Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thyiban barokan fih kama 0:22 yuhiburbuna waardu. Allahumma sholli 0:23 wasallim wabarik ala sayyidina 0:25 Muhammadin waa ali sayyidina Muhammad. 0:27 masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:28 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibur 0:31 Bekasi. Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:33 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:35 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:37 akhwatam warahmatullah. 0:38 Yang dirahmati Allah. Alhamdulillah di 0:41 jelang siang ini kami hadir secara live 0:44 ya. Alhamdulillah, Ustaz Husin 0:46 berkesempatan hadir di jelang zuhur ini. 0:50 Kita masih dalam program acara renungan 0:52 di bawah naungan Al-Qur'an bersama guru 0:54 kita Ustaz Husein. Kita manfaatkan waktu 0:56 untuk beberapa menjawab beberapa 0:58 pertanyaan nanti 0:59 yang akan kita bacakan dan akan dijawab 1:01 oleh Ustaz Husein Alatas. Asalamualaikum 1:03 warahmatullah Ustaz. 1:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05 wabarakatuh. 1:06 Iya. Seperti biasa kami mohon untuk 1:08 membuka e majelis ini dengan pembacaan 1:10 Quran surah Al-Fatihah. 1:12 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:17 Bismillahirrahmanirrahim. 1:23 Alhamdulillahirabbil 1:26 alamin 1:28 arrahmanirrahim. 1:33 maiki yaumiddin 1:37 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 1:43 ihdinasirathal 1:45 mustaqim 1:47 shathalladzina 1:49 an'amta alaihim 1:53 ghairil maghdubi alaihim 1:56 waladin 2:04 Amin. 2:05 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik, 2:07 alhamdulillah telah kita buka bersama 2:09 dengan pembacaan Quran surah Al-Fatihah. 2:12 Insyaallah di hari ini kita mendapatkan 2:13 naungan rahmat dari Allah subhanahu wa 2:15 taala. Amin. Amin ya rabbal alamin. 2:17 Ustaz, kita bacakan beberapa pertanyaan 2:19 yang sudah masuk. Ini yang pertama dari 2:21 hamba Allah di Bogor, Ustaz. Ini 2:23 mengenai hari-hari terakhir di bulan 2:24 Ramadan, Ustaz. Ustaz, bagaimana ee kita 2:28 memanfaatkan hari-hari terakhir di 2:30 Ramadan ini, Ustaz? Terusang saya masih 2:33 harus bekerja dan tidak bisa iktikaf 2:36 seperti yang lain. 2:38 Dan saya juga belum bisa mengkhatamkan 2:40 Al-Qur'an di Ramadan ini. Tarawih pun 2:43 masih bolong-bolong katanya ustaz. Mohon 2:44 nasihatnya. Terima kasih. 2:46 Bismillahirrahmanirrahim. 2:50 Alhamdulillahi rabbil alamin. 2:54 Allahumma sholli wasallim 2:57 wabarik 2:58 ala sayyidina wa nabina Muhammadin wa 3:02 alihi thyibin wasohabatihil ghuril 3:05 mayamin 3:07 wasairina ala nahjihil qawim ila 3:10 yaumiddin. 3:12 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 3:16 innaka antal alimul hakim. Allahumma 3:19 atina minika rahmah waimna min ladunka 3:23 ilman nafi wfafna bimaamtana. 3:28 Rbana zidna ilman waiknain. 3:32 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 3:35 alaina wa ala ibadillah shihin. 3:38 Wasalamualaikum warahmatullahi 3:40 wabarakatuh. 3:45 Kepada [berdehem] Bapak kita yang 3:48 bertanya dengan penuh keprihatinan. 3:52 Selama bulan Ramadan dia belum 3:54 mengkhatamkan Al-Qur'an, belum juga bisa 3:57 beriktikaf. 4:00 Sedangkan salat tarawihnya pun 4:03 belentang-belentung karena dia terikat 4:06 oleh pekerjaan. 4:09 [berdehem] 4:11 Perlu kita ingatkan kepada Bapak 4:14 bahwa kalau Bapak membaca Al-Qur'an 4:17 walaupun satu lembar diresapi, 4:21 dihayati, dijadikan sebagai pelajaran 4:23 diikuti lebih baik daripada Bapak 4:26 membaca Al-Qur'an seluruhnya tanpa 4:29 mengambil manfaat daripadanya. 4:32 Karena Al-Qur'an bukan hanya sekedar 4:34 untuk dibaca, 4:36 tapi wahyu yang diturunkan Allah untuk 4:40 menerangi hidup kita, mensucikan juga 4:42 jiwa kita, amal kita, dan menjadi 4:46 pedoman hidup. 4:48 Oleh karena itu, banyak orang membaca 4:50 Al-Qur'an berkali-kali khatam, 4:53 tapi sama dengan orang yang menulis di 4:55 atas air. 4:57 Bahkan banyak orang mengkhatamkan 4:59 Al-Qur'an 5:01 bahkan menghafalnya, membacanya dengan 5:03 suara yang indah. Tapi Al-Qur'an 5:05 mengutuk dan melaknat dirinya. 5:07 Rubbatalin lilil Quran wal Quran 5:09 yalanuhu. Berapa banyak pembaca 5:12 Al-Qur'an tapi Quran mengutuknya. Karena 5:14 apa? Karena bukan menjadikan Quran 5:17 sebagai pedoman hidupnya, tapi dia 5:20 mempergunakan Al-Qur'an sebagai wasilah 5:24 untuk meraih kehidupan dunia. Bukan 5:28 untuk Allah, bukan untuk menempah 5:31 dirinya, bukan juga untuk bekal bagi 5:33 hari akhirnya. 