Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:09 Bismillahirrahmanirrahim. 0:10 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:12 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:15 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:17 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:19 yang tengah mendengarkan kami baik itu 0:22 lewat radio maupun Rasil TV via YouTube 0:25 Rasil. Asalamualaikum warahmatullahi 0:29 wabarakatuh. Bahagia sekali kami dapat 0:32 hadir di tengah-tengah ruang dengar 0:34 ikhwan dan akhwat. Seperti biasa, hari 0:36 Jumat siang kita akan mengikuti kajian 0:40 bersama guru kita, Ustazah Herlini Amran 0:43 yaitu fikih wanita. Dan kita akan sapa 0:44 terlebih dahulu beliau yang berada di 0:46 seberang sana. Asalamualaikum 0:47 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 0:50 Waalaikumsalam warahmatullah 0:53 wabarakatuh. Alhamdulillah sehat, Mbak 0:55 Alin. 0:56 Alhamdulillah luar biasa. Allahu Akbar. 0:59 Masyaallah. 1:01 Ustazah juga sehat. 1:02 Alhamdulillah. Mudah-mudahan semua yang 1:04 berada bersama kita semuanya sehat 1:06 walafiat ya, Mbak ya. 1:08 Insyaallah. Insyaallah. Baik, Ustazah. 1:11 Ee insyaallah dalam kurang lebih 90 1:14 menit ke depan tema yang kita akan bahas 1:16 yaitu ee belajar dari Maryam binti 1:20 Imran. Tafadalul Ustazah. 1:22 Ya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:25 Alhamdulillahilaminam 1:30 yaana 1:40 Allah yair 1:57 Allahidina 2:00 Muhammadin wa alihi 2:02 aj. 2:04 Mudah-mudahan kita di hari Jumat yang 2:06 dimuliakan Allah ini Allah senantiasa 2:09 melimpahkan semua karunia, rahmat, 2:11 kesayang, dan keberkahan untuk kita 2:13 semua. Insyaallah mudah-mudahan yang 2:15 sehat, yang sakit diberikan kesehatan, 2:18 yang sulit diberikan jalan keluar, yang 2:21 baik, yang terhimpit hutang semoga Allah 2:24 mudahkan membayar hutangnya, yang 2:25 memiliki hajat yang banyak semoga Allah 2:28 ee berikan karniakan kemakbulan 2:30 hajat-hajatnya. 2:32 Hari ini kita akan belajar dari Maryam 2:37 binti Imron ya. Bagaimana beliau namanya 2:41 diabadikan, kisahnya diabadikan di dalam 2:44 Al-Qur'an. Ya, kalau kita tidak membaca 2:47 Al-Qur'an, kalau kalau kita tidak 2:49 diberikan Al-Qur'an, barangkali kita 2:51 tidak mengetahui seperti apa ee Maryam 2:54 binti Imran ini ee memiliki kehidupan 2:56 yang luar biasa. 2:58 Dalam surat atahrim ayat 12illahirin. 3:05 [berdehem] 3:16 Jadi Allah memberikan kita ee ingatlah e 3:22 Maryam binti Imron yang memelihara 3:25 kehormatannya. Kami titipkan, kami 3:28 tiupkan ruh wafah nafi kami. Jadi ruh 3:31 ruh dititipkan dalam rahimnya. Ee kita 3:34 tahu ya bagaimana ibu ee Maryam binti 3:38 Imron ini, Bunda Maryam ini tidak 3:39 memiliki suami ya. Nah, Maryam ini 3:42 membenarkan kalimat Rabbnya, 3:44 kitab-kitabnya, dan dia termasuk orang 3:46 yang ee taat. Ya, jadi kisah tentang 3:51 Maryam binti Imron ini kalau kita 3:53 menyebut Bunda Maryam mudah-mudahan 3:56 tidak membayangkan yang lain ya. Bunda 4:00 Maryam ini ee putri dari Imran ya. Dan 4:05 dalam Al-Qur'an suratnya surah Ali 4:07 Imran. Nah, kisah dalam Al-Qur'an ini 4:10 bukan sekedar narasi sejarah ya, tapi 4:13 syarat dengan pengajaran ya. Banyak 4:16 hikmah yang dapat kita ambil dari kisah 4:18 hidupnya dan ini merupakan petunjuk 4:20 hidup kita ya. Makanya Allah 4:21 menyampaikan ee kisah-kisah, 4:23 cerita-cerita tentang orang-orang 4:26 sebelum Rasulullah di masa lalu itu 4:28 sebenarnya tidak hanya sekedar tahu aja, 4:30 oh begitu ya. Tidak. Tapi di sini 4:33 merupakan bagian dari ee seseorang itu 4:37 agar mampu menjalani jalan yang benar. 4:39 Ya, artinya apa? Kisah yang diceritakan 4:42 Allah dalam Al-Qur'an itu sebenarnya 4:43 untuk menguatkan hati orang beriman. 4:45 bagaimana Allah misalnya ya ee 4:48 mengungkapkan kisah tentang ee para 4:51 anbiya sebelumnya ya, bagaimana supaya 4:54 hati Rasulullah dan pengikutnya itu agar 4:57 tetap teguh dan ee istikamah dengan 4:59 perjuangan dakwah ini. Jadi 5:01 cerita-cerita yang dikisahkan dalam 5:03 Al-Qur'an ini itu untuk membuat 5:05 keteguhan ya. Ya 5:12 dan semua kisah-kisah dari para rasul, 5:15 orang-orang terdahulu kami ceritakan 5:17 kepadamu itu agar kisah itu 5:20 supaya hati kalian itu teguh. Jadi 5:23 kisah-kisah ini penguat ya bagi kita. 5:26 Mudah-mudahan tetap istikamah di jalan 5:28 kebenaran. Sebagaimana nabi-nabi yang 5:30 terdahulu juga menghadapi tekanan, ujian 5:33 dan yang sangat berat dari kaumnya. Jadi 5:35 kisah yang ee di dalam Al-Qur'an itu 5:37 menjadi ibrah buat kita ya, menjadi 5:40 pelajaran ya. Yaqim 5:43 ibrah liulil albab. Jadi pelajaran. Nah, 5:46 untuk ee kesempatan kali ini tentu kis 5:49 kita mengambil ibrah ee pelajaran dari 5:53 ee Maryam binti Imron ya. Jadi memang 5:56 ketika ee apa namanya kisah-kisah ini 5:59 Allah sampaikan dalam Al-Qur'an ini, 6:01 Allah ingin menunjukkan pola tetap dalam 6:04 kehidupan sunatullah ya. Jadi 6:06 memperkenalkan sunatullah dalam 6:08 kehidupan. Siapa yang taat akan 6:11 ditolong, diberi keberkahan. Siapa yang 6:13 ingkar pasti akan ditimpa azab. Bahwa 6:16 kesabaran itu selalu ee mendatangkan 6:19 kemenangan dan pertolongan Allah. Nah, 6:21 jadi ini memperkenalkan sunatullah dari 6:23 kisah-kisah hidup ini ee termasuk juga 6:26 untuk pendekatan diri kita kepada Allah 6:28 ya. Ya. Jadi ini ee kita mudah-mudahan 6:32 dalam membahas kisah Maryam binti Imron, 6:35 Bunda Maryam ini kita ee memiliki ee 6:39 kekuatan ya, keteguhan, kekokohan dalam 6:42 menjalani ujian-ujian ee hidup di dunia 6:45 ini dan juga sebagai pendekatan diri 6:47 juga kepada Allah ya. Kisah-kisah yang 6:50 diceritakan itu kan untuk supaya kita 6:52 kuat. Bagaimana mereka bersabar dengan 6:54 ujian Allah, bagaimana mereka kembali 6:57 kepada Allah ya. Nah, kita mengambil 6:59 ibrah bagaimana kita bisa mampu 7:02 mengikuti mereka ya dalam kesabaran dan 7:05 menyadari kelemahan diri kita ya. Ee 7:08 jadi kisah ini sekali lagi ee yang 7:11 diceritakan Allah dalam Al-Qur'an ini 7:13 adalah cermin kehidupan ya. pasti banyak 7:16 mengandung nasihat, peringatan, motivasi 7:20 ya, petunjuk ya agar kita istikamah ya. 7:23 Maka oleh karena itulah Ibnu Qayyim 7:25 Aljauziyah mengatakan hati manusia itu 7:28 lebih lebih condong kepada kisah senang 7:31 senang cerita gitu ya. Senang kisah maka 7:34 Allah ee memenuhi walaupun tidak 7:36 semuanya ya sebagian besar dalam 7:38 Al-Qur'an itu kisah-kisah yang menggugah 7:40 hati dan untuk menanamkan keimanan. 7:43 kayaknya enggak ada manusia enggak 7:44 senang cerita ya kisah cerita gitu ya. 7:47 Nah, saat ini kita akan menceritakan ya 7:51 berkisah belajar ya bagaimana ee Ibunda 7:55 Maryam binti Imron ya, bagaimana ee 7:58 beliau ini menjadi teladan kita ya 8:01 karena beliau adalah sebaik 8:03 sebaik-baiknya wanita ya ee di seluruh 8:06 dunia itu termasuk beliau. Ada beberapa 8:09 poin kita mengambil ee pelajaran dari 8:13 [berdehem] kisah Ibunda Maryam ya. 8:14 Maryam binti Imron ini. Yang pertama 8:17 yang kita jadikan ee pelajaran buat kita 8:21 bahwa ee hukum sebab akibat itu berlaku 8:26 untuk manusia tapi tidak berlaku untuk 8:28 Allah. Ya, maksudnya gimana sih? Allah 8:32 menetapkan hukum alam ini untuk mengatur 8:35 ciptaannya kan. tapi bukan untuk 8:38 membatasi kekuasaannya. Jadi hukum sebab 8:40 akibat itu hanya untuk manusia ciptaan 8:42 Allah, tapi tidak berlaku untuk Allah. 