Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:20 sholli ala sayyidina Muhammad sayidina 0:22 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:24 lagi hari ini hari Jumat tanggal 3 0:26 Januari 2025 atau 3 Rajab 14. 46 0:30 Hijriah. Kita jumpa lagi dalam acara 0:32 renungan di bawah Nangon Al-Qur'an untuk 0:34 edisi dialog dan tanya jawab. 0:37 Alhamdulillah Ustaz Husin sudah hadir 0:39 sini. Ustaz Hamzah, Ustaz Isa Alkaf juga 0:41 ya. Asalamualaikum Ustaz Husin. 0:42 Waalaikumsalam. 0:44 Ada juga Ondi Saputra dan ALG. 0:47 Baik kita silakan ee layangkan 0:49 pertanyaan Anda ke 0811999720. 0:55 Kami tunggu pertanyaan Anda ya. Baik. 0:57 Kita mulai acara ini kan maca 0:58 al-Fatihah. 1:01 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07 Bismillahirrahmanirrahim. 1:13 Alhamdulillahirabbil 1:16 alamin 1:18 arrahmanirrahim. 1:23 iki yaumiddin 1:26 iyaka na'budu wa iyaka nasta 1:32 ihdinasirathal 1:34 mustaqim 1:37 [berdehem] shathalladzina 1:39 an'amta alaihim 1:42 ghairil maghdubi alaihim waladin 1:51 Amin. Alhamdulillah kita sudah baca 1:53 alfatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan 1:55 kita 1:57 dalam 1:59 memahami jawaban-jawaban yang diberikan 2:00 oleh Ustaz Husin Alas. Ustaz Isa apa 2:02 sudah ada pertanyaan? 2:03 Bismillah. Ada. Ee kepada Ustaz Husin 2:05 dan Ustaz Hamzah. Berkaitan dengan bulan 2:08 ini, bulan hijriah yaitu bulan Rajab. 2:10 Ada beberapa alam-alaman, Ustaz, yang 2:12 disarankan 2:14 seperti berpuasa, katanya akan menutup 2:17 pintu api neraka dan lain sebagainya. 2:20 Apakah riwayat-riwayat dari amalan ini 2:22 benar dan apakah boleh diamalkan dan 2:24 sebaiknya amalan apa yang terbaik yang 2:26 kita lakukan di bulan Rajab yang 2:29 merupakan salah satu bulan yang 2:31 dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala 2:32 ini. Syukran jazakumullah khairan. 2:37 Auzubillahiminasyaitanirjim. 2:39 Bismillahirrahmanirrahim. 2:43 Alhamdulillahi 2:44 rabbil alamin. 2:47 Lakal hamdu ya rabbana kama yambagi 2:51 lijalali wajhikal karim waliadimi 2:54 sultanik. 2:56 Subhanaka la nuhsiana 2:59 alaika anta kama 3:04 falakal hamduard 3:06 wakakalamdu. 3:11 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 3:16 Muhammad. Assalamualaika ya Rasulullah. 3:20 Asalamu alaina wa ala ibadillahi shihin. 3:23 Wassalamualaikum ayyuhal ikhwatul 3:25 mukminun wal akhwatul mukminat 3:28 warahmatullahi wabarakatuh. 3:30 Waalaikumsalam warahmatullah. 3:34 Banyak riwayat-riwayat 3:37 tentang keutamaan bulan Rajab. 3:45 Tapi sebagaimana yang kita saksikan di 3:49 tengah-tengah umat Islam 3:51 yang hobi untuk berselisih, 3:54 kita temukan ternyata terdapat perbedaan 3:57 pendapat mengenai riwayat-riwayat. 4:00 Untuk meyakinkan kita semua, kita akan 4:03 kembali ke dalam kitab Allah. 4:07 Kita semua tahu bahwasanya bulan Rajab 4:10 ini 4:12 merupakan salah satu bulan yang 4:14 diharamkan Allah. 4:18 Allah haramkan bulan ini untuk mendidik 4:21 kita 4:23 agar betul-betul mengendalikan diri kita 4:26 dari kehormatan sesama kita 4:32 agar betul-betul kita menjadi manusia 4:35 yang berakhlak [mendengus] 4:36 mulia. 4:39 Menjaga hubungan sesama kita, tidak 4:41 menyakiti, menzalimi juga saudara kita. 4:44 Begitu juga kita menjaga lingkungan 4:47 alam. 4:49 Karena semua merupakan hal yang Allah 4:51 perintahkan untuk kita jaga. Wala 4:53 tufsidu fil ardhi ba 4:55 bda islahiha. Bumi adalah bumi Allah. 4:59 Semua yang terdapat di muka bumi adalah 5:01 milik Allah. Sedangkan kita sebagai 5:03 khalifah 5:05 yang mengemban amanat, kita 5:08 diperintahkan untuk menjaga 5:10 keharmonian 5:12 di tengah-tengah kehidupan kita. Baik di 5:15 antara manusia terhadap hewan, kita 5:18 perlakukan juga dengan baik. Begitu pula 5:20 terhadap tumbuh-tumbuhan, tidak 5:23 melakukan kerusakan. 5:26 Oleh karena itu 5:28 di 5:30 tanah yang disucikan Allah, Allah 5:32 mendidik kita untuk menjaga betul-betul 5:34 baik itu hewannya maupun tanamannya 5:37 kecuali yang membahayakan kita. Hanya 5:40 diizinkan kita mengambil pohon siwak. 5:44 Adapun selainnya di wilayah yang haram 5:46 merupakan hal yang wajib untuk kita jaga 5:50 termasuk hewan-hewannya 5:52 agar kita ini mengendalikan diri kita. 5:54 Karena manusia apabila tidak terkendali 5:56 akan berubah menjadi ri 6:00 akan melakukan perbuatan perbuatan yang 6:03 brutal. Tapi di saat dia memiliki 6:05 kendali diri insyaallah 6:08 dia akan memiliki akal yang sempurna. 6:12 Karena akal itu tumbuh dari pengendalian 6:14 diri. Dan kata akal itu diambil dari 6:17 kata aqala yaqilu yang artinya menahan, 6:21 mengikat dan menjaga. Orang yang berakal 6:24 tidak mungkin akan melakukan 6:26 perbuatan-perbuatan yang tidak benar. 6:28 Bahkan yang tidak senonoh pun tidak akan 6:31 dilakukan. 6:33 Tapi begitu jiwa manusia dikuasai hawa 6:35 nafsu, 6:37 maka dia akan kehilangan akal. 6:40 Banyak orang yang berilmu tapi tidak 6:42 berakal. 6:44 Kenapa? karena dia mengikuti hawa 6:47 nafsunya, 6:48 terbawa oleh kesombongannya, terbawa 6:51 oleh kebanggaannya, maupun 6:53 kefanatikannya. Sedangkan orang yang 6:55 berakal selalu sejalan dengan kebenaran 6:59 dan akal merupakan sahabat dari iman. 7:02 Sedangkan 7:04 hawa nafsu yang diikuti merupakan jalan 7:07 menuju ketakiran. Hingga Allah 7:09 berfirman, wala tattabiil hawa 7:11 fayakailillah. 7:14 Jangan kamu ikuti hawa nafsumu. Dia akan 7:16 menyesatkan kamu dari jalan Allah 7:18 Subhanahu wa taala. 7:20 Jadi Allah Subhanahu wa taala menetapkan 7:22 sebagian bulannya 7:25 sebagai bulan yang diharamkan. 7:27 Menetapkan sebahagian negerinya sebagai 7:30 negeri yang diharamkan Allah dalam 7:33 rangka mendidik kita semua agar memiliki 7:36 kendari diri dan tidak hidup liar 7:40 dikendalikan oleh hawa nafsu kita. 7:43 Allah berfirman, innaidatuhlahallah 7:48 asar syahr fi kitabillah 7:52 yaum khalaq samawati 7:56 minha arbaatun 8:01 anfusakum 8:02 baukum ba sesungguhnya bilangan bulan di 8:06 sisi Allah semenjak Allah menciptakan 8:09 langit bumi Allah menetapkan bilangan 8:11 bulan 8:12 bagi kita ini selama 12 bulan 8:17 di mana bulan ya 8:20 mengorbit di sekitar bumi kita berpindah 8:22 dari manzilah ke manzilah sesuai dengan 8:25 ketentuan Allah untuk membantu kita juga 8:28 mengetahui bilangan waktu bilangan bulan 8:33 minha arbaatun huruf empat bulan di 8:35 antaranya bulan-bulan yang diharamkan 8:38 yaitu Rajab yang sendiri bulan kita saat 8:40 ini kemudian Muharram, Zulka'dah, dan 8:44 Zulhijah. 8:46 Lalu Allah terangkan hikmah di balik 8:48 pengharaman ini bukan bukan apa bukan 8:51 untuk kepentingan Allah, 8:54 tapi untuk kepentingan kemaslahatan 8:56 kita. Fala tadlimu fihin anfusakum. 9:00 Jangan kalian menganiaya diri kalian 9:02 pada bulan ini. Maksudnya satu sama lain 9:06 saling mengani 9:09 oleh karena itu 9:11 Allah Subhanahu wa taala 9:14 di bulan yang haram, di negeri yang 9:16 haram mendidik kita untuk betul-betul 9:18 menjaga alhurumat. 9:21 Kemudian Allah berfirman dalam suratul 9:24 haj, waman yuim hurumatillah fahuair 9:29 lahu. 9:31 Siapa-siapa yang mengagungkan 9:32 hurumatillah, kehormatan-kehormatan 9:34 Allah yang Allah haramkan itu akan lebih 9:37 baik baginya di sisi Allah. 9:40 Dalam ayat yang lain, waman yuim 9:42 syairallah. 9:45 Siapa yang mengagungkan, menghormati 9:48 syaairah-syairah Allah termasuk bulan 9:50 haram ini ya itu menandakan ketakwaan 9:53 hatinya. 9:55 Nah, bagaimana kita mengagungkan 9:57 kehormatan Allah dengan sendirinya? 