Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan
- katsiran thyiban barokan fih kama
- yuhibbu rabbuna waardo. Allahumma sholli
- wasallim wabarik ala sayyidina
- Muhammadin wa ala ali sayyidina
- Muhammad. masih dipancarkan dari Jalan
- Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimangis
- Cibubur Bekasi. Radio Silaturahim dan
- juga Rasul TV untuk Islam yang satu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang
- dirahmati Allah.
- Senang sekali di kesempatan Kamis pagi
- hari ini kami bisa kembali menyapa
- ikhwan akhwat dalam program acara
- renungan di bawah naungan Al-Qur'an
- untuk edisi 4 Desember 2025. Bertepatan
- juga dengan hari yang ke-13 ya di bulan
- Jumadil Akhir. Dan ikhwan akhwat telah
- hadir guru kita Ustaz Husin Alatas. Kita
- sapa terlebih dahulu. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar baik dan sehat, Ustaz? Ya,
- alhamdulillah.
- Alhamdulillah. Dan saya Rizal Haq di
- saat ini seperti biasa ditemani oleh
- Kang Ondi dan juga Kang Algi. Nah,
- Ikhwan sebelumnya saya sampaikan e
- update terkini ya ee musibah atau
- bencana. ee banjir dan longsor yang
- terjadi yang menimpa saudara kita di
- Sumatera, terutama di Aceh ya, Sumatera
- Utara dan Sumbar ya. Kita sampaikan doa
- empati dan juga simpati yang mendalam ya
- untuk saudara-saudara kita di Sumatera
- ini. Update terakhir, Ustaz, jumlah
- korban yang disampaikan oleh BNPB
- kemarin, Rabu sore itu ee 770 orang,
- Ustaz, yang ee meninggal dunia. Kemudian
- masih dalam percarian itu korban ee
- tercatat 463
- orang. Nah, ini disampaikan oleh ee Pak
- Abdul Muhari ya dari Pusdatim
- BNPB.
- Nah, kita berdoakan semoga keadaan
- segera pulih dan masyarakat diberikan
- kekuatan dan juga keselamatan serta
- ketabahan. Insyaallah ee Allah
- memberikan perlindungan dan juga
- kemudahan di setiap upaya pemulihannya
- dan juga Allah tentunya bisa memberikan
- insyaallah berikan ganti yang lebih baik
- dari semua yang hilang. Nah, Ustaz
- terkait bencana ini, Ustaz. Apakah ini
- yang dikatakan takdir itu? Mohon
- penjelasannya, Ustaz. Dan apa hikmah
- yang bisa kita ambil Ustaz? Mohon doanya
- juga untuk saudara kita ini, Ustaz. Kami
- persilakan.
- Kita mulai dengan alfatihah dulu, ya.
- Iya.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim.
- maiki yaumiddin
- iyaka na'budu wa iyyaka nasta
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil maghdubi alaihim
- wad
- in
- Bismillahirrahmanirrahim
- alhamdulillahi rabbil alamin hamdan
- katsiran thyyiban mubarokan fih kama
- yuhibuna
- Allahumma sholli ala abdika waasulika
- Amin
- wasairina ala nahjihil qwimi ila
- yaumiddin.
- Allahumma atina minika rahmah
- Allahumma atina minika rahmah waimna
- minadunka ilman nafi'fa bima alamtana
- rabbana zidna ilman walhikna bisolihin
- asalamu alaika ya rasulullahu
- alaina wa ala ibadillahi shihin
- wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh
- waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh
- Pertama-tama kita ucapkan
- rasa kesedihan yang mendalam,
- dukacita kita untuk mereka-mereka yang
- pada saat ini
- sedang betul-betul menjalani cobaan yang
- besar.
- Dengan terjadinya
- banjir disertai oleh lumpur
- juga badai yang merusak rumah-rumah
- mereka.
- Kita doakan semoga yang pergi Allah
- ampuni dosa-dosa mereka, tempatkan
- mereka
- di tempat yang mulia di sisi Allah
- Subhanahu wa taala. Allah juga
- memberikan hiburan bagi para
- keluarganya, mengeluarkan mereka dari
- derita mereka saat ini menggantikan yang
- hilang dengan yang lebih baik lagi.
- Dan mudah-mudahan ini menjadi pelajaran
- buat kita semua bukan hanya bagi
- mereka-mereka yang menjadi korban.
- Ini merupakan peringatan dari Allah.
- Bisa saja peringatan ini sebenarnya
- ditujukan pada kita yang berada di ibu
- kota.
- Allah Subhanahu wa taala
- memberikan peringatan kepada penduduk
- setempat yang mengalami korban.
- Lalu Allah Subhanahu wa taala
- seolah-olah berkata, "Wahai warga ibu
- kota yang sedang larut hanyut lupa
- kepada Allah."
- Bagaimana seandainya bencana tersebut
- terjadi di ibu kota kalian dengan
- kepadatan penduduk,
- kerendahan juga tanah kalian. Di mana
- tanah kalian berada di bawah permukaan
- laut.
- Kita menyaksikan bagaimana
- penggundulan hutan
- secara liar di wilayah
- Sumatera Utara mengakibatkan banjir,
- mengakibatkan juga munculnya badai ya
- siklus yang mengerikan yang seharusnya
- tidak terdapat di wilayah tropis. Tapi
- wilayah tropis itelah gundul.
- Kita tahu di wilayah Bogor sekarang ini
- gunung-gunung telah digunduli oleh para
- penambang
- yang tadinya
- gunung mampu menyerap air dalam jumlah
- besar dengan akar-akar pohonnya yang
- memenuhi kebutuhan 30 juta orang
- dengan cadangan air yang ada.
- Sungai yang mengalir ke wilayah Jakarta
- tapi kalau berubah menjadi banjir bukan
- memberikan manfaat tapi menimbulkan
- kerusakan. Ini peringatan buat kita.
- Kejahatan yang dilakukan sebagian orang
- bisa menimbulkan petaka buat bangsa dan
- negara.
- Ira tidak dapat berdiam menyaksikan
- semua ini duduk berpangku tangan.
- Kemudian ada pertanyaan, apakah semua
- ini merupakan takdir Allah? Jawabannya
- tidak.
- Ini bukan takdir Allah, tapi ini
- pelanggaran terhadap takdir Allah.
- Selama ini kita memahami takdir secara
- tidak benar karena tidak merujuk kepada
- Al-Qur'an dan penggunaan kata takdir
- dalam Al-Qur'an.
- Allah Subhanahu wa taala berfirman
- kepada kita bahwa Dia telah menciptakan
- segala sesuatu ya.
- Wahalaqa kulla saaiin faqaddarahu
- taqdir.
