Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Brazil
- [Musik]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi. Allahumma shalli ala
- sayyidina Muhammad wa ali sayyidina
- Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa
- lagi hari ini hari Jumat tanggal 31
- Januari 2025 atau tanggal 1 Syakban 1446
- Hijriah. Kita jumpa lagi dalam renungan
- di bawah Nangon Al-Qur'an untuk edisi
- tanya jawab. Silakan ee kirim pertanyaan
- Anda ke acara ini. Kami tunggu di
- 0811999720.
- Alhamdulillah 1 S sudah ada studio di
- sini ada Gustaf, ada Arya, ada Dika,
- kemudian juga Fawas yang sedang PKL dan
- sudah bisa menghandle sendiri ya.
- Masyaallah. Masyaallah. Hebat ya. Khusus
- pagi ini karya anak-anak PKL. Iya, PKL
- nih. Luar biasa nih ya. Tolong dong
- dibenerin kameranya biar jangan
- potong-potong begini. Nah, bismillah.
- Oke, Ustaz. Iya.
- Baik. Silakan, silakan ee kirim
- pertanyaan ke
- [Musik]
- 0811999720 untuk insyaallah nanti akan
- dijawab oleh Ustaz Husein satu.
- Asalamualaikum Ustaz Husein. Baik, kita
- mulai acara ini dengan membaca
- al-Fatihah.
- [Musik]
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- [Musik]
- Alhamdulillahirabbil
- [Musik]
- alamin
- arrahmanirrahim maiki
- yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka
- nasta'
- ihdinasirathal mustaqim
- Adina anamta
- alaihim ghairil maghdubi alaihim
- waladin.
- Amin. Alhamdulillah sudah baca
- al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan
- kita dalam menangkap jawaban-jawaban
- yang diberikan oleh Ustaz Husin bin
- Hamid Alatas. Kalau mau bertanya
- kirimnya ke mana, Om Krisna? ke
- 0811999720. Tapi ini sudah ada, Ustaz
- Isa. Baik, baik, baik. Salam Ustaz
- Husin. Ee mohon penjelasan mengenai
- kesahihan ee salat yang semula
- diperintahkan Allah 50 rakaat katanya
- lalu menjadi ee hingga 5 rakaat. Apakah
- ini benar? Demikian dari Ibu Rahm di
- Ciputat. Masyaallah, pas banget ini
- emang momennya Isra Mikraj. Sama kita
- minta juga ustaz minta dijelaskan
- mengenai hikmah dari perjalanan baginda
- Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- Isra Mikraj yang mana yang sebenarnya
- harus jadi fokus dakwah atau jadi fokus
- pembelajaran pada peristiwa Isra Mikraj
- Ustaz. Jazakumullah khairan. Jaza
- bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin hamdan katir thayiban mubarakan f
- kama
- yuhibbuna subhanaka la ilma lana illa ma
- alamtana innaka antal alimul
- hakim allahumma sholli ala muhammadin wa
- ali muhammad
- Asalamualaika ya
- rasulullah. Asalamualaina wa ala
- ibadillahin. Asalamualaikum ayyuhal
- ikhwatul mukminun wal akhwatul mukminat
- warahmatullah
- wabarakatuh. Allahumma atina minika
- rahmah waimna min ladunka ilman nafi'
- w. Amma ba'du.
- Ikhwan akhwat pendengar pemirsa yang
- dirahmati
- Allah. Kita sekarang berada di awal
- bulan Syakban.
- meninggalkan bulan Rajab yang agung dan
- mulia yang diharamkan Allah Subhanahu wa
- taala atas kita untuk melakukan
- perbuatan-perbuatan dalam rangka
- mendidik kita untuk menjadi manusia yang
- menjunjung tinggi
- kehormatan. Setiap makhluk memiliki
- kehormatan bukan hanya manusia.
- Hewan tumbuh-tumbuhan pun ya dilarang
- kita melakukan
- kerusakan di atas muka bumi
- ini. Semua diciptakan Allah dengan
- tujuan. Nah, mengingat umat
- manusia yang
- diberikan kedudukan dan peran sebagai
- khalifah.
- Allah Subhanahu wa taala anugerahkan
- mereka akal dan fitrah yang suci. Allah
- utus rasul-Nya, Allah turunkan kitabnya.
- Tapi dalam diri mereka terdapat
- nafsu, terdapat juga
- setan yang mendendam
- terhadap umat manusia.
- Karena dia beranggapan disebabkan karena
- manusia dia
- tersingkir dari lingkungan kehidupan
- malaikat. Padahal
- sebelumnya
- iblis telah beribadah kepada Allah
- bersama para malaikat dan termasuk dari
- hamba yang
- dimuliakan. Disebabkan karena
- kesombongannya dia terusir dari surga.
- Lalu dia menganggap bahwa ini semua
- gara-gara Adam hingga dia
- terusir. Nah, mengingat adanya nafsu,
- adanya
- setan yang memperalat nafsu kita, yang
- meniupkan
- angan-angan, yang menghias, yang buruk
- menjadi indah, yang indah menjadi buruk.
- Sebagaimana dia berhasil menyesatkan,
- menggelincirkan kakek dan nenek kita,
- Adam dan Hawa. Telah banyak korban
- berjatuhan akibat dari ulah perbuatan
- yang dilakukan oleh
- setan. Hingga Allah berfirman,
- "Innasyaitana lakum aduun fattakhiduhu
- adua." Innama yadu hisbahu liakunu
- minhair.
- Sesungguhnya setan musuh ini. Kalian
- harus camkan.
- Setan adalah musuh bagi kalian. Jadikan
- dia sebagai musuh. Jangan
- percaya janjinya, bisikannya, dan jangan
- ikuti
- ajakannya. Karena dia ingin mengajak
- kalian semua umat manusia sebagai apa?
- Sebagai
- pengikutnya agar bersama-sama merasakan
- derita dalam azab api neraka.
- Nah, dengan datangnya bulan
- suci, Allah menetapkan sebahagian juga
- ee dari muka buminya sebagai tanah yang
- disucikan Allah dan diharamkan Allah
- mendidik kita untuk menjaga diri
- kita dari perbuatan-perbuatan
- aniaya. Menjadikan bulan dan tempat
- tersebut sebagai bulan dan tempat yang
- diharamkan Allah. Ini pendidikan yang
- amat indah buat
- kita. Jadi para pendengar pemirsa yang
- dirahmati Allah Subhanahu wa taala, kita
- tidak akan menjadi muslim yang baik
- hingga kita menjunjung tinggi
- kehormatan. Kehormatan sesama kita,
- kehormatan juga di antara kita dan
- orang-orang
- juga yang belum beriman. Walaupun mereka
- tidak seiman, mereka merupakan
- saudara-saudari kita. Allah haramkan
- kita untuk mengganggu
- mereka, memakan harta mereka dengan cara
- yang batil, atau mencederai kehormatan
- mereka.
- Yang Allah perintahkan kita adalah
- mengajak manusia kepada
- kebajikan, mengajak kita untuk
- memperjuangkan yang makruf dan
- mencegah perbuatan-perbuatan yang
- mungkar agar kita dapat hidup dalam
- suasana yang harmoni, baik dan indah.
- Nah, dengan rahmat Allah Subhanahu wa
- taala, Allah Subhanahu wa
- taala mengundang
- nabinya, rasulnya untuk melakukan
- perjalanan yang betul-betul amat-amat
- fantastik. Bukan beliau berangkat dengan
- sendirinya, tapi Allah yang berangkatkan
- beliau di waktu malam. Karena ini
- merupakan perjalanan di luar kemampuan
- manusia. Oleh karena itu Allah
- berfirman, "Subhanalladzi as asro
- biabdihi lailan minal masjidil haram
- ilal masjidil aqsa alladzi barakna
- haulah linuriyahu min ayatina innahu huw
- samiul
- basir." Maha suci Allah. Dimulai dengan
- tasbih untuk menegaskan bahwa ini bukan
- dilakukan oleh manusia. Manusia tak akan
- mampu melakukan hal ini. Tapi Allah
- Subhanahu wa taala yang maha
- suci. Maha suci dari belenggu waktu,
- belenggu ruang ya, dan berbagai macam
- hukum-hukum sebab yang ditetapkan Allah
- di alam raya maupun dalam diri kita
- berlaku bagi Allah. Maka dengan mudah
- Allah memberangkatkan nabinya sekejap
- menuju Yarusalam, Baitul Maqdis.