9:58 Dengan apa? Pertama kita menjaga diri 10:01 kita dari perbuatan aniaya. Baik itu 10:03 mulut kita, tangan kita 10:07 juga tidak memakan hak-hak orang lain. 10:11 Kemudian kita memperbanyak amalan-amalan 10:14 saleh yang Allah ridai. Di antaranya 10:16 amalan-amalan yang manfaatnya kembali 10:18 kepada sesama manusia, memperlakukan 10:21 manusia dengan mulia. Kemudian kita 10:24 membaca Al-Qur'an dalam terdapat 10:27 petunjuk yang membimbing kita menuju 10:29 kehidupan yang lebih baik. Inna hadal 10:31 Quran yahdi lillati hiya aqwam. 10:35 Al-Qur'an membimbing kita menuju 10:37 kehidupan yang lebih lurus. Kalau orang 10:39 hidup tanpa panduan, beda dengan orang 10:42 yang hidup dengan panduan. Al-Qur'an 10:44 memandu kita untuk hidup menjadi manusia 10:47 yang mulia secara komprehensif. Bukan 10:49 hanya fokus pada ritual, 10:53 bukan juga hanya fokus pada 10:54 ibadah-ibadah sosial, tapi secara 10:56 komprehensif. Dimulai dari perbaikan dan 10:59 pensucian jiwa, kemudian melalui 11:02 pensucian juga akhlak dan seluruh aspek 11:06 kehidupan kita. Jadi membaca Al-Qur'an, 11:10 meresapinya, kemudian berpuasa 11:14 ini akan menambahkan kendali diri kita. 11:16 Di samping kita menjaga diri kita dari 11:18 perbuatan anat, berpuasa merupakan hal 11:21 yang sesuai [berdehem] dengan 11:22 pengharaman bulan yang Allah haramkan. 11:26 Berpuasa Allah Subhanahu wa taala tidak 11:28 wajibkan tapi serahkan kepada kita. Mau 11:32 berpuasa Senin Kamis bisa. Mau berpuasa 11:35 1 hari berpuasa satu hari bermuka atau 11:38 berpuasa sepanjang bulan Rajab 11:41 menjadi pilihannya yang penting tidak 11:43 membahayakan diri. 11:45 [mendengus] 11:45 Nah, dengan dia berpuasa mau tidak mau 11:48 dia menyapi dirinya dari hawa nafsunya. 11:51 Bisa memfokuskan hatinya kepada Allah, 11:53 meresapi ayat-ayat Allah, memiliki juga 11:56 kelembutan terhadap orang-orang yang 11:58 susah. Pada saat kita lapar, hati kita 12:00 melembut. 12:02 [mendengus] 12:03 Pada saat kita lapar, bahan bakar hawa 12:05 nafsu kita akan menurun. Nafsu juga akan 12:09 menjadi apa? Lemah. Nah, kita bisa 12:12 betul-betul ya fokus dalam apa? Dalam 12:15 mensucikan diri kita. Oleh karena itu, 12:18 pada bulan Rajab ini alangkah indahnya 12:21 kita isi dengan puasa. 12:25 Kemudian kita bangun malam, 12:28 membaca Al-Qur'an, 12:31 bersedekah. 12:32 Kalau kita berbuat kebaikan di bulan 12:35 yang lain, kita dapat katakan satu 12:38 berbanding 10 hingga [mendengus] 700 12:41 kalau kita berinfak di jalan Allah. Tapi 12:44 kalau di bulan Rajab, di bulan yang 12:46 diharamkan Allah, amal kita akan 12:48 berlipat ganda. Sebagaimana kalau kita 12:50 berbuat kezaliman di bulan yang 12:52 diharamkan Allah juga dosanya 12:54 berlipat-lipat. 12:56 Sebagaimana pahalanya berlipat juga 12:59 dosanya berlipat. Karena apa? Karena 13:01 kita lakukan di bulan yang diharamkan 13:05 Allah. 13:07 Jadi kalau kita bersedekah, berbuat 13:09 kebaikan, bersilaturahmi, 13:11 mendamaikan juga di antara orang yang 13:13 berselisih memperbaiki hubungan antara 13:15 kita dengan orang-orang yang tadinya 13:17 tidak terhubung, segala macam kebaikan 13:20 di bulan yang diharamkan ini akan 13:22 menjadi ladang yang amat subur. Seperti 13:26 petani menanam di ladang yang amat 13:28 subur, hasilnya beda dengan kalau dia 13:30 menanam di tanah-tanah yang biasa. Jadi 13:35 pergunakan bulan ini untuk banyak 13:37 mengerjakan amalan saleh. Jaga lisan 13:39 kita dari aib orang lain. Jaga lisan 13:43 kita dari ucapan yang menyakiti orang 13:45 lain. Kemudian gantikan dengan kalimah 13:48 thayibah. Kata-kata yang baik yang 13:52 membawa kepada kebaikan, yang 13:54 mendekatkan orang yang jauh, memaafkan 13:57 orang-orang yang berbuat ani 14:00 segala kebaikan di bulan Rajab ini amat 14:02 indah. 14:03 Sedangkan perbuatan buruk walaupun 14:05 sekecil apapun betul-betul amat 14:08 merugikan. Jadi kalau orang bertanya, 14:11 "Bagaimana kalau kita berpuasa?" Indah 14:13 sekali. Tapi jangan hanya berpuasa tapi 14:16 mulut tidak dijaga. 14:18 Berpuasa, bersedekah, 14:21 bersilaturahmi 14:23 yang paling utama jauhi 14:25 perbuatan-perbuatan. 14:28 Ini saya tidak petik dari hadis ya. 14:30 Walaupun hadis begitu banyak ya yang 14:32 menjelaskan keutamaan bulan Rajab ini. 14:35 Bukan kita mengingkari hadis, tapi saya 14:38 ingin membawa sesuatu yang meyakinkan 14:40 kepada para pendengar, para pemirsa 14:43 bahwa kita beramal di bulan Rajab 14:46 mengagungkannya akan membawa kebaikan 14:48 buat kita. Sedangkan berbuat kezaliman 14:51 di bulan-bulan haram ini amat-amat 14:53 [mendengus] merugikan buat kita. dosanya 14:56 juga akan dilipat gandakan. Sebagai 14:58 contoh, orang berbuat zalim di tanah 15:01 haram sama di luar tanah haram beda 15:04 enggak? Beda 15:05 berbuat kezualiman [mendengus] di tanah 15:07 haram berbeda. Karena itu merupakan 15:10 tempat di mana Allah 15:12 mendidik kita untuk menjaga alhurat. 15:17 Nah, kalau selama 4 bulan dalam 1 tahun 15:20 kita terbiasa mengendalikan diri kita, 15:22 bertobat kepada Allah Subhanahu wa 15:24 [mendengus] taala, insyaallah akan 15:27 membantu kita sepanjang waktu, sepanjang 15:29 tahun dalam betul-betul 15:33 menjaga diri kita. Nah, yang menyedihkan 15:36 Mas Krisna Isa kita sedih sekali. 15:39 Orang-orang kafir pada zaman dahulu kala 15:42 itu bila datang bulan haram, mereka 15:45 sedang berperang, [mendengus] mereka 15:46 hentikan peperangan. 15:47 H 15:48 kalau mereka mengejar musuh mereka masuk 15:50 ke daerah yang haram, mereka hentikan. 15:52 H. 15:52 Sedangkan kita umat Islam saksikan 15:55 bagaimana mereka tidak lagi memandang 15:58 memandang bulan haram dan tanah haram. 16:01 Saksikan bagaimana kejahatan yang mereka 16:03 lakukan. 16:05 Perang berlangsung di Yaman 16:06 bertahun-tahun. Berlangsung di bulan 16:09 yang diharamkan Allah Subhanahu wa 16:11 taala. 16:13 Begitu juga perang Teluk ya pada masa 16:15 lampau. Kemudian juga kasus di Suriah 16:18 bertahun-tahun yang mengaku berjuang 16:20 untuk Islam ternyata tidak peduli 16:23 terhadap kehormatan di 16:24 kalau kita yang diperangi gimana, Ustaz? 16:27 Kalau kita melanggar melanggar ya 16:31 bulan haram, kita yang memulai kita 16:34 bertanggung jawab. Tapi kalau kita 16:35 diserang di bulan haram, kita wajib 16:37 untuk membela. Asyahrul haramu bisyahil 16:40 haram walumatu. 16:47 Jadi bulan haram itu ya kalau kita 16:50 diserang, kita dibenarkan untuk menyerah 16:53 apa menghadapinya dan membalas ya. 16:56 Hurumat qisas mereka melanggar 16:58 kehormatan. Berarti kita punya hak untuk 17:00 apa? Melanggar kehormatan mereka. 17:03 Kalau orang melakukan pelanggaran 17:04 terhadap kalian, balas sesuai dengan 17:06 perbuatannya. Fainahu faallaha gfurur 17:09 rahim. Kalau mereka menghentikan, Allah 17:11 maha pengampun lagi maha penyayang. Jadi 17:14 Islam betul-betul mendidik kita untuk 17:16 menjaga kehormatan. Tapi begitu kita 17:19 menjaga kehormatan akan mengancam 17:21 kehidupan kita, kehormatan kita. kita 17:24 dibenarkan untuk melakukan pembalasan. 17:28 Jadi, ikhwan-akhwat, para pendengar, 17:30 para pemirsa, dalam kesempatan yang 17:33 mulia ini, ini merupakan ladang bonus 17:36 yang tak terhingga dari Allah. Mari kita 17:39 bersama-sama bertobat pada Allah ya. 17:42 Kemudian kita memperbaiki hubungan 17:44 sesama kita. 17:46 Bersilaturahmi, 17:48 menolong sesama, beribadah siang, bangun 17:52 di waktu malam. 