Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:12 [musik] 0:16 Bismillahirahmanirahim. Assalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:21 wabarakatuh. Allahuma shali ala 0:22 sayyidina Muhammad wa ala alihi 0:23 sayyidina Muhammad. 0:25 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:26 ini hari Jumat tanggal 2 Mei 2025 atau 4 0:29 Dzulqa'dah 1446 Hijriah. Kita jumpa lagi 0:32 dalam acara renungan di bawah naungan 0:33 naungan Alquran untuk edisi tanya jawab. 0:36 Silakan kirim pertanyaan Anda ke 08111 0:41 999700. 0:43 Nanti insya Allah akan dijawab oleh 0:44 Ustaz Husein bin Hamid Alatas juga Ustaz 0:46 Hamzah Alatas. Alhamdulillah beliau 0:48 sudah hadir di sini. Assalamualaikum 0:50 Ustaz Husein. Waalaikumsalam 0:51 warahmatullahi wabarakatuh. 0:52 juga ada Wandi Saputra dan Algi. Baik, 0:55 kita mulai acara ini dengan membaca Al 0:58 Fatihah. 1:01 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07 Bismillahirrahmanirrahim. 1:13 Alhamdulillahirabbil 1:19 alamin. 1:20 Arrahmanirrahim. 1:26 Maliki yaumiddin. 1:29 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 1:35 Ihdinash shirathal mustaqim. 1:41 Shirathalladzina 1:43 an'amta alaihim. 1:46 Ghairil maghdhubi alaihim waladh 1:50 dhallin. 1:57 Amin. Alhamdulillah kita sudah membaca 1:59 Al Fatihah mudah-mudahan Allah mudahkan 2:01 kita dalam 2:02 memahami apa-apa yang dijelaskan oleh 2:04 guru-guru kita. 2:06 Baik, pertanyaan-pertanyaan eh 2:08 alamsalam Ustaz Hamzah, 2:10 pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Karim, 2:12 salam Ustaz Husain dan Ustaz Hamzah. 2:14 Waalaikumsalam warahmatullahi Saya lihat 2:16 di media sosial, kenapa 2:19 Alquran ditulis dalam bahasa Arab karena 2:21 bahasa Arab katanya 2:22 kosakatanya paling banyak mengalahkan 2:24 bahasa Inggris dan bahasa-bahasa 2:26 lainnya. Dan bahasa Arab eh banyak yang 2:28 tidak bisa diterjemahkan ke dalam bahasa 2:30 lain. Bahasa Arab sangat kaya. Mohon 2:33 penjelasan kenapa Alquran ditulis dalam 2:35 bahasa Arab, Ustaz. Dari Bapak Karim. 2:39 Bismillahirrahmanirrahim, 2:41 alhamdulillahirobbil 2:43 alamin. 2:45 Allahumma sholli ala Muhammadin wa alihi 2:48 Muhammad. 2:50 Assalamualaikum ya Rasulullah, 2:53 assalamualaikum wa alaihi ibadillahis 2:55 sholihin, wassalamualaikum 2:57 warahmatullahi wabarakatuh. 3:02 [berdehem] 3:03 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana, 3:07 innaka antal alimul hakim wala haula 3:10 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 3:15 Robbana zidna ilman wal hikmah 3:17 bissholihin. 3:19 Amma ba'du ikhwan akhwat yang dirahmati 3:21 Allah. 3:23 Alhamdulillah pagi hari ini bersama 3:25 Ustaz Hamzah bin Athas Al Athas, begitu 3:27 juga 3:29 bersama saudara kita yang tak asing lagi 3:33 Ustaz Muhammad Krisna 3:35 Ondi Algi dan seluruh kerabat kerja di 3:37 studio, seluruh pendengar, pemirsa yang 3:40 dirahmati Allah. 3:42 Menjawab pertanyaan Bapak Karim. 3:45 Mengapa Allah turunkan Alquran 3:48 dalam bahasa Arab? 3:51 Pertama kita harus 3:53 terlebih dahulu 3:55 Allah turunkan dalam bahasa Arab ini 3:57 merupakan kehendak-Nya. 4:00 Sebagaimana Allah mengutus Nabi-Nya 4:03 Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Alihi 4:05 Wasallam dari bahasa Arab begitu juga 4:08 mengutus Almasih Isa 4:11 dan nabi-nabinya dari kalangan Bani 4:13 Israil ini merupakan pilihan Allah 4:15 Subhanahu Wa Ta'ala. 4:19 Adapun 4:20 hikmah 4:22 di balik 4:24 pilihan bahasa Arab ini memang bahasa 4:26 Arab memiliki kelebihan keutamaan bagi 4:29 yang mendalaminya. 4:31 Bagi mereka yang mendalami bahasa Arab, 4:33 bahasa Arab mempunyai kelebihan 4:35 keutamaan. 4:36 Bukan berarti bahasa yang lain tidak 4:39 punya kelebihan keutamaan. Masing-masing 4:41 bahasa 4:42 mempunyai kelebihan dan Allah Subhanahu 4:45 Wa Ta'ala yang mengajarkan mereka 4:47 berbahasa satu sama lain. 4:51 Tapi pilihan Allah Subhanahu Wa Ta'ala 4:54 untuk menurunkan kitab terakhirnya dalam 4:57 bahasa Arab 4:59 karena bahasa Arab 5:01 mampu [batuk][berdehem] untuk menjadi 5:02 wadah 5:04 ya 5:04 yang terbaik bagi firman-firman-Nya, 5:07 bimbingan dan tuntunan-Nya. 5:10 Dia merupakan wadah yang paling sesuai 5:15 dan bahasa ini sebetulnya mudah untuk 5:17 dipahami, mudah untuk dipelajari 5:20 sebagaimana orang mempelajari Alquran 5:22 asal metode pembelajarannya betul-betul 5:27 ya metode yang tepat. 5:30 Dan bahasa Arab dikenal dengan lughatul 5:32 isytiqaq 5:34 di mana 5:36 kata-kata dalam bahasa Arab itu saling 5:38 berhubungan satu dengan lainnya. 5:42 Yang kembali kepada akar kata yang sama 5:44 kemudian berkembang [berdehem] 5:45 melahirkan kata-kata 5:48 yang bermacam-macam, baik itu kata 5:50 kerjanya, demikian pula kata bendanya, 5:53 kata sifatnya, semua memiliki akar yang 5:56 sama. 5:57 Hingga dalam 5:59 mengungkapkan 6:00 ee 6:02 ungkapan dan penemuan-penemuan yang 6:04 baru, bahasa Arab tidak harus mengambil 6:05 dari bahasa asing 6:07 untuk menamai sesuatu yang baru. 6:11 Dalam bidang teknologi 6:13 juga dalam bidang katakan 6:16 biologi, dalam bidang fisika, kita lihat 6:19 ya, semuanya bisa dikembalikan kepada 6:21 bahasa asal walaupun merupakan hal-hal 6:23 yang baru yang tidak dikenal sebelumnya. 6:27 Sebagai contoh 6:29 ee 6:30 ketika muncul bom atom, mereka menamakan 6:34 bom tersebut dengan nama Al Qumbulah Adz 6:36 Dzariyah. Al Qumbulah Adz Dzariyah. Adz 6:38 Dzariyah. Dua-duanya dari bahasa Arab. 6:41 Dzariyah diambil dari kata dzarrah. 6:43 Qumbulah ya 6:45 yang artinya ee 6:48 bom ya, dan ini dikenal dari mulai masa 6:50 dahulu kala 6:51 hal yang meledakkannya. 6:53 Kemudian juga Al Qumbulah An Nawawiyah, 6:55 ketika muncul bom nuklir ya. 6:57 Ya, mereka tidak harus mengambil dari 6:59 bahasa asing tapi mereka namakan Al 7:01 Qumbulah An Nawawiyah yang diambil dari 7:04 kata nawa yang merupakan inti sesuatu. 7:08 Ketika mereka menemukan satelit, 7:10 dialihkan dalam bahasa Arab menjadi apa? 7:13 Al Qamarush Shinai. 7:15 Bulan buatan karena 7:17 satelit ini mengelilingi bumi kita 7:19 sebagaimana bulan. Kalau bulan merupakan 7:21 ciptaan Allah secara alami, sedangkan 7:23 satelit merupakan buatan manusia. 7:26 [mendengus] 7:27 Begitu juga dalam bidang IT 7:29 kita saksikan 7:31 mereka tidak perlu menggunakan bahasa 7:33 asing, ya, mereka menggunakan bahasa 7:35 Arab untuk mengungkapkan berbagai macam 7:37 istilah dalam bidang IT. 7:39 Begitu pula dalam bidang kedokteran. 