- dari Baitul Maqdis setelah dia mengimami
- para nabi yang
- berkumpul, beliau diperintahkan untuk
- menjadi imam. Seolah-olah para nabi ya
- mereka menyerahkan amanat yang dulu
- diamanatkan kepada mereka, amanat umat
- mereka kepada nabi kita. Dan beliau
- diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi
- seluruh alalamin. Bukan hanya bagi satu
- kaum, bukan hanya untuk bangsa Arab,
- bukan hanya untuk ahli kitab dari Yahudi
- maupun Nasraniya, tapi untuk seluruh
- umat manusia. Ya
- ayyuhanas inni rasulullahi ilaikum jami
- jami wama arsalnaka illa kafatan
- linnasinas.
- Setelah itu Nabi diberangkatkan menuju
- Sidratul
- Muntaha. Kalau kita membaca dongeng ya
- dalam dongeng tersebut disebutkan Nabi
- menaiki Burak yang berkepala wanita yang
- cantik. Ini semua merupakan israiliat
- yang dimasukkan ke
- dalam ee perjalanan yang amat
- betul-betul agung dan mulia
- tersebut. Nabi yang sedang berduka
- karena istrinya meninggal dunia. Begitu
- pula pamannya Abu Thalib yang selalu
- membela
- dirinya. Bagaikan burung yang patah
- kedua sayapnya.
- Allah ingin
- menghiburnya, ingin
- betul-betul memberikan bekal baginya
- yang jauh lebih besar. Maka
- diberangkatkan Nabi kita dalam
- perjalanan Mikraj hingga tiba di
- Sidratul
- Munta. Indaha Jannatul Ma'wa. Di
- sebelahnya terdapat
- surga yang kelak akan didiami oleh apa?
- oleh orang-orang yang
- beriman yang memenuhi syarat untuk
- memasuki tempat tersebut. Indaha
- jannatul
- mawaidr yag. Pada saat itu sidr
- almuntaha
- diselimuti oleh apa? Oleh selimut yang
- tidak dapat diterangkan kepada kita.
- Karena dimensi hidup kita berbeda. Yang
- jelas sidra diselimuti oleh apa? Oleh
- selimut. Ya, bisa saja cahaya, kebesaran
- dan keagungan yang tak dijelaskan Allah
- kepada kita semua. Maagal basaru w
- pandangan nabi
- kita tidak sama sekali apa? Tidak sama
- sekali menyeleweng. Artinya bukan
- pandangan yang bersifat ilusif, tapi dia
- memandang dengan jelas bukan
- merupakan pemandangan yang
- palsu, tapi wama tha tidak melampaui
- batas yang diizinkan oleh Allah. Maagal
- basaru. Lalu Allah uraikan jelaskan
- secara global, laqad roa min ayati
- rabbihil kubra. Dia telah menyaksikan
- ayat-ayat kebesaran Tuhan yang
- terbesar. Tidak disebutkan bahwa dia
- melihat Allah, tapi disebutkan telah
- menyaksikan ayat-ayat kebesaran
- keagungan Allah. Apa yang disaksikan
- bukan merupakan pemandangan yang palsu.
- Maagal bashar w tapi tidak melampaui
- batas yang diizinkan Allah subhanahu wa
- taala. Nah, Nabi diundang di samping
- untuk menghibur dirinya.
- untuk betul-betul menentramkan hatinya,
- memperlihatkan kepada Rasul
- bahwa kaum musyrikin di Makkah bahkan
- seluruh penduduk bumi dan buminya
- merupakan hal yang kecil setelah Nabi
- menyaksikan ayat-ayat kebesaran
- keagungan Allah. Hingga Allah berfirman,
- linuriahu min ayatina untuk
- memperlihatkan kepadanya sebagian
- ayat-ayat kami. Innahu hu samiul basir.
- Dia maha mendengar lagi maha melihat.
- Dia mendengar doa dan ratapan nabinya
- yang bersedih
- berduka. Dia juga melihat keadaan dan
- kondisi nabinya. Maka Allah mengirimkan
- Jibril
- mengundang hamba yang mulia yang sedang
- menderita dan berduka ini untuk
- melakukan perjalanan yang amat indah dan
- mulia. Dalam perjalanan tersebut
- terdapat kejutan yang
- lain di mana Allah menganugerahkan untuk
- beliau dan umatnya anugerah yang amat
- indah.
- di mana dengan anugerah
- tersebut manusia dapat berkomunikasi
- langsung dengan Allah
- bahkan menerima undangan bukan hanya
- berkomunikasi langsung dengan Allah dia
- menerima undangan dari Allah dan
- seandainya dia ingin lebih dekat kepada
- Allah dia bisa melakukan walaupun bukan
- pada waktu yang diundang oleh
- Allah kalau seorang merasa bangga Mas
- Krishna
- di bisa berbicara direct langsung kepada
- gubernur atau katakan kepada menteri
- fulan, kepada panglima TNI, kepada
- Kaporri, apalagi dengan
- presiden. Dia merasa bangga tentram.
- Kalau dia butuh apa-apa, dia bisa
- langsung direct berbicara kepada mereka.
- Padahal mereka tidak mampu menyelesaikan
- semua
- persoalannya. Di saat dia sedang
- bersedih, berduka ataupun sakit, mereka
- mungkin mampu untuk membawa Anda ke
- rumah sakit yang terbaik. Tapi yang
- menyembuhkan Allah.
- Allah. Nah, kenapa kita tidak merasa
- bahagia bersyukur untuk dapat menyambut
- undangan
- Allah? Berkomunikasi langsung tanpa ada
- media maupun perantara.
- Kita betul-betul merasakan bagaimana
- Allah Subhanahu wa taala menjamu
- hamba-hambnya yang datang memenuhi
- undangan. Hayya alas shah. Ini merupakan
- undangan. Mari kita bertemu,
- berkomunikasi. Karena salah dalam bahasa
- Arab artinya apa? Artinya sebetulnya
- hubungan.
- Cuma bukan sekedar hubungan seperti
- hubungan di antara seorang dengan
- saudaranya yang setara, tapi hubungan
- komunikasi antara hamba dengan Allah
- Subhanahu wa taala. Dia bisa merasakan
- belayan rahmatnya, dekapan kasih-Nya,
- naungannya,
- penerangannya. Itu mereka-mereka yang
- datang betul-betul
- menyambut undangan Allah dengan penuh
- kekhusyukan.
- Tapi sayang kita kaum muslimin memandang
- salat itu merupakan rutinitas,
- kewajiban. Begitu selesai,
- alhamdulillah. Sedangkan para arifin
- orang yang mencintai Allah merasakan
- salat itu merupakan saat yang paling
- indah. Hingga Nabi di saat berduka
- bersedih mengatakan, "Arihna ya
- Bilal. Coba kamu tentramkan hati kami
- wahai Bilal dengan suara kumandang azan
- yang kamu kumandangkan. membuat yang
- tadinya
- lemah, bersedih, berduka sendiri. Ketika
- mendengarkan suara azan dikumandangkan,
- bagaimana tidak berbahagia hati Nabi
- kita bertemu ya menyambut undangan sang
- kekasih yang dikasihi dan
- dirindukan. Kalau kewajiban yang lain,
- Allah cukup mengutus Jibril
- menyampaikan pesan melalui ayat-ayat
- Al-Qur'an. Tapi untuk salat Allah
- mengundang nabinya untuk menerima
- langsung. Masyaallah.
