Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:22 Alhamdulillah segala puji bagi Allah 0:24 Rabb semesta alam. Selawat serta salam 0:27 semoga senantiasa tercurah kepada 0:30 junjungan kita Nabi Besar Muhammad 0:32 sallallahu alaihi wasallam, keluarga, 0:34 sahabat dan pengikutnya hingga akhir 0:37 zaman. Ikhwan dan akhwat pendengar setia 0:40 Radio Silaturahim yang dirahmati Allah 0:43 Subhanahu wa taala. 0:45 Kembali kita berjumpa dalam program 0:47 tausiah sore edisi hari ini, Selasa, 24 0:51 September 2025. 0:54 Yang mana pada hari ini insyaallah kita 0:56 akan bersama-sama menyimak kajian penuh 0:59 makna yang akan menggetarkan hati dengan 1:02 tema detik-detik wafatnya Rasulullah 1:05 sallallahu alaihi wasallam. 1:09 Bersama guru kita, narasumber kita, 1:11 Ustaz Ahmad Jazuli Khalil. Insyaallah 1:14 kita akan diajak untuk merenungi momen 1:16 yang penuh haru ketika manusia terbaik 1:19 penutup para nabi meninggalkan dunia 1:22 fana ini. Dan semoga dari kisah penuh 1:25 hikmah yang nanti akan disampaikan oleh 1:27 guru kita, kita semua dapat mengambil 1:31 pelajaran tentang cinta Rasul kepada 1:34 umatnya dan bagaimana kita sebagai umat 1:37 beliau dapat menjaga iman dan amal 1:39 hingga akhir hayat. 1:42 Kita telah terhubung dengan guru kita 1:44 melalui aplikasi Zoom. Asalamualaikum 1:47 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:52 wabarakatuh. 1:53 Sehat, Ustaz? Ya, 1:54 alhamdulillah. 1:55 Alhamdulillah. Baiklah, ikhwan dan 1:57 akhwat, tanpa berpanjang lebar, kita 1:59 akan sama-sama menyimak tausiah yang 2:03 akan disampaikan oleh guru kita Ustaz 2:06 Ahmad Jazuli Khalil. Tafadol ustaz. 2:11 Asalamualaikum warahmatullahi 2:13 wabarakatuh. 2:15 [berdehem] 2:17 Alfatih had sayidina wa habibina 2:19 rasulillah 2:21 Muhammad ibni Abdillah sallallahu alaihi 2:23 wasallam waa alihi wa ashabihi 2:26 wawajihiri 2:28 baithikwani 2:30 minalursalinidinabi 2:46 Abdurahmanah 2:54 Ahmad Halwani Nawawi Akbar Nahdatul 2:58 Ulama K. Muhammad Hasyim Asari Waril 3:02 Muhammadiyah K. 3:11 wawajina 3:14 wa ahli baitina wailah minlimin 3:18 muslimatminah 3:21 fatihahubillahiminasyaitanirrajim 3:24 bismillahirrahmanirrahim 3:27 alhamdulillahiabbil alamin 3:29 arahmanirrahimiki 3:31 yaumiddin Iyaka na'budu wa iyyaka nasta 3:34 ihdinasiratal mustaqim shathalladzina 3:38 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 3:40 waladin. 3:42 Amin. 3:44 Bismillahirrahmanirrahim. 3:46 Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu 3:48 wasalamu ala asrofil mursalin. Sayyidina 3:52 wa maulana Muhammadin waa alihi 3:55 wasohbihi ajmain. Amma ba'du. Allahumma 3:59 inna amanna bih waam lakun narozna 4:04 [berdehem] 4:06 biryati jamali yaumalqiamah ya rabbal 4:09 alamin. 4:11 Para pendengar radia silaturahim yang 4:13 dirahmati Allah. Alhamdulillah kembali 4:16 kita panjatkan puji serta syukur ke 4:20 hadirat Allah Subhanahu wa taala yang 4:22 senantiasa melimpah curahkan nikmat 4:25 karunianya kepada kita, terutama nikmat 4:28 iman dan Islam, nikmat sehat walafiat, 4:31 nikmat panjang usia dalam taat, termasuk 4:35 nikmat dipertemukannya kita sore ini 4:38 dalam rangka menjalankan kewajiban kita 4:42 menuntut ilmu yang insyaallah Pada sore 4:46 ini kita akan melanjutkan kaji kita 4:49 tentang ikhtidar 4:51 wawafatuhu 4:53 sallallahu alaihi wasallam. Ya, 4:56 detik-detik menjelang wafatnya 4:58 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 5:02 Beberapa subtemuan-pertemuan 5:07 sebelumnya. Maka sore ini kita akan 5:11 membahas masa wafatnya Rasulullah 5:13 sallallahu alaihi wasallam. Perlu para 5:16 pendengar ketahui bahwa Rasulullah itu 5:19 sakit kurang lebih 18 hari. 5:24 Dan selama 18 hari itu para sahabat 5:28 mundar-mandir menjenguk Rasulullah 5:30 sallallahu alaihi wasallam. [berdehem] 5:34 Ee 5:36 selanjutnya 5:39 Sayidah Aisyah radhiallahu anha itu 5:42 menjelaskan, 5:44 "Falamma kana yaumu kana fi yaumil 5:48 ahad." 5:50 Ya, 5:52 ketika hari Ahad, 5:55 taquula fi marodihi faadzana Bilalun 5:58 bilan. 6:00 Ee Rasulullah merasa semakin berat. 6:05 Ingat Rasulullah itu wafat hari Senin 6:08 tanggal 12 Rabiul Awal. Nah, di hari 6:11 Ahadnya nih Rasulullah sangat apa 6:15 namanya? menderita sekali. Berat sekali 6:17 sakitnya beliau. 6:20 Lalu Bilal memandangkan azan 6:23 summa waqofa bil. 6:26 Setelah selesai mengumandangkan azan, 6:30 seperti biasanya sahabat Abu Bakar 6:32 menyuruh sahabat Bilal untuk 6:36 ee menemui Rasulullah karena para jemaah 6:39 atau kaum muslimin, para sahabat 6:41 menunggu untuk salat. 6:45 Kemudian sahabat Bilal berdiri di pintu 6:47 lalu fanada. Lalu beliau menyeru, 6:51 "Assalamualaika ya Rasulullah 6:53 warahmatullah. 6:55 Asalah 6:58 yarhamukallah. [berdehem] 7:00 Jadi Bilal mengucapkan salam kemudian 7:03 beliau mengatakan salat. Katanya 7:06 Rasulullah 7:08 ya salat nih para sahabat sudah menanti 7:12 yarhamukallah semua semoga Allah 7:14 merahmati engkau. 7:17 Fasami Rasulullah shallallahu alaihi 7:19 wasallam Bilal. 7:22 Rasulullah mendengar suara Bilal. 7:26 Kemudian faqalat Fatimah. 7:29 Sayidah Fatimah karena di dalam rumah 7:31 itu ada Sayidah Fatimah putrinya. 7:35 Semua istri-istri beliau yang sembilan 7:38 itu ada semua. Di samping juga ada 7:40 Sayidina Ali, Sayidina Ibnu Abbas ya dan 7:43 lain-lain. 7:45 Maka kata Fatimah ee Sayidah Fatimah 7:47 begini, "Ya Bilal, inna Rasulullah 7:50 sallallahu alaihi wasallam alyaum 7:52 masygulun binafsih." 7:55 Bilal Rasulullah sallallahu alaihi 7:57 wasallam hari ini, saat ini sedang 8:02 ee disibukkan dengan keadaan dirinya. 8:06 Artinya enggak sanggup untuk 8:09 melaksanakan 8:11 menjadi imam salat berjamaah karena 8:14 sakit kerasnya. 8:17 Nah, 8:19 kemudian sahabat Bilal fadakala Bilalul 8:22 masjida. Lalu Bilal masuk lagi ke 8:25 masjid. 8:27 Falamas far subhu. Maka ketika 8:30 [berdehem] 8:32 subuh itu sudah berwarna 8:35 kekuning-kuningan, 8:37 ya. Jadi belum belum ada yang menjadi 8:39 imam ya. Belum ada yang jadi imam. Nah, 8:42 waktu subuh itu sudah awan di sebelah 8:46 timur sudah kelihatan kekuning-kuningan. 8:50 Kemudian 8:54 [berdehem] 8:56 maka berkata sahabat Bilal, "Wallah 8:58 laqim 9:00 awistana sayidi Rasulullah sallallahu 9:03 alaihi wasallam. Demi Allah aku tidak 9:07 akan mengumandangkan iqamat 9:10 atau ya sayidku 9:14 sayidku." Jadi sahabat Bilal 9:17 mengucapkannya sayid kepada Nabi 9:20 sallallahu alaihi wasallam. Ya. Dan itu 9:24 tidak ada satuun yang menyalahkan, 9:26 Saudara. 9:28 sehingga ya menjadi adab memang bagi 9:31 kita semua untuk mengatakan kata sayid 9:34 kepada Nabi kita Muhammad sallallahu 9:36 alaihi wasallam seperti yang dicontohkan 9:38 oleh sahabat Bilal dan tidak ada satuun 9:42 sahabat yang protes 9:45 ya atau sayidku memberi izin 9:49 ya sayidku Rasulullah memberi izin 9:53 untuk mengumandangkan untuk me iya 9:57 mengumandangkan iqamah. 10:00 Kemudian kembalilah ee sahabat Bilal dan 10:04 berdiri lagi di pintu di pintu rumah 10:07 Rasul. Wanada assalamualaika ya 10:10 Rasulullah warahmatullah asalah. 10:15 Ya, kembali lagi mengucapkan salam 10:18 kemudian asalah. 10:20 Ayo kita dirikan salat yarhamukallah. 10:24 [berdehem] 10:26 Nah, selanjutnya fasama Rasulullah 10:28 sallallahu alaihi wasallam bilal. 10:31 Rasulullah mendengar lagi suara Bilal. 10:33 Kemudian faqala udul ya Bilal masuklah 10:36 wahai Bilal. 10:38 Inna Rasulullah alyaum masulun binafsih. 10:42 Rasulullah ini lagi sibuk dengan 10:45 dirinya. 10:47 Mur aba bakrin yusli binas. 10:50 Karena itu suruhlah Abu Bakar untuk 10:54 menjadi imam salat. 10:57 Ya 10:59 waduh ala umi 11:01 keluarlah sahabat Bilal dari rumah Rasul 11:05 sambil memegangi kepalanya begini. Hm. 11:09 Ya. Wahua yaaklasa 11:13 bilah. Tolonglah ya Allah. 