Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:22 Alhamdulillah segala puji bagi Allah 0:24 Rabb semesta alam, selawat serta salam 0:27 semoga senantiasa tercurah kepada 0:30 junjungan kita Nabi besar Muhammad 0:32 sallallahu alaihi wasallam, keluarga, 0:34 sahabat dan pengikutnya hingga akhir 0:37 zaman. 0:39 Ikhwan dan akhwat pendengar setia Radio 0:41 Silaturahim yang dirahmati Allah 0:43 subhanahu wa taala, 0:45 kembali kita berjumpa dalam program 0:47 tausiah sore edisi hari ini Selasa 24 0:51 September 2025. 0:54 Yang mana pada hari ini insyaallah kita 0:56 akan bersama-sama menyimak kajian penuh 0:59 makna yang akan menggetarkan hati dengan 1:02 tema detik-detik wafatnya Rasulullah 1:05 sallallahu alaihi wasallam. 1:09 Bersama guru kita, narasumber kita Ustaz 1:11 Ahmad Jazuli Khalil. 1:13 Insyaallah kita akan diajak untuk 1:15 merenungi momen yang penuh haru ketika 1:18 manusia terbaik, penutup para nabi 1:20 meninggalkan dunia fana ini. 1:23 Dan semoga dari kisah penuh hikmah yang 1:26 nanti akan disampaikan oleh guru kita, 1:29 kita semua dapat mengambil pelajaran 1:32 tentang cinta Rasul kepada umatnya dan 1:35 bagaimana kita sebagai umat beliau dapat 1:38 menjaga iman dan amal hingga akhir 1:40 hayat. 1:42 Kita telah terhubung dengan guru kita 1:44 melalui aplikasi Zoom. Assalamualaikum 1:47 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:52 wabarakatuh. Sehat, Ustaz, ya? 1:54 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Baiklah, 1:57 ikhwan dan akhwat tanpa berpanjang 1:58 lebar, kita akan sama-sama menyimak 2:01 tausiah 2:03 yang akan disampaikan oleh guru kita, 2:05 Ustaz Ahmad Jazuli Khalil. Tafadhol, 2:08 Ustaz. 2:11 Assalamualaikum warahmatullahi 2:13 wabarakatuh. 2:15 [berdehem] 2:16 Al fadhilah hadrotis sayyidina wa 2:18 habibina rosulillah 2:21 Muhammad ibni Abdillah sallallahu alaihi 2:23 wasallam wa ala alihi wa ashabihi wa 2:26 azwajihi wa dzurriyatihi wa ahli baitihi 2:29 wa al ikhwanihi minal anbiya wal 2:30 mursalin wal khulafaur rasyidin wa 2:32 sahabat wa tabiin 2:35 wa aimmatil arba'atil mujtahidin wal 2:37 muqallidin wal auliya wa syuhada wa 2:39 sholihin wa shufiyyatil muhaqqiqin 2:42 wal ulama al amilin wa masyayikhina 2:44 fiddin K.H. Anwar Nur Muhammad 2:46 Abdurrahman wa K.H. Muhammad Irfan K.H. 2:49 Umar Said wa K.H. Salim Yatim Rais wa 2:51 K.H. Syafi'i Azami wa K.H. Ahmad Halwani 2:54 Nawawi wa Rais Akbar Jam'iyyah Nahdlatil 2:57 Ulama K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari wa 3:00 Rais Akbar Jam'iyyah Muhammadiyah K.H. 3:03 Ahmad Dahlan 3:04 wa ushulihi wa furu'ihi wa ahli 3:05 silsilatihi ilal akhirina minkum wa ila 3:08 arwahi abaina wa ummahatina 3:11 wa azwajina wa dzurriyatina 3:14 wa ahli baitina wa amwati hadzil baldata 3:17 minal muslimin wal muslimat wal mukminin 3:19 wal mukminat syaiulillah lahumul 3:21 fatihah. 3:22 Auzubillahiminasyaitanirrajim 3:24 Bismillahirrahmanirrahim. 3:27 Alhamdulillahirobbil alamin 3:29 Arrohmanirrohim Maliki yaumiddin Iyyaka 3:32 na'budu wa iyyaka nasta'in 3:34 ihdinashirotol mustaqim shirotol ladzina 3:38 an'amta alaihim ghoiril maghdubi alaihim 3:40 waladzdzollin 3:42 amin. 3:44 Bismillahirrahmanirrahim 3:46 Alhamdulillahirobbil alamin washolatu 3:48 wassalamu ala asyrofil mursalin 3:51 sayyidina wa maulana Muhammadin wa ala 3:54 alihi wa sahbihi ajma'in amma ba'du. 3:58 Allahumma inna amanna bihi 4:01 wa in lam lakun nara 4:04 [berdehem] 4:05 farazuqna biruyati jamali yaumal qiyamah 4:09 ya rabbal alamin. 4:11 Para pendengar Radio Silaturahim yang 4:13 dirahmati Allah, alhamdulillah kembali 4:16 kita panjatkan puji serta syukur 4:19 kehadirat Allah subhanahu wa ta'ala yang 4:22 senantiasa melimpah curahkan nikmat 4:25 karunianya kepada kita 4:27 terutama nikmat iman dan Islam, nikmat 4:29 sehat walafiat, nikmat panjang usia 4:33 dalam taat 4:34 termasuk nikmat dipertemukannya kita 4:37 sore ini 4:38 dalam rangka menjalankan kewajiban kita 4:41 menuntut ilmu yang insyaallah pada sore 4:45 ini 4:47 kita akan lanjutkan kaji kita tentang 4:50 tidur. 4:51 Wawafatuhu 4:53 sallallahu alaihi wasallam. 4:56 Ya, detik-detik menjelang wafatnya 4:58 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 5:02 Beberapa sub sudah saya sampaikan 5:05 pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, 5:08 maka sore ini 5:10 kita akan membahas masa wafatnya 5:12 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 5:16 Perlu para pendengar ketahui bahwa 5:18 Rasulullah itu sakit 5:20 kurang lebih 18 hari 5:24 dan selama 18 hari itu para sahabat 5:27 mondar-mandir menjenguk Rasulullah 5:30 sallallahu alaihi wasallam. 5:32 [berdehem] 5:34 Eee 5:36 selanjutnya 5:39 Sayyidah Aisyah radhiallahu anha itu 5:42 menjelaskan 5:44 falammakana yaumu kana fi yaumil ahad. 5:50 Ya. 5:52 Ketika hari ahad. 5:55 Faqula fi marodhihi fa adzana Bilalun 5:58 bil adzan. 6:00 Rasulullah 6:02 merasa semakin berat. 6:05 Ingat Rasulullah itu wafat hari Senin 6:07 tanggal 12 Rabiul Awal. Nah, di hari 6:11 ahadnya nih. 6:13 Rasulullah sangat. Apa namanya menderita 6:16 sekali, berat sekali sakitnya beliau. 6:19 Lalu Bilal mengumandangkan adzan. 6:23 Summa waqofa bilbab. 6:26 Setelah selesai mengumandangkan adzan. 6:29 Seperti biasanya sahabat Abu Bakar 6:32 menyuruh sahabat Bilal untuk. 6:36 Menemui Rasulullah karena para jamaah 6:39 atau kaum muslimin, para sahabat 6:41 menunggu untuk sholat. 6:45 Kemudian sahabat Bilal berdiri di pintu 6:47 lalu fanada lalu beliau menyeru. 6:51 Assalamualaikum ya Rasulullah 6:53 warahmatullah. 6:55 Asholat. 6:57 Yarhamukallah. [berdehem] 7:00 Jadi. Bilal mengucapkan salam kemudian 7:03 beliau mengatakan. 7:05 Sholat katanya, Rasulullah. 7:08 Ya sholat, ini para sahabat sudah 7:11 menanti. 7:12 Yarhamukallah semua, semoga Allah 7:14 merahmati engkau. 7:17 Fasami'a Rasulullah Shallallahu Alaihi 7:19 Wasallam mas autaq Bilal. 7:22 Rasulullah mendengar suara Bilal. 7:25 Kemudian faqolat Fatimah. 7:29 Sayyidah Fatimah karena di dalam rumah 7:31 itu ada Sayyidah Fatimah putrinya. 7:35 Semua istri-istri beliau yang sembilan 7:38 itu ada semua di samping juga ada 7:40 Sayyidina Ali, Sayyidina Ibnu Abbas ya 7:43 dan lain-lain. 7:45 Maka kata Fatimah, Sayyidah Fatimah 7:47 begini, "Ya Bilal, 7:49 Inna Rasulallah Shallallahu Alaihi 7:50 Wasallam Al Yaum Masghulun Binafsihi." 7:55 Bilal, Rasulallah Shallallahu Alaihi 7:57 Wasallam hari ini, saat ini 8:00 sedang 8:01 eee disibukkan dengan keadaan dirinya. 8:06 Artinya 8:07 enggak sanggup untuk melaksanakan 8:11 menjadi imam salat berjamaah karena 8:14 sakit kerasnya. 8:16 Nah, 8:19 kemudian Sahabat Bilal 8:23 Lalu Bilal masuk lagi ke masjid. 8:27 Falamas Farros Subhu, maka ketika 8:30 [berdehem] 8:32 subuh itu sudah berwarna 8:34 kekuning-kuningan. 8:37 Ya, jadi belum belum ada yang jadi imam. 8:40 Ya, belum ada yang jadi imam. Nah, waktu 8:42 subuh itu sudah 8:44 awan di sebelah timur sudah 8:47 kelihatan kekuning-kuningan. 8:50 Kemudian 8:54 [berdehem] 8:56 maka berkata Sahabat Bilal, "Wallahi La 8:58 Uqimuha 9:00 Awis Adana Sayyidi Rasulallah 9:02 Shallallahu Alaihi Wasallam." 9:05 Demi Allah, aku tidak akan 9:07 mengumandangkan iqamat 9:09 atau 9:11 ya sayyidku. 9:13 Sayyidku. 9:15 Jadi Sahabat baik Bilal mengucapkannya 9:17 sayyid kepada Nabi Shallallahu Alaihi 9:21 Wasallam. Ya. 9:23 Dan itu tidak ada satupun yang 9:25 menyalahkan, Saudara. 9:27 Sehingga ya menjadi adab memang bagi 9:31 kita semua untuk mengatakan kata sayyid 9:34 kepada 9:35 Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi 9:37 Wasallam seperti yang dicontohkan oleh 9:39 sahabat Bilal dan tidak ada satupun 9:42 sahabat yang protes. 9:45 Ya, atau sayyidku memberi izin. 9:49 Ya, sayyidku Rasulullah memberi izin 9:53 untuk mengumandangkan untuk me, iya, 9:57 mengumandangkan iqamah. 9:59 Faroja'a kemudian kembalilah eh sahabat 10:02 Bilal 10:04 dan berdiri lagi di pintu di pintu rumah 10:07 Rasul wanada assalamualaikum ya 10:10 Rasulullah warahmatullah assolah. 10:15 Ya, kembali lagi mengucapkan salam 10:18 kemudian assolah, 10:20 ayo kita dirikan salat yarhamukallah. 10:24 [berdehem] 10:26 Nah, selanjutnya fasami'a Rasulullah 10:28 sallallahu alaihi wasallam shauta Bilal. 