Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:07 Brazil 0:19 [Musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:32 warahmatullahi wabarakatuh. 0:35 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:37 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:40 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:42 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:44 Bagaimana kabar Anda di siang hari ini? 0:47 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:49 selalu dalam lindungan Allah subhanahu 0:51 wa taala. Senang sekali di hari ini, 0:55 Ikhwan dan Akhwat, kami kru Radio 0:57 Silaturahim dapat kembali menjumpai Anda 1:00 dalam program tausiah siang bersama guru 1:04 kita Ustaz Fawas Abizawiyah untuk edisi 1:07 Selasa, 28 Januari 1:12 2025. Saya tidak di sendiri, ditemani 1:15 oleh Ondi di Switcher Rasil TV dan juga 1:19 ALGI di operator radio silaturahim. 1:22 Tema kita masih melanjutkan pada 1:24 tema-tema sebelumnya. Menjaga amal, 1:26 memperbaiki ucapan itu menjadi tema 1:28 besar. Dan pada hari ini, siang hari 1:31 ini, guru kita akan membahas Al-Qur'an 1:34 surah Almaidah tentang persiapan batin 1:36 sebelum salat. Terima kasih buat Ustaz 1:39 Wawas telah hadir di radio silaturahim 1:43 di studio Cibubur. Walaupun hujan cukup 1:47 lebat, Ustaz ya. Masyaallah. Masyaallah 1:48 ya. Berkah rahmat. Berkah ka turun maan 1:52 mubarakan. Air hujan itu Allah sebutkan 1:54 dalam Al-Qur'an namanya maan mubarakan. 1:58 Air yang penuh dengan berkah. 2:00 Masyaallah. Allahumma shiiban nafian. 2:02 Amin. Shiiban nafian. Insyaallah. Amin. 2:04 Ikhwan dan akhwat tanpa berpanjang lebar 2:06 kita akan mendengarkan pemaparan yang 2:09 akan beliau sampaikan. Tafadol ustaz. 2:12 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 2:14 Asalamualaikum warahmatullahi 2:16 wabarakatuh. Waalaikumsalam. kami 2:18 sampaikan untuk segenap ikhwan akhwat, 2:21 mustamiin, 2:23 mustamiat Radio Silaturahim 2:27 AM729 untuk Islam yang satu. Juga untuk 2:30 para musyahidin dan 2:32 musyahidat Rasil TV di mana saja berada. 2:35 juga ikhwan- akhwat yang menyimak 2:38 melalui ee radio-radio yang bersinergi 2:41 dengan radio silaturahim memancarkan 2:43 kajian qurani Islam yang satu yang ada 2:47 di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur 2:51 hingga Bali. Kemudian yang ada di 2:54 belahan Sumatera mulai Palembang, Batam, 2:57 jiran kita Singapura dan Johor atau yang 3:00 nun jauh di Kepulauan Kalimantan, 3:03 Sulawesi dan Palunya. alkhairatnya juga 3:06 hingga Papua yang ikut ee menyimak dan 3:10 mendengarkannya melalui radio-radio yang 3:12 bersinergi dengan radio dakwah kita ini 3:14 atau yang menyimak melalui Radio Garden 3:17 Internasional di mana saja berada. 3:20 rahimakumullahu taala waqana waakumatih. 3:24 Baik, kita buka kajian tausiah siang 3:26 hari ini dengan membaca ummul Qur'an, 3:30 suratul fatihah. Bermohon kepada Allah 3:32 subhanahu wa taala agar kita semua para 3:35 pendengar dan pemirsa Allah berkenan 3:37 jadikan kita sebagai ahlil Quran, ahlil 3:41 fatihah. Dan tak lupa kita doakan untuk 3:44 segenap orang tua kita. Niatkan, doakan, 3:48 sampaikan untuk segenap orang tua kita, 3:51 keluarga, guru, ayah, bunda, kakek, 3:54 nenek yang sudah meninggal dunia. Bahkan 3:57 para ulama dan salihin, para pejuang 3:59 Islam yang meninggal dunia khususnya 4:02 para korban jiwa di Ghazah, Palestina. 4:05 Mudah-mudahan Allah berkenan, berikan 4:07 rahmat untuk mereka, ampunan dan Allah 4:10 jadikan kuburnya raudah min riyadil 4:12 jinan. Dan tak lupa untuk guru-guru 4:14 kita, orang tua kita yang masih hidup, 4:15 khususnya founder Radio Silaturahim, 4:18 gurunda kami, gurunda kita semua, Al 4:20 Ustaz Murabbi Husein bin Hamid Al-Attas, 4:23 Al Habib Hamzah bin Attas Al-Attas, Al 4:25 Habib Al Walid Umar bin Ahmad Al-Attas, 4:28 Al Habib Abdurrahman bin Syekh Al-Attas, 4:31 guru kami ayahanda Buya Ghazali Musanif, 4:33 Abina K. Muhammad Ihya Ulumiddin, Ammina 4:36 Kiai Syihabuddin. Kemudian untuk guru 4:38 kami yang nun jauh di sana tapi dekat di 4:40 hati tentunya Al Habib Murabbi Umar bin 4:43 Muhammad bin Salim bin Hafid, Al Habib 4:45 Abu Bakar bin Muhammad faqih. Kemudian 4:49 di Haramen Abu Yasid Ahmad bin Muhammad 4:51 almaliki. Kemudian Al Habib Zain bin 4:53 Ibrahim bin Sumaid, Dr. Adnan Ibrahim Al 4:57 Hasni, kemudian Sayid Kamal Bagir 4:59 Al-Haidari, Syekh Fadil Saleh 5:01 Assamiraai. Mudah-mudahan para 5:03 ulama-ulama kita, guru-guru kita semua 5:06 Allah anugerahkan sehat afiat, panjang 5:08 umur fi taatillah wa taatir rasul. Dan 5:11 mudah-mudahan Allah berkenan untuk 5:13 bimbing kita semua untuk hidup dalam 5:16 keadaan mulia dengan hidayatul Qur'an. 5:19 Ala hadinah. 5:23 Alfatihah. Auzubillahis samiil alim 5:28 minasyaitanirrajim. 5:29 Bismillahirrahmanirrahim. 5:35 Alhamdulillahilamin 5:37 arrahmanirrahim maiki 5:40 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 5:44 nasta'in 5:46 ihdinasirathal mustaqim 5:49 shathalladzina an'amta alaihim ghairil 5:53 maghdubi alaihim 5:58 waladallin rabbighfirli waliwalidaiya 6:07 Alhamdulillah ikhwan akhwat mustamiin 6:10 mustamiat hafidallah hafidanallahu wa 6:14 iyakum di siang hari ini kita kembali 6:18 berjumpa di gelombang radio 6:21 silaturahim untuk 6:22 menyampaikan dan mengajak kita semua 6:25 untuk 6:27 merenungkan dan 6:29 mengharmonikan hubung Hubungan kita 6:31 dengan Allah Subhanahu wa taala merajut 6:35 kemesraan dengan sebuah media 6:38 kalamullahi taala yaitu Al-Qur'anul 6:42 Karim. Baru kemarin kita 6:46 memperingati peringatan peristiwa Isra 6:49 dan Mikraj Nabi Besar Muhammad 6:52 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 6:56 sebuah peristiwa yang disebutkan 6:57 bahwasanya dari peristiwa 6:59 itu 7:01 kita 7:03 terkena atau memiliki 7:06 kewajiban melaksanakan salat lima waktu. 7:11 Begitu katanya. Nah, kita tidak akan 7:13 bercerita tentang seputar peristiwa 7:16 tersebut. Namun yang kita ingin ajak 7:19 ikhwan dan akhwat semua 7:21 merenungkan persiapan 7:24 batin sebelum kita melaksanakan 7:28 salat. Karena Al-Qur'anul 7:31 Karim memberitahukan kepada 7:33 kita tentang pentingnya hubungan kita 7:37 dengan Allah untuk selalu dirajut 7:41 kemesraannya, dijaga kemesraannya. 7:43 Jangan sampai kemesraan itu hilang. 