Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan kiron
- thyiban barokan fih kama yuhibuna.
- Allahumma shi wasallim wabarik ala
- sayyidina Muhammadin waa ali sayidina
- Muhammad. Masih dipancarkan dari Jalan
- Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimagis
- Cibubur Bekasi, Radio Silaturahim dan
- juga Rasil TV untuk Islam yang satu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang
- dirahmati Allah. Senang sekali di Kamis
- pagi hari ini kami bisa kembali
- menjumpai ikhwan akhwat dalam program
- acara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an untuk edisi ee 5 Maret ya dan
- sudah memasuki hari ke-15 atau 16 di
- bulan Ramadan 1447
- Hijriah. Alhamdulillah sudah setengah
- bulan ya, sudah dalam pertengahan di
- bulan Ramadan ini. Alhamdulillah puasa
- kita, ibadah-ibadah kita juga insyaallah
- dimudahkan, dilancarkan dan juga
- diterima oleh Allah subhanahu wa taala.
- Dan masih ada setengah bulan lagi
- insyaallah kita maksimalkan, optimalkan
- dengan ibadah-ibadah sunah dan khususnya
- juga ibadah wajib insyaallah Nawat. Dan
- Ikhwana Nawat semoga di mana pun berada
- tetap diberikan kesehatan oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Alhamdulillah guru
- kita telah hadir di studio. Ustazata.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar baik dan sehat, Ustaz?
- Alhamdulillah wasyukrulillah wala haula
- wala quwwata illa billah.
- Alhamdulillah. Dan kami mendengar salah
- satu guru kita, Ustaz Abul Hidayah
- Seroji tadi malam ee sakit Ustaz dirawat
- di rumah sakit. Mungkin mohon doanya,
- Ustaz.
- Betul. Kita baca al-Fatihah dulu baru
- kita doakan ya.
- Baik.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim.
- maiki yaumiddin
- iyaka na'budu wa iyyaka nasta
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil maghdubi alaihim
- waladin
- Amin. Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Allahumma sholli wasallim wabarik ala
- abdika wa rasulika
- sayyidina Muhammadin wa alihi wasohbihi
- wasallim.
- Allahumma inna nas'aluka bismik thyib at
- thahir almubarak al ahabbi ilaik alladzi
- idza suilta bihi aita waidurhimta bihi
- rahimt antagfir lana
- watarhamana wa tubariklana fi had
- syahril karimana
- ya rabbana tharikaukrika
- husni ibadat allahumbanas
- adhib albas
- Isfi ant syafi wafi wa antal muafi isfi
- ya rabbana abdaka akhona al ustaz abul
- hidayah asyairazi allahumma ya rabbana
- afihi wafu anhu wasroh shodrahu wain
- qolbahu waim ya rabbanaatahu
- kay yuila dawatahu fi sabilika ilaan
- bikalimatik
- allahum
- W il birahmatika ya arhamarahimin.
- Walhamdulillahiabbil alamin.
- Amin. Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Doa kesembuhan untuk Ustazji
- semoga beliau diberikan kesembuhan yang
- sempurna oleh Allah subhanahu wa taala
- ya. Dan begituun mungkin Ikhwan Ahwat
- yang saat ini tengah diuji sakit. Semoga
- diberikan kesabaran dan juga kesembuhan
- tentunya.
- Baik, Ustaz. Kita seperti biasa kita
- akan ee berdialog dan juga mengundang
- partisipasi dari Iwan yang mungkin ingin
- bertanya kepada Ustaz ee kepada Ustaz
- Atas kami persilakan bisa mengirimkan di
- pesan singkat kita 0811999720.
- Ustaz, kita awali dengan ya masih ramai
- sekarang mengenai eskalasi yang terjadi
- di Timur Tengah, Ustaz. Nah, kita kan ee
- melihat eskalasi di Timur Tengah ini
- terasa masih begitu hebat, Ustaz. Dan
- mengkhawatirkan dunia, Ustaz. Terutama
- mengkhawatirkan ya kita-kita juga di
- Indonesia gitu, Ustaz. Masyarakat,
- Ustaz. Namun kita juga kan sebagai
- muslim ee kita percaya tidak ada satu
- helai daun pun yang jatuh tanpa izin
- Allah, Ustaz. Apalagi pergolakan yang
- cukup besar ini, Ustaz. Nah, kami ingin
- menggali melihat lebih dalam bagaimana
- ee Al-Qur'an memetakan konflik yang
- terjadi di Timur Tengah ini. Nah, apakah
- ini sekedar dinamika e geopolitik
- ataukah ada isyarat apa ya nubuwah
- mungkin, Ustaz yang yang sedang
- berlangsung. Bagi orang awam kan mungkin
- [berdehem] terlihat seperti ya perang
- perebutan wilayah, kemudian juga sumber
- daya. Nah, ee mohon pencerahannya,
- Ustaz. Bagaimana ya persek perspektif
- Islam ee ayat-ayat Al-Qur'an ee
- membimbing kita dalam membaca realitas
- eskalasi di Timur Tengah ini, Ustaz.
- Demikian, Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- [berdehem] Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Allahumma sholli wasallim wabarik ala
- abdika
- wa rasulika sayyidina Muhammadin wa
- alihi wasahbihi wasallim.
- Allahumma atina minika rahmah waimna min
- ladunka ilman nafi wanfaf'na bima
- alamtana.
- Rbana zidna ilman wa alhihiknain.
- Amma ba'du.
- Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah.
- Apabila hati kita benar-benar
- tulus mencari kebenaran,
- terbuka untuk menerima masukan-masukan
- ya
- yang mencerahkan pemikiran kita, melihat
- segala sesuatu secara objektif bukan
- secara subjektif,
- kita akan dapat melihat kebenaran dengan
- jelas. Apalagi dengan keterangan yang
- diterangkan Allah dalam ayat-ayat
- kitabnya
- yang tidak terdapat kebengkokan di
- dalamnya. Begitu pula tidak terdapat
- keraguan dan juga sunah-sunah Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam. Sunah di sini yang dimaksudkan
- yang mencakup seluruh aspek kehidupan
- manusia yang dicontohkan oleh nabi kita
- bukan hanya sebatas
- hal-hal yang bersifat ritual.
- Sebagian orang beranggapan
- bahwa yang berlangsung ini
- perang antara Amerika dan Iran.
- Kemudian
- kalangan ahlusunah
- memberikan dukungan kepada Amerika
- karena mereka menganggap
- Syiah
- adalah ajaran sesat dan kafir yang
- berbahaya
- apabila dibiarkan dan akan menimbulkan
- penyesatan di tengah-tengah umat.
- Lalu kita bertanya-tanya apakah logika
- ini benar?
- sebelum lahir revolusi Islam,
- betapa mesranya hubungan antara Saudi
- Arabia Emirat Arab dengan Iran.
- Betapa mesranya hubungan di antara
- mereka.
- Padahal pada saat itu Iran sama dengan
- saat ini.
- Mereka termasuk Syah Iran bermazhab
- Syiah.
- Tapi kenapa tidak ada propaganda anti
- mereka? Bahkan kita saksikan bagaimana
- mesranya hubungan di antara
- negara-negara teruk Saudi Arabia dengan
- mereka. Karena pada saat itu majikan
- mereka sama, yaitu Amerika.
- Amerika
- yang mendudukkan Syah Iran sebagai
- pengganti ayahnya atau Inggris bersama
- Amerika yang mendudukkan Syairan di
- tahtanya. Begitu pula yang mendudukkan
- Alsuud.
- Begitu pula penguasa-penguasa di Emirat
- Arab.
- Demikian pula Kuwait dan Qatar yang
- mendudukkan mereka adalah Inggris
- yang kemudian Amerika terlibat bersama
- Inggris. Karena kekuasaan Inggris mulai
- merendup, maka untuk mengawal
- daerah-daerah yang berada dalam
- kekuasaannya,
- Amerika bergabung dengan Inggris.
