Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:09 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:19 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:20 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 0:22 Muhammadin waa ali sayyidina Muhammad. 0:24 Masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:26 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 0:28 Cibubur, Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:31 juga Rasil TV untuk Islam yang satu. 0:34 Asalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:37 dirahmati Allah. Senang sekali di Kamis 0:40 siang hari ini kami bisa menyapa ikhwan 0:43 akhwat dalam siaran live, siaran 0:46 langsung edisi spesial ya, renungan di 0:48 bawah naungan Al-Qur'an di siang hari 0:51 ini. Alhamdulillah hari Kamis ya, ini 0:54 hari ke-enam di bulan Ramadan juga 0:57 bertepatan dengan hari ke-6 di bulan 0:59 Maret 2025. telah hadir guru kita Ustaz 1:03 Husein Alatas yang di kesempatan ini 1:05 insyaallah memberikan kesempatan kepada 1:07 ikhwan akhwat untuk menyampaikan 1:09 pertanyaan-pertanyaan. 1:11 Silakan Ikwan terkait ee Ramadan terkait 1:14 juga ya nanti juga ada yang ditanyakan 1:16 mengenai zakat ya yang biasa tiap 1:19 Ramadan itu ditanyakan. Namun sebelumnya 1:22 kita sapa dulu guru kita. Asalamualaikum 1:24 warahmatullahi wabarakatuh. 1:24 Waaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. 1:26 Kabar baik dan sehat Ustaz ya? Ramadan 1:28 lancar Ustaz. 1:29 Alhamdulillah. Alhamdulillah. 1:30 Mudah-mudahan Allah bantu kita semua. 1:32 Amin. Amin. Baik, ikhwan akhwat. Untuk 1:34 membuka ee tanya jawab edisi spesial 1:38 ini, kita awali dengan baca al-Fatihah 1:40 bersama yang akan dipimpin langsung oleh 1:41 guru kita Ustaz Husin. Silakan, Ustaz. 1:43 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:50 Bismillahirrahmanirrahim. 1:57 Alhamdulillahirabbil 2:00 alamin 2:03 arrahmanirrahim 2:07 maiki yaumiddin 2:11 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:17 ihdinasirathal 2:20 mustaqimathalladzina 2:30 alaiimadin. 2:40 Baik, ikhwan akhwat. 2:42 Alhamdulillah kita telah buka bersama 2:44 dengan pembacaan Quran surah Al-Fatihah 2:47 yang dipimpin langsung oleh guru kita 2:49 Ustaz Husein. Dan langsung saja kita ke 2:53 pertanyaan yang sudah masuk yang sempat 2:55 tertunda kita bacakan Ustaz. Namun kami 2:57 mengundang kembali bagi ikhwan akhwat 2:58 yang di kesempatan siang hari ini ingin 3:01 menyampaikan pertanyaannya langsung 3:03 kepada Ustaz Dusen kami persilakan bisa 3:05 mengirimkan di pesan singkat di 3:07 0811999720. 3:12 bisa bentuknya pesan ataupun voice note 3:14 kami persilakan ataupun WA call juga 3:16 kami persilakan ikhwan awat. Nah, yang 3:19 pertama Ustaz ini ee pertanyaan 3:21 asalamualaikum warahmatullahi 3:22 wabarakatuh. 3:23 Waalaikumsalam warahmatull 3:24 mohon dijelaskan kembali katanya apa 3:27 perbedaan zakat fitrah dan zakat mal dan 3:30 juga bagaimana perhitungannya. Nah, ini 3:32 setiap Ramadan Ustaz di banyak yang 3:34 menanyakan di WA juga sudah banyak 3:36 sekali yang menanyakan dan insyaallah 3:38 menjawab pertanyaan-pertanyaan dari 3:40 Ikhwanawat. Kami persilakan Ustaz. 3:46 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:48 Bismillahirrahmanirrahim. 3:51 Alhamdulillahi rabbil alamin. 3:54 Allahumma sholli 3:58 wasallim wabarik ala abdika wa rasulika 4:02 sayyidina wa nabiyana Muhammadin 4:05 wa alihi wasohbihi wasallim. 4:09 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:13 innaka antal alimul hakim. Wala haula 4:16 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 4:22 Rabbana zidna ilman wa alhikna 4:24 bisolihin. Assalamu alaika ya 4:26 rasulullah. 4:28 Assalamu alaina wa ala ibadillahi 4:31 shihin. Wassalamualaikum warahmatullahi 4:34 wabarakatuh. 4:36 Ikhwan akhwat. 4:39 Yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 4:44 Kita sering mendengar kata zakah dalam 4:48 Al-Qur'an. 4:50 Baik pada ayat-ayat yang diturunkan pada 4:52 periode Makkah sebelum Nabi berhijrah 4:54 maupun ayat-ayat 4:58 yang diturunkan setelah hijrahnya Nabi 5:00 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 5:02 wasallam menuju Madinah. 5:07 Kata zaka ini dalam bahasa Arab berasal 5:10 dari kata zaka yazku zakatan. 5:14 Mempunyai dua makna dalam waktu yang 5:16 sama, 5:18 yaitu membersihkan, mensucikan dan 5:22 menyuburkan. 5:23 Hm. 5:26 Maka tak heran kalau Allah pilih kata 5:28 ini untuk 5:32 menerangkan kepada mereka bahwa apa yang 5:34 mereka keluarkan 5:36 dari kebaikan di jalan Allah itu bukan 5:39 hanya akan membersihkan harta mereka, 5:41 tapi juga akan menyuburkannya. 