Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:09 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:20 Walhamdulillah wasalatu wassalamu ala 0:22 rasulillah wa ala alihi wasohbihi wa 0:25 mawalah. Masih dipancarkan dari Jalan 0:27 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimagis 0:30 Cibur, Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:32 juga Rasil TV untuk Islam yang satu. 0:34 Asalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. Ikhwan akhwati yang 0:37 dirahmati Allah. Senang sekali di 0:39 kesempatan pagi hari ini kami kembali 0:42 menyapa ikhwan akhwat dalam program 0:44 acara renungan di bawah naungan 0:46 Al-Qur'an bersama guru kita Ustaz Husein 0:49 Alatas. Tidak lupa kami mencap 0:50 menyampaikan salam. Asalamualaikum 0:52 warahmatullahi wabarakatuh. 0:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:54 wabarakatuh. Untuk edisi Kamis 0:56 bertepatan dengan 3 Rabiul Akhir ya, 0:59 1447 Hijriah. Bertepatan juga dengan 1:02 hari ke-25 1:05 di bulan September 2025. Alhamdulillah 1:09 guru kita Ustaz Husein telah hadir di 1:11 studio dan akan melanjutkan renungan di 1:13 bawah naungan Al-Qur'annya dan juga akan 1:16 menjawab beberapa pertanyaan yang sempat 1:19 ee tertunda pekan lalu ya atau pertemuan 1:21 sebelumnya. Baik, kita awali dengan baca 1:24 al-Fatihah bersama yang akan dipimpin 1:26 langsung oleh guru kita Ustaz Husan. 1:27 Kami persilakan Ustaz. 1:32 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:38 Bismillahirrahmanirrahim. 1:45 Alhamdulillahirabbil 1:48 alamin 1:52 arrahmanirrahim 1:57 maiki yaumiddin 2:01 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:07 ihdinasirathal 2:09 mustaqimatal 2:14 anamta alaihim 2:17 giril magdubi alaihim wadin. 2:30 Baik, selanjutnya ustaz akan ada kajian 2:32 dulu atau langsung dari pertanyaan? 2:33 sumber ya. 2:34 Baik, [berdehem] saya coba bacakan 2:35 pertanyaan ada tiga. Yang pertama ee dan 2:39 yang kedua mungkin ini ee berhubungan 2:43 dengan ayat-ayat Al-Qur'an, Ustaz. 2:45 Yang pertama ini dari Pak Rahmat di 2:47 Depok. Ee pertanyaan ini yang sering 2:50 ditanyakan oleh non Islam kepada 2:52 ee kaum muslimin. Kata Ustaz, bagaimana 2:55 Islam menjelaskan status wanita? He. 2:58 [berdehem] 2:58 Apakah ada kesetaraan gender yang hakiki 3:02 dalam Islam, terutama jika dilihat dari 3:05 hukum waris, kesaksian di pengadilan, 3:09 dan poligami? Selanjutnya ini dari 3:12 siapa? Hamba Allah tidak menyebutkan 3:14 namanya. Beberapa ayat Al-Qur'an tampak 3:17 ee kontradiktif satu sama lainnya. 3:21 Contohnya ada ayat yang menekankan 3:23 toleransi dan kasih sayang. Sementara 3:26 ayat lain tampak menyerukan kekerasan 3:29 atau hukuman yang keras. Bagaimana 3:32 seorang muslim dapat menyelaraskan 3:34 ayat-ayat ini tanpa mengabaikan salah 3:36 satunya. [berdehem] Dan bagaimana juga 3:39 konteks 3:40 historis dan asbabun nuzul sebab 3:44 turunnya ayat dapat membantu kita 3:46 memahami perbedaan ini. Nah, ini kedua 3:50 pertanyaan terkait dengan ee Al-Qur'an. 3:53 Dan yang ketiga terkait zakat, Ustaz. 3:56 Ini dari Ibu Ci. Mohon maaf di luar tema 4:00 mungkin Ustaz katanya cara menghitung 4:01 zakat yang bagaimana cara menghitung 4:04 zakat yang ada di deposito 4:08 yang jatuh tempo 1 tahun 4:10 dan kalau memang sudah dihitung apa 4:14 untuk bayar zakatnya diambil dari uang 4:16 deposito atau dari tabungan? 4:19 Bolehkah nanti uang zakatnya diberikan 4:22 ke saudara yang memerlukan? Terima 4:24 kasih, Ustaz, pencerahannya. Demikian 4:27 [batuk] 4:29 kita jawab satu persatu. Pertanyaan 4:31 diulang kembali insyaallah. 4:32 Baik, Ustaz. 4:34 [berdehem] 4:34 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:38 Bismillahirrahmanirrahim. 4:41 Alhamdulillahi rabbil alamin hamdan 4:44 katsiran thyiban mubarakan fik 4:48 yuhibbuna. 4:51 Alhamdulillah 4:53 haditanal imani wal islam 4:58 [berdehem] 4:59 wa anarta thqana 5:02 waitana ilaatikal mustaqim. 5:07 Ya muqallibal qulubbit [berdehem] 5:09 qulubana ala dinik 5:12 waj'alna ya rabbana 5:16 bilutfika warahmatik min ibadika al 5:19 mustaqimina ala nahjik almimina bihablik 5:25 asairina ala haddi nabika Muhammadin 5:28 shallallahu alaihi wa alihi wasallam. 5:30 [berdehem] 5:32 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 5:34 Muhammad. Assalamualaika ya Rasulullah. 5:38 Assalamu alaina wa ala ibadillahi 5:40 shihin. Wasalamualaikum warahmatullah 5:43 wabarakatuh. 5:45 [berdehem] 5:49 Allahumma inna naudubika nadilla nudol 5:53 au nazilla nuzal nadlima nudlama najhala 5:57 yuj. Allahumma atina minika rahmah 6:00 waimna min ladunka ilman nafi'na bima 6:04 alamtana. 6:07 [berdehem] 6:08 Rbana zidna ilman walhiknain. 6:12 Amma ba'du. 6:13 Menjawab pertanyaan 6:16 ibu kita ya mengenai hak-hak wanita. 6:22 Apakah pria wanita di mata Allah sama 6:26 kedudukannya? 6:30 Allah Subhanahu wa taala 6:36 yang menciptakan manusia baik pria 6:38 maupun wanita. Allah tidak menjadikan 6:43 standar ukur kemuliaan seseorang dengan 6:46 jenis kelaminnya, 6:48 pria ataupun wanita. [berdehem] 6:51 Siapa saja yang beriman, beramal saleh, 6:56 dia akan meraih 6:58 keutamaan dari sisi Allah Subhanahu wa 7:01 taala. Dengan sendirinya wanita yang 7:04 saleh yang taat kepada Allah, 7:07 yang melaksanakan perintah-perintahnya, 7:10 menjauhi larangannya, 7:12 menjalankan tugasnya dan kewajibannya 7:15 baik kepada Allah, kepada kedua orang 7:17 tua, kepada suami, kepada anak-anaknya. 7:20 Begitu pula masyarakatnya. 7:22 Wanita semacam ini lebih mulia di mata 7:25 Allah daripada pria yang tidak 7:27 melaksanakan tugas dan kewajibannya. 7:30 Jadi, baik pria maupun wanita dalam 7:32 kehidupan dunia ini masing-masing 7:34 menjalankan ujian sesuai dengan peran 7:37 dan tugasnya. 7:40 Perbedaan pria dan wanita tidak 7:41 menentukan kemuliaan seseorang. 7:45 Begitu pula perbedaan yang ada pada 7:48 wanita sesuai dengan fitrahnya, 7:52 perbedaan yang ada pada pria sesuai 7:54 dengan fitrahnya tidak menentukan 7:56 kemuliaan satu dari yang lain. Perbedaan 7:59 ini merupakan perbedaan dalam [berdehem] 8:02 tugas dan peran. 8:05 Bukan karena dia wanita lebih rendah 8:07 daripada pria. Bukan karena dia pria 8:09 lebih mulia dari wanita. Tapi 8:12 masing-masing Allah Subhanahu wa taala 8:15 kenakan kewajiban tanggung jawab sesuai 8:17 dengan perannya. 