11:16 Kata sahabat bilang 11:18 uroj putus sudah harapanku 11:23 fisri 11:25 dan hancur pecah sudah tulang-tulang 11:30 punggungku 11:32 laitani lam talidni ummi id waladatni 11:36 lam ashad min rasulillah sallallahu 11:39 alaihi wasallam hadal yaum 11:42 harap ibuku tidak pernah melahirkan aku 11:46 ketika melahirkan 11:49 sehingga aku tidak menyaksikan keadaan 11:52 Rasulullah di hari ini. 11:55 Summa qola ya Abu Bakar. Kemudian beliau 11:58 menghadap sahabat Abu Bakar lalu 12:00 berkata, "Wahai Abu Bakar, 12:03 [berdehem] 12:05 ala inna Rasulullah sallallahu alaihi 12:08 wasallam amaroka binas." 12:11 Ketahuilah Rasulullah menyuruhmu untuk 12:14 menjadi imam ya salat bersama para 12:17 sahabat. 12:19 Wataqadama Abu Bakrin annas. Maka 12:23 sahabat Abu Bakar kemudian maju ke 12:25 pengimaman atau ke mihrab. Wana 12:28 [berdehem] rajulan roqiqon. 12:31 Dan sahabat Abu Bakar itu memang seorang 12:34 yang sangat lembut hatinya, 12:37 yang sangat sensitif. 12:40 Begitu beliau masuk ke mihrab, 12:43 tempat di mana biasanya Rasulullah 12:46 menjadi imam. Di tempat itu berdiri 12:49 menjadi imam 12:51 dan sekarang tidak ada Rasulullah. 12:54 Dan beliau pun tahu betul ketidakadaan 12:57 Rasulullah karena keadaan Rasulullah 13:00 yang sedang sakit keras. 13:05 khwtil makan min rasulillah sallallahu 13:07 alaihi wasallam lam yatamal 13:11 anan alai 13:14 ketika beliau melihat pengimaman atau 13:17 mihrab itu kosong 13:20 yang biasanya di situ ada rasul sekarang 13:22 tidak ada sementara dia sendiri tahu 13:25 kalau Rasulullah sedang sakit keras lam 13:28 yatamalak 13:30 beliau tidak bisa menguasai dirinya nya 13:33 sehingga kemudian jatuh pingsan sahabat 13:36 Abu Bakar. 13:38 Wadjjal muslimuna bil buka. 13:42 Melihat sahabat Abu Bakar pinsan. 13:45 Seluruh manusia, para sahabat di situ. 13:48 Kemudian 13:49 terdengarlah gemuruh ya suara tangisan 13:53 para sahabat. 13:57 Fasamiha Rasulullah sallallahu alaihi 13:59 wasallam jannas. 14:01 Rasulullah mendengar suara gemuruh 14:05 tangisan tersebut. Faqola kemudian 14:08 beliau bertanya, "Ma hadjah?" 14:12 Suara gemuruh apakah ini? 14:15 Faqolu dojatul muslimin diqqdika ya 14:18 Rasulullah. 14:21 Itu adalah 14:23 gemuruh suara dari tangisan kaum 14:26 muslimin 14:28 karena mereka tidak mendapati engkau di 14:31 pengimaman wahai Rasulullah sallallahu 14:33 alaihi wasallam. 14:36 pada Nabi sallallahu alaihi wasallam Ali 14:39 BN Abi Thalib wabna Abbas 14:43 ya melihat keadaan begitu Rasulullah 14:46 yang sudah enggak sanggup berjalan 14:50 ya beliau manggil Ali Ali Ibnu Abbas ini 14:54 bawa aku ke pengimaman subhanallah 14:58 padahal beliau dalam keadaan sudah tidak 15:00 sanggup berjalan 15:02 karena tidak tega 15:05 ya melihat kaum muslimin di masjid 15:07 semuanya pada menangis 15:10 wattakaa alaihima 15:13 maka kemudian beliau bersandar kepada 15:16 dua orang sahabat yang mulia itu 15:19 dipapahnya Nabi 15:22 ya ke arah apa namanya ke pengimaman 15:28 fakja ilal masjid fas binas 15:32 kemudian [mendengus] Rasulullah salat 15:34 bersama para sahabat rakataini 15:37 khofifatain, 15:38 yaitu salat subuh dua rakaat yang 15:41 biasanya Rasulullah kalau salat subuh 15:43 baca suratnya panjang. 15:46 Tapi untuk kali itu 15:49 Rasulullah membaca surat yang pendek 15:52 sehingga agak [mendengus] cepetan. 15:55 Summa akbala biwajil malik. 15:58 Kemudian beliau 16:00 menghadap dengan wajahnya yang manis 16:05 ya alaihim kepada mereka semua. 16:09 Di mana semua para sahabat senyap, 16:12 tidak ada sedikit pun suara. 16:15 Semuanya menatap haru memandang 16:18 Rasulullah. 16:20 seakan-akan [berdehem] 16:23 inilah apa namanya tatapan atau 16:27 pandangan terakhir menghadap eh 16:29 memandang wajah kekasih-Nya yang sangat 16:32 mereka cintai. 16:35 Lalu faqala Rasulullah kemudian 16:37 bersabda, 16:39 "Masyaral muslimin, 16:42 wahai kaum muslimin, istaudukumullah. 16:47 Aku titipkan kalian semua kepada Allah 16:50 Subhanahu wa taala. 16:52 Antum fiillah wa amanatih. 16:55 Kalian semua dalam harapan Allah dan 16:58 perlindungan dan keamanannya. 17:01 Wallahu khalifati alaikum. 17:05 Allah adalah khalifahku atas kalian 17:07 semua. 17:09 Maasiral muslimin. Wahai kaum muslimin. 17:14 Alaikum bittiqillah. Kalian semua harus 17:18 bertakwa kepada Allahi 17:23 ba'di ba'di dan menjaga memelihara terus 17:28 ketaatan kepadanya sesudah wafatku. 17:32 Fainni mufariquun. 17:36 Karena aku akan meninggalkan 17:39 dunia ini. 17:41 Jadi Nabi Muhammad tahu kapan beliau 17:44 akan wafat. 17:46 Ya. 17:48 H awalu yaumin minal akhirah wa akhir 17:51 yaumin minad dunya. 17:54 Hari ini 17:56 adalah hari pertama akhiratku 18:01 dan hari dunia terakhirku. 18:06 Ini adalah ee hari Senin ya. Hari Senin 18:11 tadi kan subuh ee apa namanya? Ahad. 18:19 Nah, sudah selesai itu 18:23 lulu Sayidah Aisyah radhiallahu an 18:26 bersabda, 18:29 yaumuladzi mata fi Rasulullah sallallahu 18:32 alaihi wasallam w yaumul isnain 18:36 ro minhuatan fi awalin nahar. 18:40 Selesai salat subuh, Rasul kembali lagi. 18:43 Dan kata Sayidah Aisyah, 18:46 setelah itu Rasulullah mereka melihat 18:50 yang di rumah ini Rasulullah itu merasa 18:52 ringan. Semakin membaik itu semakin 18:56 membaik kondisinya 18:59 ya. 19:00 Nah, fatafarq minhuijal 19:04 manzilihim 19:06 wa hawaijim mustabsirin. 19:09 Maka kaum lelaki pada melihat kondisi 19:12 Rasulullah semakin baik, mereka gembira 19:15 sekali [mendengus] sehingga mereka 19:18 kemudian pada pulang ke rumahnya 19:20 masing-masing 19:22 dan menjalankan 19:26 apa hajat-hajat mereka yang biasanya 19:28 dagang ya dagang, yang biasa kerja ya 19:30 kerja gitu ya dengan penuh gembira 19:34 karena melihat kondisi Rasulullah 19:36 sallallahu alaihi wasallam semakin 19:38 membaik Dan ini sering para pendengar 19:41 ya, para ulama, para kiai ketika mau 19:47 meninggal 19:48 itu justru memberikan kegembiraan kepada 19:51 keluarganya. 19:53 sehingga keluarganya ini yang tadinya 19:55 berduka pada sedih, pada ini mereka 19:58 senang gitu, pada bisa istirahat gitu, 20:01 pada bisa tidur yang tadinya pada 20:04 menjaga ya siang malam isnya melek tapi 20:08 menjelang mengfat itu mereka melihat 20:11 tambah baik sehingga mereka merasa aman, 20:13 merasa tenang sehingga pada istirahat, 20:17 pada bisa tidur seperti yang terjadi 20:19 pada abah saya juga dulu. Begitu. 20:23 Wa ak Rasulullah sallallahu alaihi 20:26 wasallam bin Nisa. 20:28 Kemudian mereka meninggalkan Rasulullah 20:30 bersama para istri-istri mereka. 20:32 Sehingga yang di rumah itu waktu itu 20:34 adalah cuma istri-istri Rasulullah saja 20:37 bersama putrinya Sayidah Fatimah. karena 21:00 warahmatullah. 21:03 Iya, ini kenapa nih? 21:05 I 21:06 iya 21:09 kameranya. Nah, ini nih ada. 21:10 Iya. 21:16 Kameranya, Ustaz. 21:21 Ah. 21:45 Ik diya Ustaz sore hari ini tema yang 21:50 disampaikan oleh Ustaz Ahmad Jazuli 21:52 Khalil yaitu tentang detik-detik 21:55 wafatnya Rasulullah sallallahu alaihi 21:58 wasallam. 22:00 gitu ya. Dan bagi Anda ikhwan dan akhwat 22:04 yang sedang menyimak siaran kami dan 22:06 mungkin bagi Anda yang baru saja 22:09 bergabung kami ucapkan selamat bergabung 22:11 dan Anda yang saat ini 22:16 kembali ke rumah setelah selesai 22:18 beraktivitas 22:22 tetap berhati-hati di jalan, keluarga 22:24 menunggu di rumah ataupun sebaliknya. 22:28 Kami mohon maaf nampaknya ada sedikit 22:31 gangguan teknis dari Ustaz Ahmad Jazuli 22:34 Khalil. Dengan demikian untuk sementara 22:37 ini kami jeda sejenak ya ikhwan dan 22:39 akhwat ya Bang UF kita jeda terlebih 22:42 dahulu. Tetaplah bersama kami masih 22:44 dalam program tausiah sore. 23:02 Untuk Islam yang satu yang dipancar 23:05 luaskan dari Jalan Masjid Silaturahim 23:09 nomor 36 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. 