Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:22 [Musik] 0:25 at 0:27 [Musik] 0:37 [Musik] 0:54 [Musik] 1:03 [Musik] 1:07 Brail 1:20 [Musik] 1:28 [Musik] 1:31 Bismillahirrahmanirrahim. 1:32 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 1:34 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 1:36 sayyidina Muhammad. Assalamualaikum 1:38 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 1:40 akhwat pendengar Radio Silaturahim dan 1:42 juga pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 1:44 Allah. Semoga kabar Anda sehat di malam 1:47 hari ini ikhwan Ahwat di cuaca yang 1:50 lumayan dingin karena hujan dari tadi 1:51 sore mengguyur kawasan Cibubur dan 1:54 sekitarnya dan semoga Anda juga yang 1:56 mungkin sedang dalam perjalanan 1:58 diberikan keselamatan sampai tujuan dan 2:01 tidak kurang sat apapun. Amin ya Allah 2:02 ya rabbal alamin. Dan yang sedang 2:05 bergabung bersama kami Radio 2:07 Silaturahim, kita seperti biasa 2:08 menggelar acara renungan QBU di hari 2:11 Selasa ini, hari yang ke-17 di bulan 2:13 Rabiul Aal 1442 Hijriah atau bertepatan 2:16 dengan hari yang ketiga di bulan 2:18 November 2020. Bersama Ustaz Rahmatullah 2:22 yang telah hadir di studio kita sapa 2:24 saja ikhwan akhwat. Asalamualaikum 2:26 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 2:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:30 wabarakatuh. Sehat ya, Ustaz. kabarnya, 2:32 Ustaz? Alhamdulillah. Alhamdulillah. 2:33 Tadi lancar perjalanan? Alhamdulillah 2:35 lancar. Agak macet dikit. Lancak macet 2:37 dikit. Walaupun tadi agak rintik-rintik 2:39 hujan juga ya. Masih mengguyur ya. Iya. 2:40 Kebetulan ada genangan air. Jadi di situ 2:44 agak macet. Agak macet. Alhamdulillah 2:46 sampai kerasil ya tepat waktu. 2:49 Alhamdulillah. Dan hari ini Ustaz akan 2:52 mengetengahkan tema mengenai marah 2:54 mematikan pikiran dan akal. Jadi tiap 2:58 orang tuh pasti punya potensi marah, 3:00 Ustaz. Ya. Iya. 3:01 setiap orang itu pasti ya pasti ya 3:03 sejauh mana e dia bisa mengendalikan 3:05 atau tidak amarah tersebut. 3:08 Jadi memang ee apa 3:12 namanya? Karena marah ini ya 3:16 sesungguhnya sumbernya dari hawa nafsu. 3:19 Tetap hawa nafsu yang berperan saja. 3:20 Iya. Jadi hawa nafsu itulah ee penyebab 3:25 menjadikan seseorang itu marah gitu. 3:29 Nah, maka ee 3:33 setelah ee dikasih tahu oleh Allah di 3:35 dalam Al-Qur'an itu, maka 3:37 pandai-pandailah kita ee mengendalikan 3:41 ya, mengendalikan marah itu. Karena 3:46 Allah Subhanahu wa taala menyebutkan 3:49 bahwa salah satu sifat 3:53 daripada orang yang bertakwa kepada 3:55 Allah itu 3:57 adalah waladibinal gidina. 4:02 Jadi bisa menahan marah dan memaafkan 4:06 kesalahan manusia. 4:08 Ya, jadi itu 4:12 ee harusnya yang ee kita selalu 4:15 perhatikan setiap kita mau ee apa 4:19 namanya mengadakan 4:22 satu ee tindakan 4:24 ya. Jangan pula 4:29 ee marah terus kemudian mengatasnamakan 4:32 agama. Ah, itu sudah ee tidak tepat 4:34 gitu. Heeh. 4:36 Jadi ee marah sesuatu yang dilarang oleh 4:40 Allah 4:41 bahkan ee suruh ee bisa menahan marah 4:45 dan memaafkan kesalahan manusia. 4:49 Karena ketika marah ini sudah ee muncul, 4:53 maka sudah orang itu tidak akan bisa 4:56 berpikir dan akalnya sudah ketutup 5:01 gitu. Sehingga orang-orang seperti 5:04 itulah yang pada akhirnya bertindak 5:07 ngawur itu. Heeh. 5:09 karena memang sudah ee ketutup dengan 5:12 marah 5:13 itu. Ee di situlah 5:16 sesungguhnya ee rahasianya ya mengapa 5:20 Allah itu 5:23 ee agar supaya menjadikan satu sifat 5:27 bagi orang-orang yang ee bertakwa itu 5:30 adalah ee bisa menahan marah ya. Menahan 5:33 marah. Kemudian Nabi sendiri juga ee 5:37 melarang la tagdab gitu. Jangan marah, 5:39 jangan marah. Datang. H jangan marah. 5:42 Jadi kalau begitu sesungguhnya ada apa 5:44 di balik marah itu? Allah melarang, 5:48 Rasul juga 5:49 melarang. Ya, ternyata setelah 5:51 ditelusuri itu adalah dengan marah ini 5:55 kemudian semua terutama akal yang ada di 5:59 kalbu itu sudah mati sama sekali. 6:01 Pikiran juga sudah tidak lagi bisa 6:02 berpikir. Penginnya ngerusak aja gitu. 6:05 Kalau gimana, kalau sudah dua-duanya itu 6:07 lumpuh, maka orang itu sudah tidak bisa 6:10 apa-apa lagi. Eeah pada akhirnya di 6:13 kendalikan oleh ee setan gitu. Setan 6:17 akan mengendalikan orang yang pemarah 6:20 tadi. Karena itu setan sengaja 6:24 memancing-mancing untuk membuat 6:26 seseorang itu menjadi marah. Karena 6:28 kalau sudah marah itu sudah kayak sapi 6:31 dicucuk hidungnya itu mau dibawa ke 6:33 mana-mana sudah sudah manut aja gitu. 6:37 Maka di situlah harus berhati-hati 6:39 dengan ee apa sifat marah itu h itu. 6:44 Baik. Dan tiap orang pasti punya potensi 6:47 untuk marah dan juga pasti bisa untuk 6:49 mengendalikan Ustaz ya. Iya. Dan nanti 6:51 bagaimana caranya, bagaimana 6:52 tips-tipsnya untuk bisa mengendalikan 6:53 amarah ini, Ikhwan Awat nanti Ustaz akan 6:55 jelaskan lebih detail lagi. Dan nanti 6:57 juga yang ingin bergabung silakan 6:58 bergabung di 7:01 0811999720 ataupun telepon kami di 7:05 0218451512 setelah Ustaz nanti 7:07 memaparkan materinya. Tat Ustaz. Baik, 7:11 terima kasih 7:14 ya. Bismillahirrahmanirrahim. 7:18 Asalamualaikum 7:19 warahmatullahi 7:23 wabarakatuh. 7:27 Alhamdulillah. 7:28 Alhamdulillahilladzi khalaqal mauta wal 7:30 hayata liyabaluakum ayyukum ahsanu amala 7:33 wahual azizul 7:36 gfur. Ashadu alla ilahaillallah wa 7:39 ashadu anna muhammadan abduhu wa 7:41 rasuluh. 7:43 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 7:45 Muhammad wa ala ali Muhammad wa 7:50 ba'ad. Para 7:53 pendengar radio serta TV Rasil yang 7:56 dimuliakan oleh Allah subhanahu wa 8:00 taala. Marilah kita terlebih 8:04 dahulu memanjatkan puji syukur keadirat 8:07 Allah Subhanahu wa taala. 8:11 Selawat serta salam semoga Allah 8:13 limpahkan kepada junjungan kita 8:15 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 8:17 wasallam, keluarga beliau, para 8:19 sahabatnya dan kepada kita sekalian. 8:22 Amin ya rabbal 8:26 alamin. Pada kesempatan ini 8:32 ee kita 8:36 akan 8:38 menyampaikan 8:40 ee marah 8:42 ya, di mana marah ini akan mematikan 8:47 pikiran dan akal. 8:54 Kalau kita melihat fenomena kehidupan 8:58 sekarang, maka banyaklah fenomena 9:02 kehidupan itu diwarnai 9:05 dengan kemarahan. H 9:10 padahal di sini 9:13 ee marah itu adalah akan mematikan akal. 9:19 Akal ini adalah 9:23 ee satu alat untuk membedakan antara 9:27 yang baik dan yang 9:30 buruk. Pikiran ini ya bisa baik bisa 9:35 buruk. Maka kedua-duanya akal dan 9:38 pikiran ini ketika marah maka 9:40 kedua-duanya sudah tidak lagi berfungsi. 9:45 Pada saat itulah 9:47 sesungguhnya manusia dikendalikan oleh 9:51 hawa nafsunya ya. di mana ee hawa nafsu 9:56 adalah ee 9:59 merupakan ee sifat ya mempunyai sifat 10:02 marah 10:03 tadi. Jadi marah itu adalah sumbernya 10:06 dari hawa 10:08 nafsu. pada saat marah 10:12 ee bergejolak di dalam hawa nafsu, pada 10:15 saat itulah 10:16 sesungguhnya setan itu akan mudah ya 10:20 akan mudah ee mengendalikan ya ke mana 10:25 maunya setan. Nauzubillah minzalik. 10:35 marah ini tentu saja adalah ee ada sebab 10:40 akibat. Jadi, ada penyebabnya kenapa 10:43 marah. Bisa saja orang itu karena 10:47 kepentingannya terhalangi maka orang 10:50 akan menjadi 10:52 marah. Keinginannya terganjal oleh 10:55 seseorang maka dia akan marah. 10:59 pendek kata semua 11:04 keinginan yang di sana terdapat 11:07 penghalang maka di situlah muncul satu 11:14 kemarahan. Kemarahan ini juga 11:18 ee benih ee benih dari kemarahan 11:23 disebabkan karena adanya satu kebencian. 11:29 kebencian. Oleh karena itu, maka 11:32 jauhilah sifat membenci, 11:36 ya. Maka gantilah dengan sifat 11:41 memaafkan. Sebagaimana Allah Subhanahu 11:43 wa taala di dalam surah Ali Imran pada 11:47 ayat yang ke 11:52 118. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 11:59 Ya ayyuhalladzina 12:02 amanu la 12:04 tattakhidzu 12:06 bithanatan min 12:08 dunikum la 12:10 yaunakum 12:12 khabala waddu 12:15 maittum q badatil bag min 12:21 afwahihim w tukhfi suduruhum akbar 12:28 atumilun. 12:35 Wahai orang-orang yang 12:38 beriman, janganlah kamu 12:42 ambil menjadi teman 12:45 kepercayaanmu, orang-orang yang di luar 12:54 kalanganmu. Karena mereka tidak 12:58 henti-hentinya 13:01 menimbulkan kemudaratan 13:07 bagimu. Mereka 13:09 menyukai apa yang menyusahkan 13:16 kamu. Telah nyata kebencian dari mulut 13:21 mereka. 13:25 Dan apa yang 13:27 disembunyikan di dalam dada 13:30 mereka adalah lebih besar 13:35 lagi. Sungguh telah kami terangkan 13:38 kepadamu ayat-ayat kami jika kamu 13:41 berakal. Kata Allah. 13:47 Jadi mereka tidak suka kalau kita 13:51 mendapatkan karunia Allah, kebahagiaan 13:54 ya. Mereka tidak 13:57 suka. Hm. Tapi sebaliknya kalau kita 14:01 mendapatkan kesusahan mereka 14:07 senang karena adanya kebencian. Dan 14:11 kebencian 14:13 ini bisa kita lihat dengan tutur kata 14:19 tadi. Jadi 14:22 al menyebutkan 14:25 bahwa kebencian itu bisa kita lihat dari 14:31 tutur kata 14:36 mereka. Namun apa kata Allah Subhanahu 14:39 wa taala? 14:41 kebencian yang 14:44 diungkapkan oleh mulut mereka, maka di 14:47 dalam dada mereka itu jauh lebih besar 14:51 kebenciannya. Jadi, ada satu kebencian 14:54 yang lebih besar yang tersimpan di dalam 14:57 dadanya. Nah, itu jauh lebih besar dari 15:01 kebencian yang diucapkan oleh maulut 15:04 mereka. 15:10 I 15:12 h demikianlah Allah Subhanahu wa 15:17 taala menjelaskan ayat-ayatnya jika kamu 15:23 memahaminya, jika 15:25 kamu 15:27 ee mempunyai akal. 15:35 Ha 15:37 antum ulai 15:40 tuhibbunahum wala 15:44 yuhibbunakumminuna bil kitabi 15:47 kullih waidza laquukum q amanna waid 15:54 kdu alaikumul anamila minal gidl 16:09 Inallaha beginilah 16:12 kamu. Kamu menyukai 16:15 mereka padahal mereka tidak menyukai 16:24 kamu. Kamu beriman kepada kitab-kitab 16:31 semuanya. Beriman kepada 16:35 Al-Qur'an, Taurat, Injil, 16:44 Zabur. Apabila mereka menjumpai kamu, 16:48 mereka berkata, "Kami beriman." 16:53 Dan apabila mereka 16:55 menyendiri, mereka menggigit ujung jari 16:59 lantaran marah bercampur benci terhadap 17:07 kamu. Qul katakanlah kepada 17:11 mereka, mutu bighidikum. 17:15 Matilah kamu karena kemarahanmu 17:20 itu. Jadi marah ini akan mematikan. 17:24 Mematikan apa? Akalnya mati, pikirannya 17:26 mati. 17:32 Sesungguhnya Allah Subhanahu wa 17:35 taala 17:36 mengetahui segala isi yang terdapat di 17:39 dalam dada mereka 17:41 itu. Jadi Allah tahu 17:46 kebencian, kedengkian yang tersimpan di 17:50 dalam dada mereka. Allah 17:53 mengetahui. Maka itulah sesungguhnya 17:56 yang 17:58 membuat menyumbat menjadi penghalang 18:02 sehingga akal sudah tidak lagi dapat 18:06 dipergunakan. Demikian juga pikirannya. 18:14 Kemudian Allah Subhanahu wa 18:19 taala memberikan 18:23 satu jalan keluar bagi kita. Bagaimana 18:26 menghadapi orang-orang yang semacam 18:30 itu. Maka dilanjutkan pada surah Ali 18:33 Imran yang 18:36 ke10. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 18:41 In tamsasum hasanatun 18:44 tasum 18:47 wausibumatunahu 18:49 biha 18:52 wairuqu laadurrukum 18:56 kaiduhum innallaha bima yaluna muhit. 19:05 Jika kamu memperoleh 19:07 kebaikan, niscaya mereka bersedih 19:13 hati. Tetapi jika kamu mendapat 19:17 bencana, mereka bergembira 19:25 karenanya. Jika kamu bersabar dan 19:28 bertakwa, H. Jadi di sini solusinya. 19:31 Jika kalian bersabar dan bertakwa kepada 19:33 Allah, menghadapi 19:36 kebencian, 19:40 kemarahan, niscaya tipu daya 19:43 mereka sedikit pun tidak 19:47 mendatangkan kemudaratan kepadamu. Kata 19:50 Allah subhanahu wa 19:52 taala, 19:54 "Sesungguhnya Allah subhanahu wa 19:58 taala mengetahui segala apa yang mereka 20:10 kerjakan. Para pendengar hasil yang 20:12 dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa 20:14 taala. 20:16 Maka inilah sesungguhnya bagaimana 20:21 kita menghadapi kemarahan di 20:25 mana orang tidak 20:28 suka kepada kita karena adanya rasa 20:32 benci yang bersemayam di dalam dadanya. 20:41 Kemudian Allah Subhanahu wa 20:46 taala menyampaikan kepada 20:50 kita di dalam surah 20:54 An-Nahl, surah yang ke-16 pada ayat yang 21:02 ke-125. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 21:07 Udu ila sabilibika bil hikmati wal 21:12 mauidotil 21:14 hasanah wadilhum billati hiya ahsan. 21:19 Inna 21:20 rabbaka hua aamu bimana 21:24 sabilih wahua bil 21:31 muhtadin. Serulah 21:34 manusia kepada jalan Tuhanmu dengan 21:40 hikmah dan pelajaran yang 21:44 baik dan bantahlah mereka dengan cara 21:47 yang baik. 21:52 Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih 21:56 mengetahui tentang siapa yang tersesat 22:00 dari 22:03 jalannya. Dan dialah yang lebih 22:05 mengetahui orang-orang yang mendapat 22:08 petunjuk. 22:13 Jadi di sini menunjukkan 22:15 bahwa Islam adalah agama 22:20 dakwah, agama yang membawa ya rahmatan 22:25 lil 22:29 alamin. Islam bukan 22:32 semata-mata ya membalas cacian 22:39 manusia. 22:41 Sementara membunuh atau kita terbunuh 22:45 itu 22:48 sesungguhnya dalam keadaan perang. 22:56 Allah Subhanahu wa taala melanjutkan 22:58 pada ayat yang ke-126. 23:04 Wain aqobtum faqibu bimitli ma uqibtum 23:11 bih walain 23:13 shobartum lahua khairul 23:18 lisobirin. Dan jika kamu memberikan 23:22 balasan, maka balaslah dengan balasan 23:26 yang 23:27 sama dengan siksaan yang ditimpakan 23:34 kepadamu. Jadi kalau membalas boleh, 23:37 tapi balasan itu yang 23:40 sama. Jangan membalas 23:43 yang lebih berat. Iya. Dilarang oleh 23:46 Allah Subhanahu boleh membalas. 23:52 Akan tetapi jika kamu bersabar, kata 23:56 Allah, sesungguhnya itulah yang lebih 23:59 baik bagi orang-orang yang sabar. 24:07 Jadi bagaimana Nabi sallallahu alaihi 24:11 wasallam yang sangat mulia 24:15 itu 24:19 ketika pergi ke Thaif ya memenuhi 24:24 undangan masyarakat Thaif. 24:29 Datanglah Nabi ke sana 24:33 berdakwah. Malah bukan disambut 24:38 dengan rasa 24:41 kekeluargaan, 24:44 tetapi Nabi sallallahu alaihi 24:47 wasallam 24:48 dihinakan dengan dilempar dengan 24:52 batu sehingga gigi napi patah 24:56 berdarah-darah. 25:01 Kemudian datanglah taran dari malaikat 25:04 untuk 25:07 membalas. Kalau saja 25:09 mau, 25:11 maka malaikat akan mengangkat gunung 25:15 untuk dihempaskan 25:17 kepada orang Thaif yang melempar 25:22 Rasulullah sallallahu alaihi 25:24 wasallam. Tapi apa yang terjadi? 25:28 Malah Nabi sallallahu alaihi wasallam 25:30 melarangnya. 25:34 Jangan. Ini sesuatu akhlak Nabi yang 25:38 sangat luar biasa. 25:44 Demikian juga yang telah ditunjukkan 25:47 oleh sahabat Ali radhiallahu 25:53 anhu ketika sahabat Ali mau menebas 25:56 batang leher orang 26:00 kafir kemudian meludah ke muka Ali 26:04 radhiallahu 26:07 anhu. 26:09 Maka Ali radhiallahu anhu tidak jadi 26:12 menebas batang leher orang kafir 26:17 tersebut. Mengapa kalau saya tebas 26:20 batang lehernya orang kafir ini? Saya 26:23 menebas batang leher bukan karena 26:26 membela agama Allah, 26:29 tapi karena kemarahan kemaranku. 26:35 Maka 26:36 ini satu akhlak yang sangat luar biasa 26:39 yang ditunjukkan oleh Rasulullah 26:41 sallallahu alaihi wasallam dan 26:42 ditunjukkan oleh sahabat Nabi Ali 26:45 radhiallahu 26:50 anhu. Kemudian Allah Subhanahu wa 26:54 taala melanjutkan pada ayat yang ke 127. 27:01 Wasbir w shruka illa 27:04 billahi wala tahzan alaihim wala tak 27:09 fiqim mimma 27:12 yamkurun. Bersabarlah wahai 27:16 Muhammad dan tiadalah kesabaranmu itu 27:21 melainkan dengan pertolongan 27:25 Allah. Jadi kita enggak bisa sabar akan 27:28 marah. 27:30 Hm. Tapi kalau 27:32 Allah memberikan 27:34 pertolongan 27:36 hesabaran 27:38 tadi, nah maka mudah saja gitu. H. 27:45 Dan janganlah kamu bersedih hati 27:47 terhadap kekafiran mereka. 