5:35 Oleh karena itu, kalau Bapak bekerja 5:37 untuk mencari nafkah 5:40 demi keluarga, hingga Bapak tidak bisa 5:42 mengkhatamkan Al-Qur'an. 5:45 tidak juga melakukan salat qiyamulailnya 5:48 sebagaimana mestinya. 5:52 Maka 5:54 Bapak harus tahu 5:57 pekerjaan Bapak untuk memberikan nafkah 5:59 bagi keluarga itu merupakan ibadah 6:01 bahkan jihad di jalan Allah Subhanahu wa 6:03 taala. 6:06 Bapak bekerja mencari nafkah, 6:08 menghidupkan keluarga lebih baik 6:10 daripada Bapak beriktikaf selama 1000 6:12 tahun bahkan. 6:15 Karena tujuan kita beriktikaf itu untuk 6:18 betul-betul mengkhusyukkan diri kita 6:20 kembali kepada Allah Subhanahu wa taala 6:24 untuk menjadikan kita manusia yang 6:26 bertanggung jawab baik terhadap keluarga 6:29 kita, masyarakat kita, bangsa kita, 6:31 agama kita. 6:33 Nah, Bapak bukan meninggalkan iktikaf 6:36 karena kemauan Bapak, bukan juga 6:38 meninggalkan salat qiamulail karena 6:40 kemauan Bapak. Bapak juga tidak sempat 6:43 mengkhatamkan Al-Qur'an. 6:45 Tapi dengan jihad yang Bapak lakukan 6:48 asal diniatkan betul-betul ini 6:50 betul-betul ibadah pengabdian kepada 6:52 Allah. Lebih mulia daripada Bapak 6:55 beriktikaf ya dalam waktu yang panjang 6:59 di dalam masjid. Nah, kapan Bapak 7:01 kosong? Bapak masuk ke masjid walaupun 7:04 setengah jam dengan iktiad dengan niat 7:06 iktikaf Bapak mendapatkannya. 7:08 Artinya tidak harus ya sepanjang hari, 7:11 sepanjang waktu di dalam masjid ya 7:14 dengan meninggalkan kewajiban kita untuk 7:17 memberikan nafkah kepada keluarga. Ini 7:19 merupakan apa? Merupakan pengabaian. 7:23 Ada satu orang rajin beribadah dalam 7:26 masjid. 7:27 Rajin beribadah dalam masjid. 7:30 Salat, berzikir, membaca Al-Qur'an. Lalu 7:34 Rasul bertanya, "Siapa yang memberikan 7:36 nafkah kamu? 7:39 Siapa yang memberikan nafkah? Disebutkan 7:42 fulan. 7:44 Dijawab oleh Rasul, "Fulan lebih mulia 7:46 dari kamu." 7:48 Karena apa? Karena kita ini ya 7:52 mengerjakan salat untuk menumbuhkan 7:54 ketakwaan hingga kita terjaga dari 7:56 perbuatan yang tidak patut. Dan baru 7:58 kita bisa membuktikan hal tersebut di 8:00 arena kehidupan perjuangan. Allah tidak 8:04 menciptakan kita untuk menjadi malaikat. 8:07 yang tidak makan, yang tidak minum, yang 8:10 sepenuhnya mengabdi kepada Allah. Tapi 8:13 Allah Subhanahu wa taala jadikan kita 8:15 sebagai khalifahnya di atas muka bumi. 8:18 Allah berikan pilihan, berikan kehendak, 8:20 ya ada juga nafsu dalam diri kita. Nah, 8:24 kalau seorang berjihad mengendalikan 8:26 hawa nafsunya, menyesuaikan hidupnya 8:28 dengan keridaan Allah, maka orang ini 8:30 merupakan orang yang mulia di sisi Allah 8:32 Subhanahu wa taala. Jadi, Bapak jangan 8:35 berkecil hati. Bapak lakukan ibadah 8:38 sesuai kemampuan Bapak. Yang penting 8:40 jaga 8:42 faraid yang Allah wajibkan. Salatnya, 8:45 begitu pula zakatnya. Adapun iktikaf ada 8:47 kosong waktu Bapak iktikaf. Bapak sempat 8:50 membaca Al-Qur'an baca walaupun 8:52 selembar. Usahakan untuk memahami 8:55 ayat-ayat yang Bapak baca. Kemudian 8:58 jadikan sebagai pelajaran untuk Bapak 8:59 dan keluarga di rumah. Apa yang Bapak 9:02 lakukan? Ini merupakan perbuatan yang 9:04 nilainya amat tinggi di sisi Allah 9:06 Subhanahu wa taala. Jangan seperti 9:09 sebagian orang melakukan salat tarawih 9:12 di waktu malam kemudian dia membuka 9:15 restoran di waktu siang hari. Waktu 9:18 ditanya kenapa? Dia bilang kalau saya 9:20 buka di malam hari saya enggak bisa 9:21 tarawih. Padahal tarawih ini bukan 9:23 merupakan satu kewajiban. Bahkan Rasul 9:26 pun tidak sama sekali mengumpulkan jemah 9:28 untuk salat tarawih. Tapi ada orang ikut 9:33 di belakang Rasul. Itu pun tidak setiap 9:35 hal. Sekali Rasulullah melakukan salat, 9:38 lalu sahabat, ada beberapa orang yang 9:40 ikut di belakangnya, besok langsung 9:42 Rasulullah ya salat sendiri. Kenapa? 9:46 Takut sampai orang beranggapan ini 9:47 merupakan hal yang wajib. Akhirnya yang 9:49 wajib, yang lebih utama ditinggalkan. 9:52 Oleh karena itu, kalau Bapak selama 9:54 ibadah di bulan puasa bisa melakukan 9:58 revolusi, 10:00 mengubah karakter-karakter 10:02 yang tadinya tidak baik, yang tertanam 10:04 dalam diri kita menjadi karakter yang 10:06 saleh, meninggalkan kebiasaan buruk, 10:09 bertaubat kepada Allah, mensucikan jiwa, 10:12 berarti Bapak sukses dalam menjalankan 10:14 ibadah Ramadan. Karena tujuan kita 10:16 menahan lapar dan haus tujuannya untuk 10:18 melatih kita agar mampu mengendalikan 10:21 diri kita dan syahwat kita. Semoga Bapak 10:24 Allah anugerahkan rahmatnya, 10:28 keberkahannya, ampunannya, hidayah 10:30 hingga dapat menjadi sosok muslim yang 10:32 sebaik-baiknya. Amin ya rabbal alamin. 