5:45 Sebagaimana tanah kalau kita mau 5:46 bercocok tanam sebelum kita menanam 5:50 benih, pertama-tama kita bersihkan 5:52 lahan. 5:52 Hm. 5:54 Kita bersihkan lahannya dengan cara 5:55 membajak, disiram, diberikan pupuk, baru 5:59 kita meletakkan benih. Ini yang akan 6:02 menumbuhkan dengan subur. Tapi kalau 6:04 kita menanam di tanah yang belum 6:06 dibajak, belum dibersihkan, masih 6:08 terdapat akar-akar 6:10 dari pohon-pohon yang bermacam-macam 6:12 atau pohon yang telah dituai hasilnya, 6:15 kita tanam, dia tidak akan menghasilkan 6:18 hasil yang baik. 6:23 Nah, jiwa kita ini perlu disucikan, 6:25 dibersihkan 6:27 agar jiwa kita yang tadinya penuh dengan 6:30 kerak-kerak dan noda ini bersih hingga 6:33 langsung terhubung dengan cahaya Allah 6:35 Subhanahu wa taala. Tubuh kita juga 6:38 perlu disucikan. H 6:40 perlu disucikan dari makanan-makanan 6:43 yang haram. Kemudian juga bertobat 6:46 kepada Allah dari apa-apa yang masuk ke 6:49 dalam tubuh kita. baik yang kita sadari 6:52 maupun yang tidak kita sadari dari 6:54 apa-apa yang tidak dihalalkan Allah. 6:59 Dan subhanallah Allah menjanjikan bagi 7:02 orang yang berzakat itu untuk 7:04 membalasnya bukan hanya satu berbanding 7:07 10. Zakat merupakan bahagian dari infak 7:10 di jalan Allah. Allah janjikan bagi yang 7:13 berinfak di jalan Allah untuk 7:15 menggantikannya sebanyak 700 kali lipat 7:18 bahkan lebih daripada itu. 7:20 H 7:21 Allah berfirman, "Matalulladina 7:23 yunfiquuna amwalahum fi sabilillah 7:25 kamali habbatin 7:29 ambat sabir." 7:33 Perumpamaan orang yang menginfakkan 7:34 hartanya di jalan Allah bagaikan seorang 7:36 yang meletakkan satu butir melahirkan 7:38 tujuh tangka. 7:40 Fulli sumbulatin miatu habbat. Tiap 7:43 tangkainya menghasilkan 100 butir. 7:46 Wallahu 7:48 liasya. Allah masih akan melipat 7:50 gandakan bagi siapa yang dikehendaki. 7:52 Wallahu wasiun alim. Sungguh Allah maha 7:54 luas karunianya lagi maha tahu amal-amal 7:59 hambnya. 8:02 Jadi kalau seorang mengeluarkan zakat 8:06 dari hartanya yang Allah anugerahkan 8:08 kepadanya, 8:11 maka Allah Subhanahu wa taala akan 8:13 bersihkan hartanya, bersihkan juga 8:15 jiwanya dari rasa tamak dan kikir. 8:19 Dan Allah Subhanahu wa taala juga 8:21 bersihkan dosa-dosanya. 8:25 Ini yang akan membuat langkah-langkahnya 8:27 dalam hidup menjadi mudah menuju 8:29 kebaikan. 8:31 Dan Allah Subhanahu wa taala juga bukan 8:33 hanya sebatas itu. Allah akan 8:35 menyuburkan dan melipat gandakan 8:38 hartanya. 8:40 Kalau dibandingkan dengan seorang yang 8:41 menyimpan uangnya di bank dengan bunga 8:43 deposito yang didapatkan setiap 8:46 tahunnya katakan 10% saja dari R miliar 8:50 dia mendapatkan R juta. 8:53 Iya. 8:55 Tidak ada artinya apa-apa dibandingkan 8:57 dengan orang yang menyimpan, 8:59 berinvestasi bersama Allah gantinya 700 9:03 kali lipat. 9:04 Berarti R miliar bisa berubah menjadi 9:07 700 miliar. 9:09 Orang-orang Islam 9:11 karena mereka kikir, Allah tidak berkahi 9:13 suburkan harta mereka. Orang-orang di 9:16 luar Islam tahu betul-betul bahwa 9:18 berinfak ini akan membuat harta mereka 9:21 berkembang. Mereka maju walaupun jauh 9:25 dari keimanan. Kita umat Islam yang 9:27 katanya beriman 9:30 justru tidak mendapatkan rahmat 9:31 keberkahan yang Allah janjikan. Karena 9:33 apa? Karena kikir. H 9:36 mereka mengeluarkan zakat seperti orang 9:38 terpaksa, tercekik lehernya atau 9:40 jantungnya mau keluar dari 9:41 kerongkongannya. 9:43 Itu yang menyedihkan. Kenapa? 9:45 Apakah mereka betul-betul yakin beriman 9:47 pada Allah dengan sikap semacam ini? 9:50 Untuk dunia yang singkat mereka 9:54 menimbun, untuk akhirat yang kekal 9:56 abadi, mereka justru bersikap kikir. 9:59 Kikirnya hanya akan merugikan dirinya 10:01 sendiri. 10:03 Nah, kalau kita lihat firman Allah dalam 10:04 suratul bayyinah, wama umiru illa 10:07 liya'budullaha 10:10 muklisina 10:12 lahuddina 10:14 hunafa w umiru illa liya'budullah 10:18 muklina lahuddina hunafaqimah 10:23 wika 10:25 mereka tidak diperintahkan 10:30 kecuali untuk apa? untuk mengabdikan 10:32 hidup mereka dengan penuh ketulusan 10:35 semata-mata karena Allah subhanahu wa 10:37 taala. 10:39 Mukhlisina lahuddin dengan memurnikan 10:41 ibadah mereka semata-mata untuk Al 10:44 Allah. 10:44 Jadi hidupnya ibadah ibadahnya dengan 10:47 murni teruntuk Al. 10:49 Itu yang Allah Subhanahu wa taala 10:51 perintahkan dan itu pula orang-orang 10:53 yang akan mendapatkan janji Allah. 