Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:14 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:16 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:18 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:23 akhwat, pendengar radio silaturahim dan 0:25 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:27 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:29 berjumpa ikhwan akhwat di Selasa siang 0:31 hari ini tanggal 26 Syakban 1446 Hijriah 0:36 atau tanggal 25 0:39 Februari 2025 hadir acara tausiah siang 0:44 bersama Ustaz Pawas Abizawiyah yang 0:46 alhamdulillah telah hadir di studio. 0:48 Alhamdulillah kita sekarang bisa siaran 0:51 live Iwan Awat kita sapa Ustaz terlebih 0:52 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 0:54 wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam 0:57 warahmatullahi taala wabarakatuh. 0:59 Ahlan wasahlan. Sudah balik lagi ke 1:00 negeri kita nih. 1:01 Alhamdulillah baru pulang. Baru pulang. 1:03 Baru pulang Ustaz ya. 1:04 Sehat Ustaz ya kar ya? 1:05 Alhamdulillah sehat. 1:06 Alhamdulillah walifiat. 1:08 Dan hari ini tema yang akan disampaikan 1:10 adalah mengenai Ramadan antara ritual 1:13 dan spiritual Ustaz ya. 1:15 Namam. 1:16 Karena kita sebentar lagi nih sekitar 1:18 berapa hari lagi ya? 1:19 Ya. Kalau jadi insyaallah 1 Maret Maret 1:22 bertepatan 1 Ramadan. Maret. 1:24 Masyaallah. Hari Sabtu. 1:25 Hari Sabtu. Insyaallah ya. 1:27 Insyaallah. Barengan semua kayaknya ya. 1:28 Hah? 1:29 Barengan semua ya. 1:30 Mudah-mudahan 1:30 kita bareng-bareng ya. [tertawa] Kita 1:32 kan gini ya. 1:32 Yang Mas yang uniknya nih kita umat 1:34 Islam ini nanti terkait dengan tema kita 1:36 juga ini. He. 1:38 Ee waktu salat kita global. 1:41 Iya global ya. 1:43 Kalender miladi masehi kita juga global. 1:47 Iya. 1:47 Kenapa sih urusan 1:49 Nah ini dia 1:49 urusan [tertawa] puasa lebaran 1:51 selalu beda gitu ya 1:52 idatnya. Kenapa sih maunya beda-beda 1:53 melu dulu gitu? Kan sudah ada kalender 1:56 global ya. 1:57 He. 1:57 Nah, mudah-mudahan ee 2:00 tahun ini ya Ramadan betul-betul menjadi 2:03 satu hal yang spiritual bagi umat Islam 2:04 insyaallah taala. Betul ya. 2:06 Baik, Ustaz. Kita akan nanti 2:08 bersama-sama simak ikhwan akhwat 2:09 pemaparan Ustaz dan nanti yang ingin 2:11 bergabung bertanya silakan Anda bisa 2:13 kirimkan melsapp kami di 0811999720 2:18 ataupun di 0218451512. 2:21 Tal ustaz. Masyaallah. 2:23 Bismillahirrahmanirrahim. 2:25 [berdehem] 2:27 Salamullahi alaikum jamian. Ayyuhal 2:30 hadirun, ayyuhal mustami, ayyuhal 2:33 musyahidun 2:35 warahmatullahi taala wabarakatuh wa 2:38 magfiratuhu waridwanuhu. Saya ucapkan 2:41 untuk segenap pendengar radio 2:43 silaturahim 2:44 AM29 2:46 untuk Islam yang satu. 2:47 20 lagi. 2:48 Oh, kembali lagi ya. 2:49 20 lagi sekarang. [tertawa] 2:51 lagi. Maaf, maaf ya. AM720. Iya 2:54 ya. Untuk Islam yang satu dan juga 2:58 pemirsa Rasil TV melalui kanal YouTube 3:00 di mana saja berada yang menyimak ya di 3:04 seluruh penjuru belahan negeri juga 3:06 radio-radio yang bersinergi dengan radio 3:08 silaturahim baik yang ada di daerah Jawa 3:11 Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga 3:13 Bali, kemudian Sumatera hingga negeri 3:15 Jiran, Johor dan Singapura juga yang ada 3:18 di Kepulauan Kalimantan ee melalui Radio 3:22 Almadinahnya. kemudian juga ee Alkhairat 3:25 Palu dan sekitarnya hingga Papua bahkan 3:28 yang menyimak melalui Radio Garden 3:31 Internasional di mana saja berada. Saya 3:34 ucapkan sekali lagi, asalamualaikum 3:36 warahmatullahi 3:38 wabarakatuh wafiratuhu waridanuhu. 3:41 Lengkap ya 3:42 salamnya lengkap semua nih. 3:44 Kenapa teringat terngiang masih kita 3:48 dengan ee [berdehem] ritual nah ritual 3:50 lagi nih ritual ziarah Nabi Allah Hud. 3:54 Nah saya alfqir Fawaz Abi Zawiyah 3:56 Ahsanain baru kembali dari kunjungan ke 4:00 beberapa negeri. 4:02 Hm. ee setelah kami berziarah ke Madinah 4:05 Rasulillah kemudian umrah di Makkah 4:08 almukarramah kami berangkat menuju ee 4:12 negeri Hadramaut 4:14 Yaman ya 4:15 ee Yaman ya 4:16 yang mana di sana ada perhelatan tahunan 4:19 ziarah Nabi Allah Hud 4:22 yang berada di Syaib Hud di lembah Ahqaf 4:26 Hadramaut Yaman 4:27 setiap mulai tanggal lebih kurang 5 4:31 Syakban hingga 10 Syakban 4:33 apa yang kita lakukan di sana? Yaitu 4:35 ritual ziarah. 4:36 Hm. 4:37 Selain ritual ziarah demi melengkapi 4:40 ritual agar menjadi sebuah spiritual 4:45 diadakan bermacam majelis ilmu, rauhah, 4:49 dakwah, mimbar ya di selama ritual 4:53 ziarah tersebut. Nah, ritual ini kita 4:56 mengucapkan salam kepada Nabi Hud 4:59 khususnya dan seluruh nabi-nabi dan 5:02 rasul ya. Jadi 5:04 ritualnya begitu asyik tuh ee Kang Fahri 5:07 ya. 5:08 Jadi kita 5:09 datang ke makam Nabi Hud. 5:12 Kita ucapkan salam pertama untuk Nabi 5:13 Hud ya. 5:14 Assalamualaika [berdehem] 5:15 ya Nabi Allah. Assalamualaika ya 5:19 Rasulullah. 5:20 Assalamualaika ya Habiballah. 5:23 Assalamualaika wa ala sayyidina 5:26 Muhammad. Assalamualaika wa ala 5:30 sayyidina Ahmad. Assalamualaika wa ala 5:34 rasulillah. 5:36 Assalamualaika wa ala nabina adam. Semua 5:39 nabi nih 5:40 yang minimal 25 nabi rasul 5:42 semua disampai 5:43 disebutkan diucapkan salam. Karena 5:45 memang kita kan dianjurkan ketika 5:47 berziarah kubur mengingat kematian 5:50 ucapkan salam kepada ahli ahli kubur 5:52 baik itu para nabi, para rasul, para 5:54 sahabat, para tabiin, para ulama, para 5:57 aulia, para salihin, kita ucapkan salam 5:59 semua. 6:00 Lalu ditutup dengan salam bersama-sama. 6:02 Jadi ucapan salamnya begini. 6:04 Setelah ucapan para nabi semua, para 6:06 malaikat, para keluarga nabi, istri 6:09 nabi, putri nabi diucap salam. Lalu ucap 6:12 salam untuk seluruh para anbiya, para 6:14 mursalin, para syuhada, para shihin. 6:17 Lalu bersama-sama mengucapkan 6:19 tiga kali. Assalamualaikum 6:23 shawatu rabbina alaikum warahmatu 6:26 rabbina alaikum wafiratu rabbina 6:29 alaikum. Itu satu orang baca. Gimana 6:31 kalau ribu orang bersama-sama tuh kapari 6:34 kita mengucapkan salam penutup tuh 6:35 dengan ucapan salam seperti itu. 6:37 Asalamualaikum 6:39 shawatu rabbina alaikum warahmatu 6:43 rabbina alaikum wafiratu rabbina alaikum 6:46 waridwanbina alaikum. 6:49 Bersama-sama ribuan jemaah datang dari 6:51 seluruh penjuru dunia. 6:52 Nikmat. Makanya tadi saya ucapkan 6:54 salamnya lengkap sekalian. 6:56 Asalamualaikum warahmatullahi 6:58 wabarakatuh wafiratuh waridwan 7:02 untuk segenap pendengar dan pemirsa 7:04 Rasil TV dan radio kita radio untuk 7:07 Islam 1 Rasil AM720 7:11 dan tentunya buat antum juga nih harinya 7:13 ada operator di sini ada teman-teman 7:16 semua semoga mendapatkan salam 7:18 amin 7:19 keselamat rahmat 7:21 berkah dan ampunan serta rida Allah 7:23 subhanahu wa taala amin Ambalamin. 