- ini semenjak mandat ya yang diberikan
- kepada Inggris setelah kekalahan
- Imperium Utsmani. Ternyata Inggris
- menyalahgunakan
- kekuasaannya
- lalu memecah belah negara Arab hingga
- melemahkan kekuatan Islam dan yang
- diangkat sebagai penguasanya adalah
- antek-antk mereka. Oleh karena itu, apa
- yang dilakukan Saudi Arabia dan
- negara-negara teluk Kang Rizal?
- Perhatikan,
- tidak pernah sama sekali mereka terlibat
- dalam perang menghadapi siapa?
- Menghadapi Sionis,
- menghadapi musuh-musuh Islam.
- Ketika Raja Faisal keluar dari jalur
- tersebut, berani mengangkat kepalanya
- menentang Zionis,
- bagaimana nasibnya? Dibunuh oleh
- kemenakannya.
- Dibunuh oleh
- kemenakannya atas perintah siapa?
- Perintah Sionis.
- Tapi kenapa
- di negara-negara Islam apabila terjadi
- benturan antara sesama umat Islam,
- mereka terlibat
- di Aljazair.
- Iya,
- Suriah,
- Yaman. Begitu pula di Libya.
- Libya
- sekarang di Sudan. Mereka yang
- memberikan senjata dana bagi kelompok
- bersenjata untuk membantai sesama
- saudara mereka kaum muslimin tanpa
- pandang bulu. orang tua, wanita,
- anak-anak. Jadi setiap terjadi fitnah di
- antara umat Islam termasuk di antaranya
- ya serangan terhadap Iran. Ini bukan
- pertama kali.
- Ketika pada masa Saddam Husein dulu,
- bagaimana negara-negara teluk Saudi
- Arabia mendorong Shaddam untuk
- mengumumkan perang terhadap Iran. Karena
- ditakutkan kalau sampai revolusi Islam
- berkembang. rakyat di negara Teluk
- maupun negara Arab menuntut untuk
- berdirinya pemerintahan Islam dalam arti
- yang sebenarnya. Karena pada saat lahir
- revolusi Islam mereka menggabungkan di
- antara negara atau pemerintahan dan
- agama.
- Dan ini tidak terjadi di Saudi Arabia
- karena agama dan negara dipisahkan.
- Tidak terjadi pula di negara Arab yang
- lain. Tapi justru Iran yang
- memproklamirkan
- republik Islam Iran, negara dasarnya
- syariat Islam dan para pemimpinnya ya
- semuanya tunduk kepada aturan dan hukum
- Islam.
- Ini tidak menyenangkan Amerika, tidak
- menyenangkan juga Zionis, tidak
- menyenangkan juga apa negara-negara
- Barat. Allah sudah memberikan peringatan
- dalam suratul baqarah. Walan tardal
- yahudu walan nasar hatta tattahum.
- Bukan hatta tatabi tidak.
- Hatta tatabi.
- Sekali-kali Yahudi maupun Nasrani tidak
- akan rida [mendengus] sampai kalian
- mengikuti millah mereka. Bukan mengikuti
- agama mereka.
- Kalian tetap beragama Islam, tapi millah
- dan gaya hidup kalian mencontoh
- kehidupan Barat. Dalam bahasa Arab, kata
- millah di sini
- mirip dengan kata sunah. Sunah Rasul
- millah Ibrahim. Ada sunah Rasul yang
- sejalan dengan sunatullah. ada sunah
- jahiliah.
- Nah, kalau umat Islam atau pemerintahan
- Islam walaupun rakyatnya beragama Islam
- tapi gaya hidup mereka millah mereka
- mencontoh gaya hidup orang-orang kafir,
- mereka akan disambut dengan hangat.
- Bahkan mereka akan mengatakan bahwa
- negara ini merupakan negara yang
- moderat. Pemimpin islamnya pemimpin yang
- bijak dan modern. Karena apa? Karena mau
- berkompromi bersama mereka. Tapi apabila
- ada negara satu bangsa mau menegakkan
- syariat Islam tidak mau mengikuti gaya
- hidup mereka maka bagi mereka adalah
- musuh.
- Saya ingat ketika Kondolisa Ris Menteri
- Luar Negeri Amerika
- menyaksikan
- sebahagian negara Arab menuntut
- kemerdekaan. Artinya kebebasan dan
- kedaulatan yang mutlak bukan di bawah
- cengkeraman
- Zionis dan Amerika. Karena pada saat itu
- mereka ingin menata kembali peta
- negara Arab.
- Kondolis menjawab mewakili Amerika,
- "Kami lebih suka berpihak kepada
- loyalitas daripada demokrasi."
- Jadi kalau demokrasi bertentangan dengan
- walaitas kepada kami, kami akan berpihak
- kepada loyalitas
- seperti Aljazair. Ketika kelompok Islam
- berhasil meraih kemenangan dalam pemilu,
- langsung
- Amerika turun tangan mengerahkan Saudi
- Arabia untuk mengirimkan senjata bagi
- apa? Bagi lawan-lawan politik hingga
- menimbulkan kekacauan.
- Begitu juga ketika Sudan dipimpin oleh
- Jafar Numairi pada saat itu,
- tahu-tahu Saudi Arabia mengirimkan bala
- bantuan untuk Sudan Selatan. Sudan
- Selatan yang diduduki oleh oleh apa?
- Oleh kalangan Nasrani
- yang berperang bertika dengan Sudan
- Utara. Itu pemerintahan
- yang dipimpin oleh Numairi.
- Sewaktu bala bantuan dibuka, di luar
- bala bantuan kemanusiaan ternyata di
- dalamnya senjata.
- Maka pada saat itu Numairi bertanya, "Ya
- khadimal haramain
- akafarta am aslama garang." Wahai
- pelayan dua kota suci,
- apakah kamu keluar dari Islam kafir
- hingga berpihak kepada orang kafir? Am
- aslama garang atau garang John garang
- ini telah masuk Islam hingga kamu
- berikan dukungan senjata buat mereka
- untuk membantai kami. Itu bukan kisah ee
- bohong. Kenyataan Saudi Arabia selalu ya
- berpihak
- kepada apa? Kepada kekuatan-kekuatan
- yang menentang Islam. Karena mereka
- tidak suka berdirinya pemerintahan
- Islam.
- Ketika Mursi dan Ikhwan Muslimin
- berhasil mengambil alih pemerintahan di
- Mesir,
- Saudi Arabia berusaha betul-betul untuk
- apa? Menjatuhkan pemerintahan tersebut.
- mengirimkan dana besar-besaran kepada
- kalangan-kalangan oposan.
- Kemudian apa? Memberikan cek kosong.
- Silakan tulis berapa saja. Yang penting
- mursi harus mikir.
- Karena ini akan menjadi sunah yang
- berbahaya buat mereka. Kalau sampai
- berdiri
- di Mesir pemerintahan Islam ini akan
- membuat resah. Bahkan kita saksikan
- bagaimana Emirat marah, Emirat Arab
- marah yang luar biasa.
- Begitu pula Saudi Arabia. Jadi setiap
- ada upaya untuk membangun pemerintahan
- Islam
- selalu apa? Mereka menjadi penentang di
- bagian depan karena ada pengendali
- mereka. Mereka bukan bergerak dengan
- kemauan mereka. Kalau berdasarkan
- pilihan mereka, mereka menolak. Tapi
- majikan mereka yang memerintahkan.
- Ketika Yaman dikuasai oleh Hafi
- mengumumkan pemerintahan Islam, langsung
- netanyahu berangkat ke Amerika.
- Dia ceramah di hadapan lobi-lobi Yahudi
- Apie. Ceramah di kongres menuntut agar
- Amerika melakukan serangan.
- Amerika tidak langsung menyerang karena
- kalau dia menyerang pasti dunia Islam
- akan apa? Akan marah. Dia perintahkan
- bonekanya Saudi Arabia untuk melakukan
- serangan terhadap Hauti. Padahal pada
- saat tersebut tidak melakukan serangan.