23:12 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 23:15 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 23:17 Subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 23:19 masih bersama kami menyimak siaran kami 23:22 di sore hari ini bersama guru kita Ustaz 23:25 Ahmad Jazuli Khalil yang mengangkat tema 23:28 tentang detik-detik wafatnya Rasulullah 23:31 sallallahu alaihi wasallam. 23:34 Kami ingin menyapa ada Bapak Sayan 23:36 Rohili di Pulau Gebang yang menyimak. 23:39 Kemudian ada Ibu Ani. Alhamdulillah, Pak 23:42 Ustaz dan Nabi Agus semoga sehat 23:44 walafiat hadir menyimak di radio 23:47 pencerahan tausiah sore. Kemudian ada 23:50 Ibu Amina. Alhamdulillah saya menyimak, 23:53 Pak Ustaz. Dan juga ada Eyang Sri. 23:56 Baiklah ikhwan dan akhwat kami mohon 23:58 maaf karena tadi ada sedikit gangguan 24:01 teknis dan kita akan melanjutkan materi 24:03 yang disampaikan oleh Ustaz Hadjah Zuli 24:06 Kholil. Tafadol Ustaz. 24:10 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 24:14 [berdehem] 24:20 Maut alaihamb 24:22 habifi 24:24 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 24:26 ahsan. Jadi dalam riwayat Ibnu Abbas, 24:30 beliau enggak menceritakan 24:33 ee seperti yang diceritakan oleh Sayidah 24:36 Aisyah. 24:38 Jadi kalau Bunda Aisyah meriwayatkan 24:40 sesudah ee salat subuh itu Rasulullah 24:44 pulang. Nah, kemudian merasa beliau ini 24:47 ringan, tambah segar, tambah segar 24:50 sehingga kaum lelaki pada-pada pulang 24:53 menjalankan hajat-hajat mereka 24:55 masing-masing. 24:57 Yang tinggal bersama dengan Rasul cuma 25:00 istri-istri Rasulullah bersama putrinya 25:03 yaitu Sayidah Fatimah radhiallahu anha. 25:08 Nah, begitu mereka lagi pada pergi, 25:11 Allah Subhanahu wa taala kata sahabat 25:14 Ibnu Abbas itu berwahyu kepada malaikat 25:18 maut. Hai malaikat maut, turunlah kamu. 25:22 Temui kekasihku, 25:25 temui kekasihku Muhammad sallallahu 25:27 alaihi wasallam fi ahsani surah. 25:31 ya dengan rupa yang sangat cakep untuk 25:35 menghibur ya untuk menghibur karena 25:38 memang malaikat maut itu kalau 25:41 mendatangi orang mukmin 25:44 ya seperti yang sudah saya sampaikan itu 25:47 beliau menya dengan upah yang sangat 25:51 tampan sekali sehingga ketampanan ini 25:56 membawa kenikmatan bagi yang melihatnya 25:59 memandang nya dan kenikmatan memandang 26:03 malaikat maut ini yang akan menyebabkan 26:07 berkurangnya rasa sakit dicabut nyawa. 26:11 Dan bersama malaikat maut ini ada 500 26:14 malaikat lain yang masing-masing 26:17 malaikat ini menyampaikan kabar gembira. 26:21 Ya, yang kabar gembira yang disampaikan 26:24 oleh malaikat pertama itu berbeda dengan 26:27 kabar gembira yang disampaikan malaikat 26:29 kedua. Begitu juga seterusnya. Jadi, ada 26:32 500 kabar gembira sehingga bahagia 26:36 senangnya orang yang mau meninggal dan 26:38 ini akan mengurangi lagi rasa sakitnya 26:42 dicabut nyawa ini kepada umatnya. 26:45 Bagaimana kepada Nabi kita Muhammad 26:47 sallallahu alaihi wasallam, kekasih 26:48 Allah Subhanahu wa taala. 26:52 Warf biq ruhih. Lalu kata Allah, "Nanti 26:57 kalau kamu mencabut nyawanya, cabut 27:00 dengan lembut 27:02 ya, jangan kasar." 27:04 Maka turunlah malaikat maut. Kemudian 27:08 beliau berhenti di depan pintu 27:12 lalu kemudian mengucapkan, 27:14 "Assalamualaikum ya ahl baitin nubuwah. 27:17 keselamatan bagimu wahai penghuni bait 27:20 kenabian 27:21 waddanir risalah dan tempatnya 27:25 [berdehem] 27:26 tempat tinggalnya risalah wahtalafil 27:29 malaikah tempat mundar-mandirnya 27:31 malaikat 27:33 aadkhul aadhul katanya boleh aku masuk 27:37 kata malaikat maut 27:39 lalu sayidah aisyah radhiallahu anha 27:42 berkata kepada fatimah radhiallahu anhum 27:47 Ajibirjul 27:48 Fatimah itu jawablah salam seseorang di 27:52 luar pintu. Maka Sayidah Fatimah 27:56 kemudian berkata, "Ajarakallah fimans ya 27:59 Abdallah inna Rasulullah sallallahu 28:02 alaihi wasallam alyaum masgulun 28:05 binafsih." Semoga Allah memberikan 28:08 ganjaran kepadamu ya [berdehem] atas 28:12 perjalananmu wahai hamba Allah. 28:15 Sesungguhnya Allah, sesungguhnya 28:16 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 28:18 saat ini sedang sibuk dengan dirinya. 28:22 Ee kemudian ee Sayidah Fatimah enggak 28:25 tahu siapa ini yang mengucapkan salam 28:28 itu. Lalu malaikat maut mengucapkan 28:31 salam lagi yang kedua. ya, mengucapkan 28:34 salam yang kedua sampai tiga kali itu 28:38 malaikat maut mengucapkan salam dan 28:42 Sayidah Fatimah tetap memberikan jawaban 28:44 seperti semula. 28:46 Nah, 28:48 kemudian 28:51 orang itu memaksa pengin masuk rupanya 28:53 sudah tiga kali. Fasami Rasulullah 28:55 sallallahu alaihi wasallam malakal maut. 28:58 Rasulullah rupanya mendengar suara 29:01 malaikat maut. Kemudian lalu bersabda 29:04 Rasulullah, "Faqala ya Fatimah man fil 29:08 bab?" Fatimah, siapa itu di depan pintu? 29:13 Faqalat Sayidan Fatimah berkata, "Ya 29:15 Rasulullah, 29:17 wahai Rasulullah, 29:19 ini ada seseorang yang minta izin masuk. 29:23 Saya kami sudah menjawabnya sekali, dua 29:26 kali sampai tiga kali." 29:30 Begitu ucapan yang ketiga kali saya buka 29:34 pintu. 29:36 Saya tidak melihat seseorang tapi bulu 29:39 kuduk saya berdiri. Katanya Rasulullah 29:42 merinding saya 29:44 ya. Bulu kuduk berdiri dan apa namanya? 29:49 Persendian-persendian saya juga lemas. 29:53 Lalu Rasulullah sallallahu dengan 29:54 tersenyum mengatakan, "Ya Fatimah, 29:58 atadriil man bil bab. Tahukah kamu?" 30:01 Katanya Fatimah, "Siapa tuh orang yang 30:03 di pintu?" 30:05 Ya, [berdehem] 30:07 H hadimuladzat. 30:09 Ini ada adalah si penghancur segala 30:12 kelezatan 30:13 yang menceraiberaikan 30:16 jemaah. 30:17 Ini adalah yang membuat ee 30:21 wanita-wanita menjadi janda, 30:25 anak menjadi yatim. 30:27 Itu adalah yang merobohkan gedung-gedung 30:30 dan memakmurkan kuburan. Itulah malaikat 30:34 maut. Ya. Sallallahu alaihi 30:38 ya. Udkhul yarhamukallah ya malakal 30:41 maut. Ya, semoga Allah merahmati kamu. 30:45 Masuklah wahai malaikat maut. Kata Nabi 30:47 sallallahu alaihi wasallam. Maka 30:49 malaikat maut pun masuk. Lalu Rasulullah 30:52 sallallahu alaihi wasallam bertanya, "Ya 30:54 malakal maut jana zairon amqobon. 30:58 [berdehem] 30:59 Engkau ini datang 31:01 hanya mau berkunjung, mau menjenguk atau 31:06 mau mencabut nyawaku. 31:08 Maka jawab malaikat itu kemudian jiuka 31:12 zairon waqobidon. 31:14 Aku datang kepadamu 31:17 untuk berkunjung sekaligus juga untuk 31:21 mencabut nyawanya. 31:23 Tetapi Allah Subhanahu wa taala 31:25 memerintahkan kepadaku 31:29 agar aku tidak masuk ke rumahmu kecuali 31:32 atas izinmu. 31:34 Dan aku tidak boleh mencbut mencabut 31:38 rohmu kecuali atas izinmu juga. 31:42 Apabila engkau mengizinkan aku akan 31:45 masuk. Tapi jika engkau tidak 31:48 mengizinkan, 31:49 aku akan kembali kepada Allah azza wa 31:52 jalla. Itulah perintah Allah Subhanahu 31:55 wa taala. Para jemaah rahimakumullah. 31:59 Ya, [berdehem] 32:01 ini adalah 32:03 Rasulullah. 32:05 Malaikat maut itu enggak pernah minta 32:08 izin kepada siapapun apalagi 32:10 memperpanjang umur. Enggak ada. 32:17 Umur tidak bisa dipercepat, tidak bisa 32:19 ditunda, 32:21 tapi khusus untuk Nabi sallallahu alaihi 32:23 wasallam. Maka ada diserahkan kepada 32:28 Nabi kapan beliau pengin dicabut 32:30 nyawanya. 32:32 Maka Rasulullah sallallahu alaihi 32:33 wasallam kemudian bersabda, 32:36 "Ya [berdehem] 32:37 ee sebentar 32:40 ini waktunya Jibril datang. Di mana kau 32:43 tinggalkan Jibril? Malaikat maut. Kata 32:46 malaikat maut, "Aku tinggalkan Jibril di 32:50 langit dunia." 32:52 Begitu Rasulullah menanyakan malaikat 32:54 Jibril, ketika malaikat Jibril kemudian 32:57 datang, duduk di arah kepalanya 33:00 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 33:03 Sesudah itu kemudian 33:06 Rasulullah bertanya kepada Jibril, "Ya, 33:11 wahai Jibril, ini malaikat maut tadi 33:15 ngomong begini begini begini." Lalu apa 33:18 kata malaikat Jibril? Ya, [berdehem] 33:22 eh ya Muhammad inna rbaka ilaika mustaq. 