27:51 Jadi sabar itu tidak 27:56 sedih walaupun mereka kafir, sudah 28:02 diseru bahkan melempar batu. 28:06 Ya, 28:08 maka sekaligus di sini kesabaran itu 28:13 tidak membuat hati ini sedih karena 28:16 mereka ingkar. 28:21 Dan janganlah kamu bersempit dada 28:23 terhadap apa yang mereka tipu 28:28 dayakan. Jadi tidak bersempit 28:35 dada. Jadi tidak 28:37 sedih, tidak sakit hati. Ah, itu namanya 28:40 sabar. 28:42 Tapi kekuatan sabar yang seperti itulah 28:45 sesungguhnya itulah yang pertolongan 28:49 Allah Subhanahu wa 28:53 taala. Mengapa demikian? Karena 28:56 sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala 28:59 akan memberikan 29:01 sesuatu kepada orang yang sabar ini 29:04 tanpa batas. 29:10 Innama 29:12 yfasobiruna ajrahum bighhairi 29:16 hisab. Sungguh hanyalah orang-orang yang 29:21 sabarlah yang akan mendapatkan pahala 29:24 tanpa batas oleh Allah 29:28 Subhanallah. Jadi 29:30 Allah suruh bersabar dan bertakwa karena 29:34 ada sesuatu hal yang Allah akan berikan. 29:39 di 29:40 mana pahala sabar itu adalah tanpa 29:48 batas. Kemudian selain itu Allah 29:52 Subhanahu wa 29:55 taala berfirman di dalam surah Al-Furqan 29:59 pada ayat yang 30:02 ke-63. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 30:08 Wa 30:09 ibadahmanadzi wa ibadur rahmanilladzina 30:12 yamsyuna alal ardhi 30:15 haunan waidza khatahumul jahiluna qalu 30:20 salam. 30:25 Dan 30:26 hamba-hamba Tuhan yang maha penyayang 30:29 itu 30:32 adalah orang-orang yang berjalan di atas 30:36 bumi dengan rendah 30:41 hati. Wa waza khabahumul jahilun salam. 30:49 Dan apabila orang-orang jahil menyapa 30:51 mereka, ngeledek ngeledek 30:55 [Musik] 30:57 mereka ee 30:59 apa menghina 31:03 mereka, maka orang-orang yang rendah 31:06 hati itu mereka tetap mengucapkan 31:09 kata-kata yang mengandung 31:12 keselamatan. Jadi, ini adalah akhlak 31:15 Al-Qur'an karim. Iya. 31:23 Kemudian selanjutnya 31:26 pada surah al-Fat, surah yang 31:29 ke-48 pada ayat yang 31:33 ke-29 Allah 31:36 menjelaskan 31:39 auzubillahiminasyaitanirrajim muhammadur 31:42 rasulullah walladzina maahu asyiddah 31:46 alal 31:47 Kuffari 31:50 bainahum tarohum rukaas 31:54 sujjada yabaguna fadlam minallahi wa 32:00 ridwan simahum fi 32:03 wujuhihim minaris 32:06 sujud dzalika matsaluhum f 32:11 taurat waaluhum fil 32:15 injil kazar 32:36 Waadallahina amanu 32:39 wailushati minhum magfiratan wa 32:42 ajranima. 32:48 Muhammad itu adalah utusan 32:52 Allah dan orang-orang yang bersama 32:56 dengan 32:59 dia. Asyidda alal kuffar ruhamau 33:04 bainahum adalah keras tegas terhadap 33:07 orang-orang 33:08 kafir tetapi berkasih sayang sesama 33:12 mereka. 33:15 Kamu lihat mereka rukuk dan sujud 33:19 mencari karunia Allah dan 33:23 keridaannya. Tanda-tanda mereka tampak 33:27 pada 33:28 muka pada muka mereka dari bekas sujud. 33:35 Demikianlah sifat-sifat mereka di dalam 33:39 Taurat dan sifat sifat mereka di dalam 33:45 Injil, yaitu seperti 33:49 tanaman yang mengeluarkan tunasnya. 33:55 Maka tunas itu menjadikan tanaman itu 34:01 kuat, lalu menjadi besarlah 34:04 dia dan tegak lurus di atas 34:10 pokoknya. Tanaman itu menyenangkan hati 34:14 penanam-penanamnya. 34:17 Karena Allah hendak menjengkelkan hati 34:20 orang-orang 34:22 kafir. Allah menjanjikan kepada 34:26 orang-orang yang 34:27 beriman dan mengerjakan amal saleh di 34:30 antara mereka ampunan dan pahala yang 34:35 besar. 34:38 Jadi dari 34:39 sini bahwa jelas 34:44 h ee menyeru ya itu adalah merupakan 34:48 perintah 34:49 Allah. Tapi ketika mendapatkan satu 34:53 tantangan maka kita tidak boleh marah 34:57 tapi tegas ya. Asyid alal kuffar wahama 35:00 bainahum. Jadi tegas ya tidak 35:04 mincla-mincli gitu. 35:06 Tapi kita kasih sayang sesama di antara 35:09 orang-orang yang 35:12 beriman. Jadi ee tegas dengan marah itu 35:15 berbeda. Beda ya berbeda. Jadi ini yang 35:19 harus harus ada pemisah yang jelas. Mana 35:22 kemarahan dan mana ketegasan. Inilah 35:25 sesungguhnya Al-Qur'an telah memberikan 35:29 petunjuk yang jelas di dalam mensikapi 35:32 bagaimana kita ee pada saat ee 35:36 mengadakan dakwah ilallah itu. 35:38 Barangkali itu. Wallahuam. 35:40 Baik, Iwan Awat. Subhanallah. Demikian 35:43 ee penjelasan ustaz mengenai marah itu 35:45 mematikan pikiran dan akal. Kalau kita 35:49 ingin pikiran kita tetap hidup, akal 35:50 kita tetap sehat, jangan pernah menuruti 35:52 hawa nafsu saja masuk juga jangan pernah 35:55 mengumbar amarah kita Ikhwan Awat. Dan 35:58 yang ingin bergabung silakan Ikwan Awat 35:59 di 36:02 0811999720 ataupun telepon kami 36:06 0218451512. Kami segera kembali. 36:10 [Musik] 36:23 [Musik] 36:41 attack attack 36:44 [Musik] 37:04 at 37:19 [Musik] 37:44 at 37:57 [Musik] 38:16 at 38:35 [Musik] 38:52 at 39:13 [Musik] 39:33 Ah attack 39:36 at 39:52 [Musik] 40:12 [Musik] 40:14 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 40:16 bersama kami ikhwan akhwat di acara 40:18 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 40:21 dengan tema marah mematikan pikiran dan 40:24 juga akal. Tidak ada yang tidak ada 40:27 kebaikan dari sifat marah Pak Ustaz ya. 40:29 Termasuk mungkin bisa terlihat dari 40:31 fisik kita, wajah kita terlihat 40:33 menyeramkan ketika marah. Ustaz ya. Iya. 40:34 Itu bisa seperti itu, Ustaz. Iya. Jadi 40:37 ee apa 40:38 namanya ee dari raut wajah ya orang 40:42 marah itu kan nampak gitu ada enak-enak 40:44 dilihatnya gitu ya. I tadi kan sudah di 40:47 disebutkan di di surat ee apa surat Ali 40:51 Imran tadi 40:53 telah nampak kebencian dari mulut mereka 40:57 kata 40:58 Allah. Tapi yang ada di dalam itu itu 41:01 jauh lebih besar kata Allah. Iya. 41:03 kebenciannya itu lebih besar. Jadi yang 41:06 nampak dari mulut itu hanya sebagian 41:08 saja. Yang di dalam yang besar itu belum 41:12 namp jauh lebih 41:13 besar. Jadi ee tan apa tan ee tanpa 41:19 fisik itu akan kelihatan bagi 41:21 orang-orang yang marah gitu. He. 41:24 Maka memang itu memang ee sesuatu ee apa 41:28 namanya ee tidak mudah ya. Tidak mudah. 41:32 He tapi ee ya harus harus harus dilatih 41:37 minta pertolongan kepada Allah gitu. 41:39 Dilatih dari awal mungkin pas awal kita 41:41 kena masalah pasti marah. Itu setelah 41:43 prosesnya lalu bersabar itu apakah betul 41:47 di awalnya pasti bisa marah? Semua orang 41:48 pasti marah gitu. Iya mungkin bisa jadi 41:51 begini awal-awal ee kita kalah gitu 41:54 masih marah kalah dulu sama setan. nanti 41:56 kita introspeksi, wah ini kalah ini ya. 42:00 Di mana kekalahannya itu? Nah, itu ee 42:03 ditelusuri gitu. H nanti untuk kali yang 42:06 kedua kita latihan 42:09 lagi. Nah, misalnya wah alhamdulillah 42:13 bisa lulus gitu. Karena ukurannya 42:16 ukurannya kesabaran itu tidak sedih dan 42:20 tidak sakit hati gitu. Tidak sedih, 42:22 tidak sakit hati. N. Jadi, bagaimana ee 42:25 apa namanya menjaga jangan sampai sedih 42:28 dan jangan sampai sakit hati. He. Karena 42:31 apa? Karena ketika orang itu sedih, 42:35 ketika orang itu sakit hati, maka 42:38 langkah selanjutnya akan ee 42:43 membenci, ya kan? Iya. Nah, setelah 42:47 membenci ee menumpuk kebencian tadi, 42:50 maka di situ akan terjadilah kemarahan 42:53 tadi, gitu. H. Jadi, ee jauh sebelumnya 42:58 itu sudah diantisipasi. Iya. Jadi, 43:01 bagaimana supaya kita tidak sedih, tidak 43:04 sakit hati. Karena sesungguhnya itulah 43:07 biangnya kemarahan itu di situ. 43:11 H. Ah, itu harus dilatih. Iya. Nah, pada 43:14 saat dilatih itu ya minta pertolongan 43:16 kepada Allah 43:18 begitu. Karena kesabaran itu hanya 43:21 dengan pertolongan Allah. Tidak mungkin 43:23 kita bersabar ee kalau tidak kita tidak 43:26 ditolong oleh Allah Subhanahu wa taala. 