Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. Allahumma shalli ala 0:21 sayyidina Muhammad wa ali sayyidina 0:22 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:25 lagi hari ini hari Jumat tanggal 8 0:27 Rabiul Akhir 1446 Hijriah atau tanggal 0:29 11 Oktober 2024. Kita jumpa lagi dalam 0:32 acala renungan di bawah naungan 0:34 Al-Qur'an untuk edisi dialog dan tanya 0:36 jawab. 0:38 Alhamdulillah Ustaz Husin sudah hadir 0:39 sini juga Ustaz Hamzah ada Ondi 0:42 Saputra kemudian ada Algi juga ada 0:45 Muhammad Ilham dan Fauzi yang sedang PKL 0:48 nih. Silakan tayangkan ee pertanyaan 0:51 Anda ke 0:54 0811999720. Nanti insyaallah akan 0:56 dijawab oleh Ustaz Husein dan Ustaz 0:58 Hamzah. Ee sekarang kita sama-sama baca 1:01 al-Fatihah 1:04 duluin. Auzubillahi 1:10 minasyaitanirrajim. 1:14 [Musik] 1:17 Bismillahirrahmanirrahim. 1:18 [Musik] 1:19 Alhamdulillahirabbil 1:23 alamin arrahmanirrahim. 1:29 iki 1:31 yaumiddin iyaka na'budu wa iyaka 1:37 nasta 1:39 ihdinasirathal 1:42 mustaqim 1:44 shathalladzina an'amta 1:47 alaihim ghairil maghdubi alaihim 1:51 waladin. 1:58 Amin. Amin. Alhamdulillah kita sudah 2:00 membaca al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah 2:02 mudahkan kita dalam memahami 2:04 jawaban-jawaban yang diberikan oleh 2:05 guru-guru kita. Ee baik Ustaz Husin. 2:08 Pertanyaan pertama dari hamba 2:10 Allah. Asalamualaikum Ustaz Husin. Ini 2:13 ada orang yang mempresentasikan dirinya 2:16 orang bijak. Dia mengatakan sekarang 2:18 sudah tidak musimnya surat apa yang 2:19 sudah Anda baca, ibadah apa yang sudah 2:21 Anda lakukan. Tapi yang sekarang adalah 2:23 yang penting adalah kebaikan apa yang 2:26 Anda sudah lakukan itu dan populer 2:29 sekali itu viral videonya. 2:36 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 2:38 rabbil 2:40 alamin. Hamdan katsiran 2:43 thayyiban mubarokan fih kama yuhibbuna 2:47 waard. 2:50 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 2:53 Muhammad. Asalamualaika ya 2:57 Rasulullah. Assalamu alaina wa ala 2:59 ibadillahi 3:02 shihin. 3:03 Wasalamualaikum warahmatullahi 3:06 wabarakatuh. 3:11 Allahumma atina minika 3:13 rahmah waimna min ladunka ilman nafi' 3:18 wfna 3:21 bimaam rbana zidna ilman 3:26 waqna w ba'du alhamdulillah pagi hari 3:29 ini bersama ustazah bin atas 3:33 alattas begitu juga ustaz muhammad 3:36 krisna kita 3:38 Pagi bersama 3:41 seluruh kerabat kerja di studio. Ada 3:44 juga saudara Ondi kita, ikhwan dan 3:47 akhwat yang sedang magang. Kepada 3:49 seluruh pendengar pemirsa radio TV 3:53 silaturahmi yang dirahmati Allah. 3:58 Di 3:59 tengah-tengah kondisi umat yang 4:04 carut-marut, baik dalam kehidupan 4:06 sosial, kehidupan 4:09 ekonomi, kerusakan yang 4:12 melanda masyarakat 4:16 kita, begitu pula lembaga-lembaga 4:19 keagamaan yang dipergunakan untuk 4:24 kepentingan-kepentingan duniawi. Orang 4:26 sudah kehilangan 4:28 kepercayaan kepada tokoh-tokoh agama. 4:31 Bahkan banyak dari mereka yang 4:33 kehilangan kepercayaan terhadap agama 4:36 itu sendiri. 4:39 Karena mereka melihat walaupun 4:41 dakwah-dakwah Islam marak di mana-mana 4:44 tempat, ulama-ulama baik itu jebolan 4:48 dalam negeri maupun luar negeri yang 4:50 meraih gelar master atau 4:52 PhD, ternyata mereka bukan hanya tidak 4:56 mampu untuk 4:59 membendung arus kerusakan, bahkan mereka 5:03 terlibat di dalamnya. 5:06 Oleh karena itu, 5:09 mulai muncul di tengah-tengah kita 5:12 anjuran dan gerakan yang mengajak kita 5:14 untuk berbuat 5:16 kebaikan. Masing-masing menyibukkan 5:19 dirinya untuk berbuat 5:20 kebaikan daripada kita banyak berbicara 5:24 mengenai agama atau berbicara mengenai 5:27 berapa surah yang telah kita hafal dalam 5:30 Al-Qur'an. Berapa banyak buku yang kita 5:32 tamatkan. 5:35 Kemudian 5:37 juga bagaimana seorang menjaga salatnya 5:40 di 5:41 masjid. Tapi 5:43 ternyata antara apa yang mereka 5:46 pelajari, antara salat yang mereka 5:48 kerjakan dengan kehidupan sedikit pun 5:51 tidak 5:52 terhubung. Mereka-mereka yang berjidat 5:54 hitam, begitu juga mereka yang mendalami 5:58 agama. Ternyata banyak dari mereka yang 6:01 melakukan kerusakan. 6:04 Oleh karena 6:06 itu, gerakan dan seruan ini 6:09 sebetulnya mengungkapkan keresahan, 6:13 kegelisahan, dan kebingungan 6:16 mereka. Lalu apa kira-kira solusinya, 6:18 Mas 6:21 Kristen? Allah Subhanahu wa taala 6:23 menempatkan manusia di muka bumi sebagai 6:26 khalifah yang diberikan pilihan dan 6:28 kehendak. 6:30 Allah utus rasul-Nya, turunkan kitabnya. 6:33 Allah juga memberikan mereka akal, 6:36 mengajakkan mereka ilmu. Nah, di antara 6:39 manusia ada yang memilih untuk mengikuti 6:41 petunjuk Allah, berjalan di atas 6:44 kebenaran, berbuat kebaikan, 6:47 menganjurkan juga manusia untuk berbuat 6:49 kebaik. Menjauhkan diri mereka dari 6:52 perbuatan-perbuatan yang tidak benar. 6:56 juga menganjurkan orang untuk menjauh 6:58 dari perbuatan tersebut yang akan 7:00 membawa petaka bukan hanya pada individu 7:03 tapi juga pada masyarakat, bangsa dan 7:05 negara. 7:07 Nah, pertarungan di antara dua kekuatan 7:11 ini antara yang hidup 7:15 baik dan memilih untuk hidup menempuh 7:18 jalan yang tidak benar, tidak akan 7:20 berhenti berakhir. Baik dengan tangisan 7:25 kita, begitu juga tidak akan berhenti 7:27 hanya dengan sekedar kita menghafal 7:29 Al-Qur'an, mendalami ilmu agama, 7:33 kemudian juga menghafal ayat-ayat Allah. 7:36 bangun di waktu 7:38 malam, kemudian kita berpuasa di waktu 7:41 siang. Tidak cukup. Hanya dengan 7:43 ini Allah subhanahu wa taala 7:47 menegaskan apa yang harus dilakukan 7:51 seorang muslim adalah beriman kepada 7:53 Allah subhanahu wa 7:56 taala kemudian mengerjakan amal 8:00 saleh. Amal saleh ini bukan dibatasi 8:04 oleh salat, oleh puasa, tapi amal saleh 8:07 adalah amal-amal yang membawa kebaikan 8:10 bagi umat manusia. 8:12 Dan amal-amal saleh ini kita lakukan 8:15 bukan karena pamrih, bukan karena 8:17 mendambahkan pujian, bukan juga untuk 8:20 mendapatkan hadiah 8:22 penghargaan, tapi dilakukan semata-mata 8:25 karena Allah subhanahu wa taala. Jadi 8:29 yang perlu kita lakukan sebagai seorang 8:32 muslim, kita 8:33 betul-betul mendalami keimanan kita dan 8:36 mengaitkan amal perbuatan kita dengan 8:39 iman kita kepada Allah. dengan iman kita 8:42 kepada hari akhir di mana kita akan 8:44 pertanggungjawabkan amal kita dengan 8:47 iman kita kepada Al-Qur'an sebagai 8:49 pedoman hidup, iman kepada Rasul sebagai 8:52 tauladan yang 8:54 sebaik-baiknya. Nah, umat pada saat ini 8:56 Mas Krishna tidak lagi meneladani Rasul. 9:01 Rasul menjadikan agama sebagai pedoman 9:05 hidup dan dia menjadi contoh dalam hal 9:07 ini. Hingga semua kehidupan masyarakat 9:11 Islam pada itu betul-betul diawasi oleh 9:13 iman mereka kepada Allah dan hari akhir 9:16 dan terikat dengan petunjuk Allah dan 9:18 ketauladanan 9:20 Rasulnya. Saksikan bagaimana perubahan 9:23 yang terjadi pada sahabat Nabi yang dulu 9:26 mereka tenggelam dalam kesesatan. 9:29 yang tadinya berperang hanya untuk 9:31 urusan yang 9:33 sepele. Begitu mereka masuk ke dalam 9:35 Islam yang tadinya mereka hidup untuk 9:38 dunia bahkan rela menumpahkan darah, 9:41 mengobarkan peperangan, semenjak saat 9:43 itu, Mas Krishna mereka menjadi 9:46 orang-orang yang lebih mengutamakan 9:48 orang lain daripada diri mereka. Mereka 9:52 orang-orang yang bekerja untuk 9:54 mengharapkan rida Allah. Oleh karena 9:56 itu, apa yang mereka lakukan? terlihat 9:59 manfaatnya. Amal mereka diberkahi oleh 10:01 Allah karena mereka bekerja untuk Allah. 