- Tapi kenapa pada masa Ali Abdullah Saleh
- mereka begitu bermesra dan pada saat itu
- Yaman Syiah bukan semenjak Hafi dari
- mulai sebelumnya Yaman itu Syiah. Lalu
- saya dengar seorang penceramah dari
- kalangan Wahabi mengatakan bahwa Hautfi
- itu pendatang yang datang dari Iran.
- Mereka berani berbohong di tengah-tengah
- mata dunia yang menyaksikan bahwa Alhafi
- penduduk Yaman asli. H
- kalau bekerja sama dengan Iran. Naam.
- Jadi kita lihat Kang Rizal di sini
- setiap ada pertikaian di antara umat
- Islam selalu
- Saudi Emirat Arab terlibat. Kalau bukan
- tangan mereka paling tidak jari-jari
- mereka terlibat. Itu ucapan Ali Abdullah
- Saleh
- dalam sebuah ceramah dia mengatakan idam
- yakun lisudiyati yad fainna laha isba.
- Kalau tidak tangannya bekerja sama
- langsung, maka jarinya terlibat.
- Tapi kenapa setiap perlawanan terhadap
- Zionis Saudi Emirat Arab kuncup dan
- mundur ke belakang? Sebagai contoh,
- bagaimana sikap mereka terhadap saudara
- mereka di Gaza.
- Bahkan kita saksikan rakyat Saudi,
- tokoh-tokoh mereka mengatakan,
- "Netanyahu, bantai semua orang Palestin
- biar kami dapat hidup tenang." Mereka
- merasa resah dengan perlawanan saudara
- kita di Gaza. Bahkan ada pengamat mereka
- yang mengatakan tanah Palestina itu
- milik Yahudi sebagaimana yang dijanjikan
- Allah.
- Kita lihat bagaimana khianat mereka.
- Nah, ketika Iran berdiri untuk membantu
- saudara mereka di Palestina, ini yang
- menyebabkan Amerika Zionis langsung
- mengumumkan perang.
- Kalau dibiarkan ini berbahaya sekali.
- Tahu-tahu negara Arab seperti Saudi
- Arabia, negara Teluk menikam dari
- belakang.
- Mulai menyebarkan propaganda pembusukan
- di mana-mana tempat. Yang saya kasihan
- kalangan-kalangan Salafi ini yang mudah
- sekali dibodoh-bodohi.
- Mereka fokus berbicara di seputar
- hal-hal yang bersifat ritual. Sunah
- bidah dibatasi dalam hal ini. Adapun
- sunah dalam menegakkan keadilan,
- membangun pemerintahan yang betul-betul
- penuh kepedulian terhadap rakyat,
- menegakkan hukum Allah, mereka tidak
- peduli. Oleh karena itu, pemerintahan
- Saudi ya sebetulnya pemerintahan
- sekuler,
- monarki absolut, cuma lapisan luarnya
- Islam.
- Kemudian sebagai pelayan dua kota suci,
- mereka betul-betul membuka ya
- layanan dan menyajikan pemandangan yang
- indah. Sampai sebagian orang Islam ke
- sana bukan untuk beribadah. Mereka
- mengatakan kita bangga dengan dua
- [berdehem] kota suci. Tidak kalah dengan
- Las Vegas. Las Vegas kan merupakan
- daerah perjudian.
- Jadi bukan mereka mengkhusyukkan diri
- mereka pulang dari Makkah kembali dengan
- membawa iman dan ketakwaan. Tapi justru
- penampilan-penampilan yang hedonis yang
- ditampilkan. Jadi, Kang Rizal kalau kita
- perhatikan bersama-sama perang ini bukan
- perang antara Amerika Zionis dengan
- Iran. Iran hanya merupakan apa?
- Merupakan salah satunya. Tapi mereka
- ingin betul-betul apa? Melumpuhkan
- kekuatan Islam hingga negara-negara yang
- mayoritas penduduknya beragama Islam
- menjadi boneka mereka yang setia.
- Dan Nabi telah memberitahukan hal ini
- jauh-jauh hari.
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- bersabda, "Yusiku anadaa alaikumul
- umam." Sudah dekat masanya bangsa-bangsa
- akan saling mengundang.
- Bukan datang ke rumah mereka, bukan
- datang ke negeri mereka akan saling
- mengundang untuk datang ke
- wilayah-wilayah Islam.
- dari tamu mereka menjadi tuan rumah
- mengundang orang untuk datang berkerumun
- sebagaimana orang-orang saling
- mengundang mengelilingi apa alqasah
- hidangan makanan
- jadi
- negara Islam rakyat Islam bukan lagi
- sebagai tuan rumah mereka sebagai
- pelayan yang melayani tamu-tamu dari
- luar yang saling mengundang dan
- menjadikan mereka dan kekayaan negeri
- Mereka sebagai hidangan yang
- diperebutkan.
- Qolu amin qillatin nahnu yaumaidin. Ya
- Rasulullah. Mereka berkata, "Wahai
- Rasulullah,
- apakah karena jumlah kita sedikit pada
- saat itu?" Dijawab oleh Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam, "Bal antum
- hina idzin kafir."
- Sebaliknya, kalian pada saat itu justru
- berjumlah banyak dan mayoritas.
- Wakinnakum gunil.
- Tapi kalian tak ubahnya bagaikan gutsa.
- Tahu gak?
- Orang beranggapan buih. Bukan buih.
- Gusa itu rumput-rumput, daun-daun ya
- yang terapung di atas permukaan air.
- Seperti Allah berfirman, "Alladzi
- akhrajal mara faja'alahu guaan ahwa."
- Kalau daun-daun, rumput-rumput tercabut
- dari akarnya, begitu datang air, hanyur
- enggak? Nah, begitu pula umat Islam
- bagaikan ghuta, rumput-rumput ya,
- daun-daun termasuk pohon-pohon yang
- tercabut dari akarnya ya, yang terbawa
- oleh arus.
- Wuhlah
- fiil qulubikumul wahan. Dan pada saat
- itu
- Allah Subhanahu wa taala akan meletakkan
- di hati kalian al-wahan.
- Orang Arab tahu wahan itu apa.
- Ketika mereka bertanya, "Qalu famal
- wahanu ya Rasulullah?" Apa itu wahan?
- Maksudnya apa yang menjadi penyebab
- lahirnya wahan?
- H
- dalam bahasa Arab kata wahan itu
- menggambarkan orang yang sudah
- kehilangan keberanian, kekuatan untuk
- melakukan perlawanan.
- Oleh karena itu, kata hina itu dari
- bahasa Arab
- wahana yahinu. Kata hina ya itu
- menggambarkan kehinaan.
- di mana mereka berubah menjadi apa?
- Orang-orang yang hina-dina,
- kehilangan keberanian. Mereka merelakan
- diri mereka dari tuan menjadi
- budak-budak.
- Qual famal wahanu ya Rasulullah. Mereka
- bertanya, "Apa yang menjadi penyebab
- lahirnya wahan tersebut?" Dijawab,
- "Hubbud dunya waahiyatul maut."
- Kecintaan pada dunia dan takut
- menghadapi kematian.
- Mereka membangun gedung-gedung pencakar
- langit, berlomba-lomba meninggikan
- bangunan seperti Dubai, Saudi Arabia
- akan membangun bangunan yang lebih
- tinggi dari Dubai.
- Kemudian membangun tempat-tempat
- hiburan. Kita saksikan pada musim Riyad
- kemarin. Bahkan daerah tempat Allah
- jatuhkan azab kutukan di Al ula mereka
- jadikan sebagai apa? Mereka jadikan wali
- iyadzubillah sebagai tempat hiburan dan
- kemaksiatan. dilakukan. Minuman keras
- diedarkan dan perzinaan dibolehkan
- dengan alasan itu merupakan daerah
- wisata. Jadi karena sudah terbiasa
- dengan kehidupan mewah mereka, mereka
- enggan untuk berjuang apalagi mati dalam
- perjuangan. Lihat tentara Israel begitu
- menghadapi bom di sana sini mereka
- menjerit, "Please Iran stop it. Please
- Iran stop it." sambil menangis.