17:54 Dan perbanyaklah kita membaca Al-Qur'an 17:56 sambil meresapinya. Insyaallah 17:58 mudah-mudahan kita termasuk orang-orang 18:00 yang beruntung dengan kedatangan dari 18:02 bulan yang agung dan mulia ini. 18:04 Wallahuam. 18:05 Masyaallah. Jazakumullah khair. Satu 18:08 lagi dari 18:10 Abdullah. 18:12 Bismillahirrahmanirrahim. Allahum 18:13 shalliim sayidina Muhammadin sayidina 18:15 Muhammad. Saya sedikit menyinggung 18:17 masalah yang sering dipertanyakan yaitu 18:20 selalu 18:21 salahu aja ada 18:24 yang mempertanyakan riwayatnya ya 18:26 seperti itu. Ada juga ketika misal adel 18:30 sebagian orang kemudian 18:32 ee 18:34 menyampaikan atau 18:37 [mendengus] ee meriwayatkan sesuatu 18:40 misalnya oh baca ini baca ee istigfar 18:43 misalnya sekian kali 18:47 setiap hari dan sore ini akan 18:50 mendapatkan ampunan dan bahkan 18:52 dibebaskan dari api neraka seperti itu. 18:55 Jadi banyak riwayat dan sebagian orang 18:58 lagi yang hanya fokus kepada ee 19:03 sanad dari riwayat tersebut. Wah, sudah 19:05 pasti ketika mendapatkan suatu riwayat 19:08 sanadnya [mendengus] tidak ee diketahui, 19:12 maka langsung ya itu riwayat tersebut 19:16 dianggap sudah enggak benar seperti itu. 19:19 Ee seperti yang tadi Ustaz Husein sudah 19:24 apa tekankan, hendaklah kita ini mengacu 19:28 kepada kitabullah, kepada Al-Qur'anul 19:31 Karim 19:32 sebagai acuan kita ketika kita 19:34 mendapatkan juga berita-berita atau 19:37 riwayat ya. Ketika misalnya ada yang 19:40 menganjurkan di bulan ini ya bulan yang 19:43 Allah Subhanahu wa taala muliakan di 19:45 antara empat bulan yang yang diharamkan 19:48 oleh Allah Subhanahu wa taala. Artinya 19:51 yang diharamkan di sini diberikan 19:53 kemuliaan haram melakukan kezaliman di 19:56 sana. 19:57 ee 20:00 ketika 20:02 kita misalnya ada anjuran untuk membaca 20:05 istigfar ya seperti itu. Kita lihat 20:09 kepada Al-Qur'anul Karim yang pertama 20:12 ya. Bulan ini adalah bulan yang 20:14 dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa taala 20:16 tadi. Seperti yang sudah dijelaskan 20:18 dilipat gandakan kebaikan sebaliknya 20:21 juga akan dilipat gandakan keburuk apa 20:23 ee dosa di sana. 20:27 Beristigfar adalah merupakan sesuatu 20:29 yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu 20:33 wa taala dalam surah Hud misalnya 20:35 waagfirbakum tumma tubu ilaihi yumtium 20:40 mataan hasanan ajal musamma wti fadlin 20:44 fadlah ya dalam surah ee 20:49 Nuh juga seperti itu. Bagaimana ee kita 20:53 dianjurkan untuk banyak-banyak 20:55 beristigfar. Dalam hadis yang lain pun 20:57 diriwayatkan Rasulullah sendiri 21:00 beristigfar 21:01 setiap hari tidak kurang dari 70 ya 70 21:05 kali. Nah, ini adalah suatu yang 21:07 dianjurkan ketika di bulan Rajab kita 21:10 diperintahkan untuk ini ya lihat ini ada 21:12 anjurannya di [mendengus] dalam 21:15 Al-Qur'anul Karim ya. ini juga ya 21:18 diperkuat oleh hadis yang lain seperti 21:21 itu, hadis sahih yang lain. Jadi hal ini 21:24 ya enggak perlu dipermasalahkan. Cuman 21:27 ee yang perlu di ee perhatikan 21:31 yaitu ketika kita tidak ee tidak yakin 21:35 tentang riwayat ini misalnya tapi 21:37 matannya benar ya kita [mendengus] 21:39 jangan ee mengatakan, "Oh, ini qala 21:42 Rasulullah." seperti itu misalnya, oh 21:44 ini diriwayatkan atau ini ee dianjurkan 21:48 oleh para ulama seperti itu. Itu itu 21:51 lebih aman ya itu karena itu sesuai 21:53 dengan Al-Qur'anul Karim gitu seperti 21:55 itu. Jadi ee hendaknya yang perlu kita 22:00 perhatikan bagaimana Al-Qur'an 22:03 memuliakan menyebutkan dalam Al-Qur'an 22:06 bahwasanya bulan ini adalah salah satu 22:08 di antara empat bulan yang dimuliakan 22:10 Allah Subhanahu wa taala. Dan ini adalah 22:13 merupakan bagian dari rahmat Allah. 22:16 Bagaimana Allah Subhanahu wa taala ingin 22:19 melipat gandakan ganjaran kepada kita. 22:22 Ada waktu-waktu tertentu yang dimuliakan 22:25 oleh Allah ya. Ada tempat-tempat 22:28 tertentu yang dimuliakan oleh Allah 22:30 Subhanahu wa taala di mana kita ini akan 22:33 dapat meraih pahala yang berlipat ganda 22:36 dari Allah Subhanahu wa taala. Ini 22:38 bagian dari rahmat Allah Subhanahu wa 22:40 taala. Oleh karena itu, hendaklah kita 22:43 ambil kesempatan ya untuk beristigfar, 22:46 bertobat kepada Allah, memperbanyak 22:48 amalam saleh ya, menjauhkan 22:51 perbuatan-perbuatan maksiat ya di bulan 22:54 yang Allah Subhanahu wa taala muliakan 22:55 ini. Wallahualam. 22:57 Insyaallah. Insyaallah. 22:58 Ter sedikit ya. dalam surah ee dalam 23:01 surah Al-Maidah [mendengus] 23:03 ayat 97, Allah Subhanahu wa taala 23:07 berbicara mengenai ee tempat yang 23:10 diharamkan. Begitu juga bulan yang 23:12 diharamkan. Jaallallahulatal [mendengus] 23:15 baital haraman 23:18 binasyah haram wal had. 23:23 Allah Subhanahu wa taala menjadikan 23:24 [mendengus] 23:26 Ka'bah al Baital Haram 23:29 qiaman linnas. 23:31 Tahu kata qiyaman linnas diambil dari 23:33 kata qama yaquumu qiaminas [mendengus] 23:37 yang akan menegakkan dan meluruskan 23:39 kehidupan manusia. Begitu juga wasyahral 23:42 haram dan bulan yang diharamkan Allah. 23:45 Jadi Allah mengharamkan keduanya 23:48 dalam rangka untuk meluruskan dan 23:51 menegakkan kehidupan manusia dalam arti 23:54 yang sebenar. Wal hadiah walqalaid. 23:57 Begitu juga kita mempersembahkan sesuatu 23:59 untuk Allah. 24:01 Begitu juga menjaga kehormatan 24:03 hewan-hewan yang diikat lehernya sebagai 24:06 tanda bahwa dipersembahkan untuk 24:09 tidak mengganggunya. Jadi di saat orang 24:10 menjadikan hewan-hewan tersebut sebagai 24:13 hewan-hewan [mendengus] yang diniatkan 24:14 untuk Allah Subhanahu wa taala, mereka 24:17 berikan tanda. 24:19 Nah, walaupun dilepas enggak ada yang 24:20 berani mengganggu sama sekali. Ini 24:22 pendidikan dari Allah untuk 24:24 mengendalikan diri kita sebagaimana 24:26 Allah haramkan untuk mengail ikan pada 24:28 hari Sabtu. Itu tujuannya pendidikan 24:31 bagi Bani Israil. Tapi mereka sayang, 24:34 gagal, akhirnya dikutuk oleh Allah yang 24:37 melanggar menjadi monyet yang hina. 24:40 Ini sebetulnya 24:44 penyimpangan manusia berawal dari tidak 24:47 mampunya mengendalikan diri. 24:49 Dimulai kakek neneknya [mendengus] 24:53 terusir dari surga 24:56 disebabkan karena memakan sesuatu yang 24:58 dilarang oleh Allah. Padahal begitu 25:00 banyak kenikmatan yang Allah sediakan 25:03 tapi tidak mampu mengendalikan rasa 25:05 penasarannya. Akhirnya mencicipi buah 25:06 terlarang yang membuat mereka menyesal. 25:09 Iya. [mendengus] 25:10 Dan berbagai macam pelanggaran yang 25:11 terjadi berikutnya di antara anak Adam 25:14 dua anak a 25:15 Adam. 25:16 Adam. 25:18 Padahal saudaranya memberikan peringatan 25:19 dan mengatakan bahwa bukan saya 25:21 menyebabkan amal kamu tidak diterima. 25:23 Allah hanya menerima dari orang yang 25:25 bertakwa. Seharusnya kamu perbaiki diri. 25:28 Tapi rasa dengkinya, rasa marahnya 25:31 mendorong untuk membunuh, Saudaranya. 25:33 Begitulah kejahatan dari waktu ke waktu 25:35 kita temukan karena apa? manusia 25:38 kehilangan kendu. Peperangan yang 25:40 berkecamuk baik peperangan yang 25:42 berlangsung di Suria, peperangan di 25:44 Yaman, para penguasa yang tidak mau 25:46 meninggalkan kedudukan mereka 25:48 menggigitnya bahkan diwariskan 25:50 turun-menurun. Semua juga akibat 25:52 daripada apa? daripada hawa nafsu yang 25:56 mereka tidak mampu kendalikan diri 25:57 mereka. 25:59 Begitu kesempatan hilang baru menyesal. 