8:21 Sebagai contoh Allah berfirman dalam 8:22 suratun nisa, [berdehem] 8:24 arrijalu qawwamuna alan nisa. 8:29 Bima fadolallahu ba'dahum ala ba'd 8:33 wabima anfaqu min amwalih. 8:36 Kaum pria. 8:37 Allah Subhanahu wa taala tugaskan 8:41 atas dirinya untuk menjadi apa? Untuk 8:45 menjadi penanggung jawab yang [berdehem] 8:47 menjaga, yang mengayomi, yang 8:50 melindungi, dan meluruskan wanita-wanita 8:54 mereka. 8:56 Oleh karena itu, untuk tugas ini kaum 8:58 pria harus dipersiapkan 9:01 untuk bisa menjalankan tugasnya sebagai 9:03 seorang pemimpin yang bertanggung jawab, 9:06 yang menjaga keluarganya. 9:08 Tidak cukup hanya dengan kekayaan, tidak 9:11 cukup [berdehem] hanya dengan gelar, 9:13 tidak cukup hanya dengan apa? Jabatan. 9:17 Tapi dia harus memahami tugas dan 9:20 kewajibannya. jangan hanya memahami 9:23 haknya, tapi dia memahami tugas dan 9:26 kewajibannya 9:27 baik pada kedua orang tuanya, pada 9:30 pasangannya, pada anak-anaknya, pada 9:33 masyarakatnya. Ini merupakan kewajiban 9:36 setiap pria yang harus dipahami. Oleh 9:39 karena itu, tanggung jawab ulama untuk 9:41 memberikan edukasi dalam hal ini. 9:44 [berdehem] 9:45 Tapi kalau ulama tidak menjalankan 9:47 kewajibannya menyibukkan umat dalam 9:49 pertentangan, perselisihan, maka mereka 9:51 berkhianat terhadap kewajiban mereka. 9:56 Nah, kerusakan yang terjadi di 9:57 tengah-tengah umat di antara yang 10:00 bertanggung jawab adalah para ulama. 10:05 Begitu pula wanita 10:08 dengan tanggung jawabnya dan tugasnya. 10:11 Nah, Allah melihat siapa di antara 10:13 mereka yang menjalankan tugas dan 10:14 kewajibannya. 10:16 Allah jelaskan bahwa laki-laki diangkat 10:19 sebagai pemimpin penanggung jawabnya 10:21 yang 10:24 bertanggung jawab atas keluarga mereka 10:28 sesuai dengan petunjuk Allah. 10:31 Bima fadalallahu ba'dahum ala ba'din. 10:35 Dengan keutamaan yang Allah berikan bagi 10:37 masing-masing. Bukan hanya bagi pria. 10:40 Kaum pria diberikan keutamaan 10:42 disesuaikan dengan tugasnya sebagai 10:44 pemimpin penanggung jawab yang mencari 10:47 nafkah. Ya, wanita juga disesuaikan 10:51 tugas kewajibannya dengan fitrahnya. 10:55 di mana kewajiban yang Allah wajibkan 10:57 tidak merusak fitrah dan kesucian serta 11:00 kehormatannya. 11:02 Kita semua tahu bahwa fitrah laki-laki 11:05 itu apa? Menjadi seorang pemimpin 11:09 penanggung jawab. Maka kebahagiaan dia 11:11 apabila dia mampu untuk betul-betul apa? 11:15 mengayomi, melindungi ya, memberikan 11:18 nafkah bagi keluarga itu kebahagiaan 11:20 dia. Sedangkan wanita fitrahnya 11:24 mendambahkan perhatian, perlindungan, 11:27 kehangatan. 11:29 Kita umpamakan pria bagaikan matahari 11:31 yang memberikan kehangatan dan sinar, 11:34 wanita bagaikan bumi yang menyerap 11:36 kehangatan dan sinar tersebut. Ini 11:39 merupakan fitrah yang diakui oleh setiap 11:42 manusia, apapun bangsanya. apapun 11:45 sukunya, apapun rasnya, apapun warna 11:47 kulitnya, fitrah laki-laki itu ya 11:51 adalah apa? Fitrah yang sifatnya 11:57 berdiri tegak, mengayumi keluarganya, 11:59 menjadi pelindungnya. 12:01 Tapi kalau dia tidak mampu untuk 12:04 melakukan kewajibannya, dia akan merasa 12:06 dirinya betul-betul apa? Akan merasa 12:08 dirinya lemah, 12:11 dia merasa malu, dia merasa tidak 12:13 berdaya. Sebaliknya perempuan 12:16 kalau dibalik fitrahnya 12:19 atau di balik tugasnya berlawanan dengan 12:21 fitrahnya perempuan yang mencari nafkah, 12:23 perempuan juga yang memberikan 12:24 kehangatan perlindungan bagi laki-laki, 12:27 pasti dua-duanya akan menderita. 12:30 Jadi masing-masing diberikan keutamaan 12:33 dan tugas yang sesuai dengan fitrahnya 12:35 tidak seperti saat ini. Banyak 12:38 wanita-wanita 12:40 yang bekerja berlawanan dengan 12:42 fitrahnya. 12:44 Banyak juga kaum pria yang bekerja 12:46 berlawanan dengan fitrahnya. Iya. 12:49 Akhirnya yang laki-laki bukan laki-laki, 12:52 yang wanita bukan wanita. Lahir jenis 12:55 yang ketiga yang tidak kita kenali sama 12:57 sekali yang berlawanan dengan fitrah. 12:59 [mendengus] 13:00 Jadi pria maupun wanita di hadapan Allah 13:03 ya sama. Allah tidak membeda-bedakan di 13:07 antara mereka. Kalau ada riwayat-riwayat 13:11 yang merendahkan kaum wanita, ketahuilah 13:13 itu bukan riwayat yang datang dari Nabi 13:16 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 13:18 wasallam. Itu merupakan riwayat 13:21 israiliyat ya. Sebagaimana yang terjadi 13:25 tengah-tengah ya 13:28 mereka yang memeluk agama Yahudi, yang 13:31 merendahkan wanita, menyepelekan mereka. 13:34 Ternyata riwayat-riwayat dari mereka 13:37 masuk ke dalam ajaran Islam, baik sadar 13:41 maupun tidak disadari. 13:43 [mendengus] 13:44 Oleh karena itu Allah jelaskan pria 13:46 maupun wanita ba'dukum min ba'din 13:49 sebagian kalian dari sebagian yang lain. 13:52 Siapa yang mengingkari bahwa dirinya 13:54 lahir dari seorang wanita 13:57 yang siang malam merawat dirinya? 14:01 ya, bahkan mengorbankan ketenangannya, 14:04 istirahatnya, 14:06 seluruh miliknya demi kebahagiaan 14:08 anaknya. 14:09 Bukan hanya 9 bulan dalam kandungan, 14:12 bukan hanya 2 tahun menyusui, bahkan 14:16 walaupun telah menjadi orang dewasa, ibu 14:19 tetap memandang anaknya yang sudah 14:21 dewasa ini apa? Sama dengan memandangnya 14:24 pada saat kanak-kanak. Bila anaknya 14:26 sakit, anaknya susah, ternyata ibu lebih 14:29 susah dibandingkan anaknya. Ini 14:32 pengorbanan ibu yang begitu besar. Allah 14:34 Subhanahu wa taala berikan imbalan juga 14:37 sesuai dengan perannya. Di mana 14:39 kebaktian pada ibu sebagaimana yang 14:42 diterangkan dalam sunah nabi kita tiga 14:44 kali hak ayahnya. 14:47 Ketika seorang bertanya, "Ya Rasulullah, 14:51 siapakah 14:53 yang paling berhak, paling utama 14:55 menerima kebaktianku?" 14:57 Rasulullah mengatakan, "Ummuka ibumu." 15:01 Lalu kembali dia bertanya, "Tumma man ya 15:04 Rasulullah?" Kemudian, "Siapa wahai 15:05 Rasulullah?" Dijawab, "Ummuka." 15:11 Kembali dia bertanya, "Tumma man ya 15:13 Rasulullah?" Dijawab oleh Nabi, "Ummuka 15:16 baru yang keempat kemudian ayah kamu." 15:20 Ini bukan berarti Allah membedakan dan 15:23 mengutamakan wanita atas pria tanpa 15:25 dasar. Tidak. Sesuai dengan pengorbanan 15:29 dan jasa mereka, Allah berikan balasan 15:32 mereka. Fammaltin 15:34 khair yarar wal mqartin. 