Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:07 Brazil TV. 0:14 [Musik] 0:23 Bismillahirrahmanirrahim. 0:25 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:27 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:29 sayyidina Muhammad. Iwan dan akhwat para 0:32 pendengar radio silaturahim juga Rasil 0:34 TV. Asalamualaikum 0:36 warahmatullahi wabarakatuh. 0:39 Alhamdulillah kami hadir lagi di ruang 0:41 Dengar Ikhwan dan Akhwat. Saya Karolin 0:43 didampingi para pejuang dakwah pada 0:45 siang hari ini. Ada Ondi dan Algi hadir 0:48 dengan acara kita setiap hari Jumat 0:51 siang fikih wanita bersama guru kita 0:53 yang telah hadir di tengah-tengah kita, 0:55 mari kita sapa terlebih dahulu, Ustazah 0:57 Herlini Amran. Asalamualaikum 0:59 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 1:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04 wabarakatuh. Sehat, Mbak? Alhamdulillah 1:07 sehat, Ustazah. Bagaimana? Apa kabar? 1:09 Sehat. 1:11 Alhamdulillah. Matius Shah. 1:13 Mudah-mudahan semua pendengar guru Radio 1:16 Raskil dan semua ya yang bersama kita 1:18 saat ini Allah berikan kesehatan, 1:21 kekuatan, keberkahan semua doa yang 1:24 terbaik ya. Insyaallah. Insyaallah. 1:25 Insyaallah saling mendoakan ya. Baik 1:27 Ustazah dan ee ikhwan dan akhwat. Pada 1:30 kesempatan kali ini kajian kita akan 1:33 membahas mengenai kebahagiaan yang akan 1:36 dibahas Ustazah yaitu kebahagiaan yang 1:38 hakiki. Betul Ustazah ya? I iya. Tafadal 1:41 ustazah ya. 1:44 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah 1:47 wasalatu wasalamu ala rasulillah. Wala 1:49 haula wala quwwata illa billah. 1:52 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 1:54 sayyidina Muhammadin waa alihi wa ashabi 1:57 ajmain. Allahumma sholli wasallim 1:59 wabarik alaih. Pembahasan tentang 2:02 kebahagiaan yang hakiki. Kebahagiaan 2:05 hakiki itu memang menjadi ee sesuatu hal 2:08 yang kita cari ya. 2:10 Kadang-kadang ada yang merasakan hidupku 2:12 enggak bahagia. Sekarang pertanyaannya 2:14 adalah apa sih kebahagiaan itu? Nah, 2:17 seringkiali kebahagiaan itu diartikan ee 2:20 keadaan atau perasaan yang senang, puas, 2:24 ya. Ee bagaimana perasaan yang ee 2:28 merasakan kesuksesan, merasakan ee 2:31 sesuatu yang keinginan kita terpenuhi, 2:34 tercapai ya. ada pencapaian besar yang 2:36 selama ini kita ee targetkan itu 2:39 berhasil, kesuksesan e finansial apapun 2:42 ya kadang-kadang ee itu kita jadikan 2:45 sebagai definisi kebahagiaan. Maka kalau 2:49 kita melihat ya setiap orang tuh kan 2:51 tentu konsep bahagianya berbeda ya. 2:54 Bahagia itu memang tidak diukur dengan 2:55 banyaknya kekayaan ya sebenarnya tidak 2:58 ee diukur dari ee kelebihan ee yang 3:01 mereka miliki ya. Karena memang kita 3:04 hidup di dunia ini kan ee punya ini ya, 3:07 ada hawa nafsu ya. Kita hidup di dunia 3:10 ini dibekali oleh ee oleh Allah hawa 3:12 nafsu dan kita tahu hawa nafsu itu 3:15 enggak pernah puas-puasnya ya. Jadi 3:17 kalau sudah dapat ini enggak puas. Jadi 3:19 nah ini pentingnya ee dibingkai ee 3:21 kehidupan ini dengan agama ya. Karena 3:24 kalau kebahagiaan itu hanya diukur dari 3:28 kekayaan semata, hanya karena pencapaian 3:32 dan keberhasilan. Ketika kekecewaan ee 3:35 akhirnya menyebut ee kita punya 3:37 pandangan aku tidak bahagia. Itu memang 3:40 ee perlu dievaluasi ya. Jadi kebahagiaan 3:42 itu banyak bisa berupa kesehatan, 3:45 ketenangan hati, kesempatan ya ee tidak 3:49 dililit hutang ee hati, merasa tentram, 3:53 tenang, nyaman. Walaupun banyak ujian 3:55 hidup yang dialami ya. Karena kita tahu 3:58 ya hidup di dunia ini memang penuh ujian 3:59 ya. Dan hidup itu memang ujian yang 4:01 bergilir ya. Hidup itu kan bagian dari 4:04 waktu yang terus berjalan. tetap ee 4:07 tidak tetap pasti ee namanya hidup itu 4:11 kadang-kadang kita mendapatkan anugerah, 4:13 kadang-kadang kita diuji oleh Allah, 4:15 hari itu terus berganti ee sepanjang 4:18 hidup itu memang semuanya penuh dengan 4:20 ujian ya. Dan tentu hidup itu ada 4:23 perubahan ya. Kadang-kadang kita 4:25 mendapatkan anugerah karunia kita berada 4:28 di posisi di posisi di posisi puncak ya 4:32 memiliki kekuasaan kita ee memiliki 4:36 pangkat ya kedudukan kadang-kadang juga 4:39 kita dengan dengan ee perjalanan waktu 4:41 kita berada di bawah. Jadi memang tidak 4:43 ada yang kekal selamanya di dunia ini. 4:45 Pasti setiap ada kemenangan pasti ada 4:48 kekalahan. Setiap ada keberhasilan pasti 4:50 ada kegagalan. setiap kesulitan tuh 4:52 pasti ada kemudahan yaend ee penderitaan 4:56 apa semua pasti ada Allah telah 4:58 pergilirkan ya. Jadi kebahagiaan itu 5:01 ketika kita mendapatkan posisi gagal 5:04 misalnya ya sulit, susah, luka, tentu 5:07 kita ee tidak akan larut ya apabila kita 5:10 dibingkai oleh agama. Karena dalam 5:12 setiap kemenangan itu tentu ada rasa 5:14 syukur dan setiap kekalan itu pasti ada 5:16 rasa sabar yang tidak dan tidak berputus 5:19 asa. Nah, inilah pentingnya ee bingkai 5:21 hidup kita di dunia ini diatur oleh 5:23 Allah ya. Karena memang hidup itu ya 5:27 pujian yang bergilir, kehidupan yang 5:29 silih berganti ya antara suka duka, 5:31 kalah menang ya. Suatu saat kita menjadi 5:35 lemah, suatu saat kita bisa menjadi kuat 5:37 ya. Kadang kadang kala kita berada dalam 5:39 posisi ee tidak ada harta, kekurangan 5:42 harta. Bisa jadi suatu saat Allah 5:43 berikan ee kekayaan yang berlimpah. Nah, 5:46 jadi ee sekali lagi bahwa ee hidup itu 5:50 pasti berganti dan berguru. Sebagaimana 5:52 dalam ee Allah sampaikan dalam Al-Qur'an 5:55 ya, tilkal ayyamu nudawi bainanas. Ya, 5:59 jadi hari itu memang dipergilirkan. Nah, 6:01 sekarang di mana kebahagiaan kita itu? 6:04 ya kebahagiaan itu kalau memang kita di 6:08 dunia ini karena memang sementara ya itu 6:11 hanya seputar ee memiliki dua aja 6:15 kalimat ya syukur dan sabar. Jadi ketika 6:18 Allah memberikan kita hidup dalam hidup 6:21 ini ujian yang selalu dipergilirkan ya 6:24 antara dua itu aja syukur dan sabar. Dan 6:26 kita bahagia ketika kita bersyukur Allah 6:28 berikan kita karunia dan kita bersabar 6:30 itu juga bahagia buat kita ya. Jadi 6:33 kebahagiaan dunia ini memang ee tidak 6:35 bisa diukur oleh hawa nafsu, oleh ee ke 6:39 apa ego seseorang ya. Kebahagiaan di 6:42 dunia itu memang mau tidak mau mutlak ya 6:45 melalui ketaatan kepada Allah ya. 6:47 Watilkal ayyamu nudil bainanas. Inilah 6:51 kehidupan ini pasti dipergilirkan. Maka 6:53 kalau kita tidak bersyukur kepada Allah 6:55 atau tidak bersabar, enggak ada 6:57 bahagia-bahagianya. 6:58 Orang yang tidak bahagia tentu dia akan 7:00 cepat menyelesaikan hidupnya di dunia ya 7:03 tentu dalam keadaan murka Allah. Maka 7:06 oleh karena itu salah satu nanti kita 7:09 akan bahas ya ee hakik kebahagiaan 7:12 hakiki yang sebenar yang sebenarnya itu 7:14 seperti apa? Ini kita bicara dunia ya. 7:17 Jadi salah satu sumber kebahagiaan 7:19 terbesar dalam Islam bagi hamba Allah di 7:22 dunia ini adalah ketaatan kepada Allah. 7:25 Masyaallah. Seorang muslim hamba Allah 7:28 yang menjalankan perintah Allah dengan 7:30 penuh kesadaran dan keikhlasan, dia 7:33 pasti akan merasakan tenang, akan terasa 7:35 bahagia dalam hatinya walaupun banyak 7:37 ujian cobaan yang menimpa dirinya. 