10:04 Dan keberkahan tersebut terasa yang 10:06 tadinya bangsa Arab yang tenggelam dalam 10:08 kejahiliahan berperang satu dengan 10:10 lainnya. Begitu mereka mengikuti Allah 10:12 dan Rasul-Nya terjadi perubahan. Nah, 10:15 pada saat ini agama di negeri kita ini 10:19 hanya sekedar hafalan dan pelajaran. 10:23 Seorang bila menghafal 10:26 Al-Qur'an, bangun malam, puasa di waktu 10:28 siang, dianggap orang ini sebagai apa? 10:31 Sebagai sosok idola dan ikutan walaupun 10:34 amal perbuatannya tidak 10:36 benar. Dan di Indonesia susah bagi kita 10:40 untuk membedakan mana ulama, mana 10:42 artis. Mana ulama mana artis. Karena 10:46 apa? Karena artis juga punya hak untuk 10:48 memberikan fatwa. 10:50 seperti ada sebuah radio ya di ibu kota 10:54 Jakarta ya ada sesi tanya jawab antara 10:59 ustaz dan 11:01 masyarakat. Ustaznya tidak memiliki 11:03 latar belakang agama. Dia seorang 11:07 artis. Antum bisa bayangkan bagaimana 11:10 tanya jawab antara seorang ustaz 11:13 berlatar belakangkan artis bukan dari 11:16 orang yang mempelajari agama menjawab 11:18 pertanyaan umat. 11:20 Bahkan seorang penyanyi musisi kalau 11:23 pasar musiknya lagi sepi, beralih 11:25 menjadi 11:27 ustaz. Tinggal ganti kostum, ganti 11:30 pakaian, mereka bisa berubah menjadi 11:32 ustaz. Walaupun akhlak mereka tidak 11:34 mencerminkan akhlak seorang yang 11:37 betul-betul mengenal Allah Subhanahu wa 11:40 taala. Oleh karena itu, orang 11:43 bertanya-tanya, "Apa yang mesti kita 11:44 lakukan pada saat ini di tengah-tengah 11:46 carut-marutnya kehidupan? di 11:49 tengah-tengah kerusakan yang begitu 11:51 meluas di mana tokoh-tokoh agama, 11:55 tokoh-tokoh politik, demikian pula 11:57 kalangan-kalangan orang yang memiliki 12:00 kekuasaan dan harta ini yang 12:02 mengendalikan kehidupan disesuaikan 12:04 dengan hawa nafsu mereka. Maka yang 12:06 harus kita lakukan di tengah-tengah 12:08 kerusakan ini pertama kita mulai untuk 12:11 menjaga diri kita istiqamah dalam 12:13 kebaikan. 12:15 Kita salat, kita beribadah, kemudian 12:17 kita berbuat kebaikan dan mengajak orang 12:19 untuk berbuat kebaikan. Kita juga 12:21 menjauhkan diri kita dari kemungkaran 12:23 dan mengingatkan juga orang untuk 12:25 menjauh daripadanya. Sebelum kita 12:27 mengingatkan orang, kita mulai dengan 12:29 diri kita. 12:31 Lalu kita bersama-sama dengan 12:33 orang-orang yang saleh untuk 12:36 mengingatkan umat dari penyimpangan dan 12:40 kesalahan yang terjadi yang bisa 12:42 mengundang azab Allah Subhanahu wa 12:46 taala. Mengingatkan para pemimpin yang 12:49 menyimpang dan salah untuk kembali pada 12:51 Allah. Juga mengingatkan rakyat dan 12:53 mengajak mereka akan kesalahan yang 12:55 sedang berlangsung. 12:58 Insyaallah kalau seandainya kita tidak 13:00 ikut-ikutan bersama kezaliman, tapi kita 13:03 istikamah di jalan yang benar, hidup 13:05 berbuat kebaikan, insyaallah Allah akan 13:08 satukan kita dengan orang-orang yang 13:10 punya tujuan yang sama, yang hidup siang 13:12 yang sama untuk dapat melakukan 13:13 perubahan di tengah-tengah negeri kita. 13:16 Jangan kita waktu melihat kezaliman 13:21 tidak mampu untuk melawan, kita 13:22 berkolaborasi dengan 13:24 mereka. Nah, ini yang kita sayangkan. 13:27 dari sebagian ulama bahkan dari 13:29 partai-partai yang latar belakangnya 13:32 Islam. Mereka berjuang di arena politik. 13:36 Begitu mereka kalah karena takut tidak 13:38 mendapatkan jabatan, mereka 13:40 berkolaborasi dengan apa? Dengan 13:43 lawan-lawan politik mereka yang kita 13:46 tahu bagaimana latar belakangnya. Bahkan 13:48 pada saat berkampanye mereka menjelaskan 13:50 keburukan lawan-lawan mereka. Tapi 13:53 begitu selesai pemilihan, suara mereka 13:56 tidak memadai, mereka bersatu 13:59 berkolaborasi dengan 14:00 kekuasaan. Dan ini bukan hanya sekali, 14:03 berulang kali, bagaimana rakyat akan 14:05 punya kepercayaan pada para pemimpin 14:08 mereka. Jadi apa yang diajukan tadi Mas 14:11 Krisen dari pertanyaan menunjukkan 14:14 hilangnya kepercayaan betul-betul kepada 14:17 tokoh-tokoh agama juga kepada agama itu 14:20 sendiri. karena dianggap agama tidak 14:22 menyelesaikan persoalan. Padahal 14:25 sebetulnya bukan agama yang tidak 14:27 menyelesaikan persoalan, tapi cara 14:29 beragama kita yang 14:31 salah. Oleh karena itu, Allah berfirman 14:34 dalam suratul Asri ini merupakan jalan 14:37 keluar yang Allah tunjukkan. Satu surah 14:39 yang pendek yang tidak bertele-tele. 14:42 Allah Subhanahu wa taala bersumpah 14:46 bismillahirrahmanirrahim wal 14:48 asr. Dimulai dengan bismillah 14:50 mengingatkan bahwa ayat-ayat ini datang 14:52 dari sisi Allah Subhanahu wa taala yang 14:56 membawa rahmat dan kebaikan buat kita 14:59 semua. Maka dengan rahmat Allah ini, 15:01 Allah bersumpah demi masa. 15:06 Seperti yang Ustaz Hamzah sering 15:08 katakan, Allah seringki bersumpah dengan 15:10 waktu, baik itu waktu subuh, waktu asar, 15:13 ya begitu juga waktu malam untuk 15:18 mengingatkan pentingnya waktu bagi kita 15:21 semua. Karena waktu ini merupakan modal 15:24 yang Allah berikan kepada kita. Bisa 15:27 menjadi ladang kebaikan, bisa juga 15:28 menjadi ladang apa? keburukan yang kelak 15:31 kita akan pertanggungjawabkan dan juga 15:33 mengingatkan kepada kita akan 15:35 terbatasnya hidup 15:37 kita demi masa. Dan kita 15:41 tahu waktu asar ini merupakan waktu yang 15:45 singkat menjelang terbenamnya matahari. 15:48 Kalau waktu subuh merupakan awal hari. 15:51 Kalau waktu apa? Waktu asar merupakan 15:54 saat-saat ya berakhirnya hari 15:58 kita memasuki saat-saat terbenamnya 16:01 matahari. Maka lembaran kita pada hari 16:04 tersebut telah 16:05 ditutup. Allah mengingatkan bagaimana 16:08 singkatnya hidup kita. Dan kata al-asr 16:11 dalam bahasa Arab ini artinya memerah. 16:14 Oleh karena itu dalam bahasa Arab juz ya 16:18 adalah asir. Nah, waktu ini betul-betul 16:21 akan memerah sari sari kehidupan kita 16:24 dan hidup kita ini amat singkat dan 16:26 pendek. Innal insana lafi khususin. Lalu 16:29 jawaban dari sumpah ini, sesungguhnya 16:31 manusia 16:33 benar-benar menghadapi ancaman kerugian 16:36 yang amat dahsyat. Bukan kerugian kecil 16:39 tapi mereka akan kehilangan 16:41 segala-galanya apabila kesempatan ini 16:42 hilang. 16:45 Lalu Allah Subhanahu wa taala kecualikan 16:49 dari orang-orang yang merugi. 16:53 Kecuali mereka yang beriman. Bukan hanya 16:56 percaya, bukan hanya yakin, tapi iman, 16:59 kepercayaan, keyakinan yang kokoh, kuat 17:02 yang mendorong seseorang untuk beramal 17:04 sesuai dengan 17:06 keyakinannya. Kecuali mereka-mereka yang 17:08 beriman. Wa amilus shihat. Tidak cukup 17:12 hanya iman. tapi diiringi dengan amal 17:15 saleh hingga perilakunya terhadap 17:17 dirinya, terhadap keluarganya, terhadap 17:20 masyarakatnya, 17:22 kepeduliannya, kemudian motivasinya 17:24 untuk mendorong kebaikan dan 17:26 kontribusinya juga dalam mencegah 17:28 memerangi yang mungkar bukan dia 17:30 terlibat di dalamnya. Illalladzina amanu 17:34 waamilus 17:36 shihat. Ternyata dua ini tidak cukup. 17:40 Watu bilhaqqi wa tawu bisobri. 17:43 Dibutuhkan betul-betul kerja 17:46 sama. Hidup dalam lingkungan yang 17:49 menjaga kita untuk tetap saling 17:52 mengingatkan untuk bersabar dalam 17:54 menghadapi cobaan hidup ini. Jangan 17:56 karena kita tertekan, kita bergabung 17:58 dengan kezaliman. Jangan karena kita 18:00 kalah kita berkolaborasi dengan 18:02 kekuasaan. 