- Sedangkan di Iran mereka memang sudah
- siap untuk mati kembali kepada Allah.
- Karena negeri ini bukan tempat kediaman
- mereka. Mereka siap untuk meninggalkan
- dunia ini. Baik mati karena peluru atau
- mati karena nuklir pun tidak menjadi
- soal. Tapi mereka yang mencintai dunia.
- Jadi, Kang Rizal kalau kita lihat
- sebetulnya Allah sudah menerangkan
- kepada kita dalam Al-Qur'an tapi kita
- ingkari.
- Mereka tidak akan pernah sama sekali
- rida kepada kita kecuali kita mengikuti
- gaya hidup mereka. Agama-agama tapi
- tidak mengatur kehidupan. Tapi agama
- yang diatur oleh kehidupan dan gaya
- hidup kita. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Ini ada beberapa ee
- tanggapan dari pendengar, Ustaz. Ee
- mungkin bertanya, Ustaz dari Pak Suhar
- di Cikarang.
- Silakan.
- Kemudian dari Ibu Umi juga ini,
- Ustaz. Kadang kita merasa bingung dengan
- banyaknya ee negara, kelompok yang
- bertikai. Bagaimana cara kita sebagai
- orang awam itu membedakan mana
- perjuangan yang benar-benar karena Allah
- dan mana yang hanya ee kepentingan
- kelompok itu dari Pak Suhar, kemudian
- dari Bu Umi, Ustaz, apakah perdamaian
- abadi di Timur Tengah itu mungkin
- terjadi sebelum hari kiamat? Katanya
- ataukah kita memang harus bersiap
- menghadapi konflik yang lebih besar
- lagi, Ustaz. Dan kina, kita di Indonesia
- terkena dampaknya. Nah, demikian Ustaz,
- ini kan yang ditakutkan masyarakat
- terutama di masyarakat bawah itu kan
- dampak ekonomi lah ee ekonom
- yang apa istilahnya dirasakan langsung
- oleh masyarakat, Ustaz.
- Betul.
- Allah Subhanahu wa taala
- mengingatkan kepada kita, kehidupan
- dunia ini
- dan kesenangannya semuanya merupakan
- kepalsuan,
- merupakan kesenangan yang singkat. Hidup
- kita di dunia pun singkat. H
- dan kita harus selalu siapsiaga,
- harus siapsiaga
- untuk menghadapi jemputan panggilan
- Allah yang akan datang setiap saat. Nah,
- untuk keselamatan dan bekal kita di hari
- akhir dengan sendirinya kita hidup dalam
- kehidupan dunia dengan menyerahkan
- loyalitas kita kepada Allah.
- kemudian bertakwa kepadanya.
- Di mana wala dan loyalitas kita hanya
- untuk Allah sebagaimana
- yang Allah ajarkan pada akhir suratul
- an'am. qul inn shati wausuki wa mahyaya
- wa mamati lillahi rabbil alamin. La
- syarika lahu wabidzalika umir wa ana
- minal muslimin. Kalau ayatnya wa ana
- awalul muslimin. Katakan wahai
- Rasulullah
- salatku
- semua pengorbananku hidup dan matiku
- semua kan milik Allah. Betul gak?
- Betul.
- Nah kalau Allah meminta dari kita,
- bagaimana sikap kita?
- Tapi di saat Allah meminta dari kita,
- kita lepaskan dengan penuh keikhlasan,
- Allah sediakan imbalan surga yang kekal
- dan abadi. Berbeda dengan kehidupan yang
- singkat ini.
- Lalu Rasulullah mengatakan, "Wa ana awal
- muslim dan saya berada di barisan paling
- depan
- sebagai contoh bagi kalian dari
- orang-orang yang berserah diri kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- Setan dan kaki tangan ini tidak akan
- membiarkan kita apa? Untuk berjalan
- seperti yang dikehendaki Allah. Mereka
- akan menggoda kita dengan hiasan
- dunianya, menaburkan kebencian,
- permusuhan, persaingan dan perpecahan di
- antara kita hingga kita lupa akan tujuan
- kita. [mendengus]
- Nah, pada saat itu kita akan menjadi
- mangsa setan. Walaupun nampak kita
- merdeka, kita sejahtera secara ekonomi,
- bergelar, berkedudukan, tapi kita sedang
- menuju jurang kehancuran, kebinasaan
- yang kekal dan abadi. Oleh karena itu,
- Allah subhanahu wa taala pada akhir
- suratus Saf menyeru dan mengajak
- menawarkan kepada kita.
- Allah berfirman, "Hal adullukum
- ala tijaratin tunjikum min adzabin
- alim." Maukah kalian aku tunjukkan
- tentang perdagangan yang akan
- menyelamatkan kalian dari azab yang maha
- pedih?
- Tminuna billahi waasuli. Kalian beriman
- kepada Allah dan rasulnya. Wa tujahiduna
- fibilillahi biamwalikum wa anfusikum.
- Dan kalian berjuang di jalan Allah
- dengan harta kalian dan jiwa kalian.
- Dalikairulakumikumir
- lakum intuntum tamamun. Itu akan lebih
- baik bagi kalian. Kalau kalian tahu
- nilai kehidupan akhirat yang Allah
- janjikan dengan nilai kehidupan dunia
- yang kita persembahkan tidak ada arti
- apa-apanya.
- Allah akan mengampuni dosa kalian.
- Allah masukkan kalian ke dalam
- taman-taman surga yang mengalir
- sungai-sungai di tengah-tengahnya.
- Jadi, Kang Rizal, kita harus betul-betul
- sebagai seorang mukmin, sebagai seorang
- muslim hidup di dunia ini. Di samping
- kita beriman kepada Allah, beriman
- kepada Rasul dan kitabnya, kita beriman
- kepada hari akhir.
- Dan kita tidak dibenarkan berdiam di
- hadapan kezaliman, di hadapan kebatilan,
- di hadapan saudara-saudara kita yang
- teraniaya. Duduk berpangku tangan karena
- mencari aman.
- Dan yakinlah Allah pasti akan membela
- orang-orang yang berjuang untuk Allah.
- Inansurullahakumitamakum.
- Dan jangan kita khawatir terhadap
- persoalan ekonomi
- akibat katakan pergolakan untuk membela
- kebenaran. Seandai kita hidup, kita
- hidup mulia.
- Seandai kita mati, mati dalam keadaan
- syahid. Daripada kita hidup dalam
- keadaan hina. H
- menundukkan kepala kita hidup bekerja
- bertentangan dengan nurani kita. Lebih
- baik kita hidup mulia mati dalam keadaan
- syahid daripada hidup hina memamah biak
- ya
- kehinaan
- dan mati dalam keadaan konyol yang tidak
- jelas untuk apa kita mati. Jadi memang
- dunia ini tempat dan ladang Allah
- menguji kita. Mana yang lebih kita
- utamakan? Dunia apakah hari akhirat atau
- Allah dan hari akhirat? Nah, contoh
- yang Ibrahim contohkan dan selalu kita
- peringati di hari kurban
- dengan menyembelih seekor kambing atau
- sapi maupun unta, sebetulnya yang
- menjadi tujuan bukan itu, tapi apa? Pada
- saat kita menyembelih kambing atau sapi
- atau unta sebagai baiat kita, kita siap
- mempersembahkan yang kita cintai untuk
- Allah.
- Karena kambing ini sebagai pengganti
- nyawa Ismail.
- Ketika Ibrahim diperintahkan untuk
- menyembelih Ismail tanpa ragu-ragu,
- begitu pula Ismail siap untuk menerima
- keputusan Allah. Begitu Ibrahim
- menggunakan pisaunya, malaikat datang
- kepadanya mengatakan, "Kamu telah sukses
- untuk menjalani ujian."
