Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. 0:20 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:21 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:23 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:25 ini hari Jumat tanggal 14 Jumadil akhir 0:27 1447 Hijri atau tanggal 5 Desember 2025. 0:31 Kita jumpa lagi dalam acara renungan di 0:33 bawah naungan Al-Qur'an bersama Ustaz 0:35 Husin bin Hamid Alatas untuk edisi tanya 0:37 jawab. Silakan kalau Anda punya 0:39 pertanyaan silakan layangan ke 0:41 08111999720. 0:45 Di sini juga ada Ondi dan Algi. 0:48 Asalamualaikum Ustaz Husin. 0:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:50 wabarakatuh. Baik, kita mulai acara ini 0:51 dengan membaca al-Fatihah. 0:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:03 Bismillahirrahmanirrahim. 1:10 Alhamdulillahirabbil 1:13 alamin 1:17 arrahmanirrahim. 1:21 maiki yaumiddin 1:25 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 1:31 ihdinasirathal 1:33 mustaqim 1:36 shathalladzina 1:38 an'amta alaihim 1:42 ghairil maghdubi alaihim 1:45 walad 1:52 Alhamdulillah kita sudah membaca 1:54 al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan 1:55 kita dalam 1:57 ee menangkap jawaban-jawaban yang 1:59 diberikan oleh Ustaz Husein bin Hamid 2:01 Alatos. Baik, pertanyaan-pertanyaan 2:03 pertama dapat dari Bapak Dadang di 2:06 Cikampek. Salam. 2:09 Asalamualaikum Husin. 2:12 Ustaz, saya 2:12 warahmatullah wabarakatuh. Saya termasuk 2:14 orang yang susah menghafal. Jadi saya 2:16 bila berdoa selalu menggunakan buku doa. 2:19 Apakah doa saya cukup memadai, Ustaz? 2:21 Mengingat cuma dibaca dari Bapak Dadang 2:23 di Cikampek. 2:27 Bismillahirrahmanirrahim. 2:33 Alhamdulillahi 2:35 rabbil alamin 2:38 hamdan katsiran thyiban mubarokan fi 2:43 kama yuhibuna. 2:46 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 2:49 Muhammad. 2:53 Rbana zidna ilman walhiknain. 2:58 Allahumma atina minika rahma waimna 3:02 minadunka ilman nafna 3:05 bimaam. 3:09 Rabbana zidna ilman waiknain. 3:12 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 3:15 alaina waa ibadillah shihin. 3:18 Wasalamualaikum warahmatullahi 3:20 wabarakatuh. 3:22 menjawab pertanyaan Pak Dadang. 3:26 Pak Dadang, dalam berdoa bebas 3:30 baik berdoa tanpa membaca teks doa 3:36 atau membaca melalui buku dengan syarat 3:39 bahwa doa-doa tersebut seluruhnya 3:43 sesuai dengan ketentuan dan petunjuk 3:45 Allah. Memanjatkan doa kita hanya kepada 3:48 Allah Subhanahu wa taala. 3:52 Kemudian sebelum kita meminta kepada 3:55 Allah, kita dahului dengan selawat. 3:59 Sebagaimana kita tahu 4:02 bahwa peran nabi kita ini membawa 4:05 petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala. 4:08 Beliau Allah jadikan sebagai petunjuk, 4:11 jadikan juga sebagai nur, berjasa begitu 4:15 besar atas kita semua orang-orang yang 4:19 beriman. 4:20 Maka setelah kita memuji Allah, 4:22 berselawat kepada Rasul-Nya, kemudian 4:24 kita beristigfar, kita memohon pada 4:27 Allah. Baik doa yang kita hafal atau doa 4:31 yang tercatat dalam buku yang seluruhnya 4:34 kita panjatkan kepada Allah dan kita 4:36 tidak mempersekutukan Allah Subhanahu wa 4:38 taala dengan sesuatu pada doa kita. 4:43 Tapi yang penting 4:46 dalam membaca doa kita memahami doa yang 4:48 kita baca. 4:51 kita memahami doa yang 4:52 kita baca karena kita sedang berbicara 4:55 kepada Allah. Kalau kita berdoa 4:57 hanya membaca doa yang tidak kita 4:59 pahami, berarti bukan keluar dari hati 5:02 kita. Nah, kalau Bapak memahami sebagian 5:05 doa-doa Al-Qur'an dipahami maknanya atau 5:08 doa-doa dari Nabi kita Muhammad 5:10 sallallahu alaihi wasallam, fabiha wa 5:12 nikmat. Nah, kalau Bapak tidak bisa 5:14 berbahasa Arab, berdoa dalam bahasa 5:17 Indonesia. 5:19 Baik di luar salat atau pada saat kita 5:23 sujud dalam salat setelah kita membaca 5:25 subhana rabbiyal a'la wabihamdih. 5:29 Pada saat Bapak salat sunah bukan dalam 5:31 keadaan berjamaah di mana tidak terikat 5:33 kita dengan aturan berjamaah kita bisa 5:36 sujud dengan panjang. Setelah kita 5:39 memuji Allah kita mohon kepadanya kalau 5:41 perlu cucurkan air mata Bapak dengan 5:44 penuh kekhusyukan, ketulusan. 5:47 Doa-doa semacam ini amat mustajab. 5:50 Jadi doa ini tujuannya adalah kita 5:54 menyampaikan semua hajat kebutuhan kita 5:57 kepada Allah Subhanahu wa taala Tuhan 5:59 kita yang rahman dan rahim. Maka 6:02 hendaklah doa tersebut keluar dari hati 6:05 kita yang kita pahami sesuai dengan 6:07 hajat dan kebutuhan kita. Betapa kayanya 6:11 orang yang beriman di saat mereka dalam 6:13 keadaan papa dan miskin. Mohon kepada 6:15 yang Maha Kaya. Betapa kuatnya orang 6:18 yang beriman di saat mereka lemah. 6:20 Mereka berlindung kepada Allah yang Maha 6:22 Kuat. Jadi hendaknya kita dalam berdoa 6:25 betul-betul merasakan bahwa kita sedang 6:28 berbicara memanjatkan doa harapan kita 6:32 kepada Allah Subhanahu wa taala yang 6:34 maha pemurah lagi maha penyayang yang 6:37 mendengarkan lantunan doa kita. 6:40 Wallahuam. Baik, selanjutnya dari Bapak 6:46 Bapak Dodi Suwondo. Asalamualaikum, 6:48 Ustaz Husein. 6:48 Iya, 6:49 Ustaz. Apakah pintu ijtihad masih 6:51 terbuka di era modern ini dan siapa yang 6:53 berhak melakukan ijtihad? 6:57 Bismillahirrahmanirrahim. 7:01 Al-Qur'an adalah kitab suci 7:05 yang Allah jadikan sebagai pedoman hidup 7:08 kita. Allah jadikan dia sebagai pedoman. 7:12 Allah jadikan sebagai petunjuk. Allah 7:15 jadikan sebagai furqan, pemisah di 7:18 antara yang hak dan batil. Allah jadikan 7:21 dia sebagai nur yang menerangi kita 7:23 dalam kegelapan hidup kita. Allah 7:26 jadikan juga sebagai syifa, penyembuh, 7:29 dan rahmat. 7:31 Oleh karena itu, 7:33 berdasarkan apa-apa yang Allah Subhanahu 7:36 wa taala terangkan mengenai peran 7:38 Al-Qur'an ini dan masa berlakunya juga 7:41 sepanjang masa, bukan hanya sewaktu Nabi 7:44 kita hidup atau pada saat para sahabat 7:47 hidup, tapi peran Al-Qur'an sebagai 7:50 pedoman hidup, sebagai petunjuk, sebagai 7:54 ee cahaya, sebagai pemisah di antara hak 7:58 dan batil, sebagai Standar dan sistem 8:01 nilai ini berlaku sepanjang masa. 8:05 Nah, para sahabat sesuai dengan 8:07 tantangan yang mereka hadapi, mereka 8:10 kembali kepada Al-Qur'an. 8:14 Kemudian datang para tabiin, bermunculan 8:16 berbagai macam kejadian dan peristiwa. 