- Dan salat ini bukan hanya untuk
- Nabi. Kalau Nabi langsung melakukan
- mikraj menuju Sidratul Muntaha, kita
- melalui salat mas Krisna bisa melakukan
- mikraj. Setiap orang bahkan bisa
- melakukan mikraj rohani menuju Allah.
- Bahkan bukan hanya pada waktu yang
- diundang, di malam hari di saat orang
- sedang tidur lelap, dia bangun
- mensucikan dirinya kemudian dia salat.
- Walaupun dia di bumi, tapi jiwanya
- melakukan mikraj menuju Allah Subhanahu
- wa taala. Kira-kira bagaimana keadaan
- orang semacam ini yang hatinya selalu
- ditambatkan di sisi Allah, merindukan
- Allah, mencintai Allah, berarti tidak
- berpisah dari dunia?
- Tidak. Jangan hanya kepingan dunia,
- bahkan dari dunia tidak berat
- berpisah. Dia akan berat betul-betul
- kalau
- dirinya lupa akan kewajibannya atau
- terlambat menjalankan perintah Allah
- atau tidak sempurna dalam menjalankan
- apa-apa yang Allah perintahkan. Heeh.
- Jadi sebetulnya melalui pendidikan
- Al-Qur'an dan Nabi kita, Allah mendidik
- umat manusia ini untuk betul-betul hidup
- dengan rasa yakin, kepercayaan yang
- dasarnya hubungan dengan Allah. Kalau
- sekarang kita lihat manusia lebih banyak
- tergantung kepada benda, kepada materi,
- kepada
- makhluk. Makhluk tidak selamanya
- berjaya, tidak selamanya mampu
- menyelesaikan urusan kita. Tapi kalau
- Allah secara lahir, begitu pula batin,
- lahir dan batin, Allah subhanahu wa
- taala berikan solusi dan jalan keluar.
- Hatinya
- tentram, urusannya dimudahkan oleh
- Allah, yang hilang tidak hilang. Karena
- kembali kepada Allah satu hari akan
- dikumpulkan kembali. menghadapi
- tantangan hidup yang berat. Dia tidak
- bergelisah dan takut karena Allah yang
- menjadi walinya,
- pelindungnya yang selalu betul-betul
- mencurahkan rahmatnya atas
- dirinya. Jadi kalau kita perhatikan Mas
- Krisna, kebanyakan kita tidak memahami
- bahwa salat itu kemuliaan bagi manusia.
- Dia menerima undangan langsung dari
- Allah dan dia bisa berkomunikasi
- langsung dengan Allah, bisa curhat tanpa
- ada yang dipotong. Kalau melalui
- seseorang kan bisa saja yang disampaikan
- berbeda. Kalau ini dapat curhat dan
- rahasianya dalam keadaan tertutup.
- Nah, kalau kita berbicara
- mengenai cara menerima kewajiban salat
- sebagaimana yang diriwayatkan dalam
- hadis atau sebagian hadis, hadis ini
- juga bukan merupakan hadis yang
- mutawatir. Ketika Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam menghadap ke hadapan
- Allah, Allah
- wajibkan sebanyak 50 salat dalam 1 hari.
- Begitu beliau turun ditanya oleh
- Musa, "Apa yang kamu terima?" Dia
- mengatakan, "Allah mewajibkan 50 salat
- dalam satu
- hari." Lalu dengarkan apa yang diucapkan
- oleh Nabi Allah Musa berdasarkan
- riwayat. Kita tidak meyakini riwayat
- ini. Kembali kepada Tuhanmu. Katakan
- bahwasanya umatku tidak akan
- mampu. Aku memiliki pengalaman bersama
- Bani Israil.
- Sampaikan kepada Allah bahwa umatku
- tidak akan
- mampu. Akhirnya Nabi berangkat kembali
- ke hadapan
- Allah mohon untuk dikurangi jumlah
- salatnya sesuai dengan nasihat Nabi
- Musa. Akhir dikurangi dari 50 salat
- menjadi 45. 5 40 salat
- dikurangi waktu kembali ke hadapan Nabi
- Musa. Musa mengatakan kembali
- lagi umatmu tidak akan mampu sebagaimana
- pengalamanku bersama Bani Israel kembali
- menghadap ke hadapan Allah hingga pada
- akhirnya setelah berulang kali kembali
- dikurangi menjadi lima salat dalam satu
- hari.
- Kalau kita perhatikan di
- sini kejanggalan yang paling nampak dan
- paling
- jelas ketika Nabi Musa berkata kepada
- Rasulullah,
- "Kembalilah katakan bahwa umatku tidak
- akan mampu
- sebagaimana yang dialami oleh Nabi
- Musa." Berarti Nabi Musa lebih tahu dari
- Allah.
- Kalau Nabi Musa lebih tahu dari
- Rasulullah dengan pengalaman pribadinya,
- itu wajar. Nabi Musa punya pengalaman
- dia lebih tahu dibandingkan Rasulullah
- itu wajar. Tapi kalau ya dia di sini
- apa? Mengoreksi ya kebijaksanaan Allah
- dengan alasan bahwasanya
- apa? Umatnya tidak akan mampu sesuai
- dengan pengalaman Nabi Musa, ini
- menunjukkan bahwasanya Musa lebih tahu
- dari Allah. Ini merupakan hal yang tidak
- benar sama
- sekali. Dan Nabi tidak akan mungkin
- meragukan kebijaksanaan Allah. Dan Allah
- sendiri tidak mungkin akan mewajibkan 50
- salat dalam 1 hari. Kalau 50 salat
- dibagi dalam 1 hari,
- kira-kira
- setiap jarak antara setiap salat berapa?
- Berapa lama kira-kira?
- Katakan kalau seandainya waktu 25 jam
- berarti kalau
- 50 salat dibagi 25 berapa?
- Setiap jam salat. H 24 jam, Ustaz.
- Katakan 25 jam dah biar lebih gampang
- baginya. Heeh. Oke. Oke. Ustaz
- 50 / 25 2 jam sekali, Ustaz. Setiap 2
- jam sekali kita salat. Betul enggak?
- Iya. Kapan manusia akan kerja? Lalu di
- malam hari di saat dia tidur 2 jam dia
- harus bangun lagi salat
- lagi. Allah tidak mungkin sama sekali
- bebebani manusia di luar kemampuannya.
- La yukallifulahu nafsan illa wus ma
- ja'ala alaikum fiddini min haraj. Jadi
- sebetulnya riwayat semacam ini kalau
- kita perhatikan sumbernya adalah riwayat
- israiliyah.
- Dan yang meriwayatkan hadis ini orang
- yang berhubungan dengan Ka'bul Akbar
- alyahudi. Ka'bul Akbar alyahudi yang
- masuk Islamnya bukan pada masa Rasul
- tapi pada masa Sayidina Umar
- berkuasa sebagai Amirul Mukminin. Jadi
- cerita-cerita dongeng semacam ini di
- hadis yang tidak diceritakan dalam
- Al-Qur'an apalagi bertentangan dengan
- kebesaran dan keagungan Allah Subhanahu
- wa taala yang maha
- bijaksana. Akhirnya hadis ini
- menempatkan Allah sama dengan apa?
- Dengan Nabi Allah Musa secara setara.
- Musa mengatakan menurut pengalaman saya
- di Bani Israil, umatmu tidak akan
- mampu. Tidak akan m mampu.
- Ini merupakan sebuah ucapan yang tidak
- benar. Ini bukan merupakan demokrasi ya,
- hubungan antara manusia dengan Allah.
