Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
- waa ali sayyidina Muhammad.
- Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari
- ini hari Jumat tanggal 2 Mei 2025 atau 4
- Zulkadah 1446 Hijriah. Kita jumpa lagi
- dalam acara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an untuk edisi tanya jawab.
- Silakan ee kirim pertanyaan Anda ke
- 081199970.
- Nanti insyaallah akan dijawab oleh Ustaz
- Husein bin Hamid Alatas juga Ustaz
- Hamzah Alatas. Alhamdulillah beliau
- sudah hadir di sini. Asalamuin
- Waalaikumsalam warahmatullah
- wabarakatuh. juga ada dan baik kita
- mulai acara ini dengan membaca
- alfatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim
- maiki yaumiddin
- iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqimatal
- giril magdubi alaihimadin.
- Amin. Alhamdulillah kita sudah membaca
- al-Fatihah. Mun Allah mudah kita dalam
- memahami apa-apa yang dijelaskan oleh
- guru-guru kita. Baik,
- pertanyaan-pertanya ee alham.
- Pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Karim.
- Salam Ustaz Husein dan Ustaz Hamzah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi. Saya
- lihat di media sosial. Kenapa Al-Qur'an
- ditulis dalam bahasa Arab? Karena bahasa
- Arab katanya kosakatanya paling banyak
- mengalahkan bahasa Inggris dan
- bahasa-bahasa lainnya. Dan bahasa Arab
- ee banyak yang tidak bisa diterjemahkan
- ke dalam bahasa lain. Bahasa Arab sangat
- kaya. Mohon penjelasan kenapa Quran
- ditulis dalam bahasa Arab dari Bapak
- Karim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali
- Muhammad.
- Asalamualaika ya Rasulullah. Assalamu
- alaina wa ala ibadillahi shihin.
- Wassalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- [berdehem]
- Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana
- innaka antal alimul hakim. Wala haula
- wala quwwata illa billahil aliyil adzim.
- Rbana zidna ilman walhikna bisolihin.
- Amma ba'du. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah.
- Alhamdulillah pagi hari ini bersama
- Ustaz Hamzah bin Atas Alattas. Begitu
- juga
- bersama saudara kita yang tak asing
- lagi, Ustaz Muhammad Krishna,
- Ongi, dan seluruh kerabat kerja di
- studio. Seluruh pendengar pemirsa yang
- dirahmati Allah menjawab pertanyaan
- Bapak Karim.
- Mengapa Allah turunkan Al-Qur'an dalam
- bahasa Arab?
- Pertama kita harus pahami terlebih
- dahulu Allah turunkan dalam bahasa Arab
- ini merupakan kehendaknya.
- Sebagaimana Allah mengutus nabinya
- Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam dari bangsa Arab. Begitu juga
- mengutus Almasih Isa dan nabi-nabinya
- dari kalangan Bani Israil. Ini merupakan
- pilihan Allah Subhanahu wa taala.
- Adapun
- hikmah
- di balik
- pilihan bahasa Arab ini memang bahasa
- Arab memiliki kelebihan keutamaan bagi
- yang mendalaminya.
- Bagi mereka yang mendalami bahasa Arab,
- bahasa Arab mempunyai kelebihan
- keutamaan. Bukan berarti bahasa yang
- lain tidak punya kelebihan keutamaan.
- Masing-masing bahasa mempunyai
- kelebihan. Dan Allah Subhanahu wa taala
- yang mengajarkan mereka. berbahasa satu
- sama lain.
- Tapi pilihan Allah Subhanahu wa taala
- untuk menurunkan kitab terakhirnya dalam
- bahasa Arab
- karena bahasa Arab mampu
- [batuk][berdehem] untuk menjadi wadah ya
- yang terbaik bagi firman-firmannya,
- bimbingan dan tuntunannya.
- Dia merupakan wadah yang paling sesuai
- dan bahasa ini sebetulnya mudah untuk
- dipahami, mudah untuk dipelajari
- sebagaimana orang mempelajari Al-Qur'an
- asal metode pembelajarannya betul-betul
- ya metode yang tepat.
- Dan bahasa Arab dikenal dengan lghatul
- isytiqaq.
- di mana
- kata-kata dalam bahasa Arab itu saling
- berhubungan satu dengan lainnya
- yang kembali kepada akar kata yang sama
- kemudian berkembang [berdehem]
- melahirkan kata-kata ya yang
- bermacam-macam baik itu kata kerjanya
- merupa mau demikian pula kata bendanya
- kata sifatnya semua memiliki akar yang
- sama hingga dalam mengungkapkan
- ee ungkapan dan penemuan an-penemuan
- yang baru. Bahasa Arab tidak harus
- mengambil dari bahasa asing untuk
- menamai sesuatu yang baru.
- Dalam bidang teknologi
- juga, dalam bidang katakan ee biologi,
- dalam bidang fisika, kita lihat ya
- semuanya bisa dikembalikan kepada bahasa
- asal walaupun merupakan hal-hal yang
- baru yang tidak dikenal sebelumnya.
- Sebagai contoh ee ketika muncul bom
- atum, mereka menamakan bom tersebut
- dengan nama alquumbula azzariyah.
- Alqubuariyah.
- Azzariah. Dua-duanya dari bahasa Arab.
- Dariah diambil dari kata darah.
- Kumbulah ya yang artinya ee
- bom ya. Dan ini dikenal dari mulai masa
- dahulu kala hal yang meledakkan ya.
- Kemudian juga alkumbula annawawiyah
- ketika muncul bom nuklir ya mereka tidak
- harus mengambil dari bahasa asing tapi
- mereka namakan alkumbula annawawiyah
- yang diambil dari kata nawa yang
- merupakan inti sesuatu.
- Ketika mereka menemukan satelit
- dialihkan dalam bahasa Arab menjadi apa?
- Alqamarus sinai. Bulan buatan. Karena
- satelit ini mengelilingi bumi kita
- sebagaimana bulan. Kalau bulan merupakan
- ciptaan Allah secara alami, sedangkan
- satelit merupakan buatan manusia.
- [mendengus] Begitu juga dalam bidang IT,
- kita saksikan mereka tidak perlu
- menggunakan bahasa asing. Ya, mereka
- menggunakan bahasa Arab untuk
- mengungkapkan berbagai macam istilah
- dalam bidang IT. Begitu pula dalam
- bidang kedokteran.
- Jadi, Al-Qur'an ee diturunkan dalam
- bahasa Arab karena bahasa Arab ini
- merupakan
- sebuah bahasa yang mampu untuk menjadi
- wadah bagi
- apa? Bagi kitab suci Allah Subhanahu wa
- taala yang menguraikan petunjuk dan
- bimbingannya dengan sebaik-baiknya.
