Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:07 [Tepuk tangan] 0:07 [Musik] 1:13 [Musik] 2:07 [Musik] 2:10 am warahmatullahi wabarakatuh. Sehat, 2:12 Imam? 2:15 Yahat. Mudah-mudahan seluruh pemirsa dan 2:19 pendengar TV dan radio silaturahim serta 2:23 Mas Agus dan Senap Kriuk dari ee 2:27 silaturahim sehat walafiat. seperti yang 2:30 saya rasakan pada sore hari ini. Baik, 2:33 terima kasih Imam. Langsung saja 2:34 pembahasan yang akan disampaikan oleh ee 2:37 Imam Tafadal Imam. 2:42 Asalamualaikum warahmatullahi 2:44 wabarakatuh. 2:46 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:49 Innalhamdalillah nahmaduhu wa 2:51 nasta'inuhu wa 2:53 nastagfiruh wa naudubillahi min syururi 2:56 anfusina was sayiati 3:00 a'malina may yahdihillahu fala 3:04 mudillalah wam yudlil fala hadiyaalah. 3:09 Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la 3:13 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 3:16 abduhu wa 3:18 rasuluh. 3:20 Masyaallahu kan wama lam yasya lam yakun 3:25 la haula wala quwwata illa billahil 3:28 aliil adzim. Amma ba'. Ikhwan akhwat 3:33 yang sangat disayang oleh Allah 3:35 subhanahu wa taala. 3:38 pemirsa TV 3:40 Silaturahim dan pendengar Radio 3:42 Silaturahim di mana saja berada. 3:46 Alhamdulillah pada sore hari ini kita 3:49 dapat bertemu kembali 3:52 bersilaturahim lewat kajian tafsir 3:56 maudui. Pada sore hari ini kita akan 4:01 mencoba 4:02 memahami firman Allah Subhanahu wa taala 4:07 yang terdapat dalam surah 4:08 [Musik] 4:10 Al-Insan, surah yang ke-76. 4:15 Kita akan coba memahami ayat 1 sampai 4:19 dengan ayat 4:20 3. Demikian dalam 4:23 pembagian tafsir Ibnu 4:26 Katsir yang kami al-fakir memberi judul 4:30 atau maudu dari tiga ayat ini dengan 4:34 manusia dan hidayah Allah Subhanahu wa 4:40 taala. Mari kita renungkan. 4:44 Ayat-ayat ini dengan artinya kita baca 4:48 terlebih dahulu sudah 4:51 tentu. 4:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:58 Bismillahirrahmanirrahim. 5:01 [Musik] 5:05 Hal ata alal 5:08 insanium 5:10 minaddah lilam yakun saaiam 5:18 mazkur inna khalaqnal 5:22 insana min 5:24 nudfatin amsyajin nabtalihi 5:28 faja'alnahu 5:30 sami basir 5:35 inna 5:37 hadahbila imma syakir wa 5:42 imma 5:46 kafur yang artinya kurang 5:49 lebih bukankah telah 5:53 datang atas 5:56 manusia satu 5:58 waktu dari 6:00 masa. Sedangkan dia ketika itu belum 6:05 merupakan 6:07 sesuatu yang dapat 6:11 disebut. 6:12 Sesungguhnya telah 6:15 kami ciptakan 6:18 manusia dari 6:20 stetes nutfah atau mani yang 6:26 bercampur yang kami mengujinya. 6:29 dengan perintah dan 6:34 larangan yang kami hendak 6:37 mengujinya dengan perintah dan 6:41 larang. Karena itu kami jadikan 6:45 dia mendengar dan melihat. 6:50 Sesungguhnya kami 6:52 telah menunjukinya jalan yang 6:56 lurus atau memberi hidayah kepadanya 6:59 jalan yang lurus. 7:02 Ada yang 7:05 bersyukur dan ada pula yang 7:09 kafir. 7:11 Demikian arti tiga ayat yang kita baca 7:18 tadi. Surah Al-Insan ini merupakan surah 7:23 yang oleh Rasulullah sallallahu alaihi 7:26 wasallam kita 7:29 disunahkan untuk 7:32 membacanya 7:35 setiap fajar. Salat fajar salat subuh di 7:40 hari 7:42 Jumat pada rakaat yang pertama. 7:47 Sementara pada rakaat yang maksud kami 7:50 perat yang 7:51 kedua. Sementara pada rakaat pertama 7:54 kita disunahkan membaca surah 7:59 Sajdah. Inilah sunah Rasulullah 8:03 sallallahu alaihi wasallam ketika kita 8:09 salat subuh di hari Jumat. 8:13 Mudah-mudahan 8:14 kita terus mampu 8:17 melaksanakannya walaupun ini bukan 8:19 wajib. Sekali lagi ya. Nah, untuk lebih 8:22 menghayati kenapa Rasul 8:26 menyuruh kita membaca surah ini. Nah, 8:31 inilah antara lain yang akan coba 8:36 kita 8:38 memahami surah ini walaupun tidak 8:40 seluruhnya. 8:43 Ikhwan akhwat, berkenaan dengan surah 8:47 ini ada sebuah hadis yang 8:50 panjang yang diriwayatkan oleh Imam 8:54 Attabrani dari Abdullah bin 8:57 Umar. Suatu kisah yang sangat 9:02 mengharukan yang terjemah bebasnya 9:05 kurang lebih sebagai berikut. 9:08 bahwa pada suatu hari datang menghadap 9:13 Rasulullah sallallahu alaihi 9:16 wasallam seorang 9:19 negru yang berkulit hitam sudah tentu 9:22 perang 9:24 Habasyah. 9:26 Lalu dia orang tadi diterima oleh 9:30 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 9:33 dengan hati yang terbuka. 9:37 Kemudian beliau 9:39 menawarkan 9:41 kepada orang Habasyah atau orang negro 9:47 tadi 9:49 begini. 9:51 Bertanyalah mana yang engkau belum 9:53 paham. 9:55 Itu tawaran Rasulullah sallallahu alaihi 9:58 wasallam pada si negru 10:02 tadi. Lalu 10:05 pemuda Nikro tadi atau Habasyah tadi 10:09 berkata, "Ya 10:12 Rasulullah, Allah telah 10:15 melebihkan kalian dari 10:18 kami. Baik dari segi 10:22 rupa atau dari segi warna kulit. 10:27 Dan 10:29 dilebihkannya pula 10:32 ditunjukkan 10:34 nubuwah pada kalangan kalian. Maksudnya 10:38 orang 10:39 Arab. Saya ingin 10:42 bertanya. Jika saya 10:45 beriman dengan apa yang Anda suruh 10:50 imani dan saya amalkan apa yang Anda 10:54 suruh amalkan. 10:58 Apakah saya masih akan diberi kesempatan 11:04 duduk bersama engkau di surga nanti? 11:11 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 11:12 kemudian 11:14 menjawab, 11:16 "Memang demi Allah yang 11:21 memegang, yang 11:24 tangannya 11:26 memegang sinarmu yang 11:30 hitam atau yang memegang 11:35 tanganku." Artinya menunjukkan kekuasaan 11:38 Allah. 11:39 Jadi demi 11:41 Allah 11:43 yang memegang aku dalam 11:49 tangannya. 11:51 Sinarmu 11:53 atau wajahmu yang 11:56 hitam itu akan tetap memancar. 12:00 Artinya walaupun kulitnya 12:04 hitam tetapi akan memancarkan 12:09 sinar yang terang 12:11 benderang walaupun dalam jarak 1000 12:15 tahun. 12:19 Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi 12:22 wasallam melanjutkan 12:25 sabdanya, "Barang 12:28 siapa 12:30 mengucapkan 12:34 lailahaillallah, Allah telah berjanji 12:36 akan melindunginya. 12:39 Dan barang siapa 12:41 mengucapkan subhanallah 12:45 wabihamdih akan ditulis 12:48 untuknya 12:50 100.000 atau 12:56 20.000 12:58 24.000 kebajikan. 13:02 Mendengar perkataan beliau 13:06 itu atau sabda beliau 13:09 itu, 13:11 pemuda Habasyi tadi ataupun Habsyi tadi 13:17 berkata, "Kalau sudah sampai demikian 13:21 anugerah yang dijanjikan oleh 13:24 Allah, 13:26 bagaimana kita akan sengsara lagi, ya 13:30 Rasulullah? 13:33 Jadi pemuda Habsi tadi merasa bahagia 13:37 dengan jawaban Rasulullah sallallahu 13:39 alaihi 13:40 wasallam. Kemudian Rasulullah 13:43 melanjutkan 13:45 sabdanya, "Benar, Nak." Kurang lebih 13:47 begitu. 