43:30 Sehingga itu memang ee perbuatan yang 43:34 sangat mulia ya. Itu benar-benar ee 43:39 kalau bisa seperti itu itu akan apa? 43:44 QBU itu benar-benar sudah siap dengan ee 43:48 cahaya dari Allah Subhanahu wa taala 43:50 karena sudah bisa menghindari ya 43:53 kemarahan tadi, kebencian, 43:56 kedengkian. Karena sesungguhnya kan di 43:58 situ persoalan manusia itu ee pokok 44:03 persoalannya itu adalah di situ. Benci, 44:05 dengki, dendam. 44:08 Kalau sudah bisa menghindarkan itu sudah 44:11 bersih, maka itu Allah akan berikan 44:14 kemudahan ya menurunkan cahaya ke dalam 44:17 kalbu orang-orang yang sudah terlatih 44:20 seperti itu ya. Maka pendekatannya ya 44:24 harus ya dengan pertolongan Allah. Maka 44:26 semuanya itu nanti akan dimudahkan oleh 44:29 Allah Subhanahu wa taala. Baik. Ada juga 44:32 orang bilang jangan sampai angkara murka 44:35 menguasai jiwa katanya. Iya. Angkara 44:37 murka itu ee anu apa? Serakah. Heeh. E 44:41 tamak. 44:42 Eh itu sama juga keserakahan, 44:47 ketamak itu juga penyebab penyebab orang 44:50 akan jadi marah kalau keinginannya tidak 44:53 terpenuhi karena dia serakah rakus gitu. 44:56 Itu sama juga akan menghasilkan 44:59 kemarahan. Kemarahan. 45:01 H. Baik, Ustaz. Eh, sudah ada yang 45:05 bergabung ustaz di WhatsApp di malam 45:07 hari ini. Ini WhatsApp pertama yang 45:10 masuk di 45:13 0811999720. Datang dari Bapak Adi di 45:16 Pasar Minggu. Asalamualaikum 45:18 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 45:19 Waalaikumsalam war ee Ustaz, mengapa 45:21 orang yang dapat mengendalikan marah 45:25 disebut orang yang menang? Kenapa 45:28 demikian, Pak Ustaz? Iya. 45:35 Eh, Pak Adi nanti bisa dilihat di surat 45:38 Ali Imran 45:41 ya pada ayat yang ke 45:44 120. 45:46 Hm. Bunyinya begini. 45:50 Azubillahiminasyaitanirrajim. In 45:51 tamsaskum hasanatun tasuhum wain 45:55 tusibkum sayiatun yafrahu biha. 45:59 Wa tasbiru 46:01 wattaqu laadurukum kaiduhum innallaha 46:05 bima yaluna 46:14 muhib. Jika kamu memperoleh kebaikan 46:18 niscaya mereka bersedih 46:21 hati. Tetapi jika kamu mendapat bencana 46:25 mereka bergembira karenanya. 46:30 Jadi rupanya ada orang yang punya sifat 46:32 yang seperti 46:34 itu. Senang kalau saudaranya susah, 46:39 susah kalau saudaranya 46:44 senang. Kemudian kata Allah, "Wain 46:46 tasbiru watattaqu." 46:49 Jika kamu bersabar dan 46:52 bertakwa, niscaya tipu daya mereka 46:55 sedikit pun tidak akan mendatangkan 46:58 kemudaratan 47:01 kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui 47:03 segala apa yang mereka kerjakan. Nah, 47:05 ini yang dimaksudkan dengan 47:09 kemenangan. Jadi, tidak mampu 47:11 mencelakakan kita ketika kita bersabar 47:14 dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa 47:16 taala. 47:19 Karena orang yang bersabar dan bertakwa 47:21 kepada Allah ini menjadi jaminan Allah 47:24 gitu. Iya. Ya. Dilindungi oleh Allah 47:27 Subhanahu wa 47:29 taala. 47:30 Hm. Kemudian yang kedua bahwa orang yang 47:34 bersabar ini Allah akan 47:38 berikan satu pahala yang tanpa batas. 47:47 Maka pahala yang tanpa batas bagi orang 47:49 yang sabar ini ee akan mendapatkan ee 47:53 tiga hal ya. Sebagaimana di dalam surah 47:57 Al-Baqarah pada ayat yang 47:59 ke-157 disebutkan 48:01 bahwa ulaika alaihim shawatum mirbihim. 48:05 Mereka akan mendapatkan selawat dari 48:07 Allah Subhanahu wa taala. 48:10 Kemudian yang kedua, warahmah dan akan 48:13 mendapatkan kasih sayang dari Allah 48:16 Subhanahu wa 48:18 taala. Dan yang ketiga, wa ulaika humul 48:23 muhtadun. Dan mereka akan mendapatkan 48:26 petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala. 48:29 Ketiga hal inilah sesungguhnya yang akan 48:32 diberikan oleh Allah Subhanahu wa taala 48:34 tanpa batas bagi orang-orang yang sabar. 48:37 Nah, ini yang dimaksud dengan 48:39 kemenangan. Kemenangan. Kemenangan apa? 48:42 Ya, yang pertama ee apa namanya? 48:45 Kejahatan mereka tidak akan memberikan 48:47 mudarat kepada kita. H. Kemudian yang 48:50 kedua, kita diberikan pahala yang tanpa 48:52 batas. Apa pahala tanpa batas? Allah 48:55 berikan selawat kepada kita. Allah akan 48:58 memberikan kasih sayangnya kepada kita. 49:01 Dan Allah akan memberikan petunjuknya 49:04 kepada kita. Nah, itu yang dimaksudkan 49:06 dengan satu kemenangan, gitu. 49:09 Maka di sini ee apa namanya? Ee orang 49:14 yang ee bersabar ini menjadikan satu ee 49:20 karakter sifat dari orang-orang yang 49:22 bertakwa. Jadi, waladibinal 49:26 gidina ya. Jadi bisa menahan marah dan 49:30 memaafkan kesalahan manusia. kesalahan 49:33 manusia manusia. Jadi bukan kesalahan 49:35 orang Islam, bukan kesalahan orang yang 49:37 beriman, tapi di sini kesalahan 49:43 manusia. Jadi seluruh 49:46 manusia ya bukan hanya orang yang 49:48 beriman saja, tapi kesalahan manusia. 49:51 Maka inilah sesungguhnya merupakan ee 49:55 satu ee sikap yang memberikan 49:58 kemenangan bighhairi hisab. 50:01 kemenangannya itu tanpa batas dan itu 50:04 langsung diberikan oleh Allah Subhanahu 50:06 wa taala. Barangkali itu yang 50:08 dimaksudkan dengan kemenangan. 50:09 Kemenangan tadi. 50:11 Baik. Jadi kalau kita ingin mendapatkan 50:14 tadi pahala yang tanpa batas, jadi harus 50:16 tetap bisa bersabar ya dalam keadaan 50:19 kita sedang marah sekalipun, Pak Ustaz 50:21 ya. Iya. Baik, semoga terjawab Pak Adis. 50:23 Selanjutnya pertanyaan dari ini dari 50:28 Ibu hamba Allah ya di 50:31 Cipadu. Di mana? Di Cipadu, Pak Ustaz. 50:33 Cipah. Cipadu. Cipadu. Cipal mana itu? 50:36 Daerah mana tuh Cipadu? Saya kurang tahu 50:37 juga nih. Asalamualaikum warahmatullahi 50:39 wabarakatuh, Pak 50:41 Ustaz. Ee saya ee sedang merawat ibu 50:45 yang sedang sakit. 50:47 ee beliau selalu mengeluh kangen sama 50:50 anak-anaknya yang lain. Saya sering 50:52 bilang kalau mereka sibuk dalam hati 50:56 saya sering marah dengan kakak dan 50:58 adik-adik saya. Pak Ustaz, apa doanya? 51:01 Apa doanya agar marah ini bisa reda, Pak 51:03 Ustaz? Bisa saya kendalikan. Mohon 51:05 pencerahannya. I baik. Terima kasih 51:07 kepada hamba Allah. 51:09 Ya. 51:11 Ee itu kan ngerumat ibu ya. H ya merawat 51:16 ibu ya. 51:19 Maka Nabi menyatakan 51:22 bahwa 51:25 ee celakalah orang yang masih mempunyai 51:28 orang tua 51:31 ya tidak sanggup memasukkan dirinya ke 51:35 dalam 51:37 surga. Maka itu adalah suatu kesempatan 51:41 yang Allah berikan kepada anak-anaknya. 51:43 bagaimana merawat orang tua 51:46 itu. Karena di situlah tiket masuk surga 51:50 akan dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa 51:51 taala. Iya. Nah, ee maka kepada anak 51:56 yang langsung merawat tentu mereka akan 51:58 mempunyai saudara yang lain. Ya kan? 52:00 Iya. Maka 52:02 sesungguhnya berikan pemahaman kepada 52:05 mereka bahwa sesungguhnya inilah 52:08 kesempatan 52:10 terakhir untuk kita berbakti kepada 52:14 orang tua kita. Dan itu nilainya sangat 52:16 tinggi, luar 52:20 biasa ya. 52:22 Karena ee mereka itu karena 52:26 ketidaktahuan sajalah sesungguhnya 52:29 mereka itu mengabaikan orang tua. H ya 52:32 sibuk kayak sana, sibuk sini, sibuk 52:36 pekerjaan. Padahal sesungguhnya ada 52:38 sesuatu yang jauh lebih besar berharga 52:42 di hadapan Allah Subhanahu wa taala. 52:45 Fasilitas yang sudah diberikan oleh 52:46 Allah subhanahu wa taala. bagaimana 52:49 merawat kedua orang tua ini. 52:52 H 52:54 maka ee berikanlah pemahaman-pemahaman 52:58 itu kepada saudara-saudara yang masih 53:03 juga berasa beralasan sibuk itu gitu. 53:07 Dibandingkan dengan pahala yang Allah 53:09 Subhanahu wa taala berikan. Sibuk itu 53:11 sibuk dunia enggak ada apa-apanya. 53:15 Bahkan ketika misalnya sibuk dunia 53:19 ditinggalkan ee demi untuk ya ee 53:24 datang ee apa menampakkan wajah kepada 53:29 orang tua itu orang tua sudah senang. 53:31 Sudah senang ya? Sudah senang. 53:34 Malah ketika kita datang kepada orang 53:37 tua, menampakkan wajah kita kepada orang 53:40 tua, orang tua kita senang, maka 53:43 semuanya nanti urusan kita itu akan 53:45 dilancarkan oleh Allah Subhanahu wa 53:47 taala. 