33:27 Wahai katanya Muhammad, Tuhanmu itu 33:29 sangat merindukanmu. 33:32 Ya, dan tidak ada yang diinginkan 33:36 kecuali adalah tujuannya untuk 33:39 menghormati, 33:41 menyempurnakan 33:42 kepenghormatan dan ee pengagungan kepada 33:46 Engkau. Dan ini ee akan menjadi sunah 33:50 bagi umatnya. Jadi kalau ada orang yang 33:54 mau meninggal, berikan penghormatan, 33:58 berikan kesenangan, kepuasan hatinya. 34:02 Apa itu? Kalau kita umpamanya meninggal, 34:05 apa yang di yang paling menyenangkan 34:08 kita yang akan meninggal? Tentu kalau 34:10 saat itu orang-orang yang sangat 34:13 mencintai dan dicintai kita ada ya 34:16 bersama kita, istri kita, anak-anak 34:20 kita, orang tua kita, apalagi saudara 34:22 semua kumpul tentu hatinya itu merasa 34:26 bangga, merasa senang. Inilah ya satu 34:30 sunah dari Allah, dari Rasulullah. 34:32 Ketika beliau wafat, Allah memberikan 34:35 kabar gembira yang membuat senang Nabi 34:38 sallallahu alaihi wasallam sehingga 34:40 kemudian berhusnudan kepada Allah 34:43 Subhanahu wa taala. Apalagi sekarang e 34:47 karena itu kepada semua kita ni jemaah 34:51 kalau orang tua kita sedang sakit 34:53 apalagi kita pandang itu sudah tidak ada 34:56 harapan usahakanlah kemani orang tua 35:00 kita atau siapapun yang akan mati di 35:03 antara kita. Biar kata orang Sunda 35:06 regregatan biar senang hatinya ya. 35:11 Apalagi kalau umpamanya orang tua itu 35:14 bisa meninggal di rumah kita. Insyaallah 35:18 anak yang rumahnya menjadi tempat 35:22 wafatnya orang tua, maka hidup anak itu 35:26 akan berkah. Tapi sayang, kadang-kadang 35:29 anak justru enggak mau kalau orang 35:31 tuanya itu meninggal di rumahnya. Ini 35:34 adalah sebuah kebodohan bagi seorang 35:37 anak. Kalau dia itu mengerti tentang 35:40 berkah, maka luar biasa kalau orang tua 35:43 kita wafat di rumah kita. Sehingga di 35:46 kalangan para anak-anak saleh santri itu 35:50 suka berebut kalau orang tuanya sakit 35:52 supaya mereka dirawat oleh anaknya. Yang 35:56 pertama pengin ngerawat, yang kedua 35:58 pengin ngerawat gitu ya. Seperti juga 36:01 yang terjadi pada keluarga saya adalah 36:03 seperti itu ya. Bergantian anaknya 36:06 merawat. Ada harapan seandainya wafat, 36:09 wafat di rumahku alangkah baiknya. 36:13 Nah, para jemaah rahimakumullah. 36:16 Kemudian [berdehem] 36:19 Nabi sallallahu alaihi wasallam sesudah 36:21 itu kalau begitu kata Rasulullah ya ee 36:24 engkau tetaplah di sini sampai datang 36:28 itu malaikat ee ee malaikat maut. 36:31 Selanjutnya Rasulullah bertanya lagi 36:33 kepada malaikat Jibril. Kata Rasulullah 36:36 begini, eh 36:39 fabasyirni bimali indallah. Hai Jibril, 36:43 coba ceritakan, sampaikan kepadaku kabar 36:47 yang menggembirakan kepadaku di sisi 36:50 Allah Subhanahu wa taala. Faqola. Lalu 36:54 malaikat Jibril berkata, [berdehem] 36:57 "Aku akan menyampaikan kabar gembira 37:00 kepadamu wahai kekasih Allah. 37:02 Sesungguhnya inni abwab 37:06 faqat wal malaikahfanah 37:13 ya Muhammad aku tinggalkan ya itu 37:18 pintu-pintu langit terbuka saat ini 37:20 wahai Muhammad pintu-pintu langit 37:23 terbuka dan malaikat berdiri berbaris 37:27 sejak dari rumah ini terus sampai ke 37:30 langit en langit tujuh sampai ke 37:33 Sidratul Muntaha karena siap menyambut 37:36 datangnya rohmu wahai Rasulullah. 37:40 Ya. Lalu kata Rasulullah, "Liwajhi 37:43 rabbial hamd." Ya, segala puji bagi zat 37:47 Tuhanku. Rupanya itu penghormatan apa 37:51 kabar yang kayak begini tidak begitu 37:53 menggembirakan Rasulullah. 37:56 Fabasirni ya Jibril, coba beri lagi 37:59 kabar gembira kepadaku wahai Jibril yang 38:02 lainnya. Kata Jibril, "Wahai Muhammad, 38:06 pintu-pintu surga sekarang dibuka 38:09 dan sungai-sungai di surga sudah 38:12 bergerak mengalirkan air-airnya." 38:16 Ya, wa asjaruha qod tadallat. Sementara 38:20 poh pepohonan pepohonnya sudah 38:22 menjuntai. 38:24 Wah wuruha dan bidadari-bidadarinya qod 38:27 tazayyanat. 38:28 Mereka semua berhias dandan ruas 38:32 semuanya ya. Liudumika ya Muhammad 38:36 karena mereka akan menyambut kedatangan 38:39 rohmu hai Muhammad. 38:42 Qala liwajhi rabbial hamd. Kata Nabi 38:45 Muhammad, "Segala puji bagi zat 38:48 Tuhanku." 38:50 Ya, rupanya itu pun yang demikian belum 38:53 menggembirakan banget ke Rasulullah. 38:56 Rasul bangga, Rasul gembira, tapi bukan 38:59 ini yang paling menggembirakan 39:01 Rasulullah. Fabasyirni ya Jibril, coba 39:05 berilah kabar gembira yang lainnya. 39:07 Jibril Qwabir 39:13 ya Muhammad. 39:15 Ya, pintu-pintu neraka semua ditutup 39:18 Muhammad saat ini karena menghormati, 39:22 mengagungkan ya menyambut kedatangan 39:24 rohmu. Qaliwajhibial 39:28 hamd. Segala puji bagi zat Tuhanku, kata 39:31 Nabi. Rupanya Nabi juga belum begitu 39:34 gembira, belum tenang hatinya sudah 39:37 mendengar berita yang luar biasa ini 39:39 dari apa namanya? Dari malaikat Jibril. 39:42 Fabasyirni ya Jibril. Coba beri lagi 39:46 kabar gembira yang lainnya wahai Jibril. 39:49 Q anta a syafiin wa musyafi filqiamah. 39:54 Wahai Rasulullah, engkau adalah orang 39:58 yang pertama memberi syafaat dan orang 40:01 yang pertama diterima syafaatnya di hari 40:05 kiamat. 40:06 Ya qwajhibial 40:08 hab. Segala puji bagi Tuhanku. Kata 40:12 Nabi, masih kembali. Ini pun ya belum 40:16 menggembirakan beliau. Fabasyirni ya 40:20 Jibril, coba beri lagi saya kabar 40:23 gembira yang lainnya wahai Jibril. Qala 40:26 ya habibi amma tas'alunni. 40:29 Kata malaikat Jira, hai kekasihku, 40:32 lalu apa yang engkau minta, yang kau 40:35 tanya tentang apa engkau bertanya 40:38 kepadaku? Ini kabar gembira macam apa 40:42 yang kau inginkan? 40:44 Qa as'aluka 40:46 wahammi. 40:48 Aku bertanya kepadamu Jibril 40:51 tentang kesedihanku. 40:54 Ya. Kemudian apa? Kecemasanku. 40:58 Sesuatu yang membuat aku sedih, yang 41:01 membuat aku cemas. Apa ingin supaya ini 41:04 semua hilang dari aku? 41:07 Ya, manin liqiril Quran. Yaitu tentang 41:12 karunia anugerah [mendengus] bagi 41:14 orang-orang umatku yang membaca 41:16 Al-Qur'an sesudah wafatku dan juga 41:20 karunia yang akan diberikan kepada 41:22 orang-orang yang berpuasa di bulan 41:24 Ramadan 41:26 sesudah wafatku. juga anugerah yang 41:30 diberikan kepada umatku yang 41:32 melaksanakan ibadah haji di Baitullah 41:34 sesudah wafatku 41:37 dan juga anugerah yang diberikan kepada 41:39 umatku sesudah wafatku. 41:43 Jadi rupanya Rasulullah ini pengin tahu 41:46 apa yang akan Allah berikan kepada 41:48 umatnya. 41:50 Jemaah rahimakumullah. 41:52 Q. Lalu malaikat Jibril bersabda, 41:55 "Ubasyiruka ya Habiballah. 41:58 Aku akan sampaikan kabar gembira tentang 42:01 hal itu kepadamu wahai kekasih Allah." 42:05 Faallaha azza waalla yaakul. Allah azza 42:10 waalla berfirman 42:12 hartul jannahilya 42:15 wal umamtaha 42:18 anta wa umatuka ya Muhammad. 42:21 Kata Allah, "Aku haramkan surga atas 42:25 semua para nabi dan umat-umatnya 42:29 sehingga 42:30 engkau dan umatmu Muhammad masuk dulu ke 42:35 dalam surga." Ya. Nah, inilah rupanya 42:39 yang ditunggu-tunggu oleh Rasulullah. 42:42 Keselamatan umat, keselamatan kita 42:45 semua. Ya. Dan ini Allah sudah 42:48 mengharamkan kepada umat siapapun masuk 42:51 surga sebelum umatnya Nabi Muhammad 42:53 masuk surga. Dan ini karena 42:56 perjuangannya Rasulullah sallallahu 42:58 alaihi wasallam. Qala. Lalu Rasulullah 43:00 bersabda, "Alan 43:03 tobat nafsi. 43:06 Sekarang barulah nyaman hatiku Jibril. 43:10 Setelah Allah berjanji seperti itu, 43:14 para pendengar radi silaturahim 43:17 yang [mendengus] dirahmati Allah. Lalu 43:18 Rasulullah bersabda, "Udnu ya malakal 43:21 maut pantai ilama umirta." Mendekatlah 43:25 wahai malaikat maut, lakukan apa yang 43:28 diperintahkan kepadamu. 