10:35 Amin. Amin. [berdehem] Amin ya rabbal 10:36 alamin. Jadi memang semampu kita saja, 10:38 Ustaz, ya. 10:39 Semampu kita 10:40 apalagi yang masih harus dituntut untuk 10:42 bekerja gitu kan. 10:43 Betul. Ada juga yang katanya dalam 10:46 setahun tuh bisa kerja full. Nah, 10 10:48 hari terakhirnya kita bisa libur tuh 10:52 fokus untuk iktikaf. Ada juga yang 10:54 arti kalau seandainya pendapatnya 10:56 pendapatan dia mencukupi ya 10:58 artinya bukan orang yang berpendapatan 11:00 kecil atau ada orang katakan yang 11:04 berderma untuk membantu dirinya agar 11:06 dapat mendekatkan diri kepada Allah 11:08 hingga dia dapat mencukupi kebutuhan 11:10 keluarganya. Nah, sekarang di 11:12 tengah-tengah kita, Kang Rizal, banyak 11:14 orang masih bingung bertanya-tanya, 11:16 "Bagaimana, Ustaz? Saya ini puasa saya 11:19 belum mampu untuk menyediakan sodqatul 11:23 fitri." 11:23 Zakat fitrah itu, Ustaz. 11:26 Jangankan untuk sodqatul fitri, 11:28 hari-hari saja saya susah. 11:30 Hm. Lalu saya bilang, "Ketahuilah 11:33 sodqatul fitri itu diambil dari yang 11:35 kaya, yang mampu diberikan kepada yang 11:39 tidak mampu supaya bisa ikut serta 11:41 bersenang-senang bersama orang yang 11:44 mampu." 11:44 Ini bukan pajak, 11:46 tapi tuu min agnaihim [berdehem] wat 11:49 turaddu 11:50 ala fuqarim. diambil dari yang mampu, 11:52 dikembalikan kepada yang tidak mampu. 11:55 Supaya jangan hanya orang kaya saja yang 11:57 bisa berhari raya, 11:58 tapi orang-orang miskin juga apa? Dapat 12:01 menikmati hari raya. Cuma kalau dulu ya 12:04 cukup dengan kurma ya atau dengan gandum 12:08 ya karena itu makanan yang biasa mereka 12:11 makan. Kalau saat ini orang lebaran 12:14 bukan hanya makan nasi, lebaran ada 12:17 lauk-pauknya. Betul gak? Iya. 12:19 Ada yang bikin katakan punya sambal 12:21 godoknya, opornya. Masa hanya dinikmati 12:24 orang-orang kaya. Oleh karena itu 12:26 hendaknya yang mengeluarkan sodqatul 12:27 fitri mereka keluarkan. 12:31 Apa yang mereka keluarkan adalah ee sama 12:35 dengan apa yang mereka makan untuk 12:37 keluarganya pada hari raya. Siapkan 12:40 paket berasnya, kemudian juga apa? 12:43 Uangnya untuk beli bumbu dan beli 12:44 lauknya. 12:45 H. 12:47 Jadi kalau seandainya keluarga yang 12:48 mampu ya yang berkelebihan dia bisa 12:51 siapkan beberapa paket untuk fuqara wal 12:53 masakin. Jangan hanya beras. Paket beras 12:56 kemudian uang atau berikan daging 12:59 kemudian tambah uang untuk masak. 13:01 Apalagi di hari lebaran 13:03 barang-barang kan membumbung tinggi. 13:05 Iya. Nah, ini mesti kita sadari pada 13:08 saat lebaran Cina kita jumpai 13:12 bandeng-bandeng dari Tambak keluar 13:14 besar-besar dijual dengan harga murah. 13:17 Itu lebaran Cina. Sedangkan lebaran kaum 13:20 muslimin barang-barang membumbung 13:22 tinggi. Cabe naik, bumbu naik, daging 13:25 naik, ayam naik. Ke mana kesadaran kita? 13:29 Kenapa justru kita mengambil manfaat 13:32 sebesar-besarnya dari saudara kita yang 13:35 banyak betul-betul apa? Bersedih. 13:37 H 13:38 walaupun mereka menerima infak dari 13:40 sebagian orang ternyata apa? Ternyata 13:42 harga barang yang membumbung tinggi 13:45 tak mampu untuk mereka ya gunakan 13:49 apa yang mereka terima untuk berbelanja 13:51 di hari raya. Oleh karena itu yang kaya 13:53 setiap hari makan enak hendaknya pada 13:56 hari raya lebih banyak mempertimbangkan 13:58 orang-orang yang butuh di sekelilingnya. 14:00 Wallahuam. 14:01 Baik ya. Ee karena tradisi ya, Ustaz. 14:03 Jadi kita jadi seolah-olah yang miskin 14:05 pun seperti wajib. 14:07 Heeh. 14:07 Untuk yang kita sebut zakat fitrah itu, 14:09 Ustaz. 14:10 Nah, ini kesalahan. Jadi kesannya pajak 14:12 yang memberatkan. 14:14 Kemudian ada ancaman dari para kiai. 14:16 Kalau tidak dikeluarkan, puasanya tidak 14:19 akan diterima. Itu kalau yang kaya, yang 14:22 punya kelebihan, kemampuan kalau dia 14:24 tidak keluarkan ini pertanda bahwa 14:28 ibadah siamnya tidak sempurna bahkan 14:30 bisa-bisa ditolak. Karena apa? Tidak 14:32 punya kepedulian. Puasa ini tujuannya 14:34 untuk melatih kita dengan rasa lapar, 14:37 peduli terhadap mereka-mereka yang susah 14:39 dan lapar dalam waktu yang lebih panjang 14:42 dibandingkan kita. Kalau kita dari mulai 14:43 subuh sampai magrib, kalau mereka hampir 14:46 setiap hari bingung untuk dapat 14:49 mencukupi kebutuhan mereka. 14:52 Baik, Ustaz. Kemudian istilah itu memang 14:53 sodqatul fitri, Ustaz, ya. Bukan zakat 14:56 fitrah sebetulnya, Ustaz. Itu 14:57 Iya. Ini sebetulnya kan kita di 14:59 Indonesia ini kadang-kadang rancu dalam 15:02 memahami apa itu sedekah, apa itu zakat. 