18:04 Watu, wat tawasau bilhaqqi, watawu 18:08 bisabri. Bersama-sama ya kita saling 18:11 mengingatkan karena ada saat-saat lemah 18:14 dihadapi oleh manusia. Saat lemah, saat 18:17 dia bingung, saat dia merasa 18:19 kesendirian. Nah, pada saat kita hidup 18:22 dalam lingkungan yang saling 18:23 mengingatkan untuk berpegang teguh pada 18:25 kebenaran. watw bis dan saling 18:28 mengingatkan untuk bersabar melalui 18:31 cobaan hidup ini. Kalau kita berpegang 18:34 pada ayat-ayat suratul asr ini, 18:36 insyaallah akan menjadi panduan hidup 18:38 yang amat indah. Sampai al Imam Asyafi'i 18:41 radhiallahu anhu mengatakan, "Seandainya 18:44 Al-Qur'an tidak turun kecuali hanya 18:46 surah ini sudah mencukupi mereka." 18:50 Jadi iman bukan hanya sekedar 18:52 kepercayaan, keyakinan, tapi iman yang 18:56 mendorong seseorang untuk mengerjakan 18:58 amalan-amalan saleh. Amalan saleh ini 19:01 jangan kita pahami hanya salat, puasa, 19:04 berbuat kebaikan terhadap sesama 19:06 manusia, terhadap makhluk Allah, menjaga 19:09 lingkungan hidup, menjauhkan dari 19:12 perbuatan-perbuatan yang merusak, itu 19:14 merupakan amal saleh. Itu yang menjadi 19:16 tujuan dari apa? dari tuntunan agama 19:20 Allah Subhanahu wa taala. Nah, 19:22 mudah-mudahan kita dalam 19:24 kebingungan dan kegamangan pada saat ini 19:27 di tengah-tengah carut-marutnya 19:29 kehidupan kita berpegang pada suratul 19:32 asri tadi sebagaimana yang Allah 19:34 ingatkan kepada kita. Wallahuam. Baik 19:36 saja ingin menambahkan. Iya. 19:39 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 19:40 shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala 19:41 ali sayyidina Muhammad. Ini gumiris ya. 19:45 ini eh ungkapan seperti ini wajar karena 19:50 mereka melihat fenomena yang terjadi 19:53 pada saat ini. banyak di 19:56 antara ee orang-orang 19:59 yang beratribut atau orang-orang yang 20:03 berlabel ustaz misalnya atau berlabel 20:07 dia seorang muslim tapi 20:11 hanya artinya dalam mengerjakan ritual 20:15 saja seperti itu. Ketika bermuamalah, 20:18 bermuamalah semaunya seperti ya. 20:24 Belum lama kemarin juga gitu ustaz-ustaz 20:26 cerita bagaimana ada orang yang dia baru 20:29 sadar baru mau hijrah dari dia 20:33 asalnya YouTuber yang apa yang ya tidak 20:39 islamiah kam mau mau sadar seperti itu 20:42 dengan 20:44 ee mengarahkan bakatnya kemampuannya ke 20:48 hal-hal yang positif ke hal-hal yang 20:50 baik tapi kemudian ketika dekat dekat 20:53 dengan orang yang dikenal misalnya 20:56 sebagai ustaz atau sebagai habib malah 21:00 di dikerjain. 21:03 Artinya dia apa 21:06 ee ee tertipu gitu atau 21:11 diperdayakan mendapatkan perlakuan yang 21:14 tidak baik seperti itu dari orang-orang 21:16 yang diharapkan sebenarnya harusnya 21:19 menjadi contoh buat dia seperti itu. Dan 21:22 ini juga sering berkali-kali juga kita 21:24 dengar misalnya ada seorang cerita 21:27 kontraktor dia nagih ke instansi 21:30 pemerintah. Kebetulan di sana yang 21:33 pegawainya di sana. Oh, kelihatan e 21:35 penampilannya islami rajin melanjalankan 21:39 salat. Bahkan artinya boleh dikatakan 21:41 istilahnya jidannya hitam seperti itu 21:44 dan 21:45 berjenggot ya. Bukan saya mendistribkan 21:48 ya jidan hitam atau jenggot ya. Tapi 21:52 artinya penampilan seperti itu kemudian 21:55 tidak di apa tidak teraplikasi dalam 21:58 perbuatannya ya. ketika 22:02 Ngipersulitpersulit bahkan diminta 22:04 dipotong dipotong dipotong tagihannya 22:06 sampai akhirnya dari R miliar sampai 22:09 separuhnya bakal sampai kurang sampai 22:11 dia malas lagi seperti itu. Ini akan ini 22:15 kan artinya orang yang akan melihat ini 22:18 akan berkata seperti tadi ya enggak 22:22 percuma kata-kata ar hafal ini hafal itu 22:25 kemudian tapi perilakunya tidak baik. 22:28 Padahal kalau kita melihat Al-Qur'anul 22:30 Karim, kalau 22:32 kita meneliti bagaimana merenungi firman 22:35 Allah tentang bagaimana orang yang 22:37 mendirikan 22:39 salat, mendirikan salat itu bukan hanya 22:42 mengerjakan amaliah salat, tapi orang 22:45 yang mendirikan salat benar-benar 22:47 hatinya khusyuk kepada Allah, hasilnya 22:49 takut kepada 22:52 Allah. Ketika dia di masjid, dia takut 22:55 kepada Allah Subhanahu wa taala. Dia 22:57 hanya membesarkan Allah. Ketika di luar 23:00 masjid pun seperti itu. Dia takut kalau 23:02 dia berkhianat. Dia takut ya kalau 23:07 ee dia melakukan 23:09 perbuatan-perbuatan dosa. Ya, dia juga 23:14 tidak sombong, tidak menyombongkan diri 23:16 kalau dia adalah orang yang suci. 23:18 Kemudian setelah dia sudah melaksanakan 23:21 banyak amalan ritual, kemudian dia 23:26 mendapat dispensasi misalnya boleh 23:28 melakukan apa saja terhadap orang lain, 23:30 ini adalah sesuatu pemahaman yang 23:34 salah. Ya, ini adalah pengertian yang 23:37 salah dari 23:38 dari makna iqamus shah tersebut. Ya, 23:42 kita sering menerangkan bagaimana 23:43 maknanya salat di dalam surah 23:46 Alma'arij. Dan di dalam Al-Qur'an kan 23:49 Allah sudah mengatakan bagaimana ya 23:53 dalam surah Assaf, ya ayyuhalladzina 23:55 amanu lima taquuluna ma taf'alun kabur 23:59 maqtanallahi antaquulu ma taf'alun. 24:02 Wahai orang-orang yang beriman, kenapa 24:04 kalian mengatakan sesuatu yang kalian 24:07 sendiri tidak mengerjakannya? 24:09 Ya, amal saleh itu seperti yang Ustaz 24:11 Husin terangkan tadi dalam surah Al-Ashr 24:14 dan ini merupakan saya sering sebut ini 24:17 sebagai kunci surga. Apa? Adalah iman 24:19 dan amal saleh. Nah, amal saleh ini 24:22 bukan hanya berarti sesuatu ee ibadah 24:26 ritual saja, tapi ibadah ritual ini 24:28 penting karena ini untuk menjaga 24:31 bagaimana hubungan kita dengan Allah 24:33 Subhanahu wa taala. Tapi amal saleh ini 24:36 begitu luas. Oleh karena itu Allah 24:39 menyebutnya segala perbuatan yang baik, 24:42 yang saleh ya arti yang 24:45 yang pantas yang yang tentunya sesuai 24:50 dengan keridaan Allah Subhanahu wa 24:52 taala. Banyak hal di sini ya. Ketika ee 24:56 seorang berkhianat tentu itu tidak 24:58 sesuai dengan keridaan Allah. Seorang 25:00 menipu sesungguhnya tidak sesuai dengan 25:01 keridaan Allah. itu bukan amal saleh. 25:04 Nah, ini kita diperintahkan bukan saja 25:08 menjalankan ritual, tapi juga 25:10 mengaplikasikannya kepada ee dengan ee 25:12 bentuk dalam bentuk amal-amal saleh. Ee 25:16 terakhir mungkin ee saya pernah dulu 25:18 sejak di 25:20 pesantren itu suka baca hadis ini yang 25:23 membuat kita ini takut yaitu hadis 25:28 riwayat Muslim dari sahabat Usamah bin 25:31 Zaid. 25:35 disebutkanuli 25:44 yaumalqamtiq nanti kata Rasulullah 25:46 sallallahu alaihi wasallam didatangkan 25:48 ya seorang laki-laki di yaumil kiamah 25:50 lalu dimasukkan ke neraka ketika masuk 25:54 ke neraka karena panasnya 25:56 akhirnya perutnya isi 25:59 perutnya terburai 26:01 Dan dia e berputar di neraka seperti 26:05 berputarnya keledai ketika menggiling 26:08 apa? Gandum seperti itu. Fujtamiu ilaihi 26:12 ahlunar. Lalu penduduk neraka rupanya 26:14 kenal sama orang ini ya. Mereka 26:18 berkumpul ya merasa aneh kok aneh orang 26:21 ada di sini. Fayaqulun ya fulan ma. Lalu 26:25 mereka bertanya, "Hai 26:27 fulan, kenapa kamu kok ada di sini?" 26:31 Alam takunuru bilufi watanhail munkar. 26:35 Bukankah dahulu kalau kamu itu suka 26:37 memerintahkan hal-hal yang baik dan 26:39 mencegah dari hal yang 26:41 munkar? Fquulu bala. Orang itu 26:44 mengatakan, "Iya memang aku lakukan 26:46 itu." Kuntu amuru bil marufi wala ati. 26:50 Dulu aku sering memerintahkan orang 26:52 untuk berbuat baik, tapi aku enggak 26:54 enggak 26:55 mengerjakannya. Wa anhail munkari 26:58 waatih. Dan aku dulu sering melarang 27:01 orang berbuat yang mungkar tapi aku 27:03 sendiri melakukannya. Nah, ini ya orang 27:06 seperti ini akan ee digambarkan oleh 27:09 Rasulullah bagaimana mereka ee akan 27:12 diazab oleh Allah Subhanahu wa taala. 