7:39 Karena Islam mengajarkan kepada kita 7:41 bahwa ketenangan hati itu hanya 7:43 diperoleh dengan mengingat Allah. Ada 7:46 cinta yang ingin dia raih, yang ingin 7:49 dia peroleh. Ada cinta yang dia ingin ee 7:53 apa namanya? dia ingin gapai yaitu cinta 7:56 untuk ee mendapatkan ee apa? rida Allah 8:00 ya, cinta Allah ya. 8:02 Alikrillahiulub. Jadi ketika kita 8:05 sebagai hamba Allah melaksanakan zikir, 8:08 salat, puasa, dan ibadah-ibadah lainnya 8:11 itu menjadi sarana kita untuk 8:12 mendekatkan diri kita kepada Allah yang 8:15 akhirnya tentu Allah akan memberikan 8:16 kebahagiaan batin kepada diri kita. ya. 8:19 Karena seorang muslim yang yang taat 8:22 tidak hanya merasakan ketenangan dalam 8:24 hidup, tapi juga merasakan kepuasan 8:26 kepuasan ruhi ya dalam kehidupan ini. 8:30 Karena yang dia cari, yang dia buru, 8:32 yang dia gapai, yang dia kejar itu 8:34 adalah ridanya Allah. Ya. Jadi kalau 8:37 dalam ee apa namanya ee ringkasannya itu 8:41 ya dalam matan alqawaidul arba itu Syekh 8:43 Muhammad Atamimi itu diringkas 8:48 yaar 8:53 wafarah. Kalau diberi kenikmatan dia 8:56 bersyukur. Kalau dia ditimpa musibah dia 8:59 bersabar. Kalau dia melakukan dosa dia 9:01 beristigfar. Dan itulah unwanus saadah. 9:04 Itulah yang dinamakan tanda kebahagiaan. 9:06 Judul kebahagiaan ee rumus kebahagiaan. 9:09 Jadi rumus kebahagiaan itu diberi nikmat 9:12 dia bersyukur, diberikan ujian cobaan 9:14 musibah dia bersabar. Ketika dia 9:17 melakukan perbuatan dosa tergelincir ya 9:20 dengan perbuatan dosa dia bertobat 9:22 kepada Allah. Itulah ee kebahagiaan 9:26 unwanus sa'adah. Jadi kebahagiaan ini 9:28 memang ujian di dunia ya. Karena Islam 9:30 mengajarkan bahwa kebahagiaan dunia itu 9:33 ya seperti kekayaan, kesuksesan, 9:35 kenikmatan, ee keluarga yang ee kita 9:40 impikan ada, semua yang kita capai 9:43 dapat, kita peroleh. Itu kan sebenarnya 9:45 bukan tujuan akhir hidup manusia. Maka 9:48 kebahagiaan di dunia ini sebagai ujian 9:50 jadinya ya. Karena kita anggap selama 9:54 ini ee itulah satu-satunya kebahagiaan. 9:56 Jadi kan orang kan punya target ya, 9:58 punya target dalam kehidupan ini. 10:00 Misalnya ee target-target yang dia ingin 10:03 raih, setelah dia dapatkan target itu 10:06 dia sudah sukses ya. Dia telah 10:07 memperoleh apa yang dia harapkan. 10:09 Diaanggap itulah kebahagiaan. Tidak. 10:11 Manusia tuh punya hawa nafsu pasti ada 10:13 kepuasan yang tidak habis-habisnya sudah 10:16 dapat ini, pengin lagi itu. Ya, maka 10:18 kebahagiaan di dunia ini hanya sebagai 10:20 ujian. Allah menguji hambnya dengan 10:23 kenikmatan juga. Allah berikan ujian 10:25 kepada manusia itu juga kesulitan. Untuk 10:28 apa? Untuk melihat mana yang bersyukur, 10:30 mana yang 10:32 bersabar. Makanya kalau kita lihat ya 10:34 misalnya dalam Al-Qur'an ya, nafsinqatul 10:40 mautlukum fitnah 10:42 waun. Setiap jiwa itu akan merasakan 10:44 mati. Dan kami menguji kalian dengan 10:47 keburukan dan kebaikan sebagai cobaan 10:50 dan kepada kamilah kalian akan 10:52 dikembalikan. Jadi kebahagiaan di dalam 10:54 Islam itu sangat kuat dan erat kaitannya 10:58 dengan dua konsep 11:00 tadi. Sabar atau syukur, kesabaran atau 11:04 rasa syukur. Dua itu. Jadi ketika kita 11:07 menghadapi kesulitan atau ujian, kita 11:10 diajarkan untuk bersabar. Ketika kita 11:12 diberikan nikmat karunia ee yang banyak, 11:16 kita diajarkan 11:17 bersyukur karena memang dengan sabar 11:19 kita akan mendapatkan pahala. Kalau 11:22 sudahudah gitu hati jadi damai, jadi 11:23 tenang. Kalau kita mendapatkan nikmat 11:26 dan kita bersyukur itu Allah berikan 11:28 lagi lipatan tambahan keberkahan dari ee 11:33 rasa syukur yang kita ee apa 11:35 realisasikan ya sehingga kita 11:37 mendapatkan kebahagiaan yang yang 11:39 sebenarnya ya. Itulah sebabnya ya 11:41 kebahagiaan di dunia ini jadi cobaan ya. 11:43 Jadi memang harus dihadapi ya apakah 11:45 dengan rasa syukur ya. Ya, tentu saja 11:48 tidak sampai sombong ya, merasa akulah 11:51 yang telah ee karena usaha kerja 11:53 keraskulah akhirnya aku mendapatkan 11:55 hasil seperti ini. Itu namanya sombong 11:57 ya. Jadi ketika kita bersyukur kepada 11:59 Allah, Allah tambahkan lagi nikmat. 12:01 Itulah namanya sombong. Jelas pas banget 12:02 loh sombong. Jadi ini konsep ee bahagia 12:05 di 12:06 sini ee adalah ujian apakah kita 12:10 bersabar atau bersyukur itu ee akan kita 12:12 dapatkan peroleh ee kebahagiaan sejati 12:15 ya. Jadi ini kebahagiaan jadi memang 12:17 relatif ya nanti kita akan bahas 12:20 kebahagiaan hakiki itu yang sebenarnya 12:21 yang mana ya gitu ya. Nah jadi di dunia 12:24 ini kebahagiaan itu ee tergantung 12:27 orangnya ya. Sejauh mana dia menganggap 12:29 kebahagia ee sebagaimana dia memandang 12:32 bahagia itu setiap orang pasti beda ya. 12:34 Yang ada ee mengatanggapan, "Ah bahagia 12:37 mah sederhana gitu ya. Ngumpul bersama 12:39 keluarga lengkap, sehat walafiat. 12:41 Walaupun hanya makan nasi sama sambal 12:43 sudah bahagia ya tergantung ya ee konsep 12:45 bahagia itu tergantung dari individu 12:47 masing-masing ya. Nah, kalau di dunia 12:49 ini bahagia itu ya sederhana itu kan 12:52 kebahagiaan itu sebenarnya muncul dari 12:54 diri sendiri tergantung kita. Tidak 12:56 tergantung kepada orang lain, tidak 12:59 tergantung kepada ee siapapun di luar. 13:01 Itu semuanya kembali kepada kita. 13:03 Seperti apa tindakan kita, perasaan 13:06 kita, cara pandang kita kembali kepada 13:08 kita. Karena kitalah yang menentukan 13:09 bahagia ya. ee ya tergantung situasi 13:12 bagaimana mensikapi ee situasi semuanya 13:15 kembali kepada ee diri kita sendiri. 13:18 Jadi sekali lagi 13:20 bahwa ee bahagia itu tergantung cara 13:24 pandang kita ya. Ya, tergantung sejauh 13:26 mana pemahaman kita terhadap konsep 13:29 syukur dan sabar. Ya, kebahagiaan yang 13:32 ee besar itu itu tidak dilihat dari 13:35 kekayaan ya. Kalau kekin sudah dipunya 13:38 pasti ada rasa ee kurang lagi, kurang 13:40 lagi ya. Karena memang itu kan masalah 13:42 nafsu ya. Jadi sekali lagi bahwa cara 13:45 pandang kebahagiaan itu tergantung dari 13:48 wawasan yang dimiliki oleh seorang 13:50 manusia. Tergantung dia mau apa, bahagia 13:52 itu yang seperti apa. Ya. Nah, jadi 13:54 dalam pandangan Islam kebahagiaan itu 13:56 assaadah itu adalah kebahagiaan yang 13:59 memiliki makna yang sangat komprehensif, 14:02 sangat mendalam. Kebahagiaan itu tidak 14:05 hanya dilihat dari aspek materi atau 14:08 duniawi, tapi juga melibatkan aspek 14:10 spiritual dan ukhrawi atau akhirat. 14:13 Jadi, konsep bahagia itu dalam Islam itu 14:16 melibatkan hubungan antar manusia dengan 14:19 Allah juga sesama manusia dan 14:21 lingkungan. Ya, jadi sekali lagi 14:23 kebahagiaan hakiki dalam pandangan Islam 14:26 yang sejatinya kebahagiaan itu di 14:29 akhirat ya. Di akhirat ya. Jadi 14:32 kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan 14:35 yang dirasakan oleh seorang hamba di 14:37 akhirat. Ketika seorang hamba itu 14:40 mendapatkan rida Allah, dimasukkan ke 14:43 dalam surga, itulah kebahagiaan yang 14:46 sejati. Karena Islam mengajarkan ya, 14:48 bahwa dunia ini adalah tempat ujian. 