13:49 Seseorang akan datang di hari kiamat 13:52 dengan 13:53 amalan yang kalau amalan itu 13:57 diletakkan di puncak 14:00 gunung, 14:02 niscaya beratlah gunung itu memikulnya. 14:09 Tetapi ketika nikmat Allah pun 14:15 datang yang 14:20 beruntun-runtun 14:22 sehingga 14:23 meratalah nikmat 14:26 itu tempat itu dipenuhi oleh nikmat 14:31 Allah, maka 14:34 semua amalan tadi 14:37 tidak bisa 14:38 dibandingkan. 14:40 Artinya amal 14:42 manusia 14:44 apabila dibandingkan dengan nikmat Allah 14:49 maka lebih besar daripada nikmat Allah 14:52 berkali-kali lipat. 14:56 Ikhwan akhwat ini mengajak berpikir kita 14:59 semuanya bahwasanya berapapun amal yang 15:03 kita 15:05 lakukan itu tidak akan 15:08 bisa 15:09 menandingi nikmat yang telah diberikan 15:12 oleh Allah kepada kita. 15:16 Nah, pada waktu itulah 15:19 datang wahyu Allah yang berisi surah 15:24 Al-Insan 15:26 ini. Kemudian Rasulullah 15:30 membacanya sejak awal seperti ayat yang 15:34 tadi sudah kita baca. 15:38 Ayat yang 15:39 pertama ata alal 15:42 insani minam 15:44 [Musik] 15:46 yakunur. Maka ketika sampai pada ayat 15:51 yang 15:54 ke-20 yang berbunyi, "Waidza roita 15:58 tsamma roita naim wa mulkan kabiro yang 16:04 artinya, dan apabila engkau lihat lagi 16:07 di sana engkau lihat aneka nikmat dan 16:11 kerajaan 16:12 besar 16:15 mendengar wahyu itu. Maka 16:19 kemudian pemuda Habsi tadi 16:23 berkata, "Wahai 16:27 Rasulullah, 16:29 sekarang aku melihat dengan 16:34 mataku apa yang dilihat oleh matamu 16:37 dalam 16:40 surga." Lalu pemuda itu menangis. 16:47 Rasulullah menjawab, "Benar apa yang 16:51 engkau katakan wahai 16:53 pemuda." 16:55 Tetapi di saat dia 16:59 menangis, dia kemudian tersujud 17:03 jatuh dan putuslah 17:06 nyawanya. Artinya dia meninggal dunia. 17:11 Ketika mendengar ayat tadi dibaca oleh 17:15 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 17:19 sampai pada ayat yang ke-20 17:21 tadi. Kemudian Rasulullah sallahu alaihi 17:24 wasallam 17:25 bersabda yang 17:27 artinya saudaramu ini telah meninggal 17:30 karena 17:32 rindunya akan surga. 17:37 Kata Ibnu Umar, perawi, selanjutnya, 17:41 "Saya melihat Rasulullah sallallahu 17:43 alaihi wasallam ikut menimbun kuburnya 17:47 dengan tangan beliau 17:51 sendiri." Inilah ikhwan akhwat tentang 17:56 sebagian dari kemuliaan surah Al-Insan 18:02 ini. 18:03 Nah, apa? 18:06 Isi dari atau sebagian 18:09 dari surah 18:11 ini. Pada ayat yang 18:13 pertama Allah 18:17 bertanya 18:19 dengan 18:21 uslub istifham 18:24 ingkari atau pertanyaan erotis eh 18:28 retoris. Pertanyaan retoris. 18:31 Bukankah telah datang atas 18:37 manusia satu waktu dari masa? Sedangkan 18:42 dia ketika itu belum merupakan sesuatu 18:46 yang dapat 18:48 disebut. Ini mengingatkan kita 18:52 manusia bahwasanya 18:55 dulunya kita ini tidak ada. 19:01 Ibnu Katsir 19:03 ketika menjelaskan ayat ini, menulis 19:08 kurang 19:09 lebihnya, Allah 19:12 menceritakan keadaan 19:15 manusia bahwasanya dia telah menciptakan 19:19 manusia dan mengadakannya dalam wujud 19:22 ini. 19:24 Padahal 19:25 sebelumnya dia bukanlah merupakan 19:27 sesuatu yang 19:29 disebut-sebut karena terlalu hina dan 19:33 terlalu 19:35 lemah. Inilah yang dimaksudkan oleh 19:38 firman Allah. Hal 19:41 ata alal insaniin minadahri lam 19:46 [Musik] 19:49 yakunai. Memang 19:52 manusia asalnya 19:55 tidak tapi justru setelah ada manusia 20:00 menjadi lupa kepada penciptanya. 20:05 Oleh karena 20:06 itu, mari kita renungkan sebetulnya 20:10 siapa kita 20:13 ini dalam pembahasan 20:18 filosofi sejak dulu bahkan sampai 20:23 sekarang manusia selalu 20:27 dipertanyakan sebetulnya siapa manusia 20:30 itu. Nah, dari beberapa 20:33 pengertian ulama mantik memberikan 20:37 penjelasan manusia atau insan 20:42 adalah haiwan 20:44 anatiq, hewan yang bisa 20:49 berpikir. Jadi sebetulnya kita ini 20:52 manusia itu adalah bagian daripada 20:55 hewan. 20:58 Hanya oleh Allah kita diberikan 21:02 kelebihan untuk bisa 21:07 berpikir. 21:10 Manusia untuk membedakan dengan makhluk 21:13 yang 21:14 lain, dia 21:17 diberikan minimal empat karakter yang 21:20 berbeda dengan makhluk yang lain. 21:24 Kalau karakter ini hilang, samalah dia 21:28 dengan manusia yang lain. Bahkan mungkin 21:32 lebih rendah lagi. Sebagaimana 21:34 disebutkan dalam surah at-Tin. Laqod 21:38 khalaqnal insana fi ahsani takqwi tummau 21:43 asfalfirin dan seterusnya. 21:46 Nah, apa empat 21:49 karakter yang membedakan manusia dengan 21:53 hewan atau makhluk yang 21:56 lain? Pertama adalah 22:00 kreativitas. Manusia adalah makhluk yang 22:03 punya 22:05 kreativitas. Yang kedua, 22:10 ilmu. Jadi, hewan yang berilmu itulah 22:14 manusia. 22:16 Yang ketiga, iradah 22:19 kehendak. Manusia memang diciptakan oleh 22:21 Allah untuk punya 22:24 kehendak. Kemudian ini yang penting yang 22:27 keempat adalah 22:30 akhlak. Apabila manusia tidak punya 22:33 empat karakter ini sama dia seperti 22:38 hewan-hewan yang 22:40 lain. Dia tidak punya kreativitas. 22:43 Memang hewan tidak punya kreativitas. 22:45 Maka kita 22:47 lihat misalnya rumah hewan yang paling 22:51 bagus yaitu lebah. Sejak dulu sampai 22:55 sekarang ya tetap diagonal. Tidak pernah 22:58 ada kreativitas perbaikan dan 23:01 seterusnya. 23:03 Nah, kemudian 23:05 ilmu walaupun ada sebagian orang 23:09 mengatakan hewan yang paling cerdas itu 23:11 adalah anjing dalam bahasa mukallabin. 23:15 Tetapi seberap pun 23:19 kepandaian anjing tidak mungkin bisa 23:22 melebihi ke ee kepandaian manusia. 23:28 Jadi kalau manusia tidak punya 23:30 ilmu, sama sajalah dia dengan 23:36 hewan. Ilmu ini yang membedakan kita 23:41 dengan hewan atau makhluk Allah yang 23:45 lain. Apa yang ada di depan saya ini 23:48 mungkin ada persamaan dengan manusia 23:51 yaitu apa? Tumbuh. Namanya 23:53 tumbuh-tumbuhan. 23:55 tetapi dia tidak punya 23:58 kreativitas, dia tidak punya ilmu dan 24:02 seterusnya. Ah, kemudian yang ketiga 24:05 tadi iradah 24:08 kehendak. Kita tahu kalau hewan kita 24:13 arahkan ke mana saja dia akan ikut. Tapi 24:17 manusia biasanya kalau disuruh dia akan 24:21 bertanya, "Kenapa begini? Kenapa 24:25 begitu? Dan yang terakhir adalah 24:28 akhlak. 24:29 Perilaku yang saya maksudkan di sini 24:32 adalah akhlakul karimah, perilaku 24:35 terpuji. Nah, kalau manusia tidak punya 24:38 perilaku 24:39 terpuji, maka samalah dia dengan 24:44 hewan. Bahkan lebih rendah lagi 24:48 derajatnya. 