Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Tentu saja tidak lupa salam selawat kita
- lantunkan untuk junjungan umat kekasih
- kita Muhammad Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Semoga kelak kita
- dipertemukan dengan beliau di saat yang
- sangat kita rindukan di yaumil akhir.
- Ustazah Herlini Amran sudah siap di sana
- untuk mengisi tabung jiwa kita dengan
- sesuatu yang kayaknya ini perlu banget
- karena tadi waktu di off air ikhwan
- akhwat bicara awali hari dengan berkah
- itu harus ngapain ya? Nah, persisnya
- seperti apa? Mari kita sapa beliau.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullah
- wabarakatuh. Sehat, Mbak?
- Alhamdulillah sehat. Iya, kita berdua
- bisa hadir. Jadi benar ya, bagaimana
- soal amal tadi? Gimana? Gimana
- persisnya?
- Iya. Persiapan amal kita di pagi hari
- itu seperti apa? Begitu ya untuk melalui
- hari-hari kita insyaallah. Iya. Itulah
- ikhwan akhwat persiapan amal di pagi
- hari agar hari kita berlalu, kita
- lewati, kita melangkah pada ee apa yang
- disediakan oleh Allah di hari itu dengan
- jauh lebih optimal. Yuk, kita simak
- dengan telinga jiwa kita. Silakan,
- Ustazah.
- Ya, terima kasih JAKilah Mbak Nuni.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin hamdan naimin
- hamdan sakirin hamdan
- yabana lakal hamdu bil iman yabana lakal
- hamdu bil islam yaana lakal hamdu bil
- quran lakal hamdu bilal ahli wal mua
- lakal hamduin
- anamta biha alum shi wasallim wabarik
- ala sayyidina muhammadin waa alihi wa
- asabi ajma ee e terinspirasi dari
- kitabnya ee Alfaqih Abdullah Samarqondi
- di situ dalam kitabnya yang berjudul
- Tanbihul Gofilin.
- Jadi pengingat dari orang-orang yang
- lalai. Di antaranya dari sekian
- pembahasannya itu ada ee temanya itu
- persiapan amal di pagi hari. Nah ee
- ketika kita bicara persiapan amal di
- pagi hari itu tentu kita mulai dari
- bangun tidur ya. He.
- Ee bangun tidur itu adalah momen penting
- dalam kehidupan seorang muslim. Ya, itu
- tanda ee tanda kalau bangun tidur tuh
- Allah telah menghidupkan rohnya kembali
- setelah kematian. Ya, kematian sementara
- maksudnya ya.
- Bukankah ee doa bangun tidur tuh
- ee alhamdulillahilladzi ahyana ba'dama
- amattana waai nusyur ya. Iya. ee atau ee
- beberapa doa ya yang intinya itu adalah
- bagian dari tanda kutip Allah memberikan
- kita masih ada kesempatan untuk ee
- menjalani hari-hari di dunia ini setelah
- Allah memati mematikan kita dalam
- kematian yang sementara yaitu tidur.
- Nah, dalam eh surat Azzumar ayat 42,
- Allahu yatawaal anfusu mautiha wallati
- lam tamut fi manamiha. Ya Allahlah yang
- memegang jiwa orang-orang ketika matinya
- dan memegang jiwa atau ruh orang-orang
- yang belum mati di waktu tidurnya. Nah,
- artinya alhamdulillah kita bangun tidur
- dalam keadaan ee baik, sehat ya. ee maka
- yang kita lakukan pada saat kita bangun
- tidur itu tentu zikir ya mengingat
- Allah. Nah, oleh karena itu ketika
- membuka mata di pagi hari hakikatnya tuh
- kita baru saja diberi kesempatan baru
- oleh Allah untuk hidup beramal
- mendekatkan diri kepada Allah. Maka
- sepantasnyaalah ya kita memulai ee
- dengan zikir ya dan tasbih ya.
- Sebagaimana Allah memerintahkan kita
- untuk berzikir dan bertasbih. Wasabbih
- bihamdikaum.
- Bertasbihlah dan bertahmidlah. Pujilah
- Allah Rabbmu ketika kamu takum ya bangun
- tidur ya. Maka kita diperintahkan Allah
- untuk banyak-banyak zikir. Yaina amanik
- ya.
- Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah
- kepada Allah sebanyak-banyaknya.
- Bertasbihlah pagi dan petang. Maka kita
- memulai hari kita amal kita di pagi hari
- dengan berzikir ya ketika bangun tidur.
- Tentu saja ada hikmah yang dapat kita
- ambil ya. Kenapa kita di ee anjurkan
- bahkan disyariatkan untuk mengingat
- Allah setelah kita dihidupkan kembali
- tanda kutip ya dari kematian sementara
- yaitu tidur? Tentu ini tidak lain tidak
- bukan adalah untuk menyadarkan diri kita
- bahwa hidup ini milik Allah agar terbuka
- hati kita, pikiran kita, kesadaran
- spiritual kita bahwa ee hidup di dunia
- ini tidak hanya sekedar menjalani
- rutinitas duniawi. Ada saatnya kita
- nanti akan kembali kepada pemilik ee
- kehidupan ini. Nah, tentu saja ketika
- memulai hidup ini dengan mengingat
- Allah, tentu kita ee mendapatkan ee
- pahala yang besar ya. Karena zikir itu
- kan termasuk ibadah hati yang paling
- utama. Bahkan kan Allah memerintahkan
- yang diperbanyak tuh zikir, yang disuruh
- nambah tuh ilmu. Enggak ada yang lain
- tuh ya. Rbi zidni ilman. Ilmu disuruh
- nambah, disuruh banyak-banyak tuh
- zikirullah zikron katsir. Nah, tentu
- saja dengan bimbingan Allah kita memulai
- hari ini ee dengan mengingatnya,
- memahami tujuan hidup ya kita sepanjang
- hari, sepanjang waktu di hari-hari kita
- ini kita mulai dengan mengingat Allah
- pagi, petang, dan malam. Jadi bangun
- tidur itu sebagai momen berharga bagi
- kita untuk menghidupkan hati dengan
- mengingat Allah ya. memulai lafaz yang
- diajarkan oleh Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam ya ya dengan lafaz-lafaz
- zikir ya ee ya istigfar tahmid tahlil
- dan sebagainya insyaallah hidup kita
- akan lebih tenang karena kita memulai
- kehidupan ini dengan penuh keberkahan
- penuh makna di bawah naungan dan rahmat
- Allah ya. Barang siapa yang bangun dari
- tidurnya lalu mengingat Allah maka Allah
- akan mengingatnya pula. Dan barang siapa
- yang menyebutnya di awal hari, maka
- Allah akan menyertainya di sepanjang
- hari.
- Nah, ini amal persiapan kita di pagi
- hari ya. Ingat Allah dulu. Selanjutnya
- ee tentu ee bagi para Bapak-bapak
- laki-laki ya mempersiapkan diri ya
- barangkali untuk salat ke masjid dan
- segala macamnya. Nah, secara umum ee
- persiapan amal kita di pagi hari ini
- mungkin ketika kita ber ee aktivitas di
- luar dan segala macam tentu jangan lupa
- menutup aurat kalau keluar ya. Karena
- menutup aurat ini bukan sekedar aturan
- lahiriah tapi ini adalah wujud dari
- ketaatan kita kepada Allah ya. Karena
- Allah telah mengatur kita,
- Allah telah menciptakan kita untuk hidup
- di muka bumi ini adalah untuk beribadah
- kepadanya. Maka semuanya telah diatur
- oleh Allah. Ya, bahkan Allah menegaskan
- dalam Al-Qur'an ya. Ya, bani
- Adamuinatakumli
- masjidin. Itu kalau kita ee ke masjid
- ya, para bapak semua ya, yang akan
- siap-siap menunaikan salat subuh
- berjamaah di masjid, maka pergunakanlah
- perhiasanmu, hiasanmu zinatakum. Jadi
- zinah itu perhiasan itu artinya menutup
- aurat. Jadi ini hikmah penting. Jangan
- lupa nutup aurat kalau keluar rumah ya.