- Tidak. Allah Subhanahu wa taala yang
- maha tahu, yang maha bijaksana lebih
- tahu apa yang baik bagi kita. Masa
- Rasulullah meragukan hal ini? Jadi kalau
- betul itu merupakan perintah Allah,
- Rasulullah tidak akan ragu-ragu sama
- sekali. Beliau orang yang terdepan dalam
- menjalankan perintah Allah. Oleh karena
- itu, banyak sebetulnya hadis-hadis
- walaupun terdapat dalam buku yang sahih
- yang mesti
- dikoreksi. Seperti yang pernah saya
- ceritakan berkaitan dengan menyusui
- orang dewasa, jelas-jelasan
- merupakan hal yang tidak sesuai dengan
- Quran. Nabi terkena sihir. Padahal
- tuduhan Nabi terkena sihir itu datang
- dari orang-orang musyrik. Mereka
- mengatakan, "In tattabiuna illa rajulan
- masur." Yang kalian ikuti orang yang
- terkena sihir. Allah langsung menjawab,
- "Unzur kaifakal amalau
- fala." Lihat bagaimana mereka memberikan
- perumpamaan semacam ini kepada kamu.
- Akhirnya mereka tersesat dan tidak
- menemukan jalan yang benar. ketika
- mengatakan bahwa Nabi seorang yang
- terkena
- sihir itu di dua tempat. Satu dalam
- surah
- Al-Furqan, satu dalam suratul Isra
- menjelaskan sanggahan Allah bahwa Nabi
- terkena sihir. Ini tidak mungkin
- terjadi. Tapi mereka yang mengatakan
- bahwa Nabi terkena sihir. Lalu Allah
- katakan unzur
- kaifauakal amal fala.
- Jadi jelas-jelasan banyak riwayat
- sebetulnya yang bertentangan dengan
- Quran. Tapi mereka-mereka yang semenjak
- kecil pelajaran pertamanya mengenai
- hadis, akhirnya Quran mereka letakkan di
- belakang. Sampai ada yang beranggapan
- tidak perlu kita merujuk kepada
- Al-Qur'an, cukup kepada hadis
- Rasulullah. Padahal Quran pedoman hidup
- kita dan dia merupakan rukun iman.
- Sedangkan hadis bukan rukun iman kita. J
- seharusnya Quran di depan selain dari
- Quran, baik itu hadis, sejarah, bahkan
- manusia semua tempatkan di belakang
- Al-Qur'an. Yang cocok kita ambil, yang
- tidak cocok kita
- tinggalkan. Ini merupakan alqulul fasl
- dalam masalah ini. Selanjutnya,
- masyaallah. Ee berikutnya, Ustaz,
- mengenai puasa, Ustaz. Sekarang kan
- bentar lagi puasa, Ustaz.
- Ee sebenarnya apa sih, Ustaz, hikmah di
- balik perintah puasa dan apa sebenarnya
- yang Allah Subhanahu wa taala inginkan
- dari kita supaya kita bisa maksimal
- dalam berpuasanya, Ustaz? Jazakumullah
- khairan. Jaz.
- Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna
- ilman waikna bihin. Sebetulnya banyak
- ulama telah menulis ya tentang hikmah di
- balik perintah puasa. Bahkan kalau kita
- membuka Google, membuka GPT ya, AI,
- jawabannya begitu banyak mengenai hikmah
- di balik perintah Asiam. Adapun
- keterangan Al-Qur'an jelas sederhana.
- Kutiba alaikumusam kama kutiba
- alalladina minqoblikum laallakum
- tattaquun. Jadi tujuan dari ibadah siam
- ini ya untuk menjadikan kita orang-orang
- yang bertakwa.
- Dan kata tattaquun yang diambil dari
- kata kerja ittaqo
- yattaqi yang asal katanya akar katanya
- ya diambil dari kata kerja waqo yaqi
- wiqayatan yang artinya
- menjaga. Allah subhanahu wa
- taala perintahkan kita untuk melakukan
- puasa bukan karena perbekalan Allah
- telah apa? Telah menipis.
- Hingga orang harus berpuasa selama 1
- bulan untuk berhemat. Sama sekali
- tidak. Tapi Allah Subhanahu wa
- taala memerintahkan puasa untuk
- menumbuhkan di hati kita apa? Kekuatan
- kendali diri.
- Karena manusia kalau kehilangan kendali
- diri, walaupun dia berakal, walaupun
- katakan
- berilmu, walaupun cerdas ya, walaupun
- orang ini katakan sekolah ya di
- pendidikan yang amat istimewa, kalau
- kehilangan kendali diri maka semua itu
- tidak akan berguna buat dirinya.
- Kalau seandainya katakan Mas Krishna
- punya mobil
- Avanza semuanya berjalan baik, remnya,
- gasnya semua baik. Sama mobil ya katakan
- Mercedes ya atau BMW.
- Mercedes-nya ya katakan seri yang
- tercanggih dengan Newanya yang baru,
- yang spesial ya.
- Kemudian BMW-nya katakan seri 7 yang
- istimewa, tapi remnya enggak ada. H.
- Kira-kira kalau kita suruh pakai mobil
- mana yang kita pilih? Avanza. Avanza
- yang remnya ada. Betul gak? Tapi BMW
- atau Mercy yang istimewa kalau remnya
- enggak ada, itu akan mendatangkan petaka
- buat kita. Waliyadubillah. bahkan
- menjadi ancaman buat orang lain. Begitu
- juga manusia kalau kehilangan dari diri,
- dia akan merusak dirinya dan juga
- menjadi ancaman bagi banyak manusia.
- Nah, ibadah siam
- ini di waktu siangnya kita menahan
- lapar. Bukan menahan dari yang haram,
- tapi menahan dari yang halal. Betul gak?
- Karena kalau yang haram baik pada puasa
- maupun di luar puasa, kita wajib untuk
- menjauhi.
- Kita diperintahkan untuk menahan diri
- dari makanan yang
- halal, minuman yang halal, hubungan
- bersama pasangan kita dari mulai
- terbitnya fajar, sodq hingga terbenamnya
- matahari. Adapun setelah itu kita bebas
- makan, minum, berhubungan dengan
- keluarga kita.
- Nah, saat orang lapar itu pada saat
- tersebut yang tadinya tidak diperhatikan
- akan muncul menjadi perhatiannya.
- Bagaimana derita rasa lapar,
- haus? Lalu dia bertanya, "Bagaimana
- kira-kira keadaan
- saudara-saudaranya yang tidak memiliki
- sama sekali kecukupan bekal untuk
- menyambung
- hidupnya? Dia harus berhemat,
- berhati-hati dalam urusan makannya.
- Terkadang satu hari ya dia tidak
- menjumpai makanan yang dimakan.
- Bagaimana kira-kira keadaan orang
- tersebut yang tadinya hatinya tidak sama
- sekali tersentuh, tidak sensitif
- terhadap hal
- ini
- dengan
- sebab ahlan wasahlan Ustaz Hamzah.
- Alhamdulillah datang
- sama Jadi
- dengan saat-saat puasa di waktu siang
- tersebut di samping keberkahan rahmat
- yang Allah curahkan pada bulan
- Ramadan kemudian terhubung dengan
- Al-Qur'an yang dibaca dan direnungkan,
- bangunnya di waktu malam, insyaallah
- akan dapat mengasah fitrahnya kembali.
- membersihkan dari kerak-kerak kotoran
- yang selama ini menyelimuti fitrahnya
- menjadi seorang egois yang rakus yang
- serakah ya yang tidak peduli terhadap
- batasan-batasan halal dan haram dengan
- ibadah siam bulan yang diberkahi
- dirahmati Allah dengan Al-Qur'annya
- dengan bangun malamnya subhanallah dalam
- suasana berjamaahnya
- beramai-ramai yang tadinya kalau kita
- lakukan ibadah siang Senin Kamis
- sendiri-sendiri terasa berat. Tapi
- kenapa di bulan Ramadan hati kita
- melembut? Orang yang kikir tangannya
- terulur. Betul enggak? Orang yang
- tadinya keras kasar menjadi lembut.
- Orang yang tidak punya kepedulian akan
- memiliki kepedulian. Itu merupakan
- rahmat Allah dan merupakan bala bantuan
- yang Allah anugerahkan bagi kita melalui
- ibadah siang.