- Dia menciptakan segala sesuatu dan dia
- menetapkan
- hukum-hukum,
- aturan-aturan pada setiap makhluk yang
- diciptakan.
- Karena kata qaddara yuqaddiru taqdiran
- diambil dari kata al-qadru
- dalam bahasa Indonesia kadar. Jadi Allah
- menetapkan kadar segala sesuatu.
- dengan penuh keteraturan
- hingga tidak ada yang dinamakan secara
- kebetulan sembrono atau tanpa sama
- sekali aturan dan rencana.
- Pada suratul A'la dengan tegas Allah
- berfirman, "Bismillahirrahmanirrahim.
- Sabbihisma rabbikal a."
- Sucikan nama kebesaran keagungan Tuhanmu
- yang maha agung agar dalam memahami
- nama-nama Allah ya karena menggunakan
- bahasa manusia jangan kekurangan yang
- ada pada manusia kita nisbatkan kepada
- Allah. Karena Asmaul Husna yang kita
- ketahui menggunakan bahasa manusia.
- Maka ee unsur-unsur
- makhluk ya mau tidak mau tidak dapat
- dipisahkan dari kata-kata tersebut. Nah,
- kita dalam memahami nama-nama Allah yang
- penuh kebesaran hendaklah kita sucikan
- dari hal-hal yang tidak layak bagi
- Allah.
- Alladzi khalaqo fasawa. Dia yang telah
- menciptakan segala sesuatu. Fasawa
- diciptakan dengan penuh keseimbangan dan
- kesempurnaan.
- Semua diciptakan dengan penuh
- keseimbangan, kesempurnaan.
- Walladzi qaddaro fahada. Allah bukan
- hanya menciptakannya dengan penuh
- keseimbangan juga menetapkan kadar
- segala sesuatu, hukum segala sesuatu
- dengan penuh kesempurnaan.
- Lalu Allah membimbing kita untuk
- memahami apa? Hukum-hukum takdir
- tersebut.
- Coba renungkan dalam surah Yasin.
- Wasyamsu
- tajri limustaqrillaha
- dalika takqdirul azizil alim. Dan
- matahari beredar
- bersama seluruh planetnya mengitari
- pusat galaksinya sebagaimana ditetapkan
- Allah subhanahu wa taala. Dia tidak akan
- keluar dari apa? Dari orbit dan garis
- yang dihetapkan Allah.
- Ini bukan hanya bumi yang melakukan
- rotasi,
- bumi yang melakukan revolusi mengitari
- matahari, tapi matahari bersama seluruh
- planetnya juga melakukan hal yang sama
- mengelilingi pusat galaksinya.
- Lalu Allah jelaskan dalalika takdirul
- azizil. itu takdir perhitungan ketetapan
- yang ditetapkan oleh yang maha perkasa
- lagi maha tahu. Karena kalau bukan yang
- maha perkasa, mustahil melakukan hal
- ini. Kalau bukan yang maha tahu, pasti
- akan terjadi kesalahan.
- Dan sepanjang perjalanannya semua
- berjalan dengan hitungan yang penuh
- dengan kesempurnaan. Perubahan siang
- malam siri berganti. Kita saksikan
- bagaimana penuh dengan keteraturan
- hingga manusia
- bisa bercocok tanam.
- Adapun terjadinya kerusakan dan
- perubahan iklim karena dosa-dosa
- kejahatan manusia. Begitu juga tubuh
- kita penuh dengan aturan, jantung kita
- ya berdenyut memompa darah dengan aturan
- dan hitungan.
- Begitu juga hati kita bekerja dengan
- hitungan.
- Kedua, ginjal kita, parup kita,
- pencernaan kita, semua dengan aturan.
- Oleh karena itu,
- lahirlah ilmu pengetahuan medis. Ya,
- karena adanya keteraturan.
- Lahirlah ilmu pengetahuan biologinya,
- begitu pula fisikanya karena ada
- keteruran hukum, begitu pula
- astronominya.
- Kalau hukum tidak teratur, takdir Allah
- tidak beraturan, tidak mungkin akan
- lahir ilmu-ilmu tersebut. Karena ilmu
- dibangun atas dasar apa? Atas dasar
- hukum dan keteraturan.
- Begitu juga walqamar qaddarnahu manazila
- hatta kalal urjunil qadim. Dan bulan
- kami tetapkan ya bagaimana dia berpindah
- dari manzilah ke manzilah setiap
- malamnya.
- dari mulai nol kemudian menyabit hingga
- menuju ke arah purnama kemudian kembali
- mengecil hilang ketika berganti baru
- berganti hari baru mulai lahir kembali
- kami yang menentukan gerakan bulan
- tersebut sebagai satelit yang mengitari
- bumlamu adadina wal hisab agar kalian
- mengetahui bilangan apa bilangan tahun
- kalian tahu berapa lama kalian hidup di
- dunia ini ya itu semuanya Ya, merupakan
- apa? Merupakan hukum dan takdir Allah
- yang penuh keteraturan. Dan Allah
- menjelaskan inna khalaq inna kullain
- khalaqnahu biqadar. Segala sesuatu kami
- telah ciptakan dengan ukuran dan aturan.
- Inna kulla saaiin khalaqnahu biqadar.
- Jadi atas dasar ini kita memahami bahwa
- alam raya ini termasuk diri kita
- diciptakan Allah dengan hukum aturan
- yang penuh kesempurnaan.
- Nah, hukum-hukum ini dinamakan takdir
- takwini atau norma-norma alamiah.
- Lahirnya ilmu fisika, biologi,
- lahirnya juga astronomi, geologi. Semua
- ini karena apa?
- Karena ilmu ini didapatkan dari
- hukum-hukum takdir yang terdapat di alam
- semesta ini.
- Begitu mereka meneliti tubuh manusia,
- begitu juga meneliti hewan dan
- tumbuh-tumbuhan, lahirlah berbagai macam
- cabang ilmu biologi yang berhubungan
- dengan manusia, berhubungan dengan
- hewan, yang berhubungan dengan apa?
- Tumbuh-tumbuhan. Sebagaimana yang kita
- pelajari dulu pada masa kanak-kanak
- dengan nama ilmu hayat.
- Ilmu hayat.
- Ilmu
- hayat. Hayat sekarang berubah menjadi
- biologi. Sebetulnya lebih menarik ilmu
- hayat dan pembahagiannya.
- Nah, di samping takdir takwini, Kang
- Rizal, ada takdir tasyri'i yang namanya
- norma-norma syariat. Allah utus
- rasulnya, turunkan kitabnya sebagai
- aturan yang mengatur hidup kita menuju
- kehidupan yang lebih mulia.