27:14 Dan ini mencemkan bagaimana seorang 27:17 apakah dia dia apa seorang muslim pada 27:21 umumnya apalagi dia seorang ustaz atau 27:24 orang yang jadi panutan, orang yang jadi 27:27 ee ee harusnya menjadi teladan ketika 27:32 perbuatannya tidak sesuai dengan 27:34 ucapannya maka dia akan diazab oleh 27:37 Allah subhanahu wa taala. Oleh karena 27:38 itu ya penting sekali bagaimana kita itu 27:42 melihat ee apa tidak terkecoh, tidak 27:47 juga kemudian menyalahkan secara 27:50 serampangan semua ustaz seperti itu ya. 27:53 Akan tetapi hendaknya kita lihat dengan 27:56 kacamata Al-Qur'an. Siapa yang apa 27:59 sesuai dengan dengan Al-Qur'an, maka itu 28:03 adalah ee dia seorang panutan yang 28:06 benar, orang yang saleh seperti itu. 28:11 Ee kalau yang bertentangan dengan 28:14 Al-Qur'an berarti dia salah. Jadi ini 28:16 ini ee supaya kita tidak silau ketika 28:20 melihat ee orang 28:23 bercasing ee ber apa ee 28:28 berlindung di balik apa simbol-simbol 28:32 agama tapi kemudian perilakunya tidak 28:34 baik. Ya, karena Sayidina Ali kan pernah 28:37 mengatakan alhaqqu wal batilu la yani 28:41 biqdar rijal. 28:44 Kebenaran dan kebatilan tidak dikenal 28:46 dengan kedudukannya seseorang. Tapi kata 28:50 Sayina 28:50 Ali, haqqo takrif ahlaha wafil batil 28:55 takrif ahlaha. Tapi kenalilah kebenaran 28:58 itu sendiri. Ya, bagaimana kita 29:00 mengetahui suatu kebenaran? Tentu ee 29:03 referensinya adalah kitabullah dan 29:05 sunahnya Nabi kita Muhammad sallallahu 29:07 alaihi wasallam. Kalau sesuai dengan 29:08 kitabullah, maka itu adalah kebenaran. 29:11 Maka berarti orang yang berada di dalam 29:13 yang sesuai dengan itu berada dia adalah 29:16 berarti dia adalah ee berada dalam 29:18 kebenaran. Waifil batila tarif ahlahu. 29:22 Kamu kamu kenali kebatilan, kamu pun 29:25 akan tahu e siapa orang yang berada di 29:28 dalam kebatilan. ini supaya ya ee kita 29:33 tidak terkecoh seperti tadi dan juga 29:36 tidak serampangan ee apa menduduh yang 29:41 tidak-tidak. Wallahuam. 29:43 Baik ya. Selanjutnya masih dari hamba 29:45 Allah. Asalamualaikum satu dan Ustazam 29:47 warahmat. Di antara kritik dan kecaman 29:49 kepada pemimpin, ada juga orang yang 29:51 tidak setuju dengan kritik dan kecaman 29:54 tersebut. Dia bilang, "Bukankah Allah 29:56 berkata kepada Musa, temuilah Firaun dan 29:59 berkatalah dengan lemah lembut." 30:00 Bagaimana korelasi ee pertanyaan ini, 30:04 Ustaz? Pernyataan ini? 30:10 Bismillahirrahmanirrahim. Rbana zidna 30:12 ilman 30:14 waiknain. Allahumma inna naud 30:17 nazubikaill nazilla 30:21 nuzalima najhala. 30:27 Kita semua 30:28 belajar 30:32 dalam mempelajari, memahami hubungan 30:35 antara penguasa dan 30:38 rakyat dari kitab Allah Subhanahu wa 30:41 taala dan petunjuk rasulnya sallallahu 30:44 alaihi wa alihi wasallam. 30:47 Allah mengingatkan kepada para penguasa, 30:50 innallaha 30:52 ymurukum anadul amanati ahliha wa 30:56 hakamtum bainanasi anahkumu 31:01 bil innallaha niim ma yaidukum bih 31:05 innallahaana sami 31:08 basir sesungguhnya Allah memerintahkan 31:11 kalian ini kepada orang-orang yang 31:13 diberikan kekuasaan dan amanat 31:16 untuk menunaikan menyerahkan amanat 31:19 kepada 31:21 ahlinya. Seorang pemimpin dalam Islam 31:25 yang diangkat oleh rakyat diberikan 31:28 kepercayaan wajib untuk menjaga amanat 31:31 dan kepercayaan 31:33 rakyat. Dan pemimpin dalam Islam dengan 31:36 sendiri terikat dengan aturan dan hukum 31:38 Allah Subhanahu wa taala. Karena 31:40 kehidupan kita di dunia bukan permainan 31:42 dan sia-sia. 31:44 Wa hakamtum bainanasi anahkumu bil. 31:49 Kalau kalian memberikan keputusan 31:52 menetapkan hukum di antara manusia, 31:55 hendaklah kalian putuskan dengan cara 31:58 yang adil. Tidak berpihak kepada yang 32:02 kuat menindas yang lemah juga tidak 32:04 berpihak kepada yang lemah disebabkan 32:07 karena 32:07 kelemahannya. Ya. Kemudian membela 32:11 dirinya di atas orang yang kuat. Baik 32:14 karena sentimen kepada yang kuat atau 32:16 karena rasa belas kasihan terhadap yang 32:19 lemah. Kebenaran, keadilan harus 32:21 ditegakkan. Sampai-sampai Allah 32:23 berfirman dalam suratun nisa, "Ya 32:25 ayyuhalladzina amanu kunu qawwamina 32:29 bilqist." Wahai orang yang beriman, 32:31 jadilah kalian orang-orang yang 32:33 menegakkan 32:36 keadilan. Hendaklah kalian dalam 32:39 melakukan tindakan keputusan. 32:43 Ya, kalian betul-betul ya melakukan 32:47 sesuat itu dengan keadilan. Syuhada 32:50 adillah. Kesaksian kalian semata-mata 32:53 kalian lakukan ya dengan mengharapkan 32:56 rida Allah sehingga kalian dapat 32:58 bersikap 33:02 lurus. Kunu qawwamina bilqisti syuhada 33:06 lillah. Kemudian walau ala anfusikum 33:09 walida walqin. Walaupun konsekuensinya 33:12 dengan menegakkan keadilan akan 33:14 merugikan diri kalian. Orang yang dekat 33:17 dengan kalian atau kedua orang tua atau 33:20 kerabat. Ini merupakan satu keharusan 33:23 yang Allah 33:25 perintahkan. Jadi wahai orang-orang yang 33:27 beriman, Allah memerintahkan kalian 33:31 untuk menunaikan amanat kepada ahlinya. 33:35 Dan kalau kalian memberikan keputusan, 33:37 hendaklah kalian berikan keputusan 33:39 dengan cara yang adil. Innallaha niim 33:41 yaukum b. Sesungguhnya Allah 33:44 sebaik-baiknya memberikan nasihat, 33:46 bimbingan, petunjuk bagi kalian. 33:48 Innallaha kana samian bir. Sungguh Allah 33:52 maha mendengar lagi maha 33:54 melihat. Kita lihat ini pesan Allah 33:56 kepada orang-orang yang diberikan 33:58 wewenang. Lalu kepada rakyat. Ya 34:01 ayyuhalladzina amanu atiullah wa atiur 34:05 rasul waulil amri minkum. Wahai 34:07 orang-orang yang beriman, taatilah Allah 34:11 dan taatilah Rasul. Kata kerja 34:15 perintah, taatilah. Ya, kita lihat ya 34:20 pada apa? Pada rasul. Diulangi. Taatilah 34:24 Allah dan taatilah Rasul. Kemudian yang 34:26 ketiga, wa ulil amri minkum dan kepada 34:29 para ulil amri di antara kalian tanpa 34:33 mengulangi kata kerjanya. Kenapa Mas 34:35 Krishna? Karena ketaatan pada ulul amri 34:38 tergantung ketaatan mereka kepada Allah 34:40 dan 34:42 rasulnya. Atiullah wa atiur rasul waulil 34:45 amri minkum. Fain tanazum fi kalau 34:50 kalian berselisih dalam satu urusan, 34:53 baik itu di antara rakyat atau penguasa 34:55 dengan rakyat, maka kembalikanlah kepada 34:58 Allah dan rasulnya. Inuntum tumminuna 35:01 billah wal yaumil akhir. Kalau kalian 35:03 beriman kepada Allah dan hari 35:07 akhirat. Dalika khairu wa ahsanu takwil. 35:10 Itu merupakan apa? sikap yang akan 35:14 membawa kebaikan dan akibat yang lebih 35:16 baik. Ini aturan yang dibuat oleh Allah. 35:20 Oleh karena itu apabila ul amri yang 35:23 dipilih oleh rakyat dan diangkat 35:25 diberikan kepercayaan mereka menyimpang 35:28 kelubah dari kebenaran, maka kewajiban 35:30 rakyat untuk 35:32 mengingatkan, untuk meluruskan. 35:36 Kalau seandainya mereka tetap dalam 35:39 penyimpangan mereka, mereka memimpin 35:42 dengan cara yang tidak adil, berbuat 35:44 kezaliman, dengan sendirinya kezaliman 35:47 wajib untuk apa? disingkirkan. Maka yang 35:50 mengangkat 35:51 pemimpin, yang memberikan kepercayaan 35:53 kepada pemimpin adalah rakyat punya hak 35:56 untuk apa? Meminta pemimpin yang tidak 35:58 benar tersebut untuk turun dari 36:00 kekuasaannya. 36:02 ini merupakan hak rakyat secara 36:04 demokrasi diakui ya. Kemudian dalam 36:08 Islam ini merupakan bimbingan petunjuk 36:11 yang jelas di mana rakyat tidak dapat 36:15 mentaati seorang pemimpin dalam 36:16 kemaksiatan kepada Allah Subhanahu wa 36:19 taala. Nah, kalau kita beralih kepada 36:21 Firaun, kita bertanya, Firaun yang 36:24 mengangkat rakyat dan Nabi Musa, apa dia 36:28 telah berkuasa sebelumnya? 