- Oleh karena itu yang tadinya berat buat
- mengeluarkan zakat dengan mudah dia
- mengeluarkan zakat. Yang tadinya hanya
- sibuk urusan pekerjaan, dia
- bergegas-gegas kembali setelah apa?
- Setelah dia bekerja untuk berbuka
- bersama keluarganya, untuk bangun di
- waktu malam, untuk membaca Al-Qur'an.
- ini merupakan ee wasil tarbiah, wasil
- pendidikan yang dilakukan Allah
- Subhanahu wa taala untuk
- hamba-hambnya yang menjalankan ibadah
- siam. Oleh karena itu kalau kita
- membaca akhir ayat dalam suratul baqarah
- ya
- yang terhubung dengan ibadah siap arti
- setelah pembicaraan siap ayat
- terakhirnya ayat berikutnya wala takulu
- amwalakum bainakum
- bilhaal
- hukam min amwumam
- Jangan kalian saling memakan harta
- kalian dengan cara yang
- batil. Kalian juga memberikan suap buat
- para penguasa untuk bisa memakan
- sebahagian dari harta manusia dengan
- cara yang benar. Dan kalian tahu itu
- setelah air
- siam. Artinya apa?
- Ibadah Siam itu baru betul-betul akan
- menghasilkan buahnya. Apabila
- memunculkan di hati kita kendali diri
- menjaga dari apa-apa yang dilarang oleh
- Allah Subhanahu wa taala. Begitu seorang
- mengendalikan dirinya akan tumbuh dalam
- jiwanya apa? Semangat berbuat kebaikan.
- Semangat betul-betul untuk mendekatkan
- diri kepada Allah Subhanahu wa taala.
- Ini makna la'allakum tattaquun.
- Dan Allah Subhanahu wa taala gunakan
- kata ittaqo yattaqi. Ya walaupun kata
- kerja asalnya waqa yaqiqu menunjukkan
- arti menjaga tapi ittaqo yattaqi
- menunjukkan apa? Agar kalian dapat
- betul-betul menjadi orang yang bertakwa
- yang menjaga dan mengendalikan diri
- kalian. Kakek nenek kita
- terjerus dari surga menuju kehidupan
- yang penuh dengan derita dan cobaan.
- Karena apa?
- kehilangan kendali diri lupa wq ahna
- adama
- minqasam lah kami telah memberikan
- peringatan wanti-wanti kepada Adam
- sebelumnya jangan dengar setan dia
- lupa dan kami tidak menjumpai tekad yang
- tinggi yang dalam di hatinya oleh karena
- itu, kenapa nabi-nabi yang istimewa
- mendapatkan gelar ul azmi minar rasul
- karena memiliki tekad kesabaran yang
- luar biasa
- tingginya seperti Nabi Allah Nuh, Nabi
- Allah Hud ya, Nabi Allah Saleh, Nabi
- Allah Musa, Nabi Allah Isa, termasuk di
- antaranya Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wa alihi wasallam. Jadi
- mudah-mudahan sekarang kita di bulan
- Syakban berdoa agar Allah sampaikan kita
- ke dalam bulan Ramadan, berkahi waktu
- kita dan mudah-mudahan dari mulai
- Syakban kita persiapkan diri kita,
- kebiasaan kita dirubah. Jangan tunggu
- sampai Ramadan baru akan berubah. Dari
- sekarang kita rubah, kita adakan
- kebiasaan-kebiasaan yang baik, bangun di
- waktu malam, menjaga lisan kita,
- mengendalikan diri kita. Hingga begitu
- masuk Ramadan, kita betul-betul apa?
- Akan mendapatkan orang bilang
- mendapatkan daging yang utuh tanpa ada
- lemak sedikit pun, tanpa ada uratnya.
- Karena sebelumnya sudah apa? Kita
- persiapkan dengan doa juga. Allahumma
- bariklana fi Syak'ban saat ini wabagna
- Ramadan.
- Kalau kita minta sama Allah tiap saat,
- masa Allah enggak kabulkan. Betul.
- Mudah-mudahan Allah jadikan kita dari
- hamba-hambanya bertin ya. Ahlan waslan
- Ustaz Hamzah.
- Masyaallah. Baru ini baru ngawinin.
- Belum ngawin. Baru lamaran barusan habis
- jelazah. Habis di silengsi ya. Oh
- masyaallah. Masyaallah. Adamallahu ajr.
- Ustaz ustaz ini ada pertanyaan ustaz.
- Jika seseorang tidur
- dari jika seseorang tidur eh sebelum
- azan subuh dan kemudian terbangun
- setelah magrib, apakah puasa orang itu
- pada hari itu sah Ustaz? Syukran.
- Jazakumullah khairan. Jazak.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil alamin. Allahumma
- shalli wasallim ala sayyidina Muhammadin
- wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Kalau bicara fikih kan gini kan, puasa
- itu artinya
- meninggalkan makan minum sejak terbitnya
- matahari ee fajar sampai terbenam
- matahari kan gitu ya. Ya, kalau bicara
- fikih seperti itu ya dianggap sah
- seperti itu. Tapi ini ya ee berbicara
- tentang puasa ya. Ya, dan lain hal
- memangnya karena misalnya seorang karena
- sesuatu hal tertidur dengan tampak ke
- apa ke ee kemauannya sama sekali ya
- memang ee tidak ada dosa bagi
- apa seseorang kalau hilang akalnya.
- Orang yang tidur juga kan ada dalam
- hadis Nabiqamtaimuntaim.
- Ya, Rufi alqalam arti gak dicatat
- ee apa ee diangkat pena maksudnya enggak
- dicatat ke keburukan sebagai suatu
- keburukan dari orang
- yang ya ketika dia dari kecil orang yang
- masih kecil sampai dia balik ya kemudian
- orang yang gila hilang akal ya pingsan
- misalnya atau apa seperti itu sampai dia
- sadar kembali dan
- juga orang yang tidur sampai dia bangun
- kembali seperti itu. Tapi kalau dia apa
- ee malamnya dia begadang seperti itu,
- begadang di hal-hal yang tidak di bukan
- sesuatu yang di apa di syariatkan
- kemudian sehingga dicapai dia tertidur.
- Itu adalah apa? Tidur
- yang artinya atas perbuatan yang disendi
- lalai, kelalaian ya. Nah, ini tentunya
- ya ee di dalam ibadah puasa, ibadah
- sebagai
- pendidikan, ibadah penggemblengan mental
- di mana tujuannya adalah agar supaya
- kita ini bertakwa, agar supaya kita
- benar-benar mendekatkan diri kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- termasuk ya di dalam ketakwaan itu
- bagaimana kita mengatur segala sesuatu
- ee baik waktu kita, aktivitas kita
- sesuai dengan syariat dan ketentuan
- Allah Subhanahu wa taala seperti itu.
- Jadi ya kalau memang dia tertidurnya
- karena memang ee sesuatu hal yang apa
- yang dia lelah tanpa dia sadari ya
- dianggap sah seperti itu ya ee puasanya.
- Tapi kalau dia dia apa lalai di waktu
- malamnya seperti itu, membuang-buang
- waktu, begadang ya kemudian ee apalagi
- kalau disengaja, "Woh pokoknya yang
- penting saya ee enggak makan di siang
- hari." Nah, mungkin dianggap sebagai ya
- orang yang berpuasa gitu, tapi dia
- enggak akan dapat pahala dari puasanya
- tersebut ya. Karena inti dari ee
- pendidikan puasa adalah agar supaya si
- hamba ini benar-benar dekat dengan
- Allah. Dan salah satu pendekatan yang
- yang terbaik adalah dengan salat itu kan
- jangan ditinggalkan seperti itu. Dan ini
- apa puasanya adalah penggembangan
- mentalnya dia, spiritualnya dia.