7:27 Itu oleh-olehnya 7:28 ya. Jadi oleh-olehnya apa sih? 7:30 Pulang dari Hadr Maut kami ziarah lagi 7:32 ke mana? 7:33 Ke Salalah. [berdehem] 7:34 Salalah itu 7:35 itu ee wilayah negeri Oman ya, 7:37 Kesultanan Oman. 7:38 Ada satu ee daerah namanya Mirbat. Itu 7:41 di kawasan Provinsi Salalah. 7:43 He. 7:43 Mirbat itu ee ada di pinggir tepi laut 7:46 ya. Indah lautnya bersih negerinya 7:49 masyaallah oman ya. Nah, kita berziarah 7:51 salah satu kakek kami dan kakeknya para 7:54 saadah alaba alawi yaitu Sayyidina 7:56 Muhammad bin Ali sahib mirbat. Ya, cucu 8:00 daripada Sayidina Alawi yang menjadi 8:03 leluhurnya [berdehem] para bawi. Cucu 8:05 dari cicit daripada Sayidina Ubaidillah, 8:07 cicit daripada Sayidina Al Imam 8:10 Ubaidillah, cicit daripada Al Imam Ahmad 8:13 almuhajir. 8:14 Ahmad bin Isa bin Muhammad Naqib bin Ali 8:17 Al-Uraidi bin Jafar Asadiq bin Muhammad 8:19 Al Baagqir bin Ibn Imam Ali Zainal 8:22 Abidin Assajjad ibn Husain ibn Ali ibn 8:25 Fatimah binti Rasulillah sallallahu 8:28 alaihi wa alihi wasallam. Alhamdulillah 8:30 kami berziarah ke sana ya. Habis dari 8:32 situ 8:33 kita pulang ke sini dan hari ini 8:35 alhamdulillah bisa berjumpa lagi dengan 8:37 Kang Fahri, berjumpa dengan Bang Ondi. 8:40 Ondi Mandi ya. Enggak. Jumpa lagi dengan 8:42 siapa? Agi 8:43 Algi berjumpa dengan Pak Piko, berjumpa 8:46 dengan Pak Krisna. Alhamdulillah sehat 8:49 afiat [berdehem] tanpa kurang apapun. 8:50 Mudah-mudahan membawa keberkahan untuk 8:52 pribadi dan untuk kita semua. Amin ya 8:55 rabbal alamin. 8:56 Nah, itu tadi ritual ziarah. 8:58 Ritual ziarah itu ya. 8:59 I ritual ziarah. Nah, di sana supaya 9:03 tidak hanya sekedar melakukan ritual 9:05 tahunan, berziarah ke makam para nabi, 9:08 orang-orang saleh, ucapkan salam dan doa 9:11 diadakan majelis ilmu. Jadi selama 5 9:15 hari itu lebih kurang ya 4 sampai 5 hari 9:17 Kang Pak Hari 9:18 isinya pengajian mulu. Habis salat subuh 9:22 berjamaah baca 9:23 ya. Baca Quran biasanya baca surat Quran 9:25 surat Hud Yasin. Kemudian baca zikir 9:29 pagi dan petang kemudian pengajian lagi. 9:32 Entar habis ziarah tuh ya. Jadi ziarah 9:35 itu ada beberapa kelompok gitu ya. 9:37 Berapa koter 9:38 ya. ee habis ziarah pengajian lagi, 9:41 dengar ceramah, tausiah. [tertawa] 9:43 Nanti di rumah-rumah penginapan tuh 9:46 ya para orang-orang tua kita, guru-guru 9:48 baik habaib maupun non habaib 9:51 bikin pengajian lagi. 9:53 Nanti ada undangan silaturahim 9:55 kunjung-mengunjung di antara 9:57 ee di antara tempat penginapan itu ya. 10:00 Misalnya Kang Fahri kunjungi ke tempat 10:01 saya, saya nanti kunjung ke tempat Kang 10:03 Fahri. Itu pun misalnya acarnya makan 10:05 siang, sarapan, makan malam. Sebelum itu 10:08 pengajian dulu baru makan. 10:10 Pengajian. Masyaallah. 24 jam berarti 10:11 ramai terus ya. 10:12 Masyaallah. Asar tuh di kota Tarim 10:14 pindah ke ke mana? Ke Syibh Hud. 10:17 [tertawa] 10:17 Pindah semua itu ya kan. 10:19 Tapi aman terkendali ya sana ya. 10:21 Aman terkendali 10:22 ya. Artinya tujuannya agar tidak sekedar 10:24 hanya ritual ziarah 10:26 tapi menjadi naik menjadi levelnya 10:28 spiritual. 10:29 Spiritual juga ya. Nah, begitu beramadan 10:31 nih tema kita siang hari ini. Insyaallah 10:33 kita akan baca beberapa ayat suci 10:35 Al-Qur'an lalu kita renungkan tema kita 10:37 menyambut Ramadan atau tarhib Ramadan ya 10:40 dari tausiah siang Rasil AM 720. Apa 10:43 temanya? Ramadan antara ritual 10:46 dan spiritual. 10:47 Dan spiritual mudah-mudahan bermanfaat. 10:51 Kita mulai dengan ummul Quran suratul 10:52 fatihah. Bermohon kepada Allah subhanahu 10:54 wa taala yang pertama semoga Allah 10:57 berikan keberkahan kita di waktu yang 10:58 tersisa di bulan Syakban ini dan semoga 11:01 Allah sampaikan usia kita hingga masuk 11:03 bulan Ramadan. Dan minta pada Allah 11:05 pertolongan agar kita mampu mengisi 11:08 Ramadan dengan bermacam ritual dan 11:10 berbuah spiritual dari segala macam 11:13 amaliah ritual di bulan Ramadan. Dan 11:16 mudah-mudahan Allah jadikan Ramadan ini 11:18 terbaik buat kita 11:19 dan terbaik untuk seluruh umat Islam di 11:21 mana saja berada. Dan mudah-mudahan 11:23 Ramadan ini menjadi penentram, 11:25 kedamaian, dan mudah-mudahan saudara 11:27 kita yang berada di medan ujian yang ada 11:30 di Palestina, di Lebanon, mudah-mudahan 11:33 umat Islam semua diberikan ketenangan 11:35 hati agar bisa menjalankan puasa Ramadan 11:37 dengan dengan apa? dengan begitu tentram 11:39 ritualnya dan hingga menjadi sebuah 11:41 spiritual 11:42 berbuah nanti menjadi hamba-hamba Allah 11:44 yang bertakwa dan menjadi umat yang 11:46 faizin aidin faizin makbulin. 11:49 Amin ya rabbal alamin. 11:50 Tak lupa kita doakan untuk guru-guru 11:51 kita semua para alim ulama yang sudah 11:53 meninggal dunia baik yang saya mengaji 11:55 pada mereka atau ulama secara umumnya di 11:58 seluruh seluruh penjuru negeri. 12:01 Mudah-mudahan Allah jadikan kubur mereka 12:02 raudah min radil jannah. Dan untuk 12:04 guru-guru kami yang masih hidup 12:05 mudah-mudahan Allah anugerahkan usia 12:07 yang panjang. fi taatillah, sehat afiat, 12:10 dimudahkan segala urusannya, dipenuhi 12:12 segala hajat-hajatnya khususnya gurunda 12:15 kami alwalid buya K. H. Ghazali Musanif, 12:18 abina K.H. Muhammad Ihya Ulumiddin, 12:20 Ammina Kiai Syihabuddin, Habibana 12:23 Almahbub Al Habib Umar bin Ahmad 12:25 Al-Attas, Alwalid Al Habib Abdurrahman 12:27 bin Syekh Al-Attas, kemudian Al Habib 12:30 Alwarid Al Ustaz Husein bin Hamid 12:31 Al-Attas. Kemudian untuk Al Ustaz Hamzah 12:35 bin Atas Al-Attas, guru-guru kami yang 12:37 berada di seluruh penjuru negeri ataupun 12:40 yang berada di luar negeri. Di antaranya 12:43 Al Habib Al Umar bin Muhammad bin Salim 12:45 bin Hafid, Al Habib Abu Bakar bin 12:47 Muhammad Fqih di Tarim Hadramaut Yaman. 12:50 Kemudian Al Habib Zain bin Ibrahim bin 12:52 Sumit di Madinah. Asayid Ahmad bin 12:54 Muhammad Almiki wa ikhwanih. Abayid 12:57 Abbas bin Ali Al Maliki wa ikhwani. 12:59 Kemudian Dr. Fadil Saleh Assamirai Al 13:01 Baghdadi. Kemudian Sayid Kamal Bagir 13:04 Al-Haidari, Dr. Adnan Ibrahim Alhani dan 13:08 para alim ulama di antaranya ee Dr. Ali 13:11 Mansur Alkayali 13:13 dan seluruh ulama-ulama yang memberikan 13:15 manfaat usianya, ilmunya untuk umat 13:17 manusia di mana saja berada. 13:19 Mudah-mudahan Allah anugerahkan mereka 13:21 panjang umur fi hifzillah wayatih ala 13:25 hadlu 13:26 niatin shihah. Tak lupa juga untuk 13:28 segenap donatur ya yang memberikan 13:31 donasinya untuk gerakan dakwah radio 13:33 silaturahim AM720. 13:35 Mudah-mudahan Allah berikan rezeki yang 13:37 luas, mudahkan segala urusannya 13:40 dan Allah berikan 13:42 sampai segala keinginan dan 13:43 cita-citanya. 13:52 Nabi Mustofa Muhammadin sallallahu 13:55 alaihi wa alihi wasallam. Alfatihah. 14:01 Auzubillahisil 14:03 alim minasyaitanirrajim. 14:07 Bismillahirrahmanirrahim. 