7:41 Jadi, Al Quran ee diturunkan dalam 7:44 bahasa Arab karena 7:46 bahasa Arab ini merupakan 7:48 sebuah bahasa yang mampu untuk menjadi 7:50 wadah bagi 7:54 bagi apa? Bagi kitab suci Allah 7:56 subhanahu wa taala yang menguraikan 7:59 petunjuk dan bimbingannya dengan 8:01 sebaik-baiknya. 8:03 Tapi ingat, ini bukan kefanatikan 8:04 terhadap bahasa Arab, ya. 8:07 Karena bahasa Arab yang dipilih oleh 8:08 Allah subhanahu wa taala untuk menjadi 8:10 bahasa kitab sucinya ini, 8:12 ya, bukan 8:14 bahasa yang dipilih oleh Allah 8:16 berdasarkan kefanatikan karena Allah 8:18 subhanahu wa taala 8:20 bukan dari bangsa Arab, tapi bangsa Arab 8:22 merupakan ciptaan Allah. Ciptaan Allah. 8:24 Nabinya Allah tentukan dari bangsa Arab, 8:27 tapi banyak orang-orang Arab yang tidak 8:29 mengikuti nabinya. Sampai saat ini 8:31 bangsa Arab hampir sebagian besar tidak 8:33 mengikuti nabinya Muhammad sallallahu 8:35 alaihi wa alihi wasallam. 8:37 Jadi, kitab suci Alquran dari Allah 8:38 subhanahu wa taala dan agama Islam juga 8:41 merupakan petunjuk Allah, walaupun 8:44 nabinya berbangsa Arab, kitabnya juga 8:46 diturunkan dalam bahasa Arab, ya. 8:48 Tapi semuanya merupakan bimbingan 8:51 petunjuk Allah secara langsung. 8:54 Jadi, bukan merupakan agama, ya, yang 8:57 diisbatkan dengan bangsa Arab, 9:00 tapi merupakan agama Allah yang datang 9:02 dari pencipta seluruh umat manusia. 9:05 Jadi, pertama-tama itu merupakan pilihan 9:07 Allah dan pilihan Allah juga di baliknya 9:10 terdapat hikmah-hikmah yang sesuai 9:13 dengan apa? Dengan peran Alquran di 9:16 tengah-tengah kehidupan ini dan bahasa 9:19 Arab menjadi sebaik-baiknya wadah. 9:22 Dan perlu kita ketahui tidak semua 9:24 bangsa Arab menguasai bahasa Arab dengan 9:26 sebaik-baiknya. 9:28 Karena mereka yang bisa berbicara bahasa 9:29 Arab belum tentu dapat memahami Alquran. 9:31 Karena bahasa Alquran merupakan bahasa 9:33 adabi yang amat tinggi, ya. 9:35 Mengandung makna yang begitu indah. Jadi 9:37 bisa saja orang Indonesia lebih 9:39 menguasai bahasa Arab dengan 9:42 tata bahasanya 9:44 dibandingkan bangsa Arab itu sendiri 9:46 yang tidak mempelajari Alquran secara 9:49 khusus. Wallahualam. Ustaz Hamzah mau 9:51 menambahkan silakan. 9:53 Ya, tadi sudah Ustaz Husein terangkan. 9:56 Bismillahirrahmanirrahim, 9:57 alhamdulillahirobbilalamin, Allahumma 9:58 sholli wasallim ala sayyidina Muhammadin 9:59 wa alihi wasallam Muhammad. 10:01 Tadi Ustaz Husein sudah terangkan 10:02 bagaimana ini adalah pilihan Allah 10:04 Subhanahu wa taala. Yang pertama 10:06 kan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi 10:08 wasallam 10:09 bangsa Arab dan berbicara bahasa Arab 10:13 seperti itu. 10:13 Kalau Alquran yang diturunkan dengan 10:15 bahasa Indonesia Nabi Muhammad 10:17 mesti belajar dulu dong bahasa 10:19 Indonesia. 10:20 Ya, kan Nabi Muhammadnya berbicaranya 10:23 dengan bahasa Arab. Ini yang pertama ya. 10:25 Kan Allah Subhanahu wa taala berfirman 10:27 dalam surah Ad-Dukhan 10:29 Fa innama yassarnahu bilisanika 10:33 laallahum yatadzakkarun. 10:35 Sesungguhnya kami mudahkan Alquran ini 10:39 bilisanika dengan bahasa kamu, bahasa 10:41 Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. 10:43 Karena Rasulullah orang Arab 10:44 dipakai bahasa Arab. Ya. 10:47 Laallahum yatadzakkarun agar supaya 10:49 mereka mengambil pelajaran. 10:51 Ya, ini tentu pilihan Allah juga tadi 10:54 sudah disebutkan. 10:56 Ya, mengandung hikmah dan hikmahnya dulu 10:58 mungkin orang enggak tahu. 11:01 Ya, ternyata sekarang terbuka bahwasanya 11:04 bahasa Arab itu 11:05 memiliki kosakata yang begitu banyak. 11:09 Hampir 12 juta kalau enggak salah 11:10 dibanding bahasa Inggris hanya 1 juta 11:12 sekian gitu. 11:14 Apalagi bahasa Indonesia. 11:16 Ya. 11:17 Nah, ini 11:18 hikmahnya baru kelihatan bagaimana 11:20 bahasa Alquran ini dengan bahasa Arab 11:23 karena memang perbendaharaan 11:25 katanya begitu banyak. 11:27 Dan ini juga 11:29 ya, bahasa ini adalah merupakan 11:32 salah satu 11:34 ayatun min ayatillah, salah satu 11:38 tanda-tanda dari kebesaran Allah 11:40 subhanahu wa taala. Allah ciptakan kita 11:43 manusia bermacam-macam 11:46 sukunya, bermacam-macam bahasanya, 11:49 bermacam-macam warna kulitnya. 11:52 Keanekaragaman ini juga Allah sebutkan 11:55 wamin ayatihi 11:57 ikhtilafu alwanikum wa alsinatikum, 12:00 termasuk tanda-tanda kebesaran Allah. 12:03 Allah ciptakan kita ini berbeda-beda 12:05 warna kulitnya berbeda-beda, juga 12:08 bahasanya berbeda-beda. Jadi, bahasa ini 12:10 Allah yang 12:11 Allah yang berikan, Allah yang ajarkan 12:12 kepada kita. 12:14 Tapi, Allah yang Maha mengetahui 12:16 hikmahnya, Allah pilih Alquran 12:19 sebagai kitab akhir zaman ini 12:22 dengan bahasa Arab ya, yang ternyata 12:24 bahasa Arab ini memiliki kosakata yang 12:26 begitu banyak, Allahu alam. Eh, Ustaz 12:29 betul enggak bahwa nanti di surga bahasa 12:30 yang digunakan digunakan adalah bahasa 12:32 Arab, betul enggak itu, Ustaz? 12:34 Jadi, ada sebuah riwayat yang memang 12:37 sebuah riwayat 12:39 yang menyebutkan bahwa 12:41 adalah kalian mempelajari bahasa Arab 12:44 karena dia merupakan bahasa kitab 12:46 kalian. 12:48 Bahasa kitab kalian dan juga bahasa Nabi 12:50 kalian. 12:52 Dan juga merupakan bahasa para penghuni 12:54 surga kelak di hari kemudian nanti. 12:57 Tidak diturunkan dalam Alquran, terdapat 12:59 dalam riwayat. Saya tidak berani 13:01 memastikan kebenarannya, tapi makna dari 13:04 hadis ini 13:05 bahasa kitab suci kita yang merupakan 13:07 rukun iman kita dalam bahasa Arab. 13:11 Bahasa Arab mendapatkan kemuliaan dengan 13:13 Alquran. 13:15 Bukan sebaliknya. 13:16 Jadi, bahasa Arab mendapatkan kemuliaan 13:18 dengan Alquran. Kemudian bahasa Nabi 13:20 kita juga merupakan bahasa apa? 13:23 Arab yang sebaik-baiknya. 13:26 Dan di hari kemudian nanti para penghuni 13:28 surga berbahasa Arab, insyaallah 13:31 orang-orang Indonesia atau bangsa-bangsa 13:33 yang lain tidak perlu khawatir. 13:35 Karena 13:36 di hari akhir nanti para penghuni surga 13:38 automatically kalau betul-betul di sana 13:40 menggunakan bahasa Arab, mereka akan 13:42 apa? 13:43 Akan langsung bisa berbahasa Arab. Ini 13:45 merupakan anugerah dari Allah. Tapi kita 13:47 mesti ingatkan, ini di luar sama sekali 13:50 dan jauh dari kefanatikan terhadap Arab 13:52 maupun bahasa Arab. 13:54 Tapi ini merupakan loyalitas kita kepada 13:57 Allah, kepada Rasul-Nya, kepada kitab 13:59 suci yang Allah turunkan. 14:01 Dan perlu kita ingatkan, 14:02 bahwa Allah tidak mengutus seorang Rasul 14:04 melainkan dengan bahasa kaumnya. 14:07 Illa bilisani qaumihi liyubayyina lahum. 14:11 Kami tidak mengutus seorang Rasul 14:12 melainkan dengan lisan atau bahasa 14:14 kaumnya untuk memberikan penjelasan 14:16 kepada mereka. 