- Tapi ingat, ini bukan kefanatikan
- terhadap bahasa Arab ya. Karena bahasa
- Arab yang dipilih oleh Allah Subhanahu
- wa taala untuk menjadi bahasa kitab
- sucinya ini ya bukan bahasa yang dipilih
- oleh Allah berdasarkan kefanatikan
- karena Allah subhanahu wa taala bukan
- dari bangsa Arab tapi bangsa Arab
- merupakan ciptaan all
- ciptaan Allah
- nabinya Allah tuntukkan dari bangsa Arab
- tapi banyak orang-orang Arab yang tidak
- mengikuti nabinya sampai saat ini bangsa
- Arab hampir sebagian besar tidak
- mengikuti nabinya Muhammad sallallahu
- alaihi wa alihi wasallam
- Jadi kitab suci Al-Qur'an dari Allah
- Subhanahu wa taala dan agama Islam juga
- merupakan petunjuk Allah walaupun
- nabinya berbangsa Arab, kitabnya juga
- diturunkan dalam bahasa Arab ya tapi
- semuanya merupakan bimbingan petunjuk
- Allah secara langsung.
- Jadi bukan merupakan agama ya yang
- dinisbatkan dengan bangsa Arab tapi
- merupakan agama Allah yang datang dari
- pencipta seluruh umat manusia. Jadi,
- pertama-tama itu merupakan pilihan Allah
- dan pilihan Allah juga di baliknya
- terdapat hikmah-hikmah yang sesuai
- dengan apa? Dengan peran Al-Qur'an di
- tengah-tengah kehidupan ini. Dan bahasa
- Arab menjadi sebaik-baiknya wadah.
- Dan perlu kita ketahui, tidak semua
- bangsa Arab menguasai bahasa Arab dengan
- sebaik-baiknya.
- Karena mereka yang bisa berbicara bahasa
- Arab belum tentu dapat memahami
- Al-Qur'an. Karena bahasa Al-Qur'an
- merupakan bahasa adabi yang amat tinggi
- ya, mengandung makna yang begitu indah.
- Jadi bisa saja orang Indonesia lebih
- menguasai bahasa Arab
- dengan
- tata bahasanya ya dibandingkan bangsa
- Arab itu sendiri yang tidak mempelajari
- Al-Qur'an secara khusus. Wallahuam.
- Ustaz Hamzah maamb silakan.
- Silakan.
- Iya. Tadi sudah ustaz terangkan.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil alamin. Allahumma
- shalli ala sayidina Muhammad sayidina
- Muhammad. Tadi ustaz-ustaz sudah
- terangkan bagaimana ini adalah pilihan
- Allah Subhanahu wa taala. Yang pertama
- kan Nabi Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam bangsa Arab dan berbicara
- bahasa Arab seperti itu. Kalau
- Al-Qur'annya diturunkan dengan bahasa
- Indonesia, Nabi Muhammad mesti belajar
- dulu dong bahasa Indonesia.
- H
- ya kan Nabi Muhammadnya berbicaranya
- dengan bahasa Arab. Ini yang pertama ya.
- Karena Allah Subhanahu wa taala
- berfirman dalam surah Addukhan. Innama
- yassarnahu bilisanika
- la'allahum yatadakkarun. Sesungguhnya
- kami mudahkan Al-Qur'an ini bilisanika
- dengan bahasa kamu, bahasa Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Karena
- Rasulullah orang Arab pakai bahasa Arab
- ya. La'allahum yatadakarun agar supaya
- mereka mengambil pelajaran.
- Ya, ini tentu pilihan Allah juga tadi
- sudah disebutkan
- ya mengandung hikmah. Dan hikmahnya dulu
- mungkin orang enggak tahu
- ya. Ternyata sekarang terbuka bahwasanya
- bahasa Arab itu memiliki kosakata yang
- begitu banyak. Hampir 12 juta kalau
- enggak salah dibanding bahasa Inggris
- hanya sejuta sekian gitu.
- Apalagi bahasa Indonesia ya. Nah, ini ee
- hikmahnya baru kelihatan bagaimana
- bahasa ee Al-Qur'an ini dengan bahasa
- Arab karena memang perbendaharaan
- katanya begitu banyak.
- Dan ini juga ya bahasa ini adalah
- merupakan salah satu
- ayatun min ayatillah, salah satu
- tanda-tanda dari kebesaran Allah
- Subhanahu wa taala. Allah ciptakan kita
- manusia bermacam-macam
- ee sukunya, bermacam-macam bahasanya,
- bermacam-macam warna kulitnya.
- Keanekaragaman ini juga Allah sebutkan
- wamin ayatihi ikhtilafu alwanikum
- wainatikum. Termasuk tanda-tanda
- kebesaran Allah. Allah ciptakan kita ini
- berbeda-beda.
- Warna kulitnya berbeda-beda juga
- bahasanya berbeda-beda. Jadi bahasa ini
- Allah yang
- Allah yang berikan, Allah yang ajarkan
- kepada kita.
- Tapi Allah yang maha mengetahui
- hikmahnya. Allah pilih Al-Qur'an
- sebagai kitab akhir zaman ini dengan
- bahasa Arab ya, yang ternyata bahasa
- Arab ini memiliki kosakata yang begitu
- banyak. Wallahuam.
- Ee, Ustaz, betul enggak bahwa nanti di
- surga bahasa yang dig menggunakan bahasa
- Arab? Betul enggak, Ustaz?
- Jadi, ada sebuah riwayat ya memang
- sebuah riwayat
- yang menyebutkan bahwa hendaklah kalian
- mempelajari bahasa Arab karena dia
- merupakan bahasa kitab kalian.
- bahasa kitab kalian dan juga bahasa nabi
- kalian dan juga merupakan bahasa para
- penghuni surga kelak di hari kemudian
- nanti. Tidak diturunkan dalam Al-Qur'an
- terdapat dalam riwayat saya tidak berani
- memastikan kebenarannya. Tapi makna dari
- hadis ini bahasa kitab suci kita yang
- merupakan rukun iman kita dalam bahasa
- Arab.
- Bahasa Arab mendapatkan kemuliaan dengan
- Al-Qur'an.
- Bukan sebaliknya. Jadi bahasa Arab
- mendapatkan kemuliaan dengan Al-Qur'an.
- Kemudian bahasa Nabi kita juga merupakan
- bahasa apa? Arab yang sebaik-baiknya.
- Dan di hari kemudian nanti para penghuni
- surga berbahasa Arab insyaallah
- orang-orang Indonesia atau bangsa-bangsa
- yang lain tidak perlu khawatir. He.
- Karena di hari akhir nanti para penghuni
- surga otomatically kalau betul-betul di
- sana menggunakan bahasa Arab mereka akan
- apa?
- Langsung bisa
- akan langsung bisa berbahasa Arab. Ini
- merupakan anugerah dari Allah. Tapi kita
- mesti ingatkan ini di luar sama sekali
- dan jauh dari kefanatikan terhadap Arab
- maupun bahasa Arab. Tapi ini merupakan
- loyalitas kita kepada Allah, kepada
- Rasul-Nya, kepada kitab suci yang Allah
- turunkan. Dan perlu kita ingatkan bahwa
- Allah tidak mengutus seorang rasul
- melainkan dengan bahasa kaumnya. Wsalna
- mirasulin illaisanii
- liyubayina. Kami tidak mengutus seorang
- rasul melainkan dengan lisan atau bahasa
- kaumnya untuk memberikan penjelasan
- kepada mereka. Nah, Al-Qur'an yang
- diturunkan dalam bahasa Arab dan nabinya
- tempat turunnya juga kaumnya berbahasa
- Arab. Maka untuk bangsa Indonesia harus
- tampil di antara mereka orang-orang yang
- mempelajari bahasa Arab, mempelajari
- Al-Qur'an dan menyampaikan kepada mereka
- dalam bahasa Indonesia sebagai duta Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam. Wallahuam.