14:10 Alhamdulillahiabbil 14:12 alamin 14:14 arrahmanirrahim 14:17 maliki yaumiddin 14:20 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 14:24 ihdinasirathal 14:26 mustaqim 14:28 shathalladzina 14:30 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 14:35 waladin. 14:45 Amin 14:48 ya rabbal alamin. 14:49 Amin. Ya Allah ya rabbal alamin. 14:52 Kita baca ayat yang selalu diulang, 14:54 dibaca ketika memasuki dan ketika berada 15:00 di bulan suci Ramadan. 15:04 Auzubillahis samiil alim 15:07 minasyaitanirrajim. 15:11 Ya ayyuhalladzina 15:15 amanu 15:16 kutiba alaikumus siyam. 15:21 Kutiba alaikumus siyamu kama kutiba 15:25 alalladina min qoblikum la'allakum 15:30 tattaquun. 15:33 Ayyamdudatana 15:40 minkum 15:42 maridhan au ala safarin faiddah 15:46 faiddatum min ayyamin ukhar 15:51 waalladina yutiquunahu 15:55 fidyatun thaamu miskinan 16:06 waumu 16:08 khairulakum in kuntum tlamun. 16:15 Syahru Ramadanalladzi 16:19 unzila fihil Quran. 16:24 Hudallinasi 16:26 wa bayyinatim 16:28 minal huda wal furqan. 16:33 Faman syahida minkumus syahra falyasum. 16:39 Waman kaana maridhan au ala safarin 16:44 faiddatum min ayyamin ukhuriullahu 16:51 bikumul yusro wala yuridu bikumul usr 16:56 walitukmilul iddata walitukabbirullaha 17:00 ala maa hadakum 17:03 walitukabbirullaha 17:06 ala ma hadakum 17:17 fainni qorib 17:21 ujibu dawatad 17:24 idza da'an 17:27 falyastajibu 17:29 liyumminu 17:31 bi la'allahum yarsyudun 17:37 akumilikum 17:45 hunna libasul lakum wa antum libasul 17:49 lahun 17:52 alimallahu annakum kuntum taktanuna 17:58 anfusakum fataba alaikum waaankum 18:08 maaballahuakum 18:12 waulu wasrobu hatta yatabayyana lakumul 18:17 khaitul abyadu minal khaitil aswadi 18:20 minal fajr 18:22 tumma atimmusama 18:26 ilalil 18:29 wala tubasyiruhunna 18:34 masajid 18:36 tilka hududullah 18:40 tilka hududullahi 18:43 fala taqrabuha 18:46 kadzalika yubayyinullahu 18:48 ayatihi linnasi la'allahum yattaquun 18:55 sadaqallahul 18:58 aliyul adzim 19:02 Maha benar Allah dengan segala 19:04 firman-Nya. 19:06 Qur'an surah Albaqarah ayat 183 19:11 hingga 187 19:14 adalah paket kumpulan ayat yang 19:18 berbicara tentang seputar siam 19:22 dan Ramadan 19:25 baik dari sisi ritual 19:28 maupun spiritual. 19:31 Apa itu ritual? kegiatan, 19:35 perbuatan, pekerjaan, ucapan yang kita 19:39 lakukan dalam rangka peribadatan kita 19:43 kepada Allah jalla jalaluhu. 19:46 Ya, itu semua adalah terkait dengan 19:49 urusan 19:51 aplikasi keimanan kita kepada Allah. 19:55 Nah, apa itu spiritual? 19:57 Kata spirit adalah sebuah bahasa 20:02 ya dari asalnya bahasa Yunani yang 20:06 artinya semangat jiwa, kekuatan dan 20:09 prinsip yang bersifat vital 20:15 yang berasal dari kata spiritus yang 20:17 berarti jiwa, keberanian, semangat dan 20:19 nafas seseorang. 20:22 Jadi [berdehem] 20:24 spiritual adalah 20:26 buah yang diharapkan dari pelaksanaan 20:29 ritual meresap dalam roh seseorang 20:33 kemudian teraplikasi dalam sikap ucapan 20:37 dan perbuatan. Itu namanya spiritual. 20:41 Jadi ada rohnya, ada semangatnya, ada 20:46 aplikasi yang tampak buah dari satu hal 20:50 yang bersifat ritual. Satu contoh, ada 20:52 ayat dalam Al-Qur'an berbunyi, 20:56 aqimis shah 20:58 innasata 21:00 tanha anil fahsya wal munkar 21:04 walikrullahi akbar. 21:07 Quran surah al-Ankabut ya. 21:09 Iya. Aqimisah. Wahai rasulku, 21:13 tegakkan dirikan sebuah bangunan yang 21:16 bernama salat. 21:19 Jadi salat itu sebuah rangkaian bangunan 21:23 yang Allah subhanahu wa taala 21:25 beritahukan 21:27 buah dari seseorang yang melaksanakan 21:30 mendirikan bangunan salat. Aqimisah. 21:34 Pelakunya 21:36 disebut dengan muqimus shah. Artinya 21:39 orang yang membangun bangunan salat. 21:43 Sebuah ritual yang Allah Subhanahu wa 21:47 taala atur dalam Al-Qur'an. Dipraktikkan 21:49 oleh Nabi dalam sunahnya sebagai 21:52 sunahnya. 21:54 yang Allah Subhanahu wa taala 21:55 beritahukan bahwa bila 22:01 bangunan tersebut terbina dalam diri 22:03 kita melalui praktik ritual salat tadi, 22:07 maka salat itu berbuah tanha, 22:10 mampu mencegah 22:12 seorang yang mendirikan salat tadi anil 22:15 fahsya dari melakukan 22:19 perbuatan-perbuatan 22:21 yang keji, kejahat. an yang efek 22:24 buruknya bukan hanya menimpa pelakunya, 22:27 namun berimbas kepada orang lain. Itu 22:29 namanya perbuatan fahsya. Jamak dari 22:32 kata fuhsyun atau fahisyah. 22:36 Wal munkar. Dan buah dari iqamatus salah 22:40 itu mampu 22:43 memberikan efek pelakunya meninggalkan 22:46 perkara yang mungkar. 22:48 Arti mungkar sesuatu yang Allah tidak 22:51 perkenalkan dalam potensi 22:55 individu orang bahwa hal itu merupakan 22:58 perbuatan yang lain yang baik. Lawan 23:00 dari makruf. Arti bahasa makruf kan 23:02 dikenalkan. Jadi dalam diri kita sudah 23:04 ada sebuah cip yang isinya adalah Allah 23:07 perkenalkan perkara yang makruf dan 23:09 Allah tidak perkenalkan perkara yang 23:11 mungkar. Arti mungkar diingkari oleh 23:13 hati kecil kita. 23:15 itu perbuatan yang enggak mungkin enggak 23:16 layak secara fitrah kita lakukan, secara 23:19 fitrah kita kerjakan. Makruf itu hal 23:22 yang baik. 23:23 Semenjak anak kecil sekalipun belum 23:25 tamyiz, dia sudah tahu mana yang makruf 23:27 dan mana yang mungkar. Nah, iqamatus 23:31 shah mampu mencegah pelakunya, mampu 23:34 mencegah si muqimus shah tadi dari 23:37 melakukan perbuatan keji dan perbuatan 23:40 mungkar. Lalu muncul sebuah pertanyaan, 23:43 kenapa 23:45 kita melihat umat Islam rajin 23:48 melaksanakan salat lima waktu? Boleh 23:51 jadi menjaga qabliah dan ba'diahnya 23:54 atau boleh jadi selalu bangun malam. 23:58 Banyak umat Islam yang kita lihat 24:00 menjaga puasa Ramadan bahkan melakukan 24:03 puasa-puasa sun sunah baik di awal 24:06 bulan, pertengahan bulan, akhir bulan, 24:09 Senin dan Kamis. tapi masih juga 24:13 mengerjakan perbuatan fahsya dan 24:16 mungkar. Kok bisa ya? Nah, itu kan 24:19 muncul semua pertanyaan. Kalau boleh 24:21 kita bicara sedikit ranah politik, 24:23 lihatlah anggota DPR ya zuhur berjamaah 24:26 loh. 24:28 Ya, kitaat kalau sudah rapat begitu 24:30 masuk waktu salat mereka berhenti 24:32 berjamaah. 24:32 Salat berjamaah. 24:34 Masyaallah. para anggota legislatif 24:37 ataupun eksekutif terus salatnya rajin. 24:41 Tapi kenapa masih berani mengkorup 24:43 berbuat korupsi, 24:44 mengambil hak orang lain yang mengeluar 24:47 hak mereka? Ya, 24:49 h 24:49 kolusi, nepotisme. Kenapa? Padahal kita 24:52 lihat mereka rajin melakukan salat. 24:55 Naam. Jawabannya 24:58 mereka baru hanya sampai pada level 25:02 mengerjakan gerakan salat 25:06 belum sampai pada level iqamatus shah. 25:12 Iqamatus shah 25:14 artinya bahasa lainnya yang terkait 25:17 dengan tema kita siang hari ini. Mereka 25:20 melakukan ritual-ritual keislaman 25:24 namun tidak sampai pada ranah spiritual 25:28 gitu. Tidak meresap dalam rohnya, tidak 25:32 meresap dalam dirinya, tidak menjadi 25:34 sebuah karakter dalam kesehariannya. 