15:06 Iya, 15:06 betul. Enggak apa itu infak. Infak itu 15:10 merupakan sebuah kata ya. H 15:12 yang mencakup semua jenis pengeluaran, 15:15 baik pengeluaran di jalan Allah 15:17 yang wajib atau yang sukarela, 15:20 ya atau pengeluar di tempat maksiat. 15:23 Dikatakan anfaq maahu fi maksiat. 15:26 Nah, kemudian yang diinfakkan di jalan 15:28 Allah Subhanahu wa taala ya ada infak 15:31 pertama-tama untuk keluarga 15:34 orang tua kita, istri kita yang wajib 15:36 kita berikan nafkah itu merupakan infak 15:39 yang Allah wajibkan pada kita. Bahkan 15:42 sebelum kita berzakat keluar, 15:44 h 15:45 kita utamakan orang yang kita tanggung. 15:47 Nah, setelah kita cukupi mereka, kita 15:49 punya kelebihan kita berkontribusi 15:52 kepada orang yang bukan dari keluarga 15:54 yang wajib untuk kita tanggung. Nah, 15:56 Al-Qur'an menyebutkan yas'alunaka 15:59 yunfiquun. 16:01 Mereka bertanya padamu apa yang mereka 16:03 mesti infakkan. 16:05 Allah enggak menjawab apa, tapi menjawab 16:08 siapa yang lebih dulu harus kalian 16:09 perhatikan. H 16:11 karena orang sering salah paham kan. 16:12 Iya. 16:12 Qul ma anum min khairin. Katakan yang 16:15 kalian infakkan dari kebaikan. 16:18 Falil walidaini wal aqrabin. 16:21 Pertama-tama orang tua kalian. 16:24 Dengan sebab mereka kalian ada. Bahkan 16:27 kalian menjadi orang yang bisa bekerja 16:30 mandiri karena usaha mereka. 16:33 Kemudian kaum kerabat yang terdekat 16:35 dengan kita, jangan kita berikan bantuan 16:37 orang yang jauh. Kerabat kita, kita 16:39 abaikan. karena ini mendapatkan pujian 16:42 dengan sendirinya ya anak-anak ya yang 16:46 dekat dengan kita, istri kita, kemudian 16:49 paman kita, saudara kita, saudari kita, 16:52 sepupu kita. Allah enggak sebutkan anak. 16:55 Kenapa, Kang Rizal? Tapi kedua orang tua 16:56 disebutkan karena kalau air turunnya ke 16:58 bawah. 16:59 H 17:00 tapi kalau ke atas mesti dipompa. Oleh 17:02 karena itu dalam Quran selalu Allah 17:04 ingatkan dengan wasiatnya untuk peduli 17:08 berbuat kebaikan pada orang tua. Tapi 17:10 enggak ada wasiat untuk memberikan 17:11 nafkah buat anak. 17:13 Karena orang tua kalau terhadap anaknya 17:14 enggak berhitung. 17:15 Iya. 17:15 Betul enggak? 17:15 Betul. 17:16 Lalu Allah jelaskan ya falil walidaini 17:19 wal aqrabin wal yatama wal masakin wis 17:22 sabil. Untuk anak-anak yatim, 17:26 orang-orang miskin dan ibnus sabil. W 17:28 taf'alu min khairin fainnallaha bihiim. 17:31 Apa yang kalian lakukan dari kebaikan 17:33 Allah Maha Taala? Setelah itu Allah 17:35 ditanya kedua kalinya, wasasalunaka 17:39 yunfiquun. Dan apa mereka bertanya 17:41 padamu? Apa yang mereka harus infakkan? 17:44 Dijawab oleh Allah, "Qulil afwa." Awwa 17:47 itu maola an hajatikum yang melebihi 17:50 kebutuhan kalian. Begitu kamu punya 17:53 kelebihan, 17:54 setelah mencukupi kebutuhan kamu, kamu 17:56 dituntut untuk berkontribusi terhadap 17:58 saudara kamu. 17:59 H. 18:00 Perlakukan mereka sebagaimana kamu 18:03 memperlakukan diri kamu dan orang yang 18:05 kamu cintai. Jadi sebetulnya 18:08 berkaitan dengan nisab kalau pada zaman 18:11 dulu ditentukan 20 mital berkaitan 18:14 dengan emas perak yang kita simpan. 18:16 Kalau berkaitan dengan penghasilan kita 18:19 seharusnya jangan ditentukan R juta atau 18:22 R juta. Ada orang punya pendapatan 25 18:25 juta. 18:26 Anaknya banyak yang ditanggung banyak 18:28 orang tua yang ditanggung. 18:30 Maka apa yang didapatkan semua keluar 18:33 untuk kebutuhan mereka. Orang ini belum 18:34 wajib apa? Belum wajib bersedekah keluar 18:37 tapi cukupi keluarganya. Tapi ada orang 18:39 punya pendapatan cuma R juta, Kang 18:41 Risal. Kebutuhannya cuma R juta. Dia 18:43 sudah wajib untuk berinfak. 18:46 Karena apa? Punya kelebihan. 18:47 Iya. 18:48 Nah, berkaitan dengan apa? Dengan zakah 18:52 dan sedekah. Sebetulnya kata zakat 18:54 maupun sedekah bukan menunjukkan infak 18:56 asalnya. Heeh. 18:58 Tapi menunjukkan tujuan dari infak kita. 19:02 Zakah artinya mensucikan jiwa kita, 19:04 mensucikan harta kita dari apa-apa yang 19:07 diharamkan Allah Taala agar menjadi suci 19:10 dan bersih 19:12 dan menumbuhkan. Karena arti zaka yazku 19:14 dalam bahasa Arab mensucikan gak 19:15 menumbuhkan. Sedangkan sodqah ya asal 19:20 katanya diambil dari shodqoh yasduqu 19:23 yang artinya jujur. H. Nah, seodqah ini 19:27 yang kita keluarkan dari infak kita 19:29 sebagai shodqatan artinya bukti akan 19:32 iman kita pada Allah. Sehingga dalam 19:35 hadis yang diriwayatkan oleh Imam 19:36 Bukhari, wasodqatu burhan dan shodqah 19:40 itu bukti. 