- Baik, selanjutnya dari Bapak Akmal.
- Asalamualaikum Ustaz Husin dan Ustaz
- Ustaz, istri saya kalau membaca Quran
- hanya dibaca surat-surat yang mengandung
- fadilah seperti surat waqiah untuk
- meraih rezeki dan surah ayat kursi untuk
- ee terhindari dari setan dan lain.
- Apakah istri saya betul dia memilih
- hanya surat-surat yang memiliki fadilah
- saja?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Al-Qur'an seluruhnya dari mulai
- Al-Fatihah hingga suratun nas berisikan
- fadil keutamaan yang amat indah.
- Seluruhnya merupakan cahaya, seluruhnya
- merupakan nur, seluruhnya merupakan
- syifa dan rahmat. Jadi kalau ibu kita
- hanya memilih ayat-ayat atau sebah
- ayat-ayat Al-Qur'an atau surah-surah
- seperti suratul muluk, surah Al-Waqi'ah,
- suratul Kahfi, sayang sungguh sayang
- kita kehilangan fadil yang amat banyak.
- Oleh karena itu, di samping surah-surah
- khusus yang kita baca, katakan mungkin
- setiap malamnya, bacalah Al-Qur'an dari
- awal hingga akhir tanpa tergesa-gesa
- dengan bacaan yang baik, tartil, dan
- penuh penghayatan. Oleh karena itu,
- alangkah indahnya kalau di setiap rumah
- mereka menyediakan waktu setiap harinya
- untuk membaca Al-Qur'an, memperdengarkan
- terjemahannya bersama-sama agar menjadi
- lampu atau cahaya yang menerangi hidup
- kita. Begitu juga menjadi pedoman bagi
- kita. Kalau ada yang tidak jelas,
- tanyakan kepada mereka-mereka ahlinya.
- Jadi sayang kalau seandai kita hanya
- fokus pada sebagian ayat padahal
- Al-Qur'an seluruhnya merupakan cahaya,
- seluruhnya merupakan syifa dan rahmat.
- Wallahuam.
- Ustaz Hamzah silakan doakan.
- Iya. Artinya tidak dilarang membaca
- seperti itu. Cuman ya sayang aja Ustaz
- Husin bilang ke tadi. Apalagi sebenarnya
- kalau dibaca ayat-ayat tersebut kalau
- dipahami maknanya itu akan jauh lebih
- lebih apa? bermakna lebih berfaedah
- seperti itu. Walaupun ya dengan
- membacanya saja Al-Qur'an karena kitab
- suci kita sudah dapat pahala. Jadi
- hendaknya
- ya digali lagi,
- dipahami maknanya, direnungi, itu akan
- kita mendapatkan bimbingan [mendengus]
- dari sana. Wallah.
- Baik, selanjutnya dari Ibu Lili. Salam
- satu Ustaz Hamzah. Waalaikum.
- Mohon penjelasan mengenai Nabi Haidir.
- Apakah ee betul apa yang dikatakan orang
- katanya beliau masih hidup sampai
- sekarang? Mohon penjelasan.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Pertama-tama kita perlu meleruskan
- bahwa tidak ada satupun keterangan dalam
- Al-Qur'an
- yang menyebutkan bahwasanya
- hamba yang bersama Allah yang dikenal di
- tengah-tengah kita sebagai hibir,
- sebagai seorang nabi atau sebagai
- seorang rasul.
- [berdehem]
- Jadi tidak ada ya keterangan dalam
- Al-Qur'an yang menerangkan bahwa dia
- merupakan salah satu nabi.
- Tapi Allah Subhanahu wa taala
- menyebutkan
- bahwasanya beliau seorang hamba yang
- kami anugerahkan baginya ilmu dan rahmat
- dari sisi kami.
- abdan min ibadina atainahu rahmatan
- minina
- waamnahu min l madunna ilma. Nabi Musa
- menjumpai
- ee [berdehem]
- seorang hamba
- yang kami apa? anugerahkan baginya
- rahmat dari sisi kami
- dan kami ajarkan dari sisi kami ya ilmu
- ini merupakan keterangan bahwa yang
- dipelajari hibir merupakan ilmu yang
- langsung diajarkan Allah kepadanya yang
- dikenal dengan nama ilmu aladuni.
- Sedangkan kisah yang terjadi antara Nabi
- Allah Musa bersama Hiibir itu merupakan
- pendidikan bagi Nabi Musa. Begitu juga
- untuk kita semua agar tidak merasa
- bangga dengan ilmu kita dan menganggap
- bahwa kita ini memiliki pengetahuan yang
- meliputi segala sesuatu. Allah berikan
- pelajaran kepada Musa dari seorang hamba
- yang tidak dikenal ya, yang sederhana.
- Ternyata Allah berikan padanya ilmu
- pengetahuan yang Allah tidak berikan
- kepada Musa.
- Dan apa yang dilakukan oleh Hibir kalau
- bukan karena pemberitahuan dari Allah
- sebelumnya, niscaya Nabi Musa sebagai
- seorang nabi dan rasul akan menegakkan
- syariat kepada apa? Hibir ketika dia
- melakukan pembunuhan terhadap seorang
- anak
- ya yang di mata Nabi Allah Musa yang
- tidak melakukan kejahatan apa-apa.
- Tapi Allah subhanahu wa taala ya yang
- memerintahkan untuk melakukan hal ini
- sebagai pelajaran. Allah bisa saja
- mewafatkan anak tersebut dengan penyakit
- atau dengan jatuh dari sebuah pohon.
- Tapi sengaja Allah pindahkan ke tangan
- khiir untuk memberikan pelajaran di
- balik kematian anak ini ada hikmah.
- Ada hik hikmah. Tapi Allah Subhanahu wa
- taala perlihatkan kepada Musa kasus
- tersebut begitu aneh. datang dari
- seorang yang bersama dia melakukan
- pembunuhan tanpa alasan.
- Tapi karena Allah beritahukan kepada
- Musa ini pelajaran buat dirinya, dia
- tidak melakukan hukuman terhadap orang
- tersebut.
- Hingga hamba tersebut menerangkan kepada
- Musa, wa ammal ghulamu fakana abawahu
- mukminain. Adapun anak yang saya bunuh
- tadi, kedua orang tuanya orang yang
- beriman. Fakina yurhiqahumaan.
- Kami khawatir akan menjerumuskan orang
- tuanya dalam penyelewengan dan kekafiran
- karena cinta pada anaknya.
- Kami ingin agar Allah menggantikan
- dirinya dengan apa? Seorang anak ya yang
- lebih taat, lebih patuh, lebih peduli
- dan sayang pada orang tuanya.
