkan rudal menuju 9:17 wilayah Israel. 9:18 Begitu juga Iran dalam perjuangan 9:21 kemarin. Kalau bukan pertolongan Allah 9:23 dan bantuannya, 9:26 rudal-rudal Iran tidak akan mengenai 9:28 sasaran. Tapi dengan rahmat Allah 9:30 Subhanahu wa taala, ruda tersebut ya 9:33 membuat 9:35 negara Zionis Israel atau yang sekarang 9:37 dikuasai Zionis porakporanda 9:41 meninggalkan ratusan ribu ton 9:44 puing-puing dari kehancuran tersebut 9:46 hanya dalam beberapa hari, 12 hari. 9:49 Sedangkan Gaza bertahan bertahun-tahun. 9:52 Apa yang mereka lakukan terhadap rakyat 9:54 Gaza? dibalas oleh Allah melalui 9:56 tangan-tangan pejuang dari Iran dan 9:59 semuanya berjuang untuk Allah Rasul-Nya. 10:03 Dan ini hadirin sekalian paling tidak 10:06 membuat sejuk hati saudara-saudara kita 10:08 yang selama ini tertindas di Gaza. 10:12 Membuat sejuk perasaan orang yang 10:13 beriman di mana sakit hati mereka, 10:16 dendam mereka terlampiaskan dengan 10:19 bantuan dari Allah Subhanahu wa taala. 10:21 Maka orang yang beriman di saat dia 10:22 berjuang di jalan Allah jangan pernah 10:24 takut dan gentar. 10:26 Jihad ini merupakan ujian. Tapi 10:28 sebenarnya yang turun tangan mendukung 10:30 orang yang beriman adalah Allah 10:32 Subhanahu wa taala. Wallahuam. 10:34 Baik, selanjutnya dari Ibu Wah 10:39 Ibu Wahyu Ningsi 10:41 Mafin 10:43 di Asalamualaikum Ustaz Husin. Di surah 10:46 Azzumarikumsalam warahmatullah. Di surah 10:48 Az-Zumar ayat 50 dikatakan Allah 10:50 melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia 10:52 kehendaki dan membatasi bagi siapa yang 10:54 dikehendaki. Artinya Allah juga 10:56 menentukan keterbatasan rezeki pada 10:58 orang itu atau bagaimana? Bukankah Allah 11:01 maha pemurah dari Ibu Wayuningsi Bogor? 11:05 Dalam banyak ayat Al-Qur'an Allah 11:08 menerangkan hal ini. 11:11 Allahu yabsutur rizqa liman yasyau 11:14 waqdir. 11:17 Allah subhanahu wa taala yang 11:20 membentangkan rezeki bagi 11:22 hamba-hamba-Nya. 11:25 Waqdir. Demikian pula Allah Subhanahu wa 11:28 taala juga yang membatasinya. 11:33 Sebetulnya ayat ini 11:38 memberikan peringatan kepada kita. 11:42 Kalau kita berusaha bagaimanapun, 11:45 maksimal usaha kita apabila Allah 11:48 Subhanahu wa taala menahan, 11:51 maka tak mungkin sama sekali apa akan 11:53 terbuka. 11:56 Tetapi sebaliknya walaupun usaha kita 12:00 kecil karena keterbatasan kemampuan 12:02 kita, Allah kuasa dengan rahmatnya untuk 12:05 membuka pintu rezeki yang seluas-luasnya 12:08 bagi kita semua. 12:10 Ayat ini bukan menunjukkan arti jabari 12:14 ya atau menunjukkan bahwa 12:17 orang yang berusaha dan yang tidak 12:19 berusaha sama sekali tidak. 12:22 Tapi di sini Allah Subhanahu wa taala 12:24 dengan rahmatnya membentangkan rezeki 12:27 bagi siapa yang dikehendaki. Begitu pula 12:29 menyempitkannya. Di balik semua ini ada 12:32 hikmah yang besar. 12:35 Dengan saat-saat kita mengalami cobaan. 12:40 Katakan kesempitan dalam rezeki Mas 12:43 Krishna. Hati kita orang-orang yang 12:46 beriman akan semakin merapat dan 12:48 mendekat ke sisi Allah. 12:50 Karena kalau Allah bentangkan, luaskan 12:52 rezeki kita tanpa batas, yang akan 12:54 terjadi 12:56 hati kita akan terbuai oleh bisikan 12:58 setan, terbawa oleh angan-angan. 13:01 Kita merasa diri kita mampu dan kuat 13:03 hingga kita melupakan Allah subhanahu wa 13:06 taala. Allah berfirman, "Wala takunu 13:09 kalladzina nasullaha faansahum 13:11 anfusahum." Jangan kalian tergolong dari 13:14 orang-orang yang lupa kepada Allah. 