8:19 Mereka juga merujuk kepada Al-Qur'an, 8:21 bertanya kepada Allah 8:24 tentang hukum-hukum 8:27 ya persoalan 8:29 yang baru yang mereka hadapi yang tidak 8:31 ada pada masa sebelumnya. Al-Qur'an 8:33 memberikan petunjuk-petunjuk, 8:36 memberikan rambu-rambu kepada kita untuk 8:40 dapat menjawab tantangan zaman. 8:43 Begitu pula datang tabiit tabiin, datang 8:46 para imam mujtahidin. 8:48 Mereka kembali kepada Al-Qur'an, kembali 8:51 kepada sunah Rasul untuk menghadapi 8:53 tantangan zaman yang mereka hadapi. 8:56 Oleh karena itu, ijtihad terus 9:00 berlangsung sesuai dengan tantangan 9:02 zaman yang dihadapi. Nah, kalau ijtihad 9:05 berhenti pada masa immah mujtahidin, 9:09 berarti apa? Berarti Islam tidak akan 9:12 lagi mampu untuk menjawab 9:13 tantangan-tantangan zaman yang belum ada 9:17 pada masa tersebut. Maka dibutuhkan 9:19 ijtihad baru dari para ulama kita yang 9:22 betul-betul mumpuni, yang memenuhi 9:25 syarat dalam berijtihad. Ya, bukan hanya 9:27 menguasai fikih tanpa dalil, tapi 9:31 menguasai 9:32 setiap hukum merujuk kepada dalilnya, 9:36 baik itu Alkitab maupun sunah-sunah Nabi 9:39 kita Muhammad. sallallahu alaihi wa 9:40 alihi wasallam dan dia mampu untuk 9:43 mengembangkan keahlian kemampuannya 9:45 untuk menjawab tantangan zaman. Dia 9:48 menguasai bahasa Al-Qur'an dengan baik. 9:52 Dia memahami juga berbagai macam 9:55 disiplin ilmu Al-Qur'an 9:58 dan dia juga memahami juga sunah-sunah 10:02 Rasul berhubungan dengan apa kasus yang 10:05 dihadapi. 10:07 Maka apabila orang betul-betul ya telah 10:10 terlatih untuk melakukan hal ini, punya 10:13 kemampuan yang mumpuni untuk kembali 10:16 kepada kitab Allah dan sunah-sunah 10:18 rasul-Nya, 10:20 insyaallah dengan mudah dia akan 10:21 menemukan jawaban-jawaban 10:24 yang sesuai dengan tantangan zaman yang 10:26 dihadapi. 10:28 Karena Al-Qur'an merupakan ilmu Allah 10:30 yang meliputi 10:32 yang gaib maupun yang kini ataupun 10:37 masa-masa yang lampau. Tidak ada satuun 10:40 yang tersembunyi dari Allah. Dan Allah 10:41 berfirman, "Ma faratna fil kitabi 10:44 minai." Kami tidak melalaikan dalam 10:45 Alkitab apapun juga. Semua yang 10:49 dibutuhkan manusia baik di masa lampau, 10:51 masa kini, masa yang akan datang. 10:53 Jawabannya sebetulnya telah disiapkan 10:55 Allah dalam Al-Qur'an. Tinggal para 10:58 ulama menggalinya, menelitinya ya, 11:01 hingga mereka dapat memberikan jawaban 11:04 yang menentramkan hati mereka dan 11:07 memberikan solusi buat umat. Tapi kalau 11:10 ulama-ulama sekarang kembali kepada 11:13 fikih pendapat ulama-ulama terdahulu 11:16 menghadapi tantangan zaman, ini 11:18 merupakan 11:20 jawaban yang tidak sesuai. 11:22 Hm. 11:23 Karena apa yang dihadapi Umar saat ini 11:24 berbeda dengan apa yang dihadapi Imam 11:26 Syafi'i, Imam Malik, Imam Ahmad bin 11:28 Hambal, Abu Hanifah dan lain sebagainya. 11:30 Dan mereka tidak mengetahui yang gaib. 11:33 Jadi jangan kita mengikuti ucapan 11:36 sebagian orang yang tidak berakal 11:39 mengatakan maakal awaluna lil akhirina. 11:43 Para pendahulu tidak meninggalkan 11:45 sesuatu bagi orang-orang yang akan 11:47 datang. Ini ucapan yang tidak benar. 11:50 Kalau kitab suci Al-Qur'an menjawab 11:53 seluruh tantangan zaman, benar. Dan 11:55 Allah akan kerahkan orang-orang yang 11:58 betul-betul apa? Bertakwa kepada Allah, 12:01 orang-orang yang mendalam dalam ilmunya 12:03 untuk menjawab tantangan-tantangan zaman 12:06 dengan merujuk kepada Al-Qur'an dan 12:08 sunah. Karena Al-Qur'an sebagai standar 12:11 hidup yang berlaku sepanjang masa. 12:15 Jadi kalau orang mengatakan kita tidak 12:17 dibenarkan melakukan ijtihad, kita wajib 12:20 kembali kepada pendapat ulama di masa 12:22 lampau. 12:23 Seperti mereka-mereka yang berpegang 12:25 pada pendapat ini dari kalangan pengikut 12:27 salaf ini merupakan 12:30 bencana bagi umat 12:33 dan membekukan peran Al-Qur'an 12:37 dalam arti yang sebenarnya. Padahal 12:39 Al-Qur'an merupakan rukun iman kita. 12:41 Heeh. Jadi setiap tantangan zaman ada 12:43 jawabannya. Dari mana? Tidak mungkin 12:46 kita kembali kepada ulama terdahulu yang 12:48 tidak menyaksikan. Sebagai contoh, kalau 12:51 seandai orang bertanya berkaitan dengan 12:53 cloning, 12:55 berkaitan dengan transplantasi 12:58 organ, 13:00 juga berkaitan dengan apa? Dengan 13:02 katakan transfusi darah. 13:05 Apa mungkin kita menjawab dari fikih 13:07 para ulama terdahulu? Tidak mungkin. 13:10 Karena kasus ini belum ada pada 13:11 ulama-ulama di masa yang lampau. Maka 13:14 dengan merujuk kepada Al-Qur'an dan 13:15 sunah Rasul dari rambu-rambu yang Allah 13:19 Subhanahu wa taala berikan, ulama 13:22 menjawab tantangan zaman. Oleh karena 13:25 itu, Al-Qur'an masa berlakunya tidak 13:27 pernah berakhir. Berbeda dengan fikih 13:30 para ulama, masa berlakunya bisa saja 13:33 berakhir dengan wafatnya mereka. He. 13:35 Oleh karena itu, seorang mujtahid 13:38 yang menjawab tantangan zaman ini 13:40 mujtahid yang hidup ya. Nah, mujtahid 13:43 yang hidup ini ya melihat apakah 13:46 tantangan zaman yang mereka hadapi telah 13:48 dijawab oleh ulama terdahulu. Mereka 13:50 lihat. Nah, kalau seandai mereka 13:52 menemukan beberapa jawaban, mereka 13:54 memilih jawaban yang paling sesuai 13:57 dengan petunjuk Al-Qur'an dan sunah 13:58 Rasul-Nya dan betul-betul menjaga 14:01 keselamatan dan kemaslahatan umat. 14:05 Karena Allah Subhanahu wa taala dengan 14:07 agamanya, 14:09 Allah Subhanahu wa taala ingin 14:12 memberikan kemudahan dan jalan yang 14:14 lebih indah bagi mereka. Yuriullah 14:16 bikumul yusro wala yuridu bikumul usro. 14:20 Begitu juga ma ja'ala alaikum fiddini 14:23 min haraj. Jadi kepada bapak yang 14:26 menanya ijtihad tidak mungkin 14:28 dihentikan. 14:30 Kalau dia menghentikan ijtihad, berarti 14:31 dia menghentikan 14:33 ajaran Islam 14:35 yang hanya mampu untuk menjawab 14:37 tantangan masa lampau. Maka pantas kalau 14:40 umat Islam pada saat ini tertinggal 14:43 atau ditinggalkan dan tidak memiliki 14:45 peran kecuali hanya dalam masjid 14:47 berbicara di seputar ritual. Lalu apa 14:49 yang mereka tak mampu jawab? Mereka 14:51 mengatakan ini bidah karena tidak ada 14:53 pada masa salaf terdahulu. Berarti yang 14:55 mereka ikuti bukan lagi Allah, bukan 14:57 Rasulnya, bukan kitab sucinya, tapi yang 15:00 mereka sembah adalah salaf. 