19:42 Mahar juga dalam Al-Qur'an disebutkan 19:44 sebagai shoduqah. Dibedakan antara 19:46 shodqah sama shodqah. Waatunisa 19:48 shoduqatihinna. 19:50 Ini juga bukan jual beli atau laki-laki 19:52 membeli seorang perempuan dari orang 19:53 tuanya, tapi sebagai bukti keseriusan 19:56 dia 19:56 untuk bertanggung jawab sebagai seorang 19:58 suami menikah juga dengan tujuan yang 20:00 baik. 20:01 Jadi kata zakah dan sodqah itu 20:04 menjelaskan tujuan dari infak kita. Ya. 20:07 Jadi kalau Allah mengatakan khud min 20:09 amwalihim, ambil dari harta mereka 20:12 shodqatan sebagai bukti akan keimanan 20:15 mereka, ketundukan mereka kepada Allah. 20:17 ini gak? H. 20:18 Tapi semua tercakup dalam makna infak. 20:21 Nah, pada periode Makkah banyak kata 20:23 zakar digunakan karena memang pada saat 20:26 itu umat Islam masih sedikit. Mereka 20:28 juga ee teruji, dianiaya, disiksa, 20:32 diboikot, tapi mereka bersabar. Oleh 20:33 karena itu, kata zakat yang paling 20:35 tepat. 20:37 Artinya mereka dengan ikhlas 20:38 mengeluarkan apa yang mereka miliki. 20:42 Karena apa? Karena mereka betul-betul 20:44 ingin mensucikan diri mereka. Apalagi 20:46 dengan bekas-bekas syirik sebelumnya. 20:48 Tapi di Madinah langsung perintahnya 20:51 khud bukan diserahkan kepada mereka tapi 20:53 ambil dari harta mereka. Ya, sebagai 20:56 bukti bahwa mereka betul-betul 20:58 orang-orang yang beriman dan tunduk 21:00 kepada Allah. Karena zakat merupakan 21:01 rukun Islam. 21:03 Kalau dia mengingkarinya berarti dia 21:04 bukan seorang muslim. Maka bukti 21:06 keislamannya, kerelaan dia untuk 21:08 mengeluarkan sedekahnya. 21:11 Betapa indahnya ajaran Islam ya yang 21:14 betul-betul hanya mengenakan kewajiban 21:17 kepada setiap orang sesuai dengan 21:19 kemampuannya. 21:20 Sedangkan yang miskin justru ditunjang. 21:23 Bukan yang miskin malah ditindas. Jadi 21:27 zakat hanya diwajibkan untuk mereka yang 21:29 mampu yang berkelebihan baik zakat mal 21:32 maupun shodqatul fitri. 21:35 Baik, Ustaz. Mengenai zakat ini ada dua 21:39 pertanyaan dari pertama dari Pak Rahmat 21:42 di Jakarta Timur. Ustaz, apakah 21:44 mengeluarkan ee apakah boleh 21:46 mengeluarkan zakat fitrah kepada saudara 21:49 yang kurang mampu yang tinggalnya di 21:52 luar kota dengan ijab kabulnya melalui 21:55 video call katanya, Ustaz? He. 21:57 Kemudian ee dari Pak Suhar di Ciputat, 22:01 Ustaz. Ee 22:05 sebentar mohon penjelasannya ee dan 22:08 nasehatnya zakat, infak, sodqah saat 22:10 sekarang ini sebaiknya kita salurkan ke 22:12 mana? Kami kadang ragu terhadap lembaga 22:15 zakat katanya, Ustaz. Itu dua pertanyaan 22:18 terkait tadi, Ustaz ijab kabul melalui 22:20 melalui video call. Sekarang juga kan 22:22 banyak zakat via ee rekening keris gitu 22:26 kan. Tidak ada ijab kabul jabat 22:29 tangannya itu seperti apa, Ustaz? Mohon 22:31 penjelasannya. 22:32 Bismillahirrahmanirrahim. 22:38 Zakat pada masa atau sedekah pada masa 22:40 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 22:42 wasallam diambil dari orang-orang yang 22:44 kaya. Dikembalikan kepada orang-orang 22:47 miskin setempat. 22:51 Lingkungan mereka tinggal ya, kota 22:54 mereka tinggal. 22:56 Jadi dieventarisir orang-orang yang 22:59 berkewajiban, mereka juga inventarisir 23:01 orang yang berhak menerima zakat. 23:03 Dan zakat tidak akan dipindahkan ke kota 23:05 yang lain sebelum mencukupi 23:09 tempat di mana muzaki mengeluarkan 23:11 zakatnya. 23:13 Oleh karena itu, Rasul kalau mengirim 23:15 utusan untuk mengumpulkan zakat, ya 23:18 mereka bukan mengumpulkan dari Yaman 23:20 dibawa ke Madinah, 23:23 tapi datang ke Yaman mengutus menghitung 23:27 orang-orang yang wajib untuk berzakat 23:29 dan harta mereka. Setelah itu menghitung 23:32 jumlah orang-orang yang mustahik 23:33 diberikan kepada mereka. Nah, satu hari 23:38 sahabat yang diutus Rasulullah datang ke 23:40 hadapan Rasul membawa kelebihan. 23:43 dari zakat di Yaman. Rasulullah 23:45 mengatakan, "Kami mengutus kalian bukan 23:48 sebagai pemungut pajak, tapi zakat 23:50 diambil dari orang-orang yang kaya 23:52 diberikan kepada orang-orang fakir dari 23:54 mereka." 23:55 Mereka mengatakan, "Ya Rasulullah, kami 23:57 sudah bagi, sudah mencukupi. Ini 23:59 kelebihannya." 24:01 Pada zaman Rasul, zakat itu yang 24:04 dikumpulkan bisa mencukupi delapan 24:06 golongan. 24:07 Hm. 24:08 fuqar masakin amilina alaiha wal 24:12 muallafatiubuhum waq waliminaillahi 24:17 wabil 24:19 delapan golongan tercukupi 24:21 orang-orang fakirnya miskinnya kemudian 24:25 orang-orang juga yang berhutang kemudian 24:28 untuk pembebasan budak juga untuk apa 24:31 untuk para mualaf yang didekatkan 24:33 hatinya ya dengan bantuan yang diberikan 24:36 kepada mereka begitu juga fisabilillah 24:38 untuk perjuangan di jalan Allah. 