13:16 Akhirnya begitu mereka lupa kepada 13:18 Allah, Allah membuat mereka lupa diri. 13:22 Jadi kalau Allah bentangkan rezekinya 13:24 bagi hamba-hambnya 13:28 tanpa batas, niscaya mereka akan 13:31 melakukan kerusakan dan meraja lela di 13:33 atas muka bumi. Tapi Allah Subhanahu wa 13:36 taala turunkan dengan kehendaknya, 13:38 dengan kebijaksanaannya 13:40 sebetulnya sebagai bimbingan tuntunan 13:44 bagi manusia dan juga peringatan kepada 13:46 mereka. 13:48 Dan kita semua tahu, Mas Krishna, bahwa 13:52 kebutuhan kita akan rezeki itu hanya 13:55 sebagai sarana, bukan tujuan. Betul 13:58 tidak? 13:58 Iya. 13:59 Oleh karena itu, orang yang Allah 14:00 Subhanahu wa taala berikan dia ya 14:04 kecukupan dalam kebutuhan hidupnya, 14:08 Allah berikan rasa aman 14:11 juga dalam keadaan sehat walafiat. Orang 14:14 ini sebetulnya orang yang paling kaya. 14:17 Karena apabila seorang katakan 14:20 berkecukupan rezekinya tapi jiwanya 14:23 penuh ketakutan atau katakan dirinya 14:26 dalam keadaan sakit, maka orang seperti 14:28 ini sebetulnya orang apa? Orang yang 14:30 miskin. 14:32 Tapi orang yang diberikan kecukupan, 14:34 hidup dalam suasana aman, sehat afiat. 14:38 Sebagaimana sabda Rasul, manana aminan 14:41 fi apa? 14:45 muan fi badani wumiqun. 14:51 Siapa yang aman di rumahnya, 14:54 dalam kesehariannya di luar, begitu pula 14:57 anak-anaknya, 14:59 disehatkan badannya, kebutuhan 15:01 sehari-harinya terpenuhi, maka dia telah 15:04 mendapatkan dunia ya dan seluruh isinya. 15:07 Karena rezeki itu sekedar sarana ya 15:11 untuk kebutuhan kita menjalani tugas 15:14 kita sebagai khalifah di atas muka bumi. 15:17 Apa artinya rezeki yang melimpah ruah 15:19 tapi dalam ketakutan, dalam keadaan 15:22 sakit dan tidak tenang. Apa artinya 15:25 rezeki yang luas tapi kita pergunakan 15:27 untuk berbuat maksiat, berbuat 15:29 kejahatan, menimbulkan fitnah di atas 15:32 muka bumi. Jadi dengan kebijaksanaan 15:35 Allah, terkadang Allah membentangkan 15:38 rezekinya bagi hambanya. 15:41 Terkadang Allah menahan dan 15:42 menyempitkan. Pada saat membentangkan 15:44 rezekinya, Allah menguji, syukur kita. 15:47 Pada saat Allah menyempitkan rezekinya, 15:50 mengingatkan kita bahwa kita 15:52 bagaimanapun pandai, bagaimanapun kuat, 15:56 kita tidak dapat bergantung kepada semua 15:59 itu tanpa bantuan dari Allah. Hingga 16:01 Allah berfirman, 16:03 ma yaftahillahu linasi rahmatin fala 16:06 mumsika laha. Apa yang Allah buka 16:11 dari rahmatnya bagi hambanya? Tak ada 16:13 seorang yang kuasa untuk menahan. 16:16 Wama yumsik. Tapi kalau Allah menahan 16:19 rezekinya, rahmatnya dari hambanya, fala 16:22 mursil lahu min ba'dih. Maka tak ada 16:24 seorang pun yang kuasa untuk membukanya. 16:26 Wahual azizul hakim. Dan dia maha 16:28 perkasa lagi maha bijaksana. Maka ee 16:33 kesan dari ayat ini mengingatkan kita. 16:37 Pertama, jangan pernah kamu lupa kepada 16:40 Allah karena rezeki kamu bahkan hidup 16:43 kamu seluruhnya di tangan Allah 16:45 Subhanahu wa taala. Kalau kamu bersama 16:47 Allah tidak melupakan Allah, Allah 16:49 Subhanahu wa taala kuasa untuk 16:53 menyelesaikan semua urusanmu, melunasi 16:55 hutang-hutangmu, memperbaiki keadaan 16:58 kamu dalam ketentraman dan keridaan 17:01 Allah. 17:02 Tapi bila kamu melupakan Allah, walaupun 17:04 siang malam kamu bekerja, 17:07 seluruh pikiran kamu tertuju ke sana, 17:09 kamu tidak akan dapatkan melainkan apa 17:11 yang telah ditentukan Allah Subhanahu wa 17:13 taala. 17:14 Kemudian 17:16 di samping 17:19 sebagai apa? sebagai ya pengingat bagi 17:22 kita untuk tidak melupakan Allah 17:24 Subhanahu wa taala di mana seluruh 17:29 kerajaan langit dan bumi termasuk 17:31 ubun-ubun kepala kita semua dalam 17:33 genggamannya. 