7:47 atau jangan sampai kemaslaan itu cepat 7:51 berlalu. Maka lihat bagaimana kedudukan 7:54 salat dalam Al-Qur'anul Karim. 7:57 Dan ingat ketika Allah memerintahkan 8:00 kita untuk menegakkan 8:03 salat atau untuk melakukan salat, Allah 8:07 selalu gunakan kata perintah aqim atau 8:11 aqimu. Aqim artinya tegakkan, dirikan 8:15 sebuah 8:16 bangunan. Bangunan itu bernama bangunan 8:20 salat. Dan salat itu secara bahasa 8:23 adalah silat. 8:25 Artinya harmonisasi 8:28 hubungan, rajutan kemesraan itulah 8:31 namanya silat. Maka kita kenal dengan 8:34 istilah hubungan menjaga hubungan baik 8:37 antar sesama manusia dengan saling 8:39 kunjung-mengunjung ya hormat-menghormati 8:42 disebut dengan 8:44 silaturahim atau silatul arham ya. 8:48 Menyambung merajut hubungan rahim. 8:51 Nah, Allah Subhanahu wa taala memiliki 8:55 nama Arrahman dan 8:58 Arrahim. Maka hubungan atau menjaga 9:03 harmonisasi hubungan kita dengan Allah 9:05 ya itu merupakan silaturahim. 9:10 Namun yang beda kalau sesama 9:13 manusia sebutannya 9:15 silaturahim tanpa menggunakan huruf ya 9:18 arrahim, hubungan kita dengan Allah 9:21 Subhanahu wa taala adalah silah 9:24 arrahim. Ya, hubungan merajut kemesraan 9:28 hubungan dengan Allah yang Maha Rahim. 9:32 Nah, 9:33 media untuk merajut 9:36 kemesraan antara kita dan Allah 9:38 Subhanahu wa taala dikenal dengan salah. 9:44 Ada pererat hubungan 9:48 kita. Rajut kemesraan selalu hubungan 9:51 kita 9:52 dengan Nabi kita Muhammad sallallahu 9:56 alaihi wa alihi wasahbihi wasallama yang 9:59 merupakan duta Allah Subhanahu wa taala 10:02 yang maha rahman dan rahim. Allah 10:04 perkenalkan dengan perintah selawat. 10:09 Innallaha wa 10:11 malaikatahu yushalluna alan 10:14 nabi. Ya 10:16 ayyuhalladzina amanu shlu 10:20 alaihi shlu alaihi wasallimu 10:24 taslima. Maka hubungan kita sesama 10:28 manusia dikenal dengan silah. 10:32 Shadnya dikasrah tanpa ada alif. Silah 10:37 silaturahim. Hubungan kita dengan Allah 10:41 salah menggunakan alif sadnya dibaca 10:45 fathah. Hubungan kita dengan baginda 10:48 rasul harmonisasi mempererat hubungan 10:51 kita dengan rasul dengan melalui media 10:55 selawat. Semua berangkat dari kata-kata 10:59 silah. Allahu Akbar. 11:02 Nah, Allah Subhanahu wa taala dalam 11:04 banyak ayat Al-Qur'an, kita ambilkan 11:06 satu contoh Quran surah Thaha ayat 11:11 ke-14. Ketika Allah berfirman kepada 11:15 Musa, Allah berfirman, "Wa 11:19 anaktartuka fastami' lima 11:23 yuha." Wahai Musa, sungguh aku telah 11:27 memilihmu di antara sekian banyak 11:29 makhlukku. Kau adalah orang-orang 11:31 pilihanku. Maka perintahku padamu, 11:34 fastami lima yuha. Fastami lima yuha. 11:40 Dengarkan dengan fokus apa yang 11:42 diwahyukan 11:44 padamu. Dan ketahuilah innani sungguh 11:49 betul 11:50 aku. Ana ya 11:53 aku adalah Allahu la 11:58 ilahailla ana fa'budni. 12:03 Innani sesungguhnya iya sesungguhnya 12:06 aku ana iya aku adalah 12:11 Allah 12:13 lailahailla ana. Tidak ada ilah 12:17 melainkan 12:18 aku. Fa'budni maka sembahlah aku. 12:23 Abdikan dirimu padaku. Jadilah 12:27 pengabdiku. Jadilah penyembahku. 12:29 wa 12:30 aqimisah dan dirikan, tegakkan bangunan 12:35 berisi 12:36 nilai-nilai yang sangat agung. Ya, 12:40 bangunan itu adalah bangunan 12:43 salat. 12:45 Aqimisah. Apa tujuannya? 12:48 Lizikri untuk mengingatku. 12:54 Ini kaidah dasar tujuan dari perintah 12:59 iqamatus 13:01 sha 13:03 lidik untuk selalu 13:07 mengingatku. Namam. Oleh 13:10 karenanya apabila ada 13:15 seseorang telah 13:16 mengerjakan praktik 13:20 ritual salat, 13:23 namun tujuan untuk tujuan perintah 13:28 menegakkan salat untuk senantiasa 13:30 mengingat Allah tidak tercapai. 13:34 Jangankan paska salat, jangankan sebelum 13:37 salat, di tengah salat pun tidak ada 13:40 hatinya 13:42 teringat, terkait, terhubung dengan 13:45 Allah Subhanahu wa taala, tidak ada 13:47 connecting dalam salatnya, maka berarti 13:49 orang tersebut belum disebut sebagai 13:52 orang yang iqamatus sha, menegakkan 13:56 bangunan 13:59 salat. Lalu apa yang dia kerjakan? Ia 14:02 hanya mengerjakan gerakan-gerakan salat 14:06 atau af'alus 14:09 shah. Maka lihatlah Nabi Besar 14:12 Ibrahim alaihiamullahi 14:16 taala di antara salah satu doanya adalah 14:22 rabbij'alni muqim 14:25 shati. Tuhan jadikan 14:29 aku orang yang selalu menegakkan salat, 14:34 menegakkan nilai-nilai salat. Kapan? 14:38 Tentunya iqamatus salah itu tampak 14:42 setelah kita menunaikan af'alus 14:45 shah. Takbir hingga salam adalah af'alus 14:48 shah. Isinya aqwalun, 14:51 ucapan-ucapan, af'alun dan 14:54 perbuatan-perbuatan atau 14:55 gerakan-gerakan. 14:56 Muftatahun bitbir dimulai dengan ucapan 15:00 Allahu Akbar. Mukhtatamun bitaslim 15:03 ditutup dengan salam ataupun mukhtatamun 15:06 bit takbir juga ditutup dengan kalimat 15:08 takbir 15:09 juga. Nah, itu namanya af'alus salah. 15:13 Namun yang disebut dengan nilai-nilai 15:16 yang terbangun melalui hubungan 15:20 harmonisasi kepada Tuhan, kepada Allah 15:23 dalam af'alus shakan tampak selepas 15:28 salat. Mana dalilnya? Dalam Al-Qur'an 15:31 surah 15:32 Al-Ankabut, Allah Subhanahu wa taala 15:35 berfirman kepada rasulnya Muhammad 15:38 sallallahu alaihi wa 15:40 alih. Utlu maa uhiya ilaika minal 15:47 kitab. Wa aqimis 15:51 shah. Innas shata 15:55 tanha anil 15:57 fahsya wal munkar. 16:03 Akbar wallahu yamu 16:09 maun. Wahai rasulku 16:11 Muhammad, wahai rasulku Muhammad, utlu 16:15 ma uhiya ilaika minal 16:17 kitab. Tilawahkan 16:19 olehmu, bacakan 16:21 olehmu apa yang telah diwahyukan padamu 16:26 dari Alkitab. 16:31 Waqimah dan dirikanlah 16:34 salat. Dirikan 16:37 salat. Innasata 16:39 tanha. Sungguh 16:42 salat itu 16:45 buahnya adalah tanha, mampu 16:49 mencegah pelakunya. 