- Karena ini perintah langsung dari Allah
- untuk perempuan sudah ada di pandu ya
- dalam surat Annur ayat 31. Panjang tuh
- ya ayatnya. Itu dijelaskan di situ
- kepada siapa boleh aurat itu
- diperlihatkan. Selain itu enggak boleh
- ya. Al-ahzab 59 juga gitu ya untuk
- perempuan. Nah, tentu saja menutup aurat
- ini tidak hanya sekedar kewajiban yang
- wajib kita taati, tapi ini juga sebagai
- identitas untuk membedakan mana muslim,
- mana nonmuslim. Aurat yang terjaga itu
- identitas kesalehan dan keimanan. Bukan
- hanya sekedar tren ya. Dan itu untuk
- menjaga kesucian dan harga diri ya.
- Pakaian menutup aurat itu menunjukkan
- bahwa seseorang itu menjaga kehormatan
- dirinya dari pandangan yang tidak halal.
- Allah tuh maha baik, maha sayang gitu ya
- kepada hamba-hambnya. Jadi jaga anggota
- tubuh kita, aurat kita ini jangan sampai
- dilihat oleh yang tidak berhak untuk
- melihatnya. Karena ini untuk menjaga
- kesucian dan harga diri, mencegah fitnah
- dari maksiat mata bagi orang yang lain,
- ya. Nah, jadi ini ee yang kedua ya ee
- ini di antara lain ya karena amal-amal
- di pagi hari itu kan banyak nih di
- antara lain itu ya
- ee mulai kita tadi menyebut Allah ya
- mengingat Allah kemudian perhatikan
- aurat kalau kita mau keluar rumah
- kemudian jangan lupa menyempurnakan
- wudu. Masyaallah kan ya wudu kan untuk
- salat saja. Iya betul wudu itu untuk
- salat tapi alangkah baiknya juga kita
- menjaga wudu bila kita mampu untuk
- menjaganya.
- Ee kita tahu ee bahwa wudu ini banyak
- sekali hikmahnya ya. Paling tidak itu
- tanda keimanan. Hanya orang berimanlah
- yang menjaga wudunya, merawat
- kesuciannya. Dengan wudu dia menjadikan
- salatnya itu sah. Dengan wudu itu adalah
- pembersihan fisik ya dan spiritualnya
- menghapus dosa-dosa kecil. Kita tahu
- dalam beberapa riwayat ya, seorang
- muslim berwudu ya dengan kesadaran penuh
- karena Allah tentu saja lalu membasuh
- wajahnya kemudian keluarlah dari
- wajahnya setiap dosa yang dilakukan oleh
- kedua matanya bersama air atau bersama
- tetesan air terakhir. Artinya wudu itu
- tidak hanya sekedar syarat sah untuk
- menunaikan salat saja, tidak. Tapi di
- situ juga mengandung makna bagaimana
- pembersihan secara spiritual. dosa-dosa
- yang dilakukan oleh anggota tubuh kita,
- dosa mata karena melihat ya tangan
- mungkin ada ee dosa-dosa tertentu ya ini
- bagian dari penghapusan dosa. Maka
- berwudu dengan khusyuk. Bahkan kalau
- kita lihat ya, Ibnu Abbas ee radhiallahu
- anhu itu memulai salat ya kekhusyukannya
- itu sejak wudu. Jadi benar-benar ya
- dihayati ketika ee beliau ini membasuh
- anggota tubuhnya ya dan berharap memohon
- agar Allah juga mengampuni semua
- dosa-dosa yang ee dilakukan oleh anggota
- tubuhnya. Nah, ini ciri umat Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam ya. cirinya
- itu berwudu. Bahkan kita tahu ya ee
- umatku kata Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam tuh datang nanti pada hari
- kiamat dalam keadaan wajah, tangan, kaki
- mereka itu bercahaya karena bekas wudu
- ya. Jadi mudah-mudahan Allah memberikan
- kita kemampuan untuk menjaga wudu kita
- insyaallah.
- Terus apalagi ya ee memulai amal ee di
- pagi hari ya. Maksudnya hari ini dimulai
- dari awal itu adalah salatlah tepat
- waktu. Nah, kita berusaha agar eh salat
- kita itu selalu on time. Ya, inat
- alal mukmin
- maut. Sesungguhnya salat itu adalah
- kewajiban yang ditentukan waktunya atas
- orang-orang yang beriman. Upayakan untuk
- salat di awal waktu. Ya, ini ee ini
- pembuktian ya ketika kita berusaha
- semaksimal mungkin ee untuk salat di
- awal waktu. Bagi para ee bapak-bapak
- kaum laki-laki itu upayakan berjamaah di
- masjid ya. Nah, ini merupakan tanda
- keimanan yang kuat ya. Karena Allah
- memuji orang-orang yang menjaga
- salatnya. Yuhawatihim.
- Ya Allah tuh e memuji orang-orang yang
- menjaga salatnya. Nah, orang yang
- menjaga salatnya itu di antaranya adalah
- orang yang berusaha menunaikan salatnya
- tepat waktu. Karena itu kan panggilan
- Allah ya, Hayya alas shah ya. Dan ini
- merupakan wujud cinta kepada Allah.
- Karena seorang kekasih itu akan
- menyambut panggilan orang yang
- dicintainya. Hayya alah itu Allah yang
- maha kuasa, maha pencipta yang hanya
- cintalah yang kita cari. Itu ketika
- memanggil hambanya, ayo salat. Ayo
- menuju kemenangan. Hayya alal falah.
- Tentu seorang kekasih akan menyambut
- panggilan orang yang dicintainya untuk
- bersegera menemuinya. Dan ini tentu saja
- menumbuhkan disiplin dan keberkahan
- waktu. Karena salat itu mengatur ritme
- harian seorang muslim. Sudah ada ee
- waktu-waktunya. Dan ini juga
- menghindarkan kelalaian ya. Karena kalau
- menunda-nunda waktu, menunda-nunda waktu
- salat itu termasuk ya para ulama
- menyebutkan ciri orang munafik ya. Orang
- yang tidak bersegera menunaikan ibadah
- salat, ada saja alasannya. Itu ciri-ciri
- orang munafik. Maka bagi hamba-hamba
- Allah yang berusaha untuk mencari
- cintanya, waktu salat itu bukanlah
- beban, tapi waktu salat itu adalah janji
- pertemuan antara hamba dengan Rabb-Nya,
- antara hamba dengan penciptanya, antara
- manusia orang-orang beriman yang
- mengharapkan cinta dari Allah. Tentu itu
- adalah janji pertemuan yang betapa indah
- janji pertemuan itu ya yang kalau
- ditepati itu senang sekali ya.
- Contohnya, deh, ya, dalam keseharian
- kita kan mungkin ada meeting,
- meeting on time ya, sudah ditentukan
- jadwalnya bertemu dengan orang penting.