17:35 Di saat kita bertawakal kepada Allah, 17:37 Allah Subhanahu wa taala akan 17:39 menyelesaikan semua urusan kita. 17:41 [mendengus] 17:43 Kemudian yang kedua, Mas Krishna, di 17:45 balik 17:46 luas dan sempitnya rezeki, terdapat 17:49 kebijaksanaan Allah. Pada saat kita 17:52 menerima rezeki, jangan kita lupa 17:54 hendaknya kita gunakan uang kita dalam 17:57 keridauan Allah, berbagi bersama saudara 17:59 kita. Karena hidup ini ladang jihad. 18:03 Dan kita diperintahkan sebagai sesama 18:06 saudara yang beriman, sesama saudara 18:08 yang berasal dari ayah ibu yang sama 18:10 diperintahkan untuk bekerja sama dalam 18:12 kebajikan, 18:14 dalam perbuatan yang mulia dan 18:16 menjauhkan diri dari perbuatan mungkar, 18:19 dari perbuatan keji. Demikian pula 18:21 pelanggaran terhadap hak-hak orang lain. 18:25 Nah, pada saat kita sempit, kita 18:27 diingatkan akan kelemahan kita. Hingga 18:30 pada saat kita berdoa, pada saat kita 18:32 salat, kita meresapi betul-betul akan 18:35 kelemahan diri kita, kebodohan diri 18:37 kita. Dan di sana kita merasakan 18:39 ketergantungan kita sepenuhnya pada 18:41 Allah. Innallaha yamsut rizq liman 18:44 yasyau waqdir. 18:47 Sesungguhnya Allah yang membentangkan 18:49 rezekinya bagi hambnya dan 18:51 menyempitkannya. Innahuana biibadihi 18:54 khabir bir. Sesungguhnya Allah maha 18:57 melihat, maha mengetahui keadaan 18:59 hambanya. Mana yang baik buat dia, mana 19:02 yang lebih baik buat dia. Maka semua 19:04 yang datang dari Allah baik pada saat 19:06 dia luas maupun sempit, semua merupakan 19:09 kebijaksanaan yang datang dari Allah. 19:12 Dan mesti kita ingat bahwasanya di 19:15 antara ketentuan Allah, rezeki itu 19:17 mengalir bersama ketakwaan kepada Allah. 19:21 Di saat kita lupa, maka rezeki dan 19:24 rahmat Allah yang tadinya membanjiri 19:26 kita bisa saja berganti dengan 19:29 kesempitan dan kesusahan. Walau anna 19:32 ahlal qura amanu wattaqau lafatahna 19:35 alaihim barakatim minasama wal ard. 19:38 Apabila penduduk negeri beriman 19:40 bertakwa, kami akan buka bagi mereka 19:42 keberkahan kami dari langit maupun bumi. 19:45 Begitu juga waman yattaqillah yaj'alahu 19:47 makhraja. Siapa yang bertakwa pada 19:49 Allah, Allah akan berikan jalan keluar 19:51 baginya dari segala kesulitannya. Jadi, 19:54 kesimpulannya 19:56 hendaknya kita selalu bersandar kepada 19:59 Allah, berlabuh di sisinya, selalu ingat 20:02 padanya, Allah tidak akan pernah 20:04 melupakan kita. Fadkuruni adkurkum 20:07 waskuruni wala takfurun. Hendaklah 20:09 kalian selalu mengingat aku dan jangan 20:11 kalian lupa dan bersyukurlah kepadaku 20:16 dan janganlah kalian ingkar. Begitu kita 20:18 ingat Allah, Allah akan selalu mengingat 20:20 kita. Semoga Allah memberikan rahmatnya 20:22 kepada kita, kepada keluarga kita, 20:25 menyelesaikan semua urusan kita. Orang 20:26 yang punya sangkut paut, yang berhutang 20:29 dibebaskan dari hutangnya, 20:30 yang berduka, yang bersedih, 20:33 yang terkena penyakit, Allah sembuhkan 20:35 dari penyakitnya dan angkat kesedihannya 20:38 dan fokuskan hidupnya semata-mata untuk 20:40 mengabdi kepada Allah subhanahu wa 20:42 taala. Amin ya rabbal alamin. 20:43 Baik, ini mungkin pertanyaan terakhir. 20:45 Ken Ustaz Husein kan menjadi khatib ya 20:47 di Masjid Umar bin Khattab. 20:49 Asalamualaikum Ustaz Husein. 20:50 Waalaikumsalam warahmatullah. 20:52 Apa urgensi umat Islam memiliki mazhab? 20:54 Bolehkah kita tidak bermazhab dari Kadir 20:57 di Tangsel? 20:59 Bismillahirrahmanirrahim. 21:01 [berdehem] 21:04 Kata mazhab ini, Mas Krisna bisa berarti 21:06 dua hal. Yang pertama menjelaskan manhaj 21:11 seorang mujtahid. Menjelaskan manhaj 21:14 seorang mujtahid dalam memahami ya hukum 21:19 dari nas-nas. Baik nas yang 21:22 memang dipastikan dan disepakati 21:25 kebenarannya atau nas-nas yang bersifat 21:29 doni. 21:31 Ayat-ayat Al-Qur'an merupakan nas-nas 21:34 yang pasti dari Allah Taala. 