16:52 fahsya dari perbuatan keji wal munkar 16:56 dan perbuatan yang diingkari oleh naluri 17:00 kita. Baik, Ustaz, mohon maaf saya foto. 17:03 Kita jeda dulu ya. Siap. Baik ikhwan dan 17:05 akhwat kita akan jeda sejenak. Kami akan 17:09 kembali setelah jeda berikut ini. 17:19 Brail TV. 17:29 [Musik] 17:38 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu 17:40 yang masih dipancaruaskan dari Jalan 17:42 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 17:45 Cibubur, Bekasi. Ikhwan ak ikhwat kami 17:47 mohon maaf tadi agak sedikit mendadak 17:49 kami jeda karena memang ada sedikit 17:51 gangguan teknis dan ustaz sudah bersap 17:53 kembali ustaz ya memberikan materinya 17:56 marilah ikhwat kita dengarkan kembali 17:58 pemaparan yang akan disampaikan oleh 18:00 Ustaz Fawas Abizawiyah 18:02 bismillah ketika Allah berfirman tadi 18:05 dalam Quran surah 18:06 al-Ankabutluma uhiya ilaika minal kitab 18:09 wa 18:10 aqimisah rasulku tilawahkan 18:13 olehmu apa yang telah diwahyu 18:16 padamu dari kitabku ini dan tegakkan 18:21 bangunan salat, dirikan salat, dirikan 18:26 nilai-nilai 18:28 salat bukannya sekedar af'al. Itu makna 18:32 iqamah. Karena kata iqamah ini diambil 18:34 dari kata qama yaquumu qiaman atau 18:37 diambil kata-kata qimah, nilai-nilai 18:39 yang 18:40 berharga. Kenapa? Innata tanha. Sungguh 18:44 salat itu mampu 18:47 mencegah 18:48 pelakunya anil fahsya dari 18:51 perbuatan-perbuatan keji wal munkar dan 18:54 perbuatan yang diingkari oleh 18:58 naluri. Walikrullahi akbar. Dan tentunya 19:02 mengingat Allah adalah perkara yang 19:05 paling besar. Tengok Allah berfirman, 19:08 aqimah wadikrullahi akbar. 19:12 Aqim innata tanhail fahsya wal munkar 19:17 wikrullahi akbar. Dan sungguh sesuatu 19:21 yang bernilai paling agung 19:23 adalah hubungan connecting kita, 19:27 konektivitas kita dengan Allah jalla 19:28 jalaluhu. Selalu mengingat Allah. Itulah 19:31 tujuan dari iqamatus 19:35 shah. Nah, kalau kita tengok pesan Allah 19:38 Subhanahu wa taala yang begitu agung 19:40 ini, ketika seseorang dalam salatnya 19:43 tidak mampu mengingat Allah, maka 19:46 berarti dia bukan seorang yang mqimus 19:48 sha, seorang yang belum melakukan 19:51 iqamatus 19:55 shakan 19:57 tampak apakah dalam salatnya ia bersama 20:00 Allah. 20:01 Apakah ketika melakukan gerakan-gerakan 20:03 yang ditujukan untuk menjadi sebuah 20:06 media rajut 20:08 kemesraan menjaga harmoni hubungan 20:11 harmoni dengan Allah itu tidak tercapai 20:14 karena dalam salatnya tidak lakukan 20:17 itu. Maka tengoklah ketika Allah 20:20 berfirman tadi salat itu mampu mencegah 20:24 pelakunya dari berbuat keji dan berbuat 20:27 mungkar. Maka perbuatan keji, perbuatan 20:31 mungkar selepas kita mengucapkan 20:33 assalamualaikum 20:35 warahmatullah, assalamualaikum 20:36 warahmatullah akan tampak dalam ucapan, 20:40 sikap dan perbuatan. 20:43 Nabila selepas 20:47 salat mulutnya 20:49 kotor, ucapannya dusta, perbuatannya 20:53 mengganggu orang lain, menyakiti hati 20:57 orang lain, mengambil hak orang dan 21:00 seterusnya, menzalimi orang dan 21:03 seterusnya. Maka berarti tadi ia 21:07 tidaklah menegakkan salat. 21:10 Ia hanya mengerjakan af'alus sha mulai 21:12 takbir sehingga salam. Lihatlah salat 21:16 praktiknya begitu 21:18 indah. Praktik gerakannya dimulai dengan 21:21 mengucap kalimat Allahu 21:24 Akbar. Allah yang maha besar. Ketika 21:28 seorang sudah angkat tangannya 21:30 mengucapkan kalimat takbir yang disebut 21:33 dengan takbiratul ihram. Ucapan Allahu 21:36 Akbar ini 21:38 mengharamkan diri orang yang salat ini 21:41 dari melakukan hubungan dan menyibukkan 21:46 dirinya dari selain Allah tabaraka wa 21:48 taala. Haram. tidak lagi boleh berucap, 21:52 tidak lagi boleh melangkah, tidak lagi 21:54 boleh 21:56 berbuat, kecuali hanya gerakan yang 21:59 terkait dengan iqamatus shah sehingga ia 22:03 mengucapkan salam 22:06 sebagai kata apa? Sebagai sebuah pintu 22:09 keluar dari gelak apa? Melakukan af'alus 22:14 shakan ditutup dengan mengucapkan salam 22:17 ke arah kanan dan kiri. 22:19 Artinya ketika kita mengucapkan 22:21 assalamualaikum ke arah sebelah kanan 22:23 kita, maka berarti 22:25 tugas yang akan dilakukan oleh kita 22:28 selepas salat menebarkan 22:32 keselamatan, kedamaian untuk diri kita 22:35 dan pihak lain. Bahkan ditambah dengan 22:38 tebarkan rahmat Allah dan keberkahannya. 22:41 Begituun ke arah kiri kita tadi 22:45 takbiratul ihram. Sekarang salam untuk 22:49 tahalul keluar dari melaksanakan gerakan 22:53 salat tanha alil fahsya wal munkar. Nah, 22:58 pertanyaannya sudahkah salat 23:01 kita masuk level iqamatus salah? 23:05 Sehingga selepas salat, iqamatus salah 23:09 akan selalu tampak dalam perilaku kita 23:13 hingga masuk pada waktu salat berikutnya 23:17 untuk melakukan iqamatus salah kembali 23:20 melalui af'alus shah. 23:23 Sudahkah? Nah, bila belum berarti kita 23:27 belum masuk ranah sebagai orang-orang 23:30 yang dipuji oleh Allah sebagai muqimas 23:33 sha. 23:35 Muqimus shah. 23:38 Muqimisah. Aqomus shah. 23:42 Belum. Dan ada sebuah ayat dalam 23:45 Al-Qur'an. Quran surah Al-Maun. 23:48 Allah Subhanahu wa taala 23:53 memberikan sebutan alwail kecel 23:57 kecelakaan, kerugian, 23:59 kebinasaan bagi 24:02 orang yang mengerjakan 24:05 salat. Apa kata Allah? Fawailun lil 24:10 musallin alladzina hum shatihim sahun. 24:18 Allah gunakan kata firmannya di sini 24:22 tidak menyebutkan kata 24:24 iqamah, 24:26 aqomu, yuqimu, muqim. Tidak langsung 24:31 Allah gunakan kata fawailun lil 24:34 musallin. Celakalah bagi orang yang 24:37 salat. 24:38 Ajib. Sedangkan Allah perintahkan kita 24:40 salat. Bagaimana Allah sebutkan 24:42 kerugian, kebinasaan, kecelakaan bagi 24:45 orang yang salat. Naam. 24:47 Di sini kecelakaan bagi orang-orang yang 24:50 hanya mengerjakan af'alus 24:52 shaun tidak ada iqamatus shah dalam hal 25:00 tersebut. Ikhwan akhwat rahimakumullah. 25:05 Bahkan dalam Quran surah 25:06 Luqman, di antara pesan Luqman terhadap 25:09 anaknya, kepada anaknya, ia berkata, "Ya 25:14 bunaiyya 25:16 aqimisata wamur 25:19 biluf 25:21 wanilkar wasbir ala ma asobak." 25:25 Perhatikan di sini perintah seorang ayah 25:28 kepada anaknya untuk menegakkan salat. 25:33 Berikutnya perintah untuk menebar, 25:38 mengajak, memerintahkan hal yang 25:41 makruf. Yang ketiga, mencegah hal yang 25:44 mungkar. Yang keempat, bersabar atas 25:48 musibah yang 25:50 menimpa. Dan disebutkan oleh para 25:52 ulama, perintah yang pertama adalah 25:56 iqamatus salah. 25:58 Jika sang anak sudah melaksanakan pesan 26:01 sang ayah untuk melakukan melaksanakan 26:04 iqamatus sha, menegakkan nilai-nilai 26:08 salat dalam 26:10 kehidupannya, maka dipastikan sang anak 26:14 akan mampu melaksanakan perintah 26:16 berikutnya, wasiat berikutnya yaitu wur 26:19 bil urfi, yaitu munkar yaitu wasbir 26:24 asak. Dia akan mampu untuk memerintah, 26:28 mengajak orang berbuat makruf, mencegah 26:30 orang lain berbuat mungkar dan mampu 26:33 bersabar. Wur bil marruf dengan dalam 26:35 dirinya sendiri. Whail munkar dalam 26:38 dirinya sendiri. Wasbir dan mampu 26:40 bersabar atas segala musibah. Namun 26:43 apabila pesan yang pertama aqimah tidak 26:46 ditunaikan. 