24:49 Ini empat karakter yang dimiliki oleh 24:53 makhluk yang bernama manusia. 24:58 Nah, selanjutnya Allah 25:01 menyampaikan tentang 25:06 bagaimana rendahnya 25:09 manusia yang tadi disebutkan oleh ee 25:13 Ibnu Katsir 25:15 hinanya lemahnya manusia sebelum sebelum 25:21 diciptakan. Inna khalaqnal insana min 25:24 nutfatin amsyaj. 25:28 Sesungguhnya kami ciptakan manusia dari 25:32 nutfah, dari stetes 25:35 mani yang 25:37 bercampur. Maksudnya di sini amsaj 25:41 adalah 25:43 percampuran dari sebagian dengan 25:45 sebagian yang 25:47 lain. Yang lebih spesifik lagi adalah 25:51 percampuran antara mani laki-laki dan 25:54 mani perempuan. 25:56 Apabila 25:58 bertemu, maka kemudian setahap demi 26:01 setahap jadilah dia kemudian 26:05 menjadi manusia. Allah mengingatkan pada 26:10 kita, "Wahai 26:13 manusia, itulah asal usul 26:18 kejadianmu dari 26:21 benda yang 26:23 sangat lemah. 26:27 dari benda yang sangat hina bahkan 26:31 sangat 26:35 menjijikan. Allah Subhanahu wa taala 26:37 menggunakan kata insan di 26:40 sini. Nah, di dalam 26:43 membahasakan 26:45 manusia di dalam Al-Qur'an ada 26:49 disebutkan minimalnya empat istilah. 26:54 Yang pertama adalah annas. Ini mungkin 26:57 beberapa kali sudah pernah saya 26:59 sampaikan. Artinya manusia secara 27:03 umum. Siapa saja asal itu manusia 27:07 disebut annas. Ber dalam surah Annas. 27:11 Qul 27:12 azubirabbinnas. Nabi Adam kemudian Ibu 27:17 Hawa. Kemudian Nabi 27:20 Isa alaihi salam. Nabi Adam Alaih Salam, 27:24 Nabi Isa Alaih Salam, kemudian ibu kita 27:29 Hawa. Itulah 27:31 manusia itu 27:34 annas. Nah, kemudian apabila Allah 27:39 menunjukkan 27:40 meemberikan pengertian manusia secara 27:44 parsial, terbagian tidak seluruhnya, 27:47 maka biasanya menggunakan kata al-insan. 27:51 Maka ketika kita memahami ini mungkin 27:55 timbul pertanyaan pada diri 27:59 kita. Katanya manusia diciptakan dari 28:03 nutfah yang 28:06 bercampur. Sementara Nabi Adam bukan 28:09 dari itu. Beliau diciptakan dari 28:13 tanah. Hawa menurut satu riwayat 28:16 didudukan dari tulang rusuk. 28:19 Kemudian Nabi Isa tidak melalui proses 28:23 ini. Nah, maka di sini disebutkan 28:26 al-insan tidak semua manusia. 28:30 Nah, manusia secara ee 28:33 perbaktian artinya selain Nabi Adam, 28:37 selain Nabi Isa alaihialam, selain Hawa, 28:43 maka manusia diciptakan 28:46 [Musik] 28:47 semacam. Itu istilah yang 28:50 kedua. Yang kedua adalah yang ketiga 28:53 adalah basyar. 28:55 Ketika Allah Subhanahu wa taala 28:57 menggambarkan manusia dalam bentuk 29:01 fisik, ini beberapa kali disebutkan oleh 29:03 Allah antara dalam surah Ali Imran yang 29:08 menggambarkan tentang bagaimana ketika 29:12 Nabi ketika malaikat Jibril maksud kami 29:16 menjelma menjadi manusia untuk 29:19 memberikan untuk meniupkan roh ke dalam 29:25 tubuh Maryam atau dalam surah Yusuf 29:31 ketika 29:34 wanita-wanita Mesir melihat Nabi 29:38 Yusuf, mereka sangat tertarik dengan 29:41 fisiknya Nabi Yusuf sehingga mereka 29:44 mengatakan, "Ma hadza basyar in had illa 29:48 malakun 29:49 karim." Ini mah bukan manusia. Karena 29:53 mereka cuman melihat bentuk fisik ini 29:57 adalah manusia, malaikat yang mulia. Ah, 30:01 kemudian yang keempat adalah bani 30:04 Adam. Sebagaimana disebutkan dalam surah 30:07 Al-Isra, walaqad karamna bani Adama ila 30:11 akhiril ayat. untuk menunjukkan 30:14 bahwasanya manusia itu adalah keturunan 30:19 Adam, bukan 30:21 keturunan kera, bukan keturunan monyet 30:24 dan seterusnya dan seterusnya. Nah, 30:27 jadi kita manusia ini 30:30 dulunya dari benda yang sangat 30:34 hina, yang sangat rendah, yang sangat 30:38 lemah. Ee kemudian Allah Subhanahu wa 30:43 taala 30:46 mencampurkan 30:48 dua air dari 30:52 wanita. Dua sumber air dari wanita, mani 30:55 dari wanita. Kemudian dari mani dari 30:57 laki-laki atau sebaliknya dari 30:59 laki-laki. Kemudian juga dari 31:04 bercampur. Akhirnya jadilah kita sebagai 31:08 manusia. 31:10 Ayat-ayat begini ini bisa lebih dipahami 31:13 apabila kita lihat dari tafsir-tafsir 31:16 yang sifatnya ilmiah walaupun tidak 31:19 menjamin kebenarannya. Tapi yang jelas 31:22 bahwasanya Allah menjadikan manusia ini 31:25 dari nutfah yang 31:28 dicampurkan 31:31 amsyaj. Nah, 31:34 kemudian Allah melanjutkan firmannya. 31:39 Kenapa Allah mencapikan menciptakan 31:43 manusia? Kemudian 31:45 disebutkan dari asal 31:47 usulnya, 31:49 naftalihi kami hendak 31:53 mengujinya. Nah, di sinilah para ikhwan 31:57 akhwat yang sangat disayang oleh Allah. 32:00 [Musik] 32:01 bahwasanya Allah menciptakan manusia ini 32:06 adalah untuk menguji kita. 32:10 itu sesuai dengan beberapa firman Allah 32:14 yang lain. Misalnya dalam surah 32:18 almulk Allah berfirman pada yang dua 32:22 liyabluakum ayyukum ahsanu amal. 32:29 Jadi Allah Subhanahu wa taala 32:32 menciptakan kita semuanya ini adalah 32:35 untuk 32:37 menguji. Jadi hidup ini memang ujian. 32:45 Kalau sudah 32:47 ujian, sudah tentu semuanya 32:51 merasakan yang namanya ujian itu ada 32:55 kalanya menyenangkan, ada kalanya tidak 32:58 menyenangkan. Tapi memang lebih banyak 33:01 tidak 33:02 menyenangkan. Pada firman yang lain 33:05 berfirman, "Laqod khalaqnal insana fi 33:09 kabad." 33:11 Oleh karena itu, para ikhwan semuanya, 33:14 kalau kita sedang 33:16 diuji, ya memang itulah tujuan kita 33:19 diciptakan oleh Allah sebagiannya memang 33:22 untuk 33:23 diuji. Maka kita tidak perlu kemudian 33:28 terlalu 33:31 bersedih kemudian bahkan akhirnya putus 33:34 asa. Karena memang manusia harusnya 33:37 begitu. 33:40 Indonesia bahkan dunia saat ini sedang 33:43 menghadapi ujian 33:46 dengan wabah 33:50 Covid-19 dan ujian-ujian-ujian yang 33:53 lain, baik ujian personal maupun ujian 33:56 secara kolosal bersama-sama 33:58 bareng-bareng. 34:00 Itulah para hewan semuanya 34:02 sadarilah bahwasanya hidup ini adalah 34:07 ujian. 34:10 Nah, untuk menghadapi ujian 34:15 itu Allah memberikan 34:18 perangkat, Allah memberikan 34:21 instrumen. Pada kalimat sesudahnya Allah 34:25 menyatakan, 34:27 faja'alnahu sami basir. 34:31 Untuk menghadapi ujian itu, Allah mencip 34:38 menjadikan bagi 34:40 manusia 34:42 apa? 34:44 Yaitu 34:46 pendengaran dan juga 34:51 penglihatan. Sebagian ulama menyatakan 34:54 bahwasanya ujian ini utamanya adalah 34:58 perintah dan larangan. ini 35:02 utamanya. Jadi hidup ini memang 35:06 mayoritas isinya perintah. Kalau tidak 35:10 perintah 35:11 dilarang. Misalnya kita diperintahkan 35:15 makan, tapi tidak semua 35:17 makanan boleh kita makan. Ah, kita 35:20 dilarang. 