15:02 Siapapun salaf tersebut. Salaf adalah 15:06 orang-orang yang mendahului kita, yang 15:09 menjawab tantangan-tantangan zaman 15:10 mereka. Mereka bertanggung jawab atas 15:13 apa yang mereka lakukan. Tapi untuk 15:15 menjawab tantangan zaman ini harus 15:17 tampil seorang mujtahid 15:20 yang menjawab tantangan-tantangan zaman 15:24 sesuai dengan petunjuk Allah dan sunah 15:27 nabinya. Wallahuam. 15:29 Baik, selanjut dari Bapak Yahya di 15:31 Serang, Banten. Asalamualaikum Husin. 15:33 Ustaz, apakah wahyu bertugas mengoreksi 15:36 akal atau akal bertugas menafsirkan 15:38 wahyu dari Bapak Yahya di Serang, 15:40 Banten. 15:41 Bismillahirrahmanirrahim. 15:44 Ketika Allah Subhanahu wa taala 15:48 menurunkan kakek dan nenek kita, 15:53 Allah mengingatkan mereka, mengingatkan 15:56 juga anak-anak keturunannya. 16:00 Faimma yatiannakum minni huda faman 16:05 nitabaa hudaya fala yadillu wq. 16:09 Apabila petunjukku sampai kepada kalian, 16:12 maka siapa yang mengikuti petunjukku dia 16:14 tidak akan sesat dan tidak akan celaka. 16:19 Waman aikri fainna lahu maatanka. 16:23 Siapa-siapa yang berpaling 16:26 tidak sama sekali menghiraukan, 16:27 mempedulikan pelajaran dan peringatan 16:30 yang Aku berikan kepadanya, maka dia 16:32 akan hidup dalam kepengapan, kesempitan 16:36 yang akan menyesakkan dirinya. 16:39 Wahsyuruhu yaumalqiamati. Dan kami akan 16:42 menghimpun dirinya di hari kiamat nanti 16:44 dalam keadaan buta. 16:48 Qala rbi lima hasyartani a'ma waqad 16:50 kuntu basir. Dia berkata, "Wahai 16:52 Tuhanku, bagaimana kamu ya membiarkan 16:58 kami dikumpulkan dalam keadaan buta 17:00 padahal dulu kami dalam keadaan 17:02 melihat?" Dijawab oleh Allah, "Kadzalika 17:05 atatka ayatunahaikalum." 17:09 Begitulah balasanmu. 17:11 Dulu ketika ayat-ayat kami sampai 17:13 kepadamu, kamu lupakan. Sekarang kamu 17:16 juga termasuk orang yang dilupakan. 17:20 Begitu juga Allah menerangkan, "Allahu 17:22 anzalal kitaba bilhaqqi wal mizan." 17:25 Allah yang menurunkan Alkitab dengan 17:27 hak. Ya, arti kebenaran yang pasti wal 17:30 mizan dan juga berfungsi sebagai neraca 17:33 dan standar tertinggi. 17:37 Allah yang menempatkan kita di atas muka 17:39 bumi ini, Mas Krishna 17:41 sebagai khalifah, tidak mungkin Allah 17:43 akan membiarkan mereka hidup tanpa 17:46 petunjuk. Kalau mereka tidak menerima 17:49 petunjuk dari Allah, maka penyimpangan 17:52 dan kelakuan mereka yang tidak benar 17:54 tidak dapat disalahkan. 17:57 karena mereka belum mendapatkan petunjuk 17:59 dan peringatan dari Allah Subhanahu wa 18:01 taala. Jadi Allah turunkan kitab 18:04 sucinya, sunah rasul-Nya ya ee Allah 18:08 Subhanah turunkan kitabnya. Lalu jadikan 18:10 rasulnya sebagai guru yang mengamalkan 18:14 isi kandungan Al-Qur'an dan 18:15 menjelaskannya kepada mereka. 18:18 bukan hanya sekedar sebagai pelajaran 18:21 yang bisa kita terima dan kita 18:23 tinggalkan, tapi dia sebagai pedoman 18:26 hidup yang hak dan standar yang 18:29 tertinggi. 18:31 Gimana kita kembalikan seluruh apa 18:35 nilai-nilai hidup kita 18:38 kepada Al-Qur'an alkarim dan merujuk 18:42 kepada sunah-sunah Nabi kita Muhammad 18:44 sallallahu alaihi wasallam yang selaras 18:47 dan senada dengan Al-Qur'an. Karena yang 18:49 tidak senada selaras dengan Al-Qur'an 18:51 kita pastikan bahwa dia bukan sunah 18:53 Rasul tapi merupakan infiltrasi yang 18:56 berupaya untuk mengacaukan pemahaman 18:58 kita mengenai agama. 19:01 Nah, pertanyaan apakah 19:04 Al-Qur'an ya berfungsi mengoreksi akal? 19:09 Apakah akal berfungsi sebagai apa? 19:13 Sebagai penafsir yang menafsirkan 19:15 Al-Qur'an. 19:17 Allah Subhanahu wa taala menjadikan kita 19:19 sebagai khalifahnya Mas Krishna. 19:21 menganugerahkan kita akal 19:24 dengan akal yang Allah berikan kepada 19:26 manusia. Manusia bertanggung jawab 19:29 atas seluruh sikap perbuatan dan 19:31 ucapannya. 19:34 Apabila manusia 19:36 tidak memiliki akal atau kehilangan 19:38 akalnya, dia tidak lagi berfungsi 19:40 sebagai mukalaf atau khalifah. 19:43 Oleh karena itu, hukum Allah tidak 19:44 berlaku untuk orang yang tidak waras. 19:46 Ya, hukum juga dibekukan bagi orang yang 19:49 sedang koma sampai dia bangkit. Kata 19:52 orang tertidur, katakan tertidur hingga 19:56 larut 19:58 tanpa disadari salat subuh tertinggal 20:00 daripadanya. Pada saat dia tidur bukan 20:02 seorang bukanlah begitu dia bangun dari 20:03 tidurnya, maka pada saat itu dia wajib 20:06 untuk melakukan salat yang ditinggalkan. 20:08 Karena apa? karena tertidur. 20:11 Walaupun sudah masuk ya ee katakan 20:15 walaupun sudah di luar waktu fajar pada 20:16 saat dia ingat dia berwudu, dia salat 20:18 pada saat itu. 20:20 Karena apa? Karena pada saat dia 20:21 tertidur ya pada saat tersebut status 20:25 dia bukan dalam keadaan berakal. Oleh 20:28 karena itu, peran akal ini yang 20:29 menentukan seorang itu mukalaf dan tidak 20:32 mukalaf atau bertanggung jawab dan tidak 20:34 bertanggung jawab. 20:36 Jadi Allah Subhanahu wa taala berbicara 20:38 kepada manusia sesuai dengan akal dan 20:42 ilmu yang Allah berikan kepada mereka. 20:45 Allah juga berbicara kepada mereka 20:46 sesuai dengan apa? Dengan kemampuan 20:49 mereka dalam menyerap bimbingan dan 20:52 petunjuk. Allah tidak akan bertanya 20:54 kepada mereka tentang apa yang mereka 20:56 tidak ketahui. Oleh karena itu, kalau 20:58 seorang tanpa disengaja karena kebodohan 21:02 walaupun sudah belajar dia melakukan 21:04 kesalahan dimaafkan oleh Allah. 21:06 tujuh wizan umatilisan 21:09 dimaafkan dari umatku orang yang berbuat 21:11 katakan kesalahan ya atau dia lupa 21:15 wamukrihu alai atau pekerjaan yang 21:17 dipaksakan atas dirinya di luar 21:18 kehendaknya 21:20 tapi pekerjaan yang dikerjakan atas 21:24 dasar pemaham 21:27 pilihan tanpa ada paksaan itulah yang 21:30 kelak akan dipertanggungjawabkan di 21:32 hadapan Allah. Jadi, pertama-tama kita 21:36 telah menjelaskan sebelumnya bahwa wahyu 21:40 merupakan standar nilai tertinggi. Dia 21:43 merupakan petunjuk yang datang dari 21:45 Allah, bukan dari manusia. Dia juga 21:47 merupakan nur yang menerangi kegelapan 21:49 hidup kita. Dia juga ya sebagai rahmat 21:53 yang Allah anugerahkan bagi kita agar 21:56 kita manusia tidak menjadi kelinci 21:58 percobaan. 