15:38 Karena pengorbanan ibu lebih besar 15:39 daripada ayah. Ayah yang mencari nafkah, 15:41 yang bekerja ya, yang menyediakan tempat 15:45 tinggal kediaman pakaian, tapi yang 15:48 paling banyak mengorbankan dirinya, 15:50 waktunya, kecintaannya pada anak adalah 15:53 ibu. 15:56 Oleh karena itu, di dalam Al-Qur'an 15:59 tidak ada satuun ayat yang menjelaskan 16:02 bahwa wanita itu lebih inferior 16:05 dibandingkan apa? Kaum pria. 16:08 Kalau seandainya wanita dalam Al-Qur'an 16:12 dijelaskan sebagai apa? Sebagai 16:15 pendamping suami. 16:18 Hunna libasul lakum wa antum libasul 16:20 lahun. Mereka pakaian yang menutupi 16:22 aurat kalian. Begitu juga kalian sebagai 16:24 penutup aurat mereka. Nah, kalau kalian 16:27 menceritakan kejelekan pasangan kalian, 16:30 sama saja kalian menanjangi diri kalian. 16:33 Betul gak? 16:34 Oleh karena itu, kerukunan kedamaian 16:38 akan membawa rasa sakinah, menumbuhkan 16:40 rasa mawadah, rahmah di hati mereka 16:43 hingga masing-masing menjalankan 16:44 tugasnya bukan sebagai seorang apa yang 16:48 diintimidasi atau dimanfaatkan. Tidak. 16:50 Masing-masing menjalankan tugasnya 16:52 dengan penuh kebahagiaan, dengan rasa 16:55 sakinah. Pria merasakan sakinah bersama 16:58 istrinya, istri juga merasakan sakinah 17:00 bersama suaminya. 17:02 Istri di saat dia bekerja di rumah, 17:04 mengurus anaknya, memasak, kebahagiaan 17:07 dia yang paling indah itu di saat dia 17:09 mendapatkan sebutan baik dari suaminya. 17:11 Betul gak? 17:11 Iya. 17:12 Begitu juga suami kebahagiaannya di saat 17:15 dia pulang membawa sesuatu yang 17:17 membahagiakan, menyenangkan istrinya 17:19 sebagai tugas dan kewajibannya. Ini 17:21 fitrah manusia. [mendengus] 17:25 Tapi kalau dibalik keadaannya, wanita 17:28 yang keluar bekerja, laki-laki di rumah 17:31 merawat anak, kita bisa bayangkan apa 17:33 akibatnya. 17:35 Nah, kalau ada perbedaan 17:39 dalam tugas, ya itu bukan berarti yang 17:43 satu lebih rendah daripada yang lain. 17:45 Sebagai contoh, [mendengus] perbedaan 17:47 dalam hak waris. 17:50 Laki-laki mendapatkan dua bahagian, ya. 17:53 dari apa saudarinya yang perempuan. 17:57 Kita bertanya di sini, siapa [mendengus] 18:00 yang berkewajiban memberikan nafkah? 18:03 Laki-laki 18:04 siapa yang berkewajiban menyediakan 18:06 kebutuhan istrinya [berdehem] dan 18:07 anak-anaknya dari mulai pakaian, makan, 18:10 rumah. 18:12 Siapa yang membayar mahar? laki-laki. 18:16 Jadi wanita ketika dia menerima warisan, 18:19 dia tidak punya kewajiban untuk 18:21 mengeluarkan nafkah bagi suami maupun 18:24 anaknya. He. 18:25 Tapi yang mengeluarkan ya adalah suami. 18:29 Jadi apa yang didapatkan oleh suami dua 18:31 kali bahagian wanita sebetulnya kembali 18:33 kepada siapa? 18:35 Wanita. 18:36 Kembali kepada istrinya, kembali pada 18:38 anaknya. He. 18:38 Lalu orang bertanya, "Ustaz, 18:41 kalau dia mendapatkan dua kali bahagia 18:46 dari warisan, saudari perempuannya kan 18:48 bukan istrinya." 18:50 Hm. 18:50 Betul gak? Bukan istrinya. 18:55 Sedangkan istrinya wanita lain yang 18:57 bukan merupakan ahli waris. 18:59 Iya. 19:00 Di mana keadilan? Jawabannya sederhana. 19:03 Kalau saudari perempuannya, 19:05 saudari perempuannya 19:07 katakan 19:09 tidak memiliki sesuatu untuk 19:11 menghidupkan dirinya, tidak memiliki 19:13 rumah, siapa yang wajib menyediakan 19:16 kebutuhannya? 19:19 Saudaranya. 19:20 Hm. Walinya jadinya, ya. 19:22 Jadi saudaranya itu yang bertanggung 19:24 jawab untuk menyediakan rumah baginya 19:28 juga kebutuhannya. 19:29 Iya. Iya. Bahkan pada saat dia mau 19:31 menikah, saudaranya juga yang 19:33 bertanggung jawab. 19:33 Iya. 19:35 Artinya Allah berikan dia bahagian dua 19:38 kali lipat. Dia bertanggung jawab bukan 19:41 hanya pada istrinya. Ketika Allah 19:42 berfirman, "Arrijalu qawamuna alanisa." 19:46 Itu bukan hanya menunjuk istri, wanita 19:47 di sini termasuk saudari perempuannya. 19:50 Paham gak? 19:51 Paham. Iya. 19:52 Bagi ibunya. 19:53 Hm. 19:54 Begitu juga apa? Kemenakannya apabila 19:56 membutuhkan 19:58 membutuhkan apa? membutuhkan 19:59 perlindungan karena orang tuanya 20:01 meninggal dunia itu menjadi tanggung 20:02 jawab laki-laki. Jadi kata Annisa di 20:05 sini jangan diartikan hanya sebatas 20:07 istri. 20:08 He. 20:08 Di mana laki-laki yang bertanggung jawab 20:12 untuk mengayomi, melindungi 20:14 wanita-wanita mereka. Jadi di saat 20:17 seorang laki-laki menerima dua kali 20:19 bahagia saudari perempuannya, 20:21 ketahuilah saudari perempuan kamu 20:23 amanat. He. 20:25 Tapi karena orang tidak memahami 20:27 Al-Qur'an, tidak memahami ajaran Allah, 20:30 kita saksikan bagaimana saudara 20:32 mengabaikan saudaranya atau saudarinya. 20:35 [mendengus] 20:36 Padahal kita berkewajiban berkontribusi 20:39 dengan kelebihan harta kita pada siapa? 20:42 Pada orang lain, kan? Iya. Zakat. Pada 20:45 keluarga? Pada keluarga Allah Subhanahu 20:47 wa taala dengan tegas berfirman, 20:50 "Yas'alunaka 20:51 yunfiquun." Mereka bertanya padamu, apa 20:55 yang mereka mesti infakkan? 21:00 Allah tidak menjawab apa yang mesti 21:03 diinfakkan, tapi Allah menerangkan 21:06 prioritas orang yang 21:09 berhak untuk menerima perhatian kita. 21:14 Qul ma anfaqtum min khairin. Katakan 21:17 pada mereka, "Wahai Rasulullah, apa saja 21:19 yang kalian infakkan dari kebaikan?" 21:21 Ya, yang pertama-tama menerima siapa? 21:24 Falil walidaini wal aqrabin. 21:27 Pertama-tama sebelum orang lain, kedua 21:30 orang tua kita. I 21:33 kemudian kerabat-kerabat kita. 21:36 Kata aqrabin itu yang terdekat kepada 21:38 kita. 21:41 Istri kita, anak kita itu tidak termasuk 21:44 dalam apa? Dalam sebutan tadi. Tapi 21:46 aqrabin termasuk saudari perempuan kita, 21:49 saudara laki-laki kita. 21:51 Paman dari ayah, [berdehem] paman dari 21:53 ibu, kemenakan itu akrabun. 21:55 Kerabat, Ustaz, ya. 21:55 Iya. Ya, kata akrab yang terdekat. 21:57 Yang terdekat. 