- Karena kalau manusia dibiarkan hidup
- tanpa bimbingan petunjuk, Allah zalim.
- Tapi Allah turunkan kitabnya, utus
- rasulnya agar manusia tidak beralasan
- bahwa mereka tidak tahu bagaimana cara
- hidup yang benar yang dikehendaki Allah.
- Oleh karena itu dia menjadi makhluk yang
- bertanggung jawab. Kalau norma alamiah
- ditetapkan hukumnya dikendalikan oleh
- Allah sebagaimana jantung kita bukan di
- bawah kendali kita, hati kita,
- pencernaan kita, semua dikendalikan oleh
- Allah. He.
- Tapi kalau norma syariat, normanya,
- hukumnya, aturannya diberikan kepada
- kita, pelaksanaannya kembali pada kita.
- Kalau kita beriman, bertakwa, kita
- patuhi dan menerima janji Allah. Tidak
- beriman, ingkar,
- kita akan terkena hukuman Allah. Karena
- kita sebagai khalifah yang diberikan
- kehendak, pilihan, diberikan akal,
- menerima juga petunjuk Allah dan
- didatangi oleh para nabi dan para rasul.
- Nah, yang terjadi
- di Sumatera Utara maupun bencana-bencana
- alam yang terjadi di mana-mana karena
- manusianya melakukan pelanggaran
- terhadap takdir Allah yang penuh
- keseimbangan.
- Norma-norma alamiah dirusak oleh
- kerakusan-kerakusan
- dan keserakahan.
- Para oligarki berkolaborasi dengan
- pejabat merusak hutan kita ya,
- menghancurkan juga
- keseimbangan ekosistem dengan berbagai
- macam kejahatan yang mereka lakukan.
- Mereka mendirikan industri, membuang
- limbah-limbahnya ke sungai. Padahal
- sungai ini
- mengantarkan anugerah karunia Allah yang
- merupakan kebutuhan vital kita. dirusak
- melalui penambangan seperti yang
- dilakukan di wilayah Bogor.
- Apa kita lebih mengutamakan hasil
- tambang untuk kepentingan sebagian orang
- mengorbankan hajat hidup vital orang
- banyak?
- Kita semua tahu ya
- pada Undang-Undang Dasar kita pasal 33
- ayat 3 ini semua rata-rata
- orang yang berpendidikan tahu. Kalau
- masyarakat awam tidak tahu. Dianggap
- negara milik pejabat,
- negara milik oligar
- oligar. Dalam Undang-Undang Dasar
- pasal 33 ayat 3 ini harus diketahui oleh
- setiap rakyat bahwa air air
- dan semua kekayaan yang terkandung
- ya di dalam perut bumi
- dikuasakan kepada negara
- untuk kepentingan rakyat. Artinya negara
- menguasainya bukan untuk kepentingan
- pejabatnya atau memberikannya kepada
- kalangan tertentu yaitu oligarki untuk
- kesenangan mereka, tapi dikuasai oleh
- negara untuk kesejahteraan rakyat. Jadi
- yang menjadi pemilik
- kekayaan alam ini demikian pula akhirnya
- rakyat. Masa rakyat kekayaannya dicuri,
- kehormatan mereka diinjak-injak lalu
- mereka menyebarkan kerusakan berdiam
- saja. Hm.
- Oleh karena itu, seluruh kekayaan yang
- terdapat dalam perut bumi dari mulai
- airnya, hasil tambangnya, Hasil
- kekayaan lautnya, udaranya
- dikuasakan kepada negara untuk
- mendistribusikannya dengan penuh
- keadilan bagi rakyat. Oleh karena itu,
- rakyat seharusnya dengan tanah yang
- begini luas, pemerintah membangunkan
- rumah-rumah untuk mereka yang tidak
- mampu.
- Hasil kekayaan alam, hasilnya
- dikembalikan kepada rakyat. Ini tidak.
- Sudah kekayaan negara dikuasai oleh
- kalangan tertentu.
- Kemudian rakyat juga dikenakan pajak
- yang tinggi sampai rumah tinggal mereka
- juga diwajibkan membayar pajak. Ini kan
- zalim.
- Iya.
- Zalimzalim yang luar biasa. Mirisnya,
- Ustaz, di tempat-tempat pertambangan
- itu, di pusat pertambahan itu
- masyarakatnya itu rata-rata
- miskin-miskin, Ustaz.
- Miskin-miskin. Mereka terkena limbahnya.
- He.
- Jadi, limbahnya mereka nikmati sedangkan
- kekayaannya dikuasai oleh
- manusia-manusia serigala yang buas dan
- rakus.
- Kita lihat coba penambangan pasir di
- Sukabumi.
- Sawah-sawah ladang masyarakat rusak,
- sungainya pun tercemar. Akibat apa?
- Akibat penambangan pasir yang mencuci
- pasir dengan air sungai kemudian dibuang
- limbahnya ke sungai.
- Dulu zaman kita masih karena di Sukabumi
- itu sawah bukan hanya untuk ladang, tapi
- juga mereka berernak ikan di sawah.
- Kemudian kalau malam hari kita ingin
- makan katakan ee
- ee daging kita
- memburu lindung dengan menggunakan
- patromak ya. Satu kotak itu kita bisa
- mendapatkan 10, 15. Terkadang sekarang
- lindungnya mati, ikannya pun tidak dapat
- hidup karena dirusak oleh
- manusia-manusia serigala yang buas.
- Kemudian mereka berkolaborasi dengan
- tokoh masyarakat, bukan dengan rakyat.
- Tokoh datang menghadap ke sana membawa
- rombongan masyarakat waktu negosiasi
- yang menerima bahagian tokohnya.
- Masyarakat menjadi korban. Begitu juga
- sampah sampah dari mereka-mereka yang
- berada di ibu kota atau orang-orang
- katakan yang bagaimana yang
- berkecukupan. Mereka buang sampahnya,
- aromanya yang busuk dan wabahnya dicium
- dan dinikmati oleh apa? Oleh masyarakat
- bawah yang tidak berdosa sama sekali.
- Saya dengar alhamdulillah Bapak Presiden
- kita akan melakukan pembersihan terhadap
- lahan tersebut. Sebetulnya kalau daur
- ulang dari mulai dulu diadakan
- itu selesai persoalannya. Tapi sayang
- sungguh sayang apa yang tidak
- menguntungkan para pejabat dan oligarki
- tidak dilakukan.
- Jadi kalau bicara apakah bencana
- tersebut takdir sama sekali tidak. Ini
- pelanggaran terhadap takdir Allah.
- Jangan Allah yang dituduh.