22:01 menjadi kelinci percobaan dari sebagian 22:03 manusia. Tapi langsung percobaan 22:06 semua persoalan hidup kita diterangi 22:08 dengan petunjuk Allah Subhanahu wa taala 22:11 berkaitan dengan kehidupan individu 22:13 kita, kehidupan sosial kita ya. Begitu 22:17 juga berkaitan dengan kehidupan ekonomi 22:19 kita, berkaitan dengan hak-hak, 22:23 hak-hak orang tua, hak anak, hak istri, 22:26 hak suami. Tidak ada satuun persoalan 22:28 hidup kita melainkan telah dijelaskan 22:29 Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an 22:32 dan diuraikan, dirincikan oleh Nabi kita 22:35 dan juga dari praktik kehidupan nabi 22:37 kita Muhammad sallallahu alaihi wahi 22:39 wasallam. 22:41 Lalu kita bertanya, "Lalu apa peran 22:42 akal?" 22:44 Apa peran 22:44 peran akal? 22:47 Saya berikan satu perumpamaan sederhana 22:50 bagi Bapak Yahya. Ya, 22:51 Bapak Yahya ya. Dibant 22:53 Bapak Yahya. Kalau seorang ya, Mas 22:57 Krishna katakan memiliki bola mata 22:59 sehat. 23:02 Sehat baik semuanya, tapi berada dalam 23:05 kegelapan bisa melihat gak? 23:06 Tidak. 23:08 Dengan adanya cahaya 23:10 Heeh. 23:10 bola mata kita yang sehat dapat melihat. 23:14 Begitu juga akal. 23:17 Akal dengan sendiri penuh keterbatasan. 23:21 Tidak mungkin hanya dengan akal kita 23:25 mampu untuk mengenal Tuhan kita dengan 23:27 baik. Kita yakin adanya pencipta yang 23:29 menciptakan alam semesta. 23:32 Tapi untuk mengetahui mengenai dirinya 23:35 juga sifat-sifat dan asmananya tanpa 23:38 pengenalan dari Allah mustahil. Dan 23:40 tidak mungkin dengan akal kita kita tahu 23:42 apa yang Allah kehendaki dari kita 23:44 sebagai hambanya. ditempatkan di muka 23:46 bumi sebagai khalifahnya. 23:48 Oleh karena itu, Allah turun tangan 23:50 menerangkan kepada kita dari mana kita 23:52 berasal, kemudian ke mana kita akan 23:55 pergi, 23:56 kemudian mengapa kita ditempatkan dalam 23:58 kehidupan dunia ini, lu bagaimana kita 24:02 dapat hidup ya dengan benar sesuai yang 24:04 dikehendaki oleh Allah Subhanahu wa 24:06 taala. Semuanya dikabarkan Allah dalam 24:08 Al-Qur'an. 24:09 Allah jelaskan dari mana kita berasal. 24:12 Allah juga menjelaskan dirinya sebagai 24:14 pencipta tiada sekutu baginya. Allah 24:17 juga menerangkan kita sebagai 24:19 khalifahnya di atas muka bumi 24:20 bertanggung jawab dengan pilihan kita. 24:23 Lalu Allah memberikan petunjuk bagaimana 24:25 cara hidup yang benar dan juga 24:27 menjelaskan hari akhir ketika kita 24:29 dikumpulkan, dibangkitkan dan dihisab 24:32 oleh Allah. Allah menjelaskan tempat 24:34 orang yang beriman taat kepada Allah di 24:36 surga yang ingkar dan membangkang dalam 24:38 azab api nerakanya. Semua itu dengan 24:40 penuh keadilan. Tidak mungkin sama 24:42 sekali akal kita apa bisa memahami hal 24:44 itu. Begitu juga dengan hanya akal yang 24:49 Allah berikan kepada kita, tidak bisa 24:51 memastikan apa yang kita lakukan ini 24:54 benar 24:55 apa tidak. 24:56 H 24:57 buktinya apa? Terjadi perbedaan pendapat 24:59 di antara manusia dalam menentukan 25:01 kebenaran. 25:02 Hm. 25:03 Maka Allah turunkan petunjuk yang hak. 25:07 Kata yang hak itu yang pasti 25:09 kebenarannya. 25:15 yang hak yang pasti yang datang dari 25:17 Tuhanmu. 25:18 Maka jangan kamu termasuk orang yang 25:20 bimbang dan ragu. 25:23 Oleh karena itu, di tengah-tengah 25:25 perbedaan pendapat, perbedaan juga apa? 25:29 Perbedaan jalan hidup di tengah-tengah 25:30 manusia masing-masing meyakini 25:33 kebenarannya. 25:34 Datang cahaya Allah memberikan 25:36 penerangan. Inilah jalan hidup yang 25:38 benar. 25:39 Inilah petunjuk yang datang dari 25:41 pencipta kalian yang menerangkan bahwa 25:44 kalian di hari kemudian nanti akan 25:46 dibangkitkan oleh Allah dan dikumpulkan 25:48 bertanggung jawab. Di saat kalian 25:50 membutuhkan sesuatu datang pada Allah 25:52 mohon padanya. Allah sediakan 25:54 nama-namanya yang begitu indah. 25:56 H 25:57 di saat kalian takut dari sesuatu 25:59 berlindunglah kepada Allah. Oleh karena 26:01 itu, suratul fatihah merupakan saripati 26:04 daripada Al-Qur'an. Kalau orang 26:06 memahaminya dengan benar, dia akan hidup 26:08 betul-betul apa? Dengan tentram di jalan 26:12 dan petunjuk Allah Subhanahu wa taala. 26:14 Jadi, Mas Krishna, 26:16 akal merupakan apa? Merupakan anugerah 26:21 Allah yang terbesar bagi umat manusia. 26:23 Karena begitu akal kita dicabut, 26:24 walaupun kita tampan, cantik, memiliki 26:27 berbagai macam kelebihan, maka kita 26:29 kehilangan arti kemanusiaan kita. 26:32 Tapi akal merupakan anugerah Allah 26:34 Subhanahu wa taala yang Allah berikan 26:36 kepada kita. Dengan akal kita 26:38 bertanggung jawab di hadapan Allah 26:40 Subhanahu wa taala. Oleh karena itu, 26:41 dalam satu riwayat dari Ahlul Bait, ma 26:44 khalaqallahu 26:46 saaian afdola minal aqli. Allah tidak 26:49 menciptakan sesuatu yang lebih mulia 26:51 dari akal. Nah, yang saya maksudkan 26:53 dengan akal bukan akal-akalan ya. H 26:56 akal di sini merupakan karunia Allah 26:58 Subhanahu wa taala yang membuat manusia 27:01 layak diajak berbicara oleh Allah 27:03 Subhanahu wa taala dan bertanggung jawab 27:05 dalam hidupnya. 27:07 Nah, jiwa manusia apabila dikuasai oleh 27:11 akal 27:12 niscaya hidupnya akan lurus. Tapi 27:15 apabila jawab jiwa manusia dikuasai oleh 27:17 hawa nafsunya, akalnya dalam keadaan 27:20 terpenjara maka dia akan berubah lebih 27:22 mengerikan daripada binatang buas. 27:25 Jadi dalam memahami Al-Qur'an Bapak 27:28 Yahya 27:30 sebetulnya Allah telah memberikan 27:32 petunjuk dan metode yang amat indah buat 27:34 kita. Yang ini kurang diikuti oleh 27:37 kebanyakan orang. Jadi Al-Qur'an 27:42 menerima cahaya dan penerangan. Bukan 27:45 dia menggiring Al-Qur'an mengikuti akal. 27:47 Itu salah besar. Tapi Al-Qur'an bagaikan 27:50 mata yang menerima cahaya. Dengan adanya 27:52 cahaya, mata dapat membedakan mana jalan 27:55 yang datar, mana lubang, mana apa 27:57 lautan, mana bukit, mana gunung. He. 28:00 Nah, akal juga demikian. Akal itu bukan 28:04 mengendalikan Al-Qur'an, 28:06 tapi akal itu bagaikan mata yang 28:08 diterangi oleh cahaya hingga dia dapat 28:11 melihat. Begitu juga dengan wahyu Allah 28:13 Subhanahu wa taala sebagai nur menerangi 28:17 akalnya, menunjukkan jalannya. Adapun 28:20 metode penafsiran Al-Qur'an Allah telah 28:23 terangkan kepada kita agar kita tidak 28:26 menafsirkan Al-Qur'an sepotong-sepotong 28:29 dan terpisah-pisah, 28:30 tapi menafsirkan Al-Qur'an dengan 28:33 menyatukan ayat-ayat yang terhubung. 