8:44 Misalnya sebagaimana Allah menciptakan 8:46 Nabi Adam tanpa ayah, tanpa ibu. Bagi 8:49 Allah mudah. Allah misalnya menciptakan 8:53 Hawa, ibunda Hawa dari apa? Dari tulang 8:55 rusuk Nabi Adam kan ya. Dari tulang 8:58 rusuk Nabi Adam itu dari ayah tanpa ibu 9:01 gitu ya. maksudnya dari dari seorang 9:03 laki-laki. Sebagaimana Allah juga 9:05 menciptakan Nabi Isa Alaih Salam ee 9:09 putra Maryam dari ibu tanpa ayah. Jadi 9:13 artinya apa? Artinya hukum sebab akibat 9:16 itu hanya berlaku buat manusia, tidak 9:17 berlaku buat Allah. Ya, semuanya ini 9:20 menjadi tanda-tanda kebesaran Allah dan 9:24 bukti keagungannya. 9:26 Nah, dari situ kita mengambil ibrah 9:28 pelajaran ya. Jadi ee walaupun ee ini 9:32 adalah mukjizat, tapi kita bisa 9:35 mengambilkan mengambil pelajaran apapun 9:38 yang Allah lakukan kun fayakun. 9:42 Kekuasaan Allah itu tanpa batas. Jadi 9:46 kita tidak boleh membatasi kekuasaan 9:48 Allah. Ya. Jadi ini yang pertama ibrah 9:50 yang kita ambil dari kisah ee Ibunda 9:54 Maryam ya, Bunda Maryam. Kemudian yang 9:56 kedua, 9:58 pelajaran atau kita bisa belajar dari ee 10:02 Ibunda Maryam binti Imron ini adalah 10:05 bahwa doa orang tua itu adalah panah 10:09 yang tidak meleset apa? Panah yang tepat 10:12 sasaran. Tidak pernah ee keluar dari 10:16 sasaran tepat. Ya, maksudnya apa? 10:20 Maksudnya orang tua itu kalau berdoa itu 10:23 masyaallah makbul ya. ya doa e apa 10:26 namanya do apa namanya walidain itu ya 10:31 ee layar tidak akan tertolak. Jadi oleh 10:35 karena itu jangan pernah mendoakan 10:37 anak-anak kita kecuali dengan kebaikan. 10:40 Gimana kita mengambil ibrahnya? Misal 10:43 kita tahu dalam Al-Qur'an sejak ibunda 10:46 Maryam masih baik baru lahir tuh ya 10:49 ibunya Hana istri Imran itu ya kan 10:52 berdoa dalam surat Ali Imran ayat 36 wa 10:56 inni uiduha bikaataha 10:59 minasyaitanirjim 11:01 ya ketika lahir tuh kan penginnya sih 11:04 laki-laki ternyata 11:06 unsa gitu ya dan aku namakan dia Maryam 11:08 inir 11:11 doa Ibu, doa ibu. Jadi kata ibunda ee 11:15 ibundanya ee ibunda Hana, ibundanya ee 11:18 Maryam ini, "Aku mohon perlindungan-Mu 11:21 ya Allah untuk anakku ini ee dia dan 11:24 keturunannya itu dari godaan setan yang 11:27 terkutuk. Baru lahir diiringi dengan 11:30 doa." Masyaallah. Jadi kita tahu 11:33 kekuatan doa orang tua itu luar biasa. 11:38 Doa orang tua kepada anaknya [berdehem] 11:40 seperti doa Nabi kepada umatnya. Maka 11:42 kita lihat bagaimana ibunda Maryam 11:45 setelah pada saat hidupnya ketika awal 11:48 kehidupan itu diiringi dengan doa ya 11:52 setan pun enggak pernah bisa menemukan 11:54 jalan untuk menggoda Ibunda Maryam ya. 11:57 Bahkan dari keturunannya itu lahir 11:58 seorang nabi ya yang termasuk Ulul Azmi. 12:01 Nah, jadi memang ini kita belajar dari 12:04 kisah Ibunda Maryam ini yaitu iringi 12:08 anak-anak kita dengan doa. Ya, doa itu 12:12 insyaallah dikabulkan Allah walaupun 12:14 tidak sekarang mungkin nanti. Maka 12:16 hati-hati dalam ee berkata-kata terhadap 12:20 anak-anak kita ya. Padahal kata-kata itu 12:23 dicatat ya secara umum semua manusia itu 12:26 kalau ngomong dicatatibun. 12:31 Setiap lafaz ucapan yang kita ucapkan 12:33 itu kan dicatat malaikat rqib ati itu 12:35 manusia secara umum. Apalagi ibu, 12:38 apalagi orang tua. Maka oleh karena itu 12:41 mari kita doakan anak-anak kita dengan 12:43 doa yang baik ya. Mudah-mudahan kita pun 12:45 jadi anak yang saleh salihat. Jangan 12:47 pernah menyakiti hati orang tuh yang 12:48 namanya manusia juga ya. Kadang-kadang 12:50 keluar kata-kata yang tidak baik ya. 12:52 Oleh karena itu dari kisah ibunda Maryam 12:55 ini kita belajar bahwa doa orang tua itu 12:59 adalah ee makbul ya. Maksudnya panah 13:01 yang tidak meleset terus artinya 13:03 insyaallah akan ee kena nantinya ya. 13:07 Jadi pelajaran luar biasa nih ya 13:09 bagaimana sejak dalam janin itu sudah 13:11 diproyeksikan oleh ibunya. Jadi Bunda 13:15 Hana Istri Imron ini sudah punya 13:16 proyeksi anak yang dia kandung ini akan 13:19 penginnya menjadi anak yang saleh ya. 13:21 Maka di ee nazarkanlah sejak dalam 13:23 kandungan dibesarkan dalam keadaan yang 13:25 baik ketika lahir dihantarkan diiringi 13:27 dengan doa gitu ya. Ini yang kedua 13:31 kita belajar dari kisah ibunda Maryam 13:33 binti Imran. Yang ketiga, 13:37 bahwa hati itu harus penuh pengabdian 13:40 kepada Allah. Maksudnya gimana sih? ee 13:43 kita tahu 13:45 hati itu harus tunduk kepada Allah, 13:49 patuh ya, konsisten dalam ibadah, ikhlas 13:51 dalam ketaatan. Pokoknya hati apalagi 13:54 kan dibuktikan dengan perbuatan ya, 13:56 bagaimana ee ibunda Maryam ini semakin 14:00 lembut hatinya dalam ibadah tuh semakin 14:02 kuat mengikatnya dengan kehendak Allah. 14:05 Ya, maka kita lihat dalam surat Ali 14:07 Imran ayat 43 ya. Ya Maryamnuti lobbiki 14:12 wasjudi warqai maariqiin. 14:15 Wahai Maryam, taatlah kepada Rabbmu, 14:19 sujudlah dan rukuklah bersama 14:21 orang-orang yang rukuk. Ini perintah 14:23 Allah kepada ibunda Maryam. Ya Maryam 14:26 langsung tuh ya uknuti lirbiki. 14:30 Jadi Allah memerintahkan kepada ibunda 14:33 Maryam untuk taat total kepada Allah. 14:37 tunduk patuh sepenuhnya konsisten dalam 14:40 ibadah ikhlas dalam ketaatan. Jadi 14:42 ketaatan itu bukan sekedar ritual aja ya 14:46 ee apa semacam ee ya begitu aja kita 14:50 ibadah ritual. Tapi ketaatan itu adalah 14:54 sikap hati yang penuh pengabdian kepada 14:56 Allah yang dibuktikan dengan ee gerak ya 14:59 amal ya. Nah, jadi perintah uknuti alqut 15:03 ya. Jadi, masyaallah ee dari ibunda 15:06 Maryam kita belajar bahwa kita harus 15:09 mengikuti beliau dalam ketaatan dan 15:12 tunduk sepenuhnya kepada Allah. Ya. Jadi 15:15 ee dalam ayat ini kan ya Maryam uqnuti 15:19 lirabbiki wasjudi gitu ya. Sujudlah. 15:22 Jadi sujud itu sebagai puncak ibadah ya 15:25 itu menunjukkan posisi kita tuh yang 15:26 terdekat dengan Allah. Jadi Allah 15:28 mengajarkan kita untuk selalu 15:29 merendahkan diri di hadapannya ya. 15:32 Karena kemuliaan itu datang dari 15:34 kerendahan hati. Masyaallah. Nah, di 15:37 ayat ini juga kita e temukan juga warai 15:41 warai maariqiin. 15:43 Rukuklah bersama orang-orang yang rukuk 15:46 gitu. Jadi bersama orang-orang yang 15:48 rukuk artinya apa? Pentingnya salat 15:50 berjamaah dan kebersamaan dalam ibadah. 15:53 Jadi enggak sendirian tuh diperintahkan 15:55 bersama rukuk ee bersama orang-orang 15:57 yang rukuk. Jadi artinya di sini Allah 16:00 memerintahkan ibunda Maryam itu untuk 16:02 rukuk bersama orang-orang yang rukuk 16:03 meskipun dia adalah seorang wanita ya. 16:06 Masyaallah. Jadi ibadah bersama jemaah 16:08 ini memperkuat ukhuwah kita, menumbuhkan 16:12 rasa kebersamaan kita dan menunjukkan 16:14 bahwa ketaatan tuh bukan untuk 16:16 menyendiri tapi ketaatan itu adalah 16:19 bagian dari umat yang taat. Jadi 16:21 bagaimana kita bisa menjadi bagian dari 16:23 umat yang berjamaah gitu [berdehem] ya. 16:26 Kemudian juga kita dari ee 16:31 ee dari sabda Allah ini ya, perintah 16:33 Allah ee firman Allah ini ya. Ya 16:35 Maryamnuti ini kita mengambil pelajaran 16:40 bahwa wanita juga diperintahkan loh 16:42 menjaga ibadah lahir dan batin. Lihat 16:45 ibunda Maryam, dia menjaga kesuciannya 16:48 tapi juga diperintahkan untuk salat, 16:50 sujud, rukuk. Itulah sebabnya kita patut 16:54 bersyukur bahwa Islam itu mengangkat 16:57 harkat memuliakan wanita, mengajarkannya 17:00 ibadah sama dengan laki-laki sederajat 17:02 di sisi Allah. Enggak ada bedanya dalam 17:05 hal ibadah. Dan ibadah ini sebagai 17:08 bekal. Bekal menghadapi ujian besar. 