24:41 Mendukung para ulama untuk berdakwah di 24:43 jalan Allah agar mereka tidak apa? Tidak 24:45 terhina. Agar mereka betul-betul 24:48 berdakwah dengan tenang. Kebutuhan 24:49 keluarga mereka tercukupi. 24:53 Jadi Kang Rizal kalau kita lihat dulu ya 24:56 pada saat sebetulnya ekonomi masih 24:58 sederhana kok bisa mencukupi delapan 25:01 golongan. 25:01 Iya. Sekarang untuk fakir miskin saja 25:04 enggak cukup karena kita terpaku pada 25:06 2,5% 25:08 yang berhubungan dengan emas perak yang 25:10 kita simpan yang tidak kita olah. Adapun 25:13 untuk usaha pertanian 10%. Masa orang 25:16 yang gajinya R25 juta mengeluarkan 2,5% 25:20 itu pun setelah dipotong kebutuhan dia. 25:21 Aneh enggak? Iya. 25:24 Islam ini bukan agama feodal. Islam 25:27 agama keadilan yang penuh dengan rahmat. 25:29 Dan orang yang beriman ditempah hatinya 25:31 untuk peduli terhadap saudaranya 25:34 sebagaimana dia peduli terhadap dirinya 25:36 dan keluarganya. La yukminu ahadukum 25:39 hatta yuhibba liakhi ma yuhibbu linafsi. 25:42 Dan saya bicara seperti ini bukan 25:43 berarti apa? Saya mengajak orang lain, 25:46 saya enggak melakukan. Saya setiap dapat 25:48 sesuatu saya keluarkan bukan hanya 20% 25:51 saya keluarkan bisa sampai 50 bahkan 25:54 sampai 80%. 25:57 Tapi Allah gantikan dengan yang lebih 25:59 baik. 26:00 Jadi apa yang saya dapat untuk keluarga 26:02 setelah itu saya sebar keluar dan 26:04 alhamdulillah enggak berpikir mau beli 26:06 ini, mau beli itu, dan lain sebagainya. 26:08 Kita merasa malu dengan Rasul, 26:10 sahabatnya, keluarganya yang hidup 26:12 sederhana dan kita merasa malu terhadap 26:14 saudara kita di Gaza. Kang Rizal. 26:16 Iya. 26:17 Bayangkan mereka tinggal di rumah-rumah 26:20 rumah yang hancur, 26:22 kemudian kemah-kemah yang bolong, 26:23 anak-anak mereka yang terlantar, yang 26:25 kehilangan orang tua, kehilangan istri, 26:27 kehilangan anak. 26:29 Mereka hidup dalam penjara massal 26:31 dipenjara oleh saudara mereka sesama 26:33 kaum muslimin dan tidak dipedulikan 26:35 seperti Saudi Arabia, Yordan, Suriah, 26:38 Libanon ya. Kemudian 26:42 Mesir tega sekali hati mereka. 26:46 Lalu mereka dari belakang memberikan 26:48 dukungan kepada Zionis. Tahu-tahu kita 26:50 dengarkan di Indonesia juga banyak juru 26:54 bicara. Apa juru bicara? 26:58 Juru bicara zionis, berpakaian ulama, 27:03 berpakaian ustaz. Ya, tahu-tahu mereka 27:07 bukan memberikan dukungan bagi 27:09 orang-orang yang membantu saudara 27:10 mereka, bahkan menikam dari belakang, 27:12 menyebarkan isu yang bermacam-macam. 27:15 Seolah-olah Zionis merupakan ahlusunah. 27:18 Jadi, kecintaan terhadap sesama kaum 27:20 muslimin hampir dikatakan tidak ada di 27:22 hati mereka. Kecuali orang-orang yang 27:25 mendapatkan rahmat dari Allah yang tidak 27:27 sama sekali beragama secara sektarian 27:30 tapi untuk Allah, Rasulnya dan 27:31 orang-orang yang beriman. 27:34 Mereka betul-betul berjuang semata-mata 27:36 untuk Allah. Oleh karena itu, tidak 27:38 dipengaruhi oleh fanatisme terhadap 27:40 kelompok, terhadap golongan ya. Tapi 27:43 mereka betul-betul berjuang untuk Allah. 27:45 Tapi kecintaan pada dunia membutakan, 27:48 menulikan. Mudah-mudahan jangan sampai 27:50 kita masuk dalam golongan orang-orang 27:53 seperti mereka. Jadi kita kalau 27:55 seandainya hidup hedonis, 27:56 berlebih-lebihan, bermewah-mewahan, 27:59 hanya memperhatikan apa? Memperhatikan 28:02 gaya hidup yang tidak cocok dengan apa? 28:06 Dengan ee keadaan yang dicontohkan oleh 28:09 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 28:11 wasallam, berarti kita akan melangkah 28:12 semakin jauh 28:14 dari Rasul, kan? Semakin jauh dari 28:16 rasul. Nah, sebagai gambaran 28:19 ketika Zionis bahkan orang-orang yang 28:22 menjadi antik Zionis dari orang Islam 28:23 menyebarkan bahwasanya ee mujtaba khamna 28:27 ini terlibat dalam korupsi. 28:30 Akhirnya dibuka. Sampai sekarang ini 28:33 Mujtabah Khna tidak punya rumah tapi 28:35 kontrak. 28:38 Pakaian yang dipakai juga jarang 28:39 berganti-ganti. Bahkan sendalnya pun 28:41 sendal yang rusak. 28:44 bagaimana dia hidup berjuang untuk 28:47 bangsanya, agamanya ya dan berjuang juga 28:49 untuk saudara-saudaranya yang berbeda 28:51 mazhab. Dan subhanallah ini pun ya masih 28:56 apa tidak diterima padahal tidak 28:58 mengambil uang mereka, tidak juga 29:00 memerangi mazhab mereka ya selalu 29:03 menyerukan suara persaudaraan. Nah, 29:05 seharusnya kita merasa malu. Oleh karena 29:07 itu, banyak ulama di Mesir, di Libanon, 29:09 di Suriah, ulama-ulama dari kalangan 29:11 ahlusunah menyadari hal ini. Mereka 29:14 mengatakan, "Alhamdulillah, Iran telah 29:16 mewakili kami dalam membela saudara kami 29:18 ketika kami meninggalkan mereka." 