14:51 Kebahagiaan dunia itu hanyalah 14:53 sementara. Ya, dalam surat Albaqarah 214 14:57 ya. 15:17 inahi apakah kamu mengira bahwa kamu 15:20 akan masuk surga padahal belum datang 15:23 kepadamu cobaan sebagaimana sebagaimana 15:26 orang-orang orang terdahulu sebelum 15:28 kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka, 15:32 kesengsaraan. Mereka diguncangkan dengan 15:35 bermacam-macam cobaan. Sehingga ee 15:37 berkatalah Rasul dan orang-orang yang 15:39 beriman bersamanya, "Mata nasrullah, 15:42 kapankah pertolongan Allah itu akan 15:44 tiba?" Ingatlah sesungguhnya nasrullah 15:48 ala inna nasrullah qorib. Pertolongan 15:50 Allah itu amat dekat. Jadi pendengar 15:53 yang dirahmati Allah bahwa kebahagiaan 15:56 hakiki itu ada di akhirat yaitu masuk 16:00 surga. Itulah cita-cita tertinggi kita 16:04 yang mestinya cita-cita yang paling 16:06 mulia yang kita sematkan dalam benak 16:08 kita, dalam keluarga kita. Bahwa 16:11 cita-cita tertinggi kita untuk 16:12 memperoleh kebahagiaan adalah masuk 16:14 surga. Maka tentu untuk 16:16 mencapainya harus dibutuhkan ya 16:19 pengorbanan. Dan pengorbanan itu tentu 16:21 yang paling berharga dalam kehidupan 16:23 kita ini enggak mudah. Surga itu enggak 16:25 enggak murah. Surga itu mahal ya. Nah, 16:28 oleh karena itulah kalau hanya pengin 16:30 surga hanya dengan ee angan-angan saja 16:33 tanpa modal gitu ya, kayak orang dagang 16:36 enggak ada modalnya bangkrut karena dia 16:38 tidak akan mendapatkan apa-apa dari apa 16:40 yang diakan. 16:42 Jadi menghendaki dan memiliki keinginan 16:45 untuk bahagia sejati atau hakiki untuk 16:48 masuk surga itu butuh amal. Tidak bisa 16:51 dengan angan-angan enggak enggak ada 16:53 modalnya. Ya, amallah yang menjadi 16:55 sebabnya agar kita bisa meraih 16:57 kebahagiaan sejati masuk surga. Allah 16:59 memberi balasan kepada hambanya atas 17:02 perbuatan nyata, bukan atas angan-angan. 17:05 Hanya doa aja tapi amal enggak 17:06 dilakukan. Doa saja kita. Siapa sih 17:08 enggak pengin masuk surga? Tapi maksiat 17:10 dikerjakan hanya sekedar omongan tanpa 17:14 amal nyata. Nah, salah satunya ee amal 17:18 yang dilakukan misalnya itu jihad ya 17:20 menjadi sebab masuk surga jihad ya. 17:23 Apakah itu jihad dalam arti sebenarnya 17:25 jihad fisabilillah ya ataupun jihad 17:27 dengan jihad ilmu, jihad harta ya jihad 17:30 melawan hawa nafsu itu ya jihad ya. Jadi 17:34 semua amal-amal yang berat itu yang 17:36 pahalanya dijanjikan Allah surga itu 17:38 harus berjihad. Di antaranya misalnya 17:40 berjihad menghadapi kedua orang tua yang 17:43 sudah tua yang bersama kita yang 17:46 membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. 17:48 Nah, itu sama dengan jihad ya. Karena 17:50 kita banyak temukan ya misalnya ada 17:52 anak-anak yang baik, amalnya saleh tapi 17:54 dengan orang tua sikapnya tidak sopan, 17:56 tidak makan durhaka. Ya, itu bagaimana 17:59 bisa mendapatkan surga? Justru cobaan 18:01 berat menghadapi orang tua. Karena itu 18:03 kunci surga. Itu contoh ya, bagaimana 18:05 jihad itu memang membutuhkan kesabaran 18:07 tingkat tinggi ya. Karena surga itu 18:09 tidak murah ya. Nah, kebahagiaan yang 18:12 kekal itu ya kebahagiaan di akhirat ya. 18:14 Karena memang orang-orang beriman itu ee 18:17 memang dijanjikan ee akan mendapatkan 18:19 surga dengan cobaan ujian musibah yang 18:23 menimpanya di dunia. 18:25 Jadi ee apalagi janji Allah yaina 18:30 amanuhat khidun orang yang beriman itu 18:34 yang mengerjakan amal saleh itu mereka 18:36 itu penghuni surga dan mereka kekal di 18:38 dalamnya. Jadi sekali lagi kebahagiaan 18:41 di di akhirat itu adalah tujuan utama 18:45 seorang hamba Allah. Nah untuk 18:47 mencapainya tentu harus menjalani 18:50 kehidupan dengan ini ya taat kepada 18:52 Allah. berusaha menjalankan perintahnya, 18:54 berusaha untuk menjauhi larangannya. Ya, 18:57 karena kebahagiaan sejati itu adalah 19:00 kebahagiaan yang kekal. Jadi, 19:02 kebahagiaan yang hakiki sebenar-benarnya 19:04 bahagia itu adalah kekal nanti di surga 19:08 Allah. Itu puncak kebahagiaan spiritual 19:11 yang dicapai oleh manusia di di 19:14 kehidupan dunia ini. Hanya dunia inilah 19:16 bekal untuk bisa mencapainya. Nah, jadi 19:19 ini kebahagiaan ini masyaallah ya. 19:21 kebahagiaan sejati itu hakiki itu ya di 19:22 akhirat kenikmatan surga ya. Bagaimana 19:25 ee kebahagiaan sejati di akhirat itu 19:28 dengan mendapatkan surga yang ee malain 19:31 roat itu ya yang tidak pernah terlihat 19:33 oleh mata, terdengar oleh telinga, 19:35 terbesit oleh 19:41 hati. Tidak seorang pun mengetahui 19:44 berbagai nikmat yang menanti yang indah 19:47 dipandang sebagai balasan bagi apa yang 19:49 telah mereka kerjakan. amal-amal saleh 19:51 yang mereka kerjakan di dunia. 19:53 Masyaallah. Jadi memang surga itu 19:54 digambarkan sebagai tempat yang penuh 19:56 dengan kenikmatan yang tidak 19:58 terbayangkan. Karena memang dunia ini 20:00 memang tempat ujian. Dunia ini bukan 20:03 segala-galanya. Itu hari-hari akan 20:05 berganti terus berlalu. Sekarang kita 20:08 masih muda, nanti tua, orang tua kita 20:10 sudah meninggal. Terus begitu masih 20:12 kecil, muda, kemudian menikah punya 20:15 anak, anaknya besar kemudian orang 20:17 tuanya menjadi tua orang kemudian 20:18 meninggal orang tuanya, anaknya menikah 20:20 begitulah daur ya berulang terus. Karena 20:24 itulah dunia ini bukan segala-galanya. 20:26 Surgalah yang menjadi tempat yang kekal 20:28 bagi orang-orang yang beriman, yang 20:30 banyak berbuat amal baik. Mumpung masih 20:32 hidup di dunia ini, mumpung Allah 20:35 berikan kita kesempatan untuk ee berbuat 20:38 dan beramal saleh. Apun yang bisa kita 20:40 lakukan. Mudah-mudahan ini menjadi modal 20:42 kita untuk mendapatkan kebahagiaan yang 20:45 hakiki. Karena kehidupan yang hakiki 20:47 yang kekal selama-lamanya itu ya di 20:50 akhirat. Kebahagiaan sejati yang diraih 20:52 dengan kehidupan yang kekal tanpa ada 20:54 rasa takut nanti di sana. Tidak ada 20:56 kesedihan, tidak ada perintah 20:58 penderitaan. Semua bentuk penderitaan 21:01 dunia itu enggak ada lagi di sana. 21:03 Enggak ada lagi rasa sakit, luka, luka, 21:06 lelah, ya. Rasa-rasa ah pokoknya yang 21:10 rasa menyakit enggak ada lagi di sana. 21:12 Tidak akan ada lagi di akhirat. Ya 21:14 inadina 21:18 amanuhatiatahumulda nuzulaidinahaw. 21:23 Orang-orang yang beriman dan beramal 21:25 saleh itu mereka mendapatkan surga 21:27 firdaus menjadi tempat tinggal mereka 21:29 kekal di dalamnya. Mereka tidak ingin 21:32 berpindah daripadanya di sana. 21:34 Masyaallah ya. Dan ada satu lagi 21:37 kebahagiaan yang hakiki yang luar biasa 21:41 yang didambar dan dirindukan oleh 21:43 seorang hamba Allah. Kenikmatan yang 21:45 tertinggi adalah melihat wajah Allah. 21:50 Ini adalah salah satu kebahagiaan 21:52 terbesar bagi penghuni surga. Kesempatan 21:55 untuk melihat wajah Allah. Ini 21:58 kenikmatan tertinggi, kenikmatan yang 22:00 melampaui segala kenikmatan fisik di 22:03 surga. Masyaallah. Itu dalam hadis ya 22:06 disebutkan ahlul jannil jannah yaquah 22:10 tabaraka wa 22:14 taalaukum azidukum ya azidukum. Jadi 22:17 artinya di sini ketika penghuni surga 22:19 itu sudah masuk surga kemudian Allah 22:21 berkata kepada mereka, "Apakah kalian 22:24 menginginkan sesuatu yang lebih dari 22:26 ini?" Ya, aturiduna yakniidunaan 22:31 azidukum 22:36 alamina minar. Ya 22:39 Allah, nikmat 22:42 apagi melebihi Engkau telah memasukkan 22:45 kami ke dalam surga ini? Bukankah Engkau 22:47 telah memutihkan wajah kami, membuat 22:50 wajah kami bercahaya? Engkau telah 22:52 memasukkan kami ke dalam surga. Engkau 22:54 telah menyelamatkan kami dari api 22:56 neraka. Nikmat apaagi? Ke bagian apaagi? 