36:32 berkuasa. Artinya Firaun diangkat oleh 36:34 rakyat 36:36 ya, dipilih oleh Nabi Musa yang 36:38 memberikan 36:39 kepercayaan apa keberadaan eksistensi 36:42 Firaun dan kekuasaannya telah ada 36:44 sebelum adanya Nabi Musa alaihialatu 36:46 wasalam. Kita tahu bahwa Firaun seorang 36:49 raja yang memiliki kekuasaan yang amat 36:52 luas. Sedangkan Mesir dan rakyatnya 36:55 seolah-olah merupakan apa? Merupakan 36:57 milik dari Firaun. Dan mereka 37:00 memperlakukan Bani Israil dengan 37:01 perlakuan yang tidak baik. Maka Allah 37:04 perintahkan Nabi Musa untuk datang 37:07 kepada Firaun. Musa seorang yang tidak 37:10 memiliki sama sekali kekuatan 37:12 apa-apa. Datang menyampaikan pesan Allah 37:15 kepada Firaun untuk beriman kepada Allah 37:19 dan juga untuk membebaskan Bani Israil 37:22 dari penganiayaan dan penyiksaannya. 37:26 kondisi keadaannya 37:28 berbeda dengan kita masyarakat saat ini 37:32 yang mengangkat seorang pemimpin karena 37:34 kita percaya padanya. Maka pada saat dia 37:36 berkhianat, mengkhianati amanah dan 37:38 tidak menjalankan perintah Allah, tidak 37:40 menjalankan keadilan, maka kita sebagai 37:43 rakyat punya hak. Dia bukan lahir dengan 37:46 sendirinya sebagai seorang pemimpin, 37:47 bukan lahir ke dunia sebagai pemimp tapi 37:49 dipilih oleh rakyat. Maka hidup 37:53 bermasyarakat, berdemokrasi katakan ya 37:56 yang dibangun atas dasar syurah dengan 37:58 sendirinya sebagaimana rakyat yang 38:01 mengangkat rakyat punya hak untuk 38:03 menurunkan. Ini sesuai dengan akal 38:05 sehat. Jangan menempatkan ayat-ayat 38:07 Allah bukan pada tempatnya. Kalau yang 38:10 berkuasa pada saat ini negeri kita 38:12 Indonesia Firaun ya yang memang apa 38:16 berkuasa ya dan dia bukan mendapatkan 38:19 kekuasaan dari rakyat. 38:21 Tapi merupakan kekuasaan yang 38:24 turun-menurun diwariskan dari ayah 38:26 kemudian leluhurnya dengan kekuasaan 38:29 yang tiran di mana hukum di bawah aturan 38:32 Firaun. Maka kita datang kepada Firaun 38:34 memberikan nasihat, mengajak dia untuk 38:37 apa? Menegakkan keadilan ya. Maka pasti 38:41 orang semacam Firaun ini yang menjadikan 38:44 rakyatnya sebagai apa? Sebagai budak dan 38:47 mengangkat dirinya sebagai Tuhan pasti 38:49 akan menolak. 38:51 Nah, kita bertanya para ulama-ulama kita 38:54 ya, apa yang seharusnya dilakukan Mas 38:55 Krishna? Apakah datang mendoakan supaya 38:58 kekuasaannya dilanggengkan? Ya, kemudian 39:01 datang kepada mereka memohon pemberian 39:04 agar sekolahnya diperluas, agar 39:07 mendapatkan kendaraan, agar mendapatkan 39:09 kepingan-kepingan dunia memberikan 39:11 nasihat pada para pemimpin 39:14 dengan sendi memberikan nasihat. Bukan 39:16 justru mereka-mereka ini datang kepada 39:19 para penguasa untuk kepentingan mereka, 39:21 untuk kepentingan pendidikan mereka, 39:23 untuk kepentingan dunia mereka, lalu 39:25 menyalahkan orang-orang yang mengitik 39:27 penguasa. Kita lihat pada masa Abu Bakar 39:30 As-Siddiq radhiallahu anhu, dia 39:33 mengatakan bahwa saya dipilih dan saya 39:36 bukan orang yang terbaik di antara 39:37 kalian. Kalau saya lurus, bantulah saya. 39:41 Kalau saya menyimpang, luruskan saya. 39:45 Bahkan Sayidina Umar dengan tegas 39:46 mengatakan, "Siapa yang akan meluruskan 39:48 saya di saat saya bengkok?" Abu Dzar 39:50 mengeluarkan pedangnya mengatakan, "Saya 39:51 yang akan meluruskan kamu wahai Amirul 39:54 Mukminin." Jadi kalau antum 39:56 perhatikan bagaimana Nabi mendidik 39:59 sahabat-sahabatnya untuk menyadari bahwa 40:01 jabatan itu 40:04 amanat. Amanat yang Allah Subhanahu wa 40:06 taala amanatkan juga merupakan 40:08 kepercayaan yang diberikan oleh rakyat. 40:11 diangkat sebagai pemimpin untuk 40:14 mengayomi rakyat. Tapi kalau dia tidak 40:16 menjalankan amanat Allah dan amanat 40:17 rakyat, maka rakyat punya hak untuk apa? 40:21 menggantikannya dengan yang lain. Ini 40:23 merupakan bimbingan dan petunjuk yang 40:26 diajarkan oleh Al-Qur'an juga oleh Nabi 40:29 kita Muhammad sallallahu alaihi 40:30 wasallam. Tidak boleh kita meniamkan 40:32 pemimpin yang berbuat kesalahan. Jadi 40:35 mengeriti si pemimpin, menegur dia di 40:38 saat dia berbuat salah apalagi melakukan 40:40 tindakan korupsi merusak bangsa negara, 40:43 kita enggak bisa diamkan. Karena apa? 40:45 Kerusakan ini bakal 40:46 merusak dan menghancurkan pilar-pilar 40:49 dan fondasi bangsa dan negara. Oleh 40:52 karena itu, menyedihkan sekali kita 40:54 lihat ustaz ulama banyak dari mereka 40:56 yang berkolaborasi dengan kekuasaan 40:58 membela mereka seperti di Saudi Arabia. 41:01 Jelas-jelas penguasa di Saudi Arabia ini 41:04 tidak mengamalkan Islam. Islam hukumnya 41:06 diterapkan hanya untuk rakyat. Dan hukum 41:09 tersebut mereka pilih yang sejalan 41:11 dengan kepentingan 41:13 mereka. Setelah itu mereka bebas 41:15 melakukan apa yang mereka suka. Kekayaan 41:17 negara mereka kelola dengan cara yang 41:19 tidak benar. Sebahagian yang mereka 41:21 kuasai untuk mereka dan anak-anak 41:23 mereka, kolega-kolega mereka. Kemudian 41:26 rakyat hidup dalam kemiskinan dan 41:28 kesusahan, kemaksiatan juga meraja-reja 41:31 di tengah-tengah mereka. Sedangkan dua 41:32 kota suci, Makkah dan Madinah, mereka 41:35 jadikan sebagai apa? Sebagai ee alat 41:39 untuk mencari keuntungan. Mereka 41:41 berinvestasi. Bahkan rakyat yang sudah 41:43 lama memiliki bangunan-bangunan di sana 41:45 disingkirkan lalu dikuasai oleh mereka. 41:48 Dan mereka siap-siap apabila nanti 41:51 minyak mereka habis, mereka bisa 41:53 menikmati kehidupan dari apa? investasi 41:55 mereka dalam bidang perhotelan dan 41:58 pemukiman yang disediakan untuk jemaah 42:00 umrah dan haji. Jadi kalau kita 42:02 perhatikan tidak heran kalau seandainya 42:04 ulama-ulama mereka yang menikmati 42:06 kesenangan bersama raja-raja mereka 42:08 mengatakan tidak boleh orang berdemo, 42:11 tidak boleh orang mengritik pemerintah 42:12 ini akan menimbulkan kerusakan. Mereka 42:15 lupa kerusakan yang diciptakan oleh para 42:17 penguasa lebih dahsyat dibandingkan 42:19 kerusakan yang ditimbulkan dalam rangka 42:22 untuk melakukan perbaikan. Jadi selalu 42:25 kalau rakyat berbuat salah mereka 42:27 hakimi, penguasa berbuat salah mereka 42:30 lindungi dan mereka tutup-tutupi. 42:32 Akhirnya kerusakan semakin menjadi-jadi. 42:34 Sebagai contoh saat ini ketika rakyat 42:36 Palestin saudara mereka yang beriman 42:38 membutuhkan pertolongan, malah mereka 42:40 bekerja sama berkolaborasi dengan 42:43 Zionis. Jadi tidak ada satuun dalam 42:47 Al-Qur'an yang melarang kita untuk 42:50 melakukan amar makruf nahi mungkar. Amar 42:53 makruf mengajak kita semua termasuk para 42:56 pemimpin berbuat kebaikan nahi mungkar 42:58 mengingatkan ya 43:00 mereka-mereka yang melakukan kemungkaran 43:03 untuk menghentikan kemur kemungkaran 43:04 mereka di saat kita mampu menggunakan 43:07 tangan kita dengan tangan kita man roa 43:08 minkum munkaran falyugirhu biadi siapa 43:13 saja di antara kalian melihat 43:14 kemungkaran kalau dia punya kemampuan, 43:16 punya kekuatan, rubah dengan tangannya. 43:18 Maksudnya apa? Lakukan perbaikan. 43:21 Tapi wam yastati kalau dia tidak punya 43:23 kemampuan bukan orang yang punya wenang 43:25 fabilisanih maka dengan 43:28 lisannya yastati fabiqbi. Kalau tidak 43:32 mampu juga dengan lisannya karena 43:34 kekuatan kezaliman begitu kuat dan 43:36 mengancam maka paling tidak dengan 43:38 hatinya dia ingkar. Dia tidak duduk 43:41 bersama mereka, tidak berkumpul bersama 43:43 mereka. Walikaful iman itu iman yang 43:47 paling rendah. 43:49 Nah, kalau ulamanya berkolaborasi dengan 43:51 kezaliman, apakah ada iman di hati 43:53 mereka? Jadi kalau ada kiai, ustaz, 43:56 habib berkolaborasi dengan kekuasaan 43:58 untuk kepentingan dirinya, ketahuilah 44:00 bahwa mereka setan. Mereka setan yang 44:03 bekerja sama dengan setan yang lain 44:06 untuk menyengsarakan bangsa, rakyat, dan 44:09 negara. Ini yang terjadi. Wallahuam. 