35:22 Itu 35:23 ujian. Untuk menghadapi ujian yang 35:27 isinya adalah perintah dan larangan. Itu 35:31 Allah Subhanahu wa taala menjadikan 35:35 pendengaran dan 35:37 penglihatan sebagai 35:40 sarana untuk melakukan mana yang 35:44 baik dan mana yang buruk. 35:49 Jadi ketika Allah menguji manusia, Allah 35:52 sudah memberikan 35:54 perangkatnya, menyediakan perangkatnya. 35:58 Apa 35:59 utamanya? Penglihatan dan 36:02 pendengaran. Sehingga kita bisa memilah 36:05 kemudian memilih mana yang baik dan mana 36:09 yang buruk. Ini para ikhwan ya. Jadi 36:15 Allah maha adil dan maha 36:18 sayang. Tidak hanya menguji saja tanpa 36:22 ada 36:23 persiapan. Sudah disiapkan 36:26 perangkatnya. Ibarat seseorang akan 36:30 memasuki masa-masa ujian. Tempatnya 36:34 sudah disediakan, waktunya sudah 36:39 ditentukan, kemudian perangkatnya ada 36:42 pensil. 36:44 ada kertas dan sebagainya disiapkan 36:49 semua. 36:50 Inilah kasih sayang Allah kepada 36:55 manusia. Di mana Allah 36:59 memberikan kepada 37:01 manusia 37:02 samian 37:05 basir. Dia dapat mendengar dan dapat 37:08 melihat. 37:10 Nah, kemudian pada ayat yang lain 37:13 disebutkan lagi dengan 37:16 afidah. Tapi utamanya di sini adalah 37:22 penglihatan dan 37:24 pendengaran. Allah sebutkan dulu samian, 37:28 pendengaran, baru kemudian penglihatan. 37:31 Karena memang dari dua instrumen ini 37:34 yang lebih penting adalah samiannya. 37:42 pendengarannya basiron sangat tergantung 37:47 kepada 37:48 pendengaran. Oleh karena itu, ikhwan 37:52 akhwat, banyak orang-orang yang buta 37:56 tetapi dia punya kelebihan melebihi 38:00 orang yang 38:01 bisa melihat selama pendengarannya 38:06 berfungsi normal. 38:08 Oleh karena itu, sebagian dari ajaran 38:12 syariat walaupun juga sebagian ulama 38:15 menyatakan hadisnya ini tidak kurang 38:18 kurang kuat. Di mana ketika anak lahir 38:22 disunahkan untuk 38:24 diazani di telinga kanan, qat di telinga 38:28 kiri. Karena apa? 38:29 Menurut 38:31 penyelidikan, instrumen tubuh yang 38:34 pertama kali 38:36 berfungsi adalah pendengaran. 38:39 Nah, baru kemudian yang 38:43 lain. Maha suci Allah dan maha benar 38:47 Allah yang telah memberikan kepada kita 38:51 dua instrumen yang sangat penting untuk 38:54 menghadapi ujian, yaitu 38:58 samian dan kemudian 39:01 basiron berupa pendengaran dan 39:04 penglihatan. Oleh karena itu, jangan 39:08 kita 39:09 gunakan dua hal ini untuk hal-hal yang 39:13 tidak di ridai oleh Allah Subhanahu wa 39:18 taala. Nah, kemudian agar dalam 39:21 menghadapi ujian itu kita tidak 39:26 gagal, Allah berikan 39:29 hidayah. Nah, apa itu hidayah? 39:32 Insyaallah akan kita bahas setelah 39:34 cerita berikut 39:40 ini. Akat yang dirahmati Allah subhanahu 39:42 wa taala. Demikian tadi telah kita simak 39:44 bersama pembahasan disampaikan oleh Imam 39:47 Yaksah Mansur langsung dari Pondok 39:49 Pesantren Sufah Hizbullah Alfatah 39:52 Celengsi Bogor, Jawa Barat. Dan tadi 39:56 sudah disampaikan tentang masalah 39:58 hidayah pembahasan kita Quran surah 40:00 Al-Insan ayat 1 sampai dengan ayat 3. 40:03 Baiklah ikhwan dan akhwat kita akan jeda 40:06 sejenak setelah nada takwa kami akan 40:08 kembali ke ruang negara Anda. Jadi 40:10 tetaplah bersama kami masih dalam 40:12 tausiah sore di Radio Silaturahim untuk 40:15 Islam yang satu. 40:19 [Tepuk tangan] 40:26 [Musik] 40:35 [Tepuk tangan] 40:37 [Musik] 40:39 [Tepuk tangan] 40:47 [Musik] 40:48 [Tepuk tangan] 40:50 [Musik] 41:50 [Musik] 43:33 [Musik] 43:34 [Tepuk tangan] 43:35 [Musik] 43:37 [Tepuk tangan] 43:42 [Musik] 43:43 [Tepuk tangan] 43:45 [Musik] 43:47 [Tepuk tangan] 43:47 [Musik] 43:48 [Tepuk tangan] 44:06 [Musik] 44:13 [Musik] 44:17 Yesus 44:18 [Tepuk tangan] 44:36 [Musik] 44:45 [Musik] 44:50 [Tepuk tangan] 44:51 [Musik] 44:53 [Tepuk tangan] 44:57 [Musik] 44:59 [Tepuk tangan] 45:00 [Musik] 45:23 [Musik] 45:28 [Tepuk tangan] 45:30 [Musik] 45:31 [Tepuk tangan] 45:37 [Musik] 45:41 [Tepuk tangan] 45:47 [Musik] 45:51 [Tepuk tangan] 45:58 [Musik] 46:06 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu 46:09 yang dipancar luaskan dari Jalan Masjid 46:11 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 46:14 bekas. 46:17 Ikhwan dan 46:19 akhwat, terima kasih Anda masih bersama 46:22 kami dalam program ta sore di hari ini 46:25 bersama Imamul Muslimin Yaksallah Mansur 46:30 edisi Sabtu 29 Rajab 1442 Hijriah 11 46:35 Maret 2021 pembahasan kita manusia dan 46:38 hidayah Allah Subhanahu wa taala. 46:41 Sebelum kami buka termin tanya jawab, 46:44 kami akan kembali lagi kepada imam 46:46 karena memang ada beberapa materi 46:49 tambahan yang akan disampaikan. Tafadol 46:51 Imam 46:54 [Musik] 46:57 ikhwan akhwat yang sangat disayang oleh 46:59 Allah subhanahu wa taala. 47:03 Kita lanjutkan kajian kita surah 47:06 Al-Insan ayat 1 sampai dengan ayat 47:09 3. Di mana pada ayat yang kedua 47:12 Allah menyampaikan 47:16 tiga pokok hal yang sangat penting 47:19 tentang asal-usul kejadian 47:22 manusia. Kemudian yang 47:25 kedua, tujuan dari diciptakannya 47:27 manusia. 47:29 Yang ketiga, perangkat untuk menghadapi 47:32 tujuan itu. Karena memang tujuan manusia 47:36 di adalah untuk diberikan 47:38 cobaan. Nah, kemudian setelah itu Allah 47:43 melengkapi dengan 47:47 hidayah. Ikhwan akhwat, betapa kasih 47:50 sayangnya Allah. 47:52 Pada ayat yang ketiga Allah 47:54 menyatakan inna 47:56 hadinahila imma syakir wa imma 48:01 kafur. Kemudian 48:03 kami telah 48:06 tunjukkan kepadanya jalan yang lurus. 48:14 Tetapi sebagian ada yang bersyukur, 48:17 sebagian pula ada yang 48:19 kafir. Nah, Ibnu Katsir 48:23 menjelaskan ayat ini dengan beberapa 48:26 firman Allah yang 48:28 lain. Misalnya dalam surah Albalad Allah 48:32 menyebutkan wahadainahun 48:34 najdahin. Maka kami tunjukkan kepadanya 48:40 dua jalan. 48:43 Dalam surah Fussilat ayat 17 Allah 48:52 menyatakan adapun kaum Tsamud maka 48:56 mereka kami beri 48:58 petunjuk 49:00 tetapi 49:02 mereka 49:03 lebih menyukai kesesatan. 