21:59 Kalau qarib dekat, kalau akrab yang 22:01 paling dekat dengan kita. Jadi sebelum 22:03 kamu bicara tentang zakat yang keluar, 22:06 pertama-tama kewajiban kamu kepada kedua 22:08 orang tua kamu dan orang yang terdekat 22:11 dengan kamu. 22:11 Iya. 22:13 Falil walidaini wal aqrabin. Kemudian 22:16 wal yatama wal masakin wabil. Setelah 22:19 itu baru anak-anak yatim. Apalagi yatim 22:21 dari keluarga kita. 22:22 H 22:23 orang-orang miskin ya yang kurang 22:26 kebutuhannya tapi malu untuk 22:28 meminta-minta 22:29 itu harus mendapatkan perhatian. Ibnu 22:32 Sabil orang yang kehabisan bekal. 22:34 Contohnya dia belajar menuntut ilmu. 22:36 Heeh. 22:37 Kehabisan bekal. Mereka punya hak pada 22:40 kelebihan harta kita. He. 22:43 Nah, dengan sendirinya untuk kedua orang 22:45 tua itu bukan zakat kan. 22:47 Iya. 22:48 Betul gak? Jadi kalau seandainya uang 22:51 kita ini kelebihannya habis untuk kedua 22:54 orang tua kita, kerabat kita, kita 22:56 enggak wajib mengeluarkan zakat. 22:57 He. 22:58 Jadi setelah kita mencukupi kebutuhan 22:59 kita dengan sendiri kita berikan untuk 23:01 orang tua, 23:03 kerabat yang membutuhkan. 23:04 Kalau kita punya kelebihan, baru 23:06 tanggung jawab kita kepada yang jauh. 23:08 Jangan kita menyirami yang jauh, lupa 23:10 yang dekat. He. 23:11 Jadi kalau kita membantu kerabat-kerabat 23:13 kita itu meringankan beban. 23:16 Betul gak? meringankan beban dan 23:19 kewajiban umat. Kalau setiap yang kaya 23:22 peduli terhadap orang yang dekat dengan 23:23 dirinya, maka yang menerima zakat akan 23:25 berkurang. Betul gak? [mendengus] 23:29 Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama 23:31 di sini dalam hak waris yang dibedakan 23:35 antara pria wanita kalau dipahami 23:38 betul-betul hikmah di balik semua ini 23:41 sebagaimana firman Allah arrijalu 23:43 qawamuna al nis niscaya ya wanita 23:48 betul-betul akan mendapatkan 23:50 perlindungan, akan mendapatkan jaminan 23:53 dan juga kehangatan karena perhatian 23:56 dari kerabat-kerabat mereka. 23:58 Jadi kalau ada satu keluarga meninggal 24:01 dunia, ayah ibunya memiliki anak 24:03 laki-laki dan perempuan yang laki-laki 24:05 menerima dua bahagia, 24:08 si wanita menikah dia tidak mengeluarkan 24:11 nafkah kecuali kalau dia mengeluarkan 24:12 dengan keikhlasan sendiri. Si wanita 24:15 mengalami kesusahan, saudara 24:17 laki-lakinya. 24:18 Karena Allah sudah menitipkan wanita ini 24:20 pada pria tersebut. Arrijaluqwamuna alan 24:23 nisa. Kalau dia membutuhkan, saudara 24:26 jangan mengatakan saya menolong 24:28 alakadari. Tidak. Kewajiban kamu sebagai 24:31 saudara untuk menanggung saudari 24:33 perempuan kamu. 24:35 Kalau saudari perempuan yang membutuhkan 24:36 biaya pengobatan, saudara laki-lakinya 24:40 bersama-sama, bekerja sama, kalau tidak 24:42 mampu sama sekali baru orang di luar 24:45 mereka. Setelah itu. 24:48 Jadi betul-betul perlindungan Allah 24:51 terhadap wanita ini luar biasa. sesuai 24:53 dengan fitrahnya, kodrat yang 24:54 membutuhkan perhatian, kehangatan, 24:56 perlindungan. [mendengus] Ya Allah 24:59 Subhanahu wa taala juga 25:02 dalam pembahagian disesuai dengan beban 25:05 yang dipikul oleh seseorang. La 25:07 yukallifulahu nafsan illa usaha. Nah, 25:10 kalau seandainya saat ini laki-laki 25:13 tidak menjalankan kewajibannya, maka 25:15 dengan sendirinya ulama wajib memberikan 25:18 penerangan. Dan dalam Islam, pemerintah 25:20 bertanggung jawab untuk menghukum 25:22 mengenakan sanksi bagi pria-pria yang 25:24 tidak menjalankan kewajibannya. 25:27 Tidak seperti negeri kita saat ini. 25:30 Laki-laki kawin sana, kawin sini ya 25:33 tidak bertanggung jawab. Mirip dengan 25:35 ayam jantan. 25:37 Banyak laki-laki yang kaya raya, 25:39 saudara-saudarinya hidup dalam 25:40 penderitaan dan kemiskinan. Saya 25:42 menyaksikan sendiri dengan mata kepala 25:45 ini semua tidak menggambarkan sebagai 25:47 apa? sebagai manusia yang beriman. Hanya 25:51 namanya sebagai seorang muslim, tapi 25:53 tidak terdapat iman di hatinya karena 25:55 mengabaikan kewajibannya kepada Allah. 25:57 [berdehem] Kemudian berkaitan dengan 25:59 kesaksian. Kenapa kesaksian 26:03 wanita dua berbanding satu? H 26:06 dua wanita 26:08 satu pria. Kenapa? 26:10 Karena wanita secara fitri lebih kuat 26:13 emosinya daripada akal sehatnya. 26:16 [berdehem] 26:17 di mana kalau dia menyaksikan satu 26:19 kasus, rasa belas kasihan dia itu ya 26:23 lebih kuat dibandingkan keadilan. 26:26 He 26:28 perasaannya saja. 26:29 Jadi terkadang karena rasa belas kasihan 26:32 ya kesaksiannya 26:34 tidak dilaksanakan secara benar. Kasihan 26:38 si fulan. Allah mengatakan ya 26:40 ayyuhalladzina amanu kunu qawwamina 26:43 bilqisti syuhadaillah. Wahai orang yang 26:45 beriman, hendaklah kalian betul-betul 26:48 menjadi penegak keadilan dan 26:50 melaksanakan kesaksian kalian 26:51 semata-mata karena Allah. 26:54 Inyakun ghanian walau alal walidaini wal 26:58 aqrabin ya. Walau ala anfusikum ail 27:01 walidaini wal aqrabin. Walaupun 27:03 konsekuensinya merugikan diri kalian eh 27:07 diri kalian. Jadi ya ayyuhalladzina 27:10 amanu kunu qawwamina bilqisti syuhada 27:13 lillah. Wahai orang yang beriman, 27:15 hendaklah kalian menjadi penegak 27:17 keadilan, melaksanakan kesaksian kalian 27:20 semata-mata karena Allah. Walau ala 27:22 anfusikum. Walaupun konsekuensinya, 27:25 kesaksian yang benarnya merugikan 27:27 kalian. 27:28 Awil walin atau merugikan kedua orang 27:30 tua kalian karena dia salah. 27:33 Kemudian wal aqrabin ataupun merugikan 27:36 kerabat kalian. Walau ala anfusikum 27:39 walida aq. Inakun ganian faqiran aula 27:43 bihima. 27:45 Baik dia kaya miskin itu bukan mewenang 27:48 kalian. Kalian sampaikan apa adanya 27:49 jangan karena miskin kalian kasihan. 27:53 Fallahu aula bihim. Allah subhanahu wa 27:55 taala lebih apa? Lebih cinta, lebih 27:58 memberi perhatian dibandingkan kalian 28:00 kepada mereka. Kalian cuma belas kasihan 28:02 kalau Allah tahu mana yang baik bagi 28:04 kalian. 28:07 Jangan karena mengikuti hawa nafsu, 28:09 perasaan kalian tidak berlaku adil. Nah, 28:12 fitrah kasihan ini 28:16 pada wanita cukup kuat, emosinya lebih 28:18 kuat daripada akalnya. Oleh karena itu, 28:20 untuk menjaga agar wanita tidak terbawa 28:24 emosinya hingga keluar dari keadilan, 28:26 Allah dudukkan dua perempuan sama dengan 28:29 satu laki-laki. Tapi bukan berarti semua 28:32 laki-laki itu punya rasa keadilan. H. 28:36 Kalau hidup dalam lingkungan yang salah, 28:38 pendidikan yang salah, laki-laki bisa 28:40 apa? Rusak. Oleh karena itu, diharuskan 28:44 dalam mempersaksikan seseorang yang adil 28:46 dari kalian. Wanita juga dipilih yang 28:49 adil. Jadi bukan berarti meremehkan 28:53 wanita. Bukan berarti meremehkan 28:55 wanita. 