- Jadi kita menyembelih korban kita
- sebetulnya yang dimaksudkan dari
- persembahan ini kesiapan kita
- mempersembahkan hidup kita
- untuk Allah Subhanahu wa taala. Jadi
- kalau seandainya kita melihat dunia
- sebagai tujuan, kita mengutamakannya
- dari hari akhir maka akan berat hidup
- kita.
- Nah, bagi pejuang-pejuang di Iran yang
- berjuang
- membela saudara mereka di Gaza hingga
- mereka diperangi, hingga mereka
- dimusuhi, hingga mereka diblokade.
- Perang ini disebabkan karena mereka
- berpihak kepada kaum muslimin yang
- teraniaya.
- Zionis yang tadinya bebas melakukan apa
- yang mereka suka, tahu-tahu datang Iran
- memberikan dukungan buat saudara mereka.
- termasuk mempersenjatai juga Hizbullah
- menghadapi Israel.
- Nah, kita bertanya apa tujuan dari Iran
- untuk menancapkan kuku dan kekuasaannya
- sama sekali tidak rugi besar.
- Saksikan dari ceramah-ceramah Sayid Ali
- Hamna.
- Kelembutannya, dia tidak menggunakan
- senjatanya, kekuatannya untuk menghadapi
- umat Islam, tapi untuk menghadapi siapa?
- untuk menghadapi
- Zionis Israel. Yang heran kenapa justru
- ya beramai-ramai mereka menebarkan
- propaganda dan pembusukan terhadap Iran.
- Tapi kenapa di saat Zionis melakukan
- pembantaian mereka duduk berpangku
- tangan paling hanya
- pernyataan-pernyataan yang kosong. Dan
- kita saksikan bagaimana PBB pun tidak
- berdaya karena begitu mengeluarkan fito,
- mengeluarkan apa resolusi langsung
- Amerika mengajukan hak fitonya.
- Lalu sekarang Amerika menjadikan dirinya
- sebagai juru damai. Raja serigala
- ingin menjadi juru damai.
- Palestina tidak diundang, sedangkan
- Israel dilibatkan. Kemudian kita
- Indonesia disuruh membayar yuran.
- Kita menyambutnya dengan gembira.
- Padahal ini merupakan jebakan.
- Sebetulnya tidak lama lagi Trump dan
- Amerika ini akan hancur seperti yang
- terjadi pada Soviet Union dulu. Trump
- mungkin jadi sebab kehancuran Amerika.
- Dan jangan dianggap bahwa Allah hanya
- melihat Allah Subhanahu wa taala yumhil
- wala yuhmil. Allah membiarkan diur tapi
- Allah tidak pernah meninggalkan.
- Siapa-siapa yang zalim di atas muka bumi
- ini pasti mengalami kehancuran
- sebagaimana yang dialami Firaun yang
- dialami oleh Namrud. Nah, bagi orang
- yang beriman jangan takut selagi dia
- bersama Allah.
- Kita bertanya sewaktu kita masih dalam
- kandungan siapa yang menjaga kita? Orang
- tua kita tidak mampu menjaga. Waktu kita
- juga baik keluar dari rahim ibu kita.
- Siapa yang mempersiapkan kedua susu ibu
- kita untuk kita?
- Ibu kita tidak selamanya mengawasi kita
- dalam kesendirian maupun keramaian.
- Demikian pula pendidikan kita, rezeki
- yang Allah anugerahkan bagi kita baik
- pada masa hidup orang tua kita maupun
- setelah kita mandiri. Semua Allah yang
- turun tangan memberikan kepada kita.
- Nah, kalau Allah menahan itu yang perlu
- kita khawatirkan. Tapi kalau Allah
- membuka, siapa yang kuasa menutup? Jadi
- jangan gantungkan harapan kita,
- kehidupan kita dengan apa? Dengan
- angan-angan.
- Termasuk di antaranya takut menyaksikan
- peperangan yang berkecamuk karena akan
- terjadi ancaman dalam bidang ekonomi.
- Begitu juga berhubungan dengan pangan
- pun akan semakin langka.
- Perang pasti akan menimbulkan akibat.
- Tapi orang yang bersama Allah,
- seandainya langit runtuh, Allah akan
- lindungi dia. Oleh karena itu, jangan
- lupa membaca hasbiallah wanikmal wakil,
- nikmal maula wikman nasir. Dan hendaknya
- selalu jalan di atas kebenaran dan
- jangan berkumpul bersama orang yang
- zalim. Karena berkumpul bersama mereka
- apabila azab turun, kita akan terlibat
- di dalamnya. Sebagaimana firman Allah,
- wala tarkanuadinaamu
- fatamakumunar.
- Jangan kalian rukun kepada orang-orang
- yang zalim. Akhirnya kalian terkena azab
- api neraka juga atau [mendengus] azab di
- dunia karena kumpul bersama mereka.
- Jadi kalau kita mau berkumpul bersama
- orang yang saleh, yang adil, yang jujur,
- yang bertakwa, jangan berkumpul bersama
- orang yang zalim atau bersama
- orang-orang yang mendukung kezaliman.
- Karena berkumpul bersama mereka akan
- membuat kita terjebak dalam azab dan
- murka Allah Subhanahu wa taala. Jadi
- pertanyaan tadi pertama
- mana ya yang termasuk dalam perjuangan
- di jalan Allah?
- Satu perjuangan yang mengharapkan rida
- Allah semata. Bukan mengharapkan dunia
- ini. Yang berjuang dengan penuh
- ketulusan tanpa pamrih. Bukan ingin
- melakukan perluasan kekuasaan atau
- memperebutkan sumber daya
- atau untuk memperjuangkan
- fanatisme kelompok dan golongannya.
- Itulah orang-orang yang berjuang di
- jalan Allah. Saya mau bertanya, apa yang
- didapatkan Iran dengan membantu
- saudara-saudara mereka di Gaza? Apa
- keuntungannya?
- Kalau seandainya Iran berhenti
- memberikan dukungan buat saudara mereka
- di Gaza
- mau berkompromi
- bersama negara Teluk dan Saudi Arabia.
- Saya mau tanya kira-kira
- posisi Iran di tengah-tengah negara
- Teluk akan lebih rendah apa lebih
- tinggi?
- Dari sisi kekuatan Iran lebih kuat.
- Persenjataan pun demikian. Tidak
- bergantung kepada Amerika maupun.
- Sebagaimana Syah Iran dulu merupakan
- penguasa di Teluk menjadi kekuatan nomor
- empat di dunia pada saat itu. Saudi
- Arabia Arab jauh di bawah Iran.
- Kalau seandanya Iran mau kompromi,
- dia bakal diangkat lagi sebagai pemimpin
- di negara-negara teluk
- dan akan mendapatkan dukungan dari
- Barat. Begitu pula Amerika. Lalu kenapa
- dia harus justru mengorbankan semua ini?
- Memberikan dukungan buat saudara mereka
- yang tidak punya kekayaan minyak tidak
- ada. Betul gak?
- H
- tidak pula menjadi pasar. Bahkan akibat
- memberikan dukungan kepada mereka di
- blokade puluhan tahun.
- Mereka hidup berjuang dalam kesempitan
- tapi bersabar.
- Mereka membantu saudara mereka di Gaza
- tidak pernah mensyaratkan harus masuk ke
- dalam mazhab Syiah. Itu ucapan dari
- tokoh-tokoh di Gaza. Saya bertemu dengan
- tokoh-tokoh mereka, kami terima bantuan
- dari Iran bisyarat alla yarat alaina
- saian dengan syarat dia tidak
- mensyaratkan sesuatu buat kami. Iran
- memberikan bantuan bahkan teknologi
- rudal yang dulu mereka tidak punya.
- Bahkan IR menawarkan kepada Indonesia
- kalau mau teknologi ruda cuma-cuma.
- Tapi ternyata Indonesia tidak menerima.