26:49 Maka untuk dapat amar bil ma'ruf, nahi 26:54 munkar, sabar terhadap musibah, harapan 26:57 tipis. Karena wasiat pertama belum lagi 27:03 ditunaikan. Nah, ikhwan dan akhwat 27:07 rahimakumullah, salat adalah mikrajul 27:09 mukmin. 27:11 disebutkan bahwa salat adalah 27:15 tangga mikraj naiknya seorang beriman ke 27:19 hadrat Allah Subhanahu wa taala. Namun 27:22 bagaimana ia akan bisa sampai ke 27:24 mikrajul mukmin mikraj ke hadrat Allah 27:27 Subhanahu wa taala dalam salatnya. 27:30 Bila banyak hal-hal yang mencegah 27:34 dirinya untuk dapat melakukan iqamatus 27:38 sha, mencegah dirinya untuk dapat 27:42 melakukan 27:43 mikraj. Mikrajnya orang yang beriman 27:46 dengan 27:47 rohnya. Mikraj dengan rohnya ke hadrat 27:50 Allah Subhanahu wa taala. Nah, selepas 27:53 jedah ini kita akan renungkan beberapa 27:56 panduan ayat suci Al-Qur'an dari Quran 27:58 surah Almaidah berkenaan dengan 28:00 persiapan batin seorang beriman agar 28:03 mampu melakukan iqamatus salah sehingga 28:07 salatnya layak mendapatkan label dengan 28:10 sebutan mikrajul mukmin. Barakallahu 28:14 fikum. Baik, terima kasih Ustaz 28:16 jazakallah atas tausiahnya. Ikhwat dan 28:18 akhwat, kami akan jeda sejenak dan kami 28:22 berharap Anda masih bersama kami, masih 28:24 dalam program tausiah siang bersama 28:27 Ustaz Fawas Abi Zawiyah tentang 28:30 persiapan batin dalam melaksanakan 28:32 salat. Tetaplah bersama 28:38 [Musik] 28:47 kami. Silaturahim untuk Islam yang satu. 28:50 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 28:52 subhanahu wa taala. Terima 28:53 kasih Anda masih membersamai kami dalam 28:57 program tausiah siang di hari ini 28:59 bersama guru kita Ustaz Fawas 29:01 Abizawiyah. Kita akan melanjutkan 29:03 kembali sebelum kita buka termin tanya 29:06 jawab. Tafadal, Ustaz. Mau tanya dulu 29:07 juga boleh? Oh, ada pertanyaan masuk. 29:10 Boleh? Boleh. Boleh. Boleh. Pertanyaan 29:12 dari ee 29:14 Ibu siapa ini? Ibu Dewi di Bekasi. 29:17 Asalamualaikum warahmatullahi 29:18 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 29:20 warahmatullahi 29:22 wabarakatuh. Semoga Ustaz selalu dalam 29:24 keadaan sehat walafiat dan dalam 29:26 keberkahan Allah Subhanahu wa taala. 29:27 Amin. Begituun buat Ibu yang bertanya 29:29 ya. Silakan. Saya ingin bertanya 29:31 mengenai tata cara berzikir, Ustaz, 29:33 dengan menggunakan jari tangan. 29:35 Masyaallah. Saya sering mendengar bahwa 29:37 sebagian ulama menganjurkan untuk 29:39 menghitung zikir dengan menggunakan jari 29:41 tangan kanan saja. Namun, saya sendiri 29:44 biasanya menghitung zikir menggunakan 29:46 kedua tangan kanan dan kiri. Apakah ada 29:49 hukum tertentu mengenai penggunaan 29:51 tangan dalam berzikir dan apakah 29:53 perbedaan ini mempengaruhi keabsahan 29:56 atau pahala zikir itu sendiri? Mohon 29:58 pencerahannya, Ustaz. Masyaallah, 30:00 barakallah fikum. Pertanyaan yang sangat 30:01 bagus ee tata cara kaifiah berzikir 30:04 menggunakan jari atau tangan kita. Ada 30:06 beberapa memang riwayat tentang 30:08 kaifiahnya. Ee namun ini 30:12 sekedar riwayat yang walaupun memang ada 30:15 sebagian yang mengatakan tidak absah, 30:17 tidak dapatkan sahih, tapi untuk fadil 30:20 ammal dibolehkan selama periwayatannya 30:23 bukan bersumber dari seorang yang 30:25 dikenal sebagai pendusta. Nah, tadi ada 30:28 ada sebuah pertanyaan. Ada sebagian 30:30 ulama mengatakan zikir hanya menggunakan 30:33 jari sebelah kanan. Betul. Ah, itu malah 30:35 saya dapatkan hal yang berseberangan 30:37 dengan itu. Ee saya dapatkan kaifiah 30:40 berzikir ini mungkin ada kamera ya nanti 30:41 ya. Kamera kaifiah berzikir yang saya 30:44 dapatkan dari salah satu guru kami yaitu 30:47 Alwalid Al Habib Abdurrahman bin Syekh 30:50 bin Salim Al-Attas. 30:52 Beliau dapatkan 30:53 kaifiah berzikir ini dari guru beliau, 30:57 Al Habib Husein bin Muhammad Alhaddad 31:02 yang dikuburkan, dimakamkan di Tegal, 31:05 kota Tegal ya yang dengan sebutan Al 31:08 Habib Husein Jombang, seorang habib 31:10 zaman ee zaman dulu ya, yang selalu 31:12 keliling berdakwah ke mana-mana ya. 31:15 Ee makanya ee aslinya orang tinggal di 31:19 Jombang, tapi subhanallah wafatnya di di 31:22 daerah Tegal. Ee beliau adalah adik dari 31:24 Al Habib ee Alwi bin Muhammad Alhaddad 31:29 yang dimakamkan di pemakaman keramat 31:31 empang Bogor. Nah, Al Habib Husin bin 31:33 Muhammad Hadad ini 31:35 mengajarkan kaifiah atau tata cara 31:38 bertasbih menggunakan dua dua tangan ya. 31:41 Dimulai 31:42 dari ee jari telunjuk. Hm. 1 2 3 atau 31:49 dari melalui ruas-luas jari ini. 1 2 3 31:53 ya. Kemudian 4 5 6 7 8 9 10 11 12 yang 32:00 ibu jari belum digunakan ya. Iya. Jadi 32:01 mulai dari dari jari telunjuk kanan 32:04 hingga kelingking ya. 4 * 3 12 kan. Nah, 32:07 setelah ini selesai. 32:09 Setelah ini selesai, yang yang telunjuk 32:11 belum digun, maaf yang ibu jari belum 32:13 digunakan. Digenggam tangannya ditutup 32:15 seperti ini ya. Begini tutup ya. Atau 32:18 begini tutup begini. Kemudian disambung 32:21 ke mana? Ke 32:23 jari kelingking sebelah kiri. 1 2 3 4 5 32:29 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15. Nah, berapa 32:35 dah? 12 + 15 kurangan dari 33. Nah, 32:39 kemudian ditutup dengan ditutup dengan 32:43 jari kan total 30 ditutup dengan ibu 32:46 jari kanan dibuka telunjuk kanan. Heeh. 32:49 Ditutup dengan jari kanan. Ibu jari 32:52 kanan. Nah, jadi dari mulai ini 12 ini 32:55 15 ya. Ee berapa? Eh 15 nih. Iya. Total 32:59 30 ya. 12 19 27 27 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 33:05 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 33:10 24 25 26 27 28 29 30 ya kemudian 30 ah 33:17 yang tiganya dilepas darinya 33:20 hm 33:21 gitu eh maaf di maaf ya salah dimulai 33:25 dari ibu jari kanan ditutup ibu ji kanan 33:27 jadi masing-masing sudah 30 nih Ya, 33:29 tinggal yang Ibu jadinya saya ulang ya. 33:31 Maaf ya tadi salah. 