28:56 Wanita. [mendengus] 28:58 Kemudian berkaitan dengan apa? 29:00 Poligami. 29:01 Poligami. 29:03 Kira-kira mana yang lebih baik seorang 29:06 laki-laki yang mengumbar syahwatnya 29:09 dengan liar berpindah dari wanita ke 29:11 wanita. Dia beristri satu. Di saat dia 29:14 butuh, istrinya tidak mampu untuk 29:16 memenuhi. Ya, dia mengumbar syahwatnya 29:19 secara liar di luar. 29:21 Dengan dia menikah dengan wanita lain, 29:24 dia perlakukan istri pertamanya dengan 29:26 mulia, yang kedua dengan mulia dan dia 29:28 punya kemampuan. atas itu 29:34 laki-laki yang menikah ya lebih dari 29:37 satu, dua tiga atau empat katakan tapi 29:40 bertanggung jawab penuh keadilan. 29:43 Kira-kira mana yang lebih baik 29:44 dibandingkan laki-laki yang mengumbar 29:46 syahwatnya ke sana kemari membawa 29:48 penyakit menimbulkan kerusakan 29:50 bahkan bisa menimbulkan apa? Keruntuhan 29:53 rumah tangga. 29:57 Dan harus dipahami bahwa poligami itu 29:59 bukan perintah dari Allah atau sunah 30:01 Rasul, bukan. Allah berfirman dalam 30:03 suratun nisa, "Wainftum 30:06 alla tuqsitu filatama 30:10 minisum 30:14 fawahidah." 30:17 Kalau kalian khawatir 30:19 tidak mampu untuk berlaku adil, 30:22 memberikan nafkah yang sama yang adil 30:26 pada saat kalian menikahi anak-anak 30:28 yatim, 30:30 maka hendaklah untuk menghindari 30:33 kezaliman, silakan kalian menikah dengan 30:37 wanita-wanita yang tidak berstatus yatim 30:39 yang kalian sukai, 30:41 baik dengan dua istri, dengan tiga 30:43 istri, atau empat istri. istri. 30:47 Tapi kalau kalian takut tidak mampu 30:49 berlaku adil di antara dua istri atau 30:52 lebih, maka fanqihu wahidatan. 30:56 Fawahidatan di sini fangqihu. Cukup kali 30:58 menikahi satu istri. 31:01 Jadi pada masa jahiliah dulu 31:04 seorang kalau meninggal dunia 31:06 meninggalkan anak perempuan, 31:09 orang tuanya meninggalkan harta. Maka 31:11 yang merawat anak perempuan yang belum 31:13 dewasa ini adalah pamannya biasanya atau 31:16 saudara laki-lakinya. 31:17 [mendengus] 31:21 Nah, pada saat si wanita ini ya dewasa 31:26 mau menikah, 31:28 sang paman berpikir daripada perempuan 31:30 ini pergi kepada pria lain, hartanya 31:32 akan dibawa, lebih baik saya nikahkan 31:35 dengan anak saya. 31:36 H 31:37 sepupuhnya kan? 31:37 Iya. 31:38 Hartanya tidak diberikan. 31:41 dinikahkan perempuan dengan anaknya. 31:43 Maharnya tidak diberikan, hartanya pun 31:45 tidak diberikan 31:47 karena kemunakannya. 31:48 Iya. 31:49 Nah, Allah mengatakan kalau kalian 31:51 khawatir tidak berlaku adil pada 31:54 anak-anak yatim 31:56 daripada menzalimi mereka, silakan 31:59 kalian menikahi wanita lain dengan 32:02 memberikan hak mereka secara penuh. Oleh 32:04 karena itu, Allah gunakan kata tuqsitu 32:06 fainftum allaqsitu. 32:09 Kalau kalian khawatir tidak berlaku adil 32:12 dengan memberikan hak mereka. Alqistu 32:13 itu memberikan hak seseorang 32:16 maka apa? Fihuakum minisa. 32:20 Silakan bukan perintah. Silakan kamu 32:23 menikahi wanita baik dengan dua istri, 32:25 tiga istri atau empat istri. 32:27 Tapi ingat fainftum alla tadilu. Kalau 32:29 kalian tidak mau berlaku adil menjaga 32:31 keseimbangan di antara dua istri atau 32:33 lebih, maka satu. 32:35 Oleh karena itu, alamru 32:39 ba'das syarti lil ibahah. Kalau ada 32:42 perintah datang setelah syarat seperti 32:44 uslub ini, maka itu bukan menunjukkan 32:46 kewajiban, tapi menunjukkan kebolehan. 32:49 Tapi kebolehan dengan syarat berlaku 32:50 adil. 32:51 Oleh karena itu, laki-laki yang masuk ke 32:54 dalam kehidupan poligami, pertama dia 32:56 mampu untuk memberikan nafkah dengan 32:58 baik, ya. 32:59 Mampu untuk menegakkan keadilan, tidak 33:02 akan menzalimi istri-istrinya. 33:04 Sebetulnya yang membuat wanita ini 33:06 menderita bukan karena poligami. Yang 33:10 membuat dia bahagia bukan karena apa? 33:12 Monogami. Tidak. 33:14 Tapi keadilan. 33:17 Kemudian rahmat. 33:19 Keadilan dan rah rahmat. Kalau wanita 33:22 diperlakukan dengan adil dan mulia, 33:25 memang tidak ada wanita yang mau 33:26 dipoligami kalau bisa satu suami untuk 33:28 dirinya. Tetapi keadaan terkadang ya 33:32 berbeda dengan harapannya. Contohnya ada 33:34 seorang wanita tidak lagi mampu untuk 33:36 digauli 33:38 karena kondisi atau karena menopaus dia 33:41 merasakan sakit di saat digauli. 33:43 Laki-lakinya masih muda, masih punya 33:45 kebutuhan. 33:47 Pilihan dia menikah atau berzina? 33:51 [mendengus] 33:52 Dengan sendirinya pilihan yang Allah 33:55 Subhanahu wa taala tunjukkan lebih baik 33:58 dengan syarat berlaku adil. Jangan hanya 34:02 sekedar kawin untuk mengumbar 34:03 syahwatnya. Menclok sana, main celok 34:05 sini. Percis seperti ayam jantan pindah 34:07 dari betina ke betina. Sedangkan yang 34:10 merawat susah payah si betina. Betul 34:12 gak? 34:13 Jadi perlu kita pahami bahwa manusia di 34:17 mata Allah sama pria maupun wanita kalau 34:20 ada perbedaan tugas bukan berarti wanita 34:23 lebih inferior dibandingkan laki-laki. 34:26 Tapi sesuai dengan apa? sesuai dengan 34:30 fitrahnya Allah berikan mereka 34:32 kewajiban. Oleh karena itu, wanita kalau 34:35 harus meninggalkan rumah, 34:38 bekerja sebagaimana suaminya, 34:41 dari mulai pagi hingga sore, si 34:43 laki-laki pun demikian. Waktu pulang ke 34:45 rumah masing-masing letih. 34:47 Si laki-laki membutuhkan sambutan istri, 34:50 kehangatannya, dia tidak jumpai. 34:52 Akhirnya apa? 34:53 Pada saat siang hari dia bekerja, 34:56 bersemangat, bergairah, akhirnya mulai 34:59 berkenalan dengan wanita lain di kantor. 35:01 Si wanita juga sama berkenalan dengan 35:04 pria teman-temannya di kantor. Terjadi 35:07 perselingkuhan, perbuatan dosa. 35:11 Oleh karena itu Allah bagi tugas mereka. 35:13 Kalau wanita harus bekerja, bekerja 35:15 dalam pekerjaan yang tidak merusak 35:17 kehormatannya, 35:18 yang menjaga kesuciannya, yang menjaga 35:21 juga kehormatan suami dan tidak sama 35:24 sekali mengorbankan anak-anak. Jangan 35:26 diserahkan pada pembantu. 