- Manusia melakukan kerusakan. Kenapa
- Allah yang harus dituduh? Allah
- berfirman, "Doharal fasadu fil barri wal
- bahri bima kasabat aidinas." Terjadi
- kerusakan di daratan maupun di lautan.
- Begitu juga di udara disebabkan ulah
- perbuatan manusia, tangan manusia ini
- yang merusak. Allah yang dituduh. W
- asobakum m musibatin fabima kasabat
- aidikumir.
- Musibah apa saja yang menimpa kalian
- sebetulnya itu ulah perbuatan tangan
- kalian. Alhamdulillah Allah masih
- memaafkan sebagian kesalahan kalian.
- Tidak semuanya dihukum oleh Allah. Oleh
- karena itu, kita ingin rakyat terbuka
- matanya sadar. Saudara kita yang menjadi
- korban ini kenapa korban kejahatan
- orang-orang yang memiliki wewenang dan
- memiliki modal.
- Dan saya sedih sekali pernyataan Menteri
- Kehutanan yang tidak bertanggung jawab
- sama sekali mengatakan bahwa itu
- kayu-kayu terangkat
- oleh banjir dan longsor. Waktu diperiksa
- kayunya terpotong, akarnya sudah hilang,
- daunnya enggak ada, ranting ke mana akal
- kamu, Pak Menteri?
- Semoga Allah Subhanahu wa taala
- menghukum kamu atas perbuatan kamu dan
- orang-orang yang serupa dengan kamu.
- Oleh karena itu, kita berharap Bapak
- Presiden Prabowo mencopot
- pembantu-pembantunya
- yang tidak punya kepedulian, yang tidak
- punya rasa tanggung jawab, hanya
- duduk-duduk menerima gaji buta.
- Ini harus betul-betul dilakukan.
- Yang saya khawatir, kalau kezaliman
- dibiarkan, akhirnya akan mengenai kita
- semuanya.
- Karena hukum Allah Subhanahu wa taala di
- saat orang berbuat kemungkaran sebagian
- berdiam maka hukum Allah Subhanahu wa
- taala akan diratakan pada mereka
- semuanya. Coba bayangkan bila datang
- banjir besar ya kemudian badai yang
- mengamuk lalu bendungan di Jakarta
- jebol, air laut melimpah. Kita bisa
- bayangkan kalau Jakarta tenggelam korban
- yang berjatuhan berapa banyak. Tapi
- kalau kita menegakkan keadilan,
- kebenaran ya insyaallah mereka-mereka
- yang menegakkan keadilan akan menjadi
- pahlawan yang dikenang sepanjang masa.
- Itu yang kita inginkan. Jadi bayangkan
- kalau seandainya Bapak Prabowo melakukan
- pembersihan pejabat-pejabat yang korup
- lalu penguasa-penguasa masa lampau yang
- menimbulkan kejahatan menjual kedaulatan
- negara dihukum. Ya. Kemudian juga hutan
- lindung dikembalikan ke asalnya.
- Sebagaimana Jepang ketika membangun
- pantainya ya, membangun dam yang cukup
- tinggi. Jepang membangun
- hutan sepanjang berapa? Sepanjang 245
- mil. Dan jumlah pohon yang ditanam
- sebanyak 9 juta pohon ditanam. 9 juta
- pohon ditanam sepanjang 245 mil.
- Kenapa? Karena ingin menjaga negerinya.
- He.
- Kalau kita hutan bakau kita habisi, kita
- bangun perumahan-perumahan di tepi
- pantai. Begitu banjir datang, yang
- menjadi korban siapa? Kalau pemilik
- rumah mewah, mereka lari meninggalkan
- tempat mereka rakyat kecil.
- Lalu saya ingat Ciputra mengatakan kalau
- jalan tol banjir gantung saya. Dan
- terbukti banjir berkali-kali tapi diaak
- digantung sama sekali.
- Jadi ini bukan takdir Allah, tapi
- pelanggaran terhadap takdir Allah
- Subhanahu wa taala. Karena mereka
- melanggar hukum Allah, akhirnya bencana
- berbalik kepada mereka.
- Oleh karena itu, kita mohon pada Allah
- Subhanahu wa taala bagi mereka yang
- berniat jahat buruk bagi bangsa kita,
- negara kita agar Allah kutuk mereka,
- jatuhkan azabnya, limpahkan laknatnya
- dan selamatkan rakyat dari kejahatan
- mereka.
- Dan wajib di setiap tempat, di setiap
- salat seharusnya kita mengutuk melaknat
- para durjana, para penjahat yang rakus,
- yang serakah, yang menjadi sebab
- rusaknya bangsa negara dan rakyat
- menjadi korban. Kita ingin kalau perlu
- setiap qunut para imam mendoakan agar
- keselamatan negeri kita terjaga,
- kesejahteraannya jauh dari azab Allah
- Subhanahu wa taala. Dan rakyat jangan
- berdiam di hadapan kemungkaran dan
- jangan juga apa? ikut bekerja sama
- bersama yang mungkar. Jadi kalau mereka
- melakukan kerusakan hutan, jangan
- berdiam. Jangan mau kerja bersama
- mereka.
- Kalau perlu ambil gambar mereka,
- tunjukkan ke mata
- saudara-saudara mereka kerusakan yang
- mereka ciptakan. Oleh karena itu, para
- oligarki yang selama ini menebangi hutan
- secara liar, harta mereka harus
- dirampas. Hm.
- Perampasan aset dikembalikan kepada
- rakyat yang menjadi korban termasuk
- gubernur
- Sumatera Utara, Bobi Nasetion.
- Kekayaannya kembali dirampas,
- dikembalikan kepada negara. Begitu juga
- mantan presiden kita sebelumnya yang
- menjual kedaulatan negeri kita, yang
- menciptakan kerusakan, menghamburkan
- harta negara untuk membangun IKN.
- Harta bendanya harus dirampas dan
- dikembalikan kepada rakyat. termasuk
- juga luhud panjahitan
- semua kerusakan terjadi pada era mereka.
- Hutang luar negeri kita membumbung
- tinggi. Kalau aset mereka diambil bisa
- digunakan untuk membayar hutang luar
- negeri kita.
- Itu pun masih tidak tertutupi.
- Jadi saya sengaja sampaikan hal ini
- sebagai bentuk keingkaran.
- Kalau seandainya azab Allah datang, kita
- sudah sampaikan
- semoga terbebas dari azab tersebut.
- Karena ini merupakan janji Allah. Begitu
- azab datang, yang diselamatkan hanya
- orang yang menyampaikan dan memberikan
- peringatan. Nah, kita berharap rakyat
- kita menjadi rakyat yang betul-betul
- apa? Rakyat yang terbuka matanya, penuh
- kecintaan hatinya kepada Allah, kepada
- negerinya, kepada bangsanya. Kita
- dianugerahkan kekayaan, negeri yang luar
- biasa indahnya.