22:58 Apalagi yang lebih ee nikmat daripada 23:01 ini? Kemudian ee disebutkan di situ ya, 23:04 lalu Allah menyingkap hijabnya ya. 23:16 hijaizaalla. Ketika Allah menyingkapkan 23:19 hijabnya dan tidak ada yang lebih mereka 23:22 cintai daripada melihat wajah Rabb 23:26 mereka, melihat wajah Allah. 23:29 Masyaallah, itu adalah kenikmatan yang 23:32 tertinggi yang dinanti, yang dirindui, 23:34 yang dicintai oleh hamba-hamba Allah 23:37 yang telah menjadi penghuni surga. Ya, 23:40 wujuhi yaumaidin 23:42 nirbiha nadi wajah-wajah orang beriman 23:46 pada hari itu berseri-seri kepada 23:48 Rabbnya lah mereka melihat. Masyaallah, 23:51 ini luar biasa ya. Kita bisa bayangkan 23:54 ya, Mbak Olin dan pendengar yang 23:56 dirahmati Allah. kita sudah merasakan 23:58 bagaimana Allah itu sayang dengan kita, 24:01 memberikan karunia rahmat kepada kita 24:03 sangat banyak dan tidak terhitung. Tapi 24:05 kita belum diberikan kesempatan untuk 24:07 melihatnya. Kan pengin tahu dong ya. 24:09 Ibaratnya nih contoh ya walaupun tidak 24:11 bisa dibandingkan setiap hari kita dapat 24:14 kiriman kebutuhan-kebutuhan kita banyak 24:17 gitu ya. Kita setiap buka pintu itu ada 24:19 aja ini untukmu. Senang banget ya. Nah, 24:22 apakah kita tidak penasaran siapa sih 24:25 yang ngirim hadiah ini? pengin tahu deh, 24:27 ingin berterima kasih. Apalagi Allah 24:30 yang telah banyak memberikan kita nikmat 24:32 karunia luar biasa ya di dunia ini yang 24:35 masyaallah tentu ketika melihat wajahnya 24:38 itu ya Allah itulah kenikmatan yang 24:40 hakiki. Kenikmatan dan menjadi 24:42 kebahagiaan yang diincar oleh orang 24:44 hamba-hamba Allah yang beriman. Nah, 24:46 itulah sebabnya ee doa yang disampaikan 24:49 itu ya. Allahumma inni 24:54 asaluka 25:01 yaqah. Ya Allah aku mohon kepadamu 25:05 kenikmatan memandang wajahmu di surga 25:08 ya. Rindu bertemu denganmu tanpa 25:10 penderitaan dan fitnah. 25:13 Ya. Jadi artinya di sini kita hamba 25:15 Allah doa itu. Jadi pendengar yang 25:18 dirahmati Allah, ketika Allah berikan 25:20 kita ujian di dunia ini, itu tidak 25:23 seberapa. Ujian ini adalah penambah amal 25:28 investasi kita nanti di yaumil akhir. 25:30 Yang dengan ujian itulah nanti 25:31 mudah-mudahan Allah berikan kita karunia 25:34 untuk bisa melihat wajahnya ya. Jadi ini 25:37 kebahagiaan yang hakiki termasuk 25:39 keselamatan atau selamat dari api neraka 25:42 ya. Ketika kita diselamatkan dari api 25:44 neraka, tentu ini adalah ee kebahagiaan 25:47 yang luar biasa yang orang-orang yang 25:50 telah beriman dan beramal saleh yang 25:52 dijauhkan dari api neraka. Masyaallah 25:54 luar biasa ya. Itu adalah bentuk 25:55 kebahagiaan yang hakiki, kebahagiaan 25:58 yang abadi yang diraih oleh orang-orang 26:00 yang taat kepada Allah. Kehidupan nanti 26:02 kita itu tidak ada lagi kesedihan, tidak 26:05 ada lagi kekhawatiran, itu kebahagiaan 26:07 sejati ya. Masyaallah ya. Walaupun di 26:09 dunia penuh dengan penderitaan, 26:11 kesedihan, kekhawatiran, duk luka. 26:13 Pokoknya di dunia ini adalah ladang amal 26:16 kita. Ini adalah 26:17 ujian. J nanti nanti kita di 26:21 surgaum w minha bimukin. Mereka tidak 26:25 merasa lelah di dalamnya dan mereka 26:27 sekali-kali tidak akan dikeluarkan 26:28 darinya. Itulah kenikmatan hakiki ya, 26:32 kehidupan yang ee abadi bagi orang-orang 26:34 yang beriman ya. penuh dengan kedamaian, 26:37 kenikmatan tanpa akhir. Itulah 26:38 kebahagiaan hakiki. Masyaallah, Mbak 26:41 Olin ee itu pembahasan kebahagiaan 26:43 hakiki. Mudah-mudahan kita bisa 26:45 mendapatkan kebahagiaan hakiki yang 26:47 sebenar-benarnya melihat wajah Allah 26:49 yang agung. Insyaallah. 26:52 Baik, Ikhwan dan akhwat. Tadi sebenarnya 26:55 sudah dipaparkan oleh Ustazah 26:57 kebahagiaan hakiki sejatinya diraih atau 27:00 diperoleh kita akan kita dapatkan 27:04 di akhirat atau ketika kita di dunia 27:08 kita Allah e mengaplikasikannya dengan 27:10 ketenangan ya. Ternyata bertakwa dan 27:13 bisa melaksanakan ibadah dengan baik itu 27:15 merupakan kebahagiaan. Oleh karena itu 27:17 memang ee jangan sampai kita salah 27:20 mengejar kebahagiaan ya. Baik, Ikhwan 27:22 dan Akhwat. Kita masih akan mendengarkan 27:25 ee lanjutan kajian Ustazah. Namun kami 27:28 akan mengambil jeda terlebih dahulu. 27:30 Kami persilakan Ikhwan dan akhwat untuk 27:32 menyampaikan pertanyaannya seperti biasa 27:33 nomor tidak berubah di WhatsApp 27:40 0811999720. Insyaallah kita akan kembali 27:43 setelah nasyid berikut 27:51 ini. Berasil 27:58 [Musik] 28:06 TV Radio Silaturahim juga Rasil TV. 28:09 Ikhwan dan akhwat, saat ini menyimak 28:11 kajian live Ustazah Herini Amran Fikih 28:13 Wanita dengan tema kebahagiaan yang 28:16 hakiki. Sudah tadi dipaparkan oleh 28:18 ustazah bentuk-bentuk kebahagiaan dan 28:20 cara-cara kita mendapatinya. Namun ada 28:23 beberapa hal yang masih ingin 28:24 disampaikan. Tafada dulu ustazah ya. 28:27 Bismillahirrahmanirrahim. Jadi sebagai 28:30 bentuk ee rangkuman ya dari kebahagiaan 28:34 hakiki ini ada ee apa namanya? 28:39 doa 29:00 ya ini apa bentuk eh aku minta kepada 29:05 Allah yang maha mulia rabnya ars yang 29:07 agung Ya, ini kan doa untuk ya untuk 29:09 melindungimu di dunia dan di akhirat 29:11 serta menjadikanmu diberkahi di mana pun 29:14 kamu berada. Juga menjadikanmu termasuk 29:16 orang yang jika diberi bersyukur, jika 29:19 mendapat ujian bersabar, dan jika 29:21 berdosa beristigfar. Maka tiga inilah 29:24 tanda-tanda kebahagiaan. Jadi kalau 29:25 kebahagiaan yang kita ingin peroleh 29:28 hakiki itu ya tentu dalam hidup di dunia 29:31 ini ee rumusannya itu ketika mendapatkan 29:35 ujian bersabar, ketika mendapatkan ee 29:38 kebahagiaan ee nikmat dari Allah tentu 29:41 kita bersyukur. Nah, tentu dengan inilah 29:44 mudah-mudahan kita bisa menjalani 29:47 kehidupan yang hakiki yang terbaik yang 29:50 akan menyebabkan e kita bisa berjumpa 29:54 dengan Allah. 29:56 Jadi ini Mbak ya kebahagiaan. Nah, kalau 29:58 di dunia ini kan kalau kita bahas 29:59 kebahagiaan di dunia itu kan memang ee 30:01 relatif ya. Tiap orang kan beda-beda ya. 30:04 Ada yang ee bersifat dunia nih, 30:06 kebahagiaan yang terhalangi karena sifat 30:09 duniawi ya. Karena ke sifat dunia itu ya 30:11 misalnya ee ekspektasinya yang tidak 30:13 tercapai ya akhirnya kan ee apa namanya? 30:16 Kecewa atau mungkin perbandingan sosial 30:18 ya banding-bandingkan dirinya atau masa 30:20 lalunya belum selesai. Jadi ada 30:22 kekecewaan-kekecewaan yang belum selesai 30:24 di situ dia tidak akan mendapatkan 30:26 bahagia. Ya, makanya kalau kita punya 30:28 konsep tadi ya, syukur, sabar, 30:30 insyaallah dua-duanya di surga. 30:31 Wallahualam gitu, Mbak. Iya, Oniyala 30:42 ya. 30:44 Baik, sudah di e unmute Iwan dan Ah. 30:47 tadi sudah kita dengarkan secara lengkap 30:50 pemaparan ustazah dengan tema kita 30:52 kebahagiaan yang hakiki. Sudah masuk 30:54 kita ke tanya dan jawab. Izinkan kita 30:56 langsung ke pertanyaan ustazah ya. Saya 30:59 akan bacakan WhatsApp yang sudah hadir. 31:02 Ini dari hamba Allah ustazah. 31:03 Asalamualaikum warahmatullahi 31:05 wabarakatuh. Ustazah Amranullah 31:08 wabarakatuh. Warahmatullahi wabarakatuh. 