43:31 Namun sebelum itu para pendengar 43:35 ya, Rasulullah yang sebelumnya waktu 43:39 malaikat itu masuk itu semua istri-istri 43:43 Rasul suruh keluar. 43:45 Setelah Jibril datang ya malaikat masuk 43:48 itu lalu suruh masuk lagi. Maka masuklah 43:52 istri-istri Rasul. 43:54 bersama dengan istri Rasul yaitu Sayidah 43:57 Fatimah radhiallahu anha. Lalu ketika 44:00 Sayidah Fatimah masuk, Rasulullah 44:02 mengatakan, "Mendekatlah wahai", katanya 44:05 buah hatiku. Mendekat Siti Fatimah 44:09 dibisiki oleh Rasulullah. 44:11 Begitu selesai dibisiki, Sayidah Fatimah 44:14 mengangkat wajahnya ke atas. Matanya 44:18 berlinang air mata. 44:21 Ya, berlinang, menangis beliau begitu 44:23 sedihnya. 44:25 Kemudian enggak lama ditarik lagi leher 44:28 Sayidah Fatimah, dibisiki lagi oleh 44:30 Rasulullah. Begitu sudah dibisiki, yang 44:33 kedua, Sayidah Fatimah mengangkat 44:35 kepalanya ke atas dan beliau tertawa. 44:39 Beliau senang ya berseri-seri wajahnya. 44:43 Dan ini tidak lepas dari pengamatan 44:45 Sayidah Aisyah radhiallahu anha. Rupanya 44:48 Sayidah Aisyah ini heran. Ini ada orang 44:52 ya lagi menangis tiba-tiba langsung 44:55 kemudian tertawa senang dalam waktu yang 44:58 bersamaan. Ini jelas-jelas sangat 45:01 mengherankan sekali. Karena itu beliau 45:04 bertanya kepada Sayidah Fatimah, 45:06 "Fatimah, Rasul tadi membisikkan apa 45:10 kepada kamu sehingga bisikan pertama 45:12 kamu menangis, bisikan kedua kamu 45:15 tertawa." 45:17 Apa yang Rasulullah bisikkan? Sayidah 45:20 Aisyah eh Fatimah berkata, "Maaf, 45:22 [mendengus] aku tidak mau menceritakan 45:24 apa yang dirahasiakan oleh Rasulullah 45:27 kecuali nanti kalau Rasulullah sudah 45:30 tidak ada." 45:31 Makanya setelah wafatnya Rasul, Sayidah 45:34 Aisyah bertanya, "Kasata Sayidah 45:36 Fatimah, bisikan pertama itu mengatakan 45:40 begini, 45:41 wahai Fatimah, ya ini adalah hari 45:46 terakhirku bahwa aku akan mati hari ini. 45:51 Itulah yang membuat aku menangis ya." 45:54 Karena Rasul mengabarkan bahwa hari itu 45:58 akan akan wafat. 46:00 Berarti yang setiap hari beliau menatap 46:03 memandang wajah Rasulullah 46:06 ya untuk melafaz kerinduan. Entah berapa 46:10 lama nanti dia ini tidak memandang 46:13 Rasulullah. Itu yang membuat beliau ini 46:16 sedih luar biasa karena harus berpisah 46:19 dengan Rasulullah tidak bisa menatap 46:22 wajah Rasulullah sallallahu alaihi 46:24 wasallam yang biasanya tiap hari 46:26 ditatapnya. entah sebulan, setahun atau 46:30 berapa lamanya. 46:33 Namun begitu bisikan yang kedua, 46:35 Rasulullah kemudian mengatakan begini, 46:37 "Wahai Fatimah, aku memohon kepada Allah 46:42 [mendengus] agar keluargaku yang pertama 46:45 nanti apa namanya? Bertemu dengan aku 46:48 adalah Engkau. Dan aku mohon kepada 46:51 Allah agar Allah kumpulkan engkau 46:55 bersamaku nanti di surganya Allah. 46:58 Itulah yang membuat aku senang. Karena 47:01 dari keluarganya Rasulullah yang pertama 47:04 wafat itu adalah aku. Ya, ya Allah. Dan 47:08 memang sesuai dengan catatan sejarah, 6 47:12 bulan setelah wafatnya Rasulullah, 47:14 Sayidah Fatimah kemudian menyusul jemaah 47:18 rahimakumullah. Ya, jadi dikabarin orang 47:21 yang mati pertama malah senangnya luar 47:23 biasa Siti Fatimah ya. Kenapa? Itulah 47:26 cinta mahabbah. Kalau orang cinta maka 47:31 dia pengin bertemu dengan orang yang 47:33 dicintainya. Dan di beliau tidak mungkin 47:36 bertemu lagi kecuali sesudah sesudah 47:39 beliau wafat. Maka ketika dikabarkan dia 47:42 akan wafat yang pertama tentu ini 47:45 membuat dia gembira bukan karena 47:47 kematiannya tapi karena pertemuannya 47:50 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 47:52 wasallam. [berdehem] 47:54 Selanjutnya Sayidah Sayidina Ali 47:56 radhiallahu anhu bertanya, 47:59 "Wahai Rasulullah, jika engkau kemudian 48:03 meninggal, lalu siapa nanti yang 48:05 memandikan engkau?" Maka, "Dan siapa 48:09 yang mengkafani engkau?" kata 48:10 Rasulullah. Kemudian nanti yang 48:13 memandikan aku, mengkafani aku adalah 48:17 kaum lelaki dari keluargaku yang paling 48:19 dekat. kemudian yang yang ee agak 48:24 dekatan lagi dan seterusnya ya. Nah, 48:28 jadi dan ini dalam fikih dikatakan sunah 48:32 bagi ee bagi mayit laki-laki yang 48:36 memandikan adalah keluarganya yang 48:39 laki-laki. 48:40 Kalau yang perempuan yang memandikan 48:42 perempuan. Tetapi bukan berarti kalau 48:46 seorang ayah meninggal ya, anak 48:49 perempuannya enggak boleh memandikan. 48:50 Tidak boleh. Boleh. Begitu juga 48:54 sebaliknya, seorang ibu meninggal, anak 48:56 laki-lakinya boleh memandikan. Karena 48:59 bagi anak laki-laki aurat ibu dengan 49:02 aurat bapak sama saja. Bahkan seorang 49:05 istri boleh memandikan suaminya, begitu 49:08 juga suami boleh memandikan istrinya. 49:10 Itu dalam fikih begitu. Cuma afdalnya 49:14 adalah seperti yang dilakukan terhadap 49:17 jenazahnya Rasulullah sallallahu alaihi 49:20 wasallam. 49:22 Nah, selanjutnya, lalu bagaimana kami 49:24 mensalatkan engkau wahai Rasulullah? 49:27 Maka kata Rasulullah, "Apabila nanti aku 49:30 sudah dimandikan, sudah dikafani, ya, 49:34 maka letakkan aku di atas tempat tidurku 49:37 di pinggir kubur." di pinggir kuburku, 49:41 yaitu di kamarnya Sayidah Aisyah 49:43 radhiallahu anha. Ya. Nah, selanjutnya 49:49 nanti kalian semua pada keluar karena 49:52 yang pertama mensalatkan aku adalah 49:55 Allah Subhanahu wa taala. Ain fauhi 49:58 arsih dari atas arasnya. Anda pendengar 50:02 jangan kemudian ee ee membayangkan bahwa 50:07 Allah itu rukuk ya, takbir dan 50:10 sebagainya. Tidak tentu enggak seperti 50:12 itu ya. Allah itu kalau berselawat atau 50:16 salat adalah memberikan rahmat, memberi 50:20 barokah dan memujinya. Itulah salatnya 50:24 Allah. 50:26 Nah, sesudah itu kemudian nanti dari 50:28 kalangan malaikat yang pertama 50:30 mensalatkan adalah Jibril, Mikail, 50:34 Israfil, dan izrail. Kemudian 50:36 malaikat-malaikat langit, lalu 50:38 malaikat-malaikat yang akan di bumi. 50:40 Sesudah itu barulah keluargaku. 50:44 Keluargaku dulu. Makanya kalau ada di 50:46 antara kita yang meninggal sebelum 50:48 dibawa ke masjid, salatkan dulu oleh 50:51 keluarganya di rumah. Baik itu laki-laki 50:54 maupun perempuannya semuanya ikut 50:56 mensalatkan baru dibawa ke masjid. 50:59 Kemudian seperti [mendengus] yang 51:00 dilakukan terhadap jenazahnya Rasulullah 51:03 sallallahu alaihi wasallam. Sesudah itu 51:06 kata Rasulullah, sumadulu faquumu 51:09 sufufan sufufan. Ah, silakan kalian 51:12 masuk ya ee berbaris sebaris-sebaris 51:15 gitu ya. Ee bersap-sap. Nah, [berdehem] 51:20 kemudian Sayidah Fatimah bertanya, 51:23 "Wahai Rasulullah sallallahu alaihi 51:24 wasallam, alyaum alfiraq ini hari 51:28 perpisahan. 51:30 Famata alqabq." Lalu kapan saya bisa 51:32 bertemu dengan engkau wahai Rasulullah? 51:35 Qha bani talqoni yaumalqiamah indal haud 51:41 putriku. Ya nanti katanya kalau engkau 51:45 meninggal engkau akan bertemu dengan 51:47 aku. Kau temui aku di haul di apa 51:51 namanya? Ee telaga Kautsar. 51:54 Lalu kata Sayidah Fatimah, "Faillam alq, 51:57 kalau aku tidak menemui engkau di sana 51:59 Rasulullah, ke mana saya harus mencari 52:02 engkau?" Talqoniat 52:05 kata Rasulullah, "Talqonial mizan." 52:08 Temui aku di mizan karena di sanalah aku 52:11 akan memberikan syafaat kepada umatku. 52:15 Kalau di mijan tidak ditemui, "Wahai 52:17 Rasulullah." 52:18 Lalu kata Rasulullah sallallahu alaihi 52:20 wasallam, 52:26 umati minar. 