53:48 Karena ee apa namanya? Orang tua rida 53:51 kepada anak gitu 53:53 ya. Ridanya Allah kepada anak itu kan 53:57 ridanya orang tua kepada anak. 54:00 Maka nanti semuanya ee pekerjaan usahnya 54:04 apa akan dilancarkan oleh Allah 54:06 Subhanahu wa taala. Jadi sangat 54:08 kelirulah kalau misalnya karena alasan 54:11 sibuk ee tidak mengunjungi orang tua. 54:15 Padahal itulah fasilitas yang Allah 54:18 berikan ya. Bagaimana kita merawat orang 54:21 tua, menghargai orang tua, maka semuanya 54:24 nanti urusan dunianya itu akan 54:27 dilancarkan oleh Allah Subhanahu wa 54:28 taala. tiketnya itu ya. Nah, itulah 54:32 sesungguhnya pemahaman seperti itu yang 54:35 harus kita 54:37 tanamkan sehingga ee bukan lagi 54:41 merupakan satu paksaan ya. Iya. Maka 54:44 kepada saudara yang merawat langsung itu 54:47 berikanlah pengertian-pengertian itu 54:50 kepada saudara-saudara yang lain seperti 54:52 itu. Bahwa inilah nilai yang Allah akan 54:54 berikan. Kita ini akan mati gitu. 54:58 kita enggak akan hidup saja. Iya. He. 55:01 Tapi merawat orang tua, menghargai orang 55:04 tua ya. Ketika orang tua kepengin ketemu 55:06 sama anak, anak datang 55:09 bersungguh-sungguh ee memenuhi 55:11 permintaan orang itu sudah merupakan 55:13 sesuatu 55:15 yang apa ee menggembirakan bagi orang 55:19 tua itu. 55:21 Gitu. Hm. 55:24 sehingga ya kepada saudara-saudara itu 55:28 ya diberikan pengertian seperti itu. 55:31 Tidak bisa 55:33 dipaksakan ya. 55:36 Jadi ee bagaimana kesadaran itu supaya 55:42 tumbuh dari jiwanya ya. 55:44 Manakala kesadaran itu tidak tumbuh dari 55:47 jiwa, kemudian kita dipaksa-paksa untuk 55:50 datang, maka ini akan terjadi satu 55:52 benturan. Kemarahan akan terjadi di saat 55:55 seperti itu ketika jiwa tidak siap 55:57 dengan satu 55:59 pemahaman, maka berikanlah pemahaman 56:01 pemahamanan seperti 56:04 itu. 56:06 Kemudian ee kepada saudara-saudara yang 56:09 lain itu ya 56:12 artinya ee ya tidak ada jalan lain. 56:15 Memang kita harus ee apa kembali kepada 56:18 agama Allah. H. Kalau semuanya itu 56:22 kembali kepada agama Allah, selesailah 56:24 semua persoalan 56:27 itu. Karena kadang-kadang begini 56:31 ya, 56:33 hm kita kita agamanya apa? 56:37 Islam. Tapi secara tanpa disadari 56:42 sesungguhnya kita ini sesungguhnya sudah 56:44 sekuler gitu. He. 56:47 Lebih mementingkan kehidupan dunia 56:49 daripada akhirat. He eh kan itu yang 56:51 dinamakan dengan sekuler. Iya. Kalau 56:54 sudah seperti itu kata Allah maka itu 56:56 Allah akan dikunci mati kalbunya oleh 56:58 Allah Subhanahu wa taala. 57:03 Nah, ee bagaimana pada saat merawat 57:06 orang tua itu kan 57:08 sesungguhnya itu 57:11 pekerjaan-pekerjaan mulia di mana 57:14 nilainya ini yang akan kita bawa nanti 57:16 ke negeri akhirat sana. 57:20 Rida Allah itu tergantung kepada rida 57:22 kedua orang tua kita. Maka itulah yang 57:24 harus kita perhatikan dan 57:27 pemahaman-pemahaman itu tidak semudah 57:30 membalik telapak tangan. Artinya apa? 57:33 ada ada durasi waktu yang harus kita 57:38 korbankan untuk mempelajari agama Allah 57:42 ini. Jadi sesungguhnya itu akibat 57:45 daripada kita ini 57:47 lalai, gak pernah 57:49 mau ya mempelajari Al-Qur'an, 57:54 mendengarkan taklim gitu. akibatnya ya 57:57 seperti itu 57:59 ya. Tanpa disadari sesungguhnya manusia 58:02 sudah sikapnya sekuler 58:04 gitu. Hm. Jadi artinya itu ee ada 58:09 sesuatu yang prinsip yang harus kita 58:12 benahi. Tidak cukup hanya memberikan 58:14 nasihat, tapi ini diperlukan waktu 58:18 bagaimana kita 58:20 bersungguh-sungguh mencari jalan Allah 58:23 itu. Ketika orang sudah tidak lagi 58:25 bersungguh-sungguh mencari jalan Allah, 58:27 ya itulah sesungguhnya dampaknya. 58:30 Semuanya ee dianggap yang penting itu 58:35 sibuk. 58:36 [Musik] 58:39 kerjaan lebih mementingkan kehidupan 58:42 dunia daripada kehidupan akhirat. 58:44 Berbakti kepada orang tua itu adalah 58:47 merupakan perintah Allah. Itu merupakan 58:50 satu ee nilai ya nilai-nilai yang akan 58:54 kita bawa nanti kepada kehidupan 58:57 akhirat. Sehingga solusinya di situ atau 59:01 ya harus kembali kepada jalan Allah. 59:04 Padahal Allah sudah eh sudah berjanji, 59:08 walladzina jahadu fina lanahdiannahum 59:12 subulana. Orang yang bersungguh-sungguh 59:15 mencari jalanku pasti akan aku tunjukkan 59:17 jalanku itu. Kata Allah innallahamin. 59:22 Dan Allah pasti akan bersama dengan 59:24 orang yang bersungguh-sungguh 59:27 tadi. Dan inilah 59:30 sesungguhnya ee yang banyak terjadi ya 59:33 di di kalangan kita, saudara-saudara 59:36 kita, saudara-saudara kita yang seislam, 59:41 seiman. Banyak hal-hal yang semacam itu 59:45 ya perintah-perintah Allah yang sangat 59:48 prinsip itu diabaikan oleh karena 59:51 ketidaktahuan kita kepada agama Allah. 59:54 Akibatnya ya seperti itu. Hidup ini kan 59:56 sesungguhnya sebab akibat. Sebab akibat 59:59 itulah akibat. Kenapa? Karena 1:00:01 penyebabnya jauh dari agama Allah 1:00:05 gitu. Maka ya 1:00:07 solusinya 1:00:09 ee gimana ya? 1:00:12 Orang bertanya doanya apa? Iya, 1:00:14 bagaimana mau berdoa? Paham duluah. Iya 1:00:18 kan? Kalau soal doa itu ketika kita 1:00:21 paham mau menuju kepada jalan Allah 1:00:23 mempelajari oh bahwa ini berbakti kepada 1:00:25 orang tua ini adalah 1:00:27 mulia. Ya, bahkan di dalam hadis 1:00:30 Rasulullah itu bahwa apalah amalan yang 1:00:33 paling baik ya Rasulullah ya. Asalah. 1:00:37 Kemudian apalagi Rasulullah berbakti 1:00:39 kepada kedua orang tua. Ini kan susulnya 1:00:43 hal-hal yang sangat penting yang justru 1:00:46 ini yang diabaikan gitu karena 1:00:48 ketidaktahuan kita kepada perintah Allah 1:00:52 tadi. Jadi enggak bisa doanya apa ya mau 1:00:54 kasih doa apa enggak ngerti ya kan. 1:00:57 Paham dulu tentang apa sesungguhnya 1:01:00 perintah Allah 1:01:02 itu. Maka di situlah ee wajibnya kita 1:01:06 untuk mencari tahu tentang perintah 1:01:09 Allah di dalam Al-Qur'anul Karim maupun 1:01:12 di dalam sunah Rasulullah sallallahu 1:01:13 alaihi wasallam. Maka nanti semuanya 1:01:16 akan selesai setelah orang itu sadar ee 1:01:19 akalnya dibuka sama Allah. Di mana akal 1:01:22 ini yang bisa membedakan antara yang hak 1:01:24 dengan yang batil. Udah, udah jalan 1:01:27 sendiri. H 1:01:29 gitu. Nah, tapi kalau sudah jauh dari 1:01:32 jalan Allah, mau doa apa ya susah juga. 1:01:37 Jadi ini sudah salah dari awalnya dan 1:01:40 banyak itu ee peristiwa-peristiwa 1:01:43 seperti itu banyak di kalangan kita 1:01:45 semacam itu. 1:01:47 Karena ketidakpedulan kita kepada agama 1:01:51 Allah Subhanahu wa taala. 1:01:54 Barangkali itu hamba Allah. Wallahuam. 1:01:56 Baik, terima kasih. Semoga terjawab 1:01:58 hamba Allah di Cipadu, Tangerang, Ustaz. 1:02:00 Ya, Tangerang. Kreu. Cipadu Kreu. Baik, 1:02:02 selanjutnya pertanyaan dari yang sudah 1:02:05 masuk di WhatsApp 1:02:08 Bapak Hidayat ya 1:02:12 di Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:14 wabarakatuh, Pak Ustazam. 1:02:17 Mau tanya, bagaimana jika orang yang 1:02:19 kita hadapi itu orangnya pemarah? 1:02:22 Pemarah. Bagaimana kita menyikapinya? 1:02:25 Dinasihati makin marah, dibiarkan takut 1:02:29 dosa. Mohon penceranya, Pak Ustaz. 1:02:31 Iya, bagi Pak Hidayat 1:02:37 ya. Yaitu nanti bisa dilihat di di surah 1:02:41 Ali Imran pada ayat yang ke-120 ya. 1:02:47 Jadi menghadapi orang yang enggak suka. 1:02:51 Enggak suka benci akhirnya 1:02:55 marah. Apa katalah? Wain tasbiru 1:02:58 watattaqu. 1:03:00 Bila kalian bersabar dan bertakwa, ya la 1:03:05 yadurrukum kaiduhum 1:03:08 saiah. Ya, 1:03:11 niscaya ee tidak akan memberikan 1:03:15 malapetaka 1:03:17 ya kemarahan mereka 1:03:20 itu. Jadi ya itu tadi ber bersabar dan 1:03:24 bertakwa kepada Allah. Nah, pada saat 1:03:27 mau bersabar itu memohon pertolongan 1:03:29 Allah bahwa kita ee dalam kondisi 1:03:33 seperti 1:03:34 ini disuruh bersabar oleh Allah 1:03:36 Subhanahu wa taala. Maka mintalah 1:03:38 kekuatan itu kepada Allah, kesabaran 1:03:41 gitu. Karena kesabaran itu ee nilainya 1:03:46 tanpa batas. Nanti bisa dilihat di surah 1:03:48 39 ayat 10 ya. Ya. Innama 1:03:53 yuwaffasobiruna ya. 1:03:57 Ajrhum. Sungguh hanyalah orang yang 1:04:01 bersabarlah yang akan dicukupnya akan 1:04:04 dicukupkan pahalanya di sisi Allah tanpa 1:04:10 batas. Maka di sini ee sesungguhnya 1:04:14 orang yang sabar atau menahan marah itu 1:04:18 menjadi sikap bagi orang yang bertakwa. 