31:10 Ustazah, apa yang harus saya sampaikan 31:13 kepada suami saya di mana ketika dia 31:16 lagi banyak 31:17 pekerjaan, banyak sekali yang 31:19 dikeluhkan. Namun kalau lagi tidak ada 31:22 pekerjaan, lebih lagi banyak yang 31:24 dikeluhkan. Ketika saya memberitahu 31:27 konsep bersyukur, dia malah lebih kesal 31:30 lagi. Katanya, menurutnya tidak banyak 31:33 yang bisa saya lakukan karena saya tidak 31:36 bisa memahami dia. Mohon panduannya, 31:38 Ustazah. Terima kasih. Masyaallah. Iya. 31:41 Ee jadi begini. Pertama memang secara 31:44 umum ya ee namanya pemimpin itu memang 31:48 agak sulit untuk di dinasehhati 31:52 ya. Ya. Jadi rata-rata begitu keluhan 31:55 ibu-ibu Mbak I. I ada ras egonya tinggi 31:58 gitu ya. Karena ini istri ya umpamanya 32:01 kayak anak juga ya. Anak dengan orang 32:04 tua ya. Itu kan orang tua egonya tinggi 32:06 juga ya. He. Jadi yang pertama 32:08 diperhatikan ya, Ibu ya, cara H ya, cara 32:12 bagaimana menyampaikan kepada suami 32:16 dengan tidak menyinggung perasaannya ya. 32:20 Jadi sebaiknya sih kita diskusi aja deh 32:22 gitu ya ee dengan tema-tema umum. Jadi 32:24 tidak tidak mengarah atau menghujat dan 32:27 tanda kutip tidak untuk menasehhati ya, 32:29 tidak menggurui kita kita ini aja gimana 32:32 caranya agar kita bisa ini ya kayak gitu 32:34 deh atau kasus gitu ya. ee kasusnya 32:37 seperti kasus yang dialami nih. 32:38 Bagaimana nih? Ini kita tuh kayak 32:40 begitulah ya. Artinya itu pertama 32:42 langkah ya memperhatikan cara atau 32:45 tareqah. Kemudian yang kedua bisa jadi 32:48 dengan ee apa namanya? Pihak ketiga 32:51 barangkali tanpa menjelaskan 32:54 permasalahannya tapi tolong kami 32:55 dinasihhati tentang rasa syukur, tentang 32:58 bersabar. Nah, itu ya. Terus tentu saja 33:01 semuanya ini juga butuh ilmu. Karena 33:03 kehidupan kita ini kalau tidak ada ilmu 33:05 agama, bagaimana kita akan menempuh 33:07 jalannya? Ya, jadi memang ilmu itu 33:09 penting dan harus ya ilmu agama ya. 33:11 Artinya kita harus meluangkan waktu kita 33:16 dalam setiap pekan itu untuk menambah 33:18 nilai-nilai agama. Nah, selama ini kan 33:21 ini yang kurang selama ini mohon maaf ya 33:24 selama ini mayoritas kalau kita lihat di 33:25 Indonesia ya ini mayoritas ya itu yang 33:28 banyak punya pengajian tuh ibu-ibu rajin 33:30 deh majelis taklimnya ya kan rutin gitu 33:33 ya dengar kajian ngundang ustaz di sana 33:36 sini. He. Nah, biasanya kalau pengajian 33:38 bapak-bapak atau mungkin suami kita yang 33:40 di kantor ya, kalau dia bikin acara di 33:43 kantor kalau datang dengarin pengajian 33:46 kalau tidak ini kan masalah kesadaran ya 33:49 beragama ya, kebutuhan dalam mengisi 33:52 atau menambah ee pemahaman keagamaan ini 33:55 kan harus. Jadi kalau kita hanya 33:58 menasehati kemudian memang akan sulit 34:00 kalau tidak muncul dari pribadi ya. 34:03 Heeh. Atau begini ini langkah ya sambil 34:05 tentu doa itu pasti ya mendoakan kepada 34:08 Allah agar ee kita diri kita, suami kita 34:11 dan anak-anak kita semuanya memiliki 34:13 rasa syukur dan sabar ya tentu mendoakan 34:15 agar dapat hidayah. Nah, bisa juga 34:17 misalnya sambil kita berada di 34:19 sampingnya di perjalanan ini aja ee 34:22 YouTube atau apa kan banyak sekarang ya 34:24 kaset-kaset ceramah ya tentang bersyukur 34:26 ya dengerin aja tanpa ada komen ya 34:29 jangan dikomentari kalau lagi makanya 34:31 jadi orang bersyukur ada suka gitu 34:33 akhirnya mau dengar dengar 34:36 ya begitu sama-sama kita diam aja enggak 34:39 saling ee apa namanya jadi butuh memang 34:42 cara ya karena memang ee kita ingin 34:45 menyelamatkan ee ee suami kita orang 34:48 terdekat ya atau anak-anak kita untuk 34:51 sama-sama bergandingan tangan di surga 34:53 tentu bentuk kesabaran ya begitu ya Bu 34:55 ya. Jangan semangat teruslah. 34:57 Mudah-mudahan kita bisa e Allah kabulkan 34:59 doa kita menjadi suami yang mampu 35:01 bersabar ya. Nah ini satu itu enggak 35:04 bisa juga untuk 35:07 melembutkan hati itu bolehlah ziarah 35:10 kubur ya ee atau mendatangi rumah-rumah 35:14 orang yang tidak mampu gu ya. Jadi nanti 35:16 kita kita ngomong aja enggak nasihatin 35:18 suami. Ya Allah kita bersyukur ya 35:21 seperti ini nih kita lihat kayak gitu 35:22 ya. Jadi artinya tanpa ini kan memang 35:25 perlu memperhatikan cara ya ee ya cara 35:30 untuk ee memberitahu. Jadi jangan ada 35:34 bentuk-bentuk nasehat atau menggurui. 35:37 Nah siapapun enggak mau diukur ya. 35:39 Masyaallah. Jadi mudah-mudahan bisa, Bu 35:41 ya. Insyaallah dan kesabaran. 35:42 Insyaallah. Amin. Insyaallah, Ibu 35:44 diberikan ee cara untuk memberikan 35:47 pengertian kepada pasangan. Yang penting 35:49 harus tetap bersabar, doa dan ee cari 35:52 sela-selanya untuk ee bicara dan 35:54 kemudian bisa lebih mengerti satu sama 35:56 lain. Baik, saya akan beralih ke 35:59 pertanyaan berikutnya ini dari Ibu 36:01 Kulsum. Asalamualaikum warahmatullahi 36:04 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 36:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:08 wabarakatuh. Ustazah, bagaimana caranya 36:11 memberikan atau memberikan pengertian 36:13 atau bicara kepada anak kita yang 36:15 beranjak dewasa usianya sekitar 14 36:18 tahun, namun sering merasa kelihatannya 36:22 depresi. Dia suka mengeluh bahwa 36:25 tertutup di sekolah dan tidak memiliki 36:27 banyak teman. Saya sering sekali 36:29 memberikan pengertian bahwa teman bukan 36:32 segalanya, namun dia merasa bahwa dia 36:36 dijauhi dan tidak disenangi sehingga 36:39 jadi lebih pendiam lagi dan lebih 36:41 tertutup lagi. Mohon nasihatnya. 36:46 Eh, subhanallah ya anak-anak kita ni 36:48 tentu doa ibu kepada anak itu kan 36:51 seperti doa nabi kepada umatnya ya. He. 36:54 Kalau yang perlu sebenarnya kalau 36:55 masalah anak-anak itu seperti itu di 36:57 luar, sikapnya yang pertama dan utama 37:01 sebenarnya kita mengevaluasi diri dulu 37:02 deh pola asuh yang bagaimana yang kita 37:05 terapkan kepada anak kita seperti 37:07 sehingga anak kita itu menjadi seperti 37:08 ini ya. Kenapa dia sampai seperti ini 37:11 ya? 37:13 Ee jadi 37:14 memang jadi permasalahan itu memang 37:17 kalau usia anak-anak itu 37:20 ya tidak menyalahkan kali ya. Jadi 37:23 menjadikannya sahabat ya, bagaimana 37:25 menjadikan anak itu sahabat sehingga dia 37:28 ee bisa 37:30 memiliki ee jiwa yang kuat dan memang 37:33 lingkungan itu kadang-kadang 37:34 mempengaruhi kadang-kadang anak kita 37:35 sudah kuat tapi dapat lingkungan suka 37:37 membully ya. Iya. Ya, masyaallah. Jadi 37:40 ini memang permasalahan ini lebih kalau 37:42 menurut saya Mbak Olin kalau masalah 37:45 masalah kejiwaan ini memang coba deh 37:47 berdialog atau konsul ke psikolog ya. 37:50 Tapi kalau untuk ajaran Islam ini 37:52 kita disiramin kasih sayang deh terbuka 37:56 ya. Jadi bisa jadi apakah anak itu ada 37:58 luka batin dengan orang tua? Karena 38:00 kalau luka batin itu kan efeknya kan ke 38:02 mana-mana ya. Mungkin dia merasa 38:04 dikecilkan, merasa 38:06 dibanding-bandingkan, dia mungkin merasa 38:08 dibentak di di apa ya dari rumahnya 38:10 sehingga di luar seperti itu ya. Ya, ini 38:13 kaitannya dengan pola asuh kita dulu deh 38:15 ya. Karena kan kadang-kadang orang tua 38:17 itu kan enggak ada ilmunya ya, belum 38:18 punya ilmu. Kemudian dia mengajarkan 38:21 anaknya sebagaimana dia dulu diajarkan 38:23 oleh orang tuanya. Sementara kan 38:24 sekarang sudah