- Tentu akan ee lebih utama kita datang
- tidak terlambat dalam pertemuan itu ya
- ee dengan orang-orang yang ee kita e
- meeting dengannya nanti bisa jelek nanti
- ya ee kedudukan kita nanti di antara
- mereka ya. Apalagi kita berhadapan
- dengan bos-bos kantor kita,
- atasan kita. Oh, enggak mau kita
- terlambat. Bahkan sudah siap-siap ya
- sebelum bos datang kita sudah datang
- duluan. Apalagi dengan Allah. Dengan
- Allah itu lebih utama untuk tidak
- terlambat ya dalam pertemuan kita
- menghadap Allah. Ini adalah sebagai
- prioritas kita sebagai hamba Allah. Jadi
- kita jadikan salat sebagai prioritas,
- bukan sisipan waktu, bukan waktu-waktu
- ee senggang atau ee luang, bukan
- waktu-waktu sisa. Tapi ketika kita
- menghadap Allah, karena ini adalah janji
- pertemuan dengan ee zat yang kita cintai
- yang hanya ridanya lah yang kita buru,
- yang kita kejar, tentu ini adalah
- prioritas ya, prioritas untuk berusaha
- semaksimal mungkin ya. Selalu menepati
- waktu salat ya, bukan sisipan, bukan ee
- selingan, bukan ya kalau ada waktu,
- bukan waktu sisa, tapi benar-benar
- bagian dari prioritas yang harus kita
- utamakan. Maka oleh karena itu Allah
- memerintahkan ee umat Islam, umat
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- untuk mendidik anak dan keluarganya
- untuk salat di awal waktu dan
- menyegerakannya. Ya, wur ahlaka b wasir
- alaiha. perintahkan keluargamu untuk ee
- mendirikan salat dan bersabarlah atas
- perintah itu. Tentu contoh dari orang
- tua. Nah, di sinilah terletak keberkahan
- hidup dan kunci ketenangan jiwa ketika
- kita berusaha semaksimal mungkin untuk
- memprioritaskan pertemuan kita dengan
- Allah pencipta, penguasa, pemilik alam
- semesta. Nah, ini ee amalan kita ya di
- pagi hari yang kita ee tekadkan ya. Kita
- akan mengisi hari kita ya tadi ya.
- dengan membukanya dengan mengingat
- Allah. Kemudian berusaha ya untuk
- menjaga aurat kita, menjaga wudu kita.
- Kemudian salat di awal waktu ya di
- waktunya di awal waktu. Kemudian ee
- memiliki keyakinan bahwa jaminan Allah
- tentang rezeki itu pasik. Ya, artinya
- tidak lagi di ee khawatirkan dengan
- rezeki yang seakan-akan kita aduh
- kayaknya hidup susah ya, apalagi
- sekarang sebah mahal ya. Artinya ada
- keragu-raguan terhadap ee rezeki. Maka
- perlu ada keyakinan, keyakinan yang
- penuh dan utuh bahwa Allah telah
- menjamin rezeki hamba-hambanya. Tentu
- dengan berusaha ya. Apalagi dalam
- Al-Qur'an ya. W minabbatin fil ardhi
- illa alallahi rizquha. tiada ee makhluk
- apapun yang ada di muka bumi ini kecuali
- telah Allah ee jamin rezekinya. Jadi
- artinya Allah tegaskan bahwa rezeki itu
- adalah tanggungan Allah, bukan
- semata-mata hasil usaha manusia. Ini
- adalah keyakinan yang dapat menenangkan
- jiwa kita ya. Mengikis was-was dalam
- hati kita terhadap ketakunan ketakutan
- terhadap dunia. Apalagi dengan melihat
- kondisi ee ekonomi, perekonomian saat
- ini ya. Ada rasaus gimana. Nah, ini ya
- yang penting adalah
- kita tetap berusaha ya. Karena setiap
- makhluk sekecil sebesar apapun itu punya
- jatah rezekinya sendiri siapapun dari
- makhluk Allah. Karena Allahlah yang
- arrazaq yang memberikan rezeki. Allah
- tidak pernah lalai. Yang lalai itu
- manusia ya. Rezeki itu tetap ee datang
- ya sesuai kadar dan waktunya. Jadi tugas
- manusia itu hanya berusaha dengan yang
- halal, berusaha semaksimal mungkin,
- enggak perlu cemas ya. Yang penting
- usaha ikhtiar ya. Jadi inilah yang
- dinamakan ketergantungan hanya kepada
- Allah, bukan kepada pekerjaan, gaji,
- relasi, sistem, apapun ya bersandar
- kepada kemampuan kita. Bukan itu.
- Semuanya kembali kepada Allah. Ya. Jadi
- ini perasaan ini, keyakinan ini perlu
- kita tanamkan. Yang penting Allah
- memerintahkan kita berusaha, berusahalah
- ya. Apalagi kalau mikirin ekonomi saat
- ini ya. Ya, terpuruk nih. Ah, pokoknya
- terus gimana ya nanti masa depan nanti
- gimana kuliah anak kita ya nanti gimana
- gimana itu dia ya. Jadi masalah
- keyakinan kita kepada Allah terhadap
- arrazaq itu harus dipupuk. Yang penting
- kita adalah berusaha terus ya. Nah, ini
- ee keyakinan ini yang kita tanamkan
- sejak kita bangun tidur ya di pagi hari.
- Nah, selanjutnya
- yang tidak kalah penting lagi ee pada
- amalan ee persiapan amal di pagi hari
- yang kita hadirkan dalam jiwa kita ini
- adalah sabar
- atas takdir dan hukum Allah. Jadi ee
- memiliki ee keyakinan ya bahwa sabar itu
- adalah hal yang terbaik. Jadi berusaha
- untuk bisa menerapkan sabar atas takdir
- Allah. Kan kalau dalam Al-Qur'an itu kan
- ya fasbir lihukmibik. Sabarlah dalam
- menerima ee hukum-hukum dari Allah.
- Memang ini ayat ini ditujukan kepada
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- ya. Ee karena memang beliau itu ee
- banyak sekali ujian cobaan dalam
- kehidupan. Tapi apa yang diperintahkan
- kepada beliau itu juga adalah berlaku
- bagi umatnya. Jadi sabar atas segala
- qada dan qadar yang telah Allah tentukan
- terhadap takdir yang telah Allah
- tetapkan. Baik takdir itu menyenangkan
- atau takdir itu menyakitkan atau
- menyedihkan. Jadi sabar atas hukum yang
- telah Allah tetapkan, atas takdir yang
- telah Allah tentukan. Tentu saja ee
- sabar di sini bukan berarti diam,
- menahan rasa, kemudian ee akhirnya
- sakit, jadi stres. Bukan. Maksud sabar
- di sini adalah rida menerima takdir
- Allah yang tidak sesuai dengan harapan
- kita gitu ya. Tidak protes terhadap atau
- menyalahkan Allah. Jadi kenapa sih Allah
- begini? Kenapa sih begitu? Kenapa tidak?
- Ini kan sudah bagian dari ketentuan
- Allah kita terima ya. Tidak menyesali
- takdir yang telah terjadi. Jadi tidak
- coba seandainya begini pasti begini.
- Coba tidak jadi kalau sudah terjadi
- itulah takdir ya. Nah, tidak protes atau
- apalagi menyalahkan Allah. Kenapa sih
- Allah berikan aku suami kayak begini?
- Kenapa sih anak jadi begini? Kenapa sih
- punya mertua model begini? Kenapa sih
- enggak kayak yang tetangga punya
- mertuanya baik banget? Enggak begitu.