26:02 Jadi pelajaran buat kita bahwasanya 26:06 kita dididik oleh Allah dengan datangnya 26:08 bulan haram juga kota-kota yang 26:12 diharamkan Allah berpuasa ini merupakan 26:15 justru apa? Wasilah untuk dapat 26:17 menjadikan kita orang yang bertakwa. 26:19 Artinya menjaga diri kita dari 26:22 penyimpangan dan perbuatan-perbuatan 26:24 yang tidak benar. Mudah-mudahan ini 26:26 menjadi ee keselamatan bagi kita 26:29 semuanya. Amin ya rabbal alamin. 26:31 Amin ya rabbal alamin. Masyaallah. Jadi 26:33 itu hikmah dari berpuasa di bulan yang 26:36 disucikan oleh Allah Subhanahu wa taala. 26:38 Jadi enggak heran kalau Allah ee 26:40 mudah-mudahan ee menutup pintu neraka 26:43 dari orang-orang yang ee menahan dirinya 26:47 dari dari hawa nafsunya sendiri. Begitu 26:50 Om Krisna. Dari Om Krisna ada 26:51 pertanyaan? 26:51 Iya. Ada pertanyaan dari Bapak Asep di 26:53 Pondok Gede. Salam Ustaz Tusin dan Ustaz 26:55 Hamzah. 26:56 Waalaikumsalam. Mohon penjelasan 26:57 mengenai 26:58 kalimat yang mengatakan seseorang tidak 27:00 akan mengubah keadaan kecuali dia 27:02 sendiri yang ee yang mengubah. 27:11 Ayat yang terdapat dalam surah Arra'du. 27:14 Innallaha la yugayiru maa biquin hatta 27:18 yughayiru ma bi anfusihim. Sebetulnya 27:22 penafsirannya terdapat pada ayat 53 27:24 kalau tidak salah dalam suratul anfalika 27:29 suratul anfal 53 suratul anfalika alam 27:34 yakunbuka 27:35 muhlikal qur 27:37 mugyiran nikmatin 27:41 yiru mafus 27:44 kata tagayaro yatagayyaru gayaro yugyiru 27:50 dalam bahasa Bahasa Arab sebetulnya 27:52 maknanya makruf, 27:55 yaitu perubahan dari baik menjadi buruk. 28:00 Kita kalau mempelajari fikih dalam babut 28:03 thaaharah kita akan temukan ya kata 28:07 tagayyar ma maksudnya 28:10 air apa yang telah berubah. 28:14 tadinya dalam keadaan mutlak ya karena 28:17 masuk sesuatu ya yang mencampurinya 28:21 apalagi kalau najasah dan lain 28:23 sebagainya dikatakan tagayar 28:26 [mendengus] begitu air berubah ya maka 28:29 dia tidak dapat dipergunakan untuk 28:31 bersuci 28:33 kalau orang Arab mengatakan tagayyaro 28:35 alwalad maksudnya si anak yang tadinya 28:38 baik berubah menjadi tidak baik 28:42 tagayyar 28:43 almaya 28:45 maksudnya radio dalam keadaan rusak. 28:49 Jadi kata gayara yugayyiru sebetulnya 28:53 berarti 28:55 mengubah dari yang baik menjadi buruk. 28:59 Nah, kata perubahan dalam bahasa Arab 29:04 ada beberapa kata di antaranya baddala 29:06 yubaddiru yang meng artinya 29:08 menggantikan. Kalau hawala berpindah 29:11 tempat, berubah tempat. 29:15 Kalau aslaha yuslihu lawan daripada 29:17 gayara yugyiru. 29:19 Faman amana wa aslah. 29:22 Walladina yumassikuna bil kitab wa 29:25 aqomusah. 29:29 Jadi kalau melakukan perbaikan dari 29:31 buruk menjadi baik namanya aslaha 29:33 yuslihu. Tapi kalau perubahan dari baik 29:36 menjadi buruk namanya gayara yugayyur. 29:40 Ayat ini ya menerangkan kepada kita 29:43 bahwa Allah tidak akan merusak nikmat 29:46 yang ada pada satu kaum. 29:48 Orang yang tadinya hidup dalam kebaikan, 29:51 kesejahteraan, keamanan, Allah tidak 29:54 akan merusak sama sekali apa? kebaikan, 29:56 kesejahteraan, keamanan, kedamaian di 29:59 tengah-tengah manusia. Hatta yiru 30:01 mafusihim. Hingga mereka merusak 30:05 mafusihim 30:07 diri mereka dengan kezaliman, dengan 30:10 kemaksiatan, dengan perbuatan-perbuatan 30:13 dosa. 30:15 Oleh karena itu Allah berfirman, "Walau 30:18 anna ahlal qura amanu wattaqau lafatahna 30:21 alaihim barakati minama wal." Kalau 30:24 penduduk negeri beriman bertakwa, kami 30:26 akan buka bagi mereka keberkahan kami 30:28 dari langit maupun apa? 30:31 Barakatin minama dari langit maupun 30:34 bumi. Tapi apa yang menutup keberkahan? 30:37 Dosa-dosa kejahatan manusia. Allah 30:40 berfirman dalam surah Annahlallahual 30:45 qatanat 30:47 aminatan mutmainah yatihazquan 30:51 min. 30:53 Allah memberikan perumpamaan satu kota 30:55 yang tadinya aman, damai sentosa, 30:58 rezekinya mengalir dari berbagai macam 31:00 penjuru. 31:02 Fakafaratumillah. 31:04 Tahu-tahu penduduk negerinya ingkar 31:06 kepada nikmat Allah. Dipergunakan untuk 31:07 perbuatan maksiat, perbuatan kezaliman. 31:11 Faqallahu libalfi bimau yasnaun. Maka 31:15 Allah memakaikan mereka pakaian 31:19 kelaparan dan ketakutan. Bimau yasnaun 31:23 disebabkan apa? Ulah perbuatan dan 31:26 kerajinan mereka sendiri. Sana yasnau 31:28 dalam bahasa Arab kerajinan. Jadi baju 31:31 yang mereka pakai yang menimbulkan 31:32 ketakutan dan kelaparan, baju yang 31:36 mereka jahit dengan tangan mereka 31:37 maksudnya apa? Akibat dosa kejahatan 31:40 mereka yang tadinya aman sentosa, 31:43 sejahtera hilang semua itu. Seperti yang 31:47 terjadi pada apa? pada 31:50 penduduk 31:52 Saba yang tadinya damai, setosa, 31:55 sejahtera. Ketika mereka ingkar akhirnya 31:58 dam mereka hancur. 32:01 Disebabkan air bah yang kuat hancur, 32:03 yang tadinya tanah mereka subur karena 32:05 tidak mendapatkan simpanan air berubah 32:07 menjadi gersang. 32:10 Maka Allah bilang walau an ahl kitabi 32:13 amanuqitahumaibihimak. 32:28 Kalau ahli kitab 32:30 mau menegakkan Taurat, Injil, dan kitab 32:34 yang Allah turunkan kepada mereka 32:35 maksudnya Al-Qur'an, mereka akan makan 32:37 menikmati baik rezeki dari langit maupun 32:39 dari bumi. Allah akan limpahkan bagi 32:41 mereka. 32:43 Jadi ayat tadi innallaha la yiru maquin 32:47 hatta yiru mafusin untuk menjelaskan 32:50 bahwa sebab terjadinya petaka, bencana, 32:53 kerusakan hidup mereka akibat dosa 32:56 kejahatan mereka yang menyebabkan 32:58 akhirnya apa? Semua nikmat Allah pergi. 33:01 Jadi bukan Allah yang merusak nikmat 33:03 Allah yang ada pada mereka, tapi mereka 33:05 yang merusak diri mereka. Oleh karena 33:07 itu pada ayat Alanfal yang 53 tadiamak. 33:19 Yang demikian itu 33:22 Allah Subhanahu wa taala tidak pernah 33:25 sama sekali merusak nikmat yang ada pada 33:27 satu kaum yang Allah telah nikmat 33:28 menimpahkan pada mereka sampai mereka 33:31 merusak apa yang ada pada diri mereka 33:33 dengan keingkaran. Kalau kita baca ayat 33:35 ini sebelum sesudahnya mengisahkan 33:37 bagaimana umat yang dibinasakan Allah, 33:39 kaum Firaun dan lain sebagainya. 33:42 Jadi Allah yang datang daripadanya semua 33:46 kebaikan. Yang merusak kebaikan 33:48 perbuatan kita. Yang merusak kebaikan 33:51 adalah 33:52 perbuatan kita, 33:53 perbuatan-perbuatan buruk kita. Jadi 33:55 kalau kita ingin kembali menikmati 33:57 nikmat Allah, jalannya adalah bertauat 33:59 dan mohon ampun pada Allah. 34:02 Begitu kita bertobat, yang tadinya pergi 34:05 akan datang kembali. Jadi nikmat itu 34:07 datang bersama ketaatan. 34:10 Sedangkan penderitaan, kesempitan 34:14 itu datang bersama keingkaran dan 34:16 kemaksiatan. 34:18 Ini merupakan ayat-ayat yang jelas dalam 34:20 Al-Qur'an. Banyak ayat-ayat semacam ini. 34:24 Kalau berbuat kebaikan dibalas lebih 34:26 baik, berbuat keburukan 34:29 dengan apa? dengan perbuatan yang 34:31 setimpal. Negeri kita seperti ini juga 34:34 disebabkan bukan hanya pemimpin aja yang 34:36 bersalah, rakyatnya lupa pada Allah, 34:39 rakyatnya terlena hanyut bersama hawa 34:42 nafsunya. Akhirnya Allah angkat pemimpin 34:45 yang sesuai dengan keadaan mereka. Kama 34:48 takunu yualla alaikum. Sebagaimana 34:51 kepribadian kalian, Allah akan angkat 34:53 pemimpin-pemimpin kalian. Jadi pemimpin 34:56 yang naik itu sesuai dengan kepribadian 34:58 rakyatnya. 