berkembang seperti 38:26 anak-anak itu kan tidak seperti kita 38:28 dulu ya. Barangkali untuk pertama ya 38:30 kalau untuk ee saya melihatnya coba kita 38:33 evaluasi pola asuh kita dulu kepada anak 38:36 ini. Coba deh hubungan dulu di di apa 38:38 dengan anak kita tuh seperti apa nanti 38:39 baru bisa kalau di luar faktor luar 38:42 mungkin pengaruh lingkungannya temannya 38:44 kita bisa ee bahas ini dengan ee guru 38:48 kalau nama guru BP ya kalau di apa di 38:51 sekolah. Iya sekarang enggak tahu deh 38:53 masih guru BP atau enggak namanya sudah 38:55 berubah apa belum ya. Heeh. konsultasi 38:58 dengan guru ya. Iya. Karena kan kita 39:00 enggak tahu ya penyebabnya apa anak itu 39:02 sudah udah udah ini Mbak tadi maksudnya 39:04 disebutkan enggak apa penyebab faktor 39:06 penyebabnya enggak dibilang pendiam aja 39:08 Ustazah. Iya kan kalau anak pendiam itu 39:11 kan pasti ada sebab. Hm. Ada sesuatu 39:13 yang yang tidak bisa dia ungkapkan. Nah 39:16 jadi kita lihat dulu sekarang kita kan 39:18 lihat ke dalam dulu deh kenapa dia tidak 39:21 terbuka ya kan. Apakah memang karena 39:24 cara kita untuk mendidiknya membuat dia 39:26 enggak berani gitu ya. Nah, itu dulu. 39:28 Jadi sebelum kita melihat keluar dalam 39:31 segala hal apapun kita melihat ke dalam 39:34 dulu deh Bu ya. Ya. Apa mungkin anak ini 39:37 tertekan ya jiwanya, batinnya dengan 39:40 sikap orang tuanya ya. Wallahualam ya. 39:42 Ee nanti kalau tidak ada masalah ya 39:44 mudah-mudahan anak ini bisa ee curhat ya 39:47 kenapa dan bagaimana baru kita ee bahas 39:50 dengan pihak luar ya. 39:52 He iya. Baik, Ibu Ksum mudah-mudahan 39:56 diberikan jalan keluar yang terbaik 39:58 untuk Ibu dan putri atau putranya. Saya 40:01 akan beralih ke pertanyaan berikutnya. 40:02 Ini 40:03 dari sebentar dari Arina. Asalamualaikum 40:07 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 40:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:11 wabarakatuh, Ustazah dan Mbak Karolin 40:13 memang saya setuju bahwa harta bukanlah 40:17 sumber dari kebahagiaan. Namun ternyata 40:20 permasalahan ekonomi yang paling sering 40:23 membuat kami tidak bahagia, bertengkar, 40:27 saling curiga, bahkan ee rasanya tidak 40:31 sanggup kadang-kadang di titik untuk 40:33 melanjutkan kehidupan lagi. Bagaimana 40:35 caranya, Ustazah, untuk bersyukur dengan 40:38 apa yang kita miliki, namun tahu bahwa 40:41 besok kita bingung harus melanjutkan 40:43 hidup dengan apa? Masyaallah. 40:47 Ya, ee sebenarnya gini ya, memang betul 40:50 ya uang itu bukanlah segala-galanya, 40:53 tapi ee segala-galanya membutuhkan 40:55 uangitu. Subhanallah. Iya, Ustaz. Ya, 40:59 jadi bukan segala-galanya tapi butuh 41:00 gitu. Bahkan Islam itu kan memang 41:03 dianjurkan ee artinya kalau melihat e 41:05 misalnya rukun Islam itu kan butuh uang 41:09 juga haji kan, haji, infak, zakat gitu 41:13 kan. Bahkan untuk salat pun kan kita 41:15 juga butuh untuk membelikan pakaian ee 41:18 apa namanya? Peralatan salat kan. Jadi 41:21 begini, selama kita berusaha semaksimal 41:25 mungkin untuk mencari nafkah ya dengan 41:28 cara-cara yang tentu di ee sesuaikan 41:31 dengan ajaran Islam dengan cara-cara 41:33 halal ya. Setelah batas maksimal kita 41:37 lakukan kemudian hasilnya sebegitu ya. 41:39 Mudah-mudahan ee itu yang terbaik ya. 41:43 Tapi cuman gini, Mbak. Kan ini kan suami 41:44 istri ya. Iya. E ini dulu nih hubungan 41:48 suami istri dulu harus harus harus clear 41:52 harus kuat. Kalau enggak sepakat, enggak 41:55 sama ya ee pemahamannya itu pasti akan 41:58 saling ee apa ya menyalahkan, saling 42:01 menuntut ya. Karena kita lihat memang 42:03 permasalahan ekonomi itu salah satu 42:05 pemicu terjadinya perceraian ee di 42:08 Indonesia ini yang terbanyak ya. Nah, 42:10 kalau misalnya keduanya ini sudah 42:13 memiliki pemahaman yang sama kan kalau 42:15 masalah ekonomi kan tinggal bagaimana ya 42:18 dicarikan solusi bersama ya. He. 42:20 Masyaallah ya. Jadi ee samakan dulu visi 42:23 misi antara suami dan istri. Kemudian 42:26 berusaha semaksimal mungkin untuk 42:29 mendapatkan ee yang halal ya. Insyaallah 42:33 deh innamal usri yusro. atau untuk 42:36 evaluasi juga misalnya ketika ada 42:38 kendala-kendala ee dalam mendapatkan ee 42:42 rezeki atau masalah ekonomi, coba cek 42:44 dulu salatnya kemudian hubungan dengan 42:47 orang tua ya atau dalam keadaan 42:50 memutuskan silaturahim. Karena kan kita 42:52 khawatir ya, kondisi kita ini bisa jadi 42:56 disebabkan karena ketidakberkahan hidup 42:58 kita yang Allah berikan ujian kepada 43:00 keluarga kita. Bisa jadi begitu ya. ini 43:03 bukan menyalahkan atau apa ya, artinya 43:05 semua segala sesuatu kan kebaikan itu 43:07 kan dari Allah. Tapi kalau ada 43:09 permasalahan itu kan dari diri kita 43:11 sendiri. Allah tuh enggak enggak akan 43:12 memberi kita yang buruk-buruk. Kalaupun 43:14 Allah memberikan ujian setelah kita 43:16 berusaha pasti itu yang terbaik. Ya, 43:18 artinya Allah tuh ingin mengangkat 43:20 derajat kita, mengampuni dosa kita. Nah, 43:22 jadi sekali lagi, betul ekonomi itu 43:25 bukan segala-galanya. kebahagiaan itu 43:27 bukan di ekonomi, tapi gitu ya ee bukan 43:31 berarti kita tidak ee atau menutup mata 43:34 untuk tidak mencari ya mencari justru ee 43:37 kebahagiaan berbagi itu lebih baik ya 43:40 tangan di atas daripada tangan di bawah 43:42 kan. Jadi sekali lagi untuk hal-hal yang 43:44 terkait ekonomi tempuhlah cara yang 43:47 dicontohkan Allah dan Rasul-Nya. 43:49 Kemudian kita lihat diri kita apakah ada 43:51 penghalang-penghalangnya. Mudah-mudahan 43:54 setelah penghalangnya sudah tidak ada 43:55 lagi, nanti Allah berikan kita nikmat 43:58 dan kasih sayangnya. Insyaallah. 44:00 Insyaallah. Siap. Baik. Mudah-mudahan ee 44:04 tercerahkan dengan jawaban Ustazah 44:06 karena saya akan beralih ke pertanyaan 44:09 berikutnya. Ini tidak mencantumkan nama 44:11 hamba Allah, Ustazah. Asalamualaikum 44:12 warahmatullahi wabarakatuh. 44:14 Waalaikumsalam. Waalaikumsalam 44:15 warahmatullahi wabarakatuh. Ustazah, 44:17 saya pernah mendengar dan membaca bahwa 44:20 apabila doa kita dikabulkan semua oleh 44:23 Allah di dunia, maka nanti di akhirat 44:25 kita dapat apa? Nah, Ustazah, kalau 44:28 begitu kita harus ee berdoa 44:31 terus-menerus agar kemudian yakin di 44:34 akhirat nanti semua akan dikabulkan atau 44:38 bagaimana, Ustazah? Terima kasih, ya. 44:41 Jadi gini, kalau masalah doa itu kan 44:43 perintah Allah. Hm. 44:45 Eh, jadi doa itu perintah Allah kepada 44:49 hambanya kan ya. Misalnya dalam ayat ya 44:53 ee asajum ya artinya banyaklah di 44:57 ayat-ayat di Al-Qur'an itu ya asal gitu 45:00 ya. Ee banyak ya doa-doa yang ee apa 45:04 astajib lakum kamu berdoalah kepada 45:06 kepadaku kamu e akan Allah akan berikan 45:09 yaullah mintalah kepada Allah ya. Jadi 45:12 ee bahkan tidak hanya kita para anbiya 45:15 pun ya, para nabi pun juga banyak berdoa 45:17 doa kepada Allah ya Rabbi habli 45:19 minasolihin banyaklah. Jadi doa itu 45:21 memang perintah Allah kepada hambanya 45:23 minta padaku gitu ya. Karena Allah itu 45:26 sangat menyukai rintihan doa seorang 45:29 hamba meminta kepadanya. Maka doa itu 45:32 apakah semuanya dikabulkan? Kayaknya 45:34 enggak juga deh. Enggak semua doa 45:36 dikabulkan. Sebenarnya gini, prinsipnya 45:39 semua doa itu dikabulkan Allah selama 45:41 tidak ada penghalangnya. 