17:12 Karena ayat ini ya Maryamiki 17:16 wasudi warqai maari ini turun sebelum 17:20 ibunda Maryam itu mendapatkan atau 17:23 menghadapi ujian sangat besar. Ujian 17:25 sangat besar ya. Bagaimana bisa hamil 17:28 tanpa suami? Jadi ini kita bisa 17:32 merasakan ya bagaimana berat penderitaan 17:34 yang dirasakan oleh ibunda Maryam ya. 17:37 Itu 17:38 orang artinya beliau ini kan di mihrab 17:40 ya, beribadah kepada Allah. Eh, 17:42 tahu-tahu hamil. Masyaallah, itu luar 17:44 biasa loh. Apa namanya mentalnya itu ya 17:46 diuji banget. Jadi ketaatan yang kuat 17:49 itu dipersiapkan dulu sebelum menghadapi 17:52 ujian. Maka iman yang kokoh itu dibangun 17:56 sebelum ujian, bukan saat ujian itu 17:59 datang. Ya. Jadi dengan beribadah, 18:02 memperkokoh keimanan itu ketika ujian 18:04 datang tuh mampu untuk menghadapinya. 18:07 Maka ee di sini kita belajar dari kisah 18:10 Ibunda Maryam ya, bagaimana ketaatan 18:12 beliau kepada Allah. Itu yang ketiga lah 18:16 kita belajar dari ibunda Maryam. 18:20 Yang keempatnya 18:22 ee kita bisa belajar dari Bunda Maryam 18:25 binti Imron, Maryam binti Imran bahwa 18:27 seorang mukmin itu tempat berlindung 18:30 pertamanya itu adalah Allah. Masyaallah. 18:33 Kenapa tempat berlindung pertamanya itu 18:35 adalah Allah? Karena kita tahu ya ketika 18:37 malaikat Jibril itu kan datang kepada 18:39 Nabi ya berupa manusia ya ketika beliau 18:42 ee di mihrabnya ya ee ketika mendapatkan 18:45 ee malaikat Jibril ini mendapatkan 18:47 perintah Allah untuk ee apa memasukkan 18:50 roh ya meniupkan roh di rahimnya ya. 18:53 Jadi ee itu kita lihat bagaimana ketika 18:58 malaikat Jibril yang datang menyerupai 19:00 manusia itu kata pertama ibunda Maryam 19:04 itu bukan menyebut Nabi Zakaria yang 19:07 membimbingnya, yang menjaganya tuh ya 19:09 ataupun para rahib-rahib ulama-ulama 19:11 yang dulu tuh pernah berebut ya ingin ee 19:15 merawat, ingin ee membesarkan ee ibunda 19:18 Maryam ini ya yang dalam surat Ali Imran 19:20 ayat 44 itu ya wadah 19:29 kamu tidak hadir bersama mereka. Ini 19:31 kepada Rasul disebutkan ya ketika mereka 19:33 dulu berebut ya sampai melemparkan anak 19:36 panah untuk mengundi siapa di antara 19:38 mereka yang akan memelihara Ibunda 19:40 Maryam. Itu dulu tuh para ulama-ulama 19:43 mereka berebut ya. Nah, ibunda Maryam 19:45 ini ketika mendapatkan ee apa? Jibril 19:49 datang berupa manusia itu enggak 19:51 menyebut ee enggak memanggil 19:54 ee Nabi Zakaria atau yang lain-lainnya. 19:56 Tapi Maryam ini, ibunda Maryam ini 19:59 berkata ketika malaikat Jibril datang 20:01 menemuinya dalam rupa seorang laki-laki 20:04 yang sempurna itu Allah abadikan dalam 20:06 surat Maryam ayat 18. Inni azubirahmani 20:10 minka. Masyaallah. Sesungguhnya aku 20:13 berlindung kepada Allah yang maha 20:16 pengasih darimu. Jadi, ibunda Maryam ini 20:20 ketika ee datang seorang laki-laki yang 20:23 sepertinya laki-laki kan berupa manusia 20:25 tuh malaikat Jibril tuh ya itu langsung 20:26 berlindung kepada Allah. Jadi ini 20:29 benar-benar kita mengambil hikmah dari 20:30 sini bahwa refleks ya seorang mukmin itu 20:34 ketika ada hal-hal yang dia rasakan 20:37 bahaya itu dia langsung ingat kepada 20:39 Allah ya. Makanya ibunda Maryam nih 20:42 tidak panik atau berteriak, takut 20:44 langsung apa tapi langsung mengucapkan 20:45 doa perlindungan. Ya bayangkan aja dalam 20:48 kondisi beribadah karena beliau itu kan 20:50 dinazarkan untuk beribadah ya ada 20:52 mihrabnya khusus untuk ibadah. Datang 20:54 laki-laki datang berupa manusia itu 20:56 langsung ibunda Maryam itu berlindung 20:58 kepada Allah. Jadi di sini kita 21:00 mengambil pelajaran bahwa ketika 21:03 menghadapi fitnah atau ancaman tentu 21:07 kita harus istighasah meminta 21:09 pertolongan kepada Allah sebelum mencari 21:12 pertolongan manusia. Ya. Nah, kita lihat 21:14 juga bagaimana ibunda Maryam itu menjaga 21:17 kehormatannya ya. Ee itu kan menjaga 21:19 kehormat itu kan yang paling penting, 21:21 yang paling utama. Bagaimana ibunda 21:23 Maryam ini segera melindungi dirinya 21:26 dari kemungkinan fitnah dan dan 21:27 godaan-dodaan. Karena kan beliau enggak 21:29 tahu yang datang itu adalah malaikat 21:31 Jibril. Kan beliau enggak tahu karena 21:32 beliau melihatnya seperti manusia ya 21:35 manusia e seperti sosok rupa manusia. 21:38 Maka di sini kita mengambil pelajaran 21:40 bahwa seorang wanita yang beriman itu 21:43 harus sigap menjaga ifah, menjaga 21:46 kesucian diri dan tidak membiarkan 21:49 peluang terjadinya kemungkaran. Jadi 21:52 jangan pernah murah memberikan diri kita 21:55 ini kepada laki-laki mana pun sebelum ee 21:58 disahkan oleh agama. Jangan jual murah, 22:01 gampang dipegang-pegang. Itu namanya 22:03 tidak menjaga kehormatan. Ya, 22:05 nauzubillah minzalik. Jangan sampai 22:07 menjadi perempuan-perempuan yang gampang 22:09 dipegang, disentuh ya sebelum menikah 22:11 sudah enggak suci lagi. Nauzubillah. Itu 22:13 bukanlah sosok seorang ee muslimah yang 22:16 beriman. Nah, lihatlah ibunda Maryam ya. 22:19 Wala tuh sebenarnya walaupun yang datang 22:20 itu malaikat ya kan beliau enggak tahu 22:22 tapi beliau reflek langsung berlindung 22:24 kepada Allah. Nah, kemudian kalau kita 22:27 lihat ee apa namanya? Inni ehm 22:31 minka inkuntaqiah itu kan ee bunyi 22:34 ayatnya ya. Nah, ungkapan intaatiah ini 22:37 mengajak bagaimana ee ibunda Maryam ini 22:40 mengajak orang lain kepada takwa, 22:42 ketakwaan secara halus. Inuntaq. Kalau 22:46 kamu bertakwa kepada Allah, jauhi aku. 22:49 Gitu ya. Jadi ini bagaimana ibunda 22:51 Maryam menegur atau mengingatkan orang 22:54 lain dengan kata yang lembut tapi tegas. 22:57 Ya. Jadi ee beliau tuh menyadarkan agar 23:00 orang itu menyadari kesalahannya, 23:02 kesadarannya. Ya. Jadi inunta taqiya. 23:05 Kalau kamu bertakwa pada Allah, jauhi 23:07 aku. Ini pelajaran buat kita ya seorang 23:09 muslimah. Jaga harga diri, kehormatan 23:13 kita, kemuliaan kita. Jangan pernah 23:14 siapapun yang bukan mahram pernah 23:16 menyentuh ee tubuh kita ya. Nah, 23:19 kemudian juga dari sini dari ayat ini 23:22 inni au minka intaq dan seterusnya itu 23:27 ya. Ini hikmah yang kita ambil adalah 23:30 kita belajar bagaimana memiliki adab 23:34 berbicara dengan lawan jenis. Ya, ibunda 23:38 Maryam ini berbicaranya 23:40 singkat, jelas, penuh kehormatan, tanpa 23:43 basa-basi yang bisa membuat ee terbuka 23:45 pintu fitnah. Ini kan jelas ya, inni 23:48 azubirahmani minka gitu ya. Aku 23:51 berlindung kepada Allah darimu gitu ya. 23:54 Itu bahasanya singkat padat ya. Nah, di 23:56 sini Islam mengajarkan kita untuk 23:58 komunikasi menjaga batas ya. terutama 24:00 saat situasi berisiko. Jadi jangan 24:02 sampai sudah enggak ada orang ngomongnya 24:05 lembut, ya datanglah setan untuk 24:07 menggoda, ya. Nah, di sini ee bagi kita 24:10 yang ee mempelajari kisah tentang Ibunda 24:13 Maryam ini tentu menjadi ee pelajaran 24:16 buat kita pertama-tama ketika menghadapi 24:20 situasi yang sangat berbahaya yang akan 24:23 ee berdampak kepada hidup kita, maka 24:25 pertama-tama kembali kepada Allah. Baru 24:28 setelah itu minta tolong kepada manusia 24:30 ya dengan adab dan segala macamnya. Ini 24:32 dari sini Subhanallah ya. Ibunda Maryam 24:34 ini memberikan kita ee pelajaran itu 24:37 yang keempat ya. Keempat apa kelima ya 24:38 Mbak? Yang kelima saya lupa yang ke yang 24:43 kelima. 24:45 Yang kelima itu ee hikmah yang kita 24:47 ambil, pelajaran kita ambil dari ee 24:49 Maryam binti Imron adalah bahwa manusia 24:53 itu tetaplah manusia walaupun imannya 24:56 setinggi apapun. 