10:56 Sebagaimana Allah berfirman, "Wama 10:57 khalaqtul jinna wal insa illa 10:59 liya'budun." Tujuan dari penciptaan, 11:02 tujuan dari penempatan kita di bumi 11:05 untuk beribadah pada Allah. Berarti 11:07 hidupnya orang yang beriman ibadah 11:08 dengan seluruh aspek kehidupannya dalam 11:10 bidang sosialnya, ekonominya bukan hanya 11:13 sebatas dalam ritualnya, 11:16 tapi hidupnya adalah pengabdian di jalan 11:18 Allah. 11:20 Kemudian mereka juga diperintahkan untuk 11:23 mendirikan salat 11:25 dan mengeluarkan zakat mereka. 11:28 Itulah agama yang akan mengantarkan 11:31 menuju kehidupan yang lurus dengan 11:33 nilai-nilai hidup yang bersih, suci, 11:35 murni, dan lurus. 11:38 Dalam surah Makki Madaniah Allah 11:40 berfirman, "Wa aqimus shah waatuz 11:43 zakah." Betul tidak? 11:45 Dirikan salat dan keluarkan zakat. Allah 11:48 memilih kata ini baik dalam periode 11:51 Makkah maupun dalam periode Madinah 11:53 untuk merangsang orang-orang yang 11:54 beriman 11:55 h 11:55 agar mereka tidak sayang. dalam 11:57 berinfak. Karena itu akan menyuburkan 11:59 harta mereka juga akan membuat amal 12:02 mereka berlipat-lipat ganjarannya juga 12:05 menghapuskan dosa mereka dan membuat 12:08 hidup mereka betul-betul penuh dengan 12:10 rahmat dan keberkahan dari Allah 12:12 Subhanahu wa taala. 12:15 Tapi sayang 12:17 mereka justru memilih sikap kikir yang 12:21 akan merugikan mereka. Wam yabkal fama 12:25 yabksi. Siapa yang kikir seperti kikir 12:28 untuk dirinya. 12:30 Nah, kemudian di samping kata zakat yang 12:33 berarti suci dan subur yang begitu 12:36 menjanjikan, 12:38 ada kata lain yang dipergunakan Allah 12:40 yaitu shodqah. Sh 12:42 shodqah 12:45 dan seodqah ini diturunkan Allah 12:47 subhanahu wa taala dalam surah Taubah 12:50 pada masa-masa akhir kehidupan Rasul di 12:55 Madinah. 12:57 Kenapa tidak mengatakan khud min 13:00 amwalihim zakatan tapi shodqatan? 13:04 Allah gunakan kata sodqah bukan kata 13:06 zakat di sini. 13:07 Karena kalau zakat orang mengeluarkan 13:10 dengan janji Allah Subhanahu wa taala 13:12 untuk mensucikan, membersihkan, 13:14 menyuburkan mereka terpanggil. 13:16 Orang-orang yang beriman dulu 13:18 i 13:18 pada masa-masa permulaan mereka 13:20 jangankan mengorbankan harta, 13:22 mengorbankan diri mereka, mereka siap. 13:25 Tapi setelah umat Islam jumlahnya 13:26 semakin besar dan meluas, he 13:29 butuh aturan ya yang mengambil zakat 13:33 mereka baik mereka mau tidak mau ya 13:36 tugas tanggung jawab dari penguasa Islam 13:39 untuk mengambil zakat mereka. Oleh 13:42 karena itu Allah gunakan kata shodqah 13:44 bukan gunakan kata zakat. Kh min 13:46 amwalihim shodqataniruhum 13:49 tuzakihim biha. Ambil dari sebagian 13:52 harta mereka bukan semuanya. 13:54 Sodqah itu artinya apa? 13:57 Burhan, bukti akan keimanan dia. 14:02 Oleh karena itu, dalam hadis yang makruf 14:05 yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim 14:08 disebutkan 14:12 asalatu nurun wasodqatu burhan. 14:16 Salat itu cahaya yang menghubungkan hati 14:19 kita dengan Allah dan sedekah itu bukti 14:21 bahwa kita beriman. 14:22 Hm. 14:24 Jadi kh min amwarihim shodqatan ambil 14:27 dari sebagian harta mereka shodqatan 14:30 sebagai bukti bahwa dirinya memang apa 14:32 telah tunduk kepada Allah beriman 14:34 padanya 14:36 tutiruhum yang akan mensucikan mereka 14:38 tuzakihim biha yang akan mensucikan juga 14:41 menyuburkan nikmat rahmat Allah yang ada 14:44 pada mereka wasolli alaihim dan doakan 14:49 mereka dengan selawat untuk mereka inak 14:53 Selawat kamu wahai Rasulullah untuk 14:54 mereka akan menengkeramkan hati mereka. 14:58 Jadi Allah tidak gunakan kata zakah tapi 15:00 gunakan kata sedekah agar setiap orang 15:03 menyadari ya kalau dia tidak 15:05 mengeluarkan berarti dia tidak beriman. 15:07 H 15:08 kalau dia keluarkan ini merupakan tasdik 15:11 bukti bahwa dirinya adalah orang yang 15:14 siap tunduk kepada Allah beriman 15:16 padanya. 15:18 [mendengus] 15:18 Nah, kata sedekah di negeri kita kurang 15:21 begitu beredar untuk zakat yang wajib. 15:24 Betul gak? 15:25 Iya. 15:26 Sedekah biasanya digunakan untuk sesuatu 15:28 yang dikeluarkan secara sukarela. 15:31 Padahal justru sedekah yang wajib itu 15:34 ya, zakat yang wajib itu Quran 15:37 menggunakan kata sedqah. 15:41 Maka tegas kalau kamu tidak keluarkan 15:43 berarti kamu tidak beriman. 15:45 Hm. Kalau kamu keluarkan pertanda bahwa 15:48 kamu beriman. Dan di sini Allah gunakan 15:50 kata khud agar penguasa mengambil 15:53 baik dengan ikhlas maupun dengan paksa. 15:56 Karena yang menyangkut hak-hak fuqara 15:58 wal masakin bukan hak pejabat 16:01 pemerintah. 16:03 Untuk menutupi kebutuhan gaji 16:04 pemerintah, pejabat negara diambil dari 16:06 zakat. Ini zalim luar biasa. 