29:21 Jadi, mari kita bangun kecintaan di 29:23 jalan Allah Subhanahu wa taala. 29:26 Kita memberikan dukungan segala 29:28 kebaikan. Mengingkari yang mungkar. 29:30 Naam. 29:31 Dari siapapun juga, bukannya dari Syiah, 29:33 dari ahlusunah juga. Kalau ada yang 29:35 mungkar, ingkari dengan cara yang baik. 29:38 Bil hikmah wal mauidatil hasanah. Jangan 29:40 karena kemungkaran kita langsung 29:42 kafirkan. Ajak mereka kembali pada Allah 29:45 sebagaimana yang dilakukan Rasulullah 29:47 sallallahu alaihi wasallam. 29:48 Baik, Ustaz. Mengenai tadi Ustaz ijab 29:50 kabul ee virtual Ustaz. Oh, 29:53 bagaimana? 29:53 Saya begini sekarang katakan kalau saya 29:55 katakan mengeluarkan sodqatul fitri 29:58 tanpa menyebutkan kepada yang 30:00 bersangkutan sah gak? Saya niat 30:03 mengeluarkan sodqatul fitri tanpa 30:05 menyebutkan kepadanya yang saya 30:08 keluarkan sodqatul fitri. Sah enggak? 30:11 Sah. Ustaz ya 30:12 kan tergantung niat yang berinfak kan. 30:15 Iya. 30:16 Betul gak? 30:17 Kita serahkan kepada mereka katakan 1 30:19 hari sebelum lebaran atau 2 hari sebelum 30:21 lebaran agar mereka bisa masak, bisa 30:23 berbelanja. Betul gak? 30:25 Kan? Indah sekali kan? 30:26 Iya. Begitu juga zakat mal saya berikan 30:30 kepada orang-orang yang membutuhkan di 30:32 sekitar saya. Saya enggak serahkan ke 30:34 Basnas. Kecuali kalau Basnas mau turun 30:37 tangan. 30:38 He 30:38 menginventarisir orang-orang yang wajib 30:41 berzakat, para muzaki dan orang-orang 30:44 yang mustahik. Lalu diatur oleh mereka. 30:47 Mereka turun mengatur. 30:49 Kalau ada kelebihan diangkut keluar. Itu 30:50 hak mereka. Tapi kalau sekarang yang 30:52 terjadi, 30:54 para muzaki tidak mengeluarkan zakat 30:56 mereka kepada orang-orang dalam 30:58 lingkungan mereka. 31:01 Lalu dibawa ke tempat yang kita tidak 31:02 tahu ke mana itu yang pergi. 31:04 Hm. 31:05 107 miliar untuk amilin, 31:08 sedangkan 63 miliar untuk fuqara wal 31:12 masakin. 31:14 Berdasarkan laporan yang 300 miliar 31:15 katanya fisabilillah. Enggak jelas ke 31:17 mananya 31:18 kok. Kenapa amirin bisa lebih besar 31:19 daripada fuqara wal masakin? Aneh 31:22 enggak? 31:22 Aneh. 31:23 Nah, di sini berarti ada apa? Ada salah 31:26 kaprah. Oleh karena itu, saya ingatkan 31:30 kepada para muzakirin 31:33 hendaknya mereka apa? Mengeluarkan zakat 31:36 mereka kepada orang-orang dalam 31:38 lingkungan mereka 31:40 atau lingkungan usaha mereka. Katakan 31:42 usaha tempat orang-orang fakir di 31:44 sekitar mereka punya hak pada usaha 31:45 mereka. Ini kan merupakan hak Allah. 31:47 Betul gak? 31:48 Iya. 31:49 Atau lembaga zakatnya turun langsung 31:53 untuk membagi-bagikan kepada mereka yang 31:55 butuh. Oleh karena itu, kalau saya ada 31:57 orang menitipkan zakat, saya bilang 31:59 jangan untuk fuqara wal masakin. 32:03 Bagikan untuk orang dalam lingkungan 32:05 kalian. Pernah satu kali waktu dari 32:07 wilayah Bekasi ada orang menitipkan 32:09 zakat jamak kita. Saya bilang, "Untuk 32:11 apa fuqhara masakin?" Saya bilang, 32:13 "Bagikan untuk lingkungan masjid kamu." 32:15 Coba kamu hitung. He. 32:16 Tapi kalau kamu serahkan 32:21 atau 32:22 itu bisa digunakan untuk perjuangan. 32:25 Jadi bagi mereka-mereka yang mau 32:27 berinfak untuk mengeluarkan zakat ya 32:30 bagi radio silaturahmi hendaknya ya 32:33 mereka bisa sisihkan dari mualaf atau 32:35 saham fisabilillah ya atau saham wafir 32:37 liqab. Adapun fuqara wal masakin ya 32:40 hendaknya dibagikan di tengah-tengah 32:42 mereka. Begitu juga mungkin Ibnu Sabil 32:46 mengenai sasarannya. Jadi kalau orang 32:48 mengeluarkan zakat mal tanpa menyebutkan 32:51 zakat mal yang penting niat dia h 32:53 sah. Begitu juga orang mengeluarkan 32:55 sodqatul fitri ya dari hatinya sebagai 32:58 sodqatul fit tanpa menyebutkan sah. 33:01 Kalau diatakan bahwa ini sodqatul fitri 33:03 saya juga sah. Tidak disebutkan juga sah 33:06 asal niat dan mengenai sasaran. 33:10 Hm. 33:11 Dan kita betul-betul ikhlas dalam 33:13 mengeluarkan. Kalau dulu kita masih 33:14 kecil, beras ya ditempatkan di tempat 33:17 kemudian tangan kita dimasukkan ke dalam 33:18 beras. Nawaitu shodqatul fitri ya. Ya 33:22 lillahi taala satu persatu. Bagus ya. 33:25 Artinya merupakan hal yang mencontohkan 33:27 yang baik buat anak-anak tapi bukan 33:29 berarti dengan cara ini sah yang tidak 33:31 ya dengan yang lain tidak sah. Jadi 33:33 enggak harus video call, enggak harus 33:34 telepon buat saudara. Adapun buat 33:36 saudara, saudara kita bukan merupakan 33:39 orang yang wajib untuk kita berikan 33:40 nafkah seperti ayah, anak, istri kita. 33:44 Dia berhak untuk menerima zakat kita. 33:45 Zakat mal atau apa? Atau sodqatul fitri. 