10:31 Rasulullah mendengar lagi suara Bilal 10:33 kemudian faqola udkhul ya Bilal, 10:35 masuklah wahai Bilal. 10:38 Inna Rasulullah alyawm masghulun 10:41 binafsih, Rasulullah ini 10:44 lagi sibuk dengan dirinya. 10:47 Mur Abu Bakrin yusholli binnaas. 10:50 Karena itu suruhlah Abu Bakar untuk 10:53 menjadi imam salat. 10:57 Ya. Fakhoroja wayaduhu ala ummi ro'sih. 11:01 Keluarlah sahabat Bilal dari rumah Rasul 11:05 sambil memegangi kepalanya begini. 11:08 Mmm, ya. 11:10 Wahuwa yaqulu wa ghoitsah, Bilal 11:13 tolonglah ya Allah. 11:16 Kata sahabat Bilal. 11:17 Wanki tho'a roja'i putus sudah 11:20 harapanku. 11:22 Wanfashoma dzohri 11:25 dan hancur pecah sudah 11:29 tulang-tulang punggungku. 11:32 Laitani lam talidni ummi idz waladatni. 11:35 Lam asyhad 11:37 min Rasulillah sallallahu alaihi 11:39 wasallam hadzal yaum. 11:42 Aku harap 11:43 ibuku tidak pernah melahirkan aku ketika 11:47 melahirkan. 11:49 Sehingga aku tidak menyaksikan keadaan 11:51 Rasulullah di hari ini. 11:55 Tsumma qala ya Abu Bakar. Kemudian 11:58 beliau menghadap sahabat Abu Bakar lalu 12:00 berkata, "Wahai Abu Bakar, 12:03 [berdehem] 12:05 ala inna Rasulallah sallallahu alaihi 12:07 wasallam amaroka antushalliya bin nas. 12:11 Ketahuilah Rasulullah menyuruhmu untuk 12:14 menjadi imam 12:15 ya salat bersama para sahabat." 12:19 Fataqaddama Abu Bakrin an nas. 12:22 Maka sahabat Abu Bakar kemudian maju ke 12:25 pengimaman atau ke mihrab. Wakana 12:28 [berdehem] rajulan raqiqan. 12:30 Dan sahabat Abu Bakar itu memang seorang 12:34 yang sangat lembut hatinya. 12:37 Yang sangat sensitif. 12:39 Begitu beliau masuk ke mihrab, 12:43 tempat di mana biasanya Rasulullah 12:46 menjadi imam di tempat itu berdiri 12:48 menjadi imam, 12:51 dan sekarang tidak ada Rasulullah, 12:54 dan beliau pun tahu betul ketidakadaan 12:57 Rasulullah karena keadaan Rasulullah 13:00 yang sedang sakit keras. 13:03 Falammana dzara ila khalwatil makan min 13:06 Rasulillah sallallahu alaihi wasallam 13:08 lam yatamalak 13:10 an kharra magsyiyan alaih. 13:14 Ketika beliau melihat pengimaman atau 13:17 mihrab itu kosong, 13:19 yang biasanya di situ ada Rasul sekarang 13:22 tidak ada, 13:23 sementara dia sendiri tahu kalau 13:25 Rasulullah sedang sakit keras 13:28 lam yatamallak 13:30 beliau tidak bisa menguasai dirinya 13:33 sehingga kemudian jatuh pingsan sahabat 13:36 Abu Bakar 13:38 wadajjal muslimuna bil buka 13:42 melihat sahabat Abu Bakar pingsan 13:45 seluruh manusia para sahabat di situ 13:47 kemudian 13:49 terdengarlah gemuruh ya 13:52 suara tangisan para sahabat 13:57 fasa'mi'a Rasulullah sallallahu alaihi 13:59 wasallam doji'an nas 14:01 Rasulullah mendengar suara gemuruh 14:05 tangisan tersebut 14:07 faqola kemudian beliau bertanya 14:09 ma hadihid dojjah 14:12 suara gemuruh apakah ini 14:15 faqolu dojjatul muslimin bifaqdika ya 14:18 Rasulullah 14:20 itu adalah 14:23 gemuruh suara dari tangisan kaum 14:26 muslimin 14:28 karena mereka tidak mendapati engkau di 14:31 pengimaman wahai Rasulullah sallallahu 14:33 alaihi wasallam 14:36 fada'a Nabi sallallahu alaihi wasallam 14:38 Ali yabna Abi Thalib wa Ibnu Abbas 14:43 ya melihat keadaan begitu Rasulullah 14:46 yang sudah enggak sanggup berjalan 14:50 ya 14:51 beliau manggil Ali Ali Ibnu Abbas ini 14:54 bawa aku ke pengimaman subhanallah 14:58 padahal beliau dalam keadaan sudah tidak 15:00 sanggup berjalan 15:02 karena tidak tega 15:05 ya melihat kaum muslimin di masjid 15:07 semuanya pada menangis 15:10 wataka'a alaihima 15:13 maka kemudian beliau bersandar kepada 15:16 dua orang sahabat yang mulia itu 15:19 dipapahnya Nabi 15:22 ya ke arah 15:24 apa namanya ke pengimaman. 15:28 Fakhroja ilal masjid fashola bin nas. 15:32 Kemudian [mendengus] Rasulullah salat 15:34 bersama para sahabat. Raka'ataini 15:37 khofifatain, 15:38 yaitu salat subuh dua rakaat yang 15:41 biasanya Rasulullah kalau salat subuh 15:43 baca suratnya panjang. 15:46 Tapi untuk kali itu 15:49 Rasulullah membaca surat yang pendek 15:52 sehingga agak [mendengus] cepetan. 15:55 Summa akbala bi wajhil malih. 15:58 Kemudian beliau 16:00 menghadap dengan wajahnya yang manis. 16:05 Ya, alaihim kepada mereka semua. 16:09 Di mana semua para sahabat senyap. 16:12 Tidak ada sedikitpun suara. 16:15 Semuanya menatap haru. 16:18 Memandang Rasulullah. 16:20 Seakan-akan 16:21 [berdehem] 16:22 inilah 16:24 apa namanya 16:26 tatapan atau pandangan terakhir 16:28 menghadap, eh memandang wajah 16:31 kekasihnya yang sangat mereka cintai. 16:35 Fala faqola Rasulullah kemudian 16:37 bersabda. 16:39 Ma'syarol muslimin. 16:42 Wahai kaum muslimin, istauda'tukumullah. 16:47 Aku titipkan kalian semua kepada Allah 16:50 subhanahu wa ta'ala. 16:52 Antum fi rojaillah wa amanatih. 16:55 Kalian semua dalam harapan Allah dan 16:58 perlindungan dan keamanannya. 17:01 Wallahu kholifati alaikum. 17:05 Allah adalah kholifahku atas kalian 17:07 semua. 17:09 Ma'syarol muslimin, wahai 17:12 kaum muslimin. 17:14 Alaikum bittaqillah, 17:16 kalian semua harus bertakwa kepada 17:20 Kalian semua harus bertakwa kepada 17:22 Allah. 17:27 Dan menjaga, memelihara terus ketaatan 17:31 kepadanya sesudah wafatku. 17:38 Karena aku akan meninggalkan 17:41 dunia ini. 17:43 Jadi Nabi Muhammad tahu kapan beliau 17:46 akan wafat. 17:48 Ya. 17:56 Hari ini 17:58 adalah hari pertama akhiratku 18:03 dan hari dunia terakhirku. 18:08 Ini adalah ee hari Senin ya, hari Senin. 18:13 Tadi kan subuh 18:15 apa namanya Ahad. 18:21 Nah, sudah selesai itu 18:29 bersabda 18:42 Selesai salat subuh Rasul kembali lagi 18:46 dan kata Sayyidah Aisyah 18:49 setelah itu Rasulullah mereka melihat 18:52 yang di rumah ini Rasulullah itu merasa 18:54 ringan. 18:56 Semakin membaik, tidak semakin membaik 18:59 kondisinya. 19:01 Ya. 19:02 Nah, 19:11 maka kaum lelaki pada 19:14 Mereka gembira sekali. 19:17 [mendengus] 19:17 Sehingga mereka kemudian pada pulang ke 19:19 rumahnya masing-masing. 19:22 Dan menjalankan 19:25 mone apa hajat-hajat mereka yang 19:27 biasanya dagang ya dagang, yang biasa 19:30 kerja ya kerja gitu ya. 19:33 Dengan penuh gembira karena melihat 19:35 kondisi Rasulullah sallallahu alaihi 19:37 wasallam semakin membaik. 19:39 Dan ini sering para pendengar ya. 19:42 Para ulama, para kyai ketika mau 19:46 meninggal. 19:48 Itu justru memberikan kegembiraan kepada 19:51 keluarganya. 19:53 Sehingga keluarganya ini yang tadinya 19:55 berduka, pada sedih, pada ini, mereka 19:58 senang gitu, pada bisa istirahat, 20:01 gitu, pada bisa tidur yang tadinya 20:04 pada menjaga ya siang malam isinya 20:07 melek. 20:08 Tapi menjelang mewafat itu mereka 20:10 melihat tambah baik sehingga mereka 20:12 merasa aman, merasa tenang, sehingga 20:15 pada istirahat, pada bisa tidur. Seperti 20:18 yang terjadi pada Abah saya juga dulu 20:20 begitu. 20:23 Wa akhrolu Rasulullah sallallahu alaihi 20:25 wasallam bin nisa. 20:28 Kemudian mereka meninggalkan Rasulullah 20:30 bersama para istri-istri mereka. 20:32 Sehingga yang di rumah itu waktu itu 20:34 adalah cuma istri-istri Rasulullah saja. 20:37 Bersama putrinya Sayyidah Fatimah. 20:40 Karena 21:00 Bismillahirahmanirahim. 21:03 Iya ini kenapa nih? Ya. 21:06 Iya. 21:09 Kameranya 21:09 Kameranya nih ada. 21:10 Iya. 21:16 Kameranya, Ustaz. 21:21 Eee. 21:41 Sel. 21:45 Ikhwan dan akhwat di 21:47 Iya, Ustaz. 21:48 Sore hari ini tema yang disampaikan oleh 21:51 Ustaz Ahmad Jazuli Khalil 21:53 yaitu tentang detik-detik wafatnya 21:56 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 22:00 Gitu, ya. 22:01 Dan bagi Anda ikhwan dan akhwat yang 22:04 sedang menyimak siaran kami 22:06 dan mungkin bagi Anda yang ber yang baru 22:09 saja bergabung, kami ucapkan selamat 22:10 bergabung. 22:11 Dan Anda yang saat ini 22:16 kembali ke rumah setelah selesai 22:18 beraktivitas 22:22 tetap berhati-hati di jalan. 22:24 Keluarga menunggu di rumah ataupun 22:26 sebaliknya. 22:28 Kami mohon maaf, nampaknya ada sedikit 22:30 gangguan teknis dari Ustaz Ahmad Jazuli 22:34 Khalil. 22:35 Dengan demikian, untuk sementara ini 22:37 kami jeda sejenak, ya, ikhwan dan 22:39 akhwat. 