24:58 Ketika ibunda Maryam melahirkan anaknya, 25:01 ya kita bisa bayangkan ya kondisi 25:03 psikologis gitu ya ee jiwa dan raganya 25:07 seorang yang perempuan taat yang 25:09 salihah, tahu-tahu hamil itu 25:11 masyarakatnya apalagi orang Yahudi tuh 25:13 aduh menuduhnya tuh berzina apa segala 25:15 macam ya. Nah kalau yang Nasrani itu 25:18 saking memuliakannya dianggap Tuhan ya 25:20 ini semuanya tuh berlebihan ya tapi kan 25:23 itu membuat yang mengingkari kan membuat 25:25 kita aduh bagaimana perasaan gitu ya. 25:28 Nah, ketika ibunda Maryam ini melahirkan 25:30 anaknya, kalimat pertama yang dia 25:33 ucapkan adalah apa? Ya laitani 25:39 surat Maryam ayat 23. Yaitani, wahai, 25:43 alangkah baiknya aku mati sebelum ini 25:46 dan menjadi sesuatu yang tidak 25:47 diperhatikan dan dilupakan. 25:53 Aku tuh tidak e dilupakan. Jadi betapa 25:57 perasaan ibunda Maryam ini ya ketika 26:00 melahirkan anak tanpa bapak. Ya Allah 26:04 luar biasa ya. Walaupun imannya tinggi 26:07 ya betapaap pun tinggi imannya tapi yang 26:09 manusia tetap manusia. Salah besar jika 26:12 kita mengira iman membuat seseorang 26:16 seperti malaikat. Salah besar. Ya 26:19 mungkin kita mengira, "Ah, kalau imannya 26:21 sudah tinggi sudah kayak malaikat aja. 26:22 Enggak ada rasa takut, enggak ada rasa 26:24 cemas, enggak sedih, pokoknya imannya 26:26 tinggi. Enggak. Itu salah besar loh. Ya 26:29 walaupun imannya tinggi, sebagai manusia 26:31 kan ada dong rasa-rasa sedih, dukacita, 26:35 kan bukan malaikat. Iman itu hanya 26:38 menundukkan. Iman itu hanya memurnikan 26:41 dan membimbing. Jadi pada saat itu 26:44 ibunda Maryam itu seorang manusia yang 26:47 tahu betapa berat ujian yang beliau 26:50 hadapi. Betapa kejamnya manusia menuduh 26:52 beliau dengan perempuan yang murahan ya, 26:55 hamil tanpa suami dikiranya berzina. Itu 26:58 ujian berat loh. Ujian yang 26:59 sangat-sangat berat. Padahal 27:01 sehari-harinya itu beribadah kepada 27:03 Allah, menjaga diri, menjaga kesucian. 27:05 Wah, kok enggak pernah ketemu ee 27:07 laki-laki, tahu-tahu hamil. Itu berat 27:09 itu. Nah, kemuliaan di sisi Allah itu 27:12 tidak menghalangi ujian. Justru ujian 27:15 itu adalah tanda cintanya Allah. Ya, 27:18 jadi kita melihat ya bagaimana berat 27:20 ujian yang dirasa oleh ibunda Maryam ya. 27:23 Jadi kita pahami ya bahwa seorang yang 27:25 imannya tinggi itu bisa aja merasa ingin 27:28 lepas dari ujian karena beratnya beban. 27:30 Aduh, ya Allah pengin walaupun imannya 27:32 kuat gitu. Maka ungkapan ibunda Maryam 27:35 itu ya laitani tadi ya mittu qobla hadza 27:39 wauntu nasan mansia ya. Ya wahai Allah 27:42 coba aku mati alangkah baiknya aku mati 27:45 sebelum ini dan menjadi e yang dilupakan 27:47 orang enggak diingat-ingat lagi. Nah 27:49 jadi yang diungkapkan ibunda Maryam ini 27:53 bukan keluhan kepada makhluk tapi 27:56 jeritan hati yang sampai kepada Allah. 27:58 diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur'an 28:00 itu bukan bukan keluhan kepada manusia 28:03 kan kita boleh mengeluh kepada Allah kan 28:05 Allah yang menciptakan kita. Adukan 28:07 semua susah duk sedih kita kepada Allah. 28:10 Doa dan curhat kepada Allah itu adalah 28:13 pelipur larah hati ketika 28:15 tekanan-tekanan hidup itu memuncak. Nah, 28:18 setelah Ibunda Maryam mengucapkan ini, 28:21 Allah langsung menghibur dan memberi 28:23 pertolongan melalui malaikat. Ya, saat 28:26 hampir menyerah pertolongan Allah datang 28:29 sangat dekat. Jadi pertolongan Allah itu 28:31 datang setelah titik terendah. Jadi 28:34 kisah ini bisa menjadi hiburan buat kita 28:36 ya. Bagi siapa saja yang merasa difitnah 28:39 padahal enggak bersalah, merasa di ee 28:42 caci maki, merasa di pokoknya di 28:45 benar-benar dalam kondisi kita tuh 28:47 sebenarnya enggak salah tapi orang 28:49 menghujat kita, memfitnah kita, membenci 28:52 kita. Nah, ini kisah ini. Inilah kepada 28:54 Allah. Mintalah kepada Allah. Ngadulah 28:56 kepada Allah. Jadi, pelajaran kita 28:59 belajar ee dari kisah Ibunda Maryam ini 29:03 bahwa bangun kekuatan iman sejak awal 29:07 itu melalui apa? Melalui ibadah rutin 29:09 sebelum ujian datang. Jadi dari sekarang 29:13 nih kita mulai bangun dekatkan diri 29:15 kepada Allah ya. Jadi pada saat ujian 29:18 datang tuh kita sudah siap menghadapinya 29:20 ya. Karena tidak ada manusia yang tidak 29:21 diuji. Semua manusia pasti diuji sesuai 29:24 dengan kondisinya ya, sesuai dengan ee 29:27 keimanannya. [berdehem] 29:29 Maka kita jaga, kita bangun keimanan 29:32 kita dengan ibadah-ibadah rutin. Jangan 29:34 pernah meninggalkan ibadah-ibadah wajib. 29:37 Kalau bisa tambah dengan ibadah sunah. 29:40 Kemudian menjaga kehormatan diri. Ya, 29:42 kita sebagai muslimah belajar dari 29:45 ibunda Maryam bagaimana beliau menjaga 29:48 dirinya. Kita juga menjaga diri kita 29:51 tidak hanya di dunia nyata, tapi juga di 29:53 dunia maya. Maksudnya apa? Kehormat 29:56 kehormatan manusia itu mahkota yang 29:58 tidak ternilai. Maka jaga itu ya kan ada 30:01 yang menyangka, "Wah, kalau di dunia 30:02 maya mah enggak ada yang kenal. Siapa 30:04 bilang gitu ya." Apapun jejak dan bekas 30:07 kita yang kita berikan ke mana pun, di 30:10 mana pun itu akan menjadi bukti kita 30:11 nanti akan bersaksi terhadap kita ya. 30:14 Kemudian libatkan Allah dalam setiap 30:16 situasi. 30:18 Jadi ee dengan ibunda Maryam ini kan 30:21 selalu ya kembali kepada Allah, curhat 30:24 kepada Allah, ngeluhnya kepada Allah, 30:26 sepertinya rasa sedihnya diungkapkan 30:28 kepada Allah. Maka kita libatkan Allah 30:30 dalam setiap situasi baik itu bahagia 30:34 ataupun genting. Pokoknya semua situasi 30:36 kondisi kita hadirkan Allah di dalamnya. 30:40 Dan tidak putus asa ya saat ujian berat 30:43 menimpa kita. Bahkan titik terendah 30:47 dalam ujian yang kita rasakan itu bisa 30:50 jadi sebagai pembuka awal pintu 30:52 pertolongan Allah. Yang penting terus 30:55 libatkan Allah, terus tidak putus asa 30:57 dengan ujian itu. Terus minta kepada 30:59 Allah. Dan ee dari kisah ini kita bisa 31:03 ee mengambil pelajaran ya ee berbicara 31:05 dengan hikmah agar menjaga kehormatan 31:08 dan mengingatkan orang lain untuk 31:10 bertakwa ya. Nah, sampai di sini Mbak 31:12 nanti kita sambung lagi ya Mbak ya. 31:14 Baik. Masyaallah, Ikhwan dan Akhwat, 31:17 telah kita ikuti bersama pemaparan ee 31:19 Ustazah Herini Amran mengenai belajar 31:22 dari Bunda Maryam. Oh, tidak boleh Bunda 31:25 agar tidak salah paham. Namun sebenarnya 31:27 tidak apa juga ya, Ustazah ya, karena 31:29 memang Bunda itu bukapan untuk ee apa? 31:32 Ibu yang kita hormati. Baik, kami undang 31:35 Ikhwan dan Akwat untuk menyampaikan 31:36 pertanyaannya. Seperti biasa, nomornya 31:38 tidak berubah di nomor WhatsApp 31:40 0811999720. 31:46 Insyaallah ustazah akan menjawabnya. 31:48 Namun setelah jeda nasyid berikut ini, 31:51 [musik] 31:59 Radio Silaturahim juga Rasil TV 720. 32:02 Ikhwan dan akhwat saat ini menyimak 32:04 fikih wanita bersama Ustazah Herlini 32:07 Amran. Tema kita adalah belajar dari 32:09 Maryam binti Imran. Sudah enam 32:12 keteladanan yang telah dipaparkan oleh 32:14 Ustazah dan insyaallah ada 10. Baik, 32:16 kita persilakan untuk sisanya. Tafad 32:18 dulu, Ustazah 32:19 ya. Bismillahirrahmanirrahim. Tadi baru 32:21 lima kayaknya Mbak ya. Sekarang yang 32:22 keenam ya. 32:24 Ee 32:24 iya saja. 32:25 Bahwa dunia itu adalah tempat usaha. 32:29 Kita tinggal di dunia ini ya tempat usah 32:31 sebagai asbab. Misal ini kisah Ibunda 32:34 Maryam ya. Bila Allah mau itu Allah bisa 32:38 aja memberikan ibunda Maryam ini makanan 32:41 tanpa usaha sedikit pun. Apalagi saat 32:43 itu ee ibunda Maryam ini kan sangat 32:46 lemah ya selepas melahirkan gitu ya. 32:50 Tapi Allah memerintahkannya 32:56 goyangkan pangkal pohon kurma itu ke 32:58 arahmu. Niscaya pohon itu akan 33:01 menggugurkan buah kurma yang masak 33:03 kepadamu. Nah, itu kan kan Allah maha 33:05 tahu. Ibunda Maryam tuh enggak akan 33:07 mampu menggoyang pohon kurma. Apalagi 33:09 pohon kurma itu berapa orang laki-laki 33:12 besar aja berapa yang banyak tuh goyang 33:13 juga sulit ya karena kokoh sekali. 