- Kenapa nasib rakyat kita lebih buruk
- daripada rakyat Singapura yang tidak
- punya kekayaan apa-apa.
- Dulu kita guru bagi rakyat Malaysia.
- Sekarang rakyat Malaysia justru menjadi
- guru kita. Dulu kita menjadi apa? Rumah
- sakit dan dokter-dokter bagi pasien
- Malaysia. Sekarang pasien kita lebih
- suka berobat di Malaysia.
- Ada apa semua ini? Oleh karena itu, kita
- berharap Bapak Presiden Prabowo yang
- mungkin kekuasaannya katakan 5 sampai 10
- tahun, kita ingin apa-apa yang tidak
- dapat dilakukan para pemimpin
- sebelumnya. Kita berharap Bapak Prabowo
- bisa menggunakan tangan besi bagi para
- serigala
- dan membelai rakyat-rakyat yang lemah
- tak berdosa, membela hak-hak mereka.
- Insyaallah ini akan menjadi pembuka
- pintu hidayah. Dan kalau Bapak lakukan
- hal ini, rakyat akan memberikan Anda
- gelar pahlawan karena mengembalikan hak
- mereka dan melindungi kepentingan mereka
- di hadapan para penjahat yang melakukan
- kerusakan di negeri kita ini. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Ee terima kasih atas
- jawaban dan penjelasannya. Nah, Ustaz
- ini terkait hal ini juga beberapa waktu
- lalu sempat apa ya istilahnya naik
- kembali Ustaz sempat viral kembali salah
- satu tokoh
- di PBNU ya. Karena karena viral mungkin
- saya sampaikan Gus Ulil
- mengenai ee perdebatan dengan pencinta
- lingkungan dari Greenpace kemudian dari
- Walhi. He
- bagaimana ee mereka tuh ee
- memperjuangkan untuk dikembalikan
- apa istilahnya lingkungan ee kemudian
- yang ee hutan-hutan yang menjadi tambang
- akan dikembalikan. Tapi di sana malah
- ada label bahwa orang-orang tersebut itu
- adalah Wahabi lingkungan, Ustaz.
- Wahabisme katanya. Nah, Ustaz melihat
- hal ini mungkin Ustaz juga melihat kan
- cukup viral saat ini. Bagaimana, Ustaz?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kalau kita mendengarkan pernyataan UL
- Absar Abdullah
- tidak heran karena dia hidup
- sama sekali tidak peduli terhadap Allah.
- Dia juga tidak peduli terhadap bangsa
- dan negaranya. Oleh karena itu omongan
- ulil absar saya sebetulnya pantas k ulil
- a'ma.
- Bukan ulil absar tapi ulil a'ma. Karena
- Allah butakan hatinya walaupun matanya
- melihat.
- Dia mengatakan atau mengeluarkan
- pernyataan-pernyataan yang menunjukkan
- dia sama sekali tidak hormat kepada
- Allah penciptanya
- dan dia tidak mengakui Allah sebagai
- sang hakim pemerintah di seluruh jagat
- raya. Bukan hanya di bumi kita, bukan
- hanya di Indonesia.
- ketika dia berdialog bersama Rocky
- Gerung menjelaskan tentang peran Islam
- liberal,
- kemudian dia mengatakan bahwasanya
- nas Al-Qur'an itu yang dianggap tidak
- rasional itu bersifat temporer.
- Selagi kita lihat perlu kita terapkan,
- kalau tidak kita buang.
- Ini merupakan manhaj Islam liberal.
- Kita katakan kalau Anda liberal, Anda
- bukan muslim. Kalau Anda muslim, Anda
- bukan seorang libalis. Seorang muslim
- itu yang tunduk patuh kepada Allah
- Tuhannya. Seorang liberal, seorang yang
- bebas mengambil apa yang dia suka,
- meninggalkan apa yang dia tidak suka.
- Jadi, Anda jangan mengaku sebagai
- seorang muslim. Anda tidak punya hak
- berbicara mengenai Islam sebagai seorang
- muslim. Tapi kalau sebagai seorang
- liberalis, Anda punya hak bicara. Jadi
- mulai sekarang Anda jangan mengaku
- sebagai seorang muslim tapi Anda sebagai
- seorang liberalis.
- Ucapan ulil a'ma ini ketika dia
- mengatakan bahwa orang yang
- memperjuangkan lingkungan hidup ini
- untuk mengembalikan agar alam dalam
- keadaan penuh keseimbangan dianggap
- sebagai Wahabi lingkungan.
- Pernyataan dia sebelumnya tidak begitu.
- Jadi pernyataan ini bertolak belakang
- dengan pernyataan sebelumnya karena dia
- berbicara demi uang
- berpihak kepada oligarki untuk
- menyengsarakan merugikan rakyat.
- Kalau para oligarki yang melakukan
- penebangan
- kan yang ditebang harta rakyat bukan
- harta pemerintah. Dikuasakan kepada
- negara
- untuk kesejahteraan rakyat. Jadi pemilik
- pohon-pohon tersebut adalah rakyat.
- Seandainya ditebangi ya untuk membawa
- katakan manfaat penebangannya tidak
- boleh secara liar. Harus ada penanaman
- ulang. Jadi ditebang secara apa? Secara
- bertahap. Sebagian ditebang, sebagian
- dibiarkan, kemudian ditanami ladang yang
- bekas ditebang tersebut ya untuk menjadi
- hutan lindung kembali. Baru setelah dia
- mulai tinggi, lahan berikutnya diambil
- secara apa? Beraturan. Jangan dibiarkan
- ladang dalam keadaan guntur, dalam
- keadaan gundul. Nah, kita lihat UL A'ma
- ini bicara untuk apa? Untuk kepentingan
- oligarki, untuk juga komisi yang
- diterima.
- Oleh karena itu, orang seperti ini yang
- tidak menghormati Allah subhanahu wa
- taala, bagaimana akan menghormati
- bangsanya, negaranya, maupun rakyatnya?
- Kita sedih kalau melihat orang dari
- kalangan Nahlatul Ulama yang kita dulu
- anggap sebagai pejuang Islam bersama K.
- Ha. Ahmad Dahlan.
- Kiai Hasyim Asy'ari, tokoh-tokoh NU yang
- saya ingat suatu kita kecil orang yang
- wara. Menjaga makannya, menjaga
- minumannya, menjaga juga pembicaraannya.
- Saya enggak dengar dari mulut mereka
- bicara porno atau makanan sembarangan.