35:00 Jadi kalau seandainya Mulyono berbuat 35:03 kezaliman 35:04 sebetulnya itu merupakan apa? Merupakan 35:08 hukuman Allah Subhanahu wa taala 35:11 terhadap kita yang berbuah ada hisabnya 35:14 nanti. Tapi rakyat diperingatkan Allah 35:16 kalau mau pemimpin-pemimpin yang baik, 35:18 yang taat, perbaiki diri kalian. 35:21 Kalau tidak memperbaiki diri kalian, 35:23 percuma. Karena walaupun nanti yang naik 35:25 kalian yang di bawah, perbuatan mungkin 35:27 bisa lebih buruk lagi. Betul gak? yang 35:29 dibawa mengeritik begitu naik sudah 35:32 contoh berkali-kali kita berganti kepala 35:35 negara ya sebelum naik mengeritisi 35:38 begitu naik 35:40 lupa diri 35:42 jadi kalau ingin berubah negara kita 35:44 menjadi negara yang betul-betul 35:46 berdaulat 35:48 berbuat untuk rakyatnya memajukan 35:50 bangsanya kembali pada Allah kalau tidak 35:53 mustahil 35:55 semua yang kita lakukan akan sia-sia 35:57 wallahuam Ustamah 36:00 silakan bisa ditambahkan 36:01 ya. Dari ee penjelasan Ustaz tadi sudah 36:04 jelas. Ee saya ingin menyimpulkan di 36:07 sini ada dua prinsip. Jadi prinsip yang 36:09 pertama 36:11 ya Allah subhanahu wa taala ya ciptakan 36:15 alam semesta ini juga ciptakan kita 36:18 awalnya semuanya dalam keadaan baik 36:21 ya. 36:24 alam semesta. Lihat bagaimana kalau 36:26 belum sebelum dirusak oleh manusia 36:28 begitu ee indah, ekosistemnya baik, 36:32 udaranya ee apa bersih, jernih kan. 36:36 Kemudian yang rusak kan manusia yang 36:38 buat polisi, kebanjiran, macam-macam. 36:41 Nah, ini ayat yang ayat tadi. Jadi, 36:43 Allah tidak akan merubah suatu nikmat 36:45 yang Allah sudah berikan itu ya sampai 36:47 manusia itu sendiri yang merubahnya yang 36:51 merubah dalam dari baik keburukan. Harus 36:54 diperhatikan tadi makna gayarah artinya 36:57 merubah sesuatu yang baik menjadi buruk. 37:00 Karena apa yang Allah Subhanahu wa taala 37:02 ciptakan ya itu awalnya semuanya baik 37:06 termasuk diri kita. bahwasanya kita ini 37:08 juga kita manusia ini diciptakan dalam 37:11 keadaan fitrah ya kan gitu. Yang rusak 37:13 siapa? Yang rusak dari lingkungan kita 37:17 orang tua kan seperti itu. Ini yang 37:19 pertama ya. Jadi Allah Subhanahu wa 37:21 taala ciptakan segala sesuatu asalnya ya 37:25 dalam keadaan baik. Manusialah yang 37:26 merubahnya ya yang merusaknya dengan 37:29 kezalimannya. Prinsip yang kedua, 37:32 bagaimana kalau sudah rusak? Nah, itu 37:35 sebenarnya ayat yang tadi sudah di 37:36 dijelaskan juga. Jadi, lawan dari tadi 37:40 gayara aslaha 37:42 itu memperbaiki yah bagaimana nih eh 37:45 misalnya kita ini kondisi kita sini 37:47 sudah rusak pala ya Allah subhanahu wa 37:50 taala sebutkan ya kita bisa 37:53 memperbaikinya lagi itu dengan apa? 37:55 Dengan bertobat. 37:57 an taba ba'da dulmihi 38:00 wa aslaha fainnallaha yatubu alaihi 38:03 innallaha gfurur rahim. Jadi barang 38:06 siapa yang bertobat, artikan bertobat 38:09 menghindarkan, menjauh meninggalkan 38:11 perbuatan buruknya kan. Maka 38:13 pengerusakannya dihindarkan, dihentikan 38:15 seperti itu. Ee dilakukan bukan saja 38:18 bertobat ya setelah dia berzalim ya 38:21 bukan saja meninggalkan pengerusakan 38:24 tapi dia harus wa aslaha melakukan 38:26 perbaikan. Nah, ini perbaikan insyaallah 38:29 Allah Subhanahu wa taala Allah katakan 38:32 fainnallaha yatubu alaih. Allah terima 38:35 taubatnya. Innallaha ghafur rahim. 38:38 Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi 38:39 maha penyayang. Allah sangat penyayang. 38:42 Kalau kita mau memperbaiki diri misalnya 38:44 keadaan yang sudah rusak, kita bertobat, 38:47 kita memperbaiki memperbaiki diri misa 38:50 Allah Subhanahu wa taala akan menyambut. 38:52 Ya, seperti dalam satu hadis qudsi kan. 38:55 Barang siapa yang datang kepada Allah 38:57 dengan satu jengkal, Allah datang satu 38:59 hasta. Artinya kalau kita mau melakukan 39:02 kebaikan, Allah lebih lebih menyambut 39:05 kita seperti itu. Nah, ini jadi ee harus 39:08 dipahami seperti itu. Jadi, nah aslaha 39:11 tadi apa? Gayara itu merubah dari buruk 39:14 ke ke ee dari baik ke buruk. Ya, lawan 39:18 katanya aslaha. Ini semuanya ada di 39:20 dalam Al-Qur'an ya. Ya, termasuk kata 39:23 amal saleh itu arta arti amal yang baik. 39:26 Arti memperbaiki yang yang asalnya ee 39:29 amal kita yang buruk seperti itu. Illa 39:31 man taba wa amana waila shihan. Itu jadi 39:35 tobat itu bukan hanya meninggalkan suatu 39:38 yang buruk. Ya Allah sebutkan dia harus 39:41 diikuti dengan beriman dan juga beramal 39:45 saleh. Itu taubat yang sebenarnya. 39:47 Wallahualam. 39:49 Bisa ada lagi 39:50 israh dulu. 39:51 Jedah sudah. [mendengus] 39:52 Oh, kita baik kita jedah dulu. Silakan 39:55 yang mau kirim pertanyaan kami tunggu di 39:57 0811999720. 40:01 Kami tunggu. 40:09 [musik] 40:16 [musik] 40:19 Ahim yang dipancarkan dari Jalan Masjid 40:21 Silaturahim 36. Masih di acara renungan 40:25 di bawah naon naungan Al-Qur'an untuk 40:27 edisi tanya jawab. Mohon maaf Ustaz 40:30 Husin ee 40:32 berangkat duluan karena harus ee 40:34 memberikan khotbah Jumat di Masjid ee 40:36 Umar bin Hattab di Jatinegara. Ustaz Isa 40:39 juga harus khotbah Jumat juga di Pinang 40:41 Ranti. Sekarang masih ada Ustaz Hamzah. 40:44 Ustaz Hamzah hari ini tidak salat Jumat? 40:46 Enggak. 40:47 Hari ini enggak ya. Ini ada pertanyaan. 40:49 Asalam Ustaz Hamzah. Ustaz ee 40:51 apakah mertua ee dengan menantunya 40:56 laki-laki, mertua perempuan nih? Mertua 40:58 perempuan dengan menantunya laki-laki 40:59 apabila di rumah harus pakai jilbab 41:01 enggak? Dia kan sudah jadi murim atau 41:03 bagaimana itu? 41:04 Jadi dalam satu rumah ada mertua, 41:07 ada juga menantu laki-laki. Apakah 41:09 harus berhijab juga si mertua? 41:11 Heeh. 41:14 Iya. 41:15 Ee bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 41:18 shalli shallall sayidina Muhammadin wa 41:20 ala ali sayyidina Muhammad. 41:24 ee 41:26 ketika 41:28 [mendengus] ee seseorang menikah dengan 41:31 seorang wanita ya, 41:35 maka 41:36 ee 41:38 ibunya si wanita tersebut ya maka 41:41 menjadi 41:42 muhrim. 41:43 Ibunya dia muhrim sebagai mahram 41:45 ya. Ee begitu juga neneknya misalnya 41:49 seperti itu ya sampai ke atas ya. 41:53 Nah, di sini Allah Subhanahu wa taala 41:55 terangkan ya di dalam Al-Qur'an dalam 41:59 surah An-Nisa ya. 42:01 Hurrimat alaikum ummahatukum waatukum wa 42:05 akhwatukum wa ammatukum waatukumatul 42:08 akhi waatul 42:10 wa ummahatukumakum 42:12 wa akwatukum minah wa ummahatu nisaikum 42:18 ya ini wa ummahatu nisaikum 42:21 ini adalah ibu dari istri-istri kalian 42:24 jadi ditegaskan 42:26 ini adalah sebagai ee mahram arti 42:30 artinya mahram yang haram dinikahkan dan 42:33 juga berarti ya tidak batal wudu 42:36 istilahnya seperti itu. Dan ketika ee 42:40 dia bertemu ya gak gak mesti ya dia 42:44 pakai ee jilbab seperti itu ya pakai 42:47 pakaian yang yang sopan yang biasa 42:50 seperti itu enggak apa-apa. Kalau dia 42:52 mau pakai jilbab juga enggak apa-apa. 42:54 Tapi itu enggak apa tidak ee itu ee 42:59 [mendengus] 43:00 apa bukan bukan ee tidak dilarang 43:02 seperti itu ya. Karena ini termasuk ee 43:05 apa 43:07 ee 43:09 sesuatu yang diberikan ruksah ya, 43:11 diberikan ee 43:14 izin dari Allah Subhanahu wa taala, 43:15 permisi ya. sama seperti dengan kita 43:18 dengan ibu-ibu kita seperti itu. Tapi ya 43:23 ee 43:24 [mendengus] 43:25 gak berarti harus membuka ee terlihat 43:30 aurat yang tidak sopan seperti itu ya. 43:32 Tapi berpakaian dengan pakaian sopan ya 43:35 seperti itu. 43:36 Wallahuam. 