1 2 3 Heeh. 4 5 6 7 33:34 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 33:40 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 33:44 dibuka. Jadi dimulai dengan ibu jari 33:47 kanan setelah resai ditutup kemudian 33:49 dibuka tangannya sambil membuka semua 33:53 jari. 33:54 ini ada 33:55 fadilahnya menjemput 33:58 kebaikan dan menahannya dalam diri kita 34:01 dan melepaskan serta berbagi kebaikan 34:03 buat yang lain. Ini kaifiahnya melalui 34:06 jarul ulama ya, bukan bukan dari hadis 34:08 Nabi ya. Iya. Itulah mungkin kenapa ee 34:11 jari kita ada ruasnya, Ustaz ya. Ruasnya 34:14 ya. Itu tujuan di antaranya supaya tiap 34:16 ruas ini menjadi saksi. Hm. bahwa tangan 34:19 kita bertasbih, bertahmid, dan 34:21 bertakbir. Itu jawaban untuk Ibu Dewi. 34:24 Semoga dapat diamalkan ya. Dan ini 34:27 diijazahkan dari ee guru kami untuk 34:30 diamalkan kepada siapa saja yang mau 34:33 mengamalkannya ya. Semoga ee contoh 34:36 amalan ulama dapat kita amalkan. Boleh. 34:39 Amin. Baik, itu saja. Wallahuam bawab. 34:41 Lanjutkan ee materi atau menjawab 34:44 pertanyaan? Masih ada pertanyaan? Masih 34:45 banyak, Ustaz. Masyaallah. Coba apa 34:47 juga. dari Siti di Depok. Asalamualaikum 34:50 warahmatullahi wabarakatuh. 34:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:53 wabarakatuh. Ustaz, bagaimana cara 34:55 mengatasi gangguan pikiran yang sering 34:57 datang saat kita sedang mempersiapkan 34:58 diri untuk salat? 35:00 Masyaallah, ini jawabannya nanti akan ee 35:03 dijawab-jawab dengan materi yang kita I 35:06 ada lagi materi. Kalau gitu materi dulu, 35:08 Ustaz. Silakan, Ustaz. Baik. 35:09 Bismillahirrahmanirrahim. 35:12 Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an 35:14 surah Almukminun 35:17 memberitahukan bahwa orang-orang yang 35:21 beruntung adalah orang yang menjadi 35:23 seorang mukmin sejati. 35:27 Bismillahirrahmanirrahim. Qod aflahal 35:30 mukminun. 35:32 Sungguh sukses, beruntung sejati. Siapa? 35:37 Almukminun. orang-orang yang menjadi 35:40 seorang mukmin sejati. Karena ada 35:42 kalimat mukmin, ada kalimat alladzina 35:45 amanu. Alladzina amanu orang-orang yang 35:47 beriman. Almukminun orang-orang yang 35:51 mukmin sejati. Keimanannya sudah begitu 35:54 sempur sempurna. Artinya keimanannya 35:57 sudah melekat dan menjadi sebuah 36:00 ciri-ciri atau profesi bagi orang 36:02 tersebut. Satu contoh ya, kata menyanyi 36:06 dengan penyanyi. Beda antara seorang 36:09 yang bisa menyanyi, saya Anda semua bisa 36:11 menyanyi, tapi beda dengan seorang yang 36:14 dikenal sebagai 36:16 penyanyi. Maka almukminun orang yang 36:19 keimanannya sudah melekat mendarah 36:21 daging dalam dirinya. 36:24 Nah, namun Allah subhanahu wa taala 36:27 ingin beritahukan bahwa di antara 36:29 orang-orang mukmin sejati ini ya ada 36:32 lagi yang mendapatkan keuntungan, 36:35 kesuksesan, kebahagiaan yang melebihi 36:38 orang-orang mukmin yang lain. Siapa 36:40 mereka? Alladzina hum. Yaitu 36:43 mereka-mereka fi 36:45 shatihim dalam praktik salatnya 36:49 khosiun. Khusyuk. 36:52 Khyuk artinya apa? Disebutkan arti 36:55 khusyuk tunduk, arti khusyuk tenang. 36:58 Maka disebutkan dalam istilah-istilah 37:00 para ulama, alkusyuk itu hudurul 37:04 qalbi. Sukunul jawarihi maa hudurul 37:07 qalbi. Sukunul jawarihi maa huduril 37:11 qalbi. Tenangnya anggota badan dan 37:14 hadirnya hati itu khusyuk. 37:17 Nah, sekarang bagaimana kita dapat 37:19 melakukan salat agar sampai pada level 37:24 khusyuk sehingga meraih alfalah 37:27 minallahi taala. Mendapatkan alfalah 37:30 yaitu baqaun niam fil khair dari Allah 37:33 subhanahu wa taala. Quran surah 37:35 Al-Maidah. Bila kita nak renungkan surah 37:39 ini, 37:42 perintah 37:44 salat mesti dikerjakan dengan 37:48 melakukan praktik sebelum kita 37:51 melaksanakan salat. Apa itu? 37:54 Bersuci. Suci anggota tubuh kita. Dengan 37:59 firman Allah dalam Quran surah Almaidah. 38:04 Ya ayyuhalladzina amanu id qutum il 38:09 shati fsilu 38:12 wujuhakum wa aidakum 38:15 maramsahu biruusikum waulakum 38:19 wajulikumal 38:20 kain wa kuntum 38:24 junuban faam tajidu maan 38:30 fatayamamuqallahulim ayat keen yang tadi 38:32 kita baca dengan penggalan-penggalan 38:34 saja. Memberikan sebuah 38:37 informasi bahwa setiap orang yang 38:40 mengaku 38:41 beriman 38:43 bila ingin melaksanakan menegakkan salat 38:47 maka mesti melakukan beberapa hal yaitu 38:51 membersihkan anggota tubuhnya melalui 38:55 wudu, mandi atau media tayamum. 39:01 Ini merupakan syarat sebelum kita 39:03 mengerjakan salat suci bersih anggota 39:06 tubuh 39:07 kita. Nam. 39:09 Tapi yang jarang sekali orang 39:12 perhatikan bahwa sebelum ayat keenam 39:15 dari surah Al-Maidah ada lima 39:20 ayat yang sangat penting dalam kehidupan 39:24 seorang yang beriman. 39:28 sebagai persiapan 39:31 batin sebelum persiapan 39:35 zahir sebagai pintu masuk melakukan 39:39 iqamatus salah. Apa itu? Jika kita 39:42 tengok, renungkan lima ayat tersebut, 39:46 maka lima ayat pertama dari Quran surah 39:50 Al-Maidah 39:52 berisikan 39:53 persiapan batin kita dengan melakukan 39:57 bermacam hal. 40:00 yang utamanya adalah 40:02 satu menyelesaikan 40:05 hubungan-hubungan, 40:06 urusan-urusan, 40:08 akad-akad antar sesama manusia. Supaya 40:11 apa? Supaya ketika salat meraih zikri. 40:16 dalam salat mampu mengingat Allah karena 40:20 urusannya sudah 40:22 diselesaikan, sudah tuntas sebelum ia 40:26 berwudu. Berikutnya hal yang terkait 40:29 dengan urusan asupan. 40:33 Ini penting sekali urusan asupan. Karena 40:38 mustahil kita mampu mengerjakan 40:43 salat dalam kondisi 40:46 khusyuk bila masuk dalam tubuh kita 40:50 hal-hal yang 40:52 diharamkan oleh Allah Subhanahu wa 40:56 taala. 40:58 Karena sesuatu yang masuk ke dalam tubuh 41:01 kita bila hal itu terlarang maka merusak 41:05 batin 41:06 kita, merusak jiwa kita, mengotori hati 41:11 kita. Bila hati kotor dengan 41:15 barang-barang yang haram, maka kita 41:18 punya fokus, kita punya hati sulit untuk 41:23 mengingat Allah sekalipun di dalam 41:26 salat. 41:28 Maka mari kita 41:31 renungkan hal-hal yang diharamkan oleh 41:35 Allah untuk dikonsumsi oleh orang yang 41:37 beriman sebelum salat agar batinnya 41:41 bersih, batinnya suci. Sehingga setelah 41:45 ia membasuh anggota tubuhnya melalui 41:48 praktik wudu, mandi ataupun tayamum, dia 41:50 akan mendapatkan kekhusyukan, dapat 41:54 zikrullah dalam salatnya. 