33:16 Apalagi seorang perempuan yang lemah. 33:18 Allah tahu tapi Allah ingin mengajarkan 33:20 kita bahwa berusahalah sebisa mungkin 33:24 semaksimal mungkin. Berusaha yang 33:27 penting berusaha karena usaha itu tidak 33:29 menambah rezeki dan berdiam diri itu 33:32 tidak menguranginya. Tapi dunia ini 33:34 berjalan dengan sunatullah. Ya, jadi 33:37 artinya ini sudah sunatullah, 33:38 berusahalah. Nah, jadi hikmah yang kita 33:41 ambil dari ee kisah ibunda Maryam ini 33:45 bahwa ikhtiar itu tetap diwajibkan 33:49 walaupun pertolongan Allah itu dekat. 33:52 Ya, secara fisik ibunda Maryam tuh 33:55 enggak mungkin kan menggoyang 33:56 menggoyangkan kurma, pohon kurma itu. 33:58 Tapi Allah memerintahkan untuk berusaha. 34:00 Goyangkan wahzi ilaiki goyangkan gitu 34:04 ya. Jadi dalam Islam tawakal itu selalu 34:07 disertai usaha ya. Keajaiban [berdehem] 34:09 itu pasti datang setelah ikhtiar. Nah, 34:12 jadi Allah memberi rezeki melalui sebab 34:15 yang kadang sebab itu enggak masuk akal 34:17 juga ya. Tapi kan yang penting usaha. 34:19 Pohon kurma itu enggak bisa dijatuhkan 34:21 buahnya hanya dengan digoyangkan saja. 34:23 Dia harus ee dengan berusaha keras ya. 34:26 Tapi kan usaha di sini ya. Nah, jadi 34:29 artinya di sini bahwa Allah Maha Kuasa 34:31 memberi rezeki dengan cara yang tidak 34:33 terdoga. Ya, jadi ee yang jelas 34:36 bagaimana kita diperintahkan untuk 34:38 berusaha dan pertolongan Allah itu 34:41 datang tepat sesuai kebutuhan. Ibunda 34:44 Maryam itu mendapatkan makanan bergizi 34:47 dan air yang segar saat paling lemah. 34:50 Ya, maka Allah memberikan bantuan yang 34:52 spesifik, tepat, cukup bagi hambanya. 34:55 Masyaallah, luar biasa. sesuai dengan 34:57 kebutuhan yang dibutuhkan hambanya. 34:59 Kemudian juga bagaimana hikmah yang kita 35:01 ambil dari kisah Ibunda Maryam ini 35:04 adalah mengajarkan bahwa kesabaran itu 35:07 dalam kesulitan tuh harus ibunda Maryam 35:10 itu sendirian kan. Ya Allah gimana tuh 35:14 ya sendirian enggak? Oh sedih banget ya 35:17 kalau kita bayangkan ya dengan ujian 35:19 yang sangat berat. Mungkin ujian kita 35:21 tuh enggak seberapa dibandingkan ujian 35:23 yang dialami oleh ibunda Maryam ya. 35:25 Padahal seorang muslimah, salihah, taat 35:28 ya, kerja hidupnya tuh hanya ibadah, 35:31 dikasih Allah hamil. Ya Allah, ya. Nah, 35:35 beliau itu berada dalam kesendirian, 35:36 tapi Allah mengatur semua dukungan dari 35:40 makanan, minuman, sampai penghiburan 35:42 hati ya. Jadi, saat manusia itu 35:45 meninggalkan kita, Allah tetap mencukupi 35:49 kita. Ya, jadi ini simbol ya, bahwa 35:51 hidup itu butuh ee keseimbangan doa dan 35:54 kerja. yakin Allah selalu membersamai 35:56 kita ya. Bagaimana ee perpaduan antara 36:00 ikhtiar, usaha, rahmat Allah. Intinya 36:03 yakin bahwa Allah bersama kita. 36:05 Innallaha maana. Itu yang keenam. 36:08 Kemudian yang ketujuh bahwa diam itu 36:10 bukan selalu lemah, bukan pula kalah. 36:13 Ya. Ya kan kadang orang tidak akan 36:15 mendengarkan kecuali yang ingin mereka 36:17 dengar. Ya, misalnya ketika mereka 36:19 berkata kepada Maryam ee kan mereka tuh 36:22 ee apa namanya? mempertanyakan ibuna 36:25 Maryam ya Harun gitu. Kamu kok punya 36:28 anak? Bagaimana kok tiba kok melahirkan 36:31 gini ya? Nah, ibunda Maryam hanya 36:33 menjawab iniah 36:36 ya. 36:40 Sesungguhnya aku bernazar berpuasa tidak 36:42 bicara ya untuk Allah yang maha 36:44 pengasih. Maka hari ini aku tidak akan 36:46 berbicara dengan siapapun. Jadi dihujat 36:49 ibunda Maryam ini kan sudah melahirkan 36:51 anak laki-laki itu ini. Wah pokoknya 36:53 benar-benar deh ya. Kamu tuh bukan 36:55 keturunan yang yang tidak benar. Kamu 36:57 tuh keturunan yang baik. Kamu tuh ini 36:59 siapa nih? Bagaimana gitu ya. Nah Ibunda 37:02 Maryam menjawab, "Aku bernazar puasa 37:05 nazar tidak bicara e karena Allah ya 37:08 untuk Allah. Dan hari ini aku tidak akan 37:10 bicara dengan siapapun." Ya sudah diam. 37:12 Maka kita mengambil hikmah bahwa diam 37:15 dalam kebijaksanaan itu lebih lantang 37:17 dari ribuan kata. Ya, J memerintahkan 37:20 ibuna Maryam ini untuk tidak membela 37:23 diri dengan kata-kata karena pembelaan 37:25 itu datang dari Allah. Itu kan mukjizat 37:27 ya Nabi Isa alaihi salam ya. Jadi kita 37:30 ambil hikmah bahwa kadang diam itu lebih 37:31 kuat daripada 1000 kata ya. Terutama 37:34 jika Allah akan yang akan membuktikan 37:36 kebenaran tersebut. Jadi pelajaran yang 37:38 kita ambil adalah kendalikan emosi di 37:41 saat fitnah. Menahan bicara di tengah 37:44 tuduhan itu ujian berat ya. Tapi itu 37:46 menenangkan hati sebenarnya. Jadi 37:48 kesabaran dan kendali diri itu adalah 37:51 senjata dalam menghadapi fitnah yang 37:52 menimpa kita. Ya. Jadi mudah-mudahan ee 37:56 kalau enggak kalau enggak kuat itu ya 37:57 pasti wah aku tuh begini aku pokoknya 38:00 membela dirilah ya kan. enggak akan kena 38:02 juga, enggak akan masuk juga ketika pada 38:04 saat kita lagi emosi itu membalas 38:06 kata-kata tuduhan orang ya. Jadi diam 38:08 itu lebih ee baik ya untuk ee menahan 38:11 diri itu ya. Itu yang ketujuh. Yang 38:14 kedelapan pelajaran yang kita ambil dari 38:17 kisah Ibunda Maryam ini adalah 38:19 menghadapi masalah itu dengan tenang dan 38:21 bijak. Jadi jangan membalikkan dunia 38:25 hanya karena satu musibah saja. Ketik 38:28 walau ibuna Maryam ini memeluk seorang 38:30 bayi tanpa ayah, tapi walaupun usianya 38:32 masih muda ya masyarakat itu menghakim 38:35 menghakiminya tapi dalam momen itu eh 38:38 Allah mengatakan kulli wasrobi waqori 38:41 aina. Makanlah, minumlah dan 38:44 tenangkanlah hatimu. Masyaallah ini 38:47 hiburan dari Allah ya. Jadi ternyata 38:49 Allah itu menjaga hambanya yang taat ya. 38:52 Setelah melalui proses melahirkan yang 38:54 sangat berat, Allah perintahkan ibunda 38:56 Maryam makan, minum dari rezeki yang 38:59 sudah dikaruniakan. Jadi, Allah tidak 39:01 hanya memberikan ujian, tapi juga 39:03 menyediakan kekuatan dan pemulihan bagi 39:05 hambnya. Ya, itu ee yang penting kan 39:08 tadi hatinya bergantung kepada Allah, 39:10 ya. Jadi, inilah pentingnya istirahat 39:12 dari ketenangan setelah ujian ya. Waqori 39:14 aina. Tenangkanlah hatimu. Bersenanglah, 39:19 legaklah, bebaskan dari rasa takut, 39:21 pokoknya tenang ajalah gitu ya. Jadi 39:24 Islam mengajarkan kita ya setelah kita 39:26 berusaha keras dalam perjuangan 39:28 menghadapi ujian, tuduhan dan segala 39:31 macam, kita perlu loh ada hati yang 39:33 berhak mendapatkan istirahat dan 39:35 ketenangan hati itu adalah dengan 39:37 mengingat Allah dan itu adalah rezeki 39:39 yang tidak ternilai. Ya. Jadi memang 39:42 masyaallah ya ee ibunda Maryam ini 39:44 dengan kondisi yang seperti itu hatinya 39:48 Allah berikan ketenangan, rida dengan 39:50 Allah ya setelah kesabaran yang dia dia 39:53 alami. Itu yang keedelapan. Jadi 39:55 menghadapi masalah itu dengan tenang, 39:58 bijak, hati langsung terhubung kepada 40:01 Allah. Itulah betapa rahimnya Allah, 40:03 betapa sayangnya Allah kepada kita ya. 40:05 Bagaimana mengajarkan kita untuk tidak 40:07 membiarkan satu masalah itu 40:09 menghancurkan seluruh hidup kita. 40:11 Tenanglah, Allah kan bersama kita. 40:13 Masyaallah. Innamal usri yusro. Setiap 40:16 kesulitan itu pasti ada kemudahan ya. 40:18 Jadi setelah taat ya dalam ibunda Maryam 40:21 ini kan taat ya kemudian diberikan ujian 40:23 beliau sabar dan kemudian Allah berikan 40:25 hadiah ketenangan hati. 40:27 Kemudian yang kesembilan, hikmah yang 40:30 kita ambil adalah bahwa pertolongan 40:32 Allah tuh datang dari arah yang tidak 40:34 disangka. Inilah hukum kehidupan. 