1:04:21 Ya waladibinal gida walinainas. 1:04:25 bisa menahan marah dan memberikan maaf 1:04:28 kepada 1:04:30 manusia. Namun demikian memang itu 1:04:32 sangat ee berat, tidak mudah. Maka ee 1:04:36 mintalah pertolongan kepada Allah 1:04:38 Subhanahu wa 1:04:40 taala. Maka latihannya misalnya ee satu 1:04:44 ketika orang lain ee memfitnah kita. H. 1:04:49 Nah, maka kita ukur jiwa kita. ee jiwa 1:04:54 kita ini sakit hati atau sedih. E 1:04:59 ukurannya itu ketika tidak sedih, ketika 1:05:02 tidak sakit hati maka itulah yang 1:05:04 namanya 1:05:05 sabar. Nah, mintalah pertolongan kepada 1:05:08 Allah. Kekuatan kesabaran seperti 1:05:12 itu. Ketika 1:05:15 misalnya, "Ya, saya difitnah begini ya, 1:05:18 saya berusaha sabar tapi rasanya sakit 1:05:21 hati. 1:05:23 itu bukan sabar, sakit hati namanya ya. 1:05:26 Cuma ditahan gitu hati ya. Jadi 1:05:28 beginilah definisi sabar menurut 1:05:30 Al-Qur'anul Karim gitu. Mari kita latih 1:05:34 praktikkan gitu. Jadi kalau ada orang 1:05:37 memfitnah gitu, sakit hati enggak? Ini 1:05:39 sedih enggak? Ah, gitu gitu. Nah, minta 1:05:42 itu pertolongan sama Allah gitu. Ya 1:05:44 Allah, 1:05:46 kuatkan hati saya difitnah, Ya Allah. 1:05:49 Ya, aku serahkan semuanya kepadamu ya 1:05:51 Allah. 1:05:52 Tapi alhamdulillah ya Allah aku tidak 1:05:54 sakit hati, tidak sedih ya Allah 1:05:57 memenuhi ee panggilanmu ya Allah. Minta 1:06:02 kekuatan dari Allah Subhanahu wa taala 1:06:04 gitu. H sehingga ee apa namanya ee 1:06:10 latihan-latihan yang seperti itulah ya 1:06:13 yang kita ee lakukan itu adalah perintah 1:06:17 Allah di dalam Al-Qur'an. Maka nanti 1:06:19 Allah akan memberikan pertolongan. H 1:06:24 jadi apa yang kita lakukan ini kita 1:06:26 merasa bahwa ini diperintah oleh Allah 1:06:28 gitu. Iya. 1:06:29 Maka itu nanti Allah akan memberikan 1:06:32 pertolongan kepada e 1:06:34 kita dengan kesabaran 1:06:37 itu. Karena para nabi, para rasul, para 1:06:41 sahabat 1:06:42 Nabi, orang-orang yang terdahulu itu 1:06:45 nilai tertinggi itu banyak diperoleh 1:06:48 dari nilai kesabaran bighhairi hisab 1:06:51 tanpa batas. 1:06:55 Jadi selain itu barangkali itu yang 1:06:58 harus kita ingat-ingat bahwa nilai 1:06:59 kesabaran ini tanpa batas. Nah, itulah 1:07:02 yang menjadi angan-angan kita ya. Target 1:07:06 kita itu ke sana minta kepada Allah 1:07:08 supaya diberikan kesabaran sebagaimana 1:07:10 sabar yang dimaksudkan oleh Allah 1:07:12 Subhanahu wa 1:07:14 taala. Barangkali itu Pak Hidayat. 1:07:16 Wallahuam. Baik, selanjutnya dari Ibu 1:07:19 L. Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:21 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 1:07:23 warahmatullah. Ee mohon 1:07:26 pencerahannya. Apa yang harus saya 1:07:27 lakukan untuk menekan rasa marah? 1:07:30 Terkadang saya masih sering sering 1:07:33 terpancing emosi sama anak. Adakah 1:07:35 amalan yang spesifik untuk menghilangkan 1:07:37 dan menguasai rasa marah tersebut, Pak 1:07:39 Ustaz? Dan kalau kita marah kepada 1:07:42 hal-hal yang menghina atau merendahkan 1:07:44 agama dan Rasul, marah seperti apa yang 1:07:47 bijak, Pak Ustaz? Mohon nasihatnya, 1:07:51 ya. 1:07:53 Saya jawab yang terakhir tadi ya. 1:07:56 Ya, nanti bisa dilihat di surah Al-Fat 1:07:59 ya. Alfat surah 48 ayat 1:08:04 29. Jadi di situ asyidda alal kuffar 1:08:07 wahamau 1:08:09 bainahum. Jadi keras tegas gitu kepada 1:08:12 orang kafir dan kasih sayang kepada ee 1:08:16 orang-orang yang beriman. Jadi bukan 1:08:19 marah gitu. Kalau membela Nabi dihina 1:08:22 oleh orang kafir itu bukan marah. Itu 1:08:25 namanya asyiddar. 1:08:28 Tegas ya. Tegas. Jadi sebenarnya ee 1:08:31 sudah benar apa yang dilakukan oleh apa 1:08:34 namanya ya ee oleh orang-orang yang 1:08:38 beriman bagaimana mensikapi penghinaan 1:08:41 terhadap Nabi itu bukan marah. 1:08:45 itu yang dinamakan dengan asyiddu alal 1:08:46 kuffar tadi termasuk pemboikotan itu. 1:08:49 Nah, itu salah satu langkah, langkah 1:08:51 tepat ya. Itu sudah benar. 1:08:53 He. Tapi juga harus berhati-hati di 1:08:56 situ. Ee apa namanya? Ee membalas itu 1:09:01 boleh. He. Tapi yang setimpal. H. Jadi 1:09:05 artinya ee jangan orang salahnya satu 1:09:10 balasnya lima. 1:09:13 Ah, itu yang tidak boleh gitu. Jadi 1:09:15 harus terukur juga gitu. Iya. H. Nah, 1:09:19 kalau Nabinya dihina ah ini bagian 1:09:22 daripada dakwah ya, 1:09:25 menyeru dakwah ilallah 1:09:28 gitu. Jadi bagaimana ee karena kita ini 1:09:32 kan 1:09:34 apa membawa misi dakwah ya. Agama kita 1:09:38 ini adalah rahmatan lil 1:09:41 alamin. Jadi tidak setiap ada pinginan 1:09:44 terus kemudian ee kita hajar habis gitu 1:09:48 ya. Bagaimana nilai dakwahnya itu? 1:09:51 Padahal dengan nilai dakwah ini supaya 1:09:54 mereka tuh simpati 1:09:56 kepada Islam bahwa Islam ini adalah 1:09:59 rahmatan lil alamin 1:10:01 gitu. H. 1:10:04 Jadi apa yang dilakukan oleh 1:10:06 saudara-saudara kita di republik itu 1:10:07 sudah benar itu dalam rangka asid 1:10:10 kufarahum bukan marah gitu membela yang 1:10:14 hak dengan ketegasan. Iya amaruf nahi 1:10:18 mungkar itu ya itu gitu ya. Jadi ee kita 1:10:24 sampaikan bahwa kebenaran itu adalah 1:10:28 benar bukan marah gitu. 1:10:31 Jadi kalau dikatakan marah enggak, itu 1:10:33 membela kebenaran kok marah gitu. H 1:10:37 h. Terus kemudian yang pertama tadi dari 1:10:41 Ibu R apa Ibu L? 1:10:45 Ya. Tentang menyikapi untuk dia supaya 1:10:49 tidak terpancing marah. Oh ya. Tidak 1:10:52 mudah terpancing marah ya. Ya, itu tadi 1:10:53 memang Ibu R yang pertama nanti Ibu R 1:10:56 bisa dilihat di ee apa namanya? Surat ee 1:11:00 16 1:11:01 ya, surat An-Nahl ya. Surah 1:11:06 An-Nahl pada ayat yang 1:11:09 ke1 26 H dan 1:11:13 127 1:11:15 ya. Maka di situ ee apa namanya? 1:11:21 tentang kesabaran tadi. Hm. Bahwa itu 1:11:25 kesabaran itu 1:11:27 adalah merupakan pertolongan Allah 1:11:30 Subhanahu wa taala. 1:11:31 Nah, sehingga kalau misalnya ee dia 1:11:34 berhubungan dengan anaknya apa gitu 1:11:36 kalau 1:11:38 H maka ketika misalnya anak kita itu ee 1:11:43 kurang ee kurang sesuai dengan apa yang 1:11:46 kita inginkan 1:11:49 ya, maka cobalah di situ berusaha 1:11:53 supaya ee tidak sedih dan tidak sakit 1:11:56 hati. Karena definisi kesabaran itu 1:12:00 ketika berusaha tidak sedih dan sakit 1:12:03 hati itu mintalah pertolongan kepada 1:12:07 Allah. Itu latihan kesabarannya seperti 1:12:10 itu. Karena di situ dikatakan bahwa 1:12:12 kesabaran 1:12:13 itu hanyalah dengan pertolongan 1:12:16 Allah. Dan orang sabar itu tidak sedih 1:12:20 dan tidak sakit hati. Ya, maka latihan 1:12:23 seperti itu. Kalau sudah bisa seperti 1:12:25 alhamdulillah sudah sabar. H karena kata 1:12:29 Nabi, sabar itu orang dilihat sabar apa 1:12:31 enggak dilihat pada pukulan yang 1:12:33 pertama. Iya. H kalau pukulan yang 1:12:36 pertama tidak sedih, 1:12:39 kemudian e tidak sakit hati, kemudian 1:12:42 dia mengatakan innillahi wa inna ilaihi 1:12:46 rojiun. Bahwa semuanya ini adalah dari 1:12:49 Allah. Kembalikan sem. Ah, kalau seperti 1:12:51 itu lulus itu. H. Tapi memang ini tidak 1:12:55 mudah. Sekali lagi tidak mudah ya. Kita 1:12:58 semua masih mencoba, termasuk saya 1:13:00 mencoba gitu. Mencoba terus-menerus yang 1:13:02 tidak pernah kena lelah gitu. Iya. 1:13:05 Mungkin satu satu ketika kita kalah 1:13:08 enggak bisa sabar. E tapi untuk kali 1:13:11 yang kedua bisa menang, alhamdulillah. 