- Tapi sekarang
- semenjak waliyadubillah uang-uang kotor
- masuk ke mulut mereka, mulai mereka
- melakukan kerusakan. Alhamdulillah pada
- saat ini Royis AM bersama masyarakat NU
- mencopot ee Yahya Tsakuf ya dan
- sebelumnya kita lihat Yakut yang menjadi
- menteri juga semuanya orang-orang yang
- melakukan kerusakan.
- Berkolaborasi dengan Zionis bahkan
- menyampaikan ceramahnya di Kenist eh
- Zionis ya dan bangga dengan sambutan
- yang diberikan kepada mereka. Jadi atas
- dasar ini, Kang Rizal, orang seperti UIL
- A'ma,
- Ulil A'ma ini tidak layak untuk kita
- tanggapi, kita ajak berdialog karena
- enggak jelas identitasnya. Kalau
- liberalis, liberalis.
- Jangan Anda mengatakan saya muslim,
- liberal. Tidak ada. Muslim dalam bahasa
- Arab aslama yuslimut itu arti berserah
- diri kepada Allah. Rocky Gerum
- terheran-heran mengarutan dia. Tapi
- rupanya Rocky Gerung mengatakan ini
- teknik pemasaran. Ini merupakan teknik
- pemasaran.
- Pemasaran. Karena kita harapkan
- mudah-mudahan organisasi Nahdatul Ulama
- betul-betul merupakan wadah kebangkitan
- para ulama di hadapan kezaliman, di
- hadapan ketidakbenaran.
- Dan Muhammadiyah juga tampil kembali
- meneruskan perjuangan K. Haj Ahmad
- Dahlan. Masing-masing punya keutamaan,
- kelebihan. Adapun sempalan-sempalan
- kiai-kiai NU yang menjual agama Allah
- dan tidak bertobat, alaihim laknatullahi
- wal malaikati wasasi ajmain. Baik itu
- kiai NU-nya begitu juga kalau ada Kiai
- Muhammadiyah juga atau habib-habib yang
- menjual agama Allah. Allah sudah
- sebutkan
- innalladzina
- yaktumuna ma anzalna minal bayyinati wal
- huda min ba'di ma baynahu linasi kitab
- yalanumullahumun.
- Sesungguhnya mereka-mereka yang
- menyembunyikan apa yang telah Kami
- turunkan
- dari petunjuk-petunjuk Kami setelah Kami
- jelaskan, mereka terkena laknat Allah,
- laknat malaikatnya dan laknat setiap
- pelaknat.
- Dan Allah jelaskan juga apa yang mereka
- makan dari hasil menjual ayat Allah
- adalah api neraka yang menyala-nyala.
- Innalladina yaktumuna ma anzalallahu min
- kitabi
- ya innadina yaktumuna ma anzalallahu
- minal kitabanika
- mauna fiillar
- mereka-mereka yang menyembunyikan apa
- yang Allah turunkan
- dari kitabnya. Mereka menjual belikannya
- dengan harga yang murah yang mereka
- makan adalah api neraka. Sampai Allah
- bilang apa?
- Merekalah orang-orang yang membeli
- kesesatan dengan menjual petunjuk Allah,
- membeli azab Allah
- dengan menjual ampunannya.
- Jadi petunjuk Allah dan ampunnya dijual
- hanya untuk membeli kesenangan dunia.
- Allah bilang, "Fama asbarahum alanar."
- Betapa sabarnya mereka menghadapi api
- neraka
- yang bertobat semoga Allah ampuni dosa
- mereka, terima kembali. Kembali mereka
- menegaskan kebenaran. Sengaja saya
- sampaikan hanya dengan tegas supaya
- mereka yang bermain-main sadar mereka
- sedang bermain-main dengan sesuatu yang
- akan membahayakan mereka. Dan supaya
- rakyat tahu ini tokoh-tokoh mereka ni
- yang menjual agama Allah bakal
- mencelakakan mereka.
- Masa orang yang memperjuangkan
- lingkungan dikatakan wahabi lingkungan.
- Betapa mulianya kaum Wahabi.
- Yang benar merekalah orang-orang yang
- punya rasa kemanusiaan tinggi, cinta
- kepada bangsa mereka, kepada negara
- mereka disebabkan rasa hormat mereka
- kepada Allah. Mereka ingin menjaga apa
- yang Allah perintahkan untuk dijaga.
- bukan Wahabi, bukan juga Sunni, bukan
- juga Syii, tapi merekalah muslim yang
- baik yang penuh dengan kemanusiaan.
- Jadi jangan kita kotak-kotak lagi umat
- Islam atau jadikan sebagai satu kelompok
- untuk menyerang kelompok yang lain.
- Ulil absar atau ulil a'ma. Kalau Anda
- ingin menjadi ulil absar yang sebenarnya
- bertobatlah pada Allah. Anda hidup
- sebentar lagi datang panggilan Allah.
- Begitu datang sakaratul maut, malaikat
- akan memukuli wajah Anda dan punggung
- Anda. Karena Anda berusaha mencari
- keridaan orang yang dimurkai Allah.
- Dalam surah Muhammad Allah berfirman,
- "Innalladinaadu ala adbarihim ba'di ma
- tabayyana lahumul huda."
- Sesungguhnya mereka-mereka yang murtad
- berbalik ke belakang setelah datangnya
- petunjuk Allah Subhanahu wa taala kepada
- mereka.
- Innalladinadu
- ala adbarihim min ba'di ma tabayana
- lahumul huda asit sawahum waahum.
- Maka setan yang apa? Yang telah apa?
- Yang telah ee mendesain mereka dari
- belakang, merencanakan ya menjadikan
- mereka-mereka ini sebagai apa? Sebagai
- orang-orang yang menerima doktrinnya,
- menjadi boneka-boneka setan.
- ika biahum quillinahu
- ma nazalallahukum
- fi ba'il amri wallahuam.
- Kenapa? Karena mereka berkata kepada
- orang-orang yang tidak menyukai
- ayat-ayat Allah yang diturunkan sebagai
- pedoman hidup. Mereka mengatakan, "Kami
- akan mentaati kalian pada sebagian hal.
- Kami ambil sebagian yang cocok dengan
- kalian. Kami tinggalkan ayat Allah
- Subhanahu wa taala yang kami tidak cocok
- dan kalian tidak cocok. Itu ucapan ulil.
- Kemudian fakaifa idza tawahumul
- malaikatu yadbuna wujuhum waum.
- Bagaimana nanti kalau malaikat menampari
- wajah mereka, punggung mereka?
- tawaumul malaikatu
- wujuhum waumikaahum
- ini disebabkan karena mereka mengikuti
- menuruti apa yang dibenci oleh Allah.