52:28 Ya nanti temui aku di sirat ya di 52:32 jembatan karena di sana aku akan 52:37 aku akan berseru kepada Allah ya Rabb 52:40 salim umati salim umati. Jadi Rasulullah 52:43 di sana akan menyeru kepada Allah, "Ya 52:47 Allah, selamatkan umatku, selamatkan 52:50 umatku." Bahkan dalam riwayat lain 52:54 diriwayatkan bahwa 52:57 fariquun fil jannah waikun fir. Itu ayat 53:00 Al-Qur'an yang mengatakan nanti di 53:03 akhirat itu sekelompok itu akan ee masuk 53:06 ke dalam surga dan sekelompok manusia 53:09 nanti akan masuk ke dalam neraka. Dan 53:12 kata beliau, "Nanti Ibrahim, Nabi 53:14 Ibrahim akan berdiri di jalan yang 53:17 menuju ke surga, sedangkan aku akan 53:21 berdiri di jalan yang menuju ke neraka." 53:24 Para sahabat K bertanya, "Wahai 53:26 Rasulullah, engkau kan lebih mulia, 53:29 lebih agung dari Nabi Allah Ibrahim. 53:31 Kenapa engkau berdiri di jalan menuju 53:34 neraka?" Kata Rasulullah, "Sengaja aku 53:37 berdiri sana, barangkali nanti ada 53:40 umatku yang lewat ke sana." Jadi, Nabi 53:43 akan menghadang. Takut barangkali nanti 53:46 ada umatnya yang menuju ke neraka. 53:49 Dihadang dulu Rasul, "Ya Allah, 53:53 seperti itulah pemimpin agung sayangnya 53:56 kepada umatnya melebihi sayang ayah 53:59 bundanya kepada kita semuanya. 54:06 Selanjutnya jemaah rahimakumullah. Lalu 54:09 malaikat maut mendekat ketika dicabut ya 54:13 sampai roh itu ke apa namanya? 54:17 [mendengus] 54:18 Jadi beliau ini berbaring di pangkuan 54:20 Sayidah Aisyah radhiallahu anha dan itu 54:24 keringat luar biasa dari kening dan 54:27 pelipis Rasulullah. Ya, seperti yang 54:29 saya katakan 54:31 bahwa Rasulullah sallallahu alaihi 54:33 wasallam bersabda, 54:35 orang kalau orang baik itu ketika 54:39 meninggal ini ada tiga tandanya. Satu 54:42 keningnya, pelipisnya ya itu berkeringat 54:46 terus. Berkeringat. [mendengus] 54:48 Yang kedua, matanya berair. Yang ketiga, 54:52 bibirnya kering. Nah, kalau orang yang 54:56 orang kafir, ya lah itu saat dicabut 54:59 nyawa pertama lehernya berbunyi seperti 55:04 hewan yang dijerat lehernya. Kenapa? 55:08 Karena kalau orang mukmin dicabut nyawa 55:10 itu adalah dengan ee keringatnya. 55:14 Sementara orang kafir itu dari rahang 55:17 bawahnya. 55:18 Yang kedua, mukanya berwarna merah, 55:21 kemerah-merahan. 55:23 Ya. Jadi kalau yang tadi tiga keningnya 55:27 berkeringat, [mendengus] ee matanya 55:29 berair dan bibirnya kering. Itu tiga 55:33 tanda itu adalah bagian dari rahmat 55:36 Allah yang Allah berikan kepada 55:39 hambanya, kepada orang itu. Nah, kalau 55:41 orang kafir tadi satu seperti hewan yang 55:44 dijerat lehernya, kedua mukanya berwarna 55:46 kemerahan, yang ketiga berbusa. 55:50 Ya. Dan itu adalah bagian dari azab 55:53 Allah yang ditimpakan kepadanya. Wali 55:56 iyadzubillah. Makanya Sayidah Aisyah 55:59 ketika bertanya, "Rasulullah, keringatmu 56:01 begitu banyak wahai Rasulullah karena 56:04 terus dilapin sama beliau ini ya." 56:06 Nah, kata Rasulullah, "Wahai Aisyah, ya 56:10 orang mukmin itu rohnya keluar dengan 56:13 keringat. Kalau orang kafir adalah dari 56:16 rahang bawahnya." 56:18 Para pendengar radio silaturahim yang 56:20 dirahmati Allah, maka ketika roh sudah 56:23 sampai lutut Nabi sallallahu alaihi 56:25 wasallam mengatakan ah gitu merasa sakit 56:28 ya [mendengus] pelama baraguh ilah. Dan 56:31 ketika sudah sampai ini puser nadan Nabi 56:35 sallallahu alaihi wasallam wa karobah 56:38 aduh katanya ya sakitnya 56:42 ya. Lalu kata Sayid Fatimah karbi 56:46 liqurbika ya abata 56:49 kesedihanku di atas kesedihanmu wahai 56:52 ayahanda 56:54 palama balaguh iladwah. Dan ketika roh 56:57 itu sampai ke dadanya Nabi sallallahu 57:00 alaihi wasallam. Q Nabi sallallahu 57:02 alaihi wasallam, "Ya Jibril ma asadu 57:06 maut. Alangkah sakitnya ini ya pedihnya 57:10 dicabut nyawa ini wahai Jibril." Fawalla 57:12 Jibril alaihi salam wajah an Rasulullah 57:16 sallallahu alaihi wasallam. Sampai 57:17 Jibril memalingkan wajahnya karena 57:19 enggak tega melihat Rasulullah yang lagi 57:21 dicabut nyawanya. Lalu Rasulullah 57:24 sallallahu alaihi wasallam bersabda, 57:25 "Wahai Jibril, kamu tidak sukakah 57:27 melihat aku Jibril?" Kata malaikat Jil, 57:31 "Wahai kekasihku, siapa yang kuat 57:33 hatinya melihat engkau dalam kondisi 57:36 seperti ini dalam keadaan sakarul maut? 57:38 Saya bukan benci, tapi saya tidak 57:41 sanggup melihat kondisi engkau seperti 57:43 ini. Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 57:47 wasallam memohon kepada Allah, "Ya 57:48 Allah, 57:50 kalau seperti ini sakitnya dicabut 57:52 nyawa, aku mohon sakitnya dicabut nyawa 57:57 umatku 57:58 timpakanlah kepadaku, ya Allah." 58:02 Jadi Rasulullah minta nanti kalau kita 58:05 dicabut nyawa, sakitnya itu biar Nabi 58:07 yang menanggung. 58:09 Jadi kalau Nabi merasa sakit wajar. 58:11 Kenapa? Karena menanggung juga sakitnya 58:14 umat. Dan kita ini sudah diringankan 58:17 dengan sebab ditanggung oleh Nabi 58:19 sallallahu alaihi wasallam. Pemimpin 58:22 manakah saudara yang rela menanggung 58:25 penderitaan umatnya asalkan umatnya 58:30 bahagia? 58:31 Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 58:33 wasallam 58:34 dicabut nyawanya 58:37 dan itu adalah terjadi di waktu dhha di 58:41 hari Senin. Ya. Apa kalimat yang 58:44 terakhir keluar dari mulut Nabi 58:46 sallallahu alaihi wasallam yang sering 58:49 diucapkan oleh Rasulullah? adalah empat. 58:52 Asalah asalah 58:55 salat salat yang kedua azzaka 58:59 yang ketiga, Annisa. Annisa wanita 59:03 wanita wama malakat aimanukum. Yang 59:06 keempatnya adalah budak, hamba sahaya. 59:09 Itu empat. Dan Nabi mengatakan bahwa 59:13 barang siapa yang ingin supaya hidupnya 59:17 berpegang teguh kepada agama, kepada 59:20 tali Allah, jangan tinggalkan salat 59:23 berjamaah. 59:25 Asalah maal jamaah itu adalah ee ee 59:30 penafsiran dari kata asalah. Asalah 59:33 seperti dijelaskan di dalam kitab ee 59:36 ithaf Saadatihafus 59:39 Saadatil Muttaqin syarah kitab Ihya 59:42 Ulumiddin. Para pendengar radia 59:44 silaturahim. Itulah ee jadi mengenai 59:49 wafatnya Rasulullah. Jadi Rasulullah 59:51 sallallahu alaihi wasallam wafat di hari 59:53 Senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun 13 59:58 Hijriah. Beliau lahir di hari Senin 1:00:02 tanggal 12 Rabiul Aal. Beliau hijrah 1:00:05 dari Makkah sampai di Madinah tanggal 12 1:00:08 Rabiul Awal hari Senin. Dan beliau pun 1:00:11 wafat di hari Senin tanggal 12 Rabiul 1:00:14 Awal waktu duha dan dikuburkan di malam 1:00:17 rebo. 1:00:19 Mudah-mudahan dari ee apa namanya? kisah 1:00:23 tentang ee sakit dan lafaznya Rasul, 1:00:27 kita bisa memetik beberapa hikmah buat 1:00:30 kita semua. Jadi, Nabi itu seperti 1:00:32 dikatakan oleh apa namanya ee oleh 1:00:37 sahabat Abu Bakar itu baik dalam semasa 1:00:40 hidup maupun wafatnya. Begitu Rasulullah 1:00:43 sallallahu alaihi wasallam wafat, maka 1:00:46 sahabat Abbas mengabarkan kepada para 1:00:48 sahabat yang lain. Ya. Dan ini nanti 1:00:51 akan kita ceritakan bagaimana kejadian 1:00:54 sesudah wafatnya Rasulullah sallallahu 1:00:58 alaihi wasallam insyaallah pada 1:01:00 pertemuan yang akan datang. Semoga Allah 1:01:03 subhanahu wa taala memberikan kekuatan 1:01:05 lahir batin kepada kita. Allah tambahkan 1:01:08 iman Islam kita. Allah kuatkan keyakinan 1:01:11 kita. Allah kokohkan pendirian kita. 1:01:15 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 1:01:17 diridai dan dicintainya. Dan Allah 1:01:19 jadikan kita semua termasuk orang-orang 1:01:22 yang mampu bis meneladani Rasulullah 1:01:26 sallallahu alaihi wasallam baik semasa 1:01:28 hidup maupun ketika dan sesudah wafat. 1:01:31 Wallahuam. 1:01:37 Jazakallah Ustaz Ahmad Jazuli Kholil 1:01:40 atas tausiahnya di sore hari ini. Dan 1:01:43 kita langsung kepada pertanyaan, Ustaz 1:01:46 ya atau mau jeda saja? 1:01:50 Jeda sebentar deh. 1:01:52 Jeda sebentar. Baiklah ikhwan dan 1:01:54 akhwat, tetaplah bersama kami masih 1:01:56 dalam program tausiah sore. 1:02:02 [musik] 1:02:14 Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat yang 1:02:16 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kini 1:02:18 tiba saatnya kita masuk pada 1:02:20 pertanyaan-pertanyaan yang sudah ee Anda 1:02:24 kirimkan. 