- Wallahuam. Masyaallah. Ustaz dari Om
- Krisna ada pertanyaan? Silakan. Dari ee
- Bapak Rudi di Mataraman. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Salat
- ee ee di di bulan Syakban apakah boleh
- dilakukan ee puasa mengganding saum di
- bulan Syakban apakah boleh dilakukan
- setiap hari atau hanya ee pada Senin
- Kamis atau puasa dat atau puasa ayam
- bait saja?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kita di bulan Syakban kan bersiap-siap
- untuk menghadapi
- Ramadan. Kalau
- kita
- sprint berlari cepat di Syakban, nanti
- sampai di bulan Ramadan tenaga kita
- habis.
- Kan orang bukan hanya sekedar beribadah
- puasa, masing-masing punya kesibukan
- aktivitas yang dilakukan.
- Jadi kalau seandainya dia ingin puasa
- ya cara puasa Nabi Allah Daud ya yang
- lakukan dan Rasulullah juga lakukan itu
- sebetulnya yang terbaik. Satu hari puasa
- bersabar, satu hari kita berbuka
- menikmati nikmat Allah bersyukur padanya
- itu menjadi pendidikan yang amat indah
- buat kita. di samping juga menyehatkan
- kita secara lahir batin. Tapi kalau dia
- puasa
- terus-menerus, kita khawatirkan nanti
- akhirnya fisiknya akan semakin lemah,
- ototnya juga melemah, ya. Kemudian
- semangatnya juga dalam berpuasa akan
- menurun. Jadi orang begitu lemah kan di
- saat dia berzikir, membaca Al-Qur'an,
- salat juga tidak akan dapat betul-betul
- dilaksanakan dengan sempurna. Jadi
- jangan sampai dia melemahkan dirinya.
- berpuasa di bulan Rajab, di bulan
- Syakban secara terus-menerus kemudian
- datang masuk bulan puasa. J sebaiknya
- kalau ingin berpuasa dalam jumlah yang
- lebih banyak, dia berpuasa 1 hari,
- berbuka 1 hari. Kemudian ada hal penting
- juga yang perlu saya sampaikan di sini
- buat orang ya
- yang memiliki penyakit yang
- menaun. Contohnya orang yang punya
- diabet.
- Orang yang punya diabet. Diabet itu mau
- tidak mau penyakitnya apa?
- Kamu artinya penyakit yang bersama dia
- seumur
- hidup dan dia harus memakan
- obat. Nah, orang yang terkena diabet
- bermacam-macam ya keadaannya. Ada yang
- terkadang gulanya dalam keadaan drop.
- Jadi begitu kena obat sedikit gulanya
- dalam
- kondisi sedangkan dia ingin
- berpuasa. Dia sedih kalau seandainya dia
- tidak berpuasa dokter mengatakan kamu
- tidak boleh
- berpuasa karena gula kamu tidak stabil.
- Dia menyaksikan anaknya, keluarganya
- semua berpuasa, sedangkan dia tidak
- berpuasa.
- Sebetulnya dia bisa ikut berpuasa
- bersama mereka sesuai dengan kemampuan
- dia. Waasumir lakum
- intuntum. Dan puasa sebetulnya sehat
- buat orang yang punya diabet. Bahkan
- yang punya jantung pun
- sehat. Nah, kalau dia katakan
- bersahur kemudian di tengah jalan nanti
- pukul 10. Pukul siang atau sore gulanya
- dalam kondisi drop dia bisa mengkonsumsi
- gula.
- itu yang paling cepat. Kalau kurma masih
- kurang cepat mengkonsumsi gula ya untuk
- menjaga stabilitas gulanya. Dia gunakan
- gula secukupnya untuk mengembalikan
- membolehkan seperti orang normal.
- Setelah itu dia lanjutkan puasanya.
- Nanti pada saat ya ee berbuka setelah
- berbuka dia bisa membayar fidyah. Ini
- dapat puasa juga. Kemudian apa?
- di samping dapat puasa ya dia juga bisa
- menunaikan fidyah kan kalau antum
- perhatikan
- coba Allah
- berfirman
- eh kutiba alaikumusam kama kutiba
- alalladina minqoblikum laallakum
- tattaquun ayyam
- madudatana minkum
- marid alafarin faidatum
- minyamin
- Dan mereka-mereka yang menjalankan
- ibadah-ibadah puasa dengan
- berat. Fidyatun miskin. Dia membayar
- fidyah untuk orang
- miskin. Tapi kalau dia mau bayar dua
- orang miskin, tiga orang miskin sebagai
- apa? Sebagai amal yang sifatnya
- sukarela. Kewajibannya hanya satu orang
- miskin. Kalau dia memberikan makan lebih
- banyak lagi, itu lebih baik baginya.
- ditutup
- antumirakum intuntumun. Kalau kalian
- juga puasa itu akan lebih baik bagi
- kalian kalau kalian tahu. Jadi artinya
- apa? Orang yang diabet bisa menikmati
- suasana berpuasa sama-sama dan
- insyaallah sekecil apapun yang dilakukan
- Allah berikan penilaian. Dia sahur di
- tengah jalan kalau gulanya drop dia
- konsumsi gula untuk mengembalikan
- stabilitas gulanya. Karena minum gula
- itu bukan untuk mengenyangkan, bukan
- menghilangkan rasa lapar. untuk
- mengembalikan dirinya sebagaimana orang
- normal. Saya terkenan kepada satu
- ulama alim
- terkemuka datang kepadanya seorang ini
- yang yang bercerita kepada saya yang
- punya kasus sendiri. Artinya bukan orang
- lain. Dia dalam keadaan bersedih luar
- biasa datang kepada seorang alim
- terkemuka di negara Arab ya.
- Dia
- mengatakan, "Ayyuhas Syekh ya
- Maulana, saya ini punya
- persoalan di mana pori-pori saya itu
- paling cepat, paling gampang
- mengeluarkan keringat. Jadi saya itu
- harus betul-betul setia beberapa saat
- minum air untuk membuat saya tidak
- mengalami dehidrasi. He. Jadi kalau saya
- tidak minum berisiko membawa kematian.
- Jadi dia mudah sekali. Ini merupakan
- satu ee apa? Penyakit yang mengenai
- seseorang. Enggak semua orang kan
- seperti ini. Dan ini jarang sekali di
- mana pori-porinya itu mudah mengeluarkan
- telinga. Sehingga kalau dia apa dari
- tangan juga keluar keringat
- ya. Si Syekh
- bertanya, "Untuk mengembalikan kamu
- seperti orang biasa, berapa gelas yang
- kamu butuhkan satu hari?"
- Dia
- bilang mungkin sekitar 5 gelas ya. Jadi
- kalau saya puasa
- ya paling tidak saya harus minum lima
- gelas untuk menjaga kondisi air saya
- dalam keadaan normal. Kalau saya tidak
- minum ya
- beresiko. Lalu orang tersebut mengatakan
- kalau gitu kamu minum lima gelas dan
- kamu lanjutkan puasa kamu. Setiap berapa
- saat kamu merasakan diri kamu butuh air
- kamu minum tapi puasa jangan
- ditinggalkan. Lu bayar
- fidyah. Jadi tidak ada orang yang tidak
- ya ya kecuali kalau memang dia sakit
- harus menggunakan obat tiap berapa saat
- kan itu lain masalahnya. Kenapa? Karena
- diabet ini bukan orang yang sakit
- seperti sakit biasa. Iya. Kalau orang
- yang sakit terhalang untuk ibadah puasa
- ini orang menaun. Bayangkan air matanya
- berlinang-linang di saat dia menyaksikan
- orang lain berpuasa sedangkan dia apa?
- Puasa terhalang untuk beribadah puasa.
- Ini namanya almaradul muzmin yang selalu
- bersama dia. Ada orang mengatakan,
- "Ustaz, saya ini seringki ya ke asma
- saya kambuh.
- Bagaimana saat asma saya
- kambuh? Bisa enggak saya
- menggunakan apa? Iner. Menggunakan
- inhaler. Tidak bisa. Kamu kan
- menggunakan bukan untuk menghilangkan
- rasa lapar, bukan untuk membatalkan
- puasa kamu untuk mengembalikan kamu
- menjadi orang. Gunakan enggak ada
- masalah sama sekali. Ma ja'ala alaikum
- fiddini min har yuridullah bikumul yusro
- w yidu bikumul usro.