- Allah hancurkan amal mereka semuanya.
- Allah gugurkan semua amal mereka hingga
- tidak berguna. Jadi pembicaraan mereka
- secara rahasia di antara mereka dan
- setan-setan dari kalangan manusia itu
- didengar oleh Allah. Wallahuam.
- Jadi Bapak Ulil kalau Anda tidak
- bertobat Anda bukan ulil absar abdullah
- tapi Anda menjadi ulil a'ma aduullah.
- Bukan ulil absar Abdullah. Mungkin Anda
- akan sakit hati dengan ucapan saya. Tapi
- saya harap kata-kata yang menyakitkan
- ini bisa menyadarkan Anda. Apakah Anda
- rela di saat mati ditampari oleh
- malaikat Allah Taala, punggung Anda,
- kemudian amal Anda semua berguguran. Apa
- yang Anda pelajari semua hilang. Apalagi
- harta yang Anda kumpulkan dengan
- mengkhianati Allah Subhanahu wa taala.
- Mudah-mudahan ini menjadi peringatan
- bagi kita semua. Jangan sampai kita
- termasuk dari orang yang berkhianat
- terhadap Allah Subhanahu wa taala.
- Mudah-mudahan kita diwafatkan dalam
- kebenaran, dalam keridaan Allah dengan
- penuh keikhlasan mengharapkan wajah
- Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Izin satu pertanyaan,
- Ustaz, dari ee pendengar menanggapi
- penjelasan Ustaz tadi mungkin ya. Ini
- dari Bunda Yasmin
- di Mampang, Jakarta. Ustaz, kadang
- ee yang bikin sakit hati bencana ini
- suka dinyinyirin oleh sebagian orang.
- Misal bencana ini contoh di Aceh ini
- akibat Aceh ingin memisahkan diri dari
- Indonesia atau bencana di tempat lain.
- Wajar sih di sana di tempat bencana itu
- banyak maksiat, prostitusi, LGBT, bla
- bla bla. Nah, ini kan udah kena musibah
- besar ya difitnah juga para korbannya.
- Pastinya korban bencana ini kecewa dan
- sakit hati. Bagaimana Ustaz melihat hal
- ini? Terima kasih.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Aceh merupakan wilayah ya yang dikenal
- sebagai daerah istimewa Aceh. Aceh kaya
- dengan gasnya dulu. Tapi sayang gasnya
- pada masa Orde Baru ya dijual belikan
- kepada pihak asing kalau tidak salah
- Jepang. Sedangkan pembangunan Aceh
- diabaikan.
- Padahal rakyat Aceh yang muslim dulu
- mereka yang pertama-tama menyumbang dari
- hasil kekayaan mereka
- untuk membeli pesawat pertama.
- Artinya rakyat Aceh, wilayah Aceh ini ya
- tidak pernah ingin memisahkan dari
- Indonesia. Tapi bagaimana kezaliman yang
- terjadi pada rakyat Aceh?
- Bagaimana
- kerusakan kejahatan yang menyebabkan
- rakyat Aceh banyak yang menjadi korban.
- Saya tidak akan bicara panjang lebar ya,
- tapi
- banyak orang tahu bahkan pembantaian
- terhadap rakyat, terhadap tokoh-tokoh ya
- karena rakyat Aceh kebetulan rakyat yang
- taat pada Allah Taala dan menginginkan
- Islam sebagaimana yang dijanjikan Bung
- Karno dulu pada masa Orde Lama
- memberikan ee Aceh sebagai daerah
- istimewa.
- Tapi ternyata janji tidak dipenuhi.
- Rakyat Aceh menjadi korban. Kekayaan
- negerinya diambil, sedangkan mereka
- tidak dipedulikan.
- Akhirnya kebodohan meraja lela dan
- kemaksiatan juga akhirnya bertebaran
- karena tokoh-tokoh mereka banyak yang
- meninggal dunia. Sampai daerah Simpang 7
- itu merupakan daerah daerah pelacuran.
- Saya pernah ke Aceh menyaksikan pada
- saat tsunami ya, bagaimana kita lihat
- sebahagian masyarakat Aceh ya yang
- melakukan kemaksiatan.
- Dan itu terkenal sebelum terjadinya
- tsunami. Nah, alhamdulillah sekarang
- Aceh mengalami perbaikan dan gubernurnya
- saya dengar juga merupakan gubernur yang
- baik dan rakyatnya juga termasuk rakyat
- yang baik sebetulnya. Mudah-mudahan bisa
- kembali semula menjadi rakyat yang
- betul-betul beriman. Adapun mereka mulai
- berpikir tadinya untuk berpisah dari
- negara kesatuan disebabkan apa?
- Disebabkan karena kezaliman yang mereka
- terima. Bagaimana enggak sakit hati?
- Dan ini kalau dibiarkan juga bukan hanya
- Aceh, nanti akhirnya Sumatera bisa
- terpecah-pecah bahkan Jawa bisa
- terpecah-pecah. Begitu juga Sulawesi.
- Karena kezaliman akan menimbulkan
- kebencian dan rasa antipati.
- Mereka merasa dianak tirikan,
- tidak diperlakukan sebagai warga negara.
- Ketika Gus Dur datang ke sana
- mengatakan, "Mari kita perjuangkan
- kemerdekaan
- Aceh tapi dalam NKRI.
- dalam NKRI
- artinya perjuangan hak-hak rakyat Aceh
- tapi tetap tidak keluar dari NKRI. Nah,
- kita ingin betul-betul setiap wilayah
- Acehnya, demikian pula wilayah ee
- Tapanulinya,
- wilayah katakan ee Sumateranya, baik
- selatannya, baik tengahnya hingga ke
- utaranya, kita berharap mendapatkan
- perlakuan yang mulia. Begitu juga
- Sulawesinya eh Sulawesinya kemudian juga
- Kalimantan. Perlakukan rakyat dengan
- baik, mulia. sejahterakan mereka sebagai
- amanat sebagaimana amanat Undang-Undang
- Dasar.
- Setelah rakyat tercukupi baru
- kelebihannya diberikan kepada
- wilayah-wilayah yang kurang. Mereka akan
- berbondong-bondong. Kalau perlu nanti
- Singapura, Malaysia ingin bergabung di
- Indonesia. Tapi kalau dizalimi rakyatnya
- pada saat pemerintah berusaha
- mempertahankan kedaulatan negerinya,
- kesatuan NKRI, pihak-pihak lain bisa
- menghasut. H bisa menghasut agar
- rakyatnya keluar dari NKRI karena
- disakiti dan dizalimi. Jadi tidak benar
- rakyat Aceh ingin berpisah dari NKRI ya
- hingga mendatangkan bencana bala. Tapi
- kezalimanlah yang menimbulkan bencana
- tersebut. Artinya untuk Gubernur Aceh,
- untuk rakyat Aceh coba tanya ada
- kesalahan apa kira-kira yang menyebabkan
- bencana datang? Karena Allah tidak
- pandang bulu.