49:08 hal-hal yang menyukai buta. Maksudnya di 49:12 sini adalah dolat daripada petunjuk 49:17 itu. Ada pendapat 49:19 yang mungkin di agak aneh ya memang oleh 49:24 Ibnu Kim but 49:25 garib. Yang dimaksudkan petunjuk di sini 49:28 adalah manusia diberi jalan 49:31 keluar, ditunjukkan jalan keluarnya dari 49:35 rahim ibunya. sehingga tahu ke mana, 49:39 dari mana dia harus keluar. Tapi ini 49:42 adalah garib ya begitu hanya sebagai 49:46 pengetahuan. Dan kalau ada orang yang 49:48 menyatakan begini, kita pernah dengar, 49:50 "Oh, itu sumbernya memang ada antara 49:53 lain di dalam kitab tafsir Ibnu 49:55 Katsir." Nah, apa itu 49:58 hidayah dan apa saja macamnya? 50:03 Almaragi menyebutkan bahwasanya 50:06 alhidayah hiya adalatu al 50:11 mausil. Yang namanya hidayah adalah 50:14 petunjuk atau bimbingan yang akan 50:18 menyampaikan atau membahas orang kepada 50:20 yang 50:21 dicari. Itulah namanya 50:23 hidayah. Ada lagi yang memberikan 50:27 definisi bahwasanya hidayah adalah 50:29 bimbingan yang sangat halus. 50:33 yang masuk kepada diri 50:36 manusia untuk mencapai kepada 50:40 kebenaran. Nah, 50:42 jadi intinya 50:44 memang hidayah itu adalah menunjukkan 50:48 kepada membawa seseorang kepada yang 50:51 dicari dan yang kedua memang bentuknya 50:55 itu halus tidak bisa dilihat. 50:59 Maka hidayah memang sesuatu yang sangat 51:02 mahal. Oleh karena itu, kalau tadi kita 51:06 membicarakan makhluk Allah yang paling 51:09 mulia yaitu manusia. 51:12 Kemudian Allah menyebutkan 51:15 hidayah ini sesuatu yang di luar manusia 51:19 yang paling mulia 51:21 juga atau minimalnya sesuatu yang salah 51:27 satu dari sesuatu yang paling mulia 51:30 yaitu hidayah. 51:33 Oleh karena itu, dalam satu hari 51:35 minimalnya kita diminta, diajarkan oleh 51:39 Allah untuk minta hidayah 17 51:43 kali. Jadi sekali lagi, hidayah adalah 51:47 sesuatu yang masuk ke dalam diri manusia 51:52 secara halus sebagai bimbingan, sebagai 51:56 petunjuk untuk mencapai kepada yang 51:59 dicari. 52:00 Maka pada ayat ini Allah 52:03 menyebutkan 52:05 bahwasanya Allah memberikan petunjuk 52:08 kepada manusia jalan yang 52:12 lurus. Para ulama membagi petunjuk ini 52:15 antara empat dan lima. Saya sebutkan 52:18 yang empat saja. Jadi macam petunjuk 52:22 yang pertama adalah hidayatul 52:25 ilham. Petunjuk yang merupakan ilham. 52:30 ini bisa kita sebut 52:33 insting. Jadi ketika 52:36 kita lahir maka kita oleh Allah 52:40 diberikan petunjuk 52:42 tanpa kita belajar tanpa kita harus 52:46 mencari-cari tetapi oleh Allah diberikan 52:49 perangkat itu. Itu insting kita. 52:52 Misalnya ketika kita lapar pada waktu 52:55 bayi itu kita nangis, kemudian kita 52:58 kedinginan dan seterusnya dan 53:00 seterusnya. Inilah hidayah Allah itu 53:03 tidak diajarkan oleh ibunya, oleh 53:07 bapaknya tapi tahu. Inilah yang 53:11 pertama. Nah, kemudian yang kedua, 53:13 hidayatul akl. Petunjuk yang berupa akal 53:17 ini 53:18 lebih tinggi daripada yang pertama. Ada 53:22 sebagianakan hidayah yang per adalah 53:24 hidayah 53:26 hawasiah, hidayah indrawi. Nah, kalau 53:29 ini hidayah akli, hidayah 53:32 akal di mana dengan mencari dan 53:35 menggunakan ilmu orang akan dapat 53:38 mengetahui. Dan inilah kebanyakan 53:41 manusia sampai di 53:44 situ. Sebelumnya maksud kami ya, jadi 53:47 pertama adalah hidayah ilham. 53:50 Yang kedua adalah 53:52 hidayah 53:53 indrawi. Yang ketiga baru hidayah ilmu. 53:57 Begitu bahasa Arabnya pertama hidayatul 54:01 ilham. Kemudian yang kedua hidayatul ha. 54:05 Nah, kemudian yang ketiga adalah 54:07 hidayatul aqli. 54:09 Hidaya hawas ini hidayah menggunakan 54:13 indrawi. Misalnya mata kita bisa 54:17 membedakan mana yang putih, mana yang 54:19 hitam. Telinga kita bisa membitakkan 54:23 mana yang nyanyian, mana yang tangisan. 54:26 itu hidayah hawasiah. Nah, naik lagi 54:30 kemudian hidayah ilmu atau hidayah 54:33 ilmiah yang dengan ini kita semuanya 54:37 akan 54:38 tahu mana yang benar, mana yang salah. 54:45 Tetapi kita kadang memilih, ada manusia 54:49 yang memilih yang 54:51 salah apabila itu hanya berdasarkan 54:55 ilmu dan tidak semuanya kemudian mesti 55:01 benar. 55:02 Misalnya, kenapa Allah Subhanahu wa 55:05 taala melarang 55:07 manusia makan daging babi? Mungkin 55:11 secara ilmiah bisa dipecahkan. 55:14 Karena di situ mengandung 55:17 ee cacing pita dan ketika dipanaskan 55:21 sampai sekian derajat maka cacing pita 55:24 itu akan mati. N kalau hanya berdasarkan 55:28 ilmu saja maka kita belum tentu akan 55:32 mencapai pada kebenaran. Oleh karena 55:35 itu, yang keempat ini puncaknya yaitu 55:40 hidayatul wasyar. 55:43 yaitu hidayah agama dan 55:47 syariat. Rata-rata manusia hidayahnya 55:50 sampai pada hidayah aku. Nah, kalau 55:53 hidayah syarah merupakan petunjuk dari 55:57 Allah Subhanahu wa 55:59 taala 56:01 untuk menentukan mana yang benar dan 56:05 mana yang salah. tidak berdasarkan 56:08 kehendak iradah kita, tapi berdasarkan 56:12 iradah Allah Subhanahu wa 56:16 taala. Mungkin orang bisa 56:18 berpikir-pikir, kenapa harus salat 56:21 subuh di tengah-tengah orang sedang 56:23 nyenyak 56:24 tidur. Mungkin secara kesehatan lebih 56:27 baik tidur daripada 56:29 salat, apalagi yang tidurnya terlalu 56:32 malam. Tapi bagi orang yang mendapatkan 56:35 hidayah syariat atau hidayah adan, dia 56:39 akan memilih salat 56:42 subuh. Begitu juga masalah babi ee 56:45 masalah daging babi tadi mungkin bisa 56:48 dipecahkan secara ilmiah. Tapi bagi 56:52 orang yang sudah mendapatkan hidayah 56:54 yang keempat itu menjadi yang kesekian. 56:57 Yang penting Allah Subhanahu wa 57:00 taala melarang kami makan daging babi, 57:04 kami 57:05 jauhi atau juga minuman 57:08 keras seperti yang baru-baru ini kita 57:11 dihibohkan. 57:13 aturan-aturan yang akan membolehkan. 57:15 Secara logika kalau manusia hanya 57:19 mengandalkan akal saja, mungkin akan 57:22 mengatakan banyak 57:24 sekali manfaat daripada minuman keras. 57:28 Terutama sekali kalau dilihat dari unsur 57:32 ekonomi, pajaknya dan dan seterusnya dan 57:35 seterusnya akan sangat tinggi atau juga 57:38 melawan rasa dingin dan sebagainya. 57:41 Tetapi karena Allah melarang, ya sudah 57:43 kita 57:45 tinggalkan. Dan Allah pun memberikan 57:47 penjelasan di soal minuman keras ini 57:50 memang betul ada manfaatnya, 57:53 tetapi 57:55 ee bahayanya lebih besar. Bagi orang 57:59 yang mendapatkan hidayah syariat, maka 58:03 dia mesti memilih tidak minuman keras. 58:07 Nah, itulah yang disampaikan oleh Allah. 58:10 Imma syakir wa imma tafur. Setelah Allah 58:14 berikan hidayah, maka manusia adaalanya 58:19 yang 58:20 bersyukur artinya yang mengikuti hidayah 58:22 yang benar. Ada yang kafur yaitu mereka 58:26 kafir tidak mengikuti hidayah atau 58:29 petunjuk yang benar 58:31 tersebut. Inilah ikhwan akhwat. 