28:36 Lalu kita mengambil keselimpulan secara 28:38 apa? Secara komprehensif, bukan 28:41 menafsirkan ayat sepotong-sepotong. He. 28:43 Oleh karena itu, para ulama ahli tafsir 28:46 dari kalangan ee usuliin dan para 28:48 muhaqikin bersepakat bahwa Al-Qur'an 28:52 yufassir ba'duhu ba'd menafsirkan satu 28:55 sama lain. 28:57 Sebagai contoh, Mas Krishna. 28:59 Ketika kita berbicara mengenai takdir 29:02 atau mengenai qada, 29:04 kita jumpai ternyata para ulama 29:06 berbeda-beda. 29:07 Hm. 29:09 Ada Muktazilah, ada Asy'ari, ada 29:11 kalangan juga. Katakan Jabari ada 29:13 kalangan Salafi berbeda-beda penafsiran 29:16 mereka. Padahal ini masalah yang amat 29:19 penting. Kenapa? Mereka berbeda-beda 29:23 dalam menafsirkan makna dari takdir atau 29:27 qadar dan qada karena tidak kembali 29:29 kepada Al-Qur'an 29:31 yang menjelaskan maksud dari qadar dan 29:35 qada tersebut. Kalau kita mengumpulkan 29:38 ayat-ayat ya yang di dalamnya terdapat 29:40 kata qadar, kita memahami bahwa kata 29:43 qadar itu menjelaskan aturan hukum yang 29:46 mengatur kehidupan seluruh alam semesta 29:49 dengan penuh kebijaksanaan. 29:51 Seperti mengatur bumi kita, melakukan 29:54 rotasi pada sumbunya, mengitari matahari 29:57 bersama planet-planetnya, matahari 29:59 bersama seluruh planet mengitari pusat 30:01 galaksinya. 30:03 Itu diterangkan dalam surat Yasin dengan 30:04 jelas. 30:18 Jadi matahari ditakdirkan arti 30:20 ditentukan dengan hukum yang amat 30:23 sempurna 30:25 bersama seluruh planetnya mengitari 30:27 pusat galaksinya sebagaimana bumi 30:29 mengitari juga apa? Mengitari matahari. 30:33 Allah menjelaskan segala sesuatu 30:35 diciptakan Allah dengan kadar dan ukuran 30:37 yang sempurna. Inna kulla saaiin 30:40 khalaqnahu biqadar. Sesungguhnya segala 30:42 sesuatu kami ciptakan dengan kadar dan 30:44 ukuran. 30:46 Allah juga mengingatkan kita untuk 30:48 mensucikan Allah agar tidak 30:51 salah memahami 30:55 ketentuan Allah Subhanahu wa taala yang 30:58 begitu sempurna. 30:59 Bismillahirrahmanirrahim. 31:03 Sucikan nama keagungan Tuhanmu yang maha 31:05 tinggi. Alladzi khalaqo fasawa yang 31:08 telah mencipta dan menyempurnakan 31:11 ciptaannya dengan penuh keseimbangan. 31:13 Lalu Allah tegaskan, walladzi qaddaro 31:16 fahda. Dan dia yang menetapkan kadar, 31:19 aturan, hukum-hukum pada semua 31:21 ciptaannya. 31:22 Fahada. Lalu Allah berikan kita petunjuk 31:24 untuk memahaminya. Lahirlah berbagai 31:27 macam disiplin ilmu pengetahuan yang 31:29 dipetik dari hukum-hukum alam ini yang 31:31 ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa 31:33 taala. Akhir fisika, biologi, geologi, 31:36 astronomi, semua dipetik dari hukum alam 31:38 yang ditetapkan Allah subhanahu wa 31:40 taala. Maka kata takdir kalau kita 31:43 kembalikan kepada Al-Qur'an tidak 31:45 menerangkan kepada kita bahwa amal 31:47 manusia ditentukan oleh Allah tanpa ada 31:51 pilihannya. Ini paham jabariyah yang 31:53 jauh dari Al-Qur'an. Tapi takdir 31:55 menjelaskan pada kita, Allah telah 31:57 menetapkan menciptakan segala sesuatu 32:00 dengan aturan yang betul-betul penuh 32:02 kesempurnaan. 32:05 Nah, tinggal kita mau mengikuti aturan 32:08 Allah, h 32:09 kita akan maju, melanggar aturan Allah 32:12 kita akan celaka. Oleh karena itu, 32:14 ketika orang bertanya, "Mas Krishna, 32:18 kejadian yang terjadi di Sumatera Utara, 32:20 baik itu Aceh, Medan, atau Sumatera 32:23 Barat di Padang, apakah itu takdir?" 32:25 Jawabannya tidak. Itu pelanggaran 32:27 terhadap takdir Allah. Allah menciptakan 32:29 bumi kita dengan penuh keseimbangan. 32:33 Menciptakan pohon-pohon di tengah-tengah 32:35 hutan untuk menyerap air hingga 32:37 melindungi dari longsor, dari banjir. 32:39 Juga menjaga suhu bumi kita agar tidak 32:42 apa? 32:43 tidak memanas melebihi ketentuannya. 32:46 Tapi tangan manusia merusak takdir 32:49 Allah, menebangi hutan disebabkan 32:52 kerakusan keserakahan. Akhirnya 32:54 menyebabkan tanah kita menjadi rapuh. 32:57 Tanah juga tidak menyerap air lagi 32:59 sebagai cadangan. 33:01 Suhu bumi memanas terjadi bencana alam 33:04 kok Allah yang disalahkan pada 33:06 takdirnya. 33:07 Ini pelanggaran terhadap takdir Allah 33:09 Subhanahu wa taala. Nah, ini sebagai 33:11 gambaran Pak Yahya. Kalau kita ingin 33:14 memahami satu istilah dalam Al-Qur'an, 33:17 jangan kita tafsirkan dia terpisah dari 33:20 yang lain. 33:21 H 33:21 tapi kita kumpulkan ayat-ayat yang 33:24 berbicara mengenai takdir. 33:27 Kemudian kita dapat menyimpulkan ya 33:31 penggunaan kata takdir dalam Al-Qur'an 33:33 ternyata beda dengan yang dimaksudkan 33:35 kalangan Jabariyah. 33:36 Hm. 33:37 Kalau umat Islam merujuk kembali kepada 33:39 Al-Qur'an dan menafsirkan Quran dengan 33:41 Quran, tidak mungkin terjadi 33:43 pertentangan seperti saat ini. 33:47 Jadi sebagaimana yang Allah ingatkan 33:49 dalam surat dalam surat apa? Dalam 33:52 suratul Hijr. 33:54 Qul inni anan nadirul mubin. Katakan 33:57 wahai Rasulullah, aku seorang pemberi 33:59 peringatan yang nyata. Kama anzalna alal 34:01 mtasimin sebagaimana kami telah 34:03 memberikan peringatan kepada para 34:05 muktasimin. 34:08 Asama ytasimu dalam bahasa Arab yang 34:10 membagi-bagi. 34:11 Alladina jaalul quranain. Yaitu mereka 34:14 yang membagi-bagi Al-Qur'an dan 34:16 memisah-misah ayat-ayatnya 34:19 bukan menafsirkannya dalam satu 34:21 kesatuan. Fawabbikaasalanahum 34:24 ajmain. Maka demi Tuhanku, demi Tuhanmu 34:28 kami akan bertanya kepada mereka. Amma 34:30 kanu yam'malun tentang apa yang mereka 34:32 perbuat. Karena mereka menafsirkan Quran 34:34 terpisah-pisah 34:36 bukan dalam satu kesatuan. Akhirnya 34:37 melahirkan pemahaman yang kontradiktif. 34:42 Jadi banyak ulama-ulama yang menafsirkan 34:45 Quran tidak mengikuti metode penafsiran 34:48 yang diajarkan oleh Allah. Nah, kalau 34:50 seandainya kita menafsirkan ayat dengan 34:53 ayat satu sama lain, sebagai contoh 34:55 ketika kita bertanya, "Siapakah yang 34:58 dimaksudkan dengan orang yang bertakwa?" 