1:02:29 Ada Bapak Arwin begitu ya. Kemudian 1:02:32 Bapak Arwin mengucapkan 1:02:35 semoga Pak Ustaz dan juga pejuang dakwah 1:02:37 serta para pendengar Radio Rasil selalu 1:02:39 dalam keadaan sehat walafiat. Terima 1:02:42 kasih atas tausanya, Ustaz. Kemudian ada 1:02:45 Bapak Budi Hartono, ada Ibu Sandi 1:02:49 Wwiartama, 1:02:51 ada Ibu Ani, Tuan Barondi Betawi, Umi 1:02:56 Amaliah, dan Ibu Rukmini serta Bapak 1:03:00 Yuman di Gunung Putri. Kalau dari Ibu 1:03:04 Ani bertanya, "Pak Ustaz, apakah putri 1:03:08 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:03:10 memanggil ayahnya Rasulullah atau 1:03:12 bagaimana, Ustaz? Itu saja, 1:03:16 ya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:03:20 Jadi [berdehem] 1:03:22 Rasul yang saya tahu Sayidah Fatimah 1:03:25 maupun putrinya Rasul memanggil Rasul 1:03:28 itu ee 1:03:31 kadang-kadang manggilnya Rasulullah 1:03:34 kadang-kadang memanggil ee abah ya 1:03:38 abatah ya abi ya. Nah, itu tergantung ee 1:03:43 apa namanya? Situasi dan kondisinya 1:03:47 itu seperti itu. Tapi yang paling banyak 1:03:50 memanggilnya Rasulullah. Ya, kayak ee 1:03:54 kita juga kan suka kalau lagi 1:03:58 menceritakan ya enggak menyebut dengan 1:04:00 bap ee menyebutkan dengan bapak tapi 1:04:03 dengan dengan gelar dengan jabatan. Ya, 1:04:06 begitu juga adalah putri-putrinya 1:04:09 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:04:11 Wallahualam. 1:04:12 Baik. Wallahuam. Bawab. 1:04:16 Ee pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. 1:04:18 Pertanyaan dari Ibu Maryam di Cibubur. 1:04:22 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:23 wabarakatuh. 1:04:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:27 wabarakatuh. 1:04:29 Saya sering mendengar kisah detik-detik 1:04:31 wafatnya Rasulullah sallallahu alaihi 1:04:33 wasallam yang penuh hikmah dan nasihat. 1:04:36 Apa sebenarnya pesan terbesar yang 1:04:38 Rasulullah tinggalkan untuk umatnya di 1:04:40 saat-saat terakhir beliau? 1:04:43 I. 1:04:45 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 1:04:48 Kalau kita lihat pada hari sebelum 1:04:51 wafatnya Rasul 1:04:52 Heeh. Rasulullah sallallahu alaihi 1:04:55 wasallam [berdehem] 1:04:58 itu 1:04:59 ee seperti diceritakan oleh sahabat 1:05:02 Jabir bin Abdullah dan juga sahabat Ibnu 1:05:05 Abbas radhiallahu anhu. 1:05:07 Beliau sallallahu alaihi wasallam 1:05:09 berkhotbah. di dalam khotbahnya itu 1:05:11 kemudian beliau ee meminta kepada 1:05:15 kaumnya barangkali kata Nabi, "Ada yang 1:05:19 pernah aku sakiti 1:05:23 atau yang punya hak ya atasku. 1:05:27 Entah aku pinjam uang misalkan yang 1:05:30 belum dibayar 1:05:32 atau mungkin pernah aku menyakiti ya." 1:05:37 Nah, sehingga kemudian oh iya sahabat, 1:05:40 "Iya Rasulullah, engkau pernah minjam 1:05:42 ini kepada saya." Akhirnya Rasulullah, 1:05:45 "Pulan tolong bayarkan" katanya. Nah, 1:05:48 kalau Ukasah kan lain. 1:05:51 Jadi Rasulullah sallallahu alaihi 1:05:52 wasallam minta sampai akhirnya Ukasah 1:05:55 berdiri. Saya Rasulullah ya. Apa itu? 1:05:59 Katanya kesalahan saya kepadamu Ukasah. 1:06:02 Kesalahanmu engkau. Saya enggak tahu 1:06:04 apakah waktu itu sengaja atau tidak. 1:06:07 Dalam satu peperangan engkau mencambuk 1:06:10 saya. 1:06:12 Kata Rasulullah sallallahu alaihi 1:06:13 wasallam, "Celakalah wahai Hukasah. Mana 1:06:16 mungkin ada seorang nabi sengaja 1:06:19 menyakiti umatnya." Itu enggak mungkin, 1:06:21 kata Nabi. Tapi walaupun begitu, kau 1:06:24 tetap berhak untuk men apa namanya? ee 1:06:27 membalas kisah itu ee qisos itu ya. Ee 1:06:32 makanya Rasulullah kemudian menyuruh 1:06:35 Sayidina Ali untuk mengambil cambuk ke 1:06:37 sepada Sayidah Fatimah. 1:06:39 Heeh. 1:06:39 Pergilah ke sana. Ditanya oleh Sayidah 1:06:42 Fatimah, "Untuk apa?" Katanya cambuk ini 1:06:45 untuk mencambuk Rasulullah. 1:06:47 Kenapa? Diterangkan oleh Sayidina Ali 1:06:50 bla bla bla bla bla. Ya, akhirnya sudah 1:06:54 ringkasnya cerita cambuk sudah dipegang 1:06:57 oleh Ukasah. Silakan kata Ukasah. Tapi 1:07:00 Rasulullah 1:07:02 waktu itu katanya saya lagi enggak pakai 1:07:06 baju ya. Dia juga dibuka bajunya dan 1:07:10 engkau yang mengajarkan kepada kami 1:07:13 keadilan. Karena itu saya juga minta 1:07:15 agar engkau pun membuka baju Anda. 1:07:18 Hm. 1:07:19 Akhirnya Rasulullah buka baju. Wah, 1:07:21 sahabat sudah marahnya luar biasa. Tapi 1:07:24 mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena 1:07:26 di situ ada Rasulullah. 1:07:30 Semarah apapun ada yang lebih berhak 1:07:32 untuk menentukan, mengambil keputusan, 1:07:36 menetapkan hukum, yaitu adalah hakim 1:07:39 tertinggi Rasulullah sallallahu alaihi 1:07:41 wasallam. Makanya enggak ada yang main 1:07:42 hakim. Penginnya sih mereka gebugin aja 1:07:45 kepada sahabat Ukasa. 1:07:48 Ya, dibuka baju Rasulullah sallallahu 1:07:50 alaihi wasallam. Bisa dibayangkan 1:07:53 kulitnya Rasulullah itu putih 1:07:55 kemerah-merahan. Ya Allah, kalau 1:07:57 dicambuk itu kayak apa kulit seperti 1:07:59 itu? Makanya sahabat Abu Bakar loncat 1:08:03 dia itu kemudian mengatakan, "Wahai 1:08:05 Ukasah, ya umurku dengan umur Rasulullah 1:08:10 itu sama di mana dari kecil aku selalu 1:08:12 bermain bersama Rasulullah. Di mana ada 1:08:15 Rasulullah, di situ ada aku. Dan sebelum 1:08:18 kalian semua beriman, akulah orang yang 1:08:21 pertama beriman kepada Rasulullah dan 1:08:23 kemudian Rasulullah menjadi menantukku. 1:08:27 Ya. Nah, karena itu cambuklah aku 1:08:29 engkasah dengan mencambuk aku. Ya, sama 1:08:34 dengan engkau mencambuk Rasulullah. 1:08:36 Berapa kali kau ingin mencambuk aku, 1:08:38 lakukan sebagai ganti ya Rasulullah. 1:08:42 [mendengus] 1:08:43 Tapi apa kata sahabat Mukasah? Wahai Abu 1:08:45 Bakar, ya urusanku dengan Rasulullah 1:08:48 bukan denganmu. H 1:08:50 kalau kata Rasulullah, Abu Bakar, 1:08:52 sudahlah Allah sudah menetapkan surga ya 1:08:57 untukmu, untuk menetapkan mengetahui 1:09:00 tempatmu di surga nanti. Turun Abu Bakar 1:09:03 loncat sahabat Umar. 1:09:06 Ya, begitu juga sahabat Umar 1:09:09 mengungkapkan beberapa kalimat yang 1:09:11 intinya minta supaya cambuk enggak 1:09:13 diberikan kepada Rasul, tapi sahabat 1:09:15 Umar yang menjadi apa namanya? 1:09:18 penggantinya 1:09:20 ya. 1:09:21 Tapi sahabat ukasah kembali ini urusanku 1:09:24 dengan Rasulullah bukan denganmu. Turun 1:09:28 sahabat Umar loncat sahabat Utsman turun 1:09:32 sahabat Utsman loncat Sayidina Ali. 1:09:35 Sayidina Ali turun loncat Sayidina Hasan 1:09:38 dan Husein untuk menggantikan kedudukan 1:09:41 Rasulullah menerima cambukan ya semuanya 1:09:45 kemudian turun. Begitu sudah sepi, 1:09:49 sahabat enggak ada yang mau menatap 1:09:51 karena enggak tega melihat bagaimana 1:09:53 tubuh yang putih itu harus apa namanya 1:09:57 ee menerima pukulan cambuk. Lalu 1:10:00 mendekat sahabat e Ukasah ya. Nah, 1:10:04 tiba-tiba 1:10:05 tidak didengar bunyi cambuk. Yang ada 1:10:08 adalah tangisan. Ternyata Ukasah 1:10:11 kemudian memeluk tubuh Nabi ya, menciumi 1:10:14 tubuh Nabi. 1:10:15 Allah. 1:10:16 Lalu apa kata Ukasah? Wahai Rasulullah, 1:10:20 satu kali engkau mengatakan, dua kali 1:10:23 mengatakan aku diam. 1:10:26 Tapi begitu ketiga kali engkau 1:10:29 mengatakan ini jelas sebagai petanda 1:10:32 bahwa engkau akan meninggalkan kami 1:10:35 semua 1:10:35 Allah. 1:10:36 Engkau makhluk yang agung tentu akan 1:10:39 berada di surga firdaus yang paling 1:10:42 tinggi 1:10:42 Allah. Sementara akuasa manusia yang 1:10:46 penyuh dosa ini tentu tidak akan bersama 1:10:49 denganmu. Karena itulah aku berharap 1:10:52 ingin menyatukan kulitku dengan kulitmu. 