41:57 Dan selepas salat mampu melakukan 42:01 iqamatus 42:04 shabi Agus. Baik. Dan pertanyaan yang 42:09 tadi sempat terjeda. Lalu bagaimana cara 42:11 kita mengatasi gangguan pikiran yang 42:14 sering datang saat kita sedang 42:15 mempersiapkan diri untuk salat? 42:17 Jawabannya bersihkan hati 42:20 dari hal-hal yang 42:23 menyebabkan kita tidak mengingat Allah 42:26 dalam salat. Yaitu bersihkan diri kita 42:29 dari asupan-asupan yang diharamkan oleh 42:32 Allah atau yang tidak disukai oleh Allah 42:36 atau yang tercampur antara yang halal 42:39 dengan yang haram. Kenapa? Karena tubuh 42:43 kita tidak mungkin dapat fokus. Kan 42:45 salat dengan hati kan? Iya. Salat itu 42:47 dengan apa? Dengan hati. Fokus dengan 42:49 pikiran. Bagaimana iqamat zikri? Kalau 42:52 hati kita 42:54 kotor, noda dengan barang-barang yang 42:57 diharamkan oleh Allah Subhanahu wa 42:59 taala. Baik. Lalu dari Hasan di 43:02 Tangerang, "Pak Ustaz, asalamualaikum 43:04 warahmatullahi wabarakatuh. 43:06 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 43:08 wabarakatuh." Ustaz Fawas, apakah ada 43:10 doa atau amalan khusus yang bisa 43:12 membantu menenangkan hati dan pikiran 43:15 sebelum salat? Nam. Barakallahu fikum. 43:17 Eh, yang warid sampai kepada kita ya, di 43:21 antaranya doa yang dibaca oleh seorang 43:24 sahabat lalu disetujui oleh baginda Nabi 43:27 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 43:29 Bahkan dalam sebuah hadis 43:31 disebutkan ucapanmu, doa yang kau baca 43:34 sebelum salat tadi membuat repot 43:37 malaikat untuk 43:39 mencatatnya. Apa doanya? Allahumma atini 43:43 afdola ma tu ibadak shihin. Boleh 43:47 tambahkan lagi. Rbi azubika min 43:52 hazatiin 43:53 wazubika ayyahdurun. Silakan tambah lagi 43:57 dengan doa. Allahumma ainni 44:00 alaikrika wusni ibadatik. Semua doa 44:04 Quran dan hadis ya tadi ya. Kemudian doa 44:06 dari yang warid dari para ulama. 44:08 Allahumarham wukufana baina yadaika ya 44:12 arhamar rahimin. Lalu tutup dengan 44:15 membaca suratun nas sebelum kita 44:18 bertakbir. 44:20 Bismillahirrahmanirrahim. Qul 44:22 azubirabbinas malikinnas ilahinnas min 44:26 syaril waswasil khannas alladzi 44:28 yuwaswisu fi sudurinas minal jinnatias. 44:33 Itu doa-doa yang baik untuk kita baca 44:37 sebelum kita menunaikan takbir untuk 44:40 salat demi membantu hati kita dapat 44:44 ingat pada Allah di dalam salat. Ada 44:47 seorang ulama mengucapkan dalam syairnya 44:49 ini, Kang Abi Agus. 44:53 Beliau apa ya? Merasa perih melihat 44:56 kondisi orang yang salatnya sia-sia. 45:02 Beliau mengatakan dalam sebuah syairnya, 45:03 "Fakam min 45:05 musallin ma lahu min shathi." Berapa 45:10 banyak orang yang 45:12 mengerjakan gerakan atau ritual salat? 45:16 Maahu min shatihi. Ia tidak dapat 45:19 apa-apa dari salatnya. Iya. Coba Kang 45:22 Agus dia salat 45:25 apa-apa kecuali apa? siwa rukyatil 45:29 mihrab walfdi warf'i. He. Kecuali hanya 45:33 mendapatkan tiga 45:34 perkara. Apa itu? Melihat mihrab. Iya. 45:39 Naik dan turun saja. Arti letih untuk 45:42 naik dan turun dalam salatnya. Yang 45:45 dapat tiga itu saja. Kenapa? Tarahu. Kau 45:49 lihat dia ala silil hasirati qoiman. Di 45:53 atas sejadahnya, tikarnya dia berdiri 45:56 salat. H 45:58 wahimmatuhu. Namun sayang himmahnya, 46:01 hatinya, akal dan pikirannya fisuk ada 46:05 di 46:05 pasar. Fil akdi wal bai dalam urusan 46:09 jual beli. Jadi badannya di atas sejadah 46:13 salat, hati dan pikirannya di luar 46:16 salat. Maka orang ini kata beliau hanya 46:19 dapat tiga perkara saja, enggak dapat 46:22 yang lain lagi. Bah kalau kita lihat 46:25 sejarah ya, tengok para sahabat-sahabat 46:27 Rasulillah ya. Contohnya diriwayatkan 46:30 Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. 46:32 Heeh. Beliau ini kalau sudah salat lupa 46:37 segalanya. Bahkan salat itu laksana 46:41 bius. H. 46:43 Jadi disebutkan bahwa Sayidina Ali bin 46:45 Abi Thalib 46:46 ini setiap 46:48 berperang bila bagian tubuhnya tertusuk 46:51 misalnya terkena anak panah ya terluka, 46:55 kena tombak, kena pedang, bagaimana cara 46:58 membiusnya? Cara memiusnya, ambilkan air 47:02 wudu, biarkan aku salat. Setelah aku 47:05 bertakbir, silakan kau lakukan apa 47:09 saja yang kau inginkan. Artinya gini, 47:12 kalau sudah salat nih tadi ada anak 47:14 panah yang tertusuk mau dicabut, badan 47:17 terluka mau dijahit, silakan jahit 47:20 ketika salat. Tidak akan beliau 47:23 merasakan 47:24 apa-apa. Sakitnya operasi, sakitnya 47:27 jahitan, sakitnya benda tajam. Ketika 47:31 sudah Allahu Akbar tuh gimana kira-kira 47:34 kalau kita Heeh. 47:36 Allahu Akbar. 47:39 Nyamuk nepok. Kenapa? Karena level para 47:42 sahabat spesial ini ketika sudah ee di 47:46 hadapan salat beda sama kita. Kalau kita 47:49 salat itu karena takut dosa. Salat itu 47:53 apa? Sekedar menggugurkan kewajib 47:56 kewajiban. Kalau mereka salat adalah 48:00 salah satunya kalau enggak kebutuhan 48:03 hidup adalah sarana refleksi. Heeh. Ya, 48:09 refleksi dalam hidup mereka. Jadi kalau 48:11 mereka capek, lelah pikiran, badan, maka 48:15 mereka 48:15 salat. Lihatlah sebuah riwayat hadis dar 48:18 dari Nabi kita Muhammad sallallahu 48:20 alaihi wasallam. Idza ahamahu amrun. 48:24 Rasul nih kalau sudah ada pikiran yang 48:25 membanding pikirannya tawadah akal 48:29 midaah dalam lain mengambil air wudu 48:31 kemudian wudu dan salat lepas salat 48:33 hilang semua. H jadi memang 48:36 hubungan 48:38 kemesraan hilang rasa lelah hilang beban 48:42 hidup ketika sudah mengucapkan Allahu 48:45 akbar. 48:47 Kalau kita nih 48:49 aduh kabur-kaburan 48:52 mau salat tarsok tarsok tarsok. Jadi 48:55 bukan menjadi sebuah apa? Sebuah media 48:57 untuk taqarub ilallah tabaraka wa taala 49:00 yang sejak sebetulnya. Itu bedanya. 49:03 Makanya hasilnya enggak akan sama. Nah, 49:06 di antara perkara yang mampu membantu 49:07 kita untuk khusyuk dalam salat ini juga 49:09 penting nih adalah mampu mengerti, 49:13 memahami setiap bacaan dan ucapan dalam 49:18 salat tuh. Karena disebutkan dalam 49:22 Al-Qur'an surah An-Nisa Allah Subhanahu 49:25 wa taala berfirman, "Ya ayyuhalladzina 49:27 amanu la taqrabus 49:30 shata wa antum sukarro. 