35:00 Hm. 35:00 Apa itu takwa? Al-Qur'an jelaskan dalam 35:03 suratul baqarah dua kali. Bahkan 35:07 dalam awal suratul baqarah ketika Allah 35:09 mengatakan hudan lil muttaqin, Allah 35:11 jelaskan alladzina yukminuna bil ghaib 35:15 dan seterusnya. Begitu juga ketika Allah 35:17 Subhanahu wa taala menjelaskan arti 35:19 albir yang sebenarnya. 35:21 Allah sebutkan kriterianya laisal biru 35:24 wujuhum. Hingga Allah tutup dengan 35:26 ayatnya humul muttaqu. 35:29 Begitu juga dalam suratul imranum 35:37 siapa 35:40 dan seterusnya. 35:42 Jadi kalau kita menafsirkan takwa atau 35:45 orang yang bertakwa tanpa merujuk kepada 35:47 Al-Qur'an, akhirnya penafsirannya 35:49 simpang siur. 35:50 H 35:51 kita biasanya menafsirkan takwa itu 35:53 orang yang melaksanakan perintah yang 35:54 menjauhi larangan. He. 35:56 Coba kita tafsirkan sesuai dengan 35:58 keterangan Al-Qur'an biar lebih detail 36:00 hingga orang memahami maksud Al-Qur'an. 36:04 Begitu juga kata aljuhud, kata alkufru 36:07 kafir 36:09 dalam Al-Qur'an penggunaannya untuk 36:11 mereka orang-orang yang telah tahu 36:13 kebenaran kemudian mengingkarinya. 36:15 H 36:15 begitu juga iman dalam Al-Qur'an 36:17 dijelaskan apa arti iman. Bukan hanya 36:19 percaya, bukan hanya yakin, tapi percaya 36:23 yakin diiringi dengan apa? Dengan 36:26 pengamalan yang sesuai dengan 36:28 keyakinannya. Seperti firman Allah, 36:30 "Innamal mukminunadina amanu billahi 36:32 waasuliahi tumma lam yartabu wahadu 36:35 biamwalihim wa anfusihim fibah." Begitu 36:37 juga melalui seruan Allah ya 36:40 ayyuhalladzina amanu. Seperti dalam 36:42 suratul hujurat, setiap Allah memanggil 36:45 orang yang beriman, Allah menerangkan 36:47 bimbingan-bimbingan dan perintahnya itu 36:49 merupakan kriteria orang yang beriman. 36:51 Tapi kita keluar dari Al-Qur'an, 36:54 tafsirkan Al-Qur'an, terpisah dari apa? 36:57 Ayat-ayat yang menjelaskan iman akhirnya 37:01 melahirkan pemahaman yang betul-betul 37:03 tidak sempurna. Jadi, Bapak Yahya, 37:07 Al-Qur'an atau wahyu merupakan standar 37:10 nilai tertinggi. 37:12 Apabila kita menghadapi persoalan 37:14 sebagaimana perintah Rasul, kita kembali 37:16 kepada Al-Qur'an. 37:18 Kemudian kita kembali kepada Rasul-Nya 37:20 dengan sendirinya kita meneliti riwayat 37:24 yang datang dari Rasul dalam persoalan 37:26 tersebut. Dan kita tidak menafsirkan 37:29 sunah terpisah dari Al-Qur'an, tapi 37:31 tetap disatukan dalam Al-Qur'an. Yang 37:33 senada, seiring, seirama kita terima, 37:36 yang tidak senada kita tolak karena kita 37:39 yakin tidak mungkin Rasul menentang 37:41 Al-Qur'an. 37:43 Nah, akal ini merupakan alat bantu yang 37:45 Allah berikan kepada kita untuk memahami 37:49 kebenaran yang diterangkan oleh Allah. 37:52 Sebagaimana mata begitu mendapatkan 37:54 cahaya dia melihat, tapi dalam kegelapan 37:57 dia tidak akan melihat. Jadi wahyu ini 37:59 keberadaannya amat penting dan ini 38:03 merupakan apa? Hujah Allah di hari 38:04 kemudian nanti. Dan manusia bisa 38:07 beralasan kepada Allah, "Kamu tidak 38:09 pernah sama sekali memberikan petunjuk 38:11 dan peringatan kepada kami." 38:13 Oleh karena itu ucapan ulil absar 38:16 Abdullah. 38:19 Kalau dia beriman, ulil absar Abdullah. 38:21 Tapi kalau dia bersikap kurang ajar di 38:25 hadapan Al-Qur'an. Bahkan 38:29 dengan sombong dia mengatakan, 38:30 "Mereka-mereka yang menyebutkan 38:33 terjadinya kerusakan lingkungan hidup 38:35 ini akibat apa? Akibat 38:38 ulah manusia. 38:39 Ulah manusia. Dia mengatakan ini 38:41 merupakan pandangan yang goblok tidak 38:44 paham. 38:46 Dan dia mengatakan bahwa 38:49 sebagai seorang muslim liberal menurut 38:51 dia, 38:52 kita punya pendirian menurut dia nih 38:55 bahwa kalau ada ayat-ayat Al-Qur'an yang 38:58 irasional 39:00 itu semuanya bersifat temporer. Di saat 39:03 diperlukan kita gunakan, tidak 39:05 diperlukan kita tinggalkan. 39:07 Jadi dia beranggapan dia ini sebagai 39:11 seorang ya yang menghakimi Al-Qur'an, 39:13 menghakimi Allah. J sebagaimana gampang 39:15 dia mengatakan manusia goblok, dia 39:17 beranggapan Tuhannya sama seperti itu. 39:19 Hm. 39:21 Ini betul-betul orang yang dibutakan 39:22 karena kecintaannya pada dunia. Dia rela 39:25 ya berkata kepada orang-orang yang sama 39:28 sekali tidak menyukai ayat-ayat Allah 39:30 dan petunjuknya, kami akan toleransi 39:32 bersama kalian. Apa yang cocok dari ayat 39:36 Quran kita pegang, apa yang merugikan 39:38 kita singkirkan. Betul-betul petaka 39:41 besar Nahdatul Ulama yang merupakan 39:45 organisasi yang didirikan oleh 39:46 tokoh-tokoh pejuang yang mulia, ternyata 39:49 terdapat orang-orang seperti ini. 39:52 Waliyadubillah. Semoga Allah selamatkan 39:54 umat dari orang seperti ini. Dan kalau 39:57 dia tidak sama sekali berubah dan 39:59 bertobat pada Allah, kita mohon pada 40:01 Allah untuk menunjukkan kekuasaannya, 40:04 kebenarannya terhadap manusia semuanya 40:07 atas kesombongan orang semacam ini. Dan 40:10 saya melihat wali iyadzubillah 40:12 orang ini kelihatannya 40:14 susah untuk mendapatkan hidayah 40:17 karena sombong dan sikapnya mirip dengan 40:20 iblis. 40:22 yang berkata di hadapan Allah walaupun 40:24 tahu Allah penciptanya. Ketika ditanya, 40:26 "Kenapa kamu menolak untuk sujud di 40:28 hadapan Adam?" Dia mengatakan, "Ana 40:29 khairun min 40:31 khalaqtani min narin waqtahu minin." 40:35 Kalau Adam dan Hawa dosa mereka, dosa di 40:38 hadapan hawa nafsunya yang lemah, 40:41 setelah dia sadar mereka bertobat. Tapi 40:43 kalau dosa kesombongan terhadap Tuhannya 40:46 saja dia berani, maka orang semacam ini 40:49 tidak dapat dipegang dan tidak dapat 40:51 dipercaya. Sengaja saya bertindak atau 40:54 berucap tegas dalam masalah ini untuk 40:56 mengingatkan umat ini bukan main-main. 41:00 Seorang berbicara seperti di hadapan 41:02 Allah bukan main-main. 41:03 Kalau Anda menjadi seorang liberal 41:05 silakan. 41:08 Tapi mengatakan muslim liberal tidak 41:09 ada. Seorang muslim orang yang patuh 41:12 tunduk berserah diri kepada Allah 41:13 menerima apa yang datang dari Allah. 41:15 Tapi kalau seorang liberal dia hidup 41:17 bebas dengan cara dia apa yang cocok 41:21 dengan hawa nafsunya diikuti yang tidak 41:23 ditinggalkan dan dengan gampang 41:24 memandang orang lain goblok tidak 41:26 seperti dirinya. 41:29 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 41:31 tunjukkan kekuasaannya 41:33 dan pelajarannya bagi mereka-mereka yang 41:36 ingkar dan sombong. Wali iyadzubillah. 