25:37 Karena bila kita renungkan salat saja, 25:39 belum sampai Ramadan dan siang, salat 25:41 saja kalau kita mau lihat, masyaallah 25:44 bagaimana Allah jalla jalaluhu 25:47 memerintahkan kita menegakkan mendirikan 25:50 bangunan salat karena bangunannya begitu 25:54 sempurna. 25:56 Mulai persiapannya hingga pelaksanaannya 26:00 bahkan selesai melakukannya. Contoh, 26:04 kalau kita melihat perintah salat, ada 26:08 sebuah persyaratan dari Al-Qur'an untuk 26:12 bersuci, 26:13 mensucikan anggota tubuh 26:16 ya melalui praktik wudu, ritual wudu, he 26:21 ritual mandi, ritual tayamum. 26:23 Iya. Di mana kita kita lihat ayatnya 26:25 Quran surah Almaidah ayat ke-6 ketika 26:28 Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina 26:31 amanu 26:33 idza qumtum il shati fagsilu wujuhakum 26:38 wa aidiyakum ilal marafiq hingga akhir 26:40 ayat ayat keen surah almaidah 26:44 mengajarkan kita setiap individu orang 26:46 yang mengaku beriman kepada Allah bila 26:49 sudah bersiap untuk menghadap Allah 26:53 terlebih dahulu sucikan anggota-anggota 26:56 zahirnya melalui praktik wudu ataupun 27:00 mandi ataupun tayamum. Basuh wajah, 27:04 basuh tangan, usap rambut, usap kaki 27:07 ataupun membasuh kaki. Mandi siram 27:10 seluruh anggota tubuh kita dengan 27:12 air. 27:12 Dengan air. Bila tidak ada boleh ganti 27:15 tayamum. persiapan zahir. He. 27:17 Tapi coba renungkan 27:21 ayat pertama hingga ayat kelima dari 27:24 Quran surah Al-Maidah. Rupanya itu 27:27 persiapan sebelum kita berwudu yang mana 27:30 Allah Subhanahu wa taala ajarkan kita 27:34 untuk membersihkan hati 27:37 melalui mengaplikasikan ayat pertama, 27:41 ayat kedua, ketiga, hingga kelima dari 27:44 Quran surah Al-Maidah. 27:47 Contoh, lihat, buka, baca, renungkan. 27:52 Ayat pertama dari Quran surah Al-Maidah 27:55 Allah buka dengan 27:56 bismillahirrahmanirrahim. 27:59 Ya ayyuhalladzina amanufu 28:03 bil uqu. 28:06 Wahai hambaku yang beriman. Ini jauh nih 28:09 sebelum ayat wudu. 28:11 Selesaikan, tunaikan ya dan sempurnakan 28:17 urusan akad interaksi antara kalian 28:21 terlebih dahulu. 28:22 I 28:24 apa saja yang sudah kita lakukan? Akad 28:26 transaksi banyak. 28:27 H 28:27 yang sudah menikah berarti akad 28:29 transaksi 28:31 apa? Antara suami dan istri. 28:33 Allah perintahkan. Bahkan Allah dalam 28:35 ayat lain Allah sebutkan aqdun nikah 28:37 dengan sebutan mitsqan golid, ikatan 28:42 perjanjian yang sangat ketat. Tuh 28:46 akad 28:47 kontrak kerja bagi orang yang bekerja di 28:50 satu perusahaan atau dengan pihak lain. 28:53 Akad jual beli dan bermacam akad. Allah 28:56 perintahkan kita tunaikan, sempurnakan. 29:00 Jangan ada cacat. Karena Allah gunakan 29:02 kata firmannya aufu 29:05 wafa 29:07 ya wafa sempurnakan 29:10 sesempurna-sempurnanya. 29:12 Kemudian lihat berikutnya Allah katakan 29:16 aufu bil uqud uhillat lakum bahimatul 29:20 an'am illa ma yutla alaikum giro 29:24 muhillidi waanttum. 29:27 Selepas urusan akad interaksi antara 29:29 sesama manusia ditunaikan bertetangga, 29:33 ber apa? Menjabat ya, guru dan murid, 29:37 kakak dan adik, ayah dan 29:40 anak, ibu dan anak, suami dan istri, 29:43 semua diselesaikan dengan baik dan 29:46 sempurna. Allah beritahukan jaga urusan 29:49 asupan. 29:52 Urusan asupan. Jadi coba kita renungkan 29:55 ini. Tidak lain bersihkan jiwa, 29:59 bersihkan hati dan pikiran. 30:01 Persiapan idza qutum ilasah. Persiapan 30:06 untuk apa? Kita menghadap Allah dalam 30:09 atau melalui ritual salat. Allahu Akbar. 30:14 Baru setelah hati kita bersih, 30:17 Allah perintahkan basuh anggota luarnya. 30:21 Itu pun hal yang simbolis. 30:24 Wajah sangat penting untuk kita 30:25 bersihkan karena ini tempat kita 30:27 menghadap dan orang lain melihat kita. 30:30 Begituun kita ketika kita akan menghadap 30:33 Allah, bersihkan wajah kita. Bersihkan 30:36 tangan dengan air. Bukan hanya urusan 30:38 membasuh tangan dengan air, tapi 30:40 bersihkan tangan kita dari 30:42 perilaku-perilaku yang tidak baik. Itu 30:44 pun begitupun wajah kita jangan pernah 30:47 mencari muka kecuali hanya ibtighaa 30:50 wajhillah. 30:52 makna yang tersimpan dari praktik wudu 30:54 itu ada. 30:56 Tidak lain semua ritual-ritual ini kita 30:59 lakukan agar setiap ritual ibadah 31:03 berbuah menjadi sebuah spirit dalam 31:05 kehidupan kita. 31:09 Lihat bagaimana kisah Nabi Musa dalam 31:12 Quran surah Thaha. Ketika Allah 31:15 Subhanahu wa taala perintahkan Musa 31:18 untuk naik ke Bukit Tursina. Apa kata 31:21 Allah subhan subhanahu wa taala? 31:24 Ikna alik innaka bil wadil muqaddasi tua 31:30 waartuka fastami lima yuha. Lihat 31:34 persiapan menghadap Allah 31:37 selain hati, 31:40 selain menjaga kesucian hati, kemudian 31:43 mensucikan badan, subhanallah tempat pun 31:47 menjadi sebuah perhatian dari Allah. 31:50 Ketika Musa akan menghadap Allah di 31:52 mana? Di Bukit Tursina, 31:54 Allah perintahkan Musa, "Ikhla alaik. 31:58 Buka sandalmu, buka alas kakimu." 32:02 Kenapa? Innaka bil wadil muqaddasi. 32:06 Engkau sudah berada di tempat yang 32:09 disucikan oleh Allah yaitu bukit tua. 32:12 Jadi tempatnya saja menjadi perhatian. 32:15 Iya. 32:16 Ini apa sih urusannya apa sih? Kok cuman 32:19 sekedar mau masuk mau melewati tanahnya 32:21 saja 32:22 sudah dibuku, sudah disuruh buka sendal. 32:24 Ritualnya buka sendal, spiritualnya 32:27 menjaga kehormatan sang pemilik tempat 32:30 yang disucikan Allah Subhanahu wa taala. 32:33 [mendengus] Supaya apa? Hati kita bersih 32:34 suci. 32:35 H. 32:36 Makanya jangan heran di beberapa tempat 32:38 satu contoh Kang Fahri di pemakaman 32:43 Sunan Bonang 32:44 di Tuban. 32:45 Sayidina Ibrahim ibn Makhdum. Maulana 32:48 Ibrahim ibn Makhdum 32:50 itu beliau sampai berpesan katanya nih 32:52 menulis sejarahnya. He. 32:54 Jangankan rumahnya, 32:56 sampai pemakaman saja minta dibuatkan 33:00 penutupnya itu atau pintu masuknya itu 33:02 begitu rendah. 33:03 Jadi kalau kita masuk mesti apa? 33:05 Mendungkuk atau membungkuk. 33:06 Mendunduk atau membungkuk. Kenapa? 33:08 Belajar dari ayat tadi itu. 33:10 Iklna alaik innaka bil wadil muqaddasi 33:14 tua. Kau akan berjumpa dengan aku. Maka 33:16 jaga kehormatanku. 33:19 Rendahkan dirimu di hadapanku. Nah, coba 33:23 bukan berarti ini apa namanya apa ritual 33:25 syirik ya bukan ya ini sebuah pelajaran 33:27 jadi ada makna filosofinya 33:29 karena ritual tujuannya menjadi sebuah 33:33 spirit dalam hidup atau spiritual tadi 33:35 lihat itu. Kemudian kalau kita renungkan 33:38 tadi Almaidah persiapan menjaga hati 33:42 sucikan diri kita dengan apa menjaga 33:44 asupan agar salatnya betul-betul berbuah 33:48 tadi. Bahkan Allah subhanahu wa taala 33:51 beritahukan sebuah pemberitahuan 33:54 nilai salat itu bukan hanya sekedar 33:56 tampilan zahirnya saja. 33:58 Heeh. 33:58 Ya, kalau kita belajar fikih ataupun 34:01 fikhus sunah itu biasanya lebih lengkap 34:03 lagi tuh tambahannya tuh Kang Fahri. He. 34:05 Disuruh kita bersiwak dulu ya kan. 34:07 Gosok gigi dulu, pakaian yang bersih, 34:10 pakaian yang suci, wangi-wangian 34:13 atau dalam riwayat lagi ada tambahan 34:15 lagi gunakan sorban imamah ya kan 34:18 gunakan pakaian keislaman ya dan 34:20 seterusnya. 