40:37 Bersama Allah di masa lapang, niscaya 40:40 Allah bersamamu di masa sempit. 40:43 Berikanlah kepada Allah apa yang kamu 40:45 cintai, maka ia akan memberikanmu apa 40:49 yang kamu cintai. Ini hukum kehidupan, 40:51 ya. Siapa yang menyangka nanti Nabi ee 40:53 bayi yang kecil itu akan membela ibunda 40:55 Maryam menjadi ee membungkam semua 40:58 tuduhan, akhirnya membela kehormatan 41:00 ibunya. Kan diberikan mukjizat bisa 41:02 ngomong ya. Nah, itu dia. Jadi kita 41:04 paham ya pertolongan Allah itu datang 41:06 daerah yang tidak disangka. Artinya bayi 41:08 inilah yang menyelamatkan ibunda pien 41:10 dari tuduhan-tuduhan keji tersebut. Ya. 41:13 Kemudian yang ke-10 hikmah yang kita 41:15 ambil lagi adalah ini yang terakhir ya. 41:17 bahwa manusia tidak akan merdeka kecuali 41:21 jika ia menjadi hamba Allah. Jadi 41:23 artinya di sini apa? Akidah itu adalah 41:26 identitas, tauhid itu adalah 41:28 kewarganegaraan. 41:29 Dan penghambaan kepada Allah itu adalah 41:31 satu-satunya paspor menuju surga. 41:35 Ya. Jadi saat mereka tuh ingin tahu 41:38 siapa anak ini, dari mana dia berasal, 41:40 siapa bapaknya, ya kan mereka mengatakan 41:43 yaukah. 41:54 Jadi ketika mereka menuduh ibuna Maryam, 41:56 "Hai saudara perempuan Harun, ayahmu 41:59 bukanlah orang yang jahat, ibumu juga 42:01 bukan pezina. Ah, Ibu Maria melihat 42:03 anaknya, ya. Terus mereka mengatakan, 42:06 "Bagaimana kami akan berbicara dengan 42:08 anak kecil yang masih dalam ayunan masih 42:10 bayi?" Ya, langsung ee Nabi Isa kecil, 42:14 bayinya bayi Nabi Isa itu menjawab, 42:16 "Inni Abdullah." Itu dalam surat Maryam 42:19 ayat 30 ya. Sesungguhnya aku adalah 42:23 hamba Allah. Jadi hikmah yang kita ambil 42:26 dari peristiwa ini, ini Abdullah ini 42:31 adalah deklarasi tauhid sejak awal. Nabi 42:34 Isa telah memulai dengan pembelaan 42:36 pribadi. Ee dia mulai ee membela ibunya 42:40 tuh ya ee dengan langsung menyatakan 42:43 identitasnya, menegaskan statusnya 42:45 sebagai hamba Allah. Inni Abdullah. Jadi 42:48 ini mengajarkan kepada kita bahwa misi 42:50 Nabi itu adalah mengajak kepada tauhid. 42:52 Ya, identitas utama seorang mukmin 42:55 adalah sebagai hamba Allah. Dan ini ee 42:58 merupakan penolakan terhadap semua 43:01 bentuk pengkusan. Ketika menyatakan ini 43:04 Abdullah, aku adalah hamba Allah. Itu 43:07 Nabi Isa membatalkan segala kemungkinan 43:09 pengakuan dirinya sebagai Tuhan ataupun 43:11 anak Tuhan. Bahkan sebelum tuduhan itu 43:13 muncul nantinya sekarang tuh ya muncul 43:16 apa namanya ee claim ya bahwa dia adalah 43:19 Tuhan, Nabi Isa adalah Tuhan. itu sudah 43:21 di dari awal sudah di ee dibatalkan, 43:23 sudah ditolak oleh Nabi Isa alaihi 43:25 salam. Aku adalah hamba Allah. Ini 43:27 Abdullah. Jadi kedudukan ee Ubudiyah ya, 43:31 kedudukan kehambaan ini lebih mulia 43:33 daripada sekedar kedudukan dunia. Jadi 43:36 kehormatan seorang nabi itu justru 43:37 terletak pada pengakuannya ya terhadap 43:39 hamba kepada dirinya, kepada Allah ya. 43:42 Ini Abdullah. Jadi bukan kepada 43:44 keturunan, kekuasaan, kemampuan luar 43:47 biasa atau apapun. Jadi tidak ada 43:48 derajat yang lebih tinggi daripada 43:50 menjadi hamba Allah yang Nah, jadi 43:53 inilah ee kisah Ibunda Maryam ya. 43:56 Teladan bagi kita sepanjang masa ya. Dan 43:58 Allah abadikan kisah itu bukan hanya 44:01 sekedar sejarah tapi pelajaran bagi kita 44:04 tentang kesucian, tentang keimanan, 44:06 tentang kesabaran. Siapapun bisa 44:09 meneladaninya ya. Dan insyaallah akan 44:11 mendapatkan perlindungan dan kemuliaan 44:13 dari sisi Allah. Mudah-mudahan kita pun 44:15 mampu ya menghadapi semua bentuk ujian 44:18 cobaan yang kita hadapi di dunia ini 44:20 dengan baik. Insyaallah. 44:23 Insyaallah. 44:24 Baik, Ustazah. Izin kita langsung 44:26 memasuki sesi tan jawab ya, Ustazah. 44:29 Baik. 44:29 Sudah ada beberapa yang masuk. Ini dari 44:33 Ibu Sofi bertanya. Asalamualaikum 44:36 warahmatullahi wabarakatuh 44:38 Afwan Ustazah. 44:40 Waalaikumsalam. Waalaikumsalam 44:41 warahmatullahi wabarakatuh. 44:44 Bagaimana sih, Ustazah cara berdoa yang 44:46 benar? Saya berdoa untuk supaya Allah 44:49 Subhanahu wa taala mempertemukan jodoh 44:52 untuk anak saya. Namun sampai sekarang 44:54 belum juga diijabah, Ustazah. Apakah ada 44:57 cara doa yang baik dari Ibu Sofi, 44:59 Ustazah? 45:00 Iya. Ee Ibu Sofi yang dirahmati Allah, 45:05 kita ikut juga mendoakan ya. Semoga 45:08 mudah-mudahan ee putri ya atau putra nih 45:13 ee apa anak ibu diberikan pasangan yang 45:17 saleh ataupun yang salehah. Begitu juga 45:19 pendengar kita semua di sini ya yang 45:21 belum mendapatkan pasangan hidupnya kita 45:24 doakan mudah-mudahan 45:27 mendapatkan pasangan hidup ya 45:28 insyaallah. Nah, bagaimana cara berdoa 45:31 tadi? Jadi begini, kalau kita bicara doa 45:34 itu ada beberapa poin sebenarnya. 45:38 Doa kita itu tidak ada yang disia-siakan 45:41 Allah. Pada dasarnya doa kita itu 45:44 dikabulkan Allah. Tentu syarat dan 45:46 ketentuan berlaku. Ya, pada dasarnya doa 45:50 itu ada tiga dan tidak ada yang 45:53 disia-siakan Allah. Tapi tercakup di 45:55 antara tiga ini. Yang pertama Allah akan 45:58 kabulkan. Tapi tentu butuh proses waktu 46:02 ya kan. Enggak mungkin dong kita doa 46:04 sekarang kemudian sebentar langsung 46:06 dikabulkan. Ya, itu butuh proses waktu. 46:08 Rasulullah saja kadang-kadang ada yang 46:10 doanya itu setelah 11 tahun baru 46:12 dikabulkan ya. Ketika peristiwa Thaif 46:14 itu ya ee Rasulullah berdakwah ke Thaif 46:16 itu ya kemudian ditimpuk itu Rasulullah 46:18 itu enggak mau mendoakan kehancuran kan. 46:20 Jadi meminta agar keturunan ee penduduk 46:23 itu diberikan hidayah ya Islam. Nah, 46:26 setelah beberapa tahun kemudian itu ya 46:28 setelah Fat ee Fatu Makkah itu datang ke 46:30 Madinah menyatakan keislaman dan 46:32 keimanannya. Itu sudah berapa tahun itu 46:34 kan. Nah, jadi itu bisa jadi insyaallah 46:36 jangan khawatir Allah itu pasti 46:39 mengabulkan doa kita. Tapi di antara 46:40 tiga ini yang pertama dikabulkan tentu 46:43 dengan proses waktu yang penting sabar. 46:47 Bahkan kalau kita tidak sabar, kita 46:48 terburu-buru, istijal ya sampai kita 46:50 mengatakan, "Kenapa sih aku berdoa kok 46:52 enggak dikabulkan Allah?" Karena itu 46:54 sudah ungkapan bentuk kekecewaan enggak 46:56 bakalan dikabulkan Allah. Makanya ketika 46:58 kita berdoa, kita husnuzan billah, 47:00 berbaik sangka insyaallah Allah akan 47:02 kabulkan. Ya, pokoknya penting kewajiban 47:04 kita itu berdoa. Kewajiban kita hanya 47:07 berdoa. Urusan pengkabulan itu urusan 47:09 Allah. Allah memerintahkan kita berdoa 47:12 uduni astajib lakum. Berdoalah kepadaku. 47:15 Aku akan ee kabulkan doamu. Itu yang 47:18 pertama ya. Yang kedua, masalah doa ini 47:21 bisa jadi kita minta A, Allah kasih 47:24 minta B. Allah kasih B. Misal ya, ini 47:27 kan contoh ya. Kita minta anak kita 47:30 supaya mendapatkan pasangan yang saleh. 