16:12 Jadi kata sedekah di sini ya merupakan 16:16 satu infak yang dikeluarkan oleh seorang 16:19 muslim sebagai bukti keimanan dia kepada 16:22 Allah Subhanahu wa taala. 16:25 Tapi pada periode Makkah cukup dengan 16:27 kata zakat. Orang terpanggil 16:29 berlomba-lomba untuk mensucikan diri 16:32 mereka dan juga mendapatkan janji Allah 16:34 menyuburkan harta mereka. 16:38 Kemudian di samping kata sodqah, kata 16:40 zakat, ada kata infak. 16:43 Infak ini ya merupakan kata yang 16:46 mencakup kedua-duanya. Mencakup sodqah, 16:48 mencakup juga apa? 16:50 Mencakup juga zakat. 16:54 Dalam suratul baqarah, para sahabat 16:56 bertanya pada Rasul, "Yas'alunaka 16:59 yunfiquun." 17:02 Mereka bertanya, "Apa yang mereka harus 17:04 infakkan?" 17:06 Allah tidak menjawab apa, tapi Allah 17:08 menerangkan siapa yang pertama berhak 17:11 menerima infak kita. Karena memahami 17:14 siapa yang berhak tidak kalah pentingnya 17:16 dengan kita menginfakkan harta kita. 17:20 Qul ma anfaqtum min khairin falil 17:22 waridaini wal aqrabin wal yatama wal 17:25 masakin wnil w taf'alu min khairin 17:28 fainnallaha bihi alim. 17:31 Katakan apa yang kamu infakkan dari 17:33 kebaikan yang pertama harus mendapatkan 17:36 perhatian kamu tuh alwaridin. Dua orang 17:38 tua 17:39 h 17:39 bukan zakat dulu. Dua orang tua dulu 17:42 yang telah membesarkan kita, berkorban 17:44 untuk kita. Mereka lebih dulu harus 17:48 mendapatkan perhatian kita. 17:51 Kalau hanya cukup untuk membantu mereka, 17:54 kebutuhan mereka, tidak ada kelebihan, 17:56 kita belum wajib zakat. 17:58 Di samping kedua orang tua, al-aqrabin, 18:01 orang yang paling dekat dengan kita. 18:03 Jangan mereka menyaksikan nikmat Allah 18:05 ya tercurah pada kita. Mereka tidak 18:09 mendapatkan apa-apa. Malah orang yang 18:10 jauh yang mendapatkan perhatian. Jadi 18:12 para kaum kerabat itu lebih berhak untuk 18:15 mendapatkan infak kita dengan syarat 18:18 yang diinfakkan buatkan uang negara, 18:20 tapi uang pribadinya. Kalau uang negara 18:22 mereka enggak punya hak untuk memberikan 18:24 apa? uang negara kepada 18:28 kerabat dan keluarganya. 18:31 Kecuali kalau gaji dia. 18:34 Wal yatama wal masakin. Begitu pula 18:37 untuk anak-anak yatim. Apalagi kalau 18:38 yatim dari kerabat kita. Wal masakin. 18:41 Orang-orang miskin yang susah tapi malu 18:45 untuk menyatakan mereka butuh dan 18:47 meminta. Kemudian wabnil dan ibnus sabil 18:51 yang melakukan perjalanan kehabisan 18:53 bekal di jalan. Baik mereka yang 18:54 menuntut ilmu ya atau melakukan 18:57 perjalanan kemudian mengalami mereka 18:59 mengalami kecobaan sedangkan bekal 19:02 mereka habis. Itu menjadi tanggung jawab 19:05 setiap muslim untuk membantu mereka. 19:07 Berulang kali Allah sebutkan dalam 19:09 Al-Qur'an. W taf'alu min khairin 19:11 fainnallaha bihi alim. Apa yang kamu 19:13 infakkan dari kebaikan, Allah maha tahu 19:15 apa yang kamu keluarkan. Jadi kata infak 19:18 ini Kang Rizal mencakup sedekah, 19:20 mencakup zakat. 19:21 H 19:22 baik infak untuk kedua orang tua kita, 19:24 untuk anak kita, untuk kerabat kita, 19:27 atau infak yang wajib yaitu zakat yang 19:30 kita keluarkan 19:32 sesuai dengan jenis harta kita. Kalau 19:34 pertanian pada saat panen, kalau profesi 19:38 ya dengan sendirinya yang terbaik kita 19:41 keluarkan kalau kita menerima gaji dari 19:43 pekerjaan kita, kita keluarkan setiap 19:45 bulannya. 19:46 Begitu menerima gaji, kita keluarkan 19:48 kebutuhan kita. Kemudian kita keluarkan 19:51 yang wajib Allah wajibkan atas harta 19:53 kita. 19:55 Kalau pertanian dikeluarkan 10% hingga 19:58 5% seharusnya profesi juga sama. 20:00 H 20:01 pertanian yang dikeluarkan hasil bukan 20:03 tanahnya. Nah, profesi juga kita 20:05 diberikan ilmu, diberikan karunia 20:07 macam-macam oleh Allah Taala. 20:09 Menghasilkan maka hasilnya keluarkan. 20:12 Kalau kotor 5%, kalau bersih 10%. 20:18 Seperti petani kalau disiram dengan air 20:20 hujan dan sungai mereka keluarkan 10%. 20:24 He. 20:24 Kalau disirami dengan tenaga dan biaya 20:27 mereka keluarkan 5%. 20:30 Bukan 2,5%. Itu sikikir yang tidak 20:33 berpikir untuk akhirat. 20:37 Jadi kita lihat bagaimana perintah Allah 20:40 Subhanahu wa taala dalam suratul 20:41 baqarah. Ya ayyuhalladzina amanu anfiqu 20:44 min thyibati ma kasabtum wimma akhrojna 20:48 lakum. Wahai orang yang beriman, 20:50 infakkanlah sebahagian dari hasil usaha 20:53 kalian yang thayib. 20:54 H 20:55 kalau yang haram dihentikan, bukan 20:57 dikeluarkan zakatnya. Dan juga dari 20:59 hasil bumi yang kami keluarkan bagi 21:01 kalian. Dengan sendirinya bertambah 21:05 maju manusia yang dikeluarkan dari hasil 21:07 bumi bukan terbatas hanya pada 21:09 sayur-mayur, buah-buahan, tapi nekel, 21:13 tima, tembaga. Semua ini merupakan 21:17 tambang. Begitu juga batu bara yang 21:19 mengharuskan apa? Yang mengharuskan 21:23 pengelolanya untuk mengeluarkan 21:24 kewajiban. 