34:22 Apa tujuannya? Agar 34:24 ibadah ritual ini memiliki nilainya 34:27 nanti spiritu spiritual. 34:30 Lalu kalau kita renungkan lagi, lihat 34:32 salat bagaimana, angkat tangan. 34:35 mengarah ke arah yang satu, ke arah ke 34:38 arah kiblat kita yang satu. 34:40 Kemudian angkat tangan, tundukkan 34:42 kepala. Kalau kita ngaji gitu kan, 34:44 tundukin dikit jangan dangak, enggak 34:46 boleh kan begitu ya kan. Itu 34:49 menggambarkan kesombongan karena kita 34:50 akan menghadap Allah 34:52 tundukkan kepala kita. Bahkan sunah 34:55 memandangnya tempat su 34:57 tempat sujud 34:57 bukan hanya tempat sujud, titik tempat 35:00 sujud. Got sujudnya tuh 35:02 subhanallah tertua pada itu. Kenapa? 35:04 agar pandangan sekalipun di hadapan 35:06 Ka'bah katanya kan Ka'bah memiliki nilai 35:08 ibadah ritual sekalipun di hadapan 35:10 Ka'bah 35:11 tundukkan pandangan dan kepala kita ke 35:14 arah titik sujud kita 35:16 subhanallah kan apa tuh gambarannya 35:18 gambaran ketawaduan 35:20 iya 35:20 bukan kesombongan angkat tangan 35:22 menggambarkan apa penyerahan diri yang 35:24 total kepasrahan diri total kepada Allah 35:28 ucapannya saja Allahu Akbar 35:31 Allah maha besar 35:33 Allah maha besar Selain Allah kecil 35:36 tidak ada yang lebih besar dari Allah. 35:38 Artinya ketika salat mulai maka lupakan 35:43 semua hubungan dengan selain Allah. 35:46 Minimal ketika kita sedang salat. Tuh 35:51 apa tuh gambarannya? Fokus kan berarti 35:52 fokus 35:53 pesannya. Fokus 35:55 gambar ketundukan ya. Nah kemudian 35:59 sunahnya selalu memandang ke arah bawah 36:01 terus ya. Membaca pujian kepada Allah, 36:05 tasbih, tahmid, tahlil, kemudian ruku, 36:09 sujud. Coba nih sujud aja tuh, Kang 36:12 Fahri kalau kita mau renungkan, ya. 36:14 Ritualnya 36:16 dalam salat adalah sujud turun. Tapi apa 36:19 makna spiritual yang akan kita dapat 36:21 raih? Lihat wajah kita ini. Wajah, 36:24 Heeh. 36:25 tempat kita memandang dan dipandang 36:28 orang. Heeh. 36:29 Anggota tubuh saja kalau ada yang cacat 36:32 tidak akan sama nilainya dengan cacat di 36:34 seputar wajah. 36:35 Iya. 36:36 Betul enggak? 36:36 Kalau orang tangannya cacat, kakinya 36:39 cacat, orang enggak butuh lihat. Tapi 36:40 kalau matanya yang cacat, 36:42 kelihatan kan? 36:43 Iya. 36:43 Tempat orang melihat, memandang dan 36:45 dipandang. 36:45 Iya. Awal orang lihatnya di wajah ya. 36:47 Wajah 36:48 pron pertama gitu. 36:49 Pronton pertama. 36:50 Sampai-sampai para wanita aja masih ada 36:52 yang enggak PD. 36:53 Itu dia 36:54 dilengkapin lagi tuh keindahan wajah 36:56 yang Allah sudah ciptakan ini ya. He 36:58 dengan alisnya, bola matanya, 37:02 bulu rambutnya, kemudian kalau laki-laki 37:04 kumis dan janggutnya, perempuan enggak 37:06 cukup lagi. Poles-poles lagi wajahnya. 37:08 Bedak lagi. 37:09 Subhanallah. 37:11 Lihat ini wajah ketika sujud agar bukan 37:14 sekedar ritual ibadah saja, 37:17 penghambaan pada Allah. Allah 37:19 perintahkan, "Letakkan wajahmu lebih 37:22 rendah dari auratmu." 37:24 Betul enggak? 37:25 Iya. Kan kalau kalau kita ngaji fikih 37:27 tuh di pesantren enggak boleh sujud itu 37:29 kepala lebih tinggi dari bokong kita. 37:32 Betul enggak? 37:33 Enggak boleh si begini lebih tinggi kan 37:35 ada benda misalnya apa gitu ya. Enggak 37:37 boleh. Harus kepala kita lebih rendah 37:40 dari 37:40 lebih rendah 37:41 kedua aurat kita. 37:42 H 37:43 kubul dan dubur. Tempat kotoran kan? 37:45 Heeh. tempat kotoran ini bagian yang 37:47 mesti ditutup karena banyak hal yang 37:49 kotor di situ. Ya Allah perintahkan 37:52 wajah kita letakkan di bawah aurat kita 37:56 lebih rendah lagi. 37:57 Lebih rendah dari aurat 37:58 itu simbol ya. 37:59 Simbol tuh makna spiritualnya akan ada 38:02 di situ. Kerendahan 38:04 pandangan, kerendahan bersikap, 38:07 berpenampilan, dan lain sebagainya. Maka 38:10 jangan heran ada sebuah ayat dalam 38:11 Al-Qur'an yang Allah Subhanahu wa taala 38:13 iklankan viralkan dalam ayat tersebut 38:16 bahwa Allah tidak menyukai 38:19 dua macam karakter dalam diri manusia. 38:23 Apa itu? Mukhtal 38:25 dan fakhur. Allah la yuhibbu kulla 38:29 mukhtalin fakhur. Apa itu mukhtal? 38:33 Mukhtal itu kesombongan yang tampak 38:35 melalui gaya dalam bersikap dalam 38:38 berjalan. H 38:39 busungkan dada itu mukhtar 38:41 busungkan dada 38:42 itu mukhtar 38:44 Allah enggak suka fakur 38:47 kebanggaan melalui penampilan pakaian 38:50 kendaraan dan sebagainyaah 38:54 kacamatanya kenapa angkat itu enggak ini 38:57 mahal harganya Rp10 juta. jam tangan 39:00 yang mewah gitu kan harus cincin yang 39:03 bagus. Apa tuh angkat tangan-tangannya 39:06 cincin an lain batunya harganya miliaran 39:08 ini tuh itu namanya fakhur. Allah enggak 39:11 suka 39:12 orang-orang tersebut. 39:14 Kenapa? Belajar dari bangunan salat yang 39:17 bukan hanya sekedar ritual namun harus 39:21 berbuah spiritual. Belum lagi sujudnya, 39:24 belum duduk antara dua sujud, 39:26 belum lagi 39:28 ditutup salat dengan apa? Ucapan salam. 39:30 Salam. 39:32 Coba tuh kita sekarang baru selesai 39:35 salat salaman sudah ribut. 39:37 Iya. 39:38 Apa salaman? Bidah 39:40 enggak ada. Baru selesai salamualaikum 39:44 ya kan? Baru salat selesai kita berzikir 39:47 orang komentar lagi. 39:49 H. 39:49 Karena manusia ini hanya melihat sisi 39:51 ritualnya saja bahkan menjadi media 39:54 untuk perdebatan. Salat tadi tidak 39:57 sampai berbuah kepada spiritual. 39:59 Spiritual. 40:00 Coba orang kalau salat kan diajarkan 40:02 untuk apa? Fokus dengan urusan masing 40:04 masing. 40:06 Tidak akan Allah tanya salat orang 40:08 sebelah kita. 40:09 Yang Allah tanya salatnya kita. 40:11 Iya. 40:12 Makanya lihat Allah Subhanahu wa taala 40:14 sampai berikan celaan buat orang yang 40:17 hanya mengerjakan ritual salat, praktik 40:20 salat tanpa spiritualnya. Apa kata Allah 40:23 Taala? Fawailun lil musollin 40:27 alladzina hum shatihim sahun. 40:32 Kalau pujian muqimus shah. 40:35 Orang yang sudah menegakkan mendirikan 40:38 bangunan salat lalu bangunan itu 40:41 bertempat dalam dirinya. Penuh 40:43 ketawaduan, tidak sombong, tidak menipu, 40:47 tidak ini, tidak itu, itulah pelajaran 40:50 spiritual dari ritual salat. 40:54 Asalamualaikum warahmatullah 40:56 wabarakatuh. Asalamualaikum 40:59 warahmatullahi wabarakatuh. Itu sebuah 41:01 ikrar. 41:02 He 41:03 tebarkan keselamatan, kedamaian, 41:06 kesejahteraan itu arti salam. 41:08 Rahmatullah, rahmat Allah. Dan tampakkan 41:12 dalam diri kalian wabarakatuh. Bagi-bagi 41:15 kebaikan buat orang lain dan untuk diri 41:18 sendiri. Itulah pesan dari 41:20 asalamualaikum ke arah kanan. 