58:34 Mudah-mudahan kita semuanya diberikan 58:37 oleh Allah Subhanahu wa taala petunjuk 58:40 yang dapat menjadikan kita sebagai 58:43 manusia yang 58:44 bersyukur. Bukan manusia yang kufur yang 58:48 mengingkari nikmat-nikmat Allah 58:51 Subhanahu wa taala. Demikian yang dapat 58:54 saya sampaikan karena mungkin ada 58:56 beberapa pertanyaan yang masuk. Nah, 58:59 kami persilakan. kami kembalikan pada 59:03 Mas Agus Pakos. Demikian para ikhwan ya 59:06 dan akhwat mudah-mudahan bermanfaat. 59:08 Amin ya rabbal alamin. Terima kasih Imam 59:11 atas tausiahnya ikhwan dan akhwat. Kami 59:14 buka termin tanya jawab. Pertanyaan 59:16 pertama Imam ini datang dari 59:21 hamba Allah di 59:26 0812154. Sekian seekkian. Asalamualaikum 59:28 warahmatullahi wabarakatuh. Imam. 59:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:32 wabarakatuh. Semua manusia fitrahnya 59:34 baik di fase alam kandungan sudah 59:37 berjanji untuk bertakwa dan mematuhi 59:40 perintah serta menjauhi larangannya. 59:43 Benarkah demikian? Dan apa saja 59:46 menjadikan manusia ini terkontaminasi 59:49 oleh hal-hal yang membuatnya lupa pada 59:51 janjinya dan melanggar apa yang dilarang 59:54 oleh Allah Subhanahu wa taala? Lalu apa 59:57 saja yang harus kita lakukan agar kita 59:59 selalu ingat dan sadar siapa kita, dari 1:00:02 mana kita, dan ke mana kita akan 1:00:05 kembali? Mohon nasihatnya, Imam. 1:00:09 Iya. 1:00:11 Jadi memang benar manusia diciptakan 1:00:15 dalam kondisi baik atau dalam bahasa 1:00:18 hadis adalah 1:00:20 fitrah. Dalam hadis riwayat Muslim Allah 1:00:24 menyatakan eh Rasulullah sallallahu 1:00:26 alaihi wasallam maksud kami bersabda, 1:00:28 "Kullu mauludin yuladu alal fitr." 1:00:32 Setiap manusia itu dilahirkan dalam 1:00:36 kondisi fitrah, suci, dan Islam. Maka 1:00:41 dari itu kalau kita tidak murtad, tidak 1:00:44 perlu kita baca syahadat untuk 1:00:46 menunjukkan keislaman kita. Karena kita 1:00:49 sejak lahir itu sudah Islam. Nah, ketika 1:00:52 ditanya, "Kapan Anda mulai Islam?" Ya, 1:00:55 sejak saya lahir. Itu yang jelas 1:00:57 disebutkan oleh Allah Subhanahu wa taala 1:00:59 semacam itu. Ketika dalam arwah, alam 1:01:01 arwah kita ditanya alastu birabbikum, 1:01:04 kita jawab qolu bala syahid. Nah, 1:01:08 kemudian kenapa manusia kemudian 1:01:12 melenceng dari fitrahnya? 1:01:16 Rasulullah 1:01:17 menjelaskan dalam beberapa hadis ya, 1:01:20 karena memang setan yang membuat kita 1:01:24 itu melenceng dari 1:01:27 kebenaran. Salah satu hal yang hadis 1:01:30 yang menunjukkan tentang bagaimana 1:01:32 godaan manusia yang membuat manusia itu 1:01:36 melenceng adalah sebuah hadis yang 1:01:38 dinukilkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam 1:01:43 tafsirnya. kitab kitab tafsirnya ketika 1:01:45 menafsiri ee ayat 1:01:48 ini beliau menukilkan 1:01:51 hadis yang bunyinya demikian an Abi 1:01:54 Hurairah ini riwayat Imam 1:01:56 Ahmad anin Nabi sallallahu alaihi 1:01:58 wasallam q ma min 1:02:01 khorijin yakruju illa bibabi 1:02:05 royatan royatun biadi malakin waroyatun 1:02:10 biadi 1:02:44 rawahu Ahmad. Hadis ini riwayat Ahmad 1:02:45 yang artinya 1:02:47 begini. Dari Abi Hurairah radhiallahu 1:02:49 anh dari Nabi sallallahu alaihi wasallam 1:02:52 beliau 1:02:53 bersabda, "Tiada seorang pun yang keluar 1:02:58 melainkan pada pintu rumahnya ada dua 1:03:02 bendera. 1:03:05 satu bendera di tangan 1:03:07 malaikat dan satu bendera lainnya di 1:03:11 tangan 1:03:12 setan. Maka jika dia keluar untuk 1:03:16 mengerjakan yang disukai oleh Allah, 1:03:21 ia diikuti oleh malaikat dengan 1:03:24 benderanya dan ia terus-menerus berada 1:03:28 di bawah bendera malaikat sampai dia 1:03:31 pulang ke rumahnya. 1:03:35 Dan jika ia keluar untuk melakukan hal 1:03:38 yang dimurkai oleh 1:03:40 Allah, setanlah yang 1:03:43 mengikutinya dan dengan 1:03:47 benderanya. Dan ia 1:03:50 terus-menerus di bawah bendera setan 1:03:54 sampai dia pulang ke 1:03:57 rumahnya. Nah, itu para ikhwan semuanya. 1:04:02 Inilah yang menyebabkan manusia keluar 1:04:05 dari 1:04:06 fitrah. Kalau kita lihat dari hadis itu 1:04:09 pertama karena kehendak dia kemudian 1:04:12 dikuatkan oleh setan. Jadi ketika orang 1:04:15 akan berbuat jahat, kalau kita 1:04:19 ee lebih jelaskan hadis tadi atau kita 1:04:23 ulangi 1:04:24 penjelasannya dengan bahasa saya yang 1:04:27 dif 1:04:29 ini 1:04:31 bahwasanya 1:04:33 manusia itu di 1:04:37 rumahnya ada dua 1:04:39 bendera. Di pintu rumahnya itu ada dua 1:04:42 bendera. 1:04:44 pertama bendera yang ada di tangan 1:04:47 malaikat. Yang kedua, bendera yang di 1:04:49 tangan 1:04:51 setan. Kalau dia 1:04:53 keluar untuk sesuatu yang dicintai oleh 1:04:57 Allah, maka diikuti oleh bendera 1:05:03 malaikat. Dia akan terus ada di bawah 1:05:05 bendera malaikat tadi sampai dia 1:05:08 pulang. Kalau memang keluar rumahnya 1:05:10 untuk kebaikan. 1:05:13 Tetapi kalau dia itu keluar untuk 1:05:15 hal-hal yang dimurkai oleh Allah, maka 1:05:18 yang mengikuti adalah setan. Ini saya 1:05:20 buat dengan tangan kiri ya. Nah, jadi 1:05:22 kalau yang tadi karena ini yang baik 1:05:24 tangan. Nah, dia akan selalu dibawa 1:05:27 bendera tadi diikuti oleh bendera 1:05:32 tadi sampai nanti dia pulang. Dia berada 1:05:35 di bawah bendera setan. Nah, inilah 1:05:40 penyebab manusia melenceng dari 1:05:42 kebenaran. Ada juga hadis yang lain 1:05:45 disebutkan masih 1:05:57 dalam yang artinya setiap anak 1:06:00 dilahirkan dalam keadaan 1:06:02 fitrah. Setiap anak dilahirkan dalam 1:06:05 keadaan fitrah hingga lisanya dapat 1:06:08 berbicara. adakanya dia menjadi orang 1:06:11 yang 1:06:12 bersyukur, ada menjadi orang yang kafir. 1:06:17 Oleh karena itu, kalau tadi ditanya 1:06:20 bagaimana supaya kita terus berada di 1:06:24 dalam jalan kebenaran. Kalau dalam 1:06:27 bahasa hadis tadi di bawah bendera 1:06:30 malaikat, ya sudah tentu kita harus 1:06:32 banyak zikir mengingat Allah subhanahu 1:06:35 wa taala dan lebih banyak melangkahkan 1:06:38 kaki kita atau berusaha kepada hal-hal 1:06:43 yang diridai oleh Allah Subhanahu wa 1:06:47 taala. Insyaallah dengan itu kita akan 1:06:50 selalu di bawah bendera malaikat. Jadi 1:06:55 sekali lagi mari kita berjalan atau kita 1:06:59 berusaha kepada hal-hal yang diridai 1:07:01 oleh Allah Subhanahu wa taala. Kemudian 1:07:04 kita banyak mengingat Allah Subhanahu wa 1:07:06 taala sehingga kita berada di bawah 1:07:09 bendera malaikat bukan di bawah bendera 1:07:13 setan. Wallahuam bawab. Terima kasih. 