43:38 Selanjutnya dari Abu Abdillah Salam, 43:40 Ustaz Hamzah. Izin bertanya, 43:41 bagaimanakah penjelasan pembagian rezeki 43:44 dari Allah Subhanahu wa taala kepada 43:45 hamba? Seperti kisah Maryam, ada saat 43:47 dia diberi rezeki melimpah padahal hanya 43:50 beribadah di mihrab dan ada saat dia 43:53 mesti menggoyang pohon kurma kemudian 43:55 Allah berikan rezeki. Syukron dari Abu 43:57 Abdillah di Tangsel. 44:00 Ya 44:02 Allah subhanahu wa taala sudah 44:05 menjanjikan bagi kita ya hamba-hambanya 44:09 itu rezeki dan menyiapkan rezeki untuk 44:14 makhluk-makhluknya ya. Ketika Allah 44:17 Subhanahu wa taala menciptakan bumi ini, 44:21 ya Allah Subhanahu wa taala bahkan di 44:25 dalam 44:27 satu ayat Allah Subhanahu wa taala 44:28 sebutkan menciptakan bumi ini dalam dua 44:32 masa. 44:33 Dalam dua dua masa ya. 44:36 Fi yaumaini. Dalam dua masa 44:39 bumi ini bumi kosong. Waqadara fiha 44:41 aqwataha 44:43 fi yaumini fi arbaati ayyam. Jadi Allah 44:46 Subhanahu wa taala ee ciptakan bumi ini 44:49 ya, bumi dalam tentunya kosong itu dalam 44:53 dua masa. Terus kemudian Allah ciptakan 44:56 ya Allah tentukan aqwataha 45:00 Allah tentukan apa ee ee 45:05 makanan untuk makhluknya di situ ya. 45:08 Jadi ya tentukan bahan-bahan makanannya 45:12 fiini juga. Jadi Allah tumbuhkan 45:14 tumbuh-tumbuhan di sana berbagai macam 45:17 artinya ee mineral bagai berbagai macam 45:21 kebutuhan untuk makhluk hidup fi 45:23 yaumaini dalam artinya Allah Subhanahu 45:25 wa taala sudah ee tetapkan rezeki untuk 45:29 ee makhluknya ini. Nah, di antara dan 45:32 untuk mencapai rezeki tersebut, untuk 45:35 mendapatkan rezeki tersebut, Allah 45:38 subhanahu wa taala perintahkan agar 45:40 supaya kita itu berusaha mendapatkannya. 45:44 Jadi, dan ini ee 45:49 apa? Allah sudah tetapkan hukum sebab 45:52 akibat di alam semesta ini. Ya, kita ini 45:56 ada air di sini ya, di depan saya. Kalau 46:00 saya mau minum ya kita mesti ambil dulu 46:02 kita minum. 46:03 Itu namanya ee apa? Mengambil sebabnya. 46:05 Hukum sebab akibat ini sudah Allah 46:08 tetapkan secara universal di alam 46:10 semesta ini. 46:11 Ketika ada orang sakit untuk [mendengus] 46:14 agar supaya dia sembuh, dia berobat 46:16 gitu. 46:17 Dan obatnya juga Allah sudah sediakan 46:19 ya. [berdehem] Bagaimana kemudian 46:21 manusia mencarinya, mempelajarinya, 46:25 memformulasikannya 46:27 menjadi dalam bentuk tabletkah, dalam 46:29 bentuk kapsul kah atau masih dalam 46:31 bentuk herbal seperti itu ya dalam 46:33 bentuk tumbuh-tumbuhan itu semuanya 46:36 Allah Subhanahu wa taala tetapkan. Tapi 46:38 untuk mendapatkannya dia harus berusaha 46:40 kan. Nah, seperti itu. Jadi ini 46:43 ketetapan umum dengan berusaha. Orang 46:45 mau mencari rezeki, Allah sudah siapkan 46:48 rezekinya. dia harus berusaha. Dia harus 46:51 misalnya dengan cara bekerja kah, 46:54 berdagangkah 46:55 ya atau berbagai macam usaha yang 46:58 dihalalkan oleh Allah Subhanahu wa 47:00 taala. 47:02 Nah, inilah yang digambarkan 47:05 ya dalam surah ee Maryam itu bagaimana 47:09 ketika Sayidah Maryam ya ee 47:14 [mendengus] 47:15 sudah ee apa? hamil tua. 47:22 Allah perintahkan 47:24 ya beliau ini supaya menggerakkan pohon 47:27 kurma. Wahzi ilaiki bijizin nakhlati 47:31 tusqit alaiki rutoban jani ya dan 47:36 gerakkanlah ya 47:38 batang pohon kurma itu niscaya nanti 47:42 pohon kurma itu akan menjatuhkan 47:44 buah-buahnya yang yang sudah masak. 47:48 Jadi di sini Allah ingin memberikan 47:50 rezeki kepada Sayidah Maryam tapi 47:53 diperintahkan dulu berusaha dulu. H 47:55 ya. Walaupun sebenarnya usahanya ini 47:58 kadang-kadang usaha yang kita lakukan 48:00 itu enggak sebanding dengan rezeki yang 48:02 Allah berikan. 48:04 Usaha kita dikit sekali. Seperti 48:06 Sayidina Maryam ini kan 48:07 dia lagi hamil tua 48:09 ya menggerakkan pohon kurma. Emang 48:11 bergerak atau pohon kurma? Kita aja yang 48:14 masih muda misalnya gitu yang bukan yang 48:16 dalam keadaan hamil tuang gerakin pohon 48:18 koma belum tentu bergerak. Engak seperti 48:20 itu. Tapi ini adalah isyarat bagaimana 48:22 dia harus mengambil sebab. H 48:25 maka digerak e dia menggerakkan dengan 48:27 sebab ya dia gerakkan Allah mudahkan 48:30 kemudian jatuh ee jatuhkan buah-buah 48:33 kurma seperti itu. 48:34 Ini artinya ee kita mendapatkan rezeki 48:37 dengan menjalankan sebab artinya 48:40 melaksanakan ketentuan Allah secara umum 48:43 ya. sebab akibat untuk mendapatkan 48:45 rezeki ya seperti kita mau mendapatkan 48:49 ya rezeki kita harus berdagang kan gitu 48:51 ya bekerja dan macam-macam itu adalah ee 48:55 mengambil sebab dan ini ee Rasulullah 48:57 contohkan gitu ya Rasulullah juga kan 49:00 bekerja dulu kan 49:01 ya waktu di mihrab itu bagaimana 49:03 usahanya apa, Ustaz? 49:03 Nah, ini yang pertama. Ini yang pertama 49:05 kita mengambil sebab ya. Jadi untuk 49:08 mendapatkan rezeki mengambil sebab. Lalu 49:10 bagaimana dengan kondisi yang pada saat 49:13 Sayidah Maryam masih dihak mihrab ya 49:17 bagaimana ketika Nabi Zakaria datang 49:20 yaama dakala alaiha Zakaria ya e 49:25 wajadaaha rizq ketika Nabi Zakaria masuk 49:28 ke mihrabnya e Sayidah Maryam di sana 49:31 terdapat makanan yang banyak buah-buahan 49:33 yang banyak 49:35 Nabi Zakaria heranna laki h dari mana 49:38 kamu dapatkan ini ya. Padahal kita Nabi 49:41 Zakaria tahu Sayidah Maryam enggak 49:44 keluar dari mihrabnya. 49:46 Langsung dijawab qalat hua minillah 49:49 innallaha yarzuqu yasya bighir. Katakan 49:53 ini adalah dari sisi Allah. Ini dari 49:55 dari Allah. Jadi bagaimana Allah berikan 49:58 kepada Sayidina Muhamm dengan tampak 50:01 mengambil asbab 50:02 ya arti asbab yang langsung ya. Jadi 50:06 Allah berikan ee rezeki kepada Sayidah 50:10 Maryam tanpa Sayidah Maryam mencari 50:13 dulu. 50:13 Ya, kalau tadi kan contoh yang tadi 50:15 berusaha dulu tanpa Sayidah Maryam 50:17 berusaha di sini. 50:19 Jadi untuk Allah, Allah bisa ada dua hal 50:22 secara umum Allah Subhanahu wa taala 50:24 tetapkan hukum sebab akibat. Jadi kalau 50:27 kamu mau mendapatkan rezeki ya berusaha 50:30 dulu. kamu mau ee sembuh ya berobat dulu 50:33 seperti itu. Itu ketentuan umum seperti 50:35 itu. Dan kita ee umumnya harus 50:37 menjalankan seperti itu. 50:39 Tapi terkadang ya bukan karena itu Allah 50:44 bisa saja merubah ketentuan umumnya itu 50:46 kan kan yamhullahu ma yasya wbitu waahu 50:50 umul kitab. Allah bisa menghapuskan 50:52 sesuai kehendak Allah. hukumnya 50:54 ketetapan Allah yang Allah tetapkan di 50:56 alam ini yang sudah Allah tetapkan yang 50:58 menjadi ketentuan umum bisa Allah 51:01 hapuskan karena Allah berkehendak 51:02 seperti itu. Nabi Ibrahim ya seperti 51:04 Nabi Ibrahim kan api itu kan secara umum 51:07 ketetapan Allah kan membakar. Tapi kalau 51:10 Allah merubah dia enggak membakar 51:12 terhadap Nabi Ibrahim kan bisa seperti 51:13 itu. Nah, begitu juga terhadap Sayidah 51:17 Maryam tadi bagaimana ya secara umumnya 51:20 kalau dia mendapatkan rezeki ya dia 51:22 harus 51:23 pergi ya memetik dulu atau cari ke pasar 51:25 beli dulu kan gitu kan. Tapi ini 51:27 langsung beliau dapatkan ini artinya 51:30 Allah bisa ya dengan kehendak Allah 51:32 tapi itu bisa mengenai orang biasa 51:34 enggak ustaz? 51:35 Bisa aja ya. Jadi ee sebenarnya ini juga 51:39 Sayidah Maryam melakukan sebab juga, 51:42 tapi sebabnya yang tidak langsung. 