41:22 Asalamualaikum ke arah kiri. 41:25 Untuk diri kita muqimah fokus ketika 41:28 salat jangan sibukkan untuk urusan 41:31 ritual orang lain 41:33 i lihatin kenapa begitu orang jari-jari 41:36 gerak digerak-gerakin 41:37 kenapa begitu ya kan yang enggak 41:39 gerak-gerak sibuk mikirin ngapain ente 41:42 Allah enggak akan tanya perbuatan itu 41:44 kepada dirimu. 41:45 Iya. Tapi lihat selesai salat itu yang 41:49 harus tampak dari buahnya. Tanha anil 41:52 fahsya wal munkar dengan apa? 41:54 Assalamualaikum. 41:56 Keselamatan selalu aku berikan untuk 41:58 kalian. Warahmatullah. Rahmat Allah 42:00 akan-akan selalu tampak dalam diriku 42:02 melalui sikap dan perbuatan. 42:04 Wabarakatuh. Orang yang mukimus salah 42:07 itu senantiasa berbagi kebaikan selain 42:10 untuk dirinya juga untuk orang lain. 42:12 Itulah spiritual dalam 42:15 salat. Kalau hanya sekedar 42:17 asalamualaikum kanan, assalamualaikum 42:19 kiri, habis salat gibah namimah, habis 42:23 salat mencela mencaci orang, habis salat 42:25 menjas orang, maknanya dia baru sampai 42:29 pada level ritual salat 42:32 ya, belum pada spiritual dari salat atau 42:37 dalam bahasa Qurannya hanya baru pada 42:39 level musallin belum menjadi muqimas 42:43 Salah itu baru salatnya saja. 42:48 Nanti kita akan sambung Ramadan antara 42:50 ritual dan spiritual. Wallahu taala 42:54 alam. Baik, kita jadi dulu Ustaz ya. 42:57 Kita jadi dulu awat dan nanti kita akan 42:59 sambung kembali pembahasannya antara 43:01 Ramadan, antara ritual dan spiritual. 43:04 Dan nanti juga yang ingin berkomentar, 43:06 bertanya juga silakan Anda bisa kirimkan 43:07 melalui WhatsApp kami di 0811999720 43:11 ataupun di 0218451512. 43:14 kami sedang kembali 43:17 [musik] 43:28 radio Rasil untuk Islam yang satu masih 43:30 bersama kami Ikhwan Ahwat di acara 43:32 tausiah siang bersama Ustaz Fawas 43:34 Abizawiyah. Tema yang disampaikan adalah 43:36 mengenai Ramadan adalah ee antara ritual 43:39 dan spiritual. Ya, kita telah 43:41 bersama-sama simak dan ee kembali akan 43:44 lanjutkan Ustaz pemaparannya di hari 43:46 ini. Tapi ada ini Ustaz, banyak yang 43:48 sudah gabung nih di WhatsApp kita baca 43:50 Ustaz ee sapaan-sapaan dari pendengar 43:52 juga ada pertanyaan Kang juga [tertawa] 43:55 sapaan kita dari Bapak Ruskandar yang 43:58 sedang menyimak. Terima kasih Ustaz atas 44:00 nasihat dan nasihatnya. Ada juga Ibu 44:03 Mame, ada Bapak Abdul Rasyid, Ibu 44:05 Aminah, Bapak Andi di Celeduk, Eyang Sri 44:07 juga ada Ibu Nanai Fatimah, Bapak Imam 44:10 Pratomo, Bapak Edwin Saleh juga sedang 44:12 menyimak sedang di jalan katanya. Ibu 44:15 Arfah, Bunda Emirda juga ada Ibu Ani, 44:18 Ibu Hati, Bapak Arif Asyalam juga ada 44:22 Ibu Darma di Bekasi dan juga masih 44:23 banyak lagi ya Ustaz kalau dibacakan. 44:25 Kayaknya udah enggak ada waktu lagi nih. 44:26 Udah banyak yang masuk [tertawa] 44:28 buat pendengar semua deh. Terima kasih. 44:30 Barakallah fikumna 44:34 ramadan salimin ganim mustafsyirin. Amin 44:37 ya rabbal alamin. 44:38 Bapak Abu Muad di Batam ini ee kayaknya 44:42 curhat atau bertanya nih ya. 44:43 Asalamualaikum warahmatullahi 44:44 wabarakatuh. 44:45 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:46 wabarakatuh. Ya, Abu Muad 44:48 anjuran ketika memulai tausiah dengan 44:50 mengirim doa pada guru-guru baik yang 44:52 sudah wafat maupun yang masih hidup. 44:54 Senang saya kalau dengar Ustaz siaran 44:55 enggak pernah lewat mendoakan para 44:57 masyek. Terketuk pikiran saya ketika ada 45:00 yang Ustaz doakan Syekh Ahmad Maliki. 45:02 Suatu nikmat buat saya 2 hari lalu saya 45:05 baru Allah titipkan anak kelima, Ustaz. 45:08 Masyaallah. Barakallah fikum. 45:09 Di usia ke-50 tahun saya. 45:10 Barakallah lil walid wal maulud. 45:12 Masyaallah. 45:12 Masyaallah. Dan kebetulan saya kasih 45:14 nama anak saya itu Ibrahim Ahmad 45:16 Almaliki. 45:17 Masyaallah. Ibrahim. 45:19 Apakah jadi berat beban anak saya ketika 45:22 nanti bersanding dengan nama ulama 45:23 besar, Pak Ustaz? Minta doanya anak saya 45:25 agar 45:26 ee apa namanya? Jadi nempel aura-ura 45:28 ulama besarnya. Ya. 45:29 Iya. Semua ee di antara disebutkan dalam 45:32 sebuah riwayat di antara kebajikan orang 45:36 tua terhadap anak yang pertama memberi 45:38 nama dengan nama yang baik. 45:40 Masyaallah. 45:40 Nama tadi Ibrahim. 45:42 Heeh. 45:42 Bukan nama ulama, nama nabi. Nabi. 45:45 Masyaallah. Imam bagi para nabi, imam 45:48 bagi ham Allah yang beriman. Yang kedua, 45:50 nama Ahmad, nama baginda Rasul. Walaupun 45:52 mungkin beliau Abu Muad ini meniatkan 45:55 tafaul dengan nama salah satu guru kami 45:58 yaitu Dr. Assayid Ahmad ibn Profesor Dr. 46:02 Assayid Muhammad bin Alawi bin Abbas 46:05 AlMaliki. Salah satu ulama muda ya 46:08 sekarang 46:09 yang ada di Makkah. 46:10 Pakar di bidang tafsir dan hadis. Nah, 46:13 tujuan itu paling utama. Tujuannya 46:15 mencari keberkahan nama-nama orang-orang 46:18 yang baik. Insyaallah ananda Ibrahim 46:20 Ahmad Almiki Allah akan berikan 46:23 keberkahan dari berkah nama para nabi, 46:26 para rasul, para shihin menjadi 46:28 anak-anak yang saleh, menjadi ulama di 46:31 ke depan hari insyaallah taala. Amin ya 46:33 rabbal alamin. Amin ya rabbal alamin. 46:35 Naam. 46:36 Justru bukan jadi beban. Justru nanti 46:38 jadi didoa ustaz ya. Doa 46:40 doa insyaallah 46:41 tafaul. 46:42 dari Ibu Dharma. Asalamualaikum 46:44 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 46:45 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 46:48 wabarakatuh wagfiratu waridwan untuk 46:50 Ibunda Dharma. 46:52 Ee mau bertanya, Pak Ustaz, kalau kita 46:55 akhwat nih, para akhwat sebaiknya salat 46:57 tarawih di rumah apa di masjid? Karena 46:59 ada ustaz yang bilang bagusnya di rumah 47:01 gitu. Kalau di rumah eh bagusnya di 47:03 rumah ya, tapi kalau di rumah suka 47:04 banyak godaannya. Mohon pcanya. 47:06 Ini pertanyaan sekaligus jawaban. 47:07 Jawabannya banyak godaannya. ee ee 47:11 sebaik-baik wanita yang senantiasa 47:13 senang di rumahnya, menghidupkan rumah, 47:16 memberikan cahaya untuk rumah dengan 47:19 salat berjamaah termasuk salat sunah ya 47:22 di malam-malam Ramadan. Naam. Lebih 47:25 bagus di rumah ajak keluarga, anak-anak 47:28 ya yang kecil-kecil baik laki maupun 47:30 perempuan. Kalau yang sudah dewasa 47:32 silakan berangkat ke masjid untuk 47:34 menghidupkan rumah memberikan cahaya 47:36 tanwir albuyut namanya ya. tanwirul 47:38 buyut dengan bermacam ibadah salat 47:42 berjamaah, mengaji, berzikir dan 47:44 sebagainya. Tapi tadi kalau di rumah ada 47:47 gangguan, ya sudah berarti lebih baik 47:49 berangkat ke mas ke masjid. Yang penting 47:51 tidak menimbulkan atau namanya melakukan 47:54 hal-hal yang menimbulkan fitnah ya 47:57 ketika keluar dari rumah menuju masjid. 47:59 Barakallah untuk Ibu Dharma. Insyaallah 48:02 ada keberkahannya. Insyaallah. 48:04 Baik, 48:04 Bapak Andi di Cipadu, Cileduk, 48:06 Tangerang. Ustaz, asalamualaikum 48:07 warahmatullahi wabarakatuh. 48:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:09 wabarakatuh. 48:10 Kenapa ya saya kalau ee apa namanya? 48:12 Kenapa saya suka menangis menjelang 48:14 masuk bulan Ramadan? Hati saya senang 48:16 dan rindu bisa jumpa lagi dan 48:18 takut-takut kalau tidak bisa full 48:21 berbuat kebaikan. Nah, seperti itu, Pak 48:23 Ustaz. 48:23 Masallah. Ee bagian dari gambaran 48:26 kebaikan yang Allah berikan pada hambnya 48:28 adalah seorang 48:31 yang munkasirah gulubuhum liajlillah. 48:35 yang hati mereka munkasir, mudah 48:38 mudah terenyuh, 48:40 h 48:40 mudah menangis, mengingat Allah. 48:43 Ya, orang yang 48:46 orang yang disebut dengan garizah apa 48:50 ghazir adumu 48:51 i 48:51 orang yang mudah menangis untuk Allah. 48:54 Dan dalam sebuah hadis qudsi disebutkan 48:56 ana indal munkasiratiubuhum 49:00 min ajli. Kata Allah dalam sebuah hadis 49:02 qudsi, Nabi ceritakan bahwa Allah 49:05 Subhanahu wa taala selalu membersamai 49:08 hamba-hambnya yang hatinya hancur, 49:10 pecah, renyuh 49:13 mengingat Allah min ajli karena Allah 49:15 tabaraka wa taala. Baik mengingat 49:18 kebaikan Allah, takut pada Allah, lalu 49:21 meneteskan air mata. Saya pernah 49:23 mendengarkan sebuah cerita kebaikan dari 49:26 orang-orang saleh. Di antaranya Al Habib 49:28 Abdullah bin Hasan Al-Attas yang dikenal 49:32 dengan Habib Abdullah Ambon, guru dari 49:34 para ulama-ulama Betawi 49:36 ya. Beliau besar di Hadr Maut di Kampung 49:40 Huraidah. Namun berdakwah ke Indonesia 49:43 ke Kesultanan Bone, Goa, kemudian ke 49:47 Ambon, kemudian terakhir di Jakarta 49:49 di wilayah Kebon Kacang Tanah Abang. 49:51 Iya. Beliau gurunya Alhabib Ali Kitang 49:54 dan ulama-ulama Betawi pada saat itu. 49:56 Nah, beliau ini orang yang dikenal 49:59 dengan orang yang munkasirah gulubuhum. 50:03 Orang yang hancur hatinya karena Allah. 50:05 Salah satu putranya Al Habib Ahmad bin 50:08 Abdullah bin Hasan. 50:09 Saya dapat ceritain dari cucunya Al 50:11 Habib Alwalid Umar bin Ahmad bin 50:13 Abdullah bin Hasan. 50:15 Beliau ini di waktu malam hari ya 50:18 anaknya yang bernama Habib Ahmad ini 50:22 Habib juga seorang ulama orang saleh 50:24 besar juga di Jakarta 50:26 selalu menangis terlebih bulan Ramadan 50:29 terlebih bulan 50:31 Ramadan 50:32 jenggotnya yang tebal basah dengan air 50:34 mata coba bayangin nih kalau saya kan 50:36 jenggot nih segini doang nih kalau kata 50:38 orang Betawi jenggot apa namanya kambing 50:40 bandot apa namanya [tertawa] 50:42 ini jenggotnya dan janggutnya tebal ini 50:45 basah 50:46 dan air matanya 50:46 dengan air mata. Terlebih di bulan 50:48 Ramadan. Di malam Ramadan putranya Al 50:50 Habib Ahmad dan Habib Muhammad bertanya, 50:53 "Ya Abah, kenapa engkau menangis? Kami 50:56 perhatikan terlebih di bulan Ramadan 50:57 malam hari engkau menangis. Apa yang kau 51:00 ingat?" 51:02 "Saya takut," katanya kepada Allah 51:04 mengenang masa kecil saya. Usia berapa, 51:08 Bah? Lebih kurang 8 atau 10 tahun. J 51:11 beliau usianya saat itu 90-an. He 51:13 dicerita diceritakan itu. Tapi teringat 51:16 kesalahan 51:18 dosa yang pernah ia perbuat kepada sang 51:20 ibu di usia 8 atau 10 tahun. 51:23 Antara 8 hingga 10 tahun. 10 tahun. 51:26 Dosa apa, Bah? Sang putra bertanya. Dosa 51:30 ketika ibu suruh pergi suruh saya 51:33 mengaji. 51:34 He. 51:35 Lalu saya berbohong karena ingin main 51:37 dengan teman-teman seusianya. 51:38 He. 51:39 Coba ibu suruh pergi ngaji. 51:41 He. 51:41 Ke tempat pengajian? 51:42 Iya. Sakit sekarang TPA ya barangkali ya 51:44 gitu 51:45 ya mengaji Quran 51:47 tapi karena keinginan 51:49 masa kanak-kanaknya ingin bermain dia 51:51 berbohong pada ibu 51:53 segitunya ya 51:54 dan setelah ketahuan sudah minta maaf 51:56 pada ibu 51:58 tapi masih terkenang hingga usia 90 52:02 tahunan 52:03 takut ibu enggak rida takut Allah enggak 52:06 ampuni dosanya 52:07 iya 52:07 nangis 52:09 basah janggutnya subhanallah itu 52:11 gambaran orang-orang yang munkasium 52:15 min ajrillah 52:17 artinya lembut gitu ya. 52:18 Arti lembut artinya begitu lembut 52:21 mudah tersentuh gitu. 52:22 Mudah tersentuh mudah menangis. Nah, 52:24 Bapak 52:25 yang bertanya tadi, "Bersyukurlah dan 52:29 jaga selalu niat dan kebersihan hati. 52:32 Bersyukur kepada Allah bila ada 52:33 kerinduan pada Ramadan." 52:35 H 52:36 takut pada Allah 52:37 lalu keluar air matanya. 52:39 Masyaallah. Semoga kita semua Allah 52:41 jadikan orang-orang yang munqasirah 52:44 qulubuhum min ajrillah. Mendengar 52:46 pemirsa? Mudah-mudahan saya Anda semua 52:49 Allah jadikan orang-orang yang memiliki 52:50 hati yang lembut, yang selalu takut 52:52 kepada Allah dan sangat berharap kepada 52:54 rahmatnya Allah subhanahu wa taala. Amin 52:58 ya rabbal alamin. 53:00 Baik ustaz. Pertanyaan terakhir Ustaz 53:01 nih dari hamba Allah. Asalamualaikum 53:02 warahmatullahi wabarakatuh. 53:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:05 wabarakatuh. Ustaz, ritual menyambut 53:07 Ramadan di negara kita begitu banyak dan 53:10 bervariasi. Heeh. 53:11 Ada mandi bersama bersama-sama di sungai 53:15 istilahnya padusan, cucurak, nyorog, 53:18 malam dan lain-lain. Ini apa hikmahnya? 53:22 Banyak sekali perbedaan-perbedaan dalam 53:24 menyambut Ramadan di negara kita ini, 53:26 Pak Ustaz. 53:27 Masyaallah tabarakallah. 53:29 Barakallahu fikum. Dan ingat saya boleh 53:32 berpesan di sini kepada seluruh 53:33 pendengar dan pemirsa radio dan hasil TV 53:36 jangan memudah jangan sekali mudah 53:40 melontarkan justifikasi 53:43 terhadap bermacam 53:47 ekspresi umat Islam ketika menyambut 53:50 datangnya Ramadan dengan awas 53:52 tidak ada contohnya dari Baginda Nabi. 53:55 Awas itu bidah yang dolalah. Jangan. 53:58 Para ahli hikmah, para uqala, 54:01 orang-orang yang akalnya luas ketika 54:04 ingin menyampaikan satu pelajaran 54:06 terkadang mereka tidak langsung 54:09 menggunakan nas-nas syar'i, 54:12 namun lebih memilih makna filosofi. 54:14 Iya. 54:15 Makna yang tersembunyi yang muncul dari 54:18 satu buah kegiatan dalam mengekspresikan 54:21 bermacam bentuk. 54:23 Nah, ketika menyambut Ramadan, menyambut 54:25 Ramadan karena Ramadan bulan yang begitu 54:28 agung, bulan yang begitu mulia. Yang 54:30 belum kita bahas nih tentang ritual dan 54:32 spiritual Ramadan nanti ini. Mungkin di 54:34 pertemuan berikutnya kita akan sambung. 54:37 Maka orang-orang cerdik pandai, para 54:40 ahli hikmah banyak mengembangkan 54:43 bermacam cara menyambut keagungan 54:47 kemuliaan bulan yang begitu mulia. Bulan 54:50 yang paling suci. H 54:52 di antara bulan-bulan yang suci loh. 54:55 Bulan suci di Al-Qur'an bukan hanya 54:57 empat. Iya. 54:57 H. 54:58 Di Al-Qur'an nas tentang bulan suci 55:03 ada empat. Terdapat dalam Quran surah 55:05 at-Taubah ayat 36. Inna idat syuhur 55:08 indallahi asar syahron fi kitabillah. 