1:07:16 Pertanyaan selanjutnya datang dari Bang 1:07:18 Adi di Pasar Minggu. Asalamualaikum 1:07:21 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:25 wabarakatuh. Imam, saya ingin 1:07:27 pencerahannya bagaimana cara mendapatkan 1:07:29 hidayah dari Allah. 1:07:33 Jazakallah. Heeh. Ya, memang banyak 1:07:37 sekali ee ayat-ayat yang 1:07:41 memberikan petunjuk kepada kita supaya 1:07:44 kita ini mendapatkan hidayah dari Allah 1:07:48 Subhanahu wa taala. 1:07:51 berbagai macam jalan bisa kita tempuh, 1:07:56 tapi intinya jalan tadi adalah 1:08:00 kebaikan. Jadi kalau orang itu ee berada 1:08:04 dalam 1:08:06 kebaikan, dia akan mendapatkan hidayah 1:08:10 dari Allah Subhanahu wa taala. 1:08:14 Maka ee di 1:08:17 dalam Al-Qur'an sering kalimat faulaika 1:08:20 humul muhtadun faulaika humul muhtadun 1:08:23 faikul muhtadun dan sebelumnya 1:08:26 memang itu 1:08:28 diberikan gambaran oleh Allah Subhanahu 1:08:31 wa taala dengan hal-hal yang baik. 1:08:36 Kalau misalnya kita satu saja ayat di 1:08:40 dalam surah Al Imran, Allah Subhanahu wa 1:08:44 taala mengingatkan setelah kita semuanya 1:08:49 bertakwa kemudian Allah 1:08:50 menyatakanillahjimillahum 1:09:15 dari ayat 1:09:17 tadi antara lain kita bisa mengambil 1:09:21 kesimpulan bagaimana supaya kita 1:09:23 mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu 1:09:26 wa taala. Satu hendaknya kita hidup 1:09:30 berjamaah jangan berpecah 1:09:35 belahimillahi jamian 1:09:37 w yang kedua banyak mengingat nikmat 1:09:41 Allah subhanahu wa 1:09:47 taalaum banyak mengingat Allah subhanahu 1:09:50 wa taala ayat-ayat yang lain banyak ya 1:09:54 yang nanti akhirnya nya wa muhtadun. Ini 1:09:56 hanya satu saja ayat yang akhirnya dari 1:09:59 wae yang waulaikum 1:10:02 muhtadun. Kemudian supaya kita dapat 1:10:05 waulaikal mtadun tadi mendapat adalah 1:10:09 bersaudara sesama muslim jangan 1:10:13 bermusuh-musuhan. 1:10:15 Nah, kalau kita sesama muslim ini saling 1:10:19 bermusuhan, rasanya sulit untuk 1:10:22 mendapatkan hidayah Allah Subhanahu wa 1:10:25 taala. Jadi, pertama adalah hidup seraya 1:10:28 berjamaah, mengikuti apa yang dilakukan 1:10:31 oleh Rasulullah dan para sahabatnya. 1:10:34 Karena jemah itu bukan kelompok, bukan 1:10:36 organisasi. 1:10:38 Allah Rasul menyatakan ma alaihi wahabi 1:10:42 asal kita mengikuti Rasulullah dan nguti 1:10:45 sahabat itu jaminan kita akan 1:10:47 mendapatkan petunjuk satu. Yang kedua, 1:10:50 banyak mengingat nikmat Allah Subhanahu 1:10:53 wa taala. Memang kadang-kadang hidup ini 1:10:56 banyak musibah, tetapi kita semuanya 1:11:00 yakin bahwasanya apabila musibah ini 1:11:04 dibandingkan dengan nikmat Allah mesti 1:11:07 lebih banyak nikmatnya. Seperti orang 1:11:10 yang sakit dalam hidup antara waktu 1:11:13 sakit dengan waktu sehat itu mesti lebih 1:11:16 banyak waktu 1:11:18 sehatnya. Kalau dengarkan mesti 1:11:20 kebanyakan. seperti misalnya saya baru 1:11:24 sakit dan kena COVID kan saya berapa 1:11:27 hari di sebulan tidak ada. Nah, 1:11:31 sementara itu sehat saya masyaallah ya. 1:11:35 Nah, jadi ini begitu lama banyaklah 1:11:38 mengingat nikmat Allah Subhanahu wa 1:11:42 taala. Memang mungkin kita banyak 1:11:45 menghadapi problem dalam hidup ini, tapi 1:11:48 saya yakin lebih banyak tidak 1:11:50 problemnya. daripada kita ini problem 1:11:54 mempunyai anak yang bermasalah misalnya 1:11:57 begitu tapi saya yakin tidak semuanya 1:12:00 bermasalah ingat yang tidak bermasalah 1:12:03 nah itu nanti kita bisa mendapatkan 1:12:05 petunjuk dari Allah Subhan tapi kalau 1:12:07 yang kita ingat itu anak kita yang 1:12:09 bermasalah terus nah sulit ah kemudian 1:12:14 kita bersaudara insyaallah dengan 1:12:16 bersaudara terutama sekali dengan sama 1:12:19 muslim juga dengan sesama manusia maka 1:12:23 kita akan mendapatkan hidayah dari Allah 1:12:25 Subhanahu wa taala. Itulah sebagian 1:12:28 daripada langkah agar kita mendapatkan 1:12:31 hidayah dari Allah Subhanahu wa taala. 1:12:35 Wallahuam bisawab. Baik, Imam. Satu 1:12:38 pertanyaan lagi, 1:12:40 Imam. Asalamualaikum warahmatullahi 1:12:42 wabarakatuh. Silakan dari Waalaikumsalam 1:12:45 warahmatullah. 1:12:47 Pengar kita di 1:12:50 087703589 1:12:52 sekian-sekian. 1:12:54 Ee di surat Al-Insan ayat 2 yang 1:12:58 artinya, "Sesungguhnya kami telah 1:12:59 menciptakan manusia dari stetes mani 1:13:03 yang bercampur dan kami hendak 1:13:05 mengujinya. Apa maksud dari arti yang 1:13:08 bercampur dan kami hendak mengujinya?" 1:13:11 Jazakallah khair atas penjelasan Imam. 1:13:13 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:13:15 wabarakatuh. 1:13:19 Ya, belum bisa ditangkap, Mas Agus 1:13:22 karena sinyalnya agak terganggu. Baik, 1:13:24 saya ulang ya. Di surah Al-Insan ayat 2 1:13:29 artinya, "Sesungguhnya kami telah 1:13:32 menciptakan manusia dari setetes mani 1:13:35 yang bercampur dan kami hendak 1:13:37 mengujinya." Pertanyaan saya adalah apa 1:13:40 yang dimaksud bercampur dan apa yang 1:13:43 dimaksud dengan kami hendak mengujinya? 1:13:46 Terima kasih atas penjelasan Imam. 1:13:48 Jazakallah. Iya. Ya. Ya. Jadi tadi sudah 1:13:54 saya sebutkan, mungkin akan saya ulang 1:13:56 lagi. Ini bukan penjelasan saya ya, tapi 1:14:00 penjelasan dari Ibnu 1:14:02 Abbas. Beliau menyatakan begini. 1:14:07 Di dalam tafsir Ibnu Kathir disebutkan 1:14:09 yang 1:14:11 artinya Ibnu Abbas telah mengatakan Ibnu 1:14:14 Basir itu adalah salah seorang mufasir 1:14:16 generasi 1:14:17 sahabat. Bahkan beliau adalah termasuk 1:14:20 tarjumanul Quran, penterjemah Quran yang 1:14:24 bisa membahasakan Quran sehingga mudah 1:14:27 dipahami oleh manusia. Ada dua sama-sama 1:14:29 Abdullah yang ahli Quran di dalam di 1:14:32 kalangan para sahabat. Yang tua adalah 1:14:34 Abdullah bin Mas'ud. Yang muda adalah 1:14:37 Abdullah bin Abbas. Nah, ini penjelasan 1:14:40 Abdullah bin Abbas dari pertanyaan 1:14:43 ikhwan yang tadi menanyakan tentang apa 1:14:46 yang dimaksudkan dengan min nutfatin 1:14:48 amsaji. Beliau mengatakan 1:14:53 begini. Yang dimaksudkan dengan tetes 1:14:57 mani yang bercampur 1:14:59 yaitu air mani 1:15:01 laki-laki dan air mani perempuan. 1:15:05 Apabila bertemu dan 1:15:08 bercampur kemudian tahap demi tahap 1:15:12 berubah dari satu keadaan kepada keadaan 1:15:15 yang lain. Dari satu bentuk yang satu 1:15:19 kepada bentuk yang lain. Jadi ini 1:15:22 penjelasan dari Ibnu Abbas. Kami hanya 1:15:25 membacakannya mungkin untuk menjelaskan. 