21:36 Tapi hadis-hadis yang diriwayatkan dari 21:38 Nabi kita bisa saja sebagian menerima, 21:42 sebagian menolak. Maka lahirlah 21:44 perbedaan. 21:46 Perbedaan ini terjadi ya kembali di 21:50 antaranya kepada keraguan terhadap nas 21:52 tersebut ya bagi sebagian orang dan 21:56 sebagian lagi menerimanya dan 21:58 menganggapnya sebagai benar. Atau 22:00 kembali kepada apa? Interpretasi seorang 22:03 mujtahid. 22:05 [mendengus] 22:05 nasnya sama tapi interpretasinya yang 22:08 berbeda. 22:09 Nah, perbedaan ini terkadang perbedaan 22:12 yang tidak apa yang tidak keluar dari 22:14 nasna. 22:16 Di mana perbedaan tersebut perbedaan 22:18 yang sifatnya beragam ya memperkaya 22:21 masukan dan wawasan bagi kita yang 22:23 merepotkan kalau perbedaan yang 22:26 bagaimana perbedaan yang saling 22:28 berlawanan. 22:31 Nah, ini biasanya kita jumpai pada 22:33 sebagian kalangan yang ulama-ulama 22:36 mereka ini menggunakan kacamata kuda. 22:41 Melihat dirinya ya memonopoli kebenaran 22:45 dan menganggap orang lain yang berbeda 22:47 dengan dirinya sesat. Padahal yang 22:49 menjadi bahan kajian itu merupakan ranah 22:52 yang bersifat doni. Dugaan, bukan hal 22:54 yang bersifat pasti. Kalau yang bersifat 22:57 pasti yang disepakati yang kembali pada 22:59 syariat Allah yang ditetapkan dalam 23:02 Al-Qur'an atau disepakati dari riwayat 23:05 dari Nabi kita Muhammad sallallahu 23:06 alaihi wasallam, kita di sini dibenarkan 23:09 untuk apa? Menyalahkan orang yang tidak 23:12 sesuai dengan syariat Allah. Sebagai 23:14 contoh salat subuh dengan rukun-rukun 23:18 yang disepakatinya 23:20 kemudian ya dilakukan sebanyak dua 23:23 rakaat setelah terbitnya fajar shaodq. 23:27 Kalau dia melakukan salat subuh sebelum 23:30 terbitnya fajar shaodq 23:33 walaupun dilakukan dengan jumlah yang 23:35 lebih banyak katakan 100 rakaat itu 23:37 merupakan bidah 23:39 atau dilakukan di luar waktunya setelah 23:42 waktunya usai. Katakan dilakukan salat 23:45 subuh pada pukul 8.00 pagi atau pukul 23:47 .00 pagi walaupun dilakukan dengan 23:50 jumlah lebih banyak 23:52 maka salat tersebut merupakan bidah ya 23:56 dolalah yang mesti diluruskan dan 23:58 diperbaiki. 24:00 Karena apa? Karena ini merupakan syariat 24:02 yang disepakati. Tapi kalau berkaitan 24:04 dengan perbedaan pendapat, berkaitan 24:06 dengan qunut ya dan tidak qunut, 24:09 peringatan Maulid Nabi, peringatan Isra 24:12 Mikraj yang dilakukan sesuai dengan 24:14 aturan dan sunah nabi kita artinya tidak 24:17 melanggar apa-apa yang diajarkan Allah 24:21 Subhanahu wa taala disunahkan oleh Nabi 24:23 kita dalam penyelenggaraan tersebut. 24:26 Dalam hal ini hendaknya yang tidak suka 24:29 tidak perlu ikut, tapi jangan mereka 24:31 mencerca mencaci maki orang yang berbeda 24:34 dengan mereka. 24:37 Jadi kata mazhab ini bisa berarti metode 24:41 pengambilan hukum yang dilakukan seorang 24:43 mujtahid. di mana ada perbedaan antara 24:46 metode dan manhajnya Imam Syafi'i dengan 24:49 Imam katakan Abu Hanifah dengan Imam 24:52 Malik bin Anas radhiallahu anhu atau 24:55 Ahmad bin Hambal dalam sebagian hal. 24:58 [mendengus] 24:59 Tapi bisa berarti juga pada saat kita 25:02 menyebutkan mazhab Syafi'i Maliki adalah 25:05 pendapat Syafi'i. Pendapat Maliki. Eh 25:08 arroyuladzi dahahaba ilaih. Pendapat 25:11 yang dipilih oleh Syafi'i, oleh Maliki, 25:14 oleh Hambali atau Hanafi. [berdehem] 25:17 Nah, di sini kita mesti memahami 25:18 betul-betul bahwa ya yang memahami 25:22 perbedaan mazhab pendapat merujuk kepada 25:25 dalilnya adalah para ulama Mas Krishna. 