- Ini sudah takdir ya. Kita akan katakan
- qadarallah wayaa fa'ala. Ini sudah
- takdir Allah. Apapun yang Allah
- kehendaki itu terjadi. Nah, itu ya. Jadi
- memang berusaha untuk sabar ya. Memang
- sabar itu berat memang ya. Ee tentu
- kesabaran itu memiliki nilai pahala yang
- luar biasa yang tanpa batas ya.
- Ee memang sabar itu ada ee cirinya
- seseorang itu bisa dikatakan sabar ya.
- Jadi sabar itu kalau menurut Ibnul
- Qayyim Aljauziyah itu dijelaskan sabar
- itu adalah menahan jiwa dari keluh
- kesah. Sabar tuh kayak gimana sih sabar
- kan gitu ya. Barangkali ada yang
- bertanya-tanya tentang kayak apa sih
- sabar? Apakah sabar kita sudah dizalimi
- itu diam aja gitu nerima sabar itu kata
- Ibnu Qayyim Aljauziyah tidak mengeluh ya
- jadi menahan jiwa kita dari keluk kesah
- ya keluk kesah mengeluh aja aduh ini
- bagian enggak ya kemudian lisan ee
- menahan lisan dari pengaduan ya itu juga
- menahan anggota tubuh dari melakukan apa
- yang ee dimurkai Allah jadi memang sabar
- itu butuh proses yang panjang ya dan itu
- memang dimulai dengan keimanan
- Orang yang memahami Allah, makrifatullah
- itu akan mampu mudah-mudahan untuk
- menerapkan sabar itu. Itulah sebabnya
- Allah memerintahkan sabar itu kepada
- para anbiya ya, terutama Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam. Dan itu juga
- berlaku bagi umat bersabar ya atas ee
- semua yang telah Allah tentukan. Nah,
- jadi ini kita siap-siap nih persiapan
- amal pagi hari kita sudah siap-siap.
- Kalau itu adalah ee kita hari ini kita
- dapatkan suatu kebahagiaan, keuntungan,
- kemudahan, kesehatan, rezeki dan segala
- macam, kita bersyukur ya. Kalau kita
- mendapatkan sesuatu yang tidak kita
- sukai, kita bersabar ya. Jadi memulai
- hari ini dengan persiapan itu ya.
- Kemudian selanjutnya mensyukuri nikmat
- Allah. Wasu nikmatallahi intuntum
- iyahuudun.
- Bersyukurlah atas nikmat Allah jika kamu
- benar-benar beribadah kepadanya. Jadi
- syukur ini adalah mengakui nikmat Allah
- dalam hati, menyebutkannya dengan lisan,
- dan mempergunakan ee anggota tubuh untuk
- ketaatan kepada Allah. Itu namanya
- syukur. Jadi syukur itu tidak hanya
- mengucapkan alhamdulillah saja.
- Alhamdulillah Allah telah berikan nikmat
- sehat, nikmat iman, nikmat enggak hanya
- lisan, tapi juga syukur itu diyakini
- dengan hati ya dengan merasakan nikmat
- yang Allah berikan kemudian dibuktikan
- dengan anggota tubuh yang semakin
- semangat untuk beramal saleh. Itu yang
- namanya syukur ya. Nah, ee ini dari awal
- tuh sudah sudah mulai itu ya memiliki
- niat keinginan seperti itu ya baru
- bangun tidur ya. Jadi berusaha hari ini
- menjadi hari yang terbaik. Nah, kalau
- misalnya ee contoh ya, contoh bagaimana
- kita mensyukuri nikmat sehat ini. Ee
- contoh ee bagaimana kita mensyukuri
- nikmat sehat ini di samping kita
- mengucapkannya memuji Allah
- terus-menerus tidak putus-putusnya ya.
- Kemudian kita pergunakan kesehatan ini
- untuk beribadah, untuk mentaati perintah
- Allah. misal dengan memperbanyak ibadah
- misalnya dengan ee mengerjakan kalau
- wajib ya itu jelas ya dengan yang
- sunah-sunah yang ee rawatib yang sunah
- misalnya dengan qiyamulailnya dengan ee
- mempergunakan ee apa kesehatan kekuatan
- tubuh kita, membantu sesama, membantu
- orang lain. Artinya kita berusaha untuk
- mensyukuri nikmat sehat ini untuk
- menjadi orang yang bermanfaat bagi orang
- lain ya meningkatkan amal saleh dan
- ibadah kita ya. Kalau yang ee bersyukur
- dengan ilmu yang didapat, berusaha untuk
- mengajarkannya.
- Ee bersyukur karena memiliki rezeki,
- harta, materi. Ee cara syukurnya adalah
- ee menunaikan ee sodqah, infak, zakat,
- dan segala macam. Menafkahi ee yang
- menjadi tanggungannya atau infak
- fisabilillah. Nah, itu bentuk ungkapan
- syukur ya. Jadi ee kita berusaha untuk
- itu ya ee mengisi hari mudah-mudahan
- menjadi orang yang bersyukur bukan
- menjadi orang yang kufur ya. Kurang aja
- apa-apa dicela. Mudah-mudahan Allah
- lindungi kita ya.
- Terus ee bagaimana kita mempersiapkan
- amal di pagi hari yang tidak kalah
- pentingnya adalah
- memastikan
- setiap yang kita konsumsi itu adalah
- halal dan thayib. Ya,
- yang kita konsumsikan itu ee maksudnya
- yang kita dapat kalau halal itu kan tiga
- ya, dananya atau uangnya atau materinya
- itu sumbernya jelas harus halal.
- Kemudian ee yang kedua ee bendanya atau
- makanannya itu adalah yang dihalalkan.
- Terus yang ketiga cara pengolahannya.
- Nah, itu dijaminkan harus halal ya. Nah,
- halal dan thayib. Halal itu kan ee hukum
- diperbolehkan secara syariat tadi ya. ee
- cara mendapatkan memperolehkan. Jadi
- bukan dari riba, dari dana suap, bukan
- bangkai, bukan mencuri, bukan mengambil
- hak orang lain itu ya itu halat. Nah,
- thayib ini thayib ini artinya apa?
- Secara zat itu bersih dari najis, tidak
- menjijikkan, menyehatkan secara lahir
- dan batin. Itu contohnya. Nah, oleh
- karena itu kita berusaha mudah-mudahan
- persiapan amal kita di pagi hari ini dan
- di pagi hari berikut-berikutnya dan
- hari-hari kita selanjutnya itu
- memastikan tadi apa yang telah ee kita
- bahas itu. Di antaranya itu ya masih
- banyak yang lain tuh ya ee berusaha
- membersihkan hati ya berusaha untuk ee
- husnuzan kepada Allah ber ee artinya
- positive thinking ya. kita berusaha
- untuk ee menghindarkan dosa-dosa atau
- maksiat ya dari ee gibah pokoknya
- menjaga hati menjaga hati dari semua
- bentuk-bentuk kotoran-kotorannya ya.
- Jadi mudah-mudahan kita bisa mengisi
- hari dengan baik sesuai dengan ee apa
- yang telah Rasulullah ee lakukan dan
- telah Allah Rasulullah contohkan kepada
- kita sehingga hari kita penuh dengan
- keberkahan. Mas keberkahan dalam hidup
- kita, keberkahan dalam waktu kita,
- keberkahan dalam ee keluarga kita,
- keberkahan dalam setiap apapun. Makanya
- allahumarzuqnal barokah fi semoga
- keberkahan kita akan kita dapatkan dalam
- segala hal. Nah, inilah ee sumber ee
- keberkahan kita yaitu di antaranya
- mempersiapkan amal di pagi hari sehingga
- kita mengisi hari-hari kita penuh dengan
- ee keberkahan hidup sehingga Allah
- memudahkan langkah kita.