47:32 Allah kabulkan tapi diganti dengan yang 47:34 lain. Apa yang lain? Anak kita itu ee 47:36 tidak diberikan ee pasangan atau jodoh, 47:39 tapi diberikan keistikamahan dalam 47:41 Islam. Menjadi anak yang saleh, yang 47:44 perhatiin sama orang tua, berbakti gitu 47:46 ya. Karena ee kita kan sebagai hamba 47:49 Allah kan harus beriman kepada takdir 47:51 ya. Bisa jadi apa yang kita inginkan itu 47:55 tidak terbaik untuk kita. Ya, contoh 47:57 kayak di surat Alkahfi itu ya, Nabi Musa 47:59 dan Khidir ya. Ketika Nabi Musa bunuh 48:02 anak kecil kan ee Nabi Khidir, Nabi 48:05 Hidir membunuh anak kecil kan Nabi Musa 48:06 kan protes kan. Kok anak kecil enggak 48:08 ada dosanya dibunuh. Nah, kan yang tahu 48:10 kan artinya Allah maha tahu. Ini kan 48:12 contoh aja betapa ilmu Allah itu luas. 48:14 Kalau dia dibiarkan hidup dia jadi 48:15 durhaka gitu, mendingan dimatiin waktu 48:18 kecil gitu ya. Nah, itu kan Allah yang 48:20 punya ilmu. Nah, kita ambil hikmah dan 48:22 berbaik sangka kepada Allah. Ketika kita 48:24 minta, kita doakan, doakan terus aja, 48:26 Bu. Jangan, jangan putus asa agar anak 48:28 kita mendapatkan pasangan hidup. 48:30 Kalaupun Allah belum memberikan atau 48:32 mengkabulkan doa kita, bisa jadi Allah 48:35 tuh maha tahu ya, maha baik dengan kita. 48:37 Ya udah kalau dia nikah nanti dia enggak 48:39 ingat lagi orang tuanya, enggak akan 48:40 berbakti lagi sama orang tuanya, sudah 48:41 sibuk dia dengan keluarganya. Kan banyak 48:43 begitu ya anak-anak yang disayang sejak 48:46 kecil, di di apa dibimbing, dibesarkan 48:50 ya, dikasihi dan segala macam. sudah 48:52 menikah lupa sama orang tua. Dia enggak 48:54 ingat orang tua bahkan enggak negur 48:55 orang tua. Nah, kayak gitu ya. Bisa jadi 48:57 doanya seperti itu. Allah tidak ber 49:00 belum kabulkan karena Allah ee tahu ya 49:03 ini yang terbaik. Nah, yang ketiga bisa 49:06 jadi disimpan dulu. Jadi tetap setiap 49:09 yang berdoa itu pasti Allah akan 49:11 kabulkan. Tapi berupa apa? Disimpan 49:14 doanya itu untuk menjadi investasi 49:17 pahala nanti di yaumul akhir. Diganti 49:19 dengan pahala. Makanya ada orang yang 49:21 bingung, "Kok banyak sekali pahala yang 49:23 kudapatkan. Padahal perasaan amalnya 49:26 enggak banyak gitu ya." Nah, kemudian 49:28 Allah jelaskan bahwa itu adalah doamu di 49:31 dunia yang aku tangguhkan menjadi 49:33 simpanan di akhirat. Jadi pahala sampai 49:35 komentarnya apa? Coba dulu ya Allah 49:37 doaku enggak dikabulkan semua gitu ya. 49:41 Ya, jadi ini begitu Bu ya. Nah, itu kita 49:43 lihat dari sisi doa seperti itu. Nah, 49:45 bisa lagi kita lihat lagi. Bisa jadi 49:48 Allah itu memang tidak mengabulkan doa 49:50 kita. Kenapa? Bisa jadi ada makanan 49:53 haram yang masih kita konsumsi. Ada 49:56 hidup-hidup kita bercampur dengan 49:57 keharaman ya dalam mencari rezeki, dalam 50:01 mengkonsumsi atau mendistribusikan, 50:03 pokoknya bersinggungan dengan yang 50:04 haram-haram atau kita dalam kondisi 50:07 memutuskan silaturahim. 50:09 Nah, Allah enggak akan kabulkan doa 50:11 kita. Ya, itu ya barangkali itu ya, Bu 50:13 ya. Yang penting tetaplah berdoa kepada 50:16 Allah. Doa apapun dengan bahasa kita, 50:19 Allah maha mendengar lagi maha 50:21 mengetahui. Cari tempat-tempat yang 50:23 doanya makbul ya. Ketika sedang selesai 50:26 salat atau dalam sujud terakhir ya, 50:28 tengah malam tahajud ya, di 50:30 tempat-tempat yang makbul tuh ya bagi 50:33 umrah dan seterusnya. Begitu ya, Ibu. 50:36 Baik, Ibu Sfiwab 50:40 oleh Ustazah. Kami akan beralih ke 50:41 pertanyaan berikutnya. Hamba Allah 50:43 bertanya. Asalamualaikum warahmatullahi 50:45 wabarakatuh, Ustazah. 50:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:49 wabarakatuh. 50:50 Apa peran Maryam binti Imran dalam 50:53 sejarah agama Kristen dan Islam, 50:54 Ustazah? 50:56 Apa maksudnya? 50:57 Apa peran Maryam binti Imran dalam 51:00 sejarah agama Kristen dan Islam? 51:03 Kalau untuk sejarah Kristen ya bisa 51:05 tanya kepada ahlinya ya. Saya tidak 51:07 mempelajari ee ajaran Kristen ya. Tapi 51:10 dalam ajaran Islam ini banyak sekali 51:13 hikmah yang tadi di antaranya tadi yang 51:15 saya kita bahas ya. Kemudian yang tidak 51:18 kalah pentingnya lagi adalah karena 51:20 kemuliaan sosok wanita ini yang 51:23 dilahirkan ee oleh ee orang yang orang 51:27 tua yang saleh dan beliau adalah saleh 51:29 yang telah melahirkan seorang anak yang 51:33 anak itu adalah nabi, maka diabadikanlah 51:36 namanya dalam Al-Qur'an menjadi e nama 51:38 surat surat Maryam. Ya. Jadi artinya 51:42 yang Ibu tanyakan tadi kalau masalah 51:43 perannya dan segala macam itulah hikmah 51:46 kehidupannya itu contoh bagi kita. 51:47 Bagaimana kesabarannya, ketabahannya, 51:50 bagaimana sikapnya tidak ee berputus 51:53 asa. Bagaimana itu kita inikan ya apa 51:56 kita contohkan itu barangkali itu ya 51:58 Mbak ee Mbak ya pertanyaannya ya. 52:00 Iya ya mungkin ee benar kata usu sajaah 52:03 kalau yang ee nonmuslim bisa di tanyakan 52:08 kepada yang lebih menguasai. 52:10 Kita akan ke pertanyaan berikutnya dari 52:12 Bapak Tejo, Ustazah. Asalamualaikum 52:14 warahmatullahi wabarakatuh. 52:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:18 wabarakatuh. Ustazah, dari 10 hikmah 52:21 Siti Maryam ee dengan ketaatan Maryam 52:25 kepada Allah maka turun pertolongan 52:27 Allah di mana beberapa merupakan 52:29 mukjizat yang hanya terjadi kepada para 52:32 nabi. Bagaimana kita yang hanya manusia 52:36 biasa. Kemudian yang kedua, kenapa 52:39 banyak wanita di luar di luar nikah 52:42 apabila hamil kemudian dikaitkan dengan 52:44 kisah Siti Maryan tersebut? Terima 52:46 kasih. [tertawa] 52:48 Aduh. 52:48 Baik, Bapak biar diluruskan sama Ustazah 52:51 ya. Iya. Baik. Kalau yang pert yang 52:54 pertama ini kan ee tidak sama ibunda 52:57 Maryam dengan ini kan mukjizat ya. Betul 52:59 itu sisi mukjizatnya. Tapi kita 53:02 mengambil hikmah dari sisi yang lainnya. 53:04 Dari kesabarannya dalam menghadapi ujian 53:07 cobaan. Bagaimana keteguhannya ujian 53:10 yang berat aja bisa ditanggung olehnya. 53:12 Sebabnya kenapa tadi? Karena dia 53:14 beribadah, karena dia mengikhlaskan 53:16 diri. Itu yang kita sisi itu yang kita 53:17 contoh. Bukan dari sisi ee hamil tanpa 53:21 ayah. Kalau ini kan memang hamil enggak 53:24 ada bapaknya. Kalau yang zaman sekarang 53:26 kan zina. Beda dong ya. Cuman mungkin 53:29 yang dimaksud gini kali, kalau dia hamil 53:32 karena perzinahan, nanti nama anaknya 53:34 tuh binti ibunya. Jadi gini, binti Imran 53:37 itu kali ya. Itu mah nasab ya. Kalau 53:40 nasab itu mungkin ee beda suatu hal yang 53:42 berbeda ya. Nasab ya. Habis kalau anak 53:44 yang lahir karena perzinahan itu kan 53:47 enggak punya bapak, enggak punya nasab. 53:49 Terus bapaknya siapa dong? Ya anak 53:51 ibunya lah ya binti ee ibunya siapa nama 53:54 ibunya? Nah, itu kan beda hal dengan ee 53:57 ee yang kita bahas ibunda Maryam. Karena 53:59 ibunda Maryam ini memang tidak ada sama 54:02 sekali campur tangan manusia dalam 54:04 proses kehamilan. Kalau zaman sekarang 54:07 ada pasangan itu sudah zina. Kita tahu 54:09 sendiri ya bagaimana hukum zina di dalam 54:11 Islam. Zina itu termasuk dosa besar. 54:14 Bahkan kalau kita bicara hukum Islam 54:16 berat banget itu ya hukumnya ya. Jadi ee 54:19 tentu mungkin yang maksud disamakan itu 54:22 nama lakabnya itu ya kali ya anaknya bin 54:25 ibunya itu kali tapi tetap itu adalah 54:27 perbuatan haram dosanya besar mesti 54:30 tobat nasuha itu yaam begitu ya Mbah. 54:34 Iya. Baik 54:37 Bapak Teju sudah dijelaskan Ustazah ya. 54:39 Saya akan beralih ke pertanyaan 54:41 berikutnya masih dari hamba Allah. 54:42 Asalamualaikum warahmatullahi 54:43 wabarakatuh ustazah. 