41:39 Baik, ini selanjutnya dari Bapak Bambang 41:42 di Jakarta. Asalamuala Ustaz Husin. 41:44 Waalaikumsalam. 41:44 Ustaz, ada teman murtad gara-gara nonton 41:47 video di YouTube yang mengatakan orang 41:49 Islam menganggap Yesus dalam Islam ee 41:52 adalah Islam karena Yesus disunat dan 41:55 tidak makan babi. Padahal kata pendeta 41:57 itu Yesus juga dibaptis di sungai 42:00 Jordan. Mohon tanggapannya, Ustaz. 42:02 Bismillahirrahmanirrahim. 42:04 Rabbana zidna ilman wa alhikna bisin. 42:09 Orang bisa saja berbicara sesuka 42:12 hatinya. 42:15 Dia berbicara sesuka hatinya. 42:18 Seperti juga banyak dari kalangan orang 42:21 Islam berbicara jauh dari petunjuk 42:24 Allah. Berangan-angan. 42:27 Kemudian juga memberikan janji-janji 42:29 yang muluk. Ya, tidak perlu orang 42:31 beramal. Asal orang mencintai Rasul, 42:34 mengadakan perayaan Maulid Rasul, Rasul 42:37 akan memberikan syafaat kepadanya. 42:40 Begitu juga orang-orang 42:43 yang mengaku sebagai pengikut Yesus atau 42:46 pengikut Almasih alaihialatu wasalam. 42:49 Sebagian dari mereka mengatakan, "Apapun 42:51 yang kami lakukan dari kejahatan, 42:54 perbuatan, dosa asal kita beriman, Yesus 42:59 sebagai juru penyelamat, Yesus akan 43:01 menyelamatkan kita." sama antara 43:04 mereka-mereka yang seperti ini dengan 43:06 juga kalangan orang-orang Islam yang 43:08 merasa tidak perlu mereka beramal 43:10 walaupun menjakkan kejahatan, walaupun 43:11 melakukan tindakan korupsi, walaupun 43:14 berbuat maksiat asal mereka mencintai 43:17 Rasul, merayakan Maulid Rasul, mereka 43:19 akan diselamatkan. Ini semua merupakan 43:21 angan-angan. Kalau petunjuk agama 43:24 semacam ini, maka kehidupan manusia akan 43:27 mengalami kerusakan. 43:29 Tapi dengan tegas Allah berfirman, 43:32 "Faamma manakat mawazinuhu fahua fi 43:35 isyatin rah." Yang timbangan amalnya 43:38 berat dengan iman dan amal saleh, mereka 43:41 akan hidup dalam kehidupan yang penuh 43:43 keridaan. 43:45 Tapi sebaliknya, wa man khoat mawazinuhu 43:48 faumuhu hawiah yang timbangannya kosong, 43:51 isinya kejahatan, jauh dari amal saleh, 43:54 maka tempat kembalinya adalah hawiah. W 43:57 adrak hiya. Tahukah kalian apa itu yang 44:00 dinamakan hawiah? Narun hamiah. Api yang 44:03 menyala-nyala dan panasnya tak terkira. 44:05 Ini keterangan Allah. 44:13 Allah juga menegaskan 44:15 bahwa yang selamat di hari kemudian 44:17 nanti orang yang beriman dan beramal 44:19 saleh. Innalladzina amanu wailus shihat. 44:24 Innalladzina amanu wailus shihati 44:28 ulaika hum khairul bariah. 44:32 Sedangkan sebaliknya innalladina kafaru 44:35 min ahl kitabi wal musyrikina fi nari 44:37 jahannama kholidina fiha ulaika hum 44:41 syarul bari. Jadi sebaik-baiknya manusia 44:44 menurut Allah yang beriman, beramal 44:45 saleh, seburuk-buruknya manusia yang 44:48 ingkar kepada Allah penciptanya, 44:51 mempersekutukannya dengan selain Allah 44:53 Subhanahu wa taala, tegas dalam 44:55 Al-Qur'an. Jadi, pendeta tersebut yang 44:57 mengatakan bahwasanya Yesus di kalangan 45:01 umat Islam dianggap sebagai seorang 45:03 muslim yang tidak disunat, tidak makan 45:06 babi. Kemudian dia mengatakan, "Yesus 45:08 dibaptis di sungai Yordan." Kita ingin 45:10 tahu data-datanya dari mana? 45:13 Data-datanya yang otentik. Ya, cuma kita 45:16 bertanya, 45:18 bukankah Anda meyakini bahwa sebelum 45:20 Yesus ya merupakan nabi-nabi dan rasul 45:23 yang diutus oleh Allah Subhanahu wa 45:25 taala. Lalu dari mana datangnya 45:28 keanehan, penyimpangan, dan keganjilan? 45:32 Kok Yesus 45:34 bisa menjadi anak Tuhan? 45:38 Padahal kita tahu sebelumnya merupakan 45:41 nabi-nabi, mata rantai kenabian. Ya. 45:44 Kemudian Yesus anak Tuhan lalu melompat 45:46 kepada Nabi kita Muhammad sallallahu 45:48 alaihi wasallam sebagai nabi dan rasul 45:50 lagi. 45:52 Dari mana dasarnya hal ini? 45:55 Dalam Islam 45:58 keimanan diterangkan kepada kita bahwa 46:00 Allah Subhanahu wa taala sang pencipta. 46:03 Dia juga sang pemelihara dan sembah dan 46:06 dia juga yang kelak akan 46:10 mewafatkan kita mengakhiri kehidupan 46:12 dunia. Kemudian Allah akan membangkitkan 46:13 kita kembali. Dalam keyakinan Trimurti 46:19 mereka meyakini apa? Kalangan Hindu 46:21 meyakini bahwasanya sang pencipta adalah 46:24 siapa? Brahma. 46:26 sang pemelihara Wisnu. Sedangkan 46:30 Siiwa sang penghancur yang bertugas 46:33 menghancurkan katakan ee katakan ee satu 46:37 masyarakat, satu kaum, satu wilayah 46:39 karena kejahatan yang dilakukan manusia. 46:42 Kalau dalam Islam tidak. Allah Subhanahu 46:45 wa taala menjelaskan dengan jelas ya, 46:48 bahwa seluruh alam semesta ini, langit, 46:50 bumi ciptaan Allah, dia menjaga 46:52 mengaturnya. Malaikat 46:54 tanpa izin Allah Subhanahu wa taala 46:57 tidak akan melakukan sesuatu. Jadi 46:59 malaikat bukan dewa-dewa kecil. Malaikat 47:01 adalah hamba-hamba yang mentaati Allah, 47:04 yang menjalankan perintah Allah. Hingga 47:07 satu butir hujan pun tidak turun 47:09 melainkan dengan izin Allah. Malaikat 47:11 tidak akan turun ya melaksanakan sesuatu 47:14 melainkan atas perintah Allah Subhanahu 47:16 wa taala. Tapi di kalangan orang-orang 47:19 yang meyakini 47:21 bahwasanya 47:24 Tuhan 47:26 terbagi tiga oknum. Yang pertama Bapak 47:29 di surga lalu anak yang menitis ke bumi 47:32 dengan alasan untuk menebus dosa umat 47:34 manusia. Kemudian Roh Kudus. Dalam Islam 47:37 jelas bahwa Roh Kudus adalah malaikat 47:39 suci 47:40 yang ditugaskan Allah untuk mendukung 47:42 Almasih juga mendukung Maryam 47:45 alaihialatu wasalam yang membawa kabar 47:47 gembira bahwa dia akan melahirkan 47:48 seorang anak yang memberikan dukungan 47:50 kepadanya pada saat Almasih masih 47:52 kanak-kanak untuk menjawab orang yang 47:54 dulu dirinya sebagai apa? Sebagai wanita 47:57 yang melakukan perbuatan noda. Quran 47:59 membersihkan dirinya. 48:01 Jadi kalau mereka berkata seenak dirinya 48:03 mengatakan bahwa Yesus ya merupakan apa? 48:07 Merupakan e orang juga yang dibaptis. 48:09 Saya bertanya yang membaptis siapa? 48:13 Kemudian kalau kita membuka Injil yang 48:15 ada pada saat ini, tidak ada satuun 48:17 isyarat yang mengatakan bahwa apa? Bahwa 48:19 Yesus itu sebagai anak Tuhan. 48:23 Jadi kalau kita berbicara tentang hal 48:26 ini hanya dengan dasar ucapan tanpa 48:29 bukti, tanpa hujah, ya itu merupakan hal 48:33 yang tidak benar. Kita bertanya, kenapa 48:35 Injil terbagi empat? 