14:18 Nah, Alquran yang diturunkan dalam 14:20 bahasa Arab dan Nabi-Nya, tempat 14:22 turunnya juga kaumnya berbahasa Arab, 14:24 maka untuk 14:26 bangsa Indonesia harus tampil di antara 14:29 mereka orang-orang yang mempelajari 14:31 bahasa Arab, mempelajari Alquran, dan 14:33 menyampaikan kepada mereka dalam bahasa 14:36 Indonesia sebagai duta Nabi kita 14:38 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 14:40 wasallam. Wallahu alam. 14:42 Baik, selanjutnya dari Bapak Akmal. 14:44 Assalamualaikum Ustaz. Saya ingin 14:45 bertanya. 14:45 Waalaikumsalam warahmatullah. 14:46 Ustaz, istri saya kalau membaca Alquran 14:49 hanya dibaca surat-surat yang mengandung 14:52 fadilah seperti surat Waqiah untuk 14:54 mencari rezeki dan surat Ayat Kursi 14:56 untuk 14:58 terhindar dari setan dan lain. Apakah 15:01 istri saya betul dia memilih hanya 15:03 surat-surat yang memiliki fadilah saja? 15:07 Bismillahirrahmanirrahim. 15:09 Alquran seluruhnya dari mulai Al Fatihah 15:13 hingga suratun nas berisikan fadhail, 15:17 keutamaan yang amat indah. 15:19 Seluruhnya merupakan cahaya, seluruhnya 15:22 merupakan nur, 15:23 seluruhnya merupakan syifa dan rahmat. 15:27 Jadi kalau Ibu kita hanya memilih 15:29 ayat-ayat atau sebaga ayat-ayat Alquran 15:33 atau surah-surah seperti suratul muluk, 15:35 surah al waqiah, suratul kahfi, sayang 15:38 sungguh sayang kita kehilangan fadail 15:40 yang amat banyak. 15:42 Oleh karena itu di samping surah-surah 15:44 khusus yang kita baca katakan mungkin 15:46 setiap malamnya, bacalah Alquran dari 15:48 awal hingga akhir tanpa tergesa-gesa 15:52 dengan bacaan yang baik, tartil 15:55 dan penuh penghayatan. Oleh karena itu 15:58 alangkah indahnya kalau di setiap rumah 16:01 mereka menyediakan waktu setiap harinya 16:03 untuk membaca Alquran, memperdengarkan 16:05 terjemahannya 16:07 bersama-sama agar menjadi lampu atau 16:09 cahaya yang menerangi hidup kita. 16:12 Begitu juga menjadi pedoman bagi kita 16:14 kalau ada yang tidak jelas, tanyakan 16:16 kepada mereka-mereka ahlinya. 16:19 Jadi sayang kalau seandai kita hanya 16:21 fokus pada sebagian ayat padahal Alquran 16:23 seluruhnya merupakan cahaya, seluruhnya 16:25 merupakan syifa dan rahmat. Wallahualam. 16:28 Ustaz Hamzah, silakan doakan. 16:30 Ya artinya tidak dilarang membaca 16:32 seperti itu cuman 16:34 ya sayang aja Ustaz Husein bilang tadi. 16:36 Apalagi sebenarnya 16:38 kalau dibaca ayat-ayat tersebut, kalau 16:40 dipahami maknanya itu akan jauh lebih 16:44 lebih apa 16:45 bermakna, lebih berfaedah seperti itu. 16:49 Walaupun dengan dengan membacanya saja 16:51 Alquran karena kitab suci kita sudah 16:53 dapat pahala. 16:54 Iya. Hendaknya 16:56 ya digali lagi, 16:59 dipahami maknanya, direnungi itu akan 17:02 kita mendapatkan bimbingan dan petunjuk 17:03 [mendengus] dari sana. Wallahualam. 17:06 Baik, selanjutan dari Ibu Lili asal 1C 17:10 dengan Ustaz Hamzah. Waalaikumsalam. 17:11 Mohon penjelasan mengenai Nabi Khidir, 17:13 apakah eh betul apa yang dikatakan orang 17:16 katanya beliau masih hidup sampai 17:17 sekarang. Mohon penjelasan. 17:20 Bismillahirrahmanirrahim. 17:25 Pertama-tama kita perlu meluruskan. 17:28 Bahwa tidak ada satupun keterangan dalam 17:30 Alquran 17:33 yang menyebutkan bahwasanya 17:38 hamba yang bersama Allah yang dikenal di 17:40 tengah-tengah kita sebagai Khidir 17:43 sebagai seorang nabi atau sebagai 17:44 seorang rasul. 17:46 [berdehem] 17:46 Jadi tidak ada 17:48 ya, keterangan dalam Alquran yang 17:50 menerangkan 17:51 bahwa dia merupakan salah satu nabi. 17:55 Tapi Allah Subhanahu Wa Ta'ala 17:56 menyebutkan 17:58 bahwasanya beliau seorang hamba 18:02 yang kami anugerahkan baginya ilmu dan 18:05 rahmat dari sisi kami. 18:08 Fawajadna abdan min ibadina atainahu 18:11 rahmatan min indina 18:14 wa allamnahu min ladunna ilman. Nabi 18:17 Musa menjumpai 18:19 eee 18:21 [berdehem] 18:21 seorang hamba 18:24 yang kami apa? 18:25 Anugerahkan baginya rahmat dari sisi 18:28 kami 18:29 dan kami ajarkan dari sisi kami ya 18:33 ilmu. Ini 18:35 merupakan keterangan bahwa yang 18:36 dipelajari Khidir merupakan ilmu yang 18:38 langsung diajarkan Allah kepadanya yang 18:40 dikenal dengan nama ilmu Al Laduni. 18:46 Sedangkan kisah yang terjadi antara Nabi 18:48 Allah Musa bersama Khidir itu merupakan 18:52 pendidikan bagi Nabi Musa, begitu juga 18:54 untuk kita semua agar tidak merasa 18:57 bangga dengan ilmu kita dan menganggap 19:00 bahwa kita ini memiliki pengetahuan yang 19:03 meliputi segala sesuatu. 19:05 Allah berikan pelajaran kepada Musa dari 19:07 seorang hamba yang tidak dikenal ya 19:10 yang sederhana ternyata Allah berikan 19:13 padanya ilmu pengetahuan yang Allah 19:16 tidak berikan kepada Musa. 19:18 Dan apa yang dilakukan oleh Khidir, 19:21 kalau bukan karena pemberitahuan dari 19:23 Allah sebelumnya, niscaya Nabi Musa 19:25 sebagai seorang nabi dan rasul akan 19:27 menegakkan syariat kepada apa? 19:30 Khidir 19:31 ketika dia melakukan pembunuhan terhadap 19:34 seorang anak. 19:36 Ya. Yang di mata Nabi Allah Musa yang 19:39 tidak melakukan kejahatan apa-apa. 19:42 Tapi Allah subhanahu wa taala, ya, yang 19:45 memerintahkan untuk melakukan hal ini 19:47 sebagai pelajaran. 19:49 Allah bisa saja mewafatkan anak tersebut 19:51 dengan penyakit atau dengan jatuh dari 19:54 sebuah pohon, tapi sengaja Allah 19:56 pindahkan ke tangan Khidir untuk 19:59 memberikan pelajaran 20:00 di balik kematian anak ini ada hikmah. 20:04 Ada hik 20:05 hikmah. 20:06 Tapi Allah subhanahu wa taala 20:08 perlihatkan kepada Musa kasus tersebut 20:10 begitu aneh karena datang dari seorang 20:12 yang bersama dia melakukan pembunuhan 20:15 tanpa alasan. 20:17 Tapi karena Allah beritahukan kepada 20:19 Musa ini pelajaran buat dirinya, dia 20:20 tidak melakukan hukuman terhadap orang 20:23 tersebut. 20:25 Hingga 20:27 hamba tersebut menerangkan kepada Musa. 20:30 Wa ammal ghulamu fakana abawahu 20:32 mukminain. Adapun anak yang saya bunuh 20:35 tadi 20:36 kedua orang tuanya orang yang beriman. 20:37 Fakhasyina an yurhiqahuma tughyanan wa 20:41 kufran. Kami khawatir akan menjerumuskan 20:43 orang tuanya dalam penyelewengan 20:47 dan kekafiran karena cinta pada anaknya. 20:50 Faaradna an yubdilahuma rabbuhuma 20:52 khairan minhu zakatan wa aqraba ruhma. 20:54 Kami ingin 20:56 agar Allah menggantikan dirinya dengan 20:58 apa? Seorang anak, ya, yang lebih taat, 21:01 lebih patuh, lebih peduli dan sayang 21:03 pada orang tuanya. 