22:40 Ya, Bang Yusuf, ya, kita jeda terlebih 22:42 dahulu. Tetaplah bersama kami masih 22:44 dalam program tausiah sore. 23:02 untuk Islam yang satu yang 23:04 dipancarluaskan dari jalan Masjid 23:07 Silaturahim 23:08 nomor 36 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. 23:12 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 23:15 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 23:17 Subhanahu wa Ta'ala. 23:18 Terima kasih Anda masih bersama kami 23:20 menyimak siaran kami di sore hari ini 23:23 bersama guru kita Ustad Ahmad Jazuli 23:26 Khalil 23:27 yang mengangkat tema tentang detik-detik 23:29 wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi 23:32 Wasallam. 23:34 Kami ingin menyapa ada Bapak Sayyan 23:36 Rohili di Pulau Gebang yang menyimak 23:39 kemudian ada Ibu Ani. 23:41 Alhamdulillah Pak Ustad dan Nabi Agus 23:43 semoga sehat walafiat. Hadir menyimak di 23:46 Radio Pencerahan Tausiyah Sore. 23:49 Kemudian ada Ibu Aminah. Alhamdulillah 23:52 saya menyimak Pak Ustad. 23:54 Dan juga ada Eyang Sri. Baiklah ikhwan 23:57 dan akhwat, kami mohon maaf karena tadi 23:59 ada sedikit gangguan teknis dan kita 24:01 akan melanjutkan materi yang disampaikan 24:04 oleh Ustad Ahmad Jazuli Khalil. Tafadhol 24:07 Ustad. 24:10 Baiklah. 24:12 Bismillahirrahmanirrahim. 24:14 [berdehem] 24:15 Falam makana yaumul isnain isyaddabil 24:18 amr wa afallahu ila malakil maut 24:20 alaihissalam an ihbit ila habibi wa 24:23 shafiyi Muhammad Shallallahu Alaihi 24:26 Wasallam fi ahsani surah. 24:28 Jadi dalam riwayat Ibnu Abbas beliau 24:31 enggak menceritakan 24:33 eee seperti yang diceritakan oleh 24:36 Sayyidah Aisyah. 24:38 Jadi kalau Bunda Aisyah meriwayatkan 24:40 sesudah 24:41 eee shalat subuh itu Rasulullah pulang. 24:45 Nah kemudian merasa beliau ini ringan. 24:48 Tambah segar, tambah segar sehingga kaum 24:51 lelaki pada-pada pulang menjalankan 24:54 hajat-hajat mereka masing-masing 24:57 yang tinggal bersama dengan Rasul cuma 24:59 istri-istri Rasulullah bersama putrinya 25:03 yaitu Sayyidah Fatimah radhiallahu anha. 25:08 Nah, begitu mereka lagi pada pergi Allah 25:11 subhanahu wa taala kata sahabat Ibnu 25:14 Abbas 25:15 itu mewa berwahyu kepada malaikat maut, 25:18 "Hai malaikat maut 25:21 turunlah kamu temui kekasihku 25:25 temui kekasihku Muhammad sallallahu 25:27 alaihi wasallam fi ahsani surah 25:31 ya dengan rupa yang sangat cakep 25:35 untuk menghibur ya untuk menghibur 25:38 karena memang malaikat ma maut itu kalau 25:41 mendatangi orang mukmin 25:44 ya seperti yang sudah saya sampaikan itu 25:47 beliau menemuinya dengan rupa yang 25:50 sangat tampan sekali 25:53 sehingga 25:55 ketampanan ini membawa kenikmatan bagi 25:58 yang melihatnya, memandangnya 26:01 dan kenikmatan memandang malaikat maut 26:04 ini 26:05 yang akan menyebabkan berkurangnya rasa 26:08 sakit dicabut nyawa. 26:11 Dan bersama malaikat maut ini ada 500 26:14 malaikat lain 26:16 yang masing-masing malaikat ini 26:18 menyampaikan kabar gembira 26:21 ya yang kabar gembira yang disampaikan 26:24 oleh malaikat pertama itu berbeda dengan 26:27 kabar gembira yang disampaikan malaikat 26:29 kedua begitu juga seterusnya. Jadi ada 26:32 500 kabar gembira 26:35 sehingga bahagia senangnya orang yang 26:37 meninggal dan ini akan mengurangi lagi 26:40 rasa sakitnya dicabut nyawa. Ini kepada 26:44 umatnya bagaimana kepada Nabi kita 26:46 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 26:48 kekasih Allah subhanahu wa taala. 26:52 Warfuq bihi fi qabdi ruhih. 26:55 Lalu kata Allah, 26:57 "Nanti kalau kamu mencabut nyawanya, 26:59 cabut dengan lembut." 27:02 Ya, jangan kasar. 27:04 Maka turunlah malaikat maut, 27:07 kemudian beliau berhenti di depan pintu, 27:12 lalu kemudian mengucapkan, 27:13 "Assalamualaikum ya ahlal baitin 27:16 nubuwwah." 27:17 "Keselamatan bagimu wahai penghuni bait 27:20 kenabian." 27:21 Wa ma'danir risalah dan tempatnya 27:25 [berdehem] 27:25 tempat tinggalnya risalah. 27:28 Wa mukhtalafil malaikah, tempat 27:30 mundar-mandirnya malaikat. 27:33 A adkhul? 27:34 A adkhul, katanya boleh aku masuk, kata 27:37 malaikat maut. 27:39 Lalu Sayyidah Aisyah radhiallahu anha 27:42 berkata kepada Sayyidah Fatimah, 27:44 radhiallahu anhuma, 27:47 Ajibir rajul. 27:48 "Fatimah, itu jawablah salam seseorang 27:52 di luar pintu." 27:54 Maka Sayyidah Fatimah kemudian berkata, 27:57 "Ajara kallahu fiman sya'a ya Abdallah." 28:01 "Inna Rasulallah sallallahu alaihi 28:03 wasallama al yaum masghulun binafsih." 28:06 "Semoga Allah memberikan ganjaran 28:09 kepadamu, 28:10 ya, 28:11 [berdehem] 28:12 atas perjalananmu wahai hamba Allah. 28:15 Sesungguhnya Allah, sesungguhnya 28:16 Rasulallah sallallahu alaihi wasallam 28:18 saat ini sedang sibuk dengan dirinya." 28:22 Nah, kemudian 28:23 eh Sayyidah Fatimah enggak tahu siapa 28:26 ini yang mengucapkan salam itu. 28:29 Lalu malaikat maut mengucapkan salam 28:31 lagi yang kedua. 28:33 Ya, mengucapkan salam yang kedua, 28:36 sampai tiga kali itu malaikat maut 28:39 mengucapkan salam dan Sayyidah Fatimah 28:43 tetap memberikan jawaban seperti semula. 28:46 Nah, 28:48 kemudian 28:50 orang itu memaksa ingin masuk rupanya 28:53 sudah tiga kali. Fasamia Rasulullah 28:55 sallallahu alaihi wasallam sota malakal 28:57 maut. 28:58 Rasulullah rupanya mendengar suara 29:00 malaikat maut. 29:02 Kemudian lalu bersabda Rasulullah, 29:05 "Faqola ya Fatimah, 29:07 man fil bab? Fatimah, 29:10 siapa itu di depan pintu?" 29:12 Faqolat Sayyidah Fatimah ber kata, "Ya 29:15 Rasulullah, 29:17 wahai Rasulullah, 29:19 ini ada seseorang yang minta izin masuk. 29:23 Saya kami sudah menjawabnya sekali dua 29:26 kali 29:27 sampai tiga kali. 29:30 Begitu ucapan yang ketiga kali, 29:33 saya buka pintu, 29:35 saya tidak melihat seseorang. 29:38 Tapi bulu kuduk saya berdiri katanya 29:41 Rasulullah, "Merinding saya." 29:44 Ya. 29:45 Bulu kuduk berdiri dan apa namanya 29:49 persendian-persendian 29:50 saya juga lemas. 29:52 Lalu Rasulullah sallallah dengan 29:54 tersenyum mengatakan, "Ya Fatimah, 29:57 atadri manil man bil bab? Tahukah kamu 30:01 katanya Fatimah, siapa tuh orang yang di 30:03 pintu?" 30:05 Ya. 30:06 [berdehem] 30:06 Hadahadi mulazzat. Ini ada peng adalah 30:10 si penghancur segala kelezatan 30:13 yang mencerai berai berai kan jamaah. 30:17 Ini adalah yang membuat 30:21 wanita-wanita menjadi janda, 30:24 anak-anak menjadi yatim. 30:27 Itu adalah yang merobohkan gedung-gedung 30:30 dan memakmurkan kuburan. Itulah malaikat 30:34 maut. Ya, sallallahu alaih. 30:37 Ya. 30:39 Udhul yarhamukallah ya malakal maut. Ya, 30:43 semoga Allah merahmati kamu. Masuklah 30:45 wahai malaikat maut, kata Nabi 30:47 sallallahu alaihi wasallam. Maka 30:49 malaikat maut pun masuk. 30:51 Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 30:52 wasallam bertanya. 30:58 [berdehem] 30:59 Engkau ini datang. 31:01 Hanya mau berkunjung, 31:04 mau menjenguk. 31:05 Atau mau mencabut nyawaku. 31:08 Maka jawab malaikat. 31:14 Aku datang kepadamu. 31:17 Untuk berkunjung sekaligus juga. 31:20 Untuk mencabut nyawanya. 31:23 Tetapi Allah subhanahu wa taala 31:25 memerintahkan kepadaku. 31:28 Agar aku tidak masuk ke rumahmu kecuali 31:32 atas izinmu. 31:34 Dan aku tidak boleh mencabut mencabut 31:38 ruhmu. 31:39 Kecuali atas izinmu juga. 31:42 Apabila engkau mengizinkan. Aku akan 31:45 masuk. Tapi jika engkau tidak 31:48 mengizinkan. 31:49 Aku akan kembali kepada Allah azza wa 31:52 jalla. Itulah perintah Allah subhanahu 31:55 wa taala. 31:56 Para jamaah rahimakumullah. 31:59 Ya. 31:59 [berdehem] 32:00 Ini adalah. 32:03 Rasulullah. 32:05 Malaikat maut itu enggak pernah minta 32:08 izin. Kepada siapapun. Apalagi 32:10 memperpanjang umur, enggak ada. Idza jaa 32:13 ajaluha laa ta'khiruna sa'atan walaa 32:15 yastaqdimun. 32:17 Umur tidak bisa dipercepat, tidak bisa 32:19 ditunda. 32:21 Tapi khusus untuk Nabi sallallahu alaihi 32:23 wasallam. 32:25 Maka ada. 32:26 Diserahkan kepada Nabi kapan beliau 32:29 ingin dicabut nyawanya. 32:32 Maka Rasulullah sallallahu alaihi 32:33 wasallam kemudian bersabda. 32:36 Ya. 32:37 [berdehem] 32:37 Eee sebentar. 32:40 Ini waktunya Jibril datang. Di mana kau 32:43 tinggalkan Jibril, malaikat maut? Kata 32:46 malaikat maut, Aku tinggalkan Jibril di 32:50 langit dunia. 