45:43 Ada penghalang doa itu ya tidak tembus 45:45 ke langit doa itu apabila kita dalam 45:47 kondisi memutuskan silaturahim atau 45:50 ketika kita dalam kondisi memakan yang 45:52 haram lukmah 45:56 widay sesuap makanan yang mereka 45:58 konsumsi itu yang di manusia konsumsi 46:01 itu dapat menghalangi amalnya selama 40 46:03 hari misalnya. Jadi kondisi-kondisi ini 46:06 dapat menghalangi doa kita tidak 46:08 terijabah, tidak tembus ke langit ya, 46:10 tidak sampai kepada Allah. Kondisi 46:12 ketika kita melakukan maksiat ya, ketika 46:15 kita memakan-makan yang haram, ketika ee 46:18 memutuskan silaturahim dan seterusnya 46:20 ya. Nah, ketika penghalang ini sudah 46:23 dapat kita ee selesaikan, insyaallah 46:27 kita dalam kondisi baik-baik saja, tidak 46:30 dalam kondisi ee bermaksiat ya 46:33 insyaallah. Tapi ee kok doanya enggak 46:36 dikabulkan tuh? Doanya dikabulkan tapi 46:38 dalam tiga bentuk ya. Doa itu dikabulkan 46:41 tapi dalam tiga bentuk. Pertama 46:43 dikabulkan seperti apa yang kita 46:45 mintakan tapi itu butuh proses ya. 46:48 Karena doa itu kan enggak langsung 46:50 tiba-tiba dikabulkan kayak sim salabin 46:52 ya enggaklah gitu ya. Berdoa ya Allah 46:54 sembuhkan aku. Langsung sembuh. Ya 46:56 enggak proses dululah. berapa hari 46:58 Rasulullah aja berdoa itu tidak langsung 47:00 di apa artinya ada prosesnya ketika di 47:04 Thaif itu ya itu ada sekitar berapa 8 47:06 tahun apa 11 tahun tu prosesnya atau ee 47:08 ketika Rasulullah mendoakan e pembesar 47:11 Quraisy yang melemparkan kotoran unta di 47:14 punggungnya itu ya ketika di Makkah tuh 47:16 kan di dikabulkan Allah tahun kedua 47:18 hijrah sudah berapa tahun artinya ada 47:20 prosesnya lah pasti dikabulkan 47:22 insyaallah tapi butuh proses itu yang 47:24 pertama he yang kedua Doanya dikabulkan. 47:28 Doa seorang hamba ini dikabulkan tapi 47:31 diganti dengan yang lain. Karena Allah 47:34 maha tahu kebutuhan hamba-Nya. Tidak 47:36 semua yang diinginkan itu diberikan 47:39 dalam bentuk yang serupa, tapi diberikan 47:41 dalam bentuk yang lain. Karena Allah 47:43 maha tahu apa kebutuhan kita. Bukan apa 47:45 yang kita inginkan, tapi apa yang kita 47:47 butuhkan. Ya, kayak anak misalnya, anak 47:50 SD minta motor. Kita tahu anak itu butuh 47:52 butuh kendaraan gitu ya. Ya, yang 47:54 dikasih apa? sepeda kan enggak 47:56 mungkinlah motor itu karena yang pantas 47:58 untuk anak itu adalah sepeda. Nah, 48:00 seperti itulah Allah pencipta kita maha 48:02 tahu dengan kebutuhan kita. Maka doa 48:04 kita dikabulkan tapi dalam bentuk yang 48:06 lain. Nah, yang ketiga doa itu 48:08 dikabulkan tapi di pending ya ditunda. 48:12 Nanti kita dapatkan di akhirat dengan 48:14 bentuk pahala-pahala yang berlipat. 48:17 Bahkan nanti itu di akhirat itu ketika 48:19 seorang hamba yang merasa doanya tidak 48:22 dikabulkan di dunia, ketika dia melihat 48:25 balasannya di akhirat tuh sampai woh 48:27 banyak banget. Dari mana ini ya? Itulah 48:30 doamu yang dulu tidak dikabulkan. Ya 48:31 Allah coba seai dulu doaku tidak 48:33 dikabulkan semua gitu ya. Masyaallah. 48:36 Jadi ee jangan khawatir yang penting 48:38 berdoalah. Allah akan ee membalas 48:41 menjawab doa kita insyaallah. Insyaallah 48:43 selalu husnuzon ya Bapak Ibu ya. Baik, 48:46 saya akan ke pertanyaan berikutnya. Ini 48:49 dari Oke, masih dari hamba Allah. 48:51 Asalamualaikum warahmatullahi 48:52 wabarakatuh, Ustazah dan Mbak Kolin. 48:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:56 wabarakatuh, Ustazah. Dalam Islam 48:59 disebutkan bahwa dijamin kebahagiaan ee 49:03 apabila kita memiliki keimanan yang 49:05 berkualitas, dekat dengan Allah, 49:06 menerima dengan ikhlas segala 49:08 ketetapannya. Namun saya masih bertemu 49:11 atau melihat orang-orang yang tadinya 49:14 memakai jilbab atau bahkan mengenal 49:16 agama ee kemudian murtad dengan alasan 49:20 dia keluar agama tidak menemukan 49:22 kebahagiaan kemudian menemukan 49:24 kebahagiaannya di agama yang baru. 49:29 Pertanyaannya gimana, Mbak? Jadi ee dia 49:33 ee hamba Allah menyampaikan bahwa dalam 49:35 Islam disebutkan menjamin kebahagiaan 49:38 apabila kita memiliki keimanan yang 49:41 berkualitas, dekat dengan Allah, 49:42 menerima dengan ikhlas segala 49:44 ketetapannya, Ustazah. Namun banyak 49:46 orang-orang yang ee saleh atau di sini 49:48 disebutkan dia tuh ee mungkin pemuka 49:51 agama atau mungkin bahkan berjilbab ada 49:53 yang keluar dari agama Islam karena 49:56 katanya alasannya tidak menemukan 49:57 kebahagiaan dalam Islam. 50:00 Iya. Ee mungkin versi bahagianya beda 50:03 ya. Itu satu ya. Versi bahagia kan 50:06 banyak orang yang kecewa-kecewa ya kan. 50:08 Banyak yang murtad yang dulunya guru 50:09 agama ya karena dia kecewa orang mungkin 50:12 masalah ekonomi, masalah cintanya 50:15 disakit dan segala macam. Jadi ini 50:18 kaitannya dengan ini ya dengan kalau 50:20 kalau kita ini bahag akan tenang ya itu 50:23 pasti ada sesuatu yang dia harapkan dari 50:27 manusia sehingga dia kecewa ya. ketika 50:29 harapannya itu tidak sesuai dengan 50:31 kenyataan, akhirnya dia tuh berbalik 50:33 arah. Jadi, ini judulnya Mbak hidayah. 50:36 Heeh. Jadi keberadaan hidayah keimanan 50:39 ini sangat mahal harganya. Itu hidayah 50:43 yang Allah berikan kepada kita itu harus 50:46 dijaga. Karena ini memang hidayah kan 50:48 memang hak prerogatif Allah ya. Jadi 50:51 ketika orang tidak menjaga hidayah ini 50:53 ya kayak beginilah jadinya. Coba kita 50:55 lihat misalnya itu kan kalau yang ini 50:57 kan manusia sekarang ya. ee yang baru 50:59 enggak jaminan, Mbak ya, orang yang 51:01 menutup aurat, orang yang paham agama 51:03 itu sudah hidayahnya akan seperti itu. 51:05 Enggak jaminan orang yang misalnya kita 51:07 lihat ya, ayahnya Nabi Ibrahim, anaknya 51:10 Nabi ya, kemudian Nabi Nuh, Nabi Luth, 51:13 istrinya itu ya. Bahkan Firaun punya 51:15 istri yang salihah. Enggak jaminan itu 51:17 hidayah itu pemberian Allah. Jadi enggak 51:20 bisa kita lihat dari sisi fisiknya. 51:22 Padahal dia sudah berhijab, padahal dia 51:23 tuh ini, padahal dia itu itu. Ya, itu 51:25 hidayahnya dicabut oleh Allah ya. banyak 51:28 sekali kan. Bahkan ada tuh di masa 51:30 tabiin ya, Mbak. He dia itu katanya dulu 51:34 penghafal Quran ya. Luar biasa ya. 51:36 Karena kecantol sama perempuan gitu ya. 51:39 Akhirnya dia ee murtad gitu karena dia 51:42 pengin nikah. Dia enggak mau dinikahi 51:44 sebelum dia pindah agama ya. Nah, 51:46 seperti itulah akhirnya akhirnya 51:47 meninggal ya. Jatuh dia terpelestet 51:49 meninggal itu mati dalam keadaan ee 51:51 kafir ya. Nah, apalagi yang model-model 51:53 sekarang ya bisa jadi ya keimanan. Jadi 51:57 gini, ketika seseorang melaksanakan 51:59 perintah Allah, apakah dia paham kenapa 52:02 dia melaksanakannya? Nah, artinya 52:04 berislam seseorang saat ini apakah dia 52:07 memahami, mengilmui atau hanya sekedar 52:10 ee warisan dari orang tua? Karena memang 52:12 salat, akhirnya salat itu menjadi 52:14 kebiasaan, menjadi hal yang rutinitas 52:17 tanpa memahami kenapa saya salat gitu 52:20 kan atau menutup aurat gitu ya atau 52:23 dalam bersikap, berbuat, beramal ya. 52:26 Artinya kalau memang semua amal itu 52:29 dimulai dengan ilmu ya dilakukan karena 52:32 hanya mencari rida Allah insyaallah 52:34 bahagia itu akan