21:07 Nah, kemudian apa? Kita lihat pada 21:09 penutup kisah ini, Khidir atau orang 21:12 yang menemani Musa berkata, "Wama 21:14 fa'altuhu an amri dzalika takwilu malam 21:17 tasti alaihi shobru." Saya tidak 21:19 melakukan semuanya dengan kehendak saya, 21:22 tapi atas perintah Allah. Allah. Atas 21:25 perintah Allah. Itulah merupakan takwil 21:27 yang kamu tidak mampu sama sekali 21:29 bersabar menghadapinya. 21:31 Artinya Allah berikan kepada hamba ini 21:33 ilmu yang Allah tidak berikan kepada 21:35 Musa. 21:37 Tapi pengalaman tadi, pengalaman yang 21:39 terbatas pada Musa dan Khidir, ya. 21:43 Dalam apa? Melakukan tindakan-tindakan 21:45 yang tidak sesuai dengan syariat. 21:48 Sedangkan pelajaran tersebut dijadikan 21:50 sebagai peringatan bagi kita, jangan 21:53 kamu menganggap kamu ini mengetahui 21:55 segala sesuatu. "Wama utitum minal ilmi 21:57 illa qolila." Kamu tidak diberitahukan 22:00 eh eh 22:01 tidak diajarkan ilmu kecuali sedikit 22:03 sekali. Dan ini pelajaran buat kita, 22:05 kalau ada peristiwa musibah yang menimpa 22:07 kita, anak kita umpamanya diambil oleh 22:08 Allah, 22:10 harta kita berkurang, jangan kita 22:13 berkeluh kesah atau berburuk sangka 22:16 terhadap Allah. Di balik semua ini pasti 22:19 ada hikmahnya yang kembali kepada kita. 22:22 Wa asa 22:24 takrohu syai'an wahuwa khoirullakum. 22:27 [mendengus] 22:27 Kamu tidak menyukai sesuatu, bisa saja 22:29 dia akan membawa kebaikan yang lebih 22:31 baik. 22:33 Wa asan tuhibbu syai'an wahuwa 22:35 syarrullakum wallahu ya'lamu wa antum la 22:37 ta'lamun. 22:38 Ini pelajaran yang amat indah, tapi 22:40 beliau bukan seorang nabi dan rasul. 22:42 Kalau beliau nabi dan rasul, maka yang 22:44 dibawa menjadi risalah Allah subhanahu 22:46 wa ta'ala. 22:47 Berarti menjadi apa? 22:49 Menjadi satu aturan yang datang dari 22:52 Allah, tapi ini merupakan pelajaran 22:54 khusus. 22:57 Yang Allah berikan kepada Musa melalui 22:58 seorang hamba yang tidak dikenal sama 23:00 sekali dan kejadian tersebut kejadian 23:03 yang memang langsung di bawah perintah 23:06 Allah bukan dengan kemauan hamba 23:08 tersebut. 23:09 Adapun apakah dia masih hidup sampai 23:11 sekarang Allah berfirman wa ma ja'alna 23:13 li ahadin min qablikal khulda afa in 23:16 mitta fahumul khalidun. Hah? Oh, wa ma 23:19 wa ma ja'alna libasyarin min qablikal 23:21 khulda afa in mitta fahumul khalidun. 23:25 Jadi kami tidak pernah menjadikan bagi 23:26 seorang pun manusia sebelum kamu yang 23:29 diberikan umur yang kekal. 23:32 Apakah kalau kamu wafat wahai Rasulullah 23:35 apakah mereka akan hidup kekal? Kan 23:37 tidak. 23:38 Jadi Allah menafikan bahwa ada seorang 23:40 sebelum Rasul yang diberikan kehidupan 23:42 yang kekal dan panjang. Begitu juga Nabi 23:45 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 23:47 wa sallam akan tiba saat ajal menjemput 23:50 dirinya 23:51 kembali kepada Allah subhanahu wa 23:53 ta'ala. Jadi ayatnya menjelaskan 23:56 tidak ada orang sebelum Nabi yang 23:59 diberikan kehidupan panjang umur dan 24:01 kekal termasuk di dalamnya hamba Allah 24:04 yang bersama Musa alaihis salatu 24:06 wassalam. Wallahu a'lam. Alhamdulillah. 24:08 Baik, baik. 24:12 Assalamualaikum satu Ustad, 24:13 kami baru saja pulang dari umrah. Apakah 24:16 ee kalau membaca selawat di Raud 24:20 Raudhah itu ada perbedaan antara kalau 24:23 kami berselawat di sana dengan kalau di 24:25 Indonesia? 24:26 Betul. 24:32 Bismillahirahmanirahim. Allahuma shali 24:33 wa sallim ala sayyidina Muhammad wa ala 24:34 sayyidina Muhammad. 24:36 Ya, Allah [mendengus] perintahkan kita 24:38 ya 24:38 untuk berselawat kepada Nabi. 24:42 Dengan firman-Nya innallaha wa 24:43 malaikatahu yushalluna alan Nabi. 24:47 Ya ayyuhalladzina amanu shallu alaihi wa 24:50 sallimu taslima. 24:53 Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya 24:55 berselawat kepada Nabi. Wahai 24:57 orang-orang yang beriman, shollu alaihi 25:00 wasallim taslima. Berselawatlah kepada 25:02 Nabi. 25:02 Kepada Nabi, kepadanya, kepada Nabi. 25:05 Dan berikanlah salam sejahtera 25:07 kepadanya. 25:08 Ini kalau ini perintah Allah. 25:11 Ya, [mendengus] kalau hanya hanya 25:13 kita bisa berselawat di Raudhah, ini 25:16 berat sekali gitu. 25:18 Ongkosnya seperti itu. 25:21 Ini perintah Allah untuk semua kaum 25:23 beriman, 25:25 kaum mukminin. [mendengus] 25:26 Oleh karena itu, selawat ini bisa 25:29 kita ee laksanakan di mana saja. 25:34 Baik itu di Raudhah ataupun di luar 25:37 Raudhah. Di manapun saja apa di belahan 25:39 bumi ini, kita bisa melaksanakan, kita 25:43 bisa menyampaikan selawat kita kepada 25:46 Nabi kita Muhammad sallallahu 25:47 Allahumma sholli ala Muhammad. 25:49 [mendengus] 25:49 Jadi seperti itu. Ini adalah kemudahan 25:51 karena firman Allah ini untuk semua kaum 25:53 mukminin, ya. Di manapun mereka berada. 25:57 Dan barangsiapa melaksanakan ini, 25:59 tentunya dia akan terhubung dengan 26:00 Rasulullah, Rasulullah sallallahu alaihi 26:02 wasallam 26:03 ya, akan 26:05 apa 26:06 menjawab selawat kita, menjawab menjawab 26:09 salam kita seperti itu. Ya, di manapun 26:12 kita berada, tentunya 26:14 ya, kita akan terhubung dengan 26:16 Rasulullah. Ini perintah kepada kita 26:18 agar supaya kita dengan Nabi kita ini 26:21 memiliki keterikatan, 26:23 memiliki hubungan. Selalu seperti itu. 26:26 Ya, ini adalah merupakan ibadah 26:30 yang kembalinya itu 26:33 kepada kita, ya. Makin banyak kita 26:35 berselawat kepada Nabi, 26:37 ya, ini Allah akan 26:40 [mendengus] 26:40 membalasnya, Allah akan berselawat 26:42 kepada kita. Nabi bilang, "Man sholla 26:44 alaiya sholatan shollallahu alaiha 26:47 alaihi biha asyro." 26:49 Barangsiapa yang berselawat kepadaku 26:51 satu kali maka Allah akan berselawat 26:54 kepada 26:56 kepadanya, kepada orang yang berselawat 26:57 kepada Nabi itu 10 kali. 26:59 Jadi 27:01 ini adalah amal ibadah yang 27:03 ya [mendengus] kembalinya 27:05 kebaikan nya kepada kita. Seperti juga 27:08 ibadah-ibadah yang lain 27:10 ya itu juga 27:11 untuk kita semuanya. Nah kebaikannya 27:14 untuk kita bukan untuk Allah ataupun 27:17 untuk Rasulullah ya, tapi sebenarnya ini 27:20 untuk untuk kita wallahualam. 27:23 Oke baik saya salam satu sin dan satu 27:26 pertanyaan dari Ibu Lala kapankah 27:28 sebaiknya wanita salat zuhur pada hari 27:31 Jumat? Apakah setelah salat Jumat 27:33 terselenggara atau ketika salat Jumat 27:35 itu berlangsung? 27:37 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna 27:40 ilman wal hikmatna bis sholihin. 