- Ghaz menerima bahkan memberikan bantuan
- logistik akibat sikap ini justru diblok,
- dimusuhi berhadapan dengan pembusukan
- yang luar biasa. Nah, kelompok-kelompok
- ustaz-ustaz sekarang yang berafiliasi ke
- Saudi Arabia apabila Iran bersatu
- bersama Saudi Arabia negara teluk
- langsung suara mereka akan berubah.
- Tidak akan mengatakan lagi Syiah itu
- kafir, Syiah itu sesat. Kenapa?
- Tergantung majikan di atas. Jadi suara
- yang berbunyi di mana-mana tempat di
- Indonesia termasuk di Mesir dan
- lain-lain sebagainya, suara anti Iran
- bahkan menganggap Iran itu kafir itu
- sebetulnya suara yang berasal dari
- majikan mereka dari Saudi. Sedangkan
- Saudi dikendalikan oleh Barat dan
- Zionis. [mendengus] Ini merupakan fakta
- yang tidak bisa diingkari. Setiap ada
- pergolakan di tengah-tengah dunia Islam,
- Saudi teluk terlibat. Tapi kalau ada
- perjuangan untuk menghadapi Zionis, maka
- mereka akan berada di belakang.
- Dan ini sebetulnya merupakan keadaan
- yang telah jauh-jauh diterangkan oleh
- Rasul, diterangkan oleh Al-Qur'an pada
- ayat terakhir surah Muhammad.
- [mendengus]
- Saya ingat ketika kita zaman di Mesir
- dulu ya membaca fidilal Quran, berkumpul
- bersama ulama-ulama mereka membacakan
- ayat terakhir wain tatawallau
- yastabdilan girirakum tumma yakunu
- amalakum. Kalau kalian berpaling wahai
- bangsa Arab dari amanat yang besar dan
- agung ini, Allah akan gantikan kalian
- dengan kaum yang lain yang tidak serupa
- dengan kalian. Sekarang terjadi bangsa
- Arab justru menjadi pengkhianat.
- Justru bangsa yang non Arab termasuk
- Indonesia, bangsa Indonesia yang aktif
- memberikan dukungan. Kemudian sekarang
- Iran. Saksikan juga mufti Rusia
- mengeluarkan fatwa jihad. Mufti Rusia,
- mufti-mufti dari negara-negara di Asia
- Tengah mengeluarkan fatwa untuk
- berjihad.
- Kemudian kita saksikan juga termasuk As
- Syekh Mahir Hamud dari Libanon
- dari berbagai macam negara dan jauh-jauh
- hari sebelum ada revolusi Iran, Syekh
- Mahmud Shtudut, Syaikhul Azhar
- menjelaskan bahwa Syiah merupakan mazhab
- Islam yang boleh dipelajari, dikaji
- walaupun ada perbedaan pendapat sedikit.
- Oleh karena itu, semenjak saat itu fikih
- Jafari dikaji dalam kuliah syariah
- sebagai studi perbandingan. Bahkan
- jangan jauh-jauh hari sebelum pecahnya
- revolusi, Muhammad Baqirus Sadar yang
- mengarang buku Iktisaduna ekonomi kami
- itu hadir dalam pertemuan di Rabitah.
- Bahkan mendapatkan penghargaan dengan
- buku tersebut pada masa dan dipelajari
- di kampus-kampus universitas mereka. H
- terobosan dalam bidang ekonomi. Sayid
- Kutub. Bahkan sebelumnya Hasan Alban
- sengaja mengundang seorang ayatullah ya
- dari Iran untuk datang ke Mesir lalu
- menjelaskan apa itu Syiah.
- Bukan dari versi Ikhwan, tapi dari versi
- mereka sendiri. Dibawa berkeliling.
- Kemudian berlahirlah dar takrib antara
- Syiah Sunah. Dar takrib dan didukung
- oleh ulama-ulama dari Mesir termasuk di
- antaranya Syekhul Azhar Syekh Abdul
- Halim Mahmud.
- Kemudian ketika Syekh Umar Telmasani
- keluar dari penjara puluhan tahun di
- penjara keluar dari penjara pada masa
- Anwar Sadat ditanya, "Bagaimana
- pandangan kalian terhadap Syiah di
- Iran?" Dia mengatakan,
- "Tanya coba siapa musuh mereka?
- Siapa musuh Iran?" Amerika sama Zionis.
- Dan ini merupakan jawaban yang jelas
- bagi kalian. Jadi sebetulnya kita ngotot
- untuk mengkafirkan Syiah, kita ngotot
- untuk apa? Untuk berpihak kepada Saudi
- Arabia secara membuta. Termasuk kasihan
- para ustaz ini yang hidup diberikan
- makan oleh Saudi Arabia. Akhirnya karena
- makan uang mereka, lidah mereka ini
- keluh. He.
- Kalau mereka bicara berbeda, pasti
- mereka akan ditahir. Ini merupakan
- fakta. Sebagian dari mereka mengatakan,
- "Kalau kami bicara,
- kami akan diputuskan dari semua bantuan
- yang diberikan oleh mereka." Karena
- mereka termasuk juga travel umrah yang
- mereka miliki, termasuk juga anak-anak
- mereka sekolah itu karena bantuan
- mereka. Masa kita sebagai manusia yang
- merdeka tidak berani menyuarakan
- kebenaran hanya demi keuntungan dunia
- yang tidak berarti tapi azab dan murka
- Allah Subhanahu wa taala. Jadi
- sebetulnya ini bukan perang antara
- Zionis
- e Amerika dan Iran, tapi Iran diperangi
- karena mengancam hegemoni
- Barat, Amerika dan Zionis. Dan
- akhir-akhir saya dengar, Kang Rizal,
- bagaimana Menteri Luar Negeri Amerika
- mengatakan bahwa kami perang dengan Iran
- dipaksa oleh Zionis, oleh Israel. Orang
- bertanya-tanya, "Mana mungkin Israel
- negara kecil bisa memaksa Amerika?"
- Jawabannya lobi-lobi Zionis di Amerika
- itu betul-betul menguasai dari mulai
- Pentagon kemudian kongres
- wakil rakyat di kongres dari Demokrat
- mau perd gaji mereka tuh di antaranya di
- samping gaji yang mereka terima, mereka
- terima dari Zonis. Itu pengakuan dari
- David Duke seorang ee kepala ee apa
- namanya? seorang ketua partai republik
- di wilayah Luziana yang sekarang
- disingkirkan.
- Terang-terangan dia mengatakan bahwa
- rakyat Amerika ini sama nasibnya dengan
- bangsa Arab. Nampak mereka merdeka
- padahal semua telah ditentukan. Bahkan
- pemilihan umum pun itu hanya main-main.
- Karena orang yang dicalonkan, orang yang
- disetujui oleh Zioni, setiap mereka akan
- naik harus berangkat ke Israel. Obama
- berangkat ke Israel semuanya. Kalau
- dapat restu dari Israel baru mereka bisa
- naik. Kalau Israel tidak menyukai
- seorang pemimpin dengan mudah
- disingkirkan contoh Ezen How pahlawan
- perang dunia kedua. Ketika dia menolak
- apa yang diminta oleh pihak Zionis,
- mereka mengatakan, "Tunggu pada periode
- berikutnya kamu akan jatuh." Betul dia
- akan jatuh.
- Jadi lobi-lobi Zionis ya yang menguasai
- perekonomian di Amerika termasuk bank
- sentral Amerika di tangan mereka, IMF di
- tangan mereka dan di samping itu apa?
- Persenjahtaan pun dikendalikan, Pentagon
- pun pengambil keputusan di tangan
- mereka. Jadi kalau Trump
- mengumumkan perang, sebetulnya bukan
- kemauan dia. Semua dibalik semua ini
- zionis dengan lobi-lobi mereka. Jadi
- kepada ikhwan-akhwat, Bapak, Ibu jangan
- khawatir.
- Kalau kita Indonesia berpihak pada
- kebenaran, bersatu dalam kebenaran,
- tidak mengkhianati nurani kita,
- insyaallah pertolongan Allah akan datang
- di saat dunia kacau balau, Allah akan
- payungi kita dengan payung rahmatnya.