25:28 Para ul 25:29 para ulama 25:29 para ulama. Para ulama ya yang 25:33 mempelajari dan mengkhususkan diri 25:35 mereka dalam mempelajari fikih Islam. 25:39 Merekalah yang mengetahui perbedaan 25:42 mazhab 25:43 yang merujuk kepada dalil masing-masing. 25:46 Adapun orang awam, pedagang gado-gado, 25:51 pedagang soto, 25:53 masyarakat awam yang bekerja sebagai 25:56 petani, nelayan atau katakan mereka yang 25:59 bekerja di arena pemerintahan yang 26:02 kebanyakan dari mereka tidak memiliki 26:05 kemampuan untuk memahami 26:08 perbedaan pendapat di antara para ulama. 26:12 dengan sendirinya mazhab ini dan 26:15 mengkajinya merupakan otoritas 26:18 orang-orang yang berilmu. 26:21 Sedangkan awam seharusnya mereka tidak 26:23 diracuni oleh fanatisme mazhab 26:28 awam mengikuti gurunya yang memang 26:30 memenuhi persyaratan untuk berbicara 26:32 tentang fikih Islam. 26:37 Oleh karena itu, Mas Krisna, 26:41 Al Imam Tajuddin Assubki 26:45 mengatakan, "Alami la mazhabala." Orang 26:48 awam ini la mazhab. Mereka tidak punya 26:52 mazhab. Karena apa? Karena dia mengikuti 26:54 gurunya yang mengajarkan dirinya. Nah, 26:57 kalau kita baca definisi fikih dan fqih. 27:02 Definisi fikih sebagaimana yang kita 27:04 pahami dalam ilmu fikih ya 27:07 ada apa? Istinbatul ahkam syariatil 27:11 amalati min adillatiha tafsiliah. 27:14 Sedangkan alfaqih almustambit lil 27:17 ahkamil amal tafsiri 27:21 almustambil ahkamil amaliah min 27:24 adillatihafsiriah. 27:26 Jadi fikih itu adalah apa? 27:31 tugas dari seorang mujtahid 27:34 yang memahami hukum atau memetik hukum 27:38 hukum syari yang bersifat amali yang 27:40 praktis ya yang dipetik langsung dari 27:43 dalil-dalilnya yang terperinci maka dia 27:46 harus menguasai betul-betul ilmu ushul 27:49 ya menguasai ilmu usul untuk dapat 27:53 memahami bagaimana caranya dia memetik 27:56 dan mengambil hukum-hukum amali yang 27:59 bersifat praktis [mendengus] ya 28:03 dari dalil-dalil dan sumbernya secara 28:05 langsung. Tapi kalau dia hanya 28:07 mempelajari katakan pendapat fikih yang 28:10 terdapat dalam buku-buku fikih tanpa 28:12 memahami proses pemetikan dan 28:14 pengambilannya, dia tidak dapat 28:16 dikatakan sebagai fakih. 28:18 Hm. 28:18 Tidak dapat dikatakan sebagai 28:20 fqih. 28:20 Fqih. Dia hanya mengajarkan apa yang 28:22 ditulis oleh ulama yang mengarang buku 28:25 tersebut. Tapi fakih yang sebenarnya itu 28:28 yang memahami bagaimana dia memetik 28:31 hukum-hukum syar'i amali ya dari 28:34 dalilnya secara tafsil secara 28:37 terperinci. Nah, fakih adalah orang yang 28:40 melakukan hal tersebut. Sedangkan 28:41 fikihnya proses pemetikan hukum sesuai 28:44 dengan aturan-aturan yang telah 28:47 ditetapkan. 28:49 Oleh karena itu, Mas Krisna, kalau ada 28:50 seorang ustaz 28:52 yang mempelajari fikih dan menguasai 28:55 ushul fikih, menguasai juga adillah 28:58 syariah, dalil-dalil syari, dan dia bisa 29:02 membandingkan antara pendapat-pendapat 29:05 para mujtahid, ya. Lalu dia memilih 29:07 pendapat yang dianggap paling sesuai 29:10 dengan nas dan paling sesuai dengan 29:11 kebutuhan umat. Ya, maka orang semacam 29:15 ini yang punya wewenang untuk 29:17 berijtihad. 29:20 Sedangkan awam yang belajar daripadanya 29:22 mengikuti apa yang diajarkan gurunya. 