- Jadi betul-betul kita lihat bagaimana
- ulama ini memberikan
- harapan kepada orang-orang yang semacam
- ini hingga dia bisa menikmati puasa,
- hatinya bahagia dan Allah pasti apa?
- tidak akan menyanyiakan ma yutr ma
- yudruh la yutr juluhu yang enggak bisa
- dilakukan semuanya paling tidak sebagian
- bisa apa dan kalau dia menahan lapar
- pada saat dia diabet itu bagus buat
- jantungnya bagus buat pencernaannya
- bagus buat gijalnya membuat semuanya
- beristirahat sedangkan dia minum gula
- kalau seandainya diperlukan itu untuk
- mengembalikan dirinya dalam keadaan
- seperti kemarin ketika saya duduk
- menanti khotbah baru berasa mulai
- gula mulai turun dek dek dek dek dek dek
- begitu kita naik assalamualaikum di
- khotbah mulai makin keringat dingin
- keluar saya bicara sama imamnya tolong
- ambilkan gula ini saya lagi mulai
- ceramah sambil gemetar begitu gula
- datang begitu kita masukkan langsung
- pada saat itu juga apa seperti apa
- sesuatu yang menyebar di tubuh kita
- plong luar biasa hanya menggunakan
- sedikit gula he nah itu kalau sampai
- terjadi hipog kemia sampai kurang
- menurun apa kalau sampai 30 orang bisa
- binasa otak tidak akan bekerja sama
- sekali jadi Allah berikan kemudahan buat
- kita yang luar biasa yuridullah
- w yidu bikumul fa maal usri inna maal
- usri yusra kalau qada gitu gimana ustaz
- tadi gimana kalau pertanyaannya kalau
- qada tuh baiknya
- waktu senin kamis atau puasa yang
- disunahkan atau kapan saja. Tapi
- jawabannya kan qada. Harusnya
- sesempatnya dia ya qada gitu. Artinya
- semakin cepat semakin baik. Karena kita
- enggak tahu mungkin datang ajal
- menjemput kita. Betul gak? Heeh. Kalau
- kita punya kesempatan jangan
- disia-siakan. Kalau seandainya kita
- banyak kesibukan, kita sampai Senin
- Kamis bisa atau puasa Daud bisa. Tapi
- jangan kita mengqada juga membahayakan
- diri kita. Iya. Siap.
- Terus jawaban Ustaz Hamzah. Iya. Mungkin
- saya ingin menambahkan dikit ya dari
- keterangan apa yang tadi di ustazin
- terangkan ini bagaimana apa kita bisa
- memahami agama dari Al-Qur'an begitu apa
- ee fleksibel dan begitu luas. Ya mungkin
- kalau kita bicara secara fikih kok
- bagaimana sih orang lagi puasa terus
- sudah minum air minum air terus terusin
- lagi begitu. Ini kan padahal ini adalah
- sesuatu yang menjaga apa?
- jiwa seseorang supaya enggak meninggal
- kan. Betul
- ya? Banyak kaidah-kaidah fikih atau tadi
- seperti seorang yang diabetes secara
- kalau dia lagi normal kan biasa aja
- enggak sakit. Biasanya kalau di fikih
- dijelaskan oh boleh dia bayar fidyah itu
- kalau dia punya penyakit yang apa layur
- jabur. Oh ya kalau dia penyakit yang
- enggak diharapkan sembuhnya udah baru
- bayar fidyah. Padahal kalimat dalam
- Al-Qur'an walladina yutiquunahu fidyat
- miskin ini adalah merupakan kalimat yang
- simpel tapi aplikasinya banyak sekali
- ya. Kalau dulu mungkin hanya dikenalnya
- orang kalau udah sakit udah enggak mampu
- udah tua bayar fidyah kan gitu. Ternyata
- kan kondisi manusia apalagi sekarang ini
- kan macam-macam seperti tadi orang kalau
- dia enggak buru-buru masukkan ee gula ke
- ke tubuhnya bisa meninggal. Iya.
- Sedangkan Allah suruh ibadah kita sampai
- dalam surah surah apa? Thaha Allah
- berfirang thaha ma anzalna alikal qurq
- thaha ma anzalna alikal quran. Kami
- tidak turunkan Al-Qur'an itu litask
- supaya kamu celaka, supaya kamu binasa
- baik di akhirat maupun di di dunia ini.
- Seperti itu. Nah, ini bagaimana apa
- Allah Subhanahu wa taala maha hakim ya,
- maha maha hakim, maha bijaksana ya.
- Kalimat-kalimat dari Al-Qur'an ini kalau
- kita terapkan di apa? Di meluas artinya
- bukan? Jadi itulah bedanya apa? Kalau
- ada pembahasan fikih ya biasanya sudah
- ee apa sudah apa rigid se kaku tapi
- kalau dari Al-Qur'an begitu meluas dan
- bisa menjawab situasi dan kondisi di
- setiap zaman. Wallahuam.
- Baik dari Bapak Mukhtar.
- Asalamualaikumusin Ustaz Hamzah.
- Waalaikumsalam warahmatullah. Ustaz,
- saya mendengar dari Rasil waktu buka
- katanya e ketika hari sudah gelap, tapi
- saya suka buka ngikutin radio ee atau di
- masjid padahal hari masih terang.
- Bagaimana puasa-puasa yang saya yang
- lalu apakah batal atau tidak, Ustaz?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad.
- Allah Subhanahu wa taala dengan
- rahmatnya terhadap
- hamba-hambnya, kesalahan yang dilakukan
- tanpa disengaja,
- tanpa dasar ilmu, ya berdasarkan apa apa
- yang sudah umum pada saat dia belum
- tahu, afallahu amma salam jangan lalu
- dimaafkan. Tapi berikutnya kalau
- seandainya kita menantikan saat buka
- puasa azan sudah
- dikumandangkan, suasana masih terang.
- Kita kan tahu kan? Karena yang jadi
- ukuran bukan
- azannya. Azannya mengikuti
- waktu saat orang berbuka. Bisa saja
- perhitungan manusia ini berdasarkan
- jadwal waktunya enggak tepat. Iya. Saya
- pernah satu kali
- waktu berdasarkan jadwal ya sudah masuk
- waktu
- magrib di masjid tembaka putih di Jalan
- Tembaga. Tapi saya masih lihat bola
- matahari. Bukan hanya terang, bola
- mataharinya masih kelihatan.
- Saya bilang sama jemaah, "Tunggu dulu."
- Karena yang mesti kita lihat tanda-tanda
- yang Allah berikan buat kita. Tanda
- masuknya magrib dengan terbenamnya
- matahari. Karena kata maghrib itu
- diambil dari kata garabah. Artinya apa?
- Terbenam. Nah, yang diperbaiki
- perhitungan manusia yang salah. Apalagi
- kan jadwal waktu salat kan itu dari
- jauh-jauh hari sudah ditetapkan. Betul
- gak? Terkadang antara jadwal sama jadwal
- berbeda.
- Waktunya sama di Jakarta tapi ada
- perbedaan 1 menit 2 menit. Jadi kalau
- kita lihat masih
- terang, kita tunggu sebentar paling cuma
- 5 menit paling lambat sampai 10 menit
- tapi tidak boleh berlarut-larut. Kita
- menunggu sampai akhirnya muncul bintang.
- Imam Jafar Soddiq mengecap mereka-mereka
- yang menangguhkan berbuka puasa sampai
- muncul dan bertaburan bintang. Artinya
- cukup lama, cukup hanya beberapa saat
- tunggu. Tapi kalau sudah
- terbenam kita enggak harus menunggu
- lagi. Nti kalau sudah mulai gelap. Coba
- sebagai contoh kalau kita di Makkah di
- Madinah
- begitu masuk waktu magrib lihat coba
- suasana gelap yang terang cuma lampu
- lampu-lampu yang begitu banyak tapi
- suasana
- gelap jadi ini bukan pandangan satu
- mazhab tapi merupakan perintah Allah
- watimmusamail sempurnakan puasa hingga
- malam malam itu dengan nah ditandai
- dengan gelapnya dan terbenamnya matahari
- jadi yang lalu Lalu insyaallah Allah
- subhanahu wa taala ampuni. Nah,
- berikutnya kita berjaga-jaga.