27:42 Mengingat kaum wanita tidak diwajibkan 27:45 untuk melakukan salat Jumat 27:48 maka disaat masuk waktu salat 27:53 maka mereka di rumah boleh langsung 27:55 mengerjakan salat zuhur tanpa harus 27:58 menunggu usai dan berakhirnya salat 28:01 Jumat. 28:03 Jadi kalau wanita [berdehem] ya ingin 28:05 melakukan salat 28:08 di rumah pada hari Jumat tidak harus 28:11 menunggu selesai salat Jumat. Termasuk 28:13 juga orang-orang laki-laki yang 28:16 berhalangan untuk salat Jumat. 28:19 Seperti katakan dia sakit, dia uzur, dia 28:22 boleh mengerjakan salat zuhur tanpa 28:25 harus menunggu usainya salat Jumat. 28:28 Kalau salat Jumat menjadi keharusan bagi 28:30 mereka-mereka yang sehat, yang mereka 28:33 yang tidak musafir ya 28:35 mereka-mereka yang dalam keadaan tidak 28:39 memiliki halangan untuk melakukan salat 28:41 Jumat. 28:42 Wallahualam. 28:43 Baik Ustadz ya nah. 28:45 Dari Bapak Ahmad Yusuf. Mmm. 28:50 Ahmad Yusuf, assalamualaikum satu C dan 28:52 Hamzah. 28:53 Waalaikumsalam warahmatullahi. 28:54 Saya selalu menyimak acara renungan di 28:55 bawah naungan Alquran terutama kajian 28:57 Alquran dari sisi sains. 28:59 Baru-baru ini saya baca artikel sains 29:01 tentang teori fisika kuantum tentang 29:04 negatif time. Analoginya apabila ada 29:07 mobil yang mengantri di depan satu 29:09 terowongan secara bersamaan, mobil 29:11 tersebut sudah bisa dilihat di sisi 29:14 ujung terowongan. Saya berpikir ini satu 29:17 lagi bukti secara ilmiah bahwa 29:20 sesuatu itu sudah ditakdirkan ditulis 29:22 Allah subhanahu wa taala sebelum 29:23 terjadi. Mohon penjelasan dari Bapak A 29:25 Yusuf. 29:27 Bismillahirrahmanirrahim Bapak A Yusuf 29:30 ya. 29:31 Banyak hukum-hukum takdir 29:35 yang dulu belum dapat dijelaskan. 29:39 Dulu dianggap merupakan hal yang 29:41 misterius ya, merupakan hal yang mistik. 29:45 Sekarang hukum-hukum tersebut menjadi 29:47 jelas. 29:50 Dan kata takdir di sini Bapak A Yusuf ya 29:54 menerangkan 29:55 hukum-hukum Allah subhanahu wa taala 29:59 yang mengatur alam kosmos termasuk yang 30:03 mengatur 30:05 ya tubuh kita, organ-organ tubuh kita 30:08 yang diatur oleh Allah subhanahu wa 30:10 taala dengan hukum-hukum yang begitu 30:13 sempurna dan penuh keseimbangan. 30:17 Sebagaimana firman Allah wasyamsutajri 30:20 limustaqarrillaha dzalika taqdirul 30:23 azizil alim. 30:25 Walqamar qaddarnahu manazila hatta 30:28 adakal urjunil qadim lasyamsu yang bagi 30:31 laha antudrikal qamara walal lailu 30:34 sabiqunnahar. 30:36 Bagaimana Allah subhanahu wa taala 30:38 menggambarkan matahari sebagai 30:41 eee, 30:42 dari tata surya kita. 30:45 Planet-planet yang mengelilinginya. 30:48 Begitu juga bulan yang mengelilingi bumi 30:51 kita. 30:52 Berperan sebagai 30:55 pengganti matahari pada saat matahari 30:57 terbenam, cahaya bulan menerangi kita. 31:02 Dan juga menjadi pertanda 31:04 akan bilangan hari, bilangan bulan. 31:09 Dengan bimbingan dan petunjuk Allah. 31:11 Lalu Allah terangkan bahwa semua ini 31:13 merupakan takdir. Artinya ketentuan dan 31:16 perhitungan dari Yang Maha Perkasa lagi 31:19 Maha Tahu. 31:21 Dan subhanallah diantara matahari, bumi 31:24 dan bulan dengan posisi mereka 31:27 ya, 31:28 yang ditempatkan oleh Allah 31:31 tidak menimbulkan sama sekali benturan 31:34 dan kekacauan. Masing-masing ditempatkan 31:36 pada orbitnya ya, pada tempatnya. 31:40 Dan kalau kita perhatikan bumi kita ini 31:42 yang melakukan rotasi pada sumbunya. 31:45 Dia mengitari matahari. 31:47 Bulannya mengitari bumi kita. 31:50 Kemudian matahari bersama planet-planet 31:53 kita termasuk bulannya mengitari pusat 31:55 galaksinya. Ini betul-betul merupakan 31:58 keajaiban yang luar biasa. 32:02 Nah, ini semua berdasarkan takdir dan 32:04 perhitungan Yang Maha Perkasa lagi Maha 32:07 Tahu. 32:09 Tapi ingat Pak Yusuf, 32:12 bahwa takdir Allah dalam Alquran kalau 32:14 kita baca, semua berbicara mengenai 32:17 hukum-hukum, aturan-aturan ya, yang 32:20 ditetapkan Allah dan Allah mengajarkan 32:22 kita untuk memahami aturan tersebut. 32:24 Sebagaimana firman Allah, 32:26 bismillahirrahmanirrahim 32:27 sabbihi isma rabbikal a'la, sucikan nama 32:31 kebesaran keagungan Tuhanmu Yang Maha 32:33 Tinggi. 32:34 Yang Maha Agung. 32:35 Alladzi kholaqo fasawwa, Dia yang 32:37 menciptakan makhluknya, kemudian 32:40 menyempurnakan dengan penuh 32:41 keseimbangan. 32:43 Lalu Allah terangkan bahwa makhluk yang 32:45 diciptakan dengan penuh keseimbangan ini 32:49 Allah subhanahu wa taala tetapkan ukuran 32:52 dan aturannya. Walladzi qaddara fahada, 32:55 Dia yang memberikan 32:56 ketentuan-ketentuan, aturan-aturan, 32:59 hukum-hukum bagi setiap makhluknya. Lalu 33:02 Allah memberikan bimbingan bagi kita 33:04 untuk mempelajari 33:06 Manusia bisa terbang ya 33:09 bisa keluar dari kekuatan gravitasi 33:12 kemudian juga berhadapan dengan angin ya 33:16 berhadapan juga dengan berbagai macam 33:18 tantangan 33:19 dengan ilmu yang Allah ajarkan kepada 33:21 mereka memahami hukum-hukum dan aturan 33:24 tersebut. Ini bukan melawan takdir. 33:27 Tapi ilmu yang Allah berikan kepada 33:29 mereka dan kemampuannya untuk bisa 33:33 keluar dari jerat gravitasi, terbang di 33:36 angkasa dengan mengangkut bukan hanya 33:38 dirinya, sejumlah manusia dan 33:40 barang-barang, ini semua tidak lepas 33:43 daripada apa? Ilmu yang berlaku, yang 33:47 sesuai dengan ketentuan takdir Allah. 33:50 Tapi amal kita 33:53 semuanya kembali pada pilihan kita. 33:55 Walaupun kita dalam beramal terikat 33:58 dengan hukum-hukum. 34:00 Contohnya 34:02 kita sebagai manusia mau tidak mau 34:03 terikat dengan hukum-hukum dan 34:05 aturan-aturan yang ditetapkan Allah 34:07 subhanahu wa taala dalam kehidupan kita. 34:10 Nah, kita diperintahkan oleh Allah 34:11 bagaimana kita berjalan 34:14 di samping kita mempelajari dan 34:17 menghitung takdir takwinnya atau 34:19 norma-norma alamiah, kita juga 34:21 mempelajari norma-norma syariat. Antara 34:23 norma syariat dan norma alamiah ini 34:25 seiring dan seirama. 34:27 [mendengus] 34:28 Bisa kita mengikuti norma-norma syariat, 34:31 syariat mengajak kita juga untuk apa? 34:33 Menyesuaikannya dengan norma-norma 34:35 syariat, dengan norma-norma alamiah. 34:37 Apabila kita bertakwa kepada Allah, 34:39 mengikuti petunjuk Allah subhanahu wa 34:41 taala, maka langkah kita sejalan dengan 34:44 norma-norma alamiah, hukum-hukum yang 34:47 mengatur alam semesta. 34:48 Begitu dia bertakwa, Allah buka pintu 34:50 rahmat-Nya, keberkahan-Nya. Begitu dia 34:53 berpaling dari Allah, melanggar larangan 34:54 Allah, langsung langit juga menutup 34:57 dirinya dan menahan rahmat-Nya dari 34:59 orang semacam ini. Jadi, Pak Yusuf, 35:01 bahwa hukum-hukum takdir 35:04 yang mengatur alam semesta, yang 35:06 mengatur hidup kita, 35:08 kalau kita perhatikan bersama-sama, 35:10 sekarang ilmu pengetahuan menguatnya. 