51:44 Yaitu sebab yang tidak langsung dengan 51:46 apa? Dengan ketaatan kepada Allah 51:48 Subhanahu wa taala. ya dengan ketaatan 51:50 dia, dengan menjaga kehormatannya, 51:53 menjaga kesusiannya, 51:55 Allah berikan dia itu. Itu juga sebab 51:57 sebenarnya, tapi sebabnya bukan sebab 51:59 yang langsung kan dia enggak bekerja kan 52:01 gitu seperti itu. Jadi Allah bisa e 52:03 kepada hambanya siapapun kalau Allah 52:05 menghendaki ya dia berusaha ya dia 52:10 artinya melakukan kebaikan Allah berikan 52:12 rezeki 52:13 ya. Tapi secara umumnya ya itu memang 52:16 apa? ambillah sebab-sebab yang umum dulu 52:19 seperti itu. 52:20 Setelah itu kita bertawakal 52:22 ya. Kita ee 52:25 [mendengus] apa melakukan beramal ee 52:27 beramal kebaikan. Insyaallah Allah 52:29 Subhanahu wa taala akan memberikan 52:32 rezeki ya dengan yang tampak diduga-duga 52:36 seperti Allah firman Allah kan wam 52:38 yattaqillaha yaj'alah makroja warzuq min 52:43 haitsu la yahtasib. Jadi bar siapa yang 52:46 bertakwa kepada Allah, Allah akan 52:49 berikan jalan keluar kepadanya dari 52:50 segala kesulitannya dan Allah memberikan 52:53 rezeki kepadanya yang dia ditambah dia 52:56 duga-duga seperti itu. Kadang-kadang dia 52:59 usahanya sedikit cuman ngomong doang 53:01 ngasih tahu sama orang. Makanya Allah 53:03 Subhanahu wa taala berikan rezeki yang 53:05 banyak kepadanya. itu adalah ee bagian 53:09 dari ee rahmat Allah yang memberikan 53:12 rezeki tadi jangan dua cara tadi. Apa 53:15 ada cara yang pertama yaitu dengan 53:17 melakukan sebab ya alasbab yang kedua 53:21 yaitu dengan cara [mendengus] dengan apa 53:24 tidak melakukan sebab yang langsung tapi 53:26 dengan melakukan ketakwaan kepada Allah 53:28 subhanahu wa taala. Wallahualam. 53:30 Baik. Salam Ustaz Hamzah ya. Saya mau 53:32 bertanya. Ada orang beranggapan kita 53:35 beragama harus sesuai dengan cara 53:38 sahabat, sesuai dengan surah at-Taubah 53:40 ayat 100. 53:45 Surah Attaubah. 53:45 Jadi kita beragama harus sesuai dengan 53:48 cara para sahabat, sesuai dengan surat 53:49 at-Taubah ee ayat 100. Karena beliau 53:52 para sahabat itu sudah dijamin masuk 53:54 surga. 53:57 Bismillahirrahmanirrahim. 53:59 Ya, kita diperintahkan oleh Allah 54:02 Subhanahu wa taala ya mengikuti ee 54:07 Al-Qur'anul Karim dan sunahnya 54:09 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 54:10 Seperti itu. Itu sebagai patokan. 54:13 Kemudian ee juga sunah dari para sarafus 54:17 saleh termasuk para sahabat seperti itu 54:19 ya. Artinya dalam hal kebaikan sesuai 54:23 dengan ee jalan yang apa garis-garis 54:27 besar Al-Qur'anul Karim. seperti itu. 54:30 Tapi enggak mesti kita mengikutinya 54:34 apa secara 54:37 plek sama gitu. Karena setiap zaman 54:40 memiliki kondisi yang berbeda. Tapi 54:43 dalam masalah akhlak ya sama bisa 54:45 seperti itu ya. Nah, ini dalam surah 54:49 at-taubah ayat 100 Allah Subhanahu wa 54:51 taala sebutkan 54:54 wasabiquunal awaluna minal muhajirina 54:57 wal ansar walladinauhum bisihsanin 55:01 radhiallahu anhum waraduan. Ya, 55:05 ini menggambarkan bagaimana sahabat Nabi 55:08 ya ada yang asabiquunal awalun ini ee 55:13 orang-orang yang terdahulu masuk Islam 55:15 ya seperti sahabat empat ya seperti 55:19 Bilal ibn Rabah, Amar bin Yasir, Mus'ab 55:23 bin Umair ya orang-orang yang terdahulu 55:25 masuk Islam ya assabiquunal awalun minal 55:28 muhajirin wal ansar dan juga dari ansar 55:31 ya [mendengus] 55:32 yang membela Nabi. Nah, ini ee ini yang 55:37 Allah Subhanahu wa taala kemudian ee 55:41 beri titel mereka ya sebagai radhiallahu 55:44 anhum. Allah rida mereka. 55:47 Ini batasnya assabiquunal awalun ini ya. 55:51 Ya, artikan orang yang hijrah, orang 55:53 yang terdahulu ya masuk Islam dari 55:56 Muhajirin dan Ansar. Batasnya sampai 55:58 kapan ini? Apakah orang yang hijrah 56:01 kemudian [mendengus] setelah futuh 56:02 Makkah itu masuk? Gak ya. Eh 56:07 eh Jabir bin Abdillah al-Anshari 56:09 mengatakan, "Kunna nauddu alfatha fathul 56:13 Hudaibiyah." 56:15 Kami menganggap menghitung semuanya para 56:18 sahabat itu batas futuh itu adalah futuh 56:22 Hudaibiyah. Ya, artinya kan ada sabda 56:25 Nabi, "La hijrata ba'dal fathi." tidak 56:28 ada tidak dihitung hijrah lagi setelah 56:31 kota Makkah direbut. Kata orang mau 56:33 pindah dari Makkah ke Madinah udah 56:35 enggak di enggak dianggap sebagai 56:37 muhajirin lagi gitu ya. Seperti itu. 56:40 Enggak masuk dalam ayat ini seperti itu. 56:42 Nah, batasnya sampai kapan? Jabir ibn 56:44 Abdillah Al-Anshari mengatakan itu 56:47 batasnya sampai perjanjian Hudaibiyah. 56:50 Karena setelah perjanjian Hudaibiyah 56:52 tersebut [mendengus] orang banyak masuk 56:54 Islam. Nah, ini kelompok e berikutnya 56:58 ini. Jadi yang pertama ini asabiquunal 57:00 awal minal muhajirin wal ansar itu yaitu 57:04 sejak dakwah Nabi yang pertama sampai ya 57:08 hijrah Nabi sampai perjanjian Hudaibiyah 57:11 itu yang golongan yang pertama. 57:16 Terus berikutnya, golongan berikutnya 57:19 adalah walladinauhum 57:22 biihsanin. 57:23 Dan orang-orang yang mengikuti mereka. 57:26 Mengikuti siapa? Mengikuti assabiquun 57:28 tadi ya. Sahabat-sahabat yang pertama 57:31 tadi ya. 57:34 Walladina tabahum bisanin. Mengikuti 57:36 mereka dengan baik ya. artinya 57:39 benar-benar ngikutin ya menteladani 57:41 mereka dengan baik. bukan hanya beriman, 57:45 tapi kemudian ya malah ee perilakunya 57:50 tidak baik seperti itu. Nah, ini yang 57:52 biihsanin ini ittabauhum biihsanin. Ini 57:55 juga ya Allah subhanahu wa taala berikan 57:58 titel kepada mereka radhiallahu anhum. 58:01 Ya. Dan walladzinaum bihsanin ini bukan 58:05 hanya terbatas 58:07 pada masa Nabi yang mengikuti mereka ya 58:11 mengikuti asabiquun awalun ya bis dengan 58:14 jangan cara baik sampai-sampai akhir 58:16 zaman masuk. 58:17 Hm. 58:17 Tapi kita pun akan digolongkan dengan 58:20 mereka. dapat juga nanti ya radhiallahu 58:23 anhum kalau kita mengikuti para sahabat 58:26 itu dengan baik ya itu asabiqun 58:28 alawwalun yang ikut yaitu ee orang-orang 58:32 yang masuk Islam yang pertama tadi ya 58:35 mungkin kita bisa membbaca sejarah siapa 58:38 itu yang yang masuk Islam pertama siapa 58:40 yang ee setelah eh sebelum Hudaibiyah 58:44 siapa yang setelah Hudaibiyah seperti 58:45 itu kan ee bisa di ee lihat dari sejarah 58:49 seperti itu. Jadi siapa yang harus 58:51 menjadi teladan dari para sahabat? 58:54 Nah, itu yang pertama. Jadi ee harus 58:57 kita ee ee bedakan apa beda memang 59:01 sahabat ya beda karena ya Allah sendiri 59:05 yang mengatakan berbeda antara sahabat 59:07 yang asabiquun awwalun dengan yang masuk 59:10 Islam ee dari sahabat juga. Tapi setelah 59:14 perjanjian Hudaibiyah Allah sebutkan la 59:17 yastawi man anfaqo minqoblil fathi 59:20 waqatal. 59:22 Tidak sama antara orang yang berinfak 59:24 ya. Sama-sama nih sahabat-sahabat 59:25 asabiqin seperti Bilal misal berinfak 59:28 dengan sahabat yang masuk Islam 59:30 belakangan enggak sama pahalanya. Ulaika 59:34 darajatan mereka itu lebih tinggi 59:36 derajat. 59:37 Ya. Jadi Allah sendiri yang 59:39 mengkategorikan ada beda di antara para 59:41 sahabat. Ya, seperti itu. Nah, kalau 59:44 kita mengikuti asabiqunul awalun tadi 59:47 ya, kita juga ini sampai yaumilqiamah 59:50 ya, kita akan mendapatkan nanti 59:52 radhiallahu anhum warad ya. Bagaimana 59:55 kita mengikutinya ya 59:57 kita ya tentunya kita [berdehem] lihat 1:00:00 bagaimana mereka itu adalah orang-orang 1:00:02 didikan Rasulullah sallallahu alaihi 1:00:03 wasallam. 