1:13:14 Yang ketiga, alhamdulillah menang. Terus 1:13:16 minta kepada Allah Subhanahu wa taala. 1:13:18 Karena sesungguhnya nilai kesabaran ini 1:13:20 akan 1:13:21 ditentukan sejauh mana orang itu bisa 1:13:24 dekat dengan Allah Subhanahu wa taala. 1:13:27 Karena di situ ee kesabaran itu hanya 1:13:29 dengan pertolongan 1:13:31 Allah. Nah, pertolongan Allah itu akan 1:13:35 diberikan kalau seseorang itu dekat 1:13:38 dengan Allah Subhanahu wa taala. 1:13:42 Nah, orang dekat dengan Allah Subhanahu 1:13:44 wa taala akan bisa ditempuh dengan 1:13:47 memperbanyak 1:13:49 zikrullah dalam keadaan berdiri, duduk, 1:13:52 dan 1:13:53 berbaring. Jadi artinya apa? Ee di situ 1:13:56 menunjukkan bahwa ee cobalah jiwa kita 1:13:59 ini ee familiar dengan Allah Subhanahu 1:14:03 wa taala. Hm. Jadi artinya, "Ya Allah 1:14:07 berikan kesabaran ya Allah." Hm. 1:14:10 Kan manusia ini banyak maunya. Iya. Ya 1:14:13 Allah, saya mau ini, ya Allah mau itu. 1:14:15 Minta saja kepada Allah Subhanahu wa 1:14:17 taala. Semakin kita banyak minta, Allah 1:14:20 itu semakin senang kepada 1:14:22 kita. Cuma di sini ketika kita minta itu 1:14:27 digaris bawahi bahwa permintaan itu 1:14:30 kalau diridai oleh Allah Subhanahu wa 1:14:33 taala. 1:14:34 Karena permintaan kita itu ya kan kita 1:14:38 tidak tahu bahwa apa yang kita minta ini 1:14:40 baik atau buruk kan kita enggak tahu ya 1:14:43 kan begitu di surat Albaqarah ayat 216 1:14:45 itu Allah menyatakan wa asa an takrahu 1:14:50 wahua khairulakum wa asa tuhibbuan wahua 1:14:53 lakum wallahu antum 1:14:55 tamamun boleh jadi apa yang kau benci 1:14:58 itu itu baik buat kamu kata Allah dan 1:15:00 boleh jadi apa yang kau sukai itu itu 1:15:02 buruk buat kamu 1:15:04 Allah yang tahu, sementara kamu tidak 1:15:06 tahu. Maka berdasarkan ayat ini, semua 1:15:11 permintaan kita itu kita minta kepada 1:15:13 Allah dengan catatan kalau ini sesuai 1:15:16 dengan apa yang diridai oleh Allah 1:15:18 Subhanallah. Ya. Jadi jangan mendikte 1:15:21 Allah, "Ya Allah, saya minta ini ya 1:15:23 Allah. Oh, kok enggak dikasih sih Ya 1:15:25 Allah?" Ya, nanti dikasih terus kemudian 1:15:28 justru memberikan mudarat sama kita. 1:15:30 Nah, kita tidak mau seperti itu. Maka 1:15:32 semuanya itu minta dengan apa yang 1:15:35 diridai oleh Allah Subhanahu wa 1:15:38 taala. Barangkali itu, Ibu R. Baik, 1:15:43 semoga terjawab Ibu L 1:15:45 ya. Tadi juga 1:15:49 ee apa 1:15:52 namanya? Spesifikasi ee spesifiknya 1:15:55 kayak gimana katanya untuk amalan-amalan 1:15:57 spesifiknya untuk menghilangkan dan 1:15:59 menguasai rasa marah. Tapi saya juga 1:16:01 pernah mendengar, Ustaz, ada hadis yang 1:16:02 mengatakan ketika Rasul eh ketika ee 1:16:05 Rasul mengatakan ketika seorang marah 1:16:06 itu harusnya berwudu dan juga mengubah 1:16:09 posisi gitu ya. Ketika duduk dia 1:16:10 berdiri, ketika berdiri duduk baring itu 1:16:12 seperti apa, Ustaz? Benar seperti itu, 1:16:13 Ustaz? Iya. Ya, itu tadi sesungguhnya 1:16:17 ee apa namanya? Ee kalau tadi itu bahwa 1:16:22 sabar itu adalah dengan pertolongan 1:16:24 Allah. 1:16:26 Hm. Hm. Kalau dengan pertolongan Allah 1:16:28 itu artinya kita harus 1:16:31 senantiasa ee mendekatkan diri kepada 1:16:33 Allah Subhanahu wa 1:16:35 taala. Maka mendekatkan diri kepada 1:16:38 Allah Subhanahu wa dengan apa? Dengan 1:16:39 zikrullah. Zikir dalam keadaan berdiri, 1:16:42 duduk, dan 1:16:44 berbaring. Maka ee apa 1:16:47 namanya? Yang lebih afdal 1:16:49 lagi ee usahakan selalu dalam kondisi 1:16:53 berwudu. Berwudu ya. 1:16:56 Karena berwudu itu setan enggak suka 1:16:58 dengan orang yang punya wudu itu. 1:17:01 Sehingga enggak bisa mempengaruhi 1:17:03 orang-orang yang sedang ee mempunyai 1:17:06 wudu kemudian ee berzikir, senantiasa 1:17:09 berzikir. H. Nah, maka tadi berzikir 1:17:13 dalam keadaan berdiri, duduk, dan 1:17:15 berbaring gitu. Nah, jadi kalau kalau 1:17:19 kata tadi disebutkan fari tadi, kalau 1:17:22 lagi marah berdiri duduklah. Hm. 1:17:25 Kalau lagi duduk marah, berbaringlah. 1:17:29 Itu maksudnya supaya tensinya itu turun 1:17:31 gitu. Diturunin gitu. Nah, tapi yang 1:17:35 penting itu semua sesungguhnya adalah 1:17:37 zikrullah itu karena marah itu 1:17:39 sesungguhnya dari dari setan ya. Jadi 1:17:42 antara hawa nafsu dengan setan tuh 1:17:44 terjadi kerja sama yang baik. Kerja sama 1:17:47 yang baik. Kerja sama yang maha baik 1:17:48 antara hawa nafsu dan setan. Sementara 1:17:51 hawa nafsu ini munculnya adalah dari 1:17:54 keinginan, 1:17:56 kepentingan. Dari dari keinginan inilah 1:17:59 sesungguhnya setan itu 1:18:02 akan mempengaruhi manusia itu ketika 1:18:05 keinginannya, kepentingannya 1:18:07 ini tidak terpenuhi, maka di situlah 1:18:10 akan keluar marah itu tadi, gitu. I. 1:18:14 Nah, maka harus ya tadi bagaimana 1:18:17 keinginan kita mendekat kepada Allah, 1:18:19 meminta kepada Allah semuanya 1:18:23 itu karena rida Allah subhanahu wa 1:18:26 taala. 1:18:27 Jadi walaupun kita minta kepada Allah, 1:18:30 tapi permintaan itu dengan ee garis 1:18:33 bawahi bahwa sesuai dengan apa yang 1:18:35 diridai oleh Allah, maka setan tidak 1:18:37 akan 1:18:38 bisa memenuhi itu. Mempengaruhi kita 1:18:42 tidak akan bisa akan 1:18:44 tertutup. Jadi setiap keinginan itu 1:18:47 timbulnya dari jiwa, bukan dari hawa 1:18:49 nafsu. G untuk mengantisipasinya harus 1:18:53 seperti itu. Ya sudah, kita hanya 1:18:55 tinggal meminta saja. 1:18:57 Terus kemudian enggak usah main pikir 1:18:59 karena pikiran ini yang membuat marah 1:19:01 itu kan dari pikiran, dari pikiran, 1:19:03 beban 1:19:05 pikiran. Maka di situ ee perbanyaklah ee 1:19:09 bagaimana kerja daripada kalbu ya banyak 1:19:13 berzikir kepada Allah. Maka disebut 1:19:16 karena sesalanya itu nanti akan Allah 1:19:20 yang akan memenuhi itu semuanya. 1:19:23 Jadi kalau sudah Allah mau semuanya, 1:19:25 kenapa kita mesti mikir gitu? He ya. 1:19:29 Kalau mikir berarti kan kita ee kurang 1:19:31 yakin kepada Allah gitu. Maka serahkan 1:19:34 saja sepenuhnya kepada Allah. Tinggal ee 1:19:38 kita ee 1:19:40 bagaimana memacu diri ini untuk 1:19:43 bersungguh-sungguh kepada Allah 1:19:45 Subhanahu wa 1:19:46 taala. Barangkali itu. Wallahualam. 1:19:49 Baik. Semoga ini terjawab juga untuk 1:19:51 pertanyaan-pertanyaan yang masuk yang 1:19:52 benar sama dari Ibu Rosari juga di 1:19:56 Matraman 1:19:58 ee tentang ee 1:20:01 apakah dengan memblokir kontak WA dari 1:20:04 teman yang tidak menyenangkan dan sering 1:20:07 menzalimi karena ingin tenang dan 1:20:09 menghindari marah dan sakit hati. Apakah 1:20:12 bisa dibenarkan enggak, Pak Ustaz? Sikap 1:20:14 seperti itu? Mohon pencerahan, Pak 1:20:16 Ustaz. Iya. Baik. Dari Ibu siapa tadi? 1:20:19 Ibu Rosari. Ibu Rosari. Iya. 1:20:27 Iya. Jadi itu benar 1:20:30 itu. Jadi kalau ee ada WA-Wa yang kira 1:20:35 membuat orang dihapus saja 1:20:38 gitu. Diblokir orangnya tuh termasuk 1:20:40 marah juga apa enggak? 1:20:43 Ya biarin aja mereka marah yang penting 1:20:45 kita terhindar. Karena coba kita lihat 1:20:47 di di surat Al-Kahfi ayat 28 itu. 1:20:52 Jadi ee kita diminta waspada dengan 1:20:55 orang yang gejola hawa nafsunya, orang 1:20:57 yang tidak pernah berzikir. Jaga jarak 1:21:00 sama orang seperti itu. Kata Allah 1:21:01 begitu di surat Alkahfi ayat 28 itu. 1:21:05 Hm. Jadi sudah benar. H. Atau misalnya 1:21:09 seperti 1:21:10 sekarang orang kan lagi trauma dengan 1:21:13 COVID ya. Heeh. Kan. Woh, di WA-Wa tuh 1:21:16 yang namanya COVID kan sudah wah hampir 1:21:19 tidak pernah sepi dari berita COVID ya. 1:21:24 Maka orang yang ketakutan ya karena 1:21:27 banyaknya membaca itu. Jadi bagaimana 1:21:30 supaya enggak? Enggak usah dibaca. Iya. 1:21:32 Betul. Iya kan? Iya. Gak usah dibaca. 