29:24 Kalau seandainya umat Islam memahami 29:27 betul-betul batasan mana syariat yang 29:30 pasti, mana fikih yang kembali kepada 29:33 pemahaman manusia yang bisa 29:34 berubah-rubah, mereka pahami aja hal 29:37 ini. Insyaallah umat akan apa? akan 29:40 paham di mana mereka harus bersatu, di 29:43 mana mereka dapat berbeda. Tapi 29:45 sayangnya banyak orang-orang yang 29:49 mengajarkan fikih yang tidak menguasai 29:51 adillah syariah, dalil-dalil syari, 29:54 tidak menguasai ushul fikih. Mereka 29:56 berbicara tentang fikih sesuai dengan 29:58 apa yang dicatat oleh ulama mereka dalam 30:01 buku-buku yang mereka karang tanpa sama 30:03 sekali memahami 30:06 perbedaan pendapat di antara ulama. Lalu 30:09 dia mengklaim bahwa pendapat ini adalah 30:11 yang hak, pendapat ini adalah yang 30:14 sunah. Sedangkan yang berbeda merupakan 30:16 bidah dolalah, maka terjadilah seperti 30:18 yang terjadi pada saat ini. Oleh karena 30:21 itu antara Imam Syafi'i, Maliki, 30:23 Hambali, Hanafi, dan lain-lain 30:25 sebagainya walaupun mereka berbeda 30:27 pendapat tapi tidak saling mencerca 30:29 menyesatkan. 30:31 Mereka memaklumi alasan perbedaan 30:32 tersebut. Tapi sayangnya kita di 30:35 belakang hari ini yang tidak memahami 30:37 adillah syariah, tidak memahami ushul, 30:40 tidak memahami juga asalibal arab fi 30:43 kalamihim uslub-uslub bangsa Arab dalam 30:46 ungkapan mereka yang terkadang 30:47 menggunakan uslub majaz. Ya, sebagian 30:51 lagi menolak adanya majaz dalam 30:52 Al-Qur'an. Akhirnya apa yang terjadi? 30:55 Yang terjadi fitnah yang amat besar. 30:58 Karena orang yang tidak tahu masak 31:00 ikut-ikutan memasak. yang tidak tahu 31:03 persoalan ikut-ikut bicara. Ini yang 31:05 terjadi pada saat ini fitnah yang besar. 31:07 Oleh karena itu, umat Islam jangan 31:10 diracuni 31:12 oleh fanatisme mazhab, tapi hendaknya 31:15 dikembalikan semuanya bersatu dalam 31:18 Islam. Jadi, baik itu yang bermazhab 31:21 Syafi'i, Maliki, Hambali, Ahmad, dari 31:25 ulama-ulama kita, begitu pula pengikut 31:27 mereka. 31:28 Jangan mengatakan pada muridnya, "Kamu 31:30 ini pengikut Syafi'i." 31:33 Lalu ditanamkan fanatisme dalam hatinya. 31:35 Lalu diingatkan untuk tidak sama sekali 31:38 apa? Mencampur aduk antara pendapat 31:41 Syafi'i dan pendapat yang lain. 31:43 Seharusnya ulama memilih dari 31:45 pendapat-pendapat yang ada. 31:49 Atau kalau seandainya pendapat para 31:51 ulama belum berbicara tentang persoalan 31:53 tersebut, dari kaidah yang dipahami, 31:57 yang dipelajari, dia berijtihad untuk 32:01 mengeluarkan pendapat-pendapat yang baru 32:04 sesuai dengan tantangan zaman ini di 32:06 bawah frame 32:09 dan naungan Al-Qur'an serta sunah-sunah 32:11 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 32:13 wasallam. Sebagai contoh, Mas Krishna, 32:16 kalau orang ditanya, seorang ulama 32:18 ditanya tentang bayi tabung, kalau dia 32:22 kembali kepada tulisan-tulisan para 32:24 ulama terdahulu yang belum sama sekali 32:26 menemukan persoalan ini, maka jawabannya 32:28 pasti akan kacau. Tapi kalau dia kembali 32:31 kepada Al-Qur'an, Al-Qur'an memberikan 32:33 tuntunan bagaimana 32:35 dia memberikan pendapat dalam persoalan 32:38 tersebut. 32:39 Selagi spermanya dari suaminya, 32:42 kemudian telur dari istrinya, rahim juga 32:45 yang dipergunakan rahim istrinya bukan 32:47 mengontrak rahim. Kemudian dilakukan 32:50 oleh dokter muslim yang terpercaya yang 32:52 tidak sama sekali akan apa? akan 32:54 berdusta mempergunakan baik sperma orang 32:57 lain atau telur orang lain. Maka dalam 32:59 hal ini ya apabila kehamilan yang normal 33:03 tidak dapat dilakukan, dilakukan melalui 33:06 bayi tabung dari sperma suami, dari 33:08 telur istri, kemudian dilakukan juga 33:11 oleh dokter-dokter muslim yang jujur 33:13 terpercaya, maka hal ini dibolehkan. 