48:37 Kalau memang dia kitab suci ya yang 48:40 diterima Almasih alaihialatu wasalam 48:42 seharusnya satu kitab. Tapi kenapa 48:45 versinya berbeda? 48:47 Kan aneh luar biasa. Ini merupakan hal 48:50 yang amat aneh. Oleh karena itu, kita 48:52 mengajak saudara-saudara kita umat 48:54 Kristian baik itu Katoliknya, 48:56 baik itu Protestannya dan lain-lainnya, 49:00 mari kita mencari kebenaran demi 49:02 keselamatan kita. Kita dalam Islam tidak 49:05 diajarkan atau tidak diperintahkan untuk 49:08 memaksa orang beriman, 49:10 tapi mengajak kita berpikir. Dan Allah 49:13 Subhanahu wa taala menghargai orang yang 49:15 mencari kebenaran. Bukan mereka 49:17 mengikuti tradisi dan hawa nafsu mereka. 49:20 Tapi mari kita buka diri kita untuk 49:22 mendengarkan kebenaran yang datang dari 49:23 Allah Subhanahu wa taala dalam kitab 49:25 sucinya. Baca surah Al Imran yang 49:28 menerangkan Maryam 49:30 dan ibunya yang menazarkan dirinya untuk 49:32 Allah. Kemudian kelahiran Yesus dari 49:35 wanita suci yang mulia dan bagaimana 49:37 Almasih dalam perjalanan hidupnya 49:39 mengajak manusia untuk menyembah Allah 49:41 tidak mempersekutukan Allah dengan 49:43 sesuatu. Dan Yesus atau Almasih dia pun 49:46 menyembah Allah Subhanahu wa taala. Dan 49:48 uniknya dari mulai masa Nabi Nuh sampai 49:51 nabi terakhir semua mengajak orang untuk 49:54 menyembah Allah dan tidak 49:55 mempersekutukannya dengan sesuatu. Nah, 49:57 kalau ada seorang murtad karena 49:59 mendengarkan ee pernyataan dari pendeta 50:01 ini, itu wajar pilihan dia. Kalau dia 50:04 bisa menerima kebohongan sebagai apa? 50:07 sebagai konsumsinya, maka orang semacam 50:11 ini orang yang tidak patut sama sekali 50:14 dihargai. Oleh karena itu, Anda bisa 50:16 bertanya pada GPT 50:18 kebenaran dari ucapan Anda. GPT yang 50:21 bukan makhluk yang diciptakan Allah 50:24 Subhanahu wa taala secara langsung, 50:26 walaupun diproduk dan dihasilkan oleh 50:28 manusia-manusia yang diciptakan Allah, 50:30 ternyata bisa bersaksi jujur dan benar. 50:33 Tapi pendeta-pendeta ini kan 50:34 kebanyakannya hidup. Hidup dari mana? 50:37 dari jamaahnya. Kalau jemahnya tidak 50:40 sama sekali salid mendukung mereka, dari 50:42 mana mereka hidup? 50:44 Begitu juga ulama ulama yang hidup dari 50:46 jamaahnya. Mereka terkadang untuk 50:48 menyenangkan jemaah mereka berkhianat 50:50 terhadap Allah dan Rasulnya. Bukan 50:52 menyampaikan kebenaran, tapi mereka 50:54 justru membully membohongi jamaahnya 50:56 agar jemaahnya loyal kepadanya. 50:59 Sedangkan orang yang menyampaikan misi 51:01 para rasul dan penerusnya orang yang 51:04 menyampaikan amanat Allah tanpa 51:06 mengharap imbalan dari mereka. Qulla 51:08 asalukum alaihi ajro in hua illaikro lil 51:12 alamin. Demikianlah ikhwan akhwat yang 51:14 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 51:16 Jadi kita mendengarkan berbagai macam 51:19 kasus seperti ini, tidak perlu merasa 51:21 heran. Orang yang ingin katakan ee 51:25 menerima 51:26 katakan doktrin-doktrin buta seperti ini 51:30 silakan. 51:32 Tapi orang yang mencari kebenaran, yang 51:34 mengharapkan rida Allah Subhanahu wa 51:36 taala, dia tidak akan goyah sama sekali. 51:38 Walaupun berhadapan dengan berbagai 51:41 macam syubhat, hati yang beriman kepada 51:44 Allah atas dasar kebenaran tidak akan 51:46 pernah ragu walaupun hanya seorang diri. 51:49 Walaupun hanya seorang diri, dia tidak 51:51 akan goyah dengan syubhat-syubhat 51:54 yang beredar dan berterbaran. Karena 51:57 yang mereka dambahkan bukan dunia ini, 51:59 tapi kebenaran yang sejati. Oleh karena 52:01 itu, mari ikhlaskan niat kita sepenuhnya 52:04 mengharapkan rida Allah. Mencari 52:06 kebenaran tanpa kesombongan, tanpa 52:09 kefanatikan. Insyaallah kita akan 52:11 temukan kebenaran yang sejati. Sebagai 52:13 contoh bagi yang bertanya atau bagi apa? 52:16 Bagi katakan pendeta tadi atau bagi 52:19 orang yang murtad, kita alihkan, silakan 52:22 Anda baca buku Jeffre Leng 52:25 yang bernama Struggling to Surrender, 52:27 perjuangan untuk berserah diri. Dia 52:29 seorang profesor 52:32 matematik 52:33 matematik di Kansas University. Anda 52:35 boleh baca pengalaman dia masuk ke dalam 52:37 Islam. Dan sekian banyak termasuk di 52:40 antaranya Profesor Mauris Bokaib 52:44 yang melakukan penelitian terhadap 52:46 jenazah Firaun, menemukan fakta-fakta 52:48 kebenaran dan juga melakukan studi 52:50 perbandingan di antara kitab-kitab suci 52:53 yang ada. Mudah-mudahan hal ini menjadi 52:56 apa? menjadi pelajaran buat kita semua 52:58 dan kita dalam dakwah kita di Rasil ini 53:00 tidak sama sekali memberikan doktrin 53:02 pada orang. Wahyu bukan doktrin 53:05 ya. 53:05 Wahyu cahaya yang datang dari Allah 53:07 pencipta kita. 53:09 Wahyu adalah nur yang datang dari Allah 53:11 bukan doktrin. Doktrin berasal dari 53:13 manusia. Nah kita tidak sama sekali 53:15 mengajak orang untuk menerima doktrin 53:17 buta tapi mengajak untuk masuk ke dalam 53:20 cahaya Allah hidayah dan petunjuknya. 53:22 Semoga Allah subhanahu wa taala 53:24 membimbing kita untuk hidup dalam 53:25 kehidupan yang lebih baik. Menjaga 53:28 langkah kita dalam jalan yang Allah 53:30 Subhanahu wa taala ridai. Kumpulkan kita 53:33 bersama Rasul-Nya, bersama para 53:35 keluarganya, sahabat yang mulia. Dan 53:38 Allah selamatkan kita dari siksa dan 53:39 azab di hari kemudian nanti. 53:41 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 53:43 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 53:45 ilaik. Walfu minkum. Wasalamualaikum 53:48 warahmatullahi wabarakatuh. 53:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:50 wabarakatuh. Mohon maaf untuk Anda yang 53:52 sudah kirim WA ya, ada Bapak Ruskandar, 53:56 kemudian Bapak Badar di Pamulang, Ibu 53:58 Siti Rahma, kemudian Rahmawati. Mohon 54:02 maaf tidak semua kami bisa bacakan 54:04 karena keterbatasan waktu Ustaz Husin 54:07 akan memberikan khotbah Jumat di Masjid 54:10 ee Umar bin Khattab di Jatinegara. 54:13 Selamat jalan, Ustaz. 54:15 Sama-sama. 54:15 Mudah-mudahan amanillah. 54:17 Amin. Insyaallah. 54:17 Baik. 54:18 Ee saya Muhammad Krishna di Saputra. dan 54:21 juga lagi mohon pamit. Wabillahi taufik 54:22 walhidayah. Wasalamualaikum 54:23 warahmatullahi wabarakatuh.