44:13 Baik 44:14 sana tadi sudah jelas cuman jadi ya 44:18 sudah jelas tadi mana minkum munkaran 44:20 ini hadis makruf dan e ada di dalam 44:23 sahih tapi mereka ini yang enggak mau 44:26 yang apa anti kritik biasanya pakai 44:28 hadis ini 44:32 kanakunu baatun lahtaduna bihuda wuna 44:37 bunun fihim rijalunubuhumubuhin 44:44 Jadi nanti akan datang satu masa selaku 44:47 pemimpin-pemimpin yang tidak mengambil 44:50 petunjuk dengan petunjukku dan tidak apa 44:53 mengamalkan sunahku. Dan mereka dan akan 44:56 bangkit di antara mereka orang-orang 44:58 yang hatinya adalah hati-hati setan 45:00 dalam bentuk manusia. Qulu kaifa asnau 45:03 ya Rasulullah. Lalu apa yang aku harus 45:06 lakukan ya Rasulullah? 45:08 Terus dikatakan in ya Rasulullah in aku 45:13 mengalami masa 45:19 itiruka itu kamu harus dengar pemimpin 45:22 walaupun punggungmu dicambuk, hartamu 45:26 diambil maka tetap dengarkan dan taat. 45:29 Ini kan bertentangan dengan tadi hadis 45:31 ya, man raa minkum munkaran. Kan Allah 45:34 Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an pun e 45:37 menyebutkan Allah itu sangat benci 45:39 kepada kezaliman. Wala uduana illa 45:42 alimin dan tidak ada permusuhan kecuali 45:45 terhadap mereka-mereka yang zalim. Jadi 45:47 ketika ada kezaliman ya kita harus 45:51 mencegah ya kezaliman tersebut ya. Unsur 45:56 akhakaiman madluma. ini ee Rasulullah 46:00 katakan ee tolonglah saudara kamu baik 46:03 dia terzalimi atau ee apa ee dia zalim 46:08 atau mazlum. Terus sahabat bilang, "Ya 46:10 Rasulullah, kalau dizalimi ya kita bela, 46:13 tapi kalau dia zalim seperti apa ya 46:16 menolongnya?" Menolongnya kamu cegah dia 46:19 dari perbuatan zalim tersebut. Inilah 46:21 bagian tadi dari amar makruf nahi 46:23 munkar. Jadi kadang-kadang hadis seperti 46:27 ini ya yang bertentangan dengan hadis 46:29 lain bahkan bertentangan dengan 46:31 Al-Qur'an yang memerintahkan amar makruf 46:34 itu ee itulah yang suka dipakainya 46:37 seperti itu supaya jangan mengkritik ya. 46:39 Mengritik kan itu apa? Sesuatu bagian 46:43 masukan kan. Cuman memang caranya harus 46:47 dengan cara yang yang baik tadi sebenar 46:50 faquluyu layinan itu maksudnya adalah 46:53 dengan cara yang baik. seperti itu. Tapi 46:55 tetap harus di dikritik dan disampaikan. 46:59 Wallahualam. Ini mungkin ditambahkan 47:01 tadi hadis yang 3435 dalam Sahih Muslim 47:04 itu sebetulnya merupakan hadis yang 47:07 tidak muttasil. Iya. Salah satu rawinya 47:10 yang meriwayatkan hadis ini tidak 47:12 bertemu dengan rawi sebelumnya. Hm. 47:15 Jadi hadis ini merupakan hadis yang kita 47:18 tahu tidak 47:19 memenuhi sahnya satu hadis. Ittisalus 47:23 sanad. 47:24 Kemudian adalatur rawi, keadilan rawi. 47:29 Kita tahu dalam menilai kebanyakannya 47:31 bersifat subjektif. 47:33 Kemudian yang ketigad 47:36 ee dari mulai ittisalus sanad kemudian 47:39 adalatur rawi ya. Kemudian yang ketiga 47:43 dabtur rawi di mana rawinya itu orang 47:45 yang teliti enggak gampang lupa. Nah, 47:47 ini tiga hal ini, tiga syarat ini belum 47:50 apa? Belum memenuhi syarat untuk 47:51 memastikan satu hadis. Nah, yang 47:53 keempat, kelima, adamus syud nakarah. Di 47:57 mana konten hadis tersebut tidak 47:59 bersifat ganjil dan 48:01 mungkar. Nah, kalau kita lihat hadis 48:03 ini, ini hadis yang mungkar. Hadis yang 48:07 nyeleneh bertentangan dengan apa yang 48:10 terdapat dalam Al-Qur'an yang mengajak 48:12 kita melakukan perbaikan. Hadis ini 48:14 justru mengajak kita untuk mendiamkan 48:16 kezaliman. 48:18 Padahal kita tahu pada masa Sayidina 48:20 Umar bagaimana Amar bin Ash ketika 48:22 anaknya melakukan perbuatan anah 48:24 dipanggil datang ke Madinah dari Mesir. 48:27 H kemudian dia perintahkan orang Mesir 48:29 yang diani untuk menghukum orang 48:31 tersebut. Dan kita tahu bagaimana 48:33 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 48:34 menjadikan putrinya sebagai perumpamaan. 48:36 Walladzi nafsu Muhammadin biyadi laim 48:40 Muhammadinq. 48:42 Kalau seandainya Fatimah putri Muhammad 48:44 mencuri, aku tidak ragu-ragu motong 48:46 tangan. Dijadikan putrinya yang 48:48 masyaallah hidup dalam kebersihan, 48:50 kesucian sebagai perumpamaan untuk 48:52 menjelaskan hukum dalam Islam tidak 48:55 pilih buruk. Oleh karena itu kalau 48:58 seorang hakim memukul punggung seseorang 49:01 mengambil hartanya, dia tidak layak 49:02 untuk menjadi hakim dalam Islam. Wajib 49:05 untuk betul-betul dihukum. Jadi, jangan 49:07 tajam ke bawah, tumpul ke atas. Ini 49:10 enggak benar. Ke mana firman Allah? 49:12 Innallaha yuru bilu qam bilqist. Hadis 49:16 tadi merupakan hadis yang berisikan 49:20 kebohongan atas Nabi kita Muhammad 49:22 sallallahu alaihi wasallam. Dan juga 49:24 saya saksikan pada akhir-akhir ini 49:26 banyak ulama-ulama menjadikan hadis ini 49:28 sebagai rujukan untuk membela junjungan 49:30 mereka. Seharusnya ulama menjunjung 49:32 Allah malah ini menjunjung penguasa yang 49:34 zalim. Kita doakan mereka dikumpulkan 49:36 bersama junjungan-junjungan mereka yang 49:38 zalim di hari akhirat nanti. 49:40 Waliyadubillah. 49:42 Baik, selanjutnya dari Ibu Tris di 49:44 Sawangan. Asalamualaikum Ustaz Husein. 49:47 Eh, ingin bertanya. Ada teman saya 49:50 bertanya, bolehkah mewarnai rambut 49:52 dengan pewarna kimia? Asumsinya kalau 49:55 wudu bisa menjadi penghalang air wudu 49:58 dengan rambut. Demikian. 50:01 Bismillahirrahmanirrahim. 50:04 Rabbana zidna ilman 50:09 walhiknain. Seorang di 50:12 saat mewarnai rambutnya, pertama-tama 50:15 dia harus perhatikan 50:17 mengenai ee 50:19 efek dari pewarna tersebut. Kita tahu 50:23 bahwasanya sekian banyak pewarna-pewarna 50:26 rambut yang digunakan oleh pria maupun 50:28 wanita itu 50:29 menimbulkan a'rad janibiah, efek-efek 50:32 negatif. yang bisa menimbulkan penyakit 50:35 yang bermacam-macam. Kita tahu bahwa 50:37 Allah berfirman, 50:39 "Wulquidikum." "Jangan kalian 50:41 menjermuskan diri kalian ke dalam 50:44 kebinasaan. Haram. Tubuh kita yang Allah 50:46 anugerahkan untuk kita jaga kalau kita 50:48 rusak haram hukumnya." Begitu juga orang 50:51 yang minum-minuman keras diharamkan 50:53 karena dia merusak akal kita juga 50:56 merusak kesehatan kita. Merokok juga 50:59 merupakan perbuatan yang merusak diri 51:00 kita. Haram. Hukumnya bukan lagi makruh. 51:03 yang bilang makruh karena mereka merokok 51:05 atau karena mereka mendapatkan dukungan 51:07 dana dari pabrik-pabrik rokok. Karena 51:10 pemilik pabrik rokok sendiri 51:11 mengharamkan rokok atas dirinya seperti 51:13 pemilik jarum. Ketika ditanya, Anda 51:15 merokok, tidak, anak Anda tidak. Kenapa? 51:17 Karena dia berbahaya. Kalau berbahaya 51:19 jelas-jelasan hukumnya apa? Haram. Jadi 51:22 jangan 51:24 pergunakan pewarna rambut yang bisa 51:27 mengancam kesehatan kita. 51:30 Nah, kalau seandainya wanita-wanita muda 51:33 disebabkan karena sebab tertentu ya, 51:35 rambut mereka memutih ya, maka dengan 51:38 sendirinya dia bisa menggunakan pewarna 51:41 yang tidak berbahaya untuk mengembalikan 51:43 rambutnya apa menjadi hitam. Karena usia 51:46 25, 26 tahun, 27 sudah berubah 51:49 rambutnya. Kasihan kan sedangkan dia 51:51 masih apa? Masih memiliki suami yang 51:53 muda. Suami menyaksikan rambutnya putih 51:55 kan bisa timbul persoalan kan. Iya. 51:58 Walaupun putih terkadang bukan satu hal 52:00 yang buruk, tapi menimbulkan rasa 52:02 percaya diri si perempuan hilang. 