35:28 Akhirnya jiwa anak tersebut jiwa 35:29 pembantu bukan jiwa apa? 35:32 Orang tuanya. 35:33 Iya. 35:33 Pada saat pembantunya pulang kampung, si 35:37 anak menangis mencari ibu asuhnya 35:40 kehilangan. Sedangkan kalau ibunya pergi 35:42 berbulan-bulan si anak diam saja. 35:44 Kenapa? Karena dia tidak merasakan 35:46 kedekatan si ibu. Ibu hanya membelikan 35:49 dia susu, memberikan dia pakaian, tapi 35:50 kehangatan tidak diberikan. Jadi 35:52 hendaknya wanita yang bekerja tidak 35:55 mengorbankan kewajiban dia sebagai 35:57 istri, tidak mengorbankan kewajiban dia 36:00 sebagai ibu, 36:01 dan laki-laki yang bekerja juga tidak 36:03 mengorbankan kewajiban dia sebagai suami 36:05 dan ayah. 36:06 Jadi pekerjaan yang sesuai dengan 36:10 kewajiban yang mereka laksanakan dan 36:12 fitrah masing-masing. Jadi jangan 36:14 sekali-kali Bapak atau Ibu beranggapan 36:16 wanita lebih inferior dari laki-laki. 36:18 Tidak. Kalau ada perbedaan tugas sesuai 36:22 dengan fitrah masing-masing. Wallahuam. 36:25 Baik, Ustaz. Ee pertanyaan yang kedua, 36:27 Ustaz tadi terkait dengan ayat Al-Qur'an 36:30 yang tampak kontradiktif satu sama lain, 36:33 Ustaz. Heeh. 36:34 Ada ayat yang menekankan toleransi dan 36:36 kasih sayang. Sementara ayat lain tampak 36:38 menyerukan kekerasan atau hukuman yang 36:40 keras. Bagaimana seorang muslim dapat 36:43 menyelaraskan ayat-ayat ini tanpa 36:46 mengabaikan salah satunya? Dan bagaimana 36:49 konteks historis dan asbabun nuzul sebab 36:53 turunnya ayat dapat membantu kita 36:55 memahami perbedaan ini. 36:57 Bismillahirrahmanirrahim. 37:01 [mendengus] 37:03 Rabbana zidna ilman walhikna bisolihin. 37:12 Kita dalam memahami Al-Qur'an 37:16 yang merupakan referensi 37:18 utama dalam agama kita. pedoman hidup 37:22 yang Allah turunkan 37:24 ya kepada Nabi kita Muhammad sallallahu 37:26 alaihi wa alihi wasallam yang merupakan 37:29 cahaya, 37:31 petunjuk, 37:33 rahmat 37:34 dan juga pembeda di antara yang hak dan 37:38 batil. 37:39 Nama-nama ini menunjukkan karakteristik 37:42 Al-Qur'an. 37:44 Dia sebagai cahaya yang menyingkap 37:46 kegelapan, sebagai petunjuk yang benar, 37:49 sebagai rahmat. 37:53 Begitu juga sebagai pembeda di antara 37:55 yang hak dan batil. 37:59 Dalam menyampaikan dakwah, ya Islam ya 38:03 menyampaikan dakwah dengan adab dan 38:06 kekuatan logika. 38:08 Kekuatan 38:09 logika. logika dia menyampaikan dengan 38:12 hikmah menjelaskan bukti-bukti kebenaran 38:15 sebagaimana yang dicontohkan dalam 38:16 Al-Qur'an. Para nabi, para rasul semua 38:19 berdakwah menyampaikan pesan-pesan Allah 38:22 dengan baik dengan kata-kata yang 38:24 santun. Malah mereka yang dicaci, 38:27 dimaki, bahkan diperangi. 38:29 H 38:29 betul gak? Tapi dari mulut mereka pernah 38:32 tidak keluar kata-kata yang tidak baik? 38:36 [mendengus] 38:36 Laq arsalna nuhan 38:39 faq yaudullahum 38:41 min ilahin 38:43 waadin akhum huda qudullahaum 38:49 mengajak mereka kembali pada Allah 38:51 bersama-sama menuju Allah kalian tidak 38:53 punya tuhan selain dari Allah ternyata 38:56 jawaban mereka pada saat mereka tidak 38:58 mampu menjawab argumen yang dibawakan 39:00 oleh para nabi mereka mengancam 39:04 untuk mengusir dan membunuh. Waqalladina 39:07 kafaru lirusulihim lanhrijanna 39:10 min ardina aa taudunna fi millatina. 39:13 Orang-orang kafir berkata kepada para 39:16 rasul, "Kalau kalian tidak kembali ke 39:20 dalam millah kami, kami akan mengusir 39:23 kalian 39:25 atau kalian kembali ya kepada apa? 39:29 Millah kami. Bagaimana Firaun juga 39:31 mengancam untuk membunuh, membantai dan 39:34 sebelumnya melakukan perbuatan-perbuatan 39:36 biadab. Firaun di Musa diperintahkan 39:39 datang kepada siapa? Kepada 39:43 Firaun 39:44 untuk menyampaikan pesan Allah dengan 39:46 kata-kata yang lembut. 39:48 Betul gak? 39:49 Betul. 39:51 Dengan kata-kata yang lembut. Hallaka 39:53 ila an tazakka. Bukan dengan paksaan. 39:59 Jadi para nabi, para rasul termasuk nabi 40:02 kita dalam menyampaikan dakwahnya dengan 40:04 adab, dengan kekuatan logika, tidak 40:07 pernah sekalipun dalam menyampaikan 40:09 dakwah menggunakan logika kekuatan. 40:11 Pernah gak? 40:14 Adapun peperangan, peperangan ya yang 40:19 dilakukan nabi kita bersama kaum 40:21 musyrikin 40:22 bukan peperangan untuk memaksa orang 40:25 beriman. 40:27 Allah Subhanahu wa taala jelaskan dalam 40:29 suratul Haj pada ayat yang pertama 40:31 mengizinkan perang udina lilladina 40:34 yuqataluna biannahumulimu wa innallaha 40:37 ala nasrihim laqadir. Diizinkan ya 40:41 berperang untuk mereka-mereka yang 40:44 diperangi secara aniaya dan Allah maha 40:48 kuat untuk membantu mereka. 40:51 Jadi kalau antum lihat dalam suratul 40:53 haj, begitu pula dalam suratul baqarah 40:55 dalam ayat-ayat yang banyak kita jumpai 40:59 dengan mengaitkan ayat dengan ayat 41:01 dikumpulkan semuanya menjadi satu. Akan 41:04 jelas bagi kita tujuan peperangan dalam 41:07 Islam tidak ada satuun yang bertujuan 41:10 untuk memaksa orang yang berbeda agama 41:13 untuk masuk ke dalam Islam. 41:16 Dalam suratul baqarah, waqatilu 41:18 fibilillahilladzina 41:20 yuqatilunakum. 41:22 Berperanglah di jalan Allah 41:25 memerangi orang-orang yang memerangi 41:27 kalian. 41:29 Waqatilu fibillahinaq 41:32 waqatilu fibillahilladina yuqatilunakum. 41:38 sampai pada firman Allah, walaadu 41:40 innallaha yuhibbul mutadin. Jangan 41:42 melampaui batas memerangi orang-orang 41:44 yang tidak memerangi kalian, yang tidak 41:46 mengangkat senjata. Maka Nabi melarang 41:48 kita mengganggu orang-orang tua, wanita, 41:52 anak-anak yang berada di rumah-rumah 41:54 ibadah. 41:56 Jadi yang diperangi siapa? Yang 41:58 diperangi 41:59 orang-orang yang memerangi kita atau 42:01 melakukan kezaliman. 42:04 Nah, dalam hal ini Allah perintahkan 42:06 kita bersikap keras. 42:08 Bersikap keras 42:10 keras. Tapi terhadap orang-orang yang 42:12 baik, yang damai bersama kita. Allah 42:14 katakan dalam Quran apa? Lahakumullahina 42:17 lam yuqtirukum fiddin walam yukhrijukum 42:21 min diarikum anabaruhumitu 42:23 ilaihim. Inallah yuhibbulidin. 