32:52 Begitu Rasulullah menanyakan malaikat 32:54 Jibril, ketika malaikat Jibril kembali 32:57 datang, duduk di arah kepalanya 32:59 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 33:03 Sesudah itu kemudian, 33:06 Rasulullah bertanya kepada Jibril, ya. 33:11 Wahai Jibril, 33:13 ini malaikat maut tadi ngomong begini, 33:15 begini, begini. 33:17 Lalu apa kata malaikat Jibril, ya. 33:21 [berdehem] 33:22 Ah, ya Muhammad, inna robbaka ilaika 33:25 mustaq. 33:27 Wahai katanya Muhammad, Tuhanmu itu 33:29 sangat merindukanmu. 33:32 Ya, dan tidak ada yang diinginkan, 33:36 kecuali adalah tujuannya untuk 33:39 menghormati, 33:40 menyempurnakan ke penghormatan dan 33:44 eee pengagungan kepada engkau. 33:47 Dan ini, 33:48 eee akan menjadi sunah bagi umatnya. 33:52 Jadi kalau ada orang yang mau meninggal, 33:55 berikan penghormatan, berikan 33:58 kesenangan, kepuasan hatinya. 34:02 Apa itu? Kalau kita umpamanya meninggal, 34:05 apa yang di yang paling menyenangkan 34:08 kita yang akan meninggal? Tentu kalau 34:10 saat itu, 34:12 orang-orang yang sangat menyintai dan 34:14 dicintai kita ada, 34:16 ya bersama kita, istri kita, anak-anak 34:20 kita, orang tua kita, apalagi saudara 34:22 semua kumpul, tentu hatinya itu merasa 34:26 bangga, merasa senang. Inilah, ya satu 34:29 sunah dari Allah, dari Rasulullah. 34:32 Ketika beliau wafat, Allah memberikan 34:35 kabar gembira yang membuat senang Nabi 34:37 sallallahu alaihi wasallam, sehingga 34:40 kemudian berhusnuzan kepada Allah 34:43 subhanahu wa taala. 34:45 Apalagi sekarang, nah karena itu kepada 34:48 semua kita nih jemaah, kalau orang tua 34:52 kita sedang sakit, apalagi kita pandang 34:55 itu sudah tidak ada harapan, usahakanlah 34:58 temani orang tua kita atau siapapun yang 35:02 akan mati diantara kita. 35:04 Biar kata orang Sunda reugreug katanya, 35:07 biar senang hatinya ya. Apalagi kalau 35:12 umpamanya orang tua itu bisa meninggal 35:16 di rumah kita. Insyaallah anak yang 35:19 rumahnya menjadi tempat wafatnya orang 35:23 tua, 35:24 maka hidup anak itu akan berkah. 35:27 Tapi sayang kadang-kadang anak justru 35:30 enggak mau kalau orang tuanya itu 35:32 meninggal di rumahnya. 35:34 Ini adalah sebuah kebodohan bagi seorang 35:37 anak. 35:38 Kalau dia itu mengerti tentang berkah, 35:41 maka luar biasa kalau orang tua kita 35:43 wafat di rumah kita. Sehingga di 35:45 kalangan para 35:47 anak-anak saleh, santri, itu suka 35:50 berebut kalau orang tuanya sakit supaya 35:53 mereka dirawat oleh anaknya. Yang 35:56 pertama pengin ngerawat, yang kedua 35:58 pengin ngerawat gitu ya, seperti juga 36:01 yang terjadi pada keluarga saya adalah 36:03 seperti itu ya, bergantian anaknya 36:06 merawat. Ada harapan seandainya wafat, 36:09 wafat di rumahku alangkah baiknya. 36:13 Nah, para jemaah rahimakumullah, 36:16 kemudian 36:17 [berdehem] 36:19 Nabi sallallahu alaihi wasallam sesudah 36:21 itu kalau begitu kata Rasulullah ya, 36:24 eee engkau tetaplah di sini. 36:27 Sampai datang itu malaikat eh malaikat 36:30 maut. Selanjutnya Rasulullah bertanya 36:33 lagi kepada malaikat Jibril. 36:35 Kata Rasulullah begini. 36:37 Eh. 36:38 Fabasyirni bimāli indallāh. Hai Jibril. 36:43 Coba ceritakan, sampaikan kepadaku kabar 36:46 yang menggembirakan kepadaku. 36:50 Di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. 36:53 Faqāla lalu malaikat Jibril berkata. 36:56 [berdehem] 36:57 Aku akan menyampaikan kabar gembira 37:00 kepadamu wahai kekasih Allah. 37:02 Sesungguhnya ini taraktu abwābas samā. 37:06 Faqad futihat wal malāikah qad qāmu 37:09 sufūfan bit tahiyyah war raihān 37:12 yuhayyūna rūhaka yā Muhammad. Aku 37:15 tinggalkan. Ya. Itu pintu-pintu langit 37:19 terbuka saat ini wahai Muhammad. 37:22 Pintu-pintu langit terbuka dan malaikat 37:25 berdiri berbaris. Sejak dari rumah ini 37:28 terus sampai ke langit na langit tujuh 37:32 sampai ke Sidratul Muntaha. Karena siap 37:35 menyambut datangnya ruhmu wahai 37:38 Rasulullah. 37:40 Ya. 37:41 Lalu kata Rasulullah liwajhi rabbiyal 37:43 ham. 37:45 Ya. Segala puji bagi zat Tuhanku. 37:48 Rupanya itu penghormatan apa na kabar 37:51 yang kayak begini. Tidak begitu 37:53 menggembirakan Rasulullah. 37:56 Fabasyirni yā Jibril. Coba beri lagi 37:59 kabar gembira kepadaku wahai Jibril yang 38:01 lainnya. 38:02 Kata Jibril. Wahai Muhammad. Pintu-pintu 38:07 surga sekarang dibuka. 38:09 Dan sungai-sungai di surga sudah 38:12 bergerak mengalirkan 38:14 air-airnya. 38:16 Ya. Wa asyjāruhā qad tadallat. 38:19 Sementara pohon-pepohonan pepohonnya 38:21 sudah menjuntai. 38:23 Wa huruha dan bidadari-bidadarinya 38:26 qot tazayyanat. 38:28 Mereka semua berhias dandang puas 38:32 semuanya. 38:33 Ya, likudumi ruhika ya Muhammad karena 38:37 mereka akan menyambut kedatangan ruhmu 38:40 hai Muhammad. 38:42 Qola li wajhi robbiyal hamd. 38:45 Kata Nabi Muhammad, segala puji bagi zat 38:48 Tuhanku. 38:50 Ya, rupanya itu pun yang demikian belum 38:53 menggembirakan banget ke Rasulullah. 38:56 Rasul bangga, Rasul gembira, tapi bukan 38:59 ini yang paling menggembirakan 39:01 Rasulullah. 39:02 Fabasyirni ya Jibril. 39:04 Coba berilah kabar gembira yang lainnya 39:07 Jibril. 39:09 Qola abwabu nirong qot utbi qot likudumi 39:12 ruhika ya Muhammad. 39:15 Ya, pintu-pintu neraka semua ditutup 39:18 Muhammad saat ini. 39:20 Karena menghormati, mengagungkan, ya, 39:23 menyambut kedatangan ruhmu. 39:25 Qola li wajhi robbiyal hamd. 39:28 Segala puji bagi zat Tuhanku, kata Nabi. 39:32 Rupanya Nabi juga belum begitu gembira. 39:35 Belum tenang hatinya sudah mendengar 39:38 berita yang luar biasa ini dari apa 39:40 namanya dari Malaikat Jibril. Fabasyirni 39:43 ya Jibril. 39:45 Coba beri lagi kabar gembira yang 39:47 lainnya wahai Jibril. 39:49 Qola anta awwalu syafiin wa awwalu 39:51 musyaffa'in fil qiyamah. 39:54 Wahai Rasulullah, engkau adalah orang 39:57 yang pertama memberi syafaat 40:01 dan orang yang pertama diterima 40:03 syafaatnya di hari kiamat. 40:06 Ya, qola li wajhi robbiyal hamd. 40:09 Segala puji bagi Tuhanku, kata Nabi. 40:13 Masih kembali ini pun 40:15 ya, belum menggembirakan beliau. 40:18 Fabasyirni ya Jibril, coba beri lagi 40:22 saya kabar gembira yang lainnya wahai 40:24 Jibril. 40:25 Qala ya habibi ammata salni. 40:29 Kata malaikat Jibril, wahai kekasihku. 40:32 Lalu apa yang engkau minta, yang engkau 40:35 tanya tentang apa? 40:37 Engkau ber bertanya kepadaku ini, kabar 40:40 gembira macam apa yang kau inginkan? 40:44 Qala as aluka an gummi wa hammi. 40:48 Aku bertanya kepadamu Jibril. 40:51 Tentang kesedihanku. 40:54 Ya. Kemudian apa kecemasanku. 40:58 Sesuatu yang membuat aku sedih, yang 41:00 membuat aku cemas. 41:03 Aku ingin supaya ini semua hilang dari 41:05 aku. 41:07 Ya, man niliqra'il Quran. 41:10 Yaitu tentang. 41:11 Karunia, anugerah. 41:13 [mendengus] 41:14 Bagi orang-orang umatku yang membaca 41:16 Alquran. 41:17 Sesudah wafatku. Dan juga karunia yang 41:20 akan diberikan kepada orang-orang yang 41:23 berpuasa di bulan Ramadan. 41:26 Sesudah wafatku. 41:28 Juga. 41:29 Anugerah yang diberikan kepada umatku 41:32 yang melaksanakan ibadah haji di 41:34 Baitullah sesudah wafatku. 41:36 Dan juga anugerah yang diberikan kepada 41:39 umatku sesudah wafatku. 41:43 Jadi rupanya Rasulullah ini ingin tahu 41:45 apa yang akan Allah berikan kepada 41:48 umatnya. 41:50 Jamaah rahimakumullah. 41:52 Qala, lalu malaikat Jibril bersabda. 41:55 Ubasyiruka ya habiballah. 41:58 Aku akan sampaikan kabar gembira tentang 42:01 hal itu kepadamu wahai kekasih Allah. 42:05 Fa innallaha azza wa jalla yaqul. 42:09 Allah azza wa jalla berfirman. 