33:49 Bahkan istri boleh mengeluarkan untuk 33:51 suami. 33:52 Hm. 33:53 Karena suami wajib memberikan nafkah 33:55 buat istri. Tapi kalau istri tidak wajib 33:57 memberikan nafkah buat suami. Jadi kalau 33:59 diberikan untuk suaminya lalu suaminya 34:01 gunakan untuk memberikan nafkah buat 34:03 istrinya, sah. 34:06 Jadi Islam itu betul-betul apa? 34:09 Betul-betul dalam menetapkan kewajiban 34:11 di samping disesuaikan dengan kemampuan 34:14 juga memperhatikan kebutuhan setiap 34:17 orang dengan cara yang penuh dengan 34:18 rahmat. Wal mukminun wal mukminat 34:21 ba'duhum auliya ba'din. Selanjutnya. 34:24 Baik, Ustaz. Ee nampaknya cukup, Ustaz 34:26 mungkin penutupnya. Silakan, Ustaz. 34:28 Baik. Ee kesimpulannya di hari-hari 34:31 terakhir ini ya kita jangan hanya fokus 34:34 untuk bangun malam, jangan hanya fokus 34:36 untuk iktikaf, tapi mari melakukan 34:39 muhasabah. Muhasabah ya dan muraqabah. 34:43 Kita awasi 34:46 hati kita. 34:48 Begitu juga ya niat kita dan berbagai 34:52 macam rencana-rencana ya. yang merintas 34:55 di hati kita. Hendaknya kita arahkan 34:57 semuanya tertuju pada Allah. Kemudian 34:59 kita juga mohon ampun atas dosa-dosa 35:02 kesalahan yang kita lakukan. 35:04 Kita juga memperbaiki hubungan 35:06 silaturahmi kita. Kemudian berbagi 35:09 dengan harta yang Allah Subhanahu wa 35:11 taala berikan kepada kita. Ini merupakan 35:14 saat-saat yang paling indah. Nah, pada 35:16 saat kita salat bangun di waktu malam, 35:20 jangan tinggalkan pada saat sujud kita 35:23 berdoa pada Allah. Bukan hanya sujud 35:26 terakhir, tapi setiap sujud kita bisa 35:29 perpanjang rukuk kita. Memperpanjang 35:32 rukuk kita ini akan meringankan pundak 35:35 kita, beban kita. Memperpanjang sujud 35:38 kita akan betul-betul apa? akan meraih 35:41 kecintaan dan kemuliaan dari sisi Allah 35:44 yang akan insyaallah menimbulkan 35:46 refleksi yang amat indah dalam hidup 35:49 kita. Tidak ada kesombongan, tidak ada 35:51 keangkuhan. Nah, pada saat sujud setelah 35:54 kita membaca subhana rabbiyal a'la 35:56 wabihamdih 35:58 sebelum kita doa boleh berselawat 36:00 Allahumma sholli ala Muhammadin kemudian 36:02 minta kalau mau mengungkapkan dalam 36:04 bahasa Arab enggak mampu ungkapkan dalam 36:05 bahasa Indonesia. Tapi ini pada saat 36:08 salat-salat apa? 36:10 salat-salat qiyamullail. Karena kalau 36:12 salat wajib kan kita berjamaah. 36:14 Jadi kita ungkapkan dalam bahasa kita 36:17 karena doa itu permohonan. Kalau kita 36:19 enggak mampu mengungkapkan dalam bahasa 36:21 Arab, dalam bahasa kita atau bahasa Jawa 36:24 bah silakan. Kemudian teteskan air mata 36:27 kita dengan penuh kekhusyukan di jalan 36:29 Allah Subhanahu wa taala. Mata-mata yang 36:32 mencucurkan ee air mata berlinang-linang 36:35 karena takut kepada Allah. Mata-mata 36:37 yang akan diselamatkan dari api neraka. 36:39 Insyaallah mudah-mudahan puasa kita 36:41 tidak sia-sia. Allah juga berikan 36:43 kesempatan kita untuk Ramadan yang akan 36:45 datang. Sehatkan badan kita, ampuni dosa 36:48 kita, sucikan hidup kita. Dan selesai 36:50 Ramadan insyaallah akhlak kita akan 36:52 lebih baik. Tutur kata kita, pendengaran 36:55 kita, mata kita, dan tujuan hidup kita 36:58 sepenuhnya teruntuk Allah Subhanahu wa 37:01 taala. Amin ya rabbal alamin. 37:02 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 37:05 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 37:07 ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 37:10 warahmatullahi wabarakatuh. 37:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 37:13 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 37:15 yang dirahmati Allah renungan di bawah 37:17 naungan Al-Qur'an untuk edisi jelang 37:20 zuhur ini. Terima kasih Ustaz atas 37:22 kehadiran juga jawaban-jawabannya dan 37:24 juga penjelasannya ikhwan akhwat. 37:25 Seperti yang ustaz sampaikan tadi, 37:27 semoga di 10 hari terakhir ini kita 37:29 dapat memaksimalkan ee waktu kita, 37:32 ibadah kita yang semaksimal mungkin, 37:35 ikhwan akhwat. Dan kami akhiri dengan 37:37 doa majlis subhanak wabihamdika ashadu 37:39 alla ilaha illa anta astagfiruka. 37:42 Billahi taufik walhidayah. 37:42 Wasalamualaikum warahmatullahi 37:44 wabarakatuh.