21:26 Biasanya harta-harta semacam ini masuk 21:28 dalam harta karun yang dikeluarkan 20% 21:31 bukan 10%. 21:32 He. 21:34 Dan 20% ini kembali ke mana? Bukan ke 21:35 pejabat, kembali juga kepada rakyat, 21:39 bukan kembali kepada peja 21:41 pejabat 21:41 pejabat. 21:43 Jadi infakkan hasil-hasil 21:46 sebagian hasil yang kalian dapatkan dari 21:49 usaha kalian yang thayib dan apa yang 21:52 kami keluarkan bagi kalian dari hasil 21:54 bumi. Jangan si fulan bersenang-senang 21:58 menguasai memonopoli hasil batu barat 22:00 nekel dan lain sebagainya t mereka tidak 22:03 keluarkan kewajibannya. Nah kewajibannya 22:05 itu sebanyak 20% sebagaimana ringkas. 22:11 Nah, kita lihat pada ayat ini, infak 22:13 menunjuk ke mana? 22:15 Menunjuk kepada 22:17 zakat yang wajib. 22:19 Karena perintahkan, infakkan sebagian 22:22 yang kami keluarkan. Infakkan sebahagian 22:26 dari hasil usaha kalian yang baik dan 22:29 sebahagian dari hasil bumi yang kami 22:31 keluarkan bagi kalian. [berdehem] 22:35 Jadi, kata infak, zakat dan sedekah 22:38 jelas bagi kita semua. 22:41 Nah, Kang Rizal, kita bicara sekarang 22:43 mengenai shodqatul fitri. Dulu 22:45 dikenalnya shodqatul fitri, bukan 22:47 zakatul, tapi sodqatul fitri. 22:49 Fitri. 22:50 Sodqatul fitri ini khusus bagi sedekah 22:53 yang diambil dari orang yang mampu pada 22:57 saat menjelang lebaran. 22:59 Kemudian dibagikan untuk orang-orang 23:02 yang tidak mampu agar mereka bisa ikut 23:05 bersenang-senang pada hari raya Idul 23:07 Fitri. Oleh karena itu namanya shodqatul 23:09 fitriq 23:11 allati minalqid 23:18 itu seodqah yang diambil dari si kaya 23:21 diberikan kepada yang tidak mampu untuk 23:23 mengajak mereka dapat ikut serta 23:24 menikmati suasana hari raya Idul Fitri. 23:27 [berdehem] 23:28 [mendengus] 23:29 Jelas? Nah, kemudian berapa yang harus 23:31 dikeluarkan? Dengan sendirinya tiap 23:34 orang mengeluarkan tergantung jenis 23:36 makanan yang dimakan pada saat lebaran, 23:38 bukan hari biasa. 23:39 Hmm. 23:41 Kalau hari-hari biasa ya dia membayar 23:43 fidyah sesuai apa yang dimakan pada hari 23:46 biasa. Tapi kalau sodqatul fitri itu 23:49 sedekah yang diambil dari si kaya 23:51 diberikan kepada si miskin agar mereka 23:53 juga bisa menikmati suasana lebaran. 23:56 [mendengus] 23:56 Sedih kalau kita lihat orang-orang yang 23:58 tidak mampu menonton, menyaksikan orang 24:01 kaya, makan di rumahnya dengan berbagai 24:03 macam menu. Belum lagi anaknya 24:05 mendapatkan hadiah dari 24:07 keluarga-keluarganya, 24:09 sedangkan yang miskin hanya menggigit 24:10 jari mereka. 24:13 Oleh karena itu, Rasulullah tetapkan 24:15 sodqatul fitri di sini. Kalau dulu zaman 24:18 Rasul, kehidupan masih amat sederhana. 24:21 Hm. 24:22 Sahabat Nabi asal bisa mendapatkan 24:24 gandum untuk membuat roti, itu sudah 24:26 merupakan kebahagiaan buat mereka. 24:29 Jadi kalau orang bisa bikin roti untuk 24:31 lebaran, ada lauk sedikit, sudah 24:33 kebanggaan, kebahagiaan buat mereka. 24:35 Kalau sekarang berbeda. 24:37 Sekarang orang lebaran masak ketupat. 24:41 Betul gak? Kemudian mereka juga masak 24:44 daging. Pookya sapi atau kambing atau 24:46 ayam atau bebek. 24:49 semuanya membutuhkan biaya 24:51 untuk katakan kelapanya sudah berapa, 24:54 cabainya juga cukup mahal kalau lebaran. 24:56 Kalau lebaran Cina barang-barang murah, 24:59 bandeng-bandeng yang besar-besar menjadi 25:01 murah, ada doorpress, ada juga diskon. 25:04 Tapi herannya begitu masuk ke lebaran 25:06 Islam, kenapa umat Islam justru 25:08 menaikkan harga barang pada saat itu? 25:10 Hm. 25:13 Jadi sodqatul fitri itu dari setiap 25:15 orang seharusnya yang mencerminkan apa 25:18 yang dia makan di hari lebaran. Apa yang 25:21 dia makan di hari 25:22 lebaran. 25:22 Lebaran bukan pada hari biasa. Jadi 25:26 seandainya kita di rumah katakan ada 25:27 suami, ada istri, ada anak dua, empat 25:29 orang kan. 25:30 Hm. 25:31 Apa yang kita makan kira-kira pada saat 25:33 lebaran? Ada sapi, ada ayam. Ya, katakan 25:37 dibikin opor dihitung berapa biaya 25:40 bumbunya, berapa biaya apa, berapa biaya 25:43 katakan ayamnya sama dagingnya. 25:45 He 25:46 dihitung keseluruhannya. Kemudian mereka 25:49 berikan katakan empat orang, tiap orang 25:53 berasnya katakan 3 lit 1 ya atau 5 lit. 25:58 Kumpulkan kali 4 berapa? 4 * 3 12 lah 26:01 katakan. Nah, setelah itu sediakan uang 26:04 untuk beli ayam, beli daging, dan bumbu 26:06 untuk satu keluarga. 