42:11 Qad harramtul jannah ala jami'il. anbiya 42:15 wal umam 42:16 Hatta tadkhulaha anta wa ummatuka ya 42:20 Muhammad 42:21 Kata Allah aku haramkan surga 42:24 atas semua para nabi dan umat-umatnya 42:29 sehingga 42:30 engkau dan umatmu Muhammad 42:33 masuk dulu ke dalam surga 42:36 ya 42:37 nah inilah rupanya yang ditunggu-tunggu 42:40 oleh Rasulullah 42:42 keselamatan umat keselamatan kita semua 42:46 ya dan ini Allah sudah mengharamkan 42:49 kepada umat siapapun masuk surga sebelum 42:52 umatnya Nabi Muhammad masuk surga 42:55 dan ini karena perjuangannya Rasulullah 42:57 Shallallahu Alaihi Wasallam 42:59 Qola lalu Rasulullah bersabda 43:02 Al aan 43:03 tobat nafsi 43:06 sekarang barulah nyaman hatiku Jibril 43:10 setelah Allah berjanji seperti itu 43:14 para pendengar Radio Silaturahim 43:16 yang [mendengus] dirahmati Allah lalu 43:18 Rasulullah bersabda udnu ya malakal maut 43:22 fanta ila ma umirta mendekatlah wahai 43:25 malaikat maut lakukan apa yang 43:28 diperintahkan kepadamu 43:31 namun sebelum itu para pendengar 43:35 ya Rasulullah 43:38 yang sebelumnya waktu malaikat itu masuk 43:41 itu semua istri-istri Rasul suruh keluar 43:45 setelah Jibril datang ya malaikat masuk 43:48 itu lalu suruh masuk lagi 43:51 maka masuklah istri-istri Rasul 43:54 bersama dengan istri Rasul yaitu 43:56 Sayyidah Fatimah Radhiallahu Anha 43:59 lalu ketika Sayyidah Fatimah masuk 44:02 Rasulullah mengatakan mendekatlah wahai 44:05 katanya buah hatiku 44:07 Mendekat Siti Fatimah. 44:09 Dibisiki oleh Rasulullah. 44:11 Begitu selesai dibisiki, Sayyidah 44:14 Fatimah mengangkat wajahnya ke atas. 44:17 Matanya berlinang air mata. 44:21 Ya, berlinang, menangis beliau begitu 44:23 sedihnya. 44:25 Kemudian enggak lama ditarik lagi leher 44:28 Sayyidah Fatimah. Dibisiki lagi oleh 44:30 Rasulullah. 44:32 Begitu sudah dibisiki yang kedua, 44:33 Sayyidah Fatimah mengangkat kepalanya ke 44:36 atas. 44:37 Dan beliau tertawa. 44:39 Beliau senang, ya, berseri-seri 44:41 wajahnya. 44:43 Dan ini tidak lepas dari pengamatan 44:45 Sayyidah Aisyah radhiallahu anha. 44:48 Rupanya Sayyidah Aisyah ini heran. 44:50 Ini ada orang 44:52 ya, lagi menangis tiba-tiba langsung 44:55 kemudian tertawa, senang dalam waktu 44:58 yang bersamaan. Ini jelas-jelas sangat 45:01 mengherankan sekali. Karena itu beliau 45:04 bertanya kepada Sayyidah Fatimah. 45:06 Fatimah, 45:08 Rasul tadi membisikkan apa kepada kamu? 45:11 Sehingga bisikan pertama kamu menangis. 45:14 Bisikan kedua kamu tertawa. 45:17 Apa yang Rasulullah bisikkan? Sayyidah 45:20 Aisyah eh Fatimah berkata, 45:22 Maaf, [mendengus] aku tidak mau 45:23 menceritakan apa yang dirahasiakan oleh 45:26 Rasulullah. Kecuali nanti kalau 45:29 Rasulullah sudah tidak ada. Makanya 45:32 setelah wafatnya Rasul, Sayyidah Aisyah 45:34 bertanya kata Sayyidah Fatimah, 45:38 Bisikan pertama itu mengatakan begini, 45:41 Wahai Fatimah, ya, 45:44 ini adalah hari 45:46 hari terakhirku bahwa aku akan mati hari 45:49 ini. 45:51 Itulah yang membuat aku menangis, ya. 45:54 Karena Rasul mengabarkan bahwa hari itu 45:57 akan akan wafat. 46:00 Berarti yang setiap hari beliau menatap, 46:03 memandang wajah Rasulullah. 46:06 Ya, untuk melapas kerinduan. 46:09 Entah berapa lama nanti dia ini tidak 46:12 memandang Rasulullah. Itu yang membuat 46:16 beliau ini sedih luar biasa karena harus 46:18 berpisah dengan Rasulullah. Tidak bisa 46:21 menatap wajah Rasulullah sallallahu 46:24 alaihi wasallam yang biasanya tiap hari 46:26 ditatapnya. Entah sebulan, setahun atau 46:30 berapa lamanya. 46:32 Namun begitu bisikan yang kedua, 46:35 Rasulullah kemudian mengatakan begini, 46:37 "Wahai Fatimah, aku memohon kepada Allah 46:42 agar [mendengus] 46:42 keluargaku yang pertama nanti apa 46:46 namanya bertemu dengan aku adalah 46:48 engkau. 46:50 Dan aku mohon kepada Allah agar Allah 46:53 kumpulkan engkau bersamaku nanti di 46:57 surganya Allah. Itulah yang membuat aku 47:00 senang karena dari keluarganya 47:02 Rasulullah yang pertama wafat itu adalah 47:05 aku." 47:06 Ya, ya Allah. Dan memang sesuai dengan 47:10 catatan sejarah, 6 bulan setelah 47:12 wafatnya Rasulullah, Sayyidah Fatimah 47:15 kemudian menyusul, jamaah 47:18 rahimakumullah. 47:19 Ya, jadi dikabarin orang yang mati 47:21 pertama malah senangnya luar biasa 47:24 Sayyidah Fatimah, ya. Kenapa? Itulah 47:26 cinta, mahabbah. 47:28 Kalau orang cinta, maka dia ingin 47:31 bertemu dengan orang yang dicintainya. 47:34 Dan di beliau tidak mungkin bertemu lagi 47:37 kecuali sesudah sesudah beliau wafat, 47:40 maka ketika dikabarkan dia akan wafat 47:43 yang pertama, tentu ini membuat dia 47:46 gembira bukan karena kematiannya, tapi 47:49 karena pertemuannya dengan Rasulullah 47:51 sallallahu alaihi wasallam. 47:53 [berdehem] 47:54 Selanjutnya Sayyidah Sayyidina Ali 47:56 radhiallahu bertanya. 47:59 Wahai Rasulullah, 48:00 jika engkau kemudian meninggal, lalu 48:04 siapa nanti yang memandikan engkau? 48:07 Maka dan siapa yang mengkafani engkau? 48:10 Kata Rasulullah kemudian, "Nanti yang 48:13 memandikan aku, mengkafani aku adalah 48:16 kaum lelaki dari keluargaku yang paling 48:19 dekat. Kemudian yang ya ee agak dekatan 48:24 lagi dan seterusnya, ya." 48:27 Nah, jadi dan ini dalam fikih dikatakan 48:31 sunah bagi 48:33 ee bagi mayat laki-laki yang memandikan 48:37 adalah keluarganya yang laki-laki. 48:40 Kalau yang perempuan yang memandikan 48:42 perempuan, tetapi bukan berarti kalau 48:45 seorang ayah meninggal, ya, anak 48:49 perempuannya enggak boleh memandikan. 48:50 Tidak boleh, boleh. 48:53 Begitu juga sebaliknya, seorang ibu 48:55 meninggal anak laki-lakinya boleh 48:58 memandikan karena bagi anak anak 49:00 laki-laki aurat ibu dengan aurat bapak 49:03 sama saja. Bahkan seorang istri boleh 49:06 memandikan suaminya, begitu juga suami 49:08 boleh memandikan istrinya. Itu dalam 49:11 fikih begitu. Cuma afdolnya adalah 49:14 seperti yang dilakukan terhadap 49:17 jenazahnya Rasulullah sallallahu alaihi 49:19 wasallam. 49:21 Nah, selanjutnya lalu bagaimana kami 49:24 menshalatkan engkau wahai Rasulullah? 49:27 Maka kata Rasulullah, "Apabila nanti aku 49:30 sudah dimandikan, sudah dikafani, 49:33 ya, maka letakkan aku di atas tempat 49:36 tidurku di pinggir kubur, di pinggir 49:39 kuburku." 49:41 Yaitu di kamarnya Sayyidah Aisyah 49:43 radhiallahu anha, ya. 49:46 Nah, selanjutnya 49:48 "Nanti kalian semua pada keluar 49:52 karena yang pertama menshalatkan aku 49:54 adalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala "Aini 49:57 fauqi arsyih" dari atas arsy-nya. Anda 50:01 pendengar jangan kemudian eee eee 50:05 membayangkan bahwa Allah itu ruku ya, 50:09 takbir dan sebagainya tidak, emm tentu 50:11 enggak seperti itu ya. 50:13 Allah itu kalau bershalawat atau shalat 50:16 adalah memberikan rahmat, memberi 50:20 barokah dan memujinya. Itulah shalatnya 50:24 Allah. 50:26 Nah, sesudah itu kemudian nanti dari 50:28 kalangan malaikat yang pertama 50:30 menshalatkan adalah Jibril, Mikail, 50:33 Israfil dan Izrail, kemudian 50:36 malaikat-malaikat langit lalu 50:38 malaikat-malaikat yang akan di bumi. 50:40 Sesudah itu barulah keluarga aku. 50:44 Keluarga aku dulu, makanya kalau ada di 50:46 antara kita yang meninggal sebelum 50:48 dibawa ke masjid, shalatkan dulu oleh 50:51 keluarganya di rumah baik itu laki-laki 50:54 maupun perempuannya semuanya ikut 50:56 menshalatkan baru dibawa ke masjid 50:58 kemudian. Seperti [mendengus] yang 51:00 dilakukan terhadap jenazahnya Rasulullah 51:03 Shallallahu Alaihi Wasallam. Sesudah itu 51:05 kata Rasulullah "Summa dkhulu faqmu 51:08 shufufan shufufan". 51:10 Nah, silakan kalian masuk ya. 51:13 Eee berbaris sebaris-sebaris gitu ya. 51:16 Eee bershaf-shaf. 51:18 Nah. 51:19 [berdehem] 51:20 Kemudian Sayyidah Fatimah bertanya. 51:23 Wahai Rasulullah Shallallahu Alaihi 51:24 Wasallam. 51:25 "Al yaum al firaq" ini hari perpisahan. 51:30 "Famata al qob" lalu kapan saya bisa 51:32 bertemu dengan engkau wahai Rasulullah? 51:35 "Qola laha ya baniyah talqoni yaumal 51:39 qiyamah indal haud" putriku ya. 51:43 Nanti katanya kalau engkau meninggal 51:46 engkau akan bertemu dengan aku, kau 51:48 temui aku di Haud. 51:50 Di, apa namanya, ee telaga Kautsar. 51:54 Lalu kata Sayyidah Fatimah, "Fa ilam 51:56 alqo, kalau aku tidak menemui engkau di 51:59 sana, Rasulullah, 52:00 ke mana saya harus mencari engkau?" 52:03 "Talqoni inda sirat." Kata Rasulullah, 52:06 "Talqoni indal mizan, temui aku di 52:09 mizan, karena di sanalah aku akan 52:11 memberikan syafaat kepada umatku." 52:15 "Kalau di mizan tidak ditemui, wahai 52:17 Rasulullah?" 52:18 Lalu kata Rasulullah sallallahu alaihi 52:20 wasallam, "Taka talqoni inda sirat, wa 52:24 ana unadi, ya Rabb, sallim ummati 52:26 minannar." 