35:12 Sebagai contoh, takdir Allah yang 35:14 berlaku pada ee 35:17 sistem jantung kita. 35:19 Yang mengatur jantung ki kita. Begitu 35:21 juga yang bekerja, berfungsi dalam 35:25 mengatur apa? Sistem paru-paru kita, 35:29 kembang kuncupnya. 35:30 Kemudian juga bagaimana ee kedua ginjal 35:33 kita, hati kita. Ini fungsi-fungsinya 35:36 merupakan apa? 35:38 Merupakan hukum takdir. Dipelajari dalam 35:40 ilmu biologi. Ilmu biologi 35:42 mempelajari takdir Allah hingga 35:44 melahirkan ilmu-ilmu yang bermanfaat 35:47 bagi mereka. 35:48 Ilmu fisika, sebelum ada ilmu ini, 35:51 fenomena fisika telah ada. 35:53 Dan fisika, hukum-hukumnya yang terdapat 35:56 di alam raya ditetapkan oleh Allah 35:58 langsung. Begitu juga 36:00 hukum-hukum yang berkaitan dengan 36:02 astronomi. 36:04 Geologi, semua merupakan takdir-takdir 36:08 Allah subhanahu wa taala yang dipelajari 36:10 manusia, lalu mereka membukukan dalam 36:13 apa? Disiplin ilmu pengetahuan yang kita 36:16 pelajari. 36:17 Jadi, manusia dengan perkembangan ilmu 36:19 pengetahuan, mereka mempelajari 36:20 bagaimana keajaiban takdir Allah, sistem 36:23 imunitasnya, kemudian juga bagaimana 36:26 Allah mengatur sel darah manusia, sel 36:28 darah putihnya, darah merahnya. 36:31 Juga keseimbangan yang amat menakjubkan. 36:34 Kemudian terjadi gejala penyimpangan 36:36 seperti gangguan yang terjadi pada apa? 36:39 Pada keliaran sistem imunitas kita yang 36:42 melahirkan autoimun. 36:45 Dan penyakit-penyakit yang bermunculan 36:47 yang merusak keseimbangan yang ada pada 36:49 hukum ya yang ada pada diri manusia. 36:52 Nah, paramedis mempelajari semua ini. 36:55 Kemudian mereka mencari terapi yang 36:57 dapat mengembalikan fungsi tubuh organ 37:01 sel manusia kembali dalam keadaan 37:02 normal. Ini semua menggambarkan 37:05 indahnya keajaiban takdir Allah. Jadi, 37:08 bukan hanya dalam alam fisika atau 37:11 astrofisika 37:14 tapi semua hukum-hukum yang pada saat 37:16 ini 37:17 telah dipelajari oleh manusia ya yang 37:19 melahirkan keajaiban. Sebetulnya itu 37:22 mengungkap takdir-takdir Allah subhanahu 37:25 wa taala. 37:26 Sedangkan manusia dengan amalnya terikat 37:28 dengan pilihan yang Allah berikan, 37:30 dengan kehendak yang Allah anugerahkan, 37:32 dengan potensi kekuatan yang Allah 37:34 berikan dan pada apa yang dilakukan 37:36 dengan pilihannya, dia bertanggung jawab 37:37 di hadapan Allah subhanahu wa taala. 37:40 Jadi, betul seperti yang antum katakan 37:42 tadi berbagai macam ilmu pengetahuan 37:45 ternyata menguak di hadapan kita 37:47 keajaiban hukum-hukum dan takdir Allah 37:50 yang amat indah dan amat sempurna. 37:53 Wallahu alam. Subhanallah 37:55 Pak Dokter, silakan. 37:56 Iya, tadi apa penting sekali 37:59 ya 38:00 kita bagaimana melihat eh 38:04 apa yang ada di sekitar kita ini 38:06 tentang eh 38:09 eh ciptaan Allah yang begitu detailnya, 38:12 begitu presisinya, sudah ditentukan ya, 38:15 sudah takdir tadi sudah dijelaskan. 38:18 Ya 38:18 dan banyak eh 38:20 eh 38:21 saat ini hal-hal yang diungkapkan dalam 38:23 Alquran 38:24 ya, makin maju ilmu pengetahuan 38:28 menjadi sesuatu yang dulu dianggap 38:31 mustahil sekarang 38:34 menjadi jelas sekali. 38:36 Contohnya misalnya 38:38 bagaimana dengan diterangkan dalam ilmu 38:40 fisika kuantum tadi katanya. 38:43 Ya, kalau orang bergerak dengan 38:44 kecepatan tinggi 38:46 maka ya, waktu menjadi lambat seperti 38:49 itu. 38:50 Ini sebenarnya peristiwa Isra itu 38:53 menggambarkan tentang hal tersebut. 38:55 Bagaimana Rasulullah sallallahu alaihi 38:56 wasallam dalam waktu yang singkat enggak 38:59 sampai semalaman suntuk 39:01 pergi dengan kecepatan tinggi dengan 39:04 menggunakan namanya burak. Burak itu 39:06 dalam bahasa Arab dari kata barkun itu 39:08 adalah 39:09 kendaraan yang barkun itu kan cahaya, 39:12 kilat ya. 39:13 Ya, kendaraan dengan 39:15 yang berkecepatan cahaya. Jadi, dan 39:18 Rasulullah melakukan aktivitas 39:20 macam-macam kan diceritakan ya. 39:23 Ya, melihat surga, melihat neraka dan 39:25 memperlihatkan macam-macam. 39:27 Ya, dan kembali lagi 39:29 dalam eee, masih dalam waktu malam itu 39:32 juga dalam waktu singkat. Ini 39:33 menunjukkan bagaimana membuktikan 39:36 eee 39:37 [mendengus] 39:37 eee, hubungan antara kecepatan dan waktu 39:39 tadi. Dan juga misalnya 39:42 disebutkan dalam Alquran 39:45 kita bisa berdialog dengan jarak jarak 39:47 jauh kan diceritakan dalam Alquran 39:49 bagaimana 39:50 penduduk surga dan neraka itu 39:53 saling berdialog 39:54 tanya jawab seperti itu. 39:57 Ya, kan kita ketahui neraka itu begitu 39:59 panasnya. 40:00 Kalau didekatin tuh jawab penduduk surga 40:03 misalnya mau mendekatin neraka ya 40:04 kepanasan gitu. 40:06 Ternyata kan sekarang terbukti kita dari 40:08 jarak jauh kita bisa berkomunikasi 40:10 dengan orang. Orang di Amerika kah, di 40:12 mana kah yang jauh di 40:14 eee, di Saudi atau di Jepang di Jepang 40:17 misalnya kita bisa berkomunikasi dengan 40:20 handphone 40:20 ya, dengan via Zoom misalnya kan 40:24 teleconference seperti itu. Ini apa yang 40:26 diceritakan dalam Alquran akan terbukti 40:29 ya seperti itu. 40:31 Dan yang penting dari hal penting 40:33 dalam masalah apa yang Allah sudah 40:35 tetapkan, tentukan itu, itu dalam 40:39 hukum-hukum yang ada di alam ini, 40:42 ketentuan-ketentuan yang ada di alam 40:44 ini. 40:45 Dan bukan yang 40:47 yang harus digarisbawahi, bukan berarti 40:49 amal kita sudah ditentukan ini 40:52 ini atau sudah dicatat seperti itu. Ini 40:55 harus 40:56 harus dipisahkan ya pengertian ini. 40:59 Seperti kita baca dalam surah Yasin atau 41:01 surah yang lainnya 41:03 penulisan atau pencatatan amal perbuatan 41:06 manusia itu 41:07 itu kalau sudah kita lakukan, kita 41:10 kerjakan. 41:12 Ya. 41:13 Seperti dalam firman Allah dalam surah 41:15 Yasin ayat 12 41:18 Inna nahnu nuhyil mauta 41:20 sesungguhnya kamilah yang menghidupkan 41:23 orang yang mati nanti. 41:25 Wa naktubu ma qaddamu 41:27 dan kami yang menuliskan, nah kataba 41:30 yaktubu di sini ini naktubu di sini 41:33 bentuknya fi'il mudhari'. 41:35 Arti fi'il mudhari' itu artinya 41:37 pekerjaan yang bukan lampau, sekarang 41:40 dan atau biasanya digunakan secara tata 41:42 bahasa itu atau akan datang. 41:45 Jadi wa naktubu ma qaddamu dan kami 41:48 mencatat apa yang telah mereka 41:51 kerjakan. 