1:00:04 Dididikinnya dengan apa? Dengan 1:00:05 Al-Qur'an. Nah, kalau kita mau ikuti ee 1:00:09 sejarah mereka yang benar, kadang-kadang 1:00:10 kan lew riwayat suka ada yang ee ada 1:00:13 yang benar, ada yang enggak seperti itu 1:00:15 ya. Tolak ukurnya Al-Qur'an karena 1:00:17 mereka dididiknya oleh Nabi dengan 1:00:19 Al-Qur'an seperti itu dan juga dengan 1:00:22 sunah Nabi tentunya. Sunah Nabi artinya 1:00:25 ee baik itu ucapan Nabi yang sejalan 1:00:28 dengan Al-Qur'an dan juga perilaku Nabi 1:00:31 yang tentunya juga ya itu sejalan dengan 1:00:34 Al-Qur'anul Karim. Nah, 1:00:37 ini dalam hal kita mengikuti. Tapi 1:00:40 tentunya ya ee karena perbedaan zaman 1:00:44 kan berbeda juga situasinya. 1:00:47 Dulu mereka ber ee apa? Pergi haji dari 1:00:52 Madinah ke Makkah naik unta. 1:00:55 He. 1:00:56 Naik kuda. 1:00:57 Iya. 1:00:58 Ya, pergi hajinya kita ikuti kan sama 1:01:01 gitu kan kewajiban itu. 1:01:03 Tapi apa mesti ngikutin pakai naik unta, 1:01:06 [tertawa] 1:01:06 naik kuda kan enggak ya seperti itu ya. 1:01:09 Cara berdakwahnya juga kan dulu ee cara 1:01:12 berdakwah misalnya ee hanya menggunakan 1:01:15 e face to face langsung seperti itu. 1:01:17 Kalau sekarang melalui radio ya 1:01:20 ee oh enggak usah ini bidah ini mestinya 1:01:22 kita face to face saja enggak ya face to 1:01:24 face juga ya mau lari radio juga. itu 1:01:27 itu mengelai caranya itu apa ee itu 1:01:33 sesuai dengan zamannya seperti itu. Nah, 1:01:35 kita pergi haji ya naik pesawat enggak 1:01:37 masalah seperti itu 1:01:39 ya. Kalau dekat mau naik unta ya 1:01:41 terserahlah seperti itu. Tapi kan enggak 1:01:43 mungkin seperti itu. Begitu juga ketika 1:01:45 berjihad berperang dulu pakai 1:01:48 apa senjatanya? Pakai pedang, pakai 1:01:51 panah, tombak. 1:01:54 Apakah sekarang juga kalau perang 1:01:56 ngikutin para sahabat seperti itu? 1:01:58 Enggak. Disesuaikan dengan zamannya. 1:02:01 Oleh karena itu Allah Subhanahu wa taala 1:02:03 dalam Al-Qur'an menyatakan waiddu lahum 1:02:08 min quatin 1:02:10 win ratil 1:02:12 bihiallahi wawakum. 1:02:14 Waidulah. Persiapkanlah untuk menghadapi 1:02:17 mereka. Jadi menghadapi musuh-musuh 1:02:19 Allahum 1:02:21 min quah. Apa saja yang kalian mampu 1:02:24 dari berbagai kekuatan. Kalimat quah di 1:02:26 sini dalam bentuk nakirah. Artinya 1:02:29 kekuatan macam-macam gitu. Nah, kalau 1:02:32 dulu kekuatan di sini ya sampai 1:02:34 Rasulullah terangkan, "Ala innal 1:02:37 quwataramyu." 1:02:38 Ketahuilah kekuatan pada saat itu adalah 1:02:42 panahan. Karena panah itu begitu apa? 1:02:45 Efektif kan. Jadi musuh masih jauh beda 1:02:48 dengan pedang kan. Pedang mesti dekat 1:02:49 dulu ya dari jauh sudah bisa ya seperti 1:02:51 itu. Atau sesuatu senjata yang 1:02:54 dilontarkan ini kekuatan. 1:02:57 Kalau zaman sekarang kan zaman misalnya 1:03:00 ee setelah itu 100 tahun ee 200 tahun 1:03:02 setelah itu dulu namanya ada manjanik. 1:03:05 H 1:03:06 pelontar itu kalau di film-film lama 1:03:08 tuh. Jadi ada batu e di apa kayak 1:03:11 selpetan besar gitu. batu besar 1:03:13 dilontarkan untuk menghantam 1:03:15 benteng-benteng seperti itu 1:03:16 kadang-kadang dengan api ya seperti itu 1:03:18 pakai api itu juga aramu 1:03:22 kalau sekarang kan bukan itu sekarang 1:03:24 ada roket meriam dan itu. Nah ini jadi 1:03:28 disesuaikan dengan ee kemajuan zaman ya 1:03:32 seperti itu. Ini dalam hal sarana tapi 1:03:35 dalam hal pokok dalam hal akhlak dalam 1:03:38 hal keimanan enggak berubah. dalam hal 1:03:40 ibadah-ibadah mahd ya, tata cara salat 1:03:44 ini biar zaman sekarang atau zaman dulu 1:03:46 sama seperti itu. Itu kita ikuti mereka. 1:03:49 Jadi ee begitu pengertian dari bagaimana 1:03:53 kita mengikuti mereka. Arti mengikuti 1:03:55 mereka ya biasahan dengan baik. 1:03:58 Mengikuti dalam hal keimanan mereka, 1:04:01 dalam hal kesabaran mereka, dalam 1:04:03 hal-hal ketakwaan mereka. ee bagaimana 1:04:05 kegigihan mereka, keistikamahan mereka 1:04:08 ya itu kita ikuti akhlak mereka seperti 1:04:11 itu ya. Adapun ee sarana dalam hal ee 1:04:16 mencapai untuk tujuan itu berbeda-beda 1:04:19 sesuai dengan 1:04:21 perbedaan zaman ya seperti itu. 1:04:23 Wallahuam. 1:04:24 Baik, ini mungkin pertanyaan terakhir 1:04:25 dari Yama Allah. Salam Salum mana tadi 1:04:28 tuh? Aduh. Asalamualaikum Ustaz Hamzah. 1:04:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:32 wabarakatuh. Seumpama kami protes aksi 1:04:34 demo kepada pemimpin yang zalim 1:04:36 dilakukan di bulan haram. Apakah 1:04:38 dibolehkan dalam pandangan Islam? 1:04:40 Demikian 1:04:42 ya protes e arti memprotes aksi demo 1:04:45 gitu ya. 1:04:45 I 1:04:47 artinya ee 1:04:49 demo itu kan termasuk amar bagian dari 1:04:52 amar makruf nahi munkar. Artinya kita 1:04:55 menunjukkan sesuatu yang salah ya. Kita 1:04:58 mengingatkan seperti itu. Itu tidak 1:05:01 dilarang ya. 1:05:03 yang dilarang tuh di di asar as asyhurul 1:05:05 hurum itu adalah ee berperang ya. Kalau 1:05:11 berdemo artinya 1:05:14 mengungkapkan 1:05:16 kebenaran, menjelaskan, menerangkan 1:05:18 kebenaran, 1:05:21 mengungkap ke apa kesalahan ya apa yang 1:05:24 dilakukan misalnya penguasa seperti itu. 1:05:27 Itu bagian dari amar makruf nahi munkar 1:05:30 ya. Itu amar makruf nahi munkar adalah 1:05:33 merupakan 1:05:35 ya sarana perbaikan ya. Ingat kalau kita 1:05:40 baca 1:05:41 bagaimana umat Nabi kita Muhammad 1:05:43 sallallahu alaihi wasallam itu 1:05:46 bisa menjadi khairo ummah syaratnya apa? 1:05:51 Kuntum khair ummatin ukhrijat linas. 1:05:54 Kalian adalah menjadi umat terbaik yang 1:05:57 dikeluarkan oleh untuk manusia. 1:06:01 Ayat tersebut ada syaratnya. 1:06:04 Enggak sekyong-konyong jadi umat 1:06:05 terbaik. Tapi harus ada itu tamuruna bil 1:06:10 maruf watanhaunail munkar. Ayat 1:06:13 berikutnya itu jadi e atau e apa 1:06:16 kelengkapan ayat intumir umatun ukat 1:06:19 linasiuruna 1:06:21 bil marufianil 1:06:23 munkarminuna billah. Jadi syarat untuk 1:06:28 menjadi umat terbaik 1:06:31 yaitu harus ada amar makruf dan nahi 1:06:34 mungkar. Dan amar makruf nahi mungkar 1:06:37 ini harus juga dilandasi dengan keimanan 1:06:39 kepada Allah ya. Kalau tidak ada amar 1:06:42 makruf, kalau ada individu-individu ah 1:06:44 saya mau baik ajaalah sendiri. Dia mau 1:06:46 baik sendiri ya. Ee dia keluarga 1:06:50 kemudian di lingkungannya ada keburukan, 1:06:53 ada kemaksiatan, dia cuek aja. Enggak 1:06:55 mungkin dia itu umat ini akan menjadi 1:06:58 baik ya. Tapi kebaikan itu akan tercapai 1:07:02 dengan di samping dia memperbaiki diri. 1:07:04 ya dia harus juga ya beramar makruf nahi 1:07:08 mungkar. Ini adalah bagian dari 1:07:10 bagaimana suatu umat, suatu bangsa kalau 1:07:15 ingin menjadi baik ya memperbaiki tadi 1:07:19 islah tadi yaitu harus ada amar makruf 1:07:23 dan nahi munkar. Wallahu subhanahu wa 1:07:25 taala alam. Baik, mungkin itu pertanyaan 1:07:28 terakhir. Ee terima kasih untuk Wiwi 1:07:31 Shih atas infaknya untuk Gaza ya. Terima 1:07:33 kasih ee terima kasih juga untuk INA di 1:07:37 Cilandak, Ibu Darma dan lain-lain. 1:07:40 Terima kasih atas WA-nya. Mohon maaf 1:07:42 tidak semua dapat kami ee kemukakan 1:07:46 jawabannya karena keterbatasan waktu. 1:07:48 Terima kasih, Ustaz Hamzah. 1:07:49 Mudah-mudahan apa yang tadi disampaikan 1:07:51 sesuai dengan kehendak Allah. 1:07:52 Baik, saya Muhammad Krisna Saputra juga 1:07:55 Algi mohon pamit. Wabillahi taufik 1:07:57 walhidayah. Wasalamualaikum 1:07:58 warahmatullahi wabarakatuh.