52:28 Ya, nanti temui aku di sirat. 52:31 Ya, di jembatan, karena di sana aku akan 52:37 aku akan berseru kepada Allah, "Ya Rabb, 52:40 sallim ummati, sallim ummati." Jadi 52:43 Rasulullah di sana akan ber akan menyeru 52:46 kepada Allah, "Ya Allah, selamatkan 52:48 umatku, selamatkan umatku." 52:51 Bahkan dalam riwayat lain, 52:54 diriwayatkan bahwa 52:56 "Fariqun fil jannah wa fariqun wa 52:59 fariqun fisair." Itu ayat Alquran yang 53:01 mengatakan nanti di akhirat itu 53:03 sekelompok itu akan ee masuk ke dalam 53:06 surga dan sekelompok manusia nanti akan 53:09 masuk ke dalam neraka. 53:11 Dan kata beliau, "Nanti Ibrahim, Nabi 53:14 Ibrahim, akan berdiri di jalan yang 53:17 menuju ke surga, sedangkan aku akan ber 53:20 berdiri di jalan yang menuju ke neraka." 53:24 Para sahabat kami bertanya, "Wahai 53:26 Rasulullah, engkau kan lebih mulia, 53:29 lebih agung dari Nabiullah Ibrahim, 53:31 kenapa engkau berdiri di jalan menuju 53:33 neraka?" 53:35 Kata Rasulullah, 53:36 "Sengaja aku berdiri di sana, barangkali 53:39 nanti ada umatku yang lewat ke sana. 53:42 Jadi Nabi akan menghadang, takut 53:45 barangkali nanti ada umatnya yang menuju 53:48 ke neraka, dihadang dulu Rasul. Ya 53:51 Allah. 53:53 Seperti itulah pemimpin agung, 53:55 sayangnya kepada umatnya melebihi sayang 53:59 ayah bundanya kepada kita semuanya. 54:06 Selanjutnya jamaah rahimakumullah, lalu 54:09 malaikat maut mendekat 54:11 ketika dicabut ya sampai roh itu ke ke 54:16 apa namanya? 54:17 [mendengus] 54:18 Jadi beliau ini berbaring di pangkuan 54:20 Sayyidah Aisyah radhiallahu anha dan itu 54:24 keringat luar biasa dari kening dan 54:27 pelipis Rasulullah. 54:29 Ya seperti yang saya katakan bahwa 54:32 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 54:33 bersabda, 54:35 orang kalau orang baik 54:37 itu ketika meninggal, ini ada tiga 54:41 tandanya. Satu, keningnya, pelipisnya ya 54:44 itu berkeringat terus. 54:48 Berkeringat. [mendengus] Yang kedua, 54:49 matanya berair. 54:51 Yang ketiga, bibirnya kering. 54:54 Nah kalau orang yang orang kafir ya 54:57 lah itu saat dicabut nyawa, pertama 55:00 lehernya berbunyi seperti or seperti 55:04 hewan yang dijerat lehernya. 55:06 Kenapa? Karena kalau orang mukmin 55:09 dicabut nyawa itu adalah dengan ee 55:12 keringatnya. Sementara orang kafir itu 55:16 dari rahang bawahnya. 55:18 Yang kedua, mukanya berwarna merah 55:21 kemerah-merahan. 55:23 Ya. Jadi kalau yang tadi tiga, ee 55:26 keningnya berkeringat, 55:28 [mendengus] 55:28 ee matanya berair dan bibirnya kering, 55:32 itu tiga tanda itu adalah bagian dari 55:35 rahmat Allah yang Allah berikan kepada 55:39 hambanya, kepada orang itu. 55:41 Nah, kalau orang kafir tadi satu seperti 55:43 hewan yang dijerat lehernya, kedua 55:45 mukanya berwarna kemerahan, yang ketiga 55:48 berbusa. 55:50 Ya, dan itu adalah bagian dari azab 55:53 Allah yang ditimpakan kepadanya, wal 55:56 iyazubillah. Makanya Sayyidah Aisyah 55:58 kalau ketika bertanya, "Rasulullah, 56:00 keringatmu begitu banyak wahai 56:02 Rasulullah." Karena terus dilapin sama 56:05 beliau ini ya. 56:06 Nah, kata Rasulullah, "Wahai Aisyah, ya, 56:10 orang mukmin itu rohnya keluar dengan 56:13 keringat. Kalau orang kafir adalah dari 56:16 rahang bawahnya." 56:18 Para pendengar Radio Silaturahim yang 56:20 dirahmati Allah, maka ketika roh sudah 56:23 sampai lutut Nabi sallallahu alaihi 56:24 wasallam mengatakan, "Ah." Gitu, merasa 56:28 sakit ya. 56:29 Falam [mendengus] mabala ruh ila surah 56:31 dan ketika ruh sudah sampai sampai ini 56:33 pusar, nada Nabi sallallahu alaihi 56:35 wasallam, "Wakarobah." 56:38 "Aduh." Katanya. 56:40 "Ya, sakitnya." 56:42 Ya. Lalu kata Sayyidah Fatimah, "Karbi 56:46 likurbika ya abatah." 56:49 "Kesedihanku di atas kesedihanmu wahai 56:52 ayahanda." 56:54 Falam mabala ruh ila sadwah. Dan ketika 56:57 ruh itu sampai ke dadanya Nabi 56:59 sallallahu alaihi wasallam, qala Nabi 57:01 sallallahu alaihi wasallam, "Ya Jibril, 57:03 ma asyadu min marorotil maut." "Alangkah 57:07 sakitnya ini." 57:09 "Ya, pedihnya dicabut nyawa ini wahai 57:11 Jibril." 57:12 Fawala Jibril alaihi wasallam wajah 57:14 an Rasulillah sallallahu alaihi 57:16 wasallam. Sampai Jibril memalingkan 57:18 wajahnya karena enggak tega melihat 57:20 Rasulullah yang lagi dicabut nyawanya. 57:23 Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 57:24 wasallam bersabda, 57:25 "Wahai Jibril, kamu tidak sukakah 57:27 melihat aku Jibril?" 57:29 Kata malaikat Jibril, "Wahai kekasihku, 57:32 siapa yang kuat hatinya melihat engkau 57:35 dalam kondisi seperti ini dalam keadaan 57:37 sakaratul maut. Saya bukan benci, 57:40 tapi saya tidak sanggup melihat kondisi 57:42 engkau seperti ini. 57:44 Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 57:46 wasallam memohon kepada Allah, ya Allah, 57:50 kalau seperti ini sakitnya dicabut 57:52 nyawa, aku mohon 57:54 sakitnya dicabut nyawa umatku 57:58 timpakanlah kepadaku, ya Allah. 58:02 Jadi Rasulullah minta, nanti kalau kita 58:05 dicabut nyawa, sakitnya itu biar Nabi 58:07 yang menanggung. 58:09 Jadi kalau Nabi merasa sakit wajar, 58:11 kenapa? 58:12 Karena menanggung juga sakitnya umat. 58:15 Dan kita ini sudah diringankan dengan 58:18 sebab ditanggung oleh Nabi sallallahu 58:20 alaihi wasallam. 58:21 Pemimpin manakah, Saudara, 58:24 yang rela menanggung penderitaan umatnya 58:27 asalkan umatnya bahagia? 58:31 Lalu Rasulullah sallallahu alaihi 58:33 wasallam 58:34 dicabut nyawanya. 58:37 Dan itu adalah terjadi di waktu dhuha di 58:41 hari Senin, ya. 58:43 Apa kalimat yang terakhir keluar dari 58:45 mulut Nabi sallallahu alaihi wasallam 58:48 yang sering diucapkan oleh Rasulullah 58:50 adalah empat, as shalah, as shalah. 58:55 Salat, salat. Yang kedua, az zakah. 58:59 Yang ketiga, an nisa, an nisa, wanita, 59:03 wanita. 59:04 Wa ma malakat aimanukum, yang keempatnya 59:07 adalah budak, hamba sahaya. 59:09 Itu empat. Dan Nabi mengatakan bahwa 59:13 barangsiapa yang ingin 59:15 supaya hidupnya berpegang teguh kepada 59:18 agama, kepada tali Allah, jangan 59:22 tinggalkan salat berjamaah. 59:25 As shalah ma al jamaah. Itu adalah ee ee 59:30 penafsiran dari kata As-Shalah. 59:32 As-Shalah seperti dijelaskan di dalam 59:34 kitab ee Ithaf bi Sa'adatil 59:38 Ithafus Sa'adatil Muttaqin, syarah kitab 59:41 Ihya Ulumiddin. Para pendengar Radio 59:44 Silaturahim, itulah ee jadi mengenai 59:49 wafatnya Rasulullah. Jadi Rasulullah 59:51 Shallallahu Alaihi Wasallam wafat di 59:53 hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun 59:57 13 Hijriah. Beliau lahir di hari Senin 1:00:02 tanggal 12 Rabiul Awal, beliau hijrah 1:00:05 dari Mekah sampai di Madinah tanggal 12 1:00:08 Rabiul Awal hari Senin, dan beliau pun 1:00:11 wafat di hari Senin tanggal 12 Rabiul 1:00:14 Awal waktu Dhuha, dan dikuburkan di 1:00:17 malam Rabu. 1:00:19 Mudah-mudahan dari ee apa namanya kisah 1:00:23 tentang ee sakit dan wafatnya Rasul, 1:00:27 kita bisa memetik beberapa hikmah buat 1:00:30 kita semua. Jadi Nabi itu seperti 1:00:32 dikatakan oleh apa namanya 1:00:36 ee oleh sahabat Abu Bakar, itu baik 1:00:39 dalam semasa hidup maupun wafatnya. 1:00:42 Begitu Rasulullah Shallallahu Alaihi 1:00:44 Wasallam wafat, maka sahabat Abbas 1:00:47 mengabarkan kepada para sahabat yang 1:00:49 lain, ya. Dan ini nanti akan kita 1:00:52 ceritakan bagaimana kejadian sesudah 1:00:55 wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi 1:00:58 Wasallam, insyaallah pada pertemuan yang 1:01:01 akan datang. Semoga Allah Subhanahu Wa 1:01:03 Ta'ala memberikan kekuatan lahir batin 1:01:06 kepada kita, Allah tambahkan iman Islam 1:01:09 kita, Allah kuatkan keyakinan kita, 1:01:11 Allah kokohkan pendirian kita, Allah 1:01:15 bimbing hati kita ke jalan yang diridai 1:01:17 dan dicintainya, dan Allah jadikan kita 1:01:20 semua termasuk orang-orang yang mampu 1:01:23 bisa ee meneladani Rasulullah 1:01:26 Shallallahu Alaihi Wasallam baik semasa 1:01:28 hidup maupun ketika dan sesudah wafat. 1:01:31 Wallahualam. 