26:07 Tidak hanya beras ya, 26:08 bukan hanya beras. Masa lebaran makan 26:10 beras saya kayak kuaci. 26:12 Jadi setiap orang mengeluarkan kewajiban 26:15 katakan 3 liter atau 4 liter beras 26:17 kemudian sediakan untuk beli minyaknya, 26:20 beli cabainya, beli bumbu-bumbunya 26:23 supaya dia bisa tersenyum bersama 26:24 anaknya 26:25 sebagaimana senyuman yang dirasakan 26:27 orang-orang kaya. Itu yang harus 26:28 dilakukan kan. 26:30 Dan sodqatul fitri ini tidak sama sekali 26:33 diwajibkan untuk orang yang enggak 26:35 mampu. 26:37 Jadi yang enggak mampu justru menerima 26:40 bukan mengeluarkan. Dan itu bukan pajak 26:43 kepala. Kalau dia tidak keluarkan, 26:46 dia tidak akan diterima ibadah puasanya 26:48 sama sekali. Tidak. 26:50 Itu zakat khusus yang diambil dari yang 26:52 kaya, diberikan kepada yang miskin untuk 26:54 bisa tersenyum, bergembira, berbahagia 26:57 bersama yang kaya dalam menikmati 26:59 suasana Idul Fitri. 27:02 Sayidina Umar dalam riwayat Nasai kalau 27:04 tidak salah apa Tirmidzi saya lupa. 27:07 Beliau mengatakan fakana min yuk min 27:11 aqidan min e burin 27:15 min syari syair. Di antara kita ada yang 27:19 mengeluarkan satu sh 27:21 ukuran kayak 3 lit seteng begitu. 27:23 Satu sh dari apa? 27:26 Sh min tamrin dari kurma. kurma min apa 27:31 min aqib satu sh susu kering yang 27:35 dikeringan 27:37 min burrin atau min syair atau satu sok 27:40 gandum 27:40 h 27:42 pada saat itu orang enggak bikin ketupat 27:44 betul enggak enggak masak-masak malam 27:45 cukup dikasih malam lebaran buat mereka 27:47 sudah gembira 27:48 kalau sekarang dikasih malam lebaran 27:50 kapan masaknya 27:51 iya 27:51 betul gak palingnya satu hari sebelum 27:53 lebaran dia sudah merasa alhamdulillah 27:55 punya buat dagingnya kemudian punya buat 27:58 buat ketupatnya. Kemudian juga apa? Dia 28:01 punya paling enggak pegangan untuk beli 28:03 bumbunya. 28:05 Nah, baru mereka bisa menikmati suasana 28:08 lebaran itu sodqatul fitnah. 28:11 Tapi berbeda dengan zakat mal. Kalau 28:12 zakat mal ini merupakan zakat yang 28:14 diambil dari perputaran uang kita. 28:17 Katakan kita berusaha selama setahun, 28:20 baik dalam perdagangan atau katakan 28:23 umpamanya dalam ee ee apa namanya? 28:25 peternakan atau pertanian. 28:28 Kalau pertanian dikeluarkan pada saat 28:30 panen, nah profesi yang dikias ke 28:32 pertanian karena masing-masing 28:34 dikeluarkan hasilnya juga diambil pada 28:36 saat panen. Jadi kalau seorang bekerja 28:39 di BI mendapatkan gaji R10 juta, 28:43 gaji tersebut mencukupi keluarganya, 28:45 langsung dipotong gaji tersebut. 28:47 Langsung dipotong 28:48 gaji tersebut. 28:49 Gaji tersebut kalau kotor 5%. 28:53 Kalau bersih 10 per 10%. 28:56 Kalau kita berikan langsung lebih baik 28:58 daripada tunda setahun kemudian. 29:01 Karena uang banyak kakinya. Begitu 29:03 ditunda nanti mau beli ini, mau beli 29:04 itu, akhirnya zakat enggak keluar sama 29:06 sekali. 29:07 Dan orang kaya, orang miskin juga 29:09 makannya kan enggak setahun sekali. 29:10 Makannya tiap hari. 29:12 Jadi kalau bisa begitu kita dapat gaji, 29:14 kita langsung sisihkan untuk kebutuhan 29:16 kita. Kemudian keluarkan 10% dari 29:20 pendapatan bersih setelah dikeluarkan 29:21 kebutuhan kita atau 5% dari total 29:24 pendapatan kita. 29:27 Hm. Pada zaman Nabi delapan golongan itu 29:31 yang berhak menerima zakat terpenuhi. 29:35 Fuqara wal masakin wal amirin wal 29:38 muallafati qulubuhum wafirqab wal 29:41 garimina wa fisabilillah. Yang berhutang 29:42 dibayarkan hutangnya. Berjuang di jalan 29:45 Allah. 29:47 Sekarang jangankan mencukupi delapan 29:49 golongan yang fuqara wal masak tidak 29:51 bisa tercukupi. Kenapa? Banyak orang 29:53 tidak mengeluarkan zakat atau kalau 29:55 mengeluarkan zakat yang dikeluarkan 29:58 tidak seperti yang dicontohkan oleh Nabi 30:00 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 30:02 wasallam. 30:04 Jadi zakat mal tergantung jenis usaha 30:07 kita. Kalau pertanian 30:09 dengan 30:11 hasil panennya. Kalau peternakan dengan 30:13 sendirinya e katakan berputar selama 1 30:16 haul 1 tahun. 30:19 Begitu juga perdagangan. 30:21 Nah, berkaitan dengan yang wajib 30:23 dikeluarkan. Sebetulnya kalau 2,5% itu 30:26 berlaku untuk emas perak yang kita 30:29 simpan. Adapun kalau usaha yang bergerak 30:32 tidak pantas dikeluarkan 2,5%. 30:36 Dari hasil usaha itu kan dia makan, dia 30:38 minum kan. Kemudian terjadi pertumbuhan, 30:41 perkembangan seharusnya dikeluarkan yang 30:44 pantas. 30:45 Bagaimana dengan nisab zakatnya, Ustaz? 30:47 Berkaitan dengan nisab zakat apa? 30:50 Zakat mal, zakat semuanya, Ustaz. 