42:26 Allah tidak melarang kalian dari orang 42:28 yang tidak memerangi kalian dalam agama 42:32 ya dan tidak mengusir kalian dari 42:33 rumah-rumah kalian untuk bersikap baik 42:36 terhadap mereka, 42:37 berlaku adil terhadap mereka. Allah 42:39 mencintai orang yang berbuat adil. Tapi 42:42 terhadap orang yang memerangi kita, 42:44 enggak mungkin kita membelai mereka. 42:46 Mereka menggunakan senjata, menghunusnya 42:49 di hadapan kita, tahu-tahu kita apa? 42:52 Membelai mereka. 42:54 membiarkan kita dianiat tidak mungkin. 42:56 Jadi sikap keras ditunjukkan pada orang 42:58 yang zalim. Fainahu falawana illa 43:01 alimin. Kalau mereka menghentikan 43:03 kekerasan, maka dilarang kita untuk 43:06 mengganggu ya orang-orang kecuali yang 43:09 berbuat zalim dari mereka. 43:12 Oleh karena itu, pada masa Nabi, Nabi 43:14 bertetangga dengan orang Yahudi, 43:16 orang Nasrani tidak mengganggu mereka 43:18 kecuali pada saat mereka berencana 43:20 membunuh Nabi atau bersekongkol dengan 43:22 orang-orang musyrik untuk memerangi. 43:24 Jadi ayat-ayat yang keras ini terhadap 43:27 yang zalim, sedangkan terhadap yang 43:30 tidak berbuat kezaliman kita diizinkan 43:32 Allah untuk berbuat baik, berlaku adil 43:35 pada mereka. Bahkan kita tidak boleh 43:37 memaki-maki Tuhan. Mereka tidak boleh 43:40 sama sekali mengganggu darahnya. 43:43 Demikian pula 43:45 hartanya ataupun kehormatannya. Ini yang 43:48 diajarkan Islam. Tapi banyak orang-orang 43:50 Islam yang memahami Al-Qur'an 43:52 sepotong-sepotong. 43:53 He. 43:54 Ayat-ayat yang seharusnya digunakan 43:56 menghadapi orang yang zalim dipergunakan 43:59 untuk menghadapi orang yang tidak 44:01 berbuat zalim. Jadi bukan Qurannya yang 44:04 salah, tapi apa? manusianya ini yang 44:06 tidak paham Al-Qur'an. 44:08 Jadi muslimin yang zalim kalau kita sa 44:09 nah akhirnya makanya kita ya hanya boleh 44:13 memerangi mereka yang memerangi kita 44:16 dalam agama. Tapi kalau seandainya yang 44:18 berbuat salah kita, yang berbuat zalim 44:21 kita, kita harus memperbaiki kesalahan 44:23 kita. 44:24 Betul gak? Bayangkan mereka diganggu, 44:27 dianiaya oleh orang-orang Islam. Mereka 44:29 mengangkat senjata memerangi kita. He. 44:31 Maka dalam hal ini ya yang bersalah 44:34 kita. Allah tidak membenarkan perbuatan 44:36 kita karena Allah tidak melihat dia 44:38 muslim atau nonmuslim. Allah lihat 44:40 kebenaran dan keadilan. Walaupun seorang 44:43 muslim kalau dia memfitnah seorang 44:46 nonmuslim, 44:47 ternyata yang benar nonmuslim tetap 44:49 dalam pengadilan yang benar itu yang 44:50 dibela. 44:51 Iya. 44:54 Oleh karena itu, fanatisme terhadap 44:56 katakan sesuatu yang membutakan mata 44:59 kita itu diharamkan dalam agama. Kata 45:02 ashabiyah itu diambil dari kata asabah 45:04 yang artinya perban. 45:06 Kalau orang ditutup matanya I 45:08 ya 45:09 dia enggak bisa bedakan mana putih, mana 45:11 hitam kan. 45:11 Nah, Allah tidak menginginkan hal ini. 45:13 Allah ingin kita itu terbuka mata kita 45:16 melihat dengan benar, mengambil 45:18 keputusan dengan benar. Jadi ayat-ayat 45:22 dalam Al-Qur'an 45:24 yang memerintahkan kita bersikap keras 45:26 terhadap orang-orang kafir ini maksudnya 45:29 di medan perang. Mereka yang melakukan 45:32 kezaliman. Adapun orang yang berbeda 45:34 agama tapi tidak melakukan kezaliman, 45:37 kita tegas dalam keyakinan. Qul ya 45:39 ayyuhal kafirun. Katakan wahai 45:41 orang-orang yang kafir kepada Allah, 45:43 kepada rasulnya. 45:45 La a'budu ma'udu. Sekali-kali dalam 45:47 prinsip kami tidak akan menyembah apa 45:49 yang kalian sembah. W antum abiduna 45:52 ma'bud. Dan kalian pun tidak menyembah 45:54 apa yang kami sembah. Walaupun kalian 45:56 mengatakan kita beriman, tapi iman 45:58 kalian berbeda dengan kami. 46:01 W abidum abum. Dan sekali-kali saya 46:05 tidak menyembah apa yang kalian sembah. 46:07 Begitu juga wala antum abidu nama abud. 46:10 Dan kalian pun tidak sama sekali apa 46:12 menyembah apa yang saya sembah dan kami 46:14 tidak akan paksa kalian. 46:15 Lakum dinukum walin. Nah, silakan 46:18 jalankan agama kalian. Begitu juga saya. 46:21 Ada enggak paksaan di sini? 46:23 Lana amaluna wakumal. 46:25 Bagi kami amal kami bagi kalian amal. 46:27 Tapi kalau kalian mengangkat senjata 46:29 melakukan teror, 46:30 kalian bekerja sama dengan musuh, maka 46:33 kami perangi bukan karena berbeda agama. 46:35 Iya. Iya. 46:36 Karena kezaliman yang kalian lakukan. 46:39 Jadi sebetulnya kalau kita mau memahami 46:41 Al-Qur'an, mengaitkan ayat dengan 46:43 ayatnya, saling menafsirkan, tidak 46:45 mungkin terjadi kesalahan. Oleh karena 46:47 itu Allah berfirman dalam surah Al-Hijr 46:51 mengancam mereka yang menafsirkan Quran 46:54 sepotong-sepotong. 46:56 Kama anzalna alal muqtasimin 47:00 ja'alul qurabidinbika 47:05 ajma yal. 47:09 Allah Subhanahu wa taala telah 47:10 memberikan peringatan ya. Qul inni an 47:14 nadirul mubin ayat sebelumnya. Katakan 47:16 bahwa aku pemberi peringatan yang nyata 47:19 sebagaimana juga peringatan yang kami 47:21 berikan kepada para muktasimin. 47:26 Siapa? Alladzina ja'alul qurana idin. 47:29 Yang menjadikan Quran terpisah-pisah 47:32 bukan dalam satu kesatuan. 47:34 Kata iktasa mengiktasi membagi-bagi. 47:36 Jadi mereka menafsirkan Quran mengambil 47:38 sepotong-sepotong bukan menyatukannya 47:41 yang melahirkan pemahaman yang tidak 47:43 dikehendaki oleh Allah. 47:45 Yang menjadikan Quran idin artinya 47:47 ubuwan-ubuwan, anggota yang 47:49 terpisah-pisah bukan dalam satu 47:51 kesatuan. Maka demi Tuhanmu kami akan 47:54 bertanya kepada mereka tentang apa yang 47:58 mereka perbuat. 48:00 Nah, bahayanya kita memahami Al-Qur'an 48:02 sepotong-sepotong akan melahirkan 48:04 pemahaman yang jauh dari apa yang 48:06 dikehendaki Allah. Jadi, kalau ada 48:08 ayat-ayat yang bersikap keras, 48:11 memerintahkan kita bersikap keras itu 48:13 pada orang yang zalim. Tapi kalau tidak 48:16 mereka masuk dalam ahluzimmah, orang 48:18 yang mempunyai hak yang sama dengan kaum 48:20 muslimin berada di bawah naungan Islam. 48:24 Sudah pukul berapa sekarang? 48:25 Satu lagi, Ustaz. Ya, 48:26 silakan. Ya, tadi yang terkait zakat 48:28 deposito, Ustaz. E, saya coba bacakan 48:30 lagi 48:31 bagaimana caranya menghitung zakat yang 48:33 ada di deposito yang sudah jatuh tempo 1 48:36 tahun, Ustaz. 