49:35 Hatta tlamu ma 49:37 taquulun. Hatta tlamu ma 49:41 taquulun. Jangan kalian dekat dengan 49:44 salat saat kalian sedang mabuk. Heeh. 49:48 Sehingga kalian mengerti apa yang kalian 49:51 ucapkan dalam salat. Itu jadi ibaratnya 49:55 gini pepatah ee bahasa ungkapannya 49:56 begini, Kang Abi Agus. Orang kalau salat 50:00 tidak mengerti apa yang dia ucapkan 50:02 dalam salat. mulai takbir hingga salam 50:04 termasuk bacaan surah dan ayat. Maka itu 50:07 laksana salatnya orang yang 50:10 mabuk. Salatnya orang sambil mabuk. Nah, 50:14 kalau orang ya salat yang sambil mabuk 50:18 ya, 50:19 maka salatnya tidak bernilai apa-apa. 50:24 Begitu Agus ya. Wallahu taala alam 50:27 bisawab. Baik, terima kasih, Ustaz. 50:30 Kemudian eh satu komentar 50:34 dari Tuan Baron dari Pojok Tangerang 50:38 menyimak dengan seksama. Terima kasih 50:40 Rasil. Baik, terima kasih untuk Tuan 50:43 Baron di Tangerang. Masyaallah. 50:45 Masyaallah. Ya. Kemudian pertanyaan 50:47 selanjutnya ini datang dari siapa ini? 50:50 Ibu Rina di Depok. Asalamualaikum 50:53 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 50:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:57 wabarakatuh. Bagaimana cara kita 50:58 menghindari kebiasaan terburu-buru atau 51:01 kurang fokus saat hendak melaksanakan 51:04 salat? Masyaallah. Pertanyaan 51:07 bagus. Tempatkan salat pada 51:11 tempatnya. Tempatkan salat pada 51:14 tempatnya. Apa itu? Bahwa salat adalah 51:18 satu 51:19 waktu, satu tempat untuk kita bermesraan 51:24 dengan Allah. 51:26 ini untuk kita merajut kemesraan dengan 51:29 Allah. Sekarang kan ada lagunya tuh, 51:32 Kang Abi Agus. Apa 51:35 lagunya? Kemesraan ini janganlah cepat 51:39 berlalu. Ya kan? Kemesraan ini apagi? 51:44 kemas ini ingin kuk kenang selalu ingin 51:47 kuk kenang selalu. Jadi kalau orang 51:49 memiliki kesadaran bahwa salat itu 51:52 adalah media tempat dan waktu merajut 51:56 kemesraan dengan Allah pasti enggak akan 51:59 terburu-buru. Ya kan? Enggak akan 52:01 terburu. Kenapa? Karena enggak ingin 52:03 cepat berlalu. Kapan lagi dia? Karena 52:05 kan disebutkan bahwasanya salat itu 52:07 adalah tempatnya seorang hamba merajut 52:10 kemesraan dan mengeluh menyampaikan 52:12 keluh kesahnya. kepada Tuhan kan gitu 52:16 ada ungapan gitu kan. Kalau ingin kau 52:18 menyampaikan sesuatu pada Allah ya 52:20 berbicara dengan Allah Taala maka 52:23 salatlah dan ketika sedangkan ketika ee 52:27 engkau ingin Allah Subhanahu wa taala 52:30 berbicara denganmu ya maka maka bacalah 52:34 Al-Qur'an tilawatul Quran. Kalau kita 52:37 ingin memb berbicara dengan Allah Taala, 52:41 nukatibullah taala, maka salatlah. Kalau 52:44 kita ingin Allah 52:46 yukibuna, maka bacalah Al-Qur'an. Nah, 52:49 kalau orang baca Quran karena dia tahu, 52:53 mengerti bahwa Al-Qur'an itu membaca 52:55 Quran adalah satu waktu, satu tempat 52:59 untuk merajut kemaslaan dia dengan Allah 53:02 dengan mendengarkan Allah memandu 53:03 hidupnya, maka pasti akan terburu-buru. 53:06 Kalau dia tahu, ngerti, sadar bahwa 53:10 salat adalah media tempat dan waktu 53:12 untuk ia menyampaikan keluh kesahnya 53:14 kepada Allah, maka pun dia enggak akan 53:16 terburu terburu-buru. Wallahuamba. 53:20 Baik, ada Ibu Arin di Tangerang. 53:22 Asalamualaikum warahmatullahi 53:23 wabarakatuh. Waalaikumsalam 53:25 warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Ustaz 53:26 senantiasa diberikan kesehatan, panj 53:29 umur dan keberkahan oleh Allah subhanahu 53:31 wa taala. Amin. Amin. Allahum amin. 53:32 Begitu juga para kru Radio Silaturahim 53:34 semoga selalu mendapat pahala dan 53:36 rahmatnya. Ya Rabb. Saya ingin bertanya, 53:38 Ustaz. Mengapa dalam agama Islam salat 53:40 tidak bisa diwakilkan oleh orang lain? 53:43 Padahal untuk ibadah lain seperti zakat, 53:46 haji, dan umrah kita bisa mewakilkan 53:48 kepada orang lain. Selain itu, apakah 53:51 membayar fidyah untuk salat dan puasa 53:53 orang yang sudah meninggal dapat 53:55 diterima oleh Allah subhanahu wa taala? 53:57 Mohon penjelasannya, Ustaz. Masyaallah 53:59 tabarakallah. Namam, kenapa sih salat 54:02 enggak bisa diwakilkan? Kan gitu. Haji, 54:05 umrah bisa diwakilkan bukan hanya salat 54:08 ya, puasa pun juga tidak bisa 54:11 diwakilkan. Kenapa? Karena itu adalah 54:15 ritual ya, media untuk kita taqarub 54:18 ilallah face to face ya, antara kita 54:22 dengan 54:23 Al. Puasa hanya kita dan Allah yang 54:27 tahu. Itu kenapa kok puasa enggak bisa 54:29 diwakilkan? Heeh. Salat enggak bisa 54:31 diwakilkan karena salat adalah waktunya 54:34 kita beribadah face to face dengan Al. 54:37 Puasa kenapa enggak bisa diwakilkan? 54:39 Karena puasa yang tahu hanya kita dengan 54:42 Allah. Ibadah haji ibadah yang sama-sama 54:46 kita lakukan bersama orang lain. Zakat 54:49 ada yang menerima dari apa yang kita 54:51 keluarkan. Sedangkan salat adalah ibadah 54:54 individu kita. Bahkan face to face 54:56 dengan Allah tabaraka wa taala. Puasa 54:59 ibadah yang sangat rahasia yang hanya 55:01 kita dan Allah yang tahu apakah kita 55:03 sedang berpuasa ataukah ti tidak. itu 55:05 jawabannya 55:08 untuk ee fidyah ya. Fidyah 55:12 atau mengirimkan sedekah untuk orang 55:15 yang meninggal dunia ya bukan maksud 55:19 untuk menggugurkan kewajiban atau ibadah 55:22 salat. itu hanya sebuah harapan ya 55:25 permohonan kepada Allah melalui sedekah 55:29 pahalanya diberikan mintakan pada Allah 55:32 Taala agar diberikan kepada orang yang 55:34 meninggal dunia yang boleh jadi masa 55:37 hidupnya ada salat yang terting 55:40 tertinggal bukan sebagai pengganti salat 55:43 bukan ini anak-anak salah paham nih itu 55:45 arti fidyah tebusan secara bahasa arti 55:47 fidyah itu apa tebusan itu kalau tebusan 55:51 tidak menggugurkan ibadah ada asalnya. 55:53 Iya. Perbuat asal tidak ya. Hanya sebuah 55:57 harapan. Hal yang terlewat, ada yang 56:01 kurang, ada yang tidak sempurna dengan 56:04 sedekah tadi yang kita keluarkan, kita 56:07 jadikan sebuah media tebusan bagi orang 56:11 yang sudah meninggal dunia, yang lalai 56:13 selama hidupnya atau kurang sempurna 56:15 dalam melakukan ibadah seperti salat. 56:19 Itu sampai enggak? Sampai diterima 56:21 enggak? Diterima. Tapi pastiannya nanti 56:24 tanya Allah Taala gitu ya. Wallahuam. 56:27 Pertanyaan terakhir Pak Ustaz lagi 56:30 masyaallah sudah pukul 1426 menit dari 56:34 Nirwana di Jakarta Selatan. 