- Nah, kemudian apa? Kita lihat pada
- penutup kisah ini, Khibir atau orang
- yang menemani Musa berkata, "Wama
- fa'aluhu amriika
- alai." Saya tidak melakukan semuanya
- dengan kehendak saya, tapi atas perintah
- Allah.
- Atas perintah Allah. Itulah merupakan
- takwil yang kamu tidak mampu sama sekali
- bersabar menghadapinya. Artinya Allah
- berikan kepada hamba ini ilmu yang Allah
- tidak berikan kepada Musa.
- Tapi pengalaman tadi pengalaman yang
- terbatas pada Musa dan Hiir ya dalam
- apa? Melakukan tindakan-tindakan yang
- tidak sesuai dengan syariat.
- Sedangkan pelajaran tersebut dijadikan
- sebagai peringatan bagi kita. Jangan
- kamu menganggap kamu ini mengetahui
- segala sesuatu. Wama utitum minal ilmi
- illa qolila. kamu tidak diberitahukan ee
- ee tidak diajarkan ilmu kecuali sedikit
- sekali. Nah, ini pelajaran buat kita.
- Kalau ada peristiwa musibah yang menimpa
- kita, anak kita diambil oleh Allah,
- harta kita berkurang, jangan kita
- berkeluh kesah atau berburuk sangka
- terhadap Allah. Di balik semua ini pasti
- ada hikmahnya yang kembali kepada kita.
- Waasaan an takrahu saian wahua khairul
- lakum.
- [mendengus]
- Kamu tidak menyukai sesuatu bisa saja
- dia akan membawa kebaikan yang lebih
- baik. Waasan tuhibbuan wahuaakum wallahu
- yamu wa antum laamun. Ini pelajaran yang
- amat indah. Tapi beliau bukan seorang
- nabi dan rasul. Kalau beliau nabi dan
- rasul maka yang dibawa menjadi risalah
- Allah Subhanahu wa taala. Berarti
- menjadi apa? Menjadi satu aturan yang
- datang dari Allah. Tapi ini merupakan
- pelajaran khusus.
- yang Allah berikan kepada Musa melalui
- seorang hamba yang tidak dikenal sama
- sekali. Dan kejadian tersebut kejadian
- yang memang langsung di bawah perintah
- Allah, bukan dengan kemauan hamba
- tersebut. Adapun apakah dia masih hidup
- sampai sekarang? Allah berfirman,
- "Waalna liahadin minqlikum
- jaqal
- khid."
- Jadi, kami tidak pernah menjadikan bagi
- seorang pun manusia sebelum kamu yang
- diberikan umur yang kekal. Apakah kalau
- kamu wafat wahai Rasulullah apakah
- mereka akan hidup kekal? Kan tidak. Jadi
- Allah menafikan bahwa ada seorang
- sebelum Rasul yang diberikan kehidupan
- yang kekal dan panjang. Begitu juga Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam akan tiba saat ajal menjemput
- dirinya kembali kepada Allah subhanahu
- wa taala. Jadi ayatnya menjelaskan
- tidak ada orang sebelum Nabi yang
- diberikan kehidupan panjang umur dan
- kekal termasuk di dalamnya hamba Allah
- yang bersama Musa alaihialatu wasalam.
- Wallahuam
- Sat Husein e kami baru saja pulang dari
- umrah. Apakah ee kali membaca selawat di
- Raudah itu ada perbedaan antara kalau
- kami berselawat di sana dengan kalau di
- Indonesia?
- Betul.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalli ala sayidina Muhammad sayidina
- Muhammad. Ya [mendengus] Allah
- perintahkan kita ya untuk berselawat
- kepada Nabi
- dengan firmannya innallaha waaikatahu
- yusuna alan nabi. Ya ayyuhalladzina
- amanu shu alaihi
- taslim.
- Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya
- berselawat kepada Nabi. Wahai
- orang-orang yang beriman shu alaihi
- wasallimu taslim. Berselawatlah kepada
- kepadanya kepada Nabi dan berikanlah
- salam sejahtera kepadanya. Ini kalau ini
- perintah Allah
- ya. [mendengus] Kalau hanya
- kita bisa berselawat di Raudah ini berat
- sekali gitu ongkosnya seperti itu.
- Ini perintah Allah untuk semua kaum
- beriman, kaum [mendengus] mukminin. Oleh
- karena itu, selawat ini bisa kita ee
- laksanakan di mana saja, baik itu di
- Raudah ataupun di luar raud, di mana pun
- saja apa di belahan bumi ini kita bisa
- melaksanakan, kita bisa menyampaikan
- selawat kita kepada nabi kita Muhammad
- sallallahu shalli ala Muhammad.
- [mendengus]
- Jadi seperti itu. Ini adalah kemudahan
- karena firman Allah ini untuk semua kaum
- mukminin ya di mana pun mereka berada.
- Dan barang siapa melaksanakan ini
- tentunya dia akan terhubung dengan
- Rasulullah. Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ya akan apa? Menjawab selawat
- kita, menjawab salam kita seperti itu
- ya. Di mana pun kita berada tentunya ya
- kita akan terhubung dengan Rasulullah.
- Ini perintah kepada kita agar supaya
- kita dengan nabi kita ini memiliki
- keterikatan, memiliki hubungan selalu
- seperti itu. Ya, ini adalah merupakan
- ibadah yang kembalinya itu kepada kita
- ya. Makin banyak kita berselawat kepada
- Nabi ya ini Allah akan [mendengus]
- membalasnya. Allah akan berselawat
- kepada kita. Nabi bilang, "Man shala
- alaiya shatan shallallahu alaihi alaihi
- biha asr." Barang siapa yang berselawat
- kepadaku satu kali, maka Allah akan
- berselawat kepada ee kepadanya kepada
- orang yang berselawat kepada Nabi itu 10
- kali. Jadi ini adalah amal ibadah yang
- ya [mendengus] kembalinya kebaikannya
- kepada kita. seperti juga ibadah-ibadah
- yang lain ya, itu juga e untuk kita
- semuanya. Nama kebaikannya untuk kita
- bukan untuk Allah ataupun untuk
- Rasulullah ya. Tapi sebenarnya ini untuk
- kita. Wallahualam.
- Oke. Baik. Asalamualaikum Husin
- dari Ibu Lala.
- Kapanah sebaiknya wanita salat zuhur
- pada hari Jumat? Apakah setelah salat
- Jumat terselenggara atau ketika salat
- Jumat itu berlangsung?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Rabbana zidna ilman walhikna bisihin.
- Mengingat kaum wanita tidak diwajibkan
- untuk melakukan salat Jumat.
- Maka di saat masuk waktu salat maka
- mereka di rumah boleh langsung
- mengerjakan salat zuhur tanpa harus
- menunggu usai dan berakhirnya salat
- Jumat.
- Jadi kalau wanita [berdehem] ya ingin
- melakukan salat
- di rumah pada hari Jumat tidak harus
- menunggu selesai salat Jumat. Termasuk
- juga orang-orang laki-laki yang
- berhalangan untuk salat Jumat.
- Seperti katakan dia sakit, dia uzur, dia
- boleh mengerjakan salat zuhur tanpa
- harus menunggu usainya salat Jumat.