30:52 Zakat mal macam-macam. Profesi juga 30:53 bahagian dari zakat mal. 30:56 Kita akan tahu dalam suratul baqarah 30:58 setelah Allah menjelaskan siapa yang 31:01 paling berhak menerima 31:03 ee infak kita sebagai prioritas. Setelah 31:06 itu Allah jelaskan wasalun yunfiquun 31:09 qulilwa. Mereka bertanya padamu apa yang 31:12 mereka mesti infakkan. Dijawab alafwa. 31:14 Di saat kamu cukup dan punya kelebihan 31:17 berarti kamu sudah orang yang wajib 31:19 berzakat. 31:20 Hmm. Iya. Iya. Jadi kalau memang dia 31:23 orang yang punya pendapatan penghasilan 31:25 cukup, 31:27 punya kelebihan, maka dia punya 31:29 kewajiban untuk berzar. 31:30 Jadi berbeda-beda, Ustaz, ya. Tidak 31:32 sama, ya. 31:32 Iya. Kalau katakan gaji dia R juta, dia 31:34 butuh cuma R juta. Yang R juta keluarkan 31:36 20% karena kotor kan? 31:39 Iya. 31:39 Bersih. Atau keluarkan katakanya 5% atau 31:43 10% dari pendapatan dia. Enggak ada 31:45 artinya. Kalau dia simpan untuk dunia, 31:48 singkat. Kalau dia simpan untuk akhirat 31:50 kekal dan abadi. Jangan kita hanya 31:54 berpikir untuk diri kita bersifat egois, 31:56 tapi perhatikan orang di sekeliling 31:58 kita. Betapa indahnya kalau kita 32:00 menyaksikan orang-orang miskin tersenyum 32:02 di saat mendapatkan belayan perhatian 32:04 dari si kaya. Nah, zakat profesi diambil 32:07 setiap bulan. Begitu pula zakat 32:09 pertanian setiap kali panen. Kemudian 32:11 kalau zakat perdagangan biasanya 32:13 berputar selama 1 tahun. tutup buku 32:16 dihitung berapa modal, berapa 32:17 keuntungan. Tapi kita ingat di tengah 32:19 jalan kan dia makan juga dari hasil 32:20 keuntungannya. 32:21 He. 32:22 Oleh karena itu kalau dia keluarkan dari 32:23 hasil perdagangan 10% itu akan banyak 32:26 membantu fuqara wal masakin, orang yang 32:30 membutuhkan modal. Tapi kalau 2,5% 32:35 2,5% 97,5% 32:38 ya katakan dihabiskan untuk berforia, 32:40 bersenang-senang. yang 2,5% dibagikan ke 32:43 sekian banyak orang-orang miskin. Di 32:45 mana keadilan? 32:48 Nah, fikih-fikih kita pada zaman dahulu 32:50 sebetulnya sudah banyak yang harus 32:52 diluruskan, disesuaikan dengan kondisi 32:54 keadaan ekonomi saat ini. Zakat profesi 32:57 pada masa Nabi enggak ada, tapi Quran 33:00 sebutkan 33:02 anfiqu thyibati ma kasabtum. Pada zaman 33:06 Nabi hal ini belum apa? belum belum 33:10 menonjol seperti saat ini di mana uang 33:12 berputar dalam bidang jasa itu lebih 33:14 besar daripada apa? Uang yang berputar 33:16 dalam sektor pertanian ya 33:19 atau sektor peternakan. 33:21 Tapi kalau sekarang di bidang jasa ini 33:25 uang yang berputar bisa mencapai 75%. 33:28 Termasuk adsense dari media sosial Ustaz 33:31 ya, YouTube, Facebook gitu ya. Itu 33:33 termasuk jasa, Ustaz. 33:34 Iya. Semua yang berhubungan dengan jasa 33:35 diperkirakan uang yang berputar itu 33:37 lebih daripada 75%. 33:42 Jadi enggak adil dong orang-orang fakir 33:44 miskin yang menjadi amanat di atas 33:46 pundak kita kita abaikan. Sedangkan kita 33:48 hidup bereforia, bersenang-senang ganti 33:50 mobil, ganti ini, ganti itu. Mau ke 33:52 mana? Pada akhirnya kamu akan berakhir 33:55 di liang lahad. Sedangkan yang kuasa 33:58 menyelamatkan kamu adalah Allah 33:59 Subhanahu wa taala. Nah, kalau kamu 34:01 ingin diselamatkan Allah, kewajiban 34:04 berinfak jangan dilupakan. Jadi kalau 34:07 salat cahaya, sedangkan sedekah ini 34:11 bukti akan keimanan keislaman kita. 34:15 Jadi, kita harapkan Kang Rizal umat 34:17 Islam ini terpanggil betul-betul apa? 34:19 Dari dalam dirinya, bukan paksaan dari 34:20 luar 34:21 untuk bersikap darmawan, membantu 34:24 sesamanya, menolong saudaranya dan pasti 34:27 Allah tidak akan sia-siakan 34:30 di dunia. Allah akan lipat gandakan di 34:31 hari akhirat nanti insyaallah akan 34:34 dikumpulkan bersama nabinya Muhammad 34:36 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 34:40 Baik, kita lanjutkan, Ustaz, ya. 34:41 Sedikit satu lagi, ya. 34:42 Baik, selanjutnya masih terkait zakat ee 34:45 mengenai zakat fitrah, Ustaz. Apakah 34:47 hasil zakat fitrah ini bisa dialihkan 34:49 juga untuk pembangunan masjid? Kebetulan 34:51 kami sedang ada perbaikan dan kurang 34:54 dananya. 34:56 Mohon penjelasannya, Ustaz. Terima kasih 34:57 dari Pak Akim. 34:59 Tidak boleh sodqatul fitri dikeluarkan 35:03 untuk kebutuhan lain. H. 35:05 Oleh karena itu namanya pun sodqatul 35:07 fitri. Sodqah yang dikeluarkan untuk 35:10 kebutuhan Idul Fitri. Jadi masjid yang 35:13 mengumpulkan sodqatul fitri tidak boleh 35:15 menyimpannya tapi bagikan langsung untuk 35:18 mereka-mereka yang membutuhkannya agar 35:20 dapat menikmati hari raya bersama-sama. 35:23 Nah, kalau zakat mal kalau zakat mal 35:26 H. Tapi di Indonesia ini pada umumnya 35:28 zakat mal kurang begitu viral dan 35:30 populer. Yang populer sodqatul fitri. 