56:36 Asalamualaikum warahmatullahi 56:37 wabarakatuh. Waalaikumsalam 56:39 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz semoga 56:41 Allah subhanahu wa taala selalu 56:42 memberikan rahmat dan keberkahannya 56:45 kepada Ustaz. Yaab ya karimakumik. 56:48 Saya ingin bertanya tentang adab berdoa 56:50 dalam salat, terutama ketika berada di 56:53 sujud terakhir. Saya sering mendengar 56:55 bahwa dalam sujud kita bisa berdoa 56:58 kepada Allah dengan sangat dekat. Namun 57:01 saya ingin mengetahui lebih lanjut 57:03 apakah doa yang dibaca pada sujud 57:05 terakhir itu sebaiknya diucapkan dengan 57:07 lisan atau cukup dengan hati saja. 57:10 Apakah ada perbedaan antara berdoa 57:12 dengan lisan atau hati dalam hal 57:14 penerimaan doa tersebut oleh Allah 57:16 subhanahu wa taala? Terima kasih. 57:18 Masyaallah. Pertanyaan yang sangat bagus 57:21 ketika Allah berfirman, "Wasjud 57:23 waqtarib." Bersujudlah engkau dan 57:27 dekatkan dirimu 57:29 padaku. Artinya sujud yang merupakan 57:33 satu praktik yang Allah perintahkan 57:36 kepada kita dengan meletakkan kepala 57:41 bagian tubuh yang paling tinggi. Iya. 57:43 Letakkan di tempat yang paling rendah. 57:45 Bahkan kalau kita merenungkan Allah 57:48 sampai mengajarkan nih posisi sujud itu 57:51 kepala kita tempat hal yang tentunya 57:55 sempurna di anggota badan tubuh kita. 57:57 Orang kalau tubuhnya enggak ada kepala 57:59 bagaimana kira-kira? Iya. Seram. Tangan 58:01 enggak ada masih bisa. Kaki enggak ada 58:03 masih oke. Kepala enggak ada inilah 58:05 hidup atau mati. Iya. Di di kepala ini 58:08 ada wajah yang menjadi tempat orang 58:11 menghadap dan dihadapkan. Iya. Melihat 58:13 dan dilihat. 58:15 Allah perintahkan, letakkan wajah kita 58:18 bahkan kening kita ini di tempat yang 58:21 paling rendah. Bahkan aurat kita Heeh. 58:24 kubul dan dubur Allah perintahkan 58:26 posisinya lebih dari 58:29 kepala. Ini kan kubul dan dubur. Iya 58:32 adalah tempat yang wajib kita tutupi. I 58:35 kan tempat yang begitu hina, tempat 58:38 kotoran dan sebagainya. Ketika sujud, 58:41 Allah perintahkan posisinya lebih tinggi 58:43 dari kepala kita. Coba tuh pelajaran 58:46 dari sujud. Belum lagi kalau kita 58:48 berjamaah. Belum lagi kalau kita berjama 58:51 berjamaah. Imamnya misalnya seorang 58:53 anak, makmumnya seorang ayah. Imamnya 58:57 seorang murid, makmumnya seorang guru. 59:01 Imamnya apa? Ee pejabat atau karyawan. 59:05 Makmumnya seorang pimpinan. Di situ 59:07 Allah peskan, "Lihat kepalamu 59:10 tuh berada di bawah auratnya orang 59:14 lain." Posisinya. Iya. Maka ketika Allah 59:17 berfirman, "Wasjud waktarib." 59:20 Sujudlah engkau wahai 59:22 rasulku dan mendekatlah 59:24 kepadaku. Arti sujud ini sebuah tempat 59:27 yang tujuan Allah Subhanahu wa taala 59:29 meletakkan kepala, perintahkan kepala di 59:32 bawah ini sebagai tempat merendahkan 59:34 diri kita serendah-rendahnya di hadapan 59:36 Allah Taala. Dan tadalul merendahkan 59:39 diri kita di hadapan Allah adalah media 59:42 yang paling utama dalam mendekatkan diri 59:45 kepada Allah Subhanahu wa taala. 59:48 Maka ada sebuah riwayat, ada sebuah 59:51 riwayat dari Baginda Rasul disebutkan 59:54 bahwa beliau bersabda, "Aqrabu ma 59:56 yakunul abdu min rbihi wahua 59:59 sajidun." Tempat yang paling dekat 1:00:02 antara seorang hamba dengan Tuhannya 1:00:04 adalah ketika ia bersujud. Nah, ada 1:00:07 riwayat tambahan lagi nih, faaksiru 1:00:10 fihid dua. Riwayat lain faaksiru fasbih. 1:00:13 Maka bertasbihlah kepada Allah, sucikan 1:00:15 Allah dan doalah engkau. Berdoalah 1:00:18 engkau di kala 1:00:20 sujud. Nah, lalu dalam salat apa yang 1:00:24 kita boleh ucapkan ketika bersujud? 1:00:26 Heeh. Demi berdoa kepada Allah. Yang 1:00:31 pastinya kalimat ucapan yang mau kita 1:00:35 ucapkan dalam berdoa mesti menggunakan 1:00:40 kalimat-kalimat yang diajarkan dalam 1:00:42 salat. 1:00:44 Berarti apa? Larangan berbicara selain 1:00:46 menggunakan bahasa Al-Qur'an. Ya, jangan 1:00:49 ucapkan dalam sujud ketika salat, "Tuhan 1:00:52 aku minta ini, minta itu." Karena itu 1:00:54 hal yang batalkan salat. Heeh. Nah, 1:00:57 bacalah ayat-ayat Al-Qur'an yang 1:00:58 bersihkan doa ya atau doa-doa yang 1:01:00 diwarid diajarkan oleh Baginda Rasul 1:01:03 atau cukup sampaikan permohonan kepada 1:01:07 Allah dengan hati 1:01:09 kita. Dan itu tidak mengurangi. Kenapa? 1:01:12 Karena salat parameternya adalah 1:01:15 kehadirannya hati. Hadirnya hati dalam 1:01:18 salat mengingat Allah. Maka silakan 1:01:21 sampaikan doa dengan ucapan dengan 1:01:24 doa-doa yang dalam Al-Qur'an dan sunah 1:01:26 ataupun sampaikan dengan hati kita 1:01:29 permohonan dalam sujud kepada Allah. 1:01:33 Silakan saja. Naam. Wallahuam bisawab. 1:01:36 Baik, itu menjadi pertanyaan penutup 1:01:39 ustaz di siang hari ini kita sudah 1:01:41 dibatas oleh waktu pukul 14 lebih 32 1:01:45 menit waktu studio Rasil Cibubur. 1:01:48 Sebelum berpisah ikhwan dan akhwat kita 1:01:49 akan mendengarkan kesimpulan dari 1:01:52 pembahasan kita di siang hari ini. 1:01:54 Kesimpulan kajian siang hari ini, 1:01:55 tausiah siang hari ini adalah bagaimana 1:01:58 kita dapat salat dengan hati, dengan 1:02:01 batin kita. Caranya bersihkan tubuh 1:02:05 kita. bersihkan hati kita dari 1:02:08 asupan-asupan yang diharamkan oleh 1:02:11 Allah. Karena itu mengganggu hati dan 1:02:13 pikiran serta kebersihan batin kita. 1:02:16 Wallahu taala alam bisawab. 1:02:19 Sadaqallahulazim. 1:02:21 Sadaqallahulazim. Baik, ikhwan dan 1:02:24 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 1:02:26 taala. Semoga tausiah yang telah kita 1:02:29 dengarkan bersama pada hari ini dapat 1:02:31 menjadi pengingat dan motivasi bagi kita 1:02:34 untuk selalu mempersiapkan batin dengan 1:02:36 penuh khusyuk sebelum melaksanakan 1:02:38 salat. Terima kasih kepada guru kita 1:02:41 Ustaz Fawas Habizawiyah yang telah 1:02:43 memberikan pencerahan. Semoga Allah 1:02:45 senantiasa memberikan kemudahan dalam 1:02:48 setiap ibadah kita. Sampai jumpa di 1:02:50 kesempatan berikutnya. Tetap dengarkan 1:02:52 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 1:02:56 media menebar kebaikan dan ilmu. Wabill 1:02:59 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:03:01 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:03 Waalaikumsalam warahmatullah.