41:53 Apa yang telah mereka persembahkan 41:55 seperti itu. Jadi tentang amal perbuatan 41:58 manusia bukan dicatat dulu baru kita 42:01 ngerjakan, oh ternyata kita ngerjakan 42:03 ini. 42:04 Bukan seperti itu. 42:07 Ya, ini supaya 42:09 kita pahami benar-benar tentang masalah 42:12 takdir artinya Allah sudah tetapkan 42:14 segala sesuatu di alam ini dengan 42:16 hukum-hukumnya, ketentuan-ketentuannya 42:18 seperti itu. Tapi kalau perbuatan 42:20 manusia Allah baru catat ketika mereka 42:25 melakukannya. 42:26 Jadi "Wa naktubu ma qaddamu wa 42:28 atsarahum" kami catat apa yang mereka 42:31 persembahkan dan juga kami catat 42:33 bekas-bekas dari amal mereka. 42:35 Atau dalam firman Allah yang lainnya 42:37 misalnya 42:38 dalam surah Ali Imran 181 42:41 Allah berfirman "Laqad sami'allahu 42:44 qaulan ladzina qalu innallaha faqirun wa 42:47 nahnu aghniya" 42:49 Allah telah mendengar ucapan 42:52 mereka-mereka yang mengatakan "Oh Allah 42:54 itu fakir, Allah itu miskin 42:56 kitalah yang kaya" Apa kata Allah? 42:59 "Sanaktubu ma qalu" kami akan catat apa 43:03 yang mereka katakan. 43:05 Jadi bukan sudah dicatat duluan baru 43:07 mereka mengatakan tidak, tapi ini juga 43:09 menggunakan fi'il mudhari' ya bukan 43:12 ya "Katabna ma qalu" enggak tapi 43:15 "Sanaktubu" kami akan catat 43:17 apa yang mereka katakan. "Wa qatalahumul 43:21 anbiya'a bighairi haqqin wa naqulu dzuqu 43:23 adzabal hariq" 43:25 Jadi 43:27 perlu apa dipisahkan pengertian takdir 43:31 itu sering orang salah paham katanya "Oh 43:34 kita sudah ditakdirkan begini dan 43:36 begitu" bahkan dibilang katanya sejak 43:38 kita di perut ibu sudah oh ditentukan 43:41 takdir kita bakal 43:43 apa ahli nar atau ahli 43:45 ahli ahli surga seperti itu. Ini enggak 43:48 benar apa gunanya perintah-perintah 43:50 Allah, larangan-larangan Allah subhanahu 43:51 wa ta'ala kalau begitu. 43:53 Ya 43:54 kalau dikaitkan dengan ilmu Allah, Allah 43:57 ya Allah Maha mengetahui apa yang akan 43:58 terjadi pada manusia ya pasti Allah akan 44:01 tahu tapi kalau amal perbuatan manusia 44:05 tidak akan dicatat kecuali setelah kita 44:07 mengerjakannya. 44:09 Bahkan kalau sesuatu yang belum kita 44:12 kerjakan itu perbuatan baik, Allah 44:15 dengan rahmat-Nya sudah catat bahwasanya 44:17 kita mendapatkan satu pahala. Ya, kita 44:20 mau misalnya mau pergi haji nih. Oh, 44:24 akhirnya enggak kesampaian. Kita sudah 44:25 niat banget, sudah siapkan bekalnya. 44:28 Enggak sampai 44:29 ada kan orang ya karena sudah nunggu 44:31 tapi enggak kesampaian. Itu Allah sudah 44:33 catat itu. Bahkan ya. Jadi, itu rahmat 44:37 Allah kalau kebaikan faman hamma kata 44:39 Nabi bi hasanatin falam ya'malha falahu 44:42 hasanatun kamilah. Barangsiapa orang 44:45 yang ingin melakukan kebaikan kemudian 44:47 enggak kesampaian karena uzur tentunya, 44:51 ya maka Allah mencatat dia mendapatkan 44:55 kebaikan seperti itu. 44:57 Tapi kalau keburukan mau 44:59 melakukan keburukan lalu dia 45:02 enggak jadi, artinya dia 45:05 [mendengus] 45:05 eee urungkan niat buruknya itu juga 45:08 Allah subhanahu wa taala catat ya 45:11 sebagai kebaikan buat dia dan dia satu 45:14 kebaikan. Jadi, sesuatu yang dikerjakan 45:16 dulu oleh 45:18 oleh manusia baru dicatat oleh Allah. 45:20 Wallahualam. Iya. Saya mau nambahkan 45:22 sedikit Pak Ustaz. 45:22 Ya, silakan. 45:23 Kalau bicara mengenai hubungan antara 45:25 takdir Allah dengan fisika kuantum saat 45:27 ini yang sedang [mendengus] berkembang 45:29 dengan pesat ya. 45:32 Allah subhanahu wa taala dalam Alquran 45:36 berfirman ta'rujul malaikatu war ruhu 45:39 ilaihi fi yaumin kana miqdaruhu khamsina 45:42 alfasanah. 45:44 Bagaimana malaikat naik 45:46 ke sisi [mendengus] Allah. 45:49 Demikian pula ar ruh Jibril 45:53 menempuh perjalanan satu hari sama 45:55 dengan 50.000 tahun. 45:57 Mmm. 45:59 Ada lagi dalam surat As-Sajdah 46:01 yudabbirul amra minas sama'i ilal ardh 46:03 tsumma ya'ruju ilaihi yaumin kana 46:05 miqdaruhu alfa sanatin mimma ta'uddun." 46:09 Allah Subhanahu wa Ta'ala mengatur 46:11 segala urusan dari langit ke bumi 46:14 kembali ke sisi Allah 46:15 dalam satu hari yang sama dengan 1.000 46:18 tahun. 46:19 [mendengus] 46:19 Dulu sebelum berkembang ilmu 46:21 pengetahuan, orang masih apa? Masih 46:23 bingung dalam memahami ayat ini. 46:26 Tapi setelah berkembang ilmu 46:27 pengetahuan, terutama dalam bidang 46:29 fisika 46:31 kemudian terobosan yang dilakukan oleh 46:33 Albert Einstein ketika dia 46:36 [berdehem] 46:36 berbicara mengenai relativitas waktu 46:39 relativitas waktu 46:41 bagaimana waktu melambat dengan 46:43 kecepatan tinggi hingga terjadi 46:45 perbedaan waktu 46:47 antara seorang yang meninggalkan bumi 46:49 dengan kecepatan cahaya dengan orang 46:52 yang di bumi. 46:53 Seorang yang umurnya sama, katakan 20 46:56 tahun. 46:57 Dia meninggalkan bumi dalam satu tahun 47:00 cahaya pulang pergi. [mendengus] 47:03 Dengan kecepatan cahaya selama satu 47:05 tahun kembali ke bumi ternyata apa? Usia 47:07 dia hanya bertambah setahun. Hmm. 21. 47:10 Yang di bumi orangnya sudah meninggal 47:12 dunia. 47:13 Hmm. Dia tua. Yang di bumi? Sudah tua. 47:15 Sudah tua atau meninggal dunia? 47:17 Karena apa? 47:18 Terjadi perbedaan waktu di sini. Dan 47:21 Subhanallah 47:23 kalau kita membaca kisah-kisah fantasi 47:26 kita temukan ternyata apa? 47:29 Mereka menerangkan tentang perbedaan 47:31 atau selisih waktu di mana dalam satu 47:33 ruangan ya waktu satu tahun, sedangkan 47:36 di luar hanya satu hari. 47:38 Ada yang 47:39 50 tahun dalam satu ruangan ya, yang 47:42 membuat waktu apa? Menjadi cepat 47:44 sedangkan di luar hanya satu apa? Satu 47:47 hari. Nah, kalau kita perhatikan ini 47:49 sebenarnya merupakan khayalan tadinya, 47:50 merupakan kisah fantasi. Tapi dengan 47:52 perkembangan ilmu pengetahuan 47:54 ternyata apa yang ditemukan oleh 47:57 Einstein membuka wawasan baru. 48:00 Jadi bumi kita ini yang merupakan 48:02 sangkar 48:04 sebagai sangkar ya. 48:05 Baik itu waktu di bumi maupun juga apa 48:08 namanya 48:10 sangkar berkaitan dengan waktu dan 48:12 wawasan. 48:13 Kalau dibandingkan dengan apa? 48:15 Dengan 48:17 keajaiban yang terdapat di alam semesta 48:19 ini sebagaimana bumi yang kecil. 48:22 Waktunya juga merupakan sangkar bagi 48:24 kita sebetulnya apa yang kita ketahui 48:25 ini amat sedikit sekali. 48:28 Dengan munculnya dulu Hubble ya teleskop 48:30 Hubble kemudian muncul sekarang James 48:32 Webb yang ditempatkan di tempat yang 48:34 jauh mereka menemukan penemuan-penemuan 48:36 baru yang merubah berbagai macam teori 48:38 sebagian 48:40 orang dalam bidang astrofisika maupun 48:41 astronomi. 