- memberikan kita ridanya karena yang kita
- buruk adalah cintanya. Wallahuam bawab.
- Masyaallah. Jadi, ikhwan akhwat, bangun
- pagi itu sebuah hadiah ya ternyata dari
- Allah.
- Iya, Mbak Ning bersama kita.
- He mudah-mudahan dengan bangun pagi yang
- kita maknai sebagai hadiah karena diberi
- kesempatan untuk melakukan banyak hal
- seperti yang tadi Ustazah Herlini bilang
- ya, di antara beberapa poin tadi itu
- kira-kira
- manakah yang tidak mudah dilakukan? Oke,
- kita boleh langsung ke pertanyaan sambil
- nanti kalau ada tambahan-tambahan ya.
- Ini dari Mbak Sri
- ee Mbak Nuning, kalau suami jarang
- banget subuhan ke masjid padahal masjid
- dekat rumah. Sementara banyak juga
- wanita atau tetangga yang berangkat ke
- masjid. Apakah boleh, Ustazah, kalau
- misalnya si Papih maunya di rumah saya
- berangkat ke masjid kayaknya pasti
- enggak boleh. Tapi kan saya kepengin
- juga berada di rumah Allah di pagi hari.
- Terima kasih pencerahannya. Iya.
- Ya. Ee memang menarik ya apakah seorang
- istri Masyaallah ya yang ke masjid salat
- subuhnya sementara suaminya di rumah ya.
- Kata katanya sih Mbak Nuning ya kalau
- suami yang
- salatnya di rumah tidak ke masjid
- berarti suami yang shah gitu ya. Shah.
- Jadi gini ee
- e di di di di ini aja disampaikan kepada
- suami ya. Kita kan ingin rumah tangga
- kita sama-sama berkumpul di surga.
- Sampaikan aja
- Mas Papi, aku mami mau ini ya subuhnya
- di masjid ya. Pagi-pagi bangunkan aja
- subuh-subuh Mami ke masjid ya salat
- subuh yuk bareng yuk gitu. Ngajak deh
- ngajaknya tuh e di pokoknya jangan
- jangan putus asa deh. Kalau kalau si
- papihnya susah diajak kasih tahu aja. ee
- mami di ke masjid ya. Nah, mudah-mudahan
- niatkan karena Allah dan niatkan kepada
- Allah agar suami mendapatkan hidayahnya.
- Mudah-mudahan
- dengan sikap ee istri ini suami akan
- ngikut insyaallah.
- Begitu.
- Yang penting sabar aja deh ngajakin
- suami. Heeh. Sabar aja
- bergerak gitu ya. Heeh. Oke.
- Ini dari 0812 sekian-sekian.
- Kalau wudu tadi membersihkan hati juga,
- membersihkan tubuh pasti. Tapi dalam hal
- membersihkan hati boleh enggak dikasih
- kisi-kisinya? Karena pengin banget
- hatinya juga sebersih ketika tangan dan
- kaki kena air wudu. Ohoh. 0812. Iya,
- silakan.
- Jadi begini ee memang ee wudu itu kita
- kan gini di diri kita tuh kan ada dua
- unsur ya,
- unsur jasad dan unsur roh
- ya. Wudu ini itu bisa mencakup dua unsur
- ini. Karena syariat di dalam Islam itu
- tidak hanya mementingkan jasad saja,
- tapi ruh. Jasad kita tuh akan hancur.
- Yang meninggal jadi bangkai kan. Tapi
- ruh kita itu akan terus. Maka oleh
- karena itu wudu ini tentu saja ee mampu
- untuk membersihkan ee ruh kita. Karena
- memang dalam riwayat itu kan dalam hadis
- ya, apabila seorang hamba berwudu, dia
- membasuh wajahnya tadi ya keluarlah
- dosa-dosa dari wajahnya. Emang dosa
- wajah tuh apa sih gitu kan? Dosa wajah
- itu kan mata melihat, memandang gitu ya
- atau misalnya lisannya ngomongnya tidak
- tidak benar gitu kan. Nah, itu dengan
- kesadaran ee bahwa wudu ini tidak hanya
- membersihkan diri kita dari ee
- kotoran-kotoran fisik tapi juga ruh itu
- mudah-mudahan dapat membersihkan hati
- kita.
- Kan kalau orang itu sudah ee dosanya
- diampuni kan bersihlah hatinya kan
- begitu ya. Jadi dosa-dosa kecil yang
- melekat ee di anggota tubuh itu
- mudah-mudahan akan gugur. Nah, kalau
- dosa sudah gugur itu akan berdampak
- kepada kebersihan hati. Karena dosa itu
- kan menodai hati. Setiap dosa yang kita
- lakukan itu hati kita itu akan ada ee
- nokta hitamnya, ada apa ya kayak debu
- gitu ya, tertutup. Lama-lama kan orang
- yang banyak berbuat dosa itu kan hatinya
- jadi ee apa? berkarat gitu ya. Nah,
- dengan dosa-dosaurkan
- hati itu jadi bersih. Maka dengan
- menjaga wudu mudah-mudahan Allah menjaga
- diri kita, hati kita dari semua
- dosa-dosa yang kita lakukan. Nah, jadi
- minta aja kepada Allah. Misalnya gini,
- kalau para ulama itu kan menjelaskan ya
- ketika dia misalnya ee membasuh mukanya
- ketika wudu tuh ya, dalam hatinya tuh
- minta doa sama Allah, "Ya Allah
- bersihkanlah wajahku dari dosa-dosanya
- yang ada gitu. sehingga Engkau bersihkan
- hatiku. Pokoknya doa doa yang tangan
- kanan. Ya Allah, mudah-mudahan di tangan
- kananku ini aku nerima amal salehku
- nanti, ya Allah. Oleh karena itu,
- bersihkanlah dia dari dosa yang ada di
- dunia. Jadi, artinya setiap gerakan kita
- ibadah tuh kita bisa minta sama Allah,
- ya. Jadi, insyaallah bisa ya ee jika
- wudunya itu benar, sesuai dengan
- syariat, kemudian kita minta kepada
- Allah, Allah akan bersihkan hati kita.
- Insyaallah.
- Masyaallah. Jadi ketika berkumur yang
- ada di dalam benak dan hati kita,
- permohonan apun yang pernah diucapkan
- oleh mulut ini jadi bersih gitu ya.
- Sementara kalau membersihkan ee apa
- wajah juga mata, hidung, aduh pokoknya
- kalau dengan memberikan makna dalam
- hadis, dalam doa ketika melakukannya
- pasti keren banget ya, Ustaz. Dan untuk
- yang
- untuk yang mau telepon karena ini Zoom
- jadi e enggak bisa deh kayaknya ya ee
- melalui WA saja. Terima kasih juga untuk
- yang sudah memberikan jempolnya.
- Beberapa mengatakan bahwa mengisi hari
- dengan lebih baik memang kelihatannya
- gampang tapi mendengar ustazah bicara
- soal ini tadi terpersuasi.
- Baik, sebelum kita lanjutkan kembali
- kita jeda dulu sejenak.
- Emm silakan Mas nanti kembali sesudah
- jeda berikut.
- [musik]
- Alhamdulillah terima kasih masih tetap
- bersama-sama Rasil untuk Islam yang satu
- di Fikih Wanita bersama Ustazah Herlini
- Amran. persiapan amal di pagi hari yang
- sedang kita
- bahas kali ini. Kalau langsung ke
- pertanyaan berikutnya bolehlah ya.