55:12 Yauma khalaqas samawati wal ard minha 55:14 arbaatun huruf. Empat bulan suci. Ya. 55:17 Disebutkan Zulqidah, Zulhijah, Muharram 55:19 dan Rajab. He 55:20 Ramadan enggak ada. I 55:22 tadi itu pemberitahuan dari Allah Taala 55:25 4 bulan yang disucikan oleh Allah 55:28 sebelum turunnya Al-Qur'an. Ingat ya, 55:31 sebelum turunnya Al-Qur'an. 55:33 Seban 55:34 Allah sucikan empat bulan itu semenjak 55:36 Allah ciptakan langit, langlit dan bumi. 55:38 Seluruh umat manusia sebelum turun 55:40 Al-Qur'an mensucikan empat bulan yang 55:44 disakralkan oleh Allah tersebut. 55:46 Zulqiddah, Zulhijah, Muharram dan Rajab 55:49 dengan bermacam ekspresi. Di antaranya 55:52 tidak boleh ada dentingan suara senjata 55:56 di 4 bulan suci itu. 55:59 Sekalipun orang-orang Arab ya 56:01 senang berperang. 56:02 Senang berperang 56:03 sampai saat ini [tertawa] 56:05 sampai ke apa namanya? Dimanfaatkan. 56:08 Istighal ya. Istaghalla al alg 56:11 algharbiyun ya asuhni ya. Orang-orang 56:14 luar Arab itu mencari kesempatan 56:16 ya karena melihat orang Arab suka 56:18 berperang, para pedagang senjata 56:20 menggunakan hal itu [tertawa] 56:22 ya kan. 56:24 Tapi di empat bulan suci itu 56:27 mereka sudah sangat menjaga kesuciannya. 56:30 Iya. 56:30 Perang libur dulu. Peperangan diliburkan 56:35 Jeda dulu ya 56:36 di bulan suci tersebut. Nah, ini memang 56:39 sudah semenjak Allah ciptakan langit dan 56:40 bumi, tapi semenjak turun Al-Qur'an 56:45 di bulan Ramadan, maka Ramadan menjadi 56:49 bulan yang paling suci di antara bulan 56:52 yang Allah sucikan, yang paling agung di 56:55 antara yang Allah agungkan, yang paling 56:57 mulia di antara bulan-bulan yang Allah 57:00 muliakan. Bahkan Allah sebutkan satu 57:05 malam, ada satu malam yang paling mulia 57:09 h 57:10 bagi seluruh malam. 57:11 Iya. 57:12 Nilainya 83 tahun. Berarti berapa bulan 57:15 tuh kira-kira 57:16 ya? 57:17 Yaitu malam yang di situ Allah Subhanahu 57:20 wa taala turunkan Al-Qur'an. 57:23 Malaikat Jibril menjadi malaikat yang 57:25 paling agung karena ia membawa 57:26 Al-Qur'an. Nabi akhir zaman Muhammad 57:29 sallallahu alaihi wa wasallam menjadi 57:32 nabi yang paling mulia di antara para 57:35 nabi. Kenapa? Karena beliau turun 57:38 padanya sebuah kitab yang paling suci, 57:42 yang paling diagungkan, yang paling 57:44 disakralkan. Menjadi penutup bagi 57:46 kitab-kitab Allah Taala menjadi neraca 57:50 ukur kebenaran bagi seluruh kitab yang 57:52 ada sebelum dan setelah Al-Qur'an yaitu 57:55 bulan suci Ramadan. Masyaallah. 57:57 Nah, suci nih. 57:59 Nah, ketika ada bulan suci, maka banyak 58:03 umat manusia ingin mengekspresikan 58:06 kegembiraan hati menyambut bulan yang 58:09 suci. 58:11 Contoh padosan. Tidak ada tuh nas dalam 58:14 Al-Qur'an maupun hadis-hadis yang sahih 58:16 menyambut Ramadan dengan mandi-mandi. 58:18 Tidak ada. 58:18 Tidak ada. Tapi ketika orang ingin 58:20 mensucikan dirinya dengan bersuci di 58:24 aliran air yang bersih dan murni dengan 58:28 tujuannya membersihkan hati, 58:30 membersihkan badan, menyambut Ramadan, 58:32 maka itu bagian lil wasail hukmul 58:34 maqasid. Sebuah media itu memiliki nilai 58:39 bergantung tujuannya. 58:41 Tujuannya menyambut bulan yang suci, 58:43 menyambut bulan yang yang bersih, maka 58:45 sampailah niat tersebut pada tujuannya. 58:48 Yang terpenting tidak terkumpul di situ, 58:51 tidak ada di situ tempat. Mandi 58:52 bersama-sama laki perempuan yang tidak 58:55 halal baginya. Memandang aurat satu 58:57 dengan yang lain itu sudah 58:59 hal yang yang berbeda lagi. Tapi silakan 59:02 Anda bersuci di sungai 59:04 ya. Silakan Anda bersuci. Lihat kita mau 59:06 salat aja disuruh bersuci dulu. 59:07 Iya. 59:08 Ya kan? Mau haji disuruh bersuci, 59:10 mau umrah disuruh bersuci. Nah, maka itu 59:12 bahagian dari menyambut Ramadan dengan 59:14 istilah taklid atau adat budaya padosan. 59:19 Ada orang sekarang mau bulan puasa 59:21 munggahan. 59:22 Munggahan ada kan? Iya. I 59:24 ya 59:25 yang di kota pulang kampung. 59:27 He. 59:28 Menyambut Ramadan. Kenapa? Sowan pada 59:30 ibu ayahnya yang masih hidup. 59:32 Menjadi kubur kakek neneknya yang sudah 59:34 meninggal dunia. Mertua guru yang sudah 59:36 meninggal dunia. Apa tujuannya? 59:38 membersihkan hubungan antara mereka 59:40 dengan orang-orang yang tercintanya. 59:43 Ada yang dengan bersedekah, 59:45 berbagi makanan, membagikan duitnya ya 59:50 untuk orang-orang yang memerlukan untuk 59:52 membuka bulan Ramadan. Ada yang berbagi 59:55 kurma, ada yang bermacam-macam. Tidak 59:58 lain tujuannya 59:59 mengagungkan syiar-syiar Allah. 1:00:02 Dan dalam Al-Qur'an surah Al-Haj, ya 1:00:05 Allah sudah sebutkan hal yang begitu 1:00:07 fenomenal. Apa kata Allah 1:00:12 fahuairuah 1:00:17 taqwalub. Siapa orang yang mengagungkan 1:00:20 syiar-syiarnya Allah? Siapa orang yang 1:00:22 mengagungkan hal-hal yang dihormat oleh 1:00:24 Allah, maka itu kebaikan kembali 1:00:26 untuknya dan menjadi tabungan yang 1:00:29 bermanfaat untuknya di hari kiamat 1:00:31 nanti. Berarti mengagungkan hal-hal yang 1:00:34 disucikan oleh Allah, yang dihormat oleh 1:00:37 Allah, yang menjadi syiar, simbol ajaran 1:00:39 agama Allah. Semua bahagian dari yang 1:00:42 disuka oleh Allah. He. 1:00:44 Terlebih lagi Ramadan, 1:00:46 bulan Alqur'an, bulan puasa, bulan yang 1:00:50 suci. Maka silakan 1:00:52 sambut Ramadan ya dengan bermacam 1:00:55 cara, dengan bermacam apa namanya ee 1:00:59 ekspresi. 1:01:00 Ekspresi 1:01:00 yang terpenting tidak keluar dari 1:01:02 batasan aturan Al itu saja. 1:01:06 Jangan berdali. Mana dalilnya, mana 1:01:09 hadisnya nyambut Ramadan dengan mandi, 1:01:12 mana hadisnya nyambut Ramadan dengan 1:01:13 munggahan. Tidak ada. Semua amalan 1:01:16 tersebut hal yang baik dalam rangka 1:01:19 mengagungkan sesuatu yang dihormat oleh 1:01:21 Allah 1:01:22 dan mengagungkan yang satu hal yang 1:01:25 menjadi simbol-simbol 1:01:27 agama Allah. Wallahu taala alam bisawab. 1:01:32 Masyaallah. 1:01:32 Tema kita belum kita bahas loh ini. 1:01:33 Iya, belum. 1:01:34 Insyaallah minggu depan, Ustaz. Ya, 1:01:35 insyaallah berikutnya 1:01:37 dan sudah masuk bulan Ramadan lah. 1:01:38 Iya, 1:01:39 insyaallah. 1:01:39 Insyaallah. Baik, Ustaz. Kita tutup a 1:01:42 bersamaan kita di siang hari ini. Terima 1:01:43 kasih yang sudah bergabung, bergabung 1:01:45 mengirimkan WhatsApp juga bertanya juga 1:01:47 mengirimkan sapan-sapan juga. Terima 1:01:49 kasih banyak Iwan Ahwat. Semoga apa yang 1:01:51 disampaikan banyak manfaat untuk kita 1:01:53 semuanya Iwan Awat. Saya yang bertugas 1:01:55 Pak ditemani Ondi dan juga Alur pamit. 1:01:57 Subhanakallahumma bihamdika ashadu alla 1:02:00 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:02:01 ilaik. Asalamualaikum. 1:02:03 Lahir batin. 1:02:04 Muhammad lahir [tertawa] batin ya. Kita 1:02:05 mau puasa. Masyaallah. Asalamualaikum 1:02:07 warahmatullahi wabarakatuh. 1:02:09 Waalaikumsalam.