54:45 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:47 wabarakatuh. Usja apa yang harus kita 54:50 lakukan dengan fenomena di zaman 54:53 sekarang di mana para wanita terutama 54:57 anak-anak yang baru saja mengecap 54:59 keremajaan sangat rentan sekali 55:02 melepaskan kesuciannya. Apalagi di Jawa 55:05 Barat, Ustazah konon kabarnya di ee 55:08 tingkat SMP dan SMA lebih dari 80% sudah 55:12 pernah mengecap ee hubungan di luar 55:15 nikah. Saya khawatir sekali anak-anak 55:17 saya saat ini masih berada di tingkat SD 55:20 dan tiga-tiganya perempuan 55:24 ya. Ee kita kalau melihat kisah dari 55:27 ibunda Maryam itu bisa jadi cocok juga 55:29 tuh buat orang orang tua. Jadi parenting 55:31 gitu Mbak ya. Parenting ya. Bagaimana 55:33 mendidik anak kita bisa lihat dari 55:35 alurnya ya. Pertama ketika ibunya hamil 55:39 Mihana ya. Ibunya hamil, ibunda Maryam 55:42 itu suasananya tuh suasana dekat dengan 55:46 Allah ya. Bahkan sampai nazar ya inni. 55:53 Jadi dari ibu yang salihah mempersiapkan 55:56 kelahiran anaknya dengan baik itu luar 55:59 biasa ya. Jadi pendidikan anak itu kalau 56:02 kita melihat dari kisah ibunda 56:04 Maryamisah hidupnya itu dimulai dari 56:07 orang tua. Jadi orang tua dulu. Jadi 56:09 kita mendidik anak dengan ya dengan 56:11 kondisi sekarang memang sangat ee rentan 56:13 ya dengan pengaruh-pengaruh. Makanya ee 56:16 keberhasilan pendidikan anak tuh kalau 56:18 ulama mengatakan tuh ada beberapa poin. 56:20 Pertama dari keluarganya, dari orang 56:22 tuanya. Jadi orang tua, ayah, dan ibu 56:25 itu mesti memahami bagaimana ee anak 56:28 yang akan dia ee besarkan ini terdidik 56:33 dari lingkungan yang sudah diajarkan 56:35 pondasi-pondasi keimanan. dimulai dari 56:38 dari dalam janin. Nah, sekarang kita 56:40 lihat ya zaman sekarang ya rasanya 56:43 sangat sedikit ya. Ibu hamil itu dekat 56:46 dengan Allah biasanya kan menurutin hawa 56:48 nafsu malas gitu. Akhirnya tidur aja 56:50 sepanjang malam ya penginnya malas 56:53 ibadah gitu ya. Dan dia katakan ini 56:55 bawaan bayi. Bukan bahan bayi. Justru 56:58 pada saat mengandung itulah kondisi di 57:01 mana seorang ibu tu harus mendekatkan 57:03 diri kepada Allah sebagaimana ibundanya 57:06 ee Maryam ya yang menegakkan anaknya 57:09 karena dia sudah punya proyeksi ini anak 57:11 mau dikemain gu ya. Kemudian lahir 57:13 disambut dengan doa itu ya. Kemudian 57:16 lingkungannya lingkungannya itu diw 57:18 diawasi dikawal oleh ee apa Nabi 57:21 Zakaria. Tidak. Jadi kita juga bisa 57:23 seperti itu ya. tidak membiarkan anak 57:25 kita bergaul dengan siapapun. Maka ada 57:28 beberapa poin ee dalam pendidikan anak 57:30 yang mendukung atau mencakup 57:33 keberhasilannya itu pertama dari orang 57:35 tua, orang tua yang mengajarkan, 57:36 meneladani, kemudian lingkungan ya 57:39 sekolah. Nah, itu doa itu mencakup 57:41 semuanya. Terus doakan. Nah, adapun anak 57:44 sekarang kalau kita lihat ya, coba lihat 57:46 dulu sudahkah orang tuanya mengawal 57:50 mendidiknya, memberikan ee nilai-nilai 57:53 pondasi agama sejak dini ya misalnya 57:56 dalam hal menutup aurat. Sudahkah 57:58 diajarkan anaknya menutup aurat sejak 58:01 sejak awal? Memberikan arahan-arahan 58:04 bahwa ini anggota tubuh enggak boleh 58:06 dipegang oleh siapapun. mengajarkan rasa 58:08 malu, mengajarkan ee hal-hal yang 58:10 terkait dengan hubungan dengan lawan 58:12 jenis. Enggak boleh ee salaman aja 58:14 enggak boleh, apalagi ciuman kayakkayak 58:16 gitulah. Itu kan mulai dari rumah, dari 58:18 kecil. Jadi sebagai sehingga menjadi 58:20 kebiasaan. Kemudian ya kalau kita lihat 58:23 kasus sekarang ini, ya Allah Mbak itu ee 58:27 mungkin pernah mendapatkan itu ya, saya 58:30 pernah mendapatkan tayangan ya. itu 58:32 anak-anak itu enggak tahu rukun Islam 58:33 ada berapa, rukun iman ada berapa, coba 58:36 disebutkan enggak tahu. Itu terutama 58:37 yang sekolah-sekolah umum ya. Nah, yang 58:39 kekayak begini nih jauh dari nilai-nilai 58:42 agama itu sendiri. Nah, bagaimana mereka 58:43 bisa menjaga kehormatannya sementara 58:46 mereka belum memahami ajaran agama. Ini 58:49 kan beban dari orang tua ya. Maka orang 58:51 tua itu adalah ee kunci pertama dalam 58:55 membentengi anaknya darias. Tapi tidak 58:57 hanya itu loh, nanti ada lingkungan, ada 59:00 gadget juga dan segala macam. Nah, kita 59:03 yang tentu sangat ee sangat mewaspadai 59:07 ya keluarga kita. Pertama tentu doa 59:09 minta Allah melindungi mereka. 59:11 Titip-titip anak kita kepada Allah. 59:13 Jangan lupa doa titip ya, Mbak ya. Doa 59:15 titip apa sih? Kita kan diajarkan doa 59:18 menitipkan keluarga ya. Allahumma inni 59:21 asimali 59:30 ahli 59:37 ya kalau bahasa Indonesianya gini. Ya 59:39 Allah kutipkan diriku, agamaku, 59:41 keluargaku, anakku, rumahku kepadamu 59:43 orang yang kucintai. Kita titip pada 59:45 Allah. Ya Allah, aku titip anakku. Jadi 59:47 ketika anak ini kita titipkan kepada 59:49 Allah, kita minta agar Allah 59:51 melindunginya dari semua kejahatan, dari 59:54 semua hawa nafsu, dari semua bentuk 59:56 kejahatan syahwat ya, godaan setan yang 59:59 jadi banyak faktor ya. Nah, adapun di 1:00:01 tadi waduh sampai ya kalau 80% kalau 1:00:05 Jawa Barat kalau seluruh Indonesia itu 1:00:06 pernah ada yang mengadakan penelitian 1:00:08 sekitar 64% anak SMP, SMA di kota-kota 1:00:11 besar tuh enggak perawan lagi yang 1:00:12 perempuannya kan. Nah, ini kita lihat 1:00:14 mereka tuh gimana salatnya. Ya Allah. 1:00:16 Itu kan kembali kepada ee pendidikan di 1:00:19 rumah orang tua ya, Mbak ya. Kita doakan 1:00:21 ya, Mbak semoga Allah berikan ee 1:00:23 penjagaan kepada anak insyaallah 1:00:26 kuat-kuatan doa titip dan ikhtiar untuk 1:00:29 mendidiknya. Doa titip. [tertawa] 1:00:32 Masyaallah. Baik, Ustazah. Nampaknya 1:00:34 pertanyaan tadi ee merupakan pertanyaan 1:00:36 terakhir. Namun sebelum saya tutup, 1:00:38 silakan Ustazah kesimpulan kita pada 1:00:40 siang hari ini. 1:00:41 Iya. Pendengar yang dirahmati Allah, 1:00:44 bahwa Allah ketika menyampaikan 1:00:46 kisah-kisah di dalam Al-Qur'an itu 1:00:48 bukanlah untuk hanya sekedar dinikmati 1:00:51 atau kisah masa lalu saja. Tidak. Allah 1:00:54 ingin dengan kisah-kisah ini kita 1:00:56 tergugah, kita jadikan pelajaran dan 1:00:58 ibrah. Apa hikmah yang terkandung di 1:01:00 dalamnya? Bagaimana kita bisa mengikuti 1:01:03 langkah dengan kesabarannya? bagaimana 1:01:06 penderitaan mereka di masa lalu. Dan 1:01:07 paling penting dari kisah ini adalah 1:01:09 bagaimana kita mampu mendekatkan diri 1:01:12 kepada Allah ya. Bersabar dalam setiap 1:01:14 ujian yang menimpa kita. Kita kembali 1:01:17 kepada Allah dari apapun ujian, 1:01:19 rintangan, musibah yang menimpa kita. 1:01:21 Kita menyadari kelemahan kita. Hanya ada 1:01:23 Allahlah bersama kita. Mudah-mudahan 1:01:25 kita diberikan oleh Allah keistikamahan, 1:01:28 mampu mengambil hikmah dari setiap 1:01:30 kisah-kisah yang ada. Wallahuam 1:01:34 astagfirullahakum. Asalamualaikum 1:01:35 warahmatullahi wabarakatuh. 1:01:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:01:40 wabarakatuh. Jazakillah khair kasiran 1:01:42 kami ucapkan kepada guru kita Ustazah 1:01:44 Herlini Amran atas ilmunya, atas 1:01:46 waktunya, pengingatnya. Insyaallah bisa 1:01:49 menjadi ee panduan kita untuk 1:01:51 menjalankan kehidupan kita. Selanjutnya 1:01:54 yang bertugas pada hari ini saya Carolin 1:01:56 juga ada Ondi dan Algi di ruang operator 1:02:00 radio juga terasil TV mengucapkan terima 1:02:03 kasih atas e peran ikhwan dan akhwat 1:02:05 yang telah menyampaikan 1:02:07 pertanyaan-pertanyaan lewat WhatsApp 1:02:08 Rasil. Kami undur diri mohon maaf 1:02:10 apabila ada kekurangan. Subhanaka 1:02:12 allahumma wabihamdika ashadu alla illa 1:02:15 anta astagfiruka wa atubu ilaik. 1:02:18 Wabillahi taufik walhidayah. 1:02:19 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:02:21 wabarakatuh.