- Ini
- atau ini Mbak Mbak Noning sebentar saya
- inikan dulu dikit ya. Jadi ee yang kita
- bahas ini adalah ee persiapan amal di
- pagi hari itu adalah persiapan ee roh
- gitu ya ee dan sikap serta keyakinan. Ee
- jadi ee bagaimana ketergantungan kita
- kepada Allah, kita permohonan kita
- kepada Allah ya, bangun tidur langsung
- mengingat Allah itu ya
- persiapan-persiapan secara umum. Tapi
- kalau yang eh step by step-nya itu jelas
- ya ee tentu ibadah kita utamakan ya tadi
- ya seperti misalnya zikir pagi baca
- Quran tadi kalau yang ke masjid salat di
- masjid gitu ya berjamaah bagi
- laki-lakinya dan kemudian menunaikan
- semua aktivitas-aktivitas yang menjadi
- ee tugas dan kewajiban kita itu dengan
- kaitannya kepada Allah. Jadi, jadi bisa
- juga misalnya dengan nawaitunya niatnya
- atau doa, "Ya Allah, jadikanlah semua
- aktivitasku hari ini, pekerjaanku,
- apapun yang menjadi tanggung jawab dan
- tugasku hanya untuk mencari ridamu. Ya
- Allah, jadikanlah aktivitasku ini nanti
- engkau terima dan engkau sampaikan
- pahalanya untuk orang tuaku misalnya ya,
- kalau untuk orang tua meninggal. Jadi
- dari awal tuh mudah-mudahan sampai nanti
- kita tidur lagi mudah-mudahan itu ada
- amal saleh yang kita lakukan." Begitu,
- Mbak Mbak Nuni.
- Oke. Jadi, beneran bahwa bangun tidur
- itu momen yang paling penting karena
- Allah memberi kesempatan kita untuk
- mengisi dengan lebih baik, mengawali
- hari dengan berkah, dan mudah-mudahan
- bahasan hari ini menambah yang tadinya
- kurang kita kerjain ya. Begitu. Ee
- kemudian kalau kita boleh ke pertanyaan
- berikutnya ini dari Mbak Nurul. ee Ibu
- Hanif ya. Sayang sekali ini ee bukan
- live jadi enggak bisa telepon. Tadi
- telepon jadi silakan di WA saja ya Mbak
- Nurul ya. Dan pertanyaan yang diajukan
- oleh
- siapa nih? Bapak Budi itu
- ingin bertanya terkait dengan seandainya
- kita berkesulitan untuk melakukan hal
- yang seperti disebutkan tadi adalah
- untuk bersedekah memprioritaskan
- orang-orang yang membutuhkannya.
- Sementara kondisi sangat sangat
- menyedihkan. Seperti yang ustazah
- bilang, kondisi sekarang ini amat amat
- amit-amit untuk ekonomi. Jadi sedekah
- yang paling sederhana di pagi hari kalau
- bukan berbentuk uang kira-kira apakah
- gerangan? Iya, itu pertanyaannya.
- Ya, ini menarik ya. Kadang-kadang kita
- selalu ee mengartikan
- sedekah atau sedekah itu dengan barang
- atau uang. Ya, itu kan kebanyakan begitu
- ya.
- Padahal kita tahu yang namanya sedekah
- itu pengertiannya umum, luas. Bisa
- berupa materi, bisa berupa non materi.
- Nah, kalau materi itu sudah jelas ya,
- uang dan segala macam. Tapi ada sedekah
- atau sodqah yang bersifat non materi ya.
- Misalnya tabasumuka biwajhiodqah.
- Senyum aja sudah sodqah. Bahkan ada
- hadis Nabi itu menjelaskan misalnya ya
- setiap ruas tulang manusia itu wajib
- disedekahkan setiap hari ya. Menegakkan
- keadilan antara dua orang itu seodqah.
- Menolong seseorang naik kendaraannya
- juga seodqah. Ya, artinya bantu-bantu
- secara ee fisik tenaga. Jadi sedekah itu
- atau sedekah itu tidak hanya berupa uang
- atau materi. Bisa ketika dia tidak
- memiliki uang, dia bisa bersedekah
- dengan kemampuannya, tenaganya, bahkan
- doanya, bahkan kullu ma'rufin shodqah.
- Semua kebaikan-kebaikan apapun itu
- sodqah. Bahkan menghindarkan misalnya di
- jalanan tuh ada duri, ada apa ya ee
- terganggu itu kita singkirkan itu
- sodqah. Bahkan senyum sodqah, ucapan
- lembut sodqah, menyebarkan ilmu sodqah,
- membantu di rumah seodqah, apapun jenis
- kebaikan-kebaikan yang kita lakukan
- karena Allah itu adalah seodqah. Jadi
- seodqah yang kecil itu apapun bentuknya
- semua orang bisa lakukan tapi tentu saja
- niatnya karena Allah. Jadi ibadah kecil
- diniatkan karena Allah menjadi ibadah
- besar. Jadi sodqah itu enggak hanya
- uang, enggak hanya rupiah. Apa saja yang
- kita bisa lakukan gitu.
- Jadi ingat ee Ustazah Herlini ketika
- naik angkot itu hari Jumat kebetulan jam
- 10.
- Jam sudah agak dekat-dekat dengan waktu
- zuhur, waktu salat Jumat itu drivernya
- bilang untuk perjalanan kali ini semua
- ee free ya, karena ini sedekah profesi
- saya sebagai sopir. Masyaallah.
- penumpangnya kalau enggak salah tujuh
- tujuh orang waktu itu. Jadi emang
- diniatin nih berarti ya.
- Iya harus ada niat Mbak. Itulah ada
- pahala. Kalau enggak ada niat enggak ada
- pahala. Bahkan yang menarik Mbak Mbak
- Nuning
- itu ada tukang becak. Si Bapak tukang
- becak itu hari Jumatnya hari Jumat
- barokah. Dia enggak enggak ini gede
- ngantterin penumpang. Dia bilang ini
- sedekah saya gratis free. Masyaallah.
- Betul. Sedekah profesi tukang becak ya.
- Dan kalau tadi ee sopir angkot sementara
- kalau kita apa nih? Nah, mari kita
- renungkan sendiri. Senyum. Senyum, Mbak.
- Oh, senyum paling murah. Asal jangan
- senyum-senyum sendiri entar dibawa ke
- gerogol.
- Masyaallah. [tertawa]
- Oke, ini dari ee Ibu Nurul yang ada di
- Dubai. Masyaallah. Dari Dubai kedengaran
- ya. Kalau ada internet memang gampang
- banget. Asalamualaikum, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Boleh bertanya kalau salat
- malam atau witir itu kok sering lupa doa
- qunut. Saya berdoa setelah selesai witir
- gimana? Mohon penjelasannya dong.
- Jazakullah kir lupa doa qunut ya.
- Heeh.
- Ya memang doa qunut ini sunah ya
- dibacakan pada rakaat terakhir pada
- salat witir ya. Kalau memang ee ingat
- ya, kalau lupa juga enggak ada masalah
- juga. Karena ini kan salat sunah ya.
- Jadi artinya ee kalau memang supaya
- tidak tidak lupa sebelum salat
- diingat-ingat lagi. Diingat-ingat
- insyaallah lah ya al bisa karena biasa.