1:01:37 Jazakallah Ustad Ahmad Jazuli Khalil 1:01:40 atas tausiahnya di sore hari ini. 1:01:43 Dan kita langsung kepada pertanyaan 1:01:46 Ustad ya atau mau jeda saja? 1:01:50 Jeda sebentar deh. 1:01:52 Jeda sebentar. Baiklah Ikhwan dan Akhwat 1:01:55 tetaplah bersama kami masih dalam 1:01:56 program tausiah sore. 1:02:02 [musik] 1:02:14 Islam yang satu Ikhwan dan Akhwat yang 1:02:16 dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala kini 1:02:18 tiba saatnya kita masuk kepada 1:02:20 pertanyaan-pertanyaan yang sudah Anda 1:02:24 kirimkan. 1:02:28 Ada Bapak Arwin begitu ya, kemudian 1:02:32 Bapak Arwin mengucapkan 1:02:35 semoga Pak Ustad dan juga pejuang dakwah 1:02:37 serta para pendengar Radio Rasjid selalu 1:02:39 dalam keadaan sehat walafiat. 1:02:41 Terima kasih atas tausiahnya Ustad. 1:02:43 Kemudian ada Bapak Budi Hartono. Ada Ibu 1:02:48 Sandi Wiyartama. 1:02:51 Ada Ibu Ani, Tuan Barondi Betawi, Umi 1:02:55 Amaliah dan Ibu 1:02:58 Rukmini serta Bapak Yumandi Gunung 1:03:02 Putri. 1:03:03 Kalau dari Ibu Ani bertanya Pak Ustad 1:03:06 apakah putri Rasulullah Shallallahu 1:03:09 Alaihi Wasallam 1:03:10 memanggil ayahnya Rasulullah atau 1:03:12 bagaimana Ustad? Itu saja. 1:03:16 Ya, bismillahirrahmanirrahim. 1:03:20 Jadi, 1:03:21 [berdehem] 1:03:22 Rasul yang saya tahu Sayyidah Fatimah 1:03:25 maupun putrinya Rasul memanggil Rasul 1:03:28 itu 1:03:29 eee kadang-kadang manggilnya Rasulullah, 1:03:34 kadang-kadang memanggil 1:03:36 eee Abah. Ya, Abata, ya Abi, ya. 1:03:40 Nah, itu tergantung eee apa namanya 1:03:44 situasi dan kondisinya. 1:03:47 Itu seperti itu, tapi yang paling banyak 1:03:50 memanggilnya Rasulullah. 1:03:52 Ya, kayak eee kita juga kan 1:03:56 suka kalau lagi menceritakan ya enggak 1:03:59 menyebut dengan Bapak, eee menyebutkan 1:04:02 dengan Bapak, tapi dengan dengan gelar, 1:04:05 dengan jabatan, ya. Begitu juga adalah 1:04:08 putri-putrinya Rasulullah sallallahu 1:04:10 alaihi wasallam. Wallahualam. 1:04:12 Baik, wallahualam bisawab. 1:04:16 Eee pertanyaan selanjutnya, Pak Ustaz. 1:04:18 Pertanyaan dari Ibu Maryam di Cibubur. 1:04:22 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:23 wabarakatuh. 1:04:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:27 wabarakatuh. 1:04:29 Saya sering mendengar kisah detik-detik 1:04:31 wafatnya Rasulullah sallallahu alaihi 1:04:33 wasallam yang penuh hikmah dan nasihat. 1:04:36 Apa sebenarnya pesan terbesar yang 1:04:38 Rasulullah tinggalkan untuk umatnya di 1:04:40 saat-saat terakhir beliau? 1:04:43 Ya. 1:04:45 Baiklah. 1:04:46 Bismillahirrahmanirrahim. 1:04:48 Kalau kita lihat pada hari sebelum 1:04:51 wafatnya Rasul, He em. 1:04:53 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:04:56 [berdehem] 1:04:57 itu 1:04:59 eee seperti diceritakan oleh sahabat 1:05:02 Jabir bin Abdullah dan juga sahabat Ibnu 1:05:05 Abbas radhiallahu anhu, 1:05:07 beliau sallallahu alaihi wasallam 1:05:09 berkhotbah. Di dalam khotbahnya itu 1:05:11 kemudian beliau 1:05:13 ee meminta kepada kaumnya barangkali 1:05:17 kata Nabi ada yang pernah aku sakiti 1:05:22 atau yang punya hak ya atasku 1:05:27 entah aku pinjam uang misalkan yang 1:05:30 belum dibayar 1:05:32 atau mungkin pernah aku menyakiti ya 1:05:37 nah sehingga kemudian oh iya sahabat ya 1:05:40 Rasulullah engkau pernah pinjam ini 1:05:42 kepada saya akhirnya Rasulullah fulan 1:05:46 tolong bayarkan katanya 1:05:48 nah kalau Ukasyah kan lain 1:05:50 jadi Rasulullah Shallallahu Alaihi 1:05:52 Wasallam minta sampai akhirnya Ukasyah 1:05:54 berdiri saya Rasulullah 1:05:57 ya apa itu katanya kesalahan saya 1:06:00 kepadamu Ukasyah 1:06:02 kesalahanmu engkau saya enggak tahu 1:06:04 apakah waktu itu sengaja atau tidak 1:06:07 dalam satu peperangan engkau mencambuk 1:06:10 saya 1:06:12 kata Rasulullah Shallallahu Alaihi 1:06:13 Wasallam celakalah wahai Ukasyah mana 1:06:16 mungkin ada seorang Nabi sengaja 1:06:18 menyakiti umatnya itu enggak mungkin 1:06:21 kata Nabi tapi walaupun begitu kau tetap 1:06:24 berhak untuk men apa namanya ee membalas 1:06:28 qisas itu qisas itu 1:06:31 ya ee makanya Rasulullah kemudian 1:06:34 menyuruh Sayyidina Ali untuk mengambil 1:06:36 cambuk kepada Sayyidah Fatimah he em 1:06:39 pergilah ke sana 1:06:41 ditanya oleh Sayyidah Fatimah untuk apa 1:06:43 katanya cambuk ini untuk mencambuk 1:06:45 Rasulullah 1:06:47 kenapa diterangkan oleh Sayyidina Ali 1:06:50 bla bla bla bla bla ya 1:06:52 akhirnya sudah ee sudah dipegang oleh 1:06:57 Ukasyah silakan kata Ukasyah 1:07:00 tapi Rasulullah 1:07:02 waktu itu katanya saya lagi enggak 1:07:05 enggak pakai baju 1:07:07 ya 1:07:08 dia juga dibuka bajunya 1:07:10 Dan engkau yang mengajarkan 1:07:11 kepada-kepada kami keadilan. Karena itu 1:07:14 saya juga minta agar engkau pun membuka 1:07:16 baju Anda. He eh. 1:07:18 Akhirnya Rasulullah buka baju. Wah, 1:07:21 sahabat sudah marahnya luar biasa. 1:07:24 Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa 1:07:26 karena di situ ada Rasulullah. 1:07:29 Semarah apapun, ada yang lebih berhak 1:07:32 untuk menentukan, 1:07:34 mengambil keputusan, menetapkan hukum, 1:07:37 yaitu adalah hakim tertinggi Rasulullah 1:07:40 sallallahu alaihi wasallam. Makanya 1:07:41 enggak ada yang main hakim. Penginnya 1:07:44 sih mereka gebukin saja kepada sahabat 1:07:46 Ukasyah. 1:07:48 Ya, dibuka baju Rasulullah sallallahu 1:07:50 alaihi wasallam. 1:07:51 Bisa dibayangkan kulitnya Rasulullah itu 1:07:54 putih kemerah-merahan. Ya Allah, kalau 1:07:57 dicambuk itu kayak apa kulit seperti 1:07:59 itu. 1:08:00 Makanya sahabat Abu Bakar loncat dia 1:08:03 itu. Kemudian mengatakan, "Wahai 1:08:05 Ukasyah, 1:08:06 ya, 1:08:08 umurku dengan umur Rasulullah itu sama. 1:08:10 Di mana dari kecil aku selalu bermain 1:08:13 bersama Rasulullah. 1:08:15 Di mana ada Rasulullah, di situ ada aku. 1:08:17 Dan sebelum kalian semua beriman, akulah 1:08:20 orang yang pertama beriman kepada 1:08:22 Rasulullah. 1:08:23 Dan kemudian Rasulullah menjadi 1:08:25 menantuku. Ya. 1:08:27 Nah, karena itu cambuklah aku, Ukasyah. 1:08:31 Dengan mencambuk aku, ya, sama dengan 1:08:34 engkau mencambuk Rasulullah. Berapa kali 1:08:37 kau ingin mencambuk aku, lakukan 1:08:39 sebagai ganti, ya, Rasulullah." 1:08:42 [mendengus] 1:08:43 Tapi apa kata sahabat Ukasyah, "Wahai 1:08:45 Abu Bakar, 1:08:46 ya, urusanku dengan Rasulullah bukan 1:08:49 denganmu." He eh. Lalu kata Rasulullah, 1:08:51 "Abu Bakar, sudahlah. Allah sudah 1:08:54 menetapkan surga, 1:08:56 ya, untukmu. Untuk menetapkan, 1:08:59 mengetahui tempatmu di surga nanti." 1:09:02 Turun Abu Bakar, loncat sahabat Umar. 1:09:06 Ya. 1:09:07 Begitu juga sahabat Umar mengungkapkan 1:09:09 beberapa kalimat yang intinya minta 1:09:12 supaya cambuk enggak diberikan kepada 1:09:14 Rasul, tapi sahabat Umar yang menjadi 1:09:17 apa namanya penggantinya. 1:09:20 Ya. 1:09:21 Tapi sahabat Ukasyah kembali, "Ini 1:09:24 urusanku dengan Rasulullah, bukan 1:09:26 denganmu." 1:09:27 Turun sahabat Umar, loncat sahabat 1:09:30 Utsman. 1:09:31 Turun sahabat Utsman, loncat Sayyidina 1:09:34 Ali. 1:09:35 Sayyidina Ali turun, loncat Sayyidina 1:09:37 Hasan dan Husein. 1:09:39 Untuk menggantikan kedudukan Rasulullah 1:09:42 menerima cambukan. 1:09:44 Ya. Semuanya kemudian turun. Begitu 1:09:47 sudah 1:09:48 sepi, sahabat enggak ada yang mau 1:09:50 menatap, karena enggak tega melihat 1:09:52 bagaimana tubuh yang putih itu harus apa 1:09:56 namanya 1:09:57 menerima pukulan cambuk. 1:10:00 Lalu mendekat sahabat Ukasyah, ya. 1:10:03 Nah, tiba-tiba 1:10:05 tidak didengar bunyi cambuk. Yang ada 1:10:08 adalah tangisan. Ternyata Ukasyah 1:10:11 kemudian memeluk tubuh Nabi, ya. 1:10:13 Menciumi tubuh Nabi. 1:10:16 Lalu apa kata Ukasyah? "Wahai 1:10:18 Rasulullah, satu kali engkau mengatakan, 1:10:22 dua kali mengatakan, 1:10:24 aku diam. 1:10:26 Tapi begitu ketiga kali engkau 1:10:28 mengatakan, 1:10:30 ini jelas sebagai pertanda bahwa engkau 1:10:33 akan meninggalkan kami semua. 1:10:36 Engkau makhluk yang agung, 1:10:38 tentu akan berada di surga Firdaus yang 1:10:41 paling tinggi. 1:10:43 Sementara aku Ukasyah, 1:10:45 manusia yang penuh dosa ini, tentu tidak 1:10:48 akan bersama denganmu. 