33:16 Tapi kalau dengan mengontrak rahim atau 33:19 katakan dengan mempergunakan sperma 33:21 laki-laki lain atau mempergunakan telur 33:24 yang bukan telur istrinya, hal ini 33:26 merupakan hal yang dilarang dalam agama 33:28 karena mengacaukan nasab dan bisa 33:30 menimbulkan terjadinya fitnah di antara 33:34 mereka. Wali iyazubillah. Jadi kembali 33:36 kepada kitab Allah dan sunah rasul-Nya. 33:39 Dan ini merupakan wewenang para ulama 33:41 dan para ulama tidak perlu mengatakan 33:43 ini pendapat Syafi'i, ini pendapat 33:45 Maliki. Jadi jangan sampai mazhab 33:47 menggantikan Islam. Jangan sampai orang 33:50 loyal kepada mazhab lebih daripada 33:52 loyalitasnya kepada Islam maupun kepada 33:54 Allah Subhanahu wa taala. Oleh karena 33:57 itu untuk masyarakat awam 33:59 sebenarnya mereka tidak mengenal mazhab. 34:03 Oleh karena itu orang awam tidak 34:04 dikatakan sebagai orang yang bermazhab A 34:07 atau B. Tapi ulama-ulamanya kita 34:10 harapkan betul-betul menjadi orang yang 34:12 bijak, takut kepada Allah. Dalam 34:14 berbicara juga dia berhati-hati 34:17 mempertimbangkan betul-betul keridaan 34:19 Allah. Dan mereka tidak bicara kecuali 34:22 dalam urusan yang mereka tahu. Jangan 34:24 tidak tahu lalu memberikan komentar, 34:27 menyebarkan fitnah ke sana kemari 34:29 seperti yang kita jumpai pada saat ini. 34:32 Jadi kata mazhab ini bukan merupakan 34:34 satu keharusan. Tapi bila Anda tidak 34:37 tahu, tanyalah kepada orang-orang yang 34:39 ahli. Selagi Anda meyakini orang 34:42 tersebut jujur, memenuhi syarat, 34:44 mumpuni, maka ikuti orang tersebut. Tapi 34:48 kalau Anda menjumpai ulama-ulama yang 34:50 mudah menjas, menyesatkan, mengkafirkan, 34:52 membidahkan orang lain, jangan dekati 34:55 orang seperti ini. Ini lebih berbahaya 34:57 daripada penyakit lepra. 34:59 Karena penyakit lepra penularannya tidak 35:01 seberapa dibandingkan penularan fitnah 35:03 yang disebarkan ulama yang bisa 35:05 menimbulkan kebencian maupun permusuhan. 35:07 Wallahuam. 35:08 Baik, Ustaz Husin. Ee kita 35:12 dari Royan. Dari Royan 35:16 di roh royan. 35:19 Iya. 35:20 Salamin injam beratnya. Kalau kami 35:22 membaca surat Asajadah sampai ayat 15 35:24 apakah wajib bersujud atau bagaimana? 35:33 Dalam suratus sajadah Allah menyebutkan, 35:38 "Sesungguhnya orang-orang yang 35:40 benar-benar beriman 35:43 itu mereka-mereka 35:45 yang apabila bila dibacakan ayat-ayat 35:47 Allah Subhanahu wa taala 35:50 mereka tersungkur sujud." tersungkur su 35:54 sujud. 35:55 Sujud. 35:57 Jadi sesungguhnya orang-orang yang 35:58 beriman kepada ayat-ayat Kami kalau 36:01 mereka diberikan peringatan dengan 36:03 ayat-ayat Allah ya langsung mereka 36:06 tersungkur sujud. Arti secara tidak 36:08 langsung apaak secara tidak langsung ini 36:11 merupakan isyarat dari Allah Subhanahu 36:14 wa taala untuk membuktikan iman kita 36:17 kepada Allah Subhanahu wa taala. Kalau 36:19 benar-benar kita beriman, kita apa? kita 36:23 sujud kepada Allah Subhanahu wa taala. 36:27 Begitu juga dalam surah al-Alaq 36:30 ayat terakhir bunyinya apa? 36:33 Wasjudarib. 36:36 Sujudlah kamu dan dekatkan diri kamu 36:40 kepada Allah subhanahu wa taala. Nah, 36:43 perintah Allah Subhanahu wa taala yang 36:45 memerintahkan kita untuk sujud kalau 36:49 kita tidak lakukan. Bagaimana kira-kira 36:50 Mas Krisna? 36:53 Bagaimana kira-kira kalau kita tidak 36:54 melakukan 36:56 ya tidak taat pada Allah? 36:58 Iya. Oleh karena itu, baik dalam salat 37:01 ya maupun di luar salat bila kita 37:03 mendengarkan firman Allah Subhanahu wa 37:05 taala wasjud waqtarib sampai pada ayat 37:09 tersebut baik dalam salat maupun di luar 37:11 salat kita langsung apa? Kita langsung 37:14 sujud. Kalau kita di kendaraan 37:16 tundukkan. 37:18 Katakan di kuda atau kita di kendaraan, 37:20 di mobil, tundukkan kepala kita. Nah, 37:23 kalau kita membaca firman Allah 37:25 Subhanahu wa taala dalam suratus sajdah, 37:28 Allah berfirman pada ayat 15. Innama 37:30 yukminu 37:32 biayatinalladzina 37:34 idzairu biha khru sujada wasabbahu 37:38 bihamdibbihim wahum la yastakbirun. 