- Karena salat Jumat menjadi keharusan
- bagi mereka-mereka yang sehat ya, mereka
- yang tidak musafir ya, mereka yang dalam
- keadaan tidak memiliki halangan untuk
- melakukan salat Jumat. Wallahuam.
- Baik, Ustaz dari Bapak Ahmad Yusuf.
- Ahmad Yusuf. Salam 1C danzikumsalam war.
- Saya selalu menyimak acara renungan di
- bawah naungan Al-Qur'an, terutama kajian
- Al-Qur'an dari sisi sains. Baru-baru ini
- saya baca artikel sains tentang teori
- fisika quantum tentang negative time.
- Analoginya apabila ada mobil yang
- mengantri di depan satu terowongan
- secara bersaman, mobil tersebut sudah
- bisa dilihat di sisi ujung terowongan.
- Saya berpikir ini satu lagi bukti secara
- ilmiah bahwa sesuatu itu sudah
- ditakdirkan ditulis Allah Subhanahu wa
- taala sebelum terjadi. Mohon penjelasan
- dari Bapak A Yusuf.
- Bismillahirrahmanirrahim. Bapak A Yusuf
- ya.
- Banyak hukum-hukum takdir
- yang dulu belum dapat dijelaskan.
- Dulu dianggap merupakan hal yang
- misterius ya, merupakan hal yang mistik.
- Sekarang hukum-hukum tersebut menjadi
- jelas.
- Dan kata takdir di sini Bapak Yusuf ya
- menerangkan hukum-hukum Allah Subhanahu
- wa taala yang mengatur alam kosmos
- termasuk yang
- mengatur ya tubuh kita, organ-organ
- tubuh kita yang diatur oleh Allah
- Subhanahu wa taala dengan hukum-hukum
- yang begitu sempurna dan penuh
- keseimbangan.
- Sebagaimana firman Allah, "Wasyamsu
- tajri limtaqarillahazalika
- taqdirul azizil alim
- walqar qaddarnahu manazila
- kal urjunil qadim lasyamsu yambag laha
- anudrikal qara wilu sabiqu nahar."
- Bagaimana Allah Subhanahu wa taala
- menggambarkan matahari sebagai ee inti
- dari tata surya kita.
- Planet-planet yang mengelilinginya.
- Begitu juga bulan yang mengelilingi bumi
- kita berperan sebagai pengganti
- matahari. Pada saat matahari terbenam,
- cahaya bulan menerangi kita
- dan juga menjadi pertanda
- akan bilangan hari, bilangan bulan
- dengan bimbingan dan petunjuk Allah.
- Lalu Allah terangkan bahwa semua ini
- merupakan takdir. Artinya ketentuan dan
- perhitungan dari yang maha perkasa lagi
- maha tahu.
- Dan subhanallah di antara matahari,
- bumi, dan bulan dengan posisi mereka ya
- yang ditempatkan oleh Allah
- tidak menimbulkan sama sekali benturan
- dan kekacauan. Masing-masing ditempatkan
- pada orbitnya ya, pada tempatnya. Dan
- kalau kita perhatikan bumi kita ini yang
- melakukan rotasi pada sumbunya. Dia
- mengitari matahari, bulannya mengitari
- bumi kita. Kemudian matahari bersama
- planet-planet kita termasuk bulannya
- mengitari pusat galaksinya. Ini
- betul-betul merupakan keajaiban yang
- luar biasa.
- Nah, ini semua berdasarkan takdir dan
- perhitungan yang maha perkasa lagi maha
- tahu.
- Tapi ingat, Pak Yusuf, bahwa takdir
- Allah dalam Al-Qur'an kalau kita baca
- semua berbicara mengenai hukum-hukum,
- aturan-aturan ya yang ditetapkan Allah
- dan Allah mengajarkan kita untuk
- memahami aturan tersebut. Sebagaimana
- firman Allah, bismillahirrahmanirrahim.
- Sucikan nama kebesaran keagungan Tuhanmu
- yang maha tinggi yang maha agung.
- Alladzi khalaqo fasawa. Dia yang
- menciptakan makhluknya kemudian
- menyempurnakan dengan penuh
- keseimbangan. Lalu Allah terangkan bahwa
- makhluk yang diciptakan dengan penuh
- keseimbangan ini
- Allah subhanahu wa taala tetapkan ukuran
- dan aturannya. Walladzi qaddar fahada.
- Dia yang memberikan e
- ketentuan-ketentuan, aturan-aturan,
- hukum-hukum bagi setiap makhluknya. Lalu
- Allah memberikan bimbingan bagi kita
- untuk mempelajarinya.
- Manusia bisa terbang ya, bisa keluar
- dari kekuatan gravitasi,
- kemudian juga berhadapan dengan angin,
- ya berhadapan juga dengan berbagai macam
- tantangan dengan ilmu yang Allah ajarkan
- kepada mereka memahami hukum-hukum dan
- aturan tersebut. ini bukan melawan
- takdir,
- tapi ilmu yang Allah berikan kepada
- mereka dan kemampuan ya untuk bisa ee
- keluar dari jerat gravitasi, terbang di
- angkasa dengan mengangkut bukan hanya
- dirinya, sejumlah manusia dan
- barang-barang ini semua tidak lepas
- daripada apa? Ilmu yang berlaku yang
- sesuai dengan ketentuan takdir Allah.
- Tapi amal kita
- semuanya kembali pada pilihan kita.
- Walaupun kita dalam beramal terikat
- dengan hukum-hukum.
- Contohnya kita sebagai manusia mau tidak
- mau terikat dengan hukum-hukum dan
- aturan-aturan yang ditetapkan Allah
- Subhanahu wa taala dalam kehidupan kita.
- Nah, kita diperintahkan oleh Allah
- bagaimana kita berjalan di samping kita
- mempelajari dan menghitung takdir
- takwini atau norma-norma alamiah, kita
- juga mempelajari norma-norma syariat.