52:04 Akhirnya meningkatkan kecemburuan, 52:06 ketakutan yang merusak dirinya. Tapi 52:09 kalau wanita atau pria sudah lanjut usia 52:12 seperti saya ini, kalau saya semir saya 52:14 punya rambut menjadi hitam, kita semakin 52:17 lupa diri. Padahal usia 60 tahun ke atas 52:21 itu usia sudah berada di ujung 52:23 perjalanan. Kita harus selalu mengingat 52:26 Allah, bersiap-siap untuk menghadapi 52:28 jemputan dari Allah Subhanahu wa taala. 52:30 Tidak patut kalau kita menggunakan warna 52:32 hitam yang melambangkan kemudaan pada 52:35 usia seperti ini. Oleh karena itu, 52:38 menggunakan warna hitam bagi orang-orang 52:41 tua sebetulnya merupakan hal yang 52:43 membuat dia lupa kepada Allah subhanahu 52:47 wa taala dan saat-saat dirinya dijemput 52:49 oleh Allah. Orang sudah 90 tahun pasti 52:51 menggunakan rambut hitam, menggunakan 52:53 kaos dan blu jin. Sudah umurnya 90 tahun 52:56 lebih. Ini orang berarti apa? Tidak 52:59 menyadari bahwa dirinya apa? Beberapa 53:02 langkah lagi akan kembali kepada Allah. 53:05 Nah, kalau dia ingin menggunakan pewarna 53:07 rambut bisa menggunakan 53:09 pacar. Pacar yang digunakan ya ee 53:13 berwarna ee merah itu lebih cocok untuk 53:16 apa? berwarna merah ini untuk 53:18 orang-orang yang sudah tua. Kita lihat 53:19 orang-orang tua kita dulu, ibu-ibu kita 53:21 yang sudah lanjut usia di saat mereka 53:24 menggunakan pacar, mewarnakan rambut 53:26 mereka yang putih kelihatan anggun 53:28 betul-betul. Tapi kalau orang 53:30 tua umur 80-an, 70-an menggunakan warna 53:34 hitam kelihatan ada apa? Ada kontras 53:37 antara wajahnya yang sudah terdapat 53:39 keriput di sana sini dengan rambut yang 53:41 berwarna hitam. He. Dan yang khawat kita 53:45 khawatirkan kalau sampai ya dia tidak 53:48 merasa dirinya telah tua, telah lanjut 53:51 usia yang seharusnya dia bersiap-siap. 53:54 Padahal Nabi mengatakan rata-rata usia 53:56 umatku itu di antara 60 70 tahun. Jadi 53:59 orang seperti saya ini ya orang-orang 54:02 yang sudah betul berada pada 54:06 saat-saat ee mataharinya sudah hampir 54:09 terbenam. Seharusnya kita banyak-banyak 54:12 mendekatkan diri kepada Allah, banyak 54:14 mengingat kematian, berusaha menjauhkan 54:17 dari perbuatan-perbuatan yang tidak 54:19 benar. Itu yang 54:20 seharusnya dilakukan oleh mereka-mereka 54:23 yang berada pada usia lanjut. Nah, kita 54:26 harapkan mudah-mudahan orang-orang 54:28 tua semakin tua semakin dekat dengan 54:31 Allah dan nafsunya juga menurun. Bukan 54:34 dibiarkan nafsunya apa? Meledak-ledak 54:36 dan meletup-letup. sudah tidak punya 54:38 kemampuan masih menggunakan obat-obatan 54:40 di sana sini untuk mengembalikan apa? 54:43 Untuk mengembalikan gairahnya. Akhirnya 54:46 menutupi akalnya, kesehatannya, lupa 54:49 bahwa dirinya kelak akan berhadapan 54:52 dengan Maliki yaumiddin. Dan tidak ada 54:55 sesuatu yang akan melindungi dirinya 54:56 kecuali hanya iman kepada Allah 55:00 Subhanahu wa taala dan amal-amal 55:02 salehnya. 55:03 Jadi hati-hati waspada menggunakan semir 55:07 rambut dengan propaganda yang 55:10 bermacam-macam. Kalau kita tanya dokter 55:12 ahli, mereka akan mengingatkan kita 55:15 hati-hati terhadap bahaya menggunakan 55:18 semir rambut yang menimbulkan efek-efek 55:20 terhadap kesehatan kita. Ada yang kena 55:22 kanser, ada yang kena gangguan liver, 55:25 ada yang kena gangguan juga apa pada ee 55:29 alergi yang membawa kematian. He. Jadi 55:32 gunakan pewarna yang tidak berbahaya. 55:35 Hena itu. Nah, hena itu kan alami. 55:38 Sekarang ada hena yang berwarna hitam 55:40 kan? Ada hena yang berwarna hitam. Tapi 55:42 kalau untuk orang-orang tua seperti kita 55:44 ini biarkan aja hena kalau rambut sudah 55:46 putih semua diberikan warna pacar indah 55:48 kelihatannya. Paling enggak kita tahu 55:50 dirilah. Tahu diri. Samazs mungkin mau 55:52 nambahkan. Silakan. Silakan Ustaz. Iya. 55:55 Apa ee intinya dari apa yang tadi ustaz 55:57 sampaikan ee yang pertama adalah kan 56:01 memang Rasulullah juga apa perintahkan 56:05 kita itu untuk menjaga kerapian kita ya 56:08 ke rambut disisir rapi dipakai minyak 56:11 misal seperti itu pokoknya rapilah ya 56:14 disisir. Adapun tadi pakai hena J 56:17 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 56:18 pun pakai ya pakai hena. Jadi ee ini 56:22 supaya ee ini apa ee dalam rangka itu 56:26 tadi menjaga penampilannya seperti itu. 56:29 Terutama sekali misalnya seperti yang 56:30 Ustaz Husin ee sampaikan tadi e kalau 56:34 dia ibu-ibu muda misalnya supaya 56:36 terlihat ee baik bagi suaminya seperti 56:40 untuk suaminya itu ya itu gak apa-apa. 56:43 Tapi yang intinya tadi ya gunakan jangan 56:47 yang 56:48 berbahaya atau kalau dibilang dalil tadi 56:50 misalnya enggak apa tidak misalnya ee 56:55 tidak masuk air wudu seperti itu. Bukan 56:57 hanya itu. Tapi yang penting adalah 56:58 tidak apa menjadikan madarat. Bukan 57:01 hanya itu ya. Tapi kalau kalau itu 57:04 berbahaya juga itu enggak enggak boleh. 57:06 Kalau hena itu biasa itu akan alami itu 57:09 herbal. herbal dan Rasulullah sallallahu 57:12 alaihi wasallam juga apa dan para 57:13 sahabat juga pakai itu. sering kita dulu 57:16 sejak kecil ee kita apa dibacakan 57:22 keterangan hadis bahwasanya kita boleh 57:25 me apa meng apa me merubah warna rambut 57:31 kita ya dengan hena itu kecuali katanya 57:34 dengan warna hitam ini enggak boleh tapi 57:38 kalau untuk berjihad untuk perjuangan 57:41 boleh supaya terlihat oleh musuh ee kita 57:44 ini masih gagah-gagah seperti itu. Ee 57:47 nah kalau kita analogikan dengan seorang 57:51 wanita misalnya ada yang wanita yang 57:53 masih muda, tadi ustaz-ustaz juga 57:55 katakan dia sudah putih rambutnya 57:58 seperti itu, itu juga gak masalah dia 58:01 apa menghitamkan rambutnya seperti itu. 58:04 Asal dengan tadi ya, jangan sampai 58:07 memadaratkan diri kita, merusak diri 58:11 kita. Karena ini adalah perbuatan yang 58:13 Rasulullah katakan laora waror. Enggak 58:16 boleh kita melakukan perbuatan yang 58:19 membahayakan orang lain atau 58:21 membahayakan diri kita sendiri. Ya, 58:23 gunakan yaitu yang herbal tadi ya. Jadi 58:26 kalau ini memang sudah terbukti tidak 58:28 berbahaya ya silakan gunakan seperti itu 58:31 ya. ee terutama ya tadi yang yang masih 58:35 muda karena dia supaya terlihat oleh 58:39 suaminya tetap baik, menarik ya, rapi 58:43 dan seperti itu ya silakan aja ya. Kalau 58:46 untuk pejuang iya itu juga ya boleh tapi 58:49 tetap enggak boleh dengan yang yang apa 58:52 yang berbahaya seperti itu ya sebab 58:54 nanti akibatnya juga buruk ya. Kalau 58:57 dulu dengan hena itulah dengan dengan 58:59 pacar ya. E kalau kita tahu kan hena itu 59:03 daun pacar gitu kan seperti itu. Zaman 59:05 Nabi juga seperti sekarang malah apa 59:08 hena ini macam-macam warnanya seperti 59:10 itu gak masalah. 59:12 Ada yang menyemir rambutnya berwarna 59:15 hitam karena ingin menikah 59:17 lagi. Ingin menikah lagi. Akhirnya 59:20 begitu menikah si 59:22 perempuan pertama lihat foto rambutnya 59:25 warna hitam kan. Begitu kelar menikah si 59:27 perempuan merasa tertipu. Ternyata yang 59:29 dinikahi 59:31 kakek-kakek. Memang kalau terbukti bahwa 59:33 ini merupakan penipuan haram hukumnya. 59:35 Ya, begitu juga seorang wanita ya 59:38 ternyata apa dengan AI dia tampilkan 59:41 fotonya begitu menarik menawan kan 59:44 begitu si laki-laki bertemu setelah 59:46 melamar ternyata tidak sesuai yang 59:48 dilihat berbeda dengan apa dengan 59:51 kenyatan kenyataan mungkin di sini Mas 59:53 Krisna kita ingin ee menambahkan kembali 59:56 mengulangi pertanyaan pertama tadi iya 59:59 Hamdullah pernah membacakan ayat ini 1:00:00 yaitu ayat 75 dari surah Ali Imran untuk 1:00:04 menerangkan kepada kita bahwa agama dan 1:00:07 kehidupan ini tidak 1:00:09 terpisah. Ya, kehidupan kita yang 1:00:12 beriman itu merupakan buah dari 1:00:14 keimanan. Itu merupakan satu keharusan. 