1:21:35 Hapus aja seperti ya. Sudah biasa aja 1:21:38 kita ya. Cuman kita ikuti ee sebagaimana 1:21:41 perintah Rasul itu ya. Ikat dulu untanya 1:21:45 baru tawakal kepada Allah. Apa ee 1:21:48 mengikat unta ya ikuti saja itu 1:21:51 protokoler ee kesehatan Covid. Iya. 1:21:54 Covid itu seperti apa ya syariatnya kita 1:21:58 ikuti. Tapi soal takut apa enggak jangan 1:22:01 itu. Kita punya anu sendiri dari Allah 1:22:04 dari Al-Qur'an gitu. 1:22:06 bahwa sesungguhnya yang akan dapat 1:22:10 musibah itu ya Allah akan memberikan 1:22:13 berita kepada kalbunya. H. Jadi ee sudah 1:22:18 benar apa yang diilakukan Ibnu Rosar itu 1:22:21 ee WA-Wa yang membuat kita marah, WA-Wa 1:22:24 yang membuat beban pikiran sudah enggak 1:22:27 usah dibaca, hapus aja gitu. Perintah 1:22:30 Allah begitu. Nanti bisa dilihat deh di 1:22:33 surat Alkahfi surah 18 ayat 28 itu sudah 1:22:38 tenang kita hidup gitu. Betul. Jadi kan 1:22:41 kita bisa mengantisipasi 1:22:43 sejak awal gitu. Iya dari awal sebelum 1:22:46 kita mau marah ya kan daripada marah ya 1:22:49 udah dari awal sudah kita bendung aja 1:22:51 jadi kita enggak enggak enggak enggak 1:22:53 jadi marah gitu. Iya faktor penyebabnya 1:22:55 dibendung. Nah penyebab sedini mungkin 1:22:59 itulah yang kita bendung. 1:23:02 H preventif ya preventif ya tindakan 1:23:05 pencegahan gitu ya udah hapus sudah 1:23:09 selesai ya kan hidup tenang nyaman gitu 1:23:13 gitu ya Allah Subhanallah itu perbanyak 1:23:16 dekat dengan Al-Qur'an berdialog dengan 1:23:18 Allah melalui Al-Qur'an itu nikmat luar 1:23:21 biasa 1:23:22 iya kan kurangilah buka-buka WA-nya 1:23:25 Instagramnya Facebook-nya dikurangin iya 1:23:27 sekarang kan mau buka WA sama buka Quran 1:23:30 lebih banyak buka WA-nya. Bagaimana 1:23:32 enggak gelisah hidup itu yang masuk 1:23:34 beritaah waktu semua lagi. Iya. Coba 1:23:36 lebih perbanyak buka Quran daripada buka 1:23:39 WA. Insyaallah tenang aja, aman aja tuh 1:23:42 nyaman. Sementara orang ribut, gelisah, 1:23:45 resa iya nyaman saja dekat sama Allah 1:23:49 melalui 1:23:50 Al-Qur'an minta sama Allah ya cari lagi 1:23:54 di ini gimana ya Allah. Jadi familiar 1:23:57 gitu. 1:23:59 Ya, itu yang dinamakan yang dengan yang 1:24:02 dinamakan dengan wal zikrullahi akbar. 1:24:05 Zikir yang paling besar ya di surat 1:24:06 Alangkabut ayat 45 itu baca Quran, 1:24:09 tegakkan salat itulah wala zikrullahi 1:24:12 akbar 1:24:13 itu. Karena sebelum kejadian dan solusi 1:24:17 yang akan dilakukan itu semuanya ada di 1:24:20 dalam 1:24:22 Al-Qur'an ya. Musibah sebelum turun 1:24:24 sudah dijelaskan sama Al-Qur'an. 1:24:27 Solusinya juga sudah ada di dalam 1:24:29 Al-Qur'an. Iya. Ya. Kalau sudah kita 1:24:31 tahu, kenapa kita tidak kepada Al-Qur'an 1:24:34 saja dan itu dijamin sama 1:24:36 Allah itu ya sudah dekat saja sama 1:24:40 Al-Qur'an gitu. Nyaman hidup itu 1:24:43 gitu ya. Bagaimana tidak gelisong 1:24:45 banyakan 1:24:46 banyak ada di Al-Qur'an. Betul. 1:24:50 Sementara obat dihindari ya obat ya 1:24:52 sebagai setiap permasalahan hidup kita. 1:24:55 E Al-Qur'an ini 1:24:56 penyembuh minal qurani mau syifa. Syifa 1:25:00 itu penyembuh. 1:25:02 Kalau kata orang Jawa tombo ati. Tombok 1:25:05 ati. 1:25:07 Betul. 1:25:09 Barangkali itu. Wallah. Iya, Ustaz. Kita 1:25:10 dius oleh waktu ee di malam hari ini 1:25:12 disimpulkan pembahasan kita, Pak Ustaz. 1:25:16 Iya. 1:25:17 Baik. 1:25:19 Ee topik yang kita bahas adalah marah 1:25:22 ya. Karena sesungguhnya ee memang kita 1:25:28 ee saya ambil topik ini kita sesuaikan 1:25:32 dengan kondisi saat ini ya. Apalagi 1:25:35 dengan isu-isu ee apa namanya menghina 1:25:40 Nabi dan lain sebagainya. Jadi ee kita 1:25:43 punya solusi dari Allah Subhanahu wa 1:25:45 taala. Kita bukan marah ya. Kita tidak 1:25:48 marah karena marah itu akan merugikan 1:25:51 kita. Tapi di sini kita karena e asid al 1:25:54 kuffar wama jadi 1:25:56 tegas keras tegas ya protes keras g iya 1:26:00 jadi semuanya itu ee di dalam rangka 1:26:04 semuanya ee ketegasan keksaan tadi 1:26:08 semuanya itu di dalam 1:26:10 rangka ee dakwah ilallah ya. Hm. Hm. 1:26:15 Jadi agama kita ini adalah agama dakwah. 1:26:20 agama damai, agama rahmatan lil alamin. 1:26:24 Kita ingin menyampaikan 1:26:27 kedamaian ya, bagaimana kedamaian itu 1:26:30 akan sampai kalau kita ketika ada orang 1:26:34 melecehkan kita terus kemudian kita 1:26:36 marah terus kemudian 1:26:38 ngawur-ngawur. Ya, bagaimana orang mau 1:26:40 simpatik? Ya kan? Sementara Nabi sendiri 1:26:45 ya ketika dilempar ya tidak marah. 1:26:50 Bahkan dapat tawaran dari malaikat. 1:26:52 Kalau saja Nabi 1:26:54 mau apa gunung itu mau 1:26:57 dihempaskan itu kan luar biasa. Tapi 1:27:01 Nabi enggak mau. Coba 1:27:04 bayangkan coba mana lebih dahsyat ya kan 1:27:08 Nabi dilempar sama batu dibandingkan 1:27:10 dengan kartun 1:27:11 tadi. Itu kan cuman kartun ya kan. Ini 1:27:15 enggak. orangnya langsung Nabi langsung 1:27:18 dilempar itu kan luar biasa. Itu pun 1:27:21 Nabi jangan kalau jadi di tawaran 1:27:25 malaikat kalau saja mau gunung 1:27:28 dihempaskan habislah 1:27:30 itu. Karena di situ Islam ini adalah 1:27:33 rahmatan lil alamin. Punya nilai dakwah 1:27:36 gitu. Bagaimana orang mau masuk ke dalam 1:27:39 Islam kalau kita itu kekerasan yang di 1:27:43 atau kemarahan yang ditunjukkan? 1:27:46 Hm. Jadi di sini kita bukan jadi 1:27:50 misalnya ee kita boikot itu sudah benar 1:27:52 itu di dalam rangka asyidd alal kuffar 1:27:56 wamainah bukan marah enggak. 1:27:59 H jadi ee apa 1:28:03 namanya 1:28:05 ee membalas dengan yang setimpal ya. 1:28:09 Tapi ee bukan yang setimpal itu malah 1:28:12 balas yang ringan itu gitu yang masih 1:28:16 terukur. H ya masih banyakan sana yang 1:28:19 ngelempar gitu kira-kira begitu. 1:28:23 Hm. Jadi di sini ee jangan lupa bahwa 1:28:28 kita ini adalah ee diperintahkan oleh 1:28:31 Allah untuk menyeru ya menyeru manusia 1:28:35 ke jalan Allah ya. Jadi bukan menyeru 1:28:39 itu bukan dengan kemarahan. 1:28:42 menyeru itu adalah dengan bil hikmah ya 1:28:46 dengan mauidah ya pemahaman pengertian 1:28:52 sehingga umat itu akan menjadi simpatik 1:28:55 kepada Islam. Oh iya ternyata Islam ini 1:28:58 memang benar-benar rahmatan lil 1:29:01 alamin. Hm. Coba kita lihat itu 1:29:05 bagaimana orang Perancis itu banyak yang 1:29:07 masuk Islam kan? Hm. 1:29:09 Itu 1:29:10 kan luar biasa 1:29:13 itu di balik penghinaan itu ternyata 1:29:17 hikmahnya akan menggugah 1:29:20 kesadaran saudara-saudara kita yang di 1:29:22 Prancis sana masuk ke dalam 1:29:26 Islam. Jadi ee kita tetap bagaimana ee 1:29:31 bersikap santun ya, menyeru bil hikmah 1:29:36 ya. Kalaupun 1:29:38 membalas, Allah me ee menyampaikan yang 1:29:45 sama, balasan yang sama. Jangan lebih 1:29:48 besar. Al-Qur'an tidak menyeruh seperti 1:29:50 itu. Apalagi sampai terjadi kerusakan di 1:29:53 muka bumi itu tidak seperti itu. 1:29:57 Sehingga kalau seperti itu nanti nilai 1:29:59 nilai dakwahnya jadi hilang. Apalagi 1:30:01 nilai kesabarannya sudah enggak dapat 1:30:04 apa-apa lagi gitu. 1:30:06 Ya, barangkali itu mudah-mudahan apa 1:30:09 yang kami sampaikan ee memberikan satu 1:30:13 penjerahan kepada kita sekalian. 1:30:16 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:30:18 ilaha illa anta astagfiruka waubu ilik. 1:30:19 Asalamualaikum warahmatullahi 1:30:21 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:30:22 warahmatullahi wabarakatuh. Demikian 1:30:24 Iwan Wanwat kebersamaan kita di acara 1:30:25 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 1:30:27 dengan tema marah mematikan pikiran dan 1:30:30 akal. Semoga apa yang disampaikan dapat 1:30:32 menambah ilmu agama kita juga menambah 1:30:34 iman dan takwa kita kepada Allah 1:30:35 subhanahu wa taala. Yang sudah bergabung 1:30:37 terima kasih banyak. Saya yang bertugas 1:30:39 pah temani Neza dan juga Yusuf Subangkit 1:30:42 pamit. Billahi taufik walhidayah. 1:30:44 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:30:45 wabarakatuh. 1:30:50 [Musik]