- Antara norma syariat dan norma alamiah
- ini seiring dan seiramah. [mendengus]
- Di saat kita mengikuti norma-norma
- syariat, syariat mengajak kita juga
- untuk apa? menyesuaikannya dengan
- norma-norma syari dengan norma-norma
- alamiah. Apabila kita bertakwa kepada
- Allah mengikuti petunjuk Allah Subhanahu
- wa taala, maka langkah kita sejalan
- dengan norma-norma alamiah, hukum-hukum
- yang mengatur alam semesta. Begitu dia
- bertakwa, Allah buka pintu rahmatnya,
- keberkahannya. Begitu dia berpaling dari
- Allah, melanggar larangan Allah,
- langsung langit juga menutup dirinya dan
- menahan rahmatnya dari orang semacam
- ini. Jadi, Pak Yusuf bahwa hukum-hukum
- takdir yang mengatur alam semesta, yang
- mengatur hidup kita, kalau kita
- perhatikan bersama-sama sekarang ilmu
- pengetahuan menguaknya. Sebagai contoh
- takdir Allah yang berlaku pada ee sistem
- jantung kita
- yang mengatur jantung ki
- kita. Begitu juga yang bekerja berfungsi
- dalam mengatur apa? Sistem paru-paru
- kita, kembang kuncupnya. Kemudian juga
- bagaimana ee kedua ginjal kita, hati
- kita. Ini fungsi-fungsinya merupakan
- apa? Merupakan hukum takdir. Dipelajari
- dalam ilmu biologi. Ilmu biologi ya
- mempelajari takdir Allah hingga
- melahirkan ilmu-ilmu yang bermanfaat
- bagi mereka. Ilmu fisika sebelum ada
- ilmu ini, fenomena fisika telah ada dan
- fisika hukum-hukumnya yang terdapat di
- alam raya ditetapkan oleh Allah
- langsung. Begitu juga hukum-hukum yang
- berkaitan dengan astronomi,
- geologi, semua merupakan takdir-takdir
- Allah Subhanahu wa taala yang dipelajari
- manusia. Lalu mereka membukukan dalam
- apa? Disiplin ilmu pengetahuan yang kita
- pelajari. Jadi manusia dengan
- perkembangan ilmu pengetahuan mereka
- mempelajari bagaimana keajaiban takdir
- Allah, sistem imunitasnya. Kemudian juga
- bagaimana Allah mengatur sel darah
- manusia, sel darah putihnya, darah
- merahnya juga keseimbangan yang amat
- menakjubkan.
- Kemudian terjadi gejala penyimpangan
- seperti gangguan yang terjadi pada apa?
- pada keliaran sistem imunitas kita yang
- melahirkan autoimun
- dan penyakit-penyakit yang bermunculan
- yang merusak keseimbangan yang ada pada
- hukum ya yang ada pada diri manusia.
- Nah, para medis mempelajari semua ini
- kemudian mereka mencari terapi yang
- dapat mengembalikan fungsi tubuh, organ,
- sel manusia kembali dalam keadaan
- normal. Ini semua menggambarkan
- indahnya keajaiban takdir Allah. Jadi
- bukan hanya dalam alam fisika atau
- astrofisika,
- tapi semua hukum-hukum yang pada saat
- ini telah dipelajari oleh manusia ya
- yang melahirkan keajaiban sebetulnya itu
- mengungkap takdir-takdir Allah Subhanahu
- wa taala. Sedangkan manusia dengan
- amalnya terikat dengan pilihan yang
- Allah berikan, dengan kehendak yang
- Allah anugerahkan, dengan potensi
- kekuatan yang Allah berikan. Dan pada
- apa yang dilakukan dengan pilihannya dia
- bertanggung jawab di hadapan Allah
- Subhanahu wa taala. Jadi betul seperti
- yang antum katakan tadi, berbagai macam
- ilmu pengetahuan ternyata menguak di
- hadapan kita keajaiban hukum-hukum dan
- takdir Allah yang amat indah dan amat
- sempurna.
- Wallahuam. Ustaz Hamzah menambahkan.
- silakan.
- Iya. Tadi apa penting sekali ya kita
- bagaimana melihat ee apa yang ada di
- sekitar kita ini tentang apa ee ee
- ciptaan Allah yang begitu detailnya,
- begitu presisinya sudah ditentukan ya.
- sudah takdir tadi sudah dijelaskan ya
- dan banyak ya ee saat ini hal-hal yang
- diungkapkan dalam Al-Qur'an
- ya makin maju ilmu pengetahuan
- menjadi sesuatu yang dulu dianggap
- mustahil sekarang ee
- ee menjadi jelas sekali. Contohnya
- misalnya bagaimana dengan diterangkan
- dalam ilmu fisika kuantum tadi katanya
- ya kalau orang bergerak dengan kecepatan
- tinggi maka ee waktu menjadi lambat
- seperti itu. Ini sebenarnya peristiwa
- Isra itu menggambarkan tentang hal
- tersebut. Bagaimana Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam dalam waktu
- yang singkat enggak sampai semalaman
- suntuk
- pergi dengan kecepatan tinggi dengan
- menggunakan namanya buraq. Buraq itu
- dalam bahasa Arab dari kata barkun itu
- adalah kendaraan yang barkun itu kan
- cahaya kilat ya. Ya. Kendaraan dengan
- yang berkecepatan cahaya. Jadi dan
- Rasulullah melakukan aktivitas
- macam-macam kan diceritakan ya
- melihat surga, melihat neraka dan
- perlihatkan macam-macam ya dan kembali
- lagi dalam ee masih dalam waktu malam
- itu juga dalam waktu singkat. ini
- menunjukkan bagaimana membuktikan
- ee [mendengus] ee hubungan antara
- kecepatan dan waktu tadi. Dan juga
- misalnya disebutkan dalam Al-Qur'an
- kita bisa berdialog dengan darak jauh
- kan diceritakan dalam Al-Qur'an
- bagaimana penduduk surga dan neraka itu
- saling berdialog tanya jawab seperti itu
- ya. Kan kita ketahui neraka itu begitu
- panasnya.
- Kalau didekatin tunjuk apa duduk surga
- misal mau dekati neraka ya kepanasan
- gitu.
- Ternyata kan sekarang terbukti kita dari
- jalak jauh kita bisa berkomunikasi
- dengan orang di Amerika kah di manaah
- yang jauh di ee di Saudi atau di Jepang.
- di Jepang misalnya kita bisa
- berkomunikasi dengan
- handphone
- ya dengan via Zoom misalnya apa
- telekonference seperti itu. Ini apa yang
- diceritakan dalam Al-Qur'an akan
- terbukti ya seperti itu. Dan yang
- penting dari hal penting dalam masalah
- apa yang Allah sudah tetapkan tentukan
- itu itu dalam hukum-hukum yang ada di
- alam ini. ketentuan-ketentuan yang ada
- di amal ini. Dan bukan ya yang harus
- digaris bawahi bukan berarti amal kita
- sudah ditentukan ini ini atau sudah
- dicatat seperti itu. Ini harus harus
- dipisahkan ya pengertian ini seperti
- kita baca dalam surah Yasin atau surah
- yang lainnya. penulisan atau pencatatan
- amal perbuatan manusia itu itu kalau
- sudah kita lakukan, kita kerjakan. Ya,
- seperti dalam firman Allah dalam surah
- Yasin ayat 12.
- Inna nahnu nuhyil mauta. Sesungguhnya
- kamilah yang menghidupkan
- orang yang mati nanti.
- Dan kami yang menuliskan kataba yaktubu
- di sini eh ini nakubu di sini bentuknya
- fi'il mudhori. Arti fi'il mudari itu
- artinya pekerjaan yang bukan lampau
- sekarang dan atau biasanya digunakan
- secara tata bahasa itu atau akan datang.
- Jadi, watakubu maqdamu dan kami mencatat
- apa yang telah mereka kerjakan, apa yang
- telah mereka persembahkan seperti itu.
- Jadi tentang amal perbuatan manusia
- bukan dicatat dulu baru kita ngerjakan.
- Oh, ternyata kita ngerjakan ini. Bukan
- seperti itu, ya. Ini supaya ee kita
- pahami benar-benar tentang masalah
- takdir. Artinya Allah sudah tetapkan
- segala sesuatu di alam ini dengan
- hukum-hukumnya, ketentuan-ketentuannya
- seperti itu. Tapi kalau perbuatan
- manusia Allah baru catat ketika mereka
- melakukannya.