- Nah, jadi ini sangat baik sekali ya Ibu
- Nurul ya selalu ee menjalankan witir,
- salat witir pada setiap malam itu bagus
- banget. Witir itu kan ee kalau ee dalam
- ibadah-ibadah sunah itu kan hukumnya kan
- sunah muakkadah. Sangat-sangat
- dianjurkan ya. Kalaupun kita misalnya ya
- tidak mungkin bangun malam karena lelah
- atau banyak ee kerjaan atau bagaimana
- misalkan jangan lupa witir di awal ee
- malam misalnya setelah salat Isya terus
- witir itu kalau memang tidak ee
- kemungkinan tidak bisa bangun malam ya
- karena berbagai sebab. Nah, jadi witir
- itu sangat baik. Ya, itu amalan yang
- tidak pernah ditinggalkan oleh
- Rasulullah dan ee qunut itu juga sunah.
- Kalau ingatnya setelahnya ya kita bisa
- berdoa. Kan qunut itu kan doa ya,
- doa yang memang disunahkan, dianjurkan.
- Nah, kalau lupa diingat-ingat mungkin
- lupa sekarang besok enggak lupa dicatat
- aja jangan lupa doa qunut gitu ya pada
- waktu ee witir begitu ya Bu ya.
- Insyaallah mudah-mudahan bisa istikamah
- ya Bu ya kita semua insyaallah. Amin.
- Ibu Nurul di Dubai. Nah, yang tadi
- telepon saya bilang enggak bisa HP-nya.
- Eh, apa namanya? Karena bisanya WA saja
- dulu. Ini dari e Mbak Nurul Hanif Afina.
- Ini pertanyaannya, Ustazah tanya soal
- salat nih. Saya kan kelupaan salat asar.
- Lagi azan asar saya ada di perjalanan.
- Saat salat magrib baru ingat kalau belum
- melaksanakan salat Asar. Apa dong yang
- harus dilakukan untuk menghadapi hal
- ini? Salat asarnya kelupaan. Oke.
- Ada ee namanya itu ke dalam fikih itu
- salat qada.
- Qada salat itu dilakukan apabila ya di
- antaranya karena lupa, tertidur ya,
- pingsan ya. Artinya rufi alqolam analas
- ya. Diangkat ee kolam itu enggak dicatat
- gitu ya. bagi orang yang lupa
- ee kemudian tertidur gitu ya, pingsan
- dan segala macam. Nah, ini kan kelupaan
- ini bukan karena sengaja. Kelupaan ini
- ya namanya lupa. Manusia itu kan memang
- ee suka lupa ya namanya nisian suka
- lupa. Nah, kewajiban itu akan ee
- dipertanggungjawabkan di hadapan Allah
- ketika ingat. Jadi ingatnya di waktu
- magrib berarti laksanakanlah salat asar
- itu di waktu magrib dengan niat qadaan
- gitu. Jadi ini juga berlaku [berdehem]
- juga bagi tadi yang lupa atau tertidur.
- Tertidur. Rasulullah pernah ee dalam
- perjalanan itu minta e Bilal ee karena
- lelah kan e tidur agak malam ya, agak
- malam itu ee Bilal nanti bangun
- bangunkan kami ya dengan azan subuhmu ya
- gitu. Kami ee istirahat dulu ya karena
- memang lelah. Akhirnya ee tertidur Rasul
- tidur dengan dengan sahabat. Eh, si
- Bilal lihat orang tidur, tidur juga dia.
- Sehingga kesiangan subuh itu sudah
- matahari itu sudah mulai terasa panas
- ya. Ketika Rasulullah bangun, "Ah, Bilal
- ini enggak membangun kita tidur juga
- kesiangan." Nah, Rasulullah kemudian
- memerintahkan sahabat untuk azan ee ya
- qobliah kemudian subuh. Artinya
- melaksanakan sebagaimana salat subuh di
- waktunya ketika bangunnya ee di waktu
- sekitar duha ya itu qadaan. Jadi artinya
- tetap kewajiban itu berlaku karena salat
- itu adalah kewajiban ee bagi yang sudah
- baligh ya. Tidak ada istilahnya ruhs
- ditinggalkan karena lupa, karena ee
- tertidur enggak ada. Tetap kewajiban
- qada itu ada. Jadi Ibu ee Mbak ya, Mbak
- Nurul, Mbak siapa tadi ya?
- Ketika lupa,
- ketika lupa di waktu salat Asar ingatnya
- magrib. Magrib
- kerjakan aja qadaan. Tapi niatnya ya
- qada salat asar di waktu magrib ya.
- Begitu.
- Iya. Bertanya soal salat itu ternyata
- banyak juga yang ingin tahu yang lain
- ini 0811
- sekian ini. Ee ustazah kalau witir pas
- habis isya aja bolehkah? Sebab kalau
- malam tahajud kadang-kadang kalau
- kelupaan atau enggak bangun. Nah, kalau
- seandainya witir dilakukan pada saat
- isya, kalau malam tahajud kita witir
- lagi kah? Terima kasih. Iya,
- ya. Ee ini memang lawit fillail ya,
- tidak ada witir dua witir dalam satu
- malam ya. Jadi kalau kita lihat ee
- ini kan witir ini kan sama dengan
- qiyamulil ya.
- Witirnya juga sama dengan qiyamulil.
- Cuman kalau kita lihat ee witir ini cara
- mengerjakannya itu tergantung ya. Ini
- kan antara Umar dan Abu Bakar ya. Jadi
- ada yang melakukannya itu di awal
- maksudnya setelah salat Isya ya witir ee
- ada yang di akhir. Jadi itu dua-dua itu
- tergantung kondisi kita nih. Kalau kita
- yakin bangun malam bisa salat tahajud
- misalnya ya sebaiknya witir itu
- dijadikan di akhir salat kita nanti di
- di tahajud. Tapi kalau tidak yakin nanti
- bangun tahajud, khawatir nanti bablas
- gitu ya. Terus sebaiknya witir tuh di
- awal. Maka ketika kita melaksanakan
- witir setelah salat Isya, nah kemudian
- kita bangun tengah malam e malam
- tahajud, enggak usah witir lagi. Jadi
- tidak ada dua witir dalam satu malam.
- Begitu.
- Jadi kata kuncinya, kata kuncinya jangan
- pernah meninggalkan salat witir begitu
- ya.
- Baik. setelah salat malam atau kalau
- sudah dilakukan di isya pas salat
- malamnya enggak usah dilakukan lagi gitu
- ya ustazah ya.
- Baik. Emm ini masih juga soalats soal
- salat dari Pak siapa? Pak Hardi ya.
- Salat malam itu
- kan dilakukan malam. Tapi kalau sesaat
- sebelum subuh 4 rakaat dua kali jadi 8
- rakaat tiba-tiba kemudian azan itu baik
- atau sebaiknya jangan dilakukan. Terima
- kasih.
- Yang namanya salat malam atau qiyamulail
- itu waktunya itu setelah salat isya
- sampai terbit fajar. Maksudnya setelah
- masuk waktu subuh.
- Subuh. Jadi sebelum subuh itu masih ee
- dianggap qiyamulail. Jadi masih bisa ya.
- Jadi artinya batasan waktu untuk
- qiyamulail salat malam itu setelah salat
- isya sampai fajar ya sampai terbit fajar
- atau masuk waktu subuh. Jadi kalau
- sebelum selama sebelum azan silakan.
- Oke. Kalaupun e waktunya terbatas witir
- aja. Kalau memang belum mengerjakan
- witir ya. Heeh. He
- iya. Iya. Jadi ee di waktu sesudah isya
- sampai sebelum subuh itu jam berapa pun
- namanya salat malam ya. Baik. Yang ee
- berikutnya ini ee
- Mbak Susan atau Mbak Sus
- ya.