- Tapi kalau kita berkhianat, maka akibat
- dari khianat kehancuran buat kita. Oleh
- karena itu saya teringat ucapan MH Najib
- 15 tahun yang lampau.
- Dia mengatakan kalau pecah perang antara
- Saudi Arabia sama Iran eh pecah perang
- antara katakan Israel sama Iran, ke mana
- Saudi Arabia akan berpihak?
- Dia mengatakan akan berpihak kepada
- Israel.
- Ternyata ucapan
- Cak Nun yang sekarang sedang sakit ya
- sesuai dengan kenyataan fakta pada kali
- ini. Karena ini bisa dibaca siapa dalang
- di belakang negara-negara teruk Amerika
- sama Zunis. [mendengus] Dan mereka tidak
- akan berdiam sampai kita mengikuti gaya
- hidup mereka.
- Baik, Ustaz. Ini masih ada dua
- pertanyaan terakhir Ustaz. Saya
- gabungkan, Ustaz, ya. Masih terkait tema
- ini, Ustaz. Ustaz, kita sering mendengar
- istilah negeri Syam dalam hadis.
- Sebenarnya seberapa penting posisi
- wilayah ini bagi umat Islam di seluruh
- dunia, termasuk kita di Indonesia,
- Ustaz. Kemudian dari Pak Susanto di
- Tangerang, Ustaz, ada narasi di media
- sosial. Ini kan Iran itu karena diserang
- duluan katanya, bukan karena melindungi
- Palestina.
- Iran ini kan bangsa Persia. Bangsa
- Persia ini dulu juga teman dekat dengan
- Israel, Ustaz.
- Apakah benar demikian, Ustaz?
- Benar. Tapi salah juga penilaiannya.
- Benar ya.
- Bahwa Iran bangsa Persia. Iran bangsa
- Persia.
- Dulu memerangi Islam. Pada masa Rasul
- mereka memerangi Islam hingga mereka
- jatuh.
- Kemudian
- mereka masuk ke dalam Islam.
- Dan kita tahu bagaimana ya Persia
- setelah Islam berubah menjadi
- orang-orang yang setia. Dan bagaimana
- Salman al-Farisi termasuk orang yang
- diangkat oleh Rasul sebagai keluarganya
- dari Persia, Ustaz? Itu ya
- dari Persia.
- Dari Parsi.
- Kemudian Salman menganjurkan agar cucu
- Rasulullah Sayyidina Husein menikah
- dengan putri raja mereka Syahbanuz
- untuk apa? Membuat rakyat Persia
- menghilangkan permusuhan denda mereka.
- menikah dengan Syahbanuz Zahra, lahirlah
- putra mereka Ali Zainul Abidin H
- yang dikenal sebagai apa? Sebagai cikal
- bakal dari keluarga Al-Husain
- yang lahir dari apa? Ali Zainul Abidin
- alaihialatu wasalam yang dikenal dengan
- Imam Assjad. Ayah dari Muhammad Albaqir,
- kakek dari Jafar Asshadiq. Ini merupakan
- para imam dari keluarga Rasul yang
- betul-betul hidup dalam kebersihan dan
- mereka menghormati para sahabat Rasul.
- Bahkan Jafar Shadiq mengatakan,
- "Waladani Abu Bakrin marratin." Abu
- Bakar melahirkan aku dua kali karena ibu
- dan neneknya berasal di ketung Abu
- Bakar.
- H.
- Jadi tidak dapat dipisahkan antara
- keluarga Rasul dengan Abu Bakar, dengan
- Umar maupun Utsman.
- Tapi sejarah dari mulai dulu sengaja
- disiapkan untuk mengadu domba menjadi
- apa? Berbagai macam sebab fitnah antara
- Syiah dan sunah. Syiah yang saya
- maksudkan di sini awam Syiah yang bodoh.
- Begitu juga awam Ahlusunah. Karena
- banyak ulama ahlusunah berjubah hafal
- Quran tapi awam. Berpikir mereka
- betul-betul tidak rasional, mudah di
- domba seperti yang dilakukan VOC
- terhadap bangsa Indonesia.
- Jadi, Kang Rizal,
- betul mereka dari Persia
- dulu pada masa syahiran sahabat Israel
- dan merupakan apa? merupakan mitra bagi
- Israel bahkan pendukungnya.
- Tapi semenjak berdiri revolusi Islam
- langsung berubah menjadi musuh Amerika
- dan Zionis karena Islamnya,
- republik Islam Iran. Kemudian mereka
- mengumumkan memihak Palestina. Kemudian
- mengadakan dari mulai zaman Imam Humaidi
- mereka mengadakan yaumul qudus pada hari
- Jumat terakhir bulan Ramadan. Mengundang
- juga para pejuang perwakilan Palestin
- untuk datang mengumumkan Iran berpihak
- kepada rakyat Palestin akan
- memperjuangkan kemerdekaan mereka.
- Jadi kalau seandainya mereka mau
- samamakan Iran saat ini dengan zaman
- Syahiran salah dong. H
- pemerintah sebelumnya pro Amerika sama
- Zionis semenjak Republik Islam berdiri
- anti Zionis bahkan memberikan dukungan
- buat rakyat Palestina bukan hanya baru
- semenjak zaman dahulu kala dukungan
- diberikan ini merupakan sikap yang
- betul-betul di mata Amerika merupakan
- sikap apa? Sikap perlawanan. Nah, kalau
- seandai sebagai orang mengatakan Iran
- bukan membela Palestin, tapi karena
- membalas serangan. Kita akan tahu bahwa
- kita sekarang hidup di tengah-tengah
- bangsa-bangsa yang terikat dengan aturan
- dan rule.
- Kalau Islam memulai, kalau Iran memulai
- serangan, niscaya bangsa-bangsa ya akan
- menganggap Iran yang melakukan
- kesalahan. Betul gak?
- Betul.
- Ketika perang kemarin pertama diserang,
- Iran melakukan pembalasan ya dan
- pembalasan yang cukup dahsyat kan. Lalu
- pihak sana menghentikan peperangan. Iran
- ikuti wa janahualmi fajnahla watwakal
- alallah. Tapi saat ini setelah mereka
- melakukan pembunuhan, melakukan serangan
- lebih awal, Isra Iran melakukan
- pembalasan itu hak dia. Betul gak?
- Betul.
- Di samping juga pembalasan ya digunakan
- oleh Iran sebagai kesempatan untuk
- menimbulkan cedera berat bagi Israel
- bahkan kalau perlu menghancurkannya.
- Dan ini pukulan juga buat Amerika hingga
- Trump ini betul-betul mukanya pucat
- pasih. Di saat menyaksikan kondisi yang
- berlangsung pada saat ini, pangkalan
- Amerika di berbagai macam negara Teluk
- dihancurkan.
- Dan negara Teluk sampai saat ini tidak
- berani untuk mengumumkan perang. Karena
- begitu mereka mengumumkan perang berarti
- mereka berpihak pada Zionis.
- Jadi mereka walaupun diserang tapi
- dengan kekuatan mereka pun lemah mereka
- tidak punya keberanian untuk melawan.
- Dan yang dihancurkan oleh Iran adalah
- pangkalan-pangkalan militer atau
- tempat-tempat yang berhubungan dengan
- kepentingan Amerika maupun Sionis.
- Jadi, jangan samakan analoginya. Enggak
- sesuai kalau disamakan Iran sekarang
- dengan Iran pada masa Syah. Adapun kata
- Persia, kita harus hati-hati.
- Islam ini rahmatan lil alamin. Dan
- kemuliaan bukan berbasiskan suku maupun
- bangsa.
- Karena kita tahu tokoh-tokoh ulama
- ahlusunah yang berasal dari Persia
- banyak. Termasuk di antaranya
- siapa?
- Imam Abu Hamid Al-Ghazali.