ditemukan. Tapi ketika 52:37 sesuatu yang bukan karena Allah mungkin 52:38 nawaitunya kan kita enggak tahu ya 52:40 nawaitu orang ya kalau performance-nya 52:42 bagus kayak kayak ulama gitu ya atau 52:44 kayak yang shihat banget gitu ya atau 52:46 mungkin bercadar gitu kan kita enggak 52:48 tahu nawa itunya ya ketika dia salah 52:51 dalam menempatkan kebahagiaannya itu ee 52:53 kepada orang lain kemudian dia kecewa 52:55 akhirnya dia bisa berbalik ya itu bisa 52:57 saja terjadi namanya hidayah ya artinya 53:00 ini memang hidayah itu barang mahal ya 53:02 makanya kita jangan pernah melihat ee ee 53:05 amal ibadah orang itu sebagai teladan 53:08 kita. Jangan jangan kita melihat, "Oh, 53:10 orang tuh begini." Ak enggak. Teladan 53:12 kita hanya Rasulullah ya. Orang mungkin 53:14 bisa berbuat salah ya. Kita lihat banyak 53:16 kok yang murtad itu yang dulu guru 53:17 Al-Qur'an kan. Wah, sekarang dia di 53:19 Amerika tuh ya. Ibrimana dia menghujat 53:23 Islam. Dulunya tuh Al-Qur'annya bagus 53:25 loh. Artinya guru Quran gitu ya. Tapi 53:27 hidayah itu, makanya kita jaga hidayah 53:30 itu jangan sampai, "Ya Allah, ini barang 53:32 mahal yang harus dipertahankan seumur 53:34 hidup." Ya, maka bagaimana cara 53:37 menjaganya? Yaitu terus ya menuntut 53:40 ilmu, terus mengasah ya iman kita dengan 53:45 memiliki komunitas orang-orang beriman 53:47 ya, punya teman sahabat yang saleh. 53:49 Jangan pernah kita memiliki teman dekat 53:51 yang dapat menjauhkan kita dari 53:54 nilai-nilai Islam. Karena ini pengaruh 53:55 banget nih ya. Almar'u maad maadini 53:59 kholili. Orang tuh kan tergantung agama 54:00 teman. Jadi ee banyak sih kita dapatkan 54:04 orang ya tadi salah gaul ya. Ya, 54:06 akhirnya terjadilah seperti itu ya. Kita 54:09 hanya bisa mendoakan. Kita tidak boleh 54:11 menjudia tahu nanti suatu saat dia akan 54:13 balik lagi ya. Sedangkan kita kan enggak 54:16 tahu juga ya seperti apa kondisi kita. 54:18 Kita hanya bisa berharap dan berdoa 54:20 berusaha ya. Mudah-mudahan kita hidup 54:23 dalam kondisi Islam, diwafatkan dalam 54:25 kondisi iman dan Islam insyaallah dan 54:27 saudara kita kembali kepada ee pangkuan 54:30 Islam. Insyaallah. Insyaallah. Amin. 54:32 Pokoknya pesan Ustazah yang selalu 54:34 diulang-ulang dalam setiap kesempatan 54:36 bahwa keimanan kita itu yazid yang naik 54:38 dan turun. Oleh karena itu, tugas kita 54:40 harus terus memeliharanya dengan ee 54:43 menambah ilmu secara simultan atau 54:45 terus-menerus gitu ya, Ustazah ya. 54:48 Benar. Sitma. Insyaallah. Masyaallah. 54:51 Baik, ke pertanyaan berikutnya ini dari 54:54 masih hamba Allah ini bertanya, 54:55 "Ustazah, apakah kita dapat menemukan 54:58 kebahagiaan dalam kesenangan?" Misalnya, 55:01 "Saya senang sekali ee berenang, hobi 55:04 berenang maksudnya. Dalam hobi saya 55:06 tersebut, apakah bisa didefinisikan saya 55:09 berbahagia karena melakukan kesenangan 55:10 saya tersebut?" 55:13 Ya, ee bahagia itu kan tadi saya 55:15 sampaikan ya, berbeda definisinya setiap 55:17 orang ya. Ya, artinya alangkah baiknya 55:20 kalau kebahagiaan itu diiringi dengan 55:22 rasa syukur. Ya, itu satu ya. Jadi 55:25 ketika saya senang sekali berenang, jadi 55:27 dengan berenang tuh saya jadi bahagia 55:29 ya. Orang kan su healing-healing gitu 55:31 ya, sakit ya itu dengan bahagia. Jadi 55:34 sebenarnya tuh boleh aja kita senang itu 55:37 apakah kita berbahagia ya mudah-mudahan 55:39 ya. Tapi yang kita harapkan bagaimana 55:43 kebahagiaan itu diliputi dengan rasa 55:45 syukur. Hm. Allah berikan kita 55:48 kenikmatan sehat. Dengan sehat kita bisa 55:51 berenang dengan menjaga kesehatan. 55:53 Dengan berenang ini kita bisa kuat 55:55 ibadahnya. Jadi apa-apa kembalinya 55:57 kepada Allah deh ya. Jadi itu satu. Yang 55:59 kedua, dengan melaksanakan apapun ya 56:02 kehidupan sehari-hari di dunia ini yang 56:05 kita dapatkan kebahagiaan jangan lupa ya 56:07 jangan sampai ee kebahagiaan kita tanda 56:10 kutip yang sementara ini itu melalaikan 56:13 kewajiban kita kepada Allah. Kan 56:15 misalnya aku kalau berenang bahagia deh, 56:17 senang banget ehnya tuh ini terlambat 56:21 gitu ya. Iya. I itu semua ya bahagia 56:23 semua ya. Sama kayak gini mbak aku suka 56:26 durian gitu duren gitu. Ketemu duren 56:29 dikasih orang montok ah pokoknya senang 56:31 bahagia banget ya. Memang bahagia itu 56:33 sederhana ya tapi ya kembali rasa syukur 56:36 ya. Kembalikan bahagia itu kepada rasa 56:39 syukur kepada Allah yang telah 56:40 memberikan kita nikmat ya. Nikmat 56:42 semuanya ya. Nikmat kebaikan. Jadi 56:45 itulah bahagia sejati ya. Kita 56:47 pulangkan, kita kembalikan kebahagiaan 56:49 itu kepada pemilik yang telah memberikan 56:51 kita rasa kebahagiaan itu. He. Iya. 56:54 Baik. Berarti hamba Allah kesenangan 56:56 bisa berbuah kebahagiaan asal kita 56:58 selalu mengingat Allah bahwa itu 57:01 datangnya dari Allah kebahagiaannya atau 57:03 kesenangannya. Ustazah, nampaknya ini 57:05 merupakan pertanyaan penutup kita dalam 57:06 kesempatan siang hari ini. Sebelum kita 57:09 tutup perjumpaan kita, ee kesimpulan 57:12 Ustazah tafadol. Pendengar yang 57:14 dirahmati Allah, kebahagiaan hakiki 57:17 seorang hamba Allah itu hanya di 57:20 akhirat. Maka sebagai orang yang beriman 57:22 tidak akan menjadikan dunia sebagai 57:24 tujuan hidupnya. Karena orang beriman 57:27 itu paham bahwa di dunia ini hidup tidak 57:30 kekal, hanya sementara. Kalau orientasi 57:33 kebahagiaan di akhirat, kalau orientasi 57:36 kebahagiaan di akhirat, maka Allah pasti 57:38 akan memberikan kita sarana kebahagiaan 57:40 di dunia untuk menunjuk kebahagiaan di 57:42 akhirat. Jangan sampai kebahagiaan dunia 57:45 justru memperdayakan diri kita dan 57:47 melalaikan kita pada kebahagiaan hakiki 57:50 di akhirat. Mudah-mudahan fidunya 57:52 hasanah wafil akhirati hasanah, fid 57:54 dunia saadah wafil akhirati saadah. 57:57 Insyaallah. Kebahagiaan yang paling 57:59 mulia yang kita cari adalah 58:01 mudah-mudahan kita diberikan kenikmatan 58:02 bisa melihat wajah Allah yang agung dan 58:06 mulia. Astagfirullah. Asalamualaikum 58:09 warahmatullahi wabarakatuh. 58:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:14 wabarakatuh. Masyaallah. Alhamdulillah 58:16 Iwan dan Awat kita rampung menyelesaikan 58:19 kajian siang hari ini dengan tema 58:21 kebahagiaan yang hakiki. Semoga yang 58:23 mendengarkan hari ini dilimpahkan Allah 58:25 kebahagiaan dunia wal akhirat. Dan 58:27 kebagian hakiki tadi seperti disebutkan 58:29 oleh guru kita yaitu bisa berkumpul 58:32 dengan orang-orang beriman, bisa bertemu 58:34 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 58:35 nanti dan bisa melihat wajah Allah. Oh 58:37 masyaallah itu kebahagiaan yang hakiki 58:40 yang sebenar-benarnya. Baik, yang 58:42 bertugas pada hari ini saya Carolin 58:44 didampingi Algi dan Ondi akan undur 58:47 diri. Insyaallah bermanfaat besar kajian 58:49 kita pada siang hari ini. Kami mohon 58:51 maaf apabila ada beberapa hal yang 58:53 mengganggu dan mudah-mudahan tidak 58:55 mengurangi semangat kita untuk ee 58:57 belajar setiap saat ada kesempatan. Kami 59:00 pamit dan kita tutup dengan doa. 59:02 Subhanaka Allahumma wabihamdika asadu 59:05 alla illa anta astagfiruka wa atubu 59:07 ilaik. Wabillahi taufik wal hidayah. 59:10 Wasalamualaikum warahmatullahi 59:12 wabarakatuh.