1:10:56 Dan aku yakin setiap kulitku yang 1:10:58 tersentuh kulitmu itu tidak akan 1:11:01 terbakar oleh api neraka. Allah. 1:11:04 Wahai Rasulullah, jangankan engkau tidak 1:11:07 sengaja. Andai kau ingin memukul aku, 1:11:11 maka siapa di antara umatmu yang akan 1:11:15 atas perbuatanmu 1:11:17 ya Allah? Dipeluknya. Lalu kata 1:11:19 Rasulullah, Mukasah, "Benar sekali, 1:11:23 setiap kulitmu yang tersentuh oleh 1:11:25 kulitku haram tersentuh oleh api 1:11:28 neraka." 1:11:29 Allah. Begitu menyaksikan keadaan 1:11:31 seperti itu, para sahabat iri sekali 1:11:34 mereka tentunya pengin bisa memeluk 1:11:37 tubuh Rasulullah sallallahu alaihi 1:11:39 wasallam. Jadi dari kisah ini kita bisa 1:11:42 melihat Rasulullah sebelum menghadap 1:11:44 Allah sebagai pemimpin Rasulullah 1:11:48 pemimpin negara, pemimpin umat sebagai 1:11:51 seorang ayah tidak mau beliau ini 1:11:55 menghadap Allah meninggalkan kesalahan 1:11:57 kepada orang lain sekecil apapun 1:12:01 kesalahan itu karena semua itu akan 1:12:03 dimintakan pertanggungjawabannya. 1:12:05 Rasulullah lebih memilih dihukum di 1:12:08 dunia daripada nanti harus dihukum oleh 1:12:11 Allah di akhirat nanti sekecil apapun 1:12:14 kesalahannya. Alangkah luar biasanya 1:12:17 kalau pemimpin-pemimpin 1:12:19 ya kita di dunia ini berjiwa ya 1:12:23 janganlah separuh dari jiwa Rasulullah 1:12:27 entar seperep atau seperberapanya itu 1:12:30 dimilikinya ya tentu ini akan 1:12:32 membanggakan bagi yang dipimpinnya. 1:12:35 Mungkin itu di antara lain ya hikmahnya 1:12:38 yang bisa kita petik dari 1:12:40 kejadian-kejadian itu. Wallahualam. 1:12:42 Baik. Seorang sahabat saja ee merasa 1:12:46 dirinya penuh dengan dosa, apalagi kita, 1:12:48 Pak Ustaz. Ya. Allahumma shalli ala 1:12:51 Muhammad. Baik, pertanyaan terakhir, Pak 1:12:53 Ustaz, ya, dari Hajah Siti Aisyah di 1:12:56 Bekasi Barat. Asalamualaikum 1:12:58 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:13:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13:02 wabarakatuh. 1:13:03 Saya merasa terharu bahkan sampai 1:13:05 meneteskan air mata kalau mengingat 1:13:08 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:13:10 wafat dengan kalimat terakhir untuk 1:13:12 umatnya. Umati, umati, umati. Saya ingin 1:13:16 sekali bisa meninggal dalam keadaan 1:13:19 husnul khatimah seperti apa yang beliau 1:13:22 ajarkan. 1:13:23 Pertanyaan saya adalah apa amalan yang 1:13:26 bisa saya jaga supaya kelak bisa 1:13:29 dikumpulkan bersama Rasulullah di 1:13:31 akhirat? 1:13:34 Baik. 1:13:35 Bismillahirrahmanirrahim. 1:13:38 Ini pertanyaan yang mudah sekali 1:13:40 diajukan ya. 1:13:43 Tapi 1:13:45 jawabannya yang membingungkan. 1:13:48 Karena kalau saya mengatakan agar khusus 1:13:51 khatimah ini begini. 1:13:53 Nah, seolah-olah saya ini pasti khusus 1:13:56 khatimah karena sudah tahu apa namanya 1:13:58 teorinya. Ya, yang jelas beginilah. 1:14:03 Kita berharap semoga kita ini husnul 1:14:05 khatimah nantinya. Karena itu 1:14:09 amin 1:14:09 jalankan semua perintah Allah sesuai 1:14:13 dengan apa namanya kemampuan kita 1:14:17 ya. Kemudian 1:14:19 tinggalkan semua larangan-larangan Allah 1:14:22 ya dalam situasi dan kondisi 1:14:25 bagaimanapun 1:14:27 disertai dengan kita terus berdoa kepada 1:14:30 Allah agar Allah menjadikan kita khusus 1:14:33 khatimah. 1:14:35 Setiap kita mau melakukan perbuatan 1:14:37 dosa, perbuatan salah, ingat oleh kita 1:14:41 ya kalau ee nyawa itu atau ajal itu kan 1:14:47 datang sewaktu-waktu. Kita tidak bisa 1:14:49 prediksi 1:14:51 yang sakit sudah puluhan tahun enggak 1:14:53 mati-mati. Orang yang enggak sakit 1:14:55 enggak apa tahu-tahu mati. Nah, kita 1:14:58 harus takut kalau kalau kita lagi 1:15:01 berbuat maksiat itu kemudian ajal datang 1:15:06 ya. Ajal datang ini. Makanya saya suka 1:15:10 sekolah guyonan bercanda sama orang yang 1:15:14 suka main gapleh. Bukan berarti saya 1:15:16 mengharamkan orang main gapleh 1:15:18 iseng-iseng. Enggak ya. [tertawa] 1:15:20 Itoh namanya juga iseng bukan judi. Yang 1:15:23 diharamkan itu kan judinya. Cuma kata 1:15:26 saya begini, Bapak-bapak, kalau mau main 1:15:28 gaplek ya, ya sebelumnya berdoa dulu 1:15:32 kepada Allah, "Ya Allah, jangan Engkau 1:15:35 cabut nyawa saya 1:15:37 saat saya lagi bermain gle gitu doanya. 1:15:42 Minta mudah-mudahan dikabulkan oleh 1:15:44 Allah. Sebab kalau kita lagi main gap 1:15:48 meninggal itu akan menjadi bahan cerita 1:15:51 cerita yang buruk buat generasi terutama 1:15:54 buat anak keturunan kita ya. Nah, jadi 1:15:58 begitu barangkali Ibu Aisyah ya di 1:16:00 Bekasi. Akhirnya marilah kita mohon 1:16:03 kepada Allah Subhanahu wa taala semoga 1:16:05 Allah subhanahu wa taala panjangkan umur 1:16:07 kita dalam taat kepadanya. Allah bimbing 1:16:10 hati kita ke jalan yang diridai dan 1:16:13 dicintainya. Allah hiasi hati kita 1:16:15 dengan akhlak yang mulia. Allah 1:16:18 bersihkan hati kita dari akhlak yang 1:16:20 hina. Allah limpahkan rahmat taufik 1:16:23 hidayah kepada kita anak cucu kita. 1:16:26 Amin. 1:16:27 Sehingga selama kita istikamah 1:16:29 menjalankan perintahnya, menjauhi 1:16:31 larangannya dan manakala wafat semoga 1:16:34 Allah wafatkan kita semua dalam keadaan 1:16:36 husnul khatimah. Rbana taqobbal minna 1:16:42 yabana 1:16:45 hasanah akarahuidina 1:16:50 Muhammadin 1:16:52 wasamhamdulillah. 1:16:54 Kepada pemirsa Rasil TV dan ee pendengar 1:16:59 radio silaturahim 1:17:01 insyaallah hari Ahad besok tanggal 28 1:17:05 dimulai dari jam .30 30 1:17:09 sampai jam 11.00 kami akan mengadakan 1:17:13 peringatan Maulid Nabi sallallahu alaihi 1:17:16 wasallam di Pondok Pesantren Ihya 1:17:18 Ulumuddin Cirac 1:17:20 yang insyaallah nanti penceramahnya 1:17:22 tunggal yaitu guru kita bersama Habib 1:17:25 Husein Alatos. 1:17:27 Mudah-mudahan beliau diberi kesehatan 1:17:29 yang prima oleh Allah Subhanahu wa taala 1:17:32 sehingga bisa hadir pada acara tersebut. 1:17:35 Begitu juga dengan kita sehingga bisa 1:17:37 hadir pada acara tersebut. Demikian 1:17:39 undangan dari saya, lebih kurangnya 1:17:41 mohon maaf. Asalamualaikum 1:17:42 warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:46 wabarakatuh, ikhwan dan akhwat. Demikian 1:17:48 tadi tausiah kita di sore hari ini 1:17:50 bersama Ustaz Ahmad Jazuli Kholil. Tadi 1:17:53 juga sudah disinggung ya, Ikhwan dan 1:17:56 Akhwat. Diundang langsung oleh tuan 1:17:59 rumah ee Maulid Nabi Besar Muhammad 1:18:02 sallallahu alaihi wasallam di pondok 1:18:04 pesantren beliau Ihya Ulumuddin di 1:18:06 Ciracas tepatnya di Centeks, Ustaz ya. 1:18:10 Senteks. 1:18:11 Senteks. 1:18:12 Centeeks. Jadi 1:18:13 senteek 1:18:14 senteeks. Lebih mudahnya eh pakai Google 1:18:18 Maps gitu ya. Pesantren Ihya Uluhmudin. 1:18:21 Insyaallah nanti diarahkan ke sana. 1:18:23 tanggal 28, ikhwan akhwat, pagi-pagi .30 1:18:27 nanti kita jumpa dengan Ustaz Ahmad 1:18:29 Jazuli Kholil dan tentu saja guru kita 1:18:32 ee Ustaz Husein Alatas. Jadi jangan 1:18:35 lewatkan kesempatan ini. Mari 1:18:38 bersama-sama beramai-ramai kita hadiri 1:18:42 ee peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad 1:18:44 sallallahu alaihi wasallam di Pondok 1:18:46 Pesantren Ihya Ulumuddin yang diasuh 1:18:48 langsung oleh ee guru kita Ustaz Ahmad 1:18:51 Jazul Kholil. Dari studio kami mohon 1:18:54 undur diri. Terima kasih atas segala 1:18:57 perhatian dari Ikhwan dan Akhwat dan 1:19:00 kami mohon maaf jika ada beberapa 1:19:02 pertanyaan yang belum sempat kami jawab 1:19:05 seperti Bapak Wahyu di Kalisari dan Ibu 1:19:07 Rukmini. Akhirul kalam kami undur diri. 1:19:10 Billahi taufik wal hidayah. 1:19:11 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:19:13 wabarakatuh.