- Tirmidzi juga dari sana. Muslim dari
- Naisabur. Ya. Jadi kalau kita lihat ya
- kebanyakan berasal dari Persia.
- Nah fanatisme atau ashabiyah jahiliah
- bangsa Arab ini yang meremehkan non Arab
- ini harus dihentikan.
- Indonesia juga terdapat orang-orang yang
- mulia. Di seluruh bangsa-bangsa terdapat
- orang-orang yang punya peran adil dalam
- perjuangan yang amat besar. Jadi ingat,
- Islam tidak melihat manusia karena
- bangsanya maupun sukunya atau karena
- pria maupun wanita karena Arab non
- Arabnya. Karena ayah kita sama semuanya.
- Nah, ini yang harus kita betul-betul
- perjuangkan hingga tidak terdapat
- kezaliman atau orang Arab beranggapan
- mereka itu merupakan apa?
- makhluk-makhluk yang mulia selain dari
- mereka merupakan makhluk yang rendah.
- Apalagi dengan bantuan keuangan yang
- diberikan Saudi Arabia dengan membangun
- masjid di sana sini. Kita lihat orang
- kita kok berubah ya. Mudah sekali ya
- mereka terikat ya
- menyerahkan diri mereka sebagai
- hamba-hamba di hadapan orang-orang yang
- memberikan bantuan buat mereka. Ini
- bantuan kalau di jalan Allah terima.
- Tapi kalau bantuan untuk mengikat, maaf.
- Kami tidak ingin bantuan kalian
- menimbulkan perpecahan di antara kami.
- Seperti di Bosnia gara-gara bantuan
- Saudi pecah belah. Indonesia juga sama.
- Berdiri masjid-masjid, sekolah-sekolah
- dengan bantuan Saudi Arabia tereka
- memaksakan doktrin mereka. Nah, kita
- bertanya, Iran memberikan bantuan untuk
- Palestina memaksakan doktrinnya apa
- tidak? Dan saya sering mengatakan kita
- bersama Iran, bersama ulama kita
- menyambut ahlan wasahlan.
- Mereka datang berkunjung bersilaturahmi
- dengan saudara ahlan wasahlan. Tapi
- kalau mereka ingin ya memaksakan doktrin
- mereka dengan bantuan yang mereka
- berikan, kita katakan tidak.
- Ti.
- Tapi kalau berdialog
- kita sambut. Berdialog mencari kebenaran
- itu hal yang baik. Tapi kalau membantu
- dengan mensyiahkan orang yang menerima
- bantuan ini enggak benar. Nah, di
- kalangan Syiah juga terdapat orang-orang
- yang fanatik.
- yang dibutakan menganggap diri mereka
- Syb'bullahil mukhtar itu hamba-hamba
- Allah yang terpilih. Ya, mereka yang
- benar, merekalah ashabul haqin
- orang-orang yang berada dalam kebatilan.
- Di kalangan ahlusunah juga sama terdapat
- orang-orang seperti mereka. Betul gak?
- Bahkan siapa ahlusunah pun
- dipertanyakan.
- Asy'ari mengatakan mereka ahlusunah
- dengan syarat bahwa fikih mereka mengacu
- kepada salaf itu dari empat mazhab.
- Salafi mengatakan mereka bukan
- ahlusunah. Mereka mengatakan itu
- semuanya orang-orang ya yang sesat.
- Bahkan mereka mengatakan Asy'ari itu
- sesat dan yang mengikutinya orang yang
- sama dengan pengikut Yahudi. Boleh baca
- fatwa-fatwa mereka.
- Jadi kata ahlusunah pun dipertanyakan.
- Di kalangan Syiah yang menjadi pengikut
- Ahlul Bait yang sejati pun
- dipertanyakan. Saya bilang buangi
- nama-nama yang membawa sial buat kita
- Islam dan Muslimun. Nah, itu yang kita
- perjuangkan melalui radio silaturahmi
- ini. Begitu juga melalui umatan wahidah.
- Dan semua yang kita sampaikan semenjak
- kita kembali dari Mesir bersama
- ikhwan-ikhwan kita yang berjuang.
- Tujuannya adalah kembali kepada kalimat
- yang satu. Alla na'buda illallah wusrika
- bihi w bauna baunillah
- faqulim.
- Seluruh kaum muslimin, saudara kita.
- Baik itu Wahabi atau non Wahabi dengan
- syarat jangan Wahabi datang kemari
- menyebarkan fitnah, mengaut domba,
- menikam dari belakang atau menyesatkan
- sana, mengkafirkan sana. Kalau duduk
- dialog ahlan wasahlan. Kalau Anda
- berbeda dalam fikih itu interpretasi
- manusia. Kalau syariat yang datang dari
- Allah, wajib atas kita untuk kita terima
- samna wa tanpa membantah sedikit pun.
- Nah, yang menjadi sebab fitnah ini kan
- pendapat digunakan untuk menyerang
- [berdehem] sana maupun menyerang sini.
- Cuma kasihan banyak ustaz-ustaz dari
- kalangan salafi ini karena terikat
- dengan bantuan yang mereka terima,
- dengan travel-travel umrah juga
- keuntungan yang mereka raup. Akhirnya
- hati mereka yang saya khawatirkan mirip
- dengan apa? Dengan anjing-anjing yang
- diberikan makan tunduk kepada tuannya.
- Walaupun menggonggong orang baik pun
- mereka laksanakan. Yang penting apa?
- berikan makan saya. Tapi kalau manusia
- enggak mau dia berpikir berakal yang
- salah-salah, yang benar salah. Tapi
- kalau anjing diberikan makan oleh
- tuannya, dia berani diperintahkan
- menggonggong walaupun terhadap orang
- yang adil dan berjuang di jalan Allah.
- Serang dia bakal serang. Betul gak?
- Betul.
- Tapi kalau orang merdeka seorang mukmin
- dia tidak akan melakukan perbuatan yang
- bertentangan dengan iman dan nuraninya.
- Oleh karena itu saya menyerukan kepada
- ikhwan salafi, hentikan propaganda yang
- merugikan Islam. Karena ini apa? Ini
- bakal berbalik pada kalian. Kalau
- tersingkat ya kedok kalian, kalian bakal
- dimusuhi dan dibenci oleh semua bangsa
- Indonesia bahkan oleh semua kaum
- muslimin. Nah, kita harapkan
- mudah-mudahan sebelum terjadi hal
- tersebut, mari bersama-sama kita kembali
- kepada Allah mengikuti sunah rasul-Nya.
- Dan jangan kita berfanatik dalam
- pendapat yang kita ikuti. Silakan Anda
- ikuti, tapi tetap kita bernama muslimun.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik walu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih [mendengus]
- Ustaz Husein Alatas atas ee
- jawaban-jawaban dan juga pemaparannya di
- kesempatan hari ini. Ee alhamdulillah
- tadi terjawab beberapa pertanyaan dari
- Ikhwan akhwat, Ikhwan akhwat. Semoga ee
- pemaparan yang disampaikan oleh Ustaz
- Husein dan juga dia diskusinya
- menyadarkan kita bahwa ya ujian yang
- tengah terjadi, pergolakan yang tengah
- terjadi di Timur Tengah ini bukan hanya
- ya tadi sekedar dinamika politik dunia
- ya, melainkan juga tadi Ustaz sampaikan
- sudah ada terekam jejaknya dalam
- Al-Qur'an Ustaz ya.
- Betul.
- Dan sunah ya sebagai bahan ee tafakur
- untuk kita semua. Insyaallah banyak
- hikmah dan janji Allah yang akan menjadi
- penuntun bagi kita semua insyaallah yang
- tentunya mencari kebenaran secara
- objektif insyaallah. Demikian ikhwan
- akhwat sekali lagi terima kasih ustaz.
- Insyaallah kita bertemu lagi di lain
- kesempatan kita akhiri dengan eh kafatul
- majis. Subhanakbiamika asadu alla
- ilahailla anta astagfiruka riqi dan
- aluri. Billah taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.