- Tidak pandang, Bu.
- Tidak pandang.
- Nah, ada kezaliman, ada kesalahan, ada
- kemaksiatan secara terang-terangan.
- Allah turunkan azab karena Allah ingin
- menyelamatkan rakyat Aceh,
- membersihkannya dari kotoran. Begitu
- juga wilayah Tapanuli.
- Jadi, bisa saja terjadi kesalahan ini
- karena kesalahan
- orang-orang yang di atas ya. melakukan
- penembangan liar dibiarkan, melakukan
- kerusakan, begitu juga prostitusi.
- Jadi, mari kita berjuang bersama-sama ya
- dengan niat yang tulus, yang baik,
- saling menjaga. Kalau kita menganggap
- seluruh wilayah Indonesia wilayah NKRI,
- maka kita harus cintai mereka
- sebagaimana kita cintai wilayah kita.
- Kecuali kalau Anda menganggap negeri ini
- hanya wilayah Anda aja. di luar itu
- bukan wilayah Anda. Sumat, Rasula, Wesi,
- Kalimantan, Papua. Semua wilayah kita.
- Jangan seperti Papua. Rakyat Papua hidup
- menderita. Kekayaan negerinya diangkut
- keluar. Kemudian pejabat menandatangani
- perpanjangan kontrak Papua untuk
- kepentingan mereka, bukan untuk
- kepentingan rakyat. Jadi sebetulnya ini
- merupakan pengkhianatan terhadap
- Undang-Undang Dasar pasal 33 ayat 3.
- Nah, semoga Allah Subhanahu wa taala
- memberikan hidayah kepada seluruh bangsa
- kita, baik yang beragama Islam maupun
- tidak beragama Islam. Saya yakin
- tuntunan agama mereka mengajak kita
- untuk menjaga kemanusiaan, bersikap
- adil, amanat, jujur. Mari kita bekerja
- sama sesuai dengan apa? Dengan
- masing-masing agamanya. Kami tidak akan
- memaksa orang untuk mengikuti agama
- kami. Kita dengan berdakwah menggunakan
- dialog kekuatan logika, bukan dengan
- logika kekuatan. Dan adab itu yang
- paling penting.
- Akhlak merupakan hal yang terpenting
- bagi orang yang beragama. Kalau orang
- beragama tidak berakhlak, walaupun
- tunggang-tungging bangun malam, puasa,
- jidat hitam, tidak ada gunanya. Begitu
- juga dengan panjangnya jenggot seperti
- saya ini. Tidak ada gunanya.
- Akhlak-akhlak itulah misi tujuan Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam. Jadi jangan kita zalimi rakyat
- Aceh mengatakan karena mereka ingin
- berpisah dari NKRI. Karena mereka
- tadinya memiliki niat tersebut karena
- kezaliman yang mereka rasakan. Kita yang
- di Jawa juga harus sadar di pusat
- pemerintahan jangan hanya kita melihat
- kekurangan mereka. Lihat apa sebabnya
- sampai mereka berkeluh ke sana.
- Oleh karena itu apa yang dikatakan
- horizon F ya dalam dialognya bersama
- Zulhas. Tapi Zulhas rupanya kurang apa?
- Kurang peka.
- Kurang peka ya karena mungkin kenyang
- dari yang tidak benar.
- Horisonf mengatakan kalian akan menyesal
- nanti akibat perbuatan kalian sekarang
- dan terjadi. Nah, waspada terhadap
- ancaman yang datang dari wilayah Bogor
- dari puncak.
- Heeh.
- Dari penambangan liar. Begitu pula dari
- penebangan hutan yang kelak akan
- mendatangkan penyesalan. Begitu datang
- bencana alam, longsor, banjir yang
- dikirim ke Jakarta, kemudian lautan juga
- akan meluap karena permukaannya sudah
- apa? Sudah lebih tinggi tanpa ada
- penjagaan perlindungan seperti yang
- terjadi di Jepang. Maka jangan salahkan
- takdir Allah. Tapi kalian yang merusak
- hukum takdir kemudian menuduh Allah
- secara aniaya. Demikianlah ikhwan akhwat
- yang dirahmati Allah, pagi ini mungkin
- saya agak sedikit keras bukan karena
- kebencian, tapi untuk mengingatkan agar
- kita tobat kembali pada Allah waspada.
- Mudah-mudahan apa yang saya ucapkan
- bukan hanya ucapan keluar dari mulut
- untuk diamalkan orang lain, tapi saya
- pertama-tama yang beramal dan
- mengharapkan keselamatan bagi saya,
- keluarga, bagi seluruh bangsa. Dan
- hendaknya kita jangan lupa di samping
- berdoa, mari bersama-sama kita
- berkontribusi untuk memberikan bantuan
- bagi saudara kita di Aceh, di Tapanuli.
- Dan ingat, jangan bedakan perbedaan
- agama. Mereka saudara-saudara kita sama
- dari ayah ibu yang sama. Mari kita
- bantu. Karena yang hidup kehilangan
- bukan hanya saudara mereka yang wafat,
- rumah mereka yang hidup lebih menderita
- dari yang meninggal dunia.
- Jadi jangan kita menambahkan derita
- mereka dengan mengatakan bahwa itu hanya
- merupakan drama, bukan merupakan
- kenyataan. Ini merupakan orang-orang
- yang kikir, yang keji, yang tidak punya
- rasa rahmat di hatinya. Semoga seluruh
- orang yang menjadi korban Allah
- Subhanahu wa taala angkat derita mereka,
- perbaiki keadaan mereka dan gantikan
- yang hilang dengan yang lebih baik lagi.
- Yang meninggal dunia semoga Allah
- tempatkan di tempat yang mulia.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Husein
- Alatas atas ee nasehat dan insyaallah
- kita bisa mengambil ibrah pelajaran dari
- musibah ini dan juga tadi penjelasan
- Ustaz ee uraian juga insyaallah mungkin
- menjadi ee pintu hidayah Ustaz ya.
- Tobatan nasuha buat orang-orang buat
- yang di atas sana yang masih suka zalim.
- Amin. Amin ya rabbal alamin. Dan ikhwan
- akhwat eh kami undur diri. Saya Rizal
- Hak dan juga teman-teman yang bertugas
- ada Kang Ondi, Kang Aldi, Kang Algi.
- Billahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.