48:43 Jadi kita lihat bagaimana malaikat 48:46 ya 48:47 melaksanakan perintah Allah dalam 48:48 kecepatan yang amat tinggi. 48:51 Kalau dihitung dengan waktu kita 50.000 48:53 tahun ada lagi yang jaraknya 1.000 tahun 48:55 sebagaimana para ilmuwan menemukan ada 48:58 bintang 48:59 yang jaraknya dari bumi kita itu selama 49:01 1.000 tahun cahaya. 49:03 Ada yang 100.000 tahun cahaya ada yang 49:06 1.000.000 tahun cahaya. Kalau dengan 49:08 kecepatan kita mustahil untuk 49:10 menggapainya. Betul enggak? 49:12 Tapi Allah Subhanahu Wa Ta'ala 49:13 menugaskan malaikat-malaikat ya 49:15 menjalankan perintah Allah kembali ke 49:17 tempat asalnya ada yang menempuh 1.000 49:19 tahun. Ya. 49:21 Ada yang menempuh perjalanan 50.000 49:23 tahun sesuai dengan jarak yang apa? Yang 49:26 ditetapkan Allah Ta'ala. 49:28 Jadi sebetulnya apa yang kita miliki 49:30 dari pengetahuan ini amat sedikit. 49:33 [mendengus] 49:33 Dulu kita naik kapal Gunung Jati Cut 49:35 Nyak Dien pergi haji itu bisa berapa 49:37 lama? 49:39 Sebulan dua bulan. Oleh karena itu 6 49:41 bulan sudah siap berangkat haji kan? 49:43 Sekarang orang naik pesawat sampai di 49:45 Mekkah cuma sekitar 9 jam 10 jam. 49:48 Naik Concorde bisa lebih cepat lagi 49:50 betul enggak? 49:51 Ke Bandung dulu butuh waktu yang lama 49:53 naik 48 48, ingat enggak? 49:55 [tertawa] 49:55 Pada tahun-tahun 70-an. Sekarang cuma 49:58 sekitar berapa puluh menit sampai di 50:00 Bandung menggunakan wash, betul enggak? 50:02 Jadi di sini kita lihat bagaimana 50:04 perkembangan ilmu pengetahuan ya 50:07 menjelaskan kepada kita bahwasan 50:09 kehidupan yang lebih luas dibandingkan 50:12 apa yang kita saksikan pada zaman dahulu 50:15 kala. 50:16 Di sini terbukti kebenaran Allah juga 50:18 takdirnya yang amat menakjubkan. Takdir 50:21 di sini adalah hukum dan aturan yang 50:23 mengatur kosmos atau alam universe, 50:26 termasuk diri kita semuanya, 50:28 wallahualam. 50:29 Baik, mungkin ini pertanyaan terakhir 50:31 ya. Assalamualaikum Ustaz Husein 50:32 Waalaikumsalam warahmatullah. Apakah 50:34 orang kembar itu sudah takdir? 50:36 Kembar apa? Kembar, kembar. 50:39 Ini unik pertanyaannya. 50:44 Katakan saudara kita ini Muhammad Krisna 50:46 lahir di mana? 50:48 Jakarta. Jakarta. 50:50 Saya lahir umpamanya di Bogor, Ustaz 50:52 Hamzah lahir di Jakarta. 50:54 Di daerah Kramat Jati. 50:58 Kemudian 50:59 ayahnya, ibunya 51:03 betul enggak? Kakeknya, sukunya, 51:05 bangsanya. Ini kembali pada pilihan kita 51:07 enggak? 51:08 Tidak. 51:10 Ini merupakan pilihan Allah. Oleh karena 51:12 itu Allah berfirman wallahu yakhluqu ma 51:14 yasyau wayakhtar ma kana lahumul 51:17 khiyaratu min amrih. 51:18 Allah yang menciptakan kan apa yang 51:20 Allah kehendaki dan memilih. 51:23 Dia yang menentukan kita, suku kita, 51:25 bangsa kita, bentuk rupa kita, betul 51:27 enggak? Lahir kembar atau lahir apa? 51:29 Dalam keadaan satu ya atau rahim 51:31 seseorang dan itu semua merupakan 51:33 ketentuan Allah sebagai ujian bagi kita 51:35 semua. 51:37 Yaj'alu man yasyau aqima, Allah jadikan 51:41 yang sebagian dalam keadaan aqim, tapi 51:43 dengan doa aqim artinya mandul, dengan 51:46 doa 51:47 hal-hal yang tadinya apa? 51:49 Katakan dianggap aqim seperti Zakaria 51:51 bersama istrinya bisa melahirkan anak. 51:54 Jadi ini semua merupakan ujian pilihan 51:56 dari Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Allah 51:58 tidak akan bertanya kenapa kamu lahir 52:00 kembar? 52:01 Kenapa kamu lahir di Cileditan? Kenapa 52:03 kamu lahir di Bogor atau di Jakarta? 52:05 Kenapa kamu jadi orang Tegal? Enggak 52:07 mungkin kan? 52:08 Nah ini semua merupakan ketentuan Allah 52:10 yang tidak ada kaitan dengan pilihan 52:11 kita, namanya takdir mubram. 52:15 Artinya abramahumullahu 52:17 bimasyiatihi biduni ikhtiyarin minna. 52:20 Allah tetapkan langsung dengan 52:21 kehendaknya tanpa pilihan dari kita. 52:24 Ada lagi takdir muallaq, Mas Krisna. 52:27 Ehm. Takdir muallaq itu yang kembali 52:29 kepada pilihan kita. 52:30 Tangan kita dimasukkan ke api, panas 52:32 terbakar, masukin ke kulkas dingin, ya. 52:35 Betul enggak? 52:37 Begitu juga, pisau di tangan kita bisa 52:39 digunakan untuk memotong 52:41 bahan-bahan makanan atau untuk menjadi 52:43 alat kerja, bisa juga digunakan untuk 52:46 membunuh orang. Nah ini dengan 52:47 sendirinya 52:49 menjadi tanggung jawab dan pilihan kita. 52:52 Itu namanya takdir muallaq ayyata'allaqu 52:54 bi fi'lil abdi 52:56 tergantung perbuatan hambanya. Dia 52:58 kerjakan kebaikan dapat kebaikan, 53:00 kerjakan keburukan dapat keburukan dan 53:02 dia bertanggung jawab pada pilihannya. 53:05 Jadi ada takdir mubram 53:06 ada takdir muallaq. Muallaq artinya ya 53:09 ta'allaqu bi fi'lil abdi wa ikhtiyarihi 53:12 dan dia bertanggung jawab. Kalau yang 53:13 mubram itu kembali kepada masyi'ah Allah 53:16 dan kehendaknya. Kita enggak bakal 53:17 ditanya, tapi Allah melihat sikap kita 53:20 bersyukur, sabar, apa kita bangga diri 53:24 dengan nasab kita? Ah ini merupakan 53:26 sifat iblis. 53:27 Atau kita ingkar, enggak terima dengan 53:29 pilihan Allah buat kita. Kenapa saya 53:31 lahir sebagai orang Jawa? 53:32 Masa nya, kenapa saya lahir sebagai 53:34 orang Sunda? Kenapa saya lahir dalam 53:36 kondisi seperti ini? Padahal itu pilihan 53:38 bukan tanda kehinaan. 53:40 Untuk ujian buat dia. 53:42 Yang bersabar Allah angkat derajatnya. 53:44 Bilal yang lahir sebagai seorang hitam 53:47 yang mantan budak, dia enggak berkeluh 53:49 kesah. 53:50 Tapi [berdehem] dengan imannya 53:52 sabar dan syukurnya Allah angkat menuju 53:54 puncak kemuliaan. Begitu juga Salman Al 53:56 Farisi, begitu juga sahabat seperti 53:59 Yasir, Sumayyah dan lain sebagainya. 54:01 Tapi yang diberikan kemuliaan nasab 54:03 sombong seperti Abu Abu Lahab 54:05 Abu Jahal 54:06 jatuh dari mata Allah. Jadi jangan 54:08 berkecil hati orang yang 54:11 mengalami dalam hidup ini kekurangan. 54:13 Dan jangan sekali-kali bangga diri orang 54:15 yang diberikan kelebihan dan keutamaan. 54:18 Kedua-duanya merupakan ujian. 54:19 Wallahualam. 54:21 [mendengus] 54:21 Baik ini kalau Ustaz Hamzah mau 54:22 menambahkan? 54:24 Oke baik itu pertanyaan terakhir ya yang 54:27 kami bisa bacakan. Mohon maaf tidak bisa 54:29 semua kami bacakan karena keterbatasan 54:30 waktu. Apalagi kita salat Jumat. Terima 54:33 kasih Ustaz Husein, Ustaz Hamzah. 54:35 Baik saya Muhammad Krisna Ondy Saputra 54:37 dan Algi mohon pamit wabillahi taufik 54:39 wal hidayah. Assalamualaikum 54:40 warahmatullahi wabarakatuh. 54:41 Waalaikumsalam.