- Ustaz Hamzah mau menambahkan satu lagi
- ya. Oke. Bentar
- ada lagi ini Ustaz eh asalamualaikum
- satu Ustaz Hamzah. Ee apa yang dapat
- kami lakukan ketika bulan Ramadan ketika
- haid kan enggak boleh baca Quran kalau
- salah dan tidak boleh puasa juga. Itu
- apa yang dilakukan ketika haid di bulan
- Ramadan?
- ya apa
- ee ketika bagi wanita yang ee sedang
- datang bulan di bulan Ramadan itu apa
- ee tidak diperbolehkan ee menjalankan
- ibadah salat ya dan salat ini ya yang
- dia tidak kerjakan ya tidak wajib
- mengqada dan juga tidak boleh berpuasa
- ya tapi puasanya nanti Jadi ee harus
- diqada ya seperti itu. Umirna biqada
- walam numar biqadaah. Ya, itu
- ee apa ucapan dari ee Ummu Salamah kalau
- gak salah itu ee meng apa ee
- menceritakan bagaimana Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam menerangkan,
- "Kami hanya diperintahkan mengqada ee
- puasa tapi tidak diperintahkan mengqada
- salat." ya ketika datang haid
- itu. Nah, adapun apa membaca Al-Qur'an
- kan juga kalau memegang Al-Qur'an ya
- dalam mazhab Syafi'i terutama ya harus
- suci kan suci ya dalam keadaan suci
- dalam keadaan ee baik apa ee badannya
- dari hadas ya dan juga ee dari najis
- seperti itu. Kalau membaca, dia bisa
- membaca. Ya baca adalah dia bisa baca ee
- hafalan dia gitu. Hafalan Al-Qur'an kan
- seperti itu. Gak masalah dia bisa
- membaca karena baca dari bagian dari dia
- bisa mengingat Allah Subhanahu wa taala.
- Membaca Al-Qur'an ya apalagi dia bisa
- pahami maknanya. ini adalah ee
- mengingatkan dia ya walaupun dia dalam
- keadaan haid dia selalu ingat kepada
- Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam
- betul. Jadi larangan yang kita dengar
- dari riwayat la yamassul Quran illa th
- tidak menyentuh Al-Qur'an kecuali
- seorang dalam keadaan suci.
- Adapun firman Allah, "La yamassuhu illal
- mutaharun itu bukan untuk ini." Karena
- mutaharun orang-orang yang disucikan
- atau malaikat yang disucikan. Ini
- menggambarkan ee tentang lauhil mahfud
- di mana Quran berada dalam sebuah kitab
- yang terjaga, terpelihara dan tidak ada
- yang mendekati kecuali hamba-hamba yang
- disucikan. Artinya apa? Setan tidak sama
- sekali ya, Pak bisa mendekat. Bahkan
- pada saat turunnya Quran pun jin tidak
- diizinkan sama sekali untuk apa? Untuk
- menempati posisi-posisi yang biasa
- digunakan untuk mendengarkan pembicaraan
- malaikat. Jadi Quran terjaga kesuciannya
- sampai kepada Rasul dijaga. Sampai saat
- ini pun Quran
- terjaga. Ini menggambarkan keindahan
- Al-Qur'an. Jadi kalau seandainya seorang
- haid atau nifas enggak boleh baca Quran,
- enggak boleh juga berzikir menyebut nama
- Allah, sama aja kita menjadikan dia
- mangsa setan. He. Akhirnya banyak
- wanita-wanita yang mengalami baby blu
- karena enggak bisa baca Quran, enggak
- bisa berzikir, enggak bisa berdoa.
- Pudnya bukan
- itu. Dia bisa membaca Al-Qur'an.
- Katakan dia mendengarkan qari Al-Qur'an,
- dia bisa mengikuti sama-sama atau
- mengulangi hafalannya. Dia bisa
- berzikir, bisa wirid. Kalau haid katakan
- 10 hari, yang kasihan kalau sampai nifas
- selama 60 hari.
- Dia enggak salat, dia enggak berzikir,
- dia enggak mengaji Al-Qur'an, apa
- jadinya? Setan. Setan deketin, setan
- yang masuk. Nah, kita insyaallah akan
- membahas nanti masa nifas itu
- sebetulnya berdasarkan ya ee nas
- bagaimana kira-kira apakah nifas dengan
- haid itu sama. Karena pada saat ini
- dalam fikih kesimpulan yang disimpulkan
- oleh para ulama ya di antaranya Imam
- Syafi'i dan lain sebagainya itu
- berdasarkan istiqra. Iya. Bukan
- berdasarkan pengalaman, Ustaz. Ya.
- Mereka tanya kepada wanita, "Berapa lama
- kamu masih mengeluarkan darah?" Ada yang
- mengatakan seminggu, ada yang mengatakan
- 40 hari, ada yang mengatakan 60 hari.
- Jadi mereka mengatakan masa yang paling
- lama 60 hari. Masa yang paling lama 60
- 60 hari. Adapun cepatnya tidak dapat
- ditentukan. Padahal
- sebetulnya menentukan selama 60 hari
- kasihan si wanita ini apa? Wanita ini
- akhirnya jauh dari salat, jauh dari
- suasana zikir disebabkan waktu yang
- begitu panjang.
- Padahal wanita biasanya di saat
- nifas selalu nifasnya bersama
- istihadah. Karena pada saat dia
- melahirkan dia mengalami luka kan. Jadi
- nifas merupakan darah yang keluar
- bersama janin itu biasanya ya selama
- kurang lebih 10 hari sama dengan masa
- haid namanya lokia lubra. Keluar ya
- gumpalan-gumpalan darah yang bercampur
- dengan rambut dan lain sebagainya. Nah,
- setelah itu warnanya darah pun berubah.
- Nah, ini yang dibahas nanti insyaallah
- dalam dialog kita di masa akan datang.
- Hingga perempuan tidak harus
- berlama-lama dalam keadaan nifas.
- Setelah waktu nifas yang masanya hampir
- sama dengan kebiasaan haidnya, setelah
- itu istihabah, bukan lagi
- nifas. Nanti lama-kelamaan darahnya
- berubah menjadi kuning, kemudian berubah
- menjadi putih. Kalau nunggu sampai
- berhenti sama sekali ya itu bukan masuk
- wilayah nifas. Nifas darah yang keluar
- bersama keluarnya janin termasuk di
- antaranya gumpalan darah, kemudian
- kotoran-kotoran, rambut-rambut itu yang
- keluar warnanya biasanya juga lebih tua.
- Itu yang dikatakan. Nah, kalau dalam e
- jendek kolik kandungan dikatakan bahwa
- itu merupakan darah yang keluar
- dinamakan
- lokia. Lokia
- nanti insyaallah mungkin kita akan bahas
- ya. Kalau perlu panggil dokter kandungan
- sekali atau dokter yang lupa untuk
- bicara masar.
- Baik Ustaz, seperti waktu kita sudah
- dibatasi, nanti sebentar lagi kita akan
- melakukan salat Jumat ya. Ustaz Isa mau
- sampaikan lagi? Sudah. Oke, terima kasih
- Ustaz Husin, Ustaz Hamzah, Ustaz Isa
- juga di sini ada Gustaf, Arya, Dika, dan
- Fawas yang sudah bisa mengoperasikan
- sendiri ya. Insyaallah. Baik, kita akan
- jumpa lagi insyaallah di dalam waktu.
- Saya Muhammad Krishna dan Algi mohon
- pamit. Wabillahi taufik walidah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]