- Jadi waktubu ma qaddamu waaruhum. Kami
- catat apa yang mereka persembahkan dan
- juga kami catat bekas-bekas dari amal
- mereka.
- Atau dalam firman Allah yang lainnya
- misalnya dalam surah Alimran 181
- Allah berfirman, "Laqad samiallahu
- qulladzina qalu innallaha faqirun wahnu
- agniya." Allah telah mendengar ucapan
- mereka-mereka yang mengatakan, "Oh,
- Allah itu fakir. Allah itu miskin,
- kitalah yang kaya." Apa kata Allah?
- Kami akan catat apa yang mereka katakan.
- Jadi bukan sudahud dicatat duluan baru
- mereka mengatakan tidak. Tapi ini juga
- menggunakan fi'il mudori ya. Bukan ya
- katabna mau enggak tapi sanaktu. Kami
- akan catat apa yang mereka katakan.
- har itu. Jadi ee
- perlu apa dipisahkan pengertian takdir
- itu sering orang salah paham katanya,
- "Oh, kita sudah ditakdirkan begini
- demitu bahkan dibilang kat sejak kita di
- perut ibu sudah
- oh ditentukan takdir kita bakal apa ahli
- nar atau ahli e ahli ahli surga seperti
- itu.
- Ini apa gunanya perintah-perintah Allah,
- larangan-larangan Allah subhanahu wa
- taala. Kalau begitu ya kalau dikaitkan
- dengan ilmu Allah, Allah ya Allah maha
- mengetahui apa yang akan terjadi pada
- manusia ya pasti Allah akan tahu. Tapi
- kalau amal perbuatan manusia tidak
- dicatat kecuali setelah kita
- mengerjakannya.
- Bahkan kalau sesuatu yang belum kita
- kerjakan itu perbuatan baik, Allah
- dengan rahmatnya sudah catat bahwasanya
- kita mendapatkan satu pahala. Ya, kita
- mau misalnya mau pergi haji nih, oh
- akhir enggak kesampaian. Kita sudah niat
- banget, sudah siapkan bekalnya enggak
- sampai ada kan orang ya karena sudah
- nunggu tapi enggak kesampaian. Itu Allah
- sudah catat itu bahkan ya. Jadi itu
- rahmat Allah kalau kebaikan. Faman hamma
- kata Nabi bi hasanatin falam y'malha
- falahu hasanatun kamilah. Barang siapa
- orang yang ingin melakukan kebaikan
- kemudian enggak kesampaian karena uzur
- tentunya ya, maka Allah mencatat dia
- mendapatkan kebaikan seperti itu. Tapi
- kalau keburukan, mau melakukan keburukan
- lalu dia
- enggak jadi, artinya dia [mendengus] ee
- urungkan niat buruk itu juga Allah
- Subhanahu wa taala catat ee sebagai
- kebaikan buat dia and dia satu kebaikan.
- Jadi sesuatu yang dikerjakan dulu oleh
- oleh manusia baru dicatat oleh Allah.
- Wallahualam. Oke, sedikit pakara
- mengenai hubungan antara takdir Allah
- dengan fisika kuantum saat ini yang
- [mendengus] sedang berkembang dengan
- pesat ya
- Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an
- berfirman, taujul malaikatu waruh ilaihi
- fiuminana miqdaruhu khina alfan.
- Bagaimana malaikat naik ke [mendengus]
- sisi Allah?
- Demikian pula ruh Jibril.
- menempuh perjalan satu hari sama dengan
- 50.000 tahun.
- Ada lagi dalam surat Asajdah yudabbirul
- amro minamailaiiumqdaruhu
- alati mimudun.
- Allah Subhanahu wa taala mengatur segala
- urusan dari langit ke bumi kembali ke
- sisi Allah dalam satu hari yang sama
- dengan 1000 tahun.
- [mendengus]
- Dulu sebelum berkembang ilmu
- pengetahuan, orang masih apa? Masih
- bingung dalam memahami ayat ini.
- Tapi setelah berkembang ilmu pengetahuan
- terutama dalam bidang fisika, kemudian
- terobosan yang dilakukan oleh Albert
- Einstein ketika dia [berdehem]
- berbicara mengenai relativitas waktu.
- relativitas waktu. Bagaimana waktu
- melambat dengan kecepatan tinggi hingga
- terjadi perbedaan waktu antara seorang
- yang meninggalkan bumi dengan kecepatan
- cahaya dengan orang yang di bumi.
- Seorang yang umurnya sama katakan 20
- tahun, dia meninggalkan bumi dalam 1
- tahun cahaya. Pulang pergi [mendengus]
- dengan kecepatan cahaya selama 1 tahun
- kembali ke bumi. Ternyata apa? Usia dia
- hanya bertambah setahun.
- H
- 21. Yang di bumi orang sudah meninggal
- dunia.
- Sudah tua.
- Yang di bumi
- sudah tua itu meninggal dunia. Karena
- apa? Terjadi perbedaan waktu di sini.
- Dan subhanallah
- kalau kita membaca kisah-kisah fantasi
- kita temukan ternyata apa? Mereka
- menerangkan tentang perbedaan atau
- selisih waktu. di mana dalam satu
- ruangan ya waktu 1 tahun sedangkan di
- luar hanya 1 hari. Ada yang 50 tahun
- dalam satu ruangan ya yang mau waktu apa
- menjadi cepat sedangkan di luar hanya
- satu apa satu hari. Nah, kalau kita
- perhatikan sebenarnya merupakan khayalan
- tadinya merupakan kisah fantasi tapi
- dengan perkembangan ilmu pengetahuan
- ternyata apa yang ditemukan oleh
- Einstein membuka wawasan baru. Jadi bumi
- kita ini yang merupakan sangkar ya
- sebagai sangkar ya baik itu waktu di
- bumi maupun juga apa namanya ee ee
- sangkar berkaitan dengan waktu dan
- wawasan kalau dibandingkan dengan apa
- dengan ee keajaiban yang terdapat di
- alam semesta ini. Sebagaimana bumi yang
- kecil waktunya juga merupakan sangkar
- bagi kita. Nah, sebetulnya apa yang kita
- ketahui ini amat sedikit sekali.
- Dengan munculnya dulu Hubble ya,
- teleskop Hubel kemudian muncul sekarang
- James Web yang ditempatkan di tempat
- yang jauh. Mereka menemukan
- penemuan-penemuan baru yang merubah
- berbagai macam teori sebagian orang
- dalam bidang astrofisika maupun
- astronomi.
- Jadi kita lihat bagaimana malaikat ya
- melaksanakan perintah Allah dalam
- kecepatan yang amat tinggi. Kalau
- dihitung dengan waktu kita 50.000 tahun.
- Ada lagi yang jaraknya 1000 tahun.
- Sebagaimana para ilmuw menemukan ada
- bintang yang jaraknya ya dari bumi kita
- itu selama 1000 tahun cahaya. H.