37:42 Sesungguhnya ciri-ciri orang yang 37:44 beriman kepada ayat-ayat Kami apabila 37:46 mereka diberikan peringatan dengan 37:48 ayat-ayat Allah, mereka langsung 37:50 tersungkur sujud dan mereka bertasbih 37:54 memuji Tuhan mereka. Nah, pada ayat-ayat 37:57 ini dengan sendirinya kalau dia beriman 38:00 dia tidak akan menolak untuk sujud. 38:02 Tatajafa junubuhumil madji yadunbahum 38:06 khaufan waimqahum 38:09 yunfiquun. 38:10 Tubuh mereka meninggalkan pembaringan 38:13 sambil memohon kepada Tuhan mereka di 38:16 waktu malam hari. Mereka memohon kepada 38:19 Tuhan mereka penuh dengan apa? Dengan 38:22 rasa takut. Bukan takut Allah akan 38:25 menganiaya mereka. Justru yang paling 38:26 mereka takuti adalah keadilan Allah. 38:29 Karena kalau seandainya amal mereka 38:31 ditimbang lebih banyak kemaksiatannya, 38:33 pelanggaran, kelaraian dibandingkan 38:35 dengan nikmat-nikmat yang Allah berikan. 38:39 Mereka penuh rasa takut dari kesalahan 38:41 dosa mereka, tapi penuh rasa harap 38:44 terhadap rahmat Allah Subhanahu wa taala 38:47 dan ampunannya. Wamimma roqnahum 38:49 yunfiquun. Dan dari apa yang kami 38:51 berikan kepada mereka, mereka berinfak. 38:54 Ini gambaran orang yang beriman yang 38:57 hati mereka selalu ingat kepada Allah, 38:59 penuh rasa takut kepada Allah atas 39:01 kelayan mereka dan penuh harap kepada 39:03 rahmat Allah. Takutnya membuat dia 39:06 memiliki kendali diri. tidak sembarangan 39:09 berbicara maupun berbuat. Sedangkan 39:11 harapannya 39:13 membuat mereka tidak mudah berputus asa. 39:16 Dari harta yang Allah berikan kepada 39:18 mereka. Sebahagian yang mereka infakkan 39:20 karena mereka hidup di dunia ini bukan 39:22 hanya untuk diri mereka, tapi orang yang 39:24 beriman merupakan wali orang yang 39:27 beriman, baik itu pria maupun wanita. 39:30 Jadi kesimpulannya, Mas Krisna, kalau 39:33 ada ayat-ayat yang memerintahkan sujud 39:35 seperti ayat dalam surah Sajdah atau 39:37 surah al-Alaq, 39:39 maka kita dalam hal ini jangan 39:42 berlambat-lambatan. 39:45 Begitu juga ya dalam surat Al-Isra pada 39:48 ayat-ayat terakhir yang kita jumpai 39:49 bagaimana Allah Subhanahu wa taala 39:52 menggambarkan orang-orang yang beriman 39:55 di saatnya mereka mendengarkan ayat-ayat 39:59 Allah Subhanahu wa taala dengan penuh 40:02 rasa khusyuk mereka tersungkur sujud 40:04 sambil mengatakan subhana rabbina inana 40:08 wa'du rabbina la maf'ula. Maha suci 40:10 Tuhan kami. Sesungguhnya janji Tuhan 40:13 kami benar-benar pasti akan terlaksana. 40:16 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 40:18 Allah dalam dialog tanya jawab pagi ini 40:21 mengingat hari Jumat mendekati saat-saat 40:23 kita menyampaikan khotbah Jumat. Semoga 40:26 Allah terima, semoga bermanfaat, semoga 40:28 menyatukan hati kita dalam umatan 40:30 wahidah untuk Islam yang satu, untuk 40:33 Indonesia 40:35 bersatu. Mudah-mudahan 40:38 setiap kali kita mendengarkan 40:40 kajian-kajian di radio silaturahmi ini 40:42 walaupun ustaznya berbeda-beda tapi 40:45 tujuannya semua satu untuk bersama-sama 40:48 mengabdikan dengan tulus kepada Allah. 40:50 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 40:53 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 40:55 ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 40:57 warahmatullah wabarakatuh. 40:59 Asalamualaikum warahmatullahi 41:00 wabarakatuh. Alhamdulillah terima kasih 41:01 Ustin. Mudah-mudahan 41:03 menambah wawasan kita tentang alislam. 41:05 Saya Muhammad Krisna oni Saputra dan Ali 41:07 Mohon pamit. Wabillahi taufik walidah. 41:08 Wasalamualaikum warahmatullahi 41:09 wabarakat. 41:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:11 wabarakatuh.