- Pertanyaannya soal mengajarkan anak
- untuk memprioritaskan bertemu dengan
- Allah melalui salat. Kan kalau pagi
- susah tuh ngebanguninnya, Mbak Nuning.
- Gimana tipsnya, Ustazah untuk membuat
- anak mau bangun pagi salat subuh? Karena
- anak saya kebetulan sudah SMP dan yang
- satunya SD kelas 4. Iya.
- Ee gini Mbak Nuning. Ee Mbak apa Ibu
- yang bertanya tadi.
- Heeh. Kalau kita lihat kebiasaan
- orang-orang yang saleh itu memulai sudah
- mendidik anak untuk bisa bangun subuh
- itu di masa-masa pondasinya tuh ya
- sampai sebelum baligh ya. Jadi artinya
- di waktu-waktu 7 tahun kan Rasulullah
- memerintahkan orang tua ya muru
- auladakum. Itu artinya
- perintah menjalankan salat itu sudah
- lima waktu dan itu lima waktu. Maksudnya
- lima waktu tuh sudah dikerjakan. Jadi
- subuh juga. Nah, permasalahannya kan
- kita sendiri yang membuat masalah ya.
- Karena kita yang ee merasa kasihan ah
- subuh masih belum wajib ini. Akhirnya
- kan enggak dibangunkan tuh kan masih
- kecil-kecil 7 tahun itu ya pada atau
- mungkin pembiasaan itu ya 6 tahun 7
- tahun kan enggak enggak dibangunkan. Ah
- enggak belum wajib ini biarkan sajalah.
- Akhirnya ketika anak kita sudah usianya
- 10 tahun ya sudah mulai ada apa
- penekanan itu ya akhirnya kan susah
- disuruh salat. Bahkan enggak jarang anak
- mertua pun susah dibangun subuh ya, Mbak
- Mbak Nuning ya.
- Anak mertua [tertawa] maksudnya suami
- ya. Karena memang sejak awal sejak
- pondasinya itu tidak ditekankan. Coba
- deh misalnya kalau kita lihat ya ee apa
- namanya pola didik, pola asuh ya anak
- itu dari usia mereka kan biasa tuh ya
- bangun. termasuk orang tua juga nih,
- Ibu-ibu.
- Jadi, artinya pembiasaan jam biologis
- salat itu kan dibentuk dari dari awal
- butuh proses yang panjang. Sekarang ini
- kan kita hanya nerima buah dari apa yang
- kita lakukan dulu karena kita tidak
- memberikan e tidak fokus kepada mereka
- ee subuh dibangunkan. Akhirnya sekarang
- kan kita ya agak sulit ya membangunkan
- mereka. Nah, ketika dari awal
- anak itu misalnya ibu subuh-subuh apa
- mungkin sejak zaman menyusui bayi ya itu
- bangunnya jam .00 Kadang-kadang orang
- tua udah anaknya suruh tidurkan duluah
- nanti biar subuhnya biar enak. Padahal
- artinya ibunya ketiduran, akhirnya
- subuhnya kesiangan. Kebanyakan begitu.
- Mestinya anaknya enggak usah dipot-repot
- disuruh tidur ya dengan biarkan dia
- bangun sambil melihat nih sudah mau
- salat ya subuh. Nah, terus jadi
- anak-anak itu ketika sejak dini sudah
- terbiasa dengan jam biologis salat pas
- azan dengar salat itu akan terbawa ya.
- Artinya ee ketika mereka sudah dimulai
- untuk ee melaksanakan salat misalnya di
- usia 7 tahun, subuhnya kita bangunkan
- itu akan mudah karena itu proses 3 tahun
- untuk membiasakan bangun subuh itu akan
- mudah terbiasa. Nah, ketika kita tidak
- menerapkan itu inilah buah yang kita
- dapatkan ketika anak itu SMP subuhnya
- susah. Apalagi orientasi ee carapan
- kacamata ee ukrawinya kurang, Mbak.
- Misalnya gini, anak itu kan ee tempat
- sekolahnya tuh kan macet ya.
- Terus anaknya, "Ayo kamu cepat tidur
- biar pagi-pagi biar ee enggak terlambat
- salatnya, biar biar enggak di ini enggak
- tutup pintu gerbangnya. Jalan macet
- loh." Kan suka begitu ya. Nah, ketika
- kita tanamkan dari awal, ayo cepat kamu
- tidurnya supaya subuhnya bisa tepat
- waktu. Nah, kalau orientasi kacamata
- ukhrawinya itu adalah subuh berjamaah
- tepat waktu. Ayo cepat bangun. Nah, kan
- otomatis sekolahnya tidak terlambat gitu
- ya. Nah, jadi ini ee memang kitalah yang
- menanam, kita yang menuai. Tapi jangan
- kata jangan merasa berkecil hati ya.
- Tetap kita berusaha untuk terus
- mengingatkan ya anak dibangunkan aja
- awal-awalnya yuk kita ini berjamaah.
- Atau mungkin dari usia-usia ee sebelum
- ee perhatian yang besar kan 10 tahun ya.
- He
- 7 tahun diperintahkan salat 10 tahun.
- Kalau dalam hadis itu wadribuhum itu ya
- pukullah mereka. Tentu pukulan ini bukan
- KDRT seperti itu ya. Tapi
- ee pelajaran supaya timbul efek jerak
- misalnya memotong jajannya atau apalah
- ya. Nah, di situ kita ee motivasi ayo
- yang ini yang subuhnya dapat banyak tuh
- pahalanya tuh. Apalagi kalau ke masjid
- ya ee dapat ee bersama imam takbiratul
- ihramnya kita juga kasih reward gitu ya.
- Apalah makanan ee spesial untuk
- sarapannya apa begitu. Mudah-mudahan ya
- terus kita ingatkan semoga anak-anak
- kita menjadi ahlusah insyaallah. Amin.
- Yang jelas siapa menanam dia menua itu
- harus terus kita pahami banget. Enggak
- mungkin kan nanam pare menuainya
- stroberi. [tertawa]
- Baik, Ustazah. Kita rangkum bahasan
- terkait dengan ee
- amal di pagi hari.
- Ya, pendengar yang dirahmati Allah, kita
- adalah hamba-hamba Allah yang Allah
- telah ciptakan kita untuk beribadah
- kepadanya. Oleh karena itu, kita ingin
- menjadi hamba Allah yang dicintainya,
- yang dirahmati yang dirahmatinya.
- Sehingga ketika kita berjalan, berlari
- menujunya, kembali kepadanya itu dalam
- keadaan dirahmati, dicintai. Oleh karena
- itu, kita mulai hari-hari kita mulai
- dengan membangun ikatan hubungan batin
- kita kepada Allah. Selalu ada dia di
- hati kita. Selalu ada dia sebagai
- prioritas kita. Sehingga kelak kita pun
- menjadi prioritas untuk dimasukkan ke
- dalam jannahnya. Insyaallah bertetangga
- dengan Rasulullah, keluarga dan
- sahabatnya. Mudah-mudahan kita dapat
- mengakhiri hidup kita ini dalam keadaan
- husnul khatimah. Hadza astagfirullahi
- wakum. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullah
- wabarakatuh. Terima kasih sekali Ustazah
- Herini Amran dan ikhwan akhwat. Mari
- kita persiapkan amal di pagi hari.
- persiapkan
- sikap yang penuh keyakinan kita kepada
- Allah Subhanahu wa taala sehingga hari
- bisa kita isi, kita lewati dengan
- optimal. Billahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.