1:10:50 Karena itulah aku berharap ingin 1:10:52 menyatukan kulitku dengan kulitmu. Dan 1:10:56 aku yakin setiap kulitku yang tersentuh 1:10:59 kulitmu, itu tidak akan terbakar oleh 1:11:02 api neraka. 1:11:04 Wahai Rasulullah, jangankan engkau 1:11:06 sengaja, tidak sengaja. Andai kau ingin 1:11:09 memukul aku, maka siapa diantara umatmu 1:11:12 yang akan 1:11:14 kan atas perbuatanmu. 1:11:17 Ya Allah, dipeluknya. Lalu kata 1:11:19 Rasulullah, "Ukasyah, benar sekali. 1:11:22 Setiap kulitmu yang tersentuh oleh 1:11:25 kulitku, haram tersentuh oleh api 1:11:28 neraka." Allah. Begitu menyaksikan 1:11:31 keadaan seperti itu, para sahabat iri 1:11:33 sekali mereka tentunya. Ingin bisa 1:11:36 memeluk tubuh Rasulullah Shallallahu 1:11:38 Alaihi Wasallam. 1:11:40 Jadi dari kisah ini kita bisa melihat, 1:11:42 Rasulullah sebelum menghadap Allah 1:11:45 sebagai pemimpin, Rasulullah 1:11:48 ah, pemimpin negara, pemimpin umat, 1:11:50 sebagai seorang ayah, 1:11:52 tidak mau beli ini menghadap Allah, 1:11:56 meninggalkan kesalahan kepada orang 1:11:58 lain, sekecil apapun kesalahan itu. 1:12:02 Karena semua itu akan dimintakan 1:12:04 pertanggungjawabannya. 1:12:05 Rasulullah lebih memilih dihukum di 1:12:08 dunia daripada nanti harus dihukum oleh 1:12:11 Allah di akhirat nanti, sekecil apapun 1:12:13 kesalahannya. 1:12:15 Alangkah luar biasanya kalau 1:12:17 pemimpin-pemimpin 1:12:19 ya kita di dunia ini berjiwa, ya, 1:12:23 janganlah se-seper taruh dari jiwa 1:12:26 Rasulullah, entah sepersepuluh atau 1:12:28 seperberapanya itu dimilikinya, ya. 1:12:31 Tentu ini akan membanggakan bagi yang 1:12:34 dipimpinnya. 1:12:35 Mungkin itu diantara lain, ya, hikmahnya 1:12:38 yang bisa kita petik dari 1:12:40 kejadian-kejadian itu. Wallahualam. 1:12:42 Baik. 1:12:43 Seorang sahabat saja eh merasa dirinya 1:12:47 penuh dengan dosa, apalagi kita, Pak 1:12:48 Ustad, ya. 1:12:49 Allahumma sholli ala 1:12:51 Muhammad. Baik, pertanyaan terakhir Pak 1:12:53 Ustaz ya dari Hajah Siti Aisyah di 1:12:56 Bekasi Barat. Assalamualaikum 1:12:58 warahmatullahi wabarakatuh Pak Ustaz. 1:13:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13:02 wabarakatuh. 1:13:03 Saya merasa terharu bahkan sampai 1:13:05 meneteskan air mata kalau mengingat 1:13:08 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:13:10 wafat dengan kalimat terakhir untuk 1:13:12 umatnya, ummati ummati ummati. 1:13:16 Saya ingin sekali bisa meninggal dalam 1:13:18 keadaan husnul khotimah 1:13:20 seperti apa yang beliau ajarkan. 1:13:23 Pertanyaan saya adalah apa amalan yang 1:13:26 bisa saya jaga 1:13:28 supaya kelak bisa dikumpulkan bersama 1:13:30 Rasulullah di akhirat. 1:13:34 Baik. 1:13:35 Bismillahirrahmanirrahim. 1:13:38 Ini pertanyaan yang mudah sekali 1:13:40 diajukan, ya. 1:13:42 Tapi 1:13:45 jawabannya yang yang membingungkan. 1:13:48 Karena kalau saya mengatakan agar husnul 1:13:51 khotimah, ini begini, 1:13:53 ah seolah-olah saya ini pasti husnul 1:13:56 khotimah karena sudah tahu apa namanya 1:13:58 teorinya, ya. 1:14:00 Yang jelas begini lah. 1:14:03 Kita berharap semoga kita ini husnul 1:14:05 khotimah nantinya karena itu 1:14:09 Amin. jalankan semua perintah Allah 1:14:12 sesuai dengan apa namanya kemampuan 1:14:15 kita, 1:14:17 ya. Kemudian 1:14:19 tinggalkan semua larangan-larangan 1:14:21 Allah, ya. Dalam situasi dan kondisi 1:14:25 bagaimanapun 1:14:26 disertai dengan kita terus berdoa kepada 1:14:30 Allah agar Allah menjadikan kita husnul 1:14:33 khotimah. 1:14:34 Amin. 1:14:35 Setiap kita mau melakukan perbuatan 1:14:37 dosa, perbuatan salah, ingat oleh kita, 1:14:41 ya, kalau 1:14:43 eh nyawa itu atau ajal itu kan datang 1:14:47 sewaktu-waktu. Kita tidak bisa prediksi. 1:14:51 Yang sakit sudah puluhan tahun enggak 1:14:53 mati-mati. Orang yang enggak sakit 1:14:55 enggak apa tahu-tahu mati. 1:14:57 Nah, kita harus takut kalau-kalau kita 1:15:01 lagi berbuat maksiat itu kemudian ajal 1:15:05 datang. 1:15:06 Ya, ajal datang. Ini. 1:15:09 Makanya saya suka saya buat guyonan, 1:15:11 bercanda sama orang yang 1:15:14 suka main gaple. Bukan berarti saya 1:15:16 mengharamkan orang main gaple 1:15:18 iseng-iseng, enggak ya. 1:15:19 [tertawa] 1:15:20 Ya, toh namanya juga iseng bukan judi. 1:15:22 Yang diharamkan itu kan judinya. 1:15:25 Cuma kata saya begini, Bapak-bapak kalau 1:15:28 mau main gaple, ya, 1:15:30 ya sebelumnya berdoa dulu kepada Allah. 1:15:33 Ya Allah, jangan Engkau cabut nyawa saya 1:15:37 saat saya lagi bermain gaple gitu 1:15:41 doanya. Minta mudah-mudahan dikabulkan 1:15:43 oleh Allah. 1:15:45 Sebab kalau kita lagi main gaple 1:15:47 meninggal, itu akan menjadi bahan 1:15:50 cerita. Cerita yang buruk buat generasi, 1:15:53 terutama buat anak keturunan kita, ya. 1:15:57 Nah, jadi begitu barangkali Ibu Aisyah 1:15:59 ya di Bekasi. Akhirnya marilah kita 1:16:02 mohon kepada Allah subhanahu wa taala. 1:16:05 Semoga Allah subhanahu wa taala 1:16:06 panjangkan umur kita dalam taat 1:16:08 kepada-Nya. 1:16:09 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 1:16:12 diridai dan dicintai-Nya. 1:16:14 Allah hiasi hati kita dengan akhlak yang 1:16:16 mulia. Allah bersihkan hati kita dari 1:16:19 akhlak yang hina. Allah limpahkan 1:16:21 rahmat, taufik, hidayah kepada kita, 1:16:24 anak cucu kita. 1:16:26 Amin. Sehingga 1:16:28 selama hidup kita istikamah menjalankan 1:16:30 perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan 1:16:32 manakala wafat semoga Allah wafatkan 1:16:35 kita semua dalam keadaan husnul 1:16:37 khotimah. Rabbana taqabbal minna duaana 1:16:40 wa rajaana siam maradina bi rahmatika ya 1:16:42 arhamar rahimin. Rabbana atina fidunya 1:16:45 hasanah wafil akhirati hasanatan waqina 1:16:48 adzabannar. Wasallallahu ala sayyidina 1:16:50 Muhammadin wa ala alihi wasahbihi 1:16:52 wasallam walhamdulillahirabbil alamin. 1:16:54 Kepada pemirsa Rasel TV dan pendengar 1:16:59 Radio Silaturahim 1:17:01 insya Allah hari Ahad besok tanggal 28 1:17:05 dimulai dari jam 07.30 1:17:08 sampai jam 11.00 kami akan mengadakan 1:17:13 peringatan Maulid Nabi Shallallahu 1:17:15 alaihi wasallam di Pondok Pesantren Ihya 1:17:18 Ulumuddin Ciracas. 1:17:20 Yang insya Allah nanti penceramahnya 1:17:22 tunggal 1:17:23 yaitu guru kita bersama Habib Husein Al 1:17:26 Athas. Mudah-mudahan beliau diberi 1:17:28 kesempatan yang prima oleh Allah 1:17:30 Subhanahu wa taala sehingga bisa hadir 1:17:33 pada acara tersebut. Begitu juga dengan 1:17:35 kita sehingga bisa hadir pada acara 1:17:38 tersebut. Demikian undangan dari saya, 1:17:40 lebih kurangnya mohon maaf. 1:17:41 Assalamualaikum warahmatullahi 1:17:43 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:17:45 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan dan 1:17:47 akhwat. Demikian tadi tausiah kita 1:17:49 di sore hari ini bersama Ustaz Ahmad 1:17:52 Jazuli Qalil. Tadi juga sudah disinggung 1:17:55 ya ikhwan dan akhwat diundang langsung 1:17:58 oleh tuan rumah 1:18:00 Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu 1:18:03 alaihi wasallam di Pondok Pesantren 1:18:05 beliau Ihya Ulumuddin di Ciracas 1:18:07 tepatnya di Cen Centex Ustaz ya? 1:18:10 Centex 1:18:11 Centex 1:18:12 Centex Centex Centex Centex Lebih 1:18:15 mudahnya 1:18:17 pakai Google Maps gitu ya Pondok 1:18:19 Pesantren Ihya Ulumuddin. 1:18:21 Insya Allah nanti diarahkan ke sana 1:18:23 tanggal 28 ikhwan dan akhwat 1:18:25 pagi-pagi 07.30 nanti kita jumpa dengan 1:18:29 Ustaz Ahmad Jazuli Qalil dan tentu saja 1:18:31 guru kita Ustaz Husein Al Athas. Jadi 1:18:35 jangan lewatkan kesempatan ini. Mari 1:18:38 bersama-sama, beramai-ramai kita hadiri 1:18:42 eh peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad 1:18:44 sallallahu alaihi wasallam di Pondok 1:18:46 Pesantren Ihyaul Ulumuddin yang diasuh 1:18:48 langsung oleh eh guru kita Ustaz Ahmad 1:18:51 Zazuli Kholil. Dari studio kami mohon 1:18:54 undur diri. Terima kasih atas segala 1:18:57 perhatian dari ikhwan dan akhwat. Dan 1:18:59 kami mohon maaf jika ada beberapa 1:19:02 pertanyaan yang belum sempat kami jawab 1:19:05 seperti Bapak Wahyu di Kalisari dan Ibu 1:19:07 Rukmini. Khairul kalam kami undur diri. 1:19:10 Billahi taufik wal hidayah. 1:19:11 Wassalamualaikum warahmatullahi 1:19:13 wabarakatuh.