- Ada yang 100.000 tahun cahaya, ada yang
- 1 juta tahun cahaya. Kalau dengan
- kecepatan kita mustahil untuk
- menggapainya.
- Betul gak? Tapi Allah Subhanahu wa taala
- menugaskan malaikat-malaikat ya
- menjalankan perintah Allah kembali ke
- tempat asalnya. Ada yang menempuh 1000
- tahun ya, ada yang menempuh perjalanan
- 50.000 tahun sesuai dengan jarak yang
- apa yang ditetapkan Allah Taala. Jadi
- sebetulnya apa yang kita miliki dari
- pengetahuan ini amat sedikit.
- [mendengus]
- Dulu kita naik kapal Gunung Jati
- Cutnyadin pergi haji itu bisa berapa
- lama?
- Sebulan, 2 bulan. Oleh karena itu 6
- bulan sudah siap berangkat haji kan.
- Sekarang orang dengan pesawat sampai di
- Mekah cuma sekitar 9 jam, 10 jam.
- Naik Kongkor bisa lebih cepat lagi.
- Betul gak? Ke Bandung dulu membutuhkan
- waktu yang lama naik 48. Ingat enggak?
- Iya. [tertawa]
- Pada tahun-tahun 0-an
- sekarang cuma sekitar berapa puluh menit
- sampai di Bandung menggunakan wash.
- Betul gak?
- Jadi di sini kita lihat bagaimana
- perkembangan ilmu pengetahuan ya
- menjelaskan kepada kita wawasan
- kehidupan yang lebih luas dibandingkan
- apa yang kita saksikan pada zaman
- dahulu. Ala. Di sini terbukti kebenaran
- Allah juga takdirnya yang amat
- menakjubkan. Takdir di sini adalah hukum
- dan aturan yang mengatur kosmos atau
- alam universe termasuk diri kita
- semuanya. Wallahuam.
- Baik, mungkin ni pertanyaan terakhir ya.
- Asalamualaikum Ustaz Husein dan
- apakah orang kembar itu sudah takdir?
- Orang
- apa?
- Kembar. Kembar.
- Ini unik pertanyaannya.
- Katakan saudara kita di Muhammad Krishna
- lahir di mana?
- Jakarta.
- Jakarta.
- Saya lahir umpanya di Bogor. Ustaz
- Hamzah lahir di Jakarta di daerah
- Keramat Jati.
- Kemudian
- ayahnya ibunya. H.
- Betul gak? Kakeknya, sukunya, bangsanya.
- Ini kembali pada pilihan kita. Gak?
- Tidak.
- Ini merupakan pilihan Allah. Oleh karena
- itu Allah berfirman, "Wallahu yakhluqu
- ma yasyau wa yakhtar." Maana lahumul
- khiarati min amri. Allah yang
- menciptakan apa yang Allah kehendaki dan
- memilih.
- Dia yang menentukan kita, suku kita,
- bangsa kita, bentuk rupa kita. Betul
- gak? Lahir kembar atau lahir apa? Dalam
- keadaan satu ya atau rahim seseorang itu
- semua merupakan ketentuan Allah sebagai
- ujian bagi kita semua.
- Yaj'alu man yasyau aqima. Allah jadikan
- yang sebagian dalam keadaan akim. Tapi
- dengan doa, akim arti mandul dengan doa.
- Hal-hal yang tadinya apa? Katakan
- dianggap akim seperti Zakaria bersama
- istrinya bisa melahirkan anak. Jadi ini
- semua merupakan ujian pilihan dari Allah
- Subhanahu wa taala. Dan Allah tidak akan
- bertanya kenapa kamu lahir kembar,
- kenapa kamu lahir di Celeditan, kenapa
- kamu lahir di Bogor atau di Jakarta?
- Kenapa kamu jadi orang Tegal? Enggak
- mungkin kan? Nah, ini semua merupakan
- ketentuan Allah yang tidak ada kaitan
- dengan pilihan kita. Namanya takdir
- mubram.
- Artinya abrahumullahu
- bimasyiatihi biduni ikhtiarin minna.
- Allah tetapkan langsung dengan
- kehendaknya tanpa pilihan dari kita. Ada
- lagi takdir mualak, Mas Krisna.
- Takdir mualak itu yang kembali kepada
- pilihan kita. Tangan kita dimasukin ke
- api panas terbakar, masukin ke kulkas
- dingin. Ya, betul gak?
- Begitu juga pisau di tangan kita bisa
- digunakan untuk memotong bahan-bahan
- makanan atau untuk menjadi alat kerja
- bisa juga digunakan untuk membunuh
- orang. Nah, ini dengan sendirinya
- menjadi tanggung jawab dan pilihan kita.
- Itu namanya takdir muallaq
- ayataallaqui'il
- abdi. Tergantung perbuatan hambanya. Dia
- kerjakan kebaikan dapat kebaikan.
- Kerjakan keburukan dapat keburukan dan
- dia bertanggung jawab pada pilihannya.
- Jadi ada takdir mubram, ada takdir
- muallaq. Mualak artinya taallaqufi'lil
- abdi wtiarihi. Dan dia bertanggung
- jawab. Kalau yang mubram itu kembali
- pada masyiah Allah dan kehendaknya. Kita
- enggak bakal ditanya. Tapi Allah melihat
- sikap kita bersyukur, sabar, apa kita
- bangga diri dengan nasab kita? Ah, ini
- merupakan sifat iblis. Atau kita ingkar,
- enggak terima dengan pilihan Allah buat
- kita. Kenapa saya lahir sebagai orang
- Jawa? Pokoknya kenapa saya lahir sebagai
- orang Sunda? Kenapa saya lahir dalam
- kondisi seperti ini? Pada itu pilihan
- bukan tanda kehinaan. Untuk ujian buat
- dia.
- Yang bersabar Allah angkat derajatnya.
- Bilal yang lahir sebagai seorang hitam
- yang mantan budak, dia enggak berkeluh
- kesah.
- H
- tapi [berdehem] dengan imannya,
- sabar dan syukurnya Allah angkat menuju
- puncak kemuliaan. Begitu juga Salman
- al-Farisi, begitu juga sahabat seperti
- Yasir, Sumayyah dan lain sebagainya.
- Tapi yang diberikan kemuliaan nasab
- sombong seperti Abu, Abu Lahab,
- Abu Jahal
- jatuh dari mata Allah. Jadi jangan
- berkecil hati orang yang mengalami dalam
- hidup ini kekurangan. Dan jangan
- sekali-kali bangga diri orang yang
- diberikan kelebihan dan keutamaan.
- Kedua-duanya merupakan ujian. Wallahuam.
- [mendengus]
- Baik. Jadi Ustaz, saya mau menambahkan.
- Oke. Baik. E itu pertanyaan terakhir ya
- yang kami bisa bacakan. Mohon maaf tidak
- bisa semua kami bacakan karena
- keterbatasan waktu. Sent lagi kita salat
- Jumat. Terima kasih Ustaz Husin. Ustaz
- Hamzah.
- Baik saya Muhammad Krishna Ondi Saputra
- dan Algi mohon pamit. Wabillahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.