1:00:18 Nah, kita dengarkan firman Allah 1:00:19 Subhanahu wa taala dimulai ayat 75 dari 1:00:23 surah ee Ali Imran yang mengisahkan 1:00:28 kita rabbil alamin. Yang mengisahkan 1:00:31 kita tentang perilaku orang-orang 1:00:34 Yahudi. Mereka ahli 1:00:37 kitab tapi mereka tidak mengamalkan 1:00:39 kitab Allah sebagaimana seharusnya. 1:00:45 Mereka mengamalkan kitab tergantung 1:00:48 terhadap siapa 1:00:50 mereka. Terhadap sesama orang Yahudi 1:00:52 mereka wajib jujur. Tapi kalau terhadap 1:00:55 non Yahudi mereka bisa berbohong, bisa 1:00:58 menipu dan Allah alasannya tidak akan 1:01:00 menghisab mereka. Allah berfirman, 1:01:03 "Wamin ahlil kitab man 1:01:09 inhuin." Di antara ahli kitab, tidak 1:01:11 semuanya. Di antara ahli 1:01:14 kitab ada orang-orang yang kalau 1:01:17 kamu percayakan padanya sejumlah besar 1:01:21 kekayaan qintaris ini menggambarkan 1:01:23 ukuran dan sejumlah 1:01:26 besar dia akan 1:01:30 kembalikan kepada kamu sebagaimana 1:01:33 kepercayaan yang kamu 1:01:35 berikan. J sebagian ahli kitab kalau 1:01:38 kamu percayakan amanatkan padanya. 1:01:40 Sejumlah besar harta dia akan kembalikan 1:01:42 kepadamu sebagaimana 1:01:44 adanya. Waminhum man inmanhu bidinarin 1:01:48 la yuaddihi ilaika illa ma dumta alaihi 1:01:51 qoiman. Di antara mereka ada orang yang 1:01:55 kamu percayakan kepadanya 1 dinar cuman. 1:01:59 Ternyata apa? Dia tidak akan kembalikan 1:02:01 pada kamu kecuali kalau kamu berulang 1:02:04 kali datang menagih dirinya karena 1:02:06 terpaksa tertekan. Baru apa? Baru 1:02:09 dikembalikan. 1:02:10 Apa alasan mereka berbuat semacam ini? 1:02:14 Dalika biannahum qu laisa ala umil. 1:02:21 Mereka bilang, "Kami kalau berbuat 1:02:23 seperti ini kepada masyarakat umiin yang 1:02:26 tidak berpendidikan, masyarakat Arab 1:02:28 ini, kami tidak melakukan kesalahan. 1:02:31 Allah tidak akan menghukum kami." Wquuna 1:02:34 alallahil kadiba wahum y'lamun. Mereka 1:02:38 mengucapkan kebohongan atas nama Allah 1:02:41 padahal mereka tahu bahwa omongan mereka 1:02:44 ini tidak 1:02:45 benar. Tapi karena datang dari ahli 1:02:47 kitab, rakyat di bawah apa? Beranggapan 1:02:49 perbuatan ini perbuatan benar. 1:02:52 Sebagaimana ada partai Islam menghalkan 1:02:54 pada apa? Pada anggotanya yang menjabat 1:02:58 di pemerintahan untuk melakukan tindakan 1:03:00 korupsi dengan alasan korupsi 1:03:02 perjuangan. Korupsi untuk perjuangan. 1:03:04 Perjuangan. Padahal dia merusak bangsa 1:03:06 dan negara. 1:03:08 Lalu Allah Subhanahu wa taala 1:03:10 mengatakan, "Bala manfa biahdihi wattaqo 1:03:14 fainnallaha yuhibbul 1:03:18 muttaqin." Sekali-kali ucapan mereka 1:03:20 tidak benar. Dibantah oleh Allah bala 1:03:23 itu tidak benar. Yang benar siapa-siapa 1:03:26 yang menepati janjinya dan bertakwa 1:03:29 kepada Allah, Allah amat mencintai orang 1:03:32 yang bertakwa. 1:03:34 Jadi jangan kalian merasa bangga sebagai 1:03:36 ahli kitab atau merasa bangga sebagai 1:03:38 ulama atau sebagai habaib kalau berbuat 1:03:41 sesuatu yang salah Allah tidak akan 1:03:43 menghukum mereka salah. Allah bilang 1:03:46 laikum w amani ah 1:03:49 kitab 1:03:50 wajahuillahi walian w tidak seperti 1:03:53 angan-angan kalian atau seperti 1:03:56 angan-angan para ahli kitab kalau 1:03:58 berbuat buruk dia akan dikenakan hukuman 1:04:00 dan dia tidak akan sama sekali menjumpai 1:04:03 pelindung dan penolong selain dari 1:04:04 Allah. 1:04:07 Lalu Allah lanjutkan, innalladina yaruna 1:04:11 biahdillahi 1:04:14 waimaman khqahum akir w yukimumullah 1:04:20 waihim yaumalqiamati wihim wahumabun 1:04:24 ari. Ini amat mengerikan. Sesungguhnya 1:04:26 mereka yang menjual belikan perjanjian 1:04:29 Allah. Perjanjian Allah adalah kitab 1:04:31 Allah yang Allah jadikan sebagai apa? 1:04:34 sebagai kita perjanjian antara kita 1:04:35 dengan Allah. Dan mereka juga menjadikan 1:04:38 sumpah mereka sebagai apa? Sebagai 1:04:41 mereka menjadikan perjanjian Allah dan 1:04:44 juga sumpah mereka 1:04:46 ya mereka gunakan untuk membeli dunia 1:04:51 sebagai satu imbalan yang murah. Jadi 1:04:53 mereka jadikan agama Allah, jadikan 1:04:56 sumpah mereka untuk mendapatkan dunia. 1:05:00 Dan Allah gambarkan dunia ini dengan 1:05:01 seluruh isinya tsamanan 1:05:05 qil. Mereka jual yang bakal menjamin 1:05:09 hidup mereka, keselamatan mereka yang 1:05:11 akan membawa mereka hidup dalam 1:05:13 kebahagiaan kekal abadi hanya untuk 1:05:15 mendapatkan keuntungan dunia. Ya, mereka 1:05:19 menjual agama Allah dan sumpah mereka. 1:05:22 Nah, orang-orang seperti mereka yang 1:05:24 telah menjual agama Allah, perjanjian 1:05:27 Allah dan sumpah mereka dengan harga 1:05:29 yang 1:05:30 murah untuk mencari kesenangan dunia. 1:05:33 Ulaika la khq lahum fil akhirah. Dengan 1:05:36 tegas Allah bilang mereka tidak akan 1:05:39 mendapatkan bahagia di hari akhirat. 1:05:41 Wala yukallimuhumullah. Allah tidak akan 1:05:44 ajak bicara mereka. Wuru ilaihim. Dan 1:05:46 Allah tidak akan memandang 1:05:48 mereka di hari kemudian nanti. Wala 1:05:51 yuzakihim. Dan Allah tidak akan 1:05:52 bersihkan mereka dari dosa mereka. 1:05:54 Walahum adzabun alim. Bagi mereka azab 1:05:57 yang maha pedih. Ini orang sudah 1:05:59 kehilangan harapan. Tidak ada bahagian 1:06:01 di akhirat. Allah tidak akan melihat 1:06:04 mereka, tidak akan mensucikan mereka, 1:06:07 tidak akan mengajak mereka bicara. Jadi 1:06:10 kalau sampai kita ustaz, ulama ya, kita 1:06:14 ternyata menjual perjanjian Allah, 1:06:18 ajaran Allah, petunjuk Rasul-Nya dengan 1:06:20 harga yang murah untuk mengejar dunia, 1:06:23 membenarkan yang salah, menyalahkan yang 1:06:26 benar, maka kita kehilangan harapan 1:06:28 kita. Oleh karena itu, mari bersama-sama 1:06:31 ikhwan akhwat pendengar pemirsa radio TV 1:06:33 silaturahim di tengah kerusakan. 1:06:36 Fastaqim kama umir w tatabi ahwahum. 1:06:40 Istiqamahlah sebagaimana yang Allah 1:06:42 perintahkan. Jangan ikuti hawa nafsu 1:06:44 mereka. Jangan dunia rusak ramai-ramai 1:06:47 kita ikut rusak. Tidak. Tetap istiqamah. 1:06:49 Jangan berkolaborasi dengan kezaliman. 1:06:51 Kemudian kita beramar makruf bernahi 1:06:53 mungkar. 1:06:54 Insyaallah walaupun katakan negaranya 1:06:57 tidak berubah menjadi negara Islam, kita 1:06:59 akan selamat. Tapi walaupun negaranya 1:07:01 berubah menjadi negara Islam, tapi kita 1:07:03 bahagia dari kezaliman, bekerja sama 1:07:06 dengan kezaliman, kita tidak akan 1:07:07 selamat sama sekali. Bukan tugas kita 1:07:09 untuk membuat negara menjadi negara 1:07:10 Islam. Ini kembali kepada rakyat kalau 1:07:12 mereka mau. Kalau tidak mau urusan 1:07:14 mereka. Tapi tugas kita istiqamah dalam 1:07:17 kebaikan, mengajak kepada yang makruf, 1:07:19 mencegah dari yang mungkar dan mengajak 1:07:21 manusia kembali kepada Allah. 1:07:27 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:07:30 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:07:32 ilaik. Alhamdulillah. Terima kasih Ustaz 1:07:34 dan Ustaz Hamzah. Mohon maaf untuk Anda 1:07:36 yang bertanya belum terjawab ya. 1:07:38 Insyaallah nanti di lain waktu Selasa 1:07:40 atau Jumat kita bisa menjawabnya. 1:07:42 Mudah-mudahan jawaban tadi sesuai dengan 1:07:44 kehendak Allah ya. Terima kasih Ustaz 1:07:45 Ustaz Hamzah. Saya Mafti Risna eh 1:07:48 kemudian Oni Saputra dan Algimon pamit. 1:07:50 Wabillahi taufik walhidayah. 1:07:52 Asalamualaikum warahmatullahi wabar. 1:07:53 Waalaikumsalam warahmatullah.