1:15:29 Jadi 1:15:31 ketika sperma sperma laki-laki dan 1:15:35 sperma perempuan 1:15:37 bertemu ini sudah tentu bisa ditanyakan 1:15:40 kepada ahlinya ya. Kami tidak alahi 1:15:42 dalam embriologi ini. Nah, nah setelah 1:15:45 bertemu kemudian dia akan menjadi satu 1:15:49 makhluk. 1:15:52 Setelah itu bertahap demi tahap berubah 1:15:56 dari keadaan satu menjadi keadaan yang 1:15:59 lain. Ah jadilah dia mudghah jadilah 1:16:03 alaqah jadilah alah dan seterusnya dan 1:16:05 seterusnya akhirnya menjadi manusia. 1:16:08 Itulah yang dimaksudkan dengan min 1:16:12 nutfatin 1:16:13 amsyaj dari yang 1:16:16 hasilnya mani berupa air kemudian 1:16:20 menjadi alaqah kemudian menjadi mudghah. 1:16:25 Ya, ada yang mengatakan alaqah itu 1:16:26 segumpal darah. Ini para ee ahli 1:16:29 sekarang ini banyak ee berbeda pendapat. 1:16:32 Nah, kemudian menjadi mudgh ya gitu. 1:16:35 Nah, kemudian jadilah manusia. Ya, itu. 1:16:39 Nah, kemudian maksud dari 1:16:42 naftalihi maksudnya adalah kami hendak 1:16:45 mencobanya seperti tadi nak mengujinya. 1:16:48 Jadi setelah manusia 1:16:52 dari nutfah yang bercampur nutfah 1:16:57 laki-laki dan nutfah perempuan, kemudian 1:17:01 menjadi makhluk yang namanya manusia. 1:17:05 Akan kita ee kita akan diuji oleh Allah 1:17:08 Subhanahu wa taala. Itulah yang saya 1:17:10 katakan hidup ini adalah 1:17:13 ujian. Kita diuji oleh Allah Subhanahu 1:17:17 wa taala untuk bisa mengetahui mana kita 1:17:22 yang baik, mana kita yang buruk. Memang 1:17:26 ini perlu ujian. 1:17:28 Untuk menentukan lulus atau tidak kan 1:17:32 perlu ujian. Untuk 1:17:34 menentukan baik tidaknya kita perlu 1:17:38 ujian. Inilah ujian dari Allah Subhanahu 1:17:41 wa taala. Jadi inilah ee tujuan atau 1:17:45 sebagian dari tujuan Allah menciptakan 1:17:48 manusia yaitu untuk 1:17:51 mengujinya. Mudah-mudahan kita semuanya 1:17:53 lulus dalam menghadapi ujian. Jadi 1:17:56 apapun bentuknya itu ujian. Kaya 1:18:02 ujian miskin 1:18:06 ujian berilmu 1:18:10 ujian tidak berilmu juga 1:18:15 ujian. Punya istri 1:18:17 ujian. Tidak punya istri 1:18:21 ujian. Punya anak ujian. 1:18:25 Tidak punya anak 1:18:27 ujian, berhasil ujian. Gagal juga ujian. 1:18:33 Semuanya ujian ya. Jadi jangan dianggap 1:18:37 ujian itu hanya yang menderita saja 1:18:40 bukan. Bahkan hal-hal yang menyenangkan 1:18:43 pun itu sebetulnya ujian. Jadi semua 1:18:48 ujian. cantik 1:18:50 pujian, jelek pujian dan seterusnya dan 1:18:54 seterusnya. Seperti tadi yang kita awali 1:18:58 dengan sebuah hadis yang walaupun para 1:19:00 ulama memperbincangkan kedudukannya 1:19:03 berkulit hitam 1:19:05 seperti hapsi 1:19:07 ujian berkulit putih. Ah, seperti 1:19:11 orang-orang Arab aslinya ya, ah atau 1:19:15 juga orang 1:19:16 Eropa atau orang Cina yang berut kuning 1:19:19 itu ujian semuanya ujian. Tinggi ujian, 1:19:24 pendek 1:19:25 ujian kalah 1:19:29 ujian, menang juga ujian. Jadi jangan 1:19:32 dianggap yang ujian itu hanya yang kalah 1:19:35 saja. 1:19:36 berhasil 1:19:38 ujian gagal juga apa ujian. Demikian ee 1:19:43 mudah-mudahan dapat menambah ee mantap 1:19:46 kita tentang pengertian ayat ini tentang 1:19:48 ujian tadi. Memang hidup ini adalah 1:19:52 pujian. Wallahuam bisawab. Baik Imam 1:19:55 terima kasih banyak atas 1:19:57 penjelasannya dan demikian usah sudah 1:20:01 jumpa kita di sore hari ini. Untuk Ibu 1:20:03 siapa ini tadi? untuk penanya yang 1:20:06 barusan saya bertanya tadi mudah-mudahan 1:20:08 terjawab. Baiklah, pendengar di mana pun 1:20:11 Anda berada. Sebagai penutup ee Imam 1:20:15 akan memberikan kesimpulan atas 1:20:17 ulasannya di sore hari ini. Tafadal 1:20:20 Imam. 1:20:28 Halo Imam. 1:20:30 Ada kesimpulan 1:20:32 Imam. Iya. 1:20:35 berangkat dari tiga ayat di firman Allah 1:20:39 atau dalam surah Al-Insan tadi, 1:20:42 minimalnya 1:20:44 Allah ee mengingatkan atau yang dapat 1:20:47 kita pahami minimalnya adalah pertama 1:20:51 bahwasanya mengingatkan manusia 1:20:54 bahwasanya Anda yang telah diciptakan 1:20:57 dengan sebaik-baik bentuk ini dulunya 1:21:00 tidak berbentuk apa-apa. Satu. Nah, 1:21:04 kemudian yang kedua bahwasanya 1:21:08 kejadian manusia yang sekarang ini 1:21:11 dengan sebaik betul dulunya adalah 1:21:15 dari makhluk atau dari benda yang sangat 1:21:19 indah dan yang sangat 1:21:21 lemah. 1:21:23 Kemudian perlu kita hayati 1:21:27 bahwasanya dunia ini adalah tempat untuk 1:21:31 ujian. 1:21:33 Tetapi ingat dalam menghadapi ujian ini, 1:21:37 untuk menghadapi ujian Allah telah 1:21:40 memberikan kepada kita perangkat yaitu 1:21:44 pendengaran dan 1:21:46 penglihatan. Nah, kemudian yang 1:21:48 terakhir, mudah-mudahan kita dalam 1:21:51 menghadapi ujian ini menjadi orang yang 1:21:55 syakiron itu orang yang lulus bukan 1:21:58 orang yang kafuro, orang yang gagal. 1:22:02 Mudah-mudahan sekali lagi kita berhasil 1:22:04 menghadapi ujian ini dan kita menjadi 1:22:07 hamba yang bersyukur. Wallahuam. 1:22:12 Baik, terima kasih Imam Yasallah Mansur 1:22:15 atas tausiahnya. Ikhwan dan akhwat. 1:22:18 Demikian tausiah kita di sore hari 1:22:21 ini. Semoga apa yang beliau sampaikan 1:22:23 bermanfaat bagi kita semua. 1:22:27 Sebelum berpisah, kami ucapkan terima 1:22:28 kasih kepada seluruh pendengar kami yang 1:22:30 sudah menyimak dari awal hingga akhir. 1:22:32 Ibu Eri di BST. Lalu ada Bapak 1:22:35 Sarifidin, Bapak Anwar, ada Ibu Hani, 1:22:38 Bapak Dance, Bapak Istono, Bapak Abu 1:22:41 Muaz, Ibu Tinih, lalu ada Bapak Yani, 1:22:45 Ibu Sri, Bu Fatimah, Ibu Yanti, lalu ada 1:22:49 Bapak Agus, Ibu Woro Tambun, Haji 1:22:52 Musawir, Bapak Yudi di Masjid Arrahman, 1:22:55 Ibu Isnawati, Ibu Neli, lalu ada Mama 1:22:58 Ade, ada Hajah Mismar, ada Andi Cipadu, 1:23:03 kemudian Ada Umi Bari di Sukabumi, Bapak 1:23:06 Abdullah di Depok, Mas Puryadi, ada 1:23:09 Bunda Ingga, Ibu Darma, lalu ada Bapak 1:23:12 Abu Abdillah. Terima kasih 1:23:15 atas perhatian dari Anda yang sudah 1:23:18 menyimak kami dari awal hingga akhir. 1:23:19 Kami mohon undur diri. Saya Abi Agus 1:23:22 ditemani Atep juga ada Yusuf Subangkit 1:23:25 di meja operator. Subhanakallahumma 1:23:28 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:23:31 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:23:34 billahi taufik wal hidayah. 1:23:36 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:23:39 wabarakatuh.