35:33 Betul gak? 35:34 Zakat mal belum maksimal dikeluarkan. 35:36 Masih banyak orang Islam yang kikir 35:38 lebih suka sama dunia daripada akhirat. 35:41 Lebih suka panggilan hawa nafsunya 35:43 daripada kabar gembira yang datang dari 35:45 Allah Subhanahu. 35:46 Karena zakat fitrah mungkin sedikit, 35:47 Ustaz, ya. Jadi, 35:48 iya 35:50 tidak berat. 35:51 Betul. Orang kita ini paling susah kalau 35:54 berhadapan dengan cobaan uang. Iya. 35:56 Begitu dicoba dengan uang banyak yang 35:59 bergeser. 36:01 Satu lagi, 36:02 apakah barang dagangan yang belum laku 36:05 dan berjumlah besar wajib dizakati? Jika 36:09 iya, berapa, Ustaz, dari hamba Allah? 36:13 Kita di saat berdagang, maka harta kita 36:17 ya yang belum terjual sama yang sudah 36:20 terjual dihitung keseluruhannya berapa. 36:21 H. Jadi harta kita yang masih belum 36:24 laku, katakan kita tutup buku masih 36:27 dalam bentuk barang R miliar 36:29 yang sudah terjual katakan R miliar itu 36:31 disatukan menjadi satu kemudian 36:33 dikeluarkan 36:35 dikeluar 36:35 keluarkan. 36:36 Nah, yang dikeluarkan di sini dengan 36:38 sendirinya ya ada orang mengatakan 2,5% 36:42 dari keuntungan saja katanya. 36:44 Hm. bukan dari seluruhnya. 36:47 Sebetulnya 36:49 ya dengan 2,5% yang kurang itu kalau 36:53 diambil dari keseluruhan harta miliknya 36:56 masih belum cukup. 36:59 Masih belum cu 37:00 belum cukup. 37:00 2,5% dibagi untuk sekian banyak orang. 37:02 Sisanya untuk satu dua orang. 37:05 Oleh karena itu, harta yang masih dalam 37:09 berbentuk barang sama cash flow 37:12 dalam bentuk uang disatukan. Kemudian 37:14 dikeluarkan, 37:16 at least dia keluarkan 5%. Kalau bisa 37:18 10% itu lebih afgala bisa 20% fabiha w 37:22 nikmat. Insyaallah di surganya pun bukan 37:24 di kelas-kelas apa bukan di kelas-kelas 37:28 deck, tapi insyaallah di first class. 37:31 Semua tergantung pada pikirannya, 37:33 kesadarannya. 37:35 Ustaz, izin Ustaz satu lagi nih dari Bu 37:38 Evi di Serpong ini. Apakah boleh ee 37:41 zakat ini diberikan kepada ponakan? 37:43 karena ayahnya sudah wafat dan juga 37:46 bagaimana kita menentukan lembaga yang 37:48 terpercaya untuk menyalurkan zakat. 37:51 Ustaz, 37:53 kita 37:55 dengan sendirinya sebelum keluar yang 37:57 dekatnya itu lebih utama. 37:59 Keponakan kita bisa berikan dari zakat 38:02 kita. 38:02 Apalagi yatim, Ustaz, ya. 38:04 Iya. 38:06 Istri boleh memberikan zakat untuk suami 38:09 karena istri tidak wajib nafkah pada 38:11 suaminya. Tapi suami enggak boleh 38:13 sekali-kali memberikan zakat pada 38:14 istrinya. Suami memberikan nafkah dari 38:17 uangnya untuk istrinya. Tapi kalau istri 38:19 tidak punya kewajiban memberikan nafkah, 38:21 dia boleh berikan zakat untuk suaminya. 38:23 Kalau suami tidak mampu, nanti suaminya 38:25 gunakan untuk makan dalam lebaran atau 38:27 makan bersama-sama enggak ada masalah. 38:29 Masyaallah. 38:29 Apalagi ponakan. Ponakan, sepupu, paman, 38:32 biber 38:35 infak kita, 38:36 tapi mereka berhak untuk menerima zakat 38:39 dari harta kita. Karena mereka 38:42 orang-orang yang diamanatkan Allah 38:50 masakin. 38:52 Kedua orang tua kerabat terdekat. 38:56 Kemudian baru apa? Baru anak-anak yatim 38:59 orang miskin dan ibnus sabir yang 39:02 kehabisan bekal. 39:05 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 39:07 Allah. Insyaallah kita berjumpa kembali 39:09 esok pagi ya. Iya, insyaallah 39:11 kira-kira pukul 093, 39:13 begitu pula hari Sabtu bisa insyaallah. 39:15 Insyaallah, Ustaz. 39:16 Mudah-mudahan sama-sama kita ee diskusi, 39:19 bertanya jawab, mudah-mudahan dapat 39:21 meningkatkan kualitas puasa kita. 39:23 Amin. Amin. 39:24 Menambah ilmu kita dan Allah ampuni 39:26 dosa-dosa kita semuanya. 39:27 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 39:30 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 39:32 ilaika walu minkum. Wasalamualaikum 39:34 warahmatullahi wabarakatuh. 39:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:37 wabarakatuh. Terima kasih. Jazakumullah 39:39 kirin 39:41 atas yang telah memberikan ee 39:44 jawaban-jawaban dari pertanyaan dari 39:45 ikhwan-akhwat yang dikirimkan ya. Mohon 39:48 maaf yang belum sempat kita bacakan. 39:49 Insyaallah Ustaz memberikan kesempatan 39:51 lagi besok Ustaz ya. Semoga tidak 39:53 halangan ataupun Sabtu nanti. 39:55 Silakan Inawat bisa mengirimkan kembali 39:57 pertanyaan-pertanyaannya. Akhirnya e 39:59 saya Rizal Hak dan juga ada kameramen 40:02 Bang Ondi dan juga Bang Ali undur diri. 40:05 Billah. Wasalamualaikum warahmatullahi 40:07 wabarakatuh.