48:37 Dan kalau memang sudah dihitung, apa 48:40 untuk bayar zakatnya bisa diambil dari 48:42 uang deposito atau dari tabungan? 48:45 Bolehkah nanti uang zakatnya diberikan 48:47 ke saudara yang merlukan? Terima kasih 48:48 penjelan, Ustaz. 48:49 Bismillahirrahmanirrahim. 48:52 Kepada Bapak atau Ibu yang bertanya? 48:53 Ibu CI, Ustaz. Ibu C 48:56 Allah Subhanahu wa taala wajibkan 49:00 zakat pada harta kita 49:04 yang kita dapatkan dari usaha yang halal 49:07 dan thayib. 49:09 Sedangkan bunga ya bukan merupakan 49:12 pertumbuhan yang sehat pada harta kita, 49:16 tapi mirip dengan benalu yang melekat 49:18 pada satu pohon. usaha orang lain yang 49:21 menghasilkan baik untung tidak untung 49:24 kita menerima bahagian yang tetap dari 49:27 usahanya. 49:29 Oleh karena itu, riba ini sebetulnya 49:32 menjadi apa? Sebab yang merusak 49:34 perekonomian satu bangsa. Mirip dengan 49:37 kanser. 49:38 Mirip dengan 49:39 kanser 49:39 yang menghisab sehari-shari apa? 49:42 Kehidupan. 49:43 Oleh karena itu, Ibu kalau bertanya 49:45 bagaimana mengeluarkan zakat yang ee 49:49 zakat depositor, ketahuilah yang wajib 49:52 ibu keluarkan zakat dari uang pribadi 49:54 ibu, 49:56 dari tabungan pokok ibu itu, Ibu yang 49:58 Ibu keluarkan. Adapun bunga sebetulnya 50:01 bukan bunga, tapi racun. 50:04 racun 50:05 itu merupakan bunga bangkai ya yang akan 50:08 merusak harta kita, merusak ketenangan 50:11 hidup kita, kebahagiaan kita, dan 50:13 menimbulkan percekcokan di antara 50:16 keluarga. 50:17 Karena Allah mengumumkan, fain lam 50:20 taf'alu faanu biarbin minallahi wa 50:22 rasulih. Kalau kalian tidak menghentikan 50:24 transaksi riba kalian, Allah mengumumkan 50:27 perang terhadap kalian dan rasulnya. 50:29 Oleh karena itu, orang yang 50:30 bergelimangan riba ini yang tadinya 50:33 keluarganya tenang terjadi pertentangan, 50:35 percekcokan. 50:36 Ada sebuah kisah nyata. 50:39 Satu orang tadinya bekerja di Astra. 50:42 Dia hidup damai bersama istri dan 50:44 anak-anaknya. 50:46 Subhanallah. 50:49 Sudah tiba usia mendekati masa pensiun. 50:52 Tahu terjadi gejolak pada tahun 98 dia 50:55 di PHK. 50:57 Maka untuk mengamankan hidupnya, uang 50:59 dari hasil pesangon dimasukkan dalam 51:01 bentuk deposito. 51:03 Mulai saat itu mereka makan dari bunga 51:05 deposito. 51:07 Apa yang terjadi? Yang tadinya suami 51:09 istri rukun, anaknya baik-baik, mulai 51:12 terjadi keributan. Istri berpaling dari 51:15 suami, suami juga berpaling dari istri. 51:17 Anak yang tadi nurut mulai terkena 51:20 pergaulan yang tidak sehat, mengalami 51:22 kecelakaan. 51:24 Akhirnya orang tua mereka minta saya 51:26 untuk hadir 51:28 lalu bertanya, "Kenapa semua ini 51:30 terjadi?" 51:31 Saya lihat mereka salat rapi. 51:34 Terus saya tanya, "Selama ini apa usaha 51:36 kalian?" Mereka mengatakan, "Ustaz, saya 51:39 sudah di PHK. Jadi selama ini kita makan 51:41 dari bunga deposito." Saya bilang, "Ini 51:44 sumber bencana kamu." 51:47 Karena Allah mengumumkan perang. Faanu 51:50 biharbin minallah wa rasulih. Sekarang 51:52 kamu ada pekerjaan baru, kenapa uang 51:55 kamu kamu tidak keluar dengan baik? 51:57 Jangan dibiarkan sebagai apa? Sebagai 51:59 titipan deposito yang bisa aja 52:01 dipergunakan untuk investasi di rumah 52:04 pelacuran, di tempat-tempat yang haram. 52:07 Karena walaupun ekonomi lesu, tapi rumah 52:09 pelacuran ramai, tempat-tempat maksiat 52:12 ni ramai. Itu yang menguntungkan buat 52:14 mereka melakukan investasi. Jadi 52:17 bisa-bisa yang kamu makan tuh uang yang 52:18 enggak benar sama sekali. Coba kamu 52:21 hentikan. 52:22 dari ee hal seperti ini, kamu kelola 52:25 uang kamu dan yakin pada Allah. Kalau 52:27 tidak, uang kamu dimakan oleh inflasi 52:30 lebih besar daripada bunga yang 52:31 diberikan. 52:32 He. 52:33 Kalau sekarang kamu beli tanah harga 52:35 Rp150.000, 52:37 berapa tahun kemudian harga tanah 52:39 meningkat bisa berkali-kali lipat? 52:41 Sedangkan bunga deposito yang diberikan 52:43 kepada kamu itu enggak berarti. Akhirnya 52:45 uang kita digerogoti oleh inflasi. 52:49 Kemarin kita beli ayam Rp20.000, 52:51 Sekarang ayam Rp50.000. Sedangkan bunga 52:53 yang diberikan 52:55 cuman berapa persen? 52:56 Hanya berapa persen? Belum dipotong 52:58 pajak. 52:58 Iya. 52:59 Oleh karena itu, Ibu lebih baik ibu 53:01 kelola uang ibu dengan cara yang halal 53:04 ya. Jangan ibu depositkan. Kemudian ibu 53:08 keluarkan zakat dari apa? Uang ibu yang 53:11 sebenarnya. Sedangkan bunga deposito 53:13 sebaiknya kembalikan pada mereka-mereka 53:15 yang susah, merana, dan menderita. Dan 53:18 ibu yakin janji Allah tidak akan 53:20 diingkari. daripada kita hidup dari 53:22 bunga deposito yang sebetulnya bukan 53:25 bunga tapi racun deposito yang merusak 53:28 dan mematikan. Kata bunga ini sebetulnya 53:30 merupakan bahagian dari talbis iblis. 53:33 Menamakan ee barang-barang yang haram 53:37 dengan nama-nama yang indah benar. Wala 53:39 talbisul haqq bil batiliumul haqq wa 53:42 antum tamamun. Jadi dari uang pribadi 53:45 ibu yang sebenarnya ibu keluarkan zakat 53:46 kalau memenuhi ee apa namanya nisab dan 53:50 haul. Adapun dari bunga deposito 53:53 sebaiknya ibu tarik uang ibu dan yakin 53:56 ibu cantikan Allah yang lebih baik lagi. 53:59 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 54:02 ilaha illa anta astagfiruka wa atubu 54:04 ilaik wal afu minkum. Wasalamualaikum 54:06 warahmatullahi wabarakatuh. 54:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:09 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 54:11 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 54:13 bersama guru kita Ustaz Husein Alatas 54:16 menjawab tiga pertanyaan di kesempatan 54:18 ini. Terima kasih Ustaz atas jawabannya 54:19 dan semoga menjawab pertanyaan dari 54:22 ikhwan akhwat tersebut dan juga mohon 54:24 maaf bagi ikhwan akhwat yang belum 54:25 sempat dibacakan ada beberapa WA dan 54:29 juga komentar nih ya dari Ibu Aminah 54:31 kemudian Pak Yuman, kemudian Pak Mukmin, 54:34 Pak Iwan dan beberapa nomor lainnya yang 54